KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI NOMOR: 11/DIKTI/Kep.

/2006

Tentang

PANDUAN AKREDITASI BERKALA ILMIAH

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional 2006

PENGANTAR
Salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing perguruan tinggi adalah melalui peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi. Berkaitan dengan itu, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi sebagai fasilitator, secara periodik melaksanakan akreditasi terhadap berkala ilmiah yang diterbitkan oleh perguruan tinggi. Pelaksanaan akreditasi ini telah dimulai sejak tahun 1993 dengan menggunakan instrumen yang disepakati secara nasional. Kegiatan akreditasi ini diselenggarakan secara rutin dua kali setahun, dan hasil akreditasi berlaku untuk masa tiga tahun. Bertolak dari upaya untuk terus meningkatkan kualitas proses penilaian, instrumen penilaian yang ada dipandang perlu untuk disempurnakan. Revisi instrumen penilaian yang disajikan ini merupakan hasil penyempurnaan yang dilakukan melalui berbagai kesempatan dan pertemuan penilai sepanjang tahun 2004 dan 2005. Perlu ditekankan bahwa pada dasarnya penilaian berkala dilakukan pada 3 dimensi yang saling kait-mengait, yaitu dimensi fisik/penampilan, dimensi manajemen, dan dimensi substansi. Kesemuanya lalu diperinci dalam puluhan butir yang dikelompokkan menjadi beberapa tataran. Mengingat kepentingannya dalam jangka panjang dan untuk keperluan sosialisasi penerapannya pada periode I tahun 2006, Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M) menganggap perlu untuk menerbitkan dan menyebarluaskan instrumen penilaian hasil revisi ini melalui media cetak selain melalui situs www.dp2mdikti.net

Besar harapan kami penerbitan dan penyebarluasan instrumen penilaian ini akan membantu upaya nasional dalam meningkatkan pemanfaatan, pengembangan, dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan dengan demikian ikut pula mempercepat usaha pembinaan sumber daya manusia Indonesia.

Jakarta,

Januari 2006

Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Ttd, Moch. Munir NIP 130935075

.................................3 B............ Penyuntingan ..........12 III...................... Penampilan ........3 C........................................................................................................... Lain-lain.................................. Formulir Isian • Pengajuan Akreditasi Berkala Ilmiah • Biodata Dewan Redaksi • Evaluasi Diri Berkala Ilmiah 3...................................13 C................... Kelembagaan Penerbit.... Gaya Penulisan ................................................ TATA CARA PENILAIAN 13 A..................... Sertifikat Berkala Ilmiah Terakreditasi Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah ii ......................10 H....... Latar Belakang ......8 G......................14 LAMPIRAN 1............................... dan Bobot.......................................................................................................4 D............................ Substansi Isi .....................................................................................................................................................................................................5 E................. Bagan Mekanisme Penilaian Berkala Ilmiah 2.................................................................. Penamaan Berkala ....... INSTRUMEN PENILAIAN 3 A.............................................. Kriteria...................1 B........................................................................................................................ Prosedur Pengajuan . Perhitungan Nilai........... Kriteria Eligibilitas Berkala ..................................1 II...............DAFTAR ISI PENGANTAR DAFTAR ISI I..................................................................................... PENDAHULUAN i ii 1 A................. Mekanisme Penilaian......13 B..........................................................................................................................................................................................................................6 F. Keberkalaan..............12 I. Kewajiban Pascaterbit ........

Menyadari bahwa kondisi berkala ilmiah di Indonesia belum dapat dikatakan berbobot. manajemen. proses penyuntingan. Dari sebagian besar berkala ilmiah masih perlu diperkuat segi mendasarnya. Tujuan akreditasi adalah untuk meningkatkan kualitas berkala ilmiah di Indonesia. dan substansi yang diperinci ke dalam berbagai aspek dengan Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah 1 . Dalam sepuluh tahun terakhir kegiatan penelitian baik di perguruan tinggi maupun instansi pemerintah lainnya meningkat cukup tajam. Ikatan Penyunting Indonesia. sehingga dapat meningkatkan komunikasi ilmiah antara peneliti dan masyarakat pengguna untuk mencapai sasaran bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pembangunan di Indonesia. Ditjen Dikti melaksanakan kebijakan untuk meningkatkan mutu berkala dalam memenuhi persyaratan minimum seperti telah dituangkan dalam kriteria yang ditetapkan. dan kemampuan memasarkan atau penyebarannya. yang dicerminkan dari jumlah judul penelitian dan pendanaan yang terserap. B. termasuk industri yang langsung dapat memanfaatkannya. dan Bobot Instrumen penilaian terdiri atas berbagai indikator yang menjadi penjati diri sebuah berkala ilmiah yang merupakan kriteria yang dapat dijadikan pedoman untuk menentukan peringkat dan status akreditasi suatu berkala ilmiah. Kriteria yang dipergunakan dalam akreditasi tertuang dalam Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah yang disusun bersama oleh LIPI. Latar Belakang Peranan perguruan tinggi dalam pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak saja berasal dari kontribusi lulusannya yang bermutu. antara lain tersedianya artikel yang bermutu. Kriteria. PENDAHULUAN A. Evaluasi yang telah dilakukan sejak tahun 1992/1993 menunjukkan bahwa penampilan sebagian besar berkala ilmiah yang ada di Indonesia belum sesuai dengan yang diharapkan. serta DP2M Ditjen Dikti. artikel ilmiah. akan tetapi juga dari hasil penelitiannya yang relevan terhadap pengembangan keilmuan dan kebutuhan pembangunan.I. Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi. Khusus untuk publikasi artikel ilmiah. perguruan tinggi. Perhitungan Nilai. Indikator yang bermacam-macam itu dengan sendirinya tidak memiliki nilai yang sama dalam kegiatan penilaian sehingga diperlukan pembobotan yang berbeda-beda agar diperoleh hasil yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan. teknologi tepat guna. Kemampuan menulis masyarakat ilmiah di Indonesia dirasakan masih belum optimum sehingga kemauan untuk menulis artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam berkala bermutu yang terakreditasi masih terus harus dipacu. Hasil-hasil penelitian baik berupa paten. Nilai dan pembobotan tadi diukur berdasarkan dimensi fisik/penampilan. maupun lembaga ilmiah yang secara teknis telah dinyatakan baik. atau buku ajar perlu disebarluaskan kepada para dosen atau peneliti lain maupun masyarakat pengguna. salah satu sistem komunikasi ilmiah yang perlu ditingkatkan adalah berkala-berkala ilmiah yang diterbitkan baik oleh organisasi profesi.

untuk setiap variabel disuguhkan seperangkat pilihan masing-masing dengan angka atau skor yang merupakan angka mutlak untuk setiap butir indikator. skor dan peringkatnya seperti tertera di bawah ini: Status Tidak terakreditasi Skor <40 40–69 Predikat (Peringkat) Sangat Kurang Kurang Terakreditasi 70–85 >85 Baik (B) Sangat Baik (A) Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah 2 . Adapun pengelompokan status. setiap aspek dalam instrumen penilaian dijabarkan menjadi beberapa variabel yang terdiri atas satu atau lebih indikator. Kelembagaan Penerbit (5). Suatu berkala menjadi terakreditasi jika sedikit-dikitnya memperoleh skor baik (>69). Untuk memudahkan pelaksanaan penilaian. dan Kewajiban Pascaterbit (3). serta bersumberkan keterangan yang diberikan oleh pengelola suatu berkala. Agar penilaian dapat dilakukan dengan cepat. Penyuntingan (21). yaitu: Penamaan Berkala (5). Dengan demikian. skor yang dapat diraih suatu berkala untuk akreditasi adalah jumlah absolut skor. yang perhitungannya sudah dibobot. Berdasarkan data yang dapat diambil langsung dari sejumlah nomor terbitan dan/atau jilid. Gaya Penulisan (11). dapatlah setiap butir indikator tadi diberi nilai secara kuantitatif.bobotnya masing-masing. Keberkalaan (10). Penampilan (9). Substansi Isi (36).

Bentuk satuan lain 2. B. Badan penerbitan mandiri d. Pelembagaan Landasan Hukum: a. Organisasi profesi ilmiah b. INSTRUMEN PENILAIAN A. Tidak spesifik karena menggunakan nama lembaga dan/atau lokasi Penjelasan Berkala menggunakan nama yang bermakna. Semakin independen afiliasi kelembagaan penerbit. Kelembagaan Penerbit Variabel. semakin tinggi nilai berkalanya. Hampir tidak spesifik dan bersifat umum f. Organisasi profesi ilmiah bekerja sama dengan lembaga c. perguruan tinggi) memiliki ketetapan hukum (badan hukum). dan alamat yang tetap. bidang akademis. Indikator dan Skor 1. Sangat spesifik sehingga mencerminkan superspesialisasi atau spesialisasi disiplin ilmu b. Bahasa nama berkala dan maknanya hendaklah cukup dikenal dan dipahami dalam lingkungan keilmuan terkait. diinginkan adanya keselarasan antara nama berkala dan disiplin ilmu. yang tidak akan terlalu terpengaruh oleh adanya perubahan reorganisasi lembaga sehingga akan memiliki kantor. Indikator. Tidak memiliki ISSN Penjelasan 1. lembaga penelitian. Spesifik dan menggambarkan disiplin ilmu c. Lembaga induk f. Kurang spesifik dan bersifat umum e. ruang kerja. (5) (4) (3) (2) (1) (0) (-1) (5) (5) (4) (3) (2) (1) (0) (5) Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah 3 . Penamaan Berkala Variabel. badan penerbit. atau profesi. Nama yang dipakai sebaiknya menonjolkan bidang ilmu. Pengelolaan penerbitan berkala dimandatkan pada suatu satuan organik independen dan bersifat teknis. Dengan memerhatikan tradisi bidang ilmu terkait. sehingga mampu memberikan jaminan kesinambungan dana dan naungan hukum. tepat dan singkat sehingga mudah diacu. Agak spesifik tetapi meluas mencakup bidang ilmu d. dan bukannya nama lembaga atau kota penerbitnya.II. Lembaga penerbit berkala (seperti organisasi profesi ilmiah. dan Skor Kesesuaian Nama: a. Pranata Penerbit: a. Satuan organisasi teknis lembaga e.

S2/peneliti dan/atau S3/guru besar/ahli peneliti. Tidak nyata (5) (3) (0) 4.2. Para penyunting hendaklah terdiri atas perorangan berkualifikasi dan berpengalaman yang mempunyai waktu. keseringan karya/pendapatnya diacu secara luas. Hanya S1 atau di bawahnya (1) 3. dan Skor 1. Indikator. Penelaahan oleh Mitra Bestari: a. Melibatkan mitra bestari internasional >50% b. Sangat nyata (3) b. Keinternasionalan kepakaran seorang mitra bestari ditentukan oleh jumlah publikasi berbahasa asing. dan komitmen. Keterlibatan Aktif Mitra Bestari dalam Menjaga Mutu Isi Berkala: a. Melibatkan mitra bestari setempat d. keterlibatan kecendekiaannya dalam forum internasional. Organisasi dan penggarisan wewenang serta tugas (misalnya penyunting penyelia. terutama dalam kaitannya dengan ISSN serta segala peraturan perundangundangan yang berlaku lainnya. Nyata c. penyunting pelaksana. Tidak melibatkan mitra bestari (10) (7) (4) (0) (21) 2. Penyuntingan berkala ilmiah modern menuntut digunakannya sistem penelaahan dan penyaringan secara anonim oleh mitra bestari (review by peer group system) yang melibatkan ahli dan penilai dari lingkungan luas. yang sudah pernah menulis artikel di berkala tingkat nasional/internasional < 50% (2) c. S2/peneliti dan/atau S3/guru besar/ahli peneliti. Tidak nyata (0) Penjelasan 1. C. Penyuntingan Variabel. Dampak Kinerja Penyunting Pelaksana terhadap Mutu Penampilan Berkala: a. 2. yang sudah pernah menulis artikel di berkala tingkat nasional/internasional >50% (3) b. Kegiatan penerbitan berkala ilmiah harus melembagakan landasan standardisasi nasional. dan bentuk-bentuk pengakuan ilmiah berbobot lain. Mereka ini bukan anggota sidang atau dewan penyunting yang dibuktikan keterlibatannya dalam proses penyuntingan dengan adanya korespondensi atau pencantuman nama di akhir tiap jilid. kemauan. Melibatkan mitra bestari nasional >50% c. Kualifikasi Anggota Sidang Penyunting: a. Nyata (2) c. kemampuan. Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah 4 . Berkala ilmiah yang tidak ber-ISSN mendapat disinsentif. Sangat nyata b. Pengangkatan resmi seseorang sebagai anggota sidang penyunting dilakukan bukan karena jabatan struktural ex officio tetapi karena kualifikasi kespesialisan seseorang.

Tidak 7. 2. Rancangan Sampul: a. Tidak 2. Konsisten (huruf dan spasi) b. Penampilan Variabel. 4. Jumlah Halaman: a. Konsisten b. penataan jarak dan ruang. Ukuran: a. Jenis Kertas: a. Tidak 4. para penelaah tamu. Selisih tidak melebihi 25 % c. Selisih melebihi 25 % 6. Konsistensi ukuran suatu berkala harus dijaga ketat. Kinerja dan kegiatan pelaksanaan penyuntingan dapat dinilai dari mutu penampilan hasil penyuntingan yang diperlihatkan oleh terbitan berkala ilmiahnya. Tidak 3. Keterlibatan mitra bestari. Tekstur Sampul: a. Ya/tidak c. Konsisten b. dan Skor 1. Berpenciri b. Konsistensi tata letak (lay out) – yang mencakup pengaturan bentuk dan ukuran huruf untuk pelbagai keperluan. 3. Kurang berpenciri c.5) (0) (9) Penjelasan 1. Tipografi: a. Tidak berpenciri (1) (0) (1) (0) (2) (1) (0) (1) (0) (2) (1) (0) (1) (0) (1) 0. Tidak 5.penyunting tamu) hendaklah dinyatakan secara tegas dan gamblang. Konsisten b. D. dan anggota sidang penyunting berkala ilmiah diukur dari mutu isi berkala baik substansi teknis maupun kebakuan bahasa dan peristilahan setiap artikel yang dimuatnya. Dalam kaitan ini peran aktif penyunting pelaksana akan sangat menentukan. Tata Letak: a. Selisih tidak melebihi 5 % b. peletakan Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah 5 . Konsisten b. Indikator. Cakupan mandat dan bidang keilmuan diupayakan agar lengkap terwakili oleh anggotanya dalam sesuatu sidang atau dewan penyunting.

Tidak ada Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah (11) (1) (0. 5. bentuk dan ukuran muka huruf.5) (0) (1) (0. Keefektifan Judul: a. logo. spasi di antara baris. dan penataan umum harus tetap dan konsisten. Jenis kertas (macam. Catatan: UNESCO merekomendasikan agar secara bertaat asas berkala diterbitkan dengan kertas berukuran A4. Dengan perkataan lain. sehingga jika disimpan dalam sebuah meja pajangan bersama kumpulan berkala lain akan dapat segera terkenali dari jauh. Tidak baku. Ada tetapi tidak menggambarkan esensi artikel c. Tidak baku 2. Penampilan umum berkala hendaklah diupayakan memiliki rancangan menonjol (eye catching) yang berpenciri dengan keunikan khas. Baku tetapi tidak lugas c. namun nama berkala. dan ketebalan. 7. Baku dan lengkap (pengarang dan lembaga beralamat) b.5) (0) 6 . Jumlah halaman dalam setiap jilid dituntut untuk konsisten. Gaya Penulisan Variabel. Pencantuman Nama Penulis dan Lembaga: a. 3. yang ditentukan berdasarkan bobot selembar kertas per 1 m2. Indikator. keadaan permukaan. warna. kandungan bahan) yang dipakai dalam setiap kali berkala terbit harus seragam. Kata Kunci: a. Ada tetapi tidak mencerminkan konsep penting dalam artikel c. Abstrak: a. Tekstur sampul (bahan atau macam kertas. sistem penempatan ilustrasi dan lain-lain – setiap berkala dituntut agar dipertahankan karena menentukan perwajahan halaman sehingga akan ikut mencirikan gaya selingkung berkalanya. Ada dan isinya utuh menggambarkan esensi artikel b. sampul dapat berganti warna atau gambar. Ada dan mencerminkan konsep penting dalam artikel b. kekuatan dan keopakan. 6.5) (0) (1) (0. Baku tetapi tidak lengkap (hanya pengarang) c. E. Konsistensi tipografi (yang meliputi macam.baris judul dan alinea. dan Skor 1. serta corak) berkala hendaklah memiliki kemantapan yang dapat dikenali. misalnya ditulis pengarang dkk 3. Tidak ada 4.5) (0) (1) (0. penggunaan huruf kapital atau huruf kursif) untuk setiap penerbitan nomor berkala mutlak harus dijaga benar. Baku dan lugas b. 4. 210 x 297 mm. Disarankan agar tebal satu jilid atau volume – yang tidak harus terikat tahun terbit – minimum 200 halaman (sehingga berpenanda atau bernomor halaman 1 – 200).

3. Kurang informatif dan tidak komplementer 7. Kemantapan dan kemapanan pencantuman baris kredit (byline) yang meliputi nama -nama penulis (yang harus tanpa gelar akademis atau indikasi jabatan dan kepangkatan) dan alamat lembaga tempat kegiatan penelitian dilakukan. Peristilahan Baku. Tidak baku 9. atau 90 ketuk pada papan kunci) sehingga sekali baca dapat ditangkap maksudnya secara komprehensif.5. Baik b. atau 10 kata bahasa Inggris. Kata kunci yang berfungsi karena dipilih secara cermat sehingga mampu mencerminkan konsep yang dikandung artikel terkait merupakan kelengkapan artikel ilmiah untuk membantu peningkatan keteraksesan artikel yang bersangkutan. Cukup c. dan lengkap menggambarkan esensi isi keseluruhan tulisan. Penyusunan Daftar Pustaka: a. utuh.5) (0) (1) (0. supaya diberikan secara jelas dan bertaat asas. Rinci b. Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah 7 . Pemanfaatan Instrumen Pendukung: a. Lengkap tetapi tidak bersistem c. Sistematika Penulisan/Pembaban: a.5) (0) (1) (0. Setiap artikel dalam berkala ilmiah harus disertai satu paragraf abstrak (bukan ringkasan yang terdiri atas beberapa paragraf) secara gamblang. Lengkap dan bersistem baik b.5) (0) (2) (1) (0) 1. serta penunjukan alamat korespondensi kalau berbeda (berikut alamat e-mail bila dipersyaratkan). 2. Baku dan Konsisten b. Tidak rinci c.5) (0) (1) (0. Baku tetapi tidak konsisten c. Tidak ada 10. Tidak baku 8. Abstrak berbahasa Inggris yang baik susunannya selalu harus ada. Judul artikel dalam berkala ilmiah haruslah spesifik dan efektif. 4. Keefektifannya antara lain diukur dari kelugasan penulisannya (yang tidak boleh lebih dari 14 kata dalam tulisan berbahasa Indonesia. Informatif dan komplementer b. Informatif tetapi tidak komplementer c. Cara Pengacuan dan Pengutipan: a. Kurang lengkap dan tidak bersistem 6. Petunjuk bagi Calon Penulis: a. Bahasa Baik dan Benar: a. Baku tetapi tidak konsisten c.5) (0) (1) (0. Baku dan konsisten b. Buruk Penjelasan (1) (0.

Regional c. Substansi Isi Variabel. Petunjuk bagi penulis agar diberikan secara jelas dan terperinci dalam setiap jilid supaya ketaatasasan pada gaya selingkung berkala dapat dipertahankan. dengan mencantumkan kerangka teori. dan sejenisnya. misalnya botani d. sistem Vancouver. Internasional b. foto. Tinggi b. Cabang ilmu. Penyusunan daftar pustaka (sistem Harvard. Sedang d. Kurang e. Spesialis. dan Skor 1. catatan akhir) serta cara pengutipan yang harus dijaga kebakuan dan kemantapannya 8. Aspirasi Wawasan Berkala: a. Cakupan Keilmuan Berkala: a. bahan acuan atau bahan bacaan/bibliografi) harus pula dilakukan secara baku dan konsisten. Rendah 4. kegunaan penelitian. F. Sedang Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah (36) (5) (4) (3) (2) (1) (5) (4) (3) (2) (1) (5) (4) (3) (2) (1) (5) (4) (3) 8 . Nasional d. Kombinasi berbagai disiplin ilmu 2. Tinggi b. dan grafik) untuk mendukung pemaparan deskriptif. misalnya fisiologi tumbuhan c. Berkala ilmiah dicirikan oleh penggunaan istilah yang baku dan bahasa yang baik dan benar. 9. urut nomor. Disiplin ilmu. Berkala hendaklah tidak memuat tulisan dengan bentuk pembaban mirip penulisan skripsi. 7. catatan kaki. Cukup c.5. Gaya selingkung berkala meliputi sistem pengacuan pustaka (nama-tahun. misalnya taksonomi jamur b. misalnya biologi e. saran tindak lanjut. Di dalam bidang ilmu tertentu penulisan artikel dituntut untuk menggunakan semua sarana pelengkap (seperti gambar. tahun di depan atau di belakang. 6. Kecermatan tata cara penyajian tulisan sehingga memiliki sistematika dan pembaban yang baik sesuai dengan jenis artikel serta sistem yang dianut disiplin ilmunya merupakan ciri berkala ilmiah yang bernilai tinggi. Sumbangan Berkala pada Kemajuan Ilmu dan Teknologi: a. Indikator. pernyataan masalah. Cukup c. tabel. Superspesialis. Kawasan e. 10. Lokal 3. Kepioneran Ilmiah Isi Berkala: a.

daerah asal penyumbang tulisan. dan kehebatan teori Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah 9 . antara lain melalui bahasa. Sedang d. 1. Kurang e. apalagi kelokalan. Penyimpulan dan Perampatan: a. kecanggihan sudut pandang dan pendekatan. Cukup c. dan dilakukan secara objektif dengan jalan membandingkannya dengan berkala sejenis yang sudah dianggap mapan. Keuniversalan lebih dipentingkan dibandingkan dengan kenasionalan. Cakupan bidang keilmuan berkala merupakan indikator mutu substansi yang penting. <40% 8. Aspirasi wawasan berkala diukur dari luas jangkauan pembaca yang ingin dicapai. <40% 7. Kurang e.d. Kadar Perbandingan Sumber Acuan Primer: Lainnya a. >80% b. Kurang 9. 2. Rendah 6. 40-80% c. 40 – 80% c. Baik b. tidak memermutasikan metodologi dan objek. Dampak Ilmiah Berkala: a. ketuntasan penggarapan (tidak hanya mengulang penelitian sejenis sebelumnya. Cukup c. dan mitra bestari yang dilibatkan. Rendah 5. Analisis dan Sintesis: a. tidak memecah satu persoalan penelitian dalam serangkaian tulisan). Baik b. 3. kebaruan temuan bagi ilmu (novelties. Derajat Kemutakhiran Pustaka Acuan: a. Berkala yang bersifat bunga rampai tidak besar dampak ilmiahnya terhadap pemajuan disiplin ilmu. >80% b. Kepioneran isi berkala ditentukan oleh kemutakhiran state-of-the-art ilmu dan teknologi yang dikandung. ruang lingkup dan wilayah geografi yang diliput. Kurang Penjelasan (2) (1) (5) (4) (3) (2) (1) (2) (1) (0. penilaian terhadap bobot dan mutu substansi ilmiah berkala mutlak diperlukan. dengan catatan bahwa makin dalam kespesialisasiannya makin tinggi nilainya. Cukup c.5) (3) (2) (1) (3) (2) (1) (3) (2) (1) Sekalipun terkesan bersifat subjektif. new to science) yang disajikan. Tinggi b.

Penarikan kesimpulan dan perampatan yang meluas. 9. Sumbangan berkala pada kemajuan ilmu dan teknologi diukur dari derajat keorisinalan dan makna kontribusi ilmiah temuan/gagasan/hasil pemikiran dalam tulisan yang dimuatnya sesuai dengan bidang ilmunya. Tidak konsisten tetapi bersistem c. Derajat kemutakhiran bahan yang diacu dengan melihat proporsi terbitan 10 tahun terakhir. Keberkalaan Variabel. Ketajaman analisis dan sintesis yang dilakukan secara kritis akan meningkatkan martabat dan mutu berkala ilmiah. kemampuannya 'membesarkan' nama ilmuwan dan pandit yang sudah ditampung buah tangannya. Nisbah perbandingan sumber pustaka primer dan bahan lainnya menentukan bobot pemikiran dan gagasan yang dijadikan kerangka penulisan. Tata Penomoran Berkala: a. Dengan demikian berkala tidak akan memuat artikel yang hanya bersifat ulasan atau referat. Indikator. yang akan menentukan posisi majalah dalam percaturan pengembangan dan penguasaan ilmu. pengaruhnya pada lingkungan ilmiah serta pendidikan. serta pencetusan teori baru yang dituangkan secara mapan akan membuat berkala lebih bermakna dibandingkan dengan memuat tulisan yang berisi kesimpulan dangkal dan saran bahwa penelitiannya perlu dilanjutkan. terutama untuk penelitian yang melibatkan manusia dan hewan sebagai sasaran dan tujuan penelitiannya. Jadwal sesuai dengan yang ditentukan b. sebab semakin tinggi pustaka primer yang diacu semakin bermutu pula tulisannya. dan besarnya jumlah tiras. Tidak bersistem dan tidak konsisten Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah (10) (2) (1) (0) (2) (1) (0) 10 . Tidak menyebut jadwal penerbitan 2. 5. dan Skor 1. 6. 7. Konsisten dan bersistem b. Catatan: Untuk etiket penelitian dalam bidang tertentu sebaiknya dimintakan ethical clearance dari komisi etik yang bersangkutan. Dampak ilmiah berkala antara lain dapat dinilai dari tinggi frekuensi pengacuan terhadap tulisan yang dimuatnya. peranannya untuk berfungsi sebagai pemacu kegiatan penelitian berikutnya. 4. Jadwal Penerbitan: a. 8.serta keluasan perampatan setiap artikel yang dimuatnya. Keseringan pengarang mengacu pada diri sendiri (self citation) dapat mengurangi nilai berkala. G. merupakan tolok ukur mutu berkala ilmiah yang penting. Jadwal tidak sesuai c.

3. 5. Sumber Dana: a. >200% isi satu nomor b. Selain itu. Berurut dalam satu jilid b. indeks penutup jilid dapat pula memuat daftar tanggal tepat setiap nomor bagian diterbitkan. asal tegas dikatakan. Potensi Ketersediaan Naskah: a. Penomoran Halaman: a. Penomoran halaman berkala ilmiah dilakukan secara berkesinambungan dari 1-n dalam suatu jilid yang belum ditutup dengan indeks isi. Ketersediaan naskah yang berkelanjutan dapat diperiksa dari laporan proses penyaringan dan penelaahan naskah dengan melihat nisbah jumlah naskah yang diterima dan ditolak. Indeks penutup jilid penanda dilakukannya kendali keberkalaan.5) (0) (1) (0. dan bukan mulai lagi dari halaman 1 untuk setiap nomor bagian yang terbit. Ketaatan periode frekuensi penerbitan berkala haruslah sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Indeks Tiap Jilid: a.5) (0) 1. <100% isi satu nomor Penjelasan (2) (0) (2) (1) (0) (1) (0. dan indeks mitra bestari yang berperan dalam penerbitan jilid bersangkutan. atau pengarang saja c. Tidak terjamin 6. 4. 6. Perlu dicatat bahwa penerbitan tak teratur (irregular) merupakan ukuran keberkalaan yang diperkenankan. Ketersediaan dana teratur adalah salah satu ukuran penjamin keberkalaan. Indeks subjek dan indeks pengarang b. Terjamin.3. Tiap nomor dimulai dengan halaman 4. supaya diadakan. Penomoran berkala ilmiah pada umumnya tidak tergantung pada tahun terbit. Kemantapan tata penomoran perlu dijaga sesuai dengan keberkalaan. Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah 11 . yang dilakukan dengan mencantumkan nomor jilid atau volume (dapat dengan angka Romawi) dan nomor bagian (umumnya dengan angka Arab). Dana teratur yang diterima dari pihak luar memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan dana yang disediakan lembaga induk. 100–200% isi satu nomor c. dari lembaga induk saja c. dari luar dan dari lembaga induk b. 2. Indeks subjek saja. daftar penyandang dana yang menyumbang penerbitan. Terjamin. Indeks itu minimum terdiri atas indeks subjek dan indeks kumulatif pengarang dalam jilid terkait. Tidak ada 5.

Artikel ulasan dan tinjauan atas undangan dapat dipertimbangkan pemuatannya sebagai pengisi ruang. 2. Ya. Ya. 2. asal dicantumkan dalam halaman berpenomoran khusus yang tidak mengganggu kesinambungan penomoran halaman jilid berkala. bukti terlampir b. bukti terlampir b. offprint) kepada setiap penulis untuk meningkatkan luas pembaca yang terjangkau. Undang-undang dan peraturan wajib simpan mutlak harus ditaati oleh berkala ilmiah. Menyediakan Cetak Lepas: a. Lain-lain Butir-butir yang Diperkenankan 1. 4. tetapi perlu disadari bahwa kehadirannya mengurangi nilai kepioneran ilmiah isi berkala 3. Foto penulis artikel.H. Indikator. I. Pemuatan obituari tokoh ilmuwan dalam bidang cakupan berkala. 2. Ketaatan pada kewajiban ini dibuktikan dengan melampirkan bukti pengiriman ke lembaga penyimpan (seperti Arsip Nasional atau PDII). Memenuhi Wajib Simpan: a. Iklan. Tidak menyediakan 2. Rubrik tinjauan buku baru. dan Skor 1. Kewajiban Pascaterbit Variabel. Berita keluarga dan berita organisasi. Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah 12 . Pelaksanaan kewajiban pascaterbit ini dinilai berdasarkan bukti berupa contoh cetak lepas. Tidak memenuhi Penjelasan (3) (1) (0) (2) (0) 1. Butir-butir yang Tidak Diperkenankan 1. Berkala wajib memberikan cetak lepas (reprint. dan harus terpisah sehingga dapat dibuang dalam proses penjilidan. Ketersediaan berkala dalam perpustakaan utama merupakan salah satu pengukur keluasan persebaran.

p. Berkala telah terbit minimum 6 kali (3 tahun jika terbit 2 kali per tahun. 4. perguruan tinggi. Akreditasi ulang diajukan 6 bulan sebelum habis masa akreditasi. minimum 5 orang anggota (Formulir 2) c. dan teknologi. terhitung mundur mulai tanggal atau bulan pengajuan akreditasi. Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Formulir Biodata Dewan Editor. Berkala yang gagal mendapatkan akreditasi atau yang ingin menaikkan peringkatnya diperbolehkan mengajukan lagi paling cepat setelah 2 tahun atau minimum 4 edisi baru. Jumlah artikel setiap terbit sekurang-kurangnya 5 artikel. Berkala harus bersifat ilmiah. masing-masing 3 eksemplar. Ketiga formulir tersebut masing-masing rangkap tiga. Usulan akreditasi diajukan oleh ketua dewan redaksi kepada Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi u. Kriteria Eligibilitas Berkala Berkala yang diajukan untuk diakreditasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. 2. 3. Jumlah tiras tiap kali penerbitan minimum 300 eksemplar. Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah 13 . 7. TATA CARA PENILAIAN A. Prosedur Pengajuan 1. 5. 3. 8. artinya memuat artikel yang secara nyata mengandung data dan informasi yang memajukan pengetahuan. B. Ketua dewan redaksi/pengelola berkala yang mengajukan akreditasi diwajibkan mengisi: a. Formulir Evaluasi Diri (Formulir 3). b. 2 tahun bila terbit 3 kali) berturutan. 6.III. Menyerahkan contoh 6 (enam) nomor terakhir. Berkala diterbitkan oleh organisasi profesi ilmiah. kecuali jika berbentuk monograf. Formulir Isian Pengajuan Akreditasi (Formulir 1). Apabila persyaratan yang tercantum pada butir 2 dan 3 tidak lengkap usulan tersebut tidak akan ditindaklanjuti. atau lembaga ilmiah. ilmu. 2. Frekuensi penerbitan berkala ilmiah minimum 2 kali dalam satu tahun secara teratur. 4.

Selanjutnya Komisi Penyelaras menyampaikan rekomendasi kepada Dirjen Dikti melalui Direktur P2M untuk menerbitkan Surat Keputusan Akreditasi. Kelengkapan persyaratan administrasi diperiksa oleh Sekretariat DP2M. Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah 14 . yang kemudian akan diselaraskan oleh Komisi Penyelaras. Dalam sidang pleno para penilai menyampaikan hasil penilaiannya. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. 5. Setiap berkala dinilai oleh sekurang-kurangnya dua orang penilai dengan menggunakan instrumen penilaian yang telah ditetapkan. 4. Mekanisme Penilaian 1. Penilaian berkala ilmiah dilakukan oleh Tim Penilai Ditjen Dikti yang bersertifikasi. 2.C. Pengambilan keputusan hasil penilaian dilakukan secara bertahap. Direktur Jenderal menerbitkan Surat Keputusan Akreditasi. 3. dan Sertifikat kemudian diterbitkan oleh Direktur P2M. Penilaian dilakukan oleh penilai yang sesuai bidang kompetensinya dengan bidang ilmu berkala.

LAMPIRAN .

Lampiran 1: Bagan Mekanisme Penilaian Berkala Ilmiah Pengelola Berkala Evaluasi Diri dan Pengajuan Akreditasi Pemeriksaan Administratif Sekretariat DP2M Lengkap? Ya Pelaksanaan Penilaian Penilai Layak >69 Ya Komisi Penyelaras Rekomendasi Tidak Tidak Perbaikan Dir P2M Persetujuan Dirjen Penerbitan SK & Sertifikat Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah 15 .

...... 6.....................………… 8..........………………… II..................................... Penyunting 1......………...................................................... Telepon/Faks : ……………….................……………………….. Alamat Pos : ………………………………………....... Kualifikasi Tingkat Pendidikan Sarjana (S1) Pascasarjana (S2) Doktor (S3) Lainnya Jumlah Guru Besar/ Ahli Peneliti Non Guru Besar Jumlah b.......... Institusi Asal Institusi PT sendiri PT/institusi lain dalam negeri PT/institusi lain luar negeri Jumlah Guru Besar/ Ahli Peneliti Non Guru Besar Jumlah Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah 16 ......... Identitas Berkala 1.......................... Website/E-mail : …………………………………......…........ 2................................ 3..............…….............. 5............... I S S N : ........…….....................................Lampiran 2: Formulir Isian Formulir 1 Formulir Pengajuan Akreditasi Berkala Ilmiah I....... Bidang Ilmu Berkala : .. Penerbit : ....................... Ketua Dewan Editor : ...................………..... Dewan Editor a................................... 7......................…. Nama Berkala : ....... 4...........

... Jika ada.. 1 2 n 2........... a.............................. 1) ..........) (......... Perubahan nama berkala : (..... b..........................................................) Tidak d...................................) ) Nama lengkap (dengan gelar) Institusi Bidang Ilmu ( Kespesialisan ) 3............................................. c... 8 jam per minggu c..... Perkembangan Berkala/Keberkalaan 1.. 2) ...... III.. Pelibatan Mitra Bestari: (.......... Bulan. 2........................................................................ 4) ................. 3) ..) Ada/ (......... 2) .............. 5 Jam per minggu (.......... Riwayat Penerbitan a.......) b......) Ada / (....................................... TS Catatan: TS= Tahun Sekarang Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah 17 ...... 2) .....c.................................. beri tanda a............................................................................................. tahun perubahan nama : ......................... 3) ...................................... Tahun ......... 1) ........................ TS-1 c.................... 4) ......... b...... TS-2 1) ........ e........................................... 3) ..... Frekuensi Terbit (∑ terbitan / tahun) Sebutkan Volume dan Nomor Berkala yang telah diterbitkan minimum 6 Nomor atau 3 tahun terakhir.. Keterlibatan aktif Penyunting Pelaksana (pilih salah satu......................... 10 jam per minggu (........................................ Nama berkala pada awal terbit : ....................... Kepakaran Penyunting No.. Terbit pertama : Bulan ............... sebutkan nama berkala sekarang: ........................................) Tidak Jika ada tuliskan nama dan asalnya.

... Seleksi Naskah Jumlah/Setiap terbit Naskah masuk Naskah dimuat Jumlah Artikel per Volume TS-3 TS-2 TS-1 TS 4................................... Alamat Percetakan: ................................) Tidak Tuliskan nama perusahaan / percetakan dimana berkala tersebut dicetak: ........ ……………………………………………….) Tidak Bila ada berikan fotokopi contoh.....Dalam negeri 5......... Rata-rata waktu pemrosesan naskah 6 terbitan terakhir (mulai naskah diterima sampai dapat diterbitkan) Edisi/Nomor Jumlah Minggu 6..................Luar negeri Jumlah Tinggi/Institusi TS-3 TS-2 TS-1 TS ....... Persyaratan format atau gaya penulis/gaya selingkung: (...........……… Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah 18 ........... Apakah berkala mempunyai percetakan sendiri ? (................ 8.....………………............................) Ya / (..3........) Ada / (...... Jumlah Tiras /Oplaag setiap terbit Edisi/Nomor Jumlah Tiras 7............. Sumber Naskah (%) Sumber Naskah Perguruan Tinggi Sendiri Perguruan lain .... Percetakan dan Kantor a.............

............) Ya / (.Luar negeri IV...Luar negeri Lembaga lain . Staf tidak tetap 10..............b............... Perkembangan Distribusi Tiap Tahun/Nomor Jumlah Pelanggan membayar Pelanggan tidak membayar Stok tidak terdistribusi b..... orang : .........) Ya / (.. Perkembangan Penyebaran Tiap Tahun/Nomor Institusi Perguruan Tinggi sendiri Perguruan Tinggi lain ...............) Tidak Alamat kantor: . ........... Apakah berkala mempunyai kantor sendiri ? (.) Tidak (....... Memberikan cetak lepas kepada penulis 2..... Organisasi Penerbitan a...................Dalam negeri .. orang 11...........) Ya / (..... Memenuhi peraturan wajib simpan di Arsip Nasional atau PDII-LIPI (.. 9... orang : ....... Jumlah personalia b........... Distribusi Berkala a.................) Tidak TS-3 TS-2 TS-1 TS TS-3 TS-2 TS-1 TS Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah 19 .......Dalam negeri .Sumber Dana Berkala : Sumber dana Institusi sendiri Iklan Sumber lain Ada Teratur Tidak teratur Tidak ada Jumlah (Rp) : ........................... Staf tetap c......................................... Pemenuhan Kewajiban Pasca Terbit 1......................................

.) Tidak Demikian formulir ini diisi dengan sebenarnya...) Ya / (.......) Tidak (.V.. apabila ternyata di kemudian hari terdapat data yang tidak benar... Halaman khusus untuk iklan 2.) Tidak (.) Tidak (...) Ya / (.. Berita keluarga. peristiwa keilmuan (... Tinjauan buku baru 4..... Artikel ulasan dan tinjauan atas undangan 3. Foto penulis artikel 6.....) Ya / (. Kota. organisasi....... tanggal bulan tahun Nama dan tanda tangan Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah 20 ....) Tidak (.) Ya / (..) Ya / (.........) Tidak (.... Obituari ilmuwan dalam bidang cakupan berkala 5. Informasi Penting 1. maka akan diadakan penilaian ulang terhadap status akreditasi yang diperoleh.) Ya / (...

..................... Riwayat pendidikan : ..... h.................. Tempat................................................................ tanggal lahir : ... ..... Telepon/Faks/E-mail : ...... Publikasi dalam majalah ilmiah (tuliskan judul-judul artikel ilmiah yang dipublikasikan lengkap dengan nama berkala penerbitnya dalam 3 tahun terakhir) Demikian biodata ini dibuat dengan sebenarnya dan penuh tanggung jawab............................................................................ Kota................... b............................................. Alamat Rumah : .................. i.................................................................................................................................................................. Pengalaman mengelola berkala: ............................................................................. ............................................................................ j..................... ................................................Formulir 2: Biodata Dewan Editor/Penyunting a............ tanggal bulan tahun Nama dan Tanda Tangan Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah 21 .................................................. e...................... .................................................. d............... Riwayat pekerjaan : ........ Penguasaan bahasa asing : ................................................ Kedudukan/ jabatan : ................................................................. Alamat Kantor : ................ Nama lengkap : . .............................. g.................................................................................................................................................. c.... Telepon / Faks/E-mail : ........................................................................ f...................................................... .............................................................................................

....... 2.... Penerbit : ..... 2......... 1................... 5... 8. 1..... 1.... III... 7..... 6....... V. 3...... ISSN : ...Formulir 3................................ 7......... 4..................... Bahasa Baik dan Benar Jumlah V 22 Nilai Huruf Angka Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah ..... 5............... 2...... 3. 2. 3... II.................... 10 Kriteria Penamaan Kesesuaian Nama Jumlah I Kelembagaan Penerbit Pranata Penerbit Pelembagaan Landasan Hukum Jumlah II Penyuntingan Penelaahan oleh Mitra Bestari Kualifikasi Anggota Sidang Penyunting Keterlibatan Aktif Mitra Bestari Dampak Kinerja Penyunting Pelaksana Jumlah III Penampilan Ukuran Tata Letak Tipografi Jenis Kertas Jumlah Halaman Tekstur Sampul Rancangan Sampul Jumlah IV Gaya Penulisan Keefektifan Judul Pencantuman Nama Penulis dan Lembaga Abstrak Kata Kunci Sistematika Penulisan/Pembaban Pemanfaatan Instrumen Pendukung Cara Pengacuan dan Pengutipan Penyusunan Daftar Pustaka Petunjuk bagi Calon Penulis Peristilahan Baku.............. 6... 3....... 2... 9.. No I 1. 4....... 4...... Evaluasi Diri Berkala Ilmiah 1....................... Nama Berkala : ... IV.... 1..

5. 3. 2. 4. 3. Kota. 7. VIII 1. 6. 2.No VI. 6. 5. tanggal bulan tahun Ketua Dewan Redaksi Nama dan Tanda tangan Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah 23 . 8. Kriteria Huruf Substansi Isi Cakupan Keilmuan Berkala Aspirasi Wawasan Berkala Kepioneran Ilmiah Isi Berkala Sumbangan Berkala pada Kemajuan Ipteks Dampak Ilmiah Berkala Kadar Perbandingan Sumber Acuan Primer Derajat Kemutakhiran Pustaka Acuan Analisis dan Sintesis Penyimpulan dan Perampatan Jumlah VI Keberkalaan Jadwal Penerbitan Tata Penomoran Berkala Penomoran Halaman Indeks Tiap Jilid Sumber Dana Potensi Ketersediaan Naskah Jumlah VII Kewajiban Pascaterbit Menyediakan Cetak Lepas Memenuhi Wajib Simpan Jumlah VIII Jumlah Keseluruhan Nilai Angka VII 1. 2. 1. 9. 4.

Lampiran 3: Sertifikat Berkala Ilmiah Terakreditasi .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful