Doni Firmansyah NIS: 11020003 Tugas Akuntansi Keuangan 1 Jawabannya

:

1.
bukunya

Pengertian akuntansi menurut American Accounting Association

atau yang disingkat AAA, yang dituliskan dan dikutip oleh Soemarsono SR. dalam menuliskan bahwa pengertian informasi akuntansi serta itu adalah ekonomi proses yang

pengidentifikasian,

pelaporan

pengukuran

memungkinkan timbulnya penilaian dan keputusan yang akan dapat digunakan oleh mereka yang menggunakan informasi tersebut. Lain lagi menurut AICPA yang dituliskan oleh Sofian S. Harahap pada 1994, pengertian akuntansi menurut AICPA ini adalah seni pencatatan, pengikhtisaran dan pengelolaan transaksi yang bersifat keuangan dengan cara tertentu dan dalam sistem moneter tertentu. Widjaya Tunggal mengatakan bahwa pengertian akuntansi adalah bahasa perusahaan yang sangat berguna dalam pemberian informasi yang dapat digunakan untuk proses pengambilan keputusan demi kepentingan perusahaan. Dari berbagai pengertian akuntansi di atas, jelas dikatakan bahwa akuntansi tersebut merupakan kegiatan pencatatan, pengelompokkan, dan pengorganisasian keluar masuknya uang dalam suatu individu atau kelompok perusahaan, di mana catatan tersebut akhirnya dapat digunakan untuk pengambilan keputusan. Hal ini sama dengan pengertian akuntansi menurut C. West Churman yang mengatakan bahwa pengertian akuntansi itu sebenarnya adalah pengalaman tertulis yang berguna untuk pengambilan keputusan.

Masih ada banyak lagi pengertian akuntansi yang diutarakan oleh para ahli akuntansi seperti Sophar Lumbantoruan pada 1989 mengatakan bahwa

pengertian akuntansi itu adalah suatu alat yang dipakai sebagai bahasa bisnis, di mana informasi yang disampaikan di dalam akuntansi tersebut dapat dengan mudah dipahami. Selain itu, masih menurut Sophar Lumbantoruan, akuntansi dalam pengertian akuntansi menurut dirinya merupakan suatu rancangan yang disusun sedemikian rupa agar transaksi yang tercatat tersebut dapat diolah menjadi informasi yang berguna. Pengertian akuntansi yang berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan RI No.476 KMK. 01. 1991 menyatakan bahwa pengertian akuntansi itu adalah suatu proses pengumpulan, pencatatan, penganalisisan, peringkasan, pengklasifikasian dan pelaporan transaksi keuangan dari suatu kesatuan ekonomi untuk

menyediakan informasi keuangan bagi para pemakai laporan yang berguna untuk pengambilan keputusan.

2.

Aset lancar (Inggris: current asset) dalam akuntansi adalah jenis

aset yang dapat digunakan dalam jangka waktu dekat, biasanya satu tahun. Contoh aset lancar antara lain adalah kas, piutang, investasi jangka pendek, persediaan, dan beban dibayar di muka. Pada suatu neraca, aset biasanya dikelompokkan menjadi aset lancar dan aset tidak lancar.

3.
dibukukan

Accrual Basis adalah pengeluaran dan biaya-biaya yang diakui dan pada periode tersebut berdasarkan pembayaran tunai serta

pengeluaran/ penerimaan tidak tunai yang jatuh tempo pada periode tersebut. Contoh komponen biaya pada accrual basis misalnya biaya penyusutan, biaya sewa, biaya dibayar di muka, biaya yang sudah jatuh tempo tapi pembayarannya belum diterima.

o Memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk menunjukkan keberhasilan mengelola sumber daya yang dimiliki o Berguna dalam melakukan evaluasi atas kinerja pemerintah melalui service cost. o Dalam metode cash basis.International Public Sector Accounting Standards (IPSAS) Board (IFAC. o Didalam metode cash basis beban tidak diakui sampai uang dibayarkan walaupun beban terjadi terjadi pada bulan itu. pendapatan diakui ketika cash diterima sedangkan beban diakui pada saat cash dibayarkan. Demikian juga dengan . 2003: halaman 7) memberikan kesimpulan tentang beberapa keuntungan dari penerapan basis akrual dalam akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di sektor publik. yaitu: o Basis akrual dapat menunjukkan bagaimana pemerintah membiayai kegiatannya dan memenuhi kebutuhan kasnya o Basis akrual memungkinkan pembaca laporan keuangan mengevaluasi kemampuan pemerintah untuk membiayai aktivitas-aktivitasnya dan untuk memenuhi kewajiban dan komitmen-komitmennya o Akuntansi berbasis akrual menunjukkan posisi keuangan/kekayaan pemerintah dan perubahan atas posisi keuangan tersebut. dan pencapaian kinerja Cash Basis adalah sistem pembukuan. efisiensi. dimana seluruh pengeluaran dan biaya-biaya diakui sebagai pengeluaran dan biaya-biaya pada periode tersebut berdasarkan realitas pembayaran tunai. Sehingga segala pengeluaran dan biayabiaya serta penerimaan yang sudah diterima tunainya sajalah yang akan dimasukkan dalam perhitungan cash basis. artinya perusahaan mencatat beban didalam transaksi jurnal entry ketika kas dikeluarkan atau dibayarkan dan pendapatan dicatat ketika kas masuk atau diterima.

accrual basis lebih banyak digunakan oleh bisnis atau perusahaan berskala menengah dan besar. sebagai dasar perencanaan strategi perusahaan di masa datang. Pra Industrisasi Sebelum Masehi Hasil penelitian sejarah menemukan catatan tertua yang diketahui adalah lembaran dari tanah liat yang memuat catatan – catatan pembayaran upah di Babylonia sekitar 3600 tahun sebelum masehi.pendapatan. Sehingga metode cash basis tidak mencerminkan besarnya uang yang ada sebenarnya Pengakuan keuntungan secara cash basis biasanya banyak digunakan oleh bisnis atau perusahaan berskala kecil. namun memang membutuhkan keahlian dan pengalaman dari yang menyusunnya. yang lebih membutuhkan hasil pengakuan keuntungan yang lebih komprehensif. Walaupun demikian. yaitu : 1. karena perhitungannya juga lebih rumit dan lebih banyak komponen biaya yang dihitung. Dengan demikian. . namun hasilnya lebih akurat. tidak diakui sampai dengan uang diterima. perkembangan-perkembangan akuntansi sesuai dengan zamannya. dengan pertimbangan kemudahan dalam perhitungan dan kepraktisannya. Selain itu terdapat bermacammacam bukti adanya pemeliharaan catatan dan sitem-sistem control akuntansi yang dijumpai di kerajaan mesir kuno dan Negara-kota Yunani. Peran perang salib yang terjadi pada abad ke 11 hingga abad ke 13 memberikan perkembangan di kota-kota Italia yang selanjutnya membuka hubungan baru ke arah timur (asia). pengakuan keuntungan berdasarkan accrual basis ini bukan berarti jauh lebih sulit. maka pusat-pusat perdagangan di kota-kota Italia bertumbuh dan muncullah agen-agen dan partnership. Dengan begitu. 5. 4.

sebagai usaha dari penulis untuk merasionalisasikan kaidah pendebetan dan pengkreditan rekaning atau perkiraan. Dari sinilah timbul bentuk badan hukum yang memungkinkan suatu organisai usaha memperoleh sejumlah besar modal dari masyarakat melalui penjualan saham. maka dominasi angkaangka romawi yang digunakan selama berabad-abad menjadi tenggelam dan banyak di tinggalkan. Maka muncullah suatu kebutuhan baru dari kalangan masyarakat yang berkepentingan terhadap perusahaan yaitu pemeriksaan akuntansi independen untuk memberikan jaminan bahwa laporan keuangan yang disahkan oleh manajemen perusahaan dapat di percaya. Zaman industrisasi abad ke 18 s/d 20 Di zaman ini di awali dengan perkembangan akuntansi modern yaitu terjadinya revolusi industri di eropa barat pada abad ke 18. Adanya perbedaan kepentingan diantara kedua kelompok yaitu pemegang saham dan manajemen perusahaan. dan tidak lagi dibuat pada setiap akhir ventura sebagaimana sebelumnya. para akuntan public yang terdaftar tersebut mendirikan asosiasi akuntan yang . sehingga laporan keuangan tidak lagi memenuhi fungsinya sebagai pertanggungjawaban. Sebaliknya pertumbuhan akuntansi menjadi kian pesat karenanya. menjadikan laporan keuangan yang dihasilkan disusun dengan dasar penilaian dan kepentingan yang berbeda.Perkembangan akuntansi pada abad pertengan dikenal dengan ilmu berhitung dan di pergunakannya mata uang secara luas sebagai alat pertukaran. Pada tahun 1887. Namun semenjak dikenalnya angka arab yang lebih sederhana. Pada abad ke 17 hingga 18 buku-buku teks mulai mempersonifikasikan semua rekening dan transaksi . Desakan kebutuhan-kebutuhan jasa akuntansi yang professional. mengakibatkan nya di buka sebuah lembaga yang memberikan lisensi akuntan public terdaftar (CPAs) diseluh Negara Amerika Serikat. Perkembangan lainnya adalah dibuatnya perhitungan rugi laba pada setiap akhir tahun . 2.

Melalui keluaran-keluarannya yang lebih berarti . FASB menggalang kredibilitas dan sekaligus meraih dukungan publik akuntansi serta kalangan yang terkait keberadaanya seperti SEC. G. serta uang yang perlukan untuk eksploitasi garnisun-garnisun galangan kapal yang ada di Batavia dan Surabaya. tepat guna.mengakibatkan Pendidikan yang semakin terbengkalai . . dan keadaan rakyat makin menderita dan sengsara. pinjaman-pinjaman. Pada tanggal 9 Maret 1942 memaksa pemerintah Hindia Belanda untuk menyerah tanpa syarat di Kalijati (Indonesia). Zaman Perang Dunia Ke-2 Awal sejarah perkembangan akuntansi di Indonesia tidak lepas dari perkembangan akuntansi di negara Belanda pada abad pertengahan.pertama di Amerika Serikat bernama American Association of Accountants. Hal ini dibuktikan adanya sebuah instruksi yang dikeluarkan oleh Gubernur Jendral mengenai pengurusan pembukuan penerimaan uang. Stible dan St. dan saat ini dikenal dengan AICPA (American Institute of Certified Public Accountants). J. dengan cepat bergerak. Dalam buku Encyclopaedie van Nederlandsch Indie. D. Dan tahun 1917 nama itu diubah menjadi American Insitute of Acountants. Tanggal 8 Desember 1941 jepang mencetuskan perang melawan sekutu. 3. cepat dan responsive. Stroomberg tercatat bahwa akuntansi di Indonesia paling tidak sudah dikenal pada tahun 1642. Sejak tanggal tersebut. maka jepang menggantikan kedudukan Belanda sebagai penjajah di Indonesia. Bukti lain yang diketahui adalah catatan pemukuan dari Amphioen Societeit (didirikan di Batavia pada tahun 1747) yang dengan jelas menggambarkan pengaruh dari metode-metode Italia. Pada tahun 1972 &1973 terdapat suatu kemajuan bagi organisasi profesi akuntan di Amerika Serikat terjadi yaitu saat didirikan dan di organisasikannya Financial Accounting Standards Board ( FASB) dan Financial Accounting Foundation (FAF) yang kian memperkuat kedudukan profesi akuntansi di negara tersebut.

serta pemerintah mulai melancarkan rencana pembangunan lima tahun (REPELITA 1). tabanas. dan sertifikat dana reksa. 4. dan Belanda). Tiongkok. Selandia Baru. disamping mengembalikan kepercayaan rakyat terhadap mata uang rupiah. taska. serta mengusahakan perolehan dana dari lembaga keuangan internasional dan IGGI). Inggris. Zaman Multinasional Pada masa pemerintahan orde baru ditandai oleh keberhasilan pemerintah orde baru di tahun 1969 membuat perekonomian Indonesia normal kembali. Untuk melakukan REPELITA 1 tersebut membutuhkan modal yang sangat besar. Pada kenyataannya ternyata keberadaan jepang tidak membawa pengaruh yang berarti terhadap metode pembukuan yang ada pada saat itu. serta pasar modal) maupun dari luar negeri (seperti melalui pemberian izin PMA. Adanya perusahaan amerika membuka celah bagi masuknya kantor-kantor akuntan asing ke Indonesia guna mengatasi kelangkaan tenaga kerja akuntan serta pesatnya perkembangan praktik akuntansi. Australia.Akhir perang dunia ke-dua pada tanggal 15 Agustus 1945 terjadi ketika. Karenanya pemerintah mengalang modal baik dari dalam negeri seperti melalui deposito. Praktek-praktek akuntansi jepang terbatas hanya untuk mencatat kegiatan-kegiatan mereka dan itu pun dilakukan dengan menggunakan huruf-huruf kanji. Kehadiran berbagai perusahaan PMA di Indonesia membawa praktikpraktik akuntansi dari negara-negara tersebut. .jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu (Amerika Serikat. penjualan sertifikat Indonesia.

karena apabila tidak bermanfaat. Wajar (Fair Disclosure) Tersirat tujuan-tujuan etis untuk memberikan perlakuan yang sama kepada semua pihak yang merupakan pembaca potensi pembaca potensial dari laporan keungan. Disclosure mengandung arti bahwa laporan keuangan harus memberikan informasi dan penjelasan yang cukup mengenai hasil aktifitas suatu unit usaha. Bagi beberapa pihak Full Disclosure berarti penyajian informasi secara berlebih-lebihan dan karenanya tidak tepat. Dengan demikian informasi yang diungkapkan harus jelas.6. Lengkap (Full) Berarti penyajian semua informasi yang relevan. lengkap dan dapat menggambarkan secara tepat mengenai kejadian-kejadian ekonomi yang berpengaruh terhadap hasil operasi unit usaha tersebut. maka tujuan dari pengungkapan (Disclosure) tersebut tidak akan tercapai. Tiga konsep pengungkapan yang umumnya diusulkan adalah sebagai berikut: 1. Apabila dikaitkan dengan laporan keuangan. Jadi data tersebut harus benar-benar bermanfaat. Yang paling umum digunakan dari ketiga konsep diatas adalah pengungkapan yang cukup (Adequate). . Apabila dikaitkan dengan data. Kata Disclosure memiliki arti tidak menutupi atau tidak menyembunyikan. 3. Informasi yang berlebih-lebihan adalah berbahaya karena penyajian informasi dengan detail terlalu banyak justru akan menyembunyikan informasi yang penting dan membuat laporan keuangan menjadi sukar diinterpretasikan. 2. Disclosure berarti memberikan data yang bermanfaat kepada pihak yang memerlukan. Pengungkapan yang cukup (Adequate) Disclosure yang minimal harus ada sehingga ikhtisar-ikhtisar keuangan menjadi tidak menyesatkan.

Kelangsungan Usaha Laporan keuangan biasanya disusun atas dasar asumsi kelangsungan usaha perusahaan dan akan melanjutkan usahanya dimasa depan. Dengan dasar ini. serta sumber daya yang mempersentasekan b. 11. dan entitas pelapor). badan pengawas dari pemerintah atau pasar modal. 8. organisasi profesi. Oleh karena itu. Laporan keuangan yang disusun atas dasar akural memberikan informasi kepada pemakai tidak hanya transaksi masa lalu yang melibatkan penerimaan dan pembayaran kas. perusahaan diasumsikan tidak bermaksud atau berkeinginan untuk melikuidasi atau membubarkan uasahanya. Pelaporan Keuangan meliputi segala aspek yang berkaitan dengan penyediaan dan penyampaian informasi keuangan. tetapi juga kewajiban pembayaran kas di masa depan. peraturan . pengaruh transaksi dan peristiwa lain diakui pada saat kejadian (dan bukan pada saat kas atau setara kas diterima atau dibayar) dan dicatat dalam catatan akuntansi serta dilaporkan dalam laporan keuangan pada periode yang bersangkutan. laporan keuangan disusun atas dasar akural. 9.7. Dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK) IAI menetapkan asumsi dasar sebagai berikut : a. Dasar Akrual Yang menyebutkan bahwa dalam mencapai tujuannya. Haruslah dibedakan antara pengertian Pelaporan keuangan (bahasa Inggris: financial reporting) dan laporan keuangan (bahasa Inggris: financial reports). Aspek-aspek tersebut antara lain lembaga yang terlibat (misalnya penyusunan standar. 10. kas yang akan diterima di masa depan.

adalah kerangka akuntansi yang digunakan di Amerika Serikat. dalam arti bahwa kepemilikan dalam organisasi nirlaba tidak dapat dijual. IFRS adalah bagian akuntansi internasional di mana untuk mengatur dan melaporkan informasi keuangan. GAAP jauh lebih aturan berbasis dari IFRS. Bahkan seharusnya harus dibedakan pula antara statemen (bahasa Inggris: statement) dan laporan (bahasa Inggris: report) 12.yang berlaku termasuk PABU (Prinsip Akuntansi Berterima Umum atau Generally Accepted Accounting Principles/GAAP). IFRS lebih berfokus pada . Sumber daya entitas berasal dari para penyumbang yang tidak mengharapakan pembayaran kembali atas manfaat ekonomi yang sebanding dengan jumlah sumber daya yang diberikan. 2. Menghasilkan barang dan/ atau jasa tanpa bertujuan memupuk laba. Laporan keuangan hanyalah salah satu medium dalam penyampaian informasi. dan kalau suatu entitas menghasilkan laba. Ciri-cirinya yaitu: 1. maka jumlahnya tidak pernah dibagikan kepada para pendiri atau pemilik entitas tersebut. IFRS digunakan terutama oleh perusahaan melaporkan hasil keuangan mereka di mana saja di dunia kecuali Amerika Serikat. atau kepemilikan tersebut tidak mencerminkan proporsi pembagian sumber daya entitas pada saat likuiditas atau pembubaran entitas. atau GAAP. IFRS adalah singkatan dari International Financial Reporting Standards atau Standar Pelaporan Keuangan Internasional. dialihkan. Hal ini berasal dari pernyataan dari Akuntansi yang berbasis di London International Standards Board (IASB). atau ditebus kembali. Standar Akuntansi Keuangan. 3. Tidak ada kepemilikan seperti lazimnya pada organisasi bisnis. 13.

akuntansi. Aktiva tidak berwujud 10. Sewa 11. Biaya penggajian 4.prinsip-prinsip umum dari GAAP. bersih. serta kemauan untuk mempelajari informasi dengan ketekunan yang wajar. Pajak penghasilan 6. Aktiva tetap 9. Untuk maksud ini. Kejadian setelah tanggal neraca 14. Pensiun 12. dan lebih mudah dipahami daripada GAAP. pemakai diasumsikan memiliki pengetahuan yang memadai tentang aktivitas ekonomi dan bisnis. Kualitas utama dari laporan keuangan antara lain: 1. Pengakuan pendapatan 3. . Biaya pinjaman 5. Kurs valuta asing 14. Persediaan 8. Investasi pada perusahaan asosiasi 7. Operasi segmen 15. Susunan IFRS meliputi : 1. Kualitas Pertama : Dapat Dipahami Kualitas penting informasi yang ditampung dalam laporan keuangan adalah kemudahannya untuk segera dapat dipahami oleh pemakai. yang membuat tubuh IFRS kerja jauh lebih kecil. Penggabungan usaha 13. Penyajian laporan keuangan 2.

Informasi memiliki kualitas relevan kalau dapat mempengaruhi keputusan ekonomi pemakai dengan membantu mereka mengevaluasi peristiwa masa lalu. mungkin tidak tepat bagi Organisasi untuk . Informasi memiliki kualitas andal jika bebas dari pengertian yang menyesatkan. misalnya. dan dapat diandalkan pemakainya sebagai penyajian yang tulus atau jujur (faithful representation) dari yang seharusnya disajikan atau yang secara wajar diharapkan dapat disajikan. Kualitas Ketiga : Keandalan Agar bermanfaat. Kualitas Kedua : Relevan Agar bermanfaat. Informasi mungkin relevan tetapi jika hakekat atau penyajiannya tidak dapat diandalkan maka penggunaan informasi tersebut secara potensial dapat menyesatkan. informasi kompleks yang seharusnya dimasukkan dalam laporan keuangan tidak dapat dikeluarkan hanya atas dasar pertimbangan bahwa informasi tersebut terlalu sulit untuk dapat dipahami oleh pemakai tertentu. 3. menegaskan. informasi juga harus andal (reliable). jika keabsahan dan jumlah tuntutan atas kerugian dalam suatu tindakan hukum masih dipersengketakan. atau mengkoreksi. Informasi yang sama juga berperan dalam memberikan penegasan (confirmatory role) terhadap prediksi yang lalu. Peran informasi dalam peramalan (predictive) dan penegasan (confirmatory) berkaitan satu sama lain. masa kini atau masa depan. informasi harus relevan untuk memenuhi kebutuhan pemakai dalam proses pengambilan keputusan. Misalnya. kesalahan material. 2. tentang bagaimana struktur keuangan organisasi diharapkan tersusun atau tentang hasil dari operasi yang direncanakan.Namun demikian. informasi struktur dan besarnya aktiva yang dimiliki bermanfaat bagi pemakai ketika mereka berusaha meramalkan kemampuan organisasi dalam memanfaatkan peluang dan bereaksi terhadap situasi yang merugikan. Misalnya. hasil evaluasi mereka di masa lalu.

Ketaatan pada standar akuntansi keuangan. Laporan laba ditahan (dan sama dengan Laporan Ekuitas. dan Laporan Saldo Laba dan Ekuitas untuk perusahaan) adalah laporan keuangan dasar. Implikasi penting dari karakteristik kualitatif dapat diperbandingkan adalah bahwa pemakai harus mendapat informasi tentang kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan dan perubahan kebijakan serta pengaruh perubahan tersebut. Ya. 4.mengakui jumlah seluruh tuntutan tersebut dalam neraca. termasuk pengungkapan kebijakan akuntansi yang digunakan oleh organisasi. Pemakai juga harus dapat memperbandingkan laporan keuangan antar organisasi untuk mengevaluasi posisi keuangan. pengukuran dan penyajian dampak keuangan dari transaksi dan peristiwa lain yang serupa harus dilakukan secara konsisten untuk organisasi tersebut. antar periode organisasi yang sama dan untuk organisasi yang berbeda. 15. meskipun mungkin tepat untuk mengungkapkan jumlah serta keadaan dari tuntutan tersebut. membantu pencapaian daya banding. Kualitas Keempat : Dapat Dibandingkan Pemakai harus dapat memperbandingkan laporan keuangan organisasi antar periode untuk mengidentifikasi kecenderungan (trend) posisi dan kinerja keuangan. Laporan Ekuitas Mitra untuk kemitraan. Oleh karena itu. Para pemakai harus dimungkinkan untuk dapat mengidentifikasi perbedaan kebijakan akuntansi yang diberlakukan untuk transaksi serta peristiwa lain yang sama dalam sebuah organisasi dari satu periode ke periode dan dalam organisasi yang berbeda. Laporan ini menjelaskan perubahan pada laba ditahan perusahaan selama periode pelaporan. kinerja serta perubahan posisi keuangan secara relatif. Laporan Ekuitas Pemilik untuk kepemilikan tunggal. Hal ini mengurai perubahan pada kepentingan pemilik dalam .

Mengetahui saldo yang benar. Uang bukan hanya kas yang tersimpan di brankas. Keduanya perlu direkonsiliasi untuk mendapatkan saldo yang benar. Tujuan rekonsiliasi bank adalah mencatat saldo bank yang benar di buku akuntansi perusahaan. dan setiap item lainnya dibebankan atau dikreditkan ke saldo laba. yaitu dengan melakukan pencatatan akuntansi sendiri dan mencocokkannya dengan laporan bank. 17. 18. di mana: Modal pemilik = Aset − Kewajiban 16.suatu organisasi. yang ironisnya. Merencanakan kas masuk dan keluar adalah kegiatan penting manajemen keuangan setiap perusahaan. Setiap pengusaha harus melindungi dan mengontrol saldo kas yang tersimpan di rekening bank. Sebaliknya saldo buku akuntasi perusahaan juga belum tentu benar. bukan berarti apa yang dilaporkan oleh bank selalu tepat. Saldo bank yang tidak . dan dalam penerapan laba ditahan atau surplus dari satu periode akuntansi ke periode yang berikutnya. Rencana yang baik harus berdasarkan pada data-data yang benar. Agar bisa membuat keputusan secara benar. Saldo bank juga adalah aset usaha yang paling penting. anda harus menggunakan data yang benar pula. paling menarik untuk diselewengkan. pentingnya melakukan rekonsiliasi bank antara lain: Karena saldo bank adalah uang anda. Baris rincian biasanya termasuk keuntungan atau kerugian dari operasi. Meski anda bisa setiap saat memeriksa rekening bank. dividen yang dibayarkan. Laporan yang diharapkan oleh Prinsip akuntansi yang berlaku umum dan menjelaskan ekuitas pemilik dan laba ditahan ditampilkan pada neraca. penerbitan atau penebusan dari saham. Perencanaan cashflow yang lebih baik.

Bagaimana anda yakin dana dari cek atau giro tersebut benar-benar masuk dalam rekening bank anda? Salah satunya adalah dengan melakukan rekonsiliasi antara buku akuntansi perusahaan dan laporan rekening bank. mungkin anda percaya rekanan sudah menransfer dana ke dalam rekening bank. anda sudah harus mencatat pengeluaran bank pada buku akuntansi perusahaan. Namun demikian anda tetap harus memeriksa saldo bank untuk memastikan bahwa dana tersebut sudah tercatat dalam saldo bank anda. Anda harus merekonsiliasinya karena pada dasarnya saldo bank sebesar cek dan giro tersebut sudah bukan lagi menjadi “milik” anda. Mencegah terjadinya penyelewengan. Cek dan giro yang “pending” ini tidak tercatat di laporan rekening bank. Biasanya selalu ada jeda waktu antara penyerahan cek atau giro ke rekanan dan penarikan dana oleh rekanan dari rekening bank pengusaha. Namun bank tidak akan melakukan apa-apa sampai rekanan menarik dana tersebut dari rekening bank anda. Dengan demikian anda bisa segera melakukan perbaikan. Saat membayarkan cek atau giro kepada rekanan. baik pada buku akuntansi perusahaan maupun pada laporan bank.direkonsiliasi adalah sumber data yang bisa menyesatkan anda dalam merencanakan keuangan usaha. . Rekonsiliasi bank dapat membantu anda untuk segera mengetahui adanya kesalahan catat. Mendeteksi adanya kesalahan dan kekeliruan. Memastikan penerimaan saldo bank. Apakah anda banyak menerima pembayaran transaksi melalui bank? Jika ya. Kemudian anda meminta karyawan untuk menyetorkan ke bank. Mengetahui transaksi-transaksi yang masih “pending”. Suatu saat anda menerima cek atau giro dari rekanan. Anda mencatat itu sebagai penerimaan kas pada buku akuntansi perusahaan. Secara berkala anda harus mencocokkan saldo penerimaan bank dan catatan akuntansi perusahaan.

Mengendalikan biaya bank (bank charges). yakni mereka harus memiliki sejumlah uang yang mencukupi untuk membayar kewajiban pada saat jatuh tempo agar entitas bersangkutan dapat beroperasi. Hubungan antara arus kas bersih dan laba bersih dapat ditunjukkan melalui perhitungan arus kas bersih. karena beberapa pendapatan dan beban yang tercantum dalam laporan laba-rugi tidak dibayar secara tunai selama satu tahun. 19. Bank membebankan biaya-biaya bank (bank charges. Kas juga menjadi begitu penting karena. tetapi arus kas lebih penting lagi karena dividen harus dibayar secara tunai dan karena kas diperlukan dalam membeli aktiva untuk melanjutkan operasi perusahaan. bank fees) setiap saat. Laba bersih perusahaan adalah hal yang penting. dan bahkan pemerintah harus mempertahankan posisi liquiqitas yang memadai. juga simpanan bank atau tempat lain yang dapat diambil sewaktu-waktu. Kas dapat dikatakan merupakan satu-satunya pos yang paling penting dalam neraca. Karena berlaku sebagai alat tukar dalam perekonomian kita. Saat melakukan rekonsiliasi anda bisa secara cermat memeriksa biaya-biaya bank tersebut dan membandingkan dengan tarif yang telah disepakati. Kas merupakan alat pertukaran dan alat pembayaran yang diterima untuk pelunasan hutang. perorangan. Kas sangat penting artinya karena. . menggambarkan daya beli dan dapat ditransfer segera dalam perekonomian pasar kepada setiap individu dan organisasi dalam memperoleh barang dan jasa yang diperlukan. kas terlihat secara langsung atau tidak langsung dalam hampir semua transaksi usaha 20. Namun buku akuntasi perusahaan tidak mencatat apa-apa sampai menerima data detail dari laporan rekening bank. perusahaan. Pada umumnya arus kas bersih perusahaan berbeda dengan laba akuntansi. dan dapat diterima sebagai setoran dengan jumlah sebesar nilai nominalnya.

Sebelah kiri disebut debit. beberapa pajak mungkin ditangguhkan dan beberapa pendapatan mungkin tidak diterima secara tunai dalam satu tahun. Jika ada neraca yang tidak balance. digunakan . Sedangkan sisi sebelah kredit berisi hutang (dana dari pihak ketiga yang dipakai untuk operasional perusahaan) dan modal (dana pemilik perusahaan yang dipisahkan untuk digunakan dalam operasional perusahaan). sehingga perusahaan mengambil hutang (sisi kredit) untuk digunakan sebagai kas perusahaan (sisi debit). Pemilik menyetor modal (sisi kredit) untuk digunakan sebagai kas perusahaan (sisi debit). Sedangkan sisi debit neraca mencerminkan alokasi dana tersebut. Pos ini mengurangi laba bersih tetapi tidak dibayarkan secara tunai. belum tentu neraca tersebut bebas dari kesalahan.Contoh utama beban non kas adalah penyusutan. Terlihat bahwa sisi kredit neraca mencerminkan sumber dana perusahaan. Neraca disebut balance jika jumlah sisi debit sama dengan jumlah sisi kredit. Selanjutnya kas digunakan untuk membeli bahan baku (sisi debit). kronologisnya sebagai berikut. dan sebelah kanan disebut kredit. Jika dilihat dari awal terbentuknya perusahaan. Pada dasarnya laba tunai merupakan arus kas dari aktivitas operasi perusahaan. Kemudian kas tersebut digunakan untuk membeli berbagai aset seperti mesin (sisi debit) dan menyewa gedung (sisi debit). Selain itu. sehingga kita akan menambahkan kembali beban ini ke laba bersih dalam menghitung arus kas bersih. aset tetap seperti bangunan dan kendaraan). 21. Pertanyaannya adalah: mengapa neraca harus balance? Neraca terdiri dari dua sisi. sehingga pos tersebut harus dikurangkan dari laba bersih ketika menghitung arus kas bersih. Namun jika balance. Salah satu unsur Laporan Keuangan adalah neraca. neraca tersebut pasti mengandung kesalahan. Ternyata dana pemilik itu kurang. Sisi sebelah debit berisi segala macam aset perusahaan (aset lancar seperti kas dan piutang.

22. Kapan melakukan impairment. alasan.untuk apa saja. saat ada perubahan yang material dalam penggunaan aset atau lingkungan bisnis. 4. Pedoman yang harus diperhatikan antara lain (SFAS 121): 1. maka dilakukan pengakuan suatu impairment (kerugian/kegagalan). . Fokus pembahasan impairment di sini adalah menurut versi IFRS. Bagaimana mengukur kerugian. Informasi yang harus diungkap. sebenarnya syarat ini sangat longgar karena FCF belum di-PV-kan. dari selisih BV dengan fair value. Namun. setiap asset yang diperoleh diasumsikan akan menghasilkan cash inflow di masa datang sebagai kompensasi atas cash outflow untuk memperolehnya sehingga ketika asset tersebut dinilai tidak lagi memenuhi hal ini. jika terjadi sisi debit (penggunaan) lebih kecil dari sisi kredit (sumber). tentu akan menjadi pertanyaan: Dana dari mana yang digunakan perusahaan? Sebaliknya. Namun. padahal BV saja sudah bisa dikatakan rugi. Kapan seharusnya melakukan penilaian untuk kemungkinan impairment. . Kerugian impairment pertama kali digunakan untuk mengurangi goodwil terkait perolehan aset itu. Impairment secara singkat merupakan penurunan nilai aset (umumnya dilakukan uji impairment pada tahun selain revaluasi). 2. 3. keputusan untuk melakukan impairment bukan sesuatu yang sederhana. asumsi pengukuran kerugian dan segmen bisnis yang terpengaruh. Berikut aturan mengenai impairment pada FASB: Pada prinsipnya. Dengan demikian maka sisi debit dan sisi kredit harus sama jumlahnya (balance) Jika terjadi sisi debit (penggunaan) lebih besar dari sisi kredit (sumber). bagian FASB hanya dijelaskan mengenai aturan singkatnya. saat estimasi undiscounted future cash flow lebih rendah dari BV aset (termasuk goodwill). atau ada informasi nilai pasar aset turun. deskripsi aset yang impaired. tentu dipertanyakan: Ke mana larinya dana yang telah diterima perusahaan? Jadi tidak ada alasan mengapa sisi debit dan kredit tidak seimbang.

27. Tidak seperti aktiva berwujud seperti property.23. a. daninvestasi jangka panjang dalam obligasi serta saham tidak memiliki substansi fisik. harga perolehan : biaya yang dikeluarkan sampai aktiva siap digunakan 2. factor fisik contoh : kerusakan b. Aktiva ini merupakan instrumentkeuangan dan . Aktiva tak berwujud (intangible assets) memiliki dua karakteristik utama. Depresiasi didasarkan pada 3 faktor : 1. Aktiva seperti deposito bank. 1. 26. 2. 2) penggantian. nilai sisa : jumlah yang akan diterima pada saat aktiva itu dijual atau ditarik dari penggunaannya 3. Kurang memiliki eksistensi fisik. masa manfaat : jangka waktu pemakaian aktiva yang diharapkan oleh perusahaan. 24. piutang usaha. penggantian suatu aktiva dengan aktiva lainnya yang lebih efisien. factor ekonomi. aktiva tak berwujud memperoleh nilai dari hak dan keistimewaan atau privilegeyang diberikan kepada perusahaan yang menggunakannya. yaitu: 1) ketidaklayakan : apabila suatu aktiva tidak berguna lagi bagi perusahaan tertentu karena permintaan akan produk perusahaan itu telah meningkat. tetapitidak diklasifikasikan sebagai aktiva tak berwujud. Bukan merupakan instrument keuangan. 25. pabrik dan peralatan.

Nantinya. Contoh dari pengeluaran modal adalah biaya-biaya yang dikeluarkan untuk membeli aktiva tetap. Pengeluaran-pengeluaran dalam kategori ini akan dicatat dengan cara mendebet akun aktiva tetap terkait. meningkatkan efisiensi.menghasilkan nilainya dari hak (klaim) untuk menerima kas atau ekuivalen kasdimasa depan. dan atau untuk mengganti komponen aktiva tetap yang ada. tambahan komponen aktiva tetap. . dengan tujuan untuk memperoleh manfaat. kapasitas. Pengeluaran modal (capital expenditure) adalah biaya-biaya yang dikeluarkan dalam rangka memperoleh aktiva tetap. Dengan kata lain. Sedangkan yang dimaksud dengan pengeluaran pendapatan (revenue expenditure) adalah biaya-biaya yang hanya akan memberi manfaat dalam periode berjalan. serta memperpanjang masa manfaat aktiva tetap. Contoh dari pengeluaran ini adalah beban untuk pemeliharaan dan perbaikan aktiva tetap. dan atau memperpanjang masa manfaat dari aktiva tetap terkait. karena pengeluaran-pengeluaran ini akan memberikan manfaat bagi perusahaan di masa mendatang. sehingga biaya-biaya yang dikeluarkan tidak akan dikapitalisasi sebagai aktiva tetap di neraca. meningkatkan efisiensi operasional dan kapasitas produktif aktiva tetap. melainkan akan langsung dibebankan sebagai beban dalam laporan laba rugi periode berjalan dimana biaya tersebut terjadi (dikeluarkan). melainkan dikapitalisasi terlebih dahulu sebagai aktiva tetap dineraca. bagian dari harga perolehan aktiva tetap ini akan dialokasikan menjadi beban penyusutan untuk masing-masing periode yang menerima manfaat atas pengeluaran modal tadi. namun tidak sering terjadi. secara periodik dan sistematis. pengeluaran modal adalah pengeluaran-pengeluaran yang tidak dibebankan langsung sebagai beban dalam laporan laba rugi. 28. Biaya-biaya ini biasanya dikeluarkan dalam jumlah yang cukup besar (material).

penggantian pelumas mesin. . 6. 4. atau memperpanjang masa manfaat dari aktiva tetap terkait. Sistem penyimpanan data menjadi lebih ringkas dan lebih mudah ketika dibutuhkan. kapasitas. dan sebagainya. contohnya adalah pengeluaran untuk pengecatan dinding bangunan. 3. dikenal sebagai beban perbaikan. dan tidak akan meningkatkan efisinsi. dikenal sebagai beban pemeliharaan. oleh karena itu juga akan segera dicatat sebagai beban ketika terjadi. atau memperpanjang masa manfaat dari aktiva tetap terkait. bisa terjadi berulang. oleh karena itu akan segera dicatat sebagai beban ketika terjadi. pemakaian komputerisasi untuk pemprosesan informasi akuntansi merupakan suatu keharusan karena teknologi akan memberikan beberapa keuntungan sebagai berikut ini: 1. biasanya dalam jumlah yang kecil (tidak material). 29. Penyiapan leporan dan output lainnya menjadi lebih tepat waktu.Pengeluaran-pengeluaran yang dilakukan untuk mempertahankan aktiva tetap agar selalu berada dalam kondisi operasional yang baik. Pengeluaran untuk beban pemeliharaan ini adalah hal yang biasa. Durasi di dalam penghitungan dan perbandingan data menjadi lebih akurat. Pemprosesan terhadap transaksi dan data lain menjadi lebih cepat. 2. Pemprosesan terhadap transaksi menjadi lebih murah. terjadi berulang. kapasitas. komputer Dalam era teknologi informasi. 5. Pengeluaran untuk beban perbaikan ini juga adalah hal yang biasa. Sedangkan pengeluaran-pengeluaran yang dilakukan untuk mengembalikan aktiva tetap ke kondisi operasional yang baik setelah adanya kerusakan dan atau untuk mengganti komponen aktiva tetap yang rusak. biasanya dalam jumlah yang kecil (tidak material). Karyawan menjadi lebih produktif. dan tidak akan meningkatkan efisiensi.

Selain pemanfaatan teknologi informasi akan memiliki keuntungan seperti yang diuraikan sebelumnya. 3. Mendukung fungsi pengeurusan (stewardship) manajemen. Mendukung kegiatan operasional pemerintah daerah hari demi hari dengan efesien dan efektif. Stewardship merujuk ke tanggungjawab manajemen dalam mengatur sumber daya yang dimiliki pemerintah daerah secara benar. . 2. sebenarnya untuk mendukung tiga tujuan utama penyusunan sistem informasi yaitu 1. Mendukung pengambilan keputusan manajemen.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful