KONSEP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN a.

Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan Menurut Whaley dan Wong Pertumbuhan sebagai suatu peningkatan jumlah ukuran Perkembangan : menitik beratkan pada perubahan yang terjadi secara bertahap dari tingkat yang paling rendah ketingkat yang paling tinggi dan komplek melalui proses maturasi dan pembelajaran Menurut Marlow Pertumbuhan sebagai suatu peningkatan ukuran tubuh yang dapat diukur dengan meter atau centimeter untuk berat badan Perkembangan sebagai peningkatan keterampilan dan kapasitas anak untuk berfungsi secara bertahap dan terus menerus. b. Faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang: Faktor Herediter : a. Jenis kelamin b. Ras c. Kebangsaan Faktor Lingkungan Lingkungan Pranatal Pengaruh Budaya Status sosial dan ekonomi keluarga Nutrisi Iklim atau cuaca Olahraga/lat fisik Posisi anak dalam keluarga Faktor Internal Kecerdasan Pengaruh hormonal Pengaruh Emosi

c. Tahapan Pertumbuhan dan Perkembangan 1. Periode Prenatal ⇨ Konsepsi sampai dengan lahir. 2. Periode Infency ⇨ Lahir sampai dengan 12 bulan. a. Neonatus b. Infancy a. Toddles b. Pra sekolah : lahir sampai dengan 28 hari. : 29 hari sampai dengan 12 bulan. : 1 tahun sampai dengan 3 tahun : 4 tahun sampai dengan 6 tahun. sekolah : 6 tahun sampai dengan 12 tahun.

3. Periode Early Childhood ⇨ 1 tahun sampai dengan 6 tahun.

4. Periode Middle Childhood ⇨ Periode a. Pre pubertas

5. Periode Later Childhood ⇨ 12 tahun sampai dengan 18 bulan. : 12 tahun sampai dengan 18 bulan. b. Adoleseence : 13 tahun sampai dengan 18 bulan. d. Tugas Perkembangan Anak Menurut Umur : Usia 0-3 bulan : - Mampu menggerakkan kedua tungkai dan lengan dengan mudah. - Memberi reaksi dengan melihat. - Mengeluarkan suara. - Membalas senyuman. Usia 2-6 bulan : - Mengangkat kepala dengan tegag pada posisi telungkup. - dapat menggenggam benda yang disentuhkan pada punggung/ujungjari. - Mencari sumber suara yang keras. - Membalas senyuman. Usia 6-9 bulan : - Bila didudukkan, dapat mempertahankan posisi duduk dengan kepala tegak. - Meraih benda yang menarik. - Tertawa/berteriak bila melihat benda yang menarik. - Takut pada orang lain yang belum dikenal.

. .Berjalan sendiri tanpa jatuh.Berjalan naik turun tangga.Mampu melepas pakaian sendiri. .Bisa bercerita.Melompat dengan satu kaki. .Dapat mengambil benda kecil sebesar biji jagung.Berpakaian sendiri. Usia 3-4 tahun : .Dapat mengambil benda kecil.Minum dari gelas sendiri tanpa tumpah.Mampu berdiri dengan berpegangan. . . .Makan dan minum sendiri. Usia 2-3 tahun : . Usia 18-24 bulan : . Usia 12-18 bulan : . Mama” . . .Menyebut nama orang lain.Bermain “ciluk ba”.Dapat menendang bola. .BAB dab BAK sendiri pada tempatnya. dengan ibu jari dan telunjuk.Meniru pekerjaan rumah tangga.Menyebut nama sendiri.Dapat mengatakan “Papa. Usia 5-6 tahun : .Usia 9-12 bulan : . .Dapat mengucapkan keinginan secara sederhana. .Menunjuk bagian tubuh dengan benar. .Berdiri di atas satu kaki. Usia 4-5 tahun : .Mencoret-coret dengan alat tulis.Menggambar bentuk lingkaran. . . .

Tidak tergantung umur Pengkajian Fisik Pengukuran umum • Lingkat kepala: 33-35 cm (lingkar kepala harus kira. Remaja akhir ⇨ anak memperlihatkan peran mandiri dalam masyarakat/kelompoknya. .. Usia 6-12 tahun : . . Pertengahan remaja ⇨ anak berubah jadi mandiri.anak sering digunakan antropometrik yang dibedakan menjadi dua kelompok meliputi: 1.Laki-laki lebih aktif dari pada wanita.Menangkap bola.Belajar di bangku sekolah dan interaksi dengan lingkungan sekolah.kira 2-3 cm lebih besar dari lingkar dada . Usia 12-18 tahun : Seluruh system tubuh berkembang dengan sempurna. e. Tergantung umur( age dependent) BB terhadap umur Tinggi/ panjang badan terhadap umur Lingkar kepala terhadap umur Lingkar lengan atas terhadapp umur BB terhadap TB Lingkat lengan atas terhadap tinggi badan 2.Mengenal dan mematuhi peraturan sederhana. Penilaian Pertumbuhan Fisik Untuk menilai pertumbuhan fisik anak. Remaja awal ⇨ orang tua masih berperan penting baik fisik. sosial maupun emosional. . Bersosialisasi dalam kelompok teman sebaya.Mencari lingkungan yang lebih luas.

telapak. reflek kornea sebagai respon terhadap sentuhan. mengelupas. dan skrotum atau labia Perubahan warna normal: Akrosianosisi: sianosis tangan dan kaki Kutis marmorata: mottling sementara ketika bayi terpapar suhu rendah Fontanel anterior: bentuk berlian. halus.• Lingkar dada: 30. wajah. fleksi kepala dan ektremitas. punggung tangan. bukan dari sutura ke sutura Kelopak biasanya edema Mata biasanya tertutup Warna agak abu. coklat. Hari kedua sampai ketiga . adanya kartilago Patensi nasal Rabas nasal: mucus putih dan encer Bersin Kepala Mata Telinga Hidung . reflex berkedip sebagai respon terhadap cahaya dan sentuhan. menggembung . kemudian fiksasi rudimenter pada objekdan kemampuan untuk mengikuti garis tengah. lanugo.5-4 cm Fontanel posterior: bentuk segitiga 0. Jika pinna lentur . merah muda.5-33 cm • Panjang badan: 48. dengan istirahat telentang dan telungkup Pada saat lahir. 2. kaki. verniks kaseosa.tiba. Posisi: puncak pinna berada pada garis horizontal bersama bagian luar kontus mata Reflex moro atau reflex terkejut ditimbulkan oleh bunyikeras dan tiba. biru gelap. adanya reflex merah. tidak ada airmata. reflex pupil sebagai reflex terhadap cahaya.5 – 1 cm Fontanel harus datar. merah terang.5 -37 C Apical 120-140 denyut /menit 30-60x /menit Bayi baru lahir 65/41 mmHg 1 bulan sampai 2 tahun 95/58 mmHg 2-5 tahun 101/57 mmHg Postur .abu.53 cm • Berat badan: 2500-4000 gram Tanda vital Suhu Frekuensi jantung Pernapasan Tekanan darah Penampilan umum Kulit Aksila 36. edema disekitar mata. lunak dan padat Bagian terlebar dari fontanel diukur dari tulang le tulang .

dan tertutup dengan rugae. ada setelah 1-2 hari Bunyi napas bronchial sama secara bilateral Jantung Apex: ruang intercostal keempat-kelima. gemuk. palatum arkus-tinggi Uvula di garis tengah Frenulum lidah Frenum bibir atas Reflexks menghisap-kuat dan terkoordinasi Refleks rooting Refleks Gag Reflex ekstrusi Salivasi minimal atau tidak ada Menangis keras Leher Pendek. biasanya pigmentasi lebih gelap pada kulit kelompok etnik Smegma Berkemih dalam 24 jam Punggung dan Spina utuh. atau kurva menonjol . edema. tidak ada lubang.Mulut dan tenggorok Utuh. biasanyaddikelilingi oleh lipatan kulit Reflex leher tonik Reflex neck-righting Reflex otolith-righting Dada Diameter antero posterior dan lateral sama Retraksi sterna sedikit terlihat selama inspirasi Terlihat prosesus xiphoideus Pembesaran dada Paru-paru Pernapasan utamanya adalah pernapasan abdominal Reflex batuk tidak ada saat lahir. pendulus. sebelah lateral batas kiri sternum Nada S2 sedikit lebih tajam dan lebih tinggi daripada S1 Abdomen Bentuk silidris Hepar: dapat diraba 2-3 cm dibawah margin costal kanan Limpa: puncak dapat diraba pada akhir minggu pertama Ginjal: dapat diraba 1-2 cm diatas umbilicus Pusat umbilicus: putih kebiruan pada saat lahir dengan 2 arteri dan 1 vena Nadi femoral sama Genitalia wanita Labia dan klitoris biasanya edema Labia minora lebih besar dari mayora Meatus uretral dibelakang klitoris Verniks Caseosa diantara labia Berkemih dalam 24 jam Genitalia pria Lubang uretra pada puncak gland penis Testis dapat diraba dalam setiap skrotum Skrotum biasanya besar. masa.

