You are on page 1of 16

SKOM 4328.

Komunikasi Pemasaran

Modul I.II

Proses Komunikasi Pemasaran

Latar Belakang Proses Komunikasi Pemasaran
• Proses (David K Berlo) :
– Setiap gejala atau fenomena yang menunjukan suatu perubahan yang terus menerus dalam konteks waktu

• Proses komunikasi adalah fungsi sosial dari makhluk hidup (Hartley and Hartley, 1961).
– Komunikasi adalah hal yang penting untuk perkembangan setiap orang – Komunikasi adalah hal yang penting untuk pembentukan dan keberlangsungan suatu kelompok – Komunikasi berperan dalam menjaga hubungan inter-kelompok dan intrakelompok – Merupakan landasan untuk terjadinya suatu proses sosial

Dua Perspektif Komunikasi Pemasaran
• Perspektif Psikologis
– Proses komunikasi terjadi pada diri komunikator dan komunikan
• Komunikator : pelaku utama yang memiliki kebutuhan untuk berkomunikasi (mengkomunikasikan sesuatu) dan memulai komunikasi • Komunikan : penerima pesan

– Proses pada komunikator :
• Pembentukan pesan, mekanisme penyampaian pesan, dsb

– Proses pada komunikan
• Penerimaan dan pengolahan pesan, interpretasi, pembentukan respon

Dua Perspektif Komunikasi Pemasaran
• Perspektif Mekanistik
– Proses komunikasi berlangsung pada saat komunikator mengoperkan
pesannya melalui alat-alat indera (lisan melalui mulut, tulisan melalui tangan, dsb), dan pesan tersebut sampai dan ditangkap oleh komunikan

(melalui indera telinga dan mata, dsb)
– Komunikasi bersifat rumit dan tergantung pada situasi

Alat-alat Komunikasi Pemasaran
• Dikenal juga dengan istilah : Tools of Promotion • Tujuan dari komunikasi promosi adalah agar konsumen (Peter and Olson, 2000):
– Memiliki kebutuhan yang disadari terhadap suatu produk (Recognized need) – Sadar terhadap produk (aware) – Memiliki sikap merek yang positif (favorable brand attitude) – Memiliki keinginan untuk membeli merek tertentu (intention to purchase) – Melakukan berbagai macam perilaku (perform various behaviours) untuk membeli merek tertentu

Alat-alat Komunikasi Pemasaran
• Secara tradisional :
– Periklanan – Promosi Penjualan – Public Relations – Penjualan Personal – Pemasaran Langsung (Direct Response Media)

• Secara kolektif :
– Bauran promosi (promotional mix)

Alat-alat Komunikasi Pemasaran
• Periklanan:
– Bentuk komunikasi non-personal dari sponsor yang menggunakan (membayar) media massa
terpilih untuk memengaruhi pasar – Non-personal communication : low credibility yet flexible – Biaya investasi untu periklanan pada umumnya tinggi

Promosi Penjualan (Sales Promotion)
– Terdiri dari teknik pemasaran yang beragam untuk memberikan nilai tambah dalam penawaran – Contoh : pemberian sample, undian, kupon, dsb

– Merupakan bentuk komunikasi non-personal
– Konsekuensi : low credibility yet easy to be controlled – Efektif untuk mencapai target yang lebih kecil cakupannya dibandingkan cakupan periklanan

Alat-alat Komunikasi Pemasaran
• Penjualan Pribadi (Personal Selling)
– Alat komunikasi inter-personal yang meliputi kegiatan tatap muka untuk menginformasikan,
memberikan persuasi dan mengingatkan target untuk mengambil tindakan yang tepat (dalam hal ini, membeli produk yang ditawarkan – Direct communication : high credibility, tingkat kesuksesan tinggi

– Bila tatap muka tidak memungkinkan, dapat dilakukan via telemarketing

Hubungan Masyarakat (Public Relations)
– Seni dan ilmu pengetahuan sosial untuk menganalisis kecenderungan, memprediksi konsekuensi-konsekuensi, konseling organisasi, kepemimpinan, serta menerapkan programprogram tindakan yang direncanakan untuk melayani organisasi dan kepentingan publik

Alat-alat Komunikasi Pemasaran
• Pemasaran Secara Langsung (Direct Response Media)
– Mencari sasaran konsumen individu untuk menyampaikan pesan yang bersifat pribadi dan membangun hubungan dengan konsumen berdasarkan respons langsung yang diberikan oleh konsumen tersebut.

• Further information (see Page 1.50-1.55)

Pesan (Message)
• Merupakan suatu ekspresi simbolis dari pemikiran pengirim (sumber)

• Mencakup tentang produk, merek dan perusahaan
• Cakupan pesan tersebut mempengaruhi bentuk pemasaran yang digunakan :
– Iklan – Presentasi Penjualan – Rancangan kemasan

– Petunjuk di tempat-tempat pembelian (Point of purchase)
– dsb

Saluran Komunikasi Pemasaran
• Cara penyandian (encoding) dan penyandian balik (decoding) yang nampak dalam mekanisme berbicara, pendengaran dan penglihatan

• Penyaluran pesan, berupa suara, gerak tangan, radio,
televisi, surat kabar, majalah dan lain-lain

• Pembawa saluran

Saluran Komunikasi Pemasaran
• Evaluasi efektivitas saluran komunikasi pemasaran (dikenal

dengan istilah dimensi saluran):
– Kredibilitas saluran (Channel Credibility) – Umpan balik saluran (Channel Feedback)

– Keterlibatan saluran (Channel Participation)
– Tersedianya saluran (Channel Availability) – Daya tahan saluran (Channel Permanency)

– Kekuatan multiguna saluran (Channel Multicapacitive Power)
– Kesalinglengkapan saluran (Channel Complementarity)

Penafsiran Pesan
• Dilakukan oleh Komunikan, berdasarkan atas stimulus yang diberikan oleh Komunikator melalui proses komunikasi • Penafsiran pada umumnya berdasarkan pada pengalaman pribadi dan karakteristik konsumen sebagai seorang individu • Seringkali terkait dengan suasana hati

Gangguan (Noise)
• Faktor komplikasi yang mempengaruhi kualitas penerimaan feedback • Hal-hal yang dapat menyebabkan Noise:
– Sales yang tidak menguasai materi produk yang ditawarkan – Gangguan teknis – Interupsi dari luar

• Mengatasi dan mencegah Noise merupakan peranan dari manajemen organisasi

Lingkungan dalam Proses Komunikasi Pemasaran
• Aspek yang memungkinkan proses komunikasi berlangsung • Aspek lingkungan dalam komunikasi pemasaran (Shimp, 2003):
– – – – – – Pengaruh Ekonomi Persaingan Teknologi Sosial Budaya Demografi Hukum/Peraturan