PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL

BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X-3 SMA NEGERI I PAKONG PAMEKASAN MADURA 2008

PEMILIK ASLI SANTI OKTAVIA NIM 104341472499

NENENG AGUSTININGSIH NIM :120341521840

PROGRAM PASCASARJANA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI 2012-2013

16

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Untuk mencapai tujuan pendidikan diperlukan penataan terhadap sistem pendidikan secara menyeluruh. Salah satu upaya penataan tersebut adalah mengadakan perubahan kurikulum. Perubahan kurikulum terkait juga dengan perubahan penyusunan pengalaman belajar bagi siswa yang disusun untuk pencapaian kompetensi tertentu, agar semua dapat tercapai maka pengembangan kompetensi siswa disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan, serta kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan gender (BSNP, 2006: 6). Pembaharuan di bidang kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa dalam kegiatan pembelajaran berpusat pada siswa, harapannya guru dapat mengubah sistem pembelajaran dari yang berorientasi pada guru (teacher center) menjadi pembelajaran yang berorientasi pada siswa (student center) (BSNP, 2006:6). Pengubahan sistem pembelajaran yang awalnya lebih menekankan pada penguasaan materi menjadi sistem pembelajaran yang lebih ditekankan pada kemampuan dan keterampilan proses siswa dalam menemukan dan memahami konsep dari materi pelajaran yang sedang dipelajari. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan pada tanggal 18 dan 19 Januari 2008 di SMA Negeri I Pakong, diketahui sudah melaksanakan KTSP walaupun tidak semua guru menerapkannya, sekolah sudah berusaha mengurangi kegiatan ceramah dalam setiap kegiatan pembelajaran di kelas. Dalam

pelaksanaannya, pembelajaran yang sudah mengarah pada student center belum sepenuhnya dapat maksimal, karena hanya beberapa siswa yang aktif. Wawancara

16

dan aktivitas siswa yang meliputi domain afektif dan psikomotorik. berpendapat dan menjawab. bertanya. 2006:56). membaca literatur. Sedangkan hasil belajar dapat dilihat dari tingkat keberhasilan siswa dalam memahami materi pelajaran yang telah ditemukan siswa dan dinyatakan dalam bentuk angka yang diperoleh dari nilai tes. serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran (Nurhadi. yang meliputi domain kognitif. 16 .yang dilakukan dengan siswa kelas X-3 SMAN I Pakong tentang pandangan siswa terhadap pelajaran biologi dari 75% siswa yang diwawancarai menyatakan bahwa merasa kesulitan untuk memahami materi pelajaran jika guru meminta siswa untuk belajar sendiri sepenuhnya. dengan metode pembelajaran kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) melalui pendekatan PBM (Pembelajaran Berbasis Masalah). Siswa akan lebih cepat memahami konsep materi pelajaran bila siswa mengalaminya sendiri. guna menentukan pembelajaran yang ideal dan sesuai dalam upaya pencapaian Standar Kompetensi mata pelajaran. Penerapan metode tersebut dalam pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Biologi kelas X-3 di SMA Negeri I Pakong . mencatat. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut dibutuhkan pendekatan pembelajaran yang mampu melibatkan siswa secara aktif untuk menemukan konsep suatu materi pelajaran biologi. Untuk mengatasi permasalah yang telah dikemukakan. maka peneliti bermaksud melakukan penelitian tindakan kelas. Pembelajaran Berbasis Masalah merupakan pendekatan pembelajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah. Hal tersebut dapat diperoleh melalui pembelajaran berbasis masalah. Oleh karena itu. yaitu aktivitas siswa dalam bekerja sama. berbagai pendekatan maupun metode belajar termasuk Pendekatan Berbasis Masalah dicobakan. Dalam penelitian aktivitas belajar yang dimaksud meliputi segala aktivitas fisik siswa selama proses belajar mengajar.

B. C. Gambaran Umum Pembelajaran Kooperatif Pembelajaran kooperatif menurut Nurhadi (2004:61) dapat diartikan sebagai pembelajaran yang secara sadar dan sengaja mengembangkan interaksi yang saling asuh untuk menghindari ketersinggungan dan kesalahpahaman yang dapat menimbulkan permusuhan.BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Menurut Dimyati dan Mudjiono (2002:157) mendefinisikan pembelajaran sebagai proses yang diselenggarakan oleh guru untuk membelajarkan siswa dalam memperoleh dan memproses pengetahuan.Sebagai salah satu metode pembelajaran kooperartif metode STAD lebih menekankan pada berbagai ciri pengajaran langsung yaitu siswa bekerja dalam kelompok kecil untuk berlatih menyelesaikan masalah. Hakekat Belajar dan Pembelajaran Belajar merupakan suatu perubahan tingkah laku dalam diri seseorang yang relatif menetap sebagai sebuah pengalaman (Imron. 16 . Menurut Ibrahim (2000:35) dan Nurhadi (2004:65) pembelajaran kooperatif STAD terdiri atas beberapa tahap yang dapat dijelaskan sebagai berikut. belajar merupakan proses dimana otak atau pikiran mengadakan reaksi terhadap kondisi-kondisi dan reaksi-reaksi itu dapat dimodifikasi dengan pengalaman-pengalaman yang dialami sebelumnya. Pembelajaran Kooperatif STAD (Student Teams Achievement Division) Metode pembelajaran kooperatif STAD dikembangkan oleh Robert Slavin dan kawan-kawannya dari Universitas John Hopkin. sedangkan menurut Susanto (1999:1). 1996:3). keterampilan dan sikap.

Hasil Belajar Menurut Salim (2002:512) mendefinisikan hasil belajar sebagai sesuatu yang diperoleh didapatkan atau dikuasai setelah proses belajar yang biasanya ditunjukkan dengan nilai atau skor. 2002:34). Penghargaan kelompok 6. Belajar kelompok. Kuis atau tes 4. Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) Menurut Nurhadi (2004:56) pengertian PBM adalah suatu pendekatan pembelajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah. Penghargaan kelompok D. 3.1. F. serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi palajaran. Aktivitas Belajar Aktivitas berasal dari kata dasar aktif yang berarti selalu berusaha. bekerja atau belajar dengan sungguh-sungguh agar mendapatkan kemajuan atau prestasi yang gemilang (Salim. 16 . Skor kemajuan individu 5. Penyajian kelas 2. E.

24. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif.BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2008. 1993:48 dalam Tim Pelatihan Proyek PGSM. 1999:7) B. Spiral Penelitian Tindakan Kelas (Adaptasi dari Hopkins. 16 .1. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus tindakan. Gambar 3. Setiap siklus tindakan yang dilaksanakan terdiri atas empat tahapan yang dapat dilihat pada Gambar 3. Kecamatan Pakong.1. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan di SMA Negeri I Pakong Pamekasan yang beralamat di Jalan Sumber Bintang no. Kabupaten Pamekasan-Madura. setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan selama 3 jam pelajaran. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

5. Dalam penelitian ini data yang diperoleh berupa data aktivitas dan hasil belajar siswa. berupa soal pre-test dan post-test dengan soal yang sama.3 Penentuan Skor Masing-masing Deskriptor (Adaptasi dari Arikunto. Subjek Penelitian Subjek penelitian yaitu siswa kelas X-3 semester genap tahun ajaran 2007-2008 SMA Negeri I Pakong Pamekasan berjumlah 38 orang. 4. 2. 2003) Skor 1. adapun bentuk soal berupa uraian singkat. E.C. Lembar observasi.40% 41% .60% 61% . Instrumen Penelitian Instrumen dalam penelitian ini sebagai berikut : 1. Soal tes. Catatan lapangan. Untuk mengetahui persentase keberhasilan aktivitas siswa secara klasikal dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut. Persentase keberhasilan tindakan = Jumlah siswa yang melakukan indikator x100% Jumlah total siswa Tabel 3. menarik kesimpulan dan melakukan refleksi. 3. berisi tentang penilaian kegiatan siswa dan guru selama pelaksanaan kegiatan belajar mengajar berlangsung. 1% – 20% 21% . menyajikan data. F. Analisis Data Analisis data dalam penelitian ini meliputi kegiatan mengelola data mentah. 2.80% 81% -100% Ketentuan Siswa menunjukkan aktivitas seperti yang tertulis pada deskriptor Siswa menunjukkan aktivitas seperti yang tertulis pada deskriptor Siswa menunjukkan aktivitas seperti yang tertulis pada deskriptor Siswa menunjukkan aktivitas seperti yang tertulis pada deskriptor Siswa menunjukkan aktivitas seperti yang tertulis pada deskriptor 16 . 3.

Memeriksa ketepatan jawaban Rata-rata kelas Persentase Aktivitas Siklus I Siklus II Siklus III 39.71% Tabel 4. Bertanya 4. meliputi observasi tentang kondisi lingkungan. II.1 Perbandingan Persentase Aktivitas Belajar Siswa Antara Siklus I. 2% 63. Mengambil giliran dan berbagi tugas 3.2 Perbandingan tentang Ketuntasan Belajar antara Siklus I.59 % Siklus III 30 siswa 88.63% 80. Kegiatan Penelitian Tabel 4. Siswa yang tuntas belajar b. dan III Aspek aktivitas belajar siswa 1.82 % 39.24% Peningkatan 4 siswa 14.BAB IV HASIL PENELITIAN A.21 % 68. 97% 82.47% 79. Kegiatan Pra-Penelitian Kegiatan pra-penelitian berupa kegiatan observasi.39% 57. B.53 % Peningkatan 8 siswa 20. Siklus I a.82% 58.45 % 28. dan III. ketersediaan sarana dan prasarana dan kondisi siswa serta mengamati permasalahan yang sering terjadi dalam proses pembelajaran dengan melakukan wawancara dengan siswa dan guru.69% 86.94 % Siklus II 26 siswa 73. Menghargai kontribusi 2.94% 65.3 Data Berturut Hasil Pre-test dan Post-test Pada Siklus I 16 . II.64 % 27. 52 % 69. Daya serap klasikal 18 siswa 52.94% 58. 96% Keterangan Meningkat Meningkat Meningkat Meningkat Meningkat Tabel 4.

12. 25. 2. 5. Hadi Idawati Irfan Hidayat Moh. 22. 11. 6. 26. 7. 12. 18. 9. 18. Ali Shobri Subairi Syamsul Arifin M. 20. Nama Siswa M. 22. Umarul Faruk M. 13. 8. 14. 19. Abdul Karim Fauzan Efendi Abdul Karim Fitriatus Subriyah Erfan Efendi Popy Kurniawati Ihwan Hadi Kurnia Iskandar Zulkarnain Imam Rozali Uswatun Hasanah Elly Ermawati Idawati Aufa Dewi Yuliatin RB. 28. Mahrus Ribut Wahyudi M. 1. Fauzan Efendi Erfan Efendi Moh. 15. 14. 28. 8. 30. 21. Ghufron Ansori 10. 29. Ghufron Ansori Dewi Yuliatin Elly Ermawati Mulyadi Susanto Iskandar Zulkarnain Uswatun Hasanah Pre-test 5 17 20 21 21 22 22 23 25 25 25 25 25 26 27 27 28 28 30 30 31 32 34 35 40 40 41 45 45 46 46 No. Sahid Jamil Irfan Hidayat Post-test 12 17 25 27 34 35 36 38 41 41 43 45 48 51 54 55 65 66 67 68 68 68 68 68 70 70 70 70 70 72 85 R. 27. 21. 19. 4. Fitriatus Subriyah 31. 15. 11. 23. 24. 6. 2. 29. 17. 27. 26. 4. 31. 3. Samsul Arifin Kusmiati Abd. Ainuriyah Muhammad Syakur 16 . 10. Samsul Arifin Abd. 16. Nama Siswa 1. Umarul Faruk Bambang Helmi Wahyudi Moh. Mahrus Ribut Wahyudi Milly Irawati Fathor Rahman M. 20. Hadi Moh. 9. 25. 24.No. Ali Shobri Zulhatin Syamsul Arifin Kusmiati Muhammad Syakur Imam Rozali Fathor Rahman Subairi Bambang Aufa M. 5. Rizal Setiawan 30. 23. 3. 16 17. Sahid Jamil Helmi Wahyudi Ihwan Hadi Kurnia R. 13. 7.

322 log n = 1 + 3. Popy Kurniawati 33. RB. Varian dan Standar Deviasi S2 = ( ) = ) ( ) = ( ) = = 756. Mean X= = = 30.50 16 .322 log 34 = 1 + 5.77 S= √ ( = √ = 27.087 = 6. Panjang Kelas P= = = 7. Rizal Setiawan 48 51 52 32. Banyak Kelas K = 1+ 3.83 = 8 Tabel 4.087 = 6 2.4 Distributive frekuensi nilai pre-test siklus I Interval lkelas 5 – 13 14 – 22 23 – 31 32 – 40 41 – 49 50 .Xi 9 108 378 180 270 108 1053 4. Zulhatin Ainuriyah Mulyadi Susanto 90 95 95 Ket : 4 Siswa yang tidak lengkap datanya sehingga tidak diikutkan dalam analisis data  Analisis data pada nilai pre-test pada siklus I 1. 34.58 Jumlah 3. Milly Irawati 34.97 Xi 9 18 27 36 45 54 189 F 1 6 14 5 6 2 34 F. 33.32.

51 =√ = 27.322 log 34 = 1 + 5.322 log n = 1 + 3.10 ( Analisis data pada nilai post-test siklus I 1.77 S= √ σ2 = ( ( ) = √ = 49.83 = 14 Tabel 4. Banyak Kelas K = 1+ 3.087 = 6 2.73 Xi 19 34 49 64 79 94 339 F 3 7 6 13 2 3 34 F.087 = 6.σ2 = σ=√  ( ) = ) = 734.5 Distributive frekuensi nilai post-test siklus I Interval lkelas 12 .48 = 2376.26 27 – 41 42 – 56 57 – 71 72 – 86 87 – 101 Jumlah 3. Mean X= = = 54.74 = 16 . Panjang Kelas P= = = = 13. Varian dan Standar Deviasi S2 = ( ) = ) ( ) = ( ) = = 2448.Xi 57 238 294 832 158 282 1861 4.

Ghufron Ansori Fitriatus Subriyah Abdul Karim Bambang Aufa R. Rizal Setiawan Mulyadi Susanto Popy Kurniawati R. 2. 3. 14. 28. 17. 3. 25. 6. 9. 9. Nama Siswa Syamsul Arifin M. 27. 21. 24. Nama Siswa Imam Rozali M. 23. 10. Ghufron Ansori Moh. 4. Ali Shobri Moh. 10. 4. 17. 8. 11. 12. Sahid Jamil Bambang Zulhatin Idawati Milly Irawati Dewi Yuliatin Pre-test 30 37 40 40 41 41 42 42 42 42 43 45 46 47 47 47 48 49 52 53 55 55 56 56 56 57 60 60 No. 15. 26. 7. 7. 16. 13. 14. 19. 8. 20. Ali Shobri Ribut Wahyudi Moh. 11. Sahid Jamil Syamsul Arifin Helmi Wahyudi Muhammad Syakur M. 18. 21. 24. 23. Umarul Faruk Helmi Wahyudi Fathor Rahman Imam Rozali Fauzan Efendi M. 27.75 Tabel. 20. 15. 6. 1.σ=√ ( ) =√ = 48. 2. Hadi Mulyadi Susanto Post-test 20 47 47 51 52 54 60 60 65 66 66 66 67 67 67 69 70 70 70 70 71 72 73 75 75 76 80 80 16 . 5. Mahrus Iskandar Zulkarnain Fathor Rahman Uswatun Hasanah Abd. 22. 26. Samsul Arifin Abdul Karim Ainuriyah Fitriatus Subriyah M. 12. 5. Umarul Faruk M. 19. 13. 28. Samsul Arifin Erfan Efendi Subairi Popy Kurniawati Ihwan Hadi Kurnia Irfan Hidayat Ribut Wahyudi Fauzan Efendi Kusmiati Idawati Moh. 16. 25.4. 22.6 Data Berturut Hasil Pre-test dan Post-test Pada Siklus II No. 18. Mahrus Erfan Efendi Muhammad Syakur Aufa Kusmiati Iskandar Zulkarnain RB. 1.

33. Hadi Subairi Elly Ermawati Irfan Hidayat Ihwan Hadi Kurnia Uswatun Hasanah 60 60 61 62 65 67 29. 34. 30.7 Distributive frekuensi nilai pre-test siklus II Interval lkelas 30 – 36 37 – 43 44 – 50 51 – 57 58 – 64 65 – 71 Jumlah 3. 32.087 = 6. Panjang Kelas P= = = 6.322 log 34 = 1 + 5. 32.72 S= √ ( = √ = 44.09 16 .16 = 6 Tabel 4. Banyak Kelas K = 1+ 3. 33.087 = 6 2.67 Xi 33 40 47 54 61 68 303 F 3 7 6 13 2 3 34 F. Rizal Setiawan Dewi Yuliatin Milly Irawati Elly Ermawati Ainuriyah Zulhatin 81 86 86 90 90 100 Analisis data pada nilai pre-test siklus II 1.  Abd.322 log n = 1 + 3. 30. Mean X= = = 49.29. 31. 31. 34. Varian dan Standar Deviasi S2 = ( ) = ) ( ) = ( ) = = 1944.Xi 99 280 282 702 122 204 1689 4. RB.

σ2 = σ=√  ( ) = ) = 1887.37 16 .77 Xi 26.5 3. Mean X= = = 72.5 95. Varian dan Standar Deviasi S2 = ( ) = ) ( ) = ( ) = = 2614.5 68 81.44 ( Analisis data pada nilai post-test siklus II 1.5 366.56 = ) ( =√ = 50.5 2474.8 Distributive frekuensi nilai post-test siklus II Interval lkelas 20 – 33 34 – 47 48 – 61 62 – 74 75 – 88 89 – 102 Jumlah 2.13 = 2537.5 54.46 S= √ σ2 = σ=√ ( ( ) = √ = 51.3 = 13 Tabel 4.5 F 1 2 5 17 8 3 34 F.5 40.5 1156 652 286. Panjang Kelas P= = = = 13.5 81 272.53 =√ = 43.Xi 26.

4. 8. Ali Shobri Helmi Wahyudi Kusmiati Abdul Karim Ribut Wahyudi Moh. 21. 25. 29. 2. 3. Umarul Faruk R. 6. 20. Mahrus Fathor Rahman M. 10. Hadi Dewi Yuliatin Elly Ermawati Abdul Karim Imam Rozali M. 25. 16. 30. 22. 1. Rizal Setiawan Ihwan Hadi Kurnia Iskandar Zulkarnain Helmi Wahyudi Fitriatus Subriyah Ribut Wahyudi Erfan Efendi Ainuriyah Post-test 47 50 50 60 65 65 65 66 67 70 70 71 75 75 75 75 76 80 80 80 81 85 85 85 85 85 86 90 90 95 95 95 16 . 31. 5. 17. 13. 26. 19. 16. 17. 29. Ghufron Ansori Ainuriyah Mulyadi Susanto Ihwan Hadi Kurnia Zulhatin Fitriatus Subriyah Fathor Rahman Idawati Erfan Efendi M. 6. 19.9 Data Hasil Pre-test dan Post-test Pada Siklus III No. 9. 23. 24. Ali Shobri Zulhatin Fauzan Efendi Muhammad Syakur Irfan Hidayat Aufa Syamsul Arifin Moh. 15. 32. Hadi Pre-test 15 18 35 35 34 35 34 35 36 36 36 38 40 40 41 41 42 42 45 47 48 50 50 51 53 55 57 58 61 62 63 65 No. 14. 27. 10. 2. 18. 15. Nama Siswa Aufa Popy Kurniawati Muhammad Syakur Irfan Hidayat Subairi Uswatun Hasanah Syamsul Arifin Moh. 1.Tabel 4. 27. Samsul Arifin Milly Irawati Bambang M. 28. 14. 11. 7. 20. 24. Ghufron Ansori Kusmiati Idawati RB. 23. 11. Nama Siswa Subairi Moh. Sahid Jamil Popy Kurniawati Abd. Umarul Faruk Bambang R. Samsul Arifin Milly Irawati M. 31. 12. 30. Rizal Setiawan M. 26. 12. 28. 22. Mahrus RB. 13. 7. 5. 9. Sahid Jamil Imam Rozali Elly Ermawati Dewi Yuliatin Abd. 18. 32. 21. 4. 8. 3.

Xi 57 196 222 598 110 192 1375 2. Varian dan Standar Deviasi S2 = ( ) = ) ( ) = ( ) = = 633.26 S= √ σ2 = σ=√ ( ( ) = √ = 25.5 = 8 Tabel 4.087 = 6.322 log n = 1 + 3. Banyak Kelas K = 1+ 3.322 log 34 = 1 + 5.087 = 6 2.10 Distributive frekuensi nilai pre-test siklus III Interval lkelas 15 – 23 24 – 32 33 – 41 42 – 50 51 – 59 60– 68 Jumlah 1. 34.63 = ) ( =√ = 24. Panjang Kelas P= = = 8.  Fauzan Efendi Iskandar Zulkarnain 65 66 33. Mulyadi Susanto Uswatun Hasanah 95 100 Analisis data pada nilai pre-test siklus III 1. Mean X= = = 40. 34.79 16 .33.16 = 614.44 Xi 19 28 37 46 55 64 185 F 3 7 6 13 2 3 34 F.

5 100.5 2570 4. Analisis data pada nilai pre-test siklus III 3.5 81. Varian dan Standar Deviasi S2 = ( ) = ) ( ) = ( ) = = 4431.58 16 .5 307.5 815 549 100.Xi 154.58 Xi 51.5 458 F 3 5 9 10 6 1 34 F.11 Distributive frekuensi nilai post-test siklus III Interval lkelas 47 – 56 57 – 66 67 – 76 77 – 86 87 – 96 97– 106 Jumlah 3.66 S= √ σ2 = σ=√ ( ) ( ( ) = √ = 66.57 = 4301.32 = =√ = 65.5 61.5 91.83 = 9 Tabel 4. Panjang Kelas P= = = 8.5 643. Mean X= = = 75.5 71.

bertanya dan memeriksa ketepatan jawaban dilihat selama proses pembelajaran berlangsung dan di catat dalam lembar observasi aktivitas belajar siswa. kemudian pada siklus III meningkat lagi menjadi 79.97% atau memiliki taraf keberhasilan cukup pada siklus II. B. Secara keseluruhan persentase aktivitas belajar siswa dan taraf keberhasilan tindakan meningkat dari 39. Aktivitas Belajar Siswa Aktivitas belajar siswa yang meliputi aspek menghargai konstribusi.52% atau memiliki taraf keberhasilan kurang pada siklus I menjadi 63. Hasil Belajar Untuk mengetahui hasil belajar siswa pada pada tiap siklus dilakukan dua kali tes yaitu pre-test dan post-test.BAB IV PEMBAHASAN A.96% atau memiliki taraf keberhasilan baik. Berdasarkan analisis data dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan persentase keberhasilan tindakan pada masing-masing aspek aktivitas belajar siswa yang menunjukkan keantusiasan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran kooperatif STAD melalui pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM). Pre-test yang dilakukan di awal pembelajaran yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan awal siswa dan post-test yang dilakukan 16 . mengambil giliran dan bebagi tugas.

yang dikarenakan oleh nilai yang dapat oleh siswa yang mengalami penurunan dan peningkatan.II dan III adalah 6 kelas karena jumlah siswa yang mengikuti pre-test dan post test 34. C. Dengan Panjang kelas yang berbeda pada tiap tabel distributuif frekuensi pre-test dan post-test nya. Dari tabel dapat diketahui dengan jelas menggambarkan besarnya frekuensi dari masing-masing kelas yang terpisah. Dalam tabel nilai pre-test dan post-test siswa pada siklus I yang telah diurutkan dari nilai terendah hingga nilai tertinggi. didapatkan banyak kelas 6 yang berlaku untuk perhitungan pre-test dan post-test pada siklus II 16 . II dan III. Dimana nilai di kelompokkan dalam tabel distributive frekuensi dengan menentukan banyak kelas menggunakan rumus K = 1+ 3. kita dapat mengetahui rata-rata siswa baik pada nilai pre-test dan post-test.322 log n. Dengan demikian secara keseluruhan siswa kelas X-3 tuntas belajarnya karena sudah mencapai standar minimal ketuntasan belajar klasikal yang ditetapkan oleh Depdiknas yaitu  85% siswa di dalam kelas mencapai daya serap  65. Untuk menjelaskan keadaan kelompok. Analisis Data Dilakukan untuk mengetahui rata-rata dari kelompok siswa yang telah melakukan pre-test dan post-test pada tiga siklus yaitu pada siklus I. Data siswa akan di kelompokkan dalam tabel distribusi nilai yang disusun dari siswa yang memiliki nilai terendah hingga nilai tertinggi dengan menentukan jumlah kelas dan interval kelas. Banyak kelas secara keseluruh pada siklus I. dan mengetahui tingkat variasi kelompok data dapat dilakukan dengan melihat standar deviasi atau simpangan baku. Nilai rata-rata pada pre-test siswa yaitu 30.setelah proses pembelajaran yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah dilakukan proses pembelajaran.97.

Variasi pada data dilakukan perhitungan dengan rumus S = 27.dan = III. Agar dapat mengetahui ada penyimpangan pada data maka dilakukan perhitungan dengan menghitung varians dan standar veviasi atau simpangan baku. dari tabl distributif dapat diketahui kelompok data yang sering muncul atau frekuensi dari tiap kelasnya. 16 .10. Selanjutnya menentukan panjang kelas dengan rumus P didapat hasil panjang kelas 8.50 dan simpangan baku dengan rumus σ = √ ( ) √ ( ) dengan hasil dengan hasil 27. serta nilai tengah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful