PERUBAHAN ALIRAN DARAH & RESPIRASI SELAMA BEROLAHRAGA

Pusparasmi Mas Ayu Suprabha

PERUBAHAN ALIRAN DARAH • Olahraga yang berat merupakan beban terbesar yang dihadapi sistem sirkulasi normal karena aliran darah di dalam otot dapat meningkat sampai >20 kali lipat. • Aliran darah total ke otot dapat menjadi sedemikian besar sehingga meningkatkan curah jantung sebesar 5 kali normal dan pada atlet yang terlatih bisa mencapai 6-7 kali normal. .

aliran darah yang melalui otot rangka rata-rata 3-4 ml per menit/100 gr otot (Guyton :3. • Selama kontraksi aliran darah ke otot menurun dan meningkat diantara waktu kontraksi. Itu disebabkan karena adanya penekanan pembuluh darah saat otot berkontraksi.Kecepatan Aliran Darah Melalui Otot • Selama istirahat.6). kecepatan ini bisa meningkat 15-25 kali. aliran darah dapat terhenti sama sekali . sehingga naik menjadi 50-80 ml /100 gr otot (Guyton :90). Selama olah raga/latihan maksimal. Selama kontraksi tetanik yang kuat.

hanya 20-25 % kapiler otot yang terbuka.Selama istirahat. Tetapi waktu beraktivitas berat. semua kapiler dibuka untuk memasok oksigen dan nutrisi lain yang diperlukan otot untuk berkontraksi. .

dinding pembuluh darah tidak dapat mempertahankan kontraksinya bila tidak ada oksigen dan defisiensi oksigen menyebabkan pelepasan beberapa zat vasodilator (ion kalium. asetilkolin. Faktor terpenting adalah karena berkurangnya oksigen didalam jaringan otot yang menyebabkan vasodilatasi karena. asam laktat dan karbondioksida) .Pengaturan Aliran Darah Setempat Besarnya peningkatan aliran darah otot yang terjadi selama latihan maksimal disebabkan oleh efek-efek setempat di dalam otot tersebut yang bekerja secara langsung pada arteriol untuk menyebabkan vasodilatasi yang disebabkan beberapa faktor. adenosin trifosfat.

Peningkatan tekanan arteri . Peningkatan curah jantung 3. Pencetusan susunan saraf simpatis secara besarbesaran 2.Penyesuaian Sirkulasi Selama Latihan Maksimal Tiga efek utama yang timbul selama latihan yang penting bagi sistem sirkulasi untuk memberikan aliran darah yang sangat banyak yang diperlukan otot adalah: 1.

Kedua. pertama. Jadi.Pencetusan susunan saraf simpatis secara besar-besaran • Saat permulaan latihan. semua pembuluh darah dari sirkulasi perifer berkontraksi (vasokonstriksi)dengan kuat kecuali pembuluh didalam otot yang aktif . . jantung dirangsang untuk mensuplai darah ke otot yang aktif dan untuk sementara mengurangi suplai darah di tempat lain.jantung dan otak. sinyal tidak hanya dikirimkan dari otak ke otot untuk menimbulkan kontraksi otot tetapi juga dari medula spinalis ke dalam pusat vasomotor untuk memulai pencetusan saraf simpatis secara besar-besaran. • Oleh karna itu. Secara bersamaan sinyal parasimpatis ke jantung diturunkan. jantung dirangsang untuk meningkatkan frekuensi jantung dan kekuatan pemompaan.

Vasodilatasi setempat meningkatkan aliran balik darah vena ke jantung. Jantung sebaliknya memompa darah tambahan ini dan segera mengembalikannya ke otot melalui arteri-arteri.Peningkatan curah jantung • Peningkatan curah jantung selama latihan terutama disebabkan oleh vasodilatasi setempat yang kuat di dalam otot yang aktif. .

bila jumlah darah yang meningkat mengalir dari vena ke jantung dan memperbesar ruangan-ruangannya. Dan curah jantung pun meningkat dan menyebabkan peninggian tekanan darah. . otot jantung berkontraksi dengan kekuatan yang bertambah dan memompa volume darah lebih banyak.Mekanisme jantung meningkatkan curahnya • Dengan hukum Frank-Starling.

Karena tekanan arteri tergantung pada curah jantung dan derajat vasokonstriksi arteriol. jika arteriol di salah satu jaringan berdilatasi. tetapi juga ke otak. . hampir selalu mening katkan tekanan arteri selama latihan. yang harus mendapat pasokan darah konstan • Karena adanya vosokonstriksi di pembuluh darah selain pembuluh darah di otot yang aktif. sehingga darah mengalir tidak saja ke jaringan yang mengalami vasodilatasi.Peningkatan tekanan arteri • Aliran darah ke suatu jaringan tergantung pada gaya pendorong berupa tekanan darah arteri rata-rata dan derajat vasokonstriksi arteriol-arteriol jaringan tersebut. arteriol di jaringan lain akan mengalami konstriksi untuk mempertahankan tekanan darah arteri yang adekuat.

Tetapi pada keadaan maksimun pria yang tidak terlatih : 3600 ml/mnt. .PERUBAHAN RESPIRASI • Konsumsi oksigen normal pada pria dewasa muda sewaktu istirahat adalah sekitar 200ml/menit. • Pada latihan maksimal. penggunaan oksigen dan pembentukan karbon dioksida dapat meningkat sebesar 20 kali lipat. pelari maraton pria : 5100 ml/mnt. pria rata-rata terlatih dalam atletik : 4000 ml/mnt.

Reseptor-reseptor di sendi dan otot yang tereksitasi selama kontraksi otot akan secara reflex merangsang pusat pernafasan dan dengan cepat meningkatkan ventilasi. Hal ini serupa dengan penyesuaian kardiovaskuler yang dimulai oleh korteks motorik pada permulaan olahraga. Refleks yang berasal dari gerakan tubuh.Penyebab tingginya frekuensi pernafasan 1. Impuls dari Korteks serebri. Terutama pada permulaan olah raga. daerah motorik korteks serebri secara simultan merangsang neuron pernafasan medula dan mengaktifkan neuron neuron motorik otot. Dengan cara ini. Bahkan gerakan pasif anggota badan meningkatkan ventilasi beberapa kali lipat melalui pengaktifan reseptor tersebut walaupun sebenarnya tidak terjadi olahraga. daerah motorik otak meningkatkan aktivitas ventilasi dan sirkulasi untuk menunjang aktivitas fisik yang segera dimulai 2. .

Peningkatan suhu tubuh. Pengeluaran epinefrin. Kadar epinefrin dalam sirkulasi meningkat selam olahraga sebagai respon terhadap pembentukan potensial aksi di sistem saraf simpatis yang menyertai aktivitas fisik. Mekanisme pengeluaran panas. tidak mampu mengimbangi peningkatan produksi panas yang menyertai aktifitas fisik tersebut. .3. sehingga panas yang terkait olahraga ini akan mempercepat frekuensi pernafasan 4. Banyak energi yang dihasilkan selama kontraksi otot diubah menjadi panas dan bukan menjadi kerja mekanis. Karena peningkatan suhu tubuh merangsang ventilasi. sehingga suhu tubuh sedikit meningkat selama olahraga. Hormon medula adrenal epinefrin juga merangsang ventilasi. misalnya berkeringat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful