Manajemen Proyek Teknologi Informasi – Pengembangan Sistem Informasi

Ditulis pada 29 September 2011

3 Votes

Pengembangan sistem informasi yang berbasis komputer dapat merupakan tugas kompleks yang membutuhkan banyak sumber daya dan dapat memakan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk menyelesaikannya. Proses pengembangan system melewati beberapa tahapan dari mulai system itu direncanakan sampai dengan system tersebut diterapkan, dioperasikan dan dipelihara. Bila operasi system yang sudah dikembangkan masih timbul kembali permasalahan-permasalahan yang kritis serta tidak dapat diatasi dalam tahap pemeliharaan system, maka perlu dikembangkan kembali suatu system untuk mengatasinya dan proses ini kembali ke tahap yang pertama, yaitu tahap perencanaan system. Siklus ini disebut dengan siklus hidup suatu system (system life cycle). Daur atau siklus hidup dari pengembangan system merupakan suatu bentuk yang digunakan untuk menggambarkan tahapan utama dan langkah-langkah di dalam tahanpan tersebut dalam proses pengembangannya. Dari sekian banyak siklus pengembangan system menurut beberapa penulis sejak tahun 1970 an, diambil salah satu yang akan menjadi acuan kita mengenai pengembangan system ini, yaitu menurut John Burch, Gary Grudnitski, Information Systems, Theory and Practice (new York: John Wiley & Sons) yang menuliskan tahapan pengembangan system sebagai berikut:
     

Kebijakan dan perencanaan system (System policy and planning) Pengembangan sistem (system development) Analisis sistem (system analysis) Desain sistem secara umum (general system design) Penilaian sistem (system evaluation) Desain syitem terinci (detailed system design)

pseudocode serta formulir-formulir untuk mencatat dan mnyajikan data. Alat-alat pengembangan system yang berbentuk grafik diantaranya adalah sebagai berikut ini : HIPO diagram . Alat-alatt yang digunakan dalam suatu metodologi umumnya berupa suatu gambar atau diagram atau grafik. maka dibutuhkan alat dan teknik untuk melaksanakannya. Metodologi pengembangan system yang ada biasanya dibuat atau diusulkan oleh :      Penulis buku Peneliti Konsultan System house Pabrik software Alat dan teknik pengembangan Sistem Untuk dapat melakukan langkah-langkah sesuai dengan yang diberikan oleh metodologi pengembangan system yang terstruktur. structured English. Metode adalah : Suatu cara/ teknik yang sisematik untuk mengerjakan sesuatu. konsep-konsep pekerjaan. Selain berbentuk gambar. procedure-prosedure. seni atau disiplin lainnya. alat-alat yang digunakan juga ada yang berupa gambar atau grafik (nongraphical tools). seperti misalnya data dictionary. aturan-aturan dan postulat-postulat yang digunakan oleh suatu ilmu pengetahuan. Implementasi system (system implementation) Metodologi Pengembangan Sistem Metodologi adalah : Kesatuan metode-metode.

HIPO (Hierarchy Plus Input-Process-Output). harddisk. yaitu dapat digunakan di semua metodologi yang ada. disebut actigrams) dan diagram data (data diagrams disebut datagrams) Jackson’s diagram (JSD) Jackson’s System Develpoment (JSD) membangun suatu model dari dunia nyata (real world) yang menyediakan subyek-subyek permaslahan dari system. diskette dan lain sebagianya) Structured chart Digunakan untuk mendefinisikan dan mengilustrasikan organisasi dari system informasi secara berjenjang dalam bentuk modul dan submodule dengan menunjukan hubungan elemen data dan elemen control anatara hubungan modulnya sehingga memberikan penjelasan lengkap dari system dipandang dari elemen data. memandang suatu system terdiri dari dua hal : benda (obyek. Data flow diagram Digunakan untuk menggambarkan suatu system yang telah ada atau system baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut menglir (misalnya lewat telpon. surat dan sebaginya) atau lingkungan fisik dimana data tersebut akan disimpan (misalnya file kartu. dokumen atau data) dan kejadian (kegiatan yang dilakukan oleh orang. masih terdapat beberapa alat berbentuk grafik yang sifatnya umum. yaitu tiap-tiap modul di dalam system digambarkan oleh fungsi utamanya. tape. Disamping alat-alat berbentuk grafik yang digunakan pada suatu metodologi tertentu. Menggunakan dua tipe diagram yaitu. mcrifile. modul dan hubungan antar modulnya. elemen control. SADT (Structure Analysis and Design Technique) Structured Analysis and Design Technique. diagram kegiatan(activity diagrams. mesin atau prangkat lunak). Alat alat ini berupa suatu bagan yang dapat diklasifikan sebagai berikut :           Bagan untuk menggambarkan aktivitas (activity charting) Bagan alir sistem(system flowchart) Bagan alir program (program flowchart) yang dapat berupa : o Bagan alir logika program (program logic flowchart) o Bagan alir program computer terinci (detailed computer program flowchart) Bagan alir kertas kerja (paperwork flowchart) Bagan alir proses (process flowchart) Gantt chart Bagan untuk menggambarkan tata letak (layout charting) Bagan untuk menggambarkan hubungan personil (personil relationship charting) Bagan distribusi kerja (working distribution chart) Bagan organisasi (organization chart) Teknik-teknik dalam pengembangan sistem yang dapat digunakan antara lain sebagai berikut ini : . adalah alat dokumentasi program yang berbasis pada fungsi.

