DIARE

Oleh Kelompok : ADI YULIANTO (10.046) DEDI SETIYAWAN (10.050) DIAN PUTRI (10.053) BAGOES SUGIHARJO (10.049) ERLIN DWIJAYANTI (10.058) LENI M.W. (10.065) LILIS SETYANI (10.068) LYRIN YUSTIA (10.071) MOH.AFIF Z. (10.076) NA’IMAH (10.077) NARATILOVA (10.078) YULIA S.D. (10.091)

Penulis juga menyadari bahwa hasil karya tulis ilmiah ini masih memiliki kekurangan. Mojokerto. Karena itu kritik dan saran yang bersifat membangun akan di terima dengan senang hati.9 April 2011 ` Penyusun ii .KATA PENGANTAR Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan bimbingan-Nya Penulis dapat menyusun karya tulis ilmiah ini. Penulis merasa perlu mengangkat judul “DIARE” karena kurang adanya pengetahuan tentang resiko penyakit diare. Semoga dengan adanya karya tulis ilmiah ini bisa membantu bagi pembaca untuk lebih meningkatkan pengetahuan akan penyakit diare. Sehingga membuat masyarakat masih menganggap remeh masalah penyakit diare tersebut.

4 Latar belakang Tujuan Rumusan masalah Metode 1 2 2 2 i ii iii BAB II PEMBAHASAN 2.2 Kesimpulan Saran 5 5 6 DAFTAR PUSTAKA iii .2 Mengapa menuntut ilmu sebagai suatu kewaji Bagaimana cara mengamalkan ilmu? 3 4 BAB III PENUTUP 3.3 1.Daftar Isi Halaman Halaman Judul Kata Pengantar Daftar Isi BAB I PENDAHULUAN 1.1 1.1 3.2 1.1 2.

1 Latar Belakang Diare dia 1 .BAB I PENDAHULUAN 1.

1.3.4 Metode Metode yang Penulis lakukan dalam penulisan karya tulis ilmiah ini adalah dengan melakukan Study Pustaka dan Lay Out (di internet).3 Rumusan Masalah 1.1.1 1.2 Mengapa penyakit diare bisa terjadi? Bagaimana penangganan untuk penyakit diare? 1.2 Tujuan Tujuan dalam pembuatan karya tulis ini adalah agar pembaca dapat menyadari bahwa pentingnya akan mengetahui penyakit diare bisa menjadi bahaya bila tidak ditindak lanjuti walau penyakit yang biasanya disebabkan oleh virus ini bisa sembuh dalam beberapa hari. 2 .3.

infeksi saluran kencing. tidak nafsu makan 6. feses terlalu encer 3. stres dan perubahan pola makan 7. virus 5. pada kondisi akut dapat menyebabkan keluarnya darah dan lendir pada kotoran .1 Latar Belakang Penyakit diare menjadi penyakit yang memakan korban tertinggi di Indonesia apalagi seperti saat ini. Diare adalah penyakit yang menyebabkan penderitanya mengalami kondisi buang air besar terlalu sering dengan keadaan feses yang cair (encer). penyabab gejala yang timbul dan bagaimana penanganannya agar tidak menyebabkan korban jiwa. 1. ketika memasuki musim hujan. alergi makanan atau obat tertentu 8. Penyebab penyakit diare ini bisa bermacam-macam diantaranya sebagai berikut. Alangkah baiknya jika kita mengetahui apa itu penyakit diare.infeksi telinga dan kelebihan pemakaian antibiotik 6. Penyakit diare menjadi penyakit endemi di Indonesia karena tingkat sanitasi dan kebersihhan lingkungan yang sangat kurang dimasyarakat kita. buang air besar lebih dari 3 kali 2. kurang menjaga kebersihan makanan 2.BAB II PEMBAHASAN 2. badan lemah karena kehilangan banyak cairan 5. muntah 4. kandungan pemanis buatan pada makanan atau minumanGejalaGejala yang timbul pada penyakit diare : 1. bakteri yang timbul pada makanan 3. parasit pada makanan 4. penyakit diare banyak memakan korban dewasa dan anak-anak.

pilihlah tempat makan dan minum yang bersih dan terjamin. perbanyak minum air putih untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat seringnya BAB. 7. hindari makan diluar rumah dan yang mengandung cabe dan lada.yaitu: 1. 2. 8. 6. menjaga kebersihan tangan secara teratur untuk pencegahan penularan penyakit diare. 3. mainan yang terkontimasi dengan banyak kotoran 3. badan yang lemas akibat diare memerlukan istirahat yang cukup. tidak memasak air yang diminum 5. cucilah buah yang anda beli sebelum menikmatinya. 4. jika makan diluar rumah.minumlah obat yang khusus buat penyakit diare atau minumlah campuran garam dan gula(oralit) untuk menghindari dehidrasi.Penyebaran penyakit diare. jika sudah terkena penyakit diare.yaitu sebagai berikut: 1. tangan yang tidak dicuci dengan bersih setelah buang air besar Cara penanganan penyakit diare. 5. makan makanan yang lembek selama diare . sumber air bersih yang tercemar limbah kotoran 4. makan-makanan yang tidak terjamin kebersihannya 2.

“tolong anak saya. kadang-kadang disertai lendir” : “sebelumnya sudah diberi obat apa?” : “seadanya mbak. segera kami panggil dokter (Dokter datang diskusi dengan perawat) PX Yuliia . dia mencret” Recepsionis : silahkan ibu ke UGD. Apa yang mbak rasakan saat ini? (sambil melakukan TTV) : “sakit” (sambil pegang perut) “pengen muntah bu” (dengan wajah kebingungan) : (mengambil bengkok dan meletakkan di dagu pasien) “sudah muntah disini saja mbak. umur pasien 19 tahun berjenis kelamin perempuan. lembek dan berwarna apa?” : “cair. pasien dalam keadaan apatis.. menderita sakit diare empat hari. gangguan nutrisi (tidak suka makan sayur dan kurang minum). dan perawat memutuskan untuk memperoleh data pasien dari keluarga. sehingga tidak memungkinkan untuk berkomunikasi. berhenti sebentar tapi kambuh lagi : “sebelum sakit. Pasien bersama orang tua datang ke rumah sakit.” “Bagaimana sudah baikan?” Dari analisa sementara diperoleh data.Isi Pra persiapan Pasien dengan Nama Lilis bersama dengan Ibunya datang ke rumah sakit. Ibu : sus.. sudah 4 hari tidak berhenti : silahkan rebahan dulu mbak. Pasien berasal dari Desa. pernah melakukan pengobatan tradisional dan kurangnya pengetahuan akan diare. padat. terakhir kali makan apa bu?” : “makan apa nduk?. Pasien pernah mempunyai riwayat penyakit grastitis. kayaknya karena pulang sekolah terlalu Sore dan tadi pagi belom sarapan terus beli lontong kupang” “PX hanya bersikap apatis Yulia : “baik mohon di tunggu sebentar. bisa diantar perawat Ady Di UGD Yulia Ibu Yulia : kenapa ini bu? : anak saya mencret.. segera akan kami periksa (px menuju bbad making). Yulia Ibu Yulia Ibu Yulia Ibu : “bentuk fesesnya seperti apa bu?” “cair. kemarin sempat saya beri diapet.

guyur” : “mbak permisi. agak sakit sedikit mohon di tahan. (Ibu menuju ruang kasir) Kasir Ibu Kasir Ibu Kasir Ibu Kasir Ibu Kasir Ibu Kasir ::Ada yang bias di bantu bu?” :”Mbak.Kelas III?” :”Pokoknya yang murah” :”kalau begitu Kelas III ya?” :”Kira-kira biaya per harinya berapa ya?” :”75.” Dokter Ibu : “O….bagaimana ya mbak ?”.Paviliun.saya di suruh dokter kesini untuk menanyakan biaya Anak saya yang sekarang ada di UGD “ :”Mohon ditunggu .”(Sambil menunjujukkan data administrasi) “Ibu ini total biaya yang harus ibu bayar” :”Terimakasih” :”Untuk masalah rawat inapnya.bagaimana ya mbak?inginya anak saya sembuh tapi saya ini tidak mampu untuk membiayai. .terimakasih dok….bapak pilih kamar tipe apa? Ada VIP.untuk obat dan dokter ibu biaya sendiri” :”Apa tidak ada keringanan dari rumah sakit?” :”Begini ibu dari rumah sakit kami ada program dari Pemerintah untuk keluarga tidak mampu bias mengurus ASKESKIN.bagaimana bu?” Ibu : “Wah kira-kira nanti kami harus bayar berapa ya? Saya takut tidak bias membayar dok.untuk masalah biaya ibu bias menanyakannya kebagian Kasir bias konsultasi dulu disana. mau dipasang infus.Kerja Dokter Lova Dokter : “ambil satu satu set RL.” :”Baik .000 per hari. Ibu :”Waduh .” (melakukan tindakan infus) : “bu kondisi putrinya butuh perawatan intensif.Kelas II.jadi harus Di rawat inap untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik biar cepat sembuh.

iya mbak terimakasih.bagaimana sudah Berkurang sakitnya?(perawat sambil melakukan TTVdan Mengontrol tetesan infus) PX Afif PX Afif :”sudah agak mendingan” :”Ya sudah di buat istirahat saja.kalau mbaknya butuh sesuatu Bias panggil saya” :”iya terimakasih” :”kalau begitu saya tinggal dulu untuk memgontrol PX Yang lain” ..Kasir :”Jadi begini bu putri ibu untuk sementara kami rawat dulu dulu disini. saya perawat Afif..ibu bias mengurus surat ketrengan tidak mampu dari kelurahan ibu tinggal kami tunggu satu hari untuk surat tersebut Ibu :”O.. Di ruang perawatan Pasien Afif :”Selamat Siang mbak.

4 BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan 3.2 Saran 5 .

6 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful