MODUL IPA TERPADU MATA PELAJARAN BIOLOGI SMP/MTs Kelas IX (Sistem Reproduksi

)
07MEI
TINJAUAN MATA PELAJARAN Pendahuluan: Salah satu upaya untuk melengkapi sumber belajar yang relevan dan bermakna guna meningkatkan mutu pendidikan di SMP/MTs, dibuatlah modul ini yang disusun berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi, No. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan, dan berdasarkan kriteria buku pelajaran yang dikembangkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Terpadu merupakan salah satu mata pelajaran wajib dalam kurikulum SMP/MTs .IPA Terpadu diajarkan pada SMP/MTs kelas VII, VIII, dan IX yang memuat penyatuan materi ajar Biologi, Fisika dan Kimia yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa-siswi bagaimana proses-proses dan kejadian yang terdapat di alam sekitar. Melalui mata pelajaran ini siswa-siswi akan mendapat kesempatan untuk mengkaji berbagai teori, proses, dan peristiwa yang terjadi di alam termasuk dalam diri manusia sendiri. Dari modul mata pelajaran IPA Terpadu kelas IX ini, bagian Biologi mengacu pada Standar Isi 2006 dan KTSP terdiri dari (1) SK: 1. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia dan (2) SK: 2. Memahami kelangsungan hidup makhluk hidup. Agar tujuan yang dirancang pada modul ini dapat dikuasai siswa dengan baik, siswa diminta mempelajari modul sesuai dengan petunjuk yang ada pada modul. Selain itu siswa diminta mengerjakan semua latihan dan tugas yang diberikan. Semoga berhasil dan sukses Sasaran Umum: SK: 1. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia. KD: 1.2 Mendeskripsikan sistem reproduksi dan penyakit yang berhubungan dengan sistem reproduksi pada manusia. Indikator Pencapaian:     Menyebutkan macam organ penyusun sistem reproduksi pada manusia. Mendeskripsikan fungsi sistem reproduksi. Mendata contoh gangguan yang berkaitan dengan sistem reproduksi yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Menyadari pentingnya menjaga kesehatan organ sistem reproduksi. MODUL

Demikian juga dengan manusia. Pada bab ini kamu akan mempelajari tentang organ reproduksi pada manusia serta kelainan dan penyakit pada sistem reproduksi. dalam melakukan perkembangbiakan melibatkan dua induk (orang tua) yang masing-masing mempunyai alat reproduksi yang mendukung proses perkembangbiakan tersebut. Pertambahan jumlah manusia melalui proses reproduksi.1 Sistem reproduksi Kegiatan Belajar Setiap makhluk hidup akan bereproduksi untuk kelangsungan jenisnya. Reproduksi merupakan proses terbentuknya individu baru. Salah satu ciri-ciri makhluk hidup adalah berkembang biak. Manusia tergolong makhluk hidup yang melakukan reproduksi seksual. Kamu akan belajar tentang reproduksi pada bab ini. Agar proses reproduksi dapat berlangsung dengan baik haruslah didukung dengan struktur organ reproduksi dan proses fisiologis yang sempurna. Secara umum cara perkembangbiakan makhluk hidup dapat digolongkan menjadi reproduksi aseksual (perkembangbiakan vegetatif) dan reproduksi seksual (perkembangbiakan generatif). Fenomena reproduksi manusia akan kamu pelajari pada bab ini. mengalami reproduksi untuk kelangsungan hidupnya. Oleh karena itu. Siswa dapat mendata contoh gangguan yang berkaitan dengan sistem reproduksi yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang terjadi andaikata struktur organ reproduksi tersebut tidak sempurna? Apa yang terjadi jika proses fisiologisnya juga tidak sempurna? . Apakah yang dimaksud dengan berkembang biak? Apa yang kamu ketahui tentang perkembangbiakan makhluk hidup? Perkembangbiakan disebut juga reproduksi. Pendahuluan Masih ingatkah kamu ciri-ciri makhluk hidup? Coba kamu ingat kembali ciri-ciri makhluk hidup. Setelah belajar modul ini kamu diharapkan mampu menggambarkan tentang sistem reproduksi manusia dan gangguannya. Gambar 1. Siswa dapat mendeskripsikan fungsi sistem reproduksi.SISTEM REPRODUKSI Tujuan pembelajaran:    Siswa dapat menyebutkan macam organ penyusun sistem reproduksi pada manusia.

berlendir. Organ reproduksi pria terdiri atas empat bagian utama. kental. yaitu produksi sel kelamin dan pelepasan selsel ke saluran sel kelamin wanita. Organ Reproduksi pada Wanita . Vesikula seminalis menghasilkan 60% dari volume total cairan.  Kantong sperma (vesikula seminalis) Vesikula seminalis berjumlah sepasang dan terletak di atas dan di bawah kantung kemih. Testis tersimpan dalam suatu kantong yang disebutskrotum atau kantong buah zakar. yaitu testis. Organ Reproduksi pada Pria Organ reproduksi pria mempunyai dua fungsi reproduksi. Ikutilah Kegiatan Penyelidikan berikut untuk melihat upaya-upaya manusia menjaga kesehatan reproduksi dan perawatan balita yang ada di sekitar kita. Bagian ujungnya terletak di dalam kelenjar prostat. 2. vas defferens.2 Organ reproduksi pada pria  Testis Testis berjumlah sepasang dan berbentuk bulat telur.  Penis Di dalam penis terdapat uretra yang berfungsi sebagai saluran urine dan saluran sperma. Vas defferens berjumlah sepasang. Cairan ini berfungsi untuk memberi makan pada sperma. kantong sperma.  Vas deferens Vas defferens merupakan saluran yang menghubungkan testis dan kantong sperma. Selain itu vesikula seminalis juga mengekskresikan prostaglandin yang berfungsi membuat otot uterin berkontraksi untuk mendorong semen mencapai uterus. dan penis. Sistem Reproduksi pada Manusia 1. Gambar 1. A. Testis berfungsi sebagai tempat pembentukan sel sperma dan hormon kelamin (testosteron).Pada bab ini kamu akan mempelajari struktur alat reproduksi manusia dan gangguan yang dapat terjadi. mengandung asam amino dan fruktosa. Cairan dari vesikula seminalis berwarna jernih.

Selain menghasilkan sel telur. yaitu saat terjadi menstruasi. dan endometrium. Rahim manusia bertipe simpleks. Pembuahan sel telur oleh sperma terjadi pada oviduk.3 Organ reproduksi pada wanita  Ovarium Ovarium berjumlah sepasang dan berfungsi menghasilkan sel telur (ovum). jika tidak ada zigot yang menempel. oviduk/tuba fallopi (saluran telur). artinya hanya mempunyai satu ruangan. ovarium juga berfungsi menghasilkan hormon estrogen dan progesteron.Organ reproduksi seorang wanita terdiri atas ovarium (indung telur). . Gambar 1. Rahim merupakan tempat pertumbuhan dan perkembangan embrio hingga dilahirkan. Ovarium terletak di rongga perut tepatnya di daerah pinggang kiri dan kanan. selanjutnya ovum yang telah dibuahi bergerak ke rahim (uterus). Endometrium menghasilkan banyak lendir dan mengandung banyak pembuluh darah. Folikel merupakan struktur. sedangkan bagian yang besar disebut corpus uteri (badan rahim). Lapisan inilah yang mengalami penebalan dan akan mengelupas setiap bulannya. Fimbrae berfungsi untuk menangkap ovum yang dilepaskan oleh ovarium. yaitu perimetrium. Setiap folikel mengandung satu sel telur. Ovarium diselubungi oleh kapsul pelindung dan mengandung beberapa folikel. Ujungnya berbentuk corong berjumbai-jumbai (fimbrae). Sel telur yang telah masak akan lepas dari ovarium. miometrium. Pada wanita yang belum pernah melahirkan. biasanya rahim berukuran panjang 7 cm dan lebar 4 cm. Peristiwa itu disebut ovulasi. dan vagina. seperti bulatan-bulatan yang mengelilingi oosit dan berfungsi menyediakan makanan dan melindungi perkembangan sel telur. Rahim bagian bawah mengecil dan dinamakan serviks uteri.  Oviduk Oviduk berjumlah sepasang dan berfungsi menggerakkan ovum ke arah rahim dengan gerakan peristaltik. Dinding rahim terdiri atas tiga lapisan.

sedangkan proses pembentukan ovum disebut oogenesis.4 Struktur spermatozoa Gambar 1. Sel-sel kelamin yang dibentuk seorang pria disebut sel mani (spermatozoa). Organ tersebut mempunyai banyak lipatan sehingga pada saat melahirkan dapat mengembang. Proses Reproduksi pada Manusia Seperti organisme lainnya. Dalam vagina terdapat lendir yang dihasilkan oleh dinding vagina dan oleh suatu kelenjar. Proses pembentukan spermatozoa disebut spermatogenesis.5 Struktur ovum . 3. Vagina Vagina berfungsi sebagai organ persetubuhan dan untuk melahirkan bayi. Adapun sel-sel kelamin yang dibentuk oleh seorang wanita disebut sel telur (ovum). Seorang pria dewasa menghasilkan lebih dari seratus juta sel sperma setiap hari. Kedua proses mengawali terjadinya perkembangbiakan pada manusia. Gambar 1. yaitu kelenjar bartholini. manusia berkembangbiak secara seksual dan pada saat tertentu akan membentuk sel-sel kelamin (gamet).

Sel anak yang lebih besar adalah oosit sekunder yang bersifat haploid. Oosit sekunder meninggalkan folikel ovarium menuju tuba Fallopi. Selama pemebelahan meiosis kedua. Ukurannya dapat mencapai ribuan kali lebih besar dari yang lain karena berisi lebih banyak sitoplasma dari oosit primer. Oogonium berubah menjadi oosit primer. Oosit primer melakukan meiosis . sel kelamin jantan primitif yang belum terspesialisasi dan disebut dengan spermatogonium menjadi diaktifkan oleh sekresi hormon testosteron. Tidak seperti spermatogenesis yang dapat menghasilkan jutaan spermatozoa dalam waktu yang bersamaan. Sel anak yang lebih kecil disebut badan kutub pertama yang kemudian membelah lagi. Spermatosit sekunder ini masing-masing memiliki 23 kromosom yang terdiri atas 22 kromosom tubuh dan satu kromosom kelamin (Y atau X). Mari kita simak prosesnya lebih lanjut:      Oogonium yang merupakan prekursor dari ovum tertutup dalam folikel di ovarium. Apabila oosit sekunder difertilisasi. Masing-masing spermatogonium membelah secara mitosis untuk menghasilkan dua sel anak yang masing-masing berisi 46 kromosom lengkap. yang memiliki 46 kromosom. Spermatosit primer melakukan meiosis untuk menhasilkan dua spermatosit sekunder yang berukuran lebih kecil dari spermatosit primer. menstruasi dengan cepat akan terjadi dan siklus oogenesis diulang kembali. Spermatid kemudian berubah menjadi spermatozoa matang tanpa mengalami pembelahan dan bersifat haploid (n) 23 kromosom. yang menghasilkan dua sel anak yang ukurannya tidak sama. Kedua spermatosit sekunder tersebut melakukan mitosis untuk menghasilkan empat sel lagi yang disebut spermatid yang tetap memiliki 23 kromosom. dan satunya lagi disebut spermatosit primer yang berukuran lebih besar dan bergerak ke dalam lumen tubulus seminiferus. Secara simultan proses ini memproduksi sperma matang di dalam tubulus seminiferus lewat langkah-langkah berikut ini:  Ketika seorang anak laki-laki mencapai pubertas pada usia 11 sampai 14 tahun. oogenesis hanya mampu menghasilkan satu ovum matang sekali waktu.Pada spermatogenis sel sperma yang bersifat haploid (n) dibentuk di dalam testis melewati sebuah proses kompleks yang disebut dengan spermatogenesis. saat itu juga ootid kemudian mencapai perkembangan finalnya menjadi ovum yang matang. Ketika inti nukleus sperma dan ovum siap melebur menjadi satu. Namun apabila tidak terjadi fertilisasi. oosit sekunder menjadi bersifat haploid dengan 23 kromosom dan selanjutnya disebut dengan ootid. begitu pula dengan badan polar pertama membelah menjadi dua badan kutub kedua yang akhirnya mengalami degenerasi.   . maka akan mengalami pembelahan meiosis yang kedua . Kedua sel haploid (sperma dan ovum) bersatu membentuk sel zygot yang bersifat dipoid (2n). Dua sel anak yang dihasilkan tersebut masing-masing disebut spermatogonium yang kembali melakukan pembelahan mitosis untuk menghasilkan sel anak.      Oogenesis merupakan proses pematangan ovum di dalam ovarium. Keseluruhan proses spermatogenesis ini menghabiskan waktu sekitar 64 hari.

Perubahan yang terjadi tiap bulan pada organ reproduksi wanita disebut siklus menstruasi.Gambar 1. Siklus Menstruasi Satu sel telur dihasilkan oleh satu ovarium setiap 28 hari. B. Namun demikian siklus menstruasi tersebut sangat bervariasi untuk tiap individu. Peristiwa tersebut terjadi pada wanita setiap ± 28 hari sekali. misalnya 28 hari. Apa yang mengendalikan siklus tersebut? Beberapa perubahan dalam sistem reproduksi dikendalikan oleh hormon. . jaringan dinding rahim yang telah menebal dan mengandung pembuluh darah akan rusak dan luruh disebut haid (menstruasi).6 Spermatogenesis dan Oogenesis Adapun jika setelah ovulasi sel telur tidak dibuahi sel sperma. Siklus menstruasi pada seorang wanita terjadi setiap periode tertentu. Luruhnya dinding rahim tersebut ditandai dengan keluarnya darah melalui vagina. yaitu berkisar antara 20-40 hari. Hormon merupakan cairan kimia yang dihasilkan oleh tubuh untuk mengendalikan proses-proses metabolisme dalam tubuh.

maka akan luruh (rusak). dan dikenal sebagai proses ovulasi. dinding rahim menebal. sel telur yang lain mulai mengalami pemasakan. Sel telur tersebut tetap hidup selama 24-48 jam. Dinding rahim akan luruh dan terjadi pendarahan. Sel telur tersebut dapat dibuahi bila terdapat sperma yang hidup dalam saluran telur selama 48 jam sesudah atau sebelum ovulasi. Fertilisasi dan Perkembangan Embrio . peristiwa ini disebut menopause.Pada sebagian besar gadis. Menstruasi mulai terjadi saat organ perkembangbiakan seorang gadis mulai masak. Rahim juga mulai menebal sebagai persiapan menerima sel telur lain tersebut. menstruasi pertama terjadi pada usia 8-13 tahun.Perubahan-perubahan yang terjadi selama menstruasi menyangkut pemasakan sel telur dan penebalan dinding rahim guna menerima sel telur yang telah dibuahi. Gambar 1. C. dan bergerak sepanjang saluran telur menuju ke rahim atau uterus. dan terus berlanjut sampai usia 45-55 tahun.7 Siklus menstruasi Saat menstruasi berlangsung. Lamanya menstruasi berlangsung selama 4-6 hari. Peristiwa tersebut terjadi setiap bulan. Jika sel telur di dalam ovarium masak. Lebih kurang pada hari ke 14 dari siklus menstruasi yang 28 hari. Jika sel telur tersebut tidak dibuahi di dalam saluran telur. Pada usia 50-an siklus menstruasi menjadi tidak teratur dan berhenti untuk selamanya. dan dikenal sebagai menstruasi. sel telur dihasilkan dari ovarium.

Gambar 1. Gambar 1. Usia 8 minggu. Jika ada sperma masuk. dan kaki. hidung. Bagaimana proses fertilisasi terjadi dalam tubuh manusia? Coba kamu pahami pembahasan berikut.9 Embrio 8 minggu .Apakah kamu pernah mendengar tentang fertilisasi? Apa yang dimaksud dengan fertilisasi? Fertilisasi adalah proses pembuahan. sudah tampak pertumbuhan mata dan telinga. sudah terbentuk janin yang mirip dengan bayi. Bersamaan dengan terjadinya pematangan ovum. jaringan dalam dinding rahim yang telah menebal dan banyak pembuluh darah akan rusak dan luruh sehingga terjadi menstruasi. Ovum yang sudah dibuahi membentuk zigot.8 Embrio 4 minggu 2. sel-sel dinding rahim tumbuh menebal dan banyak pembuluh darah sehingga pada saat zigot datang dan menempel tidak terjadi gangguan. Coba kamu perhatikan perkembangan embrio di bawah ini. kemudian zigot bergerak menuju rahim. maka ovum dibuahi sperma. Ovum matang dilepas ovarium dan ditangkap rumbai-rumbai pada corong tuba fallopi. mulai tampak tangan. Di rahim embrio berkembang selama 9 bulan untuk menjadi bayi. Pematangan ovum dan penebalan dinding rahim dipengaruhi hormon esterogen dan progesteron. Usia 4 minggu. 1. Jika ovum tidak dibuahi sperma. jari tangan.

 Mengalirkan zat-zat sampah dari embrio ke dalam darah induknya. Sifilis Sifilis disebabkan oleh sejenis bakteri Treponema pallidium. jika penderita gonorea tidak diobati dapat merusak saluran reproduksi yaitu saluran sperma pada pria dan saluran tuba falopii pada wanita sehingga dapat mengakibatkan kemandulan. janin sudah siap untuk dilahirkan. Penderita gonorea akan merasakan sakit pada saat urinasi. Selama dalam rahim. namun demikian bakteri ini juga dapat ditularkan melalui jalan lain. 3. D. Usia 16 minggu. bakteri ini biasa ditularkan melalui kontak seksual. misalnya bayi yang dilahirkan dari ibu penderita sifilis. panjang janin telah mencapai 40 cm dan memilliki organ yang sudah lengkap.  Menyalurkan zat makanan dari induk ke embrio. Gangguan pada Sistem Reproduksi 1. Usia 10 minggu. Ukuran kepalanya lebih besar dari pada ukuran badan.  Melindungi janin dari berbagai zat racun atau kuman penyakit.3. Mengalirkan zat-zat sampah dari embrio ke dalam darah induknya. Melindungi janin dari berbagai zat racun atau kuman penyakit.10 Embrio 16 minggu 5. 2. Tahukah kamu fungsi dari plasenta? Plasenta mempunyai fungsi sebagai berikut. panjang janin lebih kurang 6 cm dan sudah terlihat seperti bayi. Bakteri ini dapat ditularkan melalui kontak seksual. Gambar 1. Penyakit ini akan ditandai dengan adanya luka pada alat kelamin dan jika tidak segera diobati bakteri dapat merusak sel otak. Usia 40 minggu. 4. embrio mendapatkan nutrisi dari induknya melalui plasenta. Herpes genitalis . kadang-kadang urine mengeluarkan nanah. Menyalurkan zat makanan dari induk ke embrio. Gonorea (kencing nanah) Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. melumpuhkan tulang atau merusak jantung dan pembuluh darah.

Virus HIV dapat menyerang orang pemakai narkoba dan tato yang menggunakan jarum suntik dan semprotan yang telah terkontaminasi oleh virus HIV. Hal ini disebabkan oleh pengguna narkoba semakin banyak. Berdasarkan data tahun 2004. 4. Seseorang yang mengidap AIDS tidak dapat melindungi dirinya dari segala macam bibit penyakit. Fase ini dapat terjadi selama 5-7 tahun. oleh penderita AIDS. AIDS menjadi epidemik yang menyebabkan kematian di dunia sampai 3.Herpes genetalis disebabkan oleh virus. Gejala penyakit herpes genetalis. Tahap terakhir atau fase AIDS akan terdiagnosa setelah kekebalan tubuh sudah sangat berkurang. dan badan berkeringat secara berlebihan pada malam hari. harus dilakukan pemeriksaan laboratorium terhadap banyaknya jumlah sel T pada darahnya. . Kemudian akan timbul bercak-bercak dikulit. yang merupakan proses reproduksi pada manusia. kita harus menanggapi dengan serius dan sebisa mungkin mencegah penyebaran virus ini. AIDS (Acquired Immune-deficiency Disease Syndrome) adalah penyakit yang dapat menyebabkan kematian. AIDS dapat disebabkan karena adanya hubungan seksual. penderita bisa terserang berbagai penyakit. Penularan HIV sangat cepat sekali. dan sebagainya. HIV/AIDS Kamu pasti pernah mendengar tentang AIDS. Untuk mengetahui apakah seseorang dinyatakan positif menderita AIDS. b. Penularan HIV Tahukah kamu cara penularan HIV? Sebagian besar orang tertular HIV karena hubungan seksual. herpes. Pada tahap ini biasanya penderita mudah terserang penyakit TBC.1 juta jiwa. Gejala HIV Kamu telah mengetahui bahwa AIDS disebabkan oleh infeksi HIV. Akibatnya. tubuh terasa lemas. Apa kepanjangan dari AIDS? Tahukah kamu apa penyebab dari AIDS? AIDS bukanlah penyakit pada sistem reproduksi. pneumonia. Pada tahap selanjutnya. orang yang terinfeksi HIV tampak seperti orang yang sehat dan tidak memperlihatkan gejala-gejala tertentu. Fase ini berlangsung 6 bulan sampai 2 tahun. Virus ini akan merusak sistem kekebalan tubuh dengan cara menyerang sel darah putih. Namun. tergantung dari kekebalan tubuh si penderita. serta flu yang tidak sembuh-sembuh. akan muncul gejala awal seperti hilangnya selera makan. Kejadian ini berlangsung selama 3-6 bulan. seperti di Indonesia. gangguan saraf. antara lain timbulnya rasa gatal atau sakit pada daerah kelamin dan adanya luka yang terbuka atau lepuhan berair. mengalami diare terus menerus. dan perpindahyan penduduk yang tinggi. AIDS disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang mulai dikenal pada abad ke-20. Virus penyebab penyakit herpes genetalis adalah Herpes simpleks. Untuk itulah. a. Penularan HIV juga bisa melalui transfusi darah. terjadi pembengkakan kelenjar getah bening. Ibu hamil yang mengidap AIDS dapat menularkan virus HIV pada janinnya. Pada awalnya. seks bebas.

Selain itu. jika sperma bertemu dengan ovum. Dalam sistem reproduksi manusia melibatkan induk jantan dan induk betina. Pencegahan HIV Obat penyakit AIDS belum ditemukan sampai saat ini. oviduk. tuba fallopi.  Menghindari hubungan seks bebas dengan orang yang menderita penyakit ini. Organ reproduksi utama pada pria meliputi testis. vas defferens. 3. Latihan 1. Jelaskan cara pencegahan terhadap virus HIV. Satu-satunya jalan supaya terhindar dari penyakit ini adalah meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.  Menghindari hubungan seks dengan orang yang pecandu narkoba.Gambar 1. dan vagina. kantong sperma. 2. Adapun organ-organ reproduksi wanita meliputi ovarium. Apa yang dimaksud dengan ovulasi? 4. Zigot akan terus tumbuh dan berkembang menjadi embrio sampai dilahirkan. 3. Apa yang kamu lakukan jika di sekitar tempat tinggalmu ada orang yang mengidap AIDS? 5.11 Virus HIV/AIDS c. Sebutkan fungsi plasenta. Reproduksi manusia tergolong reproduksi seksual. 4. Jelaskan proses spermatogenesis pada laki-laki. Pembuahan terjadi. dan penis. AIDS dapat juga dicegah dengan cara sebagai berikut.  Menjamin sterilitas alat suntik dan menggunakannya untuk sekali pakai. Reproduksi merupakan proses terbentuknya individu baru. Sel telur yang telah dibuahi akan membentuk zigot.  Mengadakan pemeriksaan laboratorium terhadap orang yang akan mendonorkan darahnya. Tiap induk memiliki organ-organ reproduksi. . Rangkuman 1. 2.

Pembentukan ovum terjadi di …. leher rahim 2. mata . Kepanjangan dari AIDS adalah …. penis 4. menstruasi 8. Penyebabnya dapat berupa virus ataupun bakteri. gonore. 1. Virus HIV menyerang …. vulva 2. Penyakit yang menyerang sistem reproduksi. Pada umumnya penyakit tersebut ditularkan melalui hubungan seksual. endometrium 4. 1. 1. 1. indung telur 4. antara lain sifillis. ovarium 6. Berikut yang bukan alat reproduksilaki-laki adalah …. rahim 4. Acquired Immune-deficiency Disease Syndrome 2. rahim 4. uretra 3. Tes Formatif 1. Acquired Immune Disease Syndrome 4. Acquired Ideficiency Disease Syndrome 3. uretra 2. Serviks disebut juga …. Pembentukan sperma pada laki-laki dewasa terjadi di …. perimetrium 3. semua salah 9. 1. testis 3. uterus 5. spermatogenesis 3. tuba fallopi 2. myometrium 4.5. tuba Fallopi 2. vulva 2. 1. saraf 2. vas deferens 3. Alat reproduksi laki-laki yang berfungsi sebagai saluran urine dan saluran sperma adalah …. rahim 3. 1. dan herpes genetalis. epididimis 3. 1. saluran telur 4. ovarium 3. endometrium 2. oogenesis 2. Proses pembentukan spermatozoa disebut …. 1. Lapisan rahim paling luar adalah …. testis 4. serviks 7.

b (rahim atau uterus tersusun atas tiga lapisan. c (Virus HIV akan merusak sistem kekebalan tubuh dengan cara menyerang sel darah putih. candidiasis 4. penyakit kelamin menular yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidumadalah …. d (di dalam penis terdapat uretra yang berfungsi sebagai saluran urine dan saluran sperma) 3. b. sifilis 3. KUNCI JAWABAN TES FORMATIF 1. sistem kekebalan 4. b (prduksi sperma terjadi di dalam testis) 6. b (proses pembentukan spermatozoa disebut spermatogenesis) 8. klamidia 2. Arti tingkat penguasaan: 90 % – 100 % = baik sekali 80 % – 89 % = baik 70 % – 79 % = cukup < 70 % = kurang Apabila mencapai tingkat penguasaan 80 % atau lebih. gonore Cocokkan jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif Modul 1 yang terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar. a (AIDS /Acquired Immune-deficiency Disease Syndrome) 9. 1. paru-paru 10. Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar ini.3. 10. b (Ovarium berjumlah sepasang dan berfungsi menghasilkan sel telur (ovum)) 7. Kemudian. a (vulva merupakan organ genital eksternal wanita) 2. Anda dapat meneruskan dengan Kegiatan Belajar selanjutnya. yaitu perimetrium (paling luar). Bagus! Jika masih di bawah 80 %. miometrium (lapisan tengah) dan endometrium (lapisan terdalam)) 5. a (leher rahim desebut juga dengan serviks) 4. (sifilis merupakan penyakit kelamin menular yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum) . gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap materi Kegiatan Belajar. terutama bagian yang belum dikuasai.