You are on page 1of 6

L.

05 -GINGIVAL ENLARGEMENT-

Gingival enlargement is: increase in size of the gingival. Berdasarkan etiologi dan perubahan patologis diklasifikasikan sbb: I. Inflammatory enlargement A. Chronic B. Acute II. Drug-induced enlargement III. Enlargement associated with systemic diseases or conditions: A. Conditioned enlargement 1. Pregnancy 2. Puberty 3. Vit. C deficiency 4. Plasma cell gingivitis 5. Nonspecific conditioned enlargement (pyogenic granuloma) B. Systemic diseases causing gingival enlargement: 1. Leukemia 2. Granulomatous diseases (e.g: Wegeners granulomatosis, sarcoidosis) IV. Neoplastic enlargement (gingival tumors) A. Benign tumors B. Malignant tumors V. False enlargement Berdasarkan lokasi dan distribusi: Localized: limited to the gingiva adjacent to a single tooth or group of teeth. Generalized: involving the gingiva throughout the mouth. Marginal: confined to the marginal gingiva. Pappilary: confined to the interdental papilla. Diffuse: involving the marginal and attached gingivae and papillae. Discrete: an isolated sessile or pedunculated, tumorlike enlargement. Score of gingival enlargement: Grade 0 : no sign of gingival enlargement Grade I : enlargement confined to interdental papilla Grade II : enlargement involves papilla and marginal gingiva Grade III: enlargement covers three quarters or more the crown I. INFLAMMATORY ENLARGEMENT - Akibat adanya inflamasi akut atau kronis - Biasanya merupakan komplikasi dari enlargement yang lain A. CHRONIC INFLAMMATORY ENLARGEMENT Klinis:

- Mula2 sedikit pembengkakan pd interdental papilla dan marginal gingiva dan dapat terus membesar smp menutupi sebagian mahkota gigi. - localized/generalized - perkembangannya perlahan-lahan dan tidak sakit, kecuali ada infeksi akut atau trauma. Etiologi: pemaparan yang lama terhadap plak (faktor penyebab akumulasi dan retensi plak adalah oral hygiene yang buruk, iritasi dari restorasi, alat orthodonti). Gingival changes assosiated with mouth breathing - Gingiva merah dan bengkak dg permukaan yang mengkilat dan difus. - Biasanya pada regio anterior maksila

Chronic inflammatory enlargement B. ACUTE INFLAMMATORY ENLARGEMENT Gingival Absces: - terlokalisir, sakit, lesi berkembang cepat - Pada marginal gingiva atau interdental papilla - Pada tahap awal tampak pembengkakan merah dg permukaan yang lunak dan mengkilat, dlm wkt 24-48 jam dapat menghasilkan eksudat. - Gigi yang berada disampingnya seringkali sensitif terhadap perkusi Etiologi : adanya bakteri yang terbawa masuk kedalam jaringan pada saat benda asing menusuk gingiva (misal: bulu sikat gigi) Periodontal/Lateral Abscess - Periodontal abses menyebabkan gingival enlargement dan juga melibatkan jaringan periodontal. II. DRUG INDUCED GINGIVAL ENLARGEMENT - anticonvulsants, immunosupressants, calcium channel blockers - Penampakan secara klinis dan mikroskopis dari pembengkakan yang disebabkan karena obat yang berbeda, hampir sama. Informasi umum: Klinis: - Mula2 pembesaran pd interdental papilla yg tidak sakit, berlanjut kedaerah facial dan lingual gingival margin. Faktor predisposisi: plak, genetik (pd pengobatan dengan phenytoin/dilantin/obat epilepsi). Beberapa penelitian melaporkan adanya hubungan antara dosis obat dan tingkat gingival overgrowth.

Cyclosporine A (immunosuppresive/utk menghambat penolakan tubuh terhadap transplantasi organ atau utk penyakit autoimun), intravena atau per oral, dg dosis lebih dari 500mg/hr akan menyebabkan gingival overgrowth. Calcium Channel Blockers (obat untuk cardiovaskuler) menyebabkan gingival enlargement, misalnya nifedipine yg paling sering digunakan. Isradipidine dapat menggantikan nifedipine dan tidak menyebabkan gingival overgrowth. Nifedipine biasa digunakan bersamaan dg cyclosporine pd transplantasi ginjal, dan kombinasi dr kedua obat ini menyebabkan gingival overgrowth yg lebih parah.

dilantin

cyclosporin

calcium

Idiopathic gingival enlargement - Jarang terjadi, kasus tdk tertentu Klinis: - pembesaran terjadi pd attached gingiva, gingival margin, interdental papillae, baik lingual maupun facial RA dan RB - beda dg phenytoin-induced overgrowth yg terbatas hanya pada gingival margin dan interdental papillae. - gingiva yang membesar berwarna merah muda, lunak, konsistensinya spt kulit. - Pada kondisi yg parah, mahkota hampir tertutup semua. - Inflamasi sekunder biasanya terjadi pada gingival margin. Etiologi: - Tidak diketahui, pd bbrp kasus hereditary basis - Pembesaran seringkali dimulai pada saat erupsi gigi dan berkurang setelah ekstraksi, ini menunjukkan adanya keterlibatan plak sebagai faktor pencetus. III. ENLARGEMENTS ASSOCIATED WITH SYSTEMIC DISEASES Bbrp penyakit sistemik dpt menunjukkan oral manifestasi termasuk gingival enlargement. Penyakit ini dapat menyerang periodontium melalui 2 mekanisme: 1. Karena plak: a. Conditional enlargements: - hormonal: kehamilan dan pubertas) - nutrisi: vit C deficiency

b. Nonspecific Conditioned Enlargement Pada kasus dimana keterlibatan sistemik tidak teridentifikasi. 2. Manifestasi penyakit sistemik yang tidak tergantung pada inflamasi gingiva a. Penyakit sistemik yg menyebabkan gingival enlargement b. Neoplastik enlargement (gingival tumors) A. CONDITIONED ENLARGEMENT - Terjadi apabl ada perubahan sistemik pada pasien yang menyebabkan perubahan respon gingiva terhadap plak. - Harus ada bakteri plak utk memulai tipe gingival enlargement ini. - Ada 3 macam: hormonal, nutritional dan allergic - Nonspecific conditioned enlargement 1. Enlargement in pregnancy: - Dapat marginal atau generalized, single atau multiple tumor-like masses. - Selama kehamilan terutama akhir trimester ketiga, baik progesteron maupun estrogen meningkat smp 10-30 kali lipat dari kondisi tidak hamilperubahan pada permeabilitas vaskulergingival edema dan bertambahnya respon inflamasi terhadap plak. Gingival enlargement in pregnancy >> Marginal enlargement: - Ada bakteri plak - Biasanya generalized dan terutama pada interproksimal. - warna merah terang, lunak, permukaannya mengkilat. - mudah berdarah secara spontan atau dengan sedikit sentuhan. >> Tumorlike gingival enlargement: - bukan neoplasma - adl repon inflamasi terhadap bakteri plak - biasa terjd pd bl ketiga kehamilan atau lebih awal, kejadian 1,8-5% - Tidak sakit, tp karena ukuran dan bentuknya, menyebabkan akumulasi debris sehingga menyebabkan ulcer yg sakit. - Bukan suatu kondisi patologis - Dapat dicegah dg cara membersihkan plak dan calculus. >> 2. Enlargement in puberty : - Terjadi pada laki-laki maupun perempuan. - Pada area akumulasi plak. - Ukurannya berhubungan dengan faktor lokal - Bagian interdental dan marginal, facial, jarang lingual. - Gambaran klinis mirip dg chronic inflammatory gingival diseases. - Setelah pubertas, pembesaran gingiva secara spontan berkurang tapi tidak hilang sama sekali sampai plak dan calculus dibersihkan.

Gingival enlargement in puberty >> 3. Enlargement in vit C deficiency: - Akut vit C deficiency perdarahan, degenerasi kolagen, edema pd jaringan ikat gingiva modifikasi respon gingiva terhadap plak gingival enlargement. - Marginal, merah, lunak, permukaannya mengkilat dan halus. - Perdarahan spontan atau dg sedikit sentuhan. - Biasanya tampak ada nekrose permukaan. >> 4. Plasma cell gingivitis : - Sama dengan atypical gingivitis/ plasma cell gingivostomatitis. - Mild marginal gingival enlargement yang meluas ke attached gingiva. - Lesi terlokalisir, biasa disebut plasma cell granuloma. - Gingiva tampak merah, kadang granular, mudah berdarah. - Ada hubungannya dg cheilitis dan glossitis. - Penyebabnya karena alergi terhadap permen karet, pasta gigi, makanan. >> 5. Nonspecific Conditioned Enlargement (Pyogenic Granuloma): - Tumorlike gingival enlargement. - Merupakan respon terhadap trauma minor. - Lesi bervariasi bisa tumorlike mass atau flattened, keloidlike enlargement. - Warna merah atau ungu - Seringkali disertai ulcer atau eksudat purulen. - Lesi cenderung menjadi fibroepitelial papiloma. - Pengobatannya menghilangkan lesi dan faktor iritasi lokal. - Secara klinis dan mikroskopis sama dg gingival enlargement pada kehamilan. DD didasarkan pada patients history. B. SYSTEMIC DISEASES CAUSING GINGIVAL ENLARGEMENT 1. LEUKEMIA - Difuse atau marginal, localized atau generalized. - Gingiva berwarna merah kebiruan dan permukaannya mengkilat, konsistensinya sedang, tetapi mudah berdarah, baik spontan maupun dg sedikit iritasi. - Inflamasi acute necrotizing ulcerative yg terasa sakit kadang terjadi pada tepi2 gingiva enlargement yg berbatasan dengan permukaan gigi. 2. Granulomatous diseases a. Wegeners granulomatosis - jarang terjadi

- Ciri2nya: adanya lesi akut granulomatous necrotizing dari sal pernapasan, termasuk hidung dan mulut. - Tanda awal: ulcer pd regio orofacial termasuk ulcer pd mukosa oral, gingival enlargement, abnormal tooth mobility, gigi yang tanggal sendiri dan respon penyembuhan luka yang lambat. - Warna ungu kemerahan dan mudah berdarah dg adanya stimulasi. - Penyebab tidak diketahui secara pasti. Sarcidosis: - granulomatous disease yg etiologinya tidak diketahui. - Mulai pada usia 20-30 tahun - Biasa terjadi pada orang kulit hitam. - Dapat menyerang organ apapun, termasuk gingiva, tampak membesar, merah, lunak dan tidak sakit. FALSE ENLARGEMENT - Bukan pembesaran gingiva sesungguhnya melainkan tampak sebagai akibat pembesaran pada ukuran tulang atau jaringan. - Underlying osseous lesions: pembesaran pada tulang yang berbatasan dengan area gingiva biasanya terjadi pada torus, tapi dapat pula terjadi pada Pagets disease, fibrous dysplasia, cherubism, central giant cell granuloma, ameloblastoma, osteoma, osteosarkoma. - Underlying dental tissues: selama beberapa tahap erupsi gigi terutama pada gigi decidui, tepi gingiva bagian labial menunjukkan perubahan yang disebabkan karena tekanan pada munculnya tonjolan email.