PROSES BISNIS Proses bisnis (business process) dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari proses dan berisi kumpulan

aktifitas (tasks) yang saling berelasi satu sama lain untuk menghasilkan suatu keluaran yang mendukung pada tujuan dan sasaran strategis dari organisasi. Suatu proses bisnis yang baik harus memiliki tujuan-tujuan seperti mengefektifkan, mengefisienkan dan membuat mudah untuk beradaptasi pada proses-proses didalamnya. Artinya proses bisnis tersebut harus merupakan proses bisnis yang berorientasikan pada jumlah dan kualitas produk output, minimal dalam menggunakan sumber daya dan dapat beradaptasi sesuai dengan kebutuhan bisnis dan pasar. Pengelolaan bisnis proses yang baik akan memberikan keuntungan-keuntungan pada organisasi perusahaan yang banyak, yaitu : 1. Organisasi dapat lebih memfokuskan diri pada kebutuhan customer. 2. Organisasi mampu mengendalikan dan memprediksi setiap perubahan yang terjadi di lingkungan dalam ataupun luar. 3. Organisasi mampu memperbaiki tingkat penggunaan sumber dayanya sehingga dapat menekan biaya pemakaian serendah mungkin. 4. Organisasi dapat mengelola dengan baik interrelasi proses-proses antar bagian yang ada. Keuntungannya adalah :  Organisasi dapat memonitor secara sistematik aktifitas-aktifitas pada setiap proses pada bisnis prosesnya.  Organisasi dapat dengan mudah menemukan kesalahan dalam proses dan memperbaikinya secepat mungkin.  Organisasi dapat memahami proses setiap perubahan input menjadi output pada bisnis prosesnya.  Organisasi mampu melakukan pengukuran pada setiap perubahan pada kondisi perusahaan.  Organisasi dapat memahami setiap proses dan metode dari proses yang benar. Suatu proses bisnis adalah “satu rangkaian aktivitas yang diharapakan untuk memenuhi tujuan strategis dari suatu organisasi.”  Operating Events adalah suatu aktivitas operasi yang dilaksanakan di dalam proses bisnis untuk menyediakan barang dan jasa untuk konsumen.  Information Events termasuk tiga aktivitas : merekam data tentang kejadian operasi, pemeliharaan data referensi yang penting untuk organisasi, dan melaporkan informasi yang dibutuhkan untuk manajemen dan pengambil keputusan yang lain.  Decision/Management Events adalah aktivitas dimana manajemen dan orang lain membuat keputusan tentang perencanaan, pengawasan dan evaluasi proses bisnis. 1. Penjualan, piutang, dan penerimaan kas Aktivitas pengendalian-Penjualan dan Piutang Aktivitas pengendalian sistem penjualan kredit diperlukan untuk menghindari kemungkinan adanya salah saji dalam transaksi-transaksi yang terkait dengan pendapatan. Umumnya, aktivitas pengendalian yang relevan dalam audit siklus pendapatan dapat digolongkan menjadi beberapa kebijakan dan prosedur yang berkaitan dengan: a. Review kinerja. Aktivitas pengendalian ini mencakup review sesungguhnya dari transaksi penjualan kredit dibandingkan dengan anggaran, prakiraan, atau kinerja periode sebelumnya. b. Pengolahan informasi. Dua pengelompokan untuk aktivitas pengendalian jenis ini adalah pengendalian umum dan pengendalian aplikasi. Pengendalian ini membantu menetapkan bahwa transaksi penjualan adalah sah, diotoriasi semestinya, dan diolah dengan lengkap dan akurat. c. Pengendalian fisik. Aktivitas ini mencakup keamanan fisik aktiva yang dijual, termasuk penjagaan memadai seperti fasilitas yang terlindungi dari akses yang tidak dikehendaki. d. Pemisahan tugas. Pembebanan tanggung jawab ke orang yang berbeda untuk memberikan otorisasi transaksi penjualan kredit, pencatatan transaksi penjualan kredit, menyelenggarakan penyimpanan aktiva yagn dijual dimaksudkan untuk mengurangi kemungkinan atau kesempatan orang untuk berbuat curang. Dokumen dan catatan: 1. Order pelanggan Permintaan untuk membeli barang dagangan dari pembeli diterima perusahaan langsung dari pembeli atau melalui pegawai bagian penjualan. 2. Order penjualanFormulir yang digunakan sebagai dasar pemrosesan transaksi dan mengolah pesanan dari pembeli oleh pihak penjual. 3. Dokumen pengirimanDokumen ini digunakan untuk menunjukkan detail dan tanggal setiap pengiriman. 4. Faktur penjualanDokumen ini berisi keterangan atau hal-hal yang berkaitan dengan suatu penjualan, seperti jumlah yang harus dibayar pembeli, termin, dan tanggal penjualan.

aktivitas pengendalian yang relevan dalam audit siklus penjualan dapat digolongkan menjadi beberapa kebijakan dan prosedur yang berkaitan dengan: 1. Disamping itu. 3. Pengendalian fisik. 6. Fungsi pengiriman juga mengisi dan menyiapkan dokumen pengiriman. dan diolah dengan lengkap dan akurat. atau kinerja periode sebelumnya. 8. termasuk penjagaan memadai seperti fasilitas yang terlindungi dari akses yang tidak dikehendaki. Aktivitas pengendalian-Transaksi Penerimaan Kas Umumnya. Jurnal penjualanJurnal yang berisi daftar semua transaksi penjualan yang telah dilaksanakan. 4. Fungsi yang terlibat dalam pengolahan transaksi penjualan kredit meliputi:  Fungsi penerima order pelanggan Fungsi ini bertugas untuk menerima order pelanggan. Pemisahan ini dimaksudkan untuk mencegah pengiriman barang tanpa otorisasi. Remittance advice. Aktivitas pengendalian ini mencakup review sesungguhnya dari transaksi penjualan dibandingkan dengan anggaran.  Fungsi pencatatan penjualanPencatatan yang tepat atas transaksi penjualan ke dalam jurnal penjualan maupun buku pembantu piutang dagang. Penerimaan kas dicatat dalam jurnal dengan jumlah yang salah. Penerimaan kas telah disetor ke bank tetapi belum dicatat dalam jurnal penerimaan kas. menyelenggarakan penyimpanan aktiva yagn dijual dimaksudkan untuk mengurangi kemungkinan atau kesempatan orang untuk berbuat curang. 4. Dokumen ini akan dipakai sebagai bukti bahwa barang benar-benar telah dikirim. 9. Pengecekan tersebut dapat dilaksanakan dengan cara melacak ada tidaknya nama pelanggan dalam daftar pelanggan atau dalam master file piutang dagang.  Fungsi pengiriman barang dagangFungsi ini harus dipisahkan dari ketiga fungsi sebelumnya. File induk pelangganBerisi informasi untuk pengiriman dan penagihan ke masing-masing pelanggan. Pengolahan informasi. Pembebanan tanggung jawab ke orang yang berbeda untuk memberikan otorisasi transaksi penjualan. Aktivitas ini mencakup keamanan fisik aktiva yang dijual. baik laporan posisi keuangan maupun laporan laba rugi. 2. 7. Pencatatan penerimaan kas dilakukan pada periode akuntansi yang salah.  Fungsi penagihan pada pelangganFungsi ini bertanggungjawab untuk membuat dan mengirimkan faktur penjualan bernomor urut kepada pelanggan. Penagihan ini harus dilaksanakan dengan efektif. untuk dikembalikan bersama pembayaran. . Penerimaan kas telah dicatat dalam jurnal penerimaan kas tetapi belum disetor ke bank. Review kinerja. 2. Daftar hargaSuatu daftar atau file induk komputer yang berisi harga resmi yang ditetapkan untuk semua barang yang ditawarkan perusahaan. Pemisahan tugas. Kesalahan dalam penjurnalan ini dapat mengakibatkan kesalahan yang signifikan dalam laporan keuangan. Laporan piutang bulananLaporan ini dikirimkan ke setiap pelanggan secara bulanan. Aktivitas pengendalian dapat dilakukan untuk menghindari: 1. prakiraan.5. merupakan salah satu bagian penting dalam proses akuntansi. File induk piutang usahaBerisi informasi tentang transaksi penjualan dengan masing-masing pelanggan dan saldo tagihan kepada pelanggan. Penerimaan kas telah salah diposting. 3. efisien & tepat waktu. Pemahaman fungsi-fungsi yang terlibat dalam siklus penjualan kredit sangat berguna untuk memahami bagaimana silkus ini dilaksanakan. Dua pengelompokan untuk aktivitas pengendalian jenis ini adalah pengendalian umum dan pengendalian aplikasi.  Fungsi persetujuan kreditFungsi ini dipegang oleh departemen kredit yang bertugas untuk menentukan layak tidaknya suatu penjualan kredit dilakukan sesuai kebijakan kredit dari manajemen. Aktivitas pengendalian sistem penjualan diperlukan untuk menghindari kemungkinan adanya salah saji material yang disebabkan oleh lemahnya pengendalian yang ada. Pengendalian ini membantu menetapkan bahwa transaksi penjualan adalah sah. 5. diotoriasi semestinya. Fungsi ini harus mengecek layak tidaknya order tersebut diterima sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan manajemen. 10. serta batas kredit masing-masing pelanggan. Dokumen dan catatan a. pencatatan transaksi penjualan. Persetujuan kredit dapat dinyatakan melalui penandatanganan bagian kredit atas order penjualan. limit kredit yang diberikan atas setiap pelanggan harus diperhatikan. File transaksi penjualanSuatu file komputer yang berisi transaksi-transaksi penjualan yang telah dilaksanakan. yaitu dokumen yang dikirim ke pelanggan bersama dengan faktur penjualan.

kebanyakan perusahaan meminta pelanggan untuk membayar dengan menggunakan cek. termin potongan harga. Pencatatan penerimaan kas Fungsi ini meliputi penjurnalan penerimaan kas melalui kasa maupun pos. Register voucher. g. pembayaran kas yang diterima. yaitu dokumen yang dibuat atas setiap barang yang diterma dari pemasok. yaitu buku pembantu untuk mencatat pembelian nidividual. Ada tiga fungsi yang terkait dalam transaksi penerimaan kas. Order pembelian. Prelist. merupakan dokumen permintaan yang dibuat oleh karyawan berwenang. Pembelian. f. Laporan penerimaan barang. e. dan pembayaran kas Aktivitas Pengendalian-Pembelian dan Utang Dagang Dokumen dan catatan a. yaitu dokumen yang mengindikasikan nama pemasok. c. harga termasuk biaya pengangkutan dan asuransi. Risiko lainnya adalah kemungkinan kesalahan yang terjadi dalam pengolahan selanjutnya atas kas yang diterima. atau yang diolah selama satu hari tersebut. dokumen ini berisi data deskripsi dan kuantitas barang yang diterima. Dalam penerimaan kas di kasa. Berdasarkan dokumen ini. yaitu daftar penerimaan kas yang diterima melalui pos. dan tanggal pembayaran atas pembelian yang telah diterima. Voucher. File transaksi penerimaan kas. hutang dagang. Slip setoran ke bank. yaitu slip yang dibuat oleh petugas penyetor dan dicap oleh bank. Ringkasan voucher. yaitu jurnal yang merinci penerimaan kas dari penjualan tunai dan penerimaan piutang. b. penggunaan register kas atau terminal di tempat penjualan merupakan suatu keharusan. yaitu dokumen atau laporan yang berasal dari pemasok yang menyatakan saldo awal utang dagang perusahaan. g. dan tanggal penagihan. Utuh berarti bahwa semua kas yang diterima harus disetorkan seutuhnya ke bank. yaitu file komputer yang digunakan untuk menyimpan data transaksi penerimaan kas yang tervalidasi. dan saldo akhir utang dagang. yaitu laporan yang menunjukkan total jumlah kas yang diterima kasir melalui kasa atau melalui pos. atau dengan kata lain jumlah yang disetor ke bank harus sama dengan jumlah kas yang diterima pada hari yang bersangkutan. dan dikirimkan kepada departemen pembelian untuk membeli barang dan jasa. Laporan ringkasan kas harian. Buku pembantu utang dagang. 2. Penyetoran kas ke bank Pegendalian fisik kas yang baik mengharuskan bahwa semua penerimaan kas disetorkan ke bank seutuhnya setiap hari. Penerimaan kas Risiko utama yang terdapat dalam transaksi ini adalah pencurian kas sebelum maupun sesudah pencatatan penerimaan kas. Penerimaan kas dapat dilakukan melalui kasa perusahaan maupun melalui pos. j. Dengan peralatan tersebut akan diperoleh informasi seperti jumlah penjualan tunai dan kas yang dibayarkan. bukti penerimaan tercetak untuk diberikan kepada pembeli dan catatan intern transaksi dalam file komputer yang terkunci dalam register kas. c. c. yaitu suatu jurnal untk mencatat utang yang timbul dari pembelian. Untuk memperkecil kemungkinan terjadinya penggelapan atas kas yang diterima melalui pos. Pengendalian fungsi ini dimaksudkan untuk memberi kepastian bahwa hanya penerimaan yang valid dan semua penerimaan aktual yang dicatat pada jumlah tepat. Arsip voucher belum dibayar. jumlah terutang. e. transaksi-transaksi yang dilakukan pada bulan tersebut lengkap dengan tanggal dan jumlah setiap transaksi. d. d. yaitu dokumen yang dibuat dan dikirimkan departemen pembelian kepada perusahaan lain yang menyatakan bahwa perusahaan ingin membeli barang dan jasa yang dimaksud. Kertas perhitungan kas. Pada arsip voucher ini. Jurnal penerimaan kas. i.b. dan total saldo untuk masing-masing pemasok. dan melakukan posting penerimaan ke rekening pelanggan yang bersangkutan atas penerimaan melalui pos. perusahaan mengakui adanya utang dagang. Permintaan pembelian. Perusahaanperusahaan besar yang banyak menerima pembayaran melalui pos biasanya menerapkan sistem kontak pos di kantor pos yang ditangani langsung oleh bank perusahaan. yaitu daftar kas dan cek dalam register kas. pengeluaran kas atau pembayaran. . Laporan pelanggan bulanan dari pemasok. yaitu: a. h. dokumen ini digunakan untuk melaporkan total voucher yang diolah dalam suatu kelompok atau batch. Pengendalian ini akan mengurangi risiko tidak dilakukannya pencatatan. utang dagang dikelola berdasarkan tanggal kapan utang harus dilunasi. Faktur dari pemasok. b. kontrol tercetak tentang jumlah penerimaan kas harian yang diproses oleh peralatan tersebut. f.

setelah itu membuat laporan penerimaan barang. diproses sebagaimana mestinya. Pengecekan independen atas ketepatan pencatatan dengan cara membandingkan secara periodik tanggal jurnal pengeluaran kas dengan tanggal pada tembusan cek. Setiap permintaan harus ditandatangani oleh supervisor yang mempunyai tanggung jawab untuk melaksanakan anggaran pengeluaran. c.  Fungsi penyiapan voucher pembayaran Fungsi ini dipegang oleh departemen atau bagian utang. dan bagian utang. Permintaan pembelian tersebut dilakukan dengan mengisi formulir permintaan pembelian yang biasanya tidak bernomor urut karena permintaan tersebut dapat dilakukan oleh berbagai departemen. Cek yang diserahkan harus berisi jumlah rupiah yang sesuai. Jurnal pengeluaran kas. Fungsi yang terkait  Fungsi permintaan barang atau jasa Permintaan pembelian dapat dilakukan oleh bagian gudang untuk menambah jumlah persediaan. Penandatangan cek harus mengawasi atau mengendalikan pengiriman atau penyerahan cek kepada pemasok. g. dengan ringkasan cek yang diterima dari bagian keuangan. Peyimpanan harus dilakukan dalam gudang yang terkunci dengan pengendalian dan pembatasan akses yang memadai. Saat barang tiba. h. Penggunaan cek bernomor urut.  Fungsi penyimpanan barang Fungsi ini harus dipegang oleh bagian gudang. e. c. Pembelian dilakukan dengan membuat order pembelian. Catatan ini digunakan untuk merekam pengeluaran kas melalui cek kepada pemasok atau pihak lain. tembusan voucher yang belum dibayar yang disetujui. b. f. Pengecekan independen oleh supervisor akunting atas kesesuaian jumlah yang dijurnal dan diposting. Pembayaran harus dilakukan pada tanggal batas . yaitu file komputer yang berisi informasi pengeluaran kas termasuk pembayaran kepada pemasok.k. Ringkasan cek.  Fungsi pencatatan utang Pada sistem manual. d. dan harus dicegah penandatanganan dan penyerahan cek yang tidak menyebutkan jumlah rupiah. Lembar laporan asli dikirim ke bagian gudang bersamaan dengan penyerahan barang tersebut. Fungsi yang terkait  Fungsi pembayaran utang Bagian atau departemen utang pada umumnya bertanggungjawab untuk menentukan atau memastikan bahwa voucher yang belum dibayar. File transaksi pengeluaran kas. Dokumen dan catatan a. b. Bagian ini berfungsi untuk menentukan apakah utang yang diklaim benar-benar menjadi kewajiban perusahaan untuk membayar.  Fungsi penerimaan barang Bagian penerimaan barang menerima tembusan order pembelian dari bagian pembelian. Arsip ini digunakan untuk menampung voucher yang sudah dibayar. Pelaksanaan rekonsiliasi bank soal independen. yaitu dokumen yang digunakan untuk melaporkan total jumlah cek yang telah dikeluarkan dalam jangka waktu tertentu ataupun dalam suatu kelompok cek tertentu. serta membandingkannya dengan order pembelian. dikirim bersama ringkasan voucher harian kepada departemen akunting untuk dicatat dalam register voucher dan buku besar. bagian gudang. Supervisor akunting harus memonitor apakah pencatatan telah dilakukan secara tepat waktu. Aktivitas Pengendalian-Pembayaran Kas Pengendalian yang dapat dilakukan untuk prosedur ini adalah: a. sedangkan tembusannya dikirim ke departemen penerima barang yang dibeli tersebut.  Fungsi penyiapan order pembelian Departemen pembelian melakukan pembelian berdasar permintaan pembelian yang telah diororisasi secara tepat. Pengecekan independen terhadap persetujuan total cek yang dikeluarkan dengan sekumpulan voucher yang diproses untuk pembayaran. yaitu suatu formulir yang dapat digunakan perusahaan untuk memerintahkan bank membayar sejumlah uang kepada nama yang tercantum pada cek atau pembawa cek. karyawan bagian ini melakukan inspeksi dan menghitung barang. Arsip voucher yang sudah dibayar. Penandatangan cek yang berwenang harus memastikan bahwa tiap cek sesuai dengan voucher. Lembar order pembelian yang asli dikirim kepada pemasok. d. Cek.

Setelah itu. Otorisasi departemen perencanaan dan pengendalian produksi dilakukan dengan penggunaan dokumen order produksi bernomor urut. Persediaan dan produksi Siklus produksi sangat erat kaintannya dengan persediaan. yaitu dokumen yang digunakan untuk menyatakan permintaan bagian produksi kepada bagian gudang untuk memberikan material yang diperlukan dalam proses produksi. Slip pengeluaran material. Pengendalian yang dapat diterapkan adalah penandatanganan atau persetujuan supervisor atas setiap pengisian time ticket. fungsi ini mengisi laporan permintaan material yang berisi data mengenai material apa saja dan berapa kuantitasnya yang diperlukan. Perlindungan persediaan pemanufakturan Perlindungan persediaan barang dalam proses dapat dilakukan dalam bentuk penggunaan move ticket yang berdasarkan nomor urut. waktu pembayaran. Setelah itu. Proses produksi menyebabkan adanya jenis persediaan baru. d. dan akuntansi keuangan. Bagian ini mengeluarkan material berdasarkan slip pengeluaran material dan departemen produksi. dan penyiapan serta pengeluaran cek. Bagian pencatat waktu perlu merekonsiliasi time ticket dengan data dalam kartu jam kerja setiap karyawan. yaitu dokumen yang digunakan oleh departemen produksi untuk meminta bagian gudang bahan baku mengeluarkan dan memberikan material yang dimaksud. c. h. Buku pembantu persediaan atau file master persediaan. Fungsi pencatatan pengeluaran kas Pada sistem manual. Formulir tersebut digunakan untuk mengendalikan perpindahan barang dalam proses dari satu departemen ke departemen lain. bagian pencatat waktu. personel akunting menjurnal pengeluaran kas atas cek yang dikeluarkan. f. dan membandingkannya dengan jumlah persediaan produk jadi yang ada. Time ticket. perusahaan menaksir kebutuhan persediaan bahan baku dan pembantu. terjadi pengurangan persediaan bahan baku dan pembantu. 3. yaitu formulir atau kartu yang digunakan oleh tenaga kerja untuk mencatat waktu yang dipakai atas pekerjaan tertentu. b. baik dalam proses produksi sistem pesanan atau produksi massal. Personel tersebut tidak boleh terlibat atau berpartisipasi dalam transaksi pembelian. yaitu persediaan barang dalam proses dan persediaan barang jadi. departemen EDP. departemen produksi. Fungsi yang terkait Pelaksanaan fungsi-fungsi terkait dalam siklus persediaan dan produksi melibatkan beberapa departemen seperti departemen perencanaan dan pengendalian produksi. a. Penentuan dan pencatatan biaya atau harga pokok pemanufakturan . b. yaitu dokumen yang dipakai untuk menyatakan kuantitas dan jenis barang yang diminta untuk diproduksi. Semua pembayaran harus menggunakan cek. Pada perusahaan yang memproduksi barang secara massal. produksi dilakukan dengan menggunakan berbagai bahan baku dan pembantu tersebut. Setiap slip harus ditandatangai oleh supervisor atau karyawan departemen produksi yang berwenang. Apabila perusahaan perlu memesan material dari pemasok terlebih dahulu. yang berisi informasi mengenai jumlah unit dan harga pokok setiap penambahan dan pengurangan rekening persediaan. Bila produksi dijalankan. Bagian gudang menyimpan dokumen ini sebagai bukti bahwa material yang dimaksud telah dikeluarkan dan telah diterima oleh departemen produksi. Hal ini dimaksudkan untuk memanfaatkan potongan harga seoptimal mungkin. c. g. Laporan aktivitas produksi harian. Perencanaan dan pengendalian produksi Fungsi ini merencanakan produksi berdasarkan order yang diterima dari pelanggan. departemen akuntansi biaya. e. maka tembusan laporan ini dikirimkan ke bagian pembelian. e. Pengeluaran bahan baku Bagian gudang bahan baku bertanggungjawab untuk menyimpan material. Laporan produksi yang diselesaikan. Bagian pencatatan waktu harus mengawasi pengisian time ticket. yaitu laporan yang menyatakan bahwa suatu pekerjaan telah diselesaikan atas suatu order produksi. Order produksi. fungsi ini merencanakan produksi berdasarkan hasil analisis proyeksi penjualan. d. bagian gudang bahan baku. Dokumen dan catatan a. yaitu laporan yang berisi keterangan mengenai bahan baku dan tenaga kerja yang dipakai dalam proses produksi selama satu hari. yaitu suatu formulir untuk mengotorisasi dan mencatat perpindahan barang dalam proses antar berbagai departemen produksi. dan perpindahan barang dalam proses ke produk jadi. Pengolahan bahan baku menjadi produk jadi Fungsi ini perlu mendokumentasikan tenaga kerja dan bahan baku yang dipergunakan dalam setiap produksi. Berdasarkan perencanaan produksi. Produksi dimulai dengan perencanaan produksi. Move ticket. Laporan permintaan material. bagian gudang barang jadi.

Departemen akuntansi biaya perlu mengelola seluruh pembebanan biaya pemaknufakturan tersebut. Departemen ini juga harus melaporkan secara tepat waktu mengenai seluruh penyimpangan biaya yang ada kepada manajemen terkait. e. Dokumen atau otorisasi pengurangan gaji. Fungsi ini bertugas untuk menentukan layak tidaknya usul tersebut diterima. Register gaji atau upah. dan berbagai bentuk tunjangan karyawan. dan sebagainya. tarif gaji. yaitu laporan yang menunjukkan klasifikasi pembayaran gaji dan upah untuk setiap periode pembayaran. pengurangan gaji yang terotorisasi. g.  Memberi seleksi ketat dan perhatian yang memadai atas kompetensi dan kejujuran tenaga kerja baru.  Pembatasan akses ke time card. Kompensasi tersebut meliputi gaji. Catatan personalia. Pelaksanaan pemeriksaan independen diperlukan untuk mengontrol aktivitas-aktivitas yang terkait dengan siklus personalia ini seperti misalnya pemeriksaan terhadap penggunaan mesin clock card. dan produk jadi. Pengendalian yang diterapkan pada fungsi ini adalah:  Pemisahan tugas. upah per jam dan insentif lembur. 4. Pembebanan berbagai biaya pemanufakturan ke barang dalam proses dapat dilakukan atas dasar biaya sesungguhnya ataupun biaya standar. b. Fungsi ini dipegang oleh departemen personalia. Cek gaji atau upah. Pengendalian yang diterapkan dalam fungsi ini adalah: . Rekening di bank yang khusus dipakai untuk membayar gaji dan upah. yaitu laporan yang menunjukkan nama kayawan. Untuk memperoleh kecukupan pemisahan wewenang dan tanggung jawab. yaitu memo yang dikeluarkan departemen personalia untuk merekrut karyawan baru atau mengubah jabatan karyawan lama. serta catatan gaji dan upah. Personel dan penggajian Siklus personalia meliputi semua kejadian dan kegiatan yang berkaitan dengan kompensasi eksekutif dan tenaga kerja. bonus. Formulir ini sangat berguna dalam penghitungan harga pokok produksi suatu produk. Manajemen perlu menyetujui penggunaan biaya standar. penerimaan bruto. yaitu dokumen yang digunakan untuk mengotorisasi berbagai pengurangan atau pemotongan gaji seperti pajak penghasilan karyawan. Formulir otorisasi penentuan tarif gaji dan upah. Penjagaan ketepatan saldo persediaan Fungsi ini melakukan dua kegiatan pokok. Time ticket. Pengendalian atas penerimaan karyawan baru dapat mengurangi risiko pembayaran gaji dan upah kepada karyawan fiktif. Fungsi ini harus mengecek kelayakan tersebut sesuai dengan aturan yang ditetapkan manajemen. dengan rekening yang relevan dalam buku besar.f. asuransi. meliputi data tentang tanggal pengangkatan seorang karyawan. k. h. barang dalam proses. komisi. i. Otorisasi personil. yaitu cek yang ditulis dan diberikan kepada tenaga kerja atas jasa yang diberikan. Fungsi yang terkait a. Jurnal gaji dan upah. yaitu formulir atau kartu yang digunakan oleh tenaga kerja untuk mencatat waktu yang dipakai atas pekerjaan tertentu. yaitu jurnal yang digunakan untuk pencatatan gaji dan upah. yaitu dokumen yang mengindikasikan waktu seorang karyawan mulai dan berhenti bekerja. berbagai pengurangan gaji. d. dan jumlah jam karyawan tersebut bekerja. penilaian kinerja. fungsi personalia dapat dipisahkan dengan penyiapan gaji dan keduanya dipisahkan dengan fungsi pengeluaran kas dari departemen operasi. j. investigasi personalia. Dokumen dan catatan a. b. c. Fungsi penerimaan karyawan baru Fungsi ini bertugas untuk menentukan layak tidaknya seseorang diterima sebagai karyawan baru perusahaan. dan penghentian atau pemutusan hubungan kerja. Supervisor karyawan atau atasan karyawan tersebut dapat mengusulkan kerubahan tarif gaji dan upah atau kenaikan jabatan. Ringkasan distribusi biaya gaji dan upah tenaga kerja. apakah sudah diawasi dengan baik. yaitu:  Melakukan pemeriksaan independen secara periodik kesesuaian file master persediaan bahan baku. f. yaitu formulir yang digunakan untuk mengotorisasi tarif gaji dan upah karyawan. Clock card atau time card.  Membandingkan kuantitas yang dinyatakan dalam file master persediaan tersebut dengan jumlah persediaan yang tercantum dalam perhitungan independen secara periodik atas persediaan di gudang. Fungsi pengotorisasian pengubahan gaji dan upah Fungsi ini dipegang oleh departemen personalia. dana-dana tertentu misalnya iuran koperasi karyawan. terutama antara pengotorisasi cek gaji dan upah dengan fungsi pencatatan. dan pembayaran bersih untuk setiap periode pembayaran. yaitu rekening yang digunakan khusus untuk membayar gaji dan upah.

Pengeluaran obligasi atau saham Wewenang dan tanggung jawab pengeluaran obligasi dan saham harus ada pada dewan komisaris atau manajer puncak. Bond indenture d. 5. file komputer yang berkaitan dengan gaji dan upah. Pemisahan tugas dengan fungsi lain terutama fungsi pengotorisasian cek gaji dan upah dan fungsi pencatatan.  Penggunaan time clock atau sejenisnya untuk mencegah pembayaran atas jasa fiktif. serta catatan gaji dan upah.  Penggunaan imprest payroll account untuk mencegah pembayaran gaji dan upah tanpa otorisasi. Departemen ini mengolah data jam kerja karyawan untuk menentukan gaji dan upah setiap karyawan sesuai tarif yang ditentukan. Penandatanganan dan distribusi cek harus dikelola dengan baik untuk mencegah pencurian dan manipulasi. f. Fungsi penyiapan dan pembayaran pajak penghasilan karyawan Sesuai dengan perundang-undangan pajak penghasilan. Otorisasi direksi atau manajemen harus ada dalam setiap pembayaran bunga atau dividen. Sertifikat penghentian obligasi. Sertifikat saham b. Pengendalian yang dilakukan fungsi ini berupa pencatatan biaya gaji dan upah berdasar salinan cek gaji dan upah yang didukung dengan voucher gaji dan upah. Fungsi pelaksana gaji dan upah Fungsi ini dipegang oleh departemen gaji dan upah serta EDP. perusahaan harus memotong gaji dan upah karyawannya. Pengendalian yang diterapkan dalam fungsi ini adalah:  Pemisahan tugas pengisi data jumlah gaji yang harus dibayar dengan tanggung jawab pencatat dan penandatanganan serta pendistribusian cek. Personel keamanan dapat mengawasi absensi dan pemasukan kartu kerja oleh karyawan ke mesin pencatat waktu. Fungsi pembayaran gaji dan upah Fungsi ini biasanya dipegang oleh bendahara kantor. Pembayaran bunga obligasi dan dividen kas Pembayaran bunga angsuran utang secara periodik harus dikendalikan sebagai bagian dari siklus pendanaan. Pembayaran bunga obligasi dan dividen harus diberikan kepada pihak yang berhak yaitu pemegang atau pemilik saham dan . Buku jurnal f. Pengendalian atas pengubahan gaji dan upah dapat meningkatkan keyakinan atas ketepatan penentuan jumlah rupiah gaji dan upah. Surat perjanjian utang jangka panjang. Penerimaan kas yang diperoleh dari penjualan obligasi atau saham harus secepatnya disetorkan. Otorisasi direksi diperlukan dalam setiap pengeluaran obligasi atau saham. Pada umumnya. Broker’s advice e. Pendanaan Siklus pendanaan berkaitan dengan transaksi mengenai penghimpunan dana dari pihak ketiga baik sebagai setoran modal melalui penjualan saham maupun sebagai utang jangka panjang misalnya dengan pengeluaran obligasi perusahaan. Fungsi pelaksanaan absensi dan data waktu kerja Pada perusahaan besar. Dokumen dan catatan yang dipakai meliputi: a. i. Sertifikat obligasi c. Fungsi pencatatan gaji dan upah Fungsi ini dipegang oleh bagian akunting. Pengendalian fungsi yang dapat diterapkan adalah:  Pemisahan fungsi dan tanggung jawab fungsi ini dengan fungsi lain. b. Fungsi yang terkait meliputi: a.  Pembatasan akses ke time card.  Penggunaan cek yang bernomor urut dan pencatatan cek atau penjurnalan gaji dan upah atas dasar tme based. d. Buku pembantu modal saham g.  Rekonsiliasi jumlah jam dalam gaji dan upah dengan catatan produksi independen. fungsi ini dipegang oleh departemen timekeeping (pencatat waktu). c. Buku pembantu obligasi h. e. tanda tangan manajer puncak atau direksi diperlukan untuk persetujuan kontrak utang jangka panjang. yaitu dokumen yang menyatakan bahwa suatu sertifikat obligasi telah dilenyapkan karena telah dilunasi. g.

f. Pelaksanaan pembandingan tersebut harus dilakukan dalam interval waktu yang memadai. obligasi. yaitu dokumen kontrak yang menyatakan jangka waktu atau tanggal berapa jatuh temponya obligasi. 6. dan periode akuntansi. Buku pembantu investasi. Pelaksanaan verifikasi kesesuaian saldo ini harus dilakukan oleh karyawan yang independen terhadap fungsi pencatatan transaksi pendanaan. Penjagaan ketepatan buku pembantu investasi Saldo investasi tercatat harus dibandingkan dengan surat berharga yang disimpan di dalam perusahaan maupun dikelola pihak ketiga. d. kasifikasi. Penjagaan ketepatan saldo dalam buku besar pemegang obligasi. f. Investasi Siklus investasi suatu entitas berisi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kepemilikan surat berharga yang dikeluarkan perusahaan lain. d. perusahaan harus meminta bukti bahwa pembayaran telah diterima. Fungsi yang terkait meliputi: a. Buku jurnal. Sertifikat saham. saham biasa. Kas yang diterima atas pendapatan periodik tersebut harus disetorkan sesegera mungkin setelah kas diterima. Penjualan surat berharga Penjualan surat berharga pada umumnya dilakukan dalam jumlah nilai rupiah yang besar. Disamping itu. Broker’s advice. Dokumen dan catatan yang dipakai meliputi: a. Catatan rinci tersebut dimaksudkan untuk mengendalikan surat berharga yang semestinya ada di pemegang surat berharga. Pembelian harus sesuai dengan otorisasi manajemen. Oleh karena itu. c. yaitu dokumen yang mempresentasikan kepemilikan pemegang sertifikat tersebut atas sejumlah lembar saham perusahaan yang mengeluarkan saham tersebut. Transaksi pendanaan harus tepat dicatat pada jumlah. c. saham preferen. Oleh karena itu. Pembelian surat berharga Pembelian surat berharga pada umumnya dilakukan dalam jumlah nilai rupiah yang besar. minimal dua orang karyawan harus bertanggungjawab atas keberadaan surat berharga tersebut untuk mencegah penjualan tanpa otorisasi. dokumen ini perlu diselenggarakan terutama bagi perusahaan yang melakukan portofolio investasi. pengendalian keputusan dan pelaksanaan penjualan surat berharga harus memadai. Bond indenture. Penerimaan pendapatan periodic Pendapatan periodik investasi dapat dapat berupa dividen maupun bunga. e. b. pengendalian keputusan dan pelaksanaan pembelian surat berharga harus memadai.c. Oleh karena itu. Penarikan kembali obligasi dan saham Penarikan kembali obligasi dapat dilakukan pada saat jatuh tempo ataupun pada saat belum jatuh tempo. Untuk setiap pembayaran bunga atau dividen. Sedangkan saham hanya dapat ditarik kembali apabila perusahaan pembeli membeli kembali sahamnya yang telah beredar. obligasi pemerintah. e. . Sertifikat obligasi. yaitu dokumen yang menyatakan jumlah obligasi yang dimiliki oleh pemegang obligasi. Pembelian harus sesuai dengan otorisasi manajemen. e. Pengamanan atau penyimpanan surat berharga Surat berharga yang dimiliki oleh perusahaan dapat dipegang atau disimpan oleh manajemen perusahaan klien atau dikelola oleh pihak ketiga seperti stock brokerage firm. Pencatatan berbagai transaksi pendanaan Staf akuntansi internal perusahaan harus dicatat pada jumlah atau harga penjualan. kas yang diterima atas penjualan surat berharga tersebut harus disetorkan sesegera mungkin setelah kas diterima. setiap transaksi maupun kejadian yang mempengaruhi saldo investasi dan pendapatan atau rugi investasi harus dicatat dalam buku jurnal. Apabila disimpan di dalam perusahaan. dan pemegang saham Saldo yang tercatat dalam buku besar pemegang obligasi dan pemegang saham harus sesuai dengan saldo dalam buku besar. yaitu dokumen yang dikeluarkan oleh broker yang menyatakan harga pertukaran transaksi investasi. Surat berharga tersebut dapat berupa sertifikat deposito. d. b. Pencatatan transaksi Seorang karyawan yang independen terhadap fungsi pemegang surat berharga harus menjaga catatan rinci atas transaksi surat berharga yang dimiliki oleh perusahaan. saldo dalam buku pembantu harus dibandingkan secara periodik dengan saldo dalam buku besar. Setiap transaksi harus dilakukan sesuai dengan otorisasi direksi. maupun obligasi perusahaan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful