You are on page 1of 5

Berlatih Meditasi Oleh Yang Mulia Olande Ananda Thera http://agamabuddhaindo.wordpress.

com/category/meditasi/ Pembicaraan tentang meditasi adalah tidak sama dengan mempraktekkan meditasi. Kadang-kadang kita membutuhkan beberapa petunjuk dalam melakukan meditasi, karena kita tidak selalu mengetahui bagaimana cara untuk bermeditasi. Oleh karena itu, pada malam hari ini saya akan mengajarkan kalian cara untuk bermeditasi. Duduklah dengan tenang dan dengarkan instruksi-instruksi berikut dengan baik. Sebelum memulai latihan meditasi yang akan saya ajarkan ini, kita akan melaksanakan Metta Bhavana (Pengembangan Cinta-Kasih Universal), dan setelah itu kita aka berlatih Anapanasati Bhavana atau Pengembangan Kesadaran pada nafas. Pada latihan Anapanasati tersebut, kita bukannaya mencona utnuk masuk pada keadaan yang tanpa sadara ataupun mencapai jhana-jhana, tetapi kita akan berlatih Satipatthana Bhavana (Pengembangan Kesadaran); dan sebagai langkah pertamanya adalah melatih Anapanasati (perhatian pada Pernafasan). SATI artinya Perhatian Murni atau Penyadaran Jeli atau Kesadaran (mindfulness), PATTHANA artinya dasar. Jadi Satipatthana artinya Dasar dari Kesadaran. Apakah Dasar dari Kesadaran itu? Dasar dari Kesadaran adalah Badan jasmani kita, Perasaan, pencerapan/pengalaman, bentuk-bentuk pikiran, dan kesadaran kita sendiri. Singkatnya, kita menyadari Pancakkhanda kita atau nama-rupa. Tujuan dari latihan ini adalah untuk belajar dapat melihat benda-benda sebagaimana mereka adanya. Meditasi bukanlah semacam cara untuk melarikan diri dari kenyataan menuju fantasi atau khayalan. Sang Buddha mengajurkan kita untuk berlatih dan melihat benda-benda sebagaimana mereka sebenarnnya, atau dalam Bahasa Pali disebut Yathabutanana Dassana. Untuk dapat melihat benda-benda sebagaimana mereka adannya. Dibutuhkan adannya pikiranyang jernih, pikiran yagn tenang,dan pikiran yang bebas dari konsepkonsep, ide-ide, atau prasangka-prasangka. Bila dalam pikiran kita muncul ide-ide atau konsep-konsep atau angan-angan, maka kita harus menyadari bahwa kita sedang berpikir, bahwa kita sedang berfantasi, atau kita sedang melihat gambar dalam batin kita. Gambaran-gambaran batin tersebut memang betul adalah gambaran batin, tetapi mereka bukanlah sesuatu yang riil/nyata.

mereka itu memang benar perasaan. lalu lenyap. Pengetahuan yang kita peroleh lewat meditasi ini disebut kebijaksaan (wisdom) atau Pengetahuan pandangan terang (Vipassana Nana). Perasaan……. apa yang sebenarnya terjadi disini sekarang. Kalau muncul rasa nyaman. Dengan demikian kita akan melihat ketidak-kekalan dari perasaan. yang mengatasi semua pengertian biasa yang ada didunia ini. tidak nyaman. kemudian kita jangan melekat kepada perasaan nyaman tersebut. dan kita pikirkan. Jadi kita jangan mencoba untuk menekan perasaan itu. diriku atau milikku. Tidak hanyut oleh kejadian-kejadian yang telah lampau dengan melekati atau menyesalinya. catat itu dalam batin: perasaan…… perasaan…. atau netral. dan jangan membenci kepada perasaan sakit tersebut. atau Pengetahuan yang dalam (Insight knowledge) atau Kebijaksaan yang tinggi (Insight wisdom). kebencian. Jadi tujuan utama dari latihan ini adalah untuk belajar hidup dengan penuh kesadaran. perasaan. bebas dari beban-beban karma lampau kita.. kita dengar. bertahan sejenak. perasaan dan jasmani kita. ataupun hanyut oleh angan-angan ke masa yang akan datang dengan pengharapan dan rasa cemas. . juga jangan melekat kepada perasaan itu. Demikian juga bila anda mengalami rasa tidak nyaman misalnya sakit. Semua itu hanya muncul. tetapi kita sadar dari waktu ke waktu. tetapi hanya perasaan bukan aku. Kita tidak harus membaca banyak buku untuk menemukan apa sesungguhnya hidup dan kehidupan itu. dan saat ia lenyap. damai. kita sentuh. Dengan demikian kita dapat mengetahui banyak hal – keseluruhan Dhamma-. maka cobalah untuk melihatnya sebagai: perasaan…. saat ia bertahan sejenak. Dan hal tersebut bahkan dapat menolong kita untuk merealisasi Kebenaran Tertinggi (Unconditon Truth) dan Kedamaian Tertinggi (Highest Peace). kita kecap. Perasaan. juga berlaku untuk segala sesuatu yang kita lihat. dan kemudian dapat membuat kita menjadi bahagia. sadar dari waktu ke waktu. Kejadian seperti pada perasaan tersebut. tetapi amatilah perasaaan tersebut saat ia muncul. dan kebodohan/pandangan keliru. kita cium.Juga misalnya bila kita mengalami perasaan nyaman. yang sesungguhnya terkandung di dalam jasmani dan batin atau Pancakkhanda kita masing-masing. Kebijaksanaan atau pengetahuan yang tinggi tersebut atau penglihatan terhadap benda-benda sebagaimana mereka adannya itu dapat membantu kita untuk terbebas dari bebas keserakahan. tetapi kita dapat membaca ‘buku’ kita sendiri dengan mengamati pikiran.

lalu duduklah dengan tegak. ………(diam sejenak) Sekarang marilah kita alihkan perhatian kita. demikian juga keheningan yang ada di sekitar kita maupun di dalam diri kita. hidup sejahtera. damai dan bahagia………(diam sejenak) Semoga saya selamat dan bahagia………(diam sejenak) Semoga semua makhluk. selalu selamat dan bahagia. mula-mula naik dari bawah menuju ke atas badan. marilah kita kembangkan Metta atau perasaan Cinta-kasih Universal kepada semua makhluk. di atas. ………(diam sejenak) Kemudian pergunakan Sati (Perhatian Murni) anda. ………(diam sejenak) Semoga semua mkhluk. Pertama-tama. tariklah dua sampai tiga kali nafas panjag untuk merasakan udara yang menyentuh lubang hidung.……. ke arah hidung (lubang hidung). dan telapak tangan mengahadap keatas. manusia. Letakkan tangan kiri dibawah tangan kanan. Masingmasing kembangkan Metta dengan memikirkan dan mengharapkan: Semoga saya terbebas dari kemarahan dan ketakutan. pusatkan Perhatian anda. di sekeliling kita. yang dekat maupun jauh. Pejamkan mata. kebencian. dimana kalian dapat merasa seimbang/mantap. damai dan bahagia. binatang. Coba rasakan nafas anda.Jadi sekarang silakan kalian mengambil posisis duduk yang enak.…(diam sejenak) Semoga saya terbebas dari keserakahan. tetapi biarkan ia tetap rileks. di semua jurusan. pertama-tama ke jasmani kita. dimula dari diri kira sendiri. dan kegelapan. tetapi tidak kaku. di bawah. yang tampak maupun yang tidak tampak. yang duduk disini.……… (diam sejenak) Semoga saya terbebas dari pertentangan dan penderitaan……(diam sejenak) Semoga saya sejahtera.……… (diam sejenak) . yang dekat maupun yang jauh. dengan merasakan bagaimana jasmani yang menyentuh lantai dan merasakan keseluruhan jasmani dari bawah ke atas dan dari atas ke bawah (ujung jari kaki). Juga kita sadar akan suara-suara yang ada disekitar kita. terbebas dari pertentangan dan penderitaan………(diam sejenak) Semoga semua makhluk.

Apabila anda mendengar suarau-suara.. tetapi mulai mengembara ke masa lampau atau ke masa yang akan datang. ………(diam sejenak) Dengan tenang. pertengahan dan akhir dari masing-masing nafas yang masuk dan keluar. teruskanlah latihan ini untuk beberapa menit………(diam selama sekitar 10 menit) Kadang-kadang pikiran anda tidak bisa tetap tnggal pada objek (nafas). dan merupakan kondisi dari pikiran. Yang perlu anda lalukan hanyalah mencatatnya dalam batin: berpikir……. Kita jangan memaksakan nafas kita.Setelah menarik nafas panjang tadi dan anda dapat merasakan sentuhan udara di lubang hidung tersebut. tetapi pusatkan perhatian anda hanya pada satu titik di lubang hidung anda. Biarkan ia terasa dalam kesadaran anda. mendengar…. atau marah padannya – karena ia tidak menyenangkan-. Jika anda tidak dapat merasakan nafas.. jangalah sampai pikiran anda terbawa atau hanyut ileh suara tersebut. berpikir……. Janganlah mencoba untuk melawannya atau menekannya. Jangan melekat kepada bentuk-bentuk pikiran yang muncul. ………(diam sejenak) Kadang-kadang anda akan merasakan sakit pada jasmani anda dan tidak dapat berkonsentrasi pada nafas – karena sakit di badan lebih kuat daripada obyek nafas nada -. berpikir……. Pusatkan perhatian anda pada lubang hidung. Juga kita jangan mengikuti jalannya nafas yang masuk dan keluar. yaitu anapati (nafas): nafas masuk dan nafas keluar………(diam sejenak) Kadang-kadang anda mungkin akan mendengar suara-suara tertentu di sekitar anda. Lalu coba kembalikan perhatian anda kepada obyek semula. cobalah untuk tidak mengubah posisi anda dengan seketika. mendengar. Kemudian cobalah lihat perasaan kita ketika permulaan. dan menyadari bahwa perasaan itu yang dominasi sekarang. itu adalah wajar. tetapi pakailah perasaan sakit tersebut sebagai obyek yang jelas dari Perhatian anda. tetapi merasakan sakit tersebut. merasa sakit…… merasa sakit. juga jangan mengutuk atau marah kepada bentuk-bentuk pikiran tersebut. alamiah. Cukup anda sadari: mendengar…. tetapi cukup anda catat dalam batin: merasa sakit…. Cobalah untuk menyadari secepat mungkin pikiran anda yang mengembara itu. rasakan nafas masuk dan nafas keluar yagn selalu menyentuh titik tersebut. sekarang bernafaslah seperti biasa (normal). kemudian biarkan pikiran tersebut lewat/lalu. bergembiralah karena anda sedang mendapatkan obyek yang jelas. Jangan cemaskan hal itu. .

marilah sekali lagi kita kembangkan Cinta-kasih Universal (Metta) kepada semua makhluk dengan mempraktekkan Metta Bhavana menurut cara anda masing-masing untuk beberapa menit. sadarilahj suara-suara ataupun keheningan yang ada disekitar anda dan di dalam diri anda. ………(diam sejenak) Nafas yang tadi telah berlalu. Kemudian rasakan jasmani anda yang sedang duduk di sini sekarang. Sekarang. Setiap saat nafas yang berbeda akan masuk dan keluar. Sambil menikmati kedamaian dan kebahagiaan. tetapi anda dapat merasakan nafas yang sekarang. kemudian kembali arahkan pikiran anda ke lubang hidung. sebelum kita mengakhiri latihan meditasi ini. damai dan bahagia………(diam sejenak) Semoga semua makhluk selamat dan bahagia………(diam sejenak) Sekarang. (Latihan selesai) . sebelum anda membuka mata anda. perlahan-lahan bukalah mata anda dan rileks-lah.Kemudian ingatkan diri anda bawah nafas anda masih tetap berlangsung di sana (di lubang hidung). Semoga semua makhluk sejahtera. nafas yang berikut belum hadir.