7 7.1 7.1.

1

Persyaratan Sumberdaya Kompetensi manajemen dan personel Lembaga sertifikasi harus memiliki proses untuk menjamin bahwa personel memiliki pengetahuan yang sesuai dengan tipe sistem manajemen dan wilayah geografi dimana lembaga sertifikasi tersebut beroperasi. Lembaga sertifikasi harus menetapkan kompetensi yang diperlukan untuk setiap bidang teknis (sesuai dengan skema sertifikasi spesifik), dan untuk setiap fungsi dalam kegiatan sertifikasi. Lembaga sertifikasi harus menentukan cara memperagakan kompetensi sebelum melaksanakan fungsi spesifik.

7.1.2

Lembaga sertifikasi harus memiliki proses yang terdokumentasi untuk menentukan kriteria kompetensi personel yang terlibat dalam manajemen dan pelaksanaan audit dan sertifikasi. Kriteria kompetensi harus ditetapkan dengan memperhatikan persyaratan setiap jenis standar sistem manajemen atau spesifikasi, untuk setiap area teknik, dan untuk setiap fungsi dalam proses sertifikasi. Keluaran proses harus berupa kriteria pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk melaksanakan secara efektif tugas audit dan tugas sertifikasi serta kriteria yang harus dipenuhi untuk mencapai hasil yang diinginkan dan harus didokumentasikan. Lampiran A menetapkan pengetahuan dan keterampilan yang harus didefinisikan oleh lembaga sertifikasi untuk fungsi spesifik. Jika tambahan kriteria kompetensi spesifik telah ditetapkan, misalnya. ISO/TS 22003 (sistem manajemen keamanan pangan), hal tersebut harus diterapkan. Lembaga sertifikasi harus memiliki proses yang terdokumentasi untuk evaluasi kompetensi awal dan pemantauan berkelanjutan terhadap kompetensi dan kinerja seluruh personel yang terlibat dalam manajemen dan pelaksanaan audit dan sertifikasi yang menerapkan kriteria kompetensi yang ditetapkan. Lembaga sertifikasi harus memperagakan bahwa metode evaluasinya efektif. Keluaran proses ini harus mengidentifikasi personel yang memperagakan tingkat kompetensi yang disyaratkan untuk fungsi yang berbeda dari audit dan proses sertifikasi.
Pertimbangan lain

7.1.3

7.1.4 7.1.4.1

Dalam penentuan persyaratan kompetensi untuk personel yang melakukan sertifikasi, lembaga sertifikasi harus menunjukkan fungsi yang dilakukan oleh personel manajemen dan administrasi selain mereka yang secara langsung

termasuk penggunaan auditor dan ketua tim audit yang memiliki keterampilan dan pengetahuan audit umum dan keterampilan serta pengetahuan yang tepat untuk mengaudit bidang teknis yang spesifik. sebagaimana ditetapkan oleh evaluator yang kompeten yang mengamati auditor dalam melaksanakan audit.2. 7. Evaluasi kompetensi awal seorang auditor harus mencakup kemampuan dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan selama audit.2 7.6 . bila diperlukan.2 7. jenis sistem manajemen dan area geografis tempat lembaga sertifikasi beroperasi. Saran tersebut mungkin dapat diberikan secara ekternal atau oleh lembaga sertifikasi personel.7.1 Lembaga sertifikasi harus memiliki.1. Personel yang terlibat dalam kegiatan sertifikasi 7.2.5 7. Lembaga sertifikasi harus memiliki akses ke keahlian teknis yang diperlukan untuk memberikan saran tentang hal yang secara langsung terkait dengan sertifikasi untuk area teknis.4. Lembaga sertifikasi harus menetapkan proses seleksi. tanggung jawab dan wewenang untuk setiap personelnya. tenaga ahli teknis) memiliki pengetahuan mengenai proses audit.2. Lembaga sertifikasi harus memberikan akses kepada auditor dan tenaga ahli teknis terhadap seperangkat prosedur terdokumentasi mutakhir yang mencakup instruksi audit dan seluruh informasi yang relevan dengan kegiatan sertifikasi. sebagai bagian dari organisasinya.2. Lembaga sertifikasi harus menetapkan secara jelas kewajiban. Lembaga sertifikasi harus menjamin bahwa auditor (dan. Lembaga sertifikasi harus mempekerjakan atau memiliki akses kepada auditor dalam jumlah yang cukup termasuk ketua tim audit dan tenaga ahli teknis yang mencakup seluruh kegiatannya untuk menangani volume pekerjaan audit yang dilakukan.4 7. pelatihan. personel yang memiliki kompetensi yang cukup untuk mengelola tipe dan lingkup program audit serta pekerjaan sertifikasi lainnya yang dilakukan.2.2. wewenang auditor dan seleksi tenaga ahli teknis yang digunakan dalam kegiatan sertifikasi.3 7. Lembaga sertifikasi harus memiliki proses untuk mencapai dan memperagakan audit secara efektif.2 melaksanakan kegiatan audit dan sertifikasi. persyaratan sertifikasi dan persyaratan lainnya yang relevan.

dan harus ditetapkan dalam persyaratan terdokumentasi. Lembaga sertifikasi harus mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan harus memberikan kesempatan atau menyediakan akses pada pelatihan spesifik untuk menjamin auditor. Pemantauan ini harus didesain sedemikian rupa untuk meminimalkan gangguan proses sertifikasi. dan tekanan lainnya. dan personel lainnya yang terlibat dalam kegiatan sertifikasi kompeten untuk melaksanakan fungsinya. lembaga sertifikasi harus mengkaji kompetensi personelnya dalam hal kinerja mereka untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan.12 7. pembekuan atau pencabutan sertifikasi harus memahami Standar dan persyaratan sertifikasi yang berlaku dan telah memperagakan kompetensinya untuk mengevaluasi proses audit dan rekomendasi terkait dari tim audit Lembaga sertifikasi harus menjamin kinerja yang memuaskan dari seluruh personel yang terlibat dalam kegiatan audit dan sertifikasi.7. tenaga ahli. Lembaga sertifikasi harus mempunyai prosedur yang terdokumentasi dan kriteria untuk memantau dan mengukur kinerja seluruh personel yang terlibat berdasarkan frekuensi penugasan dan tingkat resiko yang terkait dengan kegiatan mereka.2.10 7. tinjauan laporan audit dan umpan balik dari pelanggan atau pasar. bebas dari kepentingan komersial.2.8 7. Penggunaan auditor eksternal dan tenaga ahli eksternal secara individu teknis 7.7 Lembaga sertifikasi harus menggunakan auditor dan tenaga ahli teknis yang memiliki kompetensi tertentu sesuai bidang kegiatan sertifikasi. perluasan.2. Kelompok atau individu yang mengambil keputusan dalam pemberian. pengurangan. terutama dari sudut pandang pelanggan.2. pemeliharaan. Perjanjian tersebut harus mencakup aspek yang berkaitan dengan kerahasiaan.2.11 7. Secara khusus.3 Lembaga sertifikasi harus mensyaratkan auditor dan tenaga ahli teknis eksternal untuk membuat perjanjian tertulis yang memuat komitmen mereka untuk mematuhi kebijakan dan prosedur yang berlaku sebagaimana ditetapkan oleh lembaga sertifikasi. Prosedur pemantauan untuk auditor yang terdokumentasi harus mencakup kombinasi observasi lapangan. Lembaga sertifikasi secara periodik harus mengamati kinerja dari setiap auditor di lapangan.9 7. pembaruan.2. . Frekuensi observasi di lapangan harus berdasarkan kebutuhan yang ditentukan dari seluruh informasi pemantauan yang tersedia.

5.5. Keputusan untuk pemberian. 7.2 7. pemeliharaan.3 a) harus bertanggung jawab atas seluruh kegiatan yang disubkontrakkan kepada lembaga lain. pembaruan. tidak terlibat secara langsung maupun melalui perusahaan lain dengan organisasi yang diaudit sehingga menyebabkan ketidakberpihakan dapat dikompromikan Lembaga sertifikasi harus mempunyai prosedur terdokumentasi untuk mengkualifikasi dan memantau seluruh lembaga yang disubkontrak untuk kegiatan sertifikasi dan menjamin bahwa rekaman kompetensi auditor dan tenaga ahli teknis dipelihara 7. termasuk kerahasiaan dan konflik kepentingan.1 Subkontrak (Outsourcing) Lembaga sertifikasi harus mempunyai proses penentuan dilakukannya subkontrak (kegiatan menyerahkan kepada organisasi lain untuk melakukan sebagian kegiatan sertifikasi atas nama lembaga sertifikasi). dan personel yang melakukan kegiatan sertifikasi. termasuk kompetensi. dengan seluruh lembaga yang disubkontrakkan. perluasan. ketidakberpihakan dan kerahasiaan. status profesional.serta harus mensyaratkan auditor dan tenaga ahli teknis eksternal untuk memberitahukan lembaga sertifikasi setiap hubungannya saat ini dan sebelumnya dengan organisasi yang akan mereka audit.5. dan c) harus menjamin bahwa lembaga yang disubkontrak dan individu yang dipekerjakannya.4 Rekaman personel Lembaga sertifikasi harus memelihara rekaman personel yang mutakhir mencakup kualifikasi. 7. Lembaga sertifikasi harus memiliki perjanjian yang berkekuatan hukum mencakup pengaturan. pengalaman. b) harus menjamin bahwa lembaga yang disubkontrak dan individu yang dipekerjakannya memenuhi persyaratan lembaga sertifikasi dan ketentuan yang berlaku dari Standar ini.5. pengurangan. afiliasi. pembekuan atau pencabutan sertifikat tidak boleh disubkontrakkan Lembaga sertifikasi 7. pelatihan.5 7. Rekaman personel termasuk rekaman untuk personel manajemen dan personel administratif.4 . kompetensi dan setiap jasa konsultasi yang relevan yang telah diberikan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful