Pada tahun 1980 ada seorang anak laki-laki yang bernama Sukang.

Dia tinggal di sebuah pulau yang bernama Pulau Janu. Pulau itu diduduki oleh warga kampung Dalesih. Sukang terkenal sebagai anak yang baik hati, pintar, dan suka menolong orang yang kesusahan. Semua penduduk kampung Dalesih menyukai Sukang kecual Pak RT Kampung Dalesih.Pak RT sangat iri hati sekali setiap kali melihat Sukang menolong orang-orang yang kesusahan seperti membelikan obat untuk kakek Datu dan nenek Siri, menghibur anak bibi Jainam ketika bibi sedang berjualan, dan membantu pak Kalan mengecat pagar sekolahan.

Suatu malam ibu Sukang jatuh sakit demam karena telah di racuni oleh Pak RT dengan memberinya . Sukang sangat kaget. Ibunya berkata, “ Kang, bolehkah kamu tolong ibu untuk membelikan obat demam untuk ibu?”. Sukang menjawab, “Iya, Sukang akan belikan obat demam untuk ibu.”. Dan langsunglah Sukang pergi ke apotek yang terdekat untuk membelikan obat demam. Setelah sampai Sukang berkata kepada suster, “ Sus, saya ingin membeli obat sakit demam.”. Suster menjawab, “Oke! Harganya adalah Rp.15.000,00 ya dik.”. Sukang pun member uangnya kepada suster dan menerima obat demamnya. “Terima kasih ya sus!”, kata Sukang. “Sama-sama dik!”. Sukang pun balik ke rumahnya.

Dalam perjalanannya pulang, tiba-tiba ia mendengar suara tangisan. Sukang segera mencari asal dari tangisan itu. Ternyata yang menangis itu adalah seorang anak perempuan. Sukang bertanya, “ Adik yang cantik, kenapa adik nangis?”. Perempuan kecil itu menjawab, “Kaki saya kesakitan dan saya tidak bisa berjalan ke

“Ya sudah. Pak RT berkata. jawab anak perempuan itu. bagaimana kalu kakak gendong adik ke rumah!” . Pak RT mengantarkan Sukang pulang untuk memberi obatobatannya untuk ibu Sukang. maafkan Pak RT ya karena telah menyakiti ibumu!”. “ Sukang! Terima kasih karena sudah menolong anak saya pulang! Saya sudah mencari kemana-mana untuknya!”. Setelah sampai Pak RT langsung berminta maaf atas kesalahannya. Sukang menjawab. namanya kan kita manusia. Dan setelah itu Pak RT akrab dengan Sukang selama-lamanya! HABIS Cerita ini di buat oleh: Hasan 6P . Sukang dengan senang hati menggendong anak perempuan itu pulang ke rumahnya. Kita kan saling tolong menolong pak!”. “ Betul juga kamu Suk! Oh ya.”.rumah. “ Ah bapak. Sukang berseru.”. Pak RT berseru. “Wah. “ Tidak apa-apa Pak yang penting kan bapak sekarang sudah minta maaf. Setelah sampai di rumah anak perempuan itu Sukang sangat terkejut bahwa anak perempuan itu adalah anak Pak RT. Sukang menjawab. terimakasih ya kak!”. Pak RT juga terkejut dan baru menyadari bahwa Sukang itu benar-benar anak yang baik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful