P. 1
Pengembangan Alat Peraga Ilmu Pengetahuan Alam Disertai Media Computer Assisted Instruction Pada Pokok Bahasan Daur Hidup Hewan (metamorfosis) Kelas IV Di Madrasah Ibtidaiyah Wali Songo Sawohan Sidoarjo

Pengembangan Alat Peraga Ilmu Pengetahuan Alam Disertai Media Computer Assisted Instruction Pada Pokok Bahasan Daur Hidup Hewan (metamorfosis) Kelas IV Di Madrasah Ibtidaiyah Wali Songo Sawohan Sidoarjo

|Views: 544|Likes:
Published by Alim Sumarno
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : ULIL AZMI, MOCHAMMAD SYAICHUDIN,
http://ejournal.unesa.ac.id
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : ULIL AZMI, MOCHAMMAD SYAICHUDIN,
http://ejournal.unesa.ac.id

More info:

Published by: Alim Sumarno on Feb 05, 2013
Copyright:Public Domain

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/16/2015

pdf

text

original

PENGEMBANGAN ALAT PERAGA ILMU PENGETAHUAN ALAM DISERTAI MEDIA COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION PADA POKOKBAHASAN DAUR HIDUP

HEWAN (METAMORFOSIS)KELAS IV DI MADRASAH IBTIDAIYAH WALI SONGO SAWOHAN SIDOARJO Ulil Azmi1, Moh. Syaichudin2 Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya Kampus Lidah Wetan 1 azmie19_mf@ymail.com Abstrak:Penelitianinibertujuanuntukmengatasipermasalahanbelajarsiswakelas IV padamateriDaurHidupHewan (Metamorfosis) di MIWaliSongoSawohanSidoarjodiantaranyayaknikurangoptimalnya media yang digunakandalampembelajaran, sertarendahnyaaktifitasbelajarsiswadikarenakan model pembelajaran yang digunakancenderungmenggunakanmetodeceramah, menghafalkonsepdanteori yang abstraktanpapertimbanganmanfaatbagisiswa. Makadariitupenelitimengembangkansuatu media yang dapatmengkonkretkanmateri yang diajarkansertadapatmeningkatkanaktifitasbelajarmelaluialatperaga yang dapatmembantusiswadalammelakukanpengamatanobjek (daurhiduphewan) secaralangsung. Dan media CAI yang dapatmenyajikanmaterimelaluiberbagaimetodeseperti drill and practice, tutorial, simulasi, permainan, problem-solving, dan lain sebagainya. Produk yang dihasilkandarikegiatanpengembanganiniterdiridari (1) 1 set kotakalatperagaIPA untuk proses pengamatanterhadapdaurhiduphewan, (2) program CAI yang dikemasdalambentuk Compact Disk, (3) sertabahanpenyerta media.Metodepenelitianinimenggunakanrancanganpenelitianpengembangan (Developmental research).Analisis data yang digunakandalamkegiataninidilakukanmelaluianalisis data kualitatifberdasarkanpersentasekriteriapenilaiandananalisiskuantitatifnilaisiswa.Berdasarkanhasilval idasidanujicobaprodukterhadapmedia yang dikembangkandiperolehhasilsebagaiberikut: validasiahlimateri I untuk media alatperaga IPA realiasebesar 89% (baiksekali) danuntuk media CAI sebesar 93% (baiksekali). Validasiahlimateri II untuk media alatperaga IPA realiasebesar 81% (baiksekali) danuntuk media CAI sebesar 87% (baiksekali).Validasiahli media I untuk media alatperaga IPA realiasebesar 97% (baiksekali) danuntuk media CAI sebesar 94%, (baiksekali).Validasiahli media II untuk media CAI sebesar 77% (baik). Ujicobalapangansebesar 93% (baiksekali). Dan hasilketuntasanbelajarsiswakelas IV materidaur hidup hewansebesar 80% (baik). Kata kunci:Pengembangan, Alatperaga, MateriPokokDaurHidupHewan (Metamorfosis) Computer Assisted Instruction,

I. PENDAHULUAN Mata Pelajaran IPA (Sains) sebagai salah satu pelajaran di Sekolah Dasar merupakan program untuk menanamkan dan mengembangkan pengetahuan,

ketrampilan, sikap dan nilai ilmiah pada siswa. Pemberian pengalaman belajar dengan cara melibatkan siswa aktif melakukan eksperimen (percobaan), pengamatan hasil, latihan/permainan, maupun penyajian konsep materi yang

interaktif siswa.

akan sangat bermakna bagi

Pada Mata Pelajaran IPA pokok bahasan Daur Hidup Hewan kelas IV Sekolah Dasar berisikan materi yang menuntut visualisai dari proses Daur Hidup berbagai macam jenis hewan, baik jenis hewan yang mengalami proses metamorfosis maupun tidak. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Wali Songo Sawohan Sidoarjo, pengembang menemukan beberapa masalah yang terkait dengan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam khususnya pada materi pokok Daur Hidup Hewan yakni pada bahan ajar yang selama ini dijadikan pengantar sumber belajar siswa kelas IV, belum ada yang memberikan keterangan secara jelas mengenai perbedaan tahapan perubahan bentuk tubuh hewan yang mengalami proses metamorfosis maupun hewan yang tidak mengalami proses metamorfosis dan jenis hewan-hewan apa saja yang mengalami proses metamorfosis. Karena tidak semua hewan mengalami metamorfosis yang sama dan tiap tahapan perkembangan memiliki masa/umur yang berbeda tergantung pada jenis hewannya, maka diperlukan suatu alat peraga yang dapat memvisualisaikan secara konkret perbandingan beberapa contoh sampel hewan yang mengalami proses metamorfosis dalam daur hidupnya dan siswa dapat melaksanakan pengamatan secara obyektif selama proses percobaan tersebut berlangsung. Selain itu, materi bahan ajar daur hidup hewan (metamorfosis) untuk siswa kelas IV pada sekolah tersebut hanya disajikan melalui gambar visual (grafis) semata yakni berupa media Wallchart. Pemanfaatan media gambar (grafis) berupa wallchart secara klasikal tersebut mengalami beberapa kendala yakni kurang optimalnya

penyampaian pesan kepada siswa dalam jumlah besar (kelompok besar). Cara berpikir siswa Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar yang belum bisa berpikir abstrak sehingga membutuhkan bantuan media yang mampu menyajikan materi secara konkret dan jelas. Kondisi di kelas IV sekolah tersebut menunjukkan belum adanya pengembangan bahan ajar yang mampu mengkonstruks pengetahuan siswa melalui pengalaman secara langsung dan konkret berdasarkan apa yang diamatinya selama meneliti tahapan/Daur Hidup Hewan (Metamorfosis) tersebut. Oleh karena itu, dalam proses belajar mengajar, siswa perlu dilibatkan secara aktif guna meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi yang diajarkan. Pengamatan perlu dilakukan, karena melalui pengamatan maka suatu obyek dapat terekam dalam memori cukup lama. Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam terdiri dari berbagai konsep dan teori serta prinsip yang menjelaskan berbagai peristiwa alam di sekitar kita. Untuk itu, siswa dituntut agar mampu berpikir obyektif, kritis, dan bersikap ilmiah dalam proses pembelajarannya. Selama ini proses pembelajaran IPA di kelas masih tergantung dan didominasi oleh guru. Model pembelajaran yang digunakan cenderung masih menggunakan metode ceramah secara klasikal, mencatat materi, menghafal konsep dan teori yang abstark tanpa pertimbangan manfaat bagi siswa. Karena pesan materi yang disampaikan masih bersifat verbalistis, sehingga siswa kurang optimal dalam memahami suatu konsep materi secara jelas. Rendahnya aktifitas belajar siswa menyebabkan rendahnya prestasi belajar siswa. Alat peraga merupakan salah satu komponen penentu efektivitas belajar. Alat peraga mengubah materi ajar yang abstrak

menjadi kongkrit dan realistik. Penyediaan perangkat alat peraga merupakan bagian dari pemenuhan kebutuhan belajar siswa. Pembelajaran menggunakan alat peraga berarti mengoptimalkan fungsi seluruh panca indra siswa untuk meningkatkan efektivitas belajar siswa dengan cara mendengar, melihat, meraba, dan menggunakan pikirannya secara logis dan realistis. Melalui alat peraga proses daur hidup hewan (metamorfosis) tersebut, pengetahuan siswa akan mampu dikonstruk dalam bentuk pengetahuan, fakta, konsep, prinsip secara konkret/nyata, karena siswa tersebut secara langsung mengamati proses matamorfosis beberapa jenis hewan yang dijadikan bahan praktikum dalam belajar. Di alam, terdapat banyak sekali jenis-jenis hewan yang mengalami proses metamorfosis dan masing-masing dari hewan tersebut mempunyai struktur dan tahapan metamorfosis yang berbeda-beda. Sedangkan textbook dan gambar visual seperti wallchart hanya mampu memvisualisasikan secara sederhana bentuk perubahan yang terjadi pada jenis hewan di alam yang mengalami proses metamorfosis. Melalui alat peraga Daur Hidup Hewan (Metamorfosis) tersebut, siswa sendiri diberikan kesempatan secara luas untuk mengeksplorasi pengetahuannya dalam meneliti proses metamorfosis berbagai jenis hewan yang ada di lingkungan sekitar. Penggunaan alat peraga memenuhi kebutuhan belajar sesuai gaya belajar siswa dalam satu kelas. Sebagaimana kita ketahui bahwa terdapat beberapa tipe siswa berdasarkan cara mereka memahami sesuatu. Ada siswa dengan gaya belajar visual, audio, atau kinestetik. Masingmasing memiliki kecenderungan untuk mengoptimalkan salah satu indera mereka dalam belajar sehingga memerlukan metode

mengajar yang berbeda. Namun demikian, guru harus mampu untuk mengkombinasikan beragam metode pengajaran agar dapat mengakomodasi kebutuhan seluruh siswanya dalam belajar. Alat peraga Daur Hidup Hewan (Metamorfosis) tergolong dalam alat peraga praktikum yang membutuhkan waktu yang cukup lama dalam proses pengamatannya. Oleh karena itu diperlukan suatu media penyerta yang interaktif yang dikemas dalam bentuk CD Interaktif berupa media CAI (Computer Assisted Instruction) sehingga dapat mempermudah proses penyampaian konsep alat, proses pemanfaatan alat peraga dalam proses belajar mengajar. Media CAI yang dikembangkan selain berisi tentang konsep alat, panduan atau arahan dalam menggunakan serta perawatan alat peraga, juga berisi tentang materi belajar dan latihan soal Daur Hidup Hewan (Metamorfosis) yang dikemas dalam bentuk animasi flash. Dengan dikembangkannya suatu alat peraga Daur Hidup Hewan (Metamorfosis) yang disertai dengan media CAI diharapkan mampu mengoptimalkan proses belajar mengajar di kelas, dan mampu meningkatkan segi kognisi siswa terhadap pemahaman konsep materi dan segi psikomotoriknya melalui keterampilan dalam perawatan serta pengamatan hasil percobaan Daur Hidup Hewan (Metamorfosis). Berdasarkan uraian latar belakang tersebut, maka masalah yang akan dirumuskan dalam penelitian ini adalah: “Bagaimana mengembangkan media Alat Peraga Ilmu Pengetahuan Alam disertai Media Computer Assisted pada materi pokok Daur Hidup Hewan (Metamorfosis)?” serta “Bagaimana ketuntasan belajar siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Wali Songo Sawohan Sidoarjo

menggunakan media pembelajaran Alat Peraga Ilmu Pengetahuan Alam disertai Media Computer Assisted Instruction pada materi pokok Daur Hidup Hewan (Metamorfosis)?” Dari pengembangan ini nantinya akan menghasilkan sebuah produk alat peraga Ilmu Pengetahuan Alam Daur Hidup Hewan (Metamorfosis) disertai Media Computer Assisted Instruction pada siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Wali Songo Sawohan Sidoarjo. Adapun pengembangan produk bahan ajar ini dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. AlatPeragaDaurHidupHewan (Metamorfosis), sebagai media praktikumuntukmengamati proses metamorfosispadabeberapajenishewan di lingkungansekitar yang sudahdikemasdalam 1 set kotakalatpengamatan proses DaurHidupHewan (Metamorfosis) dan di dalamnyaterdapatalatalatsebagaiberikut: a. Wadah plastik, sebagai tempat telur (hewan yang diamati perkembangan daur hidupnya) b. Kasa plastik, sebagai penutup wadah plastik. c. Penjepit panjang untuk mengatur posisi telur. Media CAI (Computer Assisted Instruction) materiDaurHidupHewan (Metamorfosis) dengandurasi program ± 15 menit yang sudahdikemasdalambentukCompact Disc(CD) dalambentukanimasi flash dan di dalamnyaterdapat: a. Tampilan judul media CAI (Computer Assisted Instruction) materi Daur Hidup Hewan (Metamorfosis) b. Tampilan petunjuk penggunaan program CAI c. Tampilan Pengantar Tujuan Program terdiri atas Kompetensi Dasar, Standar Kompetensi, dan Indikator. 3.

d. Tampilan sesi pemahaman materi Daur Hidup Hewan (Metamorfosis) pada Mata Pelajaran IPA untuk siswa kelas IV SD/MI e. Tampilan Konsep alat peraga, terdiri atas panduan/arahan penggunaan alat peraga serta penugasan pengamatan terhadap proses Daur Hidup Hewan (Metamorfosis) f. Tampilan tes dalam bentuk puzzle dan piliihan ganda untuk mengevaluasi penguasaan materi sasaran (siswa). Maka dari itu produk ini bersifat interakif Bukubahanpenyerta (panduanpraktis) yang berisitentangidentifikasi program media yang dikembangkan, carapenggunaanprodukAlatPeragadan Computer Assisted Instruction (CAI), GarisBesarmateripokoktentangDaurHid upHewan (Metamorfosis), jugaberisitentangpenugasanpengamatan terhadap proses Metamorfosishewan di lingkungansekitar.

II. LANDASAN TEORI Menurut tahapan perkembangan kognitif Piaget, menyatakan bahwa siswa Sekolah Dasar terutama yang duduk di kelas IV berumur sekitar 7 sampai 11 tahun, berada pada tahap oprasional kongkrit. Dimanacara berpikirnya terbatas pada obyek yang diperoleh melalui pengamatan langsung. Menurut Desmita (2011:36), dalam upaya mencapai tugas perkembangan siswa Sekolah Dasar, maka guru dituntut untuk dapat mengembangkan kegiatan pembelajaran yang memberikan pengalaman yang konkret atau langsung dalam membangun suatu konsep. Suatu materi dapat dipahami dengan mudah dan dipertahankan oleh siswa jika pengalaman tersebut dibangun atas dasar pengalaman kongkrit, melalui suatu pengamatan secara langsung.

2.

Menurut Sharon (2011:54), dalam persepektif konstruktifis para pemelajar harus memiliki peran aktif dalam belajar, para pemelajar perlu terlibat langsung dalam proses belajar dengan menempatkan pengalaman mereka ke dalam kenyataan. Mereka merasa pemelajar tidak bisa mempelajari sesuatu tanpa pertama-tama memahami bagaimana sesuatu itu disesuikan dengan dunia nyata. Alat peraga merupakan kelompok media yang dalam pemanfaatannya dapat menyajikan suatu struktur organisasi maupun alur suatu proses objek secara langsung dan konkret. Menurut Mujadi (1996:13) fungsi alat peraga adalah dapat memvisualisasikan konsep yang abstrak sehingga siswa akan lebih mudah memahami konsep yang diajarkan dengan bantuan alat peraga. Dalam hal ini alat peraga yang dikembangkan merupakan jenis alat peraga tiga dimensi Realia (benda sebenarnya). Melalui proses pengamatan secara langsung terhadap objek/benda sebenarnya tersebut, siswa akan memiliki gambaran yang lebih jelas pada bagian benda-benda yang diamatinya/dipelajarinya serta dapat mengamati dengan seksama (meraba, mencium baunya disamping juga mendengar suara) objek yang diamatainya. Penggunaan realia untuk menjelaskan suatu konsep atau prinsip lebih baik dibandingkan jika digunakan alat tiruannya karena siswa akan lebih tertarik mengamati benda sebenarnya daripada benda tiruan. Pengalaman yang diperoleh atas kegiatan inderawi tentunya tidak mudah untuk dilupakan. Inilah teori pendidikan yang disebut sebagai pengalaman nyata. Selain alat peraga, salah satu media yang juga dapat difungsikan dalam membantu siswa dalam memahami suatu

konsep materi secara jelas adalah melalui Program Computer Assisted Instruction. Menurut Heinich (1993: 220) Program CAI (Computer Assisted Instruction) adalah suatu program pengajaran atau pembelajaran yang diakses melalui komputer sehingga pemakai dapat berinteraksi dengannya. Materi dapat disajikan melalui berbagai metode seperti drill and practice, tutorial, simulasi, permainan, problem-solving, dan lain sebagainya. Melalui pembelajaran menggunakan media CAI tersebut, terjadi komunikasi dua arah secara intensif antara siswa dengan sistem komputer. Media CAI memungkinkan siswa menerima stimulus berupa informasi, serta dapat memberikan respon dan umpan balik secepat mungkin setelah siswa memberikan respon terhadap media yang digunakannya. Karena media CAI ini bersifat multimedia interaktif, maka ketika siswa mengoperasikan program CAI tersebut, mereka diajak untuk terlibat secara auditif visual sehingga penyampaian informasi dapat dengan mudah dimengerti oleh siswa. Selain itu kontrol penggunaan dapat disesuaikan sesuai tingkat kemampaun dan kebutuhan pengguna dimana tiap siswa dapat mengoperasikan program CAI tersebut secara individu (belajar mandiri) sesuai tingkat percepatan mereka dalam memahamai suatu konsep materi. Mata Pelajaran IPA (Sains) merupakan program untuk menanamkan dan mengembangkan pengetahuan, ketrampilan, sikap dan nilai ilmiah pada siswa. Pemberian pengalaman belajar dengan cara melibatkan siswa aktif melakukan eksperimen (percobaan), pengamatan hasil, latihan/permainan, maupun penyajian konsep materi yang interaktif akan sangat bermakna bagi siswa. Oleh karena itu

pemanfaatan media alat peraga disertai media CAI pada mata pelajaran IPA materi pokok daur hidup hewan (metamorfosis) untuk siswa kelas IV diharapkan dapat membantu siswa dalam menguasai konsep materi ajar sehingga ketuntasan belajar yang telah dirumuskan dapat tercapai. III. METODOLOGI Metodepenelitianinimenggunakanranca nganpenelitianpengembangan (Developmental research). Analisis data yang digunakandalamkegiataninidilakukanmelalu ianalisis data kualitatifberdasarkanpersentasekriteriapenil aiandananalisiskuantitatifnilaisiswa. Sesuaidengantujuanpenelitianyaituuntu kmengembangkandanmenghasilkanprodukb erupa media alatperaga IPA Realia yang disertai media CAI materipokokDaurhidupHewan (Metamorfosis) dalamkegiatanpembelajaran, makainstrumen yang digunakandalampenelitianini dalam pengumpulan data adalah menggunakan lembarangketdanlembarobservasi. Adapun metode pengumpulan data melalui angkettersebutbertujuanuntukmengetahuike layakan media alatperaga yang disertai media CAI yang dikembangkanpadapokokbahasandaurhidup hewan (metamorfosis) ditinjaudariresponahlimateri, ahli media danresponsiswa. Dalampenelitianini, observasi yang digunakanadalahobservasiberperanserta. Dimana penelititerlibatlangsungdengansubyek yang diamati. Selainsebagai mediator pelaksanakegiatanpembelajarandenganmen

gggunakan media alatperagadan CAI, penelitijugamengamatiaktifitassiswaselama melakukanpengamatandaurhiduphewan (metamorfosis) melaluialatperagasertapemanfaatan media CAI yang digunakansebagai media penyertabahan ajar yang membantusiswadalamapersepsikonsep (materi). Observasi dilakukan untuk memperoleh data tentang aktivitassiswaselamamenggunakanalatperga dan media CAI. Observasidilakukandenganmenggunakanins trumenpengukurankinerjaafektifmaupunpsi komotoruntukmengukurindikatorindikatorkerja, efisiensi, dankerjasamaantarasiswa, guru dankolaboratordalam proses pembelajaran. Lembarobservasidalampenelitianiniada lahlembarobservasitentangaktivitassiswasel amamenggunakan media alatperaga yang disertai CAI yang diisioleh observer.
IV.

HASIL PENGEMBANGAN Hasilpengembangan media dalam penelitian ini dikelompokkanke dalam 3 tahapan yaitu: Tahap Penyusunan Rancangan; Tahap Produksi Media; Tahap Evaluasi. 1. Tahap Penyusunan Rancangan

Adapun tahap penyusunan rancanganmedia yang dikembangkan meliputi kegiatan: a. Analisis Kebutuhan Analisis kebutuhan yang dirumuskan berdasarkan hasil daripada identifikasi permasalahan yang ada di lapangan. Identifikasi ini dapat dilakukan dengan cara observasi atau wawancara. Dengan melakukan identifikasi, kita akan mengetahui apa yang dibutuhkan siswa dalam proses pembelajaran,

sehingga media yang dikembangkan dapat membantu kesulitan belajar siswa. b. Perumusan tujuan Perumusan tujuan dapat dijadikan acuan pedoman dalam merancang, melaksanakan, serta mengevaluasi hasil belajar. Tujuan pembelajaran tersebut dirumuskan dalam Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar serta Indikator mata pelajaran IPA kelas IV materi pokok daur hidup hewan (metamorfosis) c. Mengembangkan materi Pengembangan bahan materi ajar mengacu pada tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan sebelumnya. Rumusan materi yang dikembangkan mengupas tentang perbedaan tahapan (bentuk dan nama perkembangan) pada serangga baik yang mengalami metamorfosis sempurna maupun yang mengalami metamorfosis tidak sempurna, serta tahapan (bentuk dan nama perkembangan) pada hewan amfibi katak. d. Perumusan alat pengukur keberhasilan Dalam mengembangkan suatu media, perlu dilakukan analisis sejauh mana tujuan program tersebut dapat tercapai. Instrumen penelitian yang digunakan sebagai alat pengukur keberhasilan adalah berupa hasil angket, hasil observasi, serta hasil penilaian tes akhir siswa. 2. Tahap Produksi Media

Pada pengembangan media tiga dimensi (berupa alat peraga IPA Realia Proses Daur Hidup Hewan (Metamorfosis), langkah menulis naskah diasumsikan sama dengan pembuatan layout karena layout juga diperlukan dalam perancangan produk yang akan dikembangkan. 2) CAI (Computer Assisted Instruction)Daur Hidup Hewan (Metamorfosis) Penulisan naskah pada program CAI digunakan sebagai acuan dalam proses produksi yang mana di dalam naskah tersebut terdapat script storyboard yang dikembangkan dari rumusan materi yang telah dibuat sebelumnya untuk kemudian dituangkan dalam media tersebut berupa tulisan dan gambar supaya materi pembelajaran dapat disampaikan melalui media CAI tersebut. b.Pelaksanaan produksi Masing-masing media yang dikembangkan akan menghasilkan prototype yang akan diujicobakaan terlebih dahulu sehingga dapat dioperasikan dengan baik sesuai dengan rancangan produk. 1. Alat Peraga Daur Hidup Hewan (Metamorfosis) Pada proses pelaksanaan produksi media alat peraga IPA Realia akan menghasilkan suatu prototype alat peraga yang terdiri dari 1 set kotak alat pengamatan beserta alat-alat praktikum di dalamnya 2. CAI (Computer Assisted Instruction)Daur Hidup Hewan (Metamorfosis) Pada proses pelaksanaan produksi media CAI (Computer Assisted Instruction akan menghasilkan suatu prototype media flash yang dikemas dalam bentuk Compact Disc(CD)

Pada tahapan produksi media terdiri dari kegiatan yang meliputi: a. Penulisan naskah Perumusan naskah pada media alat peraga dan CAI yang akan dikembangkan dapat dijabarkan sebagai berikut: 1) Alat Peraga Daur Hidup Hewan (Metamorfosis)

3.

Tahap Evaluasi

Kegiatan Evaluasi dalam pengembangan media alat peraga yang disertai CAI terdiri dari: a.
Evaluasi/uji coba Kegiatan evaluasi yang dilakukan mengacu pada tahapan evaluasi program media dan bahan belajar Warsita,2008:240 yang diadaptasi dari pedoman pengembangan program video non linier yang meliputi: evaluasi pramaster (premastery evaluation) dan uji coba lapangan (field test). Kegitan evaluasi pramester terdiri dari 3 tahapan evaluasi yakni: 1) evaluasi ahli (expertevaluation) yaitu ahli materi dan ahli media, 2) evaluasi orang per orang (one-tooneevaluation), dan 3) evaluasi kelompok kecil (small group evaluation). Setelah pelaksanaan evaluasi pramaster tersebut, maka tahapan yang dilakukan selanjutnya adalah Uji Coba Lapangan (field test) yang dimaksudkan untuk mengukur dan menentukan apakah media tersebut benar-benar telah efektif dan efisisien digunakan pada saat uji coba lapangan (kelompok besar).

padamateripokokDaurHidupHewan (Metamorfosis), pengembangmelaluibeberapaprosedur (tahapan) pengembanganyaknianalisiskebutuhan, perumusantujuan, pengembanganmateri, perumusanalatpengukurkeberhasilan, penulisannaskah, pelaksanaanproduksi, dilanjutkandengantahapanevaluasi (ujicobaproduk). Dan darihasilevaluasitersebutakandiperoleh data berupamasukan/saran perbaikan media untukkemudiandirevisiolehpengembang. Setelahmelalui proses revisi, maka media yang dikembangkankemudiandivalidasiuntukme netapkanpenilaiankelayakandankeefektifan media alatperagadan CAI yang dikembangkankepadaahlimateri, ahli media, sertasiswasebagaisasaran program. Denganmenggunakanskalapenilaian, makadiperolehhasilvalidasisebagaiberikut: ahlimateri I untuk media alatperaga IPA realiasebesar 89% danuntuk media CAI sebesar 93%, ahlimateri II untuk media alatperaga IPA realiasebesar 81% danuntuk media CAI sebesar 87%, ahli media I untuk media alatperaga IPA realiasebesar 97% danuntuk media CAI sebesar 94%, ahli media II untuk media CAI sebesar 77%, danujicobalapangan (kelompokbesar) sebesar 93%. Ketuntasanbelajarkeseluruhansiswakela s IV MI WaliSongoSawohanSidoarjodinilaiberdasar kanhasiltes rata-rata siswakelas IV padaujicobalapangansebesar 80 (SKM yang ditetapkanuntukmatapelajaran IPA kelas IV adalah> 60). Hal inimenunjukkanbahwaketuntasanbelajarsis wakelas IV MI WaliSongoSawohanSidoarjo tersebut tergolong baik (tuntas).

b.

Revisi Revisi dilakukan sebagai proses penyempurnaan produk yang dikembangkan. Proses revisi didasarkan pada hasil angket evaluasi media oleh ahli materi, ahli media serta hasil uji coba yang telah dilakukan pada uji coba per orang dan uji coba kelompok kecil. Revisi menghasilkan prototype media yang siap digunakan dalam uji coba lapangan pada kelompok besar. V. KESIMPULAN Dalam mengembangkan media alat peraga IPA Realia disertai media CAI (Computer Assisted Instruction)

DAFTAR PUSTAKA AKHMAD SUDRAJAT. Tanpa Tahun. Pengertian, Fungsi, dan Mekanisme Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), (Online). (http://akhmadsudrajat.wordpress.com/ 2008/08/15/pengertian-fungsi-danmekanisme-penetapan-kriteriaketuntasan-minimal-kkm/, diakses tanggal 15 Agustus 2008). Desmita. 2011. Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Heinich, Robert, et Al. 1996. Instructional Media &Technologies For Learning (5 ed). New jersey. Mujadi, dkk. 1994. Desain dan Pembuatan Alat Peraga IPA. Jakarta: Universitas Terbuka, Depdikbud. Rohadi, Aristo. 2003.Media Pembelajaran. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. Smaldino, Sharon, et Al. 2011. Instructional Technology & Media For Learning (9 ed). Jakarta: Kencana Prenada Group. Warsita, Bambang. 2008. Teknologi Pembelajaran; Landasan dan Aplikasinya. Jakarta; Rineka Cipta.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->