MAKALAH PERKEMBANGAN FISIK, MOTORIK, KOGNITIF, DAN SOSIOEMOSIONAL PADA MASA BAYI

December 19, 2010
MAKALAH PERKEMBANGAN FISIK, MOTORIK, KOGNITIF, DAN SOSIOEMOSIONAL PADA MASA BAYI

Disusun oleh: Dwi Wahyuni (09144600085) PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA 2010

KATA PENGATAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan karuniaNya makalah ini dapat kami susun , makalah ini membahas mengenai perkembangan fisik, motorik, kognitif dan sosioemosial pada masa bayi, Kami menyadari dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan,oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat kami harapkan. Kami berharap semoga makalah yang kami buat ini bermanfaat dalam setiap pembelajaran dan dapat menambah wawasan para pembaca.

Yogyakarta, 31 Mei 2010 Penulis

DAFTAR ISI

. Sentuhan pada Bayi yang Baru Lahir…………………………………………………… 3 j.. Penciuman (Smell)…………………………………………………………………………. 2 e. 1 b. MOTORIK. DAN SOSIOEMOSIONAL PADA BAYI……………………………………………………… 1 1. ii DAFTAR ISI……………………………………………………………………………………………… iii PERKEMBANGAN FISIK. Kebutuhan gizi dan perilaku makan …………………………………………………… 2 f.HALAMAN JUDUL……………………………………………………………………………………. Keterampilan Motorik kasar dan halus ……………………………………………… 2 d.) PENDAHULUAN……………………………………………………………………………… …. Pendengaran…………………………………………………………………………………. 3 h. i KATA PENGANTAR………………………………………………………………………………….. 3 i. Persepsi Visual………………………………………………………………………………. Otak…………………………………………………………………………………………….) PERKEMBANGAN FISIK PADA MASA BAYI………………………………………. 2 c.. Perkembangan Sensoris dan persepsi ………………………………………………… 2 g. 4 . Tinggi dan berat……………………………………………………………………………. Urutan Cephalocaudal dan proximodistal……………………………………………. 1 a. 1 2. KOGNITIF.

7 b..Motorik…………………………………………….) PERKEMBANGAN BAHASA………………………………………………………………. 4 c. 7 a. 8 7. Persepsi Menyeluruh……………………………………………………………………….. 4 3. Imitasi…………………………………………………………………………………………. Perkembangan Konsepsi………………………………………………………………….. 7 b. 8 c. 7 5.. Kecapan (Taste)…………………………………………………………………………….k.. DALAM INTELIGENSI…………………………………………………………………………. Teori Piaget Tentang Perkembangan Bayi…………………………………………… 4 b. 4 l. Ketetapan Benda…………………………………………………………………………… 6 4. PADA MASA BAYI……………………………………………………………………………… 6 a. 9 . 8 6.). Memori………………………………………………………………………………………. Tahap Perkembangan Sensoris.) PERSPEKTIF BARU TENTANG PERKEMBANGAN KOGNITIF ….) PERSPEKTIF PEMROSESAN INFORMASI DAN PERKEMBANGAN BAYI……………………………………………………………. Perkembangan Persepsi………………………………………………………………….) PERBEDAAN-PERBEDAAN INDIVIDUAL …. 4 a... Habituasi dan Dishabituasi ……………………………………………………………….. PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA MASA BAYI……………………………….

Tinggi dan berat Bayi yang baru lahir kehilangan 5-7% berat tubuh meraka. menelan dan mencerna mereka bertumbuh cepat dan memperoleh berat kira-kira 5-6ons permingguy selama bulan pertama pada bulan ke empat berat badan mereka naik mencapai hampir tiga kali lipat dari berat mereka ketika hari pertama kelahiiran. 2. Sang ibu biasanya memliki permasalaha komunikasi degan bayinya. KOGNITIF. mendengar dan merasakan rangsangan dari sekitarnya. segera setelah bayi menyesuaikan diri dangan mengisap. MOTORIK.) PERKEMBANGAN FISIK PADA MASA BAYI a. Ibu ingin memenuhi kenyamana dan keiginan bayi sepenuhnya namun kadang kita tidak tau apa maksud dari tangisan bayi. bahu batang tubuh tengah dan lain lain). b. Keterampilan Motorik kasar dan halus . DAN SOSIOEMOSIONAL PADA BAYI 1.dimana pertumbuhan terbesar selalu dimulai dari atas kepala dilanjutkan dengan pertumbuhan fisikmencakup yang besar. Urutan proximodistal ialah pertumbuhan dimulai pada bagian tengah tubuh lalu bergerak dari kaki dan tangan. ia akan menangis ketika merasa tidak nyaman dan tidak aman. c. Hal itu membuat orag bertanya-tanya sebenarnya hal apa saja yang bias ia lakukan apakah dengan terdiamnya serta kebiasaanya yang selalu tidur hingga 16-17 jam perhari bayi juga bias melihat.KESIMPULAN………………………………………………………………………………… ……… 12 DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………………… 13 PERKEMBANGAN FISIK. Dalam makalah ini akan membahas mengenai bagaemana sebenarya pertumbuhan dan perkembangan bayi tersebut. Urutan Cephalocaudal dan proximodistal Urutan Cephalocaudal ialah urutan pertumbuhan. Sehingga kita dapat memahami bagaemana dunia sang bayi tersebut dimana hal tersebut akan mendorong perkembangan dan pertumbuhan bayi secara optimal. Serta hanya terdiam saja ketika sebaliknya.) PENDAHULUAN Perttumbuhan da perkembaga bayi merupakan suatu hal yang penuh teka-teki dan pertanyaan karena bayi terlihat bagae mahlik yag perilaku umumnya tampak tidak terorgaisasi.berat serta pertumbuhan organ tubuh lainnya secara berangsur-angsur dari atas kebawah(keleher.

Persepsi ialah interpretasi tentag apa yang diindrakan atau dirasakan. bahwa ada kemungkinan janinpun bisa mendengar ketika ia mendekap di dalam kandungan ibunya. separti ketangkasan jari meraih dan menggegan. gerakan pergelangan tangan. Janin dapat mendengar pada beberapa bulan terakhir kehamilan. Fenwick. Akan tetapi para pakar gizi menganjurkan bahwa bayi perlu mengkonsumsi 50 kalori per hari untuk setiap pon berat mereka. Oleh karenanya.Ketrampilan motorik kasar meliputi kegiatanotot-otot besar seperti menggerakan lengan dan berjalan. lidah. Perkembangan Sensoris dan persepsi Semua informasi datag pada bayi melalui indra. d. Sentuhan pada Bayi yang Baru Lahir Bayi-bayi yang baru lahir ternyata sudah memberi respons terhadap sentuhan. i. tingkat pertumbuhan dan pola kegiatan membuat pendefinisian kebutuhan gizi yang sesungguhnya sulit dilakukan. bayi dapat mendengar.ini sekitar 1030 kali lebih rendah dari penglihatan orang dewasa normal. 1990). walaupun ambang pintu sensor orang dewasa (Trehub. berbicara. 1991). dkk. g. Sentuhan ke pipi ternyata menghasilkan gelengan kepala sedangkan sentuhan ke bibir menghasilkan gerakan mengisap. Persepsi Visual Dunia visual pada bayi yang baru lahir bukanlah kebingungan tetapi bayi yang baru lahir diperkirakan 20/200-20/600 pada bagan snellen yaitu akat untuk menguji mata. sunat biasanya dilakukan kepada bayi laki-laki kecil kirakira hari ketiga setelah kelahiran.tetapi pada saat lahir dan awal khidupannya keterkaitan sel-sel ini masih sangat lemah. Tetapi akan meningkat pada usia 6 bulan h. telinga. berlari. Peningkatan tangisan dan ocehan intensif selama prosedur . dan kulit). menggoyang-goyagka mainan yang daat berbunyi. Sebagai contoh. f. perputaran tangan. dan koordinasi jari. Pendengaran Segera setelah kelahiran.dan ketrampilan motorik halus meliputi gerakan-gerakan menyesuaikan secara lebih halus. Sesasi terjadi ketika sekumpulan informasi menadakan kontak dengan peerima sensor (mata. (Morrongiello. hidung. Sebenarnya sejak lahirn bayi sudah memiliki semua sel syaraf (neurons) yang akan dimiliki sepanjang hidupnya. suatu rangsangan harus lebih nyaring untuk didengar oleh bayi. Kenyataan bukan hanya bayi yang baru lahir yang bisa mendengar. e. Otak Ketika bayi berjalan. Kebutuhan gizi dan perilaku makan Perbedaan-perbedan yang ada pada setiap bayi dalam cadangan gizi. tersenyum dan mengerutkan dahi maka perubahan-perubahan dalam otaknya sedang berkembang. & Chace. komposisi tubuh.

para dokter telah melakukan operasi pada bayi-bayi yang lahir tanpa pembiusan. Selama masa ini perkembangan mental dipengaruhi oleh kemajuan yang besar pada kemampuan bayi untuk mengorganisasikan dan mengkoordinasikan sensasi melalui gerakan- . 1988) Bayi laki-laki yang baru lahir yang menangis intensif selama sunat. & Marshall. mengindikasikan bayi berusia 3 hari mengalami rasa sakit (Gunnar. Selama bertahun-tahun. l. Kecapan (Taste) Ketika mengisap puting yang diolesi dengan suatu larutan yang manis. Baru-baru ini. ketika para peneliti yakin bahwa bayi yang baru lahir dapat merasakan sakit. 1979). Sebaliknya mereka mengerutkan lidah mereka setelah diberi larutan asam (Steiner. Tahap Perkembangan Sensoris. 1976).sunat dilakukan. Teori Piaget Tentang Perkembangan Bayi Piaget yakin bahwa seorang anak melalui serangkaian tahap pemikiran dari masa bayi hingga masa dewasa. Porter. 3. Menurut Piaget. Dalam penelitian lain. k. Praktek kedokteran ini dilakukan karena bahaya pembiusan terhadap bayi dan anggapan bahwa bayi yang baru lahir tidak merasakan sakit. j. praoperasional dan operasional konkret. 1979). 1987. Persepsi Menyeluruh Percepsi menyeluruh (intermodal perception) ialah kemampuan mengaitkan dan informasi atas dua atau lebih pengalaman sensoris. perkembangan pemikiran dibagi ke dalam empat tahap yang secara kualitatif sangat berbeda: sensoris-motorik. & Fisch. Penciuman (Smell) Bayi-bayi yang baru lahir dapat membedakan bau.) PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA MASA BAYI a. dkk. b. Kemampuan bayi dari tahap-tahap tersebut berasal dari tekanan biologis untuk menyesuaikan diri (adapt) dengan lingkungan dan adanya pengorganisasian struktur berpikir.Motorik Tahap sensoris motorik Piaget berlangsung dari kelahiran hingga kira-kira usia 2 tahun. menunjukkan bahwa mereka mengalami stres. dan operasional formal. Mereka kelihatannya menyukai bau vanilla dan arbei tetapi tidak suka bau telur dan ikan busuk (Steiner. jumlah isapan bertambah (Lipsitt. praktek operasi yang telah berlangsung lama pada bayi yang baru lahir tanpa pembiusan semakin banyak diperdebatkan. seperti penglihatan dan pendengaran. bayi-bayi yang baru lahir memperlihatkan suatu ekspresi senyum setelah diberi larutan manis. Hal ini ditunjukkan dari ekspresi wajah mereka. Malone.

Reaksi sirkuler tersier. Pada subtahap ini. alat dasar Reaksi sirkuler sekunder (secondary sircular reaction) ialai subtahap sensorik-motorik ketiga Piaget. dan bayi mulai mengembangkan kemampuan untuk mengembangkan kemampuan untuk menggunakan simbol-simbol primitif. yang terjadi pada bulan pertama setelah kelahiran. Koordinasi reaksi sirkuler sekunder (coordination of secondery sirculer reaction) ialah subtahap sensorik-motorik keempat Piaget. (2) kebiasaan-kebiasaan sederhana dan reaksi sirkuler primer. yang berkembang antara usia 18 dan 24 bulan. Pada subtahap ini bayi semakin tergugah minatnya oleh berbagai hal yang ada pada benda-benda itu dan oleh banyak hal yang dapat mereka lakukan pada benda-benda itu. Pada subtahap ini. Pada subtahap ini. beberapa perubahan yang signifikan berlangsung yang meliputi koordinasi skema dan kesengajaan. didengar atau disentuh secara langsung. yang bergerak dengan keasyikan dengan diri sendiri dalam interaksi sensoris-motorik. 1952) Tahapan-tahapan Piaget.) PERSPEKTIF BARU TENTANG PERKEMBANGAN KOGNITIF MASA BAYI PADA . (3) reaksi sirkuler sekunder. 4. Internalisasi skema yaitu (internalization of sehemes) ialah subtahap sensoris-motorik keenam dan terakhir Piaget. Pada subtahap ini. c. (4) koordinasi reaksi sirkuler.gerakan dan tindakan-tindakan fisik – oleh karena itu. Pada subtahap ini fungsi mental bayi berubah dari suatu taraf sensoris motorik murni menjadi suatu taraf simbolis. pada subtahap ini bayi belajar mengkoordinasikan sensasi tipe skema atau struktur-yaitu. dan keingintahuan (tertiary circular reaction.koordinasi sensasi dan aksi ialah melalui perilaku reflektif. yang berkembang antara usia 8 dan 12 bulan. bayi semakin berorientasi atau berfokus pada benda di dunia. seperti mencari dan mengisap. kesenangan atas suatu yang baru. (6) internalisasi skema. Ketetapan Benda Ketetapan benda (object permanence) ialah istilah Piaget bagi pencapaian paling penting pada seorang bayi: pemahaman bahwa benda-benda dan peristiwa-peristiwa masih tetap ada dan berlansung walaupun benda-benda dan peristiwa-peristiwa itu tidak dapat dilihat. Reaksi sirkuler primer (primary circular reaction) ialah suatu skema yang didasarkan pada usaha bayi untuk memproduksi suatu peristiwa yang menarik atau menyenangkan yang pada mulanya terjadi secara kebetulan. (5) reaksi sirkuler tersier. yang berkembang antara usia 4 dan 8 bulan. yang dimiliki bayi sejak kelahiran. pencarian dan keingin tahuan. kebiasaan dan reaksi-reaksi sirkuler primer. namanya sensorik-motorik (Piaget. novelty and curiosity) ialah subtahap sensoris-motorik kelima Piaget yang berkembang antara usia 12 dan 18 bulan. perkembangan subtahap sensoris motorik adalah: (1) reflek sederhana. Kebiasaan-kebiasaan pertama dan reaksi sirkuler primer (first habit dan primary circual reaktion) ialah subtahap sensorik-motorik kedua Piaget 1-4 bulan.Reflek sederhana (simple reflexe) ialah subtahap sensoris motorik pertama Piaget.

perkembangan persepsi yang diyakini oleh para peneliti ialah bahwa bayibayi melihat benda berdiri sendiri. tetapi secara pasti hal ini terjadi pada usia 3 hingga 4 bulan.5 hingga 2 tahun barulah bayi benar-benar belajar bagaimana mengenali lingkungannya secara simbolis dan konseptual. satu. kokoh dan terpisah dari lingkungan sekitarnya. Habituasi dan Dishabituasi Apabila suatu rangsangan-cahaya atau suara-ditujukan kepada bayi beberapa kali secara berturut-turut. Pengetahuan habituasi dan dishabituasi dapat mengembangkan interaksi orang tua-bayi. membangun suatu dunia benda yang koheren dan peristiwa yang cocok untuk membentuk isi gagasan. Bayi-bayi kecil masih harus belajar banyak tetapi dunia sekitarnya tampak stabil dan teratur bagi mereka dan oleh karena itu. Piaget yakin bahwa ketika bayi memasuki masa akhir perkembangan sensoris-motorik. tetapi bayi belum memiliki konsep dan gagasan atas benda-benda itu. Hal ini menunjukkan rasa bosan mereka terhadap rangsangan itu. merangkak. b. Untuk mempelajari apakah dishabituasi sedang terjadi ialah perilaku mengisap (perilaku mengisap berhenti jika bayi kecil menyentuh suatu benda yang lembut) . Tetapi banyak pakar psikologi pemrosesan informasi yakin bahwa perkembangan bayi lebih maju dibanding dengan keyakinan Piaget. mereka biasanya kurang memberi perhatian terhadap rangsangan itu. a. Perkembangan Konsepsi Penelitian baru-baru ini tentang perkembangan persepsi dan konsepsi bayi menunjukkan bahwa bayi mempunyai kemampuan persepsi yang lebih canggih dan dapat memulai berpikir jauh lebih awal dibandingkan dengan apa yang dibayangkan oleh Piaget. meniru. dan membentuk gambaran atas benda.) PERSPEKTIF PEMROSESAN INFORMASI DAN PERKEMBANGAN BAYI Piaget yakin bahwa kemampuan bayi untuk membangun skema sensoris-motorik. pada kira-kira usia 1. ada kemungkinan hal ini terjadi pada saat lahir atau segera sesudahnya. dunia sekitar mereka dapat mereka “rumuskan“. 5. Ini adalah proses pembiasaan (habituation)yakni menyajikan yang berulang-ulang dari stimulus yang sama yang menyebabkan berkurangnya perhatian terhadap rangsangan. Dishabituation ialah suatu minat yang diperbarui seorang bayi terhadap suatu rangsangan. . dan memanipulasi benda-benda.Bayi dapat belajar mengenal benda-benda dan tersenyum kepada benda-benda itu. a. Perkembangan Persepsi Secara singkat. Teori perkembangan sensoris-motorik Piaget saat ini telah disanggah dari dua sumber. Pertama bidang perkembangan persepsi bayi menunjukkan bahwa suatu dunia persepsi yang stabil dan nyata telah dibangun jauh lebih awal pada masa bayi dibandingkan dengan yang dibayangkan oleh Piaget.

b. meniru kata-kata yang penguji kataan (seperti Mama). Kalau seorang bayi berkembang pada tingkat yang lambat. ialah sekor perkembangan keseluruhan yang meliputi subskor pada bidang motorik. Skala Perkembangan Bayi (Bayley Scales of Infant Development). 1992) melaksanakan sejumlah studi tentang kemampuan imitasi bayi. Dalam pengamatan Meltzoff tentang bayi pada 72 jam pertama kehidupan. orang tua dapat dinasihati untuk memberi mainan yang lebih “sulit“ guna merangsang pertumbuhan kognitif mereka. obatobatan. dkk.) PERBEDAAN-PERBEDAAN INDIVIDUAL DALAM INTELIGENSI Adalah penting untuk mengetahui apakah seorang bayi berkembang dengan tingkat perkembangan yang lambat. DQ.5 bulan telah terinci secara luar biasa. dan interaksi personl-sosia pengukuranl bayi Gesell. bahkan memori bayi yang berusia 2. Develepment quotient. Imitasi Peneliti perkembangan bayi Andrew Meltzoff (1990. Versi terbaru memiliki tiga komponen: skala mental.Kontributor yang paling utama penting pada pelaksanaan tes perkembangan bayi ialah Arnold Gesell (1934). Meltzoff & Moore. 1993). Tes inteligensi bayi berguna dalam mengukur berapa besar dampak kekurangan gizi. bayi secara berangsurangsur memperlihatkan suatu respon imitasi penuh tentang ekspresi wajah orang dewasa. daya suai. 6. bayi berusia 6 bulan seharusnya dapat memperlihatkan kesenangan dan ketidaksenangannya. beberapa bentuk pengayaan cukup penting. 1989. Menurut Rovve-Collier.Orang tua yang bijaksana mengetahui bahwa bayi memperlihatkan suatu minat dan pengulangan rangsangan sangat penting bagi bayi untuk memproses informasi. Memori Memori (memory) ialah unsur pusat perkembangan kognitif yang memuat seluruh informasi yang di dalamnya individu menyimpan informasi yang ia terima sepanjang waktu. kehilangan kasih sayang ibu (matermal deprivation). dan secara tekun mencari benda-benda yang berada sedikit diluar jangkauan. seperti menjulurkan lidah keluar atau membuka mulut lebar-lebar. digunakan secara luas dalam pengukuran perkembangan bayi. daya usai (adaptive). Dalam skala mental Bayley. dan pada kesempatan lain informasì disimpan seumur hidup. 12 bulan. dan memberikan respon terhadap permintaan-permintaan yang sederhana (seperti “minum“). normal. c. Kadangkadang informasi hanya disimpan beberapa detik. skala motorik. Baru-baru ini para peneliti perkembangan anak telah memperlihatkan bayi usia 3 bulan telah memiliki kemampuan menyimpan memori (Grunwald. Bila suatu bayi berkembang pada tahapan yang lebih maju. dan profil perilaku bayi. bahasa. Meltzoff & Kuhl. dan rangsangan lingkungan . yang dikembangkan oleh Nancy Bayley (1969). Memori digunakan ketika kita mencari dan mengingat. bahasa. atau cepat. bayi seharusnya dapat memperlihatkan perilaku bila diperintahkan melakukannya. dan interaksi personal sosial. Versi tes Gesell yang sekarang sering digunakan ini memiliki empat kategori perilaku: motorik.

Sintaksis (syntax) melibatkan bagaimana kata-kata dikombinasikan untuj membentuk ungkapan dan kalimat yang dapat diterima. Pada manusia. morfem ialah rangkaian bunyi-bunyian terkecil yang memberi makna kepada penggalan suku kata yang kita ucapkan dan dengar. LAD). mengatakan bahwa anak-anak dilahirkan didunia dengan alat penguasaan bahasa (language acquisition device. Adakah Suatu Periode yang Penting untuk Menguasai Bahasa ? . seperti makan dan hubungan seks. bahasa ditandai oleh daya cipta yang tidak pernah habis dan adanya sebuah sistem aturan. 7. LAD ialah suatu kemampuan tata bahasa bawaan yang mendasari semua bahasa manusia.) PERKEMBANGAN BAHASA Bahasa (language) ialah suatu sistem simbol yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. berbeda dalam hubungan usia. Daya cipta yang tidak pernah habis (invinite generativity) ialah suatu kemampuan individu untuk menciptakan sejumlah kalimat bermakna yang tidak pernah berhenti dengan menggunakan seperangkat kata dan aturan yang terbatas. Apakah Binatang Memiliki Bahasa? Banyak spesies binatang memiliki cara yang kompleks dan cerdas untuk memberi sinyal bahaya dan untuk mengomunikasikan hal-hal yang berhubungan dengan kebutuhankebutuhan dasar.terhadapw perkembangan bayi. Semantik (semantics) mengacu kepada makna kata dan kalimat. morfologi. sintaksis. Girl dan woman misalnya. Sistem aturan bahasa mencakup: fonologi. suatu keterkatan biologis yang memudahkan anak untuk mendeteksi kategori bahasa tertentu. semantik. sintaksis. Pragmatik (pragmatics)-kemampuan untuk melibatkan diri dalam percakapan yang sesuai dengan maksud dan keinginan. Suatu konsep yang berkaitan erat dengan sintaksis ialah tata bahasa (grammar). dan semantik. gambaran formal tentang ketentuan-ketentuan sintaksis. dan pragmantik. yang menjadikan bahasa sebagai upaya yang sangat kreatif. Pengaruh Biologis Keterikatan Biologis Pakar bahasa Noam Comsky (1957). Fonologi (phonologi) ialah study tentang bunyi-bunyian bahasa Morfologi (morphologi) mengacu pada ketentuan-ketentuan pengkobinasian morfem. Hasil tes ini sangat bermanfaat dalam meramalkan inteligensi dikemudian hari. seperti fonologi.

kini bahwa masa remaja menandai akhir periode yang penting untuk mempelajari ketentuan-ketentuan fonologis berbagai bahasa dan dialek. Menyusun ulang (recasting) ialah pengucapan kata suatu kalimat yang sama atau yang mirip dengan cara yang berbeda. Pengaruh Perilaku dan Lingkungan Kebanyakan peneliti penguasaan bahasa yakin bahwa anak-anak dari berbagai konteks sosial yang luas menguasai bahasa ibu mereka tanpa diajarkan secara khusus. dan merespons terhadap suara. dan kalimat-kalimat yang sederhana. yakni cara ibu dan orang dewasa sering berbicara pada bayi dengan frekuensi dan hubungan lebih luas daripada normal. Para peneliti telah membuktikan bahwa bayi yang baru lahir mampu atau memiliki kenmampuan itu semua. Bagaimana Bahasa Berkembang Pada beberapa bulan pertama kehidupan. Misalnya. Menggemakan (echoing) ialah mengulangi apa yang dikatakan anak kepada Anda. mencim atau merasakan sakit padahal semua itu tidaklah benar. Memberi nama (labeling) ialah mengidentifikasi nama-nama benda. bayi mulai memperlihatkan suatu minat akan suara. Pada usia 3 hingga 6 bulan. Satu peran lingkungan yang membangkitkan rasa ingin tahu dalam penguasaan bahasa pada anak kecil disebut motherese. Jelaslah. khususnya kalau perkataan itu suatu ungkapan atau kalimat yang tidak sempurna. 4. Anda kemungkinan akan bicara seperti layaknya seorang penduduk asli New York. Tetapi jika anak berimigrasi ketika masih kecil (kurang dari 12 tahun) maka anak tersebut akan mengalami kebingungan dalam mempelajari bahasa tersebut karena bahasa dari kota asal belum dapat ia kuasai. bayi mulai mengoceh. Banyak orag berpendapat bahwa bayi itu idak dapat mengecap. bayi memperlihatkan suatu respons yang mengagumkan terhadap suara/bunyi yang keras. Walaupun begitu.Henry Kissinger mengilustrasikan teori bahwa ada suatu periode yang penting untuk menguasai suatu bahasa. 5. ia harus mempelajari bahasa lain ditempat barunya. 2. Selama 3 atau 6 bulan berikutnya. Memperluas (expanding) ialah mengatakan ulang apa yang telah anak katakan dalam bahasa yang secara linguistik “canggih“. kalau Anda pindah ke suatu bagian tertentu kota New York sebelum Anda berusia 12 tahun. barangkali dengan menguahnya menjadi suatu pertanyaan. proses pembelajaran bahasa biasanya memerlukan lebih banyak dukungan dan keterlibatan dari pengasuh dan guru. KESIMPULAN Bahwa sesungguhnya bayi telah mengenbangkan system motorik perceptual yang tinggi. mengeluarkan suara. Strategi mengajarkan bahasa pada bayi atau anak kecil 1. . 3.

LIFE-SPAN DEVELOPMENT (Perkembangan Masa Hidup). 2002. Jakarta: ERLANGGA. http://oneclubaplikom.com/2010/12/19/makalah-perkembangan-fisik-motorik-kognitifdan-sosioemosional-pada-masa-bayi/ . Masukan gizi. faktor-faktor prakelahiran dan pascakelahiran. Santrock. ragsagan tersebut dapat berupa rangsagan visual. maupun sentuhan. Para orang ua biasanya mulai mengajarkan bayinya berbicara atau komunikasi ketika sang bayi mulai mengucapka kata pertamaya padahal sesugguhya aka lebih baik jika ibu berbicara dengan bayi sejak bulan pertama kelahiranya karena pengajaran bahasa terbaik terjadi ketika percakapan dimulai sebelum bayi memiliki kemampuan atas pembicaraan pertama yang dapat dipahaminya. infeksi.wordpress. W.Bayi sebenarya membutuhkan beberapa rangsangan tertentu utuk mengmbangkan ketrampilan persepsi mereka. kecelakaan dan bermacam-macam trauma dapat mempengaruhi intelegensi bayi dan anak. DAFTAR PUSTAKA John. tapi ransangan yang diberikan sebaiknya jangan berlebihan karena dapat mengakibatkan kebingugan pada anak. pedengaran.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful