KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas limpahan rahmat serta hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan tugas laporan yang berjudul “Berpikir Kritis” ini tepat pada waktunya. Laporan ini kami susun dari berbagai sumber ilmiah sebagai hasil dari diskusi kelompok kecil (DKK) kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselesaikannya laporan ini, antara lain :  Drg Sinar Yani selaku tutor kelompok 3 yang telah membimbing kami dalam menyelesaikan diskusi kelompok kecil (DKK).  Teman-teman kelompok 3 yang telah mencurahkan pikiran dan tenaganya sehingga diskusi kelompok kecil (DKK) 1 dan 2 dapat berjalan dengan baik dan dapat menyelesaikan laporan hasil diskusi kelompok kecil (DKK) kelompok 3.  Teman-teman mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman angkatan 2011 dan pihak-pihak lain yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu. Kami menyadari bahwa kemampuan kami dalam menyusun laporan ini sangat terbatas. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi tercapainya kesempurnaan dari isi laporan hasil diskusi kelompok kecil (DKK) ini.

Samarinda, 22 September 2011

Penyusun

1

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ..................................................................................................... 1 DAFTAR ISI ................................................................................................................... 2 BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................... 3 BAB II ISI ....................................................................................................................... 4 STEP I .................................................................................................................. 4 STEP II ................................................................................................................ 4 STEP III .............................................................................................................. 5 STEP IV .............................................................................................................. 10 STEP V ............................................................................................................... 11 STEP VI .............................................................................................................. 11 STEP VII ............................................................................................................. 11 BAB III PENUTUP ....................................................................................................... 21 DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................... 22

2

Pada pembahasan modul tentang berpikir kritis ini lebih di fokuskan pada sifat berpikir kritis dalam menghadapi suatu informasi yang berasal dari jurnal. tujuan dalam pembahasan modul ini. Selain itu kami dituntut untuk dapat menjelaskan tata cara dalam mengevaluasi sebuah argumen dari skenario yang telah disediakan. agar mahasiswa mampu mengevaluasi suatu argumen yang tersedia. Kami dituntut untuk mengetahui dan paham bagaimana cara menilai suatu informasi secara objektif dan menilai kualitas informasi itu sendiri. akurat. ataupun sesuai dengan perkembangan pengetahuan masa kini. Selain itu. 3 . Karena ketiga komponen ini sangat dibutuhkan dalam proses belajar mengajar di fakultas kedokteran Universitas Mulawarman. Berpikir kritis pada modul tiga blok satu ini erat hubungannya dengan sistem memori dan belajar efektif.BAB I PENDAHULUAN  Latar belakang Berpikir kritis merupakan hal yang paling mendasar dari sikap yang harus dimiliki oleh seorang mahasiswa kedokteran. maupun dari website.  Tujuan Tujuan dari pembuatan laporan ini adalah agar mahasiswa dapat memahami dan menerapkan cara berpikir kritis dalam menghadapi atau dalam membaca suatu informasi apakah informasi tersebut termasuk yang berkualitas. artikel. esai.

didengar. dibaca. 3. elektronik. dll) yang berguna di masa yang akan datang dan dapat membantu untuk memecahkan sebuah masalah. Apa jenis – jenis dan sumber informasi? 11. dll) dan cara apapun (dilihat. Apa tujuan dan manfaat berpikir kritis? 3. Bagaimana mengevaluasi suatu argumen? 10. propanda? 4 . 2. biasanya digunakan dalam forum ilmiah dan bersifat baku. Informasi = Pengetahuan baru yang didapatkan melalui media (media cetak. Kritis = Suatu sifat tidak mudah percaya pada suatu hal yang menurutnya meragukan. Apa ciri –ciri pemikir kritis? 9. Apa definisi berpikir kritis? 2.BAB II ISI Step 1 Identifikasi kata sulit 1. Sehingga ia mencari tau hal – hal yang belum diketahuinya dan selektif mencari pembenaran dari suatu informasi sehingga memudahkannya untuk memahami dan mencocokan informasi secara logis. Apa saja faktor penghambat berpikir kritis? 8. Promosi = Kegiatan persuasi untuk memperkenalkan suatu produk kepada orang lain atau kegiatan mengajak dan menarik perhatian orang lain agar membeli suatu produk tertentu atau melakukan hal – hal yang ada dalam promosi tersebut. Apa perbedaannya argumen. 4. persuasi. Bahasa orang pinter = Bahasa kalangan ilmiawan atau kalangan akademik yang mengandung terminologi tertentu sehingga sulit dimengerti masyarakat pada umumnya. Mengapa totok dan ibunya memiliki pemikiran yang berbeda? 7. 5. Step 2 Identifikasi masalah 1. Artikel = kumpulan – kumpulan informasi yang berisi fakta atau opini penulis menjadi peragraf sehingga pembaca mengerti maksud dari penulis atau bacaan yang bermanfaat bagi pembaca. Bagaimana menumbuhkan cara berpikir kritis terhadap artikel yang dibaca? 5. Bagaimana cara memilih referensi yan baik? 6. Bagaimana cara berpikir kritis? 4.

berpikir kritis adalah suatu sikap yang mau berpikir tentang masalah – masalah dan hal – hal yang berada dalam jangkauan pengalaman seseorang. pengetahuan tentang metode – metode pemeriksaan dan penalaran yang logis. dan teliti mengenai sebuah keyakinan atau bentuk pengetahuan yang diterima begitu saja dipandang dari sudut pandang alasan – alasan yang mendukungnya dan kesimpulan – kesimpulan yang menjadi kecenderungannya.Step 3 Curah Pendapat 1. subtansi masalah atau apa saja dimana si pemikir meningkatkan kualitas pemikirannya dengan menangani secara terampil struktur – struktur yang melekat dalam pemikiran dan menerapkan standar – standar intelektual padanya. 5 . informasi dan argumentasi.menerus). 2.  Menurut Robert Ennis. Apa definisi berpikir kritis?  Menurut John Dewey. berpikir kritis adalah pemikiran yang masuk akal dan reflektif yang berfokus untuk memutuskan apa yang mesti dipercaya atau dilakukan.  Definisi akhir berpikir kritis adalah interpretasi dan evaluasi yang terampil dan aktif terhadap observasi dan komunikasi. Apa tujuan dan manfaat berpikir kritis?  Tujuan dari berpikir kritis adalah o memperoleh informasi dari sumber yang valid o melihat permasalahan dari sudut pandang yang berbeda o menyeleksi informasi sehingga sapat melakukan tindakan yang tepat o tidak mudah tertipu atau menerima hal – hal yang belum valid begitu saja o mengetahui permasalahan secara objetif o menjawab rasa ingin tau o mengetahui kejelasan dan keakuratan dari sumber referensi tertentu. dan o menyelesaikan suatu masalah dengan cepat dan tepat.  Menurut Edward Glasser. berpikir kritis adalah metode berpikir mengenai hal. persisten (terus. berpikir kritis adalah pertimbangan yang aktif.  Menurut Richard Paul. dan semacam suatu keterampilan untuk menerapkan metode – metode tersebut. Berpikir kritis menuntut upaya keras untuk memeriksa setiap keyakinan atau pengetahuan asumtif berdasarkan bukti pendukungnya dan kesimpulam – kesimpulan lanjut yang diakibatkannya.

kamu benar “ o ingat dan praktekkan dalam pikiran kita  saya mungkin salah. o gunakan metafora atau analogi untuk memperjelas pemikiran kita  Tetap focus terhadap suatu masalah o apa masalahnya? o relevan atau tidak? o apa relevansinya?)  Mempertanyakan berbagai hal yang terkait o menanyakan hal yang belum diketahui o seringkali sesuatu berbeda dengan apa yang ditampilkan. buat pertanyaan dan jawablah dengan berbagai cara yang berbeda  problem sebenarnya o bila berdiskusi sesuatu yang penting  tulis pertanyaan yg perlu ditekankan dalam diskusi  Resonable o katakan dengan keras : “ saya tidak sempurna. saya mau mengubah pikiran saya bila diberi alasan yang bagus o tanyakan pada diri sendiri  Kapan terakhir kali saya berubah pikiran karena seseorang memberi alasan yang lebih baik ? 6 . saya sering salah. bila tidak mengerti sesuatu. perjelas dengan bertanya o bila berhadapan dengan masalah yang kompleks. dan o bisa menilai bobot yang didapatkan 3. saya mungkin salah “ --> o Perhatikan apa punya keberanian untuk mengakui ini dalam debat “ saya salah. Manfaat dari berpikir kritis adalah o memperoleh pengetahuan dan nformasi secara akurat o menjawab rasa ingin tau o tidak mudah terpengaruh dari sumber yang tidak valid o bisa bersikap terbuka dan dapat menerima pendapat orang lain o dapat menyelesaikan masalah yang rumit secara tepat dan cepat o menumbuhkan sikap kreatif o melatih pola pikir divergen dan lateral. Bagaimana cara berpikir kritis?  Memperjelas pemikiran o Pikirkan satu poin dalam satu waktu o perluas pemahaman o berikan contoh yang berhubungan dengan pengalaman hidup kita.

.id. Bagaimana menumbuhkan cara berpikir ksitis terhadap artikel yang dibaca?  Membaca secara kritis  Mempertanyakan suatu informasi  Mencari referensi sesuai artikel  Menghubungkan teks dengan konteks  Merefleksikan  Membuat informasi dengan kata – kata sendiri  Mengevaluasi (akseptabilitas. Mengapa totok dan ibunya memiliki pemikiran yang berbeda?  Perbedaan tingkat ilmu pengetahuan / pendidikan. tesis. Sehingga ia tidak langsung terpengaruh oleh artikel persuasi tersebut.org. memahami informasi. khususnya ktedibilitas)  Membandingkan dengan artikel yang lain  Melakukan latihan – latihan berpikir kritis 5. 7 . dianjurkan mengambil referensi yang terbit kuarang dari 5 tahun terakhir  Memastikan tidak ada revisi dari informasi yang kita dapat sehingga dapat menimbulkan “misconception”  Mengetahui penerbit buku dan link digunakan. kredibilitas dalam bidang tersebut)  Mengetahui kapan informasi tersebut diposting atau diterbitkan. dan situs – situs resmi lainnya)  Menanyakan informasi secara langsung kepada pakar yang bersangkutan. mencari info yanglebih akurat Mengaplikasikannya dengan cara mengambil keputusan – keputusan dan member argument – argument. Mungkin yang ia tahu bahwa penambahan tinggi tidak akan terjadi diatas usia 25 pada seorang pria. dianjurkan untuk memakai buku yang penerbitnya sudah terpercaya dan menggunakan link resmi (. primer (observasi langsung) atau secondary (skripsi. edu. bisa dilakukan dengan wawancara.  Mencari informasi dangan mempertimbangkan keakuratan suatu informasi. menyeleksi informasi. Totok memiliki tingkat ilmu pengetahuan / pendidikan yang lebih tinggi dari ibunya.  Mengetahuai jenis informasi.co. dan disertasi) 6. Bagaimana cara memilih referensi yan baik?  Mengetahui identitas penulis (nama. menyelaraskan dengan logika. 4. latar belakang pendidikan.

Apa ciri –ciri pemikir kritis?  Berbicara berdasarkan fakta  Dapat mempertanggungjawabkan pernyataan yang diutarakannya dengan cara memberikan alasan – alasan dan fakta  Terbuka terhadap informasi dan pendapat yang dikemukakan oleh orang lain  Tidak langsung menerima informasi begitu saja. totok memiliki pengalaman yang lebih banyak tentang masalah tersebut dalam hal ini adalah penambahan tinggi badan. Apa saja faktor penghambat berpikir kritis?  Sikap apatis (sikap tidak mau tahu dan tidak mau mencari tahu tentang kebenaran suatu informasi)  Kurangnya ilmu pengetahuan dan wawasan.hal yang bertentangan dengan jangkauan pengalamannya ataupun pengetahuannya  Tidak menanggapi hal – hal yang bersifat irrasional  Selalu ingin mengetahui informasi tentang suatu hal secara mendetail  Gaya bahasa yang digunakan dalam diskusi mayoritas adalah formal dan ilmiah  Suka bertanya hal – hal yang belum dikuasai ataupun hal yang bertentangan dengan pengetahuannya secara mendetail  Mayoritas pemikir kritis memiliki ilmu pengetahuan atau wawasan yang luas  Berpandangan jauh ke depan dan memikirkan hal – hal yang diakibatkan oleh suaru tindakan. sehingga ia tidak langsung mempercayai artikel persuasi tersebut. sehingga membuatnya cenderung untuk berhati – hati dalam bertindak. totok mampu berpikir kritis dibuktikan dengan ia akan mencari referensi yang akurat mengenai artikel persuasi tersebut dengan cara menanyakannya langsung kepada pakar yang bersangkutan.  Menganggap semua dari text book itu adalah benar  Menganggap apa yang dilakukan mayoritas orang adalah benar 8. hal tersebut memungkinkan pembaca langsung menerima informasi yang dibacanya karena ia tidak memiliki dasar pengetahuan sebelumnya.  Selalu melihat atau mencari sudut pandang yang berbeda dari suatu permasalahan  Mayoritas pemikir kritis merupakan pembelajar yang aktif dan konsisten dalam belajar  Mampu berbicara hal yang diperlukan dan tidak membesar – besarkan masalah 8 . melainkan mempertanyakan hal . Perbedaan jangkauan pengalaman.  Perbedaan kemampuan berpikit kritis. 7.

persuasi. pemantauan sumber. propanda? o Argumen : Pendapat seseorang yang berisi informasi – informasi yang berdasarkan fakta atau hanya opini o Persuasi : hal – hal yang bertujuan untuk mengajak orang lain untuk mengikuti dan melakukan yang ditulis penulis o Propaganda : hal – hal yang bersifat provokatif dan memuat hal yang berbeda sehingga menjadi intrik untuk diperdebatkan 9 . dan faktor – faktor lain yang mendukung)  Melakukan cross-check kepada pakar yang bersangkutan 10. dan tesis) Data primer dapat menjadi data sekunder. keselarasan logika. disertasi.  Sumber Informasi o popular (bersifat hiburan) o Ilmiah (berkenaan dengan pengetahuan akademik) o Edukatif (dikeluarkan oleh lembaga pendidikan atau pun lembaga – lembaga yang memiliki otoritas tertentu untuk kalangan pelajar) 11. saluah satu caranya adalah dengan kajian ilmiah. Apa jenis – jenis dan sumber informasi?  Jenis informasi o primer (observasi langsung) o Sekunder (tulisan yang dikutip dari observasi orang lain / tulisan orang lain contohnya skripsi. Bagaimana mengevaluasi suatu argument?  Menyintesis argument (sederhana>komplex)  Menyelesaikan masalah dalam argument dengan cara menjawab pertanyaan – pertanyaan yang ada di dalamnya  Mengidentifikasi kesimpulan dari keseluruhan argumen  Mengidentifikasi faktor – faktor pendukung berdirinya suatu argumen  Menyimpulkan maksud dan tujuan ditulisnya suatu argumen  Mengevaluasi argumen (Penilaian mengenai kebenaran.9. keakuratan. Apa perbedaannya argument.

Step 4 Skema INFORMASI MENERIMA DENGAN PEMIKIRAN KRITIS MENILAI INFORMASI SECARA OBJEKTIF FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI JENIS-JENIS INFORMASI BERDASARKAN ISI SIKAP-SIKAP YANG HARUS DIMILIKI PENDUKUNG BERDASARKAN SUMBER CARA MENILAI SUMBER INFORMASI CARA MENILAI KUALITAS INFORMASI CARA MENGEVALUASI SUATU ARGUMEN PENGHAMBAT BERDASARKAN SIFAT 10 .

yaitu: o Intelligent of emphaty : memiliki rasa ingin tau o Intelligent of humility : memiliki kesederhanaan o Intelligent of corrage : keberanian berpikir kritis o Intelligent of integrity : memiliki kesatuan o Intelligent of pressurvative : mempertahankan informasi yang valid o Intelligent of faith in truth  Tidak mudah percaya  Memiliki sikap analisis yang tinggi  Mengetahui tujuan membaca 11 . Menjelaskan tentang jenis – jenis informasi? 5. Menjelaskan sikap-sikap yang harus di miliki pembaca agar menilai informasi secara objektif! Menurut Robert Ennis seorang tokoh pemikir kritis Amerika Utara: o Bersikap kritis o Bersikap skeptis (selalu merasa bimbang) o Terbuka o Menghargai kejujuran o Memiliki sikap respect o Melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang Selain sikap-sikap diatas ada juga tingkat kecerdasan yang harus dimiliki pembaca. Menjelaskan cara menilai sumber informasi secara objective? 3. argumen. Menjelaskan faktor – faktor pendukung dan penghambat dalam berpikir kritis? Step 6 Belajar Mandiri Dalam hal ini mahasiswa melakukan belajar mandiri untuk mencari learning objective yang telah disepakati kelompok diskusi.Step 5 Learning Objective 1. Menjelaskan sikap – sikap yang harus dimiliki pembaca agar menilai informasi secara objective? 2. Menjelaskan cara menilai kualitas informasi secara objective? (persuasi. Step 7 Sintesis 1. Menjelaskan cara mengevaluasi suatu argumen? 6. dan propaganda) 4.

Dengan terlebih dahulu membaca kata pengantar yang terdapat pada buku tersebut untuk menentukan maksud si penulis membuat buku.  Edition atau Revisi Untuk mengetahui jika buku tersebut mengalami penambahan atau pengurangan dalam isinya.  Judul jurnal Apakah jurnal ilmiah atau popular. jurnal. Analisis Isi Setelah membuat penilaian awal. atau profaganda. pengalaman menulis apakah penulis sudah pernah menulis sebelumnya. artikel. dan apakah informasi yang kita dapatkan up to date atau out of date. lalu kita melihat daftar isi yang terdapat pada buku tersebut untuk memastikan apakah isi dari buku relevant. Menilai sumber informasi secara objective Untuk menilai sumber informasi secara objective. esai.  Penulis Latar belakang pendidikan penulis.  Tanggal publikasi Kapan buku di terbitkan.  Tujuan penalaran Apakah informasi menutupi fakta. Ini penting karena untuk menunjukkan tingkat kerumitan yang berbeda dalam menyampaikan ide. lalu informasi yang ada tampak valid dan baik untuk di teliti. atau pun beberapa materi yang dipublikasikan yang muncul dalam katalog atau indeks. Dan apakah sumber tersebut terlalu dasar. atau hanya untuk kebutuhan sendiri. opini. kita perlu memperhatikan beberapa aspek yaitu : A. B.  Penerbit Untuk mengetahui apakah buku tersebut di terbitkan oleh pers universitas. terlalu maju. Langkah awal  Kutipan Bibiografi Deskripsi tertulis dari sebuah buku. karena untuk mencari referensi kita memerlukan batasan waktu yaitu hanya 5 tahun. apakah penulis menulis pada bidang dari pendidikannya. Memahami bacaan  Menggunakan teknik berpikir kritis 2. lalu kita harus memeriksa isi dari sumber.  Tujuan Apakah buku tersebut di tunjukkan untuk kalangan umum atau khusus. apakah informasi tersebut di dukung oleh 12 . terlalu teknis. karena jika diterbitkan oleh universitas kemungkinan untuk menjadi ilmiah.

Selain itu Informasi yang disajikan harus mengikuti perkembangan zaman.Pengantar. teks yang di baca cukup jelas atau kaku.Evaluasi dari analisis (Induktif) . antara lain : A.  Accuracy (keakuratan) Informasi harus ditulis dengan akurat dan seteliti mungkin untuk menghindari kesalahan dalam penulisan yang akan berdampak pada kesalahan pemahaman. Informasi juga harus berasal dari sumber yang terpercaya. James O’bryan menyebutkan ada 4 dimensi yang perlu diperhatikan untuk menilai kualitas informasi.  Bentuk atau cara informasi sampai ke pembaca.  Relevance (Relevansi.hati dan kritis dalam memeriksa ide.bukti – bukti yang ada. baik itu sumber primer maupun sumber sekunder. Menjelaskan cara menilai kualitas informasi secara objective Ada beberapa pendapat yang menjelaskan bagaimana cara menilai kualitas informasi secara objektif. Dan tujuan penalaran harus lebih hati. dan apakah ide – ide dan argument lebih maju atau kurang. dan apakah poin utaman yang disajikan dengan jelas. 3. Apakah informasi hanya terdapat fakta umum atau tidak .  Evaluatif tinjauan Apakah berbagai tinjauan setuju pada nilai dari informasi tersebut atau informasi tersebut mengalami kontroversi di antara para kritikus.  Precision (Ketepatan) Informasi yang disajikan harus tepat berdasarkan fakta-fakta atau opini yang mendukung kebenaran informasi. B. yaitu :  Clarity (Kejelasan) Informasi yang disampaikan harus memiliki konten yang jelas dan bisa dipahami. Beyer dalam bukunya yang berjudul “Critical Thinking” menyebutkan ada 7 kriteria yang harus diperhatikan dalam menilai informasi.  Gaya penulisan Apakah informasi yang di tulis secara logis atau tidak. 13 .  Cakupan . Keterkaitan) Informasi-informasi yang ada harus memiliki relevansi atau keterkaitan antara yang satu dengan yang lain. yaitu :  Waktu : apakah informasi tersebut Up To Date atau Out Of Date  Isi/Konten : Isi informasi harus akurat untuk menghindari kesalahan pemahaman  Informasi : Adanya relevansi atau keterkaitan antara informasi yang satu dengan yang lainnya. informasi yang ada apakah sesuai atau tidak dalam isi.

Breadth (keluasan) Informasi dapat dilihat secara luas dari berbagai sudut pandang yang berbeda. tesis. -non ilmiah : artikel yang berisikan tentang informasi secara umum. penalaran. skripsi. -tersier : artikel yang di tulis berdasarkan artikel sekunder. Cara mengevaluasi suatu argumen  Mengevaluasi sumber 1. -sekunder : artikel yang di tulis tentang sumber-sumber primer. Artikel ini bertujuan untuk mengajak para pembaca agar sependapat dengan sang penulis. 4. Contoh. kamus. atau gagasan si penulis yang berdasarkan fakta dan bukti. evaluasi. Author (penulis)  Pendidikan harus jelas  Apakah dia seseorang yang berkompeten di dalam materi yang dia tulis 14 . menafsirkan. dan mendiskusikan informasi tentang sumber primer. Contoh. Jenis-jenis informasi Berdasarkan sumber: -primer : artikel yang asli berasal dari observasi langsung yang dibuat oleh seorang individu atau kadang-kadang sekelompok orang. Contoh. biasanya menganalisis. 5. disertasi. Berdasarkan isi: -argumen : artikael yang menyajikan suatu kebenaran dengan menyatakan bukti-bukti dan alas an yang logis. Novel. resensi buku. -propaganda : artikel yang bertujuan untuk mempengaruhi pembaca. Berdasarkan sifat: -ilmiah : artikel yang berisikan tentang ilmu pengetahuan dan penelitian. Logic (Logika) Konten dan argumen-argumen dalam informasi harus dapat dinilai secara logis (masuk akal). -persuasi : artikel yang berisi tentang ide. namun artikel ini mengesampingkan dampak-dampak yang ada dan tidak brdsarkan fakta(bohong). drectory.   Depth ( Kedalaman ) Informasi yang ada harus disampaikan secara mendetail sehingga jelas dan mudah dipahami.

jika dari suatu lembaga seperti WHO maka informasi tersebut dapat dinilai relevan ataupun objektif 2.  Ilmiah jurnal : netral berdasarkan fakta. dimana dia saat menulis topic atau materi yang dia buat. Mengevaluasi isi informasi  Sasaran Audience o Apakah publikasi bertujuan pada khusus atau khalayak umum? Apakah sumber ini terlalu dasar. atau hanya tepat untuk kebutuhan anda? Jika untuk khalayak umum ada baiknya kita memperhatikan informasi15 .  Popular jurnal : biasanya cenderung untuk bisnis. Review berapa buku yang sudah dia tulis  Posisi. Contoh: Beliau adalah warga Amerika yang tinggal di Amerika namun beliau menulis artikel. isi dalam jurnal tersebut tidak mendetail hanya membahas hal-hal yang baik tidak memberitahukan sisi negativenya. dan materi? Contoh seperti penerbit ECG merupakan penerbit buku-buku kedokteran yang sudah dikenal. Publisher  Penerbit yang tidak berkompenten akan dengan mudah menerbitkan sebuah buku  Apakah penerbit terkemuka atau terkenal. 5. sebuah jurnal ataupun informasi tersebut kurang relevan atau valid. cenderung memaparkan dengan mendetail sisi negative maupun sisi positive sesuatu yang menjadi topik. Date of Publication  Kapan sebuah tulisan atau informasi tersebut di terbitkan? Semakin baru akan semakin bagus. Atau antara 2 sampai 5 tahun kebelakang. Title of Jurnal Apakah jurnal popular atau ilmiah? Ini sangat penting untuk mengatahui maksud dari jurnal tersebut. buku. terlalu teknis. meskipun hal ini tidak menjamin kualitas namun kita bisa mendapat suatu indikator. terlalu maju. Maka. tulisan ataupun jurnal tentang kemiskinan di Indonesia.  Apakah penerbit dikenal untuk penerbitan jurnal ilmiah. Edition or Revision  Updated : adanya revisi (penambahan atau pengurangan) pada bahan materi 4.  Berasal dari institusi mana.  Out of date or up to date? 3.

Audience memperngaruhi kedalaman topik. memusatkan pikiran Anda pada langkah-langkah yang paling menarik dan kontroversial dalam argumen. atau fakta?  Coverage (Cakupan) o Apakah sebuah informasi ataupun materi itu dapat dipakai siapa saja. membuat langkah maju untuk menemukan kebenaran.  Objective Reasoning o Ditinjau pada isi artikel tersebut apakah merupakan propaganda. 16 .  Writing Style o Apakah publikasi terorganisasi secara logis? Apakah poin utama disajikan dengan jelas? Apakah argumen penulis berulang tau tidak. LANGKAH 1: Mengidentifikasi kesimpulan dari argumen-argumen yang disebutkan. jelas tentang sifat dari argumen di bawah pemeriksaan/penyeleksian.informasi yang mudah untuk diterima secara general. langsung dari penulis o Sekunder : analisis dari sumber primer o Tersier : berdasarkan penelitian yang dilakukan Mengevaluasi argumen Ini adalah pedoman umum untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi argumen penulis. Tujuannya adalah untuk memastikan Anda: 1. 2. bagaimana kesimpulan bisa sangat penting dalam pengembangan pendukung. argumen. dan 3.  Akuransi o Primer : originil. atau setidaknya mengidentifikasi mengapa Anda setuju atau tidak setuju dengan argumen penulis. bersifat general atau tidak. maka layak dipakai. Perhatikan bahwa.  Evaluative Review o Apakah berbagai tinjauan setuju pada nilai atau atribut dari buku atau memiliki hal yang sama menimbulkan kontroversi di antara para kritikus? o Kalau pakar merekomendasikan topic itu.

 Tanggal publikasi : Tanggal artikel di publikasikan atau diposting artikel ini tidak jelas karena tidak dicantumkan dalam artikel. Argumen dibagi menjadi dua yaitu argumen induktif dan argumen deduktig. dan seterusnya sampai semua pertanyaan telah diselesaikan dan kebenaran telah menjadi transparan untuk semua! B. dan kemudian mengevaluasi bahwa argumen lebih lanjut. LANGKAH 3: mengidentifikasikan UNSTATED PREMISES (premis tersirat/tidak tertulis) berupa asumsi-asumsi yang mendukung argumen. asal institusi atau lembaga. Argumen induktif merupakan yang seharusnya memberikan bukti atau dukungan tetapi bukan bukan bukti konklusif dari kesimpulan. Mengevaluasi Sumber  Penulis : Tidak dicantumkan dalam artikel. Karena berasal dari link yang tidak resmi. apakah orang yang mempunyai kompeten dalam tulisan tersebut juga tidak diketahui.diperlukan untuk memperjelas poin dan sesuai dengan premis yang ada. kembali ke Langkah 1 dan mengambil premis bahwa sebagai kesimpulan. o Rekursi LANGKAH (Opsional): Jika salah satu premis adalah sangat penting untuk mengevaluasi argumen itu. Hal ini kemudian dapat menyebabkan rekursi lain untuk mengevaluasi premis lain. Sehingga nama penulis. PENGAPLIKASIAN 1. mencari argumen lebih lanjut dalam dukungan itu. LANGKAH 4 : mengidentifikasikan kelogisan suatu premis-premis yang mendukung argumen-argumen.LANGKAH 2: mengidentifikasi stated premises (premis tertulis) yang mendukung argumen. Argumen deduktif merupakan argumen yang seharusnya memberi bukti konklusif dari kesimpulan dan mengevalauasi argumen tersebut valid atau tidak valid LANGKAH 5: mengevaluasi premis apakah benar atau salah.  Edisi atau revisi: 17 .

 Gaya menulis: tidak logis.  Penerbit : Dari situs atau link yang tidak resmi yaitu http://tambahtinggi. Seperti dalam artikel terdapat kalimat pada “Tulang belakang terdapat 33 ruas.blogspot. 2. sehingga tidak dapat diketagui artikel tersebut up to date atau out of date.”  Evaluatif ulasan : tidak mempunyai evaluatif ulasan karena artikel didapat dari link yang tidak resmi.com  Judul jurnal: Artikel merupakan jurnal populer karena menggunakan bahasa sehari-hari yang dapat dimengerti oleh orang awam dan isinya tidak mendetail yang tidak membahas sisi negatifnya. Tiap ruas tersebut mempunyai potensi untuk mengalami penebalan hingga ½ cm ditiap ruasnya dengan melakukan latihan khusus. Yang masing-masingnya dihubungkan dengan tulang rawan.”  Objective reasoning : berdasarkan ini artikel merupakan artikel propaganda. Tulang tersebut adalah tulang-tulang rawan”. 18 .- Edisi atau revisi tidak jelas karena revisi tanggal tidak dicantumkan dalam artikel tersebut.  Cakupan : cakupan artikel tersebut adalah tersier. Karena menyajikan informasi untuk mempengaruhi pembaca membeli sebuah buku yang berjudul “Rahasia Menambah Tinggi Badan”. Karena artikel tersier merupakan penggabungan dari informasi primer dan sekunder. situs ini hanyalah suatu situs jurnalis (pencari fakta) bukan situs yang menawarkan suatu produk. Kemudian artikel ini mengalami kontroversi karena tidak logis pada isi artikel yang menyebutkan “ada bagian tulang yang masih bisa untuk menambah tinggi badan. Mengevaluasi isi / informasi  Sasaran penulisan : tidak diketahui sasaran penulisan diperutukan untuk siapa karena terdapat dalam kalimat “perlu diketahui.” Padahal seperti yang diketahui seorang anak laki-laki pada usia 25 tahun dan pada anak perempuan 20 tahun sudah tidak akan mengalami pertumbuhan tulang.

mengidentifikasi kebenaran . Evaluasi argumen  Kesimpulan : kesimpulan artikel ini adalah pertambahan tinggi badan masih bisa terjadi pada usia 20 tahun.  Premis : . Gender b. Faktor Internal : .” .Semakin bertambahnya informasi . Usia (tingkat kedewasaan) c.Keadaan ekonomi Menurut Robert Ennis. Berdasarkan kesimpulan dari artikel tersebut yang menyimpulkan bahwa pertambahan tinggi badan masih bisa terjadi pada usia 20 tahun.Malas .Motivasi . seperti dalam kutipan artikel “Tulang belakang terdapat 33 ruas. Faktor Pendukung a.” 3. situs ini hanyalah suatu situs jurnalis (pencari fakta) bukan situs yang menawarkan suatu produk. Faktor Internal : . Padahal seperti yang diketahui seorang anak laki-laki pada usia 25 tahun dan pada anak perempuan 20 tahun sudah tidak akan mengalami pertumbuhan tulang lagi. Faktor Penghambat a.Susah konsentrasi 19 . Grade Point Average 2. Akuransi : tidak jelas karena dituliskan dalam artikel dengan kalimat “perlu diketahui. Faktor Eksternal : . 6. Standarisasi untuk menghitung tingkat berpikir kritis d.Rasa ingin tahu . Faktor – factor Yang Mempengaruhi Berpikir Kritis 1.mengidentifikasi valid atau tidaknya suatu informasi.Wawasan yang luas b. Yang masing-masingnya dihubungkan dengan tulang rawan. factor pendukung berpikir kritis sebagai berikut : a.Berkembangnya zaman (kemajuan IPTEK) . Tiap ruas tersebut mempunyai potensi untuk mengalami penebalan hingga ½ cm ditiap ruasnya dengan melakukan latihan khusus.

b. - Sikap apatis Gaptek Kurangnya pengetahuan dasar Tidak ada motivasi Faktor Eksternal : Pengaruh orang lain (teman) Kurangnya sarana dan prasarana Ambiguitas Ekonomi Kurikulum yang terlalu luas Pengajar kurang memahami cara mengajar berpikir kritis 20 .

penulisan tugas tertulis dan sebagainya. jurnal. dan yang lainnya agar dapat membantu kita dalam pencarian referensi yang benar dan berkualitas.BAB III PENUTUP A. B. SARAN Mengingat masih banyaknya kekurangan dari kelompok kami. Sebagai mahasiswa kita perlu memiliki sikap kritis untuk dapat mengevaluasi berbagai informasi baik dalam bentuk artikel. 21 . KESIMPULAN Berpikir kritis adalah suatu sikap yang mau berpikir tentang masalah – masalah dan hal – hal yang berada dalam jangkauan pengalaman seseorang. Berpikir kritis menuntut upaya keras untuk memeriksa setiap keyakinan atau pengetahuan asumtif berdasarkan bukti pendukungnya dan kesimpulam – kesimpulan lanjut yang diakibatkannya. baik dari segi diskusi kelompok. pengetahuan tentang metode – metode pemeriksaan dan penalaran yang logis. Untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran dari dosen-dosen yang mengajar baik sebagai tutor maupun dosen yang memberikan materi kuliah. dan rekan-rekan angkatan 2011 dan dari berbagai pihak demi kesempurnaan laporan selanjutnya.

cornell. CriticallyEvaluation of Resources. Published 07-Aug-2006.jcu.csuchico. Critically Analyzing Information Resources.googlepages. Arguments. 2008 TheRegents of the University of California from www.readwritethink.html 6. Cornell University. Primary.htm 3.lib.com/evaluate.com from www.pdf 22 . Olin And Uris Libraries.com/writing-resources/primary-secondarysources.shtml 5. What is the Difference between Primary and Secondary Sources.org/lesson_images/lesson829/argument-propaganda.au/LibraryGuides/primsrcs.library. or Propaganda? from www.library. teh Regents of the University of California from www.lib.edu/olinuris/ref/research/skill26.edu. Persuasion. 2000-2008 CustomPapers. Evaluating Web Pages: Technique to Apply & Question to Ask.berkeley.DAFTAR PUSTAKA 1.berkeley.html 8. Evaluating an Argument.html 4.korepetycje.html 2. Secondary &Tertiary Sources. 2008. James Cook Univeersity from www. from timpawl. Revised 06 October 2004 from www. Copyright 1995 to 2008.edu/~egampel/students/evaluating. Pawl T. Evaluating Arguments from www.edu/instruct/guides/evaluation.edu/teachinglib/guides/internet/evaluate.pdf 7.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful