P. 1
case TIVA anestesi

case TIVA anestesi

|Views: 29|Likes:
Published by VaniaWahyuni

More info:

Published by: VaniaWahyuni on Jan 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2013

pdf

text

BAB I ILUSTRASI KASUS Identitas Nomor catatan medis Nama Umur Pekerjaan Alamat Status pernikahan Agama Pendidikan

terakhir Suku Tanggal masuk rs : 412595 : Ny. J : 39 Tahun : Ibu rumah tangga : Kamurang Jati 02/01, Karawang : Menikah : Islam : SD : Sunda : 18 September 2011, Ruang Cilamaya lama kelas III

Pemeriksaan pre operasi ANAMNESIS ( dilakukan Autoanamnesis pada tanggal 22 September 2011 pada jam 07.00 wib) • Keluhan Utama : P4+2 A0 datang karena rujukan dukun beranak dengan plasenta yang tidak juga lahir setelah 2 jam melahirkan • • Keluhan Tambahan : Pasien merasa lemas dan mengigil Riwayat penyakit sekarang : Pasien datang ke bagian ibu dan anak RSUD Karawang dengan keluhan plasenta yang tidak juga lahir pasca 2 jam melahirkan di dukun beranak • Riwayat penyakit dahulu :

Pada proses kelahiran anak pertama sampai ketiga, pasien mengaku proses kelahiran berjalan baik, tidak pernah mengalami hal seperti sekarang ini. Di rawat dan menjalani operasi sebelumnya disangkal oleh pasien. Riwayat hipertensi,

diabetes mellitus, penyakit jantung, asma disangkal pasien. Riwayat alergi obat dan makanan disangkal oleh pasien. • Riwayat penyakit keluarga :

Riwayat hipertensi, diabetes mellitus, asma, alergin makanan dan obat-obatan dalam keluarga juga disangkal oleh pasien. • Riwayat kebiasaan merokok. PEMERIKSAAN FISIK ( 22 september 2011)

:

Pasien tidak mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang, pasien juga tidak

Keadaan umum Kesadaran Status gizi

: tampak sakit sedang : compos mentis : TB 165 cm BB 45 kg BMI 21,97 kg/m2 = Gizi baik ??????????

• •

♦ Tanda vital Tekanan darah Nadi Suhu Pernapasan Status Generalis Kepala Mata Leher Thorax Abdomen : Tampak normocephali : conjungtiva anemis -/-, sclera ikterik -/: KGB dan tiroid tidak teraba membesar. : Jantung : BJ I-II regular, Murmur (-), Gallop (-) Paru : SN vesikuler, wheezing -/-, ronki -/: datar, simetris, supel, hepar dan lien tidak teraba, nyeri tekan (-), tinggi fundus uteri setinggi pusat, timpani, bising usus (+) normal. : 140/90 mmHg : 80 x/mnt : 36,5º C : 20 x/mnt

Genitalia Ekstremitas

: lochia (-) : Extremitas atas dalam batas normal & extremitas bawah dalam batas normal.

PEMERIKSAAN PENUNJANG (Pemeriksaan laboratorium tanggal 21/09/2011)        Diagnosa kerja Konsul jam sebelum operasi) Perencanaan anestesi : Hemoglobin Leukosit Trombosit Hematokrit : 6,7 g% : 27.800 : 260.000 : 22% : 2 menit : 13 menit :A/+

Masa Perdarahan Masa Pembekuan Gol. Darah / Rh

: P4+2 A0 post partum 2 jam ????? :

Dokter spesialis anestesi tanggal 22 September 2011 → Acc kuret ( saran: pasien puasa 6

Pada pasien ini direncanakan untuk dilakukan anestesi intravena Kesimpulan : ASA II Intraoperasi Status anestesi
o Diagnosa pre operasi o Jenis operasi o Rencana teknik anestesi

: Sisa plasenta : Kuret : Anestesi Intravena

o Status fisik

: ASA II.

Keadaan selama pembedahan Lama operasi : 7 menit (13.23 – 13.30 WIB) Lama anestesi : 3 jam ( 13.20 – 13.30 WIB) Jenis anestesi : Anestesi Intravena Posisi Infus Premedikasi Medikasi : Litotomi : Normal Saline pada tangan kiri : Midazolam 2 mg Pethidin 20 mg : Propofol 70 mg Ketamin 30 mg Cairan masuk : ± 100 cc Normal Saline Cairan Keluar : ± 50 cc Perdarahan

Jam (waktu) 13.15

Tindakan

13.20

13.23

 P asien masuk ke kamar operasi dan di pindahkan ke meja operasi  P emasangan monitoring tekanan darah, nadi, saturasi oksigen.  In fus NS terpasang pada tangan kiri  P 165/90 remedikasi dengan Midazolam 2 mg, Pethidin 20 mg  M edikasi Propofol 70 mg, Ketamin 30 mg  P emberian Oksigen 2 liter/menit  P osisikan pasien litoomi  Dilakukan asepsis dan 162/91 antisepsis lapangan operasi  Operasi dimulai  Diberikan oxytocin 165/91 10 IU pada drip Operasi selesai 165/92

Tekanan darah (mmHg) 170/93

Nadi (x/menit) 80 SPO2: 99 %

76 SPO2 : 97 %

73 x/mnt SPO2 : 98 %

13.25 13.30

75 x/mnt SPO2 : 97 % 70 x/mnt SPO2 : 99 %

Monitoring saat operasi

Keadaan akhir pembedahan Tekanan darah : 165/92 mmHg, Nadi : 70 x/m, Saturasi O2 : 99% Penilaian Pemulihan Kesadaran (berdasarkan Skor Aldrete) : Nilai 2 1 Kesadaran Sadar, orientasi Dapat baik dibangunkan Warna Merah muda Pucat atau (pink) tanpa O2, kehitaman perlu O2 SaO2 > 92 % agar SaO2 > 90% Aktivitas 4 ekstremitas 2 ekstremitas bergerak bergerak Respirasi Dapat napas Napas dangkal dalam Sesak napas Batuk Kardiovaskular Tekanan darah Berubah 20-30 % berubah 20 % Total = 8  Pasien tetap dipantau di ruang pemulihan 0 Tak dapat dibangunkan Sianosis dengan O2 SaO2 tetap < 90% Tak ada ekstremitas bergerak Apnu atau obstruksi Berubah > 50 %

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->