dengan sianosis sementara segera setelah lahir Fleksi ekstremitas atas dan bawah Telapak biasanya datar Ekstremitas simetris Tonus otot sama secara bilateral. cara anak bergaul dengan orang lain dan mengurus dirinya sendiri • • Motorik halus : Tugas yang menunjukkan kemampuan anak melihat dan menggunakan tangannya untuk mengambil obyek dan menggambar Bahasa : tugas yang menunjukkan kemampuan anak mendengar. Penilaian perkembangan dengan Denver Developmental Screening Test II Session Objectives • • • Mampu memahami cara penilaian perkembangan anak Mengidentifikasi keterlambatan perkembangan secara dini Personal sosial : tugas yang menunjukkan kemampuan anak menuyesuaikan diri dengan lingkungan. tetapi mampu menahan kepala agar tetap tegak walaupun sementara Mampu memutar kepala dari satu sisi ke sisi yang lain ketika tengkurap Mampu menahan kepala dalam garis horizontal dengan punggung bila tengkurap f.Rektum Ekstremitas System neuoromuskular Reflex melengkung batang tubuh Wink anal Lubang anal paten Lintasan mekonium dalam 36 jam 10 jari tangan dan jari kaki Rentang gerak penuh Punggung kuku merah muda. menjalankan perintah dan berbicara Denver Developmental Screening Test II . terutama tahanan pada fleksi berlawanan Nadi brakhialis bilateral sama Ekstremitas biasanya mempertahankan derajat fleksi Ekstensi ekstremitas diikuti dengan posisi fleksi sebelumnya Kelambatan kepala saat duduk.

masing-masing 2 buah      PELAKSANAAN TEST . kuning. berdiri. Botol warna bening dengan lubang botol diameter 2 cm Bel kecil Bola tenis Kertas Pensil biru. warna merah. dan hijau.5 cm. berjalan dan melompat Penggunaan DDST II • • • • Penyaringan anak-anak tanpa gejala gangguan perkembangan Memastikan perkiraan dg suatu pengukuran yang obyektif Memantau anak-anak resiko tinggi yaitu anak dengan sejarah adanya kesulitan pada periode perinatal Untuk memeriksa perkembangan anak usia bayi baru lahir sampai dengan umur 6 tahun Bahan Baku test • Blanko test  Digunakan untuk merekam hasil pelaksanaan test  Test terdiri dari 105 macam tugas (item) yang digambarkan dengan balok/batangan berisi tugas yang harus dikerjakan oleh anak yang diperiksa Test kit :     Benang wol merah Manik-manik (permen tic tac-kismis) Icik-icik dengan pegangan kecil 8 buah kubus ukuran panjang. lebar dan tebal 2.• Motorik kasar : tugas yang menunjukkan kemampuan anak bergerak seperti duduk.

rewel Ruangan cukup luas. cukup ventilasi dan kesan mennyenangkan bagi anak.• Penting untuk anak Dibutuhkan kerjasama yang aktif dari anak shg anak harus merasa aman dan Anak tidak sedang sakit Anak tidak ngantuk. Tarik garis lurus memotong ke empat sektor pada blangko test sesuai umur anak. Ajak anak bermain. Cara memberikan test • • • Pemeriksa dapat memberikan satu atau 2 mainan bahan tes pada anak selama wawancara dengan orangtua. Mulai dengan memberikan tugas kepada anak yang sekiranya dapat dilakujan dengan mudah shg anak mendapatkan kepercayaan diri. lapar. Diberitahu bahwa ini bukan test IQ Beritahu tujuan test Beritahu ortu bahwa Pemeriksa tidak mengharapkan anak dapat melakukan senang. motorik halus. bahasa dan motorik kasar Jumlah tugas yang diberikan . haus. • Penting untuk orang tua (Pelaksanaan test) - semua tugas yang diberikan kepada anak Cara menghitung umur anak (pelaksanaan test) • Rumus : umur = tanggal pada waktu test dikurangi tanggal lahir Contoh : Tanggal test Tanggal lahir Umur = • 1990 1989 1 3 1 2 13 5 8 Cara membuat garis umur Gunakan tanda umur pada blangko test yang terletak diatas dan bawah sebagai petunjuk. Mulailah dengan sektor personal sosial. sedang marah.

Tapi bila garis umur menyentuh sebelah kanan dari balok tugas tersebut. teruskan ke kanan sampai tugas yang berada disebelah garis umur Usahakan agar semua tugas yang dipototng garis umur dicobakan/ditest Beri kesempatan anak mencoba 3 x untuk setiap tugas yang diberikan sebelum dinilai gagal Kesempatan anak mencoba Hindari pertanyaan yang mengarah • • • • Lakukan dengan “ Apakah dia dapat minum dengan cangkir? Apakah anak memegang sendiri? Tiap tugas yang diberikan. tidak diangap kelambatan. Cara interpretasi hasil test • • • • Langkah 1 : tiap kelambatan beri arsir gelap pada sisi kanan balok Langkah 2 : Hitung berapa sektor yang mempunyai 2 atau 3 kelambatan Langkah 3 : Hitung berapa sektor yang mempunyai 1 kelambatan dan tugas-tugas yang diterjang garis umur tidak ada yang lulus Langkah 4 : gunakan rumus dibawah ini Abnormal : Bila 2 sektor atau lebih mempunyai 2 kelambatan /lebih Abnormal : Bila 1 sektor mempunyai 2 kelambatan atau lebih dan pada sector tersebut tugas-tugas yang diterjang garis umur semua gagal Meragukan : Bila 1 sektor mempunyai 2 kelambatan atau lebih Cara penilaian Penilaian lambat perkembangan .• • • • Berbeda tergantung umur dan kemampuan anak Untuk tiap sektor mulai dg tugas yang berada disbelah kiri garis umur. dinilai pada balok yang berada 50% Suatu kelambatan bila anak gagal melakukan tugas yang berada di sebekah kiri garis umur yaitu anak gagal untuk melakukan tugas yang 90% dari anak normal dapat melakukannya pada umur yang lebih muda. • Kelambatan ditandai dengan mengarsir gelap pada gambar balok sebelah kanan ari tugas yang gagal.

Lihat lembar pemeriksaan 2. pemeriksa berhadapan dgn anak dalam jarak 30 cm Skor : lulus bila anak menatap muka pemeriksa • • • • • Senyum dan bicara dengan anak. Menatap muka pemeriksa • • Tidurkan anak telentang.Meragukan : Bila 1 sektor atau lebih mempunyai 1 kelambatan dan dalam sektor tersebut tugas-tugas yang diterjang garis umur gagal semua Tidak dapat di test : Bila anak menolak melakukan tugas-tugas yang diberikan pemeriksa. jangan menyentuh Skor : Lulus bila anak membalas senyum atau dpt ditanyakan kpd orang tua Perhatikan apakah selama pemeriksaan anak tersenyum kepada pemeriksa/ Skor : Lulus bila anak tersenyum atas kemauan sendiri Dsb. sehingga hasil tes menjadi tanda tanya atu abnormal Normal : nila kondisi yang disebutkan diatas tidak ada Yang perlu dicatat • • • • • • Kerjasama Lama perhatian Perilaku verbal Percaya pada diri sendiri Hubungan anatra anak dan orang tua Kebiasaan lain Cara melakukan pemeriksaan 1. Membalas senyum pemeriksa 3. Tersenyum spontan pada wajah yang dikenal orang tua tanpa dirangsang g. Intervensi yang dapat diberikan untuk optimalisasi tumbuh kembang Faktor Lingkungan Lingkungan Pranatal  penyuluhan kepada calon ibu dan ayah tentang tumbuh kembang anak selama kehamilan maupun setelah bayi lahir Pengaruh Budaya .

• • Air Susu Ibu diet yang paling dibutuhkan untuk setengah tahun pertama memerlukan suplemen florida (0. PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR A. pentingnya pemeriksaan kesehatan selama kehamilan Nutrisi  pengetahuan tentang perencanaan makan yang baik Iklim atau cuaca Olahraga/lat fisik  Ayah+ibu: diinformasikan pentingnya olahraga bagi anak sejak dini. Lahir sampai 6 bulan (ASI dan susu botol) a.3 ppm. • • • b.25 mg) bila kandungan fluoride setempat kurang 0. .Status sosial dan ekonomi keluarga  Penkes tentang modifikasi makanan.3 ppm dan besi pada usia 6 bulan memerlukan suplemen (400 unit) bila diet ibu tidak adekuat Formula Formula yang diperkaya zat besi adalah makanan lengkap untuk satu setengah tahun pertama memerlukan suplemen fluorida pada usia 6 bulan bila konsentrasi fluoride dalam air minum dibawah 0. Anak: diajak melakukan olahraga sesuai dengan tahap perkembangan anak Posisi anak dalam keluarga  Orangtua: Penkes ttg pentingnya peran dan fungsi anak dalam keluarga Faktor Internal Kecerdasan  dirangsang dengan permainan yang sesuai dengan tumbuh kembangnya Pengaruh hormonal Pengaruh Emosi  Cara mengontrol dan melampiaskan emosi dengan sehat 1. Nutrisi Pedoman untuk memberikan makan selama tahun pertama 1).

pengenalan makanan bervariasi . dengan mendorong makanan ke belakang lidah karena kecenderungan alamiah bayi untuk mendorong lidah kedepan. besi dan fluorida 2). sayuran. dihaluskan. bila kuantitas makanan padat meningkat. . atau dihancurkan • makanan yang dipegang seperti krakers. Bila jumlah makanan padat meningkat.• formula susu yang di evaporasi memerlukan suplemen vtamin C. Metode Pengenalan • Kenalkan makanan padat bila bayi lapar kemudian mulai pemberian makan dengan sendok. 6 sampai 12 bulan (makanan padat) • mulai menambahkan makanan padat pada usia 6 bulan • makanan pertama disaring. • Gunakan sendok kecil dengan pegangan lurus. dan kemudian daging. buah kering atau sayuran dapat diperkenalkan pada usia 6-7 bulan. kurangi kuantitas susu untuk mencegah kelebihan makanan jangan pernah memperkenalkan makanan dengan mencampurnya dengan formula dalam botol. dengan pengecualian sereal. urutan yang dianjurkan adalah pengenalan mingguan terhadap makanan lain. • makanan yang dirajang atau makanan siap saji dijual bebas dapat dimulai pada 6 sampai 12 bulan. mulai dengan buah. mulai dengan satu atau dua sendok the makan secara bertahap tingkatkan 2 sampai 3 sendok makan setiap pemberian makan. • • kenalkan makanan satu persatu biasanya pada interval 4 sampai 7 hari untuk mengidentifikasi alergi makanan . jumlah formula harus dibatasi sampai kira-kira 900 mgl perhari.

pisang dan pir biasanya ditoleransi dengan baik Hindari buah dan sayuran yang dijual dalam kaleng yang tidak bebas dan diberikan setiap hari sampai 18 bulan alergeniknya rendah b.a. Ikan dan Unggas • • • • rendah d. Daging. Buah dan Sayuran dibuat khusus untuk bayi karena variable dan kadang kandungan timah tinggi dan tambahan garam. Sereal • • • • • Kenalkan sereal bayi yang diperkaya dengan zat besi yang dijual Sereal beras diperkenalkan pertama kali karena karena potensial Suplemen besi dapat dihentikan bila sereal diberikan Saus apel. menguapkan atau tim Masukkan juga hati yang mengandung zat besi tinggi Hindari kombinasi daging/sayuran komersial karena proteinnya . • berikan jus buah hanya dari cangkir. bukan botol untuk mengurangi terjadinya karies susuhan. TIDUR Hindari daging berlemak Siapkan dengan membakar. Telur dan Keju • • • Berikan kuning telur yang direbus dan dilembutkan dimasak halus Kenalkan putih telur dalam jumlah kecil pada akhir tahun pertama Gunakan keju sebagai pengganti daging dan sebagai makanan atau di tim untuk mendeteksi alergi pegangan B. merebus. c. gula dan/atau pengawet.

bawa anak ke tempat tidur dalam . Anak lain kembali tidur setelah meyusu. tindakan kenyamanan (missal. menimang atau biasanya tidak menggendong) menurunkan jumlah formula atau lamanya menyusu ASI. untuk perlu - Anak yang mempunyai kebutuhan untuk berkepanjangan menyusu di tengah malam baik dari ASI maupun dari susu botol. Berikan makan terakhir selambat mungkin mungkin pada malam hari.Kebutuhan tidur yang khas pada bayi dan anak 1 minggu 1 bulan 3 bulan 6 bulan 9 bulan 12 bulan 18 bulan 2 tahun 3 tahun 4 tahun 5 tahun 6 tahun : 16 ½ jam : 15 ½ jam : 15 jam : 14 ¼ jam : 14 jam : 13 ¾ jam : 13 ½ jam : 13 jam : 12 jam : 11 ½ jam : 11 jam : 10 ¾ jam 7 tahun 8 tahun 9 tahun 10 tahun 11 tahun 12 tahun 13 tahun 14 tahun 15 tahun 16 tahun 17 tahun 18 tahun : 10 ½ jam : 10 ¼ jam : 10 jam : 9 ¾ jam : 9 ½ jam : 9 ¼ jam : 9 ¼ jam : 9 jam : 8 ¾ jam : 8 ½ jam : 8 ¼ jam : 8 ¼ jam Gangguan tidur pada bayi dan anak-anak Gangguan /deskripsi • Pemberian makan di malam hari Manajemen Tingkatkan interval waktu makan siang sampai 4jam atau lebih (mungkin perlu dilakukan secara bertahap). Anak sering terbangun (mungkin seriap jam). Anak pergi tidur pada saat menyusu ASI atau dengan botol. jangan memberikan botol di tempat tidur.

membawanya ke tempat tidur orang tua. hindari member imakan. - keadaan terbangun. atau rutinitas lain yang dapat memulai anak mengangis di malam hari. di kursi goyang atau tempat tidur orang dan dibawa ke tempat terbangun. . sekarang dengan tiba-tiba mungkin disertai mimpi buruk • Menghindari anak menangis di malam hari Anak secara khas terlelap di tempat lain selain di tempat tidurnya tua.efektif. • Perkembangan malam hari - menangis di Yakinkan orang tua bahwa hal ini adalah fase sementara. bila mungkin. bila anak menangis. jika anak menangis. masuki ruangan dengan segera untuk memeriksa anak tetapi tetap tenangkan dengan singkat. membawa ke tempat tidur orang tua. tidur. atau memberikan botol atau empeng. Anak usia 6-12 bulan yang pada awalnya terbangun tidak mengalami g angguan tidur malam. sampai misalnya. menimbang anak. periksa pada interval yang intensif lebih lama pada setiap malamnya. periksa pada interval yang progresif lebih lama di setiap malam. menimang. atur area tidur yang terpisah dari anggota keluarga yang lainnya. rutinitas menangis yang biasa tidurnya sendiri dalam keadaan tempatkan anak pada tempat tidurnya sendiri bila terbangun. tenangkan anak tetapi jangan menggendong.

Anak mencari kehiduran fisik orang tua dan dengan keberadaan orang tua di dekatnya.dilakukan misalnya menimang. • Menolak untuk tidur Anak menolak waktu tidur dan keluar ruangan berulang kali tidur malam hari menjadi berlanjut. kecuali rasa takut tersebut berlebihan. ia mudah terlelap. tutup pintu untuk waktu yang lama. bila anak tetap meninggalkan tempat tidur. - Evaluasi bila jam tidur terlalu dini. tetapi sering terbangun dan menolak untuk kembali tidur dapat masalah terjadi bila dan menjadi tua orang - tenangkan anak tetapi jangan melakukan rutinitas biasa. . Evaluasi bila jam tidur terlalu dini (anak bisa berfantasi bila tidak dilakukan kecuali berfikir di ruang gelap) tenangkan dengan lembut anak yang ketakukan gunakan system penghargaan pada anak untuk memberikan motivasi mengahadapi rasa takut. (anak dapat menolak tidur bila tidak lelah) - bantu orang tua dalam sebelum menetapkan rutinitas tidur yang konsisten dan dorong pembatasan yang konsisten pada perilaku tidur anak. hindari pola yang dapat menimbulkan masalah tambahan bila rasa takut anak berlebihan. gunakan motivasi system penghargaan pada anak untuk memberikan membiarkan anak menyimpang dari pola tidur biasanya • Rasa takut malam hari Anak menolak pergi tidur atau terbangun selama malam hari takut.

warna. Pengalaman dengan angka. 3. Perkembangan sensori-motorik memperbaiki keterampilan motorik kasar dan halus serta koordinasi meningkatkan perkembangan semua indra. BERMAIN Bermain adalah tindakan atau kesibukan suka rela yang dilakukan dalam batas . Perkembangan Intelektual . hubungan yang renggang. tekstur. memberikan pelampiasan kelebihan energy memberikan sumber-sumber yang beraneka ragam untuk pembelajaran eksplorasi dan manipulasi bentuk. berdasarkan atuan . jika rasa takut ini berkepanjangan segera konsultasikan. kesepian. konsep abstrak. fantasi ataupun menunjukkan kreatifitasnnya. ukuran. Perkembangan sosialisasi dan moral 2. Sehingga anak dapat mengekspresikan perasaannya baik itu perasaan kekuatan.batas tempat dan waktu. membantu anak memahami dunia dimana mereka hidup dan membedakan antara fantasi dan realita. Fungsi bermain 1. Dengan bermain anak memenuhi kepuasan fisik. emosi. sosial dan perkembangan mental.pertimbangkan misalnya secara desensitisasi progresif memberikan waktu untuk sender. C. bedakan antara mimpi buruk s=dan rasa takut tidur. disertai dengan perasaan tegang dan senang serta dengan pengertian bahwa bermain merupakan suatu yang lain dari biasa.aturan yang mengikat tetapi diakui secara sukarela dengan tujuan yang ada dalam dirinya sendiri.

meningkatkan pertimbangan bakat dan minat khusus. Kesadaran diri . Permainan pada bayi 0 – 2 bulan Permainan yang paling baik adalah memotivasi perkembangan bayi melalui stimulasi yang tepat dengan bermain. 4. Petrillo menggambarkan bahwa permainan sebagai fenomena alam yang cenderung untuk belajar. sehingga anak dapat bertumbuh dan berkembang sesuai dengan usiannya. memungkinkan kesempatan untuk belajar bagaimana perilaku sendiri dapat mempengaruhi orang lain.- mengajarkan peran orang dewasa termasuk perilaku peran seks. memudahkan perkembangan identitas diri. mengembangkan keterampilan social mendorong interaksi dan perkembangan sikap yang positif terhadap orang lain. Dalam memilih permainan orang tua harus memperhatikan setiap anak. Disamping itu latar belakang budaya. dan meletakkan bayi yang dapat memandang daerah sekitarnya. 6. 5. Karakteristik yang menonjol pada bayi adalah social affective play dan sense of pleasure play Permainan pada bayi 3 bulan Pada usia ini stimulasi visual dengan memberi objek warna terang. Nilai terapeutik memberikan pelepasan stress dan ketegangan memudahkan komunikasi verbal tidak langsung dan non verbal tentang kebutuhan rasa takut dan keinginan. jenis kelamin.. Membawa bayi keruangan yang berbeda. Stimulasi pendengaran dengan berbicara pada bayi. mendorong pengaturan perilaku sendiri. dan status kesehatan serta lingkungannya merupakan hal yang tidak boleh diabaikan dalam menentukan jenis permainan. Kreativitas memberikan saluran ekspresif untuk ide dan minat yang kreatif.

membiarkan main pada air mengalir merupakan motivasi untuk berenang. Stimulasi pendengaran yaitu dengan mengajar bayi bicara dan menggulangi suara yang dibuatnya. Permainan pada bayi 4 –6 bulan Untuk stimulasi visual dengan meletakkan bayi di depan kaca. menggosok dengan lotion dan memberi kehangatan. memberitahu apa yang sedang dilakukannya. memanggil namanya. Permainan pada bayi 7 –9 bulan Stimulasi visual dengan memberikan mainan yang agak besar dengan warna terang. dapat juga meletakkan bel ditangannya dan beri contoh mengoyangkannya. mendengar pembicaraan keluarga ).kata yang diucapkannya seperti mama. Stimulasi sentuhan yaitu membelai waktu memandikan. mengajak bermain ciluk ba. dada. Stimulasi sentuhan dengan memberikan kesempatan kepada bayi untuk mempermainkan bahan dari bermacam . Stimulasi kinetik dengan meletakkan bayi dilantai dan membiarkan tengkurap atau merangkak dilatih berdiri serta belajar meloncat . memberikan kaca dan membiarkan main dengan kaca serta berbicara sendiri. ikut tertawa bila bayi tertawa dan meremas kertas dekat telinganya. Stimulasi kinetik yaitu meletakkan bayi dalam mobil yang dijalankan. latihan tubuh melalui gerakan ekstremitas misalnya berenang. membantu bayi tengkurap dan menyokong waktu bayi duduk. menyisir rambut. papa. Stimulasi pendengaran dengan memanggil nama anak dengan namanya. gemerincing. Stimulasi kinetik yaitu dengan mendirikan bayi pada paha orang tuanya. mengulangi kata . Memberikan bola yang diikat dengan tali serta dapat dengan memberikan kertas. berbicara jelas serta dengan menyebutkan nama bagian tubuhnya.macam tekstur. memberikan mangkok makan ukuran dan tekstur berbeda. membawa bayi menonton TV bersama keluarga dan dengan memberikan permainan yang berwarna terang dan cukup mudah dipegang.bernyanyi atau musik ( suara lonceng.loncat sambil kedua tangannya . orang dan makanan. dan dengan meletakan bayi telanjang diselubungi selimut halus dan gerakan ekstremitas. Stimulasi sentuhan dengan memberikan bayi bermain air dengan menceburkannya ke dalam bak.

mengajak bermain bola dan memperlihatkan cara melempar. dan bebas bermain dan berhenti sesukanya. memberikan makanan yang dapat dipegang dengan bentuk berbeda. serta dapat meletakkan mainan di tempat yang agak jauh kemudian menyuruh anak untuk mengambolnya Permainan bayi 10 – 12 bulan Usia ini stimulasi visual dengan membawa anak ketempat yang berbeda. tidak menimbulkan keracunan ( cat ). dramatik play dan skill play. truk. sendok • Bola besar • Boneka • Binatang binatang dengan bentuk yang berbeda • Mainan yang dapat didorong dan ditarik Anak yang bermain dengan cara toodler adalah anak yang bermain secara spontan. karakteristik pada masa toodler adalah paralel play dan solitary play Permainan anak prasekolah Karakteristik mainannya adalah asosiative play. misalnya kereta atau sepeda. Olahraga . memperlihatkan anak gambar . misalnya kepasar atau ke kebun binatang. Mainan yang dianjurkan untuk bayi • Buku gambar terang dengan warna menyolok • Cangkir. Stimulasi kinetik dengan memberikan anak mainan besar yang dapat ditarik ataupun didorong untuk melatih berjalan.dipegang. alat . membiarkan anak merasakan angin. Jenis .alat permainannnya. Stimulasi pendengaran dengan membunyikan suara binatang tiruan atau dapat juga dengan menunjuk bagian tubuh dan menyebutnya. Perlu diingatkan juga bahwa anak memilih autonomi dan kemandirian. Stimulasi sentuhan dengan membiarkan anak merasakan dingin dan hangat.alat permainan yang runcing.alat masak.jenis mainanya adalah sepeda roda 3. Disamping itu karena Kondisi motorik masih kurang sehingga anak sering merusak alat . sehingga penting diperhatikan keamanan atau keselamatannya antara lain alat .gambar berwarna terang dalam buku.

anak bermain dengan dimensi. Permainan video. Karakteristik mainannya adalah cooperative play. Permainan masa remaja Pada masa remaja. anak akan mengekspresikan stress yang dihadapi. Anak belajar sendiri dan perilaku mulai dapat diterima serta anak sudah mulai mampu menyesuaikan diri.temannya waktu makan serta bergantian.laki senang alat mekanik dan anak perempuan senang dengan peran ibu.buku bergambar. anak . bermain drama. crayon. Pada anak laki . balok balok besar dengan bermacam . Jenis jenis mainan anak usia sekolah  Usia 6 – 8 tahun . Dalam permainan ini anak dibentuk dalam satu kelompok dan mereka ikut meladeni teman . Permainan waktu makan. misalnya menjahit. anak sangat aktif dan imajinatif.kata sederhana. Permainan usia sekolah Untuk anak usia sekolah. misalnya dengan membunyikan musik.anak dapat diberikan permainan sebagai penjual/tukang. menghitung. bermain balok ( akan meningkatkan keahlian serta kontrol sensorik anak ) dan buku . Dengan berperan sebagi tukang / pedagang penjual. pada keadaan anak tidak mampu bersosialisasi atau tidak mampu mengekspresikan perasaan karena sesuatu hal yang menakutkan. cat air. Pada waktu makan ini diciptakan suasana nyaman dan menyenangkan. Bermain tim menolong anak untuk belajar tentang persaingan alamiah. memasak. komputer.bentuk permainannya adalah terapeutik yaitu permainan keahlian.macam ukuran. Untuk memperluas cakrawala dunia anak usia sekolah ini senang membaca dan olahraga. boneka tangan. mobil dan kapal terbbang. Bentuk . buku gambar dengan kata . Pada anak pra sekolah dimana proses motorik sudah mulai meningkat. anak tidak hanya senang dengan permainan fisik tetapi juga keterampilan intelektual. fantasi serta terlibat dalam kelompok atau tim yang mulai timbul.berenang dan ski. Permainan pada masa ini adalah olahraga dan musik. anak lebih dekat dengan kelompoknya ( teman sebaya 0. permainan ini dimaksudkan untuk meningkatkan nafsu makan serta mencegah kebosanan terhadap makanan yang satu jenis saja sesuai dietnya.

berbahagia bersama. Puzzle  Kartu  Buku  Alat untuk mencatat/menulis  Sepeda  Usia 8 – 12 tahun  Buku  Pengumpulan perangko  Mainan kartu  Pekerjaan tangan  Olahraga 2. dan mencakup empat bidang kemampuan perkembangan stimulasi dimulai dari tahap yang sudah dicapai oleh anak. berbicara. alat yang ada dirumah atau benda yang ada dilingkungan sekitar. stimulasi dilakuakan dengan wajar. misalnya mainan yang dibuat sendiri dari bahan bekas. seperti latihan gerak. stimulasi dilengkapi dengan alat bantu sederhana dan mudah didapat. STIMULASI PERKEMBANGAN ANAK Tujuan tindakan memberikan stimulasi pada anak adalah untuk membantu anak mencapai tingkat perkembanagan yang optimal atau sesuai dengan yang diharapkan. berpikir. bermain dengan anak.hari. Stimulasi disesuaikan dengan umur dan prinsip stimulasi. Stimulasi dilakukan oleh orang tua (keluarga) setiap ada kesempatan atau sehari . Tindakan pemberian stimulasi dilakukan dengan prinsip bahwa stimulasi merupakan ungkapan kasih sayang. Bidang kemampuan perkembangan yang dipantau dan distimulasi : . Memberikan pujian bila anak berhasil. stimulasi dilakukan bertahap dan berkelanjutan. kemandirian dan sosialisasi. Tindakan ini meliputi berbagai aktivitas untuk merangsang perkembangan anak. tanpa paksaan atau hukuman atau marah apabila anak tidak mampu melakukannya.

 Kemampuan bergaul dan mandiri ( BM )  Kemampuan berbicara. bahasa dan kecerdasan ( BBK )  Kemampuan gerak kasar ( GK )  Kemampuan gerak halus ( GH ) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful