You are on page 1of 5

PENENTUAN KADAR LAKTOSA DALAM SUSU CAIR KEMASAN

Tujuan Metode Prinsip

: Menentukan kadar laktosa dalam susu bebas lemak dan bebas protein : Somogyi-Nelson dan Follin Wu : Ion kupri akan direduksi oleh gula dalam susu menjadi kupro dan mengendap menjadi Cu2O. Penambahan pereaksi fosfomolibdat akan melarutkan Cu2O dan warna larutan menjadi biru tua, karena ada oksida Mo. Dengan demikian, banyaknya Cu2O yang terbentuk berhubungan linier dengan banyaknya glukosa di dalam susu. Filtrat yang berwarna biru tua yang terbentuk akibat melarutnya Cu2O karena oksida Mo dapat diukur kadar glukosanya dengan menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 630 nm.

Sampel Prosedur

: Susu Indomilk :

1. Memipet 1 ml susu ke dalam erlenmeyer kecil, serta menambahkan 2 ml Na-tungstat, dan 1ml H2SO4 (tetes demi tetes). 2. Kemudian mengencerkan larutan hingga 100 mL dengan aquades. Fungsi penambahan aquades adalah mengencerkan susu sehingga albumin dalam susu akan larut oleh aquades. Albumin adalah protein yang dapat larut dalam air serta dapat terkoagulasi oleh panas. Penambahan Na-tungstat bertujuan mengendapkan albumin yang terlarut dalam air. H2SO4 berfungsi sebagai katalisator untuk mempercepat reaksi pengendapan albumin oleh Na-tungstat 3. Mendiamkan larutan yang telah dibuat selama 10 menit agar terjadi endapan albumin secara sempurna, sehingga ketika endapan tersebut dipisahkan dengan kertas saring akan memisah dengan sempurna. 4. Menyiapkan tiga tabung Folin-Wu , ketiga tabung diisi dengan 1 ml filtrat, 2 ml standar laktosa, dan 2 ml aquades.

5. Menambahkan masing-masing tabung 2 ml larutan Cu-alkalis. Larutan Cu-alkalis ditambahkan untuk membentukan warna biru ketika ditambahkan pereaksi fosfomolibdat, karena larutan ini mengandung asam laktat dan ion Cu+. 6. Kemudian memanaskan ketiga tabung tersebut dengan air mendidih selama 8 menit tepat. Pemanasan berfungsi menambah laju reaksi oleh Cu-alkalis. 7. Mendinginkan ketiga tabung tersebut , lalu ditambahkan 4 mL reagen fosfomolibdat dan diencerkan dengan campuran fosfomolibdat-aquades 1:4. 8. Mengamati perubahan warna yang terjadi dan intensitas warnanya 9. Membaca absorban larutan uji pada spektrofotometer dengan panjang gelombang 630 nm. Data Pengamatan : ABSORBANSI 0,130 0,161 0,149

LARUTAN STANDAR LAKTOSA SAMPEL 1 SAMPEL 2

Perhitungan :

Konsentrasi laktosa dalam 1 mL susu adalah 0,07154 g/mL

Hasil Penelitian

Dari hasil perhitungan dihasilkan konsentrasi laktosa dalam susu adalah 0,07154 g/mL dengan galat sebesar 28,46 %. Galat yang cukup besar ini diduga karena saat pengukuran absorbansi masih ada gelembung udara di dalam larutan. Gelembung udara tersebut menunjukkan bahwa reaksi belum berhenti sehingga belum memberikan hasil yang maksimal. Selain itu, kadar laktosa dalam susu yang digunakan sebagai perbandingan pada perhitungan ini, diduga berbeda dengan susu instan yang digunakan sebagai sampel. Sehingga tidak memberikan kadar laktosa dalam susu yang tepat.

Kesimpulan

Dari penentuan kadar laktosa dalam susu cair kemasan menggunakan metode SomogyiNelson untuk memisahkan protein dari susu sehingga susu menjadi bebas protein. Dan metode Follin Wu sebagai penentuan kadar laktosa dengan menggunakan alat spektrofotometer. Metode ini lebih cepat dari pada menggunakan metode Iodometri, selain itu mempunyai keakuratan yang baik dengan membaca absorbansi dari larutan uji . Dalam hasil penelitian dikatakan bahwa kadar laktosa dalam perhitungan adalah 0,07154 g/mL dengan galat sebesar 28,46 %. Oleh karena itu, dalam penentuan kadar laktosa perlu diperhatikan hal hal dari pre-analitik, analitik, dan post analitik guna untuk meminimalkan kesalahan dalam penetapan kadar sehingga hasil penelitian menjadi yang diharapkan.

Tugas Revisi Kimia Makanan dan Minuman PENENTUAN KADAR LAKTOSA DALAM SUSU CAIR KEMASAN

Oleh Puspa Pratidina Nurgayatri P27834010097 / NR

POLTEKKES KEMENKES SURABAYA Jurusan Analis Kesehatan Progam DIII Tahun Ajaran 2012 - 2013