Hukum-hukum tentang Gas

1

Warna gas
• Sebagian besar tak berwarna (colorless) • Kecuali: • Fluorine (F2), Chlorine (Cl2) keduanya kuning kehijau-hijauan (green-yellow) • Bromine (Br2) coklat kemerahan (red-brown) • Iodine (I2) ungu (violet) • Nitrogen dioxide (NO2), dinitrogen dioxide (N2O3) keduanya coklat (brown)
2

Pergerakan dan perubahan volume gas
• • • • Gas lambat mengalir Gerakannya menyebar ke semua arah Mampu menembus pori-pori Pemanasan menyebabkan ekspansi gas sehingga volumenya membesar • Pendinginan menyusutkan volume gas

3

Asal mula 1 atm
P=gh P = Pressure = tekanan = 1 atm  (baca: rho) = massa jenis Hg = 13,5951 g/mL g = percepatan gravitasi bumi = 9,80665 m/sec2. (catt: sec = second = detik) • h = height = ketinggian zat dari dasar ke permukaan = 760 mm • 1 atm setara beban 1,033228 kg terhadap bidang seluas 1 cm2 atau 1 kg /cm2 • • • •
5

Hukum Boyle
• Robert Boyle (1627-1691): • PV = constant = hasil perkalian tidak berubah
• • • • • P = Pressure (tekanan gas) V = Volume gas Tekanan diperbesar  Volume turun Volume diperbesar  tekanan turun Dan sebaliknya

6

Catatan
• Boyle: PV = k
P = pressure (tekanan) atm maupun torr V = volume Liter maupun mL k = konstanta = bilangan tetap

• (berlaku pada T dan N konstan)
T = temperature mutlak Kelvin N = banyaknya molekul gas

7

Contoh 1
• Suatu tabung punya volume 10 L, mengandung gas yang tekanannya 760 torr. Kemudian tabung diperlonggar hingga tekanannya mengecil menjadi 700 torr. Berapa volume gas sekarang? • V1 = 10 L • P1 = 760 torr • P2 = 700 torr • V2 = .........? • V1x P1 = V2 x P2 • 10 L x 760 torr = V2 x 700 torr • V2 = (10 L x 760 torr) / 700 torr = 10,9 torr
8

Contoh 2
• Suatu tabung punya volume 580 mL, mengandung gas yang tekanannya 0,2 atm. Kemudian gas dimampatkan hingga volumenya menjadi 100 mL. Berapa tekanan gas sekarang? • P1 = 0,2 atm • V1 = 580 mL • V2 = 100 mL • P2 = .........? • P1 x V1 = P2 x V2 • 0,2 atm x 580 mL = P2 x 100 mL • P2 = (0,2 atm x 580 mL) /100 mL = 1,16 atm
9

Hukum Charles

V
T = Konstan

• Jacques Charles (1787) • V = Volume gas • T = Temperatur gas dalam suhu mutlak (Kelvin) • -273,15 0Celcius.....................0 0C...........100 0C • 0 Kelvin..............................273,15 K....373,15 K • Lord Kelvin (1824-1907)
10

Catatan
V

T

= k’

V = Volume (L atau mL) T = Temperature mutlak harus dalam Kelvin k’ = konstanta

• Berlaku pada P dan N konstan
P = Pressure (atm atau torr) N = Banyaknya molekul gas
11

Standar Temperature and Pressure (STP)
• Hukum-hukum tentang gas dikoreksi pada kondisi T dan P standard yakni: • Temperature (T) = 0 0C atau 273,15 K • Pressure (P) = 760 torr atau 1 atm

12

Contoh 3
• Suatu gas volumenya 10 mL, suhunya 20 0C. Kemudian suhu didinginkan menjadi 0 0C. Berapa volumenya sekarang? • V1 = 10 mL • T1 = 20 0C = (20 + 273,15) K = 293,15 K • T2 = 0 0C = (0 + 273,15) K = 273,15 K • V2 = ........?
13

Jawab Contoh 3

V1 T1
10 mL 293,15 K

V2

=

T2 V2

=

273,15 K

V2

=

10 mL x 273,15 K
293,15 K

= 9,32 mL
14

Hukum Penggabungan Volume Gay-Lussac
• Joseph Louis Gay-Lussac (1808): • Pada kondisi Standard Temperature and Pressure (STP) • Gas yg bereaksi dan gas hasil reaksi selalu berbanding dengan bilangan sederhana • 1 H2 + ½ O2  1 H2O • 1 Liter ½ Liter  1 Liter • 2L 1L  2L • 4L 2L  4L • 8L 4L  8L
15

Hukum Avogadro
• Amedeo Avogadro (1811): • Pada temperatur (T) dan tekanan (P) sama, dua macam gas yang volume(V)nya sama, pasti memiliki jumlah molekul (N) yang sama.
– – – – – T = temperature = suhu P = pressure = tekanan V = volume Jumlah molekul = N, hingga N / V = constant, berlaku untuk semua macam gas.
16

Catatan
• V / N = k’’
1. V = Volume gas (L atau mL) 2. N = Banyaknya molekul gas (“butiran2 gas”) 3. k’’ = Konstanta = bilangan tetap

• Berlaku pada T dan P konstan
T = Temperature mutlak Kelvin P = Pressure = tekanan (atm maupun torr)

17

Contoh 4
• Satu gram Radium melepaskan partikel alpha berupa ion He2+ dengan laju 1,16 x 1018 partikel / tahun. Tiap-tiap partikel tersebut menjadi gas Helium: • He2+ + 2 e-  He • Pada kondisi standar, tiap 1,16 x 1018 molekul He memiliki volume 0,043 mL • Berapa banyak molekul dalam 1 Liter He?
18

Jawab Contoh 4
• • • • • • • • N1 = 1,16 x 1018 molekul He N1 N2 V1 = 0,043 mL = V2 = 1 L = 1000 mL V1 V2 N2 ..............? N2 / V2 = N1 / V1 N2 / 1000 mL = 1,16 x 1018 molekul He / 0,043 mL N2 = (1,16 x 1018 molekul He / 0,043 mL) x 1000 mL N2 = 2,7 x 1022 molekul He
19

N / V konstan untuk semua gas
• • • • • • • • 2,7 x 1022 molekul He = 1000 mL He 2,7 x 1022 molekul Ne = 1000 mL Ne 2,7 x 1022 molekul O2 = 1000 mL O2 2,7 x 1022 molekul Cl2 = 1000 mL Cl2 2,7 x 1022 molekul H2 = 1000 mL H2 pada kondisi Standard berlaku untuk semua macam gas tapi massa masing-masing berbeda
20

Bilangan Avogadro
• Pada kondisi Standard Temperature (0 0C)and Pressure (1 atm) tiap 1 mole gas apa saja pasti memiliki volume 22,4138 Liter dengan jumlah molekul sebanyak 6,02 x 1023. • mole  bicara unit reaksi zat • molekul  bicara banyaknya “butiran2 gas”

21

Penyederhanaan Hukum Gas Ideal
• Gabungan Boyle (PV konstan), Charles (V/T konstan), dan Avogadro (V/N konstan)
P = tekanan, V = Volume, T = suhu Kelvin, N = banyaknya molekul gas

• • • • •

Hukum gas ideal: PV / T = konstan P1V1 / T1 = P2V2 / T2 = P3V3 / T3 = dst

PV T

= Konstan

22

Tire Gauge Test Pengukur Tekanan Ban Ciptaan Gauge
• • • • • • Mengandung gas bertekanan 7,25 atm 0,99 atm = 105 Pascal 103 Pascal = 1 kiloPascal = 1 kPa 1 atm = 101 kPa 1 atm = beban 1,03 kg/cm2 = 14,7 lb/cm2 Permukaan tubuh manusia tiap hari menerima tekanan udara 1 kg/cm2.
23

Hukum Dalton (1803)
• P total = P1 + P2 + P3 + dst • P = Pressure = tekanan gas • Berlaku pada Volume (V) dan suhu (T) konstan

24

Hukum Graham
• Thomas Graham (1846): • Aliran gas melalui saluran kecil (pori-pori) disebut “effusion”. • kecepatan effusi berbagai gas tidak sama. • Kecepatan effusi gas berbanding terbalik dengan kuadrat dari massa jenis gas • Kecepatan effusi gas berbanding terbalik dengan kuadrat dari massa molar gas
25

Hukum Graham
• Pada suhu (T) dan tekanan (P) yang sama, dua macam gas memiliki energi kinetik (Ek) yang sama: • Ek1 = Ek2 • ½ m1 v12 = ½ m2 v22 • v12 / v22 = m2 / m1 • (v1 / v2)2= (m2 / m1) • (v1 / v2) = (m2 / m1)
26

Hukum Graham
• (v1 / v2) = (m2 / m1) • Laju effusi1 / Laju effusi2 = (massa jenis2 / massa jenis1) = • Laju effusi1 / Laju effusi2 = (massa molar2 / massa molar1) • bisa juga • Laju effusi1 / Laju effusi2 = • massa molar2 / massa molar1)

27

Contoh
• Seorang pasien paru-paru didukung pernafasan buatan dalam bentuk aliran gas Oksigen (O2) dan Helium (He). Pada kondisi STP (Standard Temperature and Pressure) massa jenis O2 adalah 1,43 g/L, sedang He 0,179 g/L. Mana gas yang lebih cepat laju effusinya?

28

• • • • •

Laju effusi He / Laju effusi O2 =  (O2 /He) =  {(1,43 g/L)/(0,179g/L)} = 2,83 jadi: Laju effusi He lebih cepat 2,83 kali dibanding Laju effusi O2

29