Dokumen Pengadaan

KEMENTERIAN AGAMA
PANITIAN PENGADAAN BARANG/JASA KONSTRUKSI MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 PADANGSIDIMPUAN TAHUN ANGGARAN 2012
JL. Sutan Soripada Mulia No. 29 Padangsidimpuan

DOKUMEN PENGADAAN PASCAKUALIFIKASI

PEKERJAAN PEMBANGUNAN GEDUNG ASRAMA SISWA MADRASAH ALIYAH 1 UNIT PADANGSIDIMPUAN

1

Dokumen Pengadaan

DOKUMEN PENGADAAN PASCAKUALIFIKASI
NOMOR :

PEKERJAAN

PEMBANGUNAN GEDUNG ASRAMA SISWA MADRASAH ALIYAH 1 UNIT PADANGSIDIMPUAN

PANITIA PENGADAAN BARANG JASA KONTRUKSI MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 PADANGSIDIMPUAN TAHUN ANGGARAN 2012
2

Dokumen Pengadaan

BAB I UMUM
A. Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Sehubungan belum terbentuknya ULP pada Aliyah Negeri 2 Padangsidimpuan maka dalam hal yang berhubungan dengan ULP pada Dokumen ini digantikan dengan Panitia Pengadaan Barang/Jasa Kontruksi lpse Universitas Negeri Medan (UNIMED). B. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai berikut: Pekerjaan Konstruksi : seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya; : Harga Perkiraan Sendiri : Harga Evaluasi Akhir

HPS HEA Kemitraan / Kerja Sama Operasi (KSO)

: kerja sama usaha antar penyedia yang masing-masing pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis; : Lembar Data Pelelangan : Lembar Data Kualifikasi : Kelompok kerja ULP yang berfungsi untuk melaksanakan pengadaan barang / jasa : Pejabat Pembuat Komitmen, adalah pejabat yang bertanggungjawab atau pelaksanaan pekerjaan; : Surat Penunjukan Penyedia Barang / Jasa : Surat Perintah Mulai Kerja : Tingkat Komponen Dalam Negeri

LDP LDK Pokja ULP

PPK

SPPBJ SPMK TKDN

C. Pelelangan Umum dengan pascakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. D. Pelelangan Umum ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha atau kemitraan/KSO serta perorangan.

Padangsidimpuan, 2012 Panitia Pengadaan Barang/Jasa Madrasah Aliah Negeri 2 Padagsidimpuan

3

dengan mengakses aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (aplikasi SPSE) pada alamat website :LPSE. Persyaratan Peserta Paket Pengadaan ini terbuka untuk penyedia barang/ jasa yang memenuhi persyaratan kualifikasi : Kualifikasi kecil bidang/ sub bidang bangunan non perumahan lainnya (21005). Jadwal Pelaksanaan Pengadaan Jadwal dapat dilihat pada website LPSE Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian Padangsidimpuan. Sutan Soripada Muli N0.000. Memiliki perizinan yang diterbitkan oleh pemerintah kota/ kabupaten daerah setempat dan sertifikat badan usaha (SBU) yang diterbitkan lembaga terkait. Paket Pekerjaan Nama paket pekerjaan : Pembangunan Gedung Asrama Siswa Madrasah Aliyah 1 Padangsidimpuan Lingkup pekerjaan : Konstruksi Gedung Nilai total HPS : Rp 1. 29 Padangsidimpuan Telp.. dengan terlebih dahulu melakukan registrasi pada layanan Pengadaan secara Elektronik (LPSE) 3.Unimed. (0634) 21330 PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor: ………………………………………… Panitia Pengadaan Barang/Jasa MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 PADANGSIDIMPUAN Tahun Anggaran 2012 melaksanakan Pelelangan Umum dengan Pascakualifikasi untuk paket pekerjaan konstruksi sebagai berikut: 1.Dokumen Pengadaan BAB II PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA KONSTRUKSI MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 PADANGSIDIMPUAN Jl.000. 2012 Panitia Pengadaan Barang/Jasa Madrasah Aliah Negeri 2 Padangsidimpuan 4 . 4. 375.(Satu Milyar tiga ratus tujuh puluh lima juta rupiah) Sumber pendanaan : APBN Tahun Anggaran 2012 2. Pelaksanaan Pengadaan Pengadaan ini dilaksanakan secara elektronik.

fungsi dan perannya. Nama paket dan lingkup pekerjaan sebagaimana tercantum dalam LDP. Peran ganda sebagaimana dimaksud pasal 5. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. Pelelangan Umum Penyedia jasa pekerjaan konstruksi ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha atau peserta perorangan yang memenuhi kualifikasi dan Klasifikasi Bidang/Sub-bidang Pekerjaan Bangunan-bangunan Non Perumahan Lainnya.Dokumen Pengadaan BAB III INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) 3. dan/atau d.1. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pengadaan.2.1. Larangan Korupsi. Lingkup Pekerjaan 1. c. Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. 1. Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Panitia Pengadaan kepada PA/KPA.2. 3. 4. dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. 1. kolusi. 4. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai kontrak. Larangan Pertentangan Kepentingan (Conflic Interst) 5. c.1. b. termasuk Perawatannya (21005). Peserta yang menurut penilaian Panitia Pengadaan terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4.1 Umum 1. .2. Dan Nepotisme (KKN) Serta Penipuan 4. dan/atau peraturan perundangundangan. Panitia Pengadaan mengumumkan kepada para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan konstruksi sebagaimana dalam LDP. 5. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pengadaan ini. gugatan secara perdata.3.1 antara lain meliputi: a. Sumber Dana 3 Peserta Pelelangan Umum Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. b. seperti digugurkan dari proses Pelelangan Umum atau pembatalan penetapan pemenang. Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a.3. Para pihak dalam melaksanakan tugas. 2 . Seorang anggota Direksi atau Dewan Komisaris suatu Badan Usaha tidak boleh merangkap sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris pada Badan Usaha lainnya yang menjadi peserta pada Pelelangan yang sama.1 dikenakan sanksi sebagai berikut: a. sehingga mengurangi/menghambat/memperkecil/meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil Pelelangan Umum. Penyedia yang telah ditunjuk sebagai Penyedia Pekerjaan Konstruksi atau menjadi konsultan pengawas untuk pekerjaan fisik yang 5 4. berusaha mempengaruhi anggota Panitia Pengadaan dalam bentuk dan cara apapun. 5. b.1. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. sanksi administratif.

pekerjaan pemasangan. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. dan pemeliharaan. 6 . b. c.3. Afiliasi sebagaimana dimaksud pasal 5..1 adalah keterkaitan hubungan.000. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Terima Jadi (turn key contract) atau Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi.5. Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I.Dokumen Pengadaan 5. b. tenaga ahli. penawaran peserta diberikan preferensi harga. d. hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan.1. maupun antara peserta dengan PPK dan/atau anggota Panitia Pengadaan yang antara lain meliputi: a. untuk pekerjaan diatas Rp. Atas penggunaan produksi dalam negeri. Penyedia yang telah ditunjuk sebagai konsultan pengawas menjadi Penyedia Pekerjaan Konstruksi untuk pekerjaan fisik yang diawasi. direncanakannya. e. jumlah dan harga yang dilampirkan pada Dokumen Penawaran.(lima milyar rupiah) dan TKDN di atas 25% (dua puluh lima perseratus). 6. 5. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. peserta diwajibkan membuat daftar Barang yang diimpor yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri 6. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia.000. pengujian dan lainnya sedapat mungkin dilakukan di dalam negeri. c. PPK dan/atau anggota Panitia Pengadaan. d. dan f. baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya. komponen berupa bahan baku belum diproduksi di dalam negeri dan/atau spesifikasi teknis bahan baku yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan. 6. baik antar peserta. merangkap sebagai anggota Panitia Pengadaan atau pejabat yang berwenang menetapkan pemenang Pelelangan. semaksimal mungkin menggunakan jasa pelayanan yang ada di dalam negeri. pemilahan atau pembagian komponen harus benar-benar mencerminkan bagian atau komponen yang telah dapat diproduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih harus diimpor.4. Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan di Indonesia oleh tenaga Indonesia (produksi dalam negeri). angkutan.3. baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari 50% (lima puluh perseratus) pemegang saham dan/atau salah satu pengurusnya sama. dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a.2. Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi dimungkinkan menggunakan bahan baku. baik secara horizontal maupun vertikal. perbankan.000. seperti jasa asuransi. hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai dengan derajat kedua. pabrikasi. c. ekspedisi. 6 . kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Terima Jadi (turn key contract) atau Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi.

Pakta Integritas. k. Dokumen Lelang meliputi: a. 6) Jaminan Pemeliharaan Isi Dokumen Kualifikasi meliputi: a. 3) Perjanjian Kemitraan / Kerja Sama Operasi (KSO). 4) Dokumen Penawaran Teknis. Lembar Data Pelelangan. f. Formulir Isian Kualifikasi. Dokumen Pengadaan terdiri atas dokumen Lelang dan dokumen Kualifikasi. Pemberian penjelasan dilakukan di tempat dan pada waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. i. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini sepenuhnya merupakan risiko peserta.3. d. Petunjuk Pengisian Formulir Isian Kualifikasi. h.Dokumen Pengadaan 3. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. Ketidakhadiran peserta pada saat pemberian penjelasan kantor dan lapangan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran. Perwakilan peserta lelang yang hadir pada saat pemberian penjelasan menunjukkan tanda pengenal (KTP/SIM) dan surat tugas dari 7 8. Spesifikasi Teknis. Syarat-Syarat Khusus Kontrak.5. Syarat-Syarat Umum Kontrak. g. Lembar Data Kualifikasi. Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pengadaan ini. 8. 10. 8.3. Bentuk Surat Perjanjian. j. Umum b. e. 8. Pemberian Penjelasan 10. dan / atau Gambar. Bentuk Dokumen Lain: 1) SPPBJ 2) SPMK 3) Jaminan Sanggahan Banding. 10.1. Pengumuman Pelelangan c. 8. . Isi Dokumen Pengadaan 8.4. serta dihadiri oleh peserta yang telah mendaftar . b. 9. Daftar Kuantitas dan Harga. Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses Pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia. 5) Jaminan Penawaran.6.1. Peserta dapat meminta penjelasan secara tertulis mengenai isi Dokumen Pengadaan kepada Panitia Pengadaan sebelum batas akhir pemasukan penawaran. Bahasa Dokumen Pengadaan 10. e. Instruksi Kepada Peserta. 2) Surat kuasa. Tata Cara Evaluasi Kualifikasi. 4) Jaminan Pelaksanaan. 5) Jaminan Uang Muka.2.2. c. Panitia Pengadaan wajib menanggapi setiap permintaan penjelasan yang diajukan peserta secara tertulis. KAK. d. Dokumen Pengadaan 8.2.

i. Direktur/Pimpinan Perusahaan apabila diwakilkan kepada Panitia Pengadaan Bagi peserta perorangan yang hadir pada saat pemberian penjelasan tidak boleh diwakilkan. Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran. ketentuan tentang penyesuaian harga (bila disyaratkan).1. d. f. Panitia Pengadaan menjelaskan kepada peserta lelang mengenai: a. hasil peninjauan lapangan. e. maka Panitia Pengadaan menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pengadaan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan.12. Dalam pemberian penjelasan. ketentuan dan cara evaluasi berkenaan dengan preferensi harga atas penggunaan produksi dalam negeri (bila disyaratkan). j. 10. Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta.6. 10. jawaban dari Panitia Pengadaan. dan menunjukkan tanda pengenal kepada Panitia Pengadaan. Apabila dipandang perlu. 10.7 terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung. g. maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pengadaan awal. 10. cara penyampaian Dokumen Penawaran. hal-hal yang menggugurkan penawaran. jenis kontrak yang akan digunakan. 10. metode evaluasi. 10. Apabila dalam BAPP sebagaimana dimaksud pada pasal 10.10. h. dan k. Peserta diberitahu oleh Panitia Pengadaan untuk mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pengadaan. b.9. maka BAPP cukup ditandatangani oleh anggota Panitia Pengadaan yang hadir.5. Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pengadaan. Pemberian penjelasan mengenai isi Dokumen Pengadaan. pembukaan Dokumen Penawaran. 10. 11. c. Panitia Pengadaan dapat menetapkan Adendum Dokumen 8 . Perubahan Dokumen 11. kelengkapan yang harus dilampirkan dalam Dokumen Penawaran. Panitia Pengadaan dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. pertanyaan dari peserta.Dokumen Pengadaan 10.8. Apabila tidak ada satupun peserta yang hadir atau yang bersedia menandatangani BAPP. masa berlaku dan penjamin yang dapat mengeluarkan jaminan. besaran.11. serta keterangan lainnya harus dituangkan dalam Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP) yang ditandatangani oleh anggota Panitia Pengadaan dan minimal 1 (satu) wakil dari peserta yang hadir dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. ketentuan dan cara sub kontrak sebagian pekerjaan kepada Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil. perubahan substansi dokumen.7.4. Peserta dapat mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pengadaan yang disediakan oleh Panitia Pengadaan sebagaimana tercantum dalam LDP. metode Pelelangan Umum. 10.

Dokumen Isian kualifikasi i. Rekapitulasi harga e. 11.3 Penyiapan Dokumen Penawaran 13. Panitia Pengadaan tidak bertanggung jawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh peserta. kurva S. Daftar kuantitas dan harga. 12 . 5) Struktur Organisasi Perusahaan 6) Hasil pemindaian (scan) daftar personil inti. 14. 1) Tanggal. analisa harga satuan. Biaya Dalam Penyiapan Penawaran 13. Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Semua Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Indonesia.3. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran. dan 5) Tandatangan direktur utama perusahaan atau kuasanya yang dikuasakan kepada orang yang tercantum namanya dalam akte pendirian atau perubahan yang terakhir. Dokumen penawaran teknis . b. 2) Masa berlaku penawaran. Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran.2.2.1. Dokumen Penawaran meliputi : a.NPWP Pribadi. c. Hasil pemindaian (scan) surat kuasa jika dikuasakan d. KTP. Hasil pemindaian (scan) Jaminan Penawaran. g.Dokumen Pengadaan Pengadaan 11. 14. 3. 4) Hasil pemindaian (scan) spesifikasi teknis. daftar bahan dan upah f. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Perubahan waktu 12. Dokumen Penawaran 15. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi Dokumen Pengadaan. . j. Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. Neraca Perusahaan. 2) Hasil pemindaian (scan) jadwal waktu pelaksanaan. Surat Penawaran yang didalamnya mencantumkan . 1) Hasil pemindaian (scan) metode pelaksanaan.3. Pengadaan. network planning.1.2.1. Perhitungan SKK/SKP/KD.. Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. Pengumuman Addendum Dokumen Pengadaan dapat dilihat pada website LPSE 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran Panitia dapat melakukan perubahan waktu pada setiap tahapan lelang dengan menyertakan alas an perubahan. komposisi dan jumlah peralatan. 3) Harga penawaran 4) Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. 3) Hasil pemindaian (scan) jenis. kapasitas.1. Bahasa Penawaran 14. Hasil pemindaian (scan) pajak tahun terakhir (SPT/PPh) tahun 2011 9 14. 13. Hasil pemindaian surat perjanjian kemitraan/ kerja sama operasi (apabila ada). 7) Hasil pemindaian (scan) Bukti Pengalaman Perusahaan (kontrak) 8) Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan h. k. 15. SKA/SKT/Ijazah.

Surat-surat pernyataan m. 19. 16. Surat Dukungan Distributor Utama Rangka Atap Baja Ringan (dengan melampirkan hasil scan brosure) p. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. Dokumen lain yang dipersyaratkan Catatan : Seluruh surat dan brosure adalah asli yang di scan. menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi. Harga Penawaran 16.4.April. sebelum akhir masa berlakunya penawaran. Penyesuaian harga sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum / Khusus Kontrak tidak diberlakukan. 18.1. b. Surat Dukungan Distributor Utama Beton (dengan melampirkan hasil scan brosure) o. 20. Peserta dapat: a. Masa Berlaku Penawaran Dan Jangka Waktu Pelaksanaan 18. serta laporan bulanan PPh Pasal 25 atau Pasal 21/Pasal 23 atau PPN 3 (tiga) bulan terakhir (Maret. bea. menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran.2. Dokumen Penawaran disampaikan dalam bentuk softcopy berupa file yang telah dienkripsi serta telah ditandatangani oleh peserta pengadaan. 18. Semua dokumen penawaran yang dikirim harus diconvert dalam bentuk Adobe Reader (PDF). peserta mencantumkan harga satuan dan harga total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Daftar Kuantitas dan Harga. 17. retribusi.2. Konfirmasi perpanjangan dapat dilakukan secara elektronik.4.Mei Tahun 2012)/SKF. Panitia Pengadaan dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu. Semua harga dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam LDP. 16.1. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka pekerjaan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan. Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum. Peserta lelang harus memperhatikan resolusi file agar dapat terbaca oleh panitian Pengadaan Barang/Jasa Konstruksi Madrasah Aliyah Negeri 2 Padangsidimpuan. dan nepotisme (KKN) dalam pengadaan pekerjaan konstruksi. korupsi. Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. Harga penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf. 16.convert dokumen.Dokumen Pengadaan 16. l. Pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum / Khusus Kontrak.1. Pakta Integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya kolusi.2. 10 .1. Jika persyaratan tersebut diatas tidak ada/tidak dipenuhi maka penawaran dinyatakan gugur. Peserta pengadaan dapat menyampaikan konfirmasi secara elektronik melaui e-mail. Surat Dukungan Distributor Utama Semen (dengan melampirkan hasil scan brosure) n. 17. dan pungutan lain serta biaya asuransi yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan konstruksi ini diperhitungkan dalam total harga penawaran. Pakta Integritas Masa berlaku penawaran sebagaimana tercantum dalam LDP. Bentuk Dokumen Penawaran 20. Mata Uang Penawaran Dan Cara Pembayaran 17. bukan foto copy. 18. Biaya overhead dan keuntungan serta semua pajak.3. 18. Dalam meng.3.

Pengisian Dokumen Isian Kualifikasi 22.4 Pemasukan Dokumen Penawaran 11 .2. h.5.3.1. nama peserta sama dengan nama yang tercantum dalam Jaminan Penawaran. Pakta Integritas dan Data Kualifikasi dianggap telah disetujui dan ditandatangani oleh peserta pengadaan. c. 22.Dokumen Pengadaan 21.6. Peserta menyerahkan Jaminan Penawaran dalam mata uang penawaran sebagaimana tercantum dalam LDP. 21.1. g. Dengan mendaftarkan sebagai peserta lelang pada suatu paket pekerjaan melalui aplikasi SPSE. diterbitkan oleh Bank Umum. Jaminan Penawaran atas nama perusahaan kemitraan (Kerja Sama Operasi/KSO) harus ditulis atas nama perusahaan kemitraan/KSO.7. atau d. 22. e. dimulai sejak tanggal terakhir pemasukan penawaran dan masa berlakunya tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP.4. Jaminan Penawaran 20.2. Jaminan Penawaran dari pemenang lelang akan dikembalikan setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang dilelangkan. Peserta berkewajiban untuk menyetujui Pakta Integritas dan mengisi Isian Data Kualifikasi dalam aplikasi SPSE serta Isian kualifikasi pada dokumen pengadaan ini. b. 22. 22. besaran nilai Jaminan Penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf. 3. f. 21. b. Jaminan Penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. calon pemenang dan calon cadangan pemenang 1 dan 2 tidak bersedia menambah nilai Jaminan Pelaksanaan dalam hal harga penawarannya di bawah 80% HPS. Jaminan Penawaran akan disita apabila: a. 22. Jaminan Penawaran harus sesuai data lelang. 22. calon pemenang dan calon cadangan pemenang 1 dan 2 mengundurkan diri atau gagal tanda tangan kontrak. maka penyedia barang/ jasa dianggap telah menandatangani Pakta integritas. peserta terlibat KKN. nama Panitia Pengadaan yang menerima Jaminan Penawaran sama dengan nama Panitia Pengadaan yang mengadakan pelelangan. setelah surat pernyataan wanprestasi dari Panitia Pengadaan diterima oleh Penerbit Jaminan. besaran nilai Jaminan Penawaran tidak kurang dari nilai nominal sebagaimana tercantum dalam LDP. Jaminan Penawaran dari peserta yang tidak ditetapkan sebagai pemenang lelang akan dikembalikan setelah pengumuman pemenang lelang. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan. i. d. Jaminan Penawaran asli harus diterima panitia sebelum batas akhir pemasukan penawaran. 22. c. tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau verifikasi kualifikasi dengan alasan yang tidak dapat diterima. jaminan penawaran dianggap tidak ada. Jaminan Penawaran harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai Jaminan dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja.2. Apabila peserta tidak menyampaikan Jaminan Penawaran asli. calon pemenang dan calon cadangan pemenang 1 dan 2 setelah dilakukan evaluasi.

Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka pelelangan dinyatakan gagal. 27.tama. Data kualifikasi dan file penawaran terakhir akan menggantikan data dan file yang telah dikirim sebelumnya.5. File disandikan dengan aplikasin Pengaman Dokumen (APENDO) Peserta wajib mengetahui dan mengikuti ketentuan dan penggunaan APENDO yang tersedia pada aplikasi APENDO. 27. 3.4 Penyampaian dokumen Penawaran dengan menngunakan metode 1 (satu) file. Penawaran Harga. Penawaran Administrasi. Evaluasi penawaran dilakukan dengan sistem gugur. Penyampaian Dokumen Penawaran 24. Penawaran Teknis.1 25.2.5.3. 28. Penawaran Terlambat Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Panitia : a. Evaluasi Penawaran 28. Pada tahap pembukaan Dokumen Penawaran. Aplikasi SPSE akan menolak setiap penawaran yang akan dikirim. Selanjutnya panitia menetapkan penawaran tidak memenuhi syarat. Pembukaan Penawaran 27. Dokumen Penawaran terdiri dari : a.1. Sebelum evaluasi penawaran. 23. 27. volume pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga 12 27. yang terdiri dari data kualifikasi dan penawaran administrasi. b. 23.2. mengirim data kualifikasi melalui aplikasi SPSE. dan d. 28.1. untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum dilakukan koreksi aritmatik dengan ketentuan: a. Penyampulan dan Penandaan sampul Penawaran 23.4.2. 24. Dilanjutkan dengan mengunggah file penawaran terenkripsi melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan 24.3 23. Panitia menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang bersangkutan tidak dapat dibuka.2 Peserta hanya dapat menyampaikan Dokumen Penawaran kepada panitia melalui aplikasi SPSE 24. b. . Penawaran harus disampaikan secara elektronik melalui aplikasi SPSE kepada Panitia paling lambat pada waktu yang ditentukan oleh Panitia Setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran. Pertama. panitia mengunduh dan melakukan dekripsi file penawaran dengan menggunakan Apendo sesuai waktu yang telah ditetapkan . c. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 26.3 Peserta dapat mengirim data kualifikasi dan mengunggah file penawaran secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. Apabila dapat dibuka maka Panitia akan melanjutkan proses atas penawaran yang bersangkutan. Panitia tidak boleh menggugurkan penawaran pada waktu pembukaan penawaran kecuali untuk file penawaran yang sudah dipastikan tidak dapat dibuka berdasarkan keterangan LPSE. Penawaran masuk yang dimaksud butir 27. harga dan isian kualifikasi. Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi). Pembukaan Dan Evaluasi Penawaran 27.3 adalah Dokumen Penawaran yang berhasil dibuka. Dokumen isian kualifikasi. teknis.1.Dokumen Pengadaan 23.

tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. Panitia Pengadaan dilarang menambah.3. 28. Panitia memasukkan Hasil koreksi aritmatik pada aplikasi SPSE. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat. mengganti. evaluasi administrasi. e. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan harga satuan pada daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. dan b. dan c.9. c. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pengadaan ini.8. Berdasarkan hasil koreksi aritmatik Panitia Pengadaan menyusun urutan dari penawaran terendah. 28. Apabila setelah koreksi aritmatik terdapat kurang dari 3 (tiga) penawar yang menawar harga kurang dari HPS maka proses Pemilihan tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penawaran. maka: 1) peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam Daftar Hitam. dan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Panitia Pengadaan selama proses evaluasi. kualitas dan hasil/kinerja pekerjaan.Dokumen Pengadaan 28. 2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. evaluasi harga. 28. disesuaikan dengan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. 28. 13 . penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan.6. syarat-syarat. 28. dan c. Panitia Pengadaan dan/atau PPK.10.4. f. dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. b. evaluasi teknis. penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pengadaan ini yang mempengaruhi lingkup. apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga satuan pekerjaan. maka dilakukan pembetulan.5. mengurangi. 28. 28. b. Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut: a. Hasil koreksi aritmatik untuk penawaran kontrak harga satuan dapat mengubah nilai penawaran sehingga urutan peringkat dapat menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari urutan peringkat semula. Panitia Pengadaan dan/atau peserta dilarang menambah. mengurangi. Penawaran setelah koreksi aritmatik yang melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur. dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. Pelaksanaan evaluasi dengan sistem gugur dilakukan oleh Panitia Pengadaan untuk mendapatkan 3 (tiga) penawaran yang memenuhi syarat yang dimulai dengan penawaran terendah setelah koreksi aritmatik. d. Panitia Pengadaan melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a.7.

3) Jaminan Penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a) diterbitkan oleh Bank Umum. Klarifikasi akan dilakukan oleh Panitia Pengadaan melalui e-mail. b) Jaminan Penawaran dimulai sejak tanggal terakhir pemasukan penawaran dan masa berlakunya tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. c) nama peserta sama dengan nama yang tercantum dalam Jaminan Penawaran. penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis. setelah surat pernyataan wanprestasi dari Panitia Pengadaan diterima oleh Penerbit Jaminan. g) paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang diPemilihankan. (2) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan. m. j) Jaminan Penawaran sesuai dengan format dokumen Pemilihan. 2) surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: c) ditandatangani oleh: (1) direktur utama/pimpinan perusahaan. l. Panitia Pengadaan dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. maka pePemilihanan dinyatakan gagal. i) substansi dan keabsahan/keaslian Jaminan Penawaran telah dikonfirmasi dan diklarifikasi secara tertulis oleh Panitia Pengadaan kepada penerbit jaminan. Evaluasi Administrasi: a. k.11. e) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. e) besaran nilai Jaminan Penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf.Dokumen Pengadaan apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka 2). d) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. 14 3) . h) Jaminan Penawaran harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai Jaminan dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja. evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap halhal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. 28. f) nama Panitia Pengadaan yang menerima Jaminan Penawaran sama dengan nama Panitia Pengadaan yang mengadakan pePemilihanan. b. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pengadaan ini dipenuhi/dilengkapi. atau (4) pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. (3) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. d) besaran nilai Jaminan Penawaran tidak kurang dari nilai sebagaimana tercantum dalam LDP. dan f) bertanggal.

13. dan menyusun waktu pelaksanaan penyelesaian pekerjaan sehingga dapat menyelesaikan keseluruhan pekerjaan dalam kurun waktu dan dengan kualitas sesuai yang ditentukan. peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan ke tahap evaluasi harga. 5) Panitia Pengadaan dapat meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sebagaimana tercantum dalam LDP. d. Evaluasi Teknis: a. e. tenaga kerja.Dokumen Pengadaan n. 2) Penilaian persyaratan teknis minimal dilakukan terhadap: a) Metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. alat. komposisi dan jumlah peralatan minimal yang disediakan sebagaimana tercantum dalam LDP. 28. 3) menggunakan sistem ambang batas terhadap unsur teknis yang dinilai.12. apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi harga. 6) apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan. b) analisa teknis pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam memperkirakan dan mendapatkan produksi. c) jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melampaui batas waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. dinyatakan gugur. apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pePemilihanan dinyatakan gagal. maka pePemilihanan dinyatakan gagal. dan b) apabila semua harga penawaran atau penawaran terkoreksi di 15 . c. Panitia Pengadaan melakukan klarifikasi dengan peserta. Evaluasi Harga: a. Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting. kebutuhan bahan. unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan. f) personil inti yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan. g) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP. b. d) jenis. evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur dengan ketentuan: 1) Panitia Pengadaan menilai persyaratan teknis minimal yang harus dipenuhi dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam LDP. e) organisasi pelaksanaan pekerjaan dan manajemen mutu. apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 3 (tiga). 4) penawaran dinyatakan lulus teknis apabila masing-masing unsur maupun nilai total keseluruhan unsur memenuhi ambang batas minimal sebagaimana tercantum dalam LDP. dengan ketentuan: 1) total harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibandingkan terhadap nilai total HPS: a) apabila total harga penawaran atau penawaran terkoreksi melebihi nilai total HPS. 28. Hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran. kapasitas. Dalam klarifikasi peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran.

Panitia Pengadaan dapat melakukan klarifikasi kewajaran harga dengan ketentuan sebagai berikut: 1) klarifikasi dalam hal penawaran komponen dalam negeri berbeda dibandingkan dengan perkiraan Panitia Pengadaan.5. Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat keaslian dokumen dan meminta salinannya. e. apabila diperlukan. 29. 30.5. Panitia Pengadaan menyusun urutan 3 (tiga) penawaran sebagai calon pemenang dan calon cadangan pemenang 1 dan 2 (apabila ada). 29. 3) mata pembayaran yang harga satuannya nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan. dan b) apabila peserta yang bersangkutan tidak bersedia menaikkan nilai Jaminan Pelaksanaan. c. 30. 16 . Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus pembuktian kualifikasi. b. 29. Panitia Pengadaan melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen.2.Dokumen Pengadaan 29.2. Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi. maka penawarannya digugurkan dan Jaminan Penawaran disita untuk negara serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur.3. Pakta Integritas telah diisi dan ditandatangani oleh peserta sebelum pemasukan penawaran. Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penawaran yang sama. Pelelangan dinyatakan gagal. 29. Pembuktian Kualifikasi 30. Evaluasi Kualifikasi 29. atas nilai total HPS. 30. Panitia Pengadaan akan melakukannya melalui e-mail. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti harga tidak wajar akibat terjadinya persaingan usaha tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi / persekongkolan). Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data. harus bersedia untuk menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. 30.4. dilakukan klarifikasi. badan usaha dan/atau pengurusnya dimasukkan dalam Daftar Hitam.1. Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus evaluasi kualifikasi.4. Tata cara evaluasi kualifikasi dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Kualifikasi. Harga satuan penawaran tersebut dinyatakan timpang dan hanya berlaku untuk volume sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga. maka Pemilihan dinyatakan gagal. maka pePemilihanan dinyatakan gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam. d. 30. Dalam melakukan klarifikasi. Evaluasi dilakukan terhadap calon pemenang Pemilihan serta calon cadangan pemenang 1 dan 2 apabila ada. maka Panitia Pengadaan memilih peserta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Berita Acara. 2) klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dibawah 80% (delapan puluh perseratus) HPS dengan ketentuan: a) apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai pemenang Pemilihan. Harganya dianggap termasuk dalam harga satuan pekerjaan lainnya. 2) harga satuan penawaran yang nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh perseratus) dari harga satuan yang tercantum dalam HPS.1.3. maka peserta digugurkan.

Sanggahan yang disampaikan secara tertulis.6. Sanggahan Panitia mengumumkan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) melalui SPSE dan Papan pengumuman resmi untuk masyarakat : 32. dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP. Sanggahan Banding 33. 33. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Panitia Pengadaan menyatakan pelelangan gagal.6. 33. Penerima Jaminan Sanggahan Banding adalah Panitia Pengadaan.1. dengan tembusan kepada PPK. Panitia Pengadaan wajib memberikan jawaban tertulis sebagaimana yang tercantum dalam LDP atas semua sanggahan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. 32. Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri / Kepala Lembaga / Kepala Daerah / Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP atau disampaikan di luar masa sanggah banding. wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 15 (lima belas) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima.2. Penetapan Pemenang 31. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti . Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Panitia Pengadaan. Sanggahan banding menghentikan proses pelelangan. Panitia Pengadaan.3. Peserta dapat menyampaikan sanggahan secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas penetapan pemenang kepada Panitia Pengadaan dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang. Penunjukan Pemenang Pengadaan 17 .7. 33. 33.4. disertai bukti terjadinya penyimpangan. paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan. dan/atau c. 33.2. 54 Tahun 2010 dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan. 32. 3. Sanggahan diajukan oleh peserta baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama dengan peserta lain apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a. b.3. Menteri / Kepala Lembaga / Kepala Daerah / Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP.5. Pengumuman Pemenang 32. 3. PA/KPA dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP. Peserta yang akan melakukan sanggahan banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding sebesar sebagaimana tercantum dalam LDP dengan masa berlaku 20 (dua puluh) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding.4. bukan kepada Panitia Pengadaan atau disampaikan diluar masa sanggah. 32. penyalahgunaan wewenang oleh Panitia Pengadaan dan/atau pejabat yang berwenang lainnya. penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No. 32.1. 33.5.Dokumen Pengadaan maka Pemilihan dinyatakan gagal. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP. dengan tembusan kepada PPK. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat.

apabila: a.2.4. Panitia Pengadaan menyatakan pelelangan gagal. 34. dengan ketentuan: a. 3. selama masa surat penawaran dan Jaminan Penawaran cadangan pemenang masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. 34. 34.Dokumen Pengadaan 34. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang. Dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum penandatanganan kontrak. maka pelelangan dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK. semua harga penawaran terendah terkoreksi untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak gabungan Lump Sum dan Harga Satuan lebih tinggi dari HPS. Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut. tidak ada sanggahan dari peserta.3. b. Pelelangan Gagal 36. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Panitia Pengadaan bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. b. masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir. atau c. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran. 34. sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar.5. PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan peserta pada formulir isian kualifikasi masih berlaku. 35. dengan ketentuan: a.8. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh Panitia Pengadaan. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. 34. Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. Penunjukan Penyedia Barang / Jasa 34. b.1. apabila yang bersangkutan tidak bersedia ditunjuk karena masa penawarannya sudah tidak berlaku. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah semua sanggahan dan sanggahan banding dijawab. dalam evaluasi penawaran ditemukan bukti/indikasi terjadi persaingan tidak sehat.1. 34. 34.8. d. e. Kerahasiaan Proses Panitia Pengadaan menyampaikan Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). maka penunjukan pemenang dapat dilakukan kepada cadangan pemenang sesuai dengan urutan peringkat. c. 34. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP. atau c.6. apabila tidak ada sanggahan. Apabila semua pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan tidak boleh dicairkan.7.Pelelangan Gagal 36. sanggahan dari peserta atas pelaksanaan pelelangan yang tidak 18 . jumlah peserta yang memasukan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta.9.

f. 36. pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN yang melibatkan Panitia Pengadaan dan/atau PPK ternyata benar.3. ternyata benar. I. Surat Jaminan Pelaksanaan 37. maka Panitia Pengadaan atau Panitia Pengadaan lainnya yang ditugaskan meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya pelelangan gagal. c. dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi.4. 36. maka Panitia Pengadaan memberitahukan secara elektronik kepada seluruh peserta. setelah dilakukan evaluasi. 54 Tahun 2010. KPA pada K/L/I sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. pelaksanaan Pelelangan tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pengadaan. KPA pada K/L/I sebagaimana tercantum dalam LDP sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena proses Pelelangan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. PPK dan/atau Panitia Pengadaan. pelelangan ulang. 19 . b. b. e. Surat Jaminan Pelaksanaan 37. b. d. apabila: a.1. evaluasi ulang. sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden No. diterbitkan oleh Bank Umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat). Setelah pemberitahuan adanya pelelangan gagal. atau b. 36. Surat Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. sanggahan dari Penyedia Barang/Jasa atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan ternyata benar. f. c. Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan KPA. calon pemenang dan calon cadangan pemenang 1 dan 2 mengundurkan diri. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal penandatanganan Kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan berdasarkan Kontrak (PHO) sebagaimana tercantum dalam LDP. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan Pelelangan dinyatakan benar oleh pihak berwenang. c. ternyata benar. Setelah pelelangan dinyatakan gagal.5. calon pemenang dan calon cadangan pemenang 1 dan 2. penyampaian ulang Dokumen Penawaran. yaitu melakukan: a. penghentian proses pelelangan.Dokumen Pengadaan 36. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan KPA. atau g.2. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. menentukan langkah selanjutnya. atau d. apabila: a. nama penyedia sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Pelaksanaan. sanggahan dari peserta atas kesalahan substansi Dokumen Pengadaan ternyata benar. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) yang sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan. 54 Tahun 2010 dan Dokumen Pengadaan ternyata benar. atau g. Menteri sebagaimana tercantum dalam LDP selaku PA menyatakan pelelangan gagal. 54 Tahun 2010.

J.1. alamat dan tanda tangan pihak penjamin. BAPP. bahasa. SPPBJ. syarat-syarat umum kontrak. g. nama PPK yang menerima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama PPK yang menandatangan kontrak. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi diatas 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai penawaran atau penawaran terkoreksi. b. h. 37. 20 . dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. e. kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran.3. Jaminan Pelaksanaan atas nama Kemitraan/KSO harus ditulis atas nama Kemitraan/KSO. spesifikasi umum. e. Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan. d.Dokumen Pengadaan d. Apabila salah satu pernyataan tersebut sudah tidak dipenuhi.2. syarat-syarat khusus kontrak. Kegagalan penyedia yang ditunjuk untuk menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan dipersamakan dengan penolakan untuk menandatangani Kontrak.2. 37. BAHP. 38. Penandatanganan kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ dan setelah penyedia menyerahkan Jaminan Pelaksanaan. spesifikasi khusus. f. 38. maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan.6. dan memuat nama. maka berlaku urutan sebagai berikut: a. h. 38. atau b. i. adendum Surat Perjanjian. j.3. dengan ketentuan: a. surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga.4. PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pengadaan sampai dengan penandatanganan Kontrak. PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan dicantumkan dalam angka dan huruf. pokok perjanjian. Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai jaminan dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah surat pernyataan wanprestasi dari PPK diterima oleh penerbit Jaminan. dan i. Penandatanganan Kontrak 38. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. f. 38. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang tercantum dalam SPPBJ. c. dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan. 38. Penandatanganan Kontrak 38.5. Ketentuan lebih lanjut mengenai pencairan Surat Jaminan Pelaksanaan diatur dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. Sebelum penandatanganan kontrak PPK wajib memeriksa apakah pernyataan Dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku. redaksional. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibawah 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. gambar-gambar. g. Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian.

38. dan 2) kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK. BAB IV 21 . dapat menandatangani kontrak.7.Dokumen Pengadaan 38. Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada pasal 38. Banyaknya rangkap kontrak dibuat sesuai kebutuhan. yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundangundangan.9.9. terdiri dari: 1) kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai. b. 38.8. yaitu: a. sepanjang mendapat kuasa / pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menandatangani kontrak. apabila diperlukan Pihak yang berwenang menandatangani kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/ Anggaran Dasar. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli.

4. Logistik. Daftar Peralatan Utama minimal yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan : a. Juru Gambar. Pompa air 2 unit i. Keuangan. Pengalaman kerja minimal 5 tahun (1 orang) 8. Bahan bila diperlukan b. Tamatan STM Bangunan. Panitia Pengadaan : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Kontruksi Madrasah Aliyah Negeri 2 Padangsidimpuan Tahun Anggaran 2012 Alamat Panitia Pengadaan : Jl. Dokumen Penawaran Pekerjaan ini dibiayai dari dana APBN. Taman STM Bangunan. Mesin pemotong keramik 5 unit h. Tamatan STM Bangunan. Pelaksana Teknik. pengalaman kerja minimal 5 tahun dan memiliki sertifikat K3 Konstruksi (1 orang) 6. Sarjana Akuntansi. memiliki SKT Juru Ukur ( 1 orang) 5. Water Pass 2 unit d. Mesin Pemotong besi 3 unit g. Theodolit 2 unit c. Vibrator 2 unit 3. Pengalaman kerja minimal 5 tahun. Uji mutu / teknis / fungsi diperlukan untuk: a. Beton Molen 2 unit j. 4. Ahli Muda K3 Konstruksi. ( 1 0rang) 2. Memiliki SKT Pelaksana Bangunan Gedung Pengalaman Minimal 5Tahun (1 orang) 3. Daftar Personil Inti yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan: 1. Sutan Soripada Mulia No. Pengalaman Kerja minimal 5 tahun. 29 Padangsidimpuan Alamat Website : LPSE Unimed Nama paket pekerjaan : Pembangunan Gedung Asrama Siawa Madrasa Aliah 1 Unit Uraian singkat pekerjaan : Pembangunan Gedung dan Prasarana lainnya 2. Sarjana Teknik Sipil memiliki SKA Ahli Muda Struktur Pengalaman Kerja minimal 5 Tahun (1 orang) 2. Pengalaman kerja minimal 5 tahun. memiliki SKT Pelaksana Bangunan Gedung/ Pekerjaan Gedung ( 1 orang) 7. Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan adalah yang bukan pekerjaan utama / Tidak diizinkan sub kontrak 5. Lingkup Pekerjaan 1. Minimal tamatan DIII. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan dan Peninjauan Lapangan D. Juru Ukur. Site Manager. Penilaian dilakukan terhadap pengalaman pekerjaan yang pernah dikerjakan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir. Scaffolding 50 set b. Pengalaman Perusahaan. 3. Administrasi.Dokumen Pengadaan LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) A. Alat bila diperlukan 22 . B. Stamper 2 unit f. 5. Lihat jadwal pada aplikasi LPSE 1. Tahun Anggaran 2012. Memiliki SKT Juru Gambar Pengalaman kerja minimal 5 tahun ( 1 orang) 4. Sumber Dana C. Tamatan STM Bangunan. Pick Up 2 unit e. Minimal DIII komputer.

. Maka Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetor ke Kas Negara 23 L. Bila sanggahan banding dinyatakan salah maka Kuasa Pengguna Anggaran memerintahkan Panitia Pengadaan untuk menyita Jaminan Sanggahan Banding dan menyetorkannya ke Kas Negara. 29. Masa berlakunya jaminan penawaran adalah tidak kurang dari 58 (Lima puluh delapan) hari kalender dihitung sejak batas akhir pemasukan penawaran.. 2. Jaminan Penawaran 1.(Dua puluh sembilan juta dua ratus ribu rupiah). Mata uang Penawaran dan Cara Pembayaran F. Sanggahan ditujukan kepada : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Konstruksi Madrasah Aliyah Negeri 2 Padangsidimpuan Utara Tahun 2012 2.000. Sanggahan banding ditujukan kepada: Kuasa Pengguna Anggaran Madrasah Aliyah Negeri 2 Padangsidimpuan 4. 2. Batas akhir Waktu Penyampaian Penawaran J. 3.000. Pembukaan Penawaran K. Lihat jadwal pada aplikasi LPSE H. 1.Dokumen Pengadaan E. Jaminan Pelaksanaan . Sanggahan Banding M.120 (Seratus dua puluh) hari kalender sejak penandatanganan kontrak.. 1. Pembayaran dilakukan dengan cara yang didasarkan pada hasil pengukuran bersama atas volume pekerjaan yang benar-benar telah dilaksanakan secara bulanan (monthly payment). yang dijamin tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. Penyampaian Dokumen Penawaran I..000. Pemutusan kontrak akibat kesalahan Yang Dijamin.300. Jaminan Sanggahan Banding N. 2. Masa Berlakunya Penawaran G. Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada: a. Ambang Batas Sistim Gugur Lihat jadwal pada aplikasi LPSE Lihat jadwal pada aplikasi LPSE Ambang batas nilai teknis : Minimum 70 (tujuh puluh) Bila Nilai total teknis yang diperoleh < 70 dianggap gugur dan tidak dilakukan penilaian selanjutnya. Kuasa Pengguna Anggaran Madrasah Aliyah Negeri 2 Padangsidimpuan 3. Pejabat Pembuat Komitmen Madrasah Aliyah Negeri 2 Padangsidimpuan b. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Madrasah Aliyah Negeri 2 Padangsidimpuan Tahun 2012 . Besarnya Jaminan Penawaran adalah Rp. 1. Masa berlaku Jaminan Pelaksanaan selama ………. Apabila : a. 28. Pejabat Pembuat Komitmen Madrasah Aliyah Negeri 2 Padangsidimpuan b. 2. Mata uang yang digunakan adalah mata uang Rupiah. Masa berlakunya penawaran adalah selama 30 (tiga puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Tembusan sanggahan ditujukan kepada: a. b. 1. Sanggahan. Jaminan Penawaran yang disita selanjutnya dicairkan dan disetorkan ke Kas Negara.(Dua puluh delapan juta rupiah). Besarnya jaminan sanggahan banding Rp…….

1. 2. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri P. Personil inti yang dinilai adalah personil yang namanya juga tercantum / terinformasi dalam Daftar Personalia pada Form Isian Kualifikasi.Dokumen Pengadaan O. 2. Harga Penawaran Q. Preferensi harga atas penggunaan produksi dalam negeri tidak diberlakukan. Penyesuai harga tidak diberlakukan.Peralatan Utama yang dinilai adalah peralatan utama yang juga tertera / terinformasi dalam Daftar Fasilitas / Peralatan / Perlengkapan pada Form Isian Kualifikasi. Evaluasi Penawaran 1. Peserta tidak dipersyaratkan untuk menyampaikan formulir rekapitulasi perhitungan TKDN. 24 .

termasuk pengalaman sub-kontrak. Menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa semua informasi yang disampaikan dalam formulir isian kualifikasi adalah benar. Memiliki laporan bulanan 3 bulan terakhir dalam tahun berjalan menyangkut PPh Psl. Sutan Soripada Mulia No. tahun 2011). termasuk Perawatannya (21005). masing-masing perusahaan yang melakukan kemitraan harus memenuhi seluruh persyaratan kualifikasi di atas. 12. 9 Padangsidimpuan : Pembangunan Gedung Asrama Siswa Madrasah Aliyah 1 Unit C. 7. . Formulir isian kualifikasi ditandatangani oleh Direktur Utama / pimpinan perusahaan atau oleh penerima kuasa dari Direktur Utama / pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian perusahaan atau perubahannya atau oleh kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. mempunyai perjanjian kerja sama operasi / kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan. PERSYARATAN KUALIFIKASI 1. 3. Peserta Kualifikasi harus: . Memiliki NPWP. 6. Memperoleh paling kurang 1 (satu) pekerjaan sebagai Penyedia pekerjaan konstruksi dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir baik dilingkungan pemerintah maupun swasta. PPh Psl 25 / Psl 29. dan tidak sedang dihentikan kegiatan usahanya. Kualifikasi dan Klasifikasi Bidang/Sub-bidang Pekerjaan Bangunan-bangunan Non Perumahan Lainnya. Memiliki kemampuan menyediakan fasilitas dan peralatan serta personil yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan. 9. LINGKUP KUALIFIKASI Panitia Pengadaan Nama Alamat Nama Paket Pekerjaan : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Madrasah Aliyah Negeri 2 Padangsidimpuan tahun 2012 : Jl. 10. 8. Salah satu atau seluruh pengurus dan badan usahanya tidak sedang masuk dalam Daftar Hitam. Menyampaikan pernyataan / pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya tidak dalam pengawasan pengadilan. 11. Untuk peserta yang akan melakukan kemitraan: . dan PPN (bagi pengusaha kena pajak). 25 .Dokumen Pengadaan BAB V LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) B. 5. Psl 23 (bila ada transaksi). Memiliki Ijin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) . 2. Telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahunan. tidak bangkrut. Memiliki SBU yang masih berlaku dan diterbitkan sesuai norma/aturan LPJK.21. 4. Memiliki kemampuan pada sub-bidang pekerjaan yang sesuai. Memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari Bank pemerintah / swasta sekurang-kurangnya 10% dari nilai total HPS.

Memberikan jawaban klarifikasi secara tertulis atas permintaan klarifikasi tertulis dari Panitia Pengadaan apabila ada hal-hal dan atau data yang dinilai kurang jelas dan meragukan. NPt sekurang-kurangnya sama dengan nilai total HPS. Memiliki Sisa Kemampuan menangani paket pekerjaan (SKP). Memiliki Personil inti dengan kualifikasi keahlian dan kualifikasi tenaga terampil yang sesuai dengan keterampilannya. baik sebagai Kontrak ataupun sebagai bahagian dari Kontrak. Dalam kemitraan. 15. Dalam pembuktian kualifikasi. 26 . 18. NPt = Nilai pengalaman tertinggi saat menyelesaikan kontrak pada sub-bidang pekerjaan yang sesuai dalam 10 (tujuh) tahun terakhir. 14. Memiliki kemampuan dasar pada pekerjaan yang sejenis dan kompleksitas yang setara. dengan besar KD = 3. Memiliki kemampuan untuk menyediakan fasilitas / peralatan / perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi ini. yang diperhitungkan adalah KD perusahaan yang mewakili kemitraan. serta minimal harus memenuhi persyaratan sebagaimana pada LDP. Nilai pengalaman dapat dikonversi. yang diperhitungkan adalah SKP semua perusahaan yang bermitra. Jawaban klarifikasi tidak boleh mengubah substansi formulir isian kualifikasi dan data data yang kurang tidak dapat dilengkapi.Dokumen Pengadaan 13. . peserta dapat membuktikan keasliannya dan memberikan salinannya kepada Panitia Pengadaan. serta minimal harus memenuhi persyaratan sebagaimana pada LDP. 17. 16. Dalam kemitraan.

Spesifikasi teknis. Sehubungan dengan pengumuman pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan nomor : _________________ tanggal ______________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pengadaan dan Berita Acara Pemberian Penjelasan [serta adendum Dokumen Pengadaan]. Daftar Personil Inti. 6. Sesuai dengan persyaratan. Daftar Harga Satuan Dasar Upah. BENTUK SURAT PENAWARAN PESERTA BADAN USAHA / KEMITRAAN (KSO) CONTOH . 11. _____________ 2012 Kepada Yth. Penawaran ini berlaku selama ____ (________________) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini. bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan: 1. 2. Jadwal Waktu Pelaksanaan Pelaksanaan. Fakta Integritas. Analisa Teknis Pelaksanaan Pekerjaan c.: …………………………………………. dan g. Dokumen isian kualifikasi. terdiri dari : a. Dokumen penawaran teknis. [Surat perjanjian kemitraan/Kerja Sama Operasi.. 27 . apabila ada]. d. [Formulir rekapitulasi perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bila dipersyaratkan].Dokumen Pengadaan BAB VI BENTUK DOKUMEN PENAWARAN A. dan Peralatan 5. 10. f. Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. apabila ada]. Bagian Pekerjaan yang akan disubkontrakkan (apabila ada) h. Daftar Kuantitas dan Harga. b. 8. di Medan Perihal : ………………………………………………………………. Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (________________) hari kalender. Neraca 3 (tiga) tahun terakhir. Jaminan Penawaran. dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan …………………… sebesar Rp ________ (____ _____________). [Surat Kuasa. Metoda Pelaksanaan Pekerjaan. dan 12. Daftar Peralatan Utama. 9. Bahan.1 Kop Surat Badan Usaha / Kemitraan (KSO) Nomor Lampiran : : _______. [Dokumen lain yang dipersyaratkan]. e. 7. Rekapitulasi Daftar Kuantitas dan Harga 3. 4. Organisasi Pelaksanaan Pekerjaan.

.............. PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO) ____________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] .. Jabatan 28 ....... Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini.......Dokumen Pengadaan Surat Penawaran beserta lampirannya kami sampaikan sebanyak 2 (dua) rangkap yang terdiri dari 1 (satu) rangkap asli serta ditandai “Asli” dan 1 (satu) rangkap salinan serta ditandai “Rekaman”......... maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan.

Bagian Pekerjaan yang akan disubkontrakkan (apabila ada) h. Organisasi Pelaksanaan Pekerjaan. [Surat Kuasa. 9. Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (________________) hari kalender. Sesuai dengan persyaratan. [Dokumen lain yang dipersyaratkan]. Daftar Harga Satuan Dasar Upah. BENTUK SURAT PENAWARAN PESERTA PERORANGAN Nomor : Lampiran _______. 6. _____________ 2012 : Kepada Yth. Fakta Integritas. Analisa Teknis Pelaksanaan Pekerjaan c. Daftar Peralatan Utama. Daftar Kuantitas dan Harga. terdiri dari : a.: …………………………………………. Daftar Personil Inti.Dokumen Pengadaan CONTOH . apabila ada]. Bahan. dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan …………………… sebesar Rp ________ (____ _____________). 4. Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. dan Peralatan 5. Dukungan Smen. 29 . 11. f. [Surat perjanjian kemitraan/Kerja Sama Operasi. dan g. e. apabila ada]. Jadwal Waktu Pelaksanaan Pelaksanaan. Spesifikasi teknis. Sehubungan dengan pengumuman pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan nomor : _________________ tanggal ______________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pengadaan dan Berita Acara Pemberian Penjelasan [serta adendum Dokumen Pengadaan]. 8. 7. di Medan Perihal : ………………………………………………………………. [Formulir rekapitulasi perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bila dipersyaratkan]. d. Neraca 3 (tiga) tahun terakhir. Atap. 10. Jaminan Penawaran. bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan: 1. b. Dokumen isian kualifikasi. Penawaran ini berlaku selama ____ (________________) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini. Metoda Pelaksanaan Pekerjaan. 12.. 2. Dokumen penawaran teknis. Rekapitulasi Daftar Kuantitas dan Harga 3.2 B. Besi beserta brosurnya dan 13.

Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini........................... maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan....Dokumen Pengadaan Surat Penawaran beserta lampirannya kami sampaikan sebanyak 2 (dua) rangkap yang terdiri dari 1 (satu) rangkap asli serta ditandai “Asli” dan 1 (satu) rangkap salinan serta ditandai “Rekaman”.... Jabatan 30 . PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO) ____________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] ....

__________. [Menandatangani Surat Sanggahan Banding. 31 . BENTUK SURAT KUASA CONTOH . Menandatangani Surat Sanggahan.] 2. ………………………. _______________ 2012 Pemberi Kuasa. (nama dan jabatan) *) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya.. (nama dan jabatan) ………………………. ___ [No. [Menandatangani Surat Penawaran. Akta Notaris] tanggal ____________ [tanggal penerbitan Akta] Notaris ______________ [nama Notaris penerbit Akta] beserta perubahannya.] 4. memberi kuasa kepada : Nama Alamat Jabatan : __________________________*) : __________________________ : __________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. [Menandatangani Pakta Integritas.] 3.] Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. [Menandatangani Surat Perjanjian. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk: 1.1 Kop Surat Badan Usaha / Kemitraan (KSO) SURAT KUASA Nomor : …………………………… Yang bertandatangan di bawah ini: Nama Alamat Perusahaan Jabatan : _____________________________ : _____________________________ : _____________________ [Direktur Utama / Pimpinan Perusahaan] _____________________________ [nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No.] 5. Penerima Kuasa. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa.Dokumen Pengadaan C.

] 3. (nama) ………………………. (nama dan jabatan) *) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. dst. memberi kuasa kepada: Nama : __________________________ Alamat : __________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa.] 4. [menghadiri pemberian penjelasan.Dokumen Pengadaan CONTOH . ___ [No. Penerima Kuasa. _______________ 2012 Pemberi Kuasa. Akta Notaris] tanggal ____________ [tanggal penerbitan Akta] Notaris ______________ [nama Notaris penerbit Akta] beserta perubahannya atau Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) No ____ tanggal _________.. [______________. 32 .] Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk: 1. ……………………….] 2. [melakukan pendaftaran dan pengambilan dokumen.2 Kop Surat Badan Usaha / Kemitraan (KSO) SURAT KUASA Nomor : …………………………… Yang bertandatangan di bawah ini: Nama Alamat Perusahaan Jabatan : _____________________________ : _____________________________ : _____________________ [Direktur Utama / Pimpinan Perusahaan / Kepala Cabang / Wakil Kemitraan (KSO)] _______________________ ______ [nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama [perusahaan/kemitraan (KSO)] berdasarkan Akta Notaris No. [menghadiri pembukaan penawaran. __________.

akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2. Pembagian sharing dalam kemitraan/KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak. dalam hal pengeluaran. Menunjuk ____________________________ [nama peserta 1] sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk kemitraan/KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama kemitraan/KSO. dan kerugian dari kemitraan/KSO. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ____ (_______) yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama. maka kami: ______________________________ [nama peserta 1] ______________________________ [nama peserta 2] ______________________________ [nama peserta 3] ______________________________ [dan seterusnya] bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota kemitraan/KSO. 3. Kami menyetujui dan memutuskan bahwa: 1. wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak. masing-masing anggota kemitraan/KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini. 33 . 4. 5.Dokumen Pengadaan D. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatangani. 7. 9. dan lain-lain. 6. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO. Terlepas dari sharing yang ditetapkan di atas. termasuk hak untuk memeriksa keuangan. BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN / KERJA SAMA OPERASI (KSO) Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan ________________ yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di ________________ pada tanggal ________ 20__. keuntungan. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam kemitraan/KSO adalah: _______________ [nama peserta 1] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 2] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 3] sebesar _____ % (___________ persen) _________________________________ [dst] Masing-masing peserta anggota kemitraan/KSO. daftar peralatan dan tenaga kerja. perjanjian subkontrak. 2. 8. surat-menyurat. tanda terima. c. Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang. Wewenang menandatangani untuk dan atas nama kemitraan/KSO diberikan kepada _________________________ [nama wakil peserta] dalam kedudukannya sebagai direktur utama/direktur pelaksana _________________________ [nama peserta 1] berdasarkan persetujuan tertulis dari seluruh anggota kemitraan/KSO. Membentuk kemitraan/KSO dengan nama kemitraan/KSO adalah ________________ b. Secara bersama-sama: a. perintah pembelian.

(nama dan jabatan) ………………………. Peserta 4. (nama dan jabatan) Catatan: Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi ini harus dibuat diatas kertas segel. (nama dan jabatan) ………………………. 34 .. Peserta 3. (nama dan jabatan) ………………………. ………………………..Dokumen Pengadaan DENGAN KESEPAKATAN INI semua anggota kemitraan/KSO membubuhkan tanda tangan di _________ pada hari __________ tanggal __________ bulan ____________. Peserta 2. tahun ________________________ Peserta 1.

7. 4.Dokumen Pengadaan E. Hal-hal lain yang dipersyaratkan. Daftar Peralatan Utama. 35 . 8. Metoda Pelaksanaan Pekerjaan . Analisa Teknis Pelaksanaan Pekerjaan. 9. Daftar Personil Inti. Manajemen Mutu 6. 3. 2. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Dokumen Penawaran Teknis terdiri dari: 1. Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan. Spesifikasi Teknis 5. dan 10. Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan. Organisasi Pelaksanaan Pekerjaan.

.. I II III IV 3 4 5 6 Masa Pemeliharaan 7 Keteranga 8 (jaduwal harus menggambarkan kurfa S. jika tidak dinyatakan gugur) …………. No URAIAN KEGIATAN 1 2 Harus mengambarkan seluruh item pekerjaan (wajib merincikan item pekerjaan) Bulan & mingu……. BENTUK JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN Jadwal Pelaksaan Kegiatan………………………………………. Pekerjaan…………………………………….2012 PT/CV……………… Tandatangan & Cap Nama Jelas Jabatan 36 . jadual harus jelas dan dapat terbaca untuk dievaluasi..Dokumen Pengadaan F..

Tidak menyampaikan pernyataan tidak benar/dokumen palsu tentang keterangan kompentensi dan kemampuan usaha didalam kualifikasi dan dokumen penawaran.. Tidak dalam Pengawasan Pengadilan. tidak sedang dihentikan dan tidak sedang menjalani sanksi pidana.Dokumen Pengadaan G. tidak bangkrut kegiatan usahanya. Memiliki kinerja baik dan tidak masuk dalam daftar sanksi atau daftar hitam. 2. 4. dan kami sanggup dituntut dimuka pengadilan.2012 Yang Membuat Pernyataan PT/CV/Koperasi 6000 Nama Jelas Direktur/Utama/Wakil 37 . SURAT PENYATAAN KEBENARAN DATA SURAT PERNYATAAN KEBENARAN DATA Yang bertandatangan dibawah ini : Nama Jabatan Nama Perusahaan Alamat : : Direktur/Utama/Wakil : PT/CV/Koperasi : Dalam ini menyatakan bahwa : 1. Sanggup untuk mematuhi dan melaksanakan segala peraturan-peraturan yang berlaku dalam pelaksanaan pelelangan ini. apabila dikemudian hari ternyata data yang kami sampaikan tidak benar atau melanggar terhadap peraturan pelelangan ini kami bersedia dituntut sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. 3. Demikian surat pernyataan ini kami buat. ……………….

.Dokumen Pengadaan H..2012 Yang Membuat Pernyataan PT/CV/Koperasi 6000 Nama Jelas Direktur/Utama/Wakil 38 . SURAT PERNYATAAN MINAT Kop Perusahaan SURAT PERNYATAAN MINAT UNTUK MENGIKUTI PENGADAAN ……………. Pekerjaan ……………………………sampai selesai ……………….. Yang bertandatangan dibawah ini : Nama Jabatan Nama Perusahaan Alamat : : Direktur/Utama/Wakil : PT/CV/Koperasi : Menyatan dengan sebenarnya bahwa setelah mengetahui pengadaan yang akan dilaksanakan oleh panitia pengadaan barang/jasa konstruksi Madrasa Aliyah Negeri 2 Padangsidimpuan Tahun Anggaran 2012. maka dengan ini saya menyatakan berminat untuk mengikuti proses pengadaan dengan Kegiatan…………….

……………….Dokumen Pengadaan I. Pada kegiatan……………. Demikian surat pernyataan ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.. SURAT PERNYATAAN TIDAK MENUNTUT Kop Perusahaan SURAT PERNYATAAN TIDAK MENUNTUT Yang bertandatangan dibawah ini : Nama Jabatan Nama Perusahaan Alamat : : Direktur/Utama/Wakil : PT/CV/Koperasi : Menyatakan dengan sebenarnya bahwa kami tidak akan menuntut secara hokum baik pidana atau perdata apabila lelang pekerjaan ……………………………….2012 Yang Membuat Pernyataan PT/CV/Koperasi 6000 Nama Jelas Direktur/Utama/Wakil 39 .dibatalkan/pengurangan dana (efesiensi) kerena adanya kebijakan dari Pemerintah Pusat terhadap Anggaran pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2012..

lalai / tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan yaitu: a.d. 6. Yang Dijamin terlibat Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). apabila: Nama : _____________________________ [peserta pelelangan] Alamat : ______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. 40 . 2. BENTUK JAMINAN PENAWARAN DARI BANK Kop Bank Penerbit Jaminan GARANSI BANK Sebagai JAMINAN PENAWARAN Nomor …………………………… Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ________________________ [nama bank] berkedudukan di ____________________ _________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ______________________ [Panitia Pengadaan] Alamat : ______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ____________ ____________________________________________) sebagai Jaminan Penawaran dalam bentuk garansi bank. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pengadaan yang diikuti oleh Yang Dijamin. menandatangani Kontrak. 2). Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya.Dokumen Pengadaan J. menyerahkan Jaminan Pelaksanaan setelah ditunjuk sebagai pemenang. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. hadir dalam klarifikasi dan/atau verifikasi sebagai calon pemenang. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Yang Dijamin tidak: 1). 4. ____________________ . c. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. dari tanggal _____________________ s. b. 5. Yang Dijamin menarik kembali penawarannya selama dilaksanakannya pelelangan atau sesudah dinyatakan sebagai pemenang. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. 3. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. atau 3).

pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] 41 .Dokumen Pengadaan Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Materai Rp.6000.00 ………………………. [Nama dan Jabatan] Untuk keyakinan.

7. sebagai Penjamin. 6. selanjutnya disebut TERJAMIN. c. Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan penagihan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji/wanprestasi. Maka kami. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban sebagaimana ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan untuk pelaksanaan pelelangan pekerjaan ____________________________________________ yang diselenggarakan oleh PENERIMA JAMINAN. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] ………………………. 5. hadir dalam klarifikasi dan/atau verifikasi sebagai calon pemenang. menarik kembali penawarannya selama dilaksanakannya pelelangan atau sesudah dinyatakan sebagai pemenang. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. BENTUK JAMINAN PENAWARAN DARI ASURANSI / PERUSAHAAN PENJAMIN Kop Penerbit Jaminan JAMINAN PENAWARAN Nomor Jaminan : …………………………… Nilai : ………………………… 5. 4.Dokumen Pengadaan H.6000. bahwa kami: _____________________ [nama]. (nama dan jabatan) Untuk keyakinan. b.00 ………………………. Dengan ini dinyatakan. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. menandatangani Kontrak. atau 3). menyerahkan Jaminan Pelaksanaan setelah ditunjuk sebagai pemenang.. _____________ ___________________[alamat] sebagai Peserta. _________________________________ [alamat] sebagai Pelaksana Pelelangan. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang _____________________) 6. Surat Jaminan ini berlaku apabila TERJAMIN: a. _______________________________ [alamat]. 3. Dikeluarkan di : _____________ pada tanggal : _______________ TERJAMIN. (nama dan jabatan) 42 . bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada ____________________________ [Panitia Pengadaan]. tidak: 1). Materai Rp. 2). selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. terlibat Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. PENJAMIN.

transparan. apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini. dan Nepotisme (KKN). __________ [tempat]. 2. digugat secara perdata dan/atau dilaporkan secara pidana. 3. akan melaporkan kepada ……………………………………………. menerima sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. Kolusi. 4. akan mengikuti proses pengadaan secara bersih. (isi sesuai dengan K/L/D/I) apabila mengetahui ada indikasi KKN dalam proses pengadaan ini. [nama lengkap] 43 . dan profesional untuk memberikan hasil kerja terbaik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.Dokumen Pengadaan I. __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] [Nama Penyedia] [tanda tangan] ………………………. BENTUK PAKTA INTEGRITAS [Contoh Pakta Integritas Badan Usaha Tanpa Kemitraan / KSO] PAKTA INTEGRITAS Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : __________________________ [nama wakil sah badan usaha] Jabatan : ____________________________________ Bertindak untuk dan atas nama : PT/CV/Firma/Koperasi _______ [pilih yangsesuai dan cantumkan nama] dalam rangka pengadaan _________ [isi nama paket+ pada ………………………………… dengan ini menyatakan bahwa: 1. tidak akan melakukan praktek Korupsi. bersedia menerima sanksi administratif.

(nama dan jabatan) ………………………. __________ [tempat]. BENTUK FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI BADAN USAHA 44 . akan melaporkan …………………….. Kolusi.. dan profesional untuk memberikan hasil kerja terbaik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan... menerima sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam.Dokumen Pengadaan [Contoh Pakta Integritas Badan Usaha Dengan Kemitraan / KSO] PAKTA INTEGRITAS Kami yang bertanda tangan di bawah ini: 1.. apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini. tidak akan melakukan praktek Korupsi. (isi sesuai dengan K/L/D/I) apabila mengetahui ada indikasi KKN dalam proses pengadaan ini.. digugat secara perdata dan/atau dilaporkan secara pidana. dengan ini menyatakan bahwa: 1.. [Nama Penyedia].. (nama dan jabatan) [cantumkan tanda tangan dan nama setiap anggota Kemitraan/KSO] J.. 4. bersedia menerima sanksi administratif. 2.. transparan. . 3.1. (nama dan jabatan) ………………………. Nama Jabatan : _____________________ [nama wakil sah badan usaha] : __________________________ Bertindak untuk dan atas nama : PT/CV/Firma/Koperasi ___________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] 3.. __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] [Nama Penyedia].. [tanda tangan] [tanda tangan] [tanda tangan] ……………………….. [Nama Penyedia]. Nama Jabatan : _____________________ [nama wakil sah badan usaha] : __________________________ Bertindak untuk dan atas nama : PT/CV/Firma/Koperasi ___________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] 2. diisi sesuai dengan jumlah anggota kemitraan/KSO] dalam rangka pengadaan _________ [isi nama paket] pada………………. dan Nepotisme (KKN).[dan seterusnya. akan mengikuti proses pengadaan secara bersih..

4. : ……………………………………………….. saya tidak sedang dan tidak akan terlibat pertentangan kepentingan dengan para pihak yang terkait. data-data saya/badan usaha yang saya wakili adalah sebagai berikut: 2. tidak pailit.. tidak dalam pengawasan pengadilan. dan kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. Jika kemitraan/KSO maka ditambah Surat Perjanjian Kemitraan/KSO].. saya tidak sedang menjalani sanksi pidana.1. Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1. *nama wakil sah badan usaha+ : …………………… *diisi sesuai jabatan dalam akta notaris+ : PT/CV/FIRMA/KOPERASI …………………. 5. 7. *pilih yang sesuai dan cantumkan nama badan usaha] : ………………………………………………. saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan Akte Notaris __________________________ [sesuai akta pendirian/perubahannya/surat kuasa. 3. disebutkan secara jelas nomor dan tanggal akta pendirian/perubahan/surat kuasa.. 6.. 45 . salah satu dan/atau semua pengurus badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam. : ……………………………………………….Dokumen Pengadaan I. saya bukan sebagai pegawai K/L/D/I [bagi pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I ditulis sebagai berikut : “Saya merupakan pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I”+. langsung maupun tidak langsung dalam proses pengadaan ini. FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI BADAN USAHA FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI UNTUK BADAN USAHA Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Bertindak untuk dan atas nama Alamat Telepon / Fax E-mail : ………………………………………………. badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam.

. No.………………………………. B... 2. No. Telepon No. Fax E-Mail : .. Masa berlaku Penerbit : No….. : ……………………………………….. : ………………………………………. Alamat Kantor Pusat No... tanggal …………… : ……………………………………………… : …………….. D. 3.... Fax E-Mail : ……………………………………….... Data Administrasi 1. Izin lainnya (apabila dipersyaratkan) 1... : ………………………………………. : ………………………………………... Surat Izin Usaha Masa berlaku izin usaha Instansi pemberi izin usaha : No…... Nama (PT/CV/Firma/ Koperasi) : ………………………………………. : ………………………………………... Landasan Hukum Pendirian Badan Usaha 46 .. C...... 2. tanggal …………… : ……………………………………………… : ……………. 3.. : ………………………………………. Alamat Kantor Cabang No.. Izin Usaha 1... Status : Pusat Cabang 3.....…………….………………………………. 4....……………..Dokumen Pengadaan A. Telepon No.. 2....

Akta Pendirian PT/CV/Firma/Koperasi a. : ………………………………………. 2.Dokumen Pengadaan 1. Data Keuangan 1. : ………………………………………. Direksi / Pengurus Badan Usaha No Nama No. Nama Perusahaan : ……………………………………….. Tanggal c. Nama Notaris : ………………………………………. Komisaris untuk Perseroan Terbatas (PT) No Nama No... : ……………………………………….. Susunan Kepemilikan Saham (untuk PT) / Susunan Pesero (untuk CV/Firma) Persentase 47 Alamat . Nama Notaris : ………………………………………. 3.. E. : ……………………………………….. Nomor Akta b. Nomor b. KTP Jabatan dalam Badan Usaha F. Akta Perubahan Terakhir a. Tanggal c. KTP Jabatan dalam Badan Usaha 2. : ………………………………………. Pengesahan Akta Oleh Departemen Hukum dan Ham a.. Nomor Akta b.. Tanggal c. : ………………………………………. Pengurus Perusahaan 1..

.… Tanggal ……………… : No………………………....… Tanggal ……………… : No………………………..Pajak a..... Bukti Laporan Bulanan tiga bulan terakhir : 1) PPh Pasal 21 2) PPh Pasal 23 3) PPh Pasal 25 / Pasal 29 4) PPN d..… Tanggal ……………… : .... : No………………………........… Tanggal ……………… : No……………………….. KTP 2.… Tanggal ……………… : No………………………........… Tanggal ……………… 2.. Neraca 3 (tiga) tahun terakhir G.Dokumen Pengadaan No Nama No. Bukti Laporan Pajak Thn 2009 c. Surat Keterangan Fiskal (sebagai pengganti huruf b dan c : No………………………....b. a............. Data Fasilitas / Peralatan / Perlengkapan No Jenis Fasilitas / Peralatan / Jumlah Kapasitas atau Merek dan Tipe Tahun Pembuatan Kondisi (%) Lokasi Sekarang Status Alat (milik 48 .. Data Personalia (Tenaga ahli / terampil badan usaha) No Nama Personil Tgl/Bln /Thn lahir Tingkat Pendidikan Pengalaman Jabatan Dalam Pekerjaan Pengalaman Kerja (Tahun) Profesi / Keahlian / Nomor dan Tahun Sertifikat SKA/SKT Tahun Ijazah 1 2 3 4 5 H........... Nomor Pokok Wajib Pajak b....

Data Pengalaman Perusahaan (nilai paket tertinggi pengalaman sesuai sub-bidang yang dipersyaratkan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir) Pemberi Tugas / Pejabat Pembuat Komitmen Nama Alamat / Telpon Kontrak No./ Tanggal No Nama Paket Pekerjaan SubBidang Pekerjaan Tanggal Selesai Menurut Kontrak BA Serah Terima Lokasi Nilai (Rp) J. Modal Kerja Surat dukungan keuangan dari Bank : 49 . Data Pekerjaan Yang Sedang Dilaksanakan Pemberi Tugas / Pejabat Pembuat Komitmen Nama Alamat / Telpon Kontrak No.Dokumen Pengadaan Perlengkapan Output Pada Saat Ini sendiri/sewa beli/sewa) 1 2 3 4 5 I./ Tanggal Progres Terakhir Prestasi Kerja % No Nama Paket Pekerjaan SubBidang Pekerjaan Lokasi Nilai (Rp) Kontrak (Rencana) K.

BENTUK FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI PERORANGAN I. : ……………………………..) Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. gugatan secara perdata. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. 6000. dan/atau pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Jika dikemudian hari ditemui bahwa data/dokumen yang saya sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan. FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI PERORANGAN FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI 50 . : Rp.…… [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] MATERAI Rp. __________ [tempat]. : …………………………….Dokumen Pengadaan Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : …………………………….2. maka saya dan badan usaha yang saya wakili bersedia dikenakan sanksi berupa sanksi administratif. __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] PT/CV/Firma/Koperasi…………….[tanda tangan] (nama lengkap wakil sah badan usaha) [jabatan pada badan usaha] J.…………………………(terbilang……………………….………………….

4. : ……………………………………………….……………. B... 5... saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak .. 3. *nama peserta perorangan+ : …………………… *diisi sesuai pekerjaan perorangan] : ………………………………………………. 2. : ………………………………………………. Surat Izin Usaha : No….... Data Administrasi 1.. Alamat Rumah No... saya tidak sedang dan tidak akan terlibat pertentangan kepentingan dengan para pihak yang terkait... : ………………………………………………. : ………………………………………. saya bukan sebagai pegawai K/L/D/I [bagi pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I ditulis sebagai berikut : “Saya merupakan pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I”+.. : ………………………………………. saya tidak sedang menjalani sanksi pidana... KTP/SIM/Paspor : ……………………………………………….... : ……………………………………….. Nomor Identitas(KTP/SIM/Paspor: ………………………………………. langsung maupun tidak langsung dalam proses pengadaan ini. Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1. Alamat Kantor Pusat No. Fax : ……………………………………….... Telepon No... : ………………………………………... 6. Pekerjaan : ………………………………………. Nama : ……………………………………….. Data-data saya adalah sebagai berikut: A.Dokumen Pengadaan UNTUK BADAN USAHA Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Pekerjaan Alamat Rumah Telepon / Fax E-mail No... Telepon No. Saya tidak masuk Daftar Hitam.. tanggal …………… 51 .. Izin Usaha 1... 5. 2.. tidak dalam pengawasan pengadilan. tidak pailit dan kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan.. No...... : ………………………………………... 4... 3. Fax E-Mail : .

Dokumen Pengadaan

2. 3.

Masa berlaku izin usaha Instansi pemberi izin usaha

: ……………………………………………… : ……………...……………………………….

C. Izin Lainnya (apabila dipersyaratkan) 1. 2. 3. No. Surat izin Masa berlaku Instansi pemberi izin usaha : No….…………….. tanggal …………… : ……………………………………………… : ……………...……………………………….

D. Landasan Hukum 1. Akta Pendirian PT/CV/Firma/Koperasi Nomor Akta………………………… Tanggal ……………………………. Nama Notaris ……………………………. Akta Peruhan Terakhir Nomor Akta………………………….. Tanggal ……………………………. Nama Notaris……………………….. Pengesahan Akta Oleh Departemen Hukum dan Ham Nomor……………………. Tanggal …………………….. Nama Perusahaan ………………….

2

3

E. Pengurusa Perusaahn 1. Komisaris untuk Perseroan Terbatas (PT) No Nama

No. KTP

Jabatan dalam badan Usaha

2. Pajak Nomor pokok wajib pajak 52

Dokumen Pengadaan

Bukti laporan pajak Thn 2011

Bukti Laporan Bulanan tiga bulan terakhir 1. 2. 3. 4. PPh Pasal 2 PPh Pasal 23 PPh pasal 25/Pasal 29 PPN No……………………….tanggal……………………………… No……………………….tanggal……………………………… No……………………….tanggal……………………………… No……………………….tanggal………………………………

Surat keterangan Fiskal (sebagai pengganti huruf b dan c No………………………. Tanggal……………………………. 3. Neraca 1 (satu) tahun terakhir

4. Da No Nama No. KTP Jabatan dalam badan Usaha

F. Data Keuangan 1. Susunan Kepemilikan Saham (untuk PT)/susunan Perseroaan (untuk CV/Firma No Nama No. KTP Alamat Persentase

1. Neraca 3 (tiga) tahun terakhir

53

Dokumen Pengadaan

G. Data Personalia (Tenaga ahli / terampil badan usaha) No Nama Personil Tgl/Bln /Thn lahir Tingkat Pendidikan Pengalaman Jabatan Dalam Pekerjaan Pengalaman Kerja (Tahun) Profesi / Keahlian / Nomor dan Tahun Sertifikat SKA/SKT Tahun Ijazah

1 2 3 4 5

H. Data Fasilitas / Peralatan / Perlengkapan No Jenis Fasilitas Jumlah / Peralatan / Perlengkapan Kapasitas atau Output Pada Saat Ini Merek dan Tipe Tahun Pembuatan Kondisi (%) Lokasi Sekarang Status Alat (milik sendiri/sewa beli/sewa)

1 2 3 4 5

I. Data Pengalaman Perusahaan (nilai paket tertinggi pengalaman sesuai sub-bidang yang dipersyaratkan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir) Pemberi Tugas / Pejabat Pembuat Komitmen Nama Alamat / Telpon Kontrak No./ Tanggal

No

Nama Paket Pekerjaan

SubBidang Pekerjaan

Tanggal Selesai Menurut Kontrak BA Serah Terima

Lokasi

Nilai (Rp)

54

/ Tanggal Progres Terakhir Prestasi Kerja % Nilai (Rp) Kontrak (Rencana) K.[tanda tangan peserta perorangan] BAB VII PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR KUALIFIKASI 55 . Data Pekerjaan Yang Sedang Dilaksanakan No Nama Paket Pekerjaan SubBidang Pekerjaan Lokasi Pemberi Tugas / Pejabat Pembuat Komitmen Nama Alamat / Telpon Kontrak No. __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] PT/CV/Firma/Koperasi……………. dan/atau pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.………………….Dokumen Pengadaan I. maka saya dan badan usaha yang saya wakili bersedia dikenakan sanksi berupa sanksi administratif. : ……………………………. Jika dikemudian hari ditemui bahwa data/dokumen yang saya sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan. Modal Kerja Surat dukungan keuangan dari Bank : Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : …………………………….. 6000. gugatan secara perdata.…………………………(terbilang………………………. __________ [tempat]. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam.) Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab.…… [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] MATERAI Rp. : Rp. : …………………………….

PENGISIAN FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI BADAN USAHA A. nomor KTP dan persentase kepemilikan saham/pesero. Diisi pada masing-masing kolom dengan nama. Diisi dengan masa berlaku izin usaha. Data Administrasi 1. Data Personalia 1. apabila ada. c. 2. 3. dan tahun penerbitan ijazah dari setiap tenaga ahli/terampil yang diperlukan. kondisi (dalam persentase). nomor telepon.1. 2.Dokumen Pengadaan VII. b. nomor KTP dan jabatan dalam badan usaha. nomor dan tanggal penerbitannya. nomor fax dan email kantor pusat yang dapat dihubungi. Diisi dengan nomor dan tanggal bukti laporan bulanan tiga bulan terakhir: PPH pasal 21. Diisi dengan jenis surat izin usaha. Izin lainnya (apabila dipersyaratkan) 1. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin usaha C. Diisi dengan nomor dan tanggal bukti laporan pajak tahun terakhir berupa SPT Tahunan. Data Keuangan 1. nomor telepon. Diisi dengan alamat. 2. Izin Usaha 1. PPN. nomor dan tanggal penerbitannya. tahun pembuatan. lokasi keberadaan alat saat ini. Pengurus 1. nomor fax dan email badan usaha peserta yang dapat dihubungi. Diisi dengan jenis. H. Diisi dengan nama. jabatan dalam pekerjaan yang pernah dilaksanakan. Pilih status badan usaha (Pusat/Cabang). F. profesi/keahlian sesuai dengan Surat Keterangan Ahli/Surat Keterangan Terampil. 2. Diisi dengan alamat. NPWP Diisi dengan NPWP badan usaha 4. 3. Diisi dengan nomor. Diisi dengan nama badan usaha peserta. apabila berbentuk Perseroan Terbatas. 3. 3. Diisi dengan NPWP badan usaha. 4. Pajak: a. B. Data Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan 1. nomor dan tahun penerbitan sertifikat SKA/SKT. Bukti status alat harus dapat ditunjukkan pada waktu Pembuktian Kualifikasi. PPH pasal 23. tanggal dan nama notaris penerbit akta pendirian badan usaha. 2. tanggal dan nama notaris penerbit akta perubahan terakhir badan usaha. lama pengalaman kerja. Diisi dengan nama. Diisi dengan nama. jumlah. PPH pasal 25/pasal 29. apabila peserta berstatus kantor cabang. 2. Diisi dengan masa berlaku izin usaha. E. Curriculum vitae (riwayat hidup) personil dan foto copy ijazah harus dapat ditunjukkan pada saat pembuktian kualifikasi. Diisi dengan nomor. dan status alat (milik sendiri/sewa beli/sewa) dari masing-masing fasilitas / peralatan / perlengkapan yang diperlukan. merek dan tipe. 56 . nomor KTP dan jabatan dalam badan usaha. tanggal/bulan/tahun lahir. 2. Neraca. Landasan Hukum Pendirian Badan Usaha 1. tingkat pendidikan (SLTP/SLTA/S1/S2/S3). Diisi dengan jenis surat izin usaha. Persyaratan pemenuhan kewajiban pajak tahun terakhir dengan penyampaian SPT Tahunan dan SPT Masa dapat diganti oleh peserta dengan penyampaian Surat Keterangan Fiskal (SKF) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin usaha D. Dibuat berdasarkan Neraca Akuntan Publik 3 tahun terakhir G. kapasitas atau output yang dapat dicapai pada saat ini.

sekurang-kurangnya sampai dengan akhir masa berlaku surat penawaran. nomor/tanggal dan nilai kontrak. Data Pekerjaan Yang Sedang Dilaksanakan Diisi dengan nama paket pekerjaan. Bila diperlukan dapat dibuat rincian tersendiri untuk setiap jenis dan bukti-bukti surat pemilikan harus dapat ditunjukkan pada waktu diperlukan. nomor/tanggal dan nilai kontrak. 2. Yang dimaksud bukti Sewa adalah perjanjian sewa yang masih berjalan. tanggal selesai paket pekerjaan menurut kontrak. 57 . Asli bukti status alat (milik sendiri/sewa beli/sewa) harus dapat ditunjukkan pada saat pembuktian kualifikasi. Diisi dengan nama paket pekerjaan. J. L. dan nama bank yang mengeluarkan surat dukungan keuangan serta nilai dukungan paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. 3. I. nama dan alamat/telepon dari pemberi tugas/Pejabat Pembuat Komitmen. nama dan alamat/telepon dari pemberi tugas/Pejabat Pembuat Komitmen. untuk masing-masing paket pekerjaan selama 7 (tujuh) tahun terakhir. Asli kontrak dan asli berita acara serah terima pekerjaan harus dapat ditunjukkan pada saat pembuktian kualifikasi. tanggal. sub bidang pekerjaan yang dipersyaratkan.Dokumen Pengadaan 2. Modal Kerja Diisi dengan nomor. sub bidang pekerjaan dan lokasi tempat pelaksanaan pekerjaan. lokasi tempat pelaksanaan pekerjaan. prestasi kerja terakhir dan rencana tanggal kontrak berakhir. K. 4. Kemitraan/KSO Untuk peserta yang berbentuk kemitraan/KSO masing-masing anggota kemitraan/KSO wajib mengisi formulir isian kualifikasi untuk masingmasing kualifikasi badan usahanya. Data Pengalaman Perusahaan 1. dan tanggal Berita Acara serah terima (PHO). serta persentase progres menurut kontrak.

kondisi (dalam persentase). Bila diperlukan dapat dibuat rincian tersendiri untuk setiap jenis dan bukti-bukti surat pemilikan harus dapat ditunjukkan pada waktu diperlukan. tahun pembuatan. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin usaha D.Dokumen Pengadaan VII. 4. jumlah. Diisi dengan masa berlaku izin usaha. 3. Yang dimaksud bukti Sewa adalah perjanjian sewa yang masih berjalan. Izin Usaha (apabila dipersyaratkan) 1. 5. 2. 2. jabatan dalam pekerjaan yang pernah dilaksanakan. 2. F. dan tahun penerbitan ijazah dari setiap tenaga ahli/terampil yang diperlukan. Diisi dengan jenis surat izin usaha. 4. Data Administrasi 1. Diisi dengan jenis. B. 58 . Diisi dengan jenis surat izin usaha. kapasitas atau output yang dapat dicapai pada saat ini. Neraca. Pajak: a. 3. lama pengalaman kerja. sekurang-kurangnya sampai dengan akhir masa berlaku surat penawaran. PENGISIAN FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI PERORANGAN A. Data Keuangan 1. nomor telepon. Diisi dengan masa berlaku izin usaha. b.2. merek dan tipe. Persyaratan pemenuhan kewajiban pajak tahun terakhir dengan penyampaian SPT Tahunan dan SPT Masa dapat diganti oleh peserta dengan penyampaian Surat Keterangan Fiskal (SKF) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. nomor dan tanggal penerbitannya. Diisi dengan nomor dan tanggal bukti laporan bulanan tiga bulan terakhir: PPH pasal 21. Diisi pada masing-masing kolom dengan nama. 2 Curriculum vitae (riwayat hidup) personil dan foto copy ijazah harus dapat ditunjukkan pada saat pembuktian kualifikasi. nomor telepon. NPWP Diisi dengan NPWP badan usaha 4. tingkat pendidikan (SLTP/SLTA/S1/S2/S3). nomor KTP dan persentase kepemilikan saham/pesero. Diisi dengan nomor dan tanggal bukti laporan pajak tahun terakhir berupa SPT Tahunan. Data Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan 1. nomor dan tanggal penerbitannya. 2. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin usaha C. 1. nomor fax dan email rumah yang dapat dihubungi. Diisi dengan nama peserta perorangan. PPN. c. Diisi dengan alamat. tanggal/bulan/tahun lahir. Bukti status alat harus dapat ditunjukkan pada waktu Pembuktian Kualifikasi. Diisi dengan NPWP badan usaha. Diisi dengan nomor Identitas berupa nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP). Izin lainnya (apabila dipersyaratkan) A. B. Surat Izin Mengemudi (SIM) atau nomor paspar. Asli bukti status alat (milik sendiri/sewa beli/sewa) harus dapat ditunjukkan pada saat pembuktian kualifikasi. C. 3. dan status alat (milik sendiri/sewa beli/sewa) dari masing-masing fasilitas / peralatan / perlengkapan yang diperlukan. lokasi keberadaan alat saat ini. 3. PPH pasal 25/pasal 29. profesi/keahlian sesuai dengan Surat Keterangan Ahli/Surat Keterangan Terampil. PPH pasal 23. Diisi dengan pekerjaan peserta perorangan. nomor dan tahun penerbitan sertifikat SKA/SKT. Diisi dengan alamat. Data Personalia 1. Diisi dengan nama. 3. 2. Dibuat berdasarkan neraca dari Akuntan Publik 3 tahun terakhir E. nomor fax dan email kantor peserta yang dapat dihubungi.

untuk masing-masing paket pekerjaan selama 7 (tujuh) tahun terakhir. Data Pengalaman Perusahaan Diisi dengan nama paket pekerjaan. Modal Kerja Diisi dengan nomor. prestasi kerja terakhir dan rencana tanggal kontrak berakhir. nama dan alamat/telepon dari pemberi tugas/Pejabat Pembuat Komitmen. serta persentase progres menurut kontrak. 59 . nomor/tanggal dan nilai kontrak. sub bidang pekerjaan yang dipersyaratkan.Dokumen Pengadaan G. tanggal. dan tanggal Berita Acara serah terima (PHO). nomor/tanggal dan nilai kontrak. sub bidang pekerjaan dan lokasi tempat pelaksanaan pekerjaan. Data Pekerjaan Yang Sedang Dilaksanakan Diisi dengan nama paket pekerjaan. lokasi tempat pelaksanaan pekerjaan. H. dan nama bank yang mengeluarkan surat dukungan keuangan serta nilai dukungan paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. nama dan alamat/telepon dari pemberi tugas/Pejabat Pembuat Komitmen. tanggal selesai paket pekerjaan menurut kontrak. I.

c. 11. nilai kontrak dan status peserta pada saat menyelesaikan kontrak sebelumnya. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. KD = 3 NPt NPt = Nilai pengalaman tertinggi pada sub bidang pekerjaan yang sesuai dalam 10 (sepuluh) tahun terakhir. memiliki Kemampuan Dasar (KD) pada pekerjaan yang sejenis dan kompleksitas yang setara.Dokumen Pengadaan BAB VIII TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI A. Evaluasi dilakukan dengan sistem gugur. peserta perorangan. untuk usaha non-kecil. dalam hal kemitraan/KSO yang diperhitungkan adalah KD dari perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO. memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta untuk mengikuti pengadaan pekerjaan konstruksi paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang masih berlaku dan diterbitkan sesuai norma/aturan LPJK. formulir isian kualifikasi ditandatangani oleh: a. atau e. memiliki kemampuan menyediakan fasilitas dan peralatan serta personil yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. PPh Pasal 23 (bila ada transaksi). kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan. d. PPh Pasal 25/Pasal 29 dan PPN (bagi Pengusaha Kena Pajak) paling kurang 3 (tiga) bulan terakhir dalam tahun berjalan. memiliki kemampuan pada sub bidang pekerjaan yang sesuai. B. pengalaman perusahaan dinilai dari sub bidang pekerjaan. b. memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahunan) serta memiliki laporan bulanan PPh Pasal 21. 9. Dokumen Kualifikasi yang akan dievaluasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau peserta perorangan tidak masuk dalam Daftar Hitam. 2. b. evaluasi persyaratan pada angka 1 sampai dengan angka 10 dilakukan untuk setiap perusahaan yang melakukan kemitraan/KSO. nilai pengalaman pekerjaan dapat dikonversi menjadi nilai pekerjaan sekarang (present value) menggunakan perhitungan sebagai berikut: ls lo 60 . d. tidak pailit. memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dalam hal peserta akan melakukan kemitraan/KSO: a. 3. 8. b. 7. 12. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. KD sekurang-kurangnya sama dengan nilai total HPS. dengan ketentuan: a. 6. 13. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF). atau peserta perorangan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. 4. 10. c. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. e. menyampaikan daftar perolehan pekerjaan yang sedang dikerjakan. peserta wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. direktur utama/pimpinan perusahaan. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. 5.

maka data yang kurang tidak dapat dilengkapi. Formulir Isian Kualifikasi yang tidak dibubuhi materai tidak digugurkan. Dukungan Bank (DB) (nilai 10) Penyedia jasa yang tidak menyerahkan dukungan bank sekurang-kurangnya 10% dari paket yang akan dilelangkan (perkiraan nilai pekerjaan dari pengumuman pelelangan). Evaluasi kualifikasi sudah merupakan kompetisi. dengan ketentuan: a. memiliki Sertifikat Manajemen Mutu (ISO) dan/atau memiliki Sertifikat Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). pemenuhan persyaratan kualifikasi. dan 2. namun tidak boleh mengubah substansi formulir isian kualifikasi. F. D.2 N N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). G. yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO. Panitia Pengadaan memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian peserta dalam Dokumen Isian Kualifikasi dalam hal: 1. termasuk meminta peserta untuk menyampaikan dokumen-dokumen tambahan untuk mendukung kebenaran informasi dari dokumen yang diklarifikasi. 14. b. dapat dihitung dengan regresi linier berdasarkan indeks bulan-bulan sebelumnya) Indeks BPS yang dipakai adalah indeks yang merupakan komponen terbesar dari pekerjaan. [Untuk badan usaha yang bermitra/KSO. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas dan meragukan maka Panitia Pengadaan dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis. E. Penelitian administrasi (lulus/gugur) Penelitian administrasi dilakukan terhadap pemenuhan kelengkapan persayaratan kualifikasi penyedia jasa. Untuk pasca kualifikasi apabila data tidak lengkap dinyatakan gugur. 15.000. dapat mencari informasi dari pihak-pihak terkait kecuali dari penyedia jasa. Penilaian kualifikasi dilakukan dengan tahapan sebagai berikut : a. kelengkapan Dokumen Isian Kualifikasi. SKP = KP – jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha non kecil KP = 6 atau KP = 1.12. dinyatakan gugur dan selanjutnya tidak dinilai.00 (dua belas ribu rupiah). apabila disyaratkan. Apabila panitia pengadaan merasa kurang yakin terhadap kebenaran data dalam isian formulir kualifikasi.Dokumen Pengadaan NPs = Npo x NPs = Nilai pekerjaan sekarang Npo = Nilai pekerjaan keseluruhan termasuk eskalasi (apabila ada) saat serah terima pertama Io = Indeks dari Biro Pusat Statistik (BPS) pada bulan serah terima pertama Is = Indeks dari BPS pada bulan penilaian prakualifikasi (apabila belum ada. C. peserta diminta untuk membubuhi materai senilai Rp. Dukungan keuangan yang dikeluarkan oleh bank pemerintah/swasta sekurang-kurangnya 10% dari nilai paket yang akan dilelangkan dinilai 10. dalam hal kemitraan/KSO. Untuk usaha kecil tidak diperlukan dukungan keuangan 61 . persyaratan ini disyaratkan bagi perusahaan yang melaksanakan pekerjaan yang membutuhkan Sertifikat ISO dan/atau persyaratan Sertifikat K3]. Apabila peserta lelang tidak bersedia membubuhi materai maka dinyatakan gugur. Yang gugur pada penelitian administrasi tidak dilakukan penilaian selanjutnya. b.

Bila nilai Dukungan Bank < 10%. Pengalaman kerja minimal 5 tahun. Sarjana Teknik Sipil memiliki SKA Ahli Muda Struktur Pengalaman Kerja minimal 5 Tahun (1 orang) (nilai 3) 2. Penilaian Pengalaman dimulai dari pekerjaan yang mempunyai Bidang dan Subbidang yang sama dengan pekerjaan yang dilelalngkan. Tiga pengalaman dengan Nilai kontrak = X. yaitu : (1). maka dinyatakan gugur dan tidak dilakukan penilaian selanjtnya. Tamatan STM Bangunan. Juru Ukur. tetapi sub bidangnya berbeda dengan pekerjaan yang akan dilelangkan mendapat bobot nilai 50%. Tiga pengalaman Pekerjaan yang bidangnya sama. Penilaian besarnya nilai kontrak (nilai maksimum 25) Bila nilai pekerjaan yang akan dilelalngkan sebesar X. Untuk perusahaan yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun yang belum berpengalaman tidak dinilai. Status penyedia jasa (nilai maksimum 10) (a). Site Manager. Yang gugur pada penilaian keuangan tidak dilakukan penilaian selanjutnya. 3). Nilai kontrak < 0. Tiga unsur yang dinilai. Bidang pekerjaan (nilai maksimum 25) (a). maka untuk : (a). Apabila KD kurang dari nilai paket yang akan dilelangkan. Juru Gambar. dinyatakan gugur. (3). Penilaian teknis (nilai maksimum 90. nilai minimum 30) Penilaian dilakukan terhadap pengalaman pekerjaan yang pernah dikerjakan selama 10(sepuluh) tahun terkahir. dinilai terhadap 3 (tiga) unsur tersebut diatas. NPt dapat dikonversi menjadi nilai pekerjaan sekarang dengan present value menggunakan rumus: NPs = Npo x Is/Io NPs = Nilai Pekerjaan sekarang Npo = Nilai pekerjaan keseluruhan termasuk eskalasi (bila ada) saat penyerahan pertama (PHO) Is = Indeks dari BPS pada bulan penilaian kualifikasi (bila belum ada dapat dihitung dengan linier) Io = Indeks dari BPS pada bulan PHO Indeks BPS yang dipakai adalah indeks perdagangan besar barang-barangkonstruksi atau lainnya yang merupakan komponen (total harga bahan) terbesar dari pekerjaan. (c). c. Pengalaman perusahaan (nilai maksimum 60. nilai minimum 42. maka dinyatakan gugur.Dokumen Pengadaan dari bank.2 X.5) Penilaian teknis dilakukan terhadap pemenuhan persyaratan : 1) Kemampuan Dasar (KD) (lulus/gugur) Untuk usaha kecil KD tidak dihitung KD = 3NPt NPt diambil dari data pengalaman perusahaan tertinggi pada subbidang pekerjaan yang sesuai dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir. mendapat bobot nilai 100%. memiliki SKT Juru Ukur ( 1 orang) (nilai 1) 62 . mendapat bobot nilai 50%. Tamatan STM Bangunan. Pekerjaan yang bidangnya berbeda dengan pekerjaan yang akan dilelangkan tidak mendapat bobot nilai. (b). Yang gugur pada penilaian KD tidak dilakukan penilaian selanjutnya. Memiliki SKT Pelaksana Bangunan Gedung Pengalaman Minimal 5 Tahun (1 orang) (nilai 2) 3. bila belum mencapai nilai maksimum.2 X = Nilai kontrak < X. (2). Taman STM Bangunan. penilaian dilanjutkan dengan pekerjaan bidang yang sama tetapi subbidang berbeda. nilai minimum 5) Tenaga yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pekerjaan setiap paket sedikitnya terdiri dari : 1. 2). Bila total nilai pengalaman yang diperoleh < 30. (b). Pelaksana Teknik. (c). Personil (nilai maksimum 10. Tiga pengalaman Sebagai penyedia jasa utama/lead firm KSO mendapat bobot nilai 100%. Memiliki SKT Juru Gambar Pengalaman kerja minimal 5 tahun ( 1 orang) (nilai 1) 4. (b). Tiga pengalaman dengan 0. Tiga pengalaman Sebagai sub penyedia jasa/anggota KSO mendapat bobot nilai 30%. tidak mendapat bobot nilai. Tiga pengalaman Pekerjaan yang bidang dan subbidangnya sama dengan pekerjaan yang akan dilelangkan mendapat bobot nilai 100%.

sewa beli dan sewa yang tidak disertai bukti. Stamper 2 unit (Nilai 1) f. Daftar Riwayat Hidup dan foto copy NPWP Pribadi beserta bukti pelaporan SSP bulanan. Theodolit 2 unit (Nilai 2) c. Pengalaman Kerja minimal 5 tahun. yang tidak menyampaikan dinilai 0 dan tidak gugur. Water Pass 2 unit (Nilai 2) d. 5). Administrasi. pengalaman kerja minimal 5 tahun dan memiliki sertifikat K3 Konstruksi (1 orang) (nilai 1) 6. Milik sendiri dengan bukti. Bila total nilai personil yang diperoleh < 5. Pick Up 2 unit (Nilai 2) e. Pompa air 2 unit (Nilai 1) i. Logistik. Bila total nilai kemampuan teknis < 42. Sewa jangka panjang dengan bukti. Vibrator 2 unit (Nilai 1) Bila total nilai peralatan yang diperoleh < 7. Peralatan yang dinilai hanya kondisinya tidak kurang dari 70%. ( 1 0rang) (nilai 0.5 dinyatakan gugur Bagi penyedia jasa yang lulus penilaian keuangan dan teknis harus dinilai terhadap persyaratan ambang lulus (passing grade) Bagi penyedia jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun tidak dilakukan penilaian pengalaman perusahaan. Peralatan minimum yang dibutuhkan. melampirkan foto copy ijazah. maka dinyatakan gugur dan tidak dilakukan penilaian selanjutnya. masih harus dilakukan penilaian terhadap kemampuan untuk melaksanakan paket pekerjaan dengan menilai Sisa Kemampuan Paket (SKP). mendapat bobot nilai 90% (3). Beton Molen 2 unit (Nilai 1) j. Pengalaman kerja minimal 5 tahun (1 orang) (nilai 0.Dokumen Pengadaan 5.5). Sisa Kemampuan Paket (SKP) Untuk penyedia jasa usaha kecil KP = 5 63 . KTP yang masih berlaku. 7). ditentukan = 70 Bagi penyedia jasa yang memenuhi nilai ambang lulus. Pengalaman kerja minimal 5 tahun. Scaffolding 50 set (Nilai 3) b. Mesin pemotong keramik 5 unit (Nilai 1) h. mendapat bobot nilai 100% (2). Tamatan STM Bangunan. mendapat bobot nilai 100% (4). Sewa jangka pendek dengan bukti. Mesin Pemotong besi 3 unit (Nilai 1) g.5) Tenaga Ahli dan Tenaga Terampil yang disediakan harus disertai Sertifikat Keahlian (SKA) dan Sertifikat Ketrampilan (SKT). Peralatan (Nilai maksimum 15. Sewa yang dimaksud pada butir (3) adalah perjanjian sewa yang masih berjalan sekurang-kurangnya selama waktu pelaksanaan pekerjaan. Keuangan. mendapat bobot nilai 50% Untuk milik sendiri. nilai minimum 7.5) 8. yaitu : a. Minimal DIII komputer. 6). Kepemilikan peralatan dinilai sebagai berikut : (1).5 maka dinyatakan Gugur dan tidak dilakukan penilaian selanjutnya. memiliki SKT Pelaksana Bangunan Gedung/ Pekerjaan Gedung ( 1 orang) (nilai 1) 7. 4). tidak dinilai. Ahli Muda K3 Konstruksi. Ambang Lulus (passing grade) Ambang lulus. Manajemen Mutu (Nilai 5). Minimal tamatan DIII. Sarjana Akuntansi. Untuk penyedia jasa yang menyampaikan program mutu diberi nilai 5. Sewa beli dengan bukti.

2 N SKP = KP – (jumlah paket yang sedang dikerjakan) dimana : KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat yang bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. Bagi penyedia jasa yang masih mempunyai SKP dinyatakan lulus penilaian kualifikasi. Bagi penyedia jasa yang lulus penilaian kualifikasi harus dilakukan pembuktian kualifikasi.Dokumen Pengadaan Untuk penyedia jasa usaha Non Kecil KP = 6 atau KP = 1. 64 .

Dokumen Pengadaan BAB IX BENTUK KONTRAK SURAT PERJANJIAN Untuk Melaksanakan Paket Pekerjaan Konstruksi ……………………………………………………………………. Nomor. dst yang masing-masing anggotanya bertanggung jawab secara pribadi dan tanggung renteng atas semua kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini dan telah menunjuk __________ [nama anggota kemitraan yang ditunjuk sebagai wakil kemitraan/KSO] untuk bertindak atas nama Kemitraan yang berkedudukan di __________ [alamat Penyedia wakil kemitraan]. ………………………………… [Jika Penyedia bukan berbentuk kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi sebagai berikut: “SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di__________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____________ [tanggal. 3.. berdasarkan Akta Notaris No. bulan dan tahun diisi dengan huruf] antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen]. yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen]. selaku Pejabat Pembuat Komitmen. yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen]. berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _________________ [No. selaku Pejabat Pembuat Komitmen. berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _________________ *No. _________________ [nama Penyedia 2].. berdasarkan surat Perjanjian kemitraan/KSO No. Akta notaris] tanggal ____________ [tanggal penerbitan Akta] yang dikeluarkan oleh Notaris ______________ [nama Notaris penerbit Akta+ (selanjutnya disebut “Penyedia”). SK penetapan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen+ (selanjutnya disebut “PPK”) dan kemitraan/KSO yang beranggotakan sebagai berikut: 1. 2. yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen]... yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama Penyedia]. yang berkedudukan di __________ [alamat Penyedia]. bulan dan tahun diisi dengan huruf] antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen]. __________ [jabatan wakil Penyedia]. 65 . SK penetapan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen+ (selanjutnya disebut “PPK”) dan __________ [nama wakil Penyedia]. …. yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen]. [Jika Penyedia berbentuk kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi sebagai berikut:] “SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____________ [tanggal. ___ [No. ___________ tanggal ___________ (selanjutnya disebut “Penyedia”). _________________ [nama Penyedia 1]..

Dokumen Pengadaan

MENGINGAT BAHWA: (a) PPK telah meminta Penyedia untuk menyediakan Pekerjaan Konstruksi sebagaimana diterangkan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak yang terlampir dalam Kontrak ini (selanjutnya disebut “Pekerjaan Konstruksi”); (b) Penyedia sebagaimana dinyatakan kepada PPK, memiliki keahlian profesional, personil, dan sumber daya teknis, serta telah menyetujui untuk menyediakan Pekerjaan Konstruksi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini; (c) PPK dan Penyedia menyatakan memiliki kewenangan untuk menandatangani Kontrak ini, dan mengikat pihak yang diwakili;

(d) PPK dan Penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan Kontrak ini masing-masing pihak: 1). telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat; 2). menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut; 3). telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini; 4). telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa dan mengkonfirmasikan semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait. MAKA OLEH KARENA ITU, PPK dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai berikut: 1. [untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum, ditulis sebagai berikut: “total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperoleh berdasarkan kuantitas dan harga satuan pekerjaan sebagaimana tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah sebesar Rp________________ (_______________________ rupiah); *untuk kontrak lump sum, ditulis sebagai berikut: “total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah sebesar Rp________________ (_______________________ rupiah); 2. peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini; 3. dokumen-dokumen berikut merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kontrak ini: a. adendum Surat Perjanjian; b. pokok perjanjian; c. surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga (apabila ada); d. syarat-syarat khusus Kontrak; e. syarat-syarat umum Kontrak; f. spesifikasi khusus; g. spesifikasi umum; h. gambar-gambar; dan i. dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan, SPPBJ, BAHP, BAPP. 4. Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain, dan jika terjadi pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki pada angka 3 di atas; 5. Hak dan kewajiban timbal-balik PPK dan Penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi khususnya: a. PPK mempunyai hak dan kewajiban untuk: 1). mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia; 2). meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia; 3). memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh Penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan Kontrak; 66

Dokumen Pengadaan

4). membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam Kontrak yang telah ditetapkan kepada Penyedia; b. Penyedia mempunyai hak dan kewajiban untuk: 1). menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam Kontrak; 2). meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan Kontrak; 3). melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK; 4). melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam Kontrak; 5). melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat, akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan, angkutan ke atau dari lapangan, dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan, penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam Kontrak; 6). memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK; 7). menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam Kontrak; 8). mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan Penyedia. 6. Kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak dengan tanggal mulai dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. DENGAN DEMIKIAN, PPK dan Penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di Republik Indonesia.

Untuk dan atas nama …………………….. ………………….. PPK

Untuk dan atas nama Penyedia / Kemitraan (KSO)

[tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa maka rekatkan materai Rp 6.000)]

[tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk satuan kerja PPK maka rekatkan materai Rp 6.000)]

……..…*nama lengkap+………… [jabatan]

…………*nama lengkap+………….. [jabatan]

67

Dokumen Pengadaan

[kop surat K/L/D/I] SURAT PERINTAH KERJA (SPK) Satuan Kerja Nomor dan Tanggal SPK : : Halaman ….. dari …… PAKET PEKERJAAN : ………………………………………… ………………………………………… [cantumkan dan lengkapi salah satu saja] Nomor dan Tanggal Dokumen Pengadaan : ……………………………………………………………… [Jika melalui Pelelangan Umum / Pemilihan Langsung] Nomor dan Tanggal Permintaan Penawaran : ……………………………………………………………… [Jika melalui Penunjukan Langsung / Pengadaan Barang] Nomor dan Tanggal Berita Acara Hasil Negosiasi : ……………………………………………………………… [Jika melalui Penunjukan Langsung / Pengadaan Langsung] Sumber Dana : Dibebankan atas . ………………………. Tahun Anggaran 2012 untuk mata anggaran kegiatan …………………………………………….. Waktu Pelaksanaan Pekerjaan : …… (…………………………………..) hari kalender. Nilai Pekerjaan : ….. (……………………………………) No Uraian Pekerjaan Satuan Kuantitas Harga Satuan (Rp) Jumlah Harga (Rp)

Jumlah Dibulatkan PPN 10% Nilai Pekerjaan Terbilang: ………………………………………………………………….. rupiah.

Instruksi kepada Penyedia Barang / Jasa: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan dibuktikan dengan Berita Acara Serah Terima. Jika pekerjaan tidak dapat diselesaikan dalam jangka waktu pelaksanaan pekerjaan karena kesalahan atau kelalaian penyedia barang / jasa maka penyedia barang / jasa berkewajiban untuk membayar kepada PPK sebesar 1/1000 (satu per-seribu) dari Nilai SPK sebelum PPN setiap hari kalender keterlambatan. Selain tunduk kepada ketentuan dalam SPK ini, penyedia barang / jasa berkewajiban untuk mematuhi Standar Ketentuan dan Syarat Umum SPK terlampir. Untuk dan atas nama ………………….. Pejabat Pembuat Komitmen,

Untuk dan atas nama penyedia barang / jasa [nama penyedia barang / jasa+…., [tanda tangan dan cap] [Jika salinan asli ini untuk PPK maka rekatkan materai Rp 6.000 di sini] nama lengkap+……… [jabatan]

[tanda tangan dan cap] [Jika salinan asli ini untuk menyedia barang / jasa maka rekatkan materai Rp 6.000 di sini] [nama lengkap] …...

68

retribusi. kapan. dan/atau cidera tubuh. bea. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. interpretasi. PENYEDIA JASA MANDIRI SPK ini tidak dimaksudkan untuk menciptakan hubungan hukum antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan penyedia seperti hubungan hukum antara majikan dan buruh atau antara prinsipal dan agen. 5. gugatan atau tuntutan hukum. 3. PPK dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan cacat mutu. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim atas kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. 6. dan pungutan lain yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama 6 (enam) bulan setelah serah terima hasil pekerjaan. proses pemeriksaan hukum. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan penyedia berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah 69 . 8. terlepas dari bagaimana. serta menguji pekerjaan yang dianggap oleh PPK mengandung cacat mutu. kehilangan. Jika SPK diputuskan sebelum waktu pelaksanaan pekerjaan berakhir dan pemutusan tersebut akibat Keadaan Kahar atau bukan karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia berhak atas pembayaran pekerjaan secara pro rata sesuai dengan prestasi pekerjaan yang dapat diterima oleh PPK. denda. Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada penyedia dengan penegecualian keausan akibat pemakaian yang wajar. 7. Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK. dan/atau kehilangan atau kerusakan harta benda. 2. sakit atau kematian personil penyedia. CACAT MUTU PPK akan memeriksa setiap hasil pekerjaan penyedia dan memberitahukan secara tertulis penyedia atas setiap cacat mutu yang ditemukan. tanggung jawab. PERPAJAKAN Penyedia berkewajiban untuk membayar semua pajak. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam nilai SPK. kerugian. dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh penyedia. serta cidera tubuh. PEMUTUSAN Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Penyedia bertanggung jawab penuh terhadap personilnya. 4. PPK dapat memutuskan SPK ini dengan pemberitahuan tertulis kepada penyedia. sakit atau kematian pihak ketiga yang timbul dari pelaksanaan SPK. PENANGGUNGAN Penyedia berkewajiban untuk melindungi. atau di mana kerugian tersebut terjadi.Dokumen Pengadaan STANDAR KETENTUAN DAN SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) 1. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. Jika diminta oleh PPK maka penyedia berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku. HAK KEPEMILIKAN PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh penyedia kepada PPK. kewajiban. membebaskan.

10. PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan. ADENDUM SPK ini tidak dapat diubah kecuali dibuat secara tertulis serta berlaku jika disetujui oleh PPK dan penyedia. Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama penyedia. 70 . 11. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. 9. LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia menjamin bahwa tidak satu pun personil satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini. baik sebagai akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya. Penyedia menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini.Dokumen Pengadaan pelaksanaan pekerjaan.

10. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi. Pekerjaan utama adalah jenis pekerjaan yang secara langsung 71 . KETENTUAN UMUM 1. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional).Dokumen Pengadaan BAB X.1. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis. 1.16. 1. Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada Institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit. Penyedia adalah badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan Pekerjaan Konstruksi.18.11. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih. 1. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK/Panitia Pengadaan untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia. Daftar kuantitas dan harga (rincian harga penawaran) adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut: 1.2. SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) A. Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya. 1. 1.14. evaluasi. Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian / Lembaga atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN. 1. Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi. 1.5. 1. Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia / pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan. Hari adalah hari kalender. Subpenyedia adalah penyedia yang mengadakan perjanjian kerja dengan penyedia penanggung jawab kontrak. Kemitraan/KSO adalah kerja sama usaha antar penyedia baik penyedia nasional maupun penyedia asing. 1. 1.17. Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak. Direksi teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan.7. yang ditentukan dalam syaratsyarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan.12.13.4. Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak.3. 1. 1.9. reviu. yang masing-masing pihak mempunyai hak. Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN. 1.6. 1. 1. dikalkulasikan secara keahlian berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan serta digunakan oleh Panitia Pengadaan untuk menilai kewajaran penawaran termasuk rinciannya.8. 1. Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah perhitungan perkiraan biaya pekerjaan yang disusun oleh PPK.15. untuk melaksanakan sebagian pekerjaan (subkontrak). 1. Direksi lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK.

Dokumen Pengadaan 2. menawarkan. manfaat.26. 1. Bahasa Dan Hukum 4.27. Penerapan 3. Kegagalan Konstruksi adalah keadaan hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan sebagaimana disepakati dalam kontrak baik sebagian maupun keseluruhan sebagai akibat kesalahan pengguna atau penyedia.23. 3. 1.29. Harga Satuan Pekerjaan (HSP) adalah harga satu jenis pekerjaan tertentu per satu satuan tertentu.2. 1.1. 1.25. Personil inti adalah tenaga yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan.24.21. Jadwal waktu pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan.20. menjadi tidak berfungsi. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan selesai. dan/atau keselamatan umum. 1. yang setelah diserahterimakan oleh penyedia kepada PPK dan terlebih dahulu diperiksa serta diterima oleh Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Berdasarkan etika pengadaan barang / jasa pemerintah. 1. baik secara keseluruhan maupun sebagian dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak. dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan. realistik dan dapat dilaksanakan. Larangan Korupsi. Metoda pelaksanaan pekerjaan adalah cara kerja yang layak. Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya Kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan masa pemeliharaan berakhir. menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau imbalan berupa apa saja atau melakukan tindakan lainnya untuk mempengaruhi siapapun yang diketahui atau 72 . Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis. dari segi teknis.1. 1. keselamatan dan kesehatan kerja. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). realistik dan dapat dilaksanakan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan dengan tahap pelaksanaan yang sistimatis berdasarkan sumber daya yang dimiliki penawar. SSUK diterapkan secara luas dalam pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian. dinyatakan dalam Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PPK. kolusi Dan nepotisme (KKN) serta menunjang terwujudnya dan berfungsinya suatu konstruksi sesuai peruntukannya yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP. yang diterbitkan oleh PPK. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. dilarang untuk: a. Bahasa kontrak harus dalam Bahasa Indonesia kecuali dalam rangka pinjaman / hibah luar negeri menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman / hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris. Kegagalan Bangunan adalah keadaan bangunan. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP. 1. kecuali dalam rangka pinjaman / hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara Pemerintah dan negara pemberi pinjaman/hibah).28. Masa pemeliharaan adalah kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 1.22.19. 3. 1. 1. 4.

Penyedia harus menyampaikan asal material/bahan yang terdiri dari rincian komponen dalam negeri dan komponen impor. dan setiap dokumen yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dibuat berdasarkan Kontrak ini oleh PPK atau Penyedia hanya dapat dilakukan atau dibuat oleh pejabat yang disebutkan dalam SSKK.2.Dokumen Pengadaan Penipuan 4. Semua korespondensi dapat berbentuk surat. email dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK.2. Penyedia dilarang untuk mengalihkan sebagian atau seluruh Kontrak ini. 7. pemutusan Kontrak. 5. b. patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini. Penyedia menjamin bahwa yang bersangkutan (termasuk semua anggota Kemitraan/KSO apabila berbentuk Kemitraan/KSO) dan Sub penyedianya (jika ada) tidak pernah dan tidak akan melakukan tindakan yang dilarang di atas. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak dalam SSUK. Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku 8. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam Nilai Kontrak. Asal material/bahan merupakan tempat material/bahan diperoleh. 5. Asal Material / Bahan 5. atau jika disampaikan melalui surat tercatat dan/atau faksimili ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. 4. c. 4. 4. baik sebagai akibat peleburan (merger) maupun akibat lainnya. Pembukuan 9.1. mendorong terjadinya persaingan tidak sehat. Penyedia tidak boleh diwakilkan.1.1. dan Personil yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak. dan d. c. Wakil Sah Para Pihak Setiap tindakan yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dilakukan. 6. Pengalihan Dan / Atau Subkontrak . atau diproduksi. dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan Kontrak ini. 10. Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan laranganlarangan di atas dapat dikenakan sanksi-sanksi administratif oleh PPK sebagai berikut: a. Subpenyedia (jika ada). Semua pemberitahuan. membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan lain yang disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan Kontrak ini. Pengenaan sanksi administratif di atas dilaporkan oleh PPK kepada Menteri / Kepala Lembaga / Kepala Daerah / Pimpinan Institusi lainnya.4. tumbuh. Korespondensi 6. bea. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini harus dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK. antara lain tempat material/bahan ditambang. PPK yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.5. pengenaan daftar hitam. 10. permohonan. Penyedia dilarang untuk mensubkontrakkan sebagian / seluruh pekerjaan 73 10. sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia. 6.3. Perpajakan Penyedia. b. Pengalihan seluruh Kontrak hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia. Khusus untuk penyedia perseorangan.2.2. retribusi.

Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan. Penyedia berdasarkan Kontrak ini bertanggung jawab penuh terhadap personil dan subpenyedianya (jika ada) serta pekerjaan yang dilakukan oleh mereka.2. PPK jika dipandang perlu dapat mengangkat Pengawas Pekerjaan yang berasal dari personil PPK atau konsultan pengawas. 12. Perintah Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan semua perintah Pengawas Pekerjaan yang sesuai dengan kewenangan Pengawas Pekerjaan dalam Kontrak ini. Jika ketentuan di atas dilanggar maka Kontrak diputuskan dan Penyedia dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam SSKK. Terlepas dari ada tidaknya persetujuan Pengawas Pekerjaan.1. Pengawas Pekerjaan dapat bertindak sebagai Wakil Sah PPK. Wakil Sah PPK dan/atau Pengawas Pekerjaan ke lokasi kerja dan lokasi lainnya dimana pekerjaan ini sedang atau akan dilaksanakan. Selama berlangsungnya pelaksanaan pekerjaan. 18. 16. Penyedia Mandiri 13. Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan. Akses Ke Lokasi Kerja Penyedia berkewajiban untuk menjamin akses PPK. Kemitraan / KSO 14. PenemuanPenemuan Penyedia wajib memberitahukan kepada PPK dan kepada pihak yang berwenang semua penemuan benda / barang yang mempunyai nilai sejarah atau penemuan kekayaan di lokasi pekerjaan yang menurut peraturan perundang-undangan dikuasai oleh negara. 15.2.3. Pengabaian Jika terjadi pengabaian oleh satu Pihak terhadap pelanggaran ketentuan tertentu Kontrak oleh Pihak yang lain maka pengabaian tersebut tidak menjadi pengabaian yang terus-menerus selama Masa Kontrak atau seketika menjadi pengabaian terhadap pelanggaran ketentuan yang lain. Pengawas Pekerjaan selalu bertindak untuk kepentingan PPK.4. 10. 11. Semua gambar yang digunakan untuk mendapatkan Hasil Pekerjaan baik Pengawas Pekerjaan yang permanen maupun sementara harus mendapatkan persetujuan Pengawas Pekerjaan.Dokumen Pengadaan utama dalam Kontrak ini. Jika dalam pelaksanaan pekerjaan ini diperlukan terlebih dahulu adanya Hasil Pekerjaan Sementara maka penyedia berkewajiban untuk menyerahkan spesifikasi dan gambar usulan Hasil Pekerjaan Sementara tersebut untuk disetujui oleh Pengawas Pekerjaan. 15. 10. Pengabaian hanya dapat mengikat jika dapat dibuktikan secara tertulis dan ditandatangani oleh Wakil Sah Pihak yang melakukan pengabaian.1. Dalam melaksanakan kewajibannya. Jika tercantum dalam SSKK. penyedia bertanggung jawab secara penuh atas rancangan Hasil Pekerjaan Sementara. Persetujuan 15. 14. 17. Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan 14. Kemitraan / KSO memberi kuasa kepada salah satu anggota yang disebut dalam Surat Perjanjian untuk bertindak atas nama Kemitraan / KSO dalam pelaksanaan hak dan kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini. 74 . Subkontrak sebagian pekerjaan utama hanya diperbolehkan kepada Penyedia spesialis setelah persetujuan tertulis dari PPK.

c. 20. Surat Perintah Mulai 21. 19. informasi mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan. Pelaksanaan Pekerjaan 20. Kontrak ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan Surat Perjanjian Pekerjaan oleh Para Pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK. ADENDUM DAN PEMUTUSAN KONTRAK 19. PENYELESAIAN. Selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterbitkannya SPMK dan sebelum pelaksanaan pekerjaan. jadwal pelaksanaan pekerjaan.3.5. dan f. Jika dalam pemeriksaan lapangan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka perubahan tersebut harus dituangkan dalam adendum Kontrak. pelaksana kerja. organisasi kerja penyedia. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak oleh penyedia. 75 . Penyerahan dilakukan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan lapangan bersama. Penyerahan Lokasi 20. Jadwal Pelaksanaan 19.3. PPK berkewajiban untuk menyerahkan keseluruhan lokasi kerja kepada Pekerjaan penyedia sebelum SPMK diterbitkan. 21.2. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. e. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. 22. dan kondisi ini ditetapkan sebagai Peristiwa Kompensasi.1. prosedur pelaksanaan pekerjaan. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 23. Hasil pemeriksaan dan penyerahan dituangkan dalam berita acara penyerahan lokasi kerja. 22. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum kontrak. 23. Program mutu disusun paling sedikit berisi: a. unsur perencanaan. Program Mutu 22. termasuk perubahan terhadap urutan pekerjaan. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan dalam SSKK. 19. PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak Kerja (SPMK) tanggal penandatanganan kontrak. Program mutu dapat direvisi sesuai dengan kondisi lokasi pekerjaan.4.1.1. 22.4. Penyedia berkewajiban untuk menyerahkan program mutu pada rapat persiapan pelaksanaan kontrak untuk disetujui oleh PPK. PELAKSANAAN. 21.2. Persetujuan PPK terhadap program mutu tidak mengubah kewajiban kontraktual penyedia. Pemutakhiran program mutu harus mendapatkan persetujuan PPK. PPK bersama dengan penyedia.6. b. 22. B. 20. harus sudah menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. d. 19.2.Dokumen Pengadaan B. dan unsur pengawasan. Pemutakhiran program mutu harus menunjukkan perkembangan kemajuan setiap pekerjaan dan dampaknya terhadap penjadwalan sisa pekerjaan.3.1. prosedur instruksi kerja. 22.1. 22. Penyedia berkewajiban untuk memutakhirkan program mutu jika terjadi adendum Kontrak dan Peristiwa Kompensasi. Jika penyerahan hanya dilakukan pada bagian tertentu dari lokasi kerja maka PPK dapat dianggap telah menunda pelaksanaan pekerjaan tertentu yang terkait dengan bagian lokasi kerja tersebut.2.1.

penyusunan rencana dan pelaksanaan pemeriksaan lokasi pekerjaan. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. pada tahap awal pelaksanaan Kontrak. c.2. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. d. e.4.2. 25. maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum Kontrak jika perpanjangan tersebut mengubah Masa Kontrak. Waktu Penyelesaian 26. bengkel.1.2. Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Kecuali Kontrak diputuskan lebih awal. 26. Pemeriksaan Bersama B. 26.1. 24. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. 25.3. organisasi kerja.1. f. dan/atau c.3. Hasil pemeriksaan bersama dituangkan dalam Berita Acara. PA/KPA dapat membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis.Dokumen Pengadaan 23. jadwal pengadaan bahan/material. PPK bersamasama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lokasi pekerjaan dengan melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lokasi pekerjaan untuk setiap rencana mata pembayaran. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. b. mendatangkan personil-personil. Apabila dalam pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi Kontrak. gudang. Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. 26. program mutu. Mobilisasi 24. mendatangkan peralatan-peralatan terkait yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Personil dan/atau Peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan Kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat Personil dan/atau Peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama.2. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. 76 . gedung laboratorium. Apabila diperlukan. 27.2 . Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. 25.1.4. rumah. Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak meliputi: a. Mobilisasi paling lambat harus sudah mulai dilaksanakan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. Pengendalian Waktu 26. dan sebagainya. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. 24. 24. Perpanjangan Waktu 27. yaitu: a. jadwal pelaksanaan pekerjaan. 25. Untuk pemeriksaan bersama ini. mempersiapkan fasilitas seperti kantor. penyedia berkewajiban untuk Pekerjaan memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. 25. mobilisasi peralatan dan personil. b.3.

PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 30. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan harus telah menetapkan ada tidaknya perpanjangan dan untuk berapa lama.1. 31.2. 29. 31. Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menyampaikan secara tertulis perkiraan dampak peristiwa atau kondisi tersebut di atas terhadap Nilai Kontrak dan Tanggal Penyelesaian. 29. dalam jangka waktu 21 (dua puluh satu) hari setelah penyedia meminta perpanjangan. Pengawas Pekerjaan dapat memutuskan baik dalam rapat atau setelah rapat melalui pernyataan tertulis kepada semua pihak yang menghadiri rapat.2.3. Peringatan Dini B. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. 30. 77 . Pembayaran dilakukan sebesar 95% (sembilan puluh lima perseratus) dari nilai kontrak. Pengawas Pekerjaan atau penyedia dapat menyelenggarakan rapat pemantauan. dan rekamannya diserahkan kepada PPK dan pihakpihak yang menghadiri rapat. Setiap perintah penundaan ini harus segera ditembuskan kepada PPK.2.Dokumen Pengadaan 27. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. 31.2. 31.1.5. Setelah masa pemeliharaan berakhir.6. 29. Hasil rapat pemantauan akan dituangkan oleh Pengawas Pekerjaan dalam berita acara rapat. penyedia Pekerjaan mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. sedangkan yang 5% (lima perseratus) merupakan retensi selama masa pemeliharaan.3.1. 31. Penyedia wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya.7. Penundaan Oleh Pengawas Pekerjaan Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan secara tertulis penyedia untuk menunda pelaksanaan pekerjaan. dan meminta satu sama lain untuk menghadiri rapat tersebut. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan akhir pekerjaan. Jika penyedia lalai untuk memberikan peringatan dini atas keterlambatan atau tidak dapat bekerja sama untuk mencegah keterlambatan maka keterlambatan seperti ini tidak dapat dijadikan alasan untuk memperpanjang Tanggal Penyelesaian. Rapat pemantauan diselenggarakan untuk membahas perkembangan pekerjaan dan perencanaaan atas sisa pekerjaan serta untuk menindaklanjuti peringatan dini. atas perintah PPK. Penyedia berkewajiban untuk memperingatkan sedini mungkin Pengawas Pekerjaan atas peristiwa atau kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi mutu pekerjaan. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kontrak dan diterima oleh Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Mengenai hal-hal dalam rapat yang perlu diputuskan. menaikkan Nilai Kontrak atau menunda penyelesaian pekerjaan. Serah Terima 31. Penyelesaian Kontrak 31. 31. 29. 28.4. Penyedia berkewajiban untuk bekerja sama dengan Pengawas Pekerjaan untuk mencegah atau mengurangi dampak peristiwa atau kondisi tersebut. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). Pernyataan perkiraan ini harus sesegera mungkin disampaikan oleh penyedia.3. atau pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus perseratus) dari nilai kontrak dan penyedia harus menyerahkan Jaminan Pemeliharaan sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. Rapat Pemantauan 30.

35. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi antara lain : a. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. pekerjaan tambah. 34. 31. 34. b. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia kemudian dilanjutkan dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak awal. 35.1. mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lokasi pekerjaan. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum kontrak. PA/KPA dapat membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK. 35. dan/atau d. Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak. Pengambilalihan 31. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lokasi pekerjaan pada saat pelaksanaan dengan gambar dan spesifikasi yang ditentukan dalam Dokumen Kontrak.2. 33. c. 35. c. perubahan disain.4. Apabila penyedia tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sebagaimana mestinya. Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan paling tinggi 10% (sepuluh perseratus) dari nilai kontrak awal. Perubahan Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan 36. PPK akan mengambil alih lokasi dan hasil pekerjaan dalam jangka waktu tertentu setelah dikeluarkan surat keterangan selesai/pengakhiran pekerjaan. Untuk kepentingan perubahan kontrak.4. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. meliputi: a. PPK berhak menahan uang retensi atau Jaminan Pemeliharaan. Perubahan Kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a. PPK wajib melakukan pembayaran sisa nilai kontrak yang belum dibayar atau mengembalikan Jaminan Pemeliharaan. perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan. perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. Perubahan Lingkup Pekerjaan 36. 35. Apabila penyedia tidak memberikan pedoman pengoperasian dan perawatan.9. 33. Jika Hasil Pekerjaan berupa bangunan maka umur konstruksi bangunan ditetapkan dalam SSKK.Dokumen Pengadaan 32.1. melaksanakan pekerjaan tambah yang belum tercantum dalam kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan.2. maka PPK berhak menggunakan uang retensi untuk membiayai perbaikan/pemeliharaan atau mencairkan Jaminan Pemeliharaan.3. PPK menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah penyedia melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik.8. Penyedia diwajibkan memberikan petunjuk kepada PPK tentang pedoman pengoperasian dan perawatan sesuai dengan SSKK. b.1. Perubahan Kontrak 34. Pedoman Pengoperasian Dan Perawatan B. 78 .1. b. perubahan pelaksanaan pekerjaan dan/atau penyesuaian harga. 31.10. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam kontrak.3.2. 33. Adendum 34.

Penggantian biaya ini harus diatur dalam suatu adendum Kontrak. masalah yang timbul di luar kendali penyedia. kebakaran. PPK dapat menugaskan Panitia / Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan. dan/atau e.5.Dokumen Pengadaan 36. b. Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau PEMUTUSAN terjadi Keadaan Kahar.3. Pada saat terjadinya Keadaan Kahar. Penghentian Dan Pemutusan Kontrak 38. suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. tidak dikenakan sanksi.2. Apabila terjadi Keadaan Kahar.6. dengan menyertakan pernyataan Keadaan Kahar dari pejabat yang berwenang. Keadaan Kahar 37. bencana sosial. 37. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memerintahkan secara tertulis kepada Penyedia untuk meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk bekerja dalam situasi demikian.1. 37. 36. dan/atau f. Bahan dan Perlengkapan ini harus diserahkan oleh 79 .1. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai.4. Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan. e. maka penyedia memberitahukan kepada PPK paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar.5.4. Jangka waktu yang ditetapkan dalam Kontrak untuk pemenuhan kewajiban Pihak yang tertimpa Keadaan Kahar harus diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan jangka waktu terhentinya Kontrak akibat Keadaan Kahar. termasuk: a.5. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK.4. bencana non alam. KONTRAK 38. PENGHENTIAN DAN 38. c.2. bencana alam.6. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait.2. 36. biaya langsung pengadaan Bahan dan Perlengkapan untuk pekerjaan ini. Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sesuai dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar atau waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan pada pasal 37. Dalam hal kontrak dihentikan. 37. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat Keadaan Kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. Keadaan Kahar 37. B. B. d. 37. keadaan kahar. pemogokan. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. sehingga ke wajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. c. Yang digolongkan Keadaan Kahar meliputi: a. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum kontrak. 36. d.3. 37.

b. d. dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh PPK tanpa kewajiban perawatan. 39. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia: a. pemutusan Kontrak melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: a. g. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. 80 . Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. dan perintah tersebut tidak ditarik selama 28 (dua puluh delapan) hari. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. penyedia berada dalam keadaan pailit. c. melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. i. Pemutusan kontrak dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. Pengambilan kembali semua peninggalan tersebut oleh penyedia hanya dapat dilakukan setelah mempertimbangkan kepentingan PPK. Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan pekerjaan. Peninggalan Semua Bahan. biaya langsung pembongkaran dan demobilisasi Hasil Pekerjaan Sementara dan Peralatan. c. b.5.Dokumen Pengadaan Penyedia kepada PPK. penyedia selama Masa Kontrak gagal memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh PPK. penyedia membayar denda. sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. biaya langsung demobilisasi Personil. penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. f. denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. tidak memulai pelaksanaan pekerjaan. c. penyedia terbukti melakukan KKN. pengaduan tentang penyimpangan prosedur. penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. penyedia tidak mempertahankan keberlakuan Jaminan Pelaksanaan. dan/atau d. b. 38. h. dan selanjutnya menjadi hak milik PPK. e.6. 38. penyedia tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. Perlengkapan. dan/atau k. 38. Peralatan.4. penyedia menghentikan pekerjaan selama 28 (dua puluh delapan) hari dan penghentian ini tidak tercantum dalam program mutu serta tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan.3. 38. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. Jaminan Pelaksanaan dicairkan. PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. Hasil Pekerjaan Sementara yang masih berada di lokasi kerja setelahpemutusan Kontrak akibat kelalaian atau kesalahan penyedia. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. j.

dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. d.1. kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. dan Personil.Dokumen Pengadaan C. denda. membebaskan. misalnya spesifikasi teknis dan/atau gambar-gambar. Penggunaan Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dan menginformasikan dokumen Dokumenkontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak untuk Dokumen Kontrak kepentingan pihak lain. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaanpekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam kontrak. sakit atau kematian pihak ketiga. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 40. Subpenyedia (jika ada). c. peralatan. g. Hak dan kewajiban penyedia: a. dan h. mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan penyedia. 81 . b. angkutan ke atau dari lapangan. c. dan d. tanggung jawab. b.2. dan cidera tubuh. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: a. mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Hak Dan Kewajiban Hak-hak yang dimiliki serta kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan oleh Para Pihak PPK dan penyedia dalam melaksanakan kontrak. meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. c. Dan Informasi kecuali dengan ijin tertulis dari PPK. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan. menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia. melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK. Hak dan kewajiban PPK: a. bahan-bahan. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat. e. Penanggungan Dan Resiko 43. sakit atau kematian Personil. kehilangan atau kerusakan harta benda. kerugian.1. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. Hak Kekayaan Penyedia wajib melindungi PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga Intelektual yang disebabkan penggunaan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh penyedia. b. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. kehilangan. proses pemeriksaan hukum. menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. kewajiban. gugatan atau tuntutan hukum. meliputi: 40. 41. cidera tubuh. memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. 43. 40. memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK. f. 42.

3. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. b. Penyedia dan Subpenyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk mengikutsertakan Personilnya pada program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Pada waktu pelaksanaan pekerjaan. Penyedia berkewajiban untuk mematuhi dan memerintahkan Personilnya untuk mematuhi peraturan keselamatan kerja. 44. Perlindungan Tenaga Kerja 45. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. 46. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. penyedia beserta Personilnya dianggap telah membaca dan memahami peraturan keselamatan kerja tersebut. mensubkontrakkan sebagian pekerjaan. pelaksanaan pekerjaan.4. 46. Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: a. c. 44. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam Pasal ini. 82 46. Tanpa mengurangi kewajiban penyedia untuk melaporkan kecelakaan berdasarkan hukum yang berlaku. Pemeliharaan Lingkungan 43. mengubah Personil Inti dan/atau Peralatan.4. mengubah atau memutakhirkan program mutu. 43. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini.1. jika ada) perlengkapan keselamatan kerja yang sesuai dan memadai. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal.3. penyedia akan melaporkan kepada PPK mengenai setiap kecelakaan yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini dalam waktu 24 (dua puluh empat) jam setelah kejadian. Tindakan Penyedia Yang Mensyaratkan Persetujuan Ppk Atau Pengawas Pekerjaan . Penyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk menyediakan kepada setiap Personilnya (termasuk Personil Subpenyedia. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis Pengawas Pekerjaan sebelum melakukan tindakantindakan berikut: a.2.2.2. Asuransi 47. d.2. 43.1. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. 44. mengubah syarat dan ketentuan polis asuransi. 44. b. Kehilangan atau kerusakan terhadap Hasil Pekerjaan atau Bahan yang menyatu dengan Hasil Pekerjaan selama Tanggal Mulai Kerja dan batas akhir Masa Pemeliharaan harus diganti atau diperbaiki oleh penyedia atas tanggungannya sendiri jika kehilangan atau kerusakan tersebut terjadi akibat tindakan atau kelalaian penyedia. dan c. c. perlindungan terhadap kegagalan bangunan. menunjuk Personil yang namanya tidak tercantum dalam Lampiran A SSKK. 47. Penyedia berkewajiban untuk mengambil langkahlangkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi gangguan lingkungan terhadap pihak ketiga dan harta bendanya sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini. menggunakan spesifikasi dan gambar dalam Pasal 15 SSUK. d. 47. tindakan lain yang diatur dalam SSKK.1. kerusakan kehilangan. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis PPK sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. b. atas segala risiko terhadap kecelakaan. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. serta risiko lain yang tidakdapat diduga.Dokumen Pengadaan 44. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya.

83 49. Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan 48. Laporan Hasil Pekerjaan 48.4.2. Laporan harian berisi: a. d. 50.6. Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan.000. Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut.00 (dua puluh lima miliar rupiah) wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil.5. jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. Usaha Mikro. b. maka dalam kontrak dimuat ketentuan bahwa pekerjaan tersebut harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. 51. Penyedia paling ambat pada waktu pemutusan atau akhir Masa Kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen dan piranti lunak tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. 48. Semua rancangan. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut. Usaha Kecil dan koperasi kecil. Laporan harian dibuat oleh penyedia. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya. Kepemilikan Dokumen 50. c. e. keadaan cuaca termasuk hujan. Usaha Kecil dan koperasi kecil.3.2.3.1. 48.000. 48. jumlah dan kondisi peralatan. jenis.1. dan f. 48. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut harus diatur dalam Kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK 50. spesifikasi. penyedia wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro. 51. maka dalam kontrak dimuat: a. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. jenis dan kuantitas bahan yang berada di lokasi pekerjaan.2. 50.000. dan dokumen-dokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan Kontrak ini sepenuhnya merupakan hak milik PPK. 48. Apabila penyedia yang ditunjuk adalah penyedia Usaha Mikro. penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. Penyedia yang mempunyai harga Kontrak di atas Rp25.1. Usaha Kecil dan koperasi kecil. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan kontrak untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. gambar. 50. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu.Dokumen Pengadaan 48. Usaha Kecil Dan Koperasi Kecil . serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. Ketentuan-ketentuan dalam subkontrak harus mengacu kepada Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan.7.4. laporan. desain. Kerjasama Antara Penyedia Dan Sub Penyedia 51.

Pembayaran Denda 55.2. Peralatan 56.2.9. Jaminan Pemeliharaan diberikan kepada PPK setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus).1. 55.6. Keselamatan 54. Masa berlakunya Jaminan Uang Muka sekurang-kurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan (PHO). 55. c.7. 55. maka penyedia dikenakan sanksi yang diatur dalam SSKK. 84 . Penggantian personil inti dan/atau peralatan tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK. PPK dapat memberikan jadwal kerja penyedia yang lain di lokasi kerja. dan d. 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. Personil Inti 56. Jaminan D. 55. Jika dipandang perlu. 51. Penyedia Lain Penyedia berkewajiban untuk bekerjasama dan menggunakan lokasi kerja bersama-sama dengan penyedia yang lain (jika ada) dan pihak-pihak lainnya yang berkepentingan atas lokasi kerja. 55.1. Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam Kontrak ini.3. 55. 55. 55. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. Personil inti dan/atau peralatan yang ditempatkan harus sesuai dengan Dan/Atau yang tercantum dalam Dokumen Penawaran. Jaminan Pelaksanaan dikembalikan setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus) dan diganti dengan Jaminan Pemeliharaan atau menahan uang retensi sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. 55. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas. Pengembalian Jaminan Pemeliharan dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah masa pemeliharaan selesai dan pekerjaan diterima dengan baik sesuai dengan ketentuan kontrak. dalam melaksanakan kewajiban di atas penyedia terpilih tetap bertanggungjawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut.5. 52. Jaminan Pelaksanaan diberikan kepada PPK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) sebelum dilakukan penandatanganan kontrak dengan besar: a. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus perseratus) dari besarnya uang muka. atau b. Penyedia bertanggung jawab atas keselamatan semua pihak di lokasi kerja. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia.8. Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. PERSONIL DAN/ATAU PERALATAN PENYEDIA 56. Masa berlakunya Jaminan Pemeliharaan sekurang-kurangnya sejak tanggal serah terima pertama pekerjaan (PHO) sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan (Final Hand Over/FHO). Nilai Jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. 5% (lima perseratus) dari nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bagi penawaran yang lebih kecil dari 80% (delapan puluh perseratus) HPS. Masa berlakunya Jaminan Pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan (Provisional Hand Over/PHO).Dokumen Pengadaan b.4. 53.3.

Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. 58. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan / penggantian personil inti dan/atau peralatan menurut kualifikasi yang dibutuhkan.3. b. atau c. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. 58. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. KEWAJIBAN PPK 57. Personil inti berkewajiban untuk menjaga kerahasiaan pekerjaannya.7. g. d. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal dalam kontrak. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan tanpa biaya tambahan apapun.5. 85 . Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. 58. 56. Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: a. 56.5. mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik. 56. Jika PPK menilai bahwa personil inti: a. 58. ketentuan lain dalam SSKK.4. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. Fasilitas 58. b. keterlambatan pembayaran kepada penyedia. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak diminta oleh PPK. E.6.Dokumen Pengadaan 56. Penggantian personil inti dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil inti yang diusulkan beserta alasan penggantian. PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. Peristiwa Kompensasi PPK dapat memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana atau kemudahan lainnya (jika ada) yang tercantum dalam SSKK untuk kelancaran pelaksanan pekerjaan ini. Personil inti dapat sewaktu-waktu disyaratkan untuk menjaga kerahasiaan pekerjaan di bawah sumpah. PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi.1.2. e. 56. PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. 58.3. c. Jika diperlukan oleh PPK. h.4. PPK tidak memberikan gambar-gambar. f. berkelakuan tidak baik. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan.

pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan diterbitkan. PEMBAYARAN KEPADA PENYEDIA 59. Prestasi pekerjaan a.1. f.Dokumen Pengadaan F. 3). pembayaran dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang. sistem termin atau pembayaran secara sekaligus. Harga kontrak telah memperhitungkan keuntungan. Uang muka a. 59.3. penyedia harus mengajukan permohonan pengambilan uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. denda (apabila ada). pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok bahan/material dan persiapan teknis lain. penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. uang muka dibayar untuk membiayai mobilisasi peralatan.1. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran.2. besaran uang muka ditentukan dalam SSKK dan dibayar setelah penyedia menyerahkan Jaminan Uang Muka senilai uang muka yang diterima. c. Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. Pembayaran 60. 4). PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi 86 . bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. permintaan pembayaran harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh sub penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan. dengan ketentuan: 1). untuk kontrak yang mempunyai sub kontrak. sesuai ketentuan dalam SSKK. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). pembayaran harus dipotong angsuran uang muka. tidak termasuk bahan/material dan peralatan yang ada di lokasi pekerjaan. d. pajak dan uang retensi. 59. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh bank umum. b. e. d. paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah Jaminan Uang Muka diterima. c. perusahaan penjaminan. pembayaran dilakukan dengan sistem bulanan. Harga Kontrak 59. PPK harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut pada huruf c. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam kontrak sebesar harga kontrak. b. personil.2. 60. 2). dan 5). atau Perusahaan Asuransi Umum yang memiliki izin untuk menjual produk jaminan (suretyship) yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. pengembalian uang muka harus diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100% (seratus perseratus). beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi yang meliputi juga biaya keselamatan dan kesehatan kerja. 60.

apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan datadata. Penyedia harus membayar upah hari kerja kepada tenaga kerjanya setelah formulir upah ditandatangani. pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh PPK. Sebelum pembayaran terakhir dilakukan. 62. 63.3. termasuk penyerahan setiap Hasil Pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. c. Pembayaran angsuran prestasi pekerjaan terakhir dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen) dan berita acara penyerahan awal berdasarkan telah ditandatangani oleh kedua belah Pihak. PPK secara tertulis memberitahukan kepada penyedia tentang penangguhan hak pembayaran. atau dapat diberikan kompensasi. pembayaran denda dan/atau ganti rugi diperhitungkan dalam pembayaran prestasi pekerjaan. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia.2. d. g. 1/1000 (satu perseribu) dari sisa harga bagian kontrak yang belum dikerjakan. 60. f. 62. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan belum berfungsi. ganti rugi dan kompensasi kepada peserta dituangkan dalam adendum kontrak. Denda dan ganti rugi a. PPK berdasarkan hasil penelitian tagihan oleh Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran terakhir selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang diterima oleh Pengawas Pekerjaan.2. Hari Kerja sementara dengan mengesampingkan halhal yang sedang menjadi perselisihan. penyedia berkewajiban untuk menyerahkan kepada Pengawas Pekerjaan rincian perhitungan nilai tagihan terakhir yang jatuh tempo.Dokumen Pengadaan 61. 62.3. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. 61. besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. 61.2. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. Semua pekerja dibayar selama hari kerja dan datanya disimpan oleh penyedia. Daftar pembayaran ditandatangani oleh masingmasing pekerja dan dapat diperiksa oleh PPK. b. atau 2). ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK karena terjadinya cidera janji/wanprestasi. besarnya denda yang dikenakan kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan untuk setiap hari keterlambatan adalah: 1).1. Penyedia diberi kesempatan untuk memperbaiki dalam jangka waktu tertentu. Perhitungan Akhir 63.3. Jam kerja dan waktu cuti untuk pekerja harus dilampirkan. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan dapat berfungsi.1. 63. Penangguhan 63. disertai alasan-alasan yang jelas mengenai penangguhan tersebut. 1/1000 (satu perseribu) dari harga kontrak.1. 87 . e. sesuai yang ditetapkan dalam SSKK. 61.

dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan.6.Bn/Bo+c.12. Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku. Penetapan koefisien bahan... 64. Bo.Dn/Do+.7. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead. c. Co. 64. Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+.2. Penyesuaian Harga Satuan. 64.9. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani. Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS.. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran.. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b. 64. Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis. penangguhan pembayaran akibat keterlambatan penyerahan pekerjaan dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak. dsb.Dokumen Pengadaan 64. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0. 64.3.dst adalah 1.15. b. Cn. 64.. V = Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan.00. Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan. Jika dipandang perlu oleh PPK. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak). 64. 64. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja. bahan. 64. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran. Penjumlahan a+b+c+d+. Hn = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan.5.1. alat kerja. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penandatanganan kontrak.) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri.. 64. Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak. 64...4. Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan. Bn.13.8.4..11. Penyesuaian Harga 63.Cn/Co+d. 64.10..14. 88 . 64. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. 64. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut.

Jika penyedia tidak memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditentukan maka PPK. denda. Penyedia segera setelah menerima klaim PPK secara tertulis berkewajiban untuk mengganti biaya perbaikan tersebut. PPK atau Pengawas Pekerjaan akan menyampaikan pemberitahuan Cacat Mutu kepada penyedia segera setelah ditemukan Cacat Mutu tersebut. 66. dan hasil uji coba menunjukkan adanya Cacat Mutu maka penyedia berkewajiban untuk menanggung biaya pengujian tersebut. tanggung jawab. Jika tidak ditemukan adanya Cacat Mutu maka uji coba tersebut dianggap sebagai Peristiwa Kompensasi. Jika Hasil Pekerjaan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK berupa bangunan maka PPK dan/atau penyedia terhitung sejak tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir bertanggung jawab atas kegagalan bangunan sesuai dengan kesalahan masingmasing selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. 67 . 69.Dokumen Pengadaan G. PPK atau Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan Cacat Mutu. Kegagalan Bangunan . Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. 69. PPK dapat memperoleh penggantian biaya dengan memotong pembayaran atas tagihan penyedia yang jatuh tempo (jika ada) atau uang retensi atau pencairan Surat Jaminan Pemeliharaan atau jika tidak ada maka biaya penggantian akan diperhitungkan sebagai utang penyedia kepada PPK yang telah jatuh tempo.1. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. Pengujian 69. kewajiban. Jika PPK atau Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk melakukan pengujian Cacat Mutu yang tidak tercantum dalam Spesifikasi Teknis dan Gambar.2. dan mendaftarhitamkan penyedia. Apabila diperlukan. 70. Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. 69. PENGAWASAN MUTU 65. PPK dalam masa pelaksanaan pekerjaan dapat melakukan penilaian atas Sementara Oleh hasil pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. kerugian. penyedia berkewajiban untuk memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pemberitahuan. Penilaian Pekerjaan 66. serta menguji Hasil Pekerjaan yang dianggap oleh PPK atau Pengawas Pekerjaan mengandung Cacat Mutu. Pengawasan Dan PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan Pemeriksaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. proses pemeriksaan hukum. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.3. PPK 66.2.2.1. PPK dapat mengenakan Denda Keterlambatan untuk setiap keterlambatan perbaikan Cacat Mutu. Penyedia bertanggung jawab atas perbaikan Cacat Mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. dan biaya 89 68. Perbaikan Cacat Mutu 70. berhak untuk secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh PPK melakukan perbaikan tersebut. gugatan atau tuntutan hukum. berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan. Terhadap pemberitahuan Cacat Mutu tersebut. membebaskan. kehilangan. 70.1. Cacat Mutu PPK atau Pengawas Pekerjaan akan memeriksa setiap Hasil Pekerjaan dan memberitahukan penyedia secara tertulis atas setiap Cacat Mutu yang ditemukan. 69.4.

4. Apabila selama kontrak. mediasi. salah satu pihak merasa dirugikan.2. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. dan cidera tubuh. 70. 71. H . maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.Dokumen Pengadaan yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian PPK) sehubungan dengan klaim kehilangan atau kerusakan harta benda. 72. Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan Perselisihan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. 90 .3. Itikad Baik 72.1. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan penyedia dalam Pasal ini. 70.2. arbitrase. Penyedia berkewajiban untuk menyimpan dan memelihara semua dokumen yang digunakan dan terkait dengan pelaksanaan ini selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun.1. Penyelesaian 71. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 71. sakit atau kematian pihak ketiga yang timbul dari kegagalan bangunan. Penyelesaian perselisihan atau sengketa antara para pihak dalam Kontrak dapat dilakukan melalui musyawarah. 72. konsiliasi atau pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dokumen Pengadaan BAB XI SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. S. Pencairan Jaminan Q. Pembayaran Tagihan P. Tangga berlaku Kontrak L. Kepemilikan Dokumen Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari Pekerjaan Konstruksi ini dengan pembatasan sebagai berikut: Dengan persetujuan KPA/PPK PPK akan memberikan fasilitas berupa : Gambar Rencana dan Syarat-syarat Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi ini dibiayai dari APBN Tahun Anggaran 2012. Tindakan Penyedia YangMensyaratkan Persetujuan KPA/PPK Atau Pengawas Pekerjaan R. Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukanpersetujuan KPA/PPK adalah: Apabila Penyedia melakukan perubahan pekerjaan (change order) Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan persetujuan Pengawas Pekerjaan adalah: Setiap pekerjaan yang penting /spesifik N. Wakil Sah Para Pihak Kontrak mulai berlaku sejak ditanda tanganinya Surat Perjanjian Kerja (Kontrak) Masa Pemeliharaan berlaku selama: 180 (seratus delapan puluh) hari kalender Bangunan Hasil Pekerjaan memiliki umur konstruksi: 10 (sepuluh) tahun sejak tanggal penandatanganan Berita Acara penyerahan akhir. Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh KPA/PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah 7 (tujuh) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh KPA/PPK Jaminan dicairkan dan disetorkan pada Kas Negara. Pedoman Pengoperasian Dan Perawatan O. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK : Nama : Alamat : Penyedia : Nama : __________ Alamat : __________ Email : __________ Faksimili : __________ Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk KPA/PPK Untuk Penyedia K. Gambar ”As built” dan/atau pedoman pengoperasian dan perawatan harus diserahkan selambat-lambatnya: 3 (tiga) hari kalender/bulan/tahun setelah tanggal penandatanganan Berita Acara penyerahan awal. Fasilitas T. Sumber Pembiayaan 91 . Masa Pemeliharaan M. : Mewakili Perusahaan J. Umur Konstruksi : ………………….

Angsuran ke 4 dibayar 20% setelah pekerjaan bernilai 100% dari Nilai Kontrak . . Pembayaran Prestasi Pekerjaan Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara : Termyn.Dokumen Pengadaan U. Pembayaran Uang Pekerjaan Konstruksi ini dapat diberikan uang muka Muka Uang muka diberikan sebesar 20% (dua puluh persen) dari Nilai Kontrak V. Denda Y.Angsuran ke 2 dibayar 30% setelah pekerjaan bernilai 55% dari Nilai Kontrak . Penyesuaian Harga Untuk Penyesuaian Harga digunakan indeks yang dikeluarkan oleh BPS/Instansi Teknis Lainnya dan sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan: Fhoto prestasi pelaksanaan pekerjaan W. 2012 Panitia Pengadaan Barang/Jasa Konstruksi Madrasah Aliyah Negeri 2 Padangsidimpuan 92 .Angsuran ke I dibayar 20% setelah pekerjaan bernilai 25% dari Nilai Kontrak . Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari harga kontrak Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: Pengadilan Negeri yang berkompenten di daerah hukum lokasi pekerjaan. Penyelesaian Perselisihan Padangsidimpuan.Angsuran ke 3 dibayar 25% setelah pekerjaan bernilai 80% dari Nilai Kontrak . X.Angsuran ke 5 dibayar 5% setelah setelah masa pemeliharaan berakhir dan diserahkan untuk kedua kalinya (terakhir) Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: Pembayaran tersebut dilakukan berdasarkan permintaan pembayaran oleh Penyedia Barang/Jasa kepada KPA/PPK disertai Berita Acara Hasil Pemeriksaan Prestasi Pekerjaan.

Sub penyedia dan Peralatan - Personil Inti yang ditugaskan : (cantumkan nama. uraian detil tanggung jawab kerja.Dokumen Pengadaan Lampiran A – Syarat-syarat Khusus Kontrak Personil Inti. minimum kualifikasi dan jumlah orang bulan) Sub penyedia yang ditunjuk : (cantumkan nama sub penyedia (jika ada) berikut uraian personilnya seperti uraian personil Penyedia di atas) Peralatan yang digunakan : (cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan) 93 .

BILL OF QUANTITY (BQ) DAN GAMBAR Keterangan Panitia menguraikan Spesifikasi Teknis BQ dan Gambar yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan pada file tersendiri dalam Lampiran Spesifikasi Teknis.Dokumen Pengadaan BAB .XII SPESIFIKASI TEKNIS. BQ dan Gambar Lelang 94 .

: 1... akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan dalam Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa.. BENTUK SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG / JASA (SPPBJ) [Kop Surat] Nomor 20__ Lampiran : __________ : __________ ______________.. Kegagalan Anda untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Anda... [tanda tangan] …….. .Dokumen Pengadaan BAB XIII BENTUK DOKUMEN LAIN A. Sebagai tindak lanjut dari Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) ini Saudara diharuskan untuk menyerahkan Jaminan Pelaksanaan dan menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ. __ _____________ Kepada Yth. ____________ [PA/KPA K/L/D/I] 2. __________ Tembusan Yth. Panitia Pengadaan …………………… 4.. __________ di __________ Perihal : Penunjukan Penyedia untuk Pelaksanaan Paket Pekerjaan ……………… Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor __________ tanggal __________ perihal __________ dengan [nilai penawaran/penawaran terkoreksi] sebesar Rp_____________ (____________________) kami nyatakan diterima/disetujui. Kementerian Agama Republik Indonesia 3. dst 95 .. NIP. Satuan Kerja __________ Pejabat Pembuat Komitmen..*nama lengkap+…….

2. BENTUK SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) [Kop Surat] SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) Nomor : ………………………….. Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Jabatan Alamat : _______________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen] : _______________ [jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] : _______________ [alamat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen. 4. berdasarkan Surat Perjanjian __________ nomor __________ tanggal __________. Denda: Terhadap setiap hari keterlambatan pelaksanaan/penyelesaian pekerjaan Penyedia akan dikenakan Denda Keterlambatan sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari Nilai Kontrak atau bagian tertentu dari Nilai Kontrak sebelum PPN sesuai dengan Syarat-Syarat Umum Kontrak. __________. __ __________ 20__ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] NIP: __________ Menerima dan menyetujui Untuk dan atas nama ______________ [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan] 96 . bersama ini memerintahkan: Nama Penyedia : _______________ [nama Penyedia Pekerjaan Konstruksi] Alamat : _______________ [alamat Penyedia Pekerjaan Konstruksi] yang dalam hal ini diwakili oleh : ________________ selanjutnya disebut sebagai Penyedia.Dokumen Pengadaan B. Paket Pekerjaan: ………………………………………………. Macam pekerjaan : _______________________________ Tanggal mulai kerja : ___________________ Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak. 3. untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 1. Waktu penyelesaian: selama ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal __________ 5.

____________________ 2.Dokumen Pengadaan C. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. 6. Sanggahan Banding yang diajukan oleh YANG DIJAMIN dinyatakan tidak benar. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. Nama : _____________________________ [peserta pelelangan] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut YANG DIJAMIN.………… Yang bertanda tangan dibawah ini. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan dan pengenaan sanksi akibat Sanggahan Banding yang diajukan Yang Dijamin tidak benar. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. 3. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. apabila. ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. dari tanggal _____________________ s. ……………………………. sejumlah uang Rp ________________ (terbilang ___________________________________ ____________________) sebagai Jaminan Sanggahan Banding dalam bentuk garansi bank. 5. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. 4.d. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ 97 . dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [Panitia Pengadaan] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN. __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di ______________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut PENJAMIN. BENTUK SURAT-SURAT JAMINAN [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK Sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender.

6000.Dokumen Pengadaan [Bank] Materai Rp.[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] 98 . pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkomfirmasi Garansi ini ke ---------.00 Untuk keyakinan.

5. sejumlah uang Rp ______________ (terbilang __________________ ___________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Pelaksanaan atas pekerjaan _______________ brdasarkan Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) No. 6. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________ ________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut PENJAMIN. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: a. …………………………… Yang bertanda tangan dibawah ini. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin.d. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 99 . namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. dari tanggal _____________________ s. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut YANG DIJAMIN. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.Dokumen Pengadaan Jaminan Pelaksanaan Dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK Sebagai JAMINAN PELAKSANAAN No. _____________ tanggal ____________. Pemutusan kontrak akibat kesalahan Yang Dijamin. Yang dijamin tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. 4. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. b. ____________________ 2. ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. 3. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN.

6000.[bank] 100 .00 ________________ [Nama dan Jabatan] : _____________ : _____________ Untuk keyakinan. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkomfirmasi Garansi ini ke ---------.Dokumen Pengadaan Dikeluarkan di Pada tanggal [Bank] Materai Rp.

_______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: a. (Nama & Jaminan) 101 . selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. Pemutusan kontrak akibat kesalahan TERJAMIN. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. TERJAMIN tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. bahwa kami: _____________________ [nama]. 3. Nilai : Rp ………………………… Dengan ini dinyatakan.[Penerbit Jaminan] …………………………. 4.000. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. 5.Dokumen Pengadaan Jaminan Pelaksanaan Dari Asuransi / Perusahaan Penjamin [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PELAKSANAAN Nomor Jaminan …………………………… 1. b. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. 6. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkomfirmasi Jaminan ini ke ---------. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. PENJAMIN. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. Dikeluarkan di _______________ pada tanggal _______________ TERJAMIN. 7. …………………………. 2. (Nama & Jaminan) Untuk keyakinan. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp _____________ (terbilang __________________________________) Maka kami. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. Materai Rp 6. selanjutnya disebut TERJAMIN.

namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. ____________________ 2.Dokumen Pengadaan Jaminan Uang Muka Dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK Sebagai JAMINAN UANG MUKA No. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut YANG DIJAMIN. 3. __________________________________ dalam jabatan selaku _______________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ____________________ [nama bank] berkedudukan di ______________________ __________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut PENJAMIN. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. 102 . dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama Alamat selanjutnya disebut : ________________________ [nama PPK] : _______________________________________________ PENERIMA JAMINAN. 4. 6. dari tanggal _____________________ s. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. YANG DIJAMIN lalai/tidak memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN atas uang muka yang diterimanya. 5. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. sejumlah uang Rp _______________ (terbilang ____________________________________________) dalam bentuk Garansi Bank sebagai Jaminan Uang Muka atas Pekerjaan _________________________ berdasarkan Dokumen Kontrak No. …………………………… Yang bertanda tangan dibawah ini. ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pengadaan yang diikuti oleh Yang Dijamin.d. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. ___________ tanggal ____________.

[bank] 103 .00 ________________ [Nama dan Jabatan] : _____________ : _____________ Untuk keyakinan.Dokumen Pengadaan Dikeluarkan di Pada tanggal [Bank] Materai Rp.6000. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkomfirmasi Garansi ini ke ---------.

_______________ tanggal _____________________ 3. Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ 4. Dikeluarkan di _______________ pada tanggal _______________ TERJAMIN.000. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. Maka kami. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. 6. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. …………………………. Materai Rp 6.[Penerbit Jaminan] 104 . Dengan ini dinyatakan. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) 2. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkomfirmasi Jaminan ini ke ---------. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. selanjutnya disebut TERJAMIN.Dokumen Pengadaan Jaminan Uang Muka Dari Asuransi / Perusahaan Penjamin [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan …………………………… Nilai : Rp ………………………… 1. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. (Nama & Jabatan) Untuk keyakinan. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. bahwa kami: _____________________ [nama]. (Nama & Jabatan) …………………………. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. PENJAMIN. 7. 5.

Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. sejumlah uang Rp __________________ (terbilang ___________________________________ ____________________) sebagai Jaminan Pemeliharaan dalam bentuk garansi atas pekerjaan __________ berdasarkan Dokumen Kontrak No. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. ____________________ 2. ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. …………………………… Yang bertanda tangan dibawah ini. __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________ ________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut PENJAMIN. 105 . apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut YANG DIJAMIN.d. __________ tanggal __________. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. 6. dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. 4. 3.Dokumen Pengadaan Jaminan Pemeliharaan Dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK Sebagai JAMINAN PEMELIHARAAN No. 5. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. dari tanggal _____________________ s.

Dokumen Pengadaan Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Untuk keyakinan.[bank] Materai Rp.00 ________________ [Nama dan Jabatan] 106 . pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkomfirmasi Garansi ini ke ---------.6000.

5. selanjutnya disebut TERJAMIN. Materai Rp 6. …………………………. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. …………………………. bahwa kami: _____________________ [nama]. PENJAMIN.000. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. 6. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. Dikeluarkan di _______________ pada tanggal _______________ 2. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. Nilai : Rp ………………………… Dengan ini dinyatakan. 7. Untuk keyakinan.[Penerbit Jaminan] 107 . Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. 4. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. 3. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN.Dokumen Pengadaan Jaminan Pemeliharaan Dari Asuransi / Perusahaan Penjamin [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PEMELIHARAAN Nomor …………………………… 1. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkomfirmasi Jaminan ini ke ---------. TERJAMIN.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful