RINGKASAN ANTIBIOTIK Antibiotik yang bersifat Bakteriostatik Nama Golongan Cara Kerja

Analog struktural asam p-Amino Benzoat yang penting untuk sintesis asam folat pada bakteri Inhibitor dihidrofolat reduktase Menghambat DNA girase (enzim yang menekan DNA bakteri menjadi superkoil)

Nama Obat
Sulfadiazin Sulfametoksazol

Indikasi
Khususnya pada infeksi toxoplasma gondii Bersama dengan trimetoprim pada infeksi saluran cerna dan infeksi genitalia Infeksi saluran kemih bawah sederhana Infeksi pernafasan Kuinolon: Terbatas sebagai antibiotik saluran kemih khususnya sistisis akut Fluorokuinolon: Infeksi bakteri gram (+) dan gram (-), utamanya gram (-) Infeksi saluran kemih Infeksi saluran cerna Infeksi saluran napas Penyakit menular seksual Infeksi tulang dan sendi Infeksi kulit dan jaringan lunak Kuinolon baru: Infeksi baik oleh gram (+) maupun gram (-)

Sediaan dan Dosis
Cotrimoksazol (Trimetoprim + Sulfametoksazol) Oral : 480 mg (80 mg trimetoprim + 400 mg sulfametoksazol)

Efek Samping
Reaksi alergi meliputi ruam kulit (morbiliformis atau urtikaria), kadang disertai demam. Efek berat berupa Sindrom Steven Johnson. Efek samping hampir sama dengan golongan sulfonamid Saluran cerna: mual, muntah, rasa tidak enak di perut Susuna saraf pusat: sakit kepala dan pusing. Bentuk beratnya berupa halusinasi, kejang dan delirium. Hepatotoksik (jarang) Kardiotoksik (jarang dan terbatas pada jenis tertentu) Disglikemia (khusus gatifloksasin)

Sulfonamid

Trimetoprim

Trimetoprim Kuinolon dan Fluorokuionolon

Kuinolon: Asam nalidiksat Asam piromidat Asam pipemidat Sinoksasin Fluorokuinolon: Ciprofloksasin Norfloksasin Levofloksasin Ofloksasin Quinolon baru: Moksifloksasin Gatifloksasin Gemifloksasin

Asam nalidiksat Sediaan: 500 mg tab Dosis: 4 x 500-1000 mg/hari Siprofloksasin Sediaan: 250, 500, 750 mg tab 200 dan 400 mg IV Dosis: 2 x 250-500 mg oral Gonore 1 x 250 mg oral 2 x 200-400 mg IV Ofloksasin Sediaan: 200, 400 mg tab 200 mg IV Dosis: 1-3 x 100-200 mg baik oral maupun injeksi Levofloksasin Sediaan: 250, 500 mg tab 500 mg/100 mL

IV Dosis: 1 x 250-500 mg oral 1 x 500 mg IV/24 jam Menghambat sinteis atau merusak DNA bakteri dengan mengurangi gugus nitro Metronidazol Tinidazol Infeksi bakteri anaerob Tinidazol  giardiasis Gangguan gastrointestinal 5-Nitroimidazol .