SISTEM PENDIDIDKAN PADA MASA KERAJAAN ISLAM di INDONESIA MAKALAH Disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata

kuliah SPI Yang dibimbing oleh : Drs. H Miskar Ma Disusun kelompok : Rahmad Nur Wakhid Anik Rahayu

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM “MIFTAKHUL „ULA‟‟ NGLAWAK KERTOSONO NGANJUK Fakultas Tarbiyah Prodi S1 PAI Desember 2011 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masa kerajaan islam, merupakan salah satu dari periodesasi perjalanan Sejarah Pendididkan Islam di Indonesia, sebab sebagaimana lahirnya kerajaan Islam yang disertai dengan berbagai kebijakan dari penguasanya saat itu, sangat mewarnai Sejarah Islam di Indonesia, terlebih-lebih agama Islam juga pernah dijadikan sebagai agama resmi negara/kerajaan pada saat itu.Karena itulah, bila kita berbicara tentang perjalanan sejarah pendidikan Islam di Indonesia, tentu saja kita tidak bisa mengenyampingkan bagaimana keadaan Islam itu sendiri pada masa kerajaan Islam.Berikut ini akan dikemukakan beberapa kerajaan Islam di Indonesia, serta bagaimana peranya dalam pendidikan Islam dan dakwah islamiyah tentunya. 1.2 1) 2) 3) 4) 1.3 1) 2) 3) 4) Rumusan Masalah Bagaimana sistem pendidikan pada masa kerajaan Islam di Aceh ? Bagaimana sistem pendidikan pada masa kerajaan Islam di Demak ? Bagaimana sistem pendidikan pada masa kerajaan Islam mataram ? Bagaimana sistem pendidikan pada masa kerajaan Islam di Banjarmasin ? Tujuan Mengetahui sistem pendidikan pada masa kerajaan Islam di Aceh Mengetahui sistem pendidikan pada masa kerajaan Islam di Demak Mengetahui sistem pendidikan pada masa kerajaan Islam Mataram Mengetahui sistem pendidikan pada masa kerajaan Islam di Banjarmasin BAB II PEMBAHASAN SISTEM PENDIDIKAN PADA MASA KERAJAAN ISLAM di INDONESIA Dari latar belakang tersebut terdapat rumusan masalah, sebagai berikut:

Dari rumusan masalah tersebut bertujuan untuk :

A. meskipun ketentuan tentang tahunya secara pasti terdapat sedikit perbedaan. Tapi catatan lain ada yang menyatakan bahwa kerajaan Islam pertama di Indonesia adalah Kerajaan Perlak. Sistem Pendidikan Pada Masa Kerajaan Islam di Aceh 1. NA. sudah terjadi hubungan antara Malaka dengan Pasai. Kerajaan Perlak Di atas sudah dikemukakan bahwa kerajaan Perlak merupakan salah satu Kerajaan Islam tertua di Indonesia. Tapi sayang sekali bukti-bukti kuat yang mendukung fakta sejarah ini tidak banyak ditemukan. Dari beberapa catatan sejarah. seorang putrid dari Sultan Perlak Muhammad Amin Syah (1225-1263) yang bernama Putri Ganggang Sari telah menikah dengan Merah Selu (Malik As Shaleh) yang diketahui adalah Raja Pasai pertama. terutama menyangkut referensi yang mengarah ke arah itu. bahkan ada yang menyatakan lebih dahulu dari Kerajaan Samudra Pasai. bahwa Islam itu masuk ke Indonesia dibawa oleh para pedagang dan dengan cara damai. . Hal ini disebabkan. bahwa kerajaan Islam pertama di Indonesia adalah kerajaan Samudra Pasai yang didirikan pada abad ke-10 M dengan raja pertamanya Al-Malik Ibrahim bin Mahdum. saat perjalananya ke Cina. Tokoh pemerintahan merangkap sebagai tokoh agama. Kerajaan Samudra Pasai Para ahli sependapat bahwa agama islam sudah masuk ke Indonesia (khususnya sumatra) sejak abad ke-7 atau 8 M. dimana rajanya sangat alim dan begitu pula dalam ilmu agamanya. dapat ditarik kepada sistem pendidikan yang berlaku di zaman kerajaan Pasai. dan bebas dari pengaruh Hindu. yaitu: a) b) c) d) Materi pendidikan dan pengajaran agama bidang syari‟at ialah fiqh mazhab Syafi‟i. Yang jelas Perlak merupakan daerah yang terletak sangat strategis di Pantai Selat Malaka. 1. Biaya pendidikan agama bersumber dari negara. ternyata dalam perkembanganya mengalami proses yang cukup lama. Berdasarkan factor demikian maka Islam dengan mudah sekali bertapak di Perlak tanpa kegoncangan social dengan penduduk pribumi. dengan mengutip pendapat seorang pakar sejarah Dr. Alasannya. 1. Hal ini dikuatkan oleh Yusuf Abdullah Puar. dengan menganut paham Mazhab Syafi‟I. ditambah lagi bahwa masyarakat Islam tidak begitu berambisi untuk merebut kekuasaan politik. Pada zaman kerajaan Pasai ini. bahwa tidak banyak bahan kepustakaan yang menjurus ke arah itu untuk menguatkan pendapat tersebut.1. Meskipun Islam sudah masuk abad ke-7 atau 8 M tersebut. Raja Malaka memeluk Islam karena menikah dengan putri dari kerajaan Pasai. baru bisa mendirikan sebuah kerajaan Islam. 2. yang menyebabkan Islam berjalan dengan damai dan wajar. Ibnu Batutah menuturkan bahwa ia sangat mengagumi akan keadaan kerajaan Pasai. Seorang pengembara dari maroko yang bernama Ibnu Batutah pada tahun 1345 M sempat singah di kerajaan Pasai pada zaman pemerintahan Malik Az Zahir. Namun sebagaimana dikemukakan terdahulu. bahkan Islam berkembang di Malaka lewat Pasai. Baloch dalam bukunya “Advend of Islam in Indonesia”. Sistem pendidikannya secara informal berupa majelis ta‟lim dan halaqah. Menurut apa yang dikemukakan Ibnu Batutah tersebut. dan serta mempraktekkan pola hidup yang sangat sederhana.

. pada waktu itulah yaitu sekitar permulaan abad 16 M lahir Lima Besar Islam yang terikat dalam suatu kerjasama ekonomi. militer. 3. Namun kerajaan ini pun tidak bisa bertahan lama. Dengan demikian pada kerajaan Perlak ini proses pendidikan Islam telah berjalan dengan baik. Proklamasi kerajaan Aceh Darussalam –tersebut adalah hasil peleburan Kerajaan Islam Aceh di belahan barat dan Kerajaan Islam Samudra Pasai di belahan timur. poitik. Pada majelis ta‟lim ini diajarkan kitab-kitab agama yang punya bobot dan pengetahuan tinggi.Berita perjalanan Marco Polo seorang kebangsaan Italia pengeliling dunia. 1. Kerajaan Aceh Darussalam yang diproklamasikan pada tanggal 12 zulkaijah 916 H (1511 M) menyatakan perang terhadap buta huruf dan buta ilmu. meliputi: 1. Kerajaan Islam Maroko di Afrika Utara 3. Hal ini merupakan tempaan sejak berabad-abad yang lalu. yang dihadiri khusus oleh para murid yang sudah alim dan mendalam ilmunya. Kerajaan Islam Aceh Darussalam di Asia tenggara Dalam bidang pendidikan di Kerajaan Aceh Darussalam adalah benar-benar mendapat perhatian. Sesudah itu terus mengalami kemunduran. Putra Sultan Abiddin Syamsu Syah diangkat menjadi raja dengan gelar Sultan Alauddin Ali Mughayat Syah (1507-1522) Aceh pada saat itu merupakan sumber ilmu pengetahuan dengan sarjana-sarjananya yang terkenal di dalam dan di luar negeri. Kerajaan aceh Darussalam (1511-1874) Ketika kerajaan Islam Pasai mengalami kemunduran. Kerajaan Turki Usmani di Istambul 2. Ia tidak mampu menguasai pengaruh dari luar terutama yang berada di Aceh. seperti kitab Al Um karangan Imam Syafi‟i dan sebagainya. Menurut riwayatnya. sehingga banyaklah orang luar yang datang ke Aceh untuk menuntut ilmu. Sultan Mahmudin Alauddin Muhammad Amin yang memerintah antara tahun 1243-1267 M tercatat sebagai sultan yang keenam. Dia menerangkan bahwa Ibukota Perlak ramai dikunjungi pedagang Islam dari Timur Tengah. Begitu pula di Perlak ini terdapat suatu lembaga pendidikan lainya berupa majelis ta‟lim tinggi. yang berlandaskan Pendidikan Islam dan ilmu pengetahuan. setelah mengalami masa keemasan yaitu ketika Sultan Muszaffar Syah (1450) memerintah. yang sekaligus melakukan tugas-tugas dakwah. Kerajaan Islam Isfahan di Timur Tengah 4. Kerajaan Islam Akra di India 5. Maka sejak itulah Kesultanan di Aceh mulai berkembang. Parsi dan India. terkenal sebagai seorang sultan yang arif bijaksana lagi alim sekaligus seorang ulama. dan kebudayaan. di Malaka berdiri sebuah Kerajaan yang diperintah oleh Sultan Muhammad Syah. pernah singgah di Perlak pada tahun 1292 M. Bahkan Ibukota kerajaan Aceh Darussalam terus berkembang menjadi Internasional dan menjadi pusat perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan. bahwa pada saat-saat kekuatan imperialis barat telah mematahkan sebagian besar negara-negara Islam. Pada saat itu terdapat lembaga-lembaga negara yang bertugas dalam bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan. Karena itulah beberapa kalangan ada yang menyatakan . diantaranya:  Balai Seutia Hukama. Dan sultan inilah yang mendirikan semacam perguruan tinggi Islam pada saat itu.

sejarah. merupakan masjid sebagai tempat berbagai aktifitas ummat termasuk pendidikan. Diselengarakan disetiap mukim. ilmu pasti dan faraid.  Rangkang.  Dayah Teuku Cik. ilmu bumi. tauhid (ilmu kalam). ilmu bumi. bahwa kerajaan Demak berdiri pada tahun 1518 M. Adapun jenjang pendidikan yang ada adalah sebagai berikut:  Meunasah (madrasah). para ahli sejarah tampaknya berbeda pendapat. bahasa Jawi/Melayu. tasawuf/akhlak. tafsir. ilmu bahasa dan sastra arab. seperti: Hamzah Fansuri. dan lain-lain. . Hal ini berdasarkan. dari Putri Cempa inilah lahir seorang putra yang bernama Raden Fatah. berhitung. pendapat ini berdasarkan atas jatuhnya kerajaan Majapahit. menulis dan membaca huruf arab. yang merupakan nama-nama yang tidak asing lagi sampai sekarang ini. Terdapat disetiap kampung. Dengan demikian. ahli pikir dan cendikiawan untuk membahas dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Merupakan kelompok studi tempat para ulama‟ dan sarjana berkumpul untuk bertukar pikiran membahas persoalan-persoalan pendidikan dan ilmu pendidikan. sejarah dan tata negara. mantiq. Materi yang diajarkan. akhlak. Syekh Nuruddin Ar Raniry dan Syekh Abdur Rauf Tengku Syiah Kuala. B. 1. Materi yang diajarkan.  Dayah. tauhid. ilmu falaq dan filsafat. fiqh (hukum islam). fiqh. akhlak dan sejarah Islam.  Balai Seutia Ulama‟.  Balai Jama‟ah Himpunan Ulama‟. Merupakan jawatan pendidikan yang bertugas mengurus masalah-masalah pendidikan dan pengajaran. yang kemudian kita ketahui menjadi Raja Islam pertama di jawa (Demak). Dapat disamakan dengan perguruan tinggi atau akademi. Tentang berdirinya kerajaan demak. diajarkan fiqh. bahwa pada tahun tersebut merupakan tahun berakhirnya masa pemerintahan Prabu Udara Brawijaya VII yang mendapat serbuan tentara Raden Fatah dari Demak.materi yang diajarkan yaitu. Rangkang adalah setingkat Madrasah Tsanawiyah. ilmu agama. bahasa arab. akhlak/tasawuf. Sistem Pendidikan Pada Masa Kerajaan Islam di Demak Salah seorang raja Majapahit bernama Sri Kertabumi mempunyai istri yang beragama Islam yang bernama Putri Cempa. sejarah/tata negara. dapat disamakan dengan Madrasah Aliyah sekarang.Merupakan lembaga ilmu pengetahuan. bahasa arab. Terdapat disetiap daerah ulebalang dan terkadang berpusat di masjid. Syekh Syamsudin Sumatrani. Kejadian tersebut tampaknya sangat besar pengaruhnya terutama dalam rangka dakwah Islam. tempat berkumpulnya para ulama‟. Sebagian ahli berpendapat bahwa kerajaan Demak berdiri pada tahun 1478 M. jelas sekali bahwa di Kerajaan Aceh Darussalam ilmu pengetahuan benarbenar berkembang dengan pesat dan mampu melahirkan para ulama‟ dan ahli ilmu pengetahuan. berfungsi sebagai sekolah dasar. ilmu bumi. (hisab). Adapula yang berpendapat. hadits. Bahkan diantaranya ada yang diabadikan menjadi nama perguruan tinggi terkenal di Aceh yaitu IAIN Ar Raniry dan Universitas Syiah Kuala.

mengapa pada saat tersebut dia tidak memproklamasikan dirinya sebagai pengganti sekaligus. Semua itu sebenarnya otomatis di anggap sah. Wali suatu daerah diberri gelaran resmi. Kerajaan Islam itu diharapkan sebagai kekuatan baru yang akan menghalau segala bentuk penderitaan lahir dan mendatangkan kesejahteraan. maka yang menjadi sasaran pendidikan dan dakwah Islam meliputi kalangan pemerintah dan rakyat umum. Dengan kondisi yang demikian. dan haknya sebagai putra mahkota. yang menjadi pusat pendidikan dan pengajaran serta sumber agama Islam. Raja Majapahit sudah kenal Islam jauh sebelum kerajaan Demak berdiri. sehingga tersebutlah nama-nama seperti: Sunan Gunung Jati. . perang saudara di Majapahit ini berkepanjangan dengan memakan waktu kurang lebih 30 tahun. Setelah terjadinya pertempuran tersebut.  Pelaksanaan Pendidikan Islam di Kerajaan Demak Tentang sistem pelaksanaan pendidikan dan pengajaran agama Islam di Demak punya kemiripan dengan yang dilaksanakan di Aceh. Kiai Ageng Tarub. Bahkan keluarga Raja Brawijaya sendiri kenal agama Islam melalui putri Cempa yang selalu bersikap ramah dan damai. yaitu dengan mendirikan masjid di tempattempat yang menjadi sentral di suatu daerah. disana diajarkan pendidikan agama dibawah pimpinan seorang Badal untuk menjadi seorang guru. yang melibatkan 6 orang ahli waris dari Hayam Wuruk. Kiai Ageng Sela dan lain-lain. Tentang sikap Raden Fatah tatkala terjadi penyerbuan terrhadap istana Majapahit olleh Ranawijaya Girindrawardhana yang menyebabkan tewasnya ayah handanya Raja kertabumi didalam keratin adalah sekedar bertahan dan membela hak waris atas Majapahit. Tapi nyatanya Demak sendiri baru dinyatakan berdiri sekitar tahun 1518 M. yang boleh dikatakan semacam hubungan timbal-balik. Dengan berdirinya agama Islam Demak yang merupakan kerajaan Islam pertama di jawa tersebut. kehadiran kerajaan Demak bukan penyebab runtuhnya Majapahit.Kendatipun demikian. Dalam tahun ini terjadi pertempuran antara penerus kekuasaan Majapahit Patih Udara dengan Adipati Yunus yang berkuasa di Demak. Kerajaan majapahit didahului oleh kelemahan pemerintah pusatnya yang disusul oleh perang saudara. maka penyiaran agama Islam makin meluas. Sunan Geseng. setelah wafatnya Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada. dan juga Raden Fatah sendiri menjadi raja adalah atas rasa keputusan para wali dan dalam hal ini para wali tersebut juga sebagai penasehat dan pembantu raja. kekuasaan Majapahit praktis berakhir. pendidikan dan pengajaran Islam pun bertambah maju. Dengan demikian keruntuhan tersebut jelas bukan disebabkan oleh agama Islam. yaitu gelar sunan dengan ditambah nama daerahnya. dimana sangatlah besar peranan para walisonggo di bidang dakwah Islam. Kehadiran kerajaan Islam Demak dipandang oleh rakyat Majapahit sebagai cahaya baru yang membawa harapan. Keruntuhanya lebih banyak disebabkan kelemahan dan kehancuran Majapahit dari dalam sendiri. Sebab kalau memang yang melakukan penyerbuan kudeta di Majapahit pada saat itu ialah Raden Fatah. Misalnya perang antara Bre Wirabumi dengan putri mahkota Kusumawardani. Memang antara Kerajaan Deamak dengan wali-wali yang Sembilan atau Walisonggo terjalin hubungan yang bersifat khusus.

Namun adanya perpindahan ini tidak menyebabkan terjadinya perubahan yang berarti terhadap sistem pendidikan dan pengajaran Islam yyang sudah berjalan. Meskipun tidak ada semacam undang-undang wajib belajar.bahkan pada zaman Sultan Agung juga kebudayaan. tahun yang saka yang telah berangka 1555 saka. Sultan Agung setelah mempersatukan Jawa Timur dengan Mataram serta daerrah-daerah yang lain. membaca alquran. 2. Atas usaha dan kebijaksanaan dari Sultan Agung lah kebudayaan lama yang berdsarkan Indonesia asli dan Hindu dapat diadaptasikan dengan agama dan kebudayan Islam. Sistem Pendidikan Pada Masa Kerajaan Islam Mataram Kerajaan Demak ternyata tidak bertahan lama. pendidikan sudah mendapat perhatian sedemikian rupa. tidak lagi ditambah dengan hitungan matahari. tapi anak-anak usia sekolah tampaknya harus belajar pada tempat-tempat pengajian di desanya atas kehendak orang tuanya sendiri. Di setiap tempat pengajian dipimpin oleh guru yang bergelar modin.Adanya kebijaksanaan wali-wali menyiarkan agama dan memasukkan anasir-anasir pendidikan dan pengajaran Islam dalam segala cabang kebudayaan nasional Indonesia. seolah-olah tertanam semacam kesadaran akan pendidikan pada masyarakat kala itu. terutama di saat Sultan Agung (1613) berkuasa. Para santri harus tinggal di asrama yang dinamai pondok. Tempat pengajianya disebut pesantren. juga ada tempat pengajian kitab. pokok dan dasar-dasar ilmu agama Islam dan sebagainya. Adapun cara mengajarkannya adalah dengan cara hafalan semata-mata. yang diajarkan huruf hijaiyah. seperti: 1. maka pada tahun 1633 M atas perintahan Sultan Agung. sejak tahun 1630 M mencurahkan perhatianya untuk membangun negara.  Pelaksanaan Pendidikan dan Pengajaran Agama Islam Pada zaman kerajaan Mataram. sangat mengembirakan. pada tahun 1568 M terjadi perpindahan kekuasaan dari Demak ke Pajang. bagi murid-murid yyang telah khatam mengaji alquran. C. seperti menggalakkan pertanian.. kesenian dan kesusastraan sangat maju. melainkan dengan hitungan perjalanan bulan. perdagangan dengan luar negeri dan sebagainya. Baru setelah pusat kerajaan Islam berpindah dari Pajang ke Mataram (1586). Tahun yang baru disusun disebut tahun jawa. Grebek disesuaikan denga hari raya Idul Fitri dan Maulid Nabi. sesuai dengan tahun Hijriah. Sejak saat itu terkenal dengan Grebek Poso (Puasa) dan Grebek Mulud. dan sampai sekarang tetap jugadipergunakan. terjadi beberapa macam perubahan. sehingga agama Islam dapat tersebar di seluruh kepulauan Indonesia. atas kehendak Sultan Agung dipukul dihalaman masjid besar. 3. Gamelan sekaten yang hanya dibunyikan pada Grebek mulud. Ketika itu hampir disetiap desa diadakan tempat pengajian alquran. barzanji. 1. . di dekat pesantren tersebut. Selain pelajaran alquran. Karena hitungan tahun Saka (Hindu) yang dipakai di Indonesia (Jawa) berdasarkan hitungan perjalanan matahari. berbeda dengan tahun Hijriah yang berdasarkan perjalanan bulan.

dua hari sebelum hari raya Idul Fitri. sesudah Pangeran Samudra yang kemudian berganti nama dengan Sultan Syuriansyah menang perang dengan Pangeran Tumenggung di Negara Daha. Idwar Saleh. dan perkembanganya mulai mantap setelah berdirinya Kerajaan Islam Banjarmasin dibawah pimpinan Sultan Suriansyah. Syekh Muhammad Arsyad juga berjasa besar dalam mendirikan pondok pesantren di kampung Dalam Pagar. yang dilengkapi dengan pondoknya. tafsir. sedang para santrinya menyimaknya. ialah pada hari Rabu Wage. Syekh Muhammad Arsyad banyak mengarang kitab-kitab agama. seperti: fiqh. yang sampai sekarang masih terkenal dengan sebutan pesantren Darussalamnya. dan dengancara bendungan (halaqah) bagi pelajarpelajar yang sudah lamadan mendalam keilmuanya. Tentang awal berdirinya Kerajaan Islam Banjar ini. yang mengajarkan satu cabang ilmu agama dengan cara mendalam atau spesialisasi. di antaranya yang paling terkenal sampai sekarang adalah Kitab Sabilul Muhtadin. Sistem Pendidikan Pada Masa Kerajaan Islam di Banjarmasin Kerajaan Demak memainkan peranan penting dalam memasukkan Islam ke Kalimantan. Sementara itu pada beberapa daerah Kabupaten diadakan pesantren besar. maka perkembangan Islam makin maju. sehingga pada giliranya beliau terkenal keulamaanya dan kedalaman ilmunya. pada tahun 1710 M (tepatnya syafar 1122 H) di zaman Kerajaan Islam Banjar ke. Syekh Muhammad Arsyad yang sejak kecil di asuh oleh Sultan Tahmilillah ini cukup lama berstudi di Mekah yaitu sekitar 30 tahun. yaitu dengan mempergunakan sistem halaqah. Pesantren ini adalah sebagai lembaga pendidikan tingkat tinggi. Selain pesantren besar. Bermacam-macam ilmu agama telah diajarkan disini. lalu diterjemahkan kata demi kata kedalam bahasa daerah dan dilakukan secara halaqah. hadits. Sultan Tahmilillah mengangkatnya sebagai mufti besar Kerajaan Banjar. Sesudah kerajaan Islam Banjar berdiri dibawah pimpinan Sultan Syuriansyah. menurut Drs. juga diselenggarakan semacam pesantren takhassus. masjid-masjid dibangun hampir di setiap desa. seorang demi seorang bagi murid-murid permulaan. Perkembangan yang sangat mengembirakan. sebagai kerajaan Islam yang pertama. tidak saja terkenal di Kalimantan dan Indonesia. ilmu kalam. tasawuf dan sebagainya. menerjemahkan kitab-kitab yang dipakai ke dalam bahasa daerah (Banjar). tapi sampai keluar negeri. 4. Kitab-kitab yang diajarkan pada pesantren besar itu ialah kitab-kitab besar dalam bahasa Arab. khususnya di kawasan Asia Tenggara. tidak berbeda dengan sistem pengajian kitab di pondok pesantren Jawa ataupun Sumatra. 24 September 1526 M.Adapun cara yang dipergunakan untuk mengajar kitab ialah dengan sistem sorogan. Ketua MSI (Masyarakat Sejarawan Indonesia) cabang Banjarmasin. untuk kelanjutan bagi santri yang telah menyelesaikan pendidikan di pesantren-pesantren desa. . Sistem pengajian kitab di pesantren Banjarmasin.7 dibawah pemerintahan Sultan Tahmilillah (1700-1748) telah lahir seorang ulama‟ terkenal kemudiannya yaitu Syekh Muhammad Arsyad al Banjary di desa Kalampayan Martapura.

Kesimpulan      Ø Sistem Pendidikan Pada Masa Kerajaan Islam di Aceh ü Kerajaan Samudra Pasai: Materi pendidikan dan pengajaran agama bidang syari‟at ialah fiqh mazhab Syafi‟i. A. yang jelas pada saat ini Islam telah berkembang sedemikian rupa. sejat tanggal 28 April 1859. Tokoh pemerintahan merangkap sebagai tokoh agama. terkenal sebagai seorang sultan yang arif bijaksana lagi alim sekaligus seorang ulama. seperti kitab Al Um karangan Imam Syafi‟i dan sebagainya. dan baru mereda perlawanan orang-orang Banjar tersebut setelah wafatnya Pangeran Antasari. Ketika pemerintah kolonial Belanda. ü Kerajaan aceh Darussalam (1511-1874) . di Banjarmasin juga sudah terdapat seorang ulama‟ besar. ü Kerajaan Perlak: Menurut riwayatnya. Begitu pula di Perlak ini terdapat suatu lembaga pendidikan lainya berupa majelis ta‟lim tinggi. niscaya kitab ini akan membahayakan kepada iman dan tauhid seseorang. Dan sultan inilah yang mendirikan semacam perguruan tinggi Islam pada saat itu. yang mengarang sebuah kitab tasawuf “Addarunnafis”. Sistem pendidikannya secara informal berupa majelis ta‟lim dan halaqah. Bagaimana tingginya iman dan ketebalan tauhid ummat Islam di zaman itu. Dengan demikian pada kerajaan Perlak ini proses pendidikan Islam telah berjalan dengan baik. bukan berarti mengecilkan arti pentingnya kerajaan-kerajaan Islam yang lain. yang sangat besar perananya baik dalam pelaksanaan pendidikan Islam maupuin dakwah Islamiyah tentunya. sehingga bagi yang iman tauhidnya belum mencukupi. Kerajaan Islam di Maluku dan sebagainya.Sebelum tampilnya Syekh Muhammad Arsyad. menancapkan kekuasaanya di daerah Banjar. dapatlah terbaca pada karya Syekh Nafis Al Banjary ini. yaitu Syekh Muhammad Nafis bin Idris Al Banjary. Pada majelis ta‟lim ini diajarkan kitab-kitab agama yang punya bobot dan pengetahuan tinggi. Meskipun hanya beberapa kerajaan Islam yang penulis kemukakan di dalam tulisan ini. Perang tersebut berlangsung lebih dari 40 tahun lamanya. PENUTUP 1. bahkan yang tak kalah pentingnya seperti Kerajaan Islam di Sulawesi. meletuskan perang Banjar yang terkenal. atas pimpinan seorang ulama besar Pangeran Antasari. yang dihadiri khusus oleh para murid yang sudah alim dan mendalam ilmunya. Demikianlah bagaimana keadaan pendidikan Islam pada masa kerajaan Islam. Biaya pendidikan agama bersumber dari negara. Sultan Mahmudin Alauddin Muhammad Amin yang memerintah antara tahun 1243-1267 M tercatat sebagai sultan yang keenam.

dan lain-lain. ilmu bahasa dan sastra arab. sejarah dan tata negara. merupakan masjid sebagai tempat berbagai aktifitas ummat termasuk pendidikan. ilmu falaq dan filsafat.  Ø Sistem Pendidikan Pada Masa Kerajaan Islam di Demak Tentang sistem pelaksanaan pendidikan dan pengajaran agama Islam di Demak punya kemiripan dengan yang dilaksanakan di Aceh. ilmu agama. hadits.  Balai Seutia Ulama‟. Adapun jenjang pendidikan yang ada adalah sebagai berikut:  Meunasah (madrasah). Dengan demikian. Rangkang adalah setingkat Madrasah Tsanawiyah.  Rangkang. Terdapat disetiap daerah ulebalang dan terkadang berpusat di masjid.  Dayah Teuku Cik. Merupakan kelompok studi tempat para ulama‟ dan sarjana berkumpul untuk bertukar pikiran membahas persoalan-persoalan pendidikan dan ilmu pendidikan. tempat berkumpulnya para ulama‟. berfungsi sebagai sekolah dasar. Bahkan diantaranya ada yang diabadikan menjadi nama perguruan tinggi terkenal di Aceh yaitu IAIN Ar Raniry dan Universitas Syiah Kuala. akhlak/tasawuf. Materi yang diajarkan. tafsir. Materi yang diajarkan. fiqh. yang merupakan nama-nama yang tidak asing lagi sampai sekarang ini. . ilmu bumi. diajarkan fiqh. jelas sekali bahwa di Kerajaan Aceh Darussalam ilmu pengetahuan benarbenar berkembang dengan pesat dan mampu melahirkan para ulama‟ dan ahli ilmu pengetahuan.Dalam bidang pendidikan di Kerajaan Aceh Darussalam adalah benar-benar mendapat perhatian. tauhid. bahasa arab. yaitu dengan mendirikan masjid di tempattempat yang menjadi sentral di suatu daerah. menulis dan membaca huruf arab. fiqh (hukum islam). akhlak dan sejarah Islam. Diselengarakan disetiap mukim. Dapat disamakan dengan perguruan tinggi atau akademi. seperti: Hamzah Fansuri. disana diajarkan pendidikan agama dibawah pimpinan seorang Badal untuk menjadi seorang guru. ilmu bumi. (hisab). bahasa arab. Terdapat disetiap kampung. Syekh Nuruddin Ar Raniry dan Syekh Abdur Rauf Tengku Syiah Kuala.  Dayah. Pada saat itu terdapat lembaga-lembaga negara yang bertugas dalam bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan. Syekh Syamsudin Sumatrani. diantaranya:  Balai Seutia Hukama. akhlak. ilmu bumi. tauhid (ilmu kalam). Merupakan lembaga ilmu pengetahuan. berhitung. sejarah/tata negara. ilmu pasti dan faraid. sejarah. ahli pikir dan cendikiawan untuk membahas dan mengembangkan ilmu pengetahuan. tasawuf/akhlak. dapat disamakan dengan Madrasah Aliyah sekarang. yang menjadi pusat pendidikan dan pengajaran serta sumber agama Islam. mantiq. bahasa Jawi/Melayu.materi yang diajarkan yaitu. Merupakan jawatan pendidikan yang bertugas mengurus masalah-masalah pendidikan dan pengajaran.  Balai Jama‟ah Himpunan Ulama‟.

maka yang menjadi sasaran pendidikan dan dakwah Islam meliputi kalangan pemerintah dan rakyat umum. Meskipun tidak ada semacam undang-undang wajib belajar. Memang antara Kerajaan Deamak dengan wali-wali yang Sembilan atau Walisonggo terjalin hubungan yang bersifat khusus. Tempat pengajianya disebut pesantren. yaitu gelar sunan dengan ditambah nama daerahnya. Kitab-kitab yang diajarkan pada pesantren besar itu ialah kitab-kitab besar dalam bahasa Arab. bagi murid-murid yyang telah khatam mengaji alquran. barzanji. Pesantren ini adalah sebagai lembaga pendidikan tingkat tinggi. seorang demi seorang bagi murid-murid permulaan. sangat mengembirakan. Sunan Geseng. di dekat pesantren tersebut.Adanya kebijaksanaan wali-wali menyiarkan agama dan memasukkan anasir-anasir pendidikan dan pengajaran Islam dalam segala cabang kebudayaan nasional Indonesia. Adapun cara yang dipergunakan untuk mengajar kitab ialah dengan sistem sorogan. lalu diterjemahkan kata demi kata kedalam bahasa daerah dan dilakukan secara halaqah. yaitu dengan mempergunakan sistem halaqah. dan dengancara bendungan (halaqah) bagi pelajarpelajar yang sudah lamadan mendalam keilmuanya. Kiai Ageng Sela dan lain-lain. sedang para santrinya menyimaknya. juga ada tempat pengajian kitab. Bermacam-macam ilmu agama telah diajarkan disini. Para santri harus tinggal di asrama yang dinamai pondok.  Ø Sistem Pendidikan Pada Masa Kerajaan Islam Mataram Pada zaman kerajaan Mataram. dimana sangatlah besar peranan para walisonggo di bidang dakwah Islam.. Sementara itu pada beberapa daerah Kabupaten diadakan pesantren besar. seolah-olah tertanam semacam kesadaran akan pendidikan pada masyarakat kala itu. membaca alquran. . Ketika itu hampir disetiap desa diadakan tempat pengajian alquran. Adapun cara mengajarkannya adalah dengan cara hafalan semata-mata. seperti: fiqh. ilmu kalam. dan juga Raden Fatah sendiri menjadi raja adalah atas rasa keputusan para wali dan dalam hal ini para wali tersebut juga sebagai penasehat dan pembantu raja. yang dilengkapi dengan pondoknya. untuk kelanjutan bagi santri yang telah menyelesaikan pendidikan di pesantren-pesantren desa. pokok dan dasar-dasar ilmu agama Islam dan sebagainya. Kiai Ageng Tarub. tidak berbeda dengan sistem pengajian kitab di pondok pesantren Jawa ataupun Sumatra. Selain pelajaran alquran. Dengan kondisi yang demikian. yang mengajarkan satu cabang ilmu agama dengan cara mendalam atau spesialisasi. hadits. yang diajarkan huruf hijaiyah. tapi anak-anak usia sekolah tampaknya harus belajar pada tempat-tempat pengajian di desanya atas kehendak orang tuanya sendiri.Wali suatu daerah diberri gelaran resmi. Selain pesantren besar. pendidikan sudah mendapat perhatian sedemikian rupa. sehingga agama Islam dapat tersebar di seluruh kepulauan Indonesia. sehingga tersebutlah nama-nama seperti: Sunan Gunung Jati. Di setiap tempat pengajian dipimpin oleh guru yang bergelar modin. menerjemahkan kitab-kitab yang dipakai ke dalam bahasa daerah (Banjar). juga diselenggarakan semacam pesantren takhassus. tafsir. tasawuf dan sebagainya.  Sistem Pendidikan Pada Masa Kerajaan Islam di Banjarmasin Sistem pengajian kitab di pesantren Banjarmasin. yang boleh dikatakan semacam hubungan timbal-balik.

DAFTAR PUSTAKA Hasbullah. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. Lintasan Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan. Jakarta. 2001 .