PEMBELAJARAN IPA di SEKOLAH DASAR

A. PENGANTAR Panduan Belajar ini ditujukan bagi peserta Pendidikan dan Latihan Profesi Guru. Panduan belajar ini digunakan untuk melatih guru agar memiliki kompetensi yang diharapkan sebagai dasar untuk memperbaiki kinerja pembelajaran mereka di kelas. Sebagai bahan untuk melatih guru, maka dalam panduan belajar ini diberikan contoh prosedur identifikasi masalah dalam pembelajaran, menyusun rencana perbaikan permasalahan yang dihadapi oleh guru di kelas dengan menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran menggunakan studi kasus yang disediakan sebagai sumber belajar. Konteks yang akan dibahas diarahkan pada penguasaan siswa terhadap keterampilan proses IPA. Keterampilan mengidentifikasi masalah dalam pembelajaran di kelas perlu dikuasai oleh guru karena keterampilan ini adalah dasar untuk perbaikan kinerja diri guru dalam pembelajaran. Jika guru dapat mengidentifikasi masalah dalam pembelajaran yang ia lakukan, berarti ia dapat bekerja secara berkelanjutan untuk mengembangkan kinerja dirinya sendiri. Oleh karena itu mempelajari prosedur identifikasi masalah merupakan dasar untuk melaksanakan perbaikan yang berkesinambungan dan terarah pada peningkatan kemampuan dan penguasaan peserta didik yang merupakan bagian dari kompetensi guru profesional. Namun demikian, permasalahan yang diidentifikasi oleh peserta dapat berada dalam lingkup konteks pengembangan kurikulum, penguatan materi, dan pelaksanaan pembelajaran. Lingkup pengembangan kurikulum antara lain meliputi pemahaman tujuan mata pelajaran IPA, kemampuan menganalisis standar kompetensi dan kompetensi dasar, pengembangan silabus, dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Penguatan

1

materi antara lain meliputi pemahaman dan penguasaan materi IPA. Sedangkan, pelaksanaan pembelajaran antara lain pemilihan pendekatan, metode, strategi pembelajaran, media pembelajaran, pengelolaan kelas, serta penilaian proses dan hasil belajar.

B. TUJUAN Setelah mengikuti sesi ini, diharapkan peserta mampu :  Menganalisis struktur, konsep, keilmuan IPA SD/MI  Merancang Pembelajaran IPA sesuai dengan karakteristik peserta didik dan materi ajar

C. PENATAAN LINGKUNGAN BELAJAR Lingkungan belajar dalam sesi ini dilaksanakan di dalam ruang kelas. Peserta dikelompokkan dalam kelompok kecil yang berjumlah 4-5 orang. Setiap kelompok terdiri dari peserta PLPG.

D. RUANG LINGKUP Ruang lingkup pembahasan meliputi:  Identifikasi masalah dan analisis masalah pembelajaran IPA di Kelas,  Mengembangkan perangkat pembelajaran yang mencakup: penyusunan silabus, RPP, LKS/media pembelajaran lainnya, instrumen penilaian, kunci jawaban, dan penskorannya. Penyusunan perangkat pembelajaran ini terkait dengan aspek penguasaan pembelajaran. Masalah yang diangkat sebagai contoh dalam modul ini adalah yang terkait dengan keterampilan proses IPA yang harus dikuasai siswa SD materi subjek, pengembangan kurikulum, dan praktik

.

2

E. LANGKAH KEGIATAN

Kegiatan 1 Penjelasan umum tentang topik yang akan dibahas, kompetensi dan indikator pencapaian kopetensi, kegiatan belajar yang akan dilakukan

Kegiatan 2 Curah pendapat Permasalahan yang dihadapi guru dalam melaksanakan pembelajaran IPA berdasarkan pengalaman. Peserta menyusun studi kasus masing-masing

Kegiatan 3 Diskusi kelompok Memilih dan mengkaji studi kasus yang dianggap penting dicarikan solusinya oleh anggota kelompok untuk berlatih mengidentifikasi masalah, menganalisis faktor penyebab masalah, dan merumuskan masalah

Kegiatan 5 Diskusi kelompok berpasangan: Peserta secara berpasangan atau kelompok kecil mendiskusikan alternatif rencana tindak atas masalah yang telah dipilihnya. Kegiatan 4 Latihan menentukan masalah, menganalisis faktor penyebab masalah, dan merumuskan masalah Latihan mengklasifikasi masalah dan menentukan masalah untuk dipecahkan

Kegiatan 6 Kerja kelompok/individu: menyusun perangkap pembelajaran IPA SD dengan mengembangakan berbagai model/strategi/pendekatan dan metode, selain itu, menggunakan berbagai media pembelajaran yang sesuai, dan mengembangkan LKS serta prosedur penilaian yang tepat

Kegiatan 7 Diskusi dan kerja kelompok: membuat/ menyempurnakan perangkat pembelajaran IPA sesuai masalah yang dijadikan focus pemecahan

Kegiatan 8 Kerja kelompok/individu Presentasi perangkap pembelajaran IPA.

3

Masalah yangh terkait dengan Pengembangan kurikulum a) Kesulitan guru dalam mengembangkan silabus berdasarkan KTSP b) Kesulitan guru dalam mengembangkan indikator hasil belaja c) Kesulitan guru dalam menentukan proporsi alokasi waktu untuk setiap materi pokok d) Kesulitan guru dalam menentukan kriteria ketuntasan minimum (KKM). indikator pencapaian kompetensi. kegiatan belajar yang akan dilakukan. mana yang benar-benar masalah yang terkait dengan pembelajaran IPA dan masalah mana yang tidak terkait dengan pembelajaran IPA. e) Kesulitanguru dalam menulis instrument penilaian yang sesuai dengan kaidah penulisan soal. Penjelasan umum Pada penjelasan umum diinformasikan kompetensi. diminta untuk mengemukakan permasalahan yang pernah dialami pada waktu mengajarkan IPA di SD. Dosen meminta peserta di setiap kelompok untuk menelaah daftar masalah. Curah pendapat (brainstorming) Meminta guru duduk per kelompok. 2. Setiap permasalahan dituliskan dalam kertas plano. Satu kelompok terdiri dari 4-5 orang. dan hasil belajar yang diharapkan dalam proses pelatihan. Masalah yang terkait dengan penguatan materi konsep IPA a) Kesulitan guru menjelaskan konsep perkambang biakan manusia b) Kesulitan guru menrangkan tentang perpindahan dan perubahan energy c) Kesulitan guru dalam menjelaskan konsep fotosintesis 4 . Kegiatan 2. Selanjutnya dosen meminta masing-masing kelompok diskusi untuk menyimak permasalahan yang dikemukakan kelompok lain yang tertulis dalam kertas plano.Kegiatan 1. Daftar contoh masalah yang ditemukan guru sendiri adalah: 1. peserta dalam setiap kelompok.

dan cembung e) Kesulitan guru dalam menjelaskan jenis-jenis tanah dan batuan f) Kesulitan guru dalam menjelaskan proses gerhana matahari dan gerhana bulan g) Kesulitan guru dalam menjelaskan rangkaian listrik: seri dan paralel h) Kesulitan guru dalam menjelaskan penghantaran panas melalui radiasi. tenggelam dan melayang Daur air 5 . Masalah yang terkait dengan pelaksanaan pembelajaran a) Penggunaan strategi/model pembelajaran :      Ketidaksiapan guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran IPA SD dengan pendekatan kontekstual. konduksi. cermin cekung. Pemantulan pada cermin datar. kesulitan siswa dalam membangun/menemukan konsep sendiri b) Bahan Ajar : Kesulitan guru dalam mengembangkan bahan ajar (LKS) untuk pembelajaran IPA yang mengambangkan keterampilan proses IPA Kesulitan siswa dalam memahami konsep . dan konveksi i) Kesulitan guru dalam menanamkan konsep tata surya 3. dan cermin cembung Rangkaian listrik: seri dan parallel Terapung. cekung. Kesulitan guru dalam menentukan model pembelajaran IPA yang cocok dengan materi yang akan diajarkan.d) Kesulitan guru dalam menjelaskan pemantulan pada cermin datar.

perilaku siswa. Tujuan diskusi bebas ini adalah untuk menarik perasaan/empati dan keterlibatan terhadap masalah yang mungkin pernah dialami mereka sendiri. kejadian di kelas)? 2. Apakah yang menjadi masalah utama/esensial guru yang tertulis dalam studi kasus tersebut ? 4. Setelah diskusi bebas. (contoh studi kasus terlampir) Selesai pembacaan. peserta diharapkan menyampaikan pendapat mereka secara bebas tentang pengalaman yang ditulis dalam studi kasus tersebut. Kemudian peserta membaca studi kasus secara lisan kepada peserta lain di dalam kelompoknya. Tidak beraninya siswa mengajukan pertanyaan dan mengemukakan pendapat Kurang tanggungjawab siswa dalam mengerjakan tugas Rendahnya motivasi siswa dalam belajar IPA Kegiatan 3. Peserta menuliskan studi kasus yang dialaminya selama mengajar di kelas. Diskusi kelompok Untuk memantapkan keterampilan peserta dalam mengidentifikasi masalah pembelajaran IPA.b) Pengelolaan Kelas:     Jumlah siswa yang terlalu banyak. Tuliskanlah rumusan masalah dalam bentuk pertanyaan ! 6 . Peserta diminta membentuk kelompok dan duduk berbentuk lingkaran (reading circle). Gejala atau fenomena apakah yang muncul pada suasana belajar pada studi kasus yang disampaikan oleh teman anda (misal suasana kelas. melebihi kapasitas maksimum kelas. peserta diminta untuk mempertimbangkan pertanyaan sebagai berikut: 1. Hal-hal apakah yang menyebabkan timbulnya fenomena belajar dalam studi kasus tersebut? 3. keadaan siswa.

misalnya adalah sebagai berikut.Peserta diminta mendiskusikan jawaban pertanyaan-pertanyaan untuk diskusi studi kasus. Rumusan masalah : “Strategi Pembelajaran apakah yang dapat membantu siswa untuk meningkatkan penguasaan konsep daur air dan Keterampilan Proses IPA di kelas V SD ?” 7 . dosen memberikan contoh masalah yang terkait dengan pembelajaran sebagai berikut: Contoh Masalah: Kurang sesuainya strategi pembelajaran yang digunakan guru untuk membantu siswa dalam menguasai konsep daur air dan meningkatkan keterampilan proses IPA siswa. dapat dipilih salah satu rumusan masalahnya. Berdasarkan kajian studi kasus yang telah dilakukan peserta. Setelah diskusi. misalnya dengan mengajukan pertanyaan berikut: Terkait dengan konsep :  Konsep-konsep penting apa sajakah yang harus dikuasai siswa dalam topik tersebut? Terkait dengan strategi pembelajaran :  Strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep dan keterampilan proses IPA dalam pembelajaran tersebut? Terkait dengan media pembelajaran :  Media pembelajaran apakah yang cocok untuk menjelaskan konsep tersebut? Berdasarkan pertanyaan–pertanyaan di atas. dapat Informasikan bahwa dari masalah tersebut dapat diuraikan fokusnya ke dalam beberapa aspek. dosen memberikan penguatan dan meminta peserta membandingkan salah satu contoh jawaban yang disiapkan.

misalnya dengan membaca bahan ajar/buku IPA SD (lihat contoh pada lampiran). Dari uraian materi. Diskusi dan Kerja Kelompok Membuat Perangkat Pembelajaran IPA Dosen menugasi setiap kelompok untuk mengkaji materi pokok yang telah dipilihnya (sebagai contoh dilampirkan materi pokok daur air). (b) penguasaan materi subjek.Kegiatan 4. dosen 8 . Dosen perlu mengarahkan masalah peserta pada tiga aspek: (a) pengembangan kurikulum. Diskusi Kelompok/Berpasangan Dosen meminta peserta duduk berpasangan atau dalam kelompok-kelompok kecil. Tujuan kegiatan ini adalah menyusun perencanaan mengajar bersama/kolaborasi sebagai suatu latihan untuk menerapkan satu langkah dalam membuat perencanaan bersama dengan menggunakan masalah yang sudah dibuat. Kegiatan 6. Latihan Setelah peserta memahami cara mengidentifikasi masalah dan merumuskan masalah serta menganalis faktor-faktor penyebab timbulnya masalah. mintalah mereka menentukan merumuskan masalah yang akan dikembangkan perangkat pembelajarannya. (c) pelaksanaan pembelajaran. Hasil analisis dapat berupa bagan atau Main Map seperti terlampir  Menentukan keluasan materi yang akan diajarkan. Setiap pasangan atau kelompok kecil diskusi saling menginformasikan masalah yang dipilih dan rencana tindakan yang akan diambil. Dosen meminta setiap kelompok diskusi untuk melakukan langkah-langkah berikut :  Menganalisis kedalaman dan keluasan materi berdasarkan SK dan KD (gunakan sumber belajar: standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran IPA SD/MI. Mintalah saran atau masukan dari rekan sejawat dalam kelompok. Kegiatan 5.

4 Mendeskripsikan proses Daur Air dan kegiatan manusia yang dapat mempengaruhinya 7.1 Mendeskripsikan proses pembentukan tanah karena pelapukan 7. Dosen menugasi setiap kelompok untuk mengkaji materi pada standar kompetensi dan kompetensi dasar berikut.  Mempelajari KD yang harus dikuasai siswa. dsb) 9 .7 Mengidentifikasi beberapa kegiatan manusia yang dapat mengubah permukaan bumi (pertanian. perkotaan.5 Mendeskripsikan perlunya penghematan air 7. Kelas V.6 Mengidentifikasi peristiwa alam yang terjadi di Indonesia dan dampaknya bagi makhluk hidup dan lingkungan 7. Memahami perubahan yang terjadi di alam dan 7. Semester 2 Standar Kompetensi Bumi dan Alam Semesta 7.2 Mengidentifikasi jenis-jenis tanah Kompetensi Dasar hubungannya dengan 7.3 Mendeskripsikan struktur bumi penggunaan sumber daya alam 7.meminta pesertar menandai konsep-konsep penting dan menuliskannya pada bagan konsep (Mind Map). rumuskan indikator pencapaian hasil belajar.

misalnya pendekatan siswa.  Tentukan pendekatan pembelajaran yang digunakan.4 Mendeskripsikan proses Daur Air dan kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi-nya Indikator  Menjelaskan peristiwa-peristiwa perubahan wujud pada air yang terjadi pada proses daur air  Menjelaskan urutan tahapan peristiwa pada proses daur air berdasarkan gambar daur air.  Tentukan keterampilan-keterampilan proses yang dapat dilatihkan melalui pembelajaran.Contoh Pengembangan indikator : Kompetensi Dasar 7.  Menjelaskan manfaat adanya daur air bagi manusia.  Tentukan alokasi waktu dan kegiatan belajar membantu siswa dalam pemahaman konsep.  Menjelaskan kegiatan-kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi kelangsungan proses daur air.  Menerapkan pengetahuan peristiwa perubahan wujud pada air untuk memberi label pada gambar/ ilustrasi daur air. Judul LKS Bagaimana hujan dapat terjadi? Dapatkah air berubah wujudnya? Gangguan-gangguan pada proses daur air Kegiatan LKS-1 LKS-2 LKS-3 Jenis LKS Non eksperimen Eksperimen Non eksperimen 10 . serta LKS yang akan Keterampilan Proses.

 Tentukan kegiatan siswa yang dapat dirancang agar siswa dapat menemukan sendiri konsep-konsep yang sedang dipelajari. Kerja kelompok/individu Presentasi Perangkat pembelajaran yang telah di selesaikan oleh tiap-tiap perserta. Dosen meminta kelompok diskusi guru untuk mempelajari contoh LKS eksperimen dan non eksperimen Selanjutnya Dosen meminta kelompok peserta untuk menyusun perbaikan perangkat pembelajaran pembelajarannya bersama (jika perlu pelajari kembali contoh RPP Daur Air yang ada pada studi kasus). Untuk memperkaya wawasan guru. Kegiatan 8. Kerja individu menyusun perencanaan Meminta setiap peserta untuk menyusun dan memperbaiki rencana pembelajaran yang telah disusunnya. Kegiatan 7. 11 . Tentukan judul dikembangkan. mintalah mereka mempelajari sumber belajar dari buku yang relevan. Kegiatan siswa dapat dituangkan dalam bentuk Lembar Kerja Siswa (LKS). Untuk melengkapi perangkat pembelajaran dengan instrumen penilaian. LKS yang Untuk mengembangkan LKS.

saya mengajar IPA di kelas V yang topiknya adalah daur air. 3. Mulailah saya membuka-buka buku paket. Saya memberi salam dengan ucapan. saya yakin pasti siswa saya hanya sekadar memahami. “Assalamualaikum Wr. dan jembatan pembakar”. ketika mengajar IPA. Jika ini yang saya lakukan terus menerus. saya selalu menggunakan metode ceramah dan diskusi. keping kaca. korek api. “Apa itu yang Bapak bawa. Anak-anak dengan serempak menjawab salam. yang bila kita tanya. Anak-anak menjawab. Rabu 20 Januari 2010. lampu spirtus. “Pak. Saya memulai pelajaran 12 . Pernah mengajar di kelas 1. 2. jembatan pembakar. saya melihat wajah siswa-siswa yang terpaku melihat saya membawa peralatan yang berupa gelas kimia. dan botol air mineral yang berisi benda cair. “Hadir semua. mereka saling bertanya sesama temannya. Saya juga menanyakan. lalu menyusun RPP. Pak!”. Saya menginginkan mereka dapat memperoleh pengetahuan dari apa yang ia peroleh dari yang dilakukannya sendiri agar pembelajaran itu lebih membekas di benak anakanak. Mereka mengira botol air kemasan itu berisi air. 4. selama ini saya sering mengajar di kelas 6. Terdengar bisik anak-anak. Saya berusaha mempersiapkan bahan yang akan saya gunakan. Pak!”. Saya merasa sangat terbebani dan kecewa apabila setelah proses belajar-mengajar masih terdapat siswa yang belum memenuhi target yang ingin dicapai. apa itu aqua yang Bapak bawa?”. “Adakah yang tidak hadir hari ini/”. Lebih dari itu. Ketika memasuki kelas. Saya meletakkan barang-barang itu di meja. memotivasi siswa saya yang mengalami hambatan dalam belajar dan memberikan pengayaan kepada siswa yang memiliki motivasi dan intelegensi yang lebih dari siswa lain untuk memacunya ke arah yang lebih baik dengan harapan agar semua sasaran didik saya dapat mencapai target seperti diharapkan. ini untuk apa?” “Ini adalah spirtus. Mengerti. Yang saya lakukan selama ini. gelas kimia.LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran 1 Contoh Studi Kasus dan Refleksi Pokok Bahasan Nama Guru : Daur Air : Umar Bakri Saya adalah seorang guru di SD Negeri 234 Camba dan telah bertugas selama 14 tahun. 5 dan 6. anak-anak saya suruh duduk kembali dan mereka berdoa sebelum memulai pelajaran. bukan hanya yang ada di dalam buku. “Mengerti anakanak?. Ada beberapa anak yang mendekat ke meja untuk memegang peralatan yang ada di atas meja. Setelah saya menjawab. air. Padahal yang terdapat dalam botol tersebut spirtus. Wb”. saya ingin anak-anak memperoleh gambaran nyata dari apa yang ia pelajari. Saya selalu membimbing.

“Pernah tidak kalian mendengarkan lagu ini. baiklah. lalu saya menyanyi: Tik. Daur adalah suatu proses yang terjadi secara berulang-ulang. anakanak mulai tenang. Mereka kesulitan mencari teman kelompok sehingga kelas terasa gaduh dan sedikit bising. saya meminta sorang anak untuk mewakili kelompoknya tampil ke depan untuk mengambil peralatan praktikum. ada anak-anak yang ingin segera melakukan praktik sebelum ada perintah. jembatan pembakar.dengan menanyakan pada anak-anak. Nah.. dan anak-anak belum terbiasa dengan cara duduk berkelompok. “Pernah Pak. Cara kerjanya adalah sebagai berikut: (1) Panaskan air dalam gelas kimia sampai mendidih. Karena proses pendinginan berubah membentuk butirbutir air. lalu naik ke angkasa membentuk awan.. Kemudian saya bertanya. Adapun tujuan pembelajaran siswa dapat mendeskripsikan proses daur air. “Dari nyanyian tadi apa yang turun deras?”. yaitu air hujan. Kemudian saya bertanya lagi. Anak-anak menjawab. (2) Setelah mendidih angkat. dan saya melihat seorang anak yang bernama Genta mencium bau spirtus yang ada dalam lampu spirtus. gelas kimia. Saya menuliskannya di papan tulis jawaban si anak.. biar lebih jelas. Adapun bahan dan alat yang digunakan adalah air. Nah. saya membagi LK yang di dalam LK tersebut berisi alat dan bahan yang digunakan dan cara kerjanya. untuk itu mari kita buktikan melalui kegiatan percobaan! Jumlah siswa dalam kelas sebanyak 50 orang. “Air hujan. hari ini kita akan melakukan praktikum daur air.tik. kemudian letakkan keping kaca di atas permukaan air yang telah mendidih beberapa saat. Namun.. Adapun kompetensi dasarnya adalah mendeskripsikan proses daur air dan kegiatan manusia yang dapat mempengaruhinya. Pak”. Saya mengajak siswa untuk menyanyikannya bersama-sama. dan keping kaca. daur air adalah sistem peredaran air yang terjadi secara terus menerus dan berulang-ulang yang dimulai air di permukaan laut atau sungai mengalami penguapan. Setelah semua kelompok mendapat bahan dan peralatan. korek api. Saya membagi kelas menjadi beberapa kelompok yang setiap kelompok beranggotakan 7 orang. anak-anak.tik. seperti yang tercantum pada buku IPA kelas 5 halaman 124 penerbit Erlangga. Anak-anak terdiam. Karena semua sudah duduk dalam kelompok yang telah ditentukan. tapi udah lupa”. (3) Amati apa yang terjadi pada kepingan kaca tersebut. lampu spirtus.. Ada sedikit kewalahan yang saya rasakan karena kelas tersebut adalah kelas biasa bukan merupakan kelas unggul.. (4) Jelaskan proses terjadinya butir-butir air tersebut dan buat kesimpulannya! 13 . setelah diberi arahan. Jadi. Ketika mereka kembali ke kelompoknya dengan membawa peralatan percobaan. bunyi hujan di atas genteng airnya turun tidak terkira Anak-anak ada yang menjawab. “Siapa yang tahu bagaimana prosesnya?”. terdiri atas 26 laki-laki dan 24 perempuan.

Setelah semua kelompok selesai bekerja. Saat air mendidih gelembung udara menguap pada kepingan kaca. kesimpulannya adalah daur air merupakan sistem peredaran air yag terjadi secara terus menerus. Jadi. saya mengingatkan pada anak-anak. dan setelah lama jatuh kembali ke dalam gelas kimia. air menguap naik ke angkasa menjadi awan. bersedia menerima tugas yang telah dibebankan oleh kelompok. tidak boleh saling menyalahkan. “Nah sekarang. Nak. “Untuk membuat kopi. lalu berubah membentuk butir-butir air. Karena mengalami pemanasan. Saya memberikan aplaus kepada setiap kelompok yang tampil. Mengerti anak-anak?”. dan yang lebih penting adalah dalam melakukan percobaan nanti. “Untuk apa. saling menghargai pendapat teman. “Bisa. lalu turun kembali menjadi titik-titik air. 14 . ada hal-hal yang perlu diperhatikan bahwa dalam melakukan sesuatu kita harus bekerja sama.  Bagaimana proses terjadinya butir-butir air tersebut? Berdasarkan hasil percobaan itu anak juga membuat kesimpulan tentang apa yang dilakukan dan yang dilihatnya. Pak”. Saya berkeliling memberikan arahan dan bimbingan. karena mengalami proses pendinginan. air turun kembali ke dalam gelas kimia. memangnya bisa?”. lalu membentuk gelembung-gelembung udara menguap ke permukaan kepingan kaca. Lama-kelamaan. Pak”. coba perhatikan dulu ketika melakukan kerja kelompok. berkata. Nak?”. agar siswa lebih memahami konsep tentang daur air. “Saya pernah. Anak mengamati apa yang terjadi pada gelas kimia ketika air dipanaskan. yaitu hujan.Sebelum anak bekerja. “Oh ya. Pak memasak air”. saya meminta kelompok tersebut untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas. silakan dibaca dulu apa-apa saja yang harus dilakukan. saya membuat perumpamaan kompor dimisalkan sebagai energi panas (sinar matahari ). Kesimpulan yang diberikan oleh kelompok III adalah Proses daur air yang terjadi secara terus menerus dan berulang-ulang. Anak-anak mulai membaca dan melakukan apa yang diperintahkan di dalam LK:  Panaskan air dalam gelas kimia sampai mendidih!  Pegang keping kaca di atas permukaan air yang sedang mendidih beberapa saat!  Amati apa yang terjadi pada kepingan kaca tersebut! Terlihat di wajah anak-anak ekspresi bahwa mereka senang melakukannya. Jawaban kelompok III adalah Air mendidih. kepingan kaca sebagai angkasa. Nasrullah. “Baiklah anak-anak. Tiba-tiba saya mendengar salah seorang anak. Setelah semua selesai mempresentasikan. anak-anak harus berhati-hati dalam bekerja. air yang ada dalam gelas kimia sebagai air laut atau air sungai. lalu berubah membentuk menjadi butir-butir air. dan setelah mengalami pendinginan. Ini adalah salah satu jawaban dari kelompok V yang tampil.

Selain itu. Saya merasa bahagia karena semua siswa terlibat aktif dalam setiap kegiatan. Hasil Refleksi oleh Guru Setelah membaca narasi secara berulang-ulang. ketika saya akan keluar dari kelas. Dengan demikian. Saya berpikir. Ketika pembelajar memulai pelajaran dengan melakukan percobaan. ada yang terlupakan ketika saya menyimpulkan pembelajaran. 15 . “Ada”. takut siswa tersiram tumpahan air panas. saya menyudahi pembelajaran dengan memberi salam. siswa disuruh mengamati. Tujuannya untuk menghindari kecelakaan. saya masih merasa banyak kekurangan. Saya menjawab.Karena jam pelajaran telah berakhir. ada anak yang bertanya pada saya. besok ada lagi seperti ini?”. sepertinya sedikit mengundang bahaya. Namun. baik dalam pembagian kelompok (karena ketika dalam pembagian kelompok siswa-siswa belum terbiasa melakukannya). saya juga tidak melakukan evaluasi dan refleksi terhadap anak tentang pengalaman bejajar yang telah mereka dapatkan hari ini. Saya tidak mengerti pertanyaan si anak. atau siswa memperlihatkan simulasi praktikum dalam bentuk tontonan dokumenter pendidikan. “Pak. Saya lupa membuat sket daur air. pemahaman siswa tentang konsep dapat tercapai. Akan tetapi. apakah ia merasa senang atau tidak. alangkah baiknya bila mengajarkan konsep daur air ini kembali agar guru saja yang melakukan percobaan.

Lampiran 2 Contoh Mind Map untuk Daur Air Banjir Badai Peristiwa Alam Menguap Daur Air Perubahan Wujud Air Gangguan Ulah Manusia Membeku Mengembun Limbah Rumah Tangga Pembakaran BBM Industri 16 .

namun sebenarnya air mengalami siklus hidrologi di mana air yang kotor dan bercampur dengan banyak zat dibersihkan kembali melalui proses alam. gas / uap. Daur Pendek / Daur Kecil 1. Pembentukan awan 17 . binatang dan tumbuhan banyak menggunakan air untuk kebutuhan hidupnya. Jumlah air seakan terlihat semakin banyak karena es di kutub utara dan kutub selatan mengalami pencairan terus-meners akibat pemanasan global bumi sehingga mengancam kelangsungan hidup manusia di bumi. Air laut menguap menjadi uap gas karena panas matahari 2. maupun padat / es. Secara umum banyaknya air yang ada di planet ini adalah sama walaupun manusia.Lampiran 3 Sumber Belajar Contoh Uraian Materi Daur Air Air adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup di bumi. Terjadi kondensasi dan pembentukan awan 3. Terjadi kondensasi 3. Siklus Sedang 1. Macam-Macam dan Tahapan Proses Daur Hidrologi : A. Proses siklus hidrologi berlangsung terus-menerus yang membuat air menjadi sumber daya alam yang terbaharui. Jumlah air bersih sepertinya tidak terbatas. Air laut menguap menjadi uap gas karena panas matahari 2. Turun hujan di permukaan laut B. Uap bergerak oleh tiupan angin 4. Jumlah air di bumi sangat banyak baik dalam bentuk cairan.

Turun salju 6. Pembentukan awan 5. Air mengalir di sungai menuju darat dan kemudian ke laut 18 . Awan bergerak oleh tiupan angin ke darat 4. Turun hujan di permukaan daratan 6. Daur Panjang / Daur Besar 1.5. Gletser mencair membentuk aliran sungai 8. Pembentukan gletser 7. Air mengalir di sungai menuju laut kembali C. Air laut menguap menjadi uap gas karena panas matahari 2. Pembentukan awan yang mengandung kristal es 3.

 Langkah-Langkah Penulisan LKS  Melakukan analisis kurikulum.KD INDIKATOR STRATEGI PENDEKATAN METODE EKSPERIMEN NON EKSPERIMEN LEMBAR KEJA SISWA LKS EKSPERIMEN PENGERTIAN LKS NON EKSPERIMEN  Lembar kerja siswa (student work sheet) adalah lembaran lembaran berisi tugas yang harus dikerjakan oleh siswa. Indikator. dan materi pembelajaran  Menyusun peta kebutuhan LKS  Menentukan judul LKS 19 . langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu tugas  Tugas-tugas yang diberikan kepada siswa dapat berupa teori atau praktik.Lampiran 4 LKS dalam Pembelajaran IPA LKS dalam Pembelajaran MATERI SUBYEK SK. KD.  Lembar kegiatan berisi petunjuk. SK.

Sistematis dan logis . keterangan.Tidak salah konsep .Singkat dan jelas . mata pelajaran. instruksi.Mengajak siswa untuk berpikir 20 . tempat Petunjuk belajar Kompetensi yang akan dicapai Indikator Informasi pendukung Tugas-tugas dan langkah kerja Penilaian  Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan LKS  Segi penyajian materi .Judul. dan mudah dipahami . Menulis LKS  Menentukan alat penilaian  Struktur Umum LKS        Judul.Sesuai dengan alokasi waktu .Gambar dan grafik sesuai dengan konsepnya . semester. pertanyaan harus jelas .Menunjang keterlibatan siswa untuk ikut aktif  Segi tampilan . jelas.Penyajian sederhana.

atau singkat dengan bantuan gambar bergantung pada mater dan keterampilan yang ingin dilatihkan  Bentuk : inkuari semi terbimbing. inkuiri terbuka 21 . koom pengamatan. inkuari bimbingan rendah. langkah kerja. pengantar. tujuan. alat bahan. inkuiri terbimbing. pertanyaan)  Disusun secara lengkap pada langkah kegiatan.LKS EKSPERIMEN   Dapat digunakan untuk kegiatan eksperimen siswa atau demonstrasi Sistematis (judul.

Pencapaian Konsep . Rumpun Pengolahan Informasi .Mneumonik .Bermain Peran .Induktif .Pengorganisasi Ahli .Penguatan Konsep Diri 4.Belajar Tuntas .Pelatihan Inkuiri .Sinektik 3.Lampiran 5 Ringkasan klasifikasi Model Pembelajaran dan Rubrik penilaian Klasifikasi Model Pembelajaran 1.Belajar Mengatur Diri 22 . Rumpun Pembelajaran Sistem Perilaku . Rumpun Pembelajaran Individu . Rumpun Pembelajaran Sosial .Tak Langsung .Inkuiri – Yurisprudensi 2.Deduktif .

tetapi kurang menunjukkan dukungan untuk simpulan Penarikan simpulan tidak didukung oleh data Gagal mencapai suatu simpulan 2 1 0 23 .Developing Mind (Costa) Strategi pembelajaran: Directive Mediative Generative Collaborative CONTOH RUBRIK UNTUK MENARIK SIMPULAN Skala 3 Kriteria dan Deskriptor Menarik simpulan yang didukung data dan memberikan bukti pendukung untuk simpulan Menarik simpulan yang didukung data.

Mengembangkan sikap ilmiah : 24 . teknologi. mengorganisasikan data.Lampiran 6 Contoh penerapan model pembelajaran P. dan menyimpulkan 5. Mendeskripsikan proses daur air dan kegiatan manusia yang dapat mempengaruhinya Waktu : 2 x 35 menit Pertemuan 1 I. Mendeskripsikan pengertian daur air berdasarkan hasil percobaan. Tujuan: Peserta didik dapat : 1. Memahami hubungan antara sumber daya alam dengan lingkungan. Menjelaskan tahapan perubahan wujud air pada proses daur air 3. Memahami perubahan yang terjadi di alam dan hubungannya dengan penggunaan sumber daya alam Kompetensi Dasar : 4.E Satuan Pendidikanan : SD/MI Mata Pelajaran Kelas/Semester Tahun pelajaran Alokasi waktu : Ilmu Pengetahuan Alam : V/2 : 2008/2009 : 4 x 35 menit Standar Kompetensi : 7. memprediksi. Merangkai alat percobaan pemanasan air 6.O. menginterpretasikan data. 4. Menjelaskan peristiwa–peristiwa perubahan wujud zat pada proses daur air di alam melalui pengamatan gambar siklus air 2. Mengembangkan keterampilan proses mengamati. dan masyarakat.

Sebagian air pada daun menguap ke udara. wujud cair menjadi padat (membeku) Pengertian daur air Daur air adalah perubahan pada air yang terjadi dengan pola tertentu berlangsung terus menerus. dan Metode Pembelajaran Model Pembelajaran Pendekatan Metode : Predict. Explain (POE) : Keterampilan Proses : ceramah. dinamakan transpirasi. Di atmosfer kumpulan uap air menjadi awan. Air itu bergerak dari akar menuju daun. Model. Materi Pelajaran Peristiwa perubahan wujud zat pada proses daur air Pada proses daur air terjadi beberapa perubahan wujud air. bersama angin awan bergerak ke tempat (suhunya yang lebih tinggi lebih dingin) terjadilah pengembunan (kondensasi). Tumbuhan menggunakan air dari tanah. Observe. Pendekatan. Titik-titik air pada awan semakin banyak akhirnya jatuh ke bumi berupa hujan (presipitasi). tanya-jawab.   Hati-hati dalam melakukan percobaan Teliti dalam mengamati Objektif dalam melakukan pengamatan II. KKM : 65 25 . Di bumi. dan percobaan IV. air mengalir ke sungai. wujud gas menjadi cair (mengembun). Ketika cuaca di bumi hangat. dan kembali ke laut. yaitu peristiwa berubahnya air dari wujud cair menjadi gas ( menguap). air dari daratan dan laut menguap (evaporasi) dan uapnya berkumpul di atmosfer. III.

misalnya: .Apa yang terjadi jika es ini dibiarkan? Mengapa demikian? .Saat akan turun hujan.Anak-anak siapa yang masih ingat. bagaimana keadaan langit? Apersepsi  Tanya jawab mengenai konsep prasyarat. Kegiatan Inti  Guru memperlihatkan gelas kimia berisi air. Kemudian diajukan pertanyaan sebagai berikut. .Amati permukaan luar cawan! Apa yang kamu lihat? Mengapa demikian? Pengorganisasian Peserta Waktu Didik Klasikal 5’ II Klasikal 5’ Klasikal 5’ 26 .Apa yang akan terjadi jika air dalam gelas kimia ini terus menerus dipanaskan? . ke manakah air dalam gelas itu?  Guru memperlihatkan potongan es pada cawan. zat dibedakan ke dalam berapa wujud? Wujud zat apa saja? .Sebutkan salah satu peristiwa perubahan wujud!  Penyampaian tujuan pelajaran dan pengkondisian peserta didik. Diajukan pertanyaan sebagai berikut (jawaban peserta didik ditulis pada buku catatan masingmasing). . Langkah-langkah Pembelajaran No I Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Awal Motivasi  Tanya jawab peristiwa alam.V.Apa yang terjadi jika air dipanaskan? .Anak-anak bagaimana keadaan cuaca hari ini? Coba lihat ke luar! (Pertanyaan berikutnya bergantung pada jawaban peserta didik). . misalnya: .Jika demikian.

apa yang akan terjadi pada permukaan cawan ini?  Guru membagikan LKS. tahapan percobaan mana yang sama dengan peristiwa tersebut? Selanjutnya hal yang sama dilakukan guru untuk menganalogikan setiap tahapan peristiwa sesuai gambar. perwakilan kelompok mempresentasikan hasil percobaan dan hasil diskusi kelompok  Guru menayangkan carta daur air dan membimbing diskusi kelas. dan menugaskan peserta didik untuk membacanya.Peristiwa apakah ini? .  Kelompok peserta didik melakukan percobaan: mengamati mendiskusikan jawaban pertanyaan.Jika uap air di sekeliling cawan ini jumlahnya banyak. Guru menugaskan peserta didik melakukan kegiatan sesuai dengan prosedur dalam LKS. Kemudian meminta salah seorang peserta didik menjelaskan prosedur kerja yang ada pada LKS.Jika dihubungkan dengan kegiatan pada percobaan tadi. III Kegiatan akhir  Resume: guru membimbing pembuatan resume hasil kegiatan  Tindak lanjut: Tugas peserta didik mencari informasi tentang ”Kegiatan manusia yang mempengaruhi daur air” - Kelompok 15’ Kelompok 5’ Kelompok 5’ Kelompok 10’ Klasikal 10’ Klasikal Klasikal 5’ 5’ VI.  Setelah yakin peserta didik memahami prosedur kerja. dan membuat laporan (guru berkeliling memberi bimbingan)  Secara bergiliran. Alat /Bahan/sumber Alat : 27 . Guru menunjuk salah satu tahapan daur air pada carta (misal penguapan): .

Indikator Soal Siswa dapat: a.Penilaian 1. Bentuk soal : esai VIII. Teknik penilaian : tertulis 2. menjelaskan proses-proses perubahan wujud air dalam proses daur air. b. Contoh LKS Eksperimen dan non eksperimen 28 . menjelaskan tahapan perubahan wujud pada air dalam pross daur air c. merumuskan pengertian daur air.Bahan : Sumber Belajar : S Gambar siklus air VII.

............. Peristiwa yang terjadi .. Jawablah pertanyaan di bawah ini: Jelaskan peristiwa yang terjadi pada gambar-gambar di bawah ini! Peristiwa yang terjadi ......... Kalian sudah mengetahui peristiwa perubahan wujud benda dari padat ke cair............................................................................................................................................ atau cair menjadi padat dan padat menjadi gas Untuk mengingat kembali peristiwa-peristiwa itu................ Peristiwa yang terjadi ...................................DAPATKAH BENDA BERUBAH WUJUDNYA? Pada kegiatan ini kamu akan menyelidiki beberapa perubahan sifat pada benda....................... Alat dan bahan : 1..................................... cair ke uap.................... . ............... .................. Potongan lilin 29 ....

............. . selama perubahan..... Pengamatan Keadaan mentega sebelum dipanaskan ................................... 6................. 30 .............. Catat dalam kolom pengamatan! Kegiatan Panaskan mentega dalam gelas kimia............... dan sesudah perubahan.............................................................................................................. Keadaan mentega setelah didinginkan kembali ............................2............................ ...................... 5....... ........ Air Kapur barus Mentega Pembakar spriritus Cawan penguap Langkah kegiatan Lakukan percobaan sesuai gambar berikut........ Amati keadaan benda sebelum.................... 4.... Keadaan mentega ketika dipanaskan ..... 3.......

....................... ...... kapur barus............ 31 ...... .......................... Samakah sifat bahan lilin.... ........................... Diskusikan dengan teman sekelompokmu dan jawablah pertanyaan berikut! a........................Panaskan kapur barus dalam cawan!Tutup cawan dengan kaca arloji dan letakkan sepotong es batu pada kaca arloji........................ Pada bagian bawah kaca arloji terbentuk ................ Keadaan kapur barus selama pemanasan ......................................... Pada kaca arloji terbentuk ............................................................................................................. tutup gelas kimia dengan kaca arloji....................... ........... ..... Proses apakah yang terjadi pada perubahan air menjadi uap air? .......... b.......................... kapur barus................................. Sifat fisik apakah yang membedakan lilin........... c........................................... Panaskan Gelas kimia berisi air............................. .......................................................... Keadaan air ketika dipanaskan ...................... Keadaan air sebelum dipanaskan .......................................... 1..... Keadaan kapur barus sebelum dipanaskan ............................................................................................................. dan air sebelum dan sesudah dipanaskan? Jelaskan jawabanmu! .. amati! Keadaan air ketika dipanaskan ........................................................................................ ................................................... dan air sebelum dan sesudah dipanaskan? ............................

.......... e........................d................................. Kesimpulan : ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… 32 . Proses apakah yang terjadi pada perubahan kapur barus padat menjadi uap kapur barus? ....... Proses apakah yang terjadi pada perubahan lilin padat menjadi lilin cair? .....

33 . 2.. Jelaskan tahapan perubahan wujud air pada proses daur air? ………………………………………………………………………………… …………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………………………………………… 3. Ketika terjadi pendinginan.menguapkan … dari danau dan laut. Aliran air akhirnya berkumpul di ….titik air dalam bentuk … . Pelajari gambar siklus air berikut: Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan gambar di atas! ……. Jelaskan. uap air mengkondensasi menjadi titik.titik air berkumpul dan jatuh dalam bentuk …. apakah yang dimaksud dengan siklus/daur air? ……………………………………………………………………… ……………………………………………………………………… ……………………………………………………………………… Untuk menilai keterampilan proses dan keterampilan psikomotor merangkai alat percobaan daur air dilakukan dengan observasi dengan menggunakan format observasi kinerja siswa. Titik .Contoh LKS Non Eksperimen 1.

34 .

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.