BAB I PENDAHULUAN

Stroke adalah adanya tanda-tanda klinik yang berkembang cepat akibat gangguan fungsi otak lokal (atau global) dengan gejala-gejala yang berlangsung selama 24 jam atau lebih yang menyebabkan kematian tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vaskuler. Hemiparese adalah kelemahan sebagian anggota tubuh dan lebih ringan dari pada hemiplegi. Hemiparese adalah manisfestasi dari penyakit yang disebabkan oleh gangguan perederan darah otak atau stroke.1 Stroke merupakan suatu penyakit yang lama dikenal dan dewasa ini banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Penelitian prospektif tahun 1996/1997 mendapatkan 2.065 pasien stroke dari 28 rumah sakit di Indonesia. Survei Departemen Kesehatan RI tahun 2007 pada 987.205 subjek dari 258.366 rumah tangga di 33 propinsi mendapatkan bahwa stroke merupakan penyebab kematian utama pada usia > 45 tahun (15,4% dari seluruh kematian). Prevalensi stroke ratarata adalah 0,8%, tertinggi 1,66% di Nangroe Aceh Darussalam dan terendah 0,38% di Papua.1 Stroke adalah salah satu masalah penting bagi kesehatan masyarakat karena memiliki angka kesakitan, angka kematian dan biaya yang tinggi. Pada banyak negara di dunia, stroke menduduki peringkat ketiga penyebab kematian sesudah penyakit jantung koroner dan kanker. Kasus stroke yang 40% terjadi pada usia kurang dari 70 tahun. Stroke juga merupakan penyebab utama disabilitas pada usia dewasa.2 Jumlah penderita stroke cenderung terus meningkat setiap tahun, bukan hanya menyerang penduduk usia tua, tetapi juga dialami oleh mereka yang berusia muda dan produktif hal ini akibat gaya dan pola hidup masyarakat yang tidak sehat, seperti malas bergerak, makanan berlemak dan kolesterol tinggi, sehingga banyak diantara mereka mengidap penyakit yang menjadi pemicu timsbulnya serangan stroke. Saat ini serangan stroke lebih banyak dipicu oleh adanya hipertensi yang disebut sebagai silent killer, diabetes melittus, obesitas dan berbagai gangguan kesehatan yang terkait dengan penyakit degeneratif. Secara ekonomi, dampak dari insiden ini prevalensi dan akibat kecacatan karena stroke

1

4 2 . terapis wicara dan okupasi terapis. hobi dan bermasyarakat di lingkungannya. gangguan koordinasi dan keseimbangan. transfer dan ambulasi. Pada tingkat functional limitation berupa gangguan dalam melakukan aktifitas fungsional sehari-hari seperti perawatan diri.4 Tim rehabilitasi medik terdiri dari dokter spesialis kedokteran fisik & rehabilitasi. melakukan kegiatan vokasional dan avokasional sehingga memiliki kualitas hidup yang baik.3 Program rehabilitasi medik tidak sekedar melatih untuk gerak. potensial ulkus tekan.akan memberikan pengaruh terhadap menurunnya produktivitas dan kemampuan ekonomi masyarakat dan bangsa. Serta pada tingkat participation restriction berupa keterbatasan dalam melakukan pekerjaan. gangguan sensorik. Pada kondisi tertentu diperlukan psikolog dan teknisi ortosis untuk ikut serta dalam tim. Secara umum tujuan rehabilitasi pasien stroke jangka panjang adalah mengoptimalkan fungsi yang ada pada pasien untuk beraktivitas. Penyakit ini akan menimbulkan problem kapasitas fisik berupa kelemahan anggota gerak sisi kanan atau kiri. gangguan memori dan kognitif.2 Stroke dapat menyebabkan problematika pada tingkat impairment berupa gangguan motorik. perawat. gangguan sensorik. Edukasi kepada keluarga dan pasien sangat penting untuk melakukan pencegahan terhadap serangan stroke berulang serta kelanjutan program rehabilitasi. potensial kontraktur juga mengakibatkan permasalahan kemampuan fungsional yaitu gangguan gerak fungsional yang meliputi miring kekanan atau kekiri. Keberhasilan program sangat didukung oleh peran keluarga. Untuk itu penderita stroke perlu mendapatkan penanganan yang sedini mungkin agar pengembalian fungsi dari anggota gerak serta gangguan lainnya dapat semaksimal mungkin atau dapat beraktifitas kembali mendekati normal serta mengurangi tingkat kecacatan. stimulasi dan mempersiapkan modifikasi lingkungan yang sesuai bagi pasien saat pulang ke rumah.2 Penyakit yang disebabkan oleh gangguan perederan darah otak ini manisfestasinya adalah hemiparese. Keluarga memegang peranan penting dalam memberikan support. fisioterapis. bangun keduduk dan berdiri.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.