Resume Februari 2012

RESUME PEMBERITAAN MEDIA MASSA TERKAIT SISTEM JAMINAN SOSIAL NASIONAL MINGGU KE – I FEBRUARI 2012 Pemberitaan Media Massa

, Rabu, 1 Februari 2012 Indo Pos, halaman 12, berjudul “DPRD Dorong Realisasi RS Tanpa Kelas”. Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI, Boy Bernadi Sadikin mengatakan fraksinya memiliki komitmen kuat untuk memperjuangkan layanan kesehatan murah bagi warga ibu kota. “Saat ini sebagian besar fraksi di DPRD DKI sudah menyetujui rumah sakit tanpa kelas. Sehingga, program ini bisa segera terealisasi.” Kata Boy (31/1). Program rumah sakit tanpa kelas harus bisa diterapkan di Jakarta. Terlebih, di provinsi lain seperti di Sukabumi, Cirebon, Banten, Pati, Bangka Belitung, Sumatera Utara dan dibeberapa di daerah lainnya. Sementara anggota Komisi E DPRD DKI, Marthin Bimbuain mengatakan rumah sakit tanpa kelas memang cukup baik. karena akan membantu masyarakat mendapatkan pengobatan dengan mudah. Pendirian rumah sakit ini juga untuk menjawab carut marutnya Gakin dan Jamkesmas,” tandasnya. Harian Pelita, halaman 6, berjudul “UU BPJS Tak Perlu Dikhawatirkan”. Menko Kesra HR Agung Laksono mengatakan, penerapan UU BPJS tak perlu disikapi dengan kekhawatiran yang berlebihan. Pengesahan UU tersebut merupakan itikad baik pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan. Agung mengatakan, “Jangan sampai ada dana yang ‘idle’ (mengendap), sebaliknya pengelola SJSN harus menyalurkannya dalam investasi yang rendah resiko dan tidak spekulatif”. Sementara itu, Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto mengatakan, pengusaha Indonesia menanggapi positif soal UU BPJS dan siap menerapkannya di perusahaan. Ia juga berpendapat perlu diperhatikan mengenai aturan pelaksanaannya karena dana yang dikelola sangat besar. Suryo mengatakan good governance sangat diharapkan agar penyelenggara SJSN dapat mengelola dana masyarakat secara transparan, objektif, tepat sasaran dan adil. Republika, halaman 16, berjudul “Persoalan BPJS pada Program, bukan Dana”. Nasib kesehatan dan kesejahteraan masyarakat belum jelas. Hal ini karena Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur teknis implementasi UU BPJS belum terbit. Padahal UU tersebut sudah disahkan pada 28 Oktober 2011. Menurut Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto, ada dua masalah besar yang menghadang implementasi UU BPJS ke depan. Yakni belum adanya penegakan prinsip good governance dalam pengelolaan dana jaminan kesehatan dan jaminan tenaga kerja oleh BPJS. Suryo mengingatkan sejak dini semua pihak perlu memastikan badanbadan pengelola dana jaminan itu berjalan sesuai amanah penderitaan rakyat serta kaum buruh, yang mendambakan kesejahteraan. Kedua, menyangkut dukungan kepada dunia usaha agar memiliki kemampuan untuk memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan tenaga kerja. Ia

” ujar Ketua Umum Serikat Pekerja Dirgantara Indonesia (SPEDI). jaminan hari tua. Kemenkes serta Dewan Jaminan Sosial Nasional tengah menggodok aturan itu. Kemenakertrans. berjudul “Aturan UU BPJS Tuntas Nopember. pensiun karyawan PT DI tertinggi Rp 1. halaman 13.5 juta dan terendah Rp 100. berjudul “BPJS Bisa Diterapkan Jika Data Akurat. untuk implementasi UU BPJS tak hanya memerlukan regulasi mengenai pembangunan berbagai fasilitas. tetapi ditentukan sepihak berdasarkan upah pokok tahun 1991. Jurnal Nasional. halaman 19. mereka dirugikan karena nilai pensiun tak didasarkan pada gaji pokok terakhir karyawan. serta orang miskin yang ditanggung pemerintah. Kompas. “Percepatan NIK penting untuk bisa . tujuh peraturan presiden.menilai UU BPJS hanya satu sisi dari harapan tentang kesejahteraan rakyat. SJSN merupakan asuransi sosial yang mewajibkan seluruh rakyat Indonesia dan warga negara asing yang menetap di Indonesia minimal enam bulan menjadi peserta. berjudul “Karyawan PT DI Gugat Dana Pensiun”. Secara bergelombang. Mereka wajib membayar iuran. Aturan ini akan memudahkan BPJS Kesehatan menyelenggarakan jaminan kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan menjalankan program jaminan kecelakaan kerja. Namun. PHI Bandung mengabulkan lewat keputusan pada 2 Agustus 2011.000. RPP penerima bantuan iuran dan standar pelayanan jaminan kesehatan yang berjalan mulai 1 Januari 2014. Pasalnya. Kemenkeu meminta Kemendagri mempercepat penyusunan nomor induk kependudukan melalui elektronik KTP dapat diterapkan efektif se-Indonesia. Jawa Barat. Ada delapan peraturan pemerintah. Besaran iuran jaminan sosial yang ideal sekitar Rp 20 sampai Rp 30 ribu”. Tata Kelola Dana Jaminan Sosial Harus Cermat”. Tapi. Sisi lain yaitu perkembangan perekonomian nasional yang akan menghasilkan dana untuk menciptakan kesejahteraan rakyat dan tenaga kerja. jaminan pensiun dan jaminan kematian. “Ini merugikan karena perhitungan nilai pensiun para teknisi lebih rendah dari upah minimum buruh pabrik. Wamenkeu Anny Ratnawati mengingatkan. kecuali pegawai negeri sipil. Kemenkeu. Haribes. PT DI mengajukan kasasi ke MA. Menko Kesra Agung Laksono mengungkapkan. Dengan dasar itu. PT Askes (Persero) akan menjadi BPJS Kesehatan mulai 1 Januari 2014 dan PT Jamsostek (Persero) menjadi BPJS Ketenagakerjaan mulai 1 Juli 2015. pensiunan menggugat dana pensiun ke perusahaan industri pesawat terbang PT Dirgantara Indonesia melalui Pengadilan Hubungan Industrial Bandung. Pada gugatan pertama 45 pensiunan. yang terpenting juga menyiapkan sumber daya manusia yang akan melayani. anggota TNI dan Polri. dan satu keputusan presiden yang dibutuhkan untuk menjalankan UU BPJS. Kompas. halaman 24. Wamenkeu Anny Ratnawati mengatakan kunci kelancaran penerapan UU BPJS terletak pada komprehensifnya data kependudukan. PT DI diharuskan membayar kekurangan gaji pensiun yang menjadi hak karyawan.

“Teorinya semakin banyak yang mau bayar iuran maka semakin bisa ditekan jumlah nominal iurannya. Pemberlakuan UU BPJS mulai 1 Januari 2014 mendatang disebut-sebut membawa ruh positif bagi perlindungan dan kesejahteraan rakyat. bukan masalah bertambah. Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) berunjuk rasa di depan Kantor Kemenkes. Hal ini dilakukan agar pasien dirawat di kamar yang tidak disubsidi sehingga harus membayar. dan sudah sering terjadi selama ini. jumlah preminya. temuan.” katanya. Kemenkes dituntut meningkatkan pengawasan di rumah sakit. Dia pernah mendapat laporan. Padahal untuk masyarakat yang sudah memiliki kartu jampersal tidak dipungut biaya lagi. Seharusnya pelanggaran itu bisa diatasi. Padahal sebagian besar sudah memegang kartu jamkesmas dan kamkesda. Karena hingga kini saja belum ada kepastian mekanisme fasilitas Jamkesmas bagi seseorang yang baru di PHK dan besaran pembayaran dana pensiun untuk pegawai swasta. Buruknya pelayanan kesehatan pernah dibongkar anggota Komisi IX. Hampir semua rumah sakit milik pemerintah di Jabodetabek terindikasi kuat memperlakukan buruk pasien rakyat miskin. ada masyarakat pemegang kartu jampersal dikenai biaya persalinan. Disisi lain. Jika sesudah enam bulan belum bekerja kemudian jatuh miskin maka kewajibannya membayar iuran kesehatan diambil alih pemerintah. tidak memberikan obat yang tidak ditanggung jaminan sosial. Menurut Ketua DKR Jabodetabek. petugas rumah sakit menolak pasien dengan alasan kamar untuk pasien Jamkesmas penuh. Pasien harus mengeluarkan uang untuk membeli obat. Namun yang penting diperhatikan dalam operasional BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan nantinya adalah pengawasannya. Rakyat Merdeka. halaman 7.diterapkan se-Indonesia karena untuk bisa tahu mana peserta BPJS yang preminya menjadi tanggungan pemerintah sumbernya ya pada database tadi. bentuk pelanggaran dan nama rumah sakit akan diserahkan ke Kemenkes. mengatakan hingga kini penghitungan besaran iuran jaminan sosial belum selesai. Karena ada perbedaan yang tajam antara Jamkesmas dan Jaminan kerja lain.” kata Anny. Pasalnya regulasi tersebut melahirkan kebijakan baru seperti adanya uang pensiun untuk pegawai swasta dan tetap diberikannya jaminan kesehatan bagi pekerja yang baru PHK dengan jangka waktu hingga enam bulan sesudah tidak bekerja. data tentang laporan. “Sebetulnya BPJS ini yang masih terkendala adalah soal besaran iurannya. berjudul “Kantor Menteri Endang Disambangi Demonstran.” ujar Chazali. Parahnya. baik melahirkan dengan cara normal maupun operasi caesar. besaran iuran jaminan sosial yang ideal sekitar Rp20 sampai Rp30 ribu. Kedua. Layanan Kesehatan untuk Rakyat Miskin Merosot”. Rieke Diah Pitaloka akhir tahun lalu. protes yang dilakukan Rieke . Ketua DJSN. Semua pelanggaran tersebut bukan modus baru. Chazali H Situmorang. Bentuk pelakuan buruk terhadap rakyat miskin. lantaran pelayanan kesehatan untuk rakyat miskin dinilai mengalami penurunan. Berdasarkan survei yang ada. pertama. Sebab semakin banyak peserta mungkin bisa saat dihitung lagi angka iurannya jadi bisa lebih kecil jumlahnya. Ketiga. ada masyarakat miskin ditolak di sebuah rumah sakit di Jakarta. Agung Nugroho.

populasi negara Jepang diprediksi susut 30% pada 2060 dan dua dari lima orang berusia 65 tahun ke atas. Belanja kesejahteraan di Jepang. Menko Kesra Agung Laksono menuturkan. harus diperkuat dan tenaga kesehatan. S&P menyebutkan Jepang. a. Rakyat Merdeka. b. Jika pemerintah masing-masing tidak mengubah sistem perlindungan sosialnya.4 triliun) pada tahun fiskal berjalan atau sekitar 22% dari PDB. berjudul “Biaya Kesehatan Bebani Rating G-20”. Rieke melakukan protes langsung ke Kemenkes untuk menolong pasien miskin tersebut. Investor Daily. halaman 3. Lembaga pemeringkat utang Standard & Poor’s (S&P) mengingatkan bahwa peringkat negara-negara kelompok G-20 berpotensi diturunkan mulai 2015 jika tidak mampu meredam kenaikan belanja kesehatan. Dengan UU ini. Amerika Serikat dan Eropa yang kondisi keuangannya bakal memburuk 40 tahun ke depan. Sebab. populasi kaum sepuh membengkak dan hal ini membebani anggaran jaring pengaman sosial.” ujar Agung. Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berharap keberadaan BPJS bisa mendukung perkembangan ekonomi nasional. c. Senin (30/1). yang dapat digunakan untuk membangun infrastruktur jaminan sosial dalam waktu dua tahun kedepan. berjudul “Perlancar BPJS. “Kadin menghargai keputusan yang telah dicapai oleh pemerintah dan DPR untuk mengeluarkan UU BPJS tersebut. Ketika itu. Indonesia memasuki babak baru dalam sejarah pelayanan kesehatan rakyat dan jaminan kesejahteraan tenaga kerja” kata Ketua Umum Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto. “Infrastruktur yang menjadi keprihatinan saya. Hal ini termasuk biaya-biaya lain untuk memenuhi kebutuhan kaum sepuh. Pada laporannya. halaman 20. Suryo menilai terdapat dua masalah besar yang mengadang implementasi UU BPJS di masa depan. “Belanja layanan kesehatan terus naik dan bakal membebani keuangan publik beberapa dekade ke depan. Dia juga mengatakan diperlukan data yang akurat untuk penerima bantuan BPJS tersebut. Investor Daily. berjudul “Kadin : BPJS Harus Dukung Perekonomian”. Masalah kedua adalah menyangkut dukungan kepada dunia usaha agar memiliki kemampuan untuk memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan tenaga . Kesra Ajukan Anggaran Rp 4 Triliun”. Simbol-simbol kesehatan seperti puskesmas. dana tersebut akan teralokasi 1 November 2012. Masalah pertama adalah penegakan prinsip good governance dalam pengelolaan dana jaminan kesehatan dan jaminan tenaga kerja oleh BPJS-1 dan BPJS-2 yang berbentuk BUMN. kata analis S&P Marko Mrsnik. termasuk kesehatan dan pensiun. mereka bakal kewalahan”. halaman 16. Direktur ekonomi makro Institut Riset Ekonomi Korea Selatan mencontohkan. namun bisa kami kejar.tidak digubris pihak rumah sakit. diprediksi mencapai 108 triliun yen (US$ 1. Masing-masing kedua BPJS tersebut dianggarkan Rp 2 triliun. Pemerintah akan mengajukan alokasi dana Rp4 triliun pada APBN-P 2012 untuk jaminan kesehatan dasar dan jaminan ketenagakerjaan.

saat ini beredar kekhawatiran di kalangan dunia usaha maupun pekerja terhadap UU BPJS. Umbu mengharapkan. perseroan siap menjadi BPJS Kesehatan pada 1 Januari 2014. masih ada warga miskin yang kesulitan mengakses pelayanan kesehatan. 2 Februari 2012 Kompas. transformasi kelembagaan harus dipersiapkan secara matang dan seksama dengan mempertimbangkan kepentingan peserta lama dan aspek-aspek lain yang sifatnya berdampak nasional seperti kepemilikan aset.5 juta orang. halaman 22. Penyebab minimnya informasi dan buruknya pendataan.8 triliun. Pekerja juga khawatir akan banyak tunjangan yang diterima saat ini terpangkas seperti . dengan perbaikan infrastruktur ini. Dengan demikian. pelaksanaan di daerah tidak mulus. Kendati pemerintah telah menggulirkan Jamkesmas ataupun Jamkesda. halaman 14. halaman 2. “Kalangan dunia usaha khawatir beban mereka akan menjadi tinggi. berjudul “Pelayanan Kesehatan. termasuk sektor informal. dan sebesar 20% di non fixed income. “Kami meningkatkan pembayaran tarif kepada rumah sakit”. pihaknya telah mempelajari implikasi krisis ekonomi global yang terjadi terhadap pemberlakuan jaminan sosial. berjudul “Premi Askes Capai Rp 6 Triliun”. PT Askes (Persero) mencatat pendapatan premi Rp 6 triliun sepanjang 2011. Mereka yang belum ditanggung oleh Jamkesmas akan dibiayai Jamkesda. perseroan meningkatkan pembayaran ke rumah sakit sebesar 47% atau Rp 5. Umbu menjelaskan perseroan belum bisa mencapai target. jelas Direktur Operasional Askes Umbu M Marisi. perseroan siap melayani seluruh masyarakat Indonesia. Padahal saat ini jangkauan perseroan baru mencapai 16. Sejauh ini. Pemberitaan Media Massa. seperti perbaikan IT dan peningkatan sumber daya manusia. seperti deposito. Sementara itu. Di sisi lain. Investor Daily.kerja yang diharapkan secara berkelanjutan. portofolio investasi perseroan sebesar 80% berada di fixed income. Wamenkeu Anny Ratnawaty menjelaskan. Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) Hotbonar Sinaga mengatakan. Menurut rencana. serta komitmen yang telah disepakati dengan lembaga-lembaga baik di dalam maupun di luar negeri. modal awal Rp 2 triliun dari pemerintah digunakan untuk mendukung infrastruktur perseroan. Umbu menjelaskan. Dengan kenaikan tersebut. investasi yang sudah berjalan. perseroan terbatas berharap. Angka tersebut meningkat 13% dibanding 2010. Terkait investasi. pemutusan hubungan kerja. Kamis. Harian Pelita. Namun. hal itu diharapkan bisa mengantisipasi masalah kegagalan pemberlakuan jaminan sosial seperti yang terjadi di Eropa. pelayanan rumah sakit kepada masyarakat bisa meningkat. Menko Kesra Agung Laksono menambahkan. pada tanggal tersebut. Jamkesmas adalah upaya pemerintah untuk menyediakan pelayanan kesehatan bagi warga miskin. Warga Miskin Kesulitan Mengakses Jamkesmas”. berjudul “Hotbonar : UU BPJS Perlu Disosialisasikan kepada Pekerja”. Selain itu.

administrative and legal infrastructure. insurance companies PT Askes and PT Jamsostek are skeptical about the program being implemented on time. halaman 6. nantinya pelaku industri akan sulit pula memberikan kesejahteraan finansial yang cukup bagi pekerjanya.tunjangan rumah atau kendaraan.” kata Agung Laksono. “Kementerian yang sebelumnya ditunjuk presiden untuk mewakili pemerintah dalam pembahasan RUU BPJS akan segera menyiapkan dan menyelesaikan regulasi tersebut. Sementara itu. saat ini ada kekhawatiran di kalangan dunia usaha maupun tenaga kerja terkait pelaksanaan UU BPJS. Suara Karya. . Ketua Umum Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulistyo mengatakan. Hal ini agar tidak memberatkan beban pelaku usaha yang akhirnya berimbas pada ongkos biaya tinggi. sebagai peraturan pelaksana UU BPJS yang merupakan turunan dari UU SJSN. Title “Healthcare. Dengan demikian. While the government is optimistic about the National Social Security Program. Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) Hotbonar Sinaga mengatakan. The Jakarta Post. PT Jamsostek also has 2. resulting in a lack of physical. Justru UU BPJS akan meng-cover semua kebutuhan dasar pekerja. We have given PT Askes two years to prepare for this program. Page 4th. salah satunya didorong ketidakpastian bentuk dan isi peraturan pelaksana yang sedang dipersiapkan pemerintah. Di sisi lain. Misalnya. said the money to cover the insurance of 30 million jobless and improvished people would be taken from the Jamkesmas public health-care fund. Deputy Finance Minister Anny Ratnawati. meanwhile.5 years to make adjustments.” Coordinating People’s Welfare Minister Agung Laksono said at a seminar in Jakarta. which now stands at around Rp 70 bilion.” ungkap Hotbonar. Government Optimistic but Insurers Doubt New Schemes”. berjudul “Implementasi SJSN Peraturan Pelaksana UU BPJS Ditunggu”. Tetapi. Untuk itu. Menko Kesra Agung Laksono mengatakan. kalangan dunia usaha mendukung pelaksanaan UU BPJS. namun perlu disesuaikan dengan kemampuan pelaku industri. terutama kepada pekerja agar tidak khawatir akan ada pembatasan tunjangan. jangan sampai membebani iklim usaha yang akan berimbas pada daya saing produk dan investasi rendah. Sudah menjadi kewajiban pelaku usaha memberikan kesejahteraan kepada karyawan. perlu ada sosialisasi. Kementerian Kesehatan akan segera menyelesaikan Perpres tentang Jaminan Kesehatan dan Kementerian Sosial segera menyelesaikan RPP tentang Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sudah lama disiapkan. pemerintah akan menyiapkan 8 PP. Their skepticism is based on poor preparation. “The health care program is set to start in January 2014. 7 Perpres dan 1 Keppres. yang dalam kesempatan yang didampingi Sesmenko Kesra Indroyono Soesilo dan Pejabat Eselon I Kemenko Kesra. Kalangan dunia usaha khawatir beban mereka akan menjadi bertambah seiring pelaksanaan UU BPJS. formal dan informal. penerapan UU BPJS sangat berkaitan dengan kemampuan kalangan dunia usaha dalam memberikan kontribusi berkesinambungan bagi kesejahteraan tenaga kerja.

Kalangan pekerja berharap keberadaan UU BPJS dapat merealisasikan sistem jaminan sosial yang lebih baik. berjudul “UU Jaminan Sosial kembali Digugat”. oleh Suci Hendras Kuswarini – Balikpapan. Pekerja Khawatirkan Penurunan Manfaat”. Koordinator ASPBI. Suara Karya. yang notabene bukan RS rujukan PT Askes. “Disini kami berkepentingan untuk memohon kepada MK untuk dibatalkan pasal-pasal tersebut. lalu diatur di mana? Kalau dibatalkan. Walaupun penggantian yang kami terima nantinya tidak seberapa. Jum’at. majelis hakim pun akhirnya memberikan waktu selama 14 hari kepada pemohon untuk memperbaiki gugatan. tidak akan mendapat jaminan sosial. halaman 6. Pemberitaan Media Massa. UU No. berjudul “Pelaksanaan UU BPJS. Karena dengan dibatalkan. 3 Februari 2012 Media Indonesia. Karena itu. tandasnya. Dalam menanggapi permohonan gugatan UU SJSN itu. halaman 5. Menurut Kuasa Hukum pemohon. justru tidak bisa dilaksanakan jaminan sosial. kalangan pekerja/buruh akan menolak dengan tegas jika ternyata pelaksanaan jaminan sosial oleh BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan justru menurunkan pelayanan serta manfaat (santunan). warga yang tidak bisa membayar atau tidak dibayarkan iurannya. Hal ini . “Kalau nanti batal. hakim konstitusi Achmad Sodiki mengatakan. Karena kondisi gawat darurat. Jawa Tengah. kecelakaan tunggal sepeda motor yang dialami kedua orang tua di daerah Cilacap. kalangan pekerja/buruh mempertanyakan rencana pelaksanaan sistem jaminan sosial nasional seperti yang diamanatkan dalam UU SJSN serta UU BPJS. Sebanyak 22 pasal di UU itu dinilai tidak dapat memberi jaminan sosial kepada fakir miskin dan anak-anak terlantar. yang juga Ketua Umum Serikat Pekerja Nasional (SPN) Bambang Wirahyoso mengatakan. Dalam hal ini. akhirnya oleh warga sekitar. “Askes Cilacap tidak bantu PNS dan Pensiun yang Kecelakaan”. tapi minimal orang tua saya sudah bisa mendapatkan kembali haknya sebagai peserta jaminan Askes. Fathul Hadie Utsman UU SJSN hanya menjamin warga yang membayar iuran atau dibayarkan iurannya oleh pihak lain. harus dipikirkan karena permohonan meminta dibatalkan. Dengan demikian. hak-hak WNI yang telah dijamin konstitusi akan terpenuhi”. Kami sepenuhnya memahami bahwa pelayanan Askes hanya bisa dinikmati pada RS rujukan saja. Tiap bulan gajinya dipotong untuk iuran Askes. berarti tidak ada aturan lagi mengenai jaminan sosial. 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tapi apakah tidak ada kebijaksanaan mengingat kondisi yang ada tidak dimungkinkan untuk dirawat di RS rujukan? Saya berharap ada pihak yang bisa membantu masalah orang tua saya dalam menuntut haknya sebagai peserta jaminan kesehatan Askes. jika ke-22 padal dalam UU SJSN itu dibatalkan. orang tua saya dibawa ke RS terdekat yaitu RS Pertamina Cilacap. Pada 28 Oktober 2011. Selain itu. halaman 13. pelaksanaan jaminan sosial juga diharapkan tidak menambah beban kalangan pekerja yang kehidupannya saat ini masih sulit.Media Indonesia.” ucapnya.

Sementara itu. Sabtu.dikarenakan pemerintah maupun instansi terkait lainnya belum melakukan sosialisasi dan memberikan informasi yang jelas. salah satunya mengenai prosedur pengenaan sanksi administratif dan sanksi lainnya terhadap pelanggaran kepesertaan. tindak lanjut dari UU BPJS akan terlihat dari 8 PP yang akan diterbitkan. tata kelola yang baik. kami sebagai operator tidak akan jalan tanpa adanya dukungan regulasi sebagai implementasi dari UU BPJS dan UU SJSN. dan akhir 2011 meningkat menjadi sebanyak 33 jiwa. Peta Jalan Peralihan Jamsostek Disiapkan”. halaman 18. BUMN yang mengelola dana PT Jamsostek (Persero) sudah menyiapkan peta jalan peralihan menjadi BPJS Ketenagakerjaan. pada akhir Desember 2010 tercatat sebanyak 264 bayi. berjudul “Jaminan Sosial. angka kematian bayi terus meningkat. halaman B2. pengamat jaminan sosial yang juga Guru Besar Universitas Pancasila Bambang Purwoko mengatakan. Sehingga. pemerintah juga perlu menyusun aturan turunan dari UU SJSN. halaman 10. yang bertujuan untuk menekan angka kematian Ibu dan Bayi di saat melakukan persalinan. Padahal dalam pelaksanaan SJSN diperlukan adanya desain program dan manfaat yang tepat. Jamsostek siap beralih menjadi BPJS Ketenagakerjaan yang dibentuk mulai 1 Januari 2014 dan efektif beroperasi 1 Juli 2015. Sekretaris Dinkes Kab. Namun. disediakan juga oleh PT Askes yang bakal menjadi operator BPJS . Meskipun Pemerintah Pusat mengucurkan dana bantuan Jampersal untuk masyarakat miskin di setiap daerah mencapai miliaran. dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan. Harian Pelita. jumlah angka kematian Ibu pada saat melakukan persalinan terhitung pada akhir 2010 sebanyak 31 jiwa. Bidan Desa serta bantuan Jampersal untuk membiayai persalinannya. ketersediaan infrastruktur.” ujarnya. berjudul “Angka Kematian Ibu dan Bayi Meningkat”. Serang Toto Sugianto mengatakan. Kendati demikian. masyarakat khususnya ibu hamil yang berada di desa-desa tidak mengetahui dan tidak memanfaatkan Puskesmas. berjudul “Jamsostek Pastikan Jaminan Peserta Utuh”. Banten terhitung sejak tahun 2010 sampai 2011 tetap meningkat. Disisi lain. PT Jamsostek (Persero) menjamin bahwa manfaat tambahan yang diterima peserta Jamsostek tetap akan diterima setelah UU BPJS efektif dilaksanakan. Kompas. Manfaat dari program kesehatan yang dikhawatirkan hilang. 4 Februari 2012 Koran Tempo. misalnya. sedangkan pada akhir 2011 tercatat sebanyak 288 bayi. Pemberitaan Media Massa. Selain itu juga ada peraturan mengenai program serta sistem keuangan dan kelembagaan. ia mengakui dengan meningkatnya angka kematian ibu dan bayi itu disebabkan kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat. “Sebagai pelaksana BPJS Ketenagakerjaan. pembiayaan yang berkelanjutan. Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga mengingatkan. ironisnya untuk angka kematian ibu dan bayi di wilayah Kabupaten Serang.

Pasien dengan Jamkesda asal Kabupaten Bandung resah. dalam BPJS.Kes Jum’at (3/2) enggan ditemui bahkan sembunyi. dengan sosialisasi mengenai BPJS oleh RT Siaga. Siti menjelaskan. Hotbonar meminta agar regulasi turunan dari undang-undang segera dituntaskan. . halaman 5. Jurnal Nasional. Sebab. tak ada efektif negatif ke karyawan atau peserta. hal itu penting agar RT Siaga bisa memberikan pemahaman yang jelas kepada masyarakat tentang BPJS. Ketua Pembina Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Nasional Siti Fadilah Supari mengimbau RT Siaga agar betul-betul memahami UU BPJS. Menurutnya. Beda dengan Jamkesmas hal mana masyarakat memperoleh layanan kesehatan secara gratis. RT Siaga adalah perluasan dari Desa Siaga yang dibentuk oleh DKR. masyarakat mengetahui hak-hak yang harus mereka terima. “Kami sudah bicarakan dengan Askes untuk memadukan. berjudul “RT Siaga Harus Paham BPJS”. Saat dikonfirmasi Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Bandung.” kata Siti. Harian Pelita. berjudul “Pasien Jamkesda Resah. masyarakat tidak sepenuhnya mendapat pelayanan kesehatan gratis. “Hanya ganti baju menjadi BPJS Ketenagakerjaan. BPJS tidak sama dengan program jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas). karena pemerintah setempat hanya memberikan jaminan kesehatan Rp3 juta per pasien. halaman 12. “Jangan mereka membayangkan seperti Jamkesmas. Grace Mediana Purnami. Karena itu.” kata Direktur Pelayanan Jamsostek Djoko Sungkono. Kami ingin jangan sampai rakyat tidak siap menerima hal-hal yang harus diterimanya. Kepala BKBPP Sembunyi”. Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga mengatakan pihaknya terus mengintensifkan sosialisasi ke karyawan dan terutama peserta.Kesehatan. organisasi masyarakat yang dibentuk pada masa kepemimpinannya di Kementerian Kesehatan. M. Para pasien Jamkesda dan Surat Keterangan Tidak Mampu SKTM) asal Kabupaten Bandung yang berobat ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mengeluhh. gara-gara pengobatan penyakit mereka tidak bisa tuntas akibat tidak ada biaya.” katanya.

tapi juga keuntungan dari transaksi. dimana masyarakat memperoleh layanan kesehatan secara gratis.7 triliun pada tahun ini. lanjutnya.” tegas Siti. menurut dia. Siti Fadilah Supari mengimbau RT Siaga agar betul-betul memahami UU BPJS. Dana tersebut paling banyak akan ditanamkan di sektor obligasi karena dinilai paling menguntungkan. Direktur Keuangan Jamsostek Elvyn G. “Saya ingin RT Siaga juga konsen dengan BPJS. halaman B2. halaman 11. Berbeda dengan Jamkesmas. Oleh karena itu. Senin. . Angka ini naik 12 persen dibanding 2011 yang sebesar Rp 111. Dijelaskan oleh Siti. Jamsostek.RESUME PEMBERITAAN MEDIA MASSA TERKAIT SISTEM JAMINAN SOSIAL NASIONAL MINGGU KE – II FEBRUARI 2012 Pemberitaan Media Massa. Ketua Pembina Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Nasional. masyarakat mengetahui hak-hak yang harus mereka terima. 6 Februari 2012 Jurnal Nasional. Namun pilihan ini masih memiliki peluang pertumbuhan yang menjanjikan.” kata Siti (5/2). berjudul “Jamsostek Tambah Investasi”. Koran Tempo. BPJS tidak sama dengan program Jamkesmas. masyarakat tidak sepenuhnya mendapat pelayanan kesehatan gratis. Jangan sampai mereka kaget dan kecewa.82 triliun. dengan sosialisasi mengenai BPJS oleh RT Siaga. tidak mengandalkan semata-mata dari imbal hasil dan tingkat suku bunga. berjudul “BPJS Tidak Sama dengan Jamkesmas”. Dalam BPJS. “Jangan mereka membayangkan seperti Jamkesmas. misalnya. Massasya mengatakan pilihan strategi investasi perseroan masih cenderung konservatif karena dipengaruhi kondisi makroekonomi Indonesia. Kami ingin jangan sampai rakyat tidak siap menerima hal-hal yang harus diterimanya. PT Jamsostek (Persero) berencana menanam investasi Rp 125. Harus siap dan mempelajari dengan baik. Pada sektor obligasi.

49 triiun. Jamsostek akan mengoptimalkan Gerakan Nasional Wajib . dalam proses audit terhadap BUMN. Lebih jauh Hotbonar menjelaskan. agar negara tahu berapa yang dianggarkan.8 triliun. meningkat 11.4 juta tenaga kerja. hanya 90 BUMN yang menjawab surat BPK terkait pelaksanaan UU Jamsostek. ke-32 BUMN tersebut teridikasi tidak melindungi tenaga kerja/karyawannya secara baik sesuai peraturan dan perundangundangan yang berlaku.” katanya mengingatkan. Suara Karya. Achmad juga menyatakan. untuk 2012 ini.74 triliun tahun lalu menjadi Rp 1.“Kami akan meningkatkan hasil trading obligasi. Hakim Konstitusi Achmad Sodiki mengingatkan “penggugat” UU SJSN agar memikirkan gugatannya. Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) Hotbonar Sinaga mengatakan. berjudul “Uji Materi.050 perusahaan baru dengan 3. BPK menilai 32 BUMN diantaranya terindikasi melakukan pelanggaran terhadap UU Jamsostek. karena pendaftaran yang dipersoalkan penggugat justru penting untuk mendapat jaminan sosial dari pemerintah.38 persen dari tahun lalu yang mencapai Rp 116.755 trilliun. halaman 6. misalnya hanya mengikutsertakan sebagian tenaga kerjanya dalam program Jamsostek atau dikenal dengan istilah Perusahaan Daftar Sebagai Tenaga Kerja (PDS-TK) atau hanya melaporkan sebagian upah/gaji tenaga kerjanya saat menjadi peserta Jamsostek dan dikenal dengan istilah PDS upah.6 triliun menjadi Rp 5. Untuk mewujudkan target peningkatan kepesertaan ini. “Mendaftar itu penting karena untuk memprediksi kewajiban negara berapa yang harus ditanggung secara pasti. termasuk menjadi peserta program jaminan sosial bagi tenaga kerja yang dilaksanakan PT Jamsostek (Persero). Dalam hal ini.” ujarnya usai sidang di MK. 32 BUMN Langgar UU Jamsostek”. Puluhan BUMN terindikasi melanggar UU Nomor 3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). “Kalau dibatalkan lalu mana yang mengatur. Sedangkan ekuitas ditargetkan naik dari Rp 4. sistem jaminan sosial bukannya membaik tapi justru tidak bisa dilaksanakan karena tak ada landasan hukum. Pendapat dan saran Achmad Sodiki didukung hakim konstitusi Ahmad Fadhil Sumadi. jika ke-22 pasal UU SJSN dibatalkan maka itu berarti tidak ada aturan bagi sistem jaminan sosial. halaman 5. Jadi permohonan uji materiil ini harus dipikirkan kembali. BPK meminta klarifikasi dan konfirmasi secara penuh dengan menyurati 141 BUMN. akhir pekan lalu. Dari 90 BUMN tersebut. Suara Karya.98 triliun.” sarannya. tahun ini Jamsostek menargetkan perolehan aset sebesar Rp 129. Selain investasi. “Kalau dibatalkan semua. Namun. berjudul “Pelaksanaan Jaminan Sosial. justru kalau semua pasal dibatalkan tidak bisa dilaksanakan sistem jaminan sosial. Pencapaian labaa pun akan digenjot ddari Rp 1. Pemohon Diingatkan soal Gugatan UU SJSN”.” ujarnya dalam paparan kinerja Pereseroan akhir pekan lalu. Jamsostek menargetkan penambahan kepesertaan sebanyak 51. Seperti diketahui. BPK juga melakukan pemeriksaan terkait pelaksanaan UU Jamsostek. Padahal BUMN seharusnya menjadi contoh dalam pelaksanaan peraturan perundang-undangan.

pihaknya sudah melakukan pembahasan dengan PT Askes (Persero) untuk melakukan pelimpahan fungsi pemeliharaan kesehatan tenaga kerja. berjudul “Strategi Investasi Jamsostek Masih Konservatif”. halaman 2. komposisi investasi yang ditetapkan adalah 42. Tata kelola yang transparan menjadi penting karena sebagian besar dari aset ini merupakan milik 34. 29. halaman 19. Angka ini naik 12 persen dibanding tahun 2011 yang Rp 111.Jamsostek. Selasa. kemarin. 18. Menurut Timboel. Direktur Investasi Elvyn G. Adapun untuk investasi. berita foto “Sosialisasi Transformasi Jamsostek oleh Jajaran Direksi PT Jamsostek (Persero). penurunan bunga deposito dan kupon obligasi berkat kenaikan peringkat utang Indonesia akan diantisipasi dengan mengupayakan perdagangan obligasi demi meraih imbal hasil memadai. 7.82 triliun. Jamsostek menargetkan investasi tahun 2012 mencapai Rp 125.5 persen di segmen obligasi. Arahnya supaya tidak mengurangi manfaat penjaminan meskipun ditangani Askes.7 triliun. pilihan ini tetap memiliki peluang pertumbuhan yang menjanjikan. serikat pekerja/buruh. naik dari Rp 111. Dirut PT Jamsostek (Persero) Hotbonar Sinaga mengatakan.8 triliun.4 Triliun. berjudul “Jamsostek Kelola Rp 116. Pihaknya akan investasi sebesar Rp 125. saat ini pihaknya menunggu kesiapan pemerintah melengkapi UU BPJS dan UU SJSN dengan produk turunan seperti PP maupun Perpu. manajemen Jamsostek harus berhati-hati menempatkan dana pekerja dalam investasi. Pemberitaan Media Massa. Kemenakertrans. halaman 16.1 persen deposito.” ujar Hotbonar. Secara terpisah. Upaya ini dilakukan bekerjasama dengan Apindo. Masyasya menjelaskan. persiapan peralihan menjadi BPJS menjadi pertimbangan Jamsostek tahun 2012. Jenis investasi akan lebih konservatif untuk mempermudah penyesuaian diri atas berbagai peraturan turunan UU BPJS yang tengah disusun. 1.9 persen saham. pilihan strategi investasi perseroan masih konservatif karena dipengaruhi kondisi makroekonomi Indonesia.6 persen reksadana.28 juta pekerja peserta Jamsostek dalam bentuk Jaminan Hari Tua. “Kami sudah intens melakukan pembahasan dengan PT Askes untuk melepas bidang pemeliharaan kesehatan. halaman 7. PT Jamsostek (Persero) kini mengelola aset senilai Rp 116.2 persen . Direktur Investasi PT Jamsostek Elvyn G Massyasya mengatakan.7 triliun tahun ini. Namun.” Rakyat Merdeka. termasuk Kementerian BUMN. lebih baik Jamsostek memperluas kerja sama penyelenggaraan jaminan sosial pekerja formal dan informal daripada berinvestasi saham yang tidak menggerakkan sektor riil. Investasi Sektor Riil Lebih Bermanfaat”. Dalam rencana kerja Perseroan tahun ini. 7 Februari 2012 Harian Pelita. Suara Karya. Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia Timboel Siregar mengingatkan. berjudul “Jamsostek Siap Jadi Badan Hukum Publik”. Hotbonar juga menjelaskan. Kompas.4 triliun.

Hj. Elvyn menambahkan. bukan saja sebagai identitas penduduk tetapi juga bisa dimanfaatkan dalam jaminan sosial nasional yang pertama yaitu kesehatan di 2014. tahun ini Jamsostek menargetkan peroleh aset sebesar Rp 129.3 miliar itu bersumber dari bantuan APBD II sebesar Rp 3.” kata Gede. Pencapaian laba juta digenjot dari Rp1.3 Miliar”.2 miliar. Untuk itu. Sedangkan untuk tahun 2012. Klaim ini masih kita verifikasi.98 triliun.” Kata Gede. sehingga masih tersisa Rp 3.38 persen dari tahun lalu yang mencapai Rp 116.-. Berdasarkan data Dinkes diketahui bahwa total anggaran Jamkesda tahun 2011 sebesar Rp 8. Harian Pelita.949. halaman 6.74 triliun tahun lalu menjadi Rp 1. halaman 11.” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon dr. Kami melihat betapa besar manfaatnya e-KTP. “NIK bisa dimanfaatkan PT Askes untuk persiapan menjadi BPJS Kesehatan. Selain investasi. dari total sebesar Rp8. Pencairan dilakukan per 1 maret 2011 sampai dengan 20 Desember 2011 dengan total pencairan mencapai Rp 4. PT Askes akan meminta izin Menteri Dalam Negeri untuk memanfaatkan data identitas kependudukan sesuai kebutuhan data kepesertaan Askes. Seiring dengan proses e-KTP.3 miliar anggaran yang terserap hanya Rp 4. Harian Pelita. Sebab ada klaim yang diajukan rumah sakit di akhir tahun sebesar Rp 1. antara lain nama. umur. Pasalnya. Jamsostek mengalokasikan 70 persen investasi obligasi pada surat utang yang dikeluarkan pemerintah dan BUMN. Pencairan dana klaim dilakukan sebanyak 15 kali.755 triliun. dimana dana akan ditanamkan terutama pada saham-saham unggulan. bagaikan gayung bersambut antara program e-KTP dan kebutuhan pendataan peserta BPJS Kesehatan atau jaminan sosial kesehatan nasional. Senin (6/2).3 miliar dan APBD I sebesar Rp 5 miliar.” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Diah Anggraeni. “Sebenarnya sisa anggaran tidak sampai sebesar itu. berjudul “E-KTP Dapat Dimanfaatkan Sebagai Kartu Peserta BPJS”.000. ini bisa menghemat biaya triliunan rupiah. Ekuitas ditargetkan naik dari Rp 4. “Jika e-KTP dapat dimanfaatkan peserta Askes atau BPJS maka tidak perlu mencetak kartu lagi.3 miliar saja. juga klaim puskesmas sekitar Rp 7 jutaan. berjudul “Anggaran Jamkesda 2011 Tersisa Rp 3.” ungkapnya.8 triliun.6 triliun menjadi Rp 5. Endang Susilowati melalui Kasi Yankesfar Mudiono kepada Pelita.3 miliar lagi. Begitupula untuk saham. demi mencapai target tersebut. masing-masing penduduk Indonesia diberikan satu nomor induk kependudukan (NIK) yang berlaku seumur hidupnya. alokasi anggaran Jamkesda untuk Kabupaten Cirebon yang . “Semua penduduk Indonesia mempunyai NIK dan tersimpan dalam e-KTP.329.penyertaan serta 1 persen di sektor properti. Kementerian Dalam Negeri menargetkan pembuatan elektronik KTP (e-KTP) selesai akhir April 2012. Kami akan kelola dengan “menempeli” nomor kepesertaan Askes maupun jika nanti untuk peserta BPJS di dalam master file peserta. alamat. Direktur Utama PT Askes I Gede Subawa mengatakan. meningkat 11. “Kami hanya butuh data nomor 1 sampai 16 saja. Penyerapan dana Jamkesda di Kabupaten Cirebon tahun 2011 tidak mampu terserap maksimal. Senin (6/1).49 triliun.

Kompas. Sigit disarankan untuk pulang dan mengurus Jamkesmas dengan membawa hasil ortopedi dari RS Ortopedi. Karena itu. pendidikan subspesialis (konsultan atau spesialis 2) perlu dicantumkan dalam Rancangan Undang-undang Pendidikan Kedokteran yang tengah dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat. Pendidikan itu juga diperlukan untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan tingkat tiga sesuai ketentuan Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan UU nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Saat ini. masih Dipersulit Birokrasi Jamkesmas oleh Catur Sigit Nugroho Kebumen”. yaitu dokter umum dengan lama pendidikan 6-7 tahun. Pada 2010. Pada akhir 2011. halaman 14. Pendidikan dokter subspesialis mutlak diperlukan untuk menjamin kualitas dokter spesialis dan pengembangan ilmu kedokteran Indonesia. Pemberlakuan SJSN akan membuat sistem rujukan kesehatan berjalan baik sehingga pelayanan tersier tidak membebani. yaitu tulang belakang sedikit membengkok ke samping karena spondilitis Tb yang dibiarkan terlalu lama. RUU itu hanya mengakui pendidikan dokter dan dokter spesialis. alasan ini akan terpatahkan jika SJSN diberlakukan pada tahun 2014. berjudul “RUU Pendidikan Kedokteran. Pendidikan profesi kedokteran di Indonesia saat ini memiliki tiga jenjang. Namun ditolak dengan alasan bukan wewenangnya. Pendidikan Subspesialis Tetap Dibutuhkan”. Setelah persyaratan lengkap. Rumah sakit ini umumnya bertipe A dan berada di kota besar. dokter subspesialis hanya akan menangani pasien dengan kondisi tertentu yang sudah tidak bisa ditangani dokter spesialis. dan dokter subspesialis (4-5 tahun). Jika sistem rujukan berjalan benar.3 miliar dan APBD II sebesar Rp 3. orangtuanya pernah mencoba mengajukan pinjaman ke bank untuk perawatan Sigit sebelumnya. Setelah diperiksa. salah satu alasan penolakan pencantuman pendidikan subspesialis dalam RUU Pendidikan Kedokteran karena hal itu membuat biaya kesehatan masyarakat semakin mahal.5 miliar. dokter spesialis (3-6 tahun). pada 8 Juni 2010 saya ke Kantor Dinkes Kabupaten Kebumen dan bertemu dengan bagian JKS. sebesar Media Indonesia. Dokter subspesialis bertugas di rumah sakit yang memberikan layanan tingkat tiga (tersier). Sigit mendapat bantuan dari teman-temannya sehingga dia bisa pergi ke RS Ortopedi Surakarta. saat ini ia hanya terbaring di rumah. Perlu diketahui. ada seorang teman menyarankan mengurus Jamkesmas. halaman 13.bersumber dari APBD I Rp 1. berjudul “Sudah Lumpuh. Rabu. Sejak Juni 2009 Sigit sakit. Hal itu disebabkan usia mereka lebih dari 75 tahun dan masih mempunyai utang untuk perawatan sebelumnya. Namun. Menurut Ketua Bidang Advokasi PAPDI Ari Fahrial Syam. Saran tersebut diikuti oleh Sigit dan keluarganya namun tak membawa hasil. 8 Februari 2012 . Pemberitaan Media Massa. Sigit dinyatakan terkena skoliosis spondilitis. Karena tidak punya biaya berobat. tapi ditolak.

Toton sebagai wakil direktur pun terpaksa harus turun tangan untuk membantu memberikan pelayanan. Jamsostek Bidik Laba Gede. Sejumlah warga yang berobat di RSUD Cianjur mengeluhkan buruknya pelayanan yang diberikan rumah sakit terutama pelayanan pada Poliklinik Dalam. Direktur RSUD Cianjur dr. PT Jamsostek pada tahun ini menargetkan penambahan kepesertaan sebanyak 51. Kompas. Harian Pelita. halaman 12. Hal ini bertujuan untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk. sehingga iuran yang dibayarkan di bawah ketentuan semestinya. seperti dari pasien umum. “Karena jumlah dokter spesialis sangat terbatas.” Selanjutnya. Karena itu.Investor Daily. Menkes menjelaskan. Hotbonar menjelaskan. BUMN yang dipimpinnya akan mengoptimalisasi Gerakan Nasional Wajib Jamsostek yang melibatkan Apindo. maka dr. Menurut Dindin. halaman 5. berjudul “Ubah Portofolio. dengan mengikuti program KB. Sebanyak 32 BUMN tercatat belum mengikutkan seluruh karyawannya dalam program jaminan sosial tenaga kerja milik PT Jamsostek. Dindin yang dihubungi mengakui adanya kelemahan pelayanan yang diberikan rumah sakit terutama pada bagian poli dalam. Selain itu. berjudul “Pelayanan Poli Dalam RSUD Cianjur Buruk”.4 juta tenaga kerja. PT Jamsostek juga meminta pemerintah untuk segera membuat peraturan/petunjuk pelaksanaan tentang penegakkan hukum bagi BPJS Ketenagakerjaan.” ujar Dindin yang dihubungi Selasa (7/12). Kemenakertrans dan Kementerian BUMN. halaman 26.050 perusahaan dan 3. Tapi kami akan berupaya agar dalam waktu dekat dapat menambah jumlah tenaga medis terutama dibagian penyakit dalam. Hotbonar mengatakan. BUMN tersebut bahkan ada yang hanya melaporkan sebagian upah pekerjanya. berjudul “Penerima Jampersal Wajib Ikut KB”. Kementerian Kesehatan mewajibkan penerima Jampersal untuk mengikuti program KB. serikat pekerja. sehingga Jamsostek bisa mendorong peningkatan kepesertaan. Guna mewujudkan target tersebut. dalam setiap harinya rata-rata sekitar seratus lima puluh orang yang mendaftar untuk berobat ke poliklinik dalam itu. Diperoleh informasi dari salah seorang petugas pelayanan. yang memiliki kartu askes. halaman 11. Indonesia harus bekerja keras untuk mencapai target nomor empat MDGs. jamkesmas dan jamkesda serta SKTM. Direktur Utama PT Jamsostek Hotbonar Sinaga mengatakan “saya sudah menyurati Menteri BUMN untuk mengimbau pimpinan BUMN tersebut supaya memenuhi hak-hak pekerjanya. Puluhan orang pasien seringkali dibiarkan terlantar dan harus menunggu siang hari karena satu dari dua dokter yang bertugas di bagian Poliklinik Dalam. maka akan mengurangi resiko kematian. Jamsostek Janjikan Hasil Investasi Lebih Bagus Tahun . pada tempat loket pendaftaran di ruang awal masuk ke tempat klinik menerangkan. Seputar Indonesia. berjudul “32 BUMN Belum Ikut Program Jamsostek”. masalahnya disebabkan adanya keterbatasan jumlah dokter spesialis penyakit dalam yang dimiliki pihak rumah sakit. yang terdiri dari beberapa golongan.

Dari segi permodalan dikerek 26 % menjadi Rp 5. Sedangkan dana kelola diharapkan naik 12.” ujar Joko.6%.98 triliun atau tumbuh 13% dari tahun lalu yang Rp 1.75 triliun. Kamis.2 %. Nining meminta supaya manajemen mengalokasikan dana Program Kemitraan Bina Lingkungan PT Jamsostek kepada pekerja untuk mengembangkan kewirausahaan. Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia Nining Elitos meminta PT Jamsostek menambah manfaat bagi peserta dan meningkatkan transparansi operasi dan tata kelola dana pekerja.050 perusahaan tahun ini. baik dari sisi pelayanan jaminan kesehatan maupun manfaat tidak langsung bagi peserta. Jum’at. Jamsostek Janjikan hasil investasi lebih bagus tahun ini” oleh Feri Kristianto. Kondisi perekonomian global yang diprediksi masih bergejolak tahun ini tidak menyurutkan ambisi PT Jamsostek untuk meraup laba. halaman 11. Jamsostek akan memberikan imbal hasil yang tinggi dari setiap dana setoran. Manajemen menargetkan imbal hasil investasi tersebut naik 11%. Sebelumnya. Karena mulai tahun 2014. 63 laboratorium pemeriksaan kesehatan.275 dengan jumlah peserta mencapai 34 juta orang baik aktif dan pasif.4 % jadi 125 triliun. penyertaan saham 1% dan reksadana 7. Dalam rencana kerjanya perusahaan ini menargetkan laba tahun ini Rp 1. Direktur Pelayanan PT Jamsostek Joko Sungkono mengatakan. Jamsostek Bidik Laba Gede.032 jaringan pusat pelayanan kesehatan di kawasan industri dan pemukiman pekerja. dan 270 optik. Pemberitaan Media Massa. . imbal hasil investasinya Pemberitaan Media Massa. Bersamaan dengan peningkatan laba. Tahun lalu dana kelolaan berjumlah Rp 111 triliun. properti 1%. perusahaan pelat merah ini menargetkan laba tahun ini Rp 1. Target tinggi tersebut demi memanfaatkan status perusahaan yang masih berbentuk persero. Manajemen Jamsostek ingin meningkatkan jumlah kepesertaan menjadi 51. Agar perusahaan semakin tertarik bekerjasama. Jamsostek harus berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan. 98 Triliun atau tambahan 13 % dari tahun lalu yaitu Rp 1.75 Triliun. halaman 20. pihaknya sudah bekerjasama dengan 3. Caranya dengan mengubah portofolio investasi dengan rincian. Jumlah perusahaan yang bekerjasama dengan Jamsostek tahun lalu sebanyak 48. 10 Februari 2012 Kompas. 651 rumah sakit. porsi investasi di obligasi sebesar 42. berjudul “Ubah Portofolio. Jaminan sosial tenaga kerja menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas.5%.Ini”. berjudul “Apindo Minta Manfaat Ditambah.8 triliun. 374 apotek. “Peningkatan manfaat terus menjadi prioritas. manajemen Jamsostek menargetkan nilai aset mencapai Rp 129 triliun atau naik 11.” Apindo meminta PT Jamsostek (Persero) terus menambah manfaat bagi pekerja yang menjadi peserta. 9 Februari 2012 Kompas. Dalam rencana kerjanya.

Menurut dia. BPJS Kesehatan akan mengambil alih program pelayanan kesehatan lainnya seperti Jamkesmas dan Jamkesda disamping program layanan kesehatan bagi PNS yang ada selama ini. halaman 1. sesuai dengan ketentuan Menteri Kesehatan. berjudul “Pengalihan Program Jamsostek Tidak PHK Karyawan”. meskipun pada kenyataannya setiap tahunnya sekitar 80-90 karyawan pensiun atau keluar. BUMN yang mengelola aset Rp 116 triliun itu akan mengelola program Jaminan Kematian. Handojo Rahardji. halaman 9. Menko Kesra Agung Laksono mengatakan kebanyakan masyarakat beralih ke pengobatan luar negeri dikarenakan adanya rasa kurang puas dengan pelayanan kesehatan yang ada di Indonesia. devisa sebesar Rp 110 triliun “terbang” ke luar negeri bersama warga Indonesia yang berobat ke mancanegara. untuk mendukung program pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. sementara dalam tiga tahun terakhir total karyawannya yang direkrut sekitar 110 per tahun. halaman 14. Artinya. Sementara itu.Jurnal Nasional. “Tren pengobatan ke luar negeri ini terus meningkat setiap tahunnya. Salah satunya adalah kepemilikan akreditasi yang diakui secara internasional. PT Jamsostek (Persero) tidak akan mengurangi jumlah karyawan meski akan terjadi pengalihan program Jaminan Pelayanan Kesehatan (JPK) ke BPJS Kesehatan pada 1 Januari 2014. Salah satu akreditasi berstandar internasional yang merupakan wujud nyata tingkat profesionalisme rumah sakit adalah akreditasi yang dikeluarkan JCI (Joint Commision International).” Rumah sakit swasta berancang-ancang menjadi universal coverage. peralatan yang dimiliki. “Memang tidak .” kata Direktur Rumah Sakit Premier Jatinegara (RSPJ). Sabtu. dimana menilai standar pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berfokus pada keselamatan pasien. Sepanjang tahun 2011. JCI adalah badan sertifikasi yang berfokus pada pelayanan kesehatan dan berpusat di Amerika Serikat. Negara Rugi Rp110 triliun. Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun. 11 Februari 2012 Jurnal Nasional. Agung juga meminta agar RS di Indonesia meningkatkan kualitas dan memperbaiki diri. rumah sakit swasta juga harus menyediakan kamar kelas tiga untuk warga miskin. sama dengan rumah sakit pemerintah. berjudul “RS Swasta Bersiap Menuju Universal Coverage. Mulai dari SDM. penyebab masyarakat Indonesia beralih untuk berobat ke luar negeri dikarenakan minimnya rumah sakit yang mempunyai kualitas pelayanan kesehatan berstandar internasional. Jurnal Nasional. Pemberitaan Media Massa. Jaminan Kecelakaan Kerja. Direktur SDM Jamsostek HD Suyono menjelaskan BUMN itu sedang menerapkan perekrutan nihil (zero growth). berjudul “Berobat ke Luar Negeri. Ia menjelaskan RS di Indonesia seharusnya memiliki akreditasi agar masyarakat percaya. dan menjaga kepercayaan masyarakat.” Tren masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri mengakibatkan negara rugi. Langkah ini dilakukan dalam upaya mendukung persiapan pelaksanaan BPJS Kesehatan pada Januari 2014. Sesuai dengan UU BPJS.

berjudul “Siapkan IDI Jalankan UU BPJS. untuk mewujudkan kedaulatan rakyat diperlukan kesungguhan niat pemerintah RI untuk mewujudkan sistem kesehatan yang berkeadilan sosial bagi rakyat. Minggu. Maka dari itu.” Kader PDIP di Komisi IX DPR kompak menyuarakan pendirian rumah sakit tanpa kelas di seluruh Indonesia.” Ketua Umum PB IDI. Itu yang terpenting kalau konteksnya negara kesejahteraan dikaitkan dengan kesehatan rakyatnya. Dr. bersifat gotong royong. 12 Februari 2012 Indo Pos.” tegasnya. Oleh karenanya. sudah menjadi rahasia publik sekarang pengelola rumah sakit telah bergeser orientasinya. Ia menambahkan masyarakat hingga saat ini masih banyak yang kurang memahami hak-haknya dalam memperoleh asuransi. Hal ini didorong karena penanganan pasien dengan ekonomi rendah kerap kali mendapat perlakuan diskriminasi dari pengelola rumah sakit. negara kapitalis tulen Amerika Serikat namun dapat mewujudkan program jaminan kesehatan bagi 47 juta rakyatnya yang hidup tanpa dilindungi jaminan kesehatannya karena berbagai sebab. diantaranya karena kemiskinan mereka. tanpa diskriminasi bagi seluruh rakyat Indonesia. Rakyat Merdeka. seluruh RS akan menuju ke sana mendukung universal coverage. 2014 Indonesia akan menuju universal coverage. Salah satu cara mewujudkan keadilan sosial itu dengan menerapkan jaminan kesehatan bagi rakyatnya. sebaiknya kebijakan tersebut harus lebih disosialisasikan kepada masyarakat. halaman 8. Zaenal Abidin. kita akan menuju ke sana mendukung kebijakannya (BPJS). halaman 5. Menurut dia. Dalam konteks ini. pemilihan pejabat negara. khususnya rakyat miskin. negara seharusnya menyediakan fasilitas kesehatan memadai serta tenaga kesehatan yang profesional (kompeten). Lantas bagaimanan dengan Indonesia yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat sesuai sila ke lima Pancasila itu? Sejauh ini masih sebatas politik kesehatan dan kesejahteraan rakyat yang dijual dalam event pemilihan umum.” papar Zaenal.” kata Manajer Medik RS Mayapada Ricky Elfendy. Faktanya realitas dan kinerja kesehatan di Indonesia masih berwajah dua. Dan bersungguhsungguh menyediakan jaminan sosial kesehatan bagi seluruh rakyat tanpa diskriminasi untuk melindungi dan membuat rasa aman terhadap kemungkinan timbulnya ketakutan akan hidup miskin dan lemah ketika suatu saat rakyat itu sakit. Tapi. Oleh karena itu. Padahal. berjudul “PDIP Kompak Dorong Rumah Sakit Tanpa Kelas. Pemberitaan Media Massa. Tanpa jaminan sosial maka tidak ada kedaulatan rakyat untuk sehat. Sebab. asuransi akan banyak.bisa dipungkiri dalam menuju universal coverage. setiap rumah sakit . sejak saat ini pihaknya akan mulai mempersiapkan menjalin kerjasama dengan asuransi. Chandra Surapaty mengatakan.” tutur Zaenal. MH Kes mengutarakan harapannya mewujudkan negara yang berkeadilan sosial dalam pelayanan kesehatan kepada rakyat. Dia mencontohkan. “Setiap warga memiliki dokter dan sesegera mungkin menghadirkan jaminan sosial nasional yang berlaku universal.

RESUME PEMBERITAAN MEDIA MASSA TERKAIT SISTEM JAMINAN SOSIAL NASIONAL MINGGU KE – III FEBRUARI 2012 Pemberitaan Media Massa. . tidak memandang kedudukan atau hasil ekonomi seseorang. kata dia proses penanganan pasien oleh pengelola rumah sakit masih tebang pilih. 13 Februari 2012 Harian Pelita. berjudul “Jamsostek Telah Susun RoadMap BPJS Ketenagakerjaan”. harus ada rumah sakit tanpa kelas di Indonesia. Jamsostek (Persero) Hotbonar Sinaga mengatakan. Sebab.” pintanya.dibangun untuk memberikan bantuan medis kepada siapapun. Direktur Utama PT. Pasien dengan ekonomi mampu akan mendapatkan pelayanan super dan berbeda dengan pasien ekonomi rendah. Senin. Endang Rahayu Sedyaningsih mendukung pembangunan rumah sakit tanpa kelas atau rumah sakit pratama untuk pelayanan kesehatan warga kurang mampu. pihaknya telah menyusun peta jalan (RoadMap) menuju perubahan BUMN ini menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ketenagakerjaan pada 01 Juli 2014. Menteri Kesehatan. “Tidak boleh lagi ada pasien miskin yang sakit ditelantarkan dan dimarginalkan. halaman 02. Ditambahkan Ketua Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful