KOMORBIDITAS OBESITAS (DIABETES MELITUS) Berdasarkan penelitian terhadap orang obesitas di Amerika, pasien usia 20-45 tahun kecendrungan terkena

DM 3,8 kali dari pasien dengan BB normal, sedangkan pasien dengan usia 45-75 tahun kecendrungan terkena DM 2 kali dari pasien dengan BB normal. Penderita obesitas cenderung mengalami hiperglikemi (tetapi tetap dalam keadaan hiperinsulinemia) sehingga menyebabkan peningkatan resistensi insulin. Terjadinya peningkatan resistensi insulin dapat dilihat pada beberapa skema di bawah ini:

SEL LEMAK

Menyimpan kelebihan energi
Skema 1. Fungsi sel lemak

Sekresi hormon

Sekresi insulin

Sekresi asam lemak bebas (ALB)

Sekresi lipoprotein lainnya

Skema 2. ALB (Asam Lemak Bebas)

Skema 3. Radikal bebas yang terus meningkat akan menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan reaksi oksidasi reduksi sehingga terjadi penurunan kadar antioksidan dalam tubuh. dapat disimpulkan bahwa mekanisme terjadinya resistensi insulin pada pasien obesitas diawali dengan meningkatnya produksi asam lemak bebas yang kemudian akan meningkatkan terjadinya peningkatan radikal bebas. Terjadinya Resistensi Insulin Dari skema-skema di atas. Kondisi yang berlangsung secara terus-menerus inilah yang nantinya menyebabkan timbulnya resistensi insulin atau diabetes melitus tipe 2. Fungsi Mitokhondria Skema 4. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful