Kajian tentang Sistem Global Sebagai bangsa yang dinamis tentunya membutuhkan hubungan yang baik dengan bangsa

lain karena pada hakikatnya kita tidak bisa berdiri sendiri sebagai bangsa yang mandiri. Adanya saling hubungan dan ketergantungan antar bangsa ini adalah akibat dari keikutsertaan bangsa kita dalam sistem yang sedang berjalan di dunia yaitu sistem global. Karena kita berada pada pengaruh sistem interaksi global, maka kita pin merasakan pula saling ketergantungan global. Salah satu komponen yang menjadi perhatian kita saat ini adalah komponen pendidikan global. Dalam hal ini, untuk membantu siswa memahami secara mendalam tentang hakekat saling ketergantungan itu, maka materi pembelajarannya harus dikaitkan dengan kajian sistem global di bidang ekonomi, politik ekologi dan teknologi karena sejalan dengan lingkungan dimana mereka hidup. 1. Sistem Ekonomi Ekonomi global merupakan sistem yang sangat kompleks yang menimbulkan saling ketergantungan lebih jauh dari sekedar hubungan sebab akibat antara konsumen dan produsen pada wilayah yang berbeda. Sistem ekonomi, khususnya ekonomi kapitalistik adalah sistem yang motif ekonominya mengutamakan keuntungan semata. Keputusan-keputusan tentang yang diproduksi dan untuk siapa diproduksi ditentukan oleh pasar dan kekuatan politik. Faktor-faktor politik dapat mempengaruhi produksi apabila negara berpartisipasi dan mendukung lembaga keuangan negara seperti World Bank dan IMF. Adanya interaksi dalam sistem ditunjukan oleh banyaknya

aktivitas. Karena begitu kompleksnya jaringan perikatan maka tindakantindakan para pelaku ekonomi biasanya mempunyai konsekeuensi bagi pelaku-pelaku lainnya. Konsekuensi ini ada yang dapat diprediksi, ada juga yang tidak dapat diprediksi, tidak diharapkan, tidak diinginkan dan tidak diketahui.

1

Pendidikan global akan membantu siswa memandang dirinya sebagai pelaku ekonomi dalam ekonomi global ini. Karena mereka ikut serta aktif sebagai konsumen, produsen dan warga negara maka banyak kesempatan bagi para siswa untuk menelususri ikatan-ikatan dirinya dengan pelaku ekonomi lainnya.

2. Sistem Politik Global Peristiwa dunia saat ini menunjukan adanya saling ketergantungan dalam aktivitas politik. Segala kebijakan yang ada di Indonesia merupakan implikasi dari pengaruh aktivitas politik luar negeri khususnya negara adikuasa. Sistem yang banyak didominasi oleh negara-negara berdaulat ini merupakan jalan untuk menggunakan pengaruh dan kekuasaan dan mempengaruhi kepentingankepentingan ekonomi tertentu. Karena kurangnya mekanisme untuk memaksa dan melaksanakan kebijakan internasional maka sistem politik internasional dilaksanakan melalui persetujuan dan perundingan menurut kepentingan nasional sendiri. Di dalam kerangka ini sebagian kecil kelompok negara yang mempunyai kekusasaan yang besar menjadi dominan baik dari kekuatan militer, ekonomi, teknologi maupun ideologi. Oleh karena itu untuk menjaga keseimbangan kekuasaan secara alami pada era ini telah muncul 4.200 organisasi internasional semi otonomi yang anggotanya berkepentingan dengan masalah ekonomi juga keamananan, yang berkerja untuk mempengaruhi kebijakan nasional dan internasional yang berkaitan dengan isu-isu global. 3. Sistem Ekologi Di dalam sistem ekologi bumi yang kompleks, biosphere, lapisan kehidupan yang tipis yang mengelilingi bumi sangatlah mudah dipengaruhi dan terancam oleh aktivitas manusia. Biosphere bumi merupakan suatu sistem kehidupan yang terus menerus berdaur ulang menurut dasar kehidupan biokimia dan oleh karena itu memungkinkan struktur kehidupan dan adanya lingkaran makanan.

2

Dari semua spesies yang membangun kehidupan ini, manusia adalah aktor yang paling kritis dalam sistem ekologi karena kemampuannya untuk mengelola, mengeksploitasi, memelihara atau merusak. Pendidikan global akan mengajak para siswa menyadari bahwa ada hubungan simbiotis dan saling ketergantungan dengan makhluk hidup maupun dengan makhluk non hidup sehingga membantu siswa merasa dirinya bagian dari kehidupan di bumi dan turut menjaga kelestarian sistem ekologi di bumi ini.

3