Observasi (observation) Adalah pengamatan langsung suatu kegiatan yang sedang dilakukan yang mana pada waktu observasi analis sistem dapat ikut juga berpartisipsi dengan orang-orang yang sedang melakukan suatu kegiatan tersebut. Daftar pertanyaan (questionnaires) Adalah suatu daftar yang berisi dengan pertanyaan-pertanyaan untuk tujuan khusus yang memungkinkan analis sistem untuk mengumpulkan data dan pendapat dari respondenresponden yang dipilih. Teknik untuk menjalankan rapat Selama proses pengembangan sistem dilakukan.Teknik manajemen proyek. seringkali rapat-rapat diadakan baik oleh tim pengembangan sistem sendiri atau rapat anatara tim pengembangan sistem dengan pemakai sistem manajer. yaitu CPM (Critical Path Method) dan PERT (Program Evaluation and Review Technique) Teknik ini digunakan untuk penjadwalan waktu pelaksanaan suatu proyek Teknik menemukan fakta (fact finding techniques) Yaitu teknik yang dapat digunakan untuk mengumpukan data dan menemukan fakta-fakta dalam kegiatan mempelajari sistem yang ada. Pengumpulan sampel (sampling) Pengambilan sampel adalah pemilihan sejumlah item tertentu dari seluruh item yang ada dengan tujuan mempelajari sebagian item tersebut untuk mewakili seluruh itemnya dengan pertimbangan biaya dan waktu yang terbatas. Teknik-teknik ini diantaranya adalah : Wawancara (interview) Memungkinkan analis sistem sebagai pewawancara (interviewer) untuk mengumpulkan data secara tatap muka langsung dengan orang yang diwawancarai (interviewee). Teknik inspeksi / walkthrough Inspeksi merupakan kepentingan dari pemakai sistem dan walkthrough merupakan kepentingan dari analis sistem. sehingga kemampuan analis sistem untuk memimpin atau berpartisipasi di dalam suatu rapat merupakan hal yang penting terhadap kesuksesan proyek pengembangan sistem. Analis sistem melakukan walkthrough untuk maksud supaya dokumentasi yang akan diserahkan kepada pemakai sistem secara teknik tidak mengalami . Teknik analisis biaya / manfaat (cost-effectiveness analysis atau cost benefit analysis) Teknik ini menilai dari sisi kelayakan ekonomis suatu pengembangan sistem informasi.

Analis sistem berbeda dengan pemogram. . Pengetahuan analis sistem harus luas. Pemogram (programmer) adalah orang yang menulis kode program untuk suatu aplikasi tertentu berdasarkan rancang bangun yang telah dibuat oleh analis sistem. 3Pekerjaan analis sistem dalam pembuatan program terbatas pada . perancang sistem (system designer).    Tanggung jawab analis sistem tidak hanya pada pembuatan program computer saja. utilities dan bahasabahasa pemrograman yang diperlukan. Sebutan lain untuk analis sistem ini adalah analis informasi (information analyst). Penggunaan teknologi computer dan perangkat lunak yang tidak direncanakan dan pemasangan teknologi tidak sesuai Pengembangan sistem yang tidak dapat dipelihara Implementasi yang direncanakan dilaksanakan kurang baik Fungsi Analisis Sistem Analis sistem(system analyst) adalah orang yang menganalisis sistem (mempelajari masalahmasalah yang timbul dan menetukan kebutuhan-kebutuhan pemakai sistem) untuk mengidentifikasikan pemecahan yang beralasan. Orang yang melakukan tugas baik sebagai analis sistem maupun pemrogram disebut analis / pemrogram (analyst / programmer) atau pemrogran/ analis (programmer/analyst). Pemakai sistem melakukan inspeksi untuk maksud menilai dokumentasi yang diserahkan oleh analis sistem secara teknik tidak mengandung kesalahan. Pekerjaan pemrogram sifatnya teknis dan harus tepat dalam pembuatan instruksi-instruksi program. Penyebab kegagalan pengembangan sistem :        Kurangnya penyesuaian pengembangan sistem Kelalaian menetapkan kebutuhan pemakai dan melibatkan pemakai sistem Kurang sempurnanya evaluasi kualitas analisis biaya Adanya kerusakan dan kesalahan rancangan.kesalahan dan dapat dilakukan dengan diverifikasi terlebih dahulu oleh analis sistem yang lain. Akan tetapi ada juga analis sistem yang melakukan tugas-tugas seperti pemrogram dan sebaliknya ada juga pemrogram yang melakukan tugas-tugas yang dilakukan oleh analis sistem. sistem computer. analis bisnis (business analyst). tetapi juga pada bidang aplikasi yang ditanganinya. Pengetahuan pemrogram cukup terbatas pada teknologi computer. konsultan sistem (system consultant) dan ahli teknik sistem (system engineer). tidak hanya pada teknologi computer. tetapi pada sistem secara keseluruhan. Tugas dan tanguung jawab analis sistem dan pemrogram adalah berbeda dan dapat dilihat pada table berikut : Pemrogram Analis Sistem    Tanggung jawab pemrogram terbatas pada pembuatan program computer.

pemasaran. sistem operasi. tingkah laku organisasi. memecah-mecah masalah tersebut ke dalam bagianbagiannya. utilites dan paket-paket perangkat lunak lainnya. pohon keputusan (decision tree). bahasa-bahasa computer. maka analis sistem harus mempunyai pengetahuan tentang ini. tekonologi computer dan pemrograman computer:   Keahlian teknik yang harus dimiliki adalah termasuk keahlian dalam penggunaan alat dan teknik untuk pengembangan perangkat lunak aplikasi serta keahlian dalam menggunakan computer. sistem pengendalian manajemen. terbatas pada sesame pemrogram dan analis sistem yang mempersiapkan rancang bangun (spesifikasi) programnya.produksi. keuangan. network. analis sistem banyak menggunakan metodemetode kuantitatif. Pekerjaan pemrogram tidak menyangkut hubungan dengan banyak orang. manajemen personalia. regresi (regression). menganalisisnya dan kemudian harus dapat merangkainya kembali menjadi suatu sistem yang dapat mengatasi permasalahan-permsalahan tersebut. Pekerjaan analis sistem melibatkan hubungan banyak orang. Pengetahun teknik yang harus dimiliki meliputi pengetahuan tentang perangkat keras computer. teknologi komunikasi data. Pengetahuan dan keahlian yang diperlukan Analis Sistem Analis sistem harus mempunyai pengetahuan yang luas dan keahlian yang khusus. simulasi dan lain sebagainya. tidak terbatas pada sesame analis sistem. akuntansi biaya. Pengetahun tentang bisnis secara umum Aplikasi bisnis merupakan aplikasi yang sekarang paling banyak diterapkan.pemrogram. pemrograman dinamik (dynamic programming). kebijakan perusahaan dan aspek-aspek bisnis lainnya. akuntansi manajemen. Pengetahun tentang metode kuantitatif Dalam membangun model-model aplikasi. Pengetahuan ini dibutuhkan supaya analis sistem dapat berkomunikasi dengan pemakai sistem. Keahlian pemecahan masalah Analis sistem harus mempunyai kemampuan untuk meletakkan permasalahan-permasalahan komplek yang dihadapi oleh bisnis. trend. Beberapa analis sistem setuju bahwa pengetahuan-pengetahuan dan keahlian berikut ini sangat diperlukan bagi seorang analis sistem yang baik : Pengetahuan dan keahlian tentang teknik pengolahan data. Pengetahun tentang bisnis ini meliputi akuntansi keuangan. tetapi juga pemakai sistem dan manajer. .  pemecahan masalah secara garis besar. seperti misalnya pemrograman linier (linier programming).

Analis sistem senior .Tim ini secara umum dapat terdiri dari personil-personil sebagai berikut : Manajer analisis sistem Manajer anaisi sistem (manager of system analysis) ini disebut juga sebagai coordinator proyek dan mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:         Sebagai ketua/ coordinator tim pengembangan sistem Mengarahkan. Tim Pengembangan Sistem Dalam proyek pengembangan sistem yang kecil dan sederhana. kemungkinan hanya ada seorang analis sistem yang merangkap sebagai pemrogram (analis/pemrogram) atau seorang pemrogram yang merangkap sebagai analis sistem(pemrogram/analis). Ketua analis sistem Ketua analis sistem (lead system analyst) biasanya menjabat sebagai wakil dari manajer analisis sistem. akan membuat pekerjaannya menjadi tidak efektif.studi kelayakan.mengontrol dan mengatur anggota tim pengembangan sistem lainnya Membuat jadwal pelaksanaan proyek pengembangan sistem yang akan dilakukan Bertanggung jawab dalam mendefinisikan masalah. Akan tetapi untuk proyek pengembangan sistem yang besar atau komplek. Membuat laporan-laporan kemajuan proyek (progress report) Mengkaji ulang dan memeriksa kembali hasil kerja dari tim. Anggota dari tim pengembangan sistem ini tergantung dari besar kecilnya ruang lingkup proyek yang akan ditangani. Memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan sistem Mewakili tim untuk berhubungan dengan pemakai sistem dalam hal perundinganperunndingan dan pemberian-pemberian nasehat kepada manajemen dan pemakai sistem. maka akan tidak mendapat dukungan dari pemakai sistem atau manajemen dan kecenderungan pemakai sistem akan mempersulitnya.Tugasnya adalah membantu tugas dari manajer analisis sistem dan mewakilinya bila manajer analis sistem berhalangan. Analis sistem yang kaku dalam membina hubungan kerja dengan personilpersonil lainnya yang terlibat. Keahlian ini diperlukan di dalam wawacara. Apalagi bila analis sistem tidak dapat membina hubungan yang baik dengan pemakai sistem. presentasi. rapat dan pembuatan lapoaran-laporan. Keahlian membina hubungan antar personil Manusia merupakan faktor yang kritis didalam sistem dan watak manusia satu dengan yang lainnya berbeda. pekerjaan ini biasanya dilakukan oleh sejumlah orang dalam bentuk tim.Keahlian komunikasi antar personil Analis sistem harus mempunyai kemampuan untuk mengadakan komunikasi baik secara tertulis. disain sistem dan penerapananya.

seperti misalnya pembuatan bentukbentuk I/O. Buat penanda ke permalink. Analis sistem yunior Analis sistem yunior (junior system analyst) merupakan analis sistem yang belum berpengalaman dan masih membutuhkan bimbingan-bimbingan dari analis sistem yang lebih senior. Pemrogram aplikasi yunior Pemrogram aplikasi yunior (junior application programmer) merupakan pemrogram computer yang belum berpengalaman dan masih dibawah bimbingan langsung dari pemrogram yang lebih senior.Pemrogram aplikasi senior ini kadang-kadang juga disebut dengan pemrogram / analis. Analis sistem yunior ini sering juga disebut dengan analis sistem yang masih dilatih (system analyst trainee). SDLC oleh Fairuz El Said. About these ads Like this: Suka Be the first to like this. Pemrogram aplikasi yunior biasanya hanya dilibatkan pada pembuatan modul-modul program yang sederhana. Pemrogram aplikasi Pemrogram apliaksi (application programmer) merupakan pemrogram computer yang cukup berpengalaman dan dapat melakukan tugasnya tanpa harus dibimbing secara langsung lagi. Pemrogram aplikasi senior Permograman aplikasi senior (senior application programmer) merupakan pemrigraman computer yang sudah berengalaman dengan tugas merancang spesifikasi dari program aplikasi dan mengkoordinasi kerja dari pemrogram yang lainnya. Pemrogram aplikasi yunior ini sering juga disebut dengan pemrogram aplikasi yang masih dilatih (application programmer trainee). Analis sistem Analys sistem (system analyst) merupakan analis sistem yang cukup berpengalaman dan dapat bekerja sendiri tanpa bimbingan dari analis sistem senior. Entri ini ditulis dalam Manajemen Proyek Teknologi Informasi dan di-tag pengembang sistem informasi.Analis sisten senior (senior system analyst) merupakan analis sistem yang sudah berpengaalaman. Satu pemikiran pada “Manajemen Proyek Teknologi Informasi – Pengembangan Sistem Informasi” .

1. klo ad dibagi y mas.. arai pada 18 Maret 2012 pada 8:29 pm berkata: mas ad contoh suatu project menpro g .tq mas Balas ↓ Tinggalkan Balasan Tema: Twenty Eleven .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful