P. 1
Keseha Tan Lingkungan

Keseha Tan Lingkungan

|Views: 4|Likes:
Published by Senti Annamalai
ikm
ikm

More info:

Published by: Senti Annamalai on Feb 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/31/2013

pdf

text

original

KESEHA TAN LINGKUNGAN : Suatu keseimbangan ekologi yg hrs ada antara mns & lingk-nya agar dapat menjamin

keadaan sehat dari manusia (WHO) a.Lingkungan Fisik (tanah, air, dan udara serta interaksi antara faktor tsb.) b.Lingkungan Biologi (semua orgnnisme: binntang, tumbuhan, mikroorganisme kecuali manusia) c.Lingkungan Sosial (social, ekonomi, kebudayaan, psiko-sosial). RUANG LINGKUP KES-LING 1. Penyediaan air minum 2. Pengolhan air buangan dan pengendalian pencemaran air. 3. Pengelolaan sampah padat, 4. Pengendolian vektor. 5. Pencegahan dn pengendalian pencemaran air tanah oleh tinja manusia. 6. Higiene makanan, 7. Pengendalian pencemaran udara. 8. Pengendalian radiasi. 9. Kesehatan kerja. 10. Perumahan dan pemukiman....dll. Masalah Kesehatan Lingkungan di Indonesia Penyediaan sarana& pengawasan kualitas air bersih;; Penyediaan sarana pembuangan kotoran Mns (tinja);; Penyediaan sarana & pengawasan pembuangan sampah;; Penyediaan sarara & pengawasan pengelolaan air limbah;; Pencemaran lingk;; Berbagai dampak negatif dr keg pembang Sampah (Refuse) adalah sebagian dari sesuatu yang tidak dipakai, tidak disenangi atau sesuatu yang harus dibuang, yang umumnya berasal dari kegiatan manusia (termasuk kegiatan industri), tetapi yang bukan biologic (human waste) dan umumnya bersifat padat (tidak termasuk air bekas). Sumber sampah : Rumah Tangga;; daerah pemukiman;; Daerah perdagangan;; Daerah Industri;; Daerah peternakan;; Daerah pertanian;; Daerah Pertnmbangan;; Dari jalan, dll Macarn jumlah dan komposisi sampah tergantung dari kebiasaan hidup masyarakat, musim/waktu, standar hidup, macam masyarakat, cara pengelolaan sampah. Jenis Jenis Sampah Berdasarkan zat pembentuk sampah dibagi: 1. Sampah organik. 2. Sampah anorganik. Berdasarkan sifat sampah: mudah membusuk, tidak mudah membusuk. mudah terbakar, tidak Dalam kesehatan l.ingkurgan pembagian sampah yang lazim: Garbage: sisa pengelolaan/makanan yang mudah busul Rubbish: bahan/sisna pengelolaan yang tidak mudah membusuk Mudah terbakar, Tidak mudah terbakar. Ashes: segala jenis abu hasil pembakaran: kayu batubara dirumah dan industri Dead animal: bangkai binatang besar Street Sweeping: kotoran yg berserakan dijalan Industrial waste: benda padat sisa hasil industri Pengelolaan Sampah 1.Penyimpanan sampah (Refuse storage): tempat sampah sementara di rumah, kantor sebelum dikumpulkan, diangkut, dibuang. 2.Pengumpulan sampah (Refuse collection) 3. Pembuangan sampah (Refuse dispossal) tmsk pengangkutnn sampah dan pemusnahan sampah. Pembuangan Sampah Hog Feeding: jenis sampah garbage untuk ternak babi Inceneraion: Sampah dibakar dengnn alat yang dirancang khusus. Sanitary Landfill: Sampah ditimbun dg tanah scr berlapis, t.u meninggikan dataran rendah, rawa, dll. Composting: Sampah diolah menjndi pupuk. Discharge to Sewers: Sampah diolah mjd partikel kecil shg dapat dibuang melalui saluran air bekas. Dumping: sampah diletakkkan ditanah;; Dumping in water: sampah dibuang ke Iaut/sungai. Landfill: Sampah ditimbun di dataran rendah/rawa;; Indivudual inceneration; Sampah dibakar sendirl. Reclycling: Sampah diolah untuk dibuat bahan-bahan yang berguna. Salvaging: Pemanfaatan kembali beberapa macam sampah yang masih dapat dipakai. Komposisi Sampah Padat: Besi/logam, Kertas, Plastik, Karet , Kain, Beling , kayu , "Garbage" , Bahan-bahan

selokan. Sblum mcapai tmpat air lap tanah. Lap tanah atas (Topsoil). dll Pupuk. Penyakit demam berdarah.Yg tmsk air permukaan adlh: sungai. tdk bau.Merupakan pemanfaatan air tanah yang paling banyak dilakukan. . Misalnya: Kolera. Misalnya Schistosomiasis.Untuk menghindari pencemaran. tanah. paku dapat melukai orang lain. pes. Terhadap lingkungan : Estetika lingkungan tidak baik. 3. Menimbulkan banjir. Fe++. Pengaruh pengelolaann sampah terhadap masyarakat & lingkungan Pengaruh baik: Untuk menimbun tanah yang kurang baik (rawa). kolera. Ion Ca" akan menjadikan air tanah menjadi sadah. Menimbulkan bau busuk. Mg++ yg semuanya merup kation logam bivalen. demam berdarah. debu-debu beterbangan. dll. Misalnya: malaria. Air pemukiman Merupakan sumber air yg plng tercemar.Aktivitas penduduk. Pejamu sementara ini hidup dalam air. asap. air hujan akan mnembus bbrp lapisan air tanah smbil berubah sifatnya. d. Standar Kimiawi: keasaman (pH) 7. sumur dangkal dibuat di hulu aliran air tanah dan sedikitnya berjarak 10-15 meter dari sumber pencemaran. MgC03 + H2C03 -> Mg (HC03)2. debu. laut Air tanah Sebagian air hujan yg sampai di tanah akan terserap ke dlm tanah & mjd air tanah. Untuk dimanfaatkan kernbali. menjadi pemukiman lapangan. Air sadah bila dipanaskan  kerak. Standar biologik: bebas dr kuman parasit. Ion lain yg ikut membuat air mjd sadah yaitu:Mg++. dll) Faktor yg mempengaruhi komposisi sampah Sumber sampah. Cema: diare. bakteri patogen seperi E. A. Colipencemaran tinja. sosial ekonomi.Peny yg tmbul krn pemakaian air utk mbrshkn alat2 dapur t. Potongan besi. standar radioaktif: tdk boleh ada benda2 radioaktif yg mungkin terkandung dlm air . mengurangi tempat kembang biak serangga dll Pengaruh negatif pengelolaan sampah Terhadap kesehatan: vektor penyakit meningkat  insiden meningkat:a. binding sumur yang tidak tembus air sedikitnya dibuat setinggi 3-5 meter dari permukaan tanah. Penyakit yang ditularkan oleh binatang seperti: taenia (cacing pita). Air hujan yang bersifat asam krn mengandung H2C03 akan bereaksi dg batuan tersebut.2-7. Water Based. danau. Sumur dangkal. Kegiatan bakteri berkurang dan reaksi seperti di atas berkurang 3.Water washed. 2. Musimiklim.4. makanan ternak. pemukiman. Penyakit yang dalam siklusnya memerlukan pejamu (host) sebagai perantara. cukup sampai mencapai air. CaC03 + H2S03 4 Ca (HC03)2.Water Borne. MUTU AIR Standar mutu air minum di Indonesia yang ditetapkan oleh Dep. Adanya sampah yang dibuang sendiri. C02 yg banyak ini akan breaksi dg air hujan dan menambah konsentrasi H2C03. jumlah zat padat (total dissolved Solids) dan bahan kimia lain tdk bpleh ada 4. Macam-macam Sumur: 1. tdk rasa tdk keruh 2. Penyakit sal. abu. asap hasil pcmbakaran dapat menimbulkan penyakit. Pencemaran udara akibat gas. Sabun sulit berbusa dalam air sadah. rawa. 2. 2. thypus. leptospirosis. Larva hidup dalam keong air 4. Kebiasaan masyarakat. sekaligus merup sumber air yg paling sering dimanfaatkan. tanah Air hujan merupakan penyubliman awan/uap air menjadi air murni yang ketika turun dan melalui udara akan melarutkan bendn-benda yang terdapat di udara. Lapisan tanah bawah (Subsoil). sehingga dapat dibuang melalui saluran air bekas. warna bening.Kes RI adalah: 1. Sr++. jamur. Bila dalam lapisan tanah terdapat batu kapur (CaC03) maka akan tjd reaksi:CaC03 + H2SO4 --) Ca (HC03)2 Kalsium bikarbonat yang terbentuk ini akan larut dalam air. di antaranya batu kapur (CaC03).dari batu. . parit. Sumur dangkal. Pada lapisan ini terdapat batu-batuan. Geografi. Standar fisik: suhu dibawah 28. Sumur dalam. typhus. 1. e. Bila airnya dangkal.Vektor2 yg berhub dg air. c. Pd lap ini tjd keg bakteria yg cukup banyak sambil melepaskan C02 yg banyak. Lapisan batu kapur (Limestone). Teknologi. Sistem pengumpulan sampah. SUMBER AIR: air hujan. 3. Pencemaran terhadap air permukaan. Kuman patogen dalam air terminum oleh manusia/hewan. bendungan. Ada 4 cara air dalam menularkan penyakit: 1. Peranan Air dalam Penularan.50C. b. Saluran air tersumbat.u di bdg higiene&sanitasi.

. mengganggu kehidupan biota air. Pengolahan air dg menambahkan Chtor (Chlorination) adalah cara yg umum dilakukan sbg upaya disinfeksi air minum. suhu dibawah suhu udara.2 mg/L Pemeriksaan keasaman air. . . 4. kolam renang. Dlm air chlor akan bereaksi dg air dan tbentuk 3 jenis chlor yg berguna sebagai disinfektan yaitu asam hypochloride. Air limbah: adalah yang tidak bersih dan mengandung pelbagai zat yang membahayakan kehidupan manusia/hewan dan lazimnya karena perbuatan manusia. coli. . melayang dan mengendap. Bila perubahan warna sesuai dengan warns standar yang . tumbuhan. 2. Oleh: Benda-benda oraganik dan anorganik. hewan. sumber air hujan. Pengukuran derajat pencemaran air: 1.1 . Penyaringan dengan saringan pasir cepat. Pengolahan tahap pertama dimana limbah padat dan cair dipisahkan. tidak berasa. 5. Air kotor yg dibuang tanpa diolah dapat menimbulkan: kontaminasi air permukaan. Angka yang tertera pada warns yang sama adalah derajat keasaman air tersebut. Lalu bandingkan perubahan warna tabung pertama dan ke 2. Bila ads yang positif E. 2. 3. Biochemical Oxygen Demand (BOD): juml O2 yg dbutuhkan o/ bakteri utk mengoksidasi bahan2 organik yg tdp dlm air scr sempurna dlm waktu & suhu tertentu (biasanya 5 hari pada suhu 20°) PENGOLAHAN AIR LIMBAH 1. Disinfeksi chlorinasi.menuryukkanangka 0 2 maka air tersebut mengandung clor sebanyak 0. Mengukur kadar oksigen terlarut (ppm)..2 ppm. jumlahnya harus <3 per 50 cc air atau <4 per 100 cc atau <7 per 200 cc atau <13 per 500 cc air. BAKTERIOLOGIS: Pemeriksaan dengan prosedur Membrane Filter Technique --> 90% contoh air yang diperiksa selama 1 bulan harus bebas E. Cara mengukur kadar O2 dalam air I. 10 menit. Chemical Oxygen Demand (COD) adlh jumlah oksigen yg dibutuhkan o/ bakteri u/ mengoksidasi bahan2 organik yg tdpt di dlm air scr sempurna mgunakan zat oksidator (K2CrO7). bau sbg hasil dekomposisi anaerobik dari zat organik. Air limbah diencerkan sampai 20-40 kali. hanya saja indikator yang dipakai adalah zat methyl merah atau methyl biru. coli. gas . pendangkalan sungai akibat proses dekomposisi aerobik dan anaerobik yg menghasiikan lumpur. Mengukur adanya E.penyimpanan. 6 distribusi. Pemeriksaan Kadar chlor dan pH adalah 2 cara yang paling dilakukan untuk pemeriksaan kimiawi air. 3. Indikator kumia air minum: -Kadar Chlor dalam air. 2. Ion hypochloride dan molekul chlor. Coli dalam air. Pengolahan Air Minum Pengolahan air permukaan (sungai. danau) pd dsrnya meliputi proses2sbb: 1. comberan Pencemaran air: Oleh: Limbah padat. tidak berbau. cair. 4.Caranya sama dengan pemeriksaan kadar chlor. Industri {Industri waste). Rumah tangga (Domestic sewage).PEMERIKSAAN AIR MINUM: FISIK: Tidak berwarna. Jumlah chlor yg dibutuhkan tergantung dr kualitas air. Perusahaan (Commercial waste): hotel. Penting dalam menilai kwalitas air apakah dapat digunakan oleh manusia. AIR LIMBAH Sekitar 80% air yang digunakan akan dibuang 4 air buangan. Sumber: 1. Sesuaikan perubahan warna yang terjadi dengan warna standar.Ambil air 100 cc pada 2 tabung terpisah. Pengendapan lumpur: tanpa bantuan koagulan dan dengan bantuan koagulan. restoran. Tabung lain sebagai kontrol tanpa diberi apa-apa. Preliminary treatment. jernih. Mengukur zat-zat yang mengendap dalam air limbah (ppm). 2. 4. 2.0. Pemisahan benda-benda terapung. Dilution (Pengenceran). sesuaikan perubahan warna tsb pd warna standar yg ada pd comperator. Mengukur suspended solid (ppm) 3. Sebagian besar air yg akan dibuang hrs diolah terlebih dahulu. salah satu tabung diberi 3-4 tetes orthotoluinine lalu didiamkan.Diukur dengan alat comperatordengan zat orthotoluinine sebagai indikator. Kadar chlor untuk air minum yg sesuai dg kesehatan: 0..

indole dan skatol. Anaerobik: terjadi bila terdapat bakteri bakteri yang bersifat anaerobik dan fakultatif anaerobik. 6. OR. yaitu rawa. Kuantitas faeces dipengaruhi oleh keadaan fisiologis. amides. Mengalirkan udara ke dlm air limbah sehingga tjd proses biologis o/bakteri aerob. ski air. Penerapan teknologi tepat guna yaitu mudah digunakan. 5.krikil. wadah dan saluran air. pengukuran pH berkaitan dg proses p’olahan biologis krn pH kecil akan lebih menyulitkan t. Mkn rndh DO mkin tnggi kandungan zat organiknya E. Kebudayaan  kebiasaan membuat sumur tanpa bibir dan membuang tinja. Dibagi 3 golongan sesuai dg kegunaannya. Activated sludge. 3Tidak mengkontaminasi air permukaan. Urin : 6001130 gram/hari tergantung kelembaban dan suhu udara. 1. asam organik. Air limbah diendapkan di dalam septik tank sehingga terbentuk sedimen.u dibuang ke tempat terbuka G. D. kebudayaan dan kepercayaan. Penyaringan air limbah dengan saringan pasir atau batu koral. dan binatang (Tikes. konstruksi murah. Meteorologi  curah hujan tinggi/rendah. Bila udara tidak cukup / habis  terjadi kembali proses anaerobik bau Berapa jarak yang aman antara lubang kakus dengan sumber air minum. 3. kandungan bakteri. Pemberian zat disinfektan pd air limbah sebagai tahap lanjutan pengolahan air limbah. Stabilization pond. 4.d sebagian besar air. Diukur dg jumlah bakteri E. Kakus lubang gali (pit privy=tempat tinja di dalam lubangbawah injakan 3. Kandungan zat padat (Total solids. 2. Zat-zat yang mengandung Sulfur akan terurai menjadi hidrogen sulfida (H2S) dan mercaptam Indole. 3. Badan air kelas C: airnya digunakan utk perikanan darat. Kandungan zat organik (Mengukur BOD).Tidak dianjurkan sebab tidak sesuai dengan prinsip kesehatan. Badan air adalah tempat dan wadah di atas permukaan daratan yang terisi dan atau menghasilkan air. pH. protein dan nitrogen terurai menjadi amoniak.. Proses aerobic: Terjadi jika terdapat bakteri bersifat aerob dan fakultatif aerob. Kandungan zat organik Nitrogen dalam senyawaan Nitrat.coli pada 100 ml air F. T. 02 dan C02 dr udara. 5. air buangan biasanya tdk berbeda dg suhu udara tp lebih tinggi dr suhu air minum Tinja atau faeces adalah kotoran manusia hasil dari proses pemisahan dan pembuangan zat padat di dalam saluran pencernaan yang tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh. Air limbah ditempatkan pd lubang galian yg luas/danau proses biologis aerob. dll. B. D. Pb. Cd.). sulfur. Beberapa parameter yang digunakan untuk mengukur kualitas air buangan: A. 2.porositas n permeabilitas tanah (pasir. danau. skatol.Topografi  kemiringan tanah. Zat-zat karbon. suhu. 1. Kakus cair (Aqua Privy) penampung tinja dibuat kedap air dan berisi air terletak di bawah injakan. asam phosfor. HidrogeologiKdlmn air tanah. b. Tidak dapat dicapai oleh lalat. 4. 6. Badan air kelas B: airnya digunakan u/ pemandian alam dan pertanian yang hasilnya dimakan tanpa dimasak lebih dulu. Terbentuk nitrat dan sulfat yang berguna bagi tanaman. dll. Sedimentation of sewage. Disinfection. dissolved solids). Badan air kelas A: Badan air yang airnya digunakan untuk air baku. renang. 2Tidak mengkontaminasi sumber air tanah. zat-zat organik dan zat anorganik seperti nitrogen. Oksigen dlm air dpt diket dg m’ukur DO (Dissolved Oxygen). t. pesiar. gas H25. H2S dan mercaptant berbau tak sedap dan merupakan pertanda khas kotoran manusia. Filtration. Orang asia: 200-400 g/hari (Berat basah) Eropa-amerika : 100-150 gram/hari. C. 7. keindahan. 5. . Cara-cara Pembuangan Tinja 1. Syarat pembuangan tinja: 1Tidak mengkontaminasi permukaan tanah. batu kapur. pemeliharaan mudah serta mggunakan bahan2 yg ada di dae setempat. Frekuensi pemompaan  makin sering pergerakan air makin cepat. Proses larva (minggu-bulan). Gas 4 Adanya gas N2. Di atas permukaan tanah. suspended solids.. NH3 n CH4 dr proses dekomposisi air buangan. methane. sungai.liat (tbaik). Proses berjalan cepat (beberapa jam). 4. Phospor dalam total phospor dan H20 dalam zat beracun dan logam berat seperti Hg.3. Tidak berbau dan pandangan yang tak sedap. 2. kecoa.. Menurut MacDonald untuk daerah tropis volume normal 280-530 gram/hari. asamasam amino. Proses penguraian tinja: a.

Infant Mortality Rate = IMR : Bnyaknya kmatian bayi b’umur dbwh 1th/1000 klahiran hidup dlm 1 th Angka fertilitas total =Total Fertility Rate : Taksiran jumlah total anak yang dilahirkan oleh 1000 wanita bila para wanita tersebut secara terus menerus hamil pada saat mereka berada dalam tingkat fertilitas menurut usia mereka pada saat sekarang. Prevalens = Prevalence: Jumlah kasus. Imunisasi dasar : Pberian imunisasi awal utk mcapai kadar kekebalan diatas ambang perlindungan. escericia coli. Angka pengukuran ini umum digunakan pada penyakit menular. Kakus kimia. Kakus empang. Keadaan ttt yg rentan tjadinya KLB adlh bencana dan keadaan darurat. Penyebutan ini hanya diberlakukan pada saat KLB. Dsamping peny mnular. Crude Birth Rate = CBR : Jumlah kelahiran selama 1 tahun tiap 1000 penduduk. alat transportasi: disinfeksi. peny yg juga dpt mnimbulkan KLB adlh penyakit tdk mnular n keracunan. Insidens : Jumlah kasus baru. Cara terbaik pembuangan tinja dan air buangan rumah tangga. Endemi = Endemic : Kberadaan peny atau agen infeksi scr trs mnerus pd populasi ttt atau wil ttt. kejadian. Jumlah kematian Akibat penyakit dalam periode waktu tertentu/Jumlah penyakit yang terdiagnosa dlm periode waktu yg sama X 100 % Attack Rate = angka serangan : Jumlah kejadian/kasus baru yang terjadi pada Kejadian Luar Biasa (KLB) yg mgambarkan masalah di lokasi KLB. Dibangun di atas empang. Prevalence Rate= Angka Prevalens : Jumlah semua kasus. sementara 6. campylobacter. Epidemi = Epidemic : Timbulnya kasus penyakit atau suatu kejadian di dalam suatu populasi atau wilayah yang melebihi keadaan yang biasa dianggap normal. Angka prevalens pling sring dgunakan utk penyakit atau kejadian yg berlangsung lama. atau kunjungan ke pusat pelayanan kesehatan pada populasi tertentu dalam masa tertentu secara periodik. n merup keadaan yg dpt mjurus pd terjadinya wabah. Kriteria: timbulnya peny menular yg sebelumnya tdk ada atau tdk dikenal.4. staphylococcus aureus. Jg dipakai utk mnyatakan insidens kasus baru peny yg slalu ada dlm keadaan mantap di suatu wilayah. sungai atau rawa. Sifatsifat penyakit. yi: salmonella. Menteri menetapkan n mcabut daerah ttt dlm wilayah indonesia yg terjangkit wabah sbg dae wabah. peningkatan kejadian terus menerus dlm 3 kurun waktu berturut turutt. sehingga bila kelak ia terpapar dg penyakit tersebut tidak akan menderita penyakit tersebut. menginaktifkan bakteri yg tumbuh cepat dlm susu. yersinia. 5. SKDN : Data Balita pada kegiatan penimbangan di Posyandu yang artinya: S = jumlah seluruh Balita yang ada di wilayah kerja Posyandu K = jumlah Balita yang memiliki KMS pada bulan yang bersangkutan . Epidemiologi: ilmu yg mpelajari peny n determinan ato f’ yg mnentukan tjadinya suatu peny pd pend KLB = Kejadian Luar Biasa = Timbulnya atau mningkatnya kjadian ksakitan atau kematian yg bmakna scr epidemiologis pd suatu daerah dlm kurun waktu tertentu. CFR = Case-fatality Rate : Persentase org yg mninggal di antara org yg m’alami suatu penyakit. Pandemi = Pandemic : Wabah yang meliputi wilayah yang sangat luas Imunisasi: Suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Biasahya dibangun di tempat rekreasi. atau keadaan pada titik waktu tertentu dibagi dengan jumlah total populasi yg terkena risiko pd titik waktu yg sama. Angka ini dapat menjawab pertanyaan: Berapa rata-rata jumlah anak yang dapat dilahirkan seorang wanita selama masa hidupnya. Septic Tank. CFR>50% Wabah : Berjangkitnya suatu penyakit menular dlm masyarakat yg jumlah penderitanya mningkat secara nyata melebihi dr pd keadaan yg lazim pd waktu n dae ttt serta dpt mnimbulkan malapetaka. atau keadaan pada populasi tertentu pada satu titik waktu tertentu. Untuk menentukan ada tidaknya jumlah kasus yang melebihi normal perlu diketahui insidens kejadian sebelumnya pada daerah yang sama. listeria. kejadian. kejadian. dan musim harus diperhitungkan. peningkatan kesakitan 2x atau lebih. wilayah. Sanitasi: usaha pengawasan thd faktor2 lingk yg dpt merup mata rantai penularan peny Ambien: adl buangan yg sudah masuk dlm udara Food infection: gejala penyakit yg timbul krn mikroorganisme masuk dan berkembang biak dlm tubuh lewat bhn makanan Food Intoxication: gejala sakit yg timbul krn makan racun yg tdpt dlm bahan makanan Pasteurisasi: proses sanitasi susu dg pemanasan pd suhu 161oF selama 15 detik.

52 gr. ? Ketersediaan dan kecukupan vaksin.7 gr urveilance: keadaan pengamatan dan pengawasan scr terus menerus thd distribusi penyebaran penyakit menular serta faktor2 yg mempengaruhi dlm ketepatan dan kelengkapan yg cukup utk tindakan penanggulangan yg efektif .58. peralatan rantai vaksin dan alat suntik.3 gr. fasilitasi dan pembinaan. ? Membangun kemitraan dan jejaring kerja. Rantai vaksin adalah pengelolaan vaksin sesuai dengan prosedur untuk menjaga vaksin tersimpan pada suhu dan kondisi yang telah ditetapkan. Trisodium sitrat anhidrat 0. ? Memanfaat perkembangan metoda dan teknologi.D = jumlah Balita yang datang ke Posyandu dan ditimbang N = jumlah Balita yang datang ke Posyandu dan naik berat badannya Pojok Oralit (Pojok URO)didirikan sebagai upaya terobosan untuk meningkatkan PSP masy/ ibu RT. Oralit: nacl 0. Pojok Oralit : bagian dr suatu ruangan di puskes (sudut ruangan tunggu pasien) dg 1-2 meja kecil seorang petugas puskesemas dapat mempromosikan URO kepada ibu-ibu yang sdang menunggu giliran utk suatu pemeriksaan bila ssorg pnderita mmerlukan URO. maka pndrita tersebut dapat duduk di kursi dibantu o/ ibu/ keluarganya utk melarutkan dan meminum oralit selama waktu observasi 3 jam Strategi imunisasi: ? Memberikan akses (pelayanan) kepada swasta dan masyarakat. glukosa anhidrat 2. ? Pelayanan imunisasi dilaksanakan oleh tenaga profesional/terlatih. ? Menerapkan sistem Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) untuk menentukan prioritas kegiatan serta tindakan perbaikan. baik yg brasal dr kader maupun masy mel pojok URO dhrpkan dpt mningkatkan kepercayaan masyarakat dan petugas terhadap tatalaksana penderita diare khususnya dg upaya rehidrasi oral. ? Pelaksanaan sesuai dengan standar. ? Meningkatkan advokasi. kader n petugas kes dlm tatalaksana penderita diare Pojok Oralit jg merup sarana rujukan pnderita diare. KCl 0.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->