LAPORAN KASUS BBLR

CYNTYA HARLYANA (2008730058) PEMBIMBING : DR. INEU NOPITA, SP.A, M.KES KEPANITRAAN KLINIK ILMU KESEHATAN ANAK RSUD Free Powerpoint Templates CIANJUR

Page 1

Identitas Pasien • • • • Nama : Bayi G Jenis Kelamin: laki-laki Umur : 1 hari Alamat : Kampung tarik kolot Rt.02/Rw.03, Kec. Bojong Herang • No. RM : 528628

Anamnesis
• Bayi lahir di RSUD Cianjur secara spontan ditolong oleh bidan atas indikasi oligohidramnion dan prematur. Bayi lahir letak kepala, warna cairan ketuban jernih, letak placenta normal. Bayi lahir tidak langsung menangis. APGAR 1 menit + 4 kemudian. APGAR 5 menit +6. Bayi lahir dengan berat badan lahir 1800 gram, panjang badan lahir 41 cm.

Riwayat Kehamilan
• Penderita lahir dari seorang ibu berusia 18 tahun G1P0A0 yang merasa hamil 9 bulan, ibu penderita lupa HPHT. Berat badan ibu sebelum hamil 40 kg dengan tinggi badan 150cm. Kenaikan berat badan selama hamil 8 kg. Selama hamil ibu penderita selalu kontrol secara teratur ke dokter setiap bulan, dan mendapat imunisasi TT sebanyak 1 kali, diberi vitamin dan zat besi setiap kontrol, namun ibu jarang meminumnya. Selama hamil ibu tidak merasa adanya keluar cairan dari jalan lahir, dan tidak ada keluar darah dari jalan lahir. Selama hamil ibu penderita makan 3 kali berupa sepiring nasi ditambah lauk berupa ayam, tahu, tempe, atau telur, dan sayur-sayuran dengan menu yang bervariasi.

Riwayat ibu jatuh. kucing. jantung. trauma selama hamil tak ada. tekanan darah tinggi tidak ada. . dan anjing tidak ada. Riwayat ibu pada saat buang air kecil nyeri atau jumlah berkurang serta frekuensi menjadi lebih sering dari biasanya tidak ada. Riwayat ibu selama hamil mengalami panas badan disertai bintik-bintik merah di kulit tidak ada. namun ibu penderita sering merasa letih karena bekerja Riwayat keluarga penderita memelihara binatang peliharaan seperti unggas.Riwayat Penyakit Ibu • Riwayat ibu mempunyai penyakit diabetes mellitus. Riwayat ibu merokok dan minum minuman keras tidak ada. penyakit kuning.

• Riwayat Imunisasi Bayi belum mendapatkan imunisasi .

8 oC : 128 x/menit : 45 x/menit : Tidak dievaluasi . menangis : 27 (34-36 minggu) :2 : 36.Pemeriksaan Fisik • Keadaan Umum • Kesadaran lemah • Ballard score • Down Score • Suhu • DJJ • Respirasi • Tekanan Darah : lemah : Kompos mentis.

Antropometri • • • • • Berat Badan Panjang Badan Lingkar Kepala Lingkar lengan atas Lingkar perut : 1800 gram : 41 cm : 31 cm : 8 cm : 24 cm .

.

belum menutup • Mata : konjungtiva tidak anemis.Kepala • Ubun-ubun besar datar. sklera tidak ikterik • Telinga : bentuk sempurna membalik seketika • Hidung : pernafasan cuping hidung (-) • Mulut : Perioral sianosis (-) • Rongga mulut : Langit-langit intak .

ictus cordis tidak tampak.Leher dan Thoraks • Retraksi Suprasternal (-) • Inspeksi : bentuk dan gerak dinding dada simetris. Wheezing -/- . retraksi dinding dada (+) subcostal.reguler. • Palpasi : gerakan diding dada simetris. Rhonki -/-. Gallop (-). • Perkusi : sonor dikedua lapang paru • Auskultasi : – Cor Bunyi jantung I dan II murni. murmur (-) – Pulmo Bronkovesikuler kanan=kiri. jaringan puting susu berdiameter 1-2 mm.

distensi (-) • Auskultasi : bising usus normal • Palpasi : supel (+). • Perkusi : timpani (+) diseluruh lapang abdomen . massa (-). turgor baik.Abdomen • Inspeksi : datar. lembut. hepar-lien tidak teraba.

edema -/- . Ekstremitas • Laki-laki. Anus. rugae testis (+) halus. CRT < 2 detik. mekoninum (+) 24 jam pertama • Ekstremitas normal. • Anus (+). Scrotum : testis +/+ dibawah. Syndactyli (-).Genitalia. polidactyli (-) • Akral hangat.

Neurologis • • • • Reflek Moro (+) Reflek isap lemah Rooting (+) Reflek genggam (+) .

Pmeriksaan Laboratorium • • • • • • Darah Lengkap 25 Juni 2012 : Hemoglobin : 21.400/mm3 Trombosit : 225.1 % GDS : 83 mg% .000/mm3 Hematokrit : 60.3 gr% Leukosit : 16.

Resume • Bayi lahir di RSUD Cianjur secara spontan ditolong oleh bidan atas indikasi oligohidramnion dan prematur. Kenaikan berat badan selama hamil 8kg. . APGAR 5 menit +6. dan aktivitas menurun. Berat Badan: 1800 gram. warna cairan ketuban jernih. panjang badan lahir 41 cm. namun ibu jarang meminumnya. Lingkar perut : 24 cm. Ballard score 27 (34-36 minggu). Panjang Badan : 41 cm. Lingkar Kepala: 31 cm. Berat badan ibu sebelum hamil 40 kg dengan tinggi badan 150cm. Bayi lahir dengan berat badan lahir 1800 gram. Bayi lahir tidak langsung menangis. ibu diberi vitamin dan zat besi setiap kontrol. Penderita lahir dari seorang ibu berusia 18 tahun G1P0A0 yang merasa hamil 9 bulan. APGAR 1 menit + 4 kemudian. letak placenta normal. • Bayi tampak lemah. Bayi lahir letak kepala. Lingkar lengan atas: 8 cm.

dan indirek) Rencana Terapi • Mempertahankan suhu 36.8 x 100 = 6 gtt/ menit • 24 • Cefotaxime 2 x 90 mg iv • Gentamycin 1 x 7.5-37°C dalam inkubator • O2 1 l/menit • Vit. K 1mg IM • Rawat umbilikus dengan betadin dan ditutup • IVFD D10 = 1.2 mg iv . Bilirubin direk.Diagnosis Kerja • Asfiksia Sedang + PTI (34-36 minggu) AGA+ BBLR Rencana Pemeriksaan • Pemeriksaan Kimia darah (Bilirubin total.

SS (-) Thorax : Simetris ka=ki. skelra tak ikterik.8 x 100 24 = 8 gtt/mnt Cefotaxime 2 x 90 mg iv Gentamycin 1 x 7. lembut. CRT < 3 detik. Tampak Aktif Suhu : 36. konjungtiva tak  anemis.Wh -/C/ BJ I&II murni. reguler.8 °C RR : 52 x/menit N : 132 x/menit  O2 1 l/m.Follow Up Hari/ tgl Catatan P 26/6/12     KU : CM. Ret ICS +/+ P/ BVS ka=ki. .  Ekstremitas : Akral hangat.2 mg iv   Coba menetek ke Ibu PMK    Kepala : Normocephal. Peristaltik (+) normal. Retraksi epigastrium (+). gallop (-). Rh-/. murmur (-)  Abdomen : datar. Hepar & lien tak teraba. IVFD D10 = 1. PCH (-) POC (-) Leher : Ret.

Tinjauan Pustaka BBLR .

yaitu diantara garis -2 SD dengan +2 SD menurut kurva pertumbuhan • Large for gestasional age  berat badan lahir bayi klebih besar dari umur kehamilan.Definisi Definisi • Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)  berat badan bayi pada waktu lahir < 2500 gram tanpa memandang usia gestasi Menurut berat badan terhadap usia kehamilan. yaitu dibawah garis -2SD menurut kurva pertumbuhan • Appropriate for gestasional age  berat badan lahir bayi sesuai dengan umur kehamilan. neonatus dapat dibagi menjadi : • Small for gestasional age  berat badan lahir bayi lebih rendah dari umur kehamilan. yaitu diatas garis +2 SD menurut kurva pertumbuhan .

Kurva Lubchenco .

BBLR Prematur murni Dismatur Neonatus kurang bulan-sesuai masa kehamilan Kurang bulan-Kecil untuk masa kehamilan Cukup bulan-Kecil masa kehamilan Lebih bulanKecil masa kehamilan .

000 kelahiranan. pada tahun 2003 Indonesia memiliki angka BBLR sekitar 9 % atau 411 bayi BBLR dari 1.Epidemiologi 15% dari seluruh kelahiran di dunia & lebih sering terjadi di negara-negara berkembang atau sosio-ekonomi rendah 90% kejadian BBLR didapatkan di negara berkembang dan angka kematiannya 35 kali lebih tinggi dibanding pada bayi dengan berat lahir lebih dari 2500 gram Menurut WHO. 22 % tidak ditimbang pada saat lahir. .

faktor genetik atau kromosom . anemia. preeklamsia.Etiologi Faktor ibu • Penyakit : DM. Faktor plasenta • kehamilan ganda. infeksi selama kehamilan. • Usia : < 20 tahun dan multigravida yang jarak kelahiran terlalu dekat. solusio plasenta Faktor janin • infeksi dalam kandungan. • Sosial ekonomi rendah. plasenta previa.

dan tangisannya lemah • Jaringan kelenjar mammae masih kurang akibat pertumbuhan otot dan jaringan lemak masih kurang • Verniks kaseosa sedikit atau tidak ada . labia minora belum tertutup oleh labia mayora • Tonus otot lemah. sehingga bayi kurang aktif dan pergerakannya lemah • Fungsi saraf yang belum matang. testis belum turun ke dalam skrotum. Untuk bayi perempuan klitoris menonjol. menelan dan batuk masih lemah atau tidak efektif.Tanda & Gejala • Umur kehamilan kurang dari 38 minggu • Berat badan lahir kurang dari 2500 gram • Panjang badan lahir kurang dari 46 cm • Kuku panjangnya belum melewati ujung jari • Batas dahi dan rambut kepala tidak jelas • Lingkar kepala lahir kurang dari 33 cm • Lingkar dada lahir kurang dari 30 cm • Rambut lanugo masih banyak • Jaringan lemak subkutan tipis atau kurang • Tulang rawan daun telinga belum sempurna pertumbuhannya. telapak kaki halus • Alat kelamin pada bayi pigmentasi dan rugae pada skrotum kurang. mengakibatkan reflek hisap. sehingga seolah-olah tidak teraba tulang rawan daun telinga • Tumit mengilap.

Bayi Berat Lahir Normal Bayi Berat Lahir Rendah .

lengkung terbentuk baik .Telinga Kehamilan 32 minggu: peningkatan kartilago lengkung luar daun telinga Kehamilan matur: daun telinga kaku.

nodul payudara . jaringan payudara kecil Kehamilan Matur: areola terlihat baik.Payudara Kehamilan 32 minggu: areola terlihat.

Genitalia perempuan Kehamilan 32 minggu: Deposit lemak pada labia mayora meningkat Kehamilan matur: labia mayora hampir menutupi labia minora .

pigmentasi skrotum meningkat . ruga pada sebagian skrotum Kehamilan matur: testis sudah turun.Genitalia laki-laki Kehamilan 32 minggu: testis turun.

Rajah telapak kaki Kehamilan 32 minggu: rajah pada 1/3 anterior telapak kaki Kehamilan matur: rajah pada hampir seluruh telapak kaki .

Anamnesa Pemeriksaan Fisik Pemeriksaan penunjang Diagnostik .

Anamnesa Umur ibu Penyakit persalinan sebelumnya Jumlah paritas. jarak kelahiran Kenaikan berat badan selama hamil Aktifitas Penyakit yang diderita selama hamil Obat-obatan yang diminum selama hamil .

Pemeriksaan Fisik Berat lahir <2500 gram Untuk prematur murni : • • • • Tulang rawan telinga belum terbentuk Lanugo (+) Refleks-refleks masih lemah Alat kelamin : • Perempuan labium mayus belum menutup labium minus • Pada laki-laki belum terjadi penurunan testis dan kulit testis rata(rugae testis belum terbentuk Untuk BBLR kecil untuk masa kehamilan : • Tidak dijumpai tanda prematuritas seperti di atas • Kulit keriput • Kuku lebih panjang .

USG kepala terutama pada bayi dengan umur kehamilan kurang lebih 35 minggu.Pemeriksaan Penunjang Ballard Score Tes kocok (shake test). dianjur untuk bayi kurang bulan Darah rutin. dimulai pada umur 2 hari . glukosa darah. kalau perlu dan tersedia fasilitas diperiksa kadar elektrolit dan analisa gas darah. Foto dada ataupun babygram diperlukan pada bayi baru lahir dengan umur kehamilan kurang bulan dimulai pada umur 8 jam atau didapat/diperkirakan akan terjadi sindrom gawat nafas.

.

.

Tingkat Maturitas (Skor New Ballard) Skor Total -10 -5 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 Usia Kehamilan (minggu) 20 22 24 26 28 30 32 34 36 38 40 42 44 .

Penatalaksanaan .

• Pemberian vitamin K : • Injeksi 1 mg IM sekali pemberian • Peroral 2 mg sekali pemberian atau 1 mg 3 kali pemberian(saat lahir. umur 3-10 hari dan umur 4-6 minggu) • Mempertahankan suhu • Pemberian minum dan nutrisi • Mencegah infeksi • penimbangan .

Komplikasi • • • • • • • Enterokolitis Nekrotikan Neonatal Hipotermia Sindrom gawat nafas Hipoglikemia Perdarahan intra kranial Hiperbilirubinemia Rentan terhadap infeksi .

terbutalin) • Pemberian kortikosteroid untuk bayi kurang bulan untuk pematangan paru . • Pemberian tokolotik pada persalinan kurang bulan(salbutamol.Pencegahan • Antenatal care yang baik • Memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu hamil tentang pemeriksaan rutin dan gizi yang baik • Merencanakan kehamilan pada kurun reproduksi sehat (20-34 tahun) • Makan-makanan yang bergizi • Mencegah kelahiran kurang bulan dengan mengetahui faktor resikonya.

perdarahan intraventrikuler. hiperbilirubinemia). misalnya masa gestasi (makin muda masa gestasi. hipoglikemia. . asfiksia.Prognosis • Kematian perinatal pada bayi BBLR 8 kali lebih besar dari bayi normal. sindrom gangguan pernafasan. makin rendah berat bayi makin tinggi angka kematian). • Prognosis akan tergantung dari berat ringannya masalah perinatal. infeksi gangguan metabolik (asidosis.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful