LAPORAN KASUS

L/O/G/O

IDENTITAS PASIEN
 Nama

 Jenis kelamin
 Umur  Alamat

: : : :

Tn. K Laki-laki 41 tahun Cakung Barat, Jak-

Ut  Agama  Pekerjaan Perusahan  MRS 2012

: Islam : Karyawan : 16 September

Anamnesis (Autoanamnesis)

Keluhan Utama • Muntah sejak 1 hari SMRS

Keluhan Tambahan • Mual • Rasa penuh di perut kanan atas • Nafsu makan menurun • Mata kekuningan • Lemas • Urin seperti air teh

. jumlah ±seperempat gelas aqua. . Pasien merasa nafsu makan menurun dan cepat lelah ketika beraktifitas dalam 1 minggu ini. hilang timbul. Terutama dirasakan setelah makan/minum. walaupun tidak makan dan minum. Muntahan terdiri dari makanan yang dimakan oleh pasien. tidak disertai darah. Muntah sebanyak lebih dari 5x. Rasa penuh paling dirasakan di perut bagian kanan atas. Pasien mengeluh perutnya terasa penuh. dan perut selalu terasa kenyang. tidak menyemprot. dan rasa penuh ini dirasakan terus menerus. lebih terasa pada malam hari sejak 1 minggu SMRS. Mual sejak 7 hari SMRS. Pasien merasa demam yang yang tidak terlalu tinggi.Riwayat Penyakit Sekarang Pasien datang dengan keluhan muntah-muntah sejak 1 hari SMRS. Pasien juga mengeluh perutnya begah..

Pasien tidak bertukar alat makan dengan orang yang menderita sakit kuning. Saat kencing tidak sakit. dan terus menerus dengan jumlah yang banyak. tidak anyang-anyangan. . Warna kuning ini juga terlihat pada kulit muka dan kedua telapak tangannya. kencing tidak ada darah dan tidak pernah mengalami gangguan kencing. Warna air kencing seperti ini terlihat tidak ada perubahan warna. Keluhan ini disertai dengan buang air kecil berwarna kuning gelap seperti air teh yang dirasakan sejak ± 5 hari yang lalu. BAB seperti dempul disangkal. tidak panas. terakhir BAB 4 hari SMRS. Riwayat mengonsumsi alkohol disangkal Riwayat pernah transfusi tidak ada.Riwayat Penyakit Sekarang kedua mata pasien berwarna kuning yang dirasakan sejak ± 6 hari SMRS. Pasien tidak pernah mengalami sakit kuning sebelumnya. Warna kuning ini dirasakan terus sepanjang hari yang makin lama makin bertambah.. BAB dirasakan jarang. Riwayat mengkonsumsi obat-obatan dan jamu-jamuan dalam jangka lama tidak ada. Tidak ada anggota keluarga dan teman kerja yang menderita sakit kuning.

Asma (-) R.Psikososial : makan teratur. sakit maag (-) RPK • DM (-). alergi makanan (-). Hipertensi (-). tidak minum alkohol • tidak merokok. Alergi • alergi obat (-). Riwayat asma (-).RPD • Riwayat DM (-). hipertensi (-). tidak minum jamu. riwayat TB paru (-). tidak bertukar alat makan dengan orang yang sakit hepatitis . cuaca (-) R.Pengobatan • Panadol 3 kali sehari R. tidak bertato.

7 ˚C Antropometri BB:63kg TB: 170 HR: 84x/menit Compos Mentis RR: 19 x/menit IMT: 21.PEMERIKSAAN FISIK Keadaan Umum Tampak lemas Tanda Vital TD: 110/80 mmHg Suhu: 36.8 .

Sianosis (-). hiperemis (-/-). fektor hepatikum (-) Leher • Pembesaran KGB (-). Mulut • Bibir Pucat (-). tidak mudah dicabut Mata • Cekung (-/-). Konjungtiva Anemis (-/-). Sklera Ikterik (+/+). tersebar merata. mukosa mulut kering (-)Stomatitis (-). Lidah Kotor (-). Bibir Kering (-). Tonsil ( T1 / T1 ). Serumen (-/-).Status Generalisata Kepala • Norrmochepal • Rambut : Hitam beruban. Sekret (-/-). Pembesaran Kelenjar Tiroid(-) . konka normal Telinga • Normotia. Epistaksis (-/-). Faring Hiperemis (-).Refleks Cahaya (+/+). Pupil Isokor Hidung • Septum Deviasi (-/-).

ronki -/-. spider nevi (-). alopecia pectoralis (-) Paru I : simetris.PEMERIKSAAN FISIK Thorax : Normochest. wheezing -/Jantung : ictus cordis tidak terlihat : ictus cordis teraba di linea midsternal sinistra intercostal 5 : batas jantung dalam batas normal : BJ I &II normal reguler. murmur (-). normochest P : vocal fremitus simetris P : sonor di semua lapang paru A : vesikuler +/+. Gallop (-) I P P A .

konsistensi kenyal. permukaan rata. tepi tajam • Limpa : Tidak teraba pembesaran • Ginjal : Balotement (-).• Abdomen : – Inspeksi : datar. skar (-). nyeri ketok CVA (-) – Perkusi : Timpani – Ascites (-) . caput medusa (-) – Auskultasi: Bising usus normal – Palpasi : • Nyeri tekan epigastrium (+) • Hati : teraba 3 jari di bawah arcus costae.

Ekstremitas Sianosis Akral Edema Ikterik Atas -/hangat -/+/+ Bawah -/hangat -/+/+ .

8 345 43.52 0-15 Eosinofil 1 % 2-4 Basofil Batang Segmen Limfosit Monosit 0 3 71 23 2 % % % % % 0-0.5 8.LABORATORIUM (16-9-12) Pemeriksaan Hb Leukosit Trombosit Hematokrit LED Hasil 15.03 1-5 51-67 20-30 2-6 .5 4.5-15.8 8 Satuan g/dl Ribu/mm3 Ribu/mm3 % Mm/jam Nilai rujukan 12.5 – 12.5 140-392 40 .

5 59 157 111 Satuan mg% Mg% Mg/dl Mg/dl Mg/dl mg/dl mg/dl Mg/dl U/L U/L Mg/dl Nilai rujukan 150-200 60-150 20-40 0.1 4.5 10-34 9-43 0-40 .2-4.3 2.1-1.2 < 0.4 0.2 0.8 3.7 8.Pemeriksaan Kolesterol Trigliserida Ureum Kreatinin Bilirubin total Bilirubin direk Bilirubin Indirek Albumin SGOT (AST) SGPT (ALT) GDS Hasil 218 256 11 0.3 < 0.6-1.

Pemeriksaan Fisik TD: 110/80 mmHg Suhu: 36. demam. lemas dan nafsu makan menurun. nyeri tekan epigastrium (+). . Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang ke RSIJ Sukapura dengan keluhan muntah-muntah sejak 1hari SMRS. . heparteraba 3 jari di bawah arcus costae. wajah. plantar manus dan pedis ikterik. dan telapak tangan kuning.7 ˚C HR: 84x/menit RR: 19 x/menit Sklera ikterik. BAK seperti air teh. cepat lelah.RESUME. BAB jarang. . rasa penuh di perut kanan atas. mata.

DAFTAR MASALAH Hepatitis virus akut .

BAK seperti air teh. rasa penuh di perut kanan atas. kolesterol.7 ˚C •HR: 84x/menit •RR: 19 x/menit •Sklera ikterik. cepat lelah. SGPT. . dan telapak tangan kuning. BAB jarang. demam. heparteraba 3 jari di bawah arcus costae. wajah. dan trigliserida.ASSESMENT Hepatitis virus akut Berdasarkan : • Anamnesis :  Pasien muntah-muntah sejak 1hari SMRS. Fisik : •TD: 110/80 mmHg •Suhu: 36. •Laboratorium : peningkatan Bilirubin total. SGOT. nyeri tekan epigastrium (+). indirek. • Pem. mata. plantar manus dan pedis ikterik. lemas dan nafsu makan menurun.

SGPT. Dosis : 3 x 1 tab .• • • •  WD: Hepatitis virus akut Ec DD/ virus hepatitis A virus hepatitis B virus hepatitis C Rencana diagnostik: » Monitoring kadar Bilirubin. DPL. • • Farmakologis • IVFD Kristaloid (RL) • Curcuma Berisi serbuk Rhizoma curcuma 200 mg/tab. » USG abdomen  Rencana terapi: • Non Farmakologis • Istirahat total :Dengan istirahat. maka akan mengurangi keluhan rasa nyeri di perut kanan atas. » Pemeriksaan serologi hepatitis. Diet tinngi protein juga diperlukan untuk mempercepat penyembuhan. tinggi karbohidrat selama pasien ini anoreksia. Alkali fosfatase. lemah • Diet :Diet pada penderita hepatitis diperlukan yaitu diet rendah lemak. SGOT.

TINJAUAN PUSTAKA Free Powerpoint Templates Page 18 .

Akut < 6 bulan Kronik > 6 bulan . kencing berwarna seperti teh pekat. mata dan seluruh badan menjadi kuning.HEPATITIS Suatu proses peradangan difus pada jaringan hati yang memberikan gejala klinis yang khas yaitu badan lemah.

klorpromazin. CMV. antitiroid.E. typhii. dll • Alkohol • Autoimun • Parasit : Malaria • Toxin : aflatoxin . B.D. herpes.ETIOLOGI • Hepatitis berdasarkan penyebabnya: • Hepatitis Virus : A. C. halotan. epstein barr • Hepatitis oleh bakteri : S. Pneumokokus • Hepatitis oleh obat-obatan : OAT. OAINS. tetrasiklin.

prodormal mirip hep. gejala klinis menghilang 1-2 minggu setelah obat dihentikan kecuali obat yang bersifat toksik langsung . gatal. Virus.• Pada hepatitis virus : ikterus muncul saat suhu sudah ↓ • Pada hepatitis bakteri : ikterus muncul saat suhu ↑ • Pada hepatitis karena obat : menggigil. flu like syndrom.

segar kembali .Hepar mengecil kembali 3 Fase .mata kuning (1-8 mg) .Anoreksia. muntah .1.nyeri perut 2. Fase Konvalesen : .a. atralgia.b.gatal +/. Masa tunas 2. Fase Simptomatik 2.2.diare/konstipasi .ikterus ↓/-.gejala prodromal ↓  (-) 3. mialgia . Fase Prodromal : .Gambaran Klinis Hepatitis 1. keluhan ↓/(-) .gejala malaise. mual.k spt. Air teh pekat . Fase Ikterus : .demam tidak tinggi (2-7 hari) .nafsu makan baik .

.

.

Pemeriksaan Fisik . nyeri tekan +) .Hepatomegali (konsistensi lembek. fosfatase ↑ Urine : Bilirubin + Feses : Kadang pd fase ikterus : memucat pd fase konvalesen : kuning kembali .Splenomegali (20%) Pemeriksaan Lab.Ikterus . tepi tajam. Test faal hati : SGPT/SGOT ↑ Bilirubin ↑ Alk.

GAMBARAN KLINIS HEPATITIS VIRUS AKUT .

SEROLOGI HEPATITIS A .

misalnya sistenol. Obat-obat simptomatik: Menghilangkan gejala dan keluhan penderita. Diet : rendah lemak  tinggi protein 3. Methioson. panas tinggi sehingga memerlukan cairan parenteral.PENATALAKSANAAN Tidak ada yang spesifik. 1. obat mual dan muntah 4. Urdafalk (hepatoprotektif) b. Tirah baring. bersifat suportif. Perawatan di RS : sakit berat. muntah proyektil. Obat-obat non spesifik : Methicol. Obat-obatan : a. terutama fase awal penyakitnya 2. Lipofood. Curcuma. . Lesichol. Cursil.

PENCEGAHAN - Pencegahan Terhadap Infeksi Hepatitis Imunoprofilaksis pasca paparan Imunoprofilaksis sebelum paparan .

Sujono. Bandung : Alumni. Jakarta : departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI. . D. • Sudoyo.Daftar pustaka • Hadi. aru W. McGraw-Hill Companies. 2006. Buku ajar Ilmu Penyakit Dalam.. L. 17th Edition.2002 • Kasper. Gastroenterologi. 2004. Harrison's Principles of Internal Medicine. et al. dkk.

.Wassalamu’alaikum. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful