You are on page 1of 12

A.

Definisi Masyarakat

a. Pengertian dasar secara etimologi dan terminologi

Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, yaitu musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitasentitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.

Drs. C.S.T. Kansil, SH berpendapat masyarakat adalah persatuan manusia yang timbul dari kodrat yang sama. Jadi, masyarakat itu terbentuk apabila ada dua orang atau lebih hidup bersama, sehingga dalam pergaulan hidup itu timbul pelbagai hubungan atau pertalian yang mengakibatkan bahwa yang seorang dan yang lain saling kenal mengenal dan pengaruh – mempengaruhi.

Di dalam masyarakat yang teratur , manusia/ anggota masyarakat itu harus memperhatikan kaedah-kaedah , norma-norma ataupun peraturan –peraturan hidup tertentu yang ada dan hidup dalam masyarakat di mana ia hidup.1

B. Pembagian Masyarakat Indonesia

Penduduk negara indonesia terdiri dari warga negara dan bukan warga negara. Oleh karena itu untuk mengetahui hal ini dapat diperhatikan ketentuan sebagai berikut : 1. Indische Staatsregeling (I.S) tahun 1927, yaitu peraturan Ketatanegaraan Hindia Belanda

1

Drs. C.S.T. Kansil,S.H, Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia,(Jakarta:Balai Pustaka, 1986), hlm.34.

Australia. Afrika Selatan ). Keturunan mereka tersebut diatas 2. Orang-orang indonesia asli serta keturunannya yang tidak memasuki golongan rakyat lain b. Prang-orang yang berasal dari negara lain yang hukum keluarganya sama dengan hukum keluarga belanda (Amerika. Undang-undang Nomor 62 tahun 1927 yaitu Undang-Undang kewarganegaraan yang berlaku sekarang Dalam ketentuan IS tahun 1927 pasal 163 ayat (1) menyebutkan penduduk indonesia dibagi dalam 3 (tiga) golongan yaitu : 1. tetapi orang yang asalnya dari Eropa c. Orang asing yaitu orang yang bukan warga negara.2. Bangsa Belanda b. Rusia. . Dalam ketentuan undang-undang Nomor 62 tahun 1958 yaitu undang-undang kewargaan indonesia menyatakan penduduk Indonesia dibagi kedalam masyarakat indonesia dan orang asing. Golongan Timur Asing terdiri dari : a. India. Warga negara yaitu setiap orang yang menurut undangundang kewarganegaraan adalah termasuk warga negara. Pembagi tersebut menurut undang-undang Nomor 62 tahun 1958 dianggap penting terutama dalam Hukum Tata Negara dalam menentukan hak-hak dan kewajiban mereka misalanya hak pilih. Mesir Dll) 3. Orang yang mula-mula termasuk golongan-golongan rakyat lain. Golongan Cina (toinghoa) b. Pakistan. Golongan Bumi Putera yaitu : a. lalu masukdan menyesuaikan hidupnyadengan golongan Indonesia asli. Golongan Timur Asing Bukan Cina (Orang-orang Arab. Bukan Belanda. Golongan Eropa terdiri dari : a. Bangsa Jepang d. e.

bahwa tidak ada lagi penggolongan-pemggolongan penduduk indonesia berdasarkan pasal 131 dan 163 I. kelompok kelopok ini dapat disebut dengan masyarakat hukum (Rechtsegmeen Schappen). dan ketentuan-ketentuan hukum perdata lainnya yang telah berlaku bagi mereka masing-masing2 C. Dalam pergaulan hukum mereka yang merasa menjadi anggota dari ikatan-ikatan itu bersikap dan bertindak sebagai sesuatu dianggap akan berpengaruh terhadap kesatuan kelompok. hlm. yang mana untuk gambaran yang jelas. daln lain lain Penggolongan penduduk Indonesia berdasarkan tiga golongan tersebut diatas lapangan hukum perdata diperlukan masing-masing golongan penduduk yang berlaku hukum perdatanya sendiri-sendiri yang berbeda-beda. Hak-hak untuk menjadi tentara 3.1999). warisan.60 ..S. 2 Pipin Syarifin. terhadap dunia luar dan terhadap dunia alam kebendaan. dalam kaitannya pula dengan alam yang tidak tampak . Berdasarkan Intruksi Presidium kabinet Ampera Nomor 31/U/IN/12/1966. maka akan tampak suatu masyarakat yang terdiri dari kelompok-kelompok yang berhubungan satu dengan yang lain. Hak pilih aktif ( hak memilih dalam pemilihan umum) 2. melainkan hanya ada perbedaan antara warga negara Indonesia dan orang asing.H. Hak pilih pasif (hak dipilih) Dalam lapangan hukum publik misalnya : 1. Definisi Masyarakat Hukum Menurut Para Ahli DR. sehingga mereka bertingkah–laku sedemikian rupa. Hak-hak untuk menjadi pegawai negeri 2. Soedjono Dirdjosisworo SH mengatakan pada bukunya yaitu apabila sebagai contoh ditelaah suku bangsa di indonesia.S. Hak menjadi anggota partai politik . (Bandung : Pustaka Setia. Penggolongan dalam warga negara Indonesia dan orang asing tidak mengurangi berlakunya ketentuan-ketentuan mengenai perkawinan.1.Pengantar Ilmu Hukum.

Macam-Macam Bentuk Masyarakat Hukum 1. Menurut dasar pembentukannya. Masyarakat terotorial genealogis. b. . berbagai macam kepentingan saling bertemu menyebabkan berkembangnya hukum dalam masyarakat itu. Masyarakat primitif dan modern. masyarakat yang diatur dengan tujuan tertentu. Masyarakat yang teratur yang terjadi dengan sendirinya. c. 2. Sesuatu yang menetapkan hukum untuk dirinya sendiri dan kemudian masyarakat itu mengikatkan diri pada hukum itu.Menurut Ter Haar Bzn. Pipin Syarifin S. b. Bangsa. Masyarakat genealogis. hal ini disebut masyarakat hukum. c. Menurut hubungan keluarga : a. b. c. d. masyarakat hukum adalah kelompok-kelompok masyarakat yang tetap dan teratur dengan mempunyai kekuasaan sendiri dan kekayaan sendiri baik berwujud atau tidak berwujud. desa. b. berpendapat dalam bukunya Hukum timbul dalam masyarakat. Masyarakat territorial. Keluarga inti. 4. Keluarga luas. Masyarakat desa dan kota. Menurut dasar perikehidupannnya atau kebudayaannya: a. apabila hubungan itu bersifat tidak kepribadian dan bertujuan untuk mecapai keuntungan kebendaan misalnya perseroan terbatas.H. dapat di bagi menjadi 3 : a. 3. e. d. Masyarakat teratur . Masyarakat yang tidak teratur. Masyarakat patembayan (Gesellschaft) . Masyarakat paguyuban (Gemeinschaft). apabila hubungan itu bersifat kepribadian dan menimbulkan ikatan batin misalnya rumah tangga. Suku bangsa. Masyarakat hukum yang terpenting adalah negara. Menurut dasar hubungan yang diciptakan oleh para anggota masyarakat : a. C.

Oleh karena itu maka hukum harus dilaksanakan agar kepentingan manusia tersebut dapat terlindungi. akan tetapi dapat juga terjadi pelanggaran-pelanggaran hukum dalam prakteknya. Hukum harus dilaksanakan dan ditegakkan. D. masyarakat hukum adalah Rechtgemeen Schappen yaitu sekelompok orang yang hidup di dalam suatu wilayah tertentu dimana di dalam kelompok tersebut berlaku suatu rangkaian peraturan yang menjadi tingkah laku bagi setiap kelompok dalam pergaulan hidup mereka. Suatu aturan tersebut kadang-kadang diciptakan dan dikehendaki oleh para anggota masyarakat . Setiap orang mengharapkan dapat ditetapkannya hukum dalam hal terjadi peristiwa konkrit. Dalam menegakkan hukum ada tiga unsur yang selalu harus diperhatikan. kemanfaatan (Zweckmassigkeit) dan keadilan (Gerechtigkeit). adakalanya disebabkan oleh kebiasaan yang dilakukan secara berulang-ulang dan masyarakat lainnya mengikutinya. yaitu : kepastian hukum (Rechtssicherheit). Dalam hal ini hukum yang telah dilanggar itu harus ditegakkan. Dalam pelaksanaannya.Jadi. Masyarakat mengharapkan adanya kepastian hukum. Harapan Masyarakat Terhadap Hukum Hukum mempunyai fungsi untuk memberikan perlindungan terhadap kepentingan manusia . Melalui penegakan hukum inilah hukum ini menjadi kenyataan. Sesuai disini bahwa hukum itu mencerminkan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat. seluruh manusia tanpa terkecuali. Peraturan peraturan itu dibuat oleh kelompok itu sendiri dan berlaku bagi mereka sendiri. yang dikenal dengan sebutan masyarakat. karena mereka yakin bahwa yang dilakukannya tersebut memang seharusnya demikian. fiat justitia et pereat mundus ( meskipun dunia ini runtuh hukum harus ditegakkan ). hukum dapat berlangsung secara normal dan damai. Karena dengan adanya kepastian hukum masyarakat akan lebih . Itulah yang diinginkan oleh kepastian hukum. Hal ini sesuai dengan pandangan Roscoue Pound yang mengatakan bahwa hukum yang baik adalah hukum yang hidup sesuai dengan masyarakat. Bagaimana hukumnya itulah yang harus berlaku.

dengan memiliki. kuil-kuil dan bangunan-bangunan yang harus dipelihara bersama.3 Terjadinya masyarakat itu di dalamnya sebagai takdir alam. barang-barang . Soedjono Dirdjosisworo. Dalam pelaksanaan atau penegakan hukum harus adil. maka masyarakat hukum itulah masyarakat hukum adat indonesia. Paling dalam keadaan tertentu yang dianggapnya tak dapat dihindarkan seseorang menggagalkan kelompok itu. Masyarakat Hukum dan Masyarakat Hukum Adat Indonesia Merupakan aturan batiniah bahwa beberapa orang di anggap memiliki kekuasaan. Sebaliknya masyarakat mengharapkan manfaat dalam pelaksanaan atau penegakan hukum. Masyarakat sangat berkepentingan bahwa dalam pelaksanaan atau penegakan hukum.2010). Definisi Masyarakat adat merupakan istilah umum yang dipakai di Indonesia untuk paling tidak merujuk kepada empat jenis masyarakat asli yang ada di dalam negarabangsa Indonesia. Dalam kehidupan bermasyarakat diperlukan suatu sistem hukum untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan teratur. Kenyataannya hukum atau peraturan perundang-undangan yang dibuat tidak mencakup seluruh perkara yang timbul dalam masyarakat sehingga menyulitkan penegak hukum untuk menyelesaikan perkara tersebut. keadilan diperhatikan. akan kemungkinan membubarkan kelompok-kelompok itu. Dalam ilmu hukum dan teori secara formal dikenal Masyarakat Hukum Adat. walaupun semua metode penafsiran telah digunakan. tanaman .tertib. Tiada seorangpun yang berpikiran atau berangan-angan. dengan nilai-nilai yang sakral. air. hlm. masyarakat asli Indonesia menolak 3 DR. Dalam usaha menyelesaikan suatu perkara adakalanya hakim menghadapi masalah belum adanya peraturan perundang-undangan yang dapat langsung digunakan untuk menyelesaikan perkara yang bersangkutan. tanah .H. E. tetapi dalam perkembangan terakhir. sebagai suatu kenyataan dari kekuatan gaib. (Jakarta : Rajawali Pers. Pengantar Ilmu Hukum. S. harus dipertahankan bersama oleh anggota ikatan . Apabila akan dipelajari secara nyata .120 .

Sejak tahun 1906 sampai tahun 1918. 2. oleh Ter Haar jumlah itu dipertahankan. oleh Prof. S. hlm. 4 DR.dikelompokkan sedemikian mengingat perihal adat tidak hanya menyangkut hukum. Pengertian Menurut AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara) pada Kongres I tahun 1999 dan masih dipakai sampai saat ini adalah: "Komunitas-komunitas yang hidup berdasarkan asal-usul leluhur secara turun-temurun di atas suatu wilayah adat. C. kehidupan sosial budaya yang diatur oleh Hukum adat dan Lembaga adat yang mengelolah keberlangsungan kehidupan masyarakatnya”. tetapi mencakup segala aspek dan tingkatan kehidupan. dan Batak) dan nomor 4 (Sumatera Selatan) atas beberapan sub daerah hukum. Pembagian itu berdasarkan watak masyarakat hukum yang terdapat di dalam setiap daerah hukum itu. Alas. 4 Ciri-ciri masyarakat hukum adat : 1.kelompok manusia ini akan bertindak keluar sebagai satu kesatuan.H. agar dimaksudkan untuk memberikan kesempatan yang besar kepada komunitas untuk melakukan self identification/ mengidentifikasikan dirinya sendiri. Adanya kelompok manusia yang dalam hal menyangkut integritas mereka. Di dalam kelompok manusia seperti itu terdapat pemerintahan yang mempunyai wewenang membuat peraturan dan memaksa berlakunya peraturan bagi seluruh warga masyarakatnya. Pengantar Ilmu Hukum. Wilayah hukum adat meliputi republik indonesia. melukiskan hukum adat indonesia menerangkan watak . Soedjono Dirdjosisworo. Perbedaan diantara daerah-daerah hukum berdasarkan watak dan jenis persekutuan hukum yang terdapat di dalam daerah itu. yang memiliki kedaulatan atas tanah dan kekayaan alam. Pengertian ini tidak merujuk kepada defenisi secara tertutup tetapi lebih kepada kepada kriteria. sebagian Malaya dan Filiphina. (Jakarta : Rajawali Pers. akan tetapi ia membagi-bagikan nomor 2 (Gayo. maupun wilayah hukum dari masyarakat adat tersebut diatas.2010). Wilayah itu dibagi-bagi atas 19 daerah hukum (Recht Skringen) .120 . madagaskar. Van Vollenhoven.

5 tahun 1979 tentang pemerintahan desa. Di dalam undang-undang No. 5. Harta kekayaan kelompok dimaksudkan semata-mata hanya untuk kesejahteraan anggota masyarakat yang bersangkutan. 7. dikatakan bahwa undang-undang ini tetap mengakui adanya kesatuan masyarakat termasuk di dalamnya kesatuan masyarakat hukum. Kelompok manusia yang seperti itu mempunya wilayah sebagai wilayah kekuasan.adat istiadat dan kebiasaan-kebiasaan yang masih hidup sepanjang menunjang kelangsungan pembangunan ketahanan nasional. 9. 6.3. Di dalam kelompok manusia yang seperti itu jg terdapat harta kekayaan yang terpisah dari masing-masing harta warga negara anggotanya. 8. Setiap warga anggota masyarakat yang bersangkutan merasa bertanggung jawab terhadap harta kekayaan masyarakat. Pada setiap warga masyarakat yang bersangkutan tidak terdapat pemikiran tentang pembubaran masyarakatnya. Rasa solidaritas antara sesama anggota masyarakat yang bersangkutan masih sangat tinggi. undang-undang pemerintahan desa tetap mengakui adanya kesatuan masyarakat hukum adat. . 4. Masyarakat yang bersangkutan dianggap keberadaanya sebagai suatu yg bersifat meta yuridis artinya bahwa keberadaan masyarakat yg bersangkutan bukan dibentuk pihak luar dan tidak mungkin dibubarkan pihak luar. Berdasarkan ketentuan ini.

seseorang sebagai anggota masyarakat tidak hanya terikat pada satu keanggotaan persekutuan saja. persekutuan ini terletak hukum pada adat sifat dibedakan dari Perbedaan mengandung pengertiannya. Misalnya. partai politik. Kelompok lain belum tentu mempunyai perilaku atau pedoman tingkah laku yang sama. Peraturan-peratuan itu di buat oleh kelompok itu sendiri dan berlaku bagi mereka sendiri. hukum hukum.Dalam masyarakat Masyarakat kepustakaan hukum. seorang warga desa adalah anggota persekutuan kekerabatan (sanak-sedulur). perkumpulan pengajian dan sebagainya). anggota persekutuan ketetanggaan (lembaga sosial desa) dan anggota persekutuan keorganisasian (golongan karya. misalnya persekutuan hukum kekerabatan. karena mereka yakin bahwa memang seharusnya demikian. . Dalam kehidupan masyarakat yang berkembang maju. dan luas. sehingga timbul perbedaan aturan diantara sesama kelompok. F. Batasan dalam Masyarakat Hukum Masyarakat hukum itu sendiri adalah sekelompok orang yang hidup dalam suatu wilayah tertentu dimana dalam kelompok tersebut berlaku suatu rangkaian peraturan yang menjadi tingkah laku bagi setiap kelompok dalam pergaulan hidup mereka. namun ada kalanya bahwa terjadinya peeraturan tingkah laku tersebut disebabkan oleh kebiasaan beberapa orang yang bertingkah laku demikian secara berulang-ulang dan anggota masyarakat lainnya mengikutinya. Persekutuan hukum juga bisa dilihat dari lingkungan masyarakatnya. pengertian yang bersifat umum sedangkan persekutuan hukum mengandung pengertian yang bersifat khusus dan sempit. melainkan lebih dari satu kesatuan. ketetanggaan atau keorganisasian. Kadang-kadang secara sadar dan sengaja bahwa suatu aturan memang di ciptakan dan dikehendaki oleh para anggota masyarakat.

dengan ini pula mereka menyadari betapa pentingnya hukum dtumbuh di tengah mereka.peristiwanya.2010). peristiwa. Aplikasi dan Penerapan Masyarakat Hukum Masyarakat hukum diaplikasikan ke dalam masyarakat indonesia yang majemuk adalah masyarakat yang ada di setiap suku bangsa indonesia. 5 G. Kesimpulan a. begitu pula dalam masyarakat hukum mereka menghendaki adanya persatuan dan kesatuan di dalam kelompok mereka . dalam teori dan ilmu hukum yang dimaksud dengan masyarakat hukum adalah masyarakat hukum adat. Masyarakat hukum mempunyai hubungan dengan masyarakat hukum adat adalah dalam pengertian secara luas mereka sama. Masyarakat pada kodratnya adalah suatu kelompok yang mempunyai tujuan yang sama. maka di dalamnya terjalin bergeraknya hukum di tengah pergaulan. Pengantar Ilmu Hukum. peranannya dan sebagainya.128 .objeknya. Di Indonesia masyarakat hukum tidak mau dikelompokan menjadi masyarakat hukum adat karena dalam penerapan yang terjadi sebenarnya dalam sehari-hari adat tidak secara langsung dilakukan tetapi masyarakat hukum di Indonesia lebih banyak menerapkan hukum positif yang berasal dari pemerintah.H. baik yang merupakan subjek dari hukum . Mereka tetap tinggal secara teratur dan menyadari adanya peraturan yang harus mereka patuhi.Dalam masyarakat hukum demikian pula. (Jakarta : Rajawali Pers. tetapi kalau masyarakat hukum adat adalah masyarakat yang menaati hukum adat di Indonesia. Jika masyarakat hukum itu adalah masyarakat hukum secara luas . yang berebeda adalah pengertian secara mendalam. S. Soedjono Dirdjosisworo. apabila masyarakat telah berkembang menjadi masyarakat majemuk yang kompleks seperti dijumpai di kota-kota besar. 5 DR. Walaupun. Pandangan Penulis Terhadap Masyarakat Hukum Menurut penulis. hlm. b.

Sedangkan. dan mereka mempunyai tujuan yang konkret dalam mencapai ketentraman di kehidupan yang mereka jalani. masyarakat adat adalah masyarakat yang ada di setiap suku bangsa Indonesia.Sikap yang telah dilakukan oleh masyarakat hukum di Indonesia sudah benar. karena yang sebenarnya dimaksud dengan masyarakat hukum adalah masyarakat yang mengerti hukum dan membuat hukum sendiri dengan kesadaran . .

2010.S. Pengantar Ilmu Hukum. Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia.DAFTAR PUSTAKA Kansil. Pengantar Ilmu Hukum. Jakarta : Balai Pustaka Sayrifin. C. 1999. Bandung : Pustaka Setia. 1986. pipin. T. Dirdjosisworo. Jakarta : Rajawali Pers . Soedjono.