You are on page 1of 211

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N

B Y : K E L O M P O K 5

Page 1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
UNTUK SISWA SMK KELAS X SEMESTER GANJIL

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir Semerter
dari Mata Kuliah Perencanaan Pembelajaran Matematika



Oleh:
YULI DEWITA
2410.069

Dosen Pembimbing:
IMAMUDDIN,M.Pd


JURUSAN TARBIYAH PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN )
SYECH M.DJAMIL DJAMBEK
BUKITTINGGI
TAHUN AKADEMIK 2012/2013



R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 2
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Sekolah : SMK
Kelas : X
Semester : 1 (Ganjil)
Program Keahlian : Bisnis Manajemen
Mata Pelajaran : Matematika
Jumlah Pertemuan : 5 kali (12 jam pelajaran)

1. Standar Kompetensi
1. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep bilangan riil.

2. Kompetensi Dasar
1.1. Menerapkan operasi pada bilangan riil

3. Indikator Pencapaian Kompetensi
1.1.1. Menghitung operasi dua atau lebih bilangan bulat
1.1.2. Menghitung operasi dua atau lebih bilangan pecahan
1.1.3. Mengkonversikan bilangan pecahan ke desimal atau sebaliknya
1.1.4. Menentukan perbandingan senilai atau berbalik nilai
1.1.5. Menghitung skala dari persoalan matematika
1.1.6. Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan operasi bilangan
real.

4. Tujuan Pembelajaran
Setelah pembelajaran ini peserta didik dapat :
1. Siswa dapat menghitung operasi dua atau lebih bilangan bulat.
2. Siswa dapat menghitung operasi dua atau lebih bilangan pecahan.
3. Siswa mampu mengkonversikan bilangan pecahan ke desimal atau sebaliknya.
4. Siswa dapat menentukan perbandingan senilai atau berbalik nilai.
5. Siswa dapat menghitung skala dari persoalan matematika.

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 3
6. Siswa mampu menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan
operasi bilangan real.
Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline )
Rasa hormat dan perhatian ( respect )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Rasa ingin tahu
5. Materi Pembelajaran
Konsep
a. Sistem Bilangan Riil
Perhatikan bagan berikut :












1. Operasi pada bilangan bulat
2. Operasi pada bilangan pecahan


Keterangan:
- Bilangan kompleks terdiri atas bilangan riil dan bilangan imaginer ( bilangan khayal)
Contoh : 3i dan 4√
- Bilangan Real terdiri atas bilangan rasional dan bilangan irasional. Lambang = R
- Contoh bilangan imajiner √ = biasanya dilambangkan dengan i, √, dan
seterusnya.

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 4
- Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dibentuk menjadi

dengan b ≠ 0.
Lambang = Q
Contoh : 2,

, 3

, -2

, 1,321321321….
- Bilangan irasional adalah bilangan yang tidak dapat dibentuk menjadi

atau
bilangan yang banyaknya desimal tidak terhingga dan tak berulang.
Contoh : √ , log 3 = 0, 477…, π = 3,14159….
- Bilangan Bulat terdiri atas bilangan bulat positif, nol, dan bilangan bulat negatif.
Lambang = B
- Bilangan cacah adalah bilangan positif ditambah nol. Lambang = C
- Bilangan asli adalah bilangan bulat positif. Lambang = A
- Bilangan prima adalah bilangan yang hanya mempunyai dua faktor.
- Bilangan komposit adalah bilangan yang memiliki faktor lebih dari dua.
Ada bilangan yang memiliki banyaknya desimal tak terhingga, namun merupakan
bilangan rasional, yaitu bilangan desimal berulang.

Desimal berulang dinotasikan dengan tanda garis (bar) di atas angka yang berulang.
Fakta
Beberapa bilangan desimal berulang, yaitu:
 0,666. . . . = 0,6
 2,363636. . . . = 2,36
 5,125252525. . . . = 5,125

Prinsip
Untuk mengubah desimal berulang menjadi pecahan, gunakanlah cara berikut:
Berulang 1 penyebutnya 9, berulang 2 penyebutnya 99 dan seterusnya.

Fakta
Ubahlah bilangan desimal berulang di bawah ini menjadi pecahan.
a. 0,333333. . . . d. 0,022222. . . .
b. 0,777777. . . . e. 2,111111. . . .
c. 0,181818. . . . f. 0,549549. . . .


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 5
Prosedur
a. 0,333333. . . =

=

d. 0,022222. . . =

=

b. 0,777777. . . =

e. 2,111111. . . = 2

c. 0,181818. . . =

=

f. 0,549549. . . =

=

Konsep
b. Operasi pada Bilangan Bulat
Penjumlahan dan Pengurangan
Sifat-sifat yang berlaku pada operasi penjumlahan yaitu:
- Komutatif : a + b = b + a
Misalkan :10 + (-3) = -3 +10
7 = 7
- Asosiatif ( a + b ) + c = a + ( b + c )
Misalkan: (2 + 7) + 5 = 2 + (7 + 5)
9 + 5 = 2 + 12
14 = 14
- Memiliki elemen netral penjumlahan, yaitu 0
- Memiliki invers penjumlahan. Invers penjumlahan dari a adalah -a
Contoh :
Invers penjumlahan dari 2 adalah -2, invers penjumlahan dari -5 adalah 5

Operasi Perkalian dan Pembagian
Pada perkalian dan pembagian bilangan riil berlaku rumus berikut:
- a x b = ab a x (-b) = - (ab)
(-a) x (-b) = ab (-a) x b = - (ab)
- a : b =

a : (-b) = - (

)
(-a) : (-b) =

(-a) : b = - (

)

Fakta
a. 2 x 5 = 10 c. 60 : (-5) = - 12
b. -4 x(-3) = 12 d. -12 : (-6) = 2


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 6
Sifat-sifat pada operasi perkalian dan pembagian adalah sebagai berikut.
o Komutatif, a x b = b x c
o Asosiatif, (a x b) x c = a x (b x c) ; a, b, c ∈ R
o Memiliki unsur identitas/elemen netral, yaitu 1
o Memiliki invers perkalian

Fakta
a. Invers perkalian dari 2 adalah

b. Invers perkalian dari

adalah

c. Invers perkalian dari -

adalah -

d. Invers perkalian dari 2

adalah

Fakta
Hukum asosiatif perkalian
(5 x 7) x -2 = 5 x (7 x (-2))
35 x -2 = 5 x -14
-70 = -70
Untuk perkalian dengan penjumlahan atau pengurangan berlaku sifat distributif, yaitu:
A x (B + C) = (A x B) + (A x C
A x (B – C) = (A x B) – (A x C)

Fakta
a. 2 x (5 + 8) = (2 x 5) + (2 x 8) = 10 + 16 = 26
b. 6 x (10 – 4)= (6 x 10) – (6 x 4) = 60 – 24 = 36

Prinsip
Jika menyelesaikan operasi bilangan riil yang terdiri atas mutlioperasi, maka harus
diselesaikan berdasarkan hierarki operasi bilangan riil, yaitu selesaikan dahulu operasi
dalam kurung, pangkat, kali atau bagi kemudian jumlah atau kurang.

Fakta
a. 2 + 3 x 5 = 2 + 15 = 17 bukan 5 x 5 = 25

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 7
b.10 – 4 : 2 x 5 = 10 – 2 x 5 = 0 bukan 6 : 10 atau 10 – 4 : 10 = 10 : 0,4


Konsep
c. Operasi pada Bilangan Pecahan
Untuk penjumlahan dan pengurangan pada bilangan pecahan, berlaku rumus berikut :

=

, penyebut sudah sama

=

, cari KPK dari penyebut

Untuk perkalian dan pembagian pecahan berlaku rumus berikut :

, b

=

, b

Fakta
Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan
1.

2. 8

- 5

= 2

Perkalian dan Pembagian Pecahan
1.

=

=

=

2.

= 1

Konsep
d. Konversi Bilangan
Mengubah bentuk pecahan menjadi bentuk desimal dan sebaliknya
a. Membagi pembilang dan penyebut
Contoh :

= 0,24
b. Mengubah penyebut menjadi 10 dan kelipatannya
Contoh :

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 8
Mengubah desimal ke pecahan dengan cara mengubah penyebut menjadi 10 dan
kelipatannya

Fakta
a. 0,3 =

b. 3,25 =

Mengubah bentuk desimal menjadi bentuk persen dan sebaliknya
Desimal diubah ke bentuk persen dengan cara mengalikannya dengan 100
Fakta
a. 0,25 = 0,25 x 100 = 25
b. 5,068 = 5,068 x 100 = 506,8

Persen diubah ke desimal dengan cara mengganti tanda persen dengan perseratus
kemudian dikonversi ke desimal
Fakta
a. 35

= 0,35
b. 575% =

Mengubah bentuk pecahan menjadi bentuk persen dan sebaliknya
Pecahan diubah ke persen dengan cara mengalikannya dengan 100%
Fakta
a.

x 100% = 40%
b.

Mengubah persen ke pecahan dengan cara mengganti tanda persen menjadi perseratus.
Fakta
a. 30% =

b. 125% =

= 1

Aplikasi persen pada bidang bisnis

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 9
Fakta
1. Seorang dealer motor akan mendapat komisi 5% dari harga sebuah motor, jika ia
mampu menjual motor seharga Rp6.500.000,00, berapakah besar uang komisi yang
ia terima?
2. Harga barang setelah diskon 25% adalah Rp337.500,00. Tentukan harga barang
sebelum diskon.

Prosedur
1. Komisi = 5% x 6.500.000 = 325.000
2. Harga barang setelah diskon 25% menjadi 75% sehingga diperoleh :
Harga barang persentase
Sebelum diskon : x 100%
Sesudah diskon : 337.500 75%

x =

Jadi, harga barang sebelum diskon adalah Rp450.000,00

Konsep
e. Perbandingan dan Skala
Perbandingan
 Perbandingan disebut sebagai perbandingan senilai jika dua perbandingan nilainya
sama, yaitu:

=

atau a x

=

x b
 Perbandingan disebut perbandingan berbalik nilai jika dua perbandingan harganya
saling berkebalikan. Perbandingan berbalik nilai dapat dirumuskan dengan :

=

atau a x

= b x

 Skala
Skala ialah bentuk perbandingan senilai dari ukuran suatu besaran nyata.
Simbol untuk menyatakan skala adalah:
Misalnya skala pada peta tertulis :

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 10
1 : 1.000.000 artinya jika pada peta 1 cm, maka jarak sebenarnya adalah 1.000.000 cm
atau 10 km.
Perbandingan Senilai
Fakta
a. Lima liter minyak mempunyai massa 4 kg dan 10 liter minyak mempunyai massa 8
kg. Tentukan perbandingan antara kuantitas minyak dan massanya!
b. Perbandingan panjang dan lebar suatu bangunan adalah 3 : 2. Jika lebarnya 8 m,
tentukan panjang dari bangunan tersebut!
Prosedur
a. Perbandingan antara kuantitas minyak dan massanya ditulis :
5 : 10 = 4 : 8 atau 1 : 2 = 1 : 2
b.

=

=

p = 12
Jadi, panjang bangunan adalah 12 m.

Perbandingan Berbalik Nilai
Fakta
1. Suatu mobil berjalan sejauh (S) 120 km dalam waktu (t) 4 jam pada kecepatan (v)
30 km/jam. Bila kecepatannya 60 km/jam, maka jarak tersebut ditempuh dalam
waktu 2 jam. Artinya, jika kecepatan mobil dilipatkan dengan suatu bilangan maka
waktu yang diperlukan untuk menempuh jarak yang sama dibagi sesuai dengan
bilangan kelipatannya.
Fakta
2. Suatu pekerjaan dapat diselesaikan oleh 3 pekerja selama 15 hari. Tentukan banyak
pekerja yang harus ditambahkan agar pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu 5
hari.
- Prosedur
Pekerja Waktu
3 orang 15 hari
x 5 hari

=

atau x =

= 9
Jadi, pekerja yang perlu ditambahkan adalah (9 – 3) = 6 orang.
Skala
Fakta

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 11
1. Jarak 2 kota pada peta 7,5 cm. Jika skala pada peta 1 : 150.000, berapakah jarak
sesungguhnya?
2. Panjang sebenarnya suatu pintu 2,2 m, dan dilukis oleh arsitek dengan skala 1: 55.
Tentukan panjang pintu dalam lukisan.
3. Jarak Jakarta – Surabaya sesungguhnya adalah 800 km. Jika di dalam peta digambar
sepanjang 20 cm, tentukan skalanya.

Prosedur
1. Jarak sesungguhnya = 7,5 cm x 150.000
= 1.125.000 cm = 11,25 km
2. Panjang pintu dalam lukisan = 2,2 m : 55 = 220 cm : 55 = 4 cm
3. Skala = 20 cm : 800 km = 20 cm : 80.000.000 cm = 1 : 4.000.000

6. ALOKASI WAKTU
Beban Belajar Waktu Bentuk
TM 440 menit Sesuai dengan langkah pembelajaran RPP
PT 100 menit Memberikan latihan
KMTT

7. METODE PEMBELAJARAN
1. Tanya Jawab
2. Pemberian tugas
3. ekspositori

8. KEGIATAN PEMBELAJARAN
 Pertemuan 1 (2 x 45 menit)
Bentuk
kegiatan
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
(Menit)
Aktivitas Guru

Aktivitas siswa
Kegiatan
awal
 Mengucapkan salam kepada
siswa ketika memasuki
ruangan dan memimpin
siswa untuk berdoa sebelum
Menjawab salam guru dan
berdoa bersama sama.



10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 12
pelajaran dimulai.
 Guru mengecek kehadiran
siswa ( membangun rasa
kepedulian antara guru
dengan siswa dan siswa
sesama siswa )
Motivasi
 Guru memotivasi siswa
dengan menjelaskan bahwa
setelah mempelajari konsep
bilangan riil nantinya dapat
menyelesaikan permasalahan
program keahlian yang
berkaitan dengan bilangan
riil.
 Memberitahukan kepada
siswa adanya postest di akhir
pembelajaran.
 Memberikan stimulus atau
rangsangan kepada siswa
agar lebih fokus dalam
belajar.
Apersepsi
 Memberikan beberapa
pertanyaan kepada siswa
tentang materi yang telah di
pelajari sebelumnya(melihat
kedalaman materi yang
sudah diperoleh siswa).
Tujuan pembelajaran
 Guru menginformasikan
tujuan pembelajaran.
 Menyampaikan cakupan

Mendengarkan guru
mengabsen.




Siswa mendengarkan guru.







Siswa memperhatikan guru.


Siswa lebih focus untuk
mengikuti pembelajaran.



Siswa menjawab pertanyaan
yang diberikan oleh guru.





Mendengarkan yang
disampaikan oleh guru.
Mencatat materi yang akan

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 13
materi yang akan dipelajari. dipelajai.

Kegiatan
Inti


- Ekplorasi
 Guru membuat bagan
bilangan riil dan
menjelaskannya.
 Guru memberikan contoh
soal dan meminta siswa
untuk membedakan macam-
macam bilangan riil dari
contoh tersebut.
 Guru menjelaskan
karakteristik dari macam-
macam bilangan riil berikut
dengan lambang
bilangannya.

 Guru memberikan contoh
soal tentang cara mengubah
bilangan desimal berulang
menjadi bilangan pecahan.
- Elaborasi
 Guru menyediakan waktu
untuk siswa agar siswa
dapat membuat sendiri
pengertian dan mcam-
macam bilangan riil.
 Guru memberikan latihan
kepada siswa tentang semua
materi yang telah
dipelajarai dan meminta
siswa untuk
mengerjakannya.


Siswa memperhatikan guru
menjelaskan.

Siswa mengerjakan soal dan
membedakan macam-macam
bilangan riil.


Siswa mendengarkan guru
menjelaskan dan siswa
mengenal karakteristik dari
macam-macam bilangan riil
berikut dengan lambang
bilangannya.
Siswa menelaah contoh soal
yang diberikan guru dan
mengerjakannya.


Dengan memperhatikan
bagan, siswa membuat
pengertian dan macam-
macam bilangan riil.

Siswa mengerjakan soal
latihan yang diberikan oleh
guru.




60‟
















R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 14
 Guru membimbing siswa
dalam mengerjakan latihan.
 Guru berkeliling di lokal
untuk mengamati siswa
dalam mengerjakan latihan.
 Guru menunujuk beberapa
orang siswa secara acak,
dan memberikan waktu
kepada siswa untuk
menjelaskan hasil latihan
yang telah dikerjakan.
- Konfirmasi
 Guru membantu siswa
dalam menyelesaikan soal
latihan yang tidak bisa
dikerjakan oleh siswa.
 Guru menanyakan
pemahaman siswa apakah
dari penjelasan materi dan
contoh soal ada yang tidak
dimengerti.
Siswa mengerjakan latihan
yang dibimbing oleh guru.
Siswa mengerjakan soal siswa
latihan.

Siswa menjelaskan latihan
yang telah dikerjakan.





Siswa menanyakan kepada
guru soal yang tidak bisa
dikerjakan.

Siswa menjelaskan
pemahaman yang
diperolehnya.
Penutup

 Guru dan siswa bersama-
sama menyimpulkan semua
materi yang telah dipelajari.
 Guru memberikan postest
kepada siswa.
 Guru memberikan tugas
rumah kepada siswa.
 Guru menyuruh siswa untuk
mempelajari kembali materi
yang telah dipelajari dan
membaca materi yang akan
dipelajari selanjutnya.
Siswa bersama guru
menyimpulkan materi
pelajaran.
Siswa melaksanakan post test.

Siswa mencatat tugas rumah.

Siswa mendengarkan guru.





20‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 15


 Pertemuan 2 (3 x 45 menit)

Bentuk
kegiatan
Kegiatan Belajar Waktu
(Menit) Aktifitas Guru Aktifitas Siswa
Kegiatan
awal
 Mengucapkan salam kepada
siswa ketika memasuki
ruangan dan memimpin
siswa untuk berdoa sebelum
pelajaran dimulai.
 Guru mengecek kehadiran
siswa ( membangun rasa
kepedulian antara guru
dengan siswa dan siswa
sesama siswa )
Motivasi
 Memberitahukan kepada
siswa adanya postest di akhir
pembelajaran.
 Memberikan stimulus atau
rangsangan kepada siswa
agar lebih fokus dalam
belajar.
Apersepsi
 Guru Memberikan beberapa
pertanyaan kepada siswa
tentang materi yang telah di
pelajari sebelumnya yaitu
tentang bilangan rill dan
mengaitkannya dengan
materi selanjutnya (melihat
kedalaman materi yang
Menjawab salam guru dan
berdoa bersama sama.



Mendengarkan guru
mengabsen.




Siswa memperhatikan guru.


Siswa lebih focus untuk
mengikuti pembelajaran.



Siswa menjawab pertanyaan
yang diberikan oleh guru.







10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 16
sudah diperoleh siswa).

Tujuan pembelajaran
 Guru menginformasikan
tujuan pembelajaran.
 Guru Menyampaikan
cakupan materi yang akan
dipelajari.



Mendengarkan yang
disampaikan oleh guru.
Mencatat materi yang akan
dipelajai.
Kegiatan
Inti
- Eksplorasi
 Guru menjelaskan tentang
sifat-sifat operasi pada
bilangan bulat.
 Guru menjelaskan tentang
cara mengoperasikan
bilangan bulat sesuai dengan
sifat –sifatnya.
 Guru memberikan contoh
soal tentang cara
mengoperasikan bilangan
sesuai dengan sifat-sifatnya.
- Elaborasi
 Guru memberikan waktu
kepada siswa agar siswa
bisa membuktikan
kebenaran sifat-sifat yang
telah dijelaskan oleh guru
sebelumnya.
 Guru memberikan soal
latihan kepada siswa.
 Guru membimbing siswa
dalam mengerjakan soal
latihan.
 Guru berkeliling mengamati

Siswa mendengarkan
penjelasan guru.

Siswa mendengarkan apa
yang dijelaskan guru.


Siswa dan guru sama-sama
mengerjakan contoh soal yang
diberikan.


Siswa membuktikan
kebenaran sifat-sifat yang
talah dijelaskan oleh guru.



Siswa mengerjakan soal
latihan.
Siswa mengerjakan soal
latihan.

Siswa mengerjakan soal
105‟











R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 17
siswa dalam mengejakan
latihan.
 Guru memberikan waktu
kepada siswa untuk
menjelaskan atau menjawab
latihan yang telah
dikerjakan.
- Konfirmasi
 Guru menanyakan kembali
kepada siswa materi yang
sudah dipelajari tadi
(mengetahui apakah materi
tersebut sudah dipahami atau
belum)
 Guru membantu siswa dalam
menyelesaikan latihan yang
kurang dipahami/dimengerti.

latihan.

Siswa menjelaskan soal
latihan yang telah dikerjakan.




Siswa menjelaskan kembali
materi yang ditanyakan oleh
guru.



Siswa menanyakan soal
latihan yang kurang dipahami.
Penutup

 Guru meminta beberapa
orang dari siswa untuk
menyimpulkan materi yang
telah dipelajari.
 Guru menyiapkan siswa
untuk mengadakan post test.
 Guru memberikan PR
kepada siswa tentang materi
yang telah dipelajari.
Siswa menyimpulkan materi
yang telah dipelajari.


Siswa bersiap-siap untuk
melaksanakan post test.
Siswa mendengarkan guru
dan mencatat pr yang akan
dikerjakan.

20‟

 Pertemuan 3 (2 x 45 menit)

Bentuk
kegiatan
Kegiatan Belajar Waktu
(Menit) Aktifitas Guru Aktifitas Siswa
Kegiatan  Guru mengucapkan salam Menjawab salam guru dan

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 18
awal

kepada siswa ketika
memasuki ruangan dan
memimpin siswa untuk
berdoa sebelum pelajaran
dimulai.
 Guru mengecek kehadiran
siswa ( membangun rasa
kepedulian antara guru
dengan siswa dan siswa
sesama siswa )
Motivasi
 Guru memotivasi siswa
dalam kegiatan
pembelajaran, apabila
materi ini dikuasai dengan
baik oleh siswa maka akan
bermanfaat dalam
pembahasan soal-soal.
Apersepsi
 Guru Memberikan
pertanyaan kepada siswa
tentang materi yang telah di
pelajari sebelumnya.
 Guru dan siswa membahas
tugas yang diberikan pada
pertemuan sebelumnya.
Tujuan pembelajaran
 Guru menginformasikan
tujuan pembelajaran.
Guru Menyampaikan cakupan
materi yang akan dipelajari.
berdoa bersama sama.



Mendengarkan guru
mengabsen.





Siswa mendengarkan motivasi
yang disampaikan oleh guru.






Siswa menjawab pertanyaan
yang diberikan oleh guru.


Siswa memperhatikan guru
dan memeriksa tugas yang
telah dikerjakan

Mendengarkan yang
disampaikan oleh guru.
Mencatat materi yang akan
dipelajari.
10‟
Kegiatan
Inti
- Eksplorasi
 Guru menjelaskan tentang

Siswa mendengarkan dan

70‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 19
operasi yang berlaku pada
bilangan pecahan sesuai
dengan sifat-sifatnya.
 Guru menjelaskan cara
mengoperasikan bilangan
pecahan sesuai dengan sifat-
sifatnya.
 Guru memberikan contoh
soal dan mengerjakannya
bersama-sama tentang cara
mengoperasikan bilangan
pecahan sesuai dengan sifat-
sifatnya.
- Elaborasi
 Dengan mengingat kembali
cara menjumlah dan
mengurang serta mengali
dan membagi bilangan
pecahan, guru meminta
siswa mencobakan sifat-
sifat operasi pada bilangan
bulat pada operasi bilangan
pecahan, apakah juga
berlaku.
 Guru memberikan soal
latihan kepada siswa dan
mengawasinya dalam
mengerjakan soal latihan.
 Guru meminta siswa untuk
mengumpulkan latihan yang
telah dibuat.
- Konfirmasi
 Guru menjelaskan latihan
memperhatikan guru
menjelaskan.

Siswa mendengarkan dan
memperhatikan guru
menjelaskan.

Siswa menelaah contoh soal
yang diberikan guru tentang
cara mengoperasikan bilangan
pecahan sesuai dengan sifat-
sifatnya.


Siswa mencobakan sifat-sifat
operasi pada bilangan bulat
pada operasi bilangan
pecahan.






Siswa mengerjakan latihan
yang diberikan oleh guru
(dalam bimbingan guru).

Siswa mengumpulkan latihan
yang dibuat.


Siswa mmperhatikan

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 20
yang telah di buat dan
menanyakan kepada siswa
apakah ada yang tidak
dimengerti.
 Guru menanyakan kembali
tentang materi yang telah
dipelajari kepada masing-
masing siswa.
penjelasan guru.



Siswa menjelaskan kembali
materi yang telah dipejari.

Penutup

 Guru dan siswa bersama-
sama menyimpulkan hasil
pembelajaran.
 Siswa diminta dirumah
mempelajari kembali materi
yang telah diberikan dan
materi yang akan datang.
Siswa dan guru
menyimpulkan hasil
pembelajaran.
Siswa mendengarkan guru.


10‟

 Pertemuan 4 (2 x 45 menit)

Bentuk
kegiatan
Kegiatan Belajar Waktu
(Menit) Aktifitas Guru Aktifitas Siswa
Kegiatan
awal
 Guru mengucapkan salam
kepada siswa ketika
memasuki ruangan dan
memimpin siswa untuk
berdoa sebelum pelajaran
dimulai.
 Guru mengecek kehadiran
siswa ( membangun rasa
kepedulian antara guru
dengan siswa dan siswa
sesama siswa )
Motivasi
 Guru memotivasi siswa
Menjawab salam guru dan
berdoa bersama sama.




Mendengarkan guru
mengabsen.




Siswa mendengarkan motivasi

10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 21
dalam kegiatan
pembelajaran, apabila
materi ini dikuasai dengan
baik oleh siswa maka akan
bermanfaat dalam
pembahasan soal-soal.
Apersepsi
 Guru dan siswa mengingat
kembali materi sebelumnya
tentang operasi pada
bilangan pecahan.
Tujuan pembelajaran
 Guru menginformasikan
tujuan pembelajaran.
 Guru Menyampaikan
cakupan materi yang akan
dipelajari.
yang disampaikan oleh guru.






Siswa mengingat materi
sebelumnya.



Mendengarkan yang
disampaikan oleh guru.
Mencatat materi yang akan
dipelajari.
Kegiatan
Inti

- Eksplorasi
 Guru menjelaskan tentang
konversi bilangan.

 Guru menjelaskan tentang
cara mengkonversikan
bilangan pecahan.
 Guru memberikan contoh
mengkonversikan bilangan
pecahan dan
mengerjakannya bersama-
sama.
- Elaborasi
 Dengan mengingat kembali
cara mengali dan membagi
bilangan pecahan,guru

Siswa memperhatikan guru
menjelaskan dan mencatat
poin yang penting.
Siswa memperhatikan guru.


Siswa membahas contoh soal
yang diberikan guru tentang
cara mengkonversikan
bilangan pecahan.


Siswa mencoba
mengkonversikan bilangan
bentuk pecahan biasa menjadi

70‟











R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 22
meminta siswa mencoba
mengkonversikan bilangan
bentuk pecahan biasa
menjadi bentuk desimal
maupun bentuk persen.
 Guru memberikan latihan
dan membimbing siswa
dalam mengerjakannya.
 Guru berjalan mengamati
siswa.
 Guru meminta siswa
menjelaskan latihan yang
sudah dikerjakan.
- Konfirmasi
 Guru menanyakan
pemahaman siswa apakah
dari penjelasan materi dan
contoh soal ada yang tidak
mengerti.
bentuk desimal maupun
bentuk persen.



Siswa mengerjakan latihan
yang diberikan guru di bawah
pengawasan guru.
Siswa mengerjakan latihan

Siswa menjelaskan latihan
yang telah dikerjakan.


Siswa meyampaikan kembali
materi.
Penutup

 Guru dan siswa bersama-
sama menyimpulkan hasil
pembelajaran.
 Siswa diminta dirumah
mempelajari kembali materi
yang telah diberikan dan
materi yang akan datang.
 Guru memberikan PR
kepada siswa.
 Guru menutup pelajaran.
Siswa dan guru
menyimpulkan materi
pelajaran.
Siswa mendengarkan guru.



Siswa mendengarkan guru.

Siswa bersiap-siap pulang
atau belajar pelajaran
berikutnya.

10‟

 Pertemuan 5 (3 x 45 menit)

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 23


Bentuk
kegiatan
Kegiatan Belajar Waktu
(Menit) Aktifitas Guru Aktifitas Siswa
Kegiatan
awal
 Guru mengucapkan salam
kepada siswa ketika
memasuki ruangan dan
memimpin siswa untuk
berdoa sebelum pelajaran
dimulai.
 Guru mengecek kehadiran
siswa ( membangun rasa
kepedulian antara guru
dengan siswa dan siswa
sesama siswa )
Motivasi
 Guru memotivasi siswa
dalam kegiatan
pembelajaran, apabila
materi ini dikuasai dengan
baik oleh siswa maka akan
bermanfaat dalam
pembahasan soal-soal.
Apersepsi
 Guru Memberikan
pertanyaan kepada siswa
tentang materi yang telah di
pelajari sebelumnya.
 Guru dan siswa membahas
tugas yang diberikan pada
pertemuan sebelumnya.
Tujuan pembelajaran
 Guru menginformasikan
Menjawab salam guru dan
berdoa bersama sama.




Mendengarkan guru
mengabsen.




Siswa mendengarkan motivasi
yang disampaikan oleh guru.






Siswa menjawab pertanyaan
yang diberikan oleh guru.


Siswa memperhatikan guru
dan memeriksa tugas yang
telah dikerjakan

Mendengarkan yang

10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 24
tujuan pembelajaran.
 Guru Menyampaikan
cakupan materi yang akan
dipelajari.
disampaikan oleh guru.
Mencatat materi yang akan
dipelajari.
Kegiatan
Inti

- Eksplorasi
 Guru menjelaskan tentang
perbandingan dan skala.
 Guru menjelaskan kepada
siswa tentang perbandingan
senilai.
 Guru menjelaskan tentang
perbandingan berbalik nilai.
 Guru menjelaskan tentang
cara membedakan
perbandingan senilai dan
berbalik nilai serta
penyelesaiannya dan
tentang cara menggunakan
skala dalam perhitungan.
 Guru memberikan contoh
soal tentang perbandingan
senilai dan berbalik nilai.





- Elaborasi
 Melalui contoh yang
diberikan, guru meminta
siswa untuk membedakan
antara perbandingan senilai
dengan berbalik nilai.

Siswa mendengarkan dan
memperhatikan guru.
Siswa mendengarkan dan
memperhatikan guru.

Siswa mendengarkan dan
memperhatikan guru.
Siswa mendengarkan dan
memperhatikan guru.





Siswa menganalisa contoh
soal yang diberikan guru,
tentang cara membedakan
perbandingan senilai dan
berbalik nilai serta
penyelesaiannya dan tentang
cara menggunakan skala
dalam perhitungan.

Siswa membuat
perbedaannya.




115‟












R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 25
 Dengan mengingat kembali
cara mengali dan membagi
bilangan pecahan,guru
mengarahkan siswa untuk
bisa menghitung
perbandingan senilai
,berbalik nilai dan skala.
 Guru memberikan latihan
tentang materi yang telah
dipelajari kepada siswa dan
membimbingnya dalam
mengerjakan latihan.
 Guru berkeliling mengamati
siswa dan mengawasinya
dalam menyelesaikan
latihan.
 Setelah selesai latihan, guru
memberikan waktu untuk
siswa menjelaskan hasil
latihan yang telah dibuat.
- Konfirmasi
 Guru menanyakan
pemahaman siswa apakah
dari penjelasan materi dan
contoh soal ada yang tidak
mengerti.
Siswa menghitung
perbandingan senilai, berbalik
nilai dan skala.




Siswa mengerjakan latihan
yang diberikan.



Siswa mengerjakan latihan.



Siswa menjelaskan hasil
latihan yang sudah dibuat.



Siswa menjelaskan kembali
materi yang telah dipelajari.
Penutup

 Guru bersama-sama dengan
siswa membuat kesimpulan
tentang semua materi yang
telah dipelajari.
 Guru menutup pelajaran
Siswa dan guru sama-sama
membuat kesimpulan.


Siswa bersiap-siap pulang
atau belajar pelajaran
berikutnya.

10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 26

9.Penilaian
1. Jenis Penilaian : Tes
2. Teknik Penilaian : Tertulis
3. Bentuk Penilaian : Uraian
4. Prosedur : Akhir ( Postes )

Latihan / Tugas :
1) Gaji si A Rp2.800.000,00 per bulan. Jika ia harus membayar cicilan rumah
Rp750.000,00 dan cicilan motor Rp600.000,00, berapa sisa gajinya?
2) Berapa pak pupuk dapat dibeli dengan uang Rp375.000,00 jika setiap 6 pak dibeli
dengan harga Rp150.000,00?
3) Hitunglah : 3

4) Dita membeli kalkulator seharga Rp250.000,00, kemudian ia menjualnya dengan
harga Rp300.000,00. Berapa persen keuntungan yang diperoleh Dita?
5) Pak Abdullah akan menjual berasnya sebanyak 50 karung dengan berat per karung 50
kg. Ia akan menjualnya melalui seorang komisioner bernama Pak Yassin dengan
kesepakatan tarra 2% , penyusutan 10% dan komisi 20%. Jika beras dijual Rp3.000,00
per kg. Tentukan:
a) Hasil komisi yang diterima Pak Yassin.
b) Hasil penjualan yang diterima Pak Abdullah
6) Panjang sebuah mobil sedan sesungguhnya adalah 3,5 m. Berapakah panjang sedan
pada layar TV jika skalanya 1 : 50?
7) Jika jarak Solo-Surabaya sebenarnya 500 km ternyata di gambar dalam peta hanya 25
cm. Tentukan skalanya.
8) Dalam peta, jarak kota A – B = 13 cm dan jarak kota C – D = 18 cm. Jika jarak
sebenarnya kota A – B adalah 390 km, berapakah jarak sebenarnya kota C – D?
9) Seorang tukang bangunan dapat menghabiskan 2 sak semen untuk membangun 10

dinding. Jika dia akan membangun dinding seluas 15

, berapa sak semen yang
diperlukan?
10) Suatu gedung direncanakan akan dibangun selama 60 minggu dengan 50 pekerja. Jika
rencana pembangunan gedung dipercepat menjadi 50 minggu, berapa pekerja yang
harus ditambah?

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 27

Kunci Jawaban
1) Sisa gaji si A = 2.800.000 – ( 750.000 + 600.000 )
= 2.800.000 – 1.350.000
= 1.450.000
2) 6 pak = 150. 000
1 pak =

= 25.000
Banyak pupuk terbeli =

= 15 pak pupuk
3) 3

4) Untung = Harga jual – Harga beli
= Rp300.000,00 – Rp250.000,00 = Rp50.000,00
Persentase keuntungan =

x 100%
=

x 100% = 20%
5) a. Berat bruto = 50 x 50 kg = 2.500 kg
Tarra = 2% x 2.500 kg = 50 kg _
Netto = 2.450 kg
Penyusutan = 10% x 2.450 kg = 245 kg _
Berat bersih setelah penyusutan = 2.205 kg
Hasil penjualan sebelum komisi = 2.205 kg x Rp3.000,00 = Rp6.615.000,00
Komisi diperoleh Pak Yassin = 20 % x Rp6.615.000,00 = Rp1.323.000,00
b. Hasil penjualan Pak Abdullah = 6.615.000,00 - 1.323.000,00 = Rp5.292.000,00

6) Panjang sebenarnya = 3,5 m = 350 cm
Skala = 1 : 50
Panjang pada TV = 350 : 50 = 7 cm

7) Jarak sebenarnya = 500 km = 50.000.000 cm
Jarak pada peta = 25 cm
Skala = 25 : 50.000.000 = 1 : 2.000.000

8) Jarak A-B pada peta = 13 cm
Jarak C-D pada peta = 18 cm

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 28
Jarak A-B sebenarnya = 390 km



=



=

= 540 km

9) 2 sak semen 10

x =

= 3
x 15

Semen yang diperlukan = 3 sak

10) 60 minggu 500 pekerja x =

= 600
50 minggu x Pekerja ditambah = 600 – 500 = 100 orang

Penskoran :

Nomor 1 = 0 - 10
Nomor 2 = 0 - 10
Nomor 3 = 0 - 10
Nomor 4 = 0 - 10
Nomor 5 = 0 - 10
Nomor 6 = 0 - 10
Nomor 7 = 0 - 10
Nomor 8 = 0 - 10
Nomor 9 = 0 - 10
Nomor 10 = 0 - 10

Score perolehan
Nilai = x 100
Score maksimum

10. Alat/ Bahan/ Sumber Belajar
a. Sumber
 Buku Matematika X SMK Kelompok Penjualan dan Akuntansi. To‟ali. 2008.
Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional
 Buku Matematika SMK Kelas X Program Keahlian Akuntansi dan Penjualan. Tuti
Masrihani, dkk. 2008. Jakarta: Erlangga
 Buku Matematika SMK Tingkat 1 Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen. Drs.
Maman Abdurahman, M.Pd. 2006. Bandung: Armico
 Buku penunjang yang relevan

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 29
b. Bahan / alat
 Papan tulis
 Spidol


Mengetahui : Bukittinggi, Januari 2013
Waka Kurikulum SMKN Guru Mata Pelajaran Matematika



NIP : NIP :























R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 30
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama sekolah : SMK
Kelas : X
Semester : I/ Ganjil
Program Keahlian : Bisnis Manajemen
Mata Pelajaran : Matematika
Jumlah Pertemuan : 2 kali (5 jam pelajaran)

1. Standar Kompetensi
1. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep Operasi Bilangan Rill.

2. Kompetensi Dasar
1.2 . Menerapkan Operasi pada Bilangan Berpangkat.

3. Indikator Pencapaian Kompetensi
1.2.1. Menghitung operasi dua atau lebih bilangan berpangkat dengan menggunakan
sifat-sifatnya
1.2.2. Menyederhanakan nilai bilangan berpangkat
1.2.3. Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan bilangan
berpangkat

4. Tujuan Pembelajaran
Setelah pembelajaran ini siswa dapat :
1. Siswa dapat menghitung operasi dua atau lebih bilangan berpangkat dengan
menggunakan sifat-sifatnya.
2. Siswa dapat menyederhanakan nilai bilangan berpangkat.
3. Siswa dapat menyelesaikan program keahlian yang berkaitan dengan bilangan
berpangkat.

5. Materi Pembelajaran
KONSEP :


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 31
a. Pangkat bulat positif
1. Pengertian Perpangkatan
Bila a suatu bilangan real dan n suatu bilangan bulat positif, maka aΩ berarti
perkalian sebanyak n kali di tulis :
α
n
=αxαxαx- xα
n kali
αn disebut bilangan berpangkat, dengan α disebut bilangan pokok (basis) dan n
disebut pangkat (Exsponen)
contoh : 2x2x2x2x2 dapat di tulis 2
5
(-3)x(-3)x(-3)x(-3)x(-3)x(-3) dapat di tulis (-3)⁶
⅟2 x ⅟⅟ x ⅟2 x ⅟2 dapat di tulis ( ⅟2)⁴
2. Sifat-sifat bilangan berpangkat :
Jika a, b € himpunan bilangan rill dan m, n adalah bilangan bulat positif dengan
m≥n, maka berlaku sifat-sifat bilangan berpangkat sebagai berikut :
1.

X

=

contoh 2⁴ X 3⁵= 2⁹
2.

=

contoh

= 3⁵⁻³=3²
3. (

)ⁿ =

contoh

)³ =

=

4. (a x b)⁴ =

contoh (2x3)⁴=

5. (

) =


contoh (

)² =


=

6. a

=√

dan a

= √

b. Pangkat bulat Negatif dan nol
1. Bilangan berpangkat nol
Berpangakat nol terjadi pada pembagian bilangan berpangkat dimana pangkat
yang dibagi sama dengan pangkat pembagi, yaitu =

=

Secara umum di tulis

=

2. Bilangan berpangkat negative
Bilangan berpangkat negative terjadi bila pangkat yang di bagi kurang dari
pangkat yang di bagi di tulis :

=

, a ≠ 0
Contoh :

,

=

3. Sifat-sifat pada pangkat bilangan bulat negative

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 32
a, b € R dan a, b ≠ 0, jika m dan n bilangan bulat berlaku :
1.

x

=

2.

=

3. (

=

4. ( a x b )⁴ =

c. Pangkat pecahan
Sebuah bilangan berpangkat pecahan dinyatakan dalam bentuk :
a

dengan a, m, n € R, a ≠ 0
1. Pangkat pecahan a

Secara umum dapat di tulis sebagai berikut :
Jika Xⁿ = a, maka X = ( √

) untuk n ≥ 2, dan n € bilangan asli
Pangkal pemecahan a

Jika a, m,n € R a ≠ 0 maka
Contoh : 1.

= √

2. 8

= √

= √
3. 2

d. Persamaan Exsponen
Persamaan Exsponen adalah persamaan dalam bentuk pangkat
Bentuk umum :

=

Jika a € himpunan bilangan real, a ≠ 0 dan berlaku :

=

maka f(x) = p

FAKTA :
1. Tentukanlah hasil pemangkatan dari bilangan berikut :
a. 3⁴ c. 6³ e. (-¼)³
b. (½)⁵ d. 10⁴
2. Nyatakanlah bentuk berikut ke dalam bentuk pemangkatan
a. (-½)X(-½)X(-½)X(-½)X(-½)

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 33
b. 5X5X5X5X5X5X5X5
c. (-7) (-7) (-7) (-7) (-7) (-7) (-7)
3. Dengan menggunakan sifat-sifat bilangan berpangkatan ,tentukanlah hasil dari :
a. 2² X 2³
b. 3⁵ : 3³
c. (6⁴)³
d. (3X5)²
e. (½)⁴
4. Nyatakanlah bilangan-bilangan berikut dalam pangkat bulat positif :
a. 2⁻³
b.

5. Sederhanakanlah bentuk berikut :
a.

b.

c. (

)⁴
d.

)
e.

6. Nyatakanlah bilangan berikut kedalam bentuk baku:
a. 40.000
b. 257.000
c. 0,0003
d. 0,000425
7. Hitunglah nilai dari :
a. -81¾
b. (81)4/3
8. Tentukanlah nilai X dari persamaan berikut :
a.


b. √

=



PROSEDUR :
1. a. 3⁴ = 3X3X3X3=81
b, (½)⁵=½X½X½X½X½=1/32

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 34
c. 6³= 6X6X6= 216
d. 10⁴= 10X10X10X10=10.000
e. (-¼)³=-¼X-X¼X-¼=-

2. a. (-½)X(-½)X(-½)X(-½)X(-½)=(-½)⁵
b, 5x5x5x5x5x5x5x5=5⁸
C. (-7) X(-7)X (-7)X (-7)X (-7)X (-7)X (-7)= (-7)⁸
3. a. 2² X 2³ = 2²⁺³=2⁵=32
b. 3⁵:3³=3⁵⁻³=3²=9
c. (6⁴)³=

=


d. (3 x 5)² =

x

= 9x25= 225
e. (

)⁴ =

=

4. a.

=

b.

=

. p¹
5. a.

=

=


b.

x

=

= x¹ = x
c. (

)⁴ =

=

d.

(3x

) = 12

=

e.

6. a. 40.000 = 4 x

b. 257.000 = 2,57 x

c. 0,0003 = 3 x

d. 0,000425 = 4,25 x

7. a.

=

=

=

27
b. (

=(

)

=

=

=

8. a.

= 38

=

X+3 = 5
X = 2
b, √

=

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 35
4

=

2.

=

2.

=

= 3

-

= 3

= 3
= 3x

=

6. Alokasi waktu
Beban Belajar Waktu Bentuk
TM 150 menit Sesuai dengan langkah pembelajaran RPP
PT 75 menit Memberikan tugas
KMTT

7. Metode pembelajaran
1. Ekspositori
2. Tanya Jawab
3. Pemberian tugas
4. Diskusi

8. Kegiatan pembelajaran.
 Pertemuan 1 (2 x 45 menit)
Bentuk
kegiatan
Kegiatan Belajar
Waktu
Aktifitas Guru Aktifitas siswa
Kegiatan
awal


- Mengucapkan salam kepada
siswa ketika memasuki
ruangan dan meminta siswa
untuk berdoa sebelum
Menjawab salam guru dan
berdoa bersama sama.


10




R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 36




pelajaran dimulai.
- Guru mengecek kehadiran
siswa ( membangun rasa
kepedulian antara guru dengan
siswa dan siswa sesama siswa )
Motivasi
- Memberitahukan kepada siswa
adanya postest di akhir
pembelajaran.
- Memberikan stimulus atau
rangsangan kepada siswa agar
lebih fokus dalam belajar.
Apersepsi
- Memberikan beberapa
pertanyaan kepada siswa
tentang materi yang telah di
pelajari sebelumnya(melihat
kedalaman materi yang sudah
diperoleh siswa).
Tujuan Pembelajaran
- Guru menginformasikan tujuan
pembelajaran.
- Menyampaikan cakupan materi
yang akan dipelajari.

Mendengarkan guru
mengabsen.



Siswa memperhatikan guru.


Siswa lebih focus untuk
mengikuti pembelajaran.


Siswa menjawab pertanyaan
yang diberikan oleh guru.





Mendengarkan yang
disampaikan oleh guru.
Mencatat materi yang akan
dipelajai.



Kegiatan
Inti
 Eksplorasi
- Guru menjelaskan konsep
bilangan berpangkat.

- Guru menjelaskan tentang cara
menghitung operasi dua atau
lebih bilangan berpangkat.

- Guru memberikan contoh soal

Siswa mendengarkan
penjelasan yang disampaikan
guru.
Siswa memperhatikan guru
menjelaskan.


Siswa dan guru sama-sama
60‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 37
bilangan berpangkat positif dan
mengerjakannya bersama-
sama.
- Guru memberikan contoh soal
menghitung operasi dua atau
lebih bilangan berpangkat
dengan menggunakan sifat-sifat
bilangan berpangkat.
 Elaborasi
- Dengan contoh soal yang sudah
diberikan, guru meminta siswa
untuk menemukan sifat-sifat
bilangan berpangkat positif.
- Guru memberikan soal latihan
kepada siswa untuk dikerjakan
secara individual.
- Guru berkeliling mengamati
dan membimbing siswa dalam
mengerjakan latihan.
- Guru memberikan waktu
kepada siswa untuk
menjelaskan hasil latihan yang
telah dikerjakan.
 Konfirmasi
- Guru bersama siswa membahas
kembali soal-soal yang di
anggap sulit oleh siswa.
- Guru menanyakan pemahaman
siswa apakah dari penjelasan
materi dan contoh soal ada
yang tidak dimengerti.
mengejakan contoh soal.


Siswa mengejakan soal yang
diberikan.




Siswa mencoba menemukan
sifat-sifat bilangan berpangkat
positif.

Siswa mengerjakan soal
latihan.

Siswa mengerjakan soal
latihan.

Siswa menjelaskan latihan
yang telah dikerjakan.




Siswa mndengarkan guru
menjelaskan.

Siswa menjelaskan kembali
materi yang sudah dipelajari.


Penutup - Guru bersama siswa Siswa dan guru sama-sama 20‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 38
menyimpulkan hasil
pembelajaran.
- Guru memberikan post test
kepada siswa.
- Guru memberikan PR.
- Siswa diminta dirumah
mempelajari kembali materi
yang telah diberikan dan materi
yang akan datang.
membuat kesimpulan.

Siswa mengikuti post test.

Siswa mendengarkan guru.
Siswa mendengarkan guru.

 Pertemuan 2 (3 x 45 menit)
Bentuk
kegiatan
Kegiatan belajar Waktu
Aktifitas Guru Aktifitas Siswa
Kegiatan
awal
- Mengucapkan salam kepada
siswa ketika memasuki ruangan
dan meminta siswa untuk
berdoa sebelum pelajaran
dimulai.
- Guru mengecek kehadiran siswa
( membangun rasa kepedulian
antara guru dengan siswa dan
siswa sesama siswa ).
Motivasi
- Guru memotivasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran, apabila
materi ini dikuasai dengan baik
oleh siswa maka akan
bermanfaat dalam pembahasan
soal-soal.
Apersepsi
- Memberikan beberapa
pertanyaan kepada siswa
tentang materi yang telah di
Menjawab salam guru dan
berdoa bersama sama.



Mendengarkan guru
mengabsen.



Siswa mendengarkan motivasi
yang disampaikan oleh guru.





Siswa menjawab pertanyaan
yang diberikan oleh guru.

10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 39
pelajari sebelumnya(melihat
kedalaman materi yang sudah
diperoleh siswa).
- Guru dan siswa membahas
tugas yang diberikan pada
pertemuan sebelumnya.
Tujuan Pembelajaran
- Guru menginformasikan tujuan
pembelajaran.
- Menyampaikan cakupan materi
yang akan dipelajari.



Siswa memperhatikan guru
dan memeriksa tugas yang
telah dikerjakan

Mendengarkan yang
disampaikan oleh guru.
Mencatat materi yang akan
dipelajai.
Kegiatan
inti :









 Eksplorasi
- Guru membagi siswa dalam
beberapa kelompok. Satu
kelompok terdiri dari 5 orang.
- Guru meminta siswa untuk
memahami konsep bilangan
berpangkat nol, bilangan
berpangkat negative dan
konsep pangkat pecahan dari
bahan ajar.
 Elaborasi
- Guru memberikan soal latihan
kepada siswa.
- Guru meminta siswa
mengerjakan latihan secara
berkelompok.
- Guru berjalan mengamati dan
membimbing siswa dalam
mengerjakan latihan.
- Masing-masing kelompok
diminta mempresentasekan
hasil diskusi di depan kelas .

Siswa mendengarkan guru
membagi kelompok.

Siswa membaca bahan ajar.






Siswa mencatat dan
mengerjakan soal latihan.
Siswa mengerjakan latihan.


Siswa mengerjakan soal
latihan.

Siswa mempresentasikan hasil
diskusi bersama kelompok.

115‟










R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 40
 Konfirmasi
- Guru membahas kembali soal
latihan yang dibuat jika ada
yang tidak dapat.
- Guru menanyakan kembali
tentang materi yang telah
dipelajari kepada masing-
masing siswa.

Siswa memperhatikan guru.


Siswa menjabarkan kembali
materi yang telah dipelajari.

Kegiatan
penutup

- Guru bersama-sama dengan
siswa membuat kesimpulan
tentang semua materi yang
telah dipelajari.
- Guru menutup pelajaran
Siswa dan guru sama-sama
membuat kesimpulan.


Siswa bersiap-siap pulang atau
belajar pelajaran berikutnya.
10‟

9. Penilaian
1. Jenis Penilaian : Tes
2. Teknik Penilaian : Tertulis
3. Bentuk Penilaian : Uraian
4. Prosedur : Akhir ( Postes )

Soal Latihan
1. Tentukan hasil dari
a.

b.

c.


d.


2. Sederhanakan bentuk berikut :
a.

b.

c.

d.

:

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 41
3. Diketahui x= 343 dan y= 64 tentukanlah nilai dari : x

y

4. Sederhanakanlah bentuk berikut dan nyatakanlah dalam bentuk pangkat positif
a.

b.

c.

d.


5. Tuliskanlah bilangan berikut kedalam bentuk baku :
a. 7802000
b. 0,000471
6. Tentukanlah nilai x dari persamaan berikut :
a.

b.

=

Kunci jawaban
1. a.

b.

=81
c. (

)

(

)

(

)

d.

=

2. a.

b.

=

c.

d.

3.

4. a.

b.

c,

=

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 42
d,

⁴=

5. a. 7802000=

b, 0,000471=

6. a.

=

=

2x= -3-1
2x=-4
x= -2

b,

=

=

=

9x+3=7x-7
9x-7x=-7-3
2x=-10
x=-5

Penskoran
1) soal no 1 skor = 0 – 10
2) soal no 2 skor = 0 – 10
3) soal no 3 skor = 0 – 10
4) soal no 4 skor = 0 – 10
5) soal no 5 skor = 0 – 10
6) soal no 6 skor = 0 – 10






R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 43
Score perolehan
Nilai = x 100
Score maksimum

10. Alat/bahan/ sumber belajar
a. Bahan atau alat
-papan tulis
-spidol
b. Sumber
1. Tuti Wastihani,spd, Matematika untuk SRAK dan AK kelas X, Erlangga 2006
2. Modul/bahan ajar
3. Buku matematika untuk SMK yang relevan



Mengetahui : Bukittinggi, Januari 2013
Waka Kurikulum SMKN Guru Mata Pelajaran Matematika




NIP : NIP :













R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 44
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
UNTUK SISWA SMK KELAS X SEMESTER GANJIL

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir Semester
Mata Kuliah Perencanaan Pembelajaran Matematika






Oleh:
AISYAH NOVIA
2410.065
Dosen Pembimbing:
IMAMUDDIN,M.Pd

JURUSAN TARBIYAH
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
STAIN SYECH M.DJAMIL DJAMBEK BUKITTINGGI
2012/2013



R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 45
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Nama Sekolah : SMK
Kelas : X
Semester :1 (Ganjil)
Program Keahlian : Bisnis Manajemen
Mata Pelajaran : Matematika
Jumlah Pertemuan : 3 kali pert (8 x 45 menit)

1. STANDAR KOMPETENSI
1. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep bilangan riil.

2. KOMPETENSI DASAR
1.3. Menerapkan operasi pada bilangan irasional.

3. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
1.3.1.Menghitung operasi bilangan bentuk akar.
1.3.2.Menyederhanakan nilai bilangan bentuk akar.
1.3.3.Merasionalkan penyebut suatu pecahan.
4. TUJUAN PEMBELAJARAN KOMPETENSI
Setelah pembelajaran ini peserta didik dapat :
2. Siswa dapat menghitung operasi bilangan bentuk akar.
3. Siswa dapat menyederhanakan nilai bilangan bentuk akar.
4. Siswa mampu merasionalkan penyebut suatu pecahan bentuk akar dengan tepat.

 Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline )
Rasa hormat dan perhatian ( respect )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Rasa ingin tahu

5. MATERI PEMBELAJARAN

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 46
Konsep
1. Pengertian Bilangan Bentuk Akar
Bentuk akar adalah akar dari suatu bilangan yang nilainya merupakan bilangan irasional.
misal : √ √,√,√,√, dan lain-lain.
Contoh bukan bentuk akar :
√ sebab √ = 1 (bukan bilangan irasional)
√ sebab √ = 2
√ sebab √ = 8

2. Operasi Aljabar pada Bentuk Akar
a. Operasi Penjumlahan dan Pengurangan
Bentuk akar dapat dijumlahkan atau dikurangkan jika bentuk akarnya sejenis.
√ √ =


Fakta
Sederhanakan bentuk akar di bawah ini.
a. √ + 2√
b. 3√ + √ + 4√ – 5√
c. √ + √ + √
d. √ + 2√ – 4√ + 5√

Prosedur
a. √ + 2√ = (1 + 2)√ = 3√
b. 3√ + √ + 4√ – 5√ = (3 + 1 + 4 – 5)√ = 3√
c. √ + √ + √ tidak dapat disederhanakan karena bentuk akarnya berlainan
d. √ + 2√ – 4√ + 5√ = (1 – 4)√ + (2 + 5)√ = -3√ + 7√

b. Operasi Perkalian
√ x √ = √
a√ x b√ = a x b √
√ x √ = a


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 47
Fakta
Kalikan bentuk akar di bawah ini.
a. √ x √
b. 5√ x √
c. 2√ x 3√

Prosedur
a. √ x √ = √ = √
b. 5√ x √ = 5√ = 5√
c. 2√ x 3√ = (2 x 3)√ = 6√

c. Operasi Pembagian


, dimana a,b bilangan rasional non negatif, b 0

Fakta
Sederhanakanlah bentuk-bentuk akar berikut :
a.



b.




Prosedur
a.



b.




Konsep
3. Menyederhanakan Nilai Bilangan Bentuk Akar
Bentuk akar dapat disederhanakan dengan cara mengubah bilangan di dalam akar tersebut
menjadi dua bilangan di mana bilangan yang satu dapat diakarkan, sedangkan bilangan
yang lain tidak dapat diakarkan. Penyederhanaan dilakukan dengan menggunakan sifat
Perkalian :

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 48

dimana a dan b bilangan riil positif.

Fakta
Sederhanakan bentuk akar di bawah ini :
a. √
b. √
c. √
d. √
e. √

Prosedur
a. √ = √ √ √ √
b. √ √ √ √ √
c. √ √ √ √ √
d. √ = √ √ √ √
e. √ = √ = 7√

Konsep
4. Merasionalkan Penyebut Pecahan Bentuk Akar
a. Pecahan Berbentuk



Jika a,b bilangan bulat, b0 maka berlaku :




b. Pecahan Berbentuk



Pembilang dan penyebut dikalikan dengan sekawan dari penyebut.
√ sekawan dengan √ , dan sebaliknya.
Sehingga :



c. Pecahan Berbentuk

√√


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 49
Bentuk rasional diperoleh sebagai berikut :

√√

√√

√√
√√

√√

√√

√√

√√
√√

√√

Fakta
Rasionalkan penyebut pecahan bilangan-bilangan berikut dan sederhanakanlah :
a.



b.



c.

√√

d.




Prosedur
a.



b.



c.

√√

√√

√√
√√

√√

√√

d.



7. ALOKASI WAKTU
Beban Belajar Waktu Bentuk
TM 300 menit Sesuai dengan langkah pembelajaran RPP
PT 60 menit Mengerjakan PR
KMTT

8. METODE PEMBELAJARAN
1. Ekspositori
2. Tanya Jawab
3. Pemberian tugas



R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 50
9. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan 1 (3 x 45 menit)
Bentuk
kegiatan
Kegiatan pembelajaran
Waktu
(Menit)
Aktivitas guru

Aktivitas siswa
Kegiatan
awal
-Guru mengucapkan salam
ketika memasuki ruangan.
-Mempersiapkan siswa secara
fisik dan psikis(memperhatikan
kerapian ruangan belajar
beserta kerapian siswa sebelum
PBM dimulai.
-Guru memperhatikan kehadiran
siswa .
- Motivasi
-Memberitahukan kepada siswa
adanya post test diakhir
pembelajaran.
-Memberikan stimulus /
rangsangan kepada siswa agar
lebih fokus dalam PBM.
-Guru memotivasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran, apabila
materi ini dikuasai dengan baik
oleh siswa maka akan bermanfaat
dalam pembahasan soal-soal.

- Apersepsi
-Memberikan beberapa
pertanyaan kepada siswa tentang
materi sebelumnya yaitu pangkat
pecahan yang dapat dirubah ke
bentuk akar.
-Siswa menjawab salam dari
guru.
-Siswa merapikan pakaian
dan sekitar tempat duduk
mereka.


-Mendengarkan guru
mengabsen.

-Siswa akan memperhatikan
guru dalan menjelaskan
pelajaran.
-Siswa lebih focus dalam
belajar.

-siswa akan memperhatikan
guru dalam menjelaskan
pelajaran.




-Siswa mengingat kembali
materi tentang
pangkat pecahan yang dapat
dirubah ke bentuk akar.


10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 51
-Guru menanyakan kepada siswa
apakah ada tugas.

Menyampaiakan tujuan
pembelajaran.
-Guru menginformasikan tujuan
Pembelajaran
-Siswa menjawab pertanyaan
guru.
Kegiatan
inti

- Eksplorasi
-Dengan mengingat kembali
pengertian bilangan rasional dan
irasional, guru mendefenisikan
bilangan bentuk akar.
-Guru menjelaskan materi tentang
bilangan bentuk akar dan
bagaimana cara
menyederhanakannya.
-Guru bersama siswa membahas
contoh soal tentang operasi yang
berlaku pada bilangan bentuk
akar.

- Elaborasi
-Guru meminta kepada siswa agar
dapat membuat sendiri tentang
pengertian bilangan bentuk akar
dan bagaimana cara
menyederhanakan bilangan
bentuk akar.


-Guru memberikan latihan kepada
siswa dan meminta siswa untuk
menyelesaiakannya.

-Siswa memperhatikan guru
dalam mendefinsikan
bilangan bentuk akar.

-Siswa memperhatikan guru
dalam menjelaaskan
pelajaran.

-Siswa mengoreksi jawaban
mereka.




-Dengan memperhatikan
penjelasan dari guru dan
contoh – contoh yang telah
di bahas diatas siswa dapat
menyimpulkan tentang
pengertian bilangan bentuk
akar,dan bagaimana cara
menyederhanakannya.
-Siswa mengerjakan latihan
yang di minta oleh guru.


115‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 52
-Guru berkeliling untuk
mengamati siswa dalam
mengerjakan latihan.
-Guru menunjuk beberapa siswa
untuk menjelaskan kedepan
tentang latihan yang telah
dikerjakan.
- Konfirmasi
-Guru membantu siswa dalam
menyelesaikan latihan yang tidak
bisa dikerjakan oleh siswa.
-Guru bertanya kepada siswa
mengenai materi mana yang
tidak mereka mengerti.
-Siswa mengerjakan latihan
yang diminta oleh guru.

-Siswa maju kedapan untuk
menjelasakan latihan yang
telah di kerjakan.


-Siswa menyakan kepada
guru tentang latihan yang
tidak bisa mereka kerjakan.
-Siswa menanyakan kepada
guru tentang materi yang
tidak mereka pahami.
Penutup

-Guru dan siswa menyimpulkan
hasil pembelajaran yang telah
dipelajari.
-Guru memberikan post test
kepada siswa.
-Guru meminta siswa dirumah
untuk mempelajari kembali
materi yang telah diberikan dan
materi yang akan datang .
-Siswa dan guru sama – sama
membuat kesimpulan
tentang materi yang telah
dipelajari.
-Siswa melaksanakan post –
test.
-Siswa mendengarkan guru.

10‟


Pertemuan 2 (2 x 45 menit)
Bentuk
kegiatan
Kegiatan pembelajaran
Waktu
(Menit)
Aktivitas guru

Aktivitas siswa
Kegiatan
awal
-Guru mengucapkan salam
ketika memasuki ruangan.
-Mempersiapkan siswa secara
fisik dan psikis(memperhatikan
-siswa menjawab salam dari
guru.
-Siswa merapikan pakaian
dan sekitar tempat duduk

10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 53
kerapian ruangan belajar
beserta kerapian siswa sebelum
PBM dimulai.
-Guru memperhatikan kehadiran
siswa .

- Motivasi
-Memberitahukan kepada siswa
adanya post test diakhir
pembelajaran.
-Memberikan stimulus /
rangsangan kepada siswa agar
lebih fokus dalam PBM.
-Guru memotivasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran, apabila
materi ini dikuasai dengan baik
oleh siswa maka akan bermanfaat
dalam pembahasan soal-soal.

- Apersepsi
-Guru dan siswa mengingat
kembali operasi pada bentuk akar
dan menghubungkannya dengan
materi selanjutnya.

Menyampaiakan tujuan
pembelaran
-Guru menginformasikan tujuan
pembelajaran.
mereka.


-Mendengarkan guru
mengabsen.


-Siswa akan memperhatikan
guru dalan menjelaskan
pelajaran.
-Siswa lebih focus dalam
belajar.


-Siswa akan memperhatikan
guru dalam menjelaskan
pelajaran.



-Siswa mengingat kembali
bilangan bentuk akar.





-siswa mendengarkan guru.
Kegiatan
inti
- Eksplorasi
-Dengan mengingat kembali
pengertian bilangan bentuk akar
guru menjelaskan materi dalam

- Siswa memperhatikan guru
dalam menjelaskan
pelajaran.

70‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 54
menggunakan sifat perkalian
bentuk akar.
-Guru memeberikan contoh soal
tentang perkalian bentuk akar .

- Elaborasi.
-Guru menyediakan waktu kepada
siswa agar siswa dapat
menjelaskan kembali tentang sifat
perkalian akar.


-Guru memberikan latihan dan
membimbing siswa dalam
menyelesaikan latihan.
-Guru meminta siswa untuk maju
kedepan menjelaskan hasil latihan
yang telah mereka kerjakan.

- Konfirmasi
-Guru membantu siswa dalam
menyelesaikan latihan yang tidak
bisa mereka kerjakan.
-Guru menanyakan pemahaman
siswa apakah dari penjelasan dan
contoh soal yang telah diberikan
ada yang tidak mengerti.


-Siswa mengerjakan contoh
soal yang diberikan oleh
guru.

-Dengan memperhatikan
penjelasan dari guru dan
contoh – contoh yang telah di
bahas diatas siswa dapat
menyimpulkan tentang sifat
perkalian akar.
-Siswa mengejakan latihan
yang di minta oleh guru.

-Siswa maju kedapan untuk
menjelasakan latihan yang
telah di dikerjakan.


-Siswa menanyakan kepada
guru tentang latihan yang
tidak bisa mereka kerjakan.
-Siswa menanyakan kepada
guru tentang materi yang
tidak mereka pahami.
Penutup

-Guru dan siswa menyimpulkan
hasil pembelajaran yang telah
dipelajari.
-Guru memberikan post test
kepada siswa.
-Guru memberikan PR.
-Siswa membuat kesimpulan
tentang materi yang telah
dipelajari.
-Siswa melaksanakan post
test.
-Siswa mendengarkan guru.

10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 55

Pertemuan 3 (3 x 45 menit)
Bentuk
kegiatan
Kegiatan Belajar Waktu
(Menit) Aktivitas Siswa Aktivitas Guru
Kegiatan
awal
- Guru mengucapkan salam
ketika memasuki ruangan.
-Mempersiapkan siswa secara
fisik dan psikis(memperhatikan
kerapian ruangan belajar
beserta kerapian siswa sebelum
PBM dimulai.
-Guru memperhatikan kehadiran
siswa .

- Motivasi
-Guru memotivasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran, apabila
materi ini dikuasai dengan baik
oleh siswa maka akan bermanfaat
dalam pembahasan soal-soal

- Apersepsi
-Guru memberikan pertanyaan
kepada siswa tentang materi
yang telah dipelajari sebelumnya.
-Guru dan siswa membahas tugas
yang telah diberikan pada
pertemuan sebelumnya.

menyampaikan tujuan
pembelajaran.
-Menyampaikan cakupan materi
yang akan dipelajari.
-Siswa menjawab salam dari
guru.
-Siswa merapikan pakaian
dan sekitar tempat duduk
mereka.


-Mendengarkan guru
mengabsen.


-Siswa mendengar guru
memberikan motivasi.





-Siswa menjawab pertanyaan
guru.

-Siswa memperhatikan guru
dan memeriksa tugas yang
telah mereka kerjakan.



-Siswa mendengarkan guru.


10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 56
-Menyampaikan tujuan
pembelajaran yang sesuai atau
yang tertera di RPP.



Kegiatan
Inti

- Eksplorasi
-Guru menjelaskan beserta contoh
soal cara merasionalkan penyebut
pecahan berbentuk


,


,

√√
dan gabungan dari beberapa
bentuk yang telah dipelajari.

- Elaborasi
-Guru memberikan latihan dan
membimbing siswa dalam
menyelesaikan latihan.
-Guru berkeliling untuk
mengamati siswa dalam
mengerjakan latihan.

- Konfirmasi
-Guru membantu siswa dalam
menyelesaiakan latihan yang tidak
bisa mereka kerjakan.
-Guru menanyakan kepada siswa
apakah ada yang tidak mengerti
tentang materi yang telah
dijelaskan.

-Siswa Mendengarkan
Penjelasan Dari Guru. Dan
Menalaah Contoh Yang
Diberikan Oleh Guru.




-Siswa mengerjakan latihan
yang diberikan oleh guru.

-Siswa mengerjakan latihan
yang diberikan oleh guru.



-Siswa menanyakan kepada
guru tentang latihan yang
tidak mereka mengerti.
-Siswa menanyakan kepada
guru tentang materi yang
tidak mereka pahami.
115‟

Penutup

-Guru dan siswa menyimpulkan
hasil pembelajaran.

-Siswa diminta dirumah
mempelajari kembali materi yang
telah diberikan dan materi yang
-Siswa menyimpulkan hasil
pembelajaran yang telah
dipelajari.
-Siswa mendengarkan guru.

10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 57
akan datang .


10. Penilaian :
1. Jenis Penilaia : Tes
2. Teknik Penilaian : Tertulis
3. Bentuk Penilaian : Uraian
4. Prosedur : Akhir ( Postes )

Latihan / Tugas :
1. Sederhanakanlah bentuk-bentuk berikut :
a. √ √ √
b. √ + √ + √ – √
c. √ x √
d.
√√


2. Rasionalkan penyebut pecahan bilangan-bilangan berikut dan sederhanakan hasilnya:
a.



b.



c.
√√
√√


Kunci Jawaban
1. a. √ √ √ √ √
b. √ + √ + √ – √ = √ + √ + √ – √
= 4√ + 2√ + 5√ – 7√ = 4√
c. √ x √ = 2√ x 3√ = 6√
d.
√√

√√
√√



2. a.



b.



c.
√√
√√

√√
√√

√√
√√

√√

√√

√√

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 58




Penskoran :

Nomor 1. a. = 0 - 10
Nomor 1. b. = 0 - 10
Nomor 1. c. = 0 - 10
Nomor 1. d. = 0 - 10
Nomor 2. a. = 0 - 10
Nomor 2. b. = 0 - 10
Nomor 2. c. = 0 - 10


Score perolehan
Nilai = x 100
Score maksimum

11. Alat/ Bahan/ Sumber Belajar :
c. Sumber
 Buku Matematika X SMK Kelompok Penjualan dan Akuntansi. To‟ali. 2008.
Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional
 Buku Matematika SMK Kelas X Program Keahlian Akuntansi dan Penjualan. Tuti
Masrihani, dkk. 2008. Jakarta: Erlangga
 Buku Matematika SMK Tingkat 1 Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen. Drs.
Maman Abdurahman, M.Pd. 2006. Bandung: Armico
 Buku penunjang yang relevan
d. Bahan / alat
 Papan tulis
 Spidol




R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 59


Mengetahui : Bukittinggi, Januari 2013
Waka Kurikulum Guru Mata Pelajaran Matematika




NIP : NIP :











RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

1. Identitas
Nama Sekolah : SMK
Kelas : X
Semester : 1 (Ganjil).
Program Keahlian : Bisnis Manajemen
Mata Pelajaran : Matematika
Jumlah Pertemuan : 3 kali pert (7 x 45 menit)

2. Standar Kompetensi :
1. Memecahkan Masalah berkaitan dengan konsep bilangan riil
3. Kompetensi Dasar:
1.4. Menerapkan konsep logaritma

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 60

4. Indikator Pencapaian Kompetensi
1.4.1.Menghitung soal-soal logaritma dengan menggunakan sifat-sifatnya
1.4.2.Menentukan nilai-nilai logaritma dengan mengguakan table

5. Tujuan Pembelajaran Kompetensi
1. Siswa dapat menghitung soal-soal logaritma dengan menggunakan sifat-sifat
logaritma dengan baik.
2. Siswa dapat menetukan nilai – nilai logaritma dengan menggunakan tabel.

 Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline )
Rasa hormat dan perhatian ( respect )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Rasa ingin tahu

6. Materi Pembelajaran
KONSEP.
1. Pengertian Logaritma.
Operasi logaritma adalah operasi kebalikan dari berpangkat .
Bentuk a
b
= c sebagai bilangan berpangkat dengan a disebut bilangan pokok (basis )
a dan b disebut pangkat ( eksponen ) dan c disebut hasil pangkat.



Dengan a>0 ; a≠ 1 dan c > 0, a= bilangan pokok ( basis)

2. Dengan menggunakan pengertian logaritma
a
log c = b ↔ c = a
b
dapat diperoleh sifat sifat logaritma:
a.
a
Log 1 = 0 untuk a > 0 , a ≠ 1
contoh : Tentukanlah nilai x dari
2
log 1 = x.
penyelesaian

2
log1 = x ↔ x = 1
c = a
b

a
log c
=b

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 61
ket 2
0
= 1 jika bilangan pokok logaritma tidak ditulis berarti
bilangan pokok nya adalah 10, atau 10
0
= 1

b.
a
log a = 1
contoh : Tentukan nilai x dari :
5
log 5 = x
penyelesaian

5
log 5 = x ↔ x = 1 ket 5
1
= 5

c.
a
log

= -1
contoh : Tentukanlah nilai x dari
3
log

= x
Penyelesaian
3
log

= x ↔ x = -1 ket 3
-1
=

d.
a
log a
b
= b
contoh : Tentukanlah nilai dari
3
log 27 =….
Penyelesaian
3
log 27 =
3
log 3
3

= 3.
3
log 3
= 3 x 1
= 3

e.
a
log b +
a
log c =
a
log ( b x c ).
Contoh: Tentukanlah nilai dari :
2
lo

g 4 +
2
log8 =…..
Penyelesaian
2
lo

g 4 +
2
log8 =
2
log ( 4 x 8 )
=
2
log 32
=
2
log 2
5

= 5.
2
log 2
= 5 x 1
= 5

f.
a
log b –
a
log c =
a
log

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 62
Contoh : Tentukanlah nilai dari
3
log 243 –
3
log 27=
3
log

Penyelesaian
3
log 243 –
3
log 27 =
3
log

=
3
log 9
=
3
log 3
3

= 2.
3
log3
= 2 x 1
= 2

g. a
log b
= b
Contoh : Tentukanlah nilai x dari 8
2 log 7
= x
3


penyelesaian
8
2 log 7 =
( 2
3
)
2 log 7



= 2
2
log 7
2
=

7
3
↔ x = 7
3
= 343

h.
a
log b =

, p > 0 ,dan p ≠ 1
Contoh : Tentukan nilai dari
4
log 16=…….
Penyelesaian
4
log 16 =

=

= 2

i.
a
log b =

Contoh : Tentukan nilai dari
8
log 2=…..
Penyelesaian

=

=

3. Menggunakan tabel logaritma

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 63
Untuk mencari nilai logaritma bilangan antara 1 dan 10 dengan menggunakan tabel
logaritma .
Tabel logaritma dipergunakan untuk mencari nilai logaritma dengan bilangan dasar 10.
Contoh
- Log 1 = 0
- Log 10 = 1
- Log 100 = 2 dan seterusnya
Yang dapat dipakai untuk mencari nilai dari log x ( x bukan pangkat dari 10 ).
Jika 1< x < 10 ,maka 0 < log x < 1,jika 10 < x <100,maka 1 < log x < 2
seterusnya.
Contoh : Tentukanlah karateristik dan mentisa dari
1) log 4,230 = x
Penyelesaian:
log 4,230 = log (4,23 x 10
-3
)
= log 4,23 + log 10
-3

= 0,626 - 3
= - 2,374

2) Log [ 3,14 x(5,28)
3
] = x
Penyelesaian
x = log [ 3,14 x(5,28)
3
]
x = log 3,14 + log (5,28 )
3

x = log 3,14 +
3
log 5,28
x= 0,497 + (3 x 0,723)
x = 0,497 + 2,169
x = 2,666

FAKTA
1. Tentukanlah nilai x dari
a.
2
log 128 = x
b.
3
log 81 = x
c.
10
log100 = x


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 64

2. Nyatakan dalam bentuk logaritma
a. 2
6
= 64
b. 3
6
= 729
c. 625 = 5
4

3. Tentukanlah nilai dar
a.
2
Log 32 -
2
log 4 =……
b.
2
log 4 +
2
log 8 = …..
c. 2
2
log 5 =……
d. 8
2log7
= x
3
, x = …….
e.
9
log 27 = …..
f.

+

= x
4. Tentukanlah nilai x
a.
4
log 16 = x
b.
4
log 1024 =x
c.
3
log

= x
5. Sederhanakanlah
a.
2
log 1 +
2
log 16 =…..
b.
2
log 32 –
2
log 8 =…..
c. Log 100 - log 10 =……
d.
2
log 12 +
2
log 8 – log 3 =…..
6. Tentukanlah logaritma dari bilangan dengan menggunakan tabel logaritma
a. Log 2
b. Log 1,67
c. Log 23
7. a) jika log 3 = 0,4771, log4 = 0,6020.
Hitunglah nilai log 108
b) jika log 2 = a, log 3 = b.
nyatakan harga
5
log 6 dalam a dan b

PROSEDUR.
1. Nilai x dari
a.
2
log 128 = x

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 65
2
x
=128
2
x
= 2
7

x=

7
b.
3
log 81 = x
3
x
= 81
3
x
= 3
4
x = 4
c.
10
log 100 = x
10
x
= 100
10
x
=10
2
x = 2

2. Dalam bentuk logaritma
a) 2
6
= 64
2
log 64 = 6
b) 3
6
= 729
3
log 729 = 6
c) 5
4
= 625
5
log 625 = 4
d) 7
-2
=

7
log

= -2

3. Nilai dari
a)
2
log 32 –
2
log 4 =
2
log

=
2
log 8 =
2
log 2
3
= 3.
2
log 2 = 3 x 1 = 3
b)
2
log 4 +
2
log 8 =
2
log ( 4 x 8 ) =
2
log 32 =
2
log 2
5
= 5.
2
log 2 = 5 x 1 = 5
c) 2.
2
log 5 = x
x = 58
log 7
= x
3

(2
3
)
log 7
= x
3
2
log7
= x
3

7
3
= x

343 = x


d)
9
log 27 = x

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 66
x =

=

=

e)

=
3
log81 +
3
log 9 =
3
log (81 x 9 ) =
3
log 729 =
3
log3
6
= 6

4. Nilai x dari
a)
4
log 16 = x c)
4
log 1024 = x
4
x
= 16 4
x
= 4
5

4
x
= 4
2
x = 5
x = 2

b)
3
log

= x
3
x
=

3
x
= 81
-1

3
x
= 3
4(-1)

x = 4 ( -1 )
x = - 4

5. Bentuk sederhana dari
a)
2
log 1 +
2
log 16 =
2
log ( 1 x16 )
=
2
log 16
=
2
log 2
4
= 4 x
2
log 2
= 4 x 1
= 4
b)
2
log 32 -
2
log 8 =
2
log

=
2
log 4 =
2
log 2
2
= 2 x
2
log 2 = 2 x 1 = 2
c) Log 100 – log 10 = log

= log 10 =1
d)
2
log 12 +
2
log 8 -
2
log 3 =
2
log

=
2
log 32 =
2
log 2
5
= 5 x
2
log 2= 5 x 1 = 5
6. Dengan menggunakan tabel
a) Log 2= log 2,00 =x
Ket : Pilih nilai2,0 pada kolom pertama ,pilih nilai 0 pada baris pertama.
Nilai x adalah perpotongan kolom dan baris tersebut x = 0,3010
Jadi log 2 = 0,3010

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 67
b) Log 1,67
Ket : Pilih nilai 1,6 pada kolom pertama ,pilih nilai 7 pada baris pertama.
Kolom dan baris ini berpotongan pada mantisa = 0,2227
Jadi log 1,67 = 0,2227
c) Log 23 = log ( 2,30 x 10 )
= log 2,30 + log 10
= 0,3617+ 1
= 1,3617

7. a) log 3 = 0,4771
log 4= 0,6020
nilai log 108 =……
Penyelesaian
Log 108 = log ( 27 x 4 ) = log 27 + log 4 = log 3
3
+ log 4 = 3 log 3 + log 4
= 3 x 0,4771 + 0,6020 = 2,0333
b) log 2 = a
log 3 = b
nilai dari
5
log 6 didalam a dan b
penyelesaian :
5
log 6 =

=

=

=

7. Alokasi waktu:
Beban Belajar Waktu Bentuk
TM 270 menit Sesuai dengan langkah pembelajaran RPP
PT 45 menit Mengerjakan PR
KMTT

8. Metode pembelajaran
1. Tanya Jawab
3. Pemberian tugas
4. Diskusi
5. Ekspositori

9. Kegiatan pembelajaran

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 68
Pertemuan 1 (2 x 45 menit)
Bentuk
kegiatan
Kegiatan Pembelajaran Waktu
(menit)
Aktivitas guru Aktivitas siswa
Kegiatan
awal
-Guru mengucapkan salam
ketika memasuki ruang.
- Mempersiapkan siswa secara
fisik dan
psikis(memperhatikan
kerapian ruangan belajar
beserta kerapian siswa
sebelum PBM dimulai.
-Guru memperhatikan
kehadiran
siswa .

- Motivasi
- Memberikan stimulus /
rangsangan kepada siswa agar
lebih fokus dalam PBM.
- Apersepsi
-Guru mengajukan pertanyaan
“ apa itu bilangan berpangkat”

Menyampaiakan tujuan
pembelajaran.
-Menginformasikan tujuan
pembelajaran
-Siswa menjawab salam dari
guru.
-Siswa merapikan pakaian
dan sekitar tempat duduk
mereka.



-Mendengarkan guru
mengabsen.



-Siswa akan lebih fokus dalam
belajar.


-Siswa menjawab pertanyaan
guru.



-Siswa mendenagrkan guru.
10‟
Kegiatan
inti

- Eksplorasi
-Guru menjelaskan materi
tentang pengertian logaritma.
-Guru menjelaskan tentang
bilangan berpangkat yang

-Siswa mendengarkan guru
dalam menjelaskan materi.


70‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 69
merupakan kebalikan dari
logaritma.
-Guru memberikan contoh soal
tentang logaritma.
-Menggunakan beragam
pendekatan pembelajaran,
media pembelajaran, dan
sumber belajar lain.
- Elaborasi
-Guru meminta kepada siswa
agar membuat sendiri
kesimpulan tentang pengertian
logaritma.
-Guru meminta kepada siswa
untuk menentukan bilangan
berpangkat.

-Guru memfasilitasi siswa
melalui pemberian tugas,
diskusi, dan lain-lain untuk
memunculkan gagasan baru
baik secara lisan maupun
tertulis.
-Guru memberikan latihan
kepada siswa.
-Guru berkeliling untuk
mengamati siswa dalam
mengerjakan latihan.
-Memfasilitasi siswa untuk
menyajikan hasil kerja
mereka.
- Konfirmasi
-Guru mengecek pemahaman


-Siswa mengerjakan contoh soal
yang diberikan oleh guru.
-Siswa memperhatikan guru.




-Dengan mengamati beberapa
contoh yang diberikan guru dan
siswa membuat pengertian
logaritma.
-Siswa dapat menentukan
bilangan berpangkat yang
merupakan kebalikan dari
logaritma.
-Siswa berdiskusi dengan teman
sebangku.




-Siswa mengerjakan latihan
yang diberikan guru.
-Siswa mengerjakan latihan
yang diberikan guru.

-Siswa menyajikan latihan yang
telah mereka kerjakan.

- Siswa bertanya kepada guru
jika ada kesulitan dalam

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 70
siswa dan membantu siswa
yang kesulitan dalam
mengerjakna latihan.
-Guru mengkonfirmasikan dan
mereward hasil kerja siswa.
-Guru menanyakan
pemahaman siswa apakah
dari penjelasan materi diatas
ada yang kurang mengerti.
menyelesaikan latihan yang
diberikan oleh guru.
-Siswa mendengarkan guru.

-Siswa menjawab pertanyaan
guru.
Kegiatan
penutup
-Guru bersama siswa membuat
kesimpulan dari materi
logaritma
-Siswa diminta dirumah
mempelajari kembali materi
yang telah diberikan dan
materi yang akan datang
-Siswa bersama guru membuat
kesimpulan tentang materi yang
telah dipelajari.
-Siswa mendengarkan guru.
10‟

Pertemuan 2 (3 x 45 menit)
Bentuk
kegiatan
Kegiatan pembelajaran Waktu
(menit) Aktivitas guru Aktivitas siswa
Kegiatan
Awal







-Guru masuk ke kelas dan
mengucapkan salam
-Guru memperhatikan
kehadiran/ mengabsen siswa.
- Motivasi
-Memberitahukan kepada
siswa adanya post test diakhir
pembelajaran.
- Apersepsi
-Memberikan pertanyaan
kepada siswa tentang materi
yang telah dipelajari
sebelumnya.
-Siswa menjawab salam dari
guru.
-Siswa mendengarkan guru
mengabsen.

-Siswa akan lebih fokus
mendengarkan guru dalam
menyampaikan materi.

-Siswa menjawab pertanyaan
guru.


10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 71

Menyampaiakan tujuan
pembelajaran.
-Menginformasikan tujuan
pembelajaran



-Siswa mendengar guru.
Kegiatan
inti.

- Ekspolarasi
-Guru menjelaskan sifat-sifat
logaritma beserta contohnya.
-Guru bersama siswa
membahas contoh soal tentang
sifat – sifat logaritma dan
membedakan sifat – sifatnya.
- Elaborasi
-Guru meminta siswa untuk
dapat menyebutkan apa saja
sifat – sifat logaritma dan dapat
membedakannya.


-Guru ingin mengetahui sejauh
mana pemahaman siswa
tentang sifat logaritma dan
dapat mengidentifikasi sifat-
sifat logaritma.
-Guru memberikan latihan
kepada siswa.
-Guru meminta kepada
beberapa siswa untuk
menjelaskan latihan yang
telah dikerjakan.
- Konfirmasi
-Guru menjelaskan kembali,
bagi siswa yang mengalami

-Siswa memperhatikan guru.

-Siswa membahas contoh –
contoh soal bersama guru.



- Dengan mengamati contoh –
contoh sifat logaritma, siswa
dapat menyebutkan sifat –sifat
logaritma dan dapat
membedakan masing masing
sifat logaritma.
-Siswa mengidentifikasi sifat –
sifat logaritma.



-Siswa mengerjakan latihan
yang diberikan guru.
-Beberapa siswa maju kedepan
untuk menjelaskan latihan yang
telah mereka kerjakan.


-Siswa memperhatikan guru.

115‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 72
kesulitan dalam
menyelesaikan latihan.
-Guru mengkonfirmasikan dan
mereward hasil kerja siswa.
-Memberikan umpan balik
positif dan penguatan dalam
bentuk lisan, tulisan, isyarat,
maupun hadiah terhadap
keberhasilan siswa.


-Siswa mendengarkan guru.

-Siswa memperhatikan guru.
Kegiatan
Penutup.

-Guru bersama siswa menarik
kesimpulan dari materi yang
telah disampaikan.
-Guru memberikan post test.
-Guru memberikan PR untuk
siswa.
-Siswa bersama guru membuat
kesimpulan tentang materi yang
telah dipelajari.
-Siswa melaksanakan post test.
-Siswa mendengarkan guru.
10‟

Pertemuan 3 (2 x 45 menit)
Bentuk
kegiatan
Kegiatan pembelajaran Waktu
(menit) Aktivitas guru Aktivitas siswa
Kegiatan
awal

-Guru masuk ke kelas dan
mengucapkan salam
-Guru memperhatikan
kehadiran/mengabsen siswa.
- Motivasi
-Guru memotivasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran,
apabila materi ini dikuasai
dengan baik oleh siswa maka
akan bermanfaat dalam
pembahasan soal-soal dan
dalam menggunakan tabel.
- Apersepsi
-Siswa menjawab salam dari
guru.
-Siswa mendengarkan guru
mengabsen.

-Siswa akan lebih
memperhatikan guru pada saat
PBM berlangsung.





-Siswa menjawab pertanyaan
10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 73
-Guru memberikan pertanyaan
kepada siswa tentang materi
yang telah dipelajari
sebelumnya.
-Guru dan siswa membahas
tugas yang telah diberikan
pada pertemuan sebelumnya.

Menyampaikan tujuan
pemebelajaran.
-Guru menjelaskan tujuan
Pembelajaran.
guru.


-Siswa memperhatikan guru dan
memeriksa tugas yang telah
mereka kerjakan.



-Siswa mendengarkan guru.

Kegiatan
Inti

- Eksplorasi
-Guru menjelaskan materi
tentang cara menggunakan
tabel logaritma
-Guru memberikan contoh soal
bagaimana menggunakan
tabel logaritma dan
membahasnya secara
bersama - sama.
- Apersepsi
-Guru meminta kepada siswa
menjelaskan bagaimana cara
menggunakan tabel logaritma.


-Jika siswa sudah bisa
menggunakan tabel logaritma
maka guru memberikan
latihan kepada siswa.
-Guru berkeliling mengamati
siswa dalam menyelesaikan

-Siswa memperhatikan guru
dalam menjelaskan materi.

-Siswa mengerjakan contoh soal
yang diberikan oleh guru dan
langsung dibahas secara
bersama - sama.


- Dengan mengamati contoh
contoh soal yang diberikan
guru ,siswa dapat menjelaskan
bagaimana mengunakan
tabel logaritma.
-Siswa mengerjakan latihan
yang diberikan oleh guru.


-Siswa mengerjakan latihan.

70‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 74
latihan.
- Konfirmasi
-Guru membantu siswa dalam
menyelesaiakan latihan yang
tidak bisa mereka kerjakan.
-Guru menanyakan kepada
siswa apakah ada yang tidak
mengerti tentang materi yang
telah dijelaskan.


-Siswa menanyakan kepada guru
apabila ada latihan yang tidak
bisa mereka kerjakan.
-Siswa menanyakan kepada guru
apabila ada yang tidak mengerti.
Penutup

-Guru memandu siswa
menyimpulkan materi yang
telah dipelajari
-Siswa diminta dirumah
mempelajari kembali materi
yang telah diberikan dan materi
yang akan datang .
-Siswa bersama guru
menyimpulkan materi yang
telah dipelajari.
-Siswa mendengarkan guru.
10‟

10. Penilaian
1. Jenis Penilaian : Tes
2. Teknik Penilaian : Tertulis
3. Bentuk Penilaian : Uraian
4. Prosedur : Akhir ( Postes )

Dalam Proses
Latihan
1. Nyatakan dalam bentuk logaritma
a. 64 = 2
6

b. 125 = 5
3

c.

= 5
-2

d. 8 =

2. Nyatakan dalam bentukeksponen ( pangkat).
a. 2 =
3
log 8
b. 3 =
10
log 1000

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 75
c. -2 =
5
log 0,04
d.

=
49
log 7
3. Sederhanakanlah
a.
3
log 5 +
3
log 2 +
3
log 4
b.
3
log 27 -
3
log 81
c.
2
log 12 -
2
log 2 +
2
log 5
d. 3 . log 2 +2 . log 4
4. Jika log 3 = 0,4771
log 4 = 0, 6020
Tentukanlah log 108.
5. Gunakan tabel logaritma untuk menghitung
a. Log 895
b. Log 1,47
c. Log 0,0925
d. Log ( 3,06 )
4


Kunci jawaban
1. Dalam bentuk logaritma:
a. 64 = 2
6

2
6
= 64
2
log 64 = 2
b. 125 = 5
3

5
3
= 125
3
log 125 = 5
2. Dalam bentuk eksponen
a. 2 =
3
log 8
3
log 8 = 2
2
3
= 8
b. 3 =
10
log 1000
10
log 1000 = 3
3
10
= 1000
c. -2 =
5
log 0,04
5
log 0,04 = -2

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 76
-2
5
= 0,04
3 a.
3
log 5 +
3
log 2+
3
log 4 =
3
log ( 5.2.4 ) =
3
log 40
b.
3
log 27 –
3
log 81
c.
2
log 12 –
2
log 2 +
2
log 5
2
log 6 +
2
log 5
2
log ( 6.5 ) =
2
log 30
d. 3. log 2 +2 . log 4 = log 2
3
+log 4
2
= log 8 + log 16 = log ( 8. 16 ) = log 128

4.. log 3 = 0,4771
Log4 = 0,6020
Nilai log 128 ?
Log 12 +log 9 = Log (3.4) + log ( 3.3 ) = Log 3+ log 4 + log 3 + log 3 = 0,4771 +
0,6020 + 0,4771 + 0,4771 = 0,74513

Skor penilaian

Soal No 1 = 0 - 10
No 2 = 0 - 10
No 3 = 0 - 10
No 4 = 0 - 10
No 5 = 0 – 10


Score perolehan
Nilai = x 100
Score maksimum

11. Sumber , Bahan dan alat.
a. Sumber.
1. Buku matematika tingkat I Bidang keahlian bisnis dan pariwisata.
Penerbit Armico ,Bandung.
2. Buku matematika tingkat I untuk SMK dan MAK kelas XI ,Penerbit
Erlangga Jakarta.
3. Buku matematika untuk SMK kelas XI penerbit Grafindo pratama.

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 77
b. Bahan/ alat.
1. Papan tulis
2. Spidol



Mengetahui : Bukittinggi, Januari 2013
Waka Kurikulum Guru Mata Pelajaran Matematika



NIP : NIP :























R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 78
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
UNTUK SISWA SMK KELAS X SEMESTER GANJIL

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir Semerter
dari Mata Kuliah Perencanaan Pembelajaran Matematika



Oleh:
Richi Putra Rualen
2410.051

Dosen Pembimbing:
IMAMUDDIN,M.Pd


JURUSAN TARBIYAH PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN )
SYECH M.DJAMIL DJAMBEK
BUKITTINGGI
TAHUN AKADEMIK 2012/2013





R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 79
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

1. Identitas
Satuan Pendidikan : SMKN 2 Bukittinggi
Kelas : X (sepuluh)
Semester : 1 (ganjil)
Program Studi Keahlian : Bisnis Manajemen
Mata Pelajaran : Matematika
Jumlah Pertemuan : 1kali (2 jam pelajaran)

2. Standar Kompetensi
2. Menentukan kedudukan, jarak dan besar sudut yang melibatkan titik, garis dan
bidang dalam ruang dimensi dua.

3. Kompetensi Dasar
2.1 Mengidentifikasi sudut

4. Indikator Pencapaian Kompetensi
2.1.1. Mengubah ukuran sudut dalam satuan derajat ke satuan radian atau sebaliknya

5. Tujuan Pembelajaran Kompetensi
1. Siswa dapat mengidentifikasi macam – macam ukuran sudut melalui ceramah
interaktif dengan baik
2. Siswa dapat mengubah ukuran dalam satuan derajat ke satuan radian atau sebaliknya
dengan benar setalah ceramah interaktif

6. Materi Pembelajaran
Pengorganisasian materi
Konsep
A. Mengidentifikasi sudut
1. Pengertian sudut
Sudut dapat dibentuk oleh dua buah garis yang memiliki titik pangkal yang sama
(berhimpit).
B


A C
AB dan AC adalah ruas garis, dengan titik pangkal A.

2. Istilah-istilah sudut
Kaki sudut adalah garis-garis pembentuk sudut.
Titik sudut adalah titik perpotongan kedua kaki sudut
Daerah sudut (besar sudut) adalah daerah yang dibatasi oleh kedua kaki sudut.
Perhatikan gambar berikut ini

B

titik sudut A daerah sudut (besar sudut)

kaki sudut C

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 80
garis AC dan AB disebut kaki sudut, titik A disebut titik sudut.

3. Ukuran sudut
Sudut dapat diklasifikasikan menurut ukurannya.
a. Sudut lancip dengan ukuran sudut 0
0
<< 90
0






b. Sudut siku-siku dengan ukuran sudut 90
0









c. Sudut tumpul dengan ukuran 90
0
<< 180
0








d. Sudut lurus dengan ukuran 180
0




Fakta
1. Gambarlah dua buah sudut lancip
2. Gambarlah 2 buah sudut tumpul

Prosedur
1.


2.












R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 81
Konsep
B. Pengukuran sudut
Besar suatu sudut adalah ukuran daerah sudut itu.Untuk mengukur daerah sudut
dipergunakan satuan sudut.Satuan ukuran sudut yang biasa digunakan adalah derajat
dan radian.
a. Derajat
Derajat merupakan satuan yang paling sering dipakai untuk menyatakan ukuran
suatu sudut. Satu putaran penuh besarnya 360
0
1 putaran = 1 keliling lingkaran = 360
0

Jadi peroleh
1
0
=

putaran =

keliling lingkaran
Setiap derajat dibagi dalam 60 menit(60 „) dan setiap menit dibagi menjadi 60
detik(60“). Hubungan antara derajat, menit dan detik adalah sebagai berikut .
1
0
= 60‟ = 3600”
1” = (

)

= (

)

b. Radian (rad)
1 radian adalah ukuran sudut pusat sebuah lingkaran yang panjang busur di
depannya sama dengan jari-jari lingkaran.
Jika panjang busur AB sama dengan panjang OB atau OA (jari-jari) maka
besar AOB disebut 1 radian (1 rad)
Panjang busur suatu lingkaran = 2 x r
2 x r disebut 2 radian
2 radian = 360
0

radian = 180
0

Sehingga diperoleh
1 radian =

1
0
=

radian
Selanjutnya radian disingkat dengan rad

Fakta
1. Nyatakan sudut berikut dalam bentuk derajat – desimal
a. 20
0
50‟ 40”
b. 25
0
30‟
2. Nyatakan sudut berikut dalam bentuk derajat –menit atau derajat-menit-detik.
a. 120,4
0

b. 54,72
0
3. Nyatakan sudut berikut dalam radian
a. 60
0

b. 150
0

c. -120
0

4. Nyatakan sudut berikut dalam derajat
a.

rad
b.

rad
c.

rad
d.

rad

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 82
Prosedur
1. a. 20
0
50‟ 40” = 20
0
+ 50‟ + 40”
= 20
0
+ 50‟ + (40 x 1‟)
= 20
0
+ 50‟ + (40 x (

)

)
= 20
0
+ 50‟ + (

)
= 20
0
+ 50‟ + (

)
= 20
0
+ (

)

= 20
0
+ (

)

= 20
0
+ 0,84
0

= 20,84
0

b.25
0
30‟ = 25
0
+ 30‟
= 25
0
+(

)

= 25
0
+(

)

= 25
0
+ 0,5
0

= 25,5
0


2. a. 120,4
0
= 120
0
+ 0,4
0

= 120
0
+ (0,4 x 1
0
)
= 120
0
+ (0,4 x 60‟)
= 120
0
+ 24


= 120
0
24‟

b. 54,72
0
= 54
0
+ 0,72
0
= 54
0
+ (0,72 x 1
0
)
= 54
0
+ (0,72 x 60‟)
= 54
0
+ 43,2‟
= 54
0
+ 43‟ + 0,2‟
= 54
0
+ 43‟ + (0,2 x 1‟)
= 54
0
+ 43‟ + (0,2 x 60”)
= 54
0
+ 43‟ + 12”
= 54
0
43‟ 12”

3. Dengan mengingat bahwa 1
0
=

rad maka :
a. 60
0
= 60 x 1
0
= 60 x

rad =

rad =

rad
b. 150
0
= 150 x 1
0
= 150 x

rad =

rad =

rad
c. – 120
0
= -120 x 1
0
= -120 x

rad =

rad = -

rad

4. Oleh karena 1 rad =

maka :
a.

rad =

x 1 rad =

x

= 30
0

b.

rad =

x 1 rad =

x

= 140
0


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 83
c.

rad =

x 1 rad =

x

=

d.

rad =

x 1rad =

x

=

7. Alokasi Waktu
Beban Belajar Waktu Bentuk
TM 90 menit Sesuai dengan langkah pembelajaran RPP
PT 45 menit Mengerjakan PR
KMTT

8. Metode Pembelajaran
1. Ceramah interaktif
2. Tanya Jawab
3. Pemberian tugas
4. Startegi ( ekspositori dan diskoveri inkuiri)

9. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 (2 x 45 menit)
No Kegiatan Alokasi
waktu Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
1 Kegiatan awal
- Guru menyuruh siswa membaca doa
terlebih dahulu
- Guru mengabsen siswa (membangun rasa
kepedulian antara guru dan siswa serta
antara sesama siswa)


Memberikan Motivasi
- Memotivasi siswa dengan memberitahukan
bahwa adanya post tes di akhir
pembelajaran nanti,dan juga menjelaskan
manfaat dari mempelajari sudut dan
aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
(tanggung jawab, komunikatif)
Apersepsi
- Guru membuka pembelajaran tentang
mengidentifkasi sudut dengan terlebih
dahulu mengulang kembali materi
sebelumnya yang berkaitan sudut.
(komunikatif )




Menginformasikan Tujuan
Pembelajaran
- Menginformasikan tujuan pembelajaran
(komunikatif)


Kegiatan awal
- Siswa membaca doa dengan dipimpin oleh
salah seorang dari mereka(religius)
- Siswa menjawab absensi mereka yang ditanya
oleh guru,apakah mereka hadir atau tidak,dan
apakah ada teman mereka yang izin ,sakit atau
alfa. (Peduli sosial)

- Siswa memperhatikan penjelasan guru
mereka. . (tanggung jawab, komunikatif)



- Siswa merespon kegiatan guru dengan
mendengarkan penjelasan dari guru dan
menjawab pertanyaan guru jika ada
pertanyaan tentang materi sebelumnya,dan
menanyakan yang tidak mereka mengerti
tentang materi sebelumnya. (komunikatif)

- Siswa memperhatikan penjelasan guru
mereka.(komunikatif,dan saling menghargai)

10‟
2 Kegiatan inti
Eksplorasi
- Guru terlebih dahulu memberikan contoh
dari masing-masing bentuk gambar sudut
dan menyuruh siswa untuk mengambil
Kegiatan inti
Esplorasi
- Siswa memperhatikan guru dengan
baik.(komunikatif )

100‟





R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 84
kesimpulan sendiri tentang pengertian
sudut dan pengertian setiap jenis sudut dari
gambar yang telah disajikan didepan
kelas.(komunikatif,inovatif)
- Guru memperhatikan siswa dalam
membuat kesimpulan (komunikatif dan
tanggung jawab )

- Guru menjelaskan tentangmengubah sudut
dari bentuk radian ke derajat atau
sebaliknya. (komunikatif)


Elaborasi
- Guru memberikan tugas atau latihan
tentang mengidentifikasi sudut
(komunikatif)
- Guru menunjuk beberapa siswa untuk
menyelesaikan dan menjelaskan
latihannya didepan kelas(komunikatif,
tanggung jawab)





konfirmasi
- Guru mengkonfirmasi dan mereward hasil
kerja siswa(komunikatif)



- Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan
dari siswa-siswa tentang keliling dan luas
bangun datar.


- Kemudian siswa menyimpulkan sendiri
tentang sudut dan jenis-jenis sudut
tersebut (inovatif dan tanggung jawab)
- Siswa memperhatikannya penjelasan
guru menanyakan apabila ada yang
kurang mengerti.. (komunikatif )

Elaborasi
- Siswa mengerjakan tugas yang
diberikan guru (jujur, displin, rasa
ingin tahu, tanggung jawab)
- Beberapa siswa menjelaskan hasil
latihannya didepan kelas sedangkan
yang lainnya memperhatikan
penjelasan teman mereka yang
tampil,dan menanyakan apabila ada
penjelasan dari temannya yang kurang
jelas atau kurang mereka
pahami(tanggung
jawab,percayadiri,dan rasa ingin tahu)
konfirmasi
- Siswa memperhatikan penjelasan
konfirmasi guru terhadap hasil latihan
mereka. (komunikatif dan rasa ingin
tahu)
- Siswa menanyakan materi yang masih
kurang mereka pahami tentangkeliling
dan luas bangun datar (komunikatif dan
rasa ingin tahu )







3 Kegiatan penutup
- Guru bersama-sama dengan siswa
menyimpulkan materi(komunikatif)

- Diadakannya postes(jujur, displin, rasa
ingin tahu, tanggung jawab)

- Guru mengakhiri pembelajaran dan
menugaskan PR tentang sudut kepada
siswa dan mengucapkan salam
penutup(komunikatif)
Kegiatan penutup
- Siswa bersama-sama dengan guru
menyimpulkan materi (komunikatif)
- Mengerjakan postes yangdiberikan
guru(jujur, displin, rasa ingin tahu, tanggung
jawab)
- Siswa memperhatikan tugas yang ditugaskan
guru mereka untuk dirumah kemudian
menjawab salam guru(komunikatif)


25‟


10. Penilaian
1. Jenis Penilaian : Tes
2. Teknik Penilaian : Tertulis
3. Bentuk Penilaian : Uraian
4. Prosedur : Akhir ( Postes )

Latihan
1. Nyatakan sudut berikut dalam derajat desimal.

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 85
a. 30
0
25‟ 30”
b. 9
0
40‟ 40”
2. Nyatakan sudut berikut dalam bentuk derajat-menit atau derajat-menit-detik.
a. 25,64
0

b. 75,68
0

3. Nyatakan sudut berikut dalam bentuk radian atau bentuk derajat.
a. -15
0
c.

rad
b. 45
0
d.

rad

No Kunci Jawaban Skor
1. a. 30,42
0
b. 92, 03
0
0 – 10
2. a. 25
0
38‟ 24”
b. 75
0
40‟ 48”
0 – 10
3. a. – 1/ 12 π rad
b. ¼ π rad
c. 135
0
d. 450
0
0 – 20



Score perolehan
Nilai = x 100
Score maksimum


11. Sumber, Bahan dan Alat
a. Sumber
- Buku Matematika SMK Kelas XI Program Keahlian Akunntasi dan Penjualan.
Tuti Masrihani, dkk. 2008. Jakarta : Erlangga
- Buku Matematika SMK Tingkat 1 Bidang keahlian Bisnis dan Manajemen. Drs.
Maman Abdurrahman,M.Pd. 2006. Bandung : Armico
- Buku penunjang yang relevan

b. Bahan / alat
- Papan tulis
- Spidol
- Penggaris / busur








R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 86
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
UNTUK SISWA SMK KELAS X SEMESTER GANJIL

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir Semerter
dari Mata Kuliah Perencanaan Pembelajaran Matematika



Oleh:
Mardilla Oktis Saputri
2410.083

Dosen Pembimbing:
IMAMUDDIN,M.Pd


JURUSAN TARBIYAH PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN )
SYECH M.DJAMIL DJAMBEK
BUKITTINGGI
TAHUN AKADEMIK 2012/2013




R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 87







Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

1. Identitas
Satuan Pendidikan : SMKN 2 Bukittinggi
Kelas : X (sepuluh)
Semester : 1 (ganjil)
Program Studi Keahlian : Bisnis Manajemen
Jumlah Pertemuan : 1kali (3 jam pelajaran)

2. Standar Kompetensi
2. Menentukan kedudukan, jarak dan besar sudut yang melibatkan titik, garis dan
bidang dalam ruang dimensi dua.

3. Kompetensi Dasar
2.2 Menentukan keliling dan luas daerah bangun datar

4. Indikator Pencapaian Kompetensi
2.1.1.Menghitung keliling bangun datar
2.1.2.Menghitung luas daerah bangun datar
2.1.3.Menghitung luas daerah bangun datar dengan bentuk yang tidak beraturan
2.1.4.Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan luas dan keliling
bangun datar

3. Tujuan PembelajaranSetelah memepelajari ini peserta didik dapat :
1. Mendefinisikan keliling bangun datar
2. Mendefinisikan luas bangun datar
3. Menghitung keliling bangun datar
4. Menghitung luas bangun datar
5. Menghitung luas daerah bangun datar dengan bentuk yang tidak beraturan
6. Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan luas dan keliling
bangun datar

4. Materi Pembelajaran
Pengorganisasian materi
Konsep
Menentukan keliling dan luas bangun datar
Keliling adalah jumlah panjang semua sisi-sisi dari bangun datar.Perhatikan gambar
bangun datar dibawah ini.


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 88

A B




C D
Keliling dari bidang ABCD = AB + BC + CD + AD
Luas dari bidang ABCD adalah luas dari daerah yang diarsir


Fakta
Diketahui gambar dibawah ini , tentukanlah keliling dan luas daerahnya dengan cara
mengarsir gambar.
A
1. P Q 2.

S R B C


3. A B 4. P Q

D C S R


Prosedur
1. Keliling = PQ + QR + RS + PS

Luas = P Q



S R A


2. Keliling = AB + BC + AC Luas = A

B C
3. Keliling = AB + BC + CD + AD Luas = A B



D C

4. Keliling = PQ + QR + RS + PS Luas = P Q


S R
Konsep
Keliling dan luas bangun datar


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 89
1. Persegi panjang
keliling dan luas persegi panjang p
Keliling = 2p + 2l
= 2 ( p+ l ) l
Luas = p x l





2. Persegi
Keliling dan luas dari persegi
s

Keliling persegi = 4s dan luasnya = s
2
s

3. Segitiga
Keliling dan luas dari segitiga A
c b
B C
a

keliling segitiga = a + b + c dan luas segitiga = ½ ax t

4. Jajaran genjang
Keliling dan luas jajaran genjang A a B

m m

D a C
keliling = 2a + 2m = 2 ( a + m ) dan
luas = alas x tinggi

Fakta
1. Sebuah persegi panjang berukuran panjang 15 cm dan lebar 12 cm. hitunglah keliling
dan luas persegi panjang tersebut.
2. Sebuah persegi mempunyai panjang sisi 8 cm. hitunglah keliling dan luasnya
3. Luas sebuah persegi adalah 196 cm
2
. Hitunglah panjang sisi dan keliling persegi
tersebut
4. Sebuah segitiga mempunyai luas = 96 cm
2
dan panjang alas = 16 cm. hitunglah tinggi
segitiga tersebut.
5. Diketahui segitiga siku-siku dengan panjang sisi AB, BC, dan AC berturut- turut
adalah 12 cm, 9 cm dan 15 cm. hitunglah keliling dan luasnya.
6. Hitunglah luas jajaran genjang dibawah ini.

12cm



20 cm
t
10 cm

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 90
Prosedur
1. panjang ( p ) = 15 cm , lebar ( l ) = 12 cm
Kll = 2 ( p + l ) luas = p x l
= 2 ( 15 + = 15 x 12
= 2 ( 27 ) = 180 cm
2

= 54 cm
Jadi keliling persegi panjang adalah 54 cm dan luasnya 180 cm
2




2. Panjang sisi = 8 cm s = 8 cm
- K = 4s
= 4 x 8
= 32 jadi kelilingnya adalah 32 cm
- L = s
2

= 8
2

= 64 jadi luasnya adalah 64 cm
2

3. Luas = 196 cm
2
L = 196 cm
2

- L = s
2

196 = s
2

s = 14 jadi panjang sisinya 14 cm
- K = 4s
= 4 x 14
= 56 jadi kelilingnya adalah 56 cm
2

4. Luas = 96 cm
2
L = 96 cm
2

Alas = 16 cm a = 16 cm
L = ½ x a x t
96 = ½ x 16 x t
96 = 8t
t = 12 cm jadi tinggi segitiga = 12 cm

5. Keliling = AB + BC + AC
= 12 + 9 + 15
= 36 jadi kelilingya adalah 36 cm
Luas = ½ x alas x tinggi
= ½ x AB x BC
= ½ x 12 x 9
= 54 cm
2
jadi luasnya adalah 54 cm
2
6. D C

12 cm


A 20 cm B

Keliling = 2 (AB + AD) luas = AB x t
= 2 (20 + 12) = 20 x 10
10 cm

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 91
= 2 (23) = 46 = 200

Jadi kelilingnya adalah 46 cm dan luasnya adalah 200 cm
2


Konsep A
5. Belah ketupat s s

Keliling dan luas belah ketupat B D

s s
C
Keliling = AC + BC + CD + AD = s + s + s + s
= 4 s
Luas = L AADC + L A ACC
= ½ X AC X OD + ½ X AC X OA
= ½ X AC X ( OD + OA )
= ½ X AC X BD
= ½ X diagonal x diagonal ( lainnya)

6. Layang-layang

Keliling dan luas layang-layang





keliling = 2p + 2q = 2 ( p + q )
Luas = ½ X diagonal pendek X diagonal panjang

7. Trapesium
Keliling dan luas trapesium D C



A B
Keliling = AB + BC + CD + AD
Luas = ½ X tinggi X ( jumlah sisi sejajar)


8. Lingkaran
Keliling dan luas lingkaran
Keliling = 2 t r
Luas = t r
2


Fakta
1. Sebuah belah ketupat mempunyai diagonal yang masing masing panjangnya 32cm
dan 24cm. hitunglah :
a. panjang sisi
q
p
t


r

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 92
b. keliling
c. luas
2. Diagonal-diagonal layang-layang ABCD berpotongan di O. jika AC =21cm, AO = 6
cm dan OB = OD = 8 cm. hitunglah :
a. Panjang AD
b. Panjang CD
c. Keliling
d. Luas
3. Sebuah trapezium samakaki KLMN, KL ∕∕ MN dan KN = LM. Jika KL = 34 cm , KN
= 25 cm dan RS = 20 cm. hitunglah :
a. Tinggi
b. Keliling
c. Luas
4. sebuah lingkaran mempunyai jari-jari 28 cm, hitunglah keliling dan luas lingkaran

Prosedur
1. AC = 32 dan BD = 24
a. OA = ½ X AC OD = ½ X BD
OA = ½ X 32 OD = ½ X 24
OA = 16 cm OD = 12 cm
AD
2
= OA
2
+ OD
2

= 16
2
+ 12
2

= 256 + 144
AD
2
= 400
AD = 20 cm, Jadi panjang sisinya = 20 cm
b. K = 4 s
= 4 x 20 = 80cm, jadi kelilingnya = 80cm
c. L = ½ X AC X BD
= ½ X 32 X 24 = 384 cm
2
Jadi luasnya = 384 cm
2

2. AC = 21 cm, AO = 6 cm dan OB = OD = 8 cm
a. AD
2
= OD
2
+ AO
2

= 8
2
+ 6
2

= 64 + 36
AD
2
= 100
AD = 10, jadi panjang AD = 10 cm
b. CD
2
= OC
2
+ OD
2

= 15
2
+ 8
2
= 225 + 64
CD
2
= 289
CD = 17, jadi panjang CD = 17 cm
c. Keliling = AB + BC + CD + DA
= 10 + 17 + 17 + 10
= 54, jadi kelilingnya adalah 54 cm
d. Luas = ½ x AC x BD
= ½ X 21 x 16
= 168 cm
2
,jadi luasnya adalah 168 cm
2

3. KN = LM

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 93
KL = 34 cm, KN = 25 cm dan RS = 20 cm
a. KR = LS
KL = KR + RS + LS N M
34 = KR + 20 + KR q b
34 = 2 KR + 20
2KR = 34 – 20
2KR = 14 K R a S L
KR = 7 cm

Tinggi trapezium = t = NR
t
2
= KN
2
– KR
2

= 25
2
- 7
2

= 625 – 49
t
2
= 576
t = 24, jadi tinggi trapesium adalah 24 cm
b. Keliling = KL + LM + MN + KN
= 34 + 25 + 20 + 25
= 104, jadi kelilingnya adalah 104 cm

c. Luas = ½ X tinggi X ( jumlah sisi sejajar)
= ½ x t x (KL + MN)
= ½ x 24 x ( 34 + 20 )
= ½ x 24 x 54
= 648, jadi luasnya adalah 648cm
2


4. Keliling = 2 t r
= 2 x 22/7 x 28
= 2x 22 x 4
= 176 ,jadi kelilingnya = 176cm

Luas = t r
2
= 22/7 x 28 x 28
= 22 x 4 x 28
= 2464 , jadi luasnya = 2464 cm
2

Konsep
Menghitung luas daerah pada bidang datar yang tidak beraturan harus diperhatikan
bentuk bidang datranya.
Dalam menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan luas dan keliling
bangun datar terlebih soal di ubah ke dalam bentuk soal matematika.

Fakta
1. Carilah keliling dan luas daerah yang diarsir pada gambar di bawah ini

14 cm


26 cm
p
t t

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 94
2. Pak Ali menjual sebidang tanah berbentuk trapezium sama kaki dengan keliling 48 m
dan dua sisi yang sejajar panjangnya 8 m dan 20 m. jika harga tanah Rp 100.000,00
per m
2
, berapa harga seluruh tanah pak ali tersebut.

Prosedur
1. Keliling daerah yang diarsir = 26 + 14 + 12 + 22 = 74 cm
Luas daerah yang diarsir = luas persegi panjang - luas 1/4 lingkaran
Luas persegi panjang = p x l
= 26 x 14 = 364
Luas ¼ lingkaran = ¼ x t r
2
= ¼ x 22/7 x 14 x 14
= 154
luasdaerah yang diarsir = 364 – 154 = 210cm
2

2. 8cm

a


6 cm 8cm 6cm
K = 2a + (2 x 8) + (2 x 6) Luas = ½ x t x jumlah sisi sejajar
48 = 2a + 28 L = ½ 8 x 28
2a = 20 L = 112 m
2

a = 10

Harga tanah = Luas x 100.000
= Rp11. 200.000,00
Jadi harga seluruh tanah pak ali adalah Rp 11.200.000,00



7. Alokasi Waktu
Beban Belajar Waktu Bentuk
TM 225 menit Sesuai dengan langkah pembelajaran RPP
PT 90 menit Mengerjakan PR
KMTT

Tatap muka:5 x pertemuan = 225 menit
Penugasan terstruktur : 90 menit

8. Metode Pembelajaran
1. Ekspositori
2. Tanya Jawab
3. Pemberian tugas

9. Kegiatan Pembelajaran
(3 x 45 menit)
No Kegiatan Alokasi
waktu Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
1 Kegiatan awal Kegiatan awal 10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 95
- Guru mengucapkan salam,kemudian
mengajak siswa untuk berdoa bersama
sebelum proses pembelajaran
dimulai(menunjukan pembelajaran adalah
ibadah) (religius)

- Guru memperhatikan kehadiran siswa
dengan mengapsen daftar kehadiran
siswa(membangun rasa kepedulian antara
guru dengan siswa dan siswa dengan
siswa(Peduli sosial)
Memberikan Motivasi
- Memotivasi siswa dengan memberitahukan
bahwa adanya post tes di akhir
pembelajaran nanti,dan juga menjelaskan
manfaat dari mempelajari Menentukan
keliling dan luas daerah bangun datar
dalam kehidupan sehari-hari.(tanggung
jawab, komunikatif)
Apersepsi
- Guru membuka pembelajaran tentang
Menentukan keliling dan luas daerah
bangun datar dengan terlebih dahulu
mengulang kembali materi sebelumnya
yang berkaitan dengan materi yang akan
diajarkan yaitu tentang mengidentifikasi
sudut,tentang garis,dan jarak. (komunikatif)

Menginformasikan Tujuan
Pembelajaran
- Menginformasikan tujuan pembelajaran
(komunikatif)


- Siswa bersama-sama dengan guru
membaca doa dengan dipimpin oleh
salah seorang dari mereka(religius)
- Siswa memperhatikan absensi mereka
masing-masing dan memberitahukan
kepada guru tentang absen teman mereka
jika ada yang sakit,izin atau alfa. (Peduli
sosial)

- Siswa memperhatikan penjelasan guru
mereka. . (tanggung jawab, komunikatif)



- Siswa merespon kegiatan guru dengan
mendengarkan penjelasan dari guru dan
menjawab pertanyaan guru jika ada
pertanyaan tentang materi
sebelumnya,danmenanyakan yang tidak
mereka mengerti tentang materi
sebelumnya. (komunikatif)

- Siswa memperhatikan penjelasan guru
mereka.(komunikatif,dan saling
menghargai)

2 Kegiatan inti
Eksplorasi
- Guru terlebih dahulu memberikan contoh
dari masing-masing bangun datar dan
menyuruh siswa untuk mengambil
kesimpulan sendiri tentang pengertian
keliling dan luas bangun datar datar
tersebut(komunikatif,inovatif)
- Guru memperhatikan siswa dalam
membuat kesimpulan tentang pengertian
keliling dan luas bangun datar(komunikatif
dan tanggung jawab )
- Guru menjelaskan tentang rumus-rumus
keliling dan luas bangun datar serta
penerapannya dan menjawab pertanyaan
siswa jika dalam menjelasan materi
tersebut ada siswa yang bertanya.
(komunikatif)

Elaborasi
- Guru memberikan tugas atau latihan
tentang keliling dan luas bangun datar
untuk dikerjakan siswa secara individu.
(komunikatif)
- Guru meminta beberapa orang siswa untuk
Kegiatan inti
Esplorasi
- Siswa memperhatikan dengan
baik penjelasan guru(komunikatif
)
- Kemudian siswa menyimpulkan
sendiri tentang pengertian keliling
dan luas bangun datar. (inovatif
dan tanggung jawab)
- Siswa memperhatikannya
penjelasan guru menanyakan
apabila ada yang kurang
mengerti.. (komunikatif )

Elaborasi
- Siswa mengerjakan tugas yang
diberikan guru (jujur, displin,
rasa ingin tahu, tanggung jawab)
- Beberapa siswa menjelaskan hasil
latihannya didepan kelas
sedangkan yang lainnya
memperhatikan penjelasan teman
mereka yang tampil,dan
menanyakan apabila ada
penjelasan dari temannya yang
100‟











R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 96
menjelaskan hasil tugas mereka didepan
kelas sambil mengecek pemahaman dan
membantu siswa yang menghadapi
kesulitan dalam mengerjakan soal
(komunikatif, tanggung jawab)




konfirmasi
- Guru mengkonfirmasi dan mereward hasil
kerja siswa(komunikatif)



- Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan
dari siswa-siswa tentang keliling dan luas
bangun datar.

kurang jelas atau kurang mereka
pahami(tanggung
jawab,percayadiri,dan rasa ingin
tahu)
konfirmasi
- Siswa memperhatikan konfirmasi
yang diberikan guru dari tugas
mereka apakah pemahaman
mereka sudah benar atau belum.
(komunikatif dan rasa ingin tahu)
- Siswa menanyakan materi yang
masih kurang mereka pahami
tentangkeliling dan luas bangun
datar (komunikatif dan rasa ingin
tahu )

3 Kegiatan penutup
- Guru bersama-sama dengan siswa
menyimpulkan materi(komunikatif)

- Diadakannya postes(jujur, displin, rasa
ingin tahu, tanggung jawab)

- Guru mengakhiri pembelajaran dan
menugaskan PR tentang bangun datar
kepada siswa dan mengucapkan salam
penutup(komunikatif)
Kegiatan penutup
- Siswa bersama-sama dengan guru
menyimpulkan materi (komunikatif)
- Mengerjakan postes yangdiberikan
guru(jujur, displin, rasa ingin tahu,
tanggung jawab)
- Siswa mendengarkan dengan baik
penjelasan penutup guru tentang
peberian tugas di rumah untuk mereka
kemudian menjawab salam guru.
(komunikatif)

25‟


10. Penilaian
1. Jenis Penilaian : Tes
2. Teknik Penilaian : Tertulis
3. Bentuk Penilaian : Uraian
4. Prosedur : Akhir ( Postes )
Dalam Proses

Latihan
1. Hitunglah panjang sisi persegi, jika diketahui luasnya 196 cm
2

2. Gambar di bawah ini, ABCD adalah persegi panjang dan EFGH adalah bujur sangkar.
Hitunglah keliling daerah yang di arsir.

6 cm
A D
6 cm
8 cm
B C


12 cm
3. Hitunglah luas persegi, jika diketahui kelilingnya = 32 cm.
4. Suatu persegi panjang kelilingnya 46 cm dan luasnya 126 cm
2
.

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 97
Tentukan selisih panjang dan lebar persegi panjang tersebut.
5. Sebuah A PQR siku –siku di Q, PQ = 8 cm, dan PR = 17 cm. Hitung panjang QR.



6. C Dari gambar di samping, segitiga ABC
siku – siku di C, panjang AC = 25 cm,
dan AD = 16 cm. Tentukan panjang CD!


A D B

5. D x C Luas trapezium di samping adalah 20
satuan luas. Tentukan tinggi trapezium tersebut.




A x + 2 B

6. Luas sebuah taman berbentuk segi tiga siku – siku adalah 60 m
2
. Apabila kedua sisi
siku – sikunya berselisih 7 m, berapakah keliling taman itu?
7. Selembar seng berbentuk persegi panjang berukuran 50 cm x 40 cm. Seng itu dibuat
tutup kaleng berbentuk lingkaran dengan jari – jari 20 cm. Tentukan luas seng yang
tidak digunakan
8. Hitunglah luas dan keliling masing – masing bidang datar berikut ini!
a. b.
12cm 5 cm
7 cm

8 cm 8 cm




20 cm 10 cm
Kunci jawaban
1. Panjang sisi = 14 cm
2. Keliling = 40 cm
3. Luas = 64 cm²
4. p = 14, l = 9 maka selisih panjang dan lebar adalah 5 cm
5. QR = 15 cm
6. CD = 12 cm
7. Tinggi trapezium = 4 cm
8. Keliling taman = 40 cm
9. Luas seng yang tidak digunakan = 742,85 cm²
10. a. Luas = 134 cm² b. Luas = 42 cm
2
Keliling = 46 cm Keliling = 38 cm



R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 98
Skor penilaian
Skor soal nomor 1 = 0 -10
Skor soal nomor 2 = 0 - 10
Skor soal nomor 3 = 0 –10
Skor soal nomor 4 = 0 - 10
Skor soal nomor 5 = 0 - 10
Skor soal nomor 6 = 0 - 10
Skor soal nomor 7 = 0 - 10
Skor soal nomor 8 = 0 - 10
Skor soal nomor 9 = 0 - 10
Skor soal nomor 10 = 0 - 10


Score perolehan
Nilai = x 100
Score maksimum

11. Sumber, Bahan dan Alat
a. Sumber
- Buku Matematika SMK Kelas XI Program Keahlian Akunntasi dan Penjualan.
Tuti Masrihani, dkk. 2008. Jakarta : Erlangga
- Buku Matematika SMK Tingkat 1 Bidang keahlian Bisnis dan Manajemen. Drs.
Maman Abdurrahman,M.Pd. 2006. Bandung : Armico
- Buku penunjang yang relevan

b. Bahan / alat
- Papan tulis
- Spidol
- Penggaris / busur













RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
UNTUK SISWA SMK KELAS X SEMESTER GANJIL

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir Semester
dari Mata Kuliah Perencanaan Pembelajaran Matematika


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 99


Oleh:
IRAWATI
2410.056

Dosen Pembimbing:
IMAMUDDIN,M.Pd

JURUSAN TARBIYAH
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
STAIN SYECH M.DJAMIL DJAMBEK BUKITTINGGI
2012/2013
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran


1. Identitas

Satuan Pendidikan : SMKN 2 Bukittinggi
Kelas : X (sepuluh)
Semester :1 (ganjil)
Bidang Studi Keahlian : Bisnis Manajemen
Mata Pelajaran : Matematika
Jumlah Pertemuan : 5 kali ( 12 jam pelajaran)

2. Standar Kompetensi
3. Memecahkan masalah berkaitan dengan sistim persamaan dan pertidaksamaan linier
dan kuadrat

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 100

3. Kompetensi Dasar

3.1. Menentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan linier

4. Indikator Pencapaian Kompetensi

3.1.1.Menentukan penyelesaian persamaan linear satu variabel
3.1.2.Menentukan penyelesaian system persamaan linear dua variable
3.1.3.Menentukan penyelesaian system persamaan linear tiga variabel

5. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat :
1. Menentukan himpunan penyelesaian persamaan linier satu variabel setelah
mendengarkan penjelasan guru
2. Menentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan linier dua variabel sesudah
mendengar penjelasan guru
3. Menentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan linier tiga variabel sesudah
mendengar penjelasan guru
6. Materi Pembelajaran
Pengorganisasian Materi
Konsep :
1. Pengertian persamaan linier
a. Kalimat terbuka adalah kalimat yang belum dapat ditentukan nilai kebenarannya
contoh kalimat terbuka :
1. 2x + 1 = 7
2. 4x – 6 >12
b. Kalimat tertutup adalah kalimat yang sudah dapat ditentukan nilai kebenarannya
Contoh kalimat tertutup :
1. 6 + 2 = 8
2. 9 – 1 > 10



R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 101
Persamaan linier adalah kalimat terbuka yang dihubungkan oleh tanda kesamaan dan
variabel tertinggi berpangkat satu.
Contoh persamaan linier :
1. 3x + 5 = 7
2. a – 2 = 10
Persamaan diatas memiliki satu varibel berpangkat satu yaitu x dan a. Persamaan tersebut
disebut persamaan linier satu variabel. Bentuk umum persamaan linier satu variabel
adalah :
ax + b = 0 , a ≠ 0 , b ε R
dengan a = koefesien variabel x, b = konstanta

Prinsip
Persamaan linier tidak akan berubah nilainya jika :
a) ruas kiri dan kanan ditambah atau dikurangi dengan bilangan yang sama
b) ruas kiri dan kanan dikali atau dibagi dengan bilangan sama
c) untuk memudahkan penyelesaian gunakan prinsip variabel diruas kiri dan konstanta di
ruas kiri



Fakta
Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan linier berikut :
a. 7x – 3 = 5x = 9
b. 3 (7y – 5) = 2y + 4
c. 6 (5 – x) = 8 – 4(x + 3)
d.

x = 1 -

Prosedur
a. 7x – 3 = 5x + 9 b. 3(7y – 5) = 2y + 4
7x – 5x = 9+3 21y – 15 = 2y + 4
2x = 12 21y – 2y = 4 + 15
x =

= 6 19 y = 19
Hp : { 6 } y =

= 1

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 102
Hp : { 1 }

c. 6(5-x) = 8 – 4(x+3) d.

x = 1 -

dikali 6
30 – 6x = 8 – 4x – 12 21x = 6 -x
-6x + 4x = - 4 – 30 21x + x = 6
- 2x = - 34 22x = 6
x =


= 17 x =

=

Hp : { 17 } Hp : {

}



Konsep :
2. Pengertian sistem persamaan linier dua variabel
Persamaan linier dengan dua variabel merupakan sebuah persamaan linier yang memuat
dua variabel. Bentuk umum persamaan linier dua variabel adalah :
ax + by = c dengan , a ≠ 0 , b ≠ 0, a,b,c ε R
dengan a = koefesien variabel x, b = koefesien variabel y , c = konstanta


Contoh persamaan linier dua variabel :
1. 2x + 5y = 0
2. 3x – 6y + 5 = 0
3. 12p + q = 16

Persamaan linier dua variabel disebut juga persamaan garis. Bentuk ax + by = c jika
digambarkan pada bidang cartesius merupakan sebuah garis lurus sehingga penyelesaian
sebuah persamaan linier dua variabel dapat ditunjukan dengan cara menggambarkannya
pada bidang cartesius yaitu titik-titik pada garis.
Sistem persamaan linier dengan dua variabel (SPLDV) adalah sisitem persamaan linier
yang melibatkan lebih dari satu persamaan linier yang saling berkaitan. Dua variabelnya
menunjukan banyaknya variabel yang akan ditentukan penyelesaiannya. Bentuk umum
dari SPDLV adalah :
a
1
x + b
1
y = c
1


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 103
a
2
x + b
2
y = c
2
Dengan a
1
, b
1
, c
1
, a
2
, b
2
, c
2
ε R
Contoh :
2x – y = 4
2x + 3y = 12

3. Sistem persamaan linier tiga variabel ( SPLTV )
Bentuk umum SPLTV adalah :
a
1
x + b
1
y + c
1
z = d
1
a
2
x + b
2
y + c
2
z = d
2
a
3
x + b
3
y + c
3
z = d
3

dengan a
i
, b
i
, c
i
, d
i
ε R , i = 1, 2, 3
contoh :
x – y + 2z = 5
2x + y – z = 9
X – 2y + 3z = 4

Prinsip
Sistem persamaan linier dua variabel dapat ditentukan himpunan penyelesaiannya
dengan:
1. metode grafik
2. metode subsitusi
3. metode eliminasi
4. menggunakan matriks

Fakta
1. Dengan metode grafik tentukan himpunan penyelesaian dari
2x – y = 4
2x + 3y = 12

2. Dengan metode subsitusi tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan
linier
2x + 3y = 5
3x + 4y = 6

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 104

3. Dengan metode eliminasi tentuka himpunan penyelesaian dari SPDLV:
3x + 2y – 11 =0
2x + 3y – 9 = 0

4. Dengan menggunakan matriks tentukan himpunan penyelesaian dari
2p – 3q = 4
7p + 2q = 39

5. Tentukan himpunan penyelesaian persamaan berikut :
x – y + 2z =5
2x + y – z = 9
x – 2y + 3z = 4

Prosedur
1. 2x – y = 4
2x + 3y = 12

Titik potong grafik 2x – y = 4 dengan sumbu koordinat

x 0 2
y -4 0
koordinat (0,-4) (2,0)

Titik potong grafik 2x + 3y = 12 dengan sumbu koordinat
X 0 6
Y 4 0
koordinat (0,4) (6,0)

Grafik dari sistem persamaan linier diatas adalah sebagai berikut




R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 105

4
3
2 (3,2)
1

1 2 3 4 5 6 x
-1
-2
-3
-4

Kedua garis berpotongan dititik (3,2) maka himpunan penyelesaian dari SPLDV
diatas adalah titik potong dari kedua garis. Jadi Hp: {3,2}

2. 2x + 3y =- 5
2x = 5 – 3y
X =

……….. pers (1)

3x + 4y = 6 ……….pers (2)
Subsitusikan persamaan (1) ke persamaan (2)
3x + 4y = 6
3

+ 4y = 6 dikali 2
3 (5 – 3y) + 8y = 12
15 – 9y + 8y = 12
y = 12 – 15
y = - 3
Subsitusikan y = -3 ke x =

=

=

=

= 7
Jadi himpunan penyelesaiannya ; {7, -3}

3. 3x + 2y – 11 =0……..pers (1)
2x + 3y – 9 = 0………. pers (2)
Mengeliminasi variabel x
3x + 2y = 11 x 2 6x + 4y = 22
2x + 3y = 9 x 3 6x + 9y = 27
-5y = - 5

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 106
y = 1
Mengeliminasi variabel y
3x + 2y = 11 x 3 9x + 6y = 33
2x + 3y = 9 x 2 4x + 6y = 18
5x = 15
x = 3
Jadi himpunan penyelesaia nnya : { 3,1 }



4. Sistem persamaan linier 2p – 3q = 4
7p + 2q = 39



Dapat ditulis secara matriks menjadi
(


) (

) (

)
(

) (


)

(

)
(

)

(


) (

)
=

(


)
=

(


)
=

(

)
(

) (

), jadi himpunan penyelesaiannya : {5, 2}

5. x – y + 2z =5 ……. pers (1)
2x + y – z = 9 …….pers(2)
x – 2y + 3z = 4 ……pers(3)

Eliminasi pers(1) dengan pers(2)
x – y + 2z =5

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 107
2x + y – z = 9
3x + z = 14 …….pers (4)

Eliminasi pers(1) dengan pers(3)
x – y + 2z = 5 x2 2x – 2y + 4z = 10
x – 2y + 3z = 4 x1 x – 2y + 3z = 4
x + z = 6 ……..pers(5)

eliminasi pers(4) dengan pers(5)
3x + z = 14
x + z = 6
2x = 8
x =

= 4
Subtitusi x = 4 ke x + z = 6
4 + z = 6
z = 6 – 4 = 2

Subtitusi x = 4 dan z = 2 ke salah satu pers (1), (2), dan (3)
x – y + 2z = 5
4 – y + 2.2 = 5
8 – y = 5
- y = 5 – 8
- y = -3
y = 3, Jadi himpunan penyelesaiannya : {4,3,2}
Konsep
Penerapan dalam bidang keahlian

Fakta
1. Jumlah uang ani sepertiga uang budi. Jika masing-masing uang mereka ditambah Rp
15.000,- maka uang ani menjadi dua pertiga uang budi. Tentukan jumlah uang mereka
masing-masing sebelum ditambah.

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 108
2. Di suatu toko adi membeli 4 buku tulis dan 3 pensil dengan harga Rp 9.750,- dan
budi membeli 2 buku tulis dan sebuah pensil dengan harga Rp 4.250,-. Jika frida
membeli 5 buku tulis dan 2 pensil berapakah harga yang harus dibayar oleh frida?
3. Jumlah tiga bilangan sama dengan 45. Bilangan pertama ditambah 4 sama dengan
bilangan kedua dan bilangan ketiga dikurangi 17 sama dengan bilangan pertama.
Tentukan masing-masing bilangan tersebut.

Prosedur
1. Misalkan uang Ani = x , uang Budi = y
x =

y
x + 15000 =

y

y + 15000 =

y

y -

y = - 15000

y = - 15000
y =

= 45 000
uang Budi = Rp 45.000,-
jumlah uang mereka masing-masing sebelum ditambah adalah :
uang budi = Rp 45000 - Rp 15000 = Rp 30.000,-
uang Ani =

x 30.000 = Rp 10.000,-


2. Misalkan : harga satu buku tulis = x
Harga satu pensil = y
Jika soal tersebut diubah dalam bentuk kalimat matematika menjadi :
4x + 3y = 9750
2x + y = 4250
Selanjutnya diselesaikan dengan metode eliminasi
4x + 3y = 9750 x 1 4x + 3y = 9750
2x + y = 4250 x2 4x + 2y = 8500
y = 1250
y = 1250 disubtisusikan ke 2x + y = 4250

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 109
2x + 1250 = 4250
2x = 4250 – 1250
2x = 3000
X =

= 1500
Besar uang yang dibayar frida adalah = 5x + 2y
= 5 . 1500 + 2 . 1250
= 7500 + 2500
= Rp 10.000,-
3. Misalkan bilangan tersebut adalah x, y dan z
x + y + z = 45 ……… pers (1)
x + 4 = y …………….pers (2)
z – 17 = x ………….. pers(3)
eliminasi pers(1) dengan pers(2)
x + y + z = 45
x – y = - 4
2x + z = 41 …… pers(4)

Eliminasi pers(3) dengan pers(4)
-x + z = 17
2x + z = 41
- 3x = - 24
x =

= 8
subtitusi x = 8 ke -x + z = 17
- 8 + z = 17
z = 17 + 8 = 25
subsitusi x = 8 dan z = 25 ke x + y + z = 45
8 + y + 25 = 45
y + 33 = 45
y = 45 – 33 = 12
Jadi masing-masing bilangan tersebut adalah 8, 12, dan 25




R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 110
7. Alokasi Waktu

Beban Belajar Waktu Bentuk
TM 540 menit Sesuai dengan langkah pembelajaran RPP
PT 240 menit Mengerjakan PR
KMTT

8. Metode Pembelajaran
- Pembelajaran langsung
- Tanya jawab
- Penugasan

9. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 ( 2 x 45 menit)

No Kegiatan
Pembelajaran
Aktivitas Guru Aktivitas Siswa Waktu

1 Kegiatan Awal  Guru membimbing siswa
berdo‟a sebelum belajar.
 Guru memperhatikan
kehadiran siswa.

Motivasi
- Guru menginformasikan tujuan
pembelajaran.
- Guru menyampaikan langkah-
langkah kegiatan pembelajaran
yang akan dilaksanakan pada
hari ini.
- Guru memotivasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran, apabila
materi ini dikuasai dengan baik
oleh siswa maka akan
 Siswa berdo‟a bersama-sama.
 Siswa memberikan respon
terhadap guru


Motivasi
- Siswa mendapat informasi tujuan
pembelajaran
- Siswa dengan serius
mendengarkan penjabaran dari
guru
- Siswa mendengarkan motivasi
yang diberikan oleh guru



10
menit

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 111
bermanfaat dalam pembahasan
soal-soal

Apersepsi
- Memberikan beberapa
pertanyaan kepada siswa
tentang materi yang telah
dipelajari sebelumnya (melihat
kedalaman materi yang sudah
diperoleh siswa)
- Guru menanyakan ada tugas
atau tidak




Apersepsi
- Siswa mengingat kembali
pelajaran sebelumnya.
- Siswa menanggapi pertanyaan
dari guru

2 Kegiatan Inti Eksplorasi
- Guru dan siswa secara
bersama-sama membahas
contoh tugas rumah
- Guru menjelaskan persamaan
linier satu variabel





Elaborasi
- Guru memfasilitasi siswa
dalam kegiatan pembelajaran
- Guru membimbing siswa
mengerjakan soal
- Guru memfasilitasi siswa
dalam menyajikan hasil kerja
individual.
- Memfasilitasi peserta didik
berkompetisi secara sehat
Eksplorasi
- Siswa mengoreksi jawabannya
sesuai dengan penjelasan yang
diberikan guru
- Siswa mendengarkan uraian guru,
tentang persamaan linier satu
variabel dan memberikan respon
terhadap pertanyaan yang
diajukan guru dan mencatat hal –
hal yang dianggap penting

Elaborasi
- Siswa berdiskusi bersama teman
sebangku mengenai materi yang
dipelajari.
- Siswa mengerjakan soal-soal
“ kegiatan siswa” dalam buku
paket mengenai persamaan linier
satu variable
- Siswa menyajikan hasil kerja
individu didepan kelas
70
Menit

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 112
untuk meningkatkan prestasi
belajar

Konfirmasi
- Guru memberikan umpan balik
positif dan penguatan dalam
bentuk lisan, tulisan, isyarat,
maupun hadiah terhadap
keberhasilan peserta didik.
- memberikan motivasi kepada
siswa yang kurang atau belum
berpartisipasi aktif.
- Guru memberikan kesempatan
bertanya kepada siswa yang
belum mengerti terhadap
materi yang telah dipelajari
- Siswa menjawab beberapa
tes/kuis yang diberikan guru.

Konfirmasi
- Siswa ,mengikuti stimulus yang
diberikan oleh guru.
- Siswa mendengarkan motivasi
yang diberikan oleh guru.
- Siswa menanyakan masalah yang
belum mengerti.



3 Penutup - membimbing siswa
menyimpulkan hasil
pembelajaran.
- Guru memberikan pekerjaan
rumah (PR)
- Menyampaikan rencana tujuan
pembelajaran pada pertemuan
selanjutnya

- mencatat di buku dan
menyampaikan kesimpulan materi
yang telah dipelajari
- Siswa menandai pekerjaan rumah
yang diberikan oleh guru
- Siswa mendengarkan dan
memperhatikan penjelasan dari
guru

10
menit

Pertemuan 2 ( 3 x 45 menit)

No Kegiatan
Pembelajaran
Aktivitas Guru Aktivitas Siswa Waktu

1 Kegiatan Awal  Guru membimbing siswa  Siswa berdo‟a bersama-sama. 10

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 113
berdo‟a sebelum belajar.
 Guru memperhatikan
kehadiran siswa.

Motivasi
- Guru menginformasikan
tujuan pembelajaran.
- Guru menyampaikan langkah-
langkah kegiatan pembelajaran
yang akan dilaksanakan pada
hari ini.
- Guru memotivasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran, apabila
materi ini dikuasai dengan
baik oleh siswa maka akan
bermanfaat dalam pembahasan
soal-soal

Apersepsi

- Guru mengingatkan kembali
tentang pelajaran sebelumnya,
melalui tanya jawab.
- Guru menanyakan ada tugas
atau tidak

 Siswa memberikan respon
terhadap guru
Motivasi
- Siswa mendapat informasi tujuan
pembelajaran
- Siswa dengan serius
mendengarkan penjabaran dari
guru
- Siswa mendengarkan penjelasan
dari guru.








Apersepsi

- siswa mengingat kembali
pelajaran sebelumnya
- siswa menanggapi pertanyaan dari
guru

menit
2 Kegiatan Inti Eksplorasi
- Guru dan siswa secara
bersama-sama membahas
contoh tugas rumah
- Guru dan siswa membahas
tentang persamaan linier dua
variabel dan tentang
Eksplorasi
- Siswa mengoreksi jawabannya
sesuai dengan penjelasan yang
diberikan guru
- Siswa mendengarkan uraian guru,
tentang persamaan linier satu
variabel dan memberikan respon
115
menit

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 114
penyelesaian sistim persamaan
linier dua variable dengan cara
subtitusi dan eliminasi
- Guru memberikan contoh soal
tentang persamaan linier dua
variabel

-
-
Elaborasi
- Guru memfasilitasi siswa
dalam kegiatan pembelajaran
- Guru membimbing siswa
mengerjakan soal
- Guru memfasilitasi siswa
dalam menyajikan hasil kerja
individual.
- Memfasilitasi peserta didik
berkompetisi secara sehat
untuk meningkatkan prestasi
belajar
-
-


Konfirmasi
- Guru memberikan umpan balik
positif dan penguatan dalam
bentuk lisan, tulisan, isyarat,
maupun hadiah terhadap
keberhasilan peserta didik.
- memberikan motivasi kepada
terhadap pertanyaan yang
diajukan guru dan mencatat hal –
hal yang dianggap penting







Elaborasi
- Siswa memperhatikan dan
mendengarkan langkah – langkah
tentang cara menentukan himpunan
penyelesaian sistim persamaan
linier dua variable dengan metode
grafik dan langkah – langkah
tentang cara menentukan himpunan
penyelesaian sistim persamaan
linier dua variable dengan subtitusi
dan eliminasi
- Siswa mengerjakan soal latihan
yang diberikan guru, tentang cara
menentukan himpunan
penyelesaian sistim persamaan
linier dua variable dengan metode
grafik

Konfirmasi

- Siswa ,mengikuti stimulus yang
diberikan oleh guru.
- Siswa mendengarkan motivasi

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 115
siswa yang kurang atau belum
berpartisipasi aktif.
- Guru memberikan kesempatan
bertanya kepada siswa yang
belum mengerti terhadap
materi yang telah dipelajari
yang diberikan oleh guru.
- Siswa menanyakan masalah yang
belum mengerti.



3 Penutup - membimbing siswa
menyimpulkan hasil
pembelajaran.
- Guru memberikan pekerjaan
rumah (PR)
- Menyampaikan rencana tujuan
pembelajaran pada pertemuan
selanjutnya

- mencatat di buku dan
menyampaikan kesimpulan materi
yang telah dipelajari
- Siswa menandai pekerjaan rumah
yang diberikan oleh guru
- Siswa mendengarkan dan
memperhatikan penjelasan dari
guru

10
menit

Pertemuan 3 ( 2 x 45 menit)

No Kegiatan
Pembelajaran
Aktivitas Guru Aktivitas Siswa Waktu

1 Kegiatan Awal  Guru membimbing siswa
berdo‟a sebelum belajar.
 Guru memperhatikan
kehadiran siswa.

Motivasi
- Guru menginformasikan
tujuan pembelajaran.
- Guru menyampaikan langkah-
langkah kegiatan pembelajaran
yang akan dilaksanakan pada
hari ini.
 Siswa berdo‟a bersama-sama.
 Siswa memberikan respon
terhadap guru

Motivasi
- Siswa mendapat informasi tujuan
pembelajaran
- Siswa dengan serius
mendengarkan penjabaran dari
guru
- Siswa mendengarkan penjelasan
dari guru.
10
menit

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 116
- Guru memotivasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran, apabila
materi ini dikuasai dengan
baik oleh siswa maka akan
bermanfaat dalam pembahasan
soal-soal
Apersepsi
- Guru mengingatkan kembali
tentang pelajaran sebelumnya,
melalui tanya jawab.
- Guru menanyakan ada tugas
atau tidak







Apersepsi
- siswa mengingat kembali
pelajaran sebelumnya
- siswa menanggapi pertanyaan dari
guru

2 Kegiatan Inti Eksplorasi
- Guru dan siswa secara
bersama-sama membahas
contoh tugas rumah
- Guru menjelaskan tentang
penyelesaian sistim persamaan
linier dua variable dengan cara
gabungan subtitusi dan eliminasi
- Guru memberikan contoh soal
tentang sistim persamaan linier
dua variabel

- Elaborasi
- Guru memfasilitasi siswa
dalam kegiatan pembelajaran
- Guru membimbing siswa
mengerjakan soal
- Guru memfasilitasi siswa
dalam menyajikan hasil kerja
individual.
Eksplorasi
- Siswa mengoreksi jawabannya
sesuai dengan penjelasan yang
diberikan guru
- Siswa memperhatikan dan
mendengarkan langkah – langkah
tentang cara menentukan
himpunan penyelesaian sistim
persamaan linier dua variable
dengan gabungan subtitusi dan
eliminasi


Elaborasi
- Siswa mengerjakan soal latihan
yang diberikan guru, tentang cara
menentukan himpunan
penyelesaian sistim persamaan
linier dua variable dengan
gabungan subtitusi dan eliminasi
70
menit

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 117
- Memfasilitasi peserta didik
berkompetisi secara sehat
untuk meningkatkan prestasi
belajar

- Konfirmasi
- Guru memberikan umpan balik
positif dan penguatan dalam
bentuk lisan, tulisan, isyarat,
maupun hadiah terhadap
keberhasilan peserta didik.
- memberikan motivasi kepada
siswa yang kurang atau belum
berpartisipasi aktif.
- Guru memberikan kesempatan
bertanya kepada siswa yang
belum mengerti terhadap
materi yang telah dipelajar







Konfirmasi

- Siswa ,mengikuti stimulus yang
diberikan oleh guru.
- Siswa mendengarkan motivasi
yang diberikan oleh guru.
- Siswa menanyakan masalah yang
belum mengerti.



3 Penutup - membimbing siswa
menyimpulkan hasil
pembelajaran.
- Guru memberikan pekerjaan
rumah (PR)
- Menyampaikan rencana tujuan
pembelajaran pada pertemuan
selanjutnya

- mencatat di buku dan
menyampaikan kesimpulan materi
yang telah dipelajari
- Siswa menandai pekerjaan rumah
yang diberikan oleh guru
- Siswa mendengarkan dan
memperhatikan penjelasan dari
guru

10
menit





R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 118

Pertemuan 4 ( 3 x 45 menit)

No Kegiatan
Pembelajaran
Aktivitas Guru Aktivitas Siswa Waktu

1 Kegiatan Awal  Guru membimbing siswa
berdo‟a sebelum belajar.
 Guru memperhatikan
kehadiran siswa.
Motivasi
- Guru menginformasikan
tujuan pembelajaran.
- Guru menyampaikan langkah-
langkah kegiatan pembelajaran
yang akan dilaksanakan pada
hari ini.
- Guru memotivasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran, apabila
materi ini dikuasai dengan
baik oleh siswa maka akan
bermanfaat dalam pembahasan
soal-soal

Apersepsi
- Guru mengingatkan kembali
tentang pelajaran sebelumnya,
melalui tanya jawab.
- Guru menanyakan ada tugas
atau tidak

 Siswa berdo‟a bersama-sama.
 Siswa memberikan respon
terhadap guru

Motivasi
- Siswa mendapat informasi tujuan
pembelajaran
- Siswa dengan serius
mendengarkan penjabaran dari
guru
- Siswa mendengarkan penjelasan
dari guru.






Apersepsi
- siswa mengingat kembali
pelajaran sebelumnya
- siswa menanggapi pertanyaan dari
guru

10
menit
2 Kegiatan Inti Eksplorasi
- Guru dan siswa secara
bersama-sama membahas
contoh tugas rumah
Eksplorasi
- Siswa mengoreksi jawabannya
sesuai dengan penjelasan yang
diberikan guru
115men
it

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 119
- Guru menjelaskan tentang
penyelesaian sistim persamaan
linier tiga variable dengan cara
gabungan subtitusi dan
eliminasi
- Guru memberikan contoh soal
tentang sistim persamaan linier
tiga variabel

Elaborasi
- Guru memfasilitasi siswa
dalam kegiatan pembelajaran
- Guru membimbing siswa
mengerjakan soal
- Guru memfasilitasi siswa
dalam menyajikan hasil kerja
individual.
- Memfasilitasi peserta didik
berkompetisi secara sehat
untuk meningkatkan prestasi
belajar

- Konfirmasi
- Guru memberikan umpan balik
positif dan penguatan dalam
bentuk lisan, tulisan, isyarat,
maupun hadiah terhadap
keberhasilan peserta didik.
- memberikan motivasi kepada
siswa yang kurang atau belum
berpartisipasi aktif.
- Guru memberikan kesempatan
- Siswa memperhatikan dan
mendengarkan langkah – langkah
tentang cara menentukan
himpunan penyelesaian sistim
persamaan linier tiga variable
dengan gabungan subtitusi dan
eliminasi


Elaborasi
- Siswa mengerjakan soal latihan
yang diberikan guru, tentang cara
menentukan himpunan
penyelesaian sistim persamaan
linier tiga variable dengan
gabungan subtitusi






Konfirmasi

- Siswa ,mengikuti stimulus yang
diberikan oleh guru.
- Siswa mendengarkan motivasi
yang diberikan oleh guru.
- Siswa menanyakan masalah yang
belum mengerti.


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 120
bertanya kepada siswa yang
belum mengerti terhadap
materi yang telah dipelajar

3 Penutup - membimbing siswa
menyimpulkan hasil
pembelajaran.
- Guru memberikan pekerjaan
rumah (PR)
- Menyampaikan rencana tujuan
pembelajaran pada pertemuan
selanjutnya

- mencatat di buku dan
menyampaikan kesimpulan materi
yang telah dipelajari
- Siswa menandai pekerjaan rumah
yang diberikan oleh guru
- Siswa mendengarkan dan
memperhatikan penjelasan dari
guru

10
menit

Pertemuan 5 ( 2 x 45 menit)

No Kegiatan
Pembelajaran
Aktivitas Guru Aktivitas Siswa Waktu

1 Kegiatan awal  Guru membimbing siswa
berdo‟a sebelum belajar.
 Guru memperhatikan
kehadiran siswa.
Motivasi
- Guru menginformasikan
tujuan pembelajaran.
- Guru menyampaikan langkah-
langkah kegiatan pembelajaran
yang akan dilaksanakan pada
hari ini.
- Guru memotivasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran, apabila
materi ini dikuasai dengan
baik oleh siswa maka akan
 Siswa berdo‟a bersama-sama.
 Siswa memberikan respon
terhadap guru

Motivasi
- Siswa mendapat informasi tujuan
pembelajaran
- Siswa dengan serius
mendengarkan penjabaran dari
guru
- Siswa mendengarkan penjelasan
dari guru.



10
menit

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 121
bermanfaat dalam pembahasan
soal-soal

Apersepsi
- Guru mengingatkan kembali
tentang pelajaran sebelumnya,
melalui tanya jawab.
- Guru menanyakan ada tugas
atau tidak




Apersepsi
- siswa mengingat kembali
pelajaran sebelumnya
- siswa menanggapi pertanyaan dari
guru

2 Kegiatan Inti Eksplorasi
- Guru dan siswa secara
bersama-sama membahas
contoh tugas rumah
- Guru menjelaskan tentang
penerapan persamaan linier
dan sistim persamaan linier
pada bidang keahlian
- Guru memberikan contoh soal
tentang penerapan persamaan
linier dan sistim persamaan
linier

Elaborasi
- Guru memfasilitasi siswa
dalam kegiatan pembelajaran
- Guru membimbing siswa
mengerjakan soal
- Guru memfasilitasi siswa
dalam menyajikan hasil kerja
individual.
- Memfasilitasi peserta didik
berkompetisi secara sehat
Eksplorasi
- Siswa mengoreksi jawabannya
sesuai dengan penjelasan yang
diberikan guru
- Siswa memperhatikan dan
mendengarkan langkah – langkah
tentang menerapkan persamaan
linier dan sistem persamaan linier
pada bidang keahlian




Elaborasi
- Siswa memperhatikan dan
mendengarkan langkah – langkah
tentang cara menentukan
penyelesaian penerapan persamaan
linier dan sistim persamaan linier
- Siswa mengerjakan soal latihan
yang diberikan guru



70
menit

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 122
untuk meningkatkan prestasi
belajar

Konfirmasi
- Guru memberikan umpan balik
positif dan penguatan dalam
bentuk lisan, tulisan, isyarat,
maupun hadiah terhadap
keberhasilan peserta didik.
- memberikan motivasi kepada
siswa yang kurang atau belum
berpartisipasi aktif.
- Guru memberikan kesempatan
bertanya kepada siswa yang
belum mengerti terhadap
materi yang telah dipelajar



Konfirmasi
- Siswa ,mengikuti stimulus yang
diberikan oleh guru.
- Siswa mendengarkan motivasi
yang diberikan oleh guru.
- Siswa menanyakan masalah yang
belum mengerti.

3 Penutup - membimbing siswa
menyimpulkan hasil
pembelajaran.
- Guru memberikan pekerjaan
rumah (PR)
- Menyampaikan rencana tujuan
pembelajaran pada pertemuan
selanjutnya

- mencatat di buku dan
menyampaikan kesimpulan materi
yang telah dipelajari
- Siswa menandai pekerjaan rumah
yang diberikan oleh guru
- Siswa mendengarkan dan
memperhatikan penjelasan dari
guru

10
menit


10. Sumber, bahan dan alat
a. Sumber

1. Buku Matematika tingkat 1 bidang keahlian Bisnis dan Manajemen, penerbit
Armico Bandung

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 123
2. Buku Matematika tingkat 2 bidang keahlian Bisnis dan Manajemen, penerbit
Armico Bandung
3. Buku Matematika untuk SMK dan MAK kelas XI, penerbit Erlangga Jakarta
4. Buku Matematika untuk SMK Kelas XI, penerbit Grafindo Medi Pratama

b. Bahan / alat
 Papan tulis
 Spidol

11. Penilaian

Pertemuan 1 (latihan individu)
1. Tentukanlah nilai peubah yang memenuhi dari persamaan dibawah ini!
a. 3x = 2x – 6 c.
( )
8
7
4
5 3 x x
=
+

b. 4x + 9 = 6x + 7 d. 7a + 4 =
3
2
( 3a – 4)
2. Nyatakan x dengan peubah(variabel) yang lain!
a. 3 + 4x = 7 – k c.
7 5
3
+
=
+ x
m
k

b.
5
3
2
x Q P
=
+
d. B A
x A
4
4
3 5
÷ =
+

3. Tiga tahun lalu usia Andi setengah dari usia Cindy. Selisih usia mereka saat ini adalah
8 tahun. Tentukan usia Andi dan Cindi saat ini.

Pertemuan ke 2 dan 3 ( latihan individu)

1. Dengan metode grafik tentukan himpunan penyelesaian dari
x + 2y = 10
3x – 2y = 6
2. Dengan metode subsitusi tentukan himpunan penyelesaian dari
a. 2y – x = -2 b. x – y = 5 c. 2x = - 5y + 20
x + y = 7 3 2x + y = 7 x – 4y – 23 = 0
3. Dengan metode eliminasi tentukan himpunan penyelesaian dari

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 124
a. 11x + 3y + 7 = 0 b. 5x + y = 0 c. 3y + 2z = -1
2x + 5y = 21 14x + 3y = 18 5y + 3z = -3
4. Dengan metode matriks atau determinan tentukan himpunan penyelesaian dari
a. – 2x + y = 5 b. 2x + 5y = 4 c. x + 4y = 2
3x + 4y = - 2 4x – 3y = - 18 x + y =5
5. Tentukan himpunan penyelesaian dari sistim persamaan linier
¹
´
¦
= ÷ ÷
= ÷ +
0 26 2 5
0 20 3
y x
y x

dan nilai dari 3x – 2y = ….

Pertemuan 4 ( latihan individu)
1. Tentukan nilai x, y dan z pada sistim persamaan berikut:

¦
¹
¦
´
¦
= + + ÷
= + ÷
= + ÷
9 2
3 2
4 2
z y x
z y x
z y x


Pertemuan 5
1. Harga disket tiga kali harga CD. Jika seorang siswa membeli 2 disket dan 5 CD
seharga Rp 16500,- maka tentukan harga 3 disket dan 7 CD
2. Diketahui tiga bilangan berturut-turut x,y dan z. Rata-rata dari ketiga bilangan itu
adalah 12. Bilangan kedua sama dengan jumlah bilangan yang lain dikurangi 12.
Bilangan ketiga sama dengan jumlah bilangan lain. Tentukan bilangan-bilangan itu.
3. Harga sebuah celana 3 kali harga sebuah baju. Jika harga 3 celana dan 1 baju adalah
Rp 65.000,00, maka harga satu baju dan satu celana adalah …..
4. Sebuah hotel mempunyai 2 buah tipe kamar, masing-masing berdaya tampung 3
orang dan 2 orang. Jika jumlah kamar seluruhnya 32 kamar dengan daya tampung
keseluruhan 84 orang, banyak kamar yang berdaya tampung 3 orang adalah …
ulangan harian 1

1. Tentukan penyelesaian persamaan linear berikut ini:
a. 4x – 5 = 11 e.
5
3
x – 2 = 7
b. 8 + x = 10 f.
2
3 4 ÷ x
=
5
5 3 + x

c. 6x – 9 = 7x – 15

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 125
d. 10x – 2(x – 8) = 5 (x + 4)
2. Tentukan himpunan penyelesaian dari sistim persamaan linear dua variable berikut:
a.
¹
´
¦
= +
= +
5 3
2 3 4
y x
y x
c.
¹
´
¦
÷ = ÷
= ÷
2 5 2
10 3 4
y x
y x

b.
¹
´
¦
= ÷
÷ = +
6 2 2
5 3
y x
y x

3. Tentukan himpunan penyelesaian dari sistim persamaan linear tiga variable berikut:
a.
¦
¹
¦
´
¦
= + ÷
= ÷ +
= + +
6 3 4
8 3 2
1
z y x
z y x
z y x
b.
¦
¹
¦
´
¦
= + +
= + +
= + ÷
14 3 2 2
12 2 5
8 4 3
z y x
z y x
z y x

4. Harga 10 buah buku tulis dan 6 buah pensil adalah Rp 14.500,00. Adapun harga 6
buah buku tulis dan 5 buah pensil adalah Rp 9.750,00. Berapakah harga sebuah buku
tulis dan harga sebuah pensil?
5. Jumlah dua buah bilangan sama dengan 79. Adapun selisih kedua bilangan itu sama
dengan 11. Tentukan bilangan – bilangan tersebut.

Mengetahui : Bukittinggi, Januari 2013
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Matematika



IRAWATI
NIP : NIM : 2410.056











R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 126
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

1. Identitas
Satuan Pendidikan : SMKN 2 Bukittinggi
Kelas : X (sepuluh)
Semester : 1 (ganjil)
Program Studi Keahlian : Bisnis Manajemen
Mata Pelajaran : Matematika
Jumlah Pertemuan : 4 kali ( 10 x 45 menit)

2. Standar Kompetensi
3. Memecahkan masalah berkaitan dengan sistim persamaan dan pertidaksamaan linier

3. Kompetensi Dasar
3.2. Menentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan linier

4. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.2.1.Menentukan daerah penyelesaian pertidaksamaan linear satu variabel
3.2.2.Menentukan daerah penyelesaian system pertidaksamaan linear dua variable
3.2.3.Menentukan model matematika dari persoalan program linear
3.2.4.Menentukan sistem pertidaksamaan linear dari daerah penyelesaian
3.2.5.Menentukan nilai optimum dari fungsi objektif
3.2.6.Menerapkan system pertidaksamaan linear dalam bidang keahlian

5. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat :
1. Menuliskan bentuk umum pertidaksamaan linier dengan tepat dan benar
2. Menentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan linier dengan benar
3. Menggambarkan daerah penyelesaian pertidaksamaan linier dengan tepat dan benar
4. Menentukan daerah penyelesaian sistem pertidaksamaan linier dua variabel dengan
benar
5. Membuat model matematika dari soal-soal program linier dengan benar
6. Menentukan fungsi objektif dan nilai optimum dari soal-soal program linier dengan
tepat

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 127

6. Materi Pembelajaran
1. Pengertian pertidaksamaan linier
Konsep
Pertidaksamaan linier adalah suatu kalimat terbuka yang menggunakan salah satu
lambang ketidaksamaan dengan pangkat tertinggi dari peubah (variabel) satu.
Bentuk umum dari pertidaksamaan linier
ax + b > 0 , ax + b < 0, ax + b ≥ 0, ax + b ≤ 0, dengan a ≠ 0, a, b ε R
contoh :
a. 2x – 4 > 8
b. 6 – 3x ≤ 8
c. 2x – 2 ≥ 4x – 6

Sifat – sifat pertidaksamaan
a. Jika kedua ruas pertidaksamaan masing-masing ditambah, dikurangi , dikali atau
dibagi dengan bilangan positif yang sama maka tanda pertidaksamaan itu ekivalen
(sama) atau tidak berubah.
b. Jika kedua ruas pertidaksamaan masing-masing dikali atau dibagi dengan bilangan
negatif yang sama maka tanda pertidaksamaan berubah menjadi lawannya.

Fakta
1. Tentukan himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan 3x – 2 > x + 8
2. Tentukan himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan 3x – 6 ≤ 5x – 14
3. Tentukan himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan 3x – 2 < x + 6 serta tunjukkan
pada garis bilangan, jika
a. x ε bilangan bulat
b. x ε bilangan riil
4. Tunjukkan dengan garis bilangan, jika pertidaksamaan mempunyai Hp sebagai
berikut:
a. {x | x > 5 , x ε R}
b. {x | x ≤ - 2, x ε B}
c. {x | -3 < x ≤ 2 , x ε R}



R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 128

Prosedur
1. 3x – 2 > x + 8
3x – x > 8 + 2
2x > 10
x > 5 Hp : {x | x > 5}

2. 3x – 6 ≤ 5x – 14
3x – 5x ≤ - 14 + 6
-2x ≤ - 8
x ≥ 4 Hp : {x | x ≥ 4 }

3. 3x – 2 < x + 6
3x – x < 6 + 2
2x< 8
x < 4
a. Hp : {x | x < 4 , x ε B} dengan garis bilangan : 4


b. Hp : {x | x < 4 , x ε R} dengan garis bilangan : 4

4. a. { x | x > 5, x ε R } 5

b. { x | x ≤ - 2, x ε B } - 2

c. { x |- 3 < x ≤ - 2, x ε R}
-3 -2




2. Sistem pertidaksamaan linier
Konsep
Sistem pertidaksamaan linier adalah gabungan dua atau lebih dari pertidaksamaan linier
Menentukan himpunan penyelesaian dari suatu sistem pertidaksamaan linier merupakan
irisan dari himpunan penyelesaian masing-masing pertidaksamaan liniernya. Untuk
menentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan linier dua variabel dapat dilakukan
langkah-langkah sebagai berikut :
1. Gambarkan garis ax + by = c
2. Ambil sembarang titik P (x,y) yang terletak diluar garis ax + by = c

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 129
3. Subsitusikan titik tersebut ke dalam pertidaksamaan
4. Apabila pertidaksamaan benar, maka daerah yang memuat titik P(x,y) adalah
himpunan penyelesaiannya. Jika pertidaksamaan salah, maka daerah lain yang tidak
memuat titik P(x,y) adalah himpunan penyelesaiannya.

Fakta
1. Gambarlah daerah penyelesaian dari pertidaksamaan linier berikut :
a. x ≥ 0
b. y ≥ 0
c. x ≥ 4
d. x < - 2
e. y ≥ 5
f. y ≤ 3
g. 4x + 3y ≤ 2y , x ≥ 0, y ≥ 0 , x,y ε R
h. 5x – 8y ≥ 40 , x ≥ 0, y ≥ 0 , x,y ε R
i. 1 ≤ x ≤ 5
j. 2 ≤ y ≤ 6

2. Gambarlah daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan linier berikut :
a. 2x + y ≥ 12
4x + 3y ≥ 12
x ≥ 0, y ≥ 0 , x,y ε R

b. x+ y ≤ 15
x + 2 ≥ y
x ≥ 0, y ≥ 0 , x,y ε R

c. x + y ≤ 4
3x + y ≤ 6
x ≥ 0, y ≥ 0 , x,y ε R





R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 130
Prosedur

1. a. x ≥ 0 b. y ≥ 0 c. x ≥ 4
y y x = 4


x x 4 x





d. x < - 2 e. y ≥ 5 f. y ≤ 3
y y y

5 y= 5
5 y = 3
-2




g. 4x + 3y ≤ 24 , x ≥ 0, y ≥ 0 , x,y ε R
y
8




6 x


h. 5x – 8y ≥ 40 , x ≥ 0, y ≥ 0 , x,y ε R
y




8 x
-5


i. 1 ≤ x ≤ 5 j. 2 ≤ y ≤ 6
y y
6

2

1 5 x x


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 131

2. a. 2x + y ≥ 12 y
4x + 3y ≥ 12 12
x ≥ 0, y ≥ 0 , x,y ε R 4
2x + y = 12

4x + 3y = 12
3 6 x



y
15
b. x+ y ≤ 15 x + y =15
x + 2 ≥ y
x ≥ 0, y ≥ 0 , x,y ε R x – y = - 2
2
-2 15 x



y
c. x + y ≤ 4 6
3x + y ≤ 6
x ≥ 0, y ≥ 0 , x,y ε R
4 3x + y = 6



2 4 x + y = 4 x





3. Penerapan pertidaksamaan linier pada bidang keahlian
Konsep
Penerapan pertidaksamaan pada bidang keahlian namanya program linier. Program linier
adalah suatu metode atau cara untuk mencari nilai maksimum dan minimum bentuk linier
yang disebut bentuk objektif pada daerah yang dibatasi oleh suatu sistem pertidaksamaan
linier. Dari daerah yang membatasi sistem pertidaksamaan linier itu terdapat sebuah
penyelesaian yang memberikan hasil terbaik yang disebuit penyelesaian optimum.
Untuk memecahkan suatu masalah program linier kita harus menerjemahkan terlebih
dahulu masalah tersebut dalam bentuk bahasa matematika. Rumusan matematika yang

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 132
diperoleh itu disebut madel matematika. Rumusan matematika secara garis besar dibagi
dua bagian:
1. Persyaratan atau kendala-kendala (sistem pertidaksamaan)
2. Bentuk fungsi objektif (fungsi sasaran)

Menentukan nilai optimum bentuk objektif (ax + by) adalah:
1. Metode uji titik pojok
Nilai optimum dari bentuk (ax + by) cukup dihitung pada titik-titik pojok daerah
himpunan penyelesaian.
2. Metode garis selidik
Garis- garis selidik berbentuk ax + by = k , dengan a,b > 0 dan k ε R

Fakta
1. Seorang pengusaha roti ingin membuat 2 jenis roti. Roti jenis I memerlukan 200 gram
tepung dan 350 gram gula, roti jenis II memerlukan 250 gram tepung dan 450 gram
gula. Perusahaan itu memiliki 14 kg tepung dan 20 kg gula. Jika x dan y berturut-turut
mengetahui banyak roti jenis I dan banyak roti jenis II. Tuliskanlah model matematika
dari permasalahan tersebut.
2. Sebuah toko elektronik hanya menjual dua jenis barang yaitu televisi merek A dan
televisi merek B dengan ruang pamer seluas 20 m
2
. Dengan memperhitungkan jarak
diantara dua barang yang dipajang, setiap televisi A membutuhkan ruang pamer 1m
2

dan televisi B membutuhkan ruang pamer seluas 0,75m
2
. Jika ia tidak ingin memajang
tidak lebih dari 26 televisi di ruang pamer tokonya. Tuliskanlah model matematika
dari masalah ini.
3. Tentukan model matematika dari daerah yang diarsir pada gambar berikut :

y
5


2

-3 5 x






R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 133
4. Tentukan nilai maksimum dari f(x,y) = 2x + y yang memenuhi sistem pertidaksamaan
x + 2y ≤ 8
x + y ≤ 6
x ≥ 0, y ≥ 0 , x,y ε R

5. Tentukan nilai maksimum fungsi objektif f(x,y) = 2x + 5y pada daerah yang diarsir
pada gambar berikut:
y
2x + y = 8
x + 3y = 9
x



6. Seorang pedagang sepatu mempunyai modal Rp 8.000.000,-. Ia merencanakan
membeli dua jenis sepatu, sepatu pria dan sepatu wanita. Harga sepatu pria adalah Rp
20.000,- per pasang dan sepatu wanita harganya Rp 16.000,- per pasang. Keuntungan
dari penjual sepatu pria dan sepatu wanita berturut-turut adalah Rp 6.000,- dan Rp
5.000,-. Mengingat kapasitas kiosnya maka ia akan membeli sebanyak-banyaknya 450
pasang sepatu. Buatlah model matematika yang sesuai dengan persoalan ini. Berapa
banyak sepatu pria dan sepatu wanita yang harus dijual agar pedagang tersebut
memperoleh keuntungan sebesar-besarnya dan berapa keuntungan terbesar yang
diperoleh.

7. Seorang penjahit hendak membuat 2 model pakaian jadi dari dua jenis kain, yaitu kain
polos dan kain bergaris. Model I memerlukan 1 m kain polos dan 1,5 m kain bergaris.
Model II memerlukan 2 m kain polos dan 0,5 kain bergaris. Penjahit tersebut
memeliki persedian 20 m kain polos dan 15 m kain bergaris. Tentukan jumlah total
maksimum pakaian yang dapat dibuat dengan metode garis selidik.












R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 134
Prosedur
1. Misalkan : banyak roti jenis I = x
Banyak roti jenis II = y
Persoalan diatas dapat dinyatakan dengan tabel sebagai berikut :
tepung gula
Roti jenis I
Roti jenis II
200
250
350
450
Bahan yang
tersedia
14000 20000

Jadi model matematika untuk persoalan diatas adalah :
200x + 250y ≤ 14000
350x + 450y ≤ 20000
x ≥ 0 , y ≥ 0
ekivalen dengan :
4x + 5y ≤ 280
7x + 9y ≤ 4000
x ≥ 0 , y ≥ 0

2. Misalkan : banyak televisi merek A = x
Banyak televisi merek B = y
Persoalan diatas dapat dinyatakan dengan tabel sebagai berikut :
Ruang yang
dibutuhkan
Banyak
televisi
televisi merek
A televisi
merek B
1
0,75
1
1
yang tersedia 20 26


Jadi model matematika untuk persoalan diatas adalah :
x + 0,75y ≤ 20
x + y ≤ 26
x ≥ 0 , y ≥ 0

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 135
ekivalen dengan :
4x + 3y ≤ 80
x + y ≤ 26
x ≥ 0 , y ≥ 0

3. Persamaan garis yang melalui titik (0,a) dan (b,0) adalah : ax + by = ab
4.

5 2x – 3y = -6 Persamaan garis yang melalui titik (5,0) dan
(0,5) adalah 5x + 5y = 25 ekivalen dengan
x + y = 5
Persamaan garis yang melalui titik (-3,0) dan
2 x + y = 5 adalah 2x - 3y = - 6

-3 5 x

Untuk menentukan tanda ketidaksamaan ambil titik uji pada daerah yang diarsir. Titik
uji (1,3).
(1,3) · x + y = 5 (1,3) · 2x – 3y = -6
1 + 3 ≤ 5 2.1 – 3.3 ≤ -6
4 ≤ 5 -7 ≤ -6
Jadi model matematika dari persoalan diatas adalah :
x+ y ≤ 5
2x – 3y ≤ -6
x ≥ 0 , y ≥ 0


5. x + 2y ≤ 8 gambar grafik
x + y ≤ 6 y
x ≥ 0, y ≥ 0
fungsi objektif f(x,y) = 2x + y 6 x + y = 6
Gambar grafiknya adalah 4
C (4,2)
x + 2y =8

6 x

Titik potong kedua garis adalah :
x + 2y = 8
x + y = 6
y = 2
y = 2 subtitusi ke x + y = 6
x + 2 = 6
x = 6 – 2 = 4 jadi titik potong kedua garis (4,2)




R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 136
Titik
pojok
f (x,y) = 2x + y Nilai
(0,4)
(6,0)
(4,2)
2.0 + 4 = 0 + 4
2.6 + 0 = 12 +
0
2.4 + 2 = 8 + 2
4
12 ( nilai
maksimum)
10

Jadi nilai maksimum dari f(x,y) = 2x + y adalah 12

2. y
(0,8)

(0,3) 2x + y = 8
x + 3y =9

(4,0) (9,0) x

Titik potong kedua garis :
2x + y = 8 x 1 2x + y = 8
x + 3y = 9 x 2 2x + 6y = 18
-5y = -10
y = 2
y = 2 subtitusikan ke x + 3y = 9
x + 3.2 = 9
x = 9 – 6,
x = 3 jadi titik potongnya adalah (3,2)
Titik
pojok
f (x,y) = 2x +5 y Nilai
(4,0)
(3,2)
(0,3)
2.4 + 5.0 = 8 + 0
2.3 + 5.2 = 6 + 10
2.0 + 5.3 = 0 + 15
8
16 ( nilai maksimum)
15

Jadi nilai maksimum dari f(x,y) = 2x + 5y adalah 16.




R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 137
3. Masalah diatas dapat diselesaikan dengan langkah-langkah berikut :
1. Merumuskan persoalan kedalam model matematika. Diperoleh sistem
pertidaksamaan sebagai berikut:
x ≥ 0 , y ≥ 0
x+ y ≤ 450
5x + 4y ≤ 2000
Fungsi objektif: (6000x + 5000y) untuk keuntungan maksimum.

2. Menggambarkan daerah yang memenuhi sitem pertidaksamaan
y x + y = 450 x 5
5x + 4y = 2000 x 1

(0,500) 5x + 5y = 2250
(0,450) 5x + 4y = 2000
y = 250
Hp y = 250 subtitusi ke x + y = 450
x + 250 = 450
(400,0) (450,0) x x = 450 – 250
x = 200
Titik potong garis x + y = 450 dan garis 5x + 4y = 2000 adalah : (200,250)

3. Menganalisa nilai fungsi objektif
Titik-titik pojok pada daerah himpunanpenyelesaian adalah (0,0), (400,0), (200,250),
dan (0, 450) kemudian titik terebut diuji kan pada fungsi objektif sebagai berikut :

Titik
pojok
f (x,y) = 6000x + 5000 y Nilai
(0,0)
(400,0)
(200,250)
(0,450)
6000 . 0 + 5000 . 0
6000 . 400 + 5000 . 0
6000 . 200 + 5000 . 250
6000 . 0 + 5000 . 450
0
2400000
2450000(maksimum)
2250000

Jadi keuntungan maksimum pedagang tersebut adalah Rp. 2.450.000,- yaitu dengan
menjual sepatu pria sebanyak 200 pasang dan sepatu wanita 250 pasang.


4. Model matematika dari masalah diatas adalah

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 138
Misalkan: banyak pakaian model I = x
banyak pakaian model II = y
Persoalan diatas dapat dinyatakan dengan tabel sebagai berikut
Dari tabel diatas terdapat pertidaksamaan
x≥ 0, y≥ 0, dan x,y ε C
1x + 2y ≤ 20 · x + 2y = 20
1,5x + 0,5y ≤ 15 · 3x + y ≤ 30
Jadi model matematika untuk persoalan diatas adalah
x ≥ 0, y ≥ 0, x + 2y ≤ 20 dan 3x + y ≤ 30, untuk x,y ε C
dengan bentuk fungsi objektif: Z = x + y

Koordinat titik potongnya adalah:
x + 2y = 20 x1 x + 2y = 20
3x + y = 30 x2 6x + 2y = 60
-5x = -40
x = 8

x = 8 subtitusi ke x + 2y = 20
8 + 2y = 20
2y = 12
y = 6
koordinat titik potongnya adalah (8,6)
y

(0,30)






(0,10)

Hp P (6,8)


(10,0) (20,0) x



R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 139
Garis putus-putus pada gambar adalah garis selidik x + y = k. Fungsi (x + y) mencapai
maksimum di titik P (6,8) dengan nilai maksimum 14.

7. Alokasi Waktu
Beban Belajar Waktu Bentuk
TM 450 menit Sesuai dengan langkah pembelajaran RPP
PT 240 menit Mengerjakan PR
KMTT

8. Metode Pembelajaran
- Pembelajaran langsung
- Tanya jawab
- Penugasan

9. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan 1 ( 2 x 45 menit)
No Kegiatan
Pembelajaran
Aktivitas Guru Aktivitas Siswa Waktu

1 Kegiatan Awal  Guru membimbing siswa berdo‟a
sebelum belajar.
 Guru memperhatikan kehadiran
siswa.

Motivasi
- Guru menginformasikan tujuan
pembelajaran.
- Guru menyampaikan langkah-
langkah kegiatan pembelajaran
yang akan dilaksanakan pada hari
ini.
- Guru memotivasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran, apabila
materi ini dikuasai dengan baik
 Siswa berdo‟a bersama-sama.
 Siswa memberikan respon
terhadap guru


Motivasi
- Siswa mendapat informasi
tujuan pembelajaran
- Siswa dengan serius
mendengarkan penjabaran dari
guru
- Siswa mendengarkan motivasi
yang diberikan oleh guru


10
menit

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 140
oleh siswa maka akan bermanfaat
dalam pembahasan soal-soal

Apersepsi
- Memberikan beberapa pertanyaan
kepada siswa tentang materi yang
telah dipelajari sebelumnya
(melihat kedalaman materi yang
sudah diperoleh siswa)
- Guru menanyakan ada tugas atau
tidak





Apersepsi
- Siswa mengingat kembali
pelajaran sebelumnya.
- Siswa menanggapi pertanyaan
dari guru

2 Kegiatan Inti Eksplorasi
- Guru dan siswa secara bersama-
sama membahas contoh tugas
rumah
- Guru menjelaskan pertidaksamaan
linier





Elaborasi
- Guru memfasilitasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran
- Guru membimbing siswa
mengerjakan soal
- Guru memfasilitasi siswa dalam
menyajikan hasil kerja individual.
- Memfasilitasi peserta didik
berkompetisi secara sehat untuk
meningkatkan prestasi belajar

Eksplorasi
- Siswa mengoreksi jawabannya
sesuai dengan penjelasan yang
diberikan guru
- Siswa mendengarkan uraian
guru, tentang pertidaksamaan
linier dan memberikan respon
terhadap pertanyaan yang
diajukan guru dan mencatat hal
– hal yang dianggap penting
Elaborasi
- Siswa berdiskusi bersama
teman sebangku mengenai
materi yang dipelajari.
- Siswa mengerjakan soal latihan
yang diberikan guru, tentang
menentukan penyelesaian
pertidaksamaan linier
- Siswa menyajikan hasil kerja
individu didepan kelas
- Siswa menjawab beberapa
tes/kuis yang diberikan guru.
70
menit

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 141
Konfirmasi
- Guru memberikan umpan balik
positif dan penguatan dalam bentuk
lisan, tulisan, isyarat, maupun
hadiah terhadap keberhasilan
peserta didik.
- memberikan motivasi kepada siswa
yang kurang atau belum
berpartisipasi aktif.
- Guru memberikan kesempatan
bertanya kepada siswa yang belum
mengerti terhadap materi yang
telah dipelajari
Konfirmasi
- Siswa ,mengikuti stimulus
yang diberikan oleh guru.
- Siswa mendengarkan motivasi
yang diberikan oleh guru.
- Siswa menanyakan masalah
yang belum mengerti.



3 Penutup - membimbing siswa menyimpulkan
hasil pembelajaran.
- Guru memberikan pekerjaan rumah
(PR)
- Menyampaikan rencana tujuan
pembelajaran pada pertemuan
selanjutnya

- mencatat di buku dan
menyampaikan kesimpulan
materi yang telah dipelajari
- Siswa menandai pekerjaan
rumah yang diberikan oleh guru
- Siswa mendengarkan dan
memperhatikan penjelasan dari
guru

10
menit

Pertemuan 2 ( 3 x 45 menit)

No Kegiatan
Pembelajaran
Aktivitas Guru Aktivitas Siswa Waktu

1 Kegiatan awal  Guru membimbing siswa berdo‟a
sebelum belajar.
 Guru memperhatikan kehadiran
siswa.

 Siswa berdo‟a bersama-sama.
 Siswa memberikan respon
terhadap guru


10
menit

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 142

Motivasi
- Guru menginformasikan tujuan
pembelajaran.
- Guru menyampaikan langkah-
langkah kegiatan pembelajaran
yang akan dilaksanakan pada hari
ini.
- Guru memotivasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran, apabila
materi ini dikuasai dengan baik
oleh siswa maka akan bermanfaat
dalam pembahasan soal-soal

Apersepsi
- Memberikan beberapa pertanyaan
kepada siswa tentang materi yang
telah dipelajari sebelumnya
(melihat kedalaman materi yang
sudah diperoleh siswa)
- Guru menanyakan ada tugas atau
tidak

Motivasi
- Siswa mendapat informasi
tujuan pembelajaran
- Siswa dengan serius
mendengarkan penjabaran dari
guru
- Siswa mendengarkan motivasi
yang diberikan oleh guru





Apersepsi
- Siswa mengingat kembali
pelajaran sebelumnya.
- Siswa menanggapi pertanyaan
dari guru

2 Kegiatan Inti Eksplorasi
- Guru dan siswa secara bersama-
sama membahas contoh tugas
rumah
- Guru dan siswa membahas tentang
sistim pertidaksamaan linier
- Guru memberikan contoh soal
tentang sistim pertidaksamaan
linier


Eksplorasi
- Siswa mengoreksi jawabannya
sesuai dengan penjelasan yang
diberikan guru
- Siswa mendengarkan uraian
guru, tentang sistem
pertidaksamaan linier dan
memberikan respon terhadap
pertanyaan yang diajukan guru
dan mencatat hal – hal yang
dianggap penting
115
menit

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 143

Elaborasi
- Guru memfasilitasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran
- Guru membimbing siswa
mengerjakan soal
- Guru memfasilitasi siswa dalam
menyajikan hasil kerja individual.
- Memfasilitasi peserta didik
berkompetisi secara sehat untuk
meningkatkan prestasi belajar







Konfirmasi
- Guru memberikan umpan balik
positif dan penguatan dalam bentuk
lisan, tulisan, isyarat, maupun
hadiah terhadap keberhasilan
peserta didik.
- memberikan motivasi kepada siswa
yang kurang atau belum
berpartisipasi aktif.
- Guru memberikan kesempatan
bertanya kepada siswa yang belum
mengerti terhadap materi yang
telah dipelajari



Elaborasi
- Siswa berdiskusi bersama
teman sebangku mengenai
materi yang dipelajari.
- Siswa memperhatikan dan
mendengarkan langkah –
langkah tentang cara
menentukan daerah
penyelesaian pada sistim
pertidaksamaan linier, yang
dijelaskan oleh guru di depan
kelas dan mencatat hal yang
dianggap penting
- Siswa mengerjakan soal latihan
yang diberikan guru, tentang
cara menentukan daerah
penyelesaian pada sistim
pertidaksamaan linier

Konfirmasi
- Siswa ,mengikuti stimulus
yang diberikan oleh guru.
- Siswa mendengarkan motivasi
yang diberikan oleh guru.
- Siswa menanyakan masalah
yang belum mengerti.





R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 144

3 Penutup - membimbing siswa menyimpulkan
hasil pembelajaran.
- Guru memberikan pekerjaan rumah
(PR)
- Menyampaikan rencana tujuan
pembelajaran pada pertemuan
selanjutnya

- mencatat di buku dan
menyampaikan kesimpulan
materi yang telah dipelajari
- Siswa menandai pekerjaan
rumah yang diberikan oleh guru
- Siswa mendengarkan dan
memperhatikan penjelasan dari
guru

10
menit

Pertemuan 3 ( 2 x 45 menit)

No Kegiatan
Pembelajaran
Aktivitas Guru Aktivitas Siswa Waktu

1 Kegiatan Awal  Guru membimbing siswa berdo‟a
sebelum belajar.
 Guru memperhatikan kehadiran
siswa.
Motivasi
- Guru menginformasikan tujuan
pembelajaran.
- Guru menyampaikan langkah-
langkah kegiatan pembelajaran
yang akan dilaksanakan pada hari
ini.
- Guru memotivasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran, apabila
materi ini dikuasai dengan baik
oleh siswa maka akan bermanfaat
dalam pembahasan soal-soal

Apersepsi
- Memberikan beberapa pertanyaan
 Siswa berdo‟a bersama-sama.
 Siswa memberikan respon
terhadap guru

Motivasi
- Siswa mendapat informasi
tujuan pembelajaran
- Siswa dengan serius
mendengarkan penjabaran dari
guru
- Siswa mendengarkan motivasi
yang diberikan oleh guru






Apersepsi
10
menit

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 145
kepada siswa tentang materi yang
telah dipelajari sebelumnya
(melihat kedalaman materi yang
sudah diperoleh siswa)
- Guru menanyakan ada tugas atau
tidak
- Siswa mengingat kembali
pelajaran sebelumnya.
- Siswa menanggapi pertanyaan
dari guru

2 Kegiatan inti Eksplorasi
- Guru dan siswa secara bersama-
sama membahas contoh tugas
rumah
- Guru menjelaskan tentang model
matematika
- Guru memberikan contoh soal
tentang menentukan model
matematika


Elaborasi
- Guru memfasilitasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran
- Guru membimbing siswa
mengerjakan soal
- Guru memfasilitasi siswa dalam
menyajikan hasil kerja individual.
- Memfasilitasi peserta didik
berkompetisi secara sehat untuk
meningkatkan prestasi belajar





Konfirmasi
Eksplorasi
- Siswa mengoreksi jawabannya
sesuai dengan penjelasan yang
diberikan guru
- Siswa mendengarkan uraian
guru, tentang model
matematika dan memberikan
respon terhadap pertanyaan
yang diajukan guru dan
mencatat hal – hal yang
dianggap penting

Elaborasi
- Siswa berdiskusi bersama
teman sebangku mengenai
materi yang dipelajari.
- Siswa memperhatikan dan
mendengarkan langkah –
langkah tentang cara
menentukan model matematika
dari sistim pertidaksamaan linier
- Siswa mengerjakan soal latihan
yang diberikan guru, tentang
cara menentukan model
matematika dari sistim
pertidaksamaan linier

70
menit

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 146
- Guru memberikan umpan balik
positif dan penguatan dalam bentuk
lisan, tulisan, isyarat, maupun
hadiah terhadap keberhasilan
peserta didik.
- memberikan motivasi kepada siswa
yang kurang atau belum
berpartisipasi aktif.
- Guru memberikan kesempatan
bertanya kepada siswa yang belum
mengerti terhadap materi yang
telah dipelajari
Konfirmasi
- Siswa ,mengikuti stimulus
yang diberikan oleh guru.
- Siswa mendengarkan motivasi
yang diberikan oleh guru.
Siswa menanyakan masalah yang
belum mengerti


3 Penutup - membimbing siswa menyimpulkan
hasil pembelajaran.
- Guru memberikan pekerjaan rumah
(PR)
- Menyampaikan rencana tujuan
pembelajaran pada pertemuan
selanjutnya

- mencatat di buku dan
menyampaikan kesimpulan
materi yang telah dipelajari
- Siswa menandai pekerjaan
rumah yang diberikan oleh guru
- Siswa mendengarkan dan
memperhatikan penjelasan dari
guru

10
menit

Pertemuan 4 ( 3 x 45 menit)

No Kegiatan
Pembelajaran
Aktivitas Guru Aktivitas Siswa Waktu

1 Kegiatan Awal  Guru membimbing siswa berdo‟a
sebelum belajar.
 Guru memperhatikan kehadiran
siswa.
Motivasi
- Guru menginformasikan tujuan
 Siswa berdo‟a bersama-sama.
 Siswa memberikan respon
terhadap guru

Motivasi
- Siswa mendapat informasi
10
menit

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 147
pembelajaran.
- Guru menyampaikan langkah-
langkah kegiatan pembelajaran
yang akan dilaksanakan pada hari
ini.
- Guru memotivasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran, apabila
materi ini dikuasai dengan baik
oleh siswa maka akan bermanfaat
dalam pembahasan soal-soal

Apersepsi
- Memberikan beberapa pertanyaan
kepada siswa tentang materi yang
telah dipelajari sebelumnya
(melihat kedalaman materi yang
sudah diperoleh siswa)
- Guru menanyakan ada tugas atau
tidak
tujuan pembelajaran
- Siswa dengan serius
mendengarkan penjabaran dari
guru
- Siswa mendengarkan motivasi
yang diberikan oleh guru






Apersepsi
- Siswa mengingat kembali
pelajaran sebelumnya.
- Siswa menanggapi pertanyaan
dari guru

2 Kegiatan Inti Eksplorasi
- Guru dan siswa secara bersama-
sama membahas contoh tugas
rumah
- Guru menjelaskan tentang
menentukan nilai optimum dengan
uji titik pojok dan garis selidik
- Guru memberikan contoh soal
tentang nilai optimum


Elaborasi
- Guru memfasilitasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran
- Guru membimbing siswa
Eksplorasi
- Siswa mengoreksi jawabannya
sesuai dengan penjelasan yang
diberikan guru
- Siswa mendengarkan uraian
guru, tentang Menentukan nilai
optimum dan memberikan
respon terhadap pertanyaan
yang diajukan guru dan
mencatat hal – hal yang
dianggap penting

Elaborasi
- Siswa berdiskusi bersama
115
menit

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 148
mengerjakan soal
- Guru memfasilitasi siswa dalam
menyajikan hasil kerja individual.
- Memfasilitasi peserta didik
berkompetisi secara sehat untuk
meningkatkan prestasi belajar


Konfirmasi
- Guru memberikan umpan balik
positif dan penguatan dalam bentuk
lisan, tulisan, isyarat, maupun
hadiah terhadap keberhasilan
peserta didik.
- memberikan motivasi kepada siswa
yang kurang atau belum
berpartisipasi aktif.
Guru memberikan kesempatan
bertanya kepada siswa yang belum
mengerti terhadap materi yang telah
dipelajari
teman sebangku mengenai
materi yang dipelajari.
- Siswa memperhatikan dan
mendengarkan langkah –
langkah tentang cara mencari
nilai optimum
- Siswa mengerjakan soal latihan
yang diberikan guru, tentang
cara mencari nilai optimum

Konfirmasi
- Siswa ,mengikuti stimulus
yang diberikan oleh guru.
- Siswa mendengarkan motivasi
yang diberikan oleh guru.
Siswa menanyakan masalah yang
belum mengerti

3 Penutup - membimbing siswa menyimpulkan
hasil pembelajaran.
- Guru memberikan pekerjaan rumah
(PR)
- Menyampaikan rencana tujuan
pembelajaran pada pertemuan
selanjutnya

- mencatat di buku dan
menyampaikan kesimpulan
materi yang telah dipelajari
- Siswa menandai pekerjaan
rumah yang diberikan oleh guru
- Siswa mendengarkan dan
memperhatikan penjelasan dari
guru

10
menit



R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 149
10. Sumber, bahan dan alat
a. Sumber
1. Buku Matematika tingkat 1 bidang keahlian Bisnis dan Manajemen, penerbit
Armico Bandung
2. Buku Matematika tingkat 2 bidang keahlian Bisnis dan Manajemen, penerbit
Armico Bandung
3. Buku Matematika untuk SMK dan MAK kelas XI, penerbit Erlangga Jakarta
4. Buku Matematika untuk SMK Kelas XI, penerbit Grafindo Medi Pratama
b. Bahan / alat
1. Papan tulis
2. Spidol

11. Penilaian
Pertemuan 1 ( latihan individu)
1. Tentukanlah himpunan penyelesaian dari tiap pertidaksamaan linier berikut dan
tunjukkan pada garis bilangan jika x ε C.
a. 3x – 4 ≤ 11
b. 3x – 2 ≥ 8 + 2x
c. 5x – 6 + 2 (x + 2) ≤ 2x + 8
d.

2. Tentukanlah himpunan penyelesaian dari tiap pertidaksamaan linier berikut dan
tunjukkan pada garis bilangan jika x ε R.
a. 4x – 3 ≥ 5
b. 7x – 4 ≤ 4x + 5
c.

3. Tunjukkan dengan garis bilangan, jika pertidaksamaan mempunyai Hp sebgai berikut:
a. {x |x ≥ 4 , x ε R}
b. {x |x ≤ - 1, x ε B}
c. {x |- 1 < x ≤ 5 , x ε R}
d. {x |x ≤ -3 atau x ≥ 2, x ε R}




R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 150
Pertemuan 2 ( latihan individu)
1. Gambarlah daerah penyelesaian dari pertidaksamaan berikut :
a. x + 2y ≤ 4, x ≥ 0, y ≥ 0
b. 2x – 4y < 8 , x ≥ 0, y ≥ 0
c. 3x + 4y ≥ 30, x ≥ 0, y ≥ 0
d. 2 ≤ y ≤ 6
e. 1 ≤ x ≤ 5
2. Tentukanlah daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan linier berikut :
a. 2x – y ≤ 6 b. x + y ≤ 6
2x + 5y ≤ 15 3x + 8y ≤ 24
x ≥ 0, y ≥ 0 untuk x, y ε R x ≥ 0, y ≥ 0 untuk x, y ε R
3. Tentukanlah daerah penyelesaian dan nilai minimum dari sistem pertidaksamaan
berikut :
x + 2y ≥ 8
3x + 2y ≥ 12
x ≥ 0, y ≥ 0 untuk x, y ε R
dengan fungsi objektif Z = 10x + 15y
4. Tentukan nilai maksimum dari z = x + 3y dengan sistem pertidaksamaan linier
berikut :
x + y ≥ 1
x ≤ 1
y ≤ 1

Pertemuan 3 ( latihan individu)
1. Seorang pemilik toko elektronik memiliki modal Rp 45.000.000,-. Ia berencana
membeli dua jenis televisi sebanyak 20 unit. Harga 1 unit tipe A dan tepe B berturut-
turut adalah Rp 1.500.000,- dan Rp 3.000.000,-. Untuk persediaan ia harus memiliki
sedikitnya 6 unit dari masing-masing tipe. Buatlah model matematika yang sesuai
dengan persoalan ini.
Misalkan: televisi tipe A = x
Televisi tipe B = y




R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 151
Persoalan diatas dapat dinyatakan dengan tabel sebagai barikut:

Televisi tipe
A
Televisi tipe
B
Kapasitas/mode
l
Banyak
Harga beli
X
.............
..............
3000000 y
...........
...........

2. Luas daerah parkir 1760 m
2
. Luas rata-rata mobil kecil adalah 4m
2
dan mobil besar
12m
2
. Daya tampung maksimum200 kendaraan. Biaya parkir mobil kecil Rp 1.000,-
per jam dan mobil besar Rp 2.000,- per jam. Buatlah model matematikanya agar
didapat keuntungan maksimum.
3. Suatu pabrik berkeinginan memproduksi dua jenis barang. Barang jenis A memberi
keuntungan Rp 20.000,- per buah dan barang jenis B memberi keuntungan Rp
15.000,- per buah. Untuk memproduksi kedua barang tersebut diperlukan tiga mesin.
Waktu yang diperlukan untuk memproduksi tiap barang dengan tiga mesin dan waktu
yang tersedia untuk tiap mesin selama tiga bulan diperlihatkan dalam tabel berikut:
Mesin I(jam) Mesin
II(jam)
Mesin
III(jam)
Barang A
Barang B
Waktu yang
tersedia
4
2
1000
3
4
1500
1
2
600

Buatlah model matematika agar keuntungan yang didapat sebesar-besarnya.
4. Tulislah model matematika dari daerah yang diarsir pada gambar dibawah ini.
y
(0,5)

(0,2)
Hp


(2,0) (4,0) x




R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 152
Pertemuan 4 ( latihan individu)
1. Tentukan nilai maksimum bentuk dari (4x + 8y) yang memenuhi sistem
pertidaksamaan
x + y ≤ 20
2x + y ≤ 32
x ≥ 0, y ≥ 0
dan gambar daerah penyelesaian sistem pertidaksamaannya
2. Minimumkan bentuk dari (5x + 3y) yang memenuhi sistem pertidaksamaan:
3x + 2y ≥ 60
4x + 5y ≥ 90, x ≥ 0, y ≥ 0
3. Seorang agen sepeda ingin membeli 25 buah sepeda untuk persedian. Ia ingin beli
sepeda biasa dengan harga Rp 150.000,- perbuah dan sepeda balap dengan harga Rp
200.000,- perbuah.ia merencanakan tidak akan mengeluarkan uang lebih dari Rp
4.200.000,-. Ia mengharapkan laba Rp 30.000,- untuk setiap sepeda biasa dan Rp
40.000,- untuk etiap sepeda balap.
a. Dengan memisalkan banyak sepeda biasa = x dan sepeda balap = y, tulislah sistem
pertidaksamaan dalam x dan y
b. Tulislah fungsi objektifnya
c. Perlihatkan daerah himpunan penyelesaian dari sistem pertidaksamaan diatas.
d. Tentukan banyaknya masing-masing jenis sepeda yang harus dibeli agar
memperoleh laba maksimum.
4. Gunakan garis selidik untuk menentukan nilai maksimum dari bentuk (2x +y) yang
sistem pertidaksamaan 2x + 5y ≤ 10, 4x + 3y ≤ 12, x ≥ 0, y ≥ 0 untuk x, y ε R
5. Tunjukkan himpunan penyelesaian system pertidaksamaan (x, y e R), x ≥ 0, y
≥ 0, 2x + y ≤ 6, dan x + 2y ≤ 6. Kemudian tentukan nilai minimum dan nilai
maksimum dari fungsi obyektif Z = x + y , dengan menggunakan garis selidik.
6. Seorang petani memerlukan paling sedikit 16 unit zat kimia A dan 14 unit zat kimia B
untuk pupuk kebun sayurnya. Kedua zat kimia itu dapat ia peroleh dari pupuk cair dan
pupuk kering. Satu pupuk labu cair yang harganya Rp. 20.000,00 mengandung 5 unit
zat kimia A dan 3 unit zat kimia B. Sedangkan satu kantong pupuk kering yang
harganya Rp. 16.000,00 mengandung 3 unit zat kimia A dan 4 unit zat kimia B.
Dengan menggunakan garis selidik, tentukan berapa labu pupuk cair dan berapa
kantong pupuk kering yang harus dibeli petani dengan harga yang semurah mungkin.


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 153
Ulangan Harian
1. Tunjukkan pada diagram cartesius hinpunan penyelesaian dari setiap system
pertidaksamaan berikut ini untuk x, y e R, dengan memberikan arsiran pada daerah
penyelesaian.
a. x ≥ 0, y ≥ 0, dan x + y ≤ 6
b. x ≥ 0, y ≥ 0, dan 3x + 5y ≤ 15
c. x ≥ 0, y ≥ 0, x + 2y ≥ 4, dan x + 2y ≤ 6

2. Tentukan system pertidaksamaan linear dari daerah yang diarsir berikut.

y
6

4


1

0 5 8 x

3. Suatu jenis roti memerlukan 200 gram tepung dan 25 gram mentega. Roti jenis lain
memerlukan 100 gram tepung dan 50 gram mentega. Tersedia 4 kg tepung dan 1,2 kg
mentega. Andaikan sebuah roti jenis pertama memberikan keuntungan Rp 200,00 dan
sebuah roti jenis kedua memberikan keuntungan Rp 250,00. Tentukanlah model
matematikanya agar memperoleh keuntungan maksimum
4. Seorang pedagang membeli 25 pasang sepatu untuk persediaan. Ia ingin membeli
sepatu jenis A dengan harga Rp 30.000,00 dan sepatu jenis B seharga Rp 40.000,00.
Ia merencanakan tidak akan mengeluarkan uang lebih dari Rp 840.000,00. Bila ia
mengharap laba Rp 10.000,00 untuk setiap jenis sepatu A dan untuk setiap sepatu B
dengan laba Rp 12.000,00. Tentukanlah model matematikanya dan keuntungan
maksimum yang diperoleh
5. Luas daerah parkir adalah 360 m². Luas rata – rata yang diperlukan untuk sebuah
mobil sedan adalah 6 m² dan untuk sebuah bis adalah 24 m². Daerah parkir itu tidak
dapat memuat lebih dari 30 kendaraan. Bila biaya parkir untuk sebuah sedan adalah
Rp 1.000,00 dan untuk bis adalah Rp 2.000,00. Berapakah banyak masing – masing
kendaraan agar diperoleh pendapatan maksimum?

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 154
6. Dengan persediaan 20 m kain polos dan 10 m kain bergaris, seorang penjahit
membuat pakaian jadi. Model I memerlukan 1 m kain polos dan 1,5 kain bergaris,
model II memerlukan 2 m kain polos dan 0,5 m kain bergaris. Tentukanlah banyak
pakaian model I dan model II yang dapat dibuat oleh penjahit itu dengan
menggunakan garis selidik.


Mengetahui : Bukittinggi, Januari 2013
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Matematika


IRAWATI
NIP : NIM: 2410.056
























R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 155
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
UNTUK SISWA SMK KELAS X SEMESTER GANJIL
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir Semester
Mata Kuliah Perencanaan Pembelajaran Matematika





Oleh:
WILMARITA
2410.071

Dosen Pembimbing:
IMAMUDDIN,M.Pd


JURUSAN TARBIYAH
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
STAIN SYECH M.DJAMIL DJAMBEK BUKITTINGGI
2012/2013



R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 156

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

12. Identitas
Satuan Pendidikan : SMKN
Kelas : X (sepuluh)
Semester : 1 (ganjil)
Program Studi Keahlian : Bisnis Manajemen
Mata Pelajaran : Matematika
Jumlah Pertemuan : 3 kali ( 7 jam pelajaran)

13. Standar Kompetensi
3. Memecahkan masalah berkaitan dengan sistim persamaan dan pertidaksamaan linier

14. Kompetensi Dasar
3.3 Menerapkan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat

15. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.3.1.Menentukan penyelesaian persamaan kuadrat dengan cara memfaktorkan.
3.3.2.Menentukan penyelesaian persamaan kuadrat dengan cara melengkapkan kuadrat
sempurna.
3.3.3.Menentukan penyelesaian persamaan kuadrat dengan menggunakan rumus abc
3.3.4.Menentukan jenis akar-akar persamaan kuadrat
3.3.5.Menghitung jumlah dan hasil kali akar-akar persamaan kuadrat
3.3.6.Menentukan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat

16. Tujuan pembelajaran
1. Siswa dapat menyelesaian persamaan kuadrat dengan cara memfaktorkan.
2. Siswa dapat menyelesaian persamaan kuadrat dengan cara melengkapi kuadrat
sempurna.
3. Siswa dapat menyelesaian persamaan kuadrat dengan menggunakan rumus abc.
4. Siwa dapat menentukan jenis akar-akar persamaan kuadrat.
5. Siswa dapat menghitung jumlah dan hasil kali akar-akar persamaan kuadrat.
6. Siswa dapat menyelesaian pertidaksamaan kuadrat.

Karakter siswa yang diharapkan :
1. Religius
2. Disiplin ( Discipline )
3. Rasa hormat dan perhatian ( respect )
4. Tekun ( diligence )
5. Tanggung jawab ( responsibility )
6. Rasa ingin tahu

17. Materi pembelajaran


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 157
 Konsep
Persamaan kuadrat adalah suatu persamaan yang peubahnya (variabel) berpangkat
tertinggi dua.
Bentuk umum persamaan kuadrat adalah ax
2
+ bx + c = 0, dimana a ≠ 0 dan a,b,c ε R
 a adalah koefesien dari x
2

 b adalah koefesien dari x
 c adalah konstanta

Dari bentuk umum diatas didapat bentuk yang lain sebagai berikut:
a. jika a = 1 maka ax
2
+ bx + c = 0 disebut persamaan kuadrat biasa
b. jika b = 0 maka ax
2
+ c = 0 disebut persamaan kuadrat sempurna
c. jika c = 0 maka ax
2
+ bx = 0 disebut persamaan kuadrat tak lengkap
d. jika a,b,c ε R maka ax
2
+ bx + c = 0 disebut persamaan kuadrat riil
e. jika a,b,c ε Rasional maka ax
2
+ bx + c = 0 disebut persamaan kuadrat rasional

 Fakta
Tentukan koefesien dan konstanta dari persamaan kuadrat dibawah ini:
a. 7x
2
- 5x + 6 = 0
b. -3x + 4x
2
= 0
c. x
2
– 4 = 0

 Prosedur
a. 7x
2
- 5x + 6 = 0, maka didapat a=7, b= -5, c= 6
b. -3x + 4x
2
= 0, maka didapat a= 4, b= -3, c= 0
c. x
2
– 4 = 0, maka didapat a= 1, b= 0, c= 4

Menyelesaikan persamaan kuadrat dengan jalan menfaktorkan
Yang dimaksud penyelesaian persamaan kuadrat ax
2
+ bx + c = 0 adalah mencari nilai-
nilai x yang memenuhi persamaan. Nilai – nilai x terdiri atas x
1
dan x
2
yang disebut
dengan akar-akar persamaan kuadrat.
Cara memfaktorkan dapat dilakukan dengan cara memecah suku tengah. Dari persamaan
kuadrat ax
2
+ bx + c = 0 menjadi ax
2
+ px + qx+ c = 0,dimana ”p+q=b” dan ”p.q = a.c‟

 Fakta
Tentukan akar-akar dari persamaan kuadrat dibawah ini !
1. x
2
+ 9x + 20 = 0
2. 3x
2
– 10x + 8 = 0
3. 16x
2
- 9 =0
4. 2x
2
– 8x =0

 Prosedur
1. x
2
+ 9x + 20 = 0
dimana a =1,b=9,c=20 dan a.c = 20, maka cari dua bilangan yang hasil kalinya 20 dan
jumlahnya adalah 9. Kedua bilangan yang memenuhi adalah 4 dan 5, maka persamaan
kuadrat baru dapat diubah menjadi:
x
2
+ 9x + 20 = 0 ; (ubahlah 9x menjadi 4x + 5x)
x
2
+ 4x + 5x + 20 = 0 ; (kelompokkanlah sukunya dua-dua)
x(x+4) + 5(x+4)= 0 ; (gunakan hukum distributif)
(x+4) (x+5) = 0
didapat (x+4) = 0 atau (x+5) = 0

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 158
x = - 4 atau x = - 5
Jadi akar-akar persamaan x
2
+ 9x + 20 = 0 adalah{-5,-4}

2. 3x
2
– 10x + 8 = 0
dimana a =3,b= -10,c=8 dan a.c = 24, maka cari dua bilangan yang hasil kalinya 24
dan jumlahnya adalah - 10. Kedua bilangan yang memenuhi adalah - 6 dan - 4, maka
persamaan kuadrat baru dapat diubah menjadi:

3x
2
- 10x + 8 = 0 ; (ubahlah -10x menjadi -6x - 4x)
3x
2
- 6x - 4x + 8 = 0 ; (kelompokkanlah sukunya dua-dua)
3x(x - 2) - 4(x - 2) = 0 ; (gunakan hukum distributif)
(3x - 4) (x - 2) = 0
didapat (3x - 4) = 0 atau (x - 2) = 0
x =
3
4
atau x = 2
Jadi akar-akar persamaan 3x
2
- 10x + 8 = 0 adalah{
3
4
,2}
3. 16x
2
- 9 = 0
dimana a= 16, b=0, c= -9, untuk nilai b= 0 akar-akarnya dapat ditentukan dengan cara
16x
2
- 9 = 0 ; (ubah menjadi a
2
– b
2
)
(4x)
2
– (3x)
2
= 0 ; (faktorkan dengan menggunakan konsep a–b=(a –b) (a+b)
(4x–3) (4x+3) =0
Didapat (4x–3) = 0 atau (4x+3) = 0
x =
4
3
atau x = -
4
3

Jadi akar-akar persamaan 16x
2
– 9 =0 adalah { -
4
3
,
4
3
}

4. 2x
2
– 8x = 0
dimana a = 2, b = - 8, c = 0. Jika suatu persamaan kuadrat mempunyai nilai c = 0,
maka persamaan kuadrat tersebut dapat langsung difaktorkan menjadi
2x
2
– 8x = 0 ; (gunakan hukum distributif )
2x(x - 4) = 0
Didapat 2x = 0 atau (x – 4) = 0
x = 0 atau x = 4
Jadi akar-akar persamaan 2x
2
– 8x = 0 adalah {0,4}

Menyelesaikan persamaan kuadrat dengan melengkapi kuadrat sempurna
Konsep
Bentuk kuadrat sempurna adalah suatu bentuk yang dapat dinyatakan sebagai kuadrat dari
bentuk lain. Bentuk x
2
+ px + q merupakan bentuk kuadrat sempurna jika dapat
dinyatakan dalam bentuk x
2
+ 2ax + a
2
atau x
2
- 2ax + a
2
, karena x
2
+ 2ax + a
2
= (x + a)
2
.
(konstanta suatu bentuk kuadrat sempurna merupakan setengah dari koefesien x atau
q =
2
2
1
|
.
|

\
|
p
Langkah-langkah menentukan penyelesaian dengan cara melengkapkan kuadrat sempurna
dari ax
2
+ bx + c = 0 adalah :
1. Jadikan koefesien x
2
menjadi 1, maka persamaan kuadrat tersebut harus dibagi dengan
a, sehingga persamaan menjadi :

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 159
0
2
= + +
a
c
x
a
b
x
a
a
, diperoleh 0
2
= + +
a
c
x
a
b
x
2. Pindah ruaskan konstanta ke ruas kanan, sehingga persamaan menjadi
a
c
x
a
b
x ÷ = +
2

3. Tambahkan kedua ruas dengan kuadrat setengah dari kefesien x, sehinggga
persamaan menjadi :
2 2
2
.
2
1
.
2
1
|
.
|

\
|
+ ÷ = |
.
|

\
|
+ +
a
b
a
c
a
b
x
a
b
x

2 2
2
2 2
|
.
|

\
|
+ ÷ = |
.
|

\
|
+ +
a
b
a
c
a
b
x
a
b
x
4. Bentuk kuadrat sempurna diatas adalah :
2 2
2 2
|
.
|

\
|
+ ÷ = |
.
|

\
|
+
a
b
a
c
a
b
x
5. Sehingga nilai akar-akar persaman kuadrat dapat dicari dengan jalan :
2
2 2
|
.
|

\
|
+ ÷ ± = |
.
|

\
|
+
a
b
a
c
a
b
x ,
2
2 2
|
.
|

\
|
+ ÷ ± ÷ =
a
b
a
c
a
b
x ,
Didapat akar-akarnya yaitu :
2
1
2 2
|
.
|

\
|
+ ÷ + ÷ =
a
b
a
c
a
b
x
atau
2
2 2
2 |
.
|

\
|
+ ÷ ÷ ÷ =
a
b
a
c
a
b
x


 Fakta
Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan kuadrat berikut dengan cara melengkapi
kuadrat sempurna
1. x
2
+ 5x + 6 = 0
2. 2x
2
– 9x +4 = 0

 Prosedur
1. x
2
+ 5x + 6 = 0
x
2
+ 5x = - 6
x
2
+ 5x +
2
2
5
|
.
|

\
|
= - 6 +
2
2
5
|
.
|

\
|

(x +
2
5
)
2
= - 6 +
4
25

(x +
2
5
)
2
=
4
1

x +
2
5
=
4
1
±
x = -
2
5
2
1
±

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 160
sehingga diperoleh akar-akarnya x
1
= -
2
5
+
2
1
= -
2
4
= - 2
x
2
= -
2
5
-
2
1
= -
2
6
= - 3
Jadi Hp = { -3,-2}



2. 2x
2
– 9x +4 = 0
x
2
-
2
9
x +
2
4
= 0
x
2
-
2
9
x = - 2
x
2
-
2
9
x +
2
2 . 2
9
|
.
|

\
|
÷ = - 2 +
2
2 . 2
9
|
.
|

\
|
÷
x
2
-
2
9
x +
2
2 . 2
9
|
.
|

\
|
÷

= - 2 +
16
81

(x -
4
9
)
2
= -
16
32
+
16
81

(x -
4
9
)
2
=
16
49

x -
4
9
= ±
16
49

x -
4
9
= ±
4
7

sehingga diperoleh akar-akarnya :
x
1
=
4
7
+
4
9
atau x
2
=
4
7
-
4
9

x
1
=
4
16
= 4 atau x
2
= -
4
2
= -
2
1

jadi Hp = { 4, -
2
1
}

Menyelesaikan persamaan kuadrat dengan rumus abc

 Konsep
Menyelesaikan persamaan kuadrat ax
2
+ bx + c = 0 juga dapat dilakukan dengan
menggunakan rumus. Penurunan rumus dilakukan dengan cara melengkapkan kuadrat
sempurna seperti langkah pada cara sebelumnya, sehingga didapat :
2
2 2
|
.
|

\
|
+ ÷ ± ÷ =
a
b
a
c
a
b
x
2
2
2
2 , 1
4 4
4
2 a
b
a
ac
a
b
x + ÷ ± ÷ =

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 161
2
2
2 , 1
4
4
2 a
ac b
a
b
x
÷
± ÷ =
a
ac b
a
b
x
2
4
2
2
2 , 1
÷
± ÷ =
a
ac b b
x
2
4
2
2 , 1
÷ ± ÷
=
Jadi menentukan penyelesaian persamaan kuadrat ax
2
+ bx + c = 0 dengan rumus

a
ac b b
x
2
4
2
2 , 1
÷ ± ÷
=
dimana a = koefesien dari x
2
, b = koefesien x dan c = konstanta

 Fakta
Tentukanlah himpunan penyelesaian dari persamaan -2x
2
– 5x + 12 = 0

 Prosedur
-2x
2
– 5x + 12 = 0 dengan a= -2, b= -5, c= 12

a
ac b b
x
2
4
2
2 , 1
÷ ± ÷
=

( ) ( )
2 . 2
12 . 2 . 4 5 5
2
2 , 1
÷
÷ ÷ ÷ ± ÷ ÷
= x
=
4
96 25 5
÷
+ ±

=
4
121 5
÷
±
=
4
11 5
÷
±

sehingga diperoleh akar-akar persamaan yaitu :
x
1
=
4
11 5
÷
+
atau x
2
=
4
11 5
÷
÷

x
1
= 4
4
16
÷ =
÷
atau x
2
=
2
3
4
6
=
÷
÷

Jadi Hp = {- 4,
2
3
}

Jenis akar-akar persamaan kuadrat

 Konsep
Jenis akar-akar persamaan kuadrat ditentukan dari diskriminannya
Jika D > 0 (positif), maka ax
2
+ bx + c = 0 mempunyai dua akar nyata dan berlainan
(x
1
≠ x
2
)
Jika D = 0, maka ax
2
+ bx + c = 0 mempunyai dua akar kembar (x
1
= x
2
=
a
b
2
)
Jika D < 0 (negatif), maka ax
2
+ bx + c = 0 tidak mempunyai akar-akar real atau nyata
(akar-akar imajiner)


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 162
 Fakta
Tanpa harus menyelesaikan persamaannya terlebih dahulu tentukan jenis akar tiap
persamaan kuadrat berikut.
1. 4x² - 20x + 25 = 0
2. 3x² - 7x – 6 = 0
3. 5x² + 3x + 4 = 0
4. 10 – x = x²


 Prosedur
1. 4x² - 20x + 25 = 0
D = 0 , Persamaan kuadrat mempunyai dua akar sama (akar kembar)
2. 3x² - 7x - 6 = 0
D = 121> 0, Persamaan kuadrat mempunyai dua akar real yang berbeda
3. 5x² + 3x + 4 = 0
D = -71 < 0, Persamaan kuadrat mempunyai tidak mempunyai akar – akar real
(akar imajiner)
4. 10 – x = x²
D = 41 > 0, Persamaan kuadrat mempunyai mempunyai 2 akar real yang berbeda

Jumlah dan hasil kali akar-akar persamaan kuadrat

 Konsep
Akar-akar dari persamaan ax
2
+ bx + c = 0 adalah

a
ac b b
x
2
4
2
2 , 1
÷ + ÷
=

- Jika kedua akar dijumlahkan diperoleh
x
1
+ x
2
=
a
ac b b
2
4
2
÷ + ÷
+
a
ac b b
2
4
2
÷ ÷ ÷

= -

- Jika kedua akar dikalikan diperoleh
x
1
.

x
2
=
a
ac b b
2
4
2
÷ + ÷
.
a
ac b b
2
4
2
÷ ÷ ÷

= (

)

(

)

=

Sifat-sifat persamaan kuadrat : ax
2
+ bx + c = 0 maka akar-akarnya dengan menggunakan
rumus :
a
ac b b
x
2
4
2
2 , 1
÷ ± ÷
= dalam hal ini :
a. x
1
dan x
2
merupakan akar-akar persamaan kuadrat

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 163
b. b
2
– 4ac disebut diskriminan disingkat dengan D , jadi D = b
2
– 4ac sehingga rumus
diatas dapat ditulis menjadi:
a
D b
x
2
2 , 1
± ÷
= dimana akar-akar
a
D b
x
2
1
+ ÷
= atau
a
D b
x
2
2
÷ ÷
=
 Fakta
1. jika akar-akar persamaan kuadrat x
2
– x – 5 = 0 adalah x
1
dan x
2
, tentukanlah :
a. x
1
2
+ x
2
2

b.
2 1
1 1
x x
+

c.
2
1
1
2
x
x
x
x
+


2. jika akar-akar persamaan kuadrat 6x
2
– x – 5 = 0 adalah x
1
dan x
2

a. x
1
2
+ x
2
2

b.
2 1
1 1
x x
+

c.
2
1
1
2
x
x
x
x
+

 Prosedur
1. akar persamaan kuadrat x
2
– x – 5 = 0 adalah x
1
dan x
2
,
x
1
+ x
2
= 1 dan x
1
. x
2
= -5 maka
a. x
1
2
+ x
2
2

=( x
1
+ x
2
)
2
– 2 x
1
. x
2

= 1
2
– 2 . (-5) = 11
b.
5
1
x . x
x + x 1 1
2 1
2 1
2 1
÷
= = +
x x

c.
5
11
x . x
x . x 2 - ) x + x (
2 1
2 1
2
2 1
2
1
1
2
÷ = = +
x
x
x
x


2. 6x
2
– x – 5 = 0 didapat a = 6, b = -1, c = - 5 sehingga
x
1
+ x
2
= -
a
b
dan x
1
. x
2
=
a
c

x
1
+ x
2
= -
6
1
6
) 1 (
=
÷
dan x
1
. x
2
=
6
5 ÷

a. x
1
2
+ x
2
2

= (x
1
+ x
2
)
2
– 2.x
1
.x
2
= (
6
1
)
2
– 2. (
6
5 ÷
)
=
36
1
+
6
10

=
36
1
+
36
60
=
36
61

b.
2 1
2 1
2 1
.
1 1
x x
x x
x x
+
= +

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 164
=
6
5
6
1
÷

=
5
6
6
1 ÷
× = -
5
1

c.
2 1
2
2 1
2
1
1
2
.
) (
x x
x x
x
x
x
x +
= +
=
6
1
36
61

=
1
6
36
61
× =
6
61


Mengidentifikasi pertidaksamaan kuadrat
 Konsep
Pertidaksamaan kuadrat adalah suatu pertidaksamaan yang mempunyai variabel paling
tinggi berderajat dua dan koefisien dari variabel berderajat duanya tidak sama dengan nol.
Bentuk umum ax
2
+ bx + c (R ) 0
dimana a ≠ 0 dan a,b,c ε R
 a adalah koefesien dari x
2

 b adalah koefesien dari x
 c adalah konstanta
Contoh :
x
2
+ 5x + 6 > 0
x
2
+ 15x + 56 < 0
2x
2
+ 9x + 5 ≥ 0

Sifat-sifat pertidaksamaan kuadrat mirip dengan sifat-sifat pertidaksamaan linier yaitu:
c. Jika kedua ruas pertidaksamaan masing-masing ditambah, dikurangi , dikali atau
dibagi dengan bilangan positif yang sama maka tanda pertidaksamaan itu ekivalen
(sama) atau tidak berubah.
d. Jika kedua ruas pertidaksamaan masing-masing dikali atau dibagi dengan bilangan
negatif yang sama maka tanda pertidaksamaan berubah menjadi lawannya.

Menyelesaikan pertidaksamaan kuadrat
Salah satu cara yang sering digunakan dalam menentukan himpunan penyelesaian suatu
pertidaksamaan kuadrat dengan menggunakan garis bilangan. Langkah-langkah
penyelesaiannya sebagai berikut:
 Ubah bentuk pertidaksamaan kedalam bentuk umum yaitu ruas kiri dalam bentuk
umum dan ruas kanan sama dengan nol
 Tentukan pembuat nol ruas kiri
 Letakkan pembuat nol pada gartis bilangan
 Subsitusikan sembarang bilanagn pada pertidaksamaan, kecuali menbuat nol

 Fakta
Tentukan himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan dibawah ini adalah :

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 165
1. 4x
2
+ 8x < 12
2. 2x
2
– 10 ≥ - 9x + x
2


 Prosedur
1. 4x
2
+ 8x < 12
4x
2
+ 8x – 12 < 0
x
2
+ 2x – 3 < 0
(x+ 3) (x – 1 ) < 0
Maka pembuat nol fungsi : x + 3 = 0 atau x – 1 = 0
x = -3 atau x = 1
nilai pembuat nol yang didapat masukkan kedalam garis bilangan:
÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷
÷ 1 3

ambil sembarang bilangan, bilangan yang termudah adalah 0 untuk menguji daerah
tanda kemudian subtitusikan kedalam persamaan (x+ 3) (x – 1 ) < 0
x = 0 (x+ 3) (x – 1 ) = (0+3) (0 – 1) = - 3 (negatif)
sehingga tanda-tanda pada garis bilangan yang mengandung 0 negatif, sehingga tanda
pada garis bilangan menjadi :

÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷
÷ 1 0 3

karena tanda pertidaksamaan < maka Hp diambil yang tanda negatif,
Jadi Hp = { x | - 3 < x< 1, x ε R}

2. 2x
2
– 10 ≥ - 9x + x
2

2x
2
– x
2
+ 9x - 10 ≥ 0
x
2
+ 9x - 10 ≥ 0
( x+ 10) (x – 1) ≥ 0
Maka pembuat nol fungsi : x + 10 = 0 atau x – 1 = 0
x = - 10 atau x = 1
nilai pembuat nol yang didapat masukkan kedalam garis bilangan:
÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷
÷ 1 10

ambil sembarang bilangan, bilangan yang termudah adalah 0 untuk menguji daerah
tanda kemudian subtitusikan kedalam persamaan (x+ 10) (x – 1) < 0
x = 0 (x+10) (x – 1 ) = (0+10) (0 –1) = - 10 (negatif)
sehingga tanda-tanda pada garis bilangan yang mengandung 0 negatif, sehingga tanda
pada garis bilangan menjadi :
÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷
÷ 1 0 10

karena tanda pertidaksamaan ≥ maka Hp diambil yang tanda positif.
Jadi Hp = { x | x ≤ -10 atau x ≥ 1, x ε R}

8. Alokasi Waktu
Beban Belajar Waktu Bentuk
TM 225 menit Sesuai dengan langkah pembelajaran RPP
PT 90 menit Mengerjakan PR
KMTT

9. Metode Pembelajaran
- Pembelajaran langsung
- Tanya jawab
- Penugasan

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 166

10.Langkah-langkah kegiatan pembelajaran
Pertemuan 1 ( 2 x 45 menit)
Bentuk
kegiatan
Kegiatan Pembelajaran Waktu
(menit)
Aktivitas Guru Aktivitas Siswa
Kegiatan
awal
a.Guru mengucapkan salam
kepada sisswa ketika memasuki
ruangan.
b.Guru mempersiapkan siswa
secara fisik dan
psikis(memperhatikan
kerapian ruangan belajar
beserta kerapian siswa sebelum
PBM dimulai).
c.Guru memperhatikan
kehadiran siswa .
- Motivasi
a.Guru memberitahukan kepada
siswa adanya post test diakhir
pembelajaran.
b.Guru memberikan stimulus /
rangsangan kepada siswa agar
lebih fokus dalam PBM.
c.Guru memotivasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran,
apabila materi ini dikuasai
dengan baik oleh siswa maka
akan bermanfaat dalam
pembahasan soal-soal.
- Apersepsi
a.Memberikan beberapa
pertanyaan kepada siswa
tentang
materi yang di pelajari
sebelumnya.
a.Siswa menjawab salam dari
guru.

b.Siswa merapikan pakaian
dan sekitar tempat duduk
mereka.



c.Mendengarkan guru
mengabsen.


a.Siswa akan memperhatikan
guru dalan menjelaskan
pelajaran.
b.Siswa lebih focus dalam
belajar.

c.siswa akan memperhatikan
guru dalam menjelaskan
pelajaran.




a.Siswa mengingat kembali
materi tentang yang di
pelajarinya sebelumnya.
b.Siswa menjawab pertanyaan
guru.

10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 167
b.Guru menanyakan kepada
siswa apakah ada tugas.
Menyampaiakan tujuan
pembelajaran.
a.Guru menginformasikan tujuan
Pembelajaran yang akan
dipelajari.
b.Guru menyampaikan cakupan
materi yang akan dipelajari.






a.siswa mendengarkan guru.

Kegiatan
inti


- Eksplorasi
a.Guru menjelaskan materi
tentang persamaan kuadrat
dan menentukan penyelesaian
persamaan kuadrat dengan cara
memfaktorkan.

b.Guru bersama siswa
membahas cara menentukan
penyelesaian persamaan
kuadrat.

- Elaborasi
a. Guru meminta kepada siswa
agar dapat membuat sendiri
tentang pengertian persamaan
kuadrat dan bagaimana cara
memfaktorkan.






b.Guru memberikan latihan
kepada siswa dan meminta siswa
untuk menyelesaiakannya.
c.Guru menunjuk beberapa
siswa
untuk menuliskan kedepan
tentang latihan yang telah


a.Siswa memperhatikan guru
menjelaskan materi tentang
persamaan kuadrat dan
menentukan penyelesaian
persamaan kuadrat dengan cara
memfaktorkan.
b. Siswa memperhatikan dan
mengoreksi jawaban mereka.


a.Dengan memperhatikan
penjelasan dari guru dan
contoh – contoh yang telah
di bahas diatas siswa dapat
menyimpulkan tentang
pengertian persamaan kuadrat
dan bagaimana cara
memfaktorkan.
b.Siswa mengerjakan latihan
yang di minta oleh guru.

c.Siswa maju kedapan untuk
menuliskan latihan yang
telah di kerjakan.

70‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 168
dikerjakan.
- Konfirmasi
a.Guru mengecek pemahaman
siswa dengan berkeliling.

b. Guru bertanya kepada siswa
mengenai materi mana yang
tidak mereka mengerti.

c.Guru membantu siswa dalam
menyelesaikan latihan yang
tidak
bisa dikerjakan oleh siswa.

a. Siswa mengerjakan latihan
yang diberikan oleh guru
dengan mandiri.
b.Siswa menyakan kepada
guru tentang latihan yang
tidak bisa mereka kerjakan
tersebut.
c.Siswa memperhatikan guru
dalam menyelesaikan latihan
yang tidak
bisa dikerjakannya.
Penutup

a.Guru memandu siswa
menyimpulkan materi yang
telah dipelajari.
b.Guru memberikan tugas
individu / pekerjaan rumah
kepada siswa (lihat tugas 1)
c.Siswa diminta dirumah
mempelajari kembali materi
yang telah diberikan dan materi
yang akan datang .
d.Guru menutup pelajaran
dengan mengucapkan salam.
a.Siswa menyimpulkan hasil
pembelajaran yang telah
dipelajari.
b.Siswa mendengarkan guru
dan menandai tugas yang di
berikan oleh guru.
c. Siswa mendengarkan dan
memperhatikan guru.

d.Siswa menjawab salam guru.
10‟


Pertemuan 2 ( 3 x 45 menit)

Bentuk
kegiatan
Kegiatan pembelajaran
Waktu
(Menit)
Aktivitas guru

Aktivitas siswa
Kegiatan
awal
a.Guru mengucapkan salam
ketika memasuki ruangan.
b.Mempersiapkan siswa secara
fisik dan psikis(memperhatikan
kerapian ruangan belajar
beserta kerapian siswa sebelum
a.siswa menjawab salam dari
guru.
b.Siswa merapikan pakaian
dan sekitar tempat duduk
mereka.


10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 169
PBM dimulai.
c.Guru memperhatikan kehadiran
siswa .

- Motivasi
a.Guru memberitahukan kepada
siswa adanya post test diakhir
pembelajaran.
b.Memberikan stimulus /
rangsangan kepada siswa agar
lebih fokus dalam PBM.
c.Guru memotivasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran, apabila
materi ini dikuasai dengan baik
oleh siswa maka akan bermanfaat
dalam pembahasan soal-soal.

- Apersepsi
a.Guru dan siswa mengingat
kembali tentang materi
sebelumnya
dan menghubungkannya dengan
materi selanjutnya.

Menyampaiakan tujuan
pembelaran
a.Guru menginformasikan tujuan
Pembelajaran yang akan
dipelajari.
b.Guru menyampaikan cakupan
materi yang akan dipelajari.

c.Mendengarkan guru
mengabsen.


a.Siswa akan memperhatikan
guru dalam menjelaskan
pelajaran.
b.Siswa lebih focus dalam
belajar.

c.Siswa akan memperhatikan
guru dalam menjelaskan
pelajaran.




a.Siswa mengingat kembali
tentang materi sebelumnya.





a.siswa mendengarkan guru.
Kegiatan
inti
- Eksplorasi
a.Dengan mengingat kembali

a.Siswa memperhatikan guru

70‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 170
pengertian tentang persamaan
kuadrat dan menentukan
penyelesaian persamaan kuadrat
dengan cara memfaktorkan.
b. Guru dan siswa membahas
tentang penyelesaian persamaan
kuadrat dengan melengkapkan
kuadrat sempurna dan rumus abc.
c.Guru memberikan contoh soal
tentang penyelesaian persamaan
kuadrat dengan melengkapkan
kuadrat sempurna dan rumus abc
- Elaborasi.
a.Guru menyediakan waktu
kepada siswa agar siswa dapat
menjelaskan kembali tentang
materi yang dipelajarinya.
b.Guru memberikan latihan dan
membimbing siswa dalam
menyelesaikan latihan tentang
cara menentukan penyelesaian
persamaan kuadrat dengan cara
melengkapkan kuadrat sempurna
dan rumus abc
c.Guru meminta siswa untuk maju
kedepan mengerjakan soal latihan
yang telah mereka kerjakan di
papan tulis.




- Konfirmasi
a.Guru mengecek pemahaman
siswa dengan berkeliling dan
membantu siswa yang
dalam menjelaskan
pelajaran.

b. Siswa memperhatikan guru
dalam menjelaskan
pelajaran
c.Siswa mengerjakan contoh
soal yang diberikan oleh
guru.


a. siswa menjelaskan
kembali tentang materi yang
dipelajarinya.



b. Siswa memperhatikan
dan mendengarkan langkah-
langkah tentang cara
menentukan penyelesaian
persamaan kuadrat dengan
cara melengkapkan kuadrat
sempurna dan rumus abc.



c.Siswa mengerjakan soal
latihan yang diberikan guru,
tentang cara menentukan
penyelesaian persamaan
kuadrat dengan cara
melengkapkan kuadrat
sempurna dan rumus abc.

a. Siswa mengerjakan latihan

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 171
menghadapi kesulitan dalam
mengerjakan latihan .
b.Guru membantu siswa dalam
menyelesaikan latihan yang tidak
bisa mereka kerjakan.
c.Guru menanyakan pemahaman
siswa apakah dari penjelasan dan
contoh soal yang telah diberikan
ada yang tidak mengerti.
yang diberikan oleh guru
dengan sendiri-sendiri.

b.Siswa menanyakan kepada
guru tentang latihan yang
tidak bisa mereka kerjakan.
c.Siswa menanyakan kepada
guru tentang materi yang
tidak mereka pahami.
Penutup

a.Guru memandu siswa
menyimpulkan materi yang telah
dipelajari.
b.Guru memberikan tugas
individu / pekerjaan rumah
kepada siswa (lihat tugas 2)
c.Siswa diminta dirumah
mempelajari kembali materi yang
telah diberikan dan materi yang
akan datang .
d.Guru menutup pelajaran dengan
mengucapkan salam.
a.Siswa menyimpulkan hasil
pembelajaran yang telah
dipelajari.
b.Siswa mendengarkan guru
dan menandai tugas yang di
berikan oleh guru.
c. Siswa mendengarkan dan
memperhatikan guru.

d.Siswa menjawab salam
guru.


10‟


Pertemuan 3 ( 2 x 45 menit)
Bentuk
kegiatan

Kegiatan Pembelajaran Waktu
(menit)
Aktivitas Siswa Aktivitas Guru
1.Kegiatan
awal

a.Guru mengucapkan salam
kepada sisswa ketika memasuki
ruangan.
b.Mempersiapkan siswa secara
fisik dan psikis(memperhatikan
kerapian ruangan belajar
beserta kerapian siswa sebelum
PBM dimulai).
c.Guru memperhatikan
a.siswa menjawab salam dari
guru.

b.Siswa merapikan pakaian
dan sekitar tempat duduk
mereka.


c.Siswa mendengarkan guru
10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 172
kehadiran siswa.
- Motivasi
a.Guru memberitahukan kepada
siswa adanya kuis diakhir
pembelajaran.
b.Memberikan stimulus /
rangsangan kepada siswa agar
lebih fokus dalam PBM.
c.Guru memotivasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran, apabila
materi ini dikuasai dengan baik
oleh siswa maka akan
bermanfaat
dalam pembahasan soal-soal.

- Apersepsi
a.Guru dan siswa mengingat
kembali tentang materi
sebelumnya
dan menghubungkannya dengan
materi selanjutnya.
b.Guru memberikan pertanyaan
kepada siswa tentang materi
yang telah dipelajari
sebelumnya.
c.Guru dan siswa membahas
tugas
yang telah diberikan pada
pertemuan sebelumnya.

Menyampaiakan tujuan
pembelaran
a.Guru menginformasikan tujuan
mengabsen.

a.Siswa akan memperhatikan
guru dalam menjelaskan
pelajaran.
b.Siswa lebih focus dalam
belajar.

c.Siswa mendengar guru
memberikan motivasi serta
memperhatikan
guru dalam menjelaskan
pelajaran.


a.Siswa mengingat kembali
tentang materi sebelumnya.



b. Siswa menjawab
pertanyaan guru .

c.Siswa memperhatikan guru
dan memeriksa tugas yang
telah mereka kerjakan.



a.Siswa mendengarkan guru.

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 173
Pembelajaran yang akan
dipelajari.
b.Guru menyampaikan cakupan
materi yang akan dipelajari.
c.Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran yang sesuai atau
yang tertera di RPP.

2.Kegiatan
Inti

- Eksplorasi

a.Guru menjelaskan tentang
jenis akar-akar persamaan
kuadrat.

b.Guru memberikan contoh
soal tentang jenis akar-akar
persamaan kuadrat dan
Menalaah Contoh Yang
Diberikan Oleh Guru.

- Elaborasi
a.Guru menjelaskan tentang
menentukan jenis akar-akar
persamaan kuadrat.

b.Guru memberikan latihan
tentang menentukan jenis akar-
akar persamaan kuadrat

- Konfirmasi
a.Guru mengecek pemahaman
siswa dengan berkeliling dan
membantu siswa yang
menghadapi kesulitan dalam
mengerjakan latihan .
b.Guru membantu siswa dalam
menyelesaikan latihan yang
tidak
bisa mereka kerjakan.

a.Siswa memperhatikan guru
dalam menjelaskan
pelajaran.
b. Siswa memperhatikan guru
dalam menjelaskan
pelajaran


a.Siswa memperhatikan dan
mendengarkan tentang
menentukan jenis akar-akar
persamaan kuadrat.
b.Siswa mengerjakan soal
latihan yang diberikan guru,
tentang menentukan jenis
akar-akar persamaan
kuadrat
.

a. Siswa mengerjakan latihan
yang diberikan oleh guru
dengan sendiri-sendiri.


b.Siswa menanyakan kepada
guru tentang latihan yang
tidak bisa mereka kerjakan.

70‟




R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 174
c.Guru menanyakan pemahaman
siswa apakah dari penjelasan
dan contoh soal yang telah
diberikan ada yang tidak
mengerti.
c.Siswa menanyakan kepada
guru tentang materi yang
tidak mereka pahami.
3. Penutup

a.Guru memandu siswa
menyimpulkan materi yang
telah dipelajari.


b.Guru memberikan tugas
individu / pekerjaan rumah
kepada siswa (lihat tugas 3).

c.Siswa diminta dirumah
mempelajari kembali materi
yang telah diberikan dan materi
yang akan datang .
d.Guru menutup pelajaran
dengan mengucapkan salam.
Guru memandu siswa
menyimpulkan materi yang
telah dipelajari.

a.Siswa menyimpulkan hasil
pembelajaran yang telah
dipelajari.
b.Siswa mendengarkan guru
dan menandai tugas yang di
berikan oleh guru.
c. Siswa mendengarkan dan
memperhatikan guru.

d.Siswa menjawab salam
guru.

10‟


11.Penilaian :
1. Jenis Penilaia : Tes
2. Teknik Penilaian : Tertulis
3. Bentuk Penilaian : Uraian
4. Prosedur : Akhir ( Postes )
Latihan / Tugas :
Pertemuan 1 (latihan individu)
1. Tentukan nilai a,b , dan c dari persamaan kuadar berikut:
a. x
2
– 36 = 0
b. 3x
2
– 27x = 0
c. 4x
2
+ 8x + 3 = 0
2. Suatu persegi panjang mempunyai panjang (2x + 3) cm dan lebar (x + 1) cm. Jika luas
persegi panjang 105 cm
2
. Tentukanlah panjang dan lebarnya.
3. Dengan cara memfaktorkan tentukanlah himpunan penyelesaian dari soal berikut:
f. x
2
– 81 = 0
g. x
2
+ 3x – 54 = 0
h. 2x
2
– 7x – 15 = 0
i. 3x
2
+ 2x – 21 = 0

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 175

Pertemuan 2 (latihan individu)
1. Dengan melengkapi kuadrat sempurna tentukanlah himpunan penyelesaian dari
a. x
2
+ 7x + 12 = 0
c. x
2
+ 8x – 33 = 0
d. 2x
2
– 3x – 35 = 0
e. 3x
2
– 23x + 40 = 0
2. Dengan menggunakan rumus abc tentukanlah himpunan penyelesaian dari:
a. x
2
+ 21x + 104 = 0
b. x
2
– 4x – 45 = 0
c. 3x
2
– 12x – 48 = 0

Pertemuan 3 (latihan individu)
1. Tanpa harus menyelesaikan persamaannya terlebih dahulu, tentukan jenis akar tiap
persamaan kuadrat berikut
a. 3x
2
+ 7x + 3 = 0
b. 4x
2
– 12x + 9 = 0
c. x
2
– 4x + 8 = 0
2. diketahui persamaan kuadrat x
2
– 6x + 3p = 0
a. tentukan nilai p agar persamaan kuadrat tersebut mempunyai dua akar riil yang
sama (kembar)
b. tentukan akar-akar persamaan kuadrat tersebut
3. Dengan menggunakan garis bilangan tentukanlah himpunan penyelesaian dari :
a. x
2
– 3x – 35 ≤ 0
b. 2x
2
– 11x – 21 > 0
c. 15x
2
+ 22x + 8 < 0
d. 2x
2
+ x – 36 ≥ 0

Ulangan Harian
1. Tentukan himpunan penyelesaian persamaan kuadrat berikut dengan cara
memfaktorkan
a. x
2
+ 6x = 27
b. x
2
– 3x – 18 = 0
2. Tentukan himpunan penyelesaian persamaan kuadrat berikut dengan melengkapi
kuadrat sempurna
a. x
2
- 2x – 1 = 0
b. 2x
2
= 3(4x + 5)
3. Tentukan himpunan penyelesaian persamaan kuadrat berikut dengan rumus abc
a. 3x
2
+ 13x – 10 = 0
b. 2x
2
– 12x + 3 = 0
4. Tentukan jenis akar – akar persamaan kuadrat berikut ini :
a. 4x² - 20x + 25 = 0
b. 5x² + 3x + 4 = 0
c. 3x² - 7x – 6 = 0
d. 10 – x = x²
5. Tentukan himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan kuadrat berikut :
a. x
2
+ 3x + 10 ≥ 0
b. -2x
2
+ x + 15 ≤ 0



R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 176
Score perolehan
Nilai = x 100
Score maksimum


12.Sumber, Bahan dan Alat
a) Sumber
5. Buku Matematika tingkat 1 bidang keahlian Bisnis dan Manajemen, penerbit Armico
Bandung
6. Buku Matematika tingkat 2 bidang keahlian Bisnis dan Manajemen, penerbit Armico
Bandung
7. Buku Matematika untuk SMK dan MAK kelas XI, penerbit Erlangga Jakarta
8. Buku Matematika untuk SMK Kelas XI, penerbit Grafindo Medi Pratama

b) Bahan / alat
 Papan tulis
 Spidol



Mengetahui : Bukittinggi, Januari 2013
Waka Kurikulum Guru Mata Pelajaran Matematika




NIP : NIP :



















Rencana Pelaksanaan Pembelajaran


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 177
1.Identitas
Satuan Pendidikan : SMKN
Kelas : X (sepuluh)
Semester : 1 (ganjil)
Program Studi Keahlian : Bisnis Manajemen
Mata Pelajaran : Matematika
Jumlah Pertemuan : 2 kali (5 jam pelajaran)

2.Standar Kompetensi
3. Memecahkan masalah berkaitan dengan sistim persamaan dan pertidaksamaan linier

 Kompetensi Dasar
3. 4 Menerapkan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat

 Indikator Pencapaian Kompetensi
3.4.1.Menentukan persamaan kuadarat jika akar-akarnya diketahui
3.4.2.Menyusun persamaan kuadrat baru jika akar-akarnya mempunyai hubungan dengan
akar-akar persamaan kuadrat yang lain
3.4.3.Menerapkan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat pada bidang keahlian

 Tujuan Pembelajaran
 Setelah pembelajaran ini peserta didik dapat :
3. Menentukan persamaan kuadrat jika akar-akarnya diketahui
4. Menyusun persamaan kuadrat baru jika akar-akarnya mempunyai hubungan dengan
akar-akar persamaan kuadrat lain
5. Menerapkan persamaan kuadrat dan pertidaksamaan kuadrat pada bidang keahlian.
 Karakter siswa yang diharapkan :
1) Religius
2) Disiplin ( Discipline )
3) Rasa hormat dan perhatian ( respect )
4) Tekun ( diligence )
5) Tanggung jawab ( responsibility )
6) Rasa ingin tahu
7) kreatif, komunikatif, demokratis

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 178

 Materi Pembelajaran

 Pengorganisasian materi

1. Menyusun persamaan kuadrat

a) Konsep
Jika akar-akar persamaan kuadrat diketahui yaitu x
1
dan x
2
, maka dapat disusun
persamaan kuadrat baru dengan rumus :
(x – x
1
) . (x – x
2
) = 0 atau x
2
– ( x
1
+ x
2
) x + x
1
. x
2
= 0

b) Fakta
Tentukan persamaan kuadrat yang akar-akarnya diketahui sebagai berikut:
a. - 2 dan 4
b. 1 dan -

c.

dan

6. Persamaan 3x
2
- 5x – 2 = 0 mempunyai akar-akar x
1
dan x
2
. Susunlah persamaan
kuadrat baru yang akar-akarnya :
a. Kebalikan akar-akar semula
b. 3 kurangnya dari akar-akar semula
c. 2 kali akar-akar semula
d. Berlawan dengan akar-akar semula

 Prosedur

1. Didapat x
1
= -2 dan x
2
= 4, maka persamaan kuadrat adalah :
Cara 1
(x – x
1
) . (x – x
2
) = 0
(x – (- 2)) . (x – 4) = 0
(x + 2) . (x – 4) = 0
x
2
– 4x + 2x – 8 = 0
x
2
– 2x – 8 = 0

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 179

Cara 2
x
2
– ( x
1
+ x
2
) x + x
1
. x
2
= 0
x
2
– (- 2 + 4) x + (- 2) . 4 = 0
x
2
– 2x - 8 = 0

2. Didapat x
1
= 1 dan x
2
= -

, maka persamaan kuadrat adalah :
x
2
– ( x
1
+ x
2
) x + x
1
. x
2
= 0
x
2
– (1

) x + 1 . (

) = 0
x
2

x

= 0
3x
2
– x – 2 = 0

3. Didapat x
1
=

dan x
2
=

, maka persamaan kuadrat adalah :
(x – x
1
) . (x – x
2
) = 0
(x – (

) . (x – (

)) = 0
(x +

) . (x +

) = 0
x
2
+

x +

x +

= 0
8x
2
+ 6x + 4x + 3 =0
8x
2
+ 10x + 3 =0

4. Dari 3x
2
- 5x – 2 = 0 didapat a = 3, b = -5, c = -2 sehingga
x
1
+ x
2
= -
a
b
dan x
1
. x
2
=
a
c

x
1
+ x
2
= -
( )
3
5 ÷
=
3
5
dan x
1
. x
2
=
3
2 ÷


Misalkan akar-akar persamaan baru adalah y
1
dan y
2

a. y
1
=
1
1
x
dan y
2
=
2
1
x


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 180
y
1
+ y
2
=
2 1
2 1
2 1
.
1 1
x x
x x
x x
+
= + =
3
2
3
5
÷
=
2
3
.
3
5 ÷
=
2
5
÷ sedangkan
y
1
. y
2
=
1
1
x
.
2
1
x
=
2 1
.
1
x x
=
3
2
1
÷
=
2
3 ÷

sehingga persamaan kuadrat baru adalah :
y
2
– (y
1
+ y
2
) y + y
1
. y
2
= 0
y
2
– (
2
5
÷ )y + (
2
3 ÷
) = 0
y
2
+
2
5
y -
2
3
= 0
2y
2
+ 5y – 3 = 0 , y diganti kembali dengan x
2x
2
+ 5x – 3 = 0

b. y
1
= x
1
– 3 dan y
2
= x
2
– 3
y
1
+ y
2
= (x
1
– 3) + (x
2
– 3) = x
1
+ x
2
– 6 =
3
5
- 6 = -
3
13

y
1
. y
2
= (x
1
– 3) . (x
2
– 3) = x
1
.x
2
– 3 (x
1
+ x
2
) + 9 =
3
2 ÷
- 3.
3
5
+ 9 =
3
10

sehingga persamaan kuadrat baru adalah :
y
2
– (y
1
+ y
2
) y + y
1
. y
2
= 0
y
2
– (-
3
13
)y +
3
10
= 0
y
2
+
3
13
y +
3
10
= 0
3y
2
+ 13y + 10 = 0 y diganti kembali dengan x maka
menjadi 3x
2
+ 13x + 10 = 0

c. y
1
= 2x
1
dan y
2
= 2x
2

y
1
+ y
2
= 2x
1
+ 2x
2
= 2(x
1
+ x
2
) = 2.
3
5
=
3
10

y
1
. y
2
= 2x
1
. 2x
2
= 4 x
1
.x
2
= 4.
3
2 ÷
=
3
8 ÷

sehingga persamaan kuadrat baru adalah :

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 181
y
2
– (y
1
+ y
2
) y + y
1
. y
2
= 0
y
2
– (
3
10
)y + (
3
8 ÷
) = 0
y
2

3
10
y -
3
8
= 0
3y
2
– 10y – 8 = 0 y diganti kembali dengan x maka
menjadi 3x
2
– 10x – 8 = 0

d. y
1
= - x
1
dan y
2
= - x
2
y
1
+ y
2
= - x
1
+ (- x
2
)= - (x
1
+ x
2
) = -
3
5

y
1
. y
2
= - x
1
. - x
2
= x
1
.x
2
=
3
2 ÷

sehingga persamaan kuadrat baru adalah :
y
2
– (y
1
+ y
2
) y + y
1
. y
2
= 0
y
2
– (
3
5
÷ )y + (
3
2 ÷
) = 0
y
2
+
3
5
y -
3
2
= 0
3y
2
+ 5y – 2 = 0 , y diganti kembali dengan x maka
menjadi 3x
2
+ 5x – 2 = 0


3. Menerapkan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat
Konsep
Menghitung koefisien-koefisien persamaan kuadrat yang akar-akarnya memiliki sifat-
sifat tertentu. Menerapkan persamaan kuadrat dan pertidaksamaan kuadrat dalam soal
aplikasi.

 Fakta
1. Keliling sebuah persegi panjang adalah 40 cm dan luasnya adalah 96 cm². Tentukan
panjang dan lebar persegi panjang tersebut.
2. Suatu persegi panjang, panjangnya 10 cm dan lebar (2x – 6)cm. Luasnya tidak lebih
dari 60 cm².

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 182
a. Tulislah pertidaksamaan yang berlaku pada persegi panjang tersebut.
b. Tentukan lebar dan kelilingnya

 Prosedur
1. Misalkan panjang persegi panjang = x dan lebar = 20 – x
Luas = p . l
96 = x ( 20 – x)
X
2
– 20x + 96 = 0
(x – 12 )(x – 8)= 0
X
1
= 12 atau x
2
= 8
Jadi panjang = 12cm dan lebar = 8 cm

2. panjangnya x cm dan lebar (x – 4)cm. Luasnya tidak lebih dari 60 cm².
a. x . (x – 4) < 60
x
2
– 4x – 60 < 0
b. panjang dan lebar serta kelilingnya jika luasnya 60 cm
x
2
– 4x – 60 = 0
(x – 10 )(x + 6) = 0
x
1
= 10 atau x
2
=-6 ,
jadi panjang yang memenuhi adalah 10 cm dan lebarnya = 10 – 4 = 6 cm serta
keliling = 2 (p + l)
= 2 (10 + 6 )
= 2 . 16
= 32 cm
2

 Alokasi Waktu
Beban Belajar Waktu Bentuk
TM 225 menit Sesuai dengan langkah pembelajaran RPP
PT 30menit Mengerjakan PR
KMTT




R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 183
 Metode Pembelajaran
- Pembelajaran langsung
- Tanya jawab
- Penugasan

 Langkah-langkah kegiatan pembelajaran
Pertemuan 1 ( 2 x 45 menit)
Bentuk
kegiatan
Kegiatan Pembelajaran
Aktivitas Guru Aktivitas Siswa Waktu
(menit)
1.Kegiatan
awal
a.Guru mengucapkan salam
kepada sisswa ketika
memasuki ruangan.
b.Guru mempersiapkan
siswa secara fisik dan
psikis(memperhatikan
kerapian ruangan belajar
beserta kerapian siswa
sebelum PBM dimulai).
c.Guru memperhatikan
kehadiran siswa.
- Motivasi
a.Guru memberitahukan
kepada siswa adanya post
test diakhir pembelajaran.

b.Guru memberikan
stimulus/rangsangan kepada
siswa agar lebih fokus
dalam PBM.
c.Guru memotivasi siswa
dalam kegiatan
pembelajaran, apabila
a.Siswa menjawab salam
dari guru.

b.Siswa merapikan
pakaian dan sekitar
tempat duduk mereka.



c.Mendengarkan guru
mengabsen.

a.Siswa akan
memperhatikan
guru dalan menjelaskan
pelajaran.
b.Siswa lebih focus
dalam
belajar.


c.Siswa akan
memperhatikan
10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 184
materi ini dikuasai dengan
baik oleh siswa maka akan
bermanfaat dalam
pembahasan soal-soal.
- Apersepsi
a.Guru memberikan
beberapa pertanyaan kepada
siswa tentang materi yang di
pelajari sebelumnya.
b.Guru menanyakan kepada
siswa apakah ada tugas.
Menyampaiakan tujuan
pembelajaran.
a.Guru menginformasikan
tujuan Pembelajaran yang
akan dipelajari.
b.Guru menyampaikan
cakupan materi yang akan
dipelajari


guru dalam menjelaskan
pelajaran.



a.Siswa mengingat
kembali materi tentang
yang di pelajarinya
sebelumnya.
b.Siswa menjawab
pertanyaan guru.



a.siswa mendengarkan
guru.

2.
Kegiatan
Inti

- Eksplorasi
a.Guru menjelaskan
menyusun persamaan
kuadrat jika diketahui akar-
akarnya.




b.Guru memberikan contoh
soal tentang cara menyusun
persamaan kuadrat.

a.Siswa mendengarkan
uraian guru, tentang
menyusun persamaan
kuadrat jika diketahui
akar-akarnya dan
memberikan respon
terhadap pertanyaan yang
diajukan guru.
b. Siswa memperhatikan
dan mengerjakan contoh
soal yang diberikan oleh
70‟


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 185


- Elaborasi
a.Melalui contoh soal, guru
bersama siswa membahas
cara menyusun persamaan
kuadrat.
b.Guru memberikan latihan
tentang cara menyusun
persamaan kuadrat


- Konfirmasi
a.Guru mengecek
pemahaman siswa dengan
berkeliling dan membantu
siswa yang menghadapi
kesulitan dalam
mengerjakan latihan.
b.Guru menanyakan
pemahaman
siswa apakah dari
penjelasan dan contoh soal
yang telah diberikan ada
yang tidak mengerti.
guru.

a.Siswa memperhatikan
dan mendengarkan
tentang cara menyusun
persamaan kuadrat.

b.Siswa mengerjakan
soal latihan yang
diberikan guru, tentang
cara menyusun
persamaan kuadrat.

a. Siswa mengerjakan
latihan
yang diberikan oleh
guru dengan sendiri-
sendiri.
b.Siswa menanyakan
kepada
guru tentang latihan
yang
tidak bisa mereka
kerjakan.
3. Penutup

a.Guru memandu siswa
menyimpulkan materi yang
telah dipelajari.

b.Guru memberikan tugas
individu / pekerjaan rumah
(lihat tugas 1)

a.Siswa menyimpulkan
hasil pembelajaran yang
telah dipelajari.
b.Siswa mendengarkan
guru dan menandai tugas
yang di berikan oleh
guru.

10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 186
c. Guru menutup pelajaran
dengan mengucapkan
Assalamu‟alikum
Warahmatullahi
wabarakatuh
c.Siswa menjawab salam
guru.


Pertemuan 2 ( 3 x 45 menit)
Bentuk
kegiatan
Kegiatan Pembelajaran Waktu
(menit) Aktivitas Guru Aktivitas Siswa
1. Kegiatan
awal

a.Guru mengucapkan salam
ketika memasuki ruangan.
b.Mempersiapkan siswa
secara fisik dan
psikis(memperhatikan
kerapian ruangan belajar
beserta kerapian siswa
sebelum
PBM dimulai.
c.Guru memperhatikan
kehadiran
siswa .

- Motivasi
a.Guru memberitahukan
kepada siswa adanya kuis
diakhir
pembelajaran.
b.Memberikan stimulus /
rangsangan kepada siswa
agar
lebih fokus dalam PBM.
c.Guru memotivasi siswa
dalam
a.siswa menjawab salam
dari guru.
b.Siswa merapikan pakaian
dan sekitar tempat duduk
mereka.


c.Siswa mendengarkan guru
mengabsen.

a.Siswa akan
memperhatikan
guru dalam menjelaskan
pelajaran.
b.Siswa lebih focus dalam
belajar.

c.Siswa mendengar guru
memberikan motivasi serta
memperhatikan
guru dalam menjelaskan
pelajaran.


10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 187
kegiatan pembelajaran,
apabila
materi ini dikuasai dengan
baik
oleh siswa maka akan
bermanfaat
dalam pembahasan soal-soal.

- Apersepsi
a.Guru dan siswa mengingat
kembali tentang materi
sebelumnya
dan menghubungkannya
dengan
materi selanjutnya.
b.Guru memberikan
pertanyaan
kepada siswa tentang materi
yang telah dipelajari
sebelumnya.
c.Guru dan siswa membahas
tugas
yang telah diberikan pada
pertemuan sebelumnya.
Menyampaiakan tujuan
pembelaran
a.Guru menginformasikan
tujuan
Pembelajaran yang akan
dipelajari.
b.Guru menyampaikan
cakupan materi yang akan
dipelajari.

a.Siswa mengingat kembali
tentang materi sebelumnya.

b. Siswa menjawab
pertanyaan guru .


c.Siswa memperhatikan
guru dan memeriksa tugas
yang telah mereka
kerjakan.



a.Siswa mendengarkan
guru.

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 188
c.Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran yang sesuai
atau
yang tertera di RPP.
2. Kegiatan
Inti

- Eksplorasi
a.Guru dan siswa membahas
tentang menyusun persamaan
kuadrat jika akar-akarnya
mempunyai hubungan dengan
akar-akar persamaan kuadrat
lain dan penerapannya

b.Guru memberikan contoh
soal tentang menyusun
persamaan kuadrat jika akar-
akarnya mempunyai
hubungan dengan akar-akar
persamaan kuadrat lain dan
penerapannya.
- Elaborasi
a.Guru menjelaskan langkah
– langkah tentang menyusun
persamaan kuadrat jika akar-
akarnya mempunyai
hubungan dengan akar-akar
persamaan kuadrat lain .
b.Guru memberikan latihan
tentang langkah – langkah
menyusun persamaan kuadrat
jika akar-akarnya mempunyai
hubungan dengan akar-akar
persamaan kuadrat lain.


a.Siswa memperhatikan dan
mendengarkan guru dalam
menjelaskan pelajaran.


b.Siswa mengerjakan soal
latihan yang diberikan guru,
tentang menyusun
persamaan kuadrat jika
akar-akarnya mempunyai
hubungan dengan akar-akar
persamaan kuadrat lain dan
penerapannya.


a.Siswa memperhatikan dan
mendengarkan langkah –
langkah tentang menyusun
persamaan kuadrat jika
akar-akarnya mempunyai
hubungan dengan akar-akar
persamaan kuadrat lain

b.Siswa mengerjakan soal
latihan yang diberikan guru,
tentang cara menentukan
menyusun persamaan
kuadrat jika akar-akarnya
70‟


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 189





- Konfirmasi
a.Guru mengecek
pemahaman siswa dengan
berkeliling dan membantu
siswa yang menghadapi
kesulitan dalam mengerjakan
latihan.
b.Guru menanyakan
pemahaman
siswa apakah dari penjelasan
dan contoh soal yang telah
diberikan ada yang tidak
mengerti.
mempunyai hubungan
dengan akar-akar persamaan
kuadrat lain

a. Siswa mengerjakan
latihan yang diberikan oleh
guru dengan sendiri-sendiri.



b.Siswa menanyakan
kepada
guru tentang latihan yang
tidak bisa mereka kerjakan.

3. Penutup

a.Guru memandu siswa
menyimpulkan materi yang
telah dipelajari.

b.Memberikan tugas individu/
pekerjaan rumah (lihat tugas
2)



c.Guru menutup pelajaran
dengan mengucapkan
Assalamu‟alikum
Warahmatullahi wabarakatuh
.
a.Siswa menyimpulkan hasil
pembelajaran yang telah
dipelajari.
b.Siswa mendengarkan guru
dan menandai tugas yang di
berikan oleh guru.
c.Siswa menjawab salam
guru.

10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 190
 Penilaian

1. Jenis Penilaia : Tes
2. Teknik Penilaian : Tertulis
3. Bentuk Penilaian : Uraian
4. Prosedur : Akhir ( Postes )
Pertemuan 1 (latihan individu)
Susunlah persamaan kuadrat baru yang akar-akarnya ditentukan sebagai berikut :
1. 2 dan - 4
2. – 5 dan 8
3. 3 dan 1
4. -
2
1
dan - 2
5. 0 dan -
7
3

Pertemuan 2 (latihan individu)
1. Akar-akar dari persamaan kuadrat x – 5x – 3 = 0 adalah x
1
dan x
2
. Susunlah persaman
kuadrat baru yang akar-akarnya :
a. kebalikan dari akar-akar semula (
2 1
1 1
x
dan
x
)
b. berlawan dengan akar-akar semula (- x
1
dan - x
2
)
c. dua lebihnya dari akar-akar semula ( x
1
+ 2 dan x
2
+ 2 )
d. tiga kali dari akar-akar semula (3x
1
dan 3x
2
)

2. Jika sisi miring sebuah segitiga siku-siku 25 cm dan kelilingnya adalah 56 cm,
tentukan panjang sisi siku-sikunya.
3. Tentukanlah dua bilangan bulat genap positif berurutan yang hasil kalinya adalah 168.


ulangan harian
1. Susunlah persamaan kuadrat yang akar – akarnya sebagai berikut :
a. 2 dan 3
b. -3 dan 5
c. - 4 dan -5

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 191
d.
2
1
dan
3
1

2. Akar – akar persamaan kuadrat 3x² - 4x + 5 = 0 adalah o dan | . Susunlah
persamaan kuadrat baru yang akar – akarnya:
a. o + 2 dan | + 2
b. 2o dan 2 |
c.
2
1
o dan
2
1
|
d.
o
1
dan
|
1

3. Satu sisi dari sebuah persegi panjang adalah 2 m lebih panjang daripada sisi lainnya.
Jika luas persegi panjang adalah 48m maka tentukanlah panjang dan lebar persegi
panjang tersebut.

Sumber, bahan dan alat
b. Sumber
9. Buku Matematika tingkat 1 bidang keahlian Bisnis dan Manajemen, penerbit
Armico Bandung
10. Buku Matematika untuk SMK dan MAK kelas XI, penerbit Erlangga Jakarta
11. Buku Matematika untuk SMK Kelas XI, penerbit Grafindo Medi Pratama
c. Bahan / alat
 Papan tulis
 Spidol



11.Sumber, bahan dan alat
 Sumber
1.Buku Matematika tingkat 1 bidang keahlian Bisnis dan Manajemen, penerbit
Armico Bandung.
2.Buku Matematika untuk SMK dan MAK kelas XI, penerbit Erlangga Jakarta.
3.Buku Matematika untuk SMK Kelas XI, penerbit Grafindo Medi Pratama
 Bahan / alat
a.Papan tulis
b.Spidol

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 192

Score perolehan
Nilai = x 100
Score maksimum




Mengetahui : Bukittinggi, Januari 2013
Waka Kurikulum Guru Mata Pelajaran Matematika




NIP : NIP :
















Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

10. Identitas
Satuan Pendidikan : SMKN
Kelas : X (sepuluh)
Semester :1 (ganjil)
Program Studi Keahlian : Bisnis Manajemen
Mata Pelajaran : Matematika
Jumlah Pertemuan : 3 kali (8 jam pelajaran)

11. Standar Kompetensi

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 193
3. Memecahkan masalah berkaitan dengan sistim persamaan dan pertidaksamaan linier
dan kuadrat

12. Kompetensi Dasar
3.5 Menggambar grafik fungsi linier dan fungsi kuadrat

13. Indikator pencapaian Kompetensi
3.5.1.Menggambarkan grafik fungsi linear
3.5.2.Menentukan kedudukan dua garis
3.5.3.Menggambarkan grafik fungsi kuadrat
3.5.4.Penerapan fungsi kuadrat.

14. Tujuan Pembelajaran
 Setelah pembelajaran ini peserta didik dapat :
1. Menggambar grafik fungsi linier
2. Menentukan kedudukan dua garis
3. Menggambarkan grafik fungsi kuadrat
4. Penerapan fungsi kuadrat

 Karakter siswa yang diharapkan :
- Religius
- Disiplin ( Discipline )
- Rasa hormat dan perhatian ( respect )
- Tekun ( diligence )
- Tanggung jawab ( responsibility )
- Rasa ingin tahu
- kreatif, komunikatif, demokratis

15. Materi Pembelajaran

 Pengorganisasian Materi

1) Konsep


· Fungsi Linier
Fungsi linier adalah fungsi yang mengandung variabel dengan pangkat tertinggi satu, dan
jika digambarkan grafiknya berupa suatu garis lurus
Bentuk umum fungsi linear adalah atau

2) Fakta
1. Jika diketahui , tentukan nilai .
2. Jika diketahui , tentukan nilai x agar
3. Gambarkan grafik dari fungsi dengan persamaan .


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 194
· Prosedur
1.
2. Subsitusikan nilai ke dalam
sehingga;



Jadi, jika , maka nilai .
3. Untuk menggambar grafik fungsi, kita membutuh-kan titik potong terhadap sumbu X
dan sumbu Y.
 Titik potong terhadap sumbu




Jadi, titik potong terhadap sumbu X adalah (-2,0).
Titik potong terhadap sumbu



Jadi, titik potong terhadap sumbu adalah .
Kemudian gambarkan titik-titik tersebut pada koordinat Cartesius dan menarik
garis penghubung antara kedua titik (lihat gambar di bawah).




a. Gradien Garis Lurus
 Konsep
Fungsi linier jika digambarkan maka grafiknya berupa garis lurus.
Koefisien x, yaitu m menunjukkan niilai kemiringan garis atau gradien.
Jika sebuah garis lurus melalui dua titik

dan

, maka nilai
gradiennya (m), adalah sebagai berikut:

b. Persamaan Garis Lurus
Persamaan Garis Lurus yang Melalui Titik

dengan Gradien m
Y


X


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 195
Persamaan garis lurus yang melalui titik

dengan gradient m dapat ditentukan
dengan rumus berikut.

Persamaan Garis Lurus yang Melalui Dua Titik

dan

Persamaan garis lurus yang melalui titik

dan

dapat ditentukan dengan
rumus:

 Fakta
1. Diketahui garis g melalui titik dan , tentukan nilai gradiennya.
2. Tentukan persamaan garis lurus yang melalui titik dengan gradient 3.
3. Tentukan persamaan garis lurus yang melalui dua titik (2,5) dan (6,17).

 Prosedur
1. dan
Dengan rumus gradient jika diketahui dua titik, didapat


Jadi, nilai gradiennya adalah .

2. Diketahui

dan .
Dari rumus persamaan garis lurus, jika diketahui suatu titik dengan gradient m,
didapat:





Jadi, persamaan garis lurus yang melalui titik (2,5) dengan gradient 3 adalah
.

3. Diketahui

,

dan





Jadi, persamaan garis lurus yang melalui titik (2,5) dan (6,17) adalah

c. Kedudukan Garis dalam Satu Bidang

 Konsep
(1) Dua Garis Saling Sejajar
Jika diketahui dua garis atau lebih memiliki gradien sama, maka kedua garis itu
saling sejajar. Misalkan gradien garis g adalah

, dan gradien h adalah

, maka
garis g dan h saling sejajar jika

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 196

(2) Dua Garis Saling Berpotongan
Jika dua buah garis lurus memiliki gradient yang tidak sama, maka kedua garis
tersebut berpotongan. Misalkan, gradient garis g adalah

dan gradien garis h adalah

, maka g dan h saling berpotongan jika

Koordinat titik potong kedua garis tersebut dapat ditentukan dengan cara eliminasi,
substitusi, atau dilihat dari grafiknya.

(3) Dua Garis Saling Tegak Lurus
Jika dua garis lurus memiliki gradient yang tidak sama dan hasil perkalian gradiennya
sama dengan negatif satu, maka kedua garis itu saling tegak lurus. Misalkan, gradient
garis g adalah m
1
dan gradien garis h adalah m
2
, maka g dan h saling tegak lurus jika
atau



 Fakta
1. Diketahui garis dan
Selidikilah apakah garis k sejajar dengan garis l, kemudian gambarkan kedua garis itu.
2. Tentukan persamaan garis lurus yang melalui (3,14) dan sejajar garis
3. Selidikilah apakah garis dan garis berpotongan?
Apakah k dan l saling tegak lurus?
4. Tentukan persamaan garis lurus yang melalui (3,2) dan tegak lurus garis .

 Prosedur
1. Garis maka

Garis maka

Karena

maka kedua garis tersebut sejajar.


2. Garis mempunyai gradient

Karena sejajar dengan garis
maka gradient garis tersebut adalah

dan melalui titik (3,14).
Persamaan garisnya adalah


-6
-4
-2
0
2
4
6
8
-4 -2 0 2 4
Y
X

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 197



Jadi, persamaan garis lurus yang melalui titik (3,14) dan sejajar garis
adalah

3. => m
1
= 2
=> m
2
=

Karena m
1
≠ m
2
, maka k dan l berpotongan dan

maka k dan l
saling tegak lurus.
Solusi:
Garis mempunyai gradient m=2
Misalkan persamaan garis lurus yang dimaksud melalui titik (3,2) bergradien m
1
.
Karena garis tersebut tegak lurus garsi , maka

Persamaan garis lurus yang melalui titik (3,2) dengan gradient

adalah

2. Fungsi kuadrat

 Konsep
Fungsi kuadrat adalah suatu fungsi yang mengandung variabel dengan pangkat
tertinggi dua. Bentuk umumnya : f(x) = ax
2
+ bx + c atau y = ax
2
+ bx + c dengan a,
b, c ε R dan a ≠ 0. Jika digambarkan grafiknya berupa parabola. Grafik fungsi kuadrat
selalu berupa parabola tetapi memiliki ciri-ciri atau sifat-sifat tertentu. Sifat –sifat
grafik fungsi kuadrat : f(x) = ax
2
+ bx + c adalah sebagai berikut :
a. Berdasarkan nilai a
1. jika a > 0 (positif) maka grafik terbuka ke atas. Fungsi kuadrat mempunyai
nilai ekstrim minimum atau titik balik minimum.
2. jika a < 0 (negatif) maka grafik terbuka ke bawah. Fungsi kuadrat mempunyai
nilai ekstrim maksimum atau titik balik maksimum.

b. Berdasarkan nilai diskriminan : D = b
2
– 4ac
Nilai diskriminan menentukan sifat –sifat dari persamaan fungsi kuadratnya yaitu:
1. jika D>0 (D positif), maka grafik memotong sumbu x di dua titik yang
berbeda
2. jika D=0 , maka grafik menyinggung sumbu x di satu titik

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 198
3. jika D<0 ( D negatif), maka grafik tidak menyinggung dan tidak memotong
sumbu x
a > 0 a > 0 a > 0
D > 0 D = 0 D < 0







a < 0 a < 0 a < 0
D > 0 D = 0 D < 0







 Prinsip
1. Menggambar Grafik Fungsi Kuadrat
Berikut adalah langkah-langkah menggambar grafik fungsi kuadrat
a. Tentukan titik potong grafik fungsi dengan sumbu x, y = 0
b. Tentukan titik potong grafik fungsi dengan sumbu y, x = 0
c. Tentukan persamaan sumbu simetrinya , x =

d. Tentukan titik puncak atau titik balik grafik : P = (

) dengan
D = b
2
– 4ac
e. Hubungkan titik-titik tersebut sehingga diperoleh kurva berupa parabola.

2. Menentukan persamaan fungsi kuadrat
Suatu fungsi kuadrat dapat ditentukan jika diketahui sketsa grafiknya atau keterangan-
keterangan yang cukup berupa ciri-ciri tertentu.
a. jika fungsi kuadrat memotong sumbu x dititik (x
1
,0) dan (x
2
,0) serta melalui titik
tertentu yang diketahui maka persamaan fungsi kuadratnya dirumuskan :
y = a(x – x
1
) (x- x
2
)
b. jika fungsi kuadrat menyinggung sumbu x dititik (x
1
,0)dan melalui satu titik
tertentu yang diketahui maka persamaan fungsi kuadratnya dirumuskan
y = a (x – x
1
)
2

c. jika fungsi kuadrat mempunyai titik puncak (x
p
, y
p
) dan melalui suatu titik
tertentu yang diketahui maka persamaan fungsi kuadratnya dirumuskan :
y = a (x – x
p
)
2
+ y
p


 Fakta
1. gambarlah garfik fungsi kuadrat dengan persamaan y = x
2
+ 2x – 8
2. tentukan persamaan fungsi kuadrat yang memotong sumbu x dititik (- 1 ,0) dan (4,0)
serta melalui titik (0, -4)
3. tentukan persamaan fungsi kuadrat yang menyinggung sumbu x di (2,0) dan melalui
titik (0, - 4)

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 199
4. Tentukan persamaan fungsi kuadrat yang mempunyai titik puncak (1,-4) dan melalui
titik (3,0)
5. Pada hari libur, pengunjung yang masuk Toserba ditentukan dengan persamaan fungsi
kuadrat x = 216t – 24t
2
(x jumlah pengunjung yang masuk Toserba setelah jam
ke –t). Jika Toserba dibuka mulai jam 08.00 maka tentukanlah :
a. jam berapa pengunjung paling banyak masuk
b. jam berapa tidak ada pengunjung

 Prosedur
1. Koordinat titik potong dengan sumbu x, y=0
y = x
2
+ 2x – 8
· x
2
+ 2x – 8 = 0
· (x – 2) ( x + 4) = 0
· x – 2 = 0 atau x + 4 = 0
· X
1
= 2 atau x
2
= - 4
Jadi titik potong grafik dengan sumbu x adalah : (-4,0) dan (2,0)

Koordinat titik potong dengan sumbu y, x=0
y = x
2
+ 2x – 8
· Y = 0
2
+ 2.0 – 8 = -8
Jadi titik potong grafik dengan sumbu y adalah : (0, -8)

Persamaan sumbu simetri
x =

x =

jadi persamaan sumbu simetrinya adalah x = -1

Titik puncak grafik
y = x
2
+ 2x – 8 maka nilai a = 1, b=2, c= -8
P = (

) , dengan D = (2)
2
– 4 .1.-8 = 36
P = (

)
P =
Jadi titik puncak grafik adalah P =
Hubungkan titik-titik yang telah didapat, yaitu ( -4,0), (2,0), (0, -8) dan (-1,-9) seperti
gambar dibawah ini:



-4 -1 2 x

-8
-9






R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 200
2. Persamaan fungsi kuadrat yang memotong sumbu x dititik (- 1 ,0) dan (4,0) serta
melalui titik (0, -4) adalah y = a(x – x
1
) (x- x
2
)
y = a(x +1) (x- 4)
Karena melalui titik (0, -4) maka
-4 = a(0 +1) (0- 4)
· -4 = - 4a
· a = 1
subsitusikan a = 1 ke persamaan fungsi kuadrat
y = a(x +1) (x- 4)
· y = 1(x +1) (x- 4)
· y = x
2
- 3x – 4
jadi persamaan fungsi kuadratnya adalah : y = x
2
- 3x – 4

3. Persamaan fungsi kuadrat yang menyinggung sumbu x di (2,0) dan melalui titik (0, -
4) adalah sebagai berikut :
y = a (x – x
1
)
2
· -4 = a (0 – 2)
2

· -4 = a . 4
· a = - 1 subsitusikan ke y = -1 (x – 2)
2

· y = -1 (x
2
- 4x + 4)
· y = -x
2
+ 4x – 4
jadi persamaan fungsi kuadratnya adalah y = -x
2
+ 4x – 4

4. Persamaan fungsi kuadrat yang mempunyai titik puncak (1,-4) adalah y = a (x – 1)
2
-
4 dan karena melalui titik (3,0) maka diperoleh :
0 = a (3 -1)
2
– 4
· 0 = a. 2
2
– 4
· 4a = 4
· a = 1 subtitusikan ke y = 1 (x – 1)
2
- 4
· y = x
2
- 2x + 1 – 4
· y = x
2
- 2x – 3
jadi persamaan fungsi kuadratnya adalah y = x
2
- 2x – 3
5. a. pengunjung paling banyak masuk pada saat :
t =

=

=


= 4,5
x = 216t – 24t
2

= 216. (4,5) – 24 (4,5)
2

= 486
Jadi pengunjung paling banyak masuk pada jam ke 4,5 atau pukul 12.30 dengan
jumlah 486 orang.

b. tidak ada pengunjung berarti x = 0
216t – 24t
2
= 0
8t (27 – 3t) = 0
t = 0 atau t = 9
Jadi tidak ada pengunjung yaitu jam 08.00 dan jam 17.00

16. Alokasi Waktu
Beban Belajar Waktu Bentuk

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 201
TM 300 menit Sesuai dengan langkah pembelajaran RPP
PT 60 menit Mengerjakan PR
KMTT

17. Metode Pembelajaran
- Ceramah
- Tanya jawab
- Pemberian tugas

18. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan 1 ( 3 x 45 menit)
Bentuk
kegiatan
Kegiatan pembelajaran
Aktivitas Guru Aktivitas Siswa Waktu
(menit)
1.
Kegiatan
awal

a.Guru mengucapkan salam
kepada sisswa ketika memasuki
ruangan.
b.Guru mempersiapkan siswa
secara fisik dan
psikis(memperhatikan kerapian
ruangan belajar beserta kerapian
siswa sebelum PBM dimulai).
c.Guru memperhatikan kehadiran
siswa (membangun rasa kepedulian
antara guru dengan siswa dan siswa
dengan siswa).

- Motivasi
a.Guru memberitahukan kepada
siswa
adanya post test diakhir
pembelajaran.
b.Guru memberikan stimulus /
rangsangan kepada siswa agar
lebih fokus dalam PBM.
c.Guru memotivasi siswa dalam
a.Siswa menjawab salam
dari guru.
b.Siswa merapikan
pakaian dan sekitar
tempat duduk mereka.

c.Mendengarkan guru
mengabsen.






a.Siswa akan
memperhatikan
guru dalan menjelaskan
pelajaran.
b.Siswa lebih focus
dalam
belajar.

10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 202
kegiatan pembelajaran, apabila
materi ini dikuasai dengan baik
oleh siswa maka akan bermanfaat
dalam pembahasan soal-soal.
- Apersepsi
a.Guru memberikan beberapa
pertanyaan kepada siswa tentang
materi yang di pelajari sebelumnya.
b.Guru menanyakan kepada siswa
apakah ada tugas.
Menyampaiakan tujuan
pembelajaran.
a.Guru menginformasikan tujuan
Pembelajaran yang akan dipelajari.
b.Guru menyampaikan cakupan
materi tentang menggambar grafik
fungsi linier.

c.siswa akan
memperhatikan
guru dalam menjelaskan
pelajaran.



a.Siswa mengingat
kembali materi tentang
yang di pelajarinya
sebelumnya.
b.Siswa menjawab
pertanyaan guru.

a.siswa mendengarkan
guru.
b.Siswa membaca materi
menggambar grafik
fungsi linier.
2.
Kegiatan
Inti

- Eksplorasi
a.Guru menjelaskan cara
menggambar grafik fungsi linier
dan tentang persamaan garis lurus
dan kedudukan dua garis.




b.Guru memberikan contoh soal
tentang cara menggambar grafik
fungsi linier dan tentang
persamaan garis lurus dan
kedudukan dua garis.


a.Siswa mendengarkan
uraian guru,tentang cara
menggambar grafik
fungsi linier dan tentang
persamaan garis lurus
dan kedudukan dua garis
serta memberikan respon
terhadap pertanyaan yang
diajukan guru.
b.Siswa memperhatikan
dan mengerjakan contoh
soal yang diberikan oleh
115‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 203

- Elaborasi
a.Melalui contoh soal, guru
bersama siswa membahas cara
menggambar fungsi linier dan
tentang persamaan garis lurus dan
kedudukan dua garis.


b.Guru memberikan latihan tentang
cara menyusun persamaan kuadrat



- Konfirmasi
a.Guru mengecek pemahaman
siswa dengan berkeliling dan
membantu siswa yang menghadapi
kesulitan dalam mengerjakan
latihan.
b.Guru menanyakan pemahaman
siswa apakah dari penjelasan dan
contoh soal yang telah diberikan
ada yang tidak mengerti.
guru.

a. Siswa mengerjakan
soal latihan yang
diberikan guru, tentang
cara menggambar grafik
fungsi linier dan tentang
persamaan garis lurus
dan kedudukan dua gari.

b.Siswa mengerjakan
soal latihan yang
diberikan guru, tentang
cara menyusun
persamaan kuadrat.

a.Siswa mengerjakan
latihan yang diberikan
oleh guru dengan sendiri-
sendiri.

b.Siswa menanyakan
kepada guru tentang
latihan yang tidak bisa
mereka kerjakan.
3. Penutup

a.Guru memandu siswa
menyimpulkan materi yang telah
dipelajari.


b.Guru memberikan tugas individu
/ pekerjaan rumah (lihat tugas 1).

a.Siswa menyimpulkan
hasil pembelajaran yang
telah dipelajari.
b.Siswa mendengarkan
guru dan menandai tugas
yang di berikan oleh
guru.
c.Siswa menjawab salam
10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 204



c.Guru menutup pelajaran dengan
mengucapkan Assalamu‟alikum
Warahmatullahi wabarakatuh.
guru.

Pertemuan 2 ( 2 x 45 menit)
Bentuk
kegiatan
Kegiatan Pembalajaran Waktu
(menit) Aktivitas Guru Aktivitas Siswa
1.
Kegiatan
awal

a.Guru mengucapkan salam
kepada sisswa ketika
memasuki ruangan.
b.Guru mempersiapkan
siswa secara fisik dan
psikis(memperhatikan
kerapian ruangan belajar
beserta kerapian siswa
sebelum PBM dimulai).
c.Guru memperhatikan
kehadiran siswa
(membangun rasa
kepedulian antara guru
dengan siswa dan siswa
dengan siswa).
- Motivasi
a.Guru memberitahukan
kepada siswa adanya post
test diakhir
pembelajaran.
b.Guru memberikan
stimulus /
rangsangan kepada siswa
a.Siswa menjawab salam dari
guru.

b.Siswa merapikan pakaian
dan sekitar tempat duduk
mereka.



c.Mendengarkan guru
mengabsen.




a.Siswa akan memperhatikan
guru dalan menjelaskan
pelajaran.
b.Siswa lebih focus dalam
belajar.

c.siswa akan memperhatikan
guru dalam menjelaskan
10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 205
agar
lebih fokus dalam PBM.
c.Guru memotivasi siswa
dalam
kegiatan pembelajaran,
apabila
materi ini dikuasai dengan
baik
oleh siswa maka akan
bermanfaat dalam
pembahasan soal-soal.
- Apersepsi
a.Guru memberikan
beberapa pertanyaan kepada
siswa tentang materi yang di
pelajari sebelumnya.
b.Guru menanyakan kepada
siswa apakah ada tugas.
Menyampaiakan tujuan
pembelajaran.
a.Guru menginformasikan
tujuan Pembelajaran yang
akan dipelajari.
b.Guru menyampaikan
cakupan materi tentang
menggambar fungsi kuadrat.
pelajaran.





a.Siswa mengingat kembali
materi tentang yang di
pelajarinya sebelumnya.


b.Siswa menjawab
pertanyaan guru.


a. siswa mendengarkan guru.



b.Siswa membaca tentang
menggambar fungsi kuadrat

2.
Kegiatan
Inti

- Eksplorasi
a.Guru menjelaskan tentang
menggambar fungsi kuadrat

b.Guru memberikan contoh
soal tentang menggambar
fungsi kuadrat.


a.Siswa mendengarkan uraian
guru,tentang fungsi kuadrat.
b.Siswa memperhatikan dan
mengerjakan contoh soal
yang diberikan oleh
70‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 206




- Elaborasi
a.Guru menjelaskan langkah
–langkah tentang
menggambar fungsi kuadrat

b.Guru memberikan latihan
tentang menggambar fungsi
kuadrat.

- Konfirmasi
a.Guru mengecek
pemahaman siswa dengan
berkeliling dan membantu
siswa yang menghadapi
kesulitan dalam
mengerjakan latihan.
b.Guru menanyakan
pemahama siswa apakah
dari penjelasan dan contoh
soal yang telah diberikan
ada yang tidak mengerti.
guru.

a.Siswa memperhatikan dan
mendengarkan langkah –
langkah tentang menggambar
fungsi kuadrat
b.Siswa mengerjakan soal
latihan yang diberikan guru,
tentang menggambar fungsi
kuadrat.


a.Siswa mengerjakan latihan
yang diberikan oleh guru
dengan sendiri-sendiri.
b.Siswa menanyakan kepada
guru tentang latihan yang
tidak bisa mereka kerjakan.


3. Penutup

a.Guru memandu siswa
menyimpulkan materi yang
telah dipelajari.


b.Memberikan tugas
individu / pekerjaan rumah
(lihat tugas 3)
a.Siswa menyimpulkan hasil
pembelajaran yang telah
dipelajari.
b.Siswa mendengarkan guru
dan menandai tugas yang di
berikan oleh guru.
c.Siswa menjawab salam
guru.
10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 207

c.Guru menutup pelajaran
dengan mengucapkan
Assalamu‟alikum
Warahmatullahi
wabarakatuh (religius)


Pertemuan 3 ( 3 x 45 menit)
Bentuk
kegiatan
Kegiatan Pembelajaran Waktu
(menit) Aktivitas Guru Aktivitas Siswa
1. Kegiatan
awal

a.Guru mengucapkan salam
kepada sisswa ketika memasuki
ruangan.
b.Guru mempersiapkan siswa
secara fisik dan
psikis(memperhatikan kerapian
ruangan belajar beserta kerapian
siswa sebelum PBM dimulai).
c.Guru memperhatikan
kehadiran siswa (membangun
rasa kepedulian antara guru
dengan siswa dan siswa dengan
siswa).
- Motivasi
a.Guru memberitahukan kepada
siswa adanya post test diakhir
pembelajaran.
b.Guru memberikan stimulus /
rangsangan kepada siswa agar
lebih fokus dalam PBM.
c.Guru memotivasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran, apabila
a.Siswa menjawab salam
dari guru.

b.Siswa merapikan pakaian
dan sekitar tempat duduk
mereka.


c.Mendengarkan guru
mengabsen.



a.Siswa akan
memperhatikan
guru dalan menjelaskan
pelajaran.
b.Siswa lebih focus dalam
belajar.

c.siswa akan
memperhatikan
10‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 208
materi ini dikuasai dengan baik
oleh siswa maka akan
bermanfaat dalam pembahasan
soal-soal.
- Apersepsi
a.Guru memberikan beberapa
pertanyaan kepada siswa tentang
materi yang di pelajari
sebelumnya.
b.Guru menanyakan kepada
siswa apakah ada tugas.
Menyampaiakan tujuan
pembelajaran.
a.Guru menginformasikan tujuan
Pembelajaran yang akan
dipelajari.
b.Guru menyampaikan cakupan
materi tentang menggambar
fungsi kuadrat.
guru dalam menjelaskan
pelajaran.




a.Siswa mengingat kembali
materi tentang yang di
pelajarinya sebelumnya.
b.Siswa menjawab
pertanyaan guru.


a. siswa mendengarkan
guru.
b. Siswa membaca tentang
penerapan fungsi linier dan
fungsi kuadrat.
2. Kegiatan
Inti
- Eksplorasi
a.Guru menjelaskan tentang
penerapan fungsi linier dan
fungsi kuadrat .

b.Guru memberikan contoh soal
tentang penerapan fungsi linier
dan fungsi kuadrat.


- Elaborasi
a.Guru menjelaskan langkah –
langkah tentang penerapan
fungsi linier dan fungsi kuadrat.


a.Siswa mendengarkan
uraian guru,tentang fungsi
kuadrat.
b.Siswa memperhatikan dan
mengerjakan contoh soal
yang diberikan oleh
guru.

a.Siswa memperhatikan dan
mendengarkan langkah –
langkah tentang
menggambar fungsi kuadrat
115‟

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 209
b.Guru memberikan latihan
tentang penerapan fungsi linier
dan fungsi kuadrat.

- Konfirmasi
a.Guru mengecek pemahaman
siswa dengan berkeliling dan
membantu siswa yang
menghadapi kesulitan dalam
mengerjakan latihan.
b.Guru menanyakan pemahaman
siswa apakah dari penjelasan
dan contoh soal yang telah
diberikan ada yang tidak
mengerti.
b.Siswa mengerjakan soal
latihan yang diberikan guru,
tentang menggambar fungsi
kuadrat.

a.Siswa mengerjakan latihan
yang diberikan oleh guru
dengan sendiri-sendiri.


b.Siswa menanyakan
kepada
guru tentang latihan yang
tidak bisa mereka kerjakan.


3. Penutup

a.Guru memandu siswa
menyimpulkan materi yang
telah dipelajari.

b.Memberikan tugas individu /
pekerjaan rumah (lihat tugas 4).
c.Guru menutup pelajaran
dengan mengucapkan
Assalamu‟alikum
Warahmatullahi wabarakatuh
a.Siswa menyimpulkan hasil
pembelajaran yang telah
dipelajari.
b.Siswa mendengarkan guru
dan menandai tugas yang di
berikan oleh guru.
c.Siswa menjawab salam
guru.
10‟


19. Penilaian

1. Jenis Penilaia : Tes
2. Teknik Penilaian : Tertulis
3. Bentuk Penilaian : Uraian
4. Prosedur : Akhir ( Postes )


R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 210
Tugas pertemuan 1
1. Jika diketahui tentukanlah nilai
2. Jika diketahui , tentukanlah nilai x agar
3. Gambarkan grafik dari fungsi dengan persamaan

Tugas pertemuan 2
1. Tentukan persamaan garis lurus dan gradien garis yang melalui titik-titik di bawah ini.
a. dan
b. dan
2. Tentukan persamaan garis lurus yang melalui
a. titik (4,2) sejajar garis y = 4x + 2
b. titik (-4,-1) sejajar garis 8x – 2y + 3 = 0
3. Tentukan persamaan garis lurus yang melalui
a. titik (4,2) tegak lurus garis y = -2/3x + 5
b. titik (-4,-1) tegak lurus garis x + 2y = 3

Tugas pertemuan 3
1. Gambarlah grafik fungsi kuadrat y = x
2
– x – 6
2. Tentukan persamaan fungsi kuadrat yang memotong sumbu x dititik (- 4 ,0) dan (2,0)
serta melalui titik (0, 8)
3. Tentukan persamaan fungsi kuadrat yang menyinggung sumbu x dititik (4,0) dan
melalui titik (0,4)
4. Tentukan persamaan fungsi kuadrat yang mempunyai titik puncak (4,3) dan melalui
titik (5,2)
5. Tinggi suatu benda setelah bergerak t detik dinyatakan dengan persamaan
h = 30t – 5t
2

a. tentukan t jika h = 0
b. tunjukkan bahwa h tidak dapat melebihi 45
c. Tentukan interval t sehingga h > 25

Ulangan Harian
1. Tentukan gradien dari fungsi linear 4y = 8x - 6 dan gambarkan grafiknya
2. Tentukan persamaan garis yang melalui titik – titik
a. A(3 , 5) dan B(2 , -2)
b. (-2 , -6) dan tegak lurus terhadap garis y + 4x = 1
c. (4 , -1) dan sejajar dengan garis y = 3x + 2
3. Gambarlah persamaan fungsi kuadrat y = x
2
– 6x + 9.
4. Tentukan persamaan fungsi kuadrat yang memotong sumbu x dititik (1 ,0) dan (5,0)
serta melalui titik (0, 5)
5. Tentukan persamaan fungsi kuadrat yang mempunyai titik puncak (4,3) dan melalui
titik (5,2)
6. Misalkan, x adalah jumlah (ratusan ribu) yang dihabiskan oleh suatu perusahan untuk
iklan dan p adalah keuntungan yang diperoleh. Dlam hal ini p= 460 + 40x – x
2
.
Berapakah pengeluaran untuk iklan yang memberikan keuntungan maksimum.


Score perolehan
Nilai = x 100
Score maksimum

R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N
B Y : K E L O M P O K 5

Page 211

20. Sumber, Bahan dan Alat
c. Sumber
- Buku Matematika SMK Kelas X Program Keahlian Akunntasi dan Penjualan. Tuti
Masrihani, dkk. 2008. Jakarta : Erlangga
- Buku Matematika SMK Tingkat 1 Bidang keahlian Bisnis dan Manajemen. Drs.
Maman Abdurrahman,M.Pd. 2006. Bandung : Armico
- Buku penunjang yang relevan
d. Bahan / alat
- Papan tulis
- Spidol
- Penggaris









Mengetahui : Bukittinggi, Januari 2013
Waka Kurikulum SMKN Guru Mata Pelajaran Matematika





NIP : NIP :