You are on page 1of 2

Tromboemboli dan Perdarahan

Tromboemboli merupakan salah satu penyebab sakit dan kematian yang banyak terjadi. Tromboemboli vena merupakan penyakit vascular yang umum dengan gejala samar sehingga biasanya tidak disadari. Tromboemboli vena ditandai dengan adanya bekuan darah (thrombus) maupun adanya bekuan darah yang melayang-layang dan ikut aliran darah (embolus) di pembuluh vena dan mengakibatkan sumbatan aliran darah. Tromboemboli vena penyakit yang perlu ditangani karena akibat nya fatal dan memerlukan biaya yang tidak sedikit dalam perawatannya. VTE sangat berkaitan dengan thrombosis vena dalam (deep vein thrombosis/DVT) yaitu terjadinya bekuan darah (thrombosis) pada system vena dalam. Bisa terjadi di pembuluh vena pada tungkai bawah maupun tungkai atas. Trobosis vena dapat menghambat aliran darah secara total maupun sebagian. Berdasarkan tritunggal Virchow, thrombosis vena terjadi karena adanya perlambatan aliran/statis darah, kerusakan pada dinding pembuluh darah, dan adanya peningkatan kecenderungan gumpalan darah (hiperkoagubilitas). Apabila salah satu factor ini tidak ditemukan (tidak ada) thrombosis vena pun tidak terjadi. Di Eropa, terdapat nya bekuan darah di pembuluh vena merupakan penyebab kematian lebih banyak dibandingkan dengan penyakit AIDS, kanker payudara, kanker prostat, dan kombinasi kecelakaan. Selain itu, tromboemboli pada vena menyebabkan kematian lebih dari 500.000 orang di Eropa setiap tahunnya. Tidak berbeda jauh dengan di Indonesia, kasus seperti ini banyak sekali yang menyebabkan kematian. Kasus ini banyak terjadi karena gejala nya yang samar sehingga sulit diketahui secara dini.

Hal ini dapat terjadi karena . diabetes mellitus.Kelainan ini sering merupakan penyulit atau menyertai penyakit lain misalnya. gagal jantung. emboli paru . varises vena. dan kerusakan arteri.