You are on page 1of 18

BAB I PENDAHULUAN 1.1.

Latar Belakang Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW status sebagai Rasulullah tidak dapat diganti oleh siapapun (khatami al-anbiya‟ wa al-mursalin), tetapi kedudukan beliau yang kedua sebagai pimpinan kaum muslimin mesti segera ada gantinya. Orang itulah yang dinamakan “Khalifah” artinya yang menggantikan Nabi menjadi kepala kaum muslimin (pimpinan komunitas Islam) dalam memberikan petunjuk ke jalan yang benar dan melestarikan hukum-hukum Agama Islam. Dialah yang menegakkan keadilan yang selalu berdiri diatas kebenaran, maka pemerintah Islam dipegang secara bergantian oleh Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin affan, dan Ali ibn Abi Thalib. Khulafaurrasidin adalah para pengganti Nabi. Islam sebagai sebuah ajaran dan Islam sebagai institusi Negara, mulai tumbuh dan berkembang pada masa tersebut. Dalam Islam kedaulatan tertinggi ada pada Allah SWT, sehingga para pengganti Nabi tidak memiliki fasilitas “ekstra” dalam ajaran Islam untuk menentukan sebuah hukum baru, namun mereka termasuk pelaksana hukum. Pada makalah ini ditekankan pada pembahasan kilafah pada masa Umar bin Khattab yang dimulai sejak pengangkatanya sampai kontribusi-kontribusi yang telah diberikanya untuk islam dan masyarakat.

1.2.Rumusan Masalah Secara garis besar pembuatan makalah kami ini akan membahas tentang: 1. Mengurai/menguak kembali tentang sejarah peradaban pada masa Umar Bin Khattab.

Mengetahui kontribusi Umar bin Khattab yang disumbangkan pada islam dan masyarakat.Tujuan 1. .kebijakan pada kepemimpinan Umar bin Khattab. 3. Kontribusi-kontribusi Umar bin Khattab yang disumbangkan pada islam dan masyarakat. Mengetahui kebijakan. Mengetahui sejarah tentang peradaban pada masa Umar Bin Khattab.2.3. 3. 2. 1. Proses-proses kebijakan pada kepemimpinan Umar bin Khattab.

BAB II PEMBAHASAN 2. Utsman.1 Masa Awal Pemerintahan Umar bin Khattab Sebelum Khalifah Abu Bakar wafat.1. yaitu dari tahun 13 H/634M sampai tahun 23H/644M. Beliau dilahirkan 12 tahun setelah kelahiran Rasulullah saw. dan Tolhah bin Ubaidillah. Umar dilahirkan di kota Mekkah dari suku Bani Adi.November 644) (bahasa Arab:‫ )ال خطاب اب ن عمر‬adalah salah seorang sahabat Nabi Muhammad yang juga adalah khalifah kedua Islam (634644). Umar juga merupakan satu diantara empat orang Khalifah yang digolongkan sebagai Khalifah yang diberi petunjuk (Khulafaur Rasyidin). Beliau ditikam ketika sedang melakukan shalat Subuh oleh seorang Majusi yang bernama . salah satu rumpun suku Quraisy.1. Ayahnya bernama Khattab bin Nufail Al Shimh Al Quraisyi dan ibunya Hantamah binti Hasyim. Masa pemerintahan Umar bin Khatab berlangsung selama 10 tahun 6 bulan. Ayahnya bernama Khattab dan ibunya bernama Khatmah. Umar memiliki julukan yang diberikan oleh Muhammad yaitu Al-Faruk yang berarti orang yang bisa memisahkan antara kebenaran dan kebatilan. Pada hari Rabu bulan Dzulhijah tahun 23 H Umar Bin Kattab wafat. suku terbesar di kota Mekkah saat itu. Umar bin Khattab bin Nafiel bin Abdul Uzza atau lebih dikenal dengan Umar bin Khattab (581 . beliau telah menunjuk Umar sebagai pengganti posisinya dengan meminta pendapat dari tokoh-tokoh terkemuka dari kalangan sahabat seperti Abdurrahman bin Auf. Masa Khalifah Umar bin Khattab (13 – 23 H = 634 – 644 M) 2.

mereka yang telah mengabdi dalam Dunia politik. Dinamakan ahlul hall wal aqdi untuk menekankan wewenang mereka guna menghapuskan dan membatalkan. Utsman. militer. Zaid bin Tsabit. ahlul hall wal aqdi adalah lembaga penengah dan pemberi fatwa. ada tiga bentuk :  Dewan Penasihat Tinggi. 1994 :194). selama 8 sampai dengan 10 tahun. kedua. Umar bin Khattab dimakamkan di samping Rasulullah dan Abu Bakar. yang terdiri dari para pemuka sahabat yang terkenal. Ahlu Al Halli Wal ‘Aqdi Secara etimologi. budak milik al Mughirah bin Syu‟bah diduga ia mendapat perintah dari kalangan Majusi. Tolhah dan Zubair.Abu Lu‟luah (al Fairus dari Persia).1. dan misi Islam. antara lain Ali. yang terdiri dari alim ulama dan kaum cerdik pandai (cendekiawan) yang menjadi pemimpin-pemimpin rakyat dan dipilih atas mereka. Umar telah membentuk lembaga-lembaga yang disebut juga dengan ahlul hall wal aqdi. Penjelasan tentangnya merupakan deskripsi umum saja. 1995:261). Majelis Syura (Dewan Penasihat). 2. Abdurrahman bin Auf. di antaranya adalah: 1. . Muadz bin Jabbal.2. Ubay bin Kaab. orang-orang yang terkemuka dalam hal keluasan wawasan dan dalamnya pengetahuan tentang yurisprudensi dan Quran (Al Maududi. adalah wakil-wakil rakyat yang duduk sebagai anggota majelis syura. Dalam masa pemerintahannya. beliau wafat dalam usia 63 tahun. karena dalam pemerintahan Islam. Sedangkan menurut terminologi. Anggota dewan ini terpilih karena dua hal yaitu: pertama. badan ini belum dapat dilaksanakan (Rahman.

3. Khalifah Umar bin Khattab mengikuti langkah- . 1995:61-69). Umar senantiasa mengajak musyawarah para sahabatnya (Hasjmy . dalam menjalankan roda pemerintahannya.ghanimah. jizyah. Nidzamul Maly (Departemen Keuangan) mengatur masalah keuangan dengan pemasukan dari pajak bumi. Meskipun demikian. hanya membahas masalah-masalah khusus. Al-Katib (Sekretaris Negara). Nidzamul Idary (Departemen Administrasi). bertujuan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat. badan-badan tersebut belumlah terbentuk secara resmi. Departemen Pendidikan dan lain-lain (Ali Khan. Departemen Kepolisian dan Penjaga yang bertugas memelihara keamanan dalam negara. 5. bertugas membahas masalahmasalah yang menyangkut kepentingan umum.  Dewan antara Penasihat Tinggi dan Umum. terdiri dari banyak sahabat (Anshar dan Muhajirin) dan pemuka berbagai suku. di antaranya adalah diwanul jund yang bertugas menggaji pasukan perang dan pegawai pemerintahan. di antaranya adalah Abdullah bin Arqam. tapi secara de facto telah dijalankan tugastugas badan tersebut. 2. dalam arti secara de jure belum terbentuk. Pengembangan Islam Sebagai Kekuatan Politik Periode kekhalifahan Umar tidak diragukan lagi merupakan “abad emas” Islam dalam segala zaman. Dewan Penasihat Umum. Beranggotakan para sahabat (Anshar dan Muhajirin) yang dipilih. Pada masa Umar. 6.1.3. fai’ dan lain-lain. 2. 4. 1978:122-123).

Ia bukan sekedar seorang pemimpin biasa. telah dibentuk Diwanul Jund (Majid. Dalam rangka desentralisasi kekuasaan. 2. Ia melaksanakan hukum-hukum Ilahiyah(syariat) sebagai code (kitab undang-undang) suatu masyarakat Islam yang baru dibentuk. Ia adalah pendiri sesungguhnya dari sistem politik Islam. Muawiyah bin Abu Sufyan. ditunjuk Gubernur (oramg Islam) sebagai pembantu Khalifah untuk menjalankan roda pemerintahan. pemimpin pemerintahan pusat tetap dipegang oleh Khalifah Umar bin Khattab. Sedangkan di propinsi. Banyak metode yang digunakan Umar dalam melakukan perluasan wilayah. Untuk mengurusi masalah ini.langkah Rasulullah dengan segenap kemampuannya. Di antaranya adalah : 1. dengan ibu kota Basrah. Khusus untuk Amr bin Ash. Gubernur Iran. Umar menggajinya sebesar 200 dinar mengingat jasanya yang besar dalam ekspansi. Gubernur Syiria. Sedangkan untuk pegawai biasa. Nafi‟ bin Abu Harits. terutama pengembangan Islam. dengan ibukota Damaskus. sehingga musuh mau menerima Islam karena perlakuan adil kaum Muslim. diberi 60 dinar disamping tunjangan (al-jizyaat) karena hanya sebagai kepala daerah (al-amil). tetapi seorang pemimpin pemerintahan yang professional. 3. . di samping menerima gaji tetap (rawatib). Maka tidak heran jika ada yang mengatakan bahwa beliaulah pendiri daulah islamiyah (tanpa mengabaikan jasa-jasa Khalifah sebelumnya). 1978:86). pasukan kaum Muslim mendapatkan gaji dari hasil rampasan sesuai dengan hukum Islam. Dari usahanya. dengan ibu kota Mekkah. Abu Musa Al Asy‟ary. Gubernur Hijaz. Di situlah letak kekuatan politik terjadi. juga menerima tunjangan (al-itha’). Dan untuk Imar bin Yasar.

Gubernur di Syiria Utara dan Asia Kecil. dengan ibu kotai Jerussalem. tetapi bertalian dengan ini diadakan pajak tanah (al-kharaj). Khalifah sebagai penguasa pusat di Madinah (Suaib. Umar mengubah peraturan ini. Gubernur Irak. Umair bin Said.4. peran diwanul jund. dengan hakim yang sangat terkenal yaitu Ali bin Abu Thalib. Gubernur jazirah Mesopotamia. sangat berarti dalam mengelola harta tersebut. Dalam masyarakat. tanah-tanah itu harus tetap dalam tangan pemiliknya semula. Setelah dipisahkan dari assalb. Mughirah bin Su‟bah. dengan ibu kota Fustat. Amr bin Ash. 7. bahwa kaum muslimin diberi hak menguasai tanah dan segala sesuatu yang didapat dengan berperang. Disamping itu Nidzamul Qadhi (departemen kehakiman) telah dibentuk. Gubernur Mesir. Umpamanya aturan yang telah berjalan tentang sistem pertanahan.. dengan ibu kota Kufah. Umar juga mengadakan “Dinas Malam” yang nantinya mengilhami dibentuknya as-syurthahpada masa kekhalifahan Ali. Bahkan ketika itu. yang sebelumnya kepada orang-orang yang dijinaki hatinya (al-muallafatu . dibagi sesuai dengan syariat Islam yang berlaku. 8. beliau juga memperbaiki dan mengadakan perbaikan terhadap peraturan-peraturan yang perlu direvisi dan dirubah. harta yang didapat dari hasil perang Islam setelah mendapat keme-nangan. Di samping itu. 5. Umar juga meninjau kembali bagian-bagian zakat yang diperuntukkan qulubuhum). Khalifah Umar bukan saja menciptakan peraturan-peraturan baru. Tentang ghanimah. dengan ibu kota Hims. 9. 6. ghanimah dimasukkan ke baitul maal. 1979:185). Khalid bin Walid. Alqamah bin Majaz. tidak seperti zaman Nabi yang membagi menurut ijtihad beliau. Gubernur Palestina.

Di samping ilmu pengetahuan. mengalami kemajuan yang cukup pesat pula.Nasrani).terdapat penggolongan masyarakat berdasarkan kasta. Kota-kota gudang ilmu. dan Kuffah seakan menjadi idola ulama dalam menggali keberagaman dan kedalaman ilmu pengetahuan. Ahli-ahli kebudayaan membagi ilmu Islam menjadi 3 kelompok. terutama Badui. diberikan kebebasan menjalankan perintah agamanya. merupakan masyarakat yang terbelakang dalam masalah ilmu pengetahuan. Syam. di antaranya adalah Basrah. hadis. Tidak ada perbedaan kayamiskin. Hal ini sangat berbeda dengan sebelum Islam datang. baik itu bangunan sipil (imarah madaniyah). setelah Islam datang. . baik untuk mencari ilmu maupun mengajarkannya kepada muslimin yang lainnya. Terhadap golongan minoritas (Yahudi. dimana penduduk Arab. kebahasaan (lughat). dan sejarah (tarikh). Istana dan makanan Khalifah dikelola sesederhana mungkin. Mengenai ilmu keislaman pada saat itu berkembang dengan pesat. Para ulama menyebarkan ke kota-kota yang berbeda. yaitu : 1. bangunan agama(imarah diniyah). Buta huruf dan buta ilmu adalah sebuah fenomena yang biasa. seni bangunan. ataupun bangunan militer (imarah harbiyah). Hal ini menunjukkan realisasi ajaran Islam telah nampak pada masa Umar. tidak ada lagi istilah kasta tersebut(thabaqatus sya’by). Kedudukan wanita sangat diperhatikan dalam semua aspek kehidupan. Hijaz. fikih. Al ulumul islamiyah atau al adabul islamiyah atau al ulumun naqliyah atau al ulumus syariat yang meliputi ilmu-ilmu Quran.

Dalam masaklah peradilan Umar bin Khattamb melimpahkan wewenang kepada haikm daerah yang ditunjukan melalui. “ilmu pengetahuan Arab”. dan filsafat. Isi surat tersebut adalah:  Memutuskan perkara di pengadilan adalah kewajiban yang harus dikokohkan dan sunah yang harus diikuti. Al adabul arabiyah atau al adabul jahiliyah yang meliputi syair dan khitabah (retorika) yang sebelumnya memang telah ada. kedokteran. tehnik. banyak orang yang berasumsi bahwa kebangkitan Arab masa itu didorong oleh kebangkitan Islam dalam menyadari pentingnya ilmu pengetahuan. pada masa permulaan Islam. Kesukaran dalam membaca Al Qur‟an. Oleh karena itulah. . falak. tapi mengalami kemajuan pesat pada masa permulaan Islam.2. Apabila ada orang menyebut. Dibutuhkan dalam istimbath (pengambilan) hukum. 3. Al ulumul aqliyah yang meliputi psikologi. Pada saat itu. berarti itu adalah “ilmu pengetahuan Islam”. para ulama berlomba-lomba menyusun berbagai ilmu pengetahuan karena:     Mereka mengalami kesulitan memahami Al Qur‟an Sering terjadi perkosaan terhadap hukum. surat yang Beliau kirim kepada Abu Musa Al-Asy‟ari (hakim Kufah) yang isinya mengandung pokok-pokok atau prinsip-prinsip berperkara di persidangan dalam lingkungan peradilan.

 Kesaksian seorang muslim dapat diterima kecuali muslim yang pernah memberikan kesaksian palsu. tidaklah bermanfaat.  Pihak-pihak yang berperkara harus diperlakukan sama.  Dalam proses menyelesaikan dan memutuskan perkara. bersikap keras. dan hendaklah memutuskan perkara dilakukan dengan ikhlas hati dan berharap pahala dari Allah SWT . ia harus dipahami terlebih dahulu agar (hakim) dapat bertindak adil.  Alat bukti dibebankan kepada penggugat. Sebelum sebuah perkara diputuskan. pernah dijatuhi hukuman had. dan persengketaan diputuskan harus berdasarkan alat-alat bukti. sehingga pejabat tidak mengharap menang (karena ketidak adilan peradilan) dan orang-orang lemah tidak putus asa dalam memperjuangkan keadilan. Kelima. berpikiran kacau (goyah). Sesungguhnya berbicara keadilan tanpa ditegakkan.  Hakim harus berani mengakui kesalahan apabila ternyata dalam keputusannya terdapat kekeliruan (prinsip peninjauan kembali). damai –sebagai jalan keluar dari persengketaan. hakim tidak boleh dalam keadaan marah.  Berilah waktu kepada penggugat untuk mengumpulkan alat-alat bukti. jemu. Kedelapan. seorang hakim dibenarkan melakukan analogi (qiyas) dalam memutuskan perkara apabila perkara yang hendak diselesaikan tidak terdapat dalam Al-Qur‟an dan Al-Sunnah.dibolehkan selama tidak menghalalkan yang haram atau mengharamkan yang halal. sedangkan sumpah dibebankan kepada pihak tergugat. baik dalam persidangan maupun dalam menetapkan keputusan. atau yang asalusulnya diragukan.

Umar memperlihatkan kegeniusan dalam mengatur administrasi sipil. . kas negara dimulai.angkatan kepolisian disusun. pendataan tanah dan sensus diadakan. Setiap negeri dibagi menjadi propinsi-propinsi.Dalam masa kekhalifahannya pula. Umar bin Khatab telah membuat masyarakat semakin makmur. kantor-kantor didirikan. saluran-saluran digali. Kalender Hijriyah yang sangat membantu pencatatan sejarah juga mulai dikenalkan.

Khalifah Umar telah memerintah selama 10 tahun lebih 6 bulan. Libya. terutama pengembangan Islam. Sedangkan dikawasan sebelah timur. Gagasan Umar mengenai prinsip peradilan dapat dijadikan dasar untuk menjadikan Umar sebagai “Bapak Peradilan”. Umar menjadi khalifah yang ditunjuk langsung oleh Abu Bakar. Jalawla‟. Nahawand dan ke berbagai wilayah Persia. system pertahanan dan lain sebagainya. Mesir. banyak wilayah-wilayah yang telah ditaklukan Islam. . ilmu keislaman. Islam telah menaklukan Madain. Selain itu juga beliau berhasil dalam hal pemerintahan negara. Pada masa pemerintahan beliau. Ia bukan sekedar seorang pemimpin biasa.1. Khalifah Umar bin Khattab mengikuti langkah-langkah Rasulullah dengan segenap kemampuannya. wilayah pantai Syam. Periode kekhalifahan Umar tidak diragukan lagi merupakan “Abad Emas” Islam dalam segala zaman.Kesimpulan Umar bin Khattab merupakan khalifah kedua setelah Abu bakar. misalnya dikawasan barat. Islam berhasil menaklukan Damaskus.BAB III PENUTUP 3. Abu Lu‟luah secara tiba-tiba menyerangnya dengan tikaman pisau tajam ke arah Umar yang sedang melaksanakan shalat subuh. tetapi seorang pemimpin pemerintahan yang professional. dan hari kematiannya sangat tragis.

sentosa dan sejahtera dengan persatuan dan kesatuan yang kokoh. juga memohon kepada-Nya serta lebih mempererat ukhuwah Islamiyyah.Saran Perlu dipahami bahwa suatu kehidupan dakwah senantiasa penuh dengan tantangan.2. kebijakan dan ketentraman hati.3. . agar tercipta suatu tatanan masyarakat yang aman. Sebagai seorang Muslim hendaklah menghadapinya dengan tanpa putus asa. penuh kesabaran. damai.

ash-siddiq.dadangsadkar.DAFTAR PUSTAKA  http://dedhymaesycoery.com/2011/02/12/sejarah-khulafaur-rasyidin/#more7625   http://www.org/kisah-sahabat-nabi/umar-binkhattab.com/2011/03/26/kepemimpinan-khulafaurrasyidin-umaribn-khattab/html .blogspot.html http://majlisdzikrullahpekojan.com/2011/06/07/propil-sdn-016-tampan/ http://www.masbied.html  http://istanailmu.com/2011/03/islam-pada-masa-abubakar.com/agama/65-khalifah-umar-bin-khatab.html?zx=823f0bc892f5ba9d   http://gemene2010.wordpress.

Dan semoga dengan selesainya makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan teman-teman. karena dengan rahmat dan karunia Nya.. Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada guru pembimbing dan teman-teman yang telah memberikan dukungan serta memberikan petunjuk dalam menyelesaikan makalah ini. saya masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan makalah ini. yang kami sajikan berdasarkan penulisan dari berbagai sumber. oleh sebab itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Makalah ini memuat tentang masa kekhalifahan Umar bin Khatab. yang bisa dipelajari isinya oleh para pembaca agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang peradaban Islam pada masa kekhalifahan Umar bin Khatab ini .. Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan. Amin.KATA PENGANTAR Puji syukur saya ucapkan atas kehadirat Allah SWT. . Penyusun.

i DAFTAR ISI ..................................3......1..................................................................2.......................... 4 2........................................................................ 1 1....................... 2 BAB II PEMBAHASAN ....1.....................................................................................1........................3. 12 3..................2..................................................................Saran .......Masa Awal Pemerintahan Umar bin Khattab ........1.......................... 5 BAB III PENUTUP .............................Pengembangan Islam Sebagai Kekuatan Politik ...............................................................Rumusan Masalah ....... 12 3....... 3 2......Latar Belakang ................................. ii BAB I PENDAHULUAN ...........1.............................. 3 2..............1............. 1 1..........1......2.......... 1 1..........................Ahlu Al Halli Wal „Aqdi ............................................................................ 13 DAFTAR PUSTAKA ...................................Kesimpulan...........Masa Khalifah Umar bin Khattab (13 – 23 H = 634 – 644 M) .............................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ................................... 3 2...Tujuan............................. 14 ............................................................................................................

KELAS X PEMASARAN SMK MUHAMADIYAH I BANJARSARI Jl. 124 Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis Jawa Barat . Pasar Baru No.“ KHALIFAH UMAR BIN KHATAB “ Makalah Ini Dibuat Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Pelajaran Tarikh Dibuat oleh : DADAN WILDAN AHMAD NURZAMAN AIP SAEFUL HUDA EFENDY AGUNG SUPRIANTO SAEFULLOH DENI KURNIA DAMAS AGUS H.