P. 1
DERAJAT KEBEBASAN fix.docx

DERAJAT KEBEBASAN fix.docx

|Views: 166|Likes:

More info:

Published by: Adventus Kristian Tambunan on Feb 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/14/2014

pdf

text

original

TUGAS DINAMIKA STRUKTUR

( Derajat kebebasan tunggal dan Derajat kebebasan banyak )

ADVENTUS KRISTIAN TAMBUNAN 105060105111002 TEKNIK SIPIL

Titik yang ditinjau derajatnya bergerak kearah Horisontal. Sistem satu derajat kebebasan memiliki frekuensi natural dan memerlukan koordinat untuk menyatakan persamaan geraknya.DERAJAT KEBEBASAN ( DEGREE OF FREEDOM ) Derajat kebebasan adalah derajat independensi yang diperlukan untuk menyatakan posisi berupa kordinat suatu sistem atau struktur pada setiap saat. Vertikal. Sehingga sistem getaran ini memiliki ragam normal sebagaimana frekuensi naturalnya. Bila getaran terjadi pada frekuensi tersebut maka terdapat hubungan yang pasti antara amplitudo Dengan koordinat dan konfigurasinya dinyatakan sebagai ragam normal. Jadi jika benda mengalami suatu gaya yang akan merubah kedudukan benda tersebut maka benda tersebut akan bergerak kembali menuju kedudukan awalnya Contoh 1. pegas yang ditekan akan kembali dalam bentuk awalnya. dan rotasi. Derajat kebebasan terbagi menjadi dua yaitu Derajat kebebasan tunggal/SDOF ( Single Degree Of Freedom ) dan Derajat kebebasan banyak/MDOF (Multi Degree Of Freedom ). Derajat kebebasan tunggal/SDOF ( Single Degree Of Freedom ) Sistem derajat kebebasan tunggal adalah sistem pergerakan benda yang hanya memiliki satu sumbu koordinat sehingga benda hanya bergerak pada satu modus atau kejadian saja. 1. Contoh 1 Komponen Dasar Sistem SDOF .

kekakuan k. setiap massa m. Selain itu jika tidak ada resistensi atau redaman dalam sistem Cv = 0. Suatu portal seperti gambar dibawah ini dibebani dengan beban dinamis P ( t ).F Dalam model system SDOF atau berderajat kebebasan tunggal. dan gaya luar yang dianggap tertumpu pada elemen fisik tunggal. Sistem akan mengalami gerakan bebas.Contoh 2. Derajat kebebasan tunggal tak teredam 2. Derajat kebebasan tunggal teredam Derajat kebebasan tunggal tak teredam Jika tidak ada kekuatan eksternal yang diterapkan pada sistem ini .O. Gaya – gaya ini melepaskan .D. Sistem seperti itu disebut undamped (tidak teredam) dan ditunjukkan pada gambar berikut : Derajat kebebasan tunggal yang teredam Derajat kebebasan tunggal yang teredam adalah derajat kebebasan sebagai isolator sederhana dengan redaman. Gerak sistem akan dibentuk oleh gangguan awal (kondisi awal). mekanisme kehilangan atau redaman c. atau Single Degree of Freedom dan disingkat S. Derajat kebebasan tunggal dibagi menjadi 2 yaitu : 1. Akibat beban P ( t ) portal akan bergoyang kekiri dan kekanan sepanjang sumbu X. Gerak osilasi akan berjalan terus dengan amplitudo yang konstan. Jadi portal disamping ini mempunyai satu derajat kebebasan. maka f(t) = 0.

3 ) Persamaan (3) adalah persamaan differensial gerakan massa suatu struktur SDOF yang memperoleh pembebanan dinamik p(t). Bangunan satu tingkat adalah salah satu contoh bangunan derajat kebebasan tunggal.y (pers. Berdasarkan prinsip keseimbangan dinamik pada free body diagram.ý fS = k. Persamaan Differensial Struktur SDOF akibat Base Motion Beban dinamik yang umum dipakai pada analisa struktur selain beban angin adalah beban gempa. pada problema dinamik. adanya gaya geser yang tidak dapat diabaikan. Sistem seperti itu Dapat dilihat pada gambar Persamaan Differensial Pada Struktur SDOF System derajat kebebasan tunggal (SDOF) hanya akan mempunyai satu koordinat yang diperlukan untuk menyatakan posisi massa pada saat tertentu yang ditinjau.Tanah yang bergetar akan menyebabkan semua benda yang berada di atas tanah akan ikut bergetar. Di dalam hal ini masih ada . Yang penting untuk diketahui adalah simpangan horizontal tingkat atau dalam persamaaan tersebut adalah y(t).2) (pers. maka akan diperoleh : mÿ+ cý+ ky = p(t) ( pers. maka dapat diperoleh hubungan.1) Apabila persamaan 1 disubtitusikan ke persamaan 2 . p(t) – fS – fD = mÿ atau mÿ + fD + fS = p(t) dimana : fD = c. Gempa bumi akan mengakibatkan permukaan tanah menjadi bergetar.energi lebih tepat lagi.

Struktur SDOF Akibat Base Motion ) Berdasarkan pada free body diagram seperti gambar di atas maka deformasi total yang terjadi adalah : ytt (t) = y(t) + yg (t) ( pers 4 ) .anggapan bahwa antara fondasi dan tanah pendukungnya bergerak secara bersama-sama atau fondasi dianggap menyatu dengan tanah. yaitu tanah menyatu secara kaku dengan kolom atau kolom dianggap dijepit pada ujung bawahnya. Persamaan difrensial gerakan massa struktur SDOF akibat gerakan tanah selanjutnya dapat diturunkan dengan mengambil model seperti pada gambar : ( gambar 1. Pada kondisi tersebut ujung bawah kolom dan tanah dasar bergerak secara bersamaan. Fondasi masih akan bergerak horizontal relative terhadap tanah yang mendukungnya Untuk menyusun persamaan differensial gerakan massa akibat gerakan tanah maka anggapan di atas tetap dipakai. Anggapan ini sebetulnya tidak sepenuhnya benar karena tanah bukanlah material yang kaku yang mampu menyatu dengan fondasi. Kejadian yang sesungguhnya adalah bahwa antara tanah dan fondasi tidak akan bergerak secara bersamaan.

mÿg (t) ( pers 7 ) Persamaan tersebut disebut persamaan difrensial relative karena gaya inersia. Ruas kanan pada persamaan (pers 7) disebut sebagai beban gempa efektif atau beban gerakan tanah efektif.Dari free body diagram yang mengandung gaya inersia f1 tampak bahwa persamaan kesetimbangannya menjadi fI + fD + fS = 0 dimana inersia adalah. Kemudian gaya luar ini akan disebut sebagai gaya efektif gempa : Peef (t) – mÿg (t). sehingga diperoleh persamaaannya sebagai berikut. Ruas kanan tersebut seolah menjadi gaya dinamik efektif yang bekerja pada elevasi lantai tingkat. gaya redam dan gaya pegas ketiga – tiganya timbul akibat adanya simpangan relative. ( pers 8 ) . my + cy + ky= . fI = my t ( pers 5 ) ( pers 6 ) Dengan mensubstisusikan persamaan (pers 2) dan (pers 6) ke (pers 4) dan (pers 6).

Matriks Kekakuan dan Matriks Redaman Untuk menyatakan persamaan diferensial gerakan pada struktur dengan derajat kebebasan banyak maka dipakai anggapan dan pendekatan seperti pada struktur dengan derajat kebebasan tunggal SDOF. Untuk memperoleh persamaan tersebut maka diambil model struktur MDOF. Persamaan diferensial gerakan tersebut umumnya disusun berdasarkan atas goyangan struktur menurut first mode atau mode pertama seperti yang tampak pada garis putus-putus.2 Derajat kebebasan banyak/MDOF (Multi Degree Of Freedom ) MDOF (Multi Degree Of Freedom ) merupakan Struktur yang mempunyai n-derajat kebebasan atau struktur dengan derajat kebebasan banyak. Struktur bangunan gedung bertingkat 3. Contohnya Suatu portal 2 tingkat seperti gambar 9 dibawah ini dibebani dengan gaya dinamis sebesar F ( t ).F. Akibat beban dinamis portal akan bergoyang kekanan dan kekiri sepanjang sumbu X. Untuk memperoleh persamaan diferensial tersebut.O. akan mempunyai 3 derajat kebebasan. Berdasarkan pada keseimbangan dinamik pada free body diagram. Matriks Massa. maka tetap dipakai prinsip keseimbangan dinamik (dynamic equilibrium) pada suatu massa yang ditinjau. maka akan diperoleh : . Sistem portal seperti gambar disamping ini dikatakan Multi Degree of Freedom dan disingkat M. Lantai 1 akan bertranslasi y1 dan lantai 2 akan bertranslasi y2 .D. Sering kali jumlah derajat kebebasan dihubungkan secara langsung dengan jumlahnya tingkat.

[C] dan [K] berturut-turut adalah mass matriks.14 dapat dijadikan matriks yang lebih kompleks. .4. redaman dan simpangan massa sebelum dan sesudahnya. kecepatan dan simpangan) diperoleh : Persamaan diatas dapat dibuat menjadi matriks-matriks sebagai berikut : Persamaan 2. yaitu: [M]{Ÿ} + [C]{Ỳ} + [K]{Y} = {F(t)} Yang mana [M]. Pada struktur dengan derajat kebebasan banyak.Pada persamaan-persamaan diatas tampak bahwa keseimbangan dinamik suatu massa yang ditinjau ternyata dipengaruhi oleh kekakuan. persamaan-persamaan disusun berdasarkan parameter yang sama (percepatan. Persamaan Tersebut bersifat coupled equation karena persamaan-persamaan tersebut bergantung satu sama lain. damping matriks dan matriks kekakuan yang dapat ditulis menjadi. persamaan diferensial gerakannya merupakan persamaan yang dependent atau coupled antara satu dengan yang lain.

Sehingga matriks massa juga dapat disusun secara jelas. maka tersusunlah berturut-turut matriks massa. Apabila model distribusi massa struktur sudah dapat dikenali dengan baik. dan f1 Matriks Redaman Pada persamaan diferensial di atas. maka massa setiap derajat kebebasan juga dapat dihitung dengan mudah. . matriks redaman dan matriks kekakuan. vektor simpangandan vektor beban. {Ỳ} dan {Y} dan {F(t)} masing-masing adalah vektor percepatan. fD.Sedangkan {Ÿ}. Dengan demikian matriks kekakuan sudah dapat disusun dengan jelas. Maka sesuatu yang perlu dibahas lebih lanjut adalah matriks redaman. Kekakuan kolom dapat dihitung berdasarkan model kekakuan balok yang dipakai. gaya pegas. gaya redam dan gaya inersia seperti pada gambar : Gambar Keseimbangan Gaya Dinamik dengan fS. keseimbangan antara gaya dinamik. vektor kecepatan.

Jenis bahan akan mempengaruhi rasio redaman. Sistem redaman ada dua yaitu redaman klasik ( clasiccal damping ) dan redaman non-klasik ( non clasiccal damping ). Analisis struktur seperti itu biasanya disebut analisis interaksi antara tanah dengan bangunan (soil-structure interaction analysis). Disamping itu interaksi antara tanah dan fondasi sebenarnya adalah interaksi frequency dependent. Pertama rasio redaman struktur atas yang dipengaruhi oleh level respon. Struktur tanah umumnya mempunyai kapasitas meredam energi atau mempunyai rasio redaman yang jauh lebih besar daripada bangunan atas. maka selanjutnya tinggallah matriks redaman.Non Klasikal / Non Proporsional Damping Apabila matriks massa dan matriks kekakuan telah dapat disusun.b adalah sistem struktur yang memperhitungkan efek / pengaruh tanah dalam analisis struktur. Pada struktur SDOF.a tampak kombinasi antara struktur beton di bagian bawah misalnya dan struktur baja pada bagian atas. maka problemnya tidak hanya terletak pada redaman tetapi penyelesaian yang komprehensif terhadap sistem struktur. Oleh karena itu sistem struktur mempunyai rasio redaman yang berbeda. Apabila analisis struktur akan memperhatikan hal itu semua. maka kekakuan dan redaman interaksi juga frequency dependent. Pada gambar 2. . ketiga rasio redaman struktur bawah tergantung pada frekuensi beban dan keempat sistem struktur tidak akan mempunyai standar mode shapes.4. koefisien redaman c dapat dihitung yaitu merupakan produk antara rasio antara redaman-redaman kritik. Antara struktur beton dan struktur baja akan mempunyai perbedaan rasio redaman yang cukup signifikan. Dengan memperhatikan kenyataan-kenyataan seperti itu maka ada empat hal yang perlu diperhatikan. Pada gambar 2. (a) (b) Apabila interaksi antara tanah dengan struktur dipengaruhi frekuensi. artinya kualitas interaksi akan dipengaruhi oleh frekuensi beban yang bekerja.4. kedua rasio redaman pada stuktur atas dan bawah sangat berbeda.

Klasikal / Proposional Damping Damping dengan sistem ini relatif sederhana bila dibanding dengan nonklasikal damping. . maka konsep ekivalen damping ratio sebagaimana tercantum pada persamaan 2. karena pada mode yang lebih tinggi umumnya frekuensi sudut ω dan rasio redaman ξ akan lebih besar. Untuk menyederhanakan persoalan umumnya dipakai rasio redaman yang konstan. Analisis struktur yang menggunakan damping jenis ini adalah analisis struktur elastik maupun inelastik yang mana struktur bangunan dianggap dijepit pada dasarnya. Terdapat beberapa sistem redaman proporsional yang dapat disusun yang secara skematis ditunjukkan oleh gambar. yaitu hanya dipakai pada analisis struktur yang tidak memperhatikan interaksi antara tanah dengan bangunan.4. artinya nilai rasio redaman diambil sama untuk semua mode. ξ dan ω j berturut-turut adalah rasio redaman dan frekuensi sudut mode ke-j.Pada kedua analisis ini diperlukan suatu matriks redaman. Didalam analisis tersebut damping matriks disusun berdasarkan satu dan dua nilai proporsional damping.4. prinsip ekivalen damping rasio.18 tersebut tidak dapat dipakai. Namun demikian penggunaan sistem damping seperti ini juga terbatas. Mj adalah suatu simbol yang berasosiasi dengan mode j. Pada analisis dinamik yang menggunakan superposisi atas persamaan independen (uncoupled modal superposition method) maka masih dapat dipakai. Pada analisis dinamik yang melakukan integrasi secara langsung dan analisis dinamik inelastik. dan oleh karenanya matriks redaman perlu disusun. Cj = 2 ξj Mj ωj (2. Cara ini mempunyai kelemahan.18) yang mana Cj. yaitu yang dinyatakan dalam bentuk.

.com/2011/05/16/derajat-kebebasandegree-of-freedom-dof/ http://nonadayu.blogspot.html http://triwahyukuningsih.com/2011/05/sistem-sdof.com/2011/05/v-behaviorurldefaultvmlo.blogspot.DAFTAR PUSTAKA http://delvianaeputri.blogspot.html .com/2011/06/derajat-kebebasan-degree-offreedom.wordpress.html http://lutfy-fynduk.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->