You are on page 1of 10

BAB I PENDAHULUAN 1.1.

Latar Belakang Masa remaja adalah masa transisi, dimana pada masa masa seperti ini sering terjadi ketidakstabilan baik itu emosi maupun kejiwaan. Pada masa transisi ini juga remaja sedang mencari jati diri sebagai seorang remaja. Namun sering kali dalam pencarian jati diri ini remaja cendrung salah dalam bergaul sehingga banyak melakukan hal yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku di masayarakat. Seperti perkelahian dan minum-minuman keras, pencurian, perampokan, perusakan/pembakaran, seks bebas bahkan narkoba. Perilaku menyimpang remaja tersebut dapat dikatakan sebagai kenakalan remaja. Tumbuh kembang remaja pada zaman sekarang sudah tidak bisa lagi dibanggakan. Perilaku kenakalan remaja saat ini sulit diatasi. Baru-baru ini sering kita dengar berita ditelevisi maupun di radio yang disebabkan oleh kenakalan remaja diantaranya kebiasaan merokok, tawuran , pemerkosaan yang dilakukan oleh pelajar SMA , pemakain narkoba dan lain-lain. Di kalangan remaja, sangat banyak kasus tentang penyalahgunaan narkoba. Berdasarkan hasil survei Badan Narkoba Nasional (BNN) Tahun 2005 terhadap 13.710 responden di kalangan pelajar dan mahasiswa menunjukkan penyalahgunaan narkoba usia termuda 7 tahun dan rata-rata pada usia 10 tahun. Survai dari BNN ini memperkuat hasil penelitian Prof. Dr. Dadang Hawari pada tahun 1991 yang menyatakan bahwa 97% pemakai narkoba yang ada selama tahun 2005, 28% pelakunya adalah remaja usia 17-24 tahun. Hasil survei membuktikan bahwa mereka yang beresiko terjerumus dalam masalah narkoba adalah anak yang terlahir dari keluarga yang memiliki sejarah kekerasan dalam rumah tangga, dibesarkan dari keluarga yang broken home atau memiliki masalah perceraian, sedang stres atau depresi, memiliki pribadi yang tidak stabil atau mudah terpengaruh, merasa tidak memiliki teman atau salah dalam pergaulan. Dengan alasan tadi maka perlu pembekalan bagi para orang tua agar mereka dapat turut serta mencegah anaknya terlibat penyalahgunaan narkoba.Kehidupan remaja pada masa kini mulai memprihatinkan. Dalam kurun waktu dua dasa warsa terakhir ini Indonesia telah menjadi salah satu negara yang dijadikan pasar utama dari jaringan sindikat peredaran narkotika yang berdimensi internasional untuk tujuan-tujuan komersial.3 Untuk jaringan peredaran narkotika di negara-negara Asia, Indonesia diperhitungakan sebagai pasar (market-state) yang paling prospektif secara komersial bagi sindikat internasioanl yang beroperasi di negara-negara sedang berkembang. Remaja yang seharusnya menjadi kader-kader penerus bangsa kini tidak bisa lagi menjadi jaminan untuk kemajuan Bangsa dan Negara. Bahkan perilaku mereka cenderung merosot.melihat latar belakang diatas maka kami mengangkat judul Makalah Kenakalan remaja ( tentang Narkoba ) yang terfokus pada pengetahuan tentang narkoba dan akibatnyan bagi remaja. 1.2. Tujuan 1.Menjelaskan jenis Narkoba 2.Dampak mengkonsumsi Narkoba 1.3. Rumusan Masalah 1. Apa Pengertian atau definisi Narkoba? 2. Apa saja jenis-jenis narkoba itu? 3. Apa dampak atau bahaya narkoba terhadap remaja? 4. Bagaimana pencegahan penyebaran narkoba dikalangan remaja? C. Tujuan 1. Memahami pengertian narkoba 2. Lebih mengatahui jenis-jenis narkoba 3. Mencari tahu apa dampak atau bahaya narkoba terhadap remaja 4. Lebih mengetahui cara pencegahan penyebaran narkoba dikalangan remaja

hilangnya rasa. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan sindroma ketergantungan. Jenis Narkoba : Menurut UU RI No 22 / 1997. Menurut UU RI No 5 / 1997. Pengertian Narkoba Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN). Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi ) fisik dan psikologis. baik secara oral/diminum.1. Golongan IV: Psikotropika yang berkhasiat pengobatan dan sangat luas digunakan dalam terapi dan / atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan sindroma ketergantungan. Nitrazepam (BK. baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran. Contoh: Morfin. maupun disuntikan. Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia.2. Narkotika adalah: zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semisintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran. Ganja.3. suasana hati atau perasaan. dan perilaku seseorang. Golongan II: Narkotika yang berkhasiat pengobatan.301 orang.BAB II PEMBAHASAN 2. yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan. Definisi Narkoba Narkoba (singkatan dari Narkotika. Contoh: Heroin. 22 tahun 1997) 2. Golongan III: Narkotika yang berkhasiat pengobatan dan banyak digunakan dalam terapi dan/atau tujuan pengebangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. Zat Adiktif Lainnya Yang termasuk Zat Adiktif lainnya adalah bahan atau zat yang berpengaruh psikoaktif diluar . DUM). Psikotropika terdiri dari 4 golongan: Golongan I: Psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi. baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika. Contoh: Phenobarbital. Kokain. digunakan sebagai pilihan terakhir dan dapat digunakan dalam terapi dan / atau untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. Contoh: Diazepam. Contoh: Codein. hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. Golongan II: Psikotropika yang berkhasiat pengobatan dan dapat digunakan dalan terapi dan/atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan sindroma ketergantungan.jumlah kasus penyalahgunaan Narkoba di Indonesia dari tahun 1998 – 2003 adalah 20. Contoh: Ekstasi. Golongan III: Psikotropika yang berkhasiat pengobatan dan banyak digunakan dalam terapi dan/atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi sedang mengakibatkan sindroma ketergantungan. dapat mengubah pikiran. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri. Contoh: Amphetamine. di mana 70% diantaranya berusia antara 15 -19 tahun 2. Petidin. dihirup. dan dapat menimbulkan ketergantunganNarkotika sendiri dikelompokkan lagi menjadi: Golongan I: Narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman. Psikotropika adalah: zat atau obat.

hasish. whiz. b. c. Bentuknya ada yang berbentuk bubuk warna putih dan keabuan dan juga tablet. Ada 3 golongan minuman beralkohol: a. dan sering menjadi bagian dari kehidupan manusia sehari – hari dalam kebudayaan tertentu. dan dapat menghilangkan rasa sakit dan lelah. Kokain. Contoh: Amphetamine (Shabu. Opium. grass. crystal. 2. rasanya sedikit pahit dan lebih mudah larut Nama jalanan: koka. b. pikiran dan seringkali menciptakan daya pandang yang berbeda sehingga seluruh persaan dapat terganggu. c. pemakai cenderung merasa lebih santai. Yang sering disalahgunakan adalah: Lem. Contohnya: Opioda (Morfin. chalie. yang berpengaruh menekan susunan saraf pusat. SS. Johny Walker) Inhalasi. Opioda alamiah (Opiat): Morfin. Efek rasa dari kanabis tergolong cepat. Dikemas dalam bentuk tablet dan capsul. karena rokok dan alkohol sering menjadi pintu masuk penyalahgunaan NAPZA lain yang berbahaya. kering pada mulut dan tenggorokan. gelek. gas yang dihirup dan solven (zat pelarut) mudah menguap berupa senyawa organik. rasa gembira berlebihan (euphoria). adalah jenis NAPZA yang berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. yang terdapat pada berbagai barang keperluan rumah tangga. Heroin. Penggunaan dengan cara dihirup akan beresiko kering dan luka pada sekitar lubang hidung bagian dalam. Manson House. Penghapus Cat Kuku. sensitive. bhang. Amphetamine Nama jalanan: seed. Golongan C: kadar etanol 20-45 % (Whisky. xtc. Tembakau. ice. nama jalanan: SHABU. menambah percaya diri. Hidromorfin. Hipnotik (obat tidur) dan Tranquilizer (anti cemas). Golongan Depresan (Downer). adalah jenis NAPZA yang dapat menimbulkan efek halusinasi yang bersifat merubah perasaan. kantor. Cara pemakainnya: membagi setumpuk kokain menjadi beberapa bagian berbaris lurus diatas permukaan kaca atau alas yang permukaannya datar kemudian dihirup dengan menggunakan penyedot seperti sedotan atau dengan cara dibakar bersama dengan tembakau. sering berfantasi/menghayal. sedative (penenang). Golongan A: kadar etanol 1-5 % (Bir) b. Berasal dari tanaman kanabis sativa atau kanabis indica. Di dalam masyarakat NAPZA/NARKOBA yang sering disalahgunakan adalah: 1. dan sebagai pelumas mesin. kehilangan nafsu makan. srepet. happy dust. Opioda semisintetik: Heroin / putauw. Kokain Kokain berupa kristal putih. 3. 4. Cara pengunaan dibakar . pemakaian tembakau yang mengandung nikotin sangat luas di masyarakat. segar dan bersemangat. Berdasarkan efeknya terhadap perilaku yang ditimbulkan dari NAPZA dapat digolongkan menjadi 3 golongan: a. Jenis ini menbuat pemakainnya menjadi aktif. Efek pemakain kokain: pemakai akan merasa segar. Ekstasi). harus menjadi bagian dari upaya pencegahan. Ada 2 jenis Amphetamine: MDMA (methylene dioxy methamphetamine) Nama jalanan: Inex. Cara penggunaan: dengan cara dihirup. meth. aktif berkomunikasi. terdapat 3 golonagan besar: a. Cara penggunaan: dihisap dengan cara dipadatkan menyerupai rokok atau dengan menggunakan pipa rokok. Codein. Dalam upaya penanggulangan NAPZA di masyarakat. Bensin. Jenis ini membuat pemakainya menjadi tenang dan bahkan membuat tertidur bahkan tak sadarkan diri. selera makan tinggi. meliputi: Minuman Alkohol. Vodca. pemakaian rokok dan alkohol terutama pada remaja.Narkotika dan Psikotropika. Sedangkan yang berbentuk tablet diminum dengan air. Tiner. coke. marijuana. Contoh: Kanabis (ganja). mengandung etanol etil alkohol. Jika digunakan bersamaan dengan Narkotika atau Psikotropika akan memperkuat pengaruh obat / zat itu dalam tubuh manusia. Opioda sintetik: Metadon.Metamphetamine ice. adalah jenis NAPZA yang merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja. Golongan Halusinogen. Kanabis Nama jalanan: cimeng. Codein). Golongan B: kadar etanol 5-20 % (Berbagai minuman anggur) c. ganja. Golongan Stimulan (Upper). Opiada. snow / salju.

tabs. Dampak Fisik Selain ketergantungan sel-sel tubuh. TBC. 5. Pendidikan menjadi terganggu. serta sebagai obat tidur. Uap bensin. dikucilkan oleh lingkungan 2. Lem. e.4. Isi korek api gas. Gangguan pada hemoprosik. kertas. Dapat terinfeksi penyakit menular berbahaya seperti HIV AIDS. masa depan suram c. Ada juga yang berbentuk pil dan kapsul. Herpes. warna. Lamban kerja. Banyak sekali pecandu narkoba yang berakhiran dengan katup jantung yang bocor. Bentuk: biasa didapatkan dalam bentuk kertas berukuran kotak kecil sebesar seperempat perangko dalam banyak warna dan gambar. Solvent/Inhalasi Adalah uap gas yang digunakan dengan cara dihirup. Gangguan pada paru-paru. d. Efek yang ditimbulkan: pusing. Cenderung menyakiti diri. MG. 2. Gangguan pada kulit. menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal 4. ceroboh kerja. menghilang setelah 8-12 jam. atau dimasukan lewat anus. Hepatitis. Gangguan pada sistem syaraf. Agitatif. pengkhayal. Over dosis bisa menyebabkan kematiaan a.Menyebabkan gangguan jiwa berat atau psikotik. Contohnya: Aerosol. Nama jalanan: Benzodiazepin: BK. Dampak Penyalahgunaan Narkoba Terhadap Remaja Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi Over Dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. jantung. 7. Gangguan pada sistem pencernaan. jantung dan hati. disuntikan. muntah gangguan fungsi paru. trips. apatis. Menyebabkan melakukan tindak kejehatan.kegagalan dalam mencoba berhenti memakai narkoba. penuh curiga 3.dan otak juga mengalami kerusakan akibat penggunaan jangka panjang narkoba. Menyebabkan bunuh diri 3. kekerasan dan pengrusakan. Dum. kejang. Cara pemakaian: dengan diminum. Gangguan pada traktur urinarius. kepercayaan diri. . Sulit berkonsentrasi. Merepotkan dan menjadi beban keluarga 3. Cara penggunaan: meletakan LSD pada permukaan lidah. anti-sosial dan asusila. ginjal. Dampak Langsung bahaya Narkoba Bagi Jasmani / Tubuh Manusia Gangguan pada jantung. akan tetapi semua itu tidak benar. Dampak Langsung Narkoba Bagi Kejiwaan / Mental Manusia 1. bahkan bunuh diri b. paru-paru yang bolong. Gangguan pada otak. Rohyp. stress. Nama jalanan: acid. Namun orang normal yang depresi dapat menjadi pemakai narkoba karena mereka berpikir bahwa narkoba dapat mengatasi dan melupakan masalah dirinya. Lysergic Acid Termasuk dalam golongan halusinogen. halusinasi ringan. mual. paru-paru. dll. Gangguan pada tulang. Cairan untuk dry cleaning. 6. Gangguan pada endorin. dan bereaksi setelah 30 – 60 menit kemudian. Digunakan di bidang medis untuk pengobatan pada pasien yang mengalami kecemasan. pada golongan yang kurang mampu. 2. perasaan kesal dan tertekan 5. Gangguan pada pembuluh darah. Dampak Pisikis: 1.. sering tegang dan gelisaHilang h 2. Gangguan mental.dengan mengunakan alumunium foil dan asapnya dihisap atau dibakar dengan menggunakan botol kaca yang dirancang khusus (boong). Biasanya digunakan dengan cara coba-coba oleh anak di bawah umur. Sedatif-hipnotik (benzodiazepin) Termasuk golongan zat sedative (obat penenang) dan hipnotika (obat tidur). Efek rasa: terjadi halusinasi tempat. Efek depresi bisa ditimbulkan akibat kecaman keluarga. dan waktu sehingga timbul obsesi yang sangat indah dan bahkan menyeramkan dan lama-lama menjadikan penggunaanya paranoid. teman dan masyarakat atau. kepala berputar. Lexo. perasaan tidak aman. Dampak Sosial: 1. Menyebabkan depresi mental. Tiner. organ-organ vital dalam tubuh seperti liver.

seperti untuk meningkatkan daya tahan dan stamina serta mengurangi rasa lelah. Pendidikan Agama sejak dini b. maka penanggulangannya harus dilakukan melalui kerja sama international. Preventif a. Tindakkan Hukum Dukungan semua pihak dalam pemberlakuan Undang-Undang dan peraturan disertai tindakkan nyata demi keselamatan generasi muda penerus dan pewaris bangsa. yang teramat penting adalah pelaksanaan Hukum yang tidak pandang bulu. narkotika memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. c. TNI AD. Ganja (ganja/cimeng) Orang-orang terdahulu menggunakan tanaman ganja untuk bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya sangat kuat. dan barang siapa terindikasi positif narkoba agar dikeluarkan dari sekolah dan disalurkan ke pusat rehabilitasi. Kemudian menanggulangi masalah narkoba harus dilakukan secara terintegrasi antara aparat keamanan (Polisi. Biji ganja juga digunakan sebagai bahan pembuat minyak. 3. Anak-anak diberikan pengetahuan sedini mungkin tentang narkoba. 2. Opioid Opioid atau opium digunakan selama berabad-abad sebagai penghilang rasa sakit dan untuk mencegah batuk dan diare. jaksa. dan dampak negatifnya 2. Mengingat penyalah gunaan narkoba adalah masalah global. 2. setiap kehidupan memiliki dua sisi mata uang. Berikut dampak positif narkotika: 1. Belum lagi kerusakan fisik yang muncul akibat infeksi virus {Hepatitis C dan HIV/AIDS} yang sangat umum terjadi di kalangan pengguna jarum suntik. Adanya ide tes urine dikalangan Pemda Kalteng adalah suatu ide yang bagus dan perlu segera dilaksanakan. e. jenis. Khusus untuk penanggulangan narkoba di sekolah agar kerja sama yang baik antara orang tua dan . terutama untuk menyelamatkan jiwa manusia dan membantu dalam pengobatan. Walaupun begitu. kecuali UU No :5/1997 tentang Psikotropika dan UU no: 22/1997 tentang Narkotika.sekolah agar dilakukan razia tanpa pemberitahuan sebelumnya terhadap para siswa yang dapat dilakukan oleh guru-guru setiap minggu. tidak pilih kasih. imigrasi. Penanggulangan secara nasional. Demikian juga dikalangan mahasiswa di perguruan tinggi. ada beberapa alternative penanggulangan yang dapat kami tawarkan : a.gagal ginjal. narkotika juga memberikan dampak yang positif. Barang siapa terindikasi mengkomsumsi narkoba harus ditindak sesuai peraturan DIsiplin Pegawai Negri Sipil dan peraturan yang mengatur tentang pemberhentian Pegawai Negri Sipil seperti tertuang dalam buku pembinaan Pegawai Negri Sipil. Pembinaan kehidupan rumah tangga yang harmonis dengan penuh perhatian dan kasih sayang. 3. Menjalin komunikasi yang konstruktif antara orang tua dan anak d. Sehubungan dengan hal itu. Rehabilitasi Didirikan pusat-pusat rehabilitasi berupa rumah sakit atau ruang rumah sakit secara khusus untuk mereka yang telah menderita ketergantungan. AU ) hakim. Di balik dampak negatif.5. Kokain Daun tanaman Erythroxylon coca biasanya dikunyah-kunyah untuk mendapatkan efek stimulan. Cara Penanggulangan Narkoba Pada Remaja Upaya penanggulangan penyalahgunaan narkoba dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: 1. AL. Kemudian dikalangan Dinas Pendidikan Nasional juga harus berani melakukan test urine kepada para siswa SLTP-SLTA. Tapi kenapa hingga saat ini penyalah gunaan narkoba semakin meraja lela ? Mungkin kedua Undang-Undang tersebut perlu di tinjau kembali relevansinya atau menerbitkan kembali Undang-Undang yang baru yang mengatur tentang penyalahgunaan narkoba ini. diknas. serta liver yang rusak. Di sekolah. Sayangnya KUHP belum mengatur tentang penyalah gunaan narkoba. Jika digunakan sebagaimana mestinya. b. semua dinas/instansi mulai dari pusat hingga ke daerah-daerah. c. Orang tua memberikan teladan yang baik kepada anak-anak.

hotel. Sehubungan dengan kasus ini. Misalnya apakah narkoba itu. kapal laut dan kendaraan darat yang masuk. Pihak Departemen Kesehatan bekerjasama dengan POLRI untuk menerbitkan sebuah booklet yang berisikan tentang berbagai hal yang terkait dengan narkoba. Temuan para guru dan orang tua agar dikomunikasikan dengan baik dan dipecahkan bersama. Artinya guru bertugas mengawasi para siswa selama jam belajar di sekolah dan orang tua bertugas mengawasi anak-anak mereka di rumah dan di luar rumah. dan berbagai instansi tentang bahaya dan dampak negative dari narkoba.guru diaktifkan. maka keluarga adalah kunci utama yang sangat menentukan terlibat atau tidaknya anak-anak pada narkoba. Booklet tentang narkoba tersebut dibagi-bagikan secara gratis kepada semua orang dan dikirin lewat pos kealamatalamat rumah. apa saja yang digolongkan kedalam narkoba. Disamping itu melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah. misalnya pemerintah sudah memiliki komitmen untuk memerangi narkoba. f. Demikian juga merazia para penumpang pesawat. maka solusi yang ditawarkan adalah komunikasi yang harmonis dan terbuka antara orang tua dan anak-anak mereka. dan dicari upaya preventif penanggulangan narkoba ini dikalangan siswa SLTP dan SLTA. Mantan pemakai narkoba yang sudah sadar perlu dilibatkan dalam kegiatan penyuluhan seperti itu agar masyarakat langsung tahu latar belakang dan akibat mengkomsumsi narkoba. Polisi dan aparat terkait agar secara rutin melakukan razia mendadak terhadap berbagai diskotik.orang pemakai narkoba cara melakukan upaya preventif terhadap narkoba. sekolah-sekolah dan lain-lain. d. Seperti di Australia. bahayanya. g. perguruan tinggi. Oleh sebab itu komunikasi antara orang tua dan anak-anak harus diefektifkan dan dibudayakan. Kerja sama dengan tokoh-tokoh agama perlu dieffektifkan kembali untuk membina iman dan rohani para umatnya agar dalam setiap kotbah para tokoh agama selalu mengingatkan tentang bahaya narkoba. kenapa orang mengkomsumsi narkoba. karaoke dan tempat-tempat lain yang mencurigakan sebagai tempat transaksi narkoba. baik secara rutin maupun secara insidental. . tandatanda yang harus diketahui pada orang. e. Karena sasaran narkoba adalah anak-anak usia 12-20 tahun. aparteman.

. Karena baik atau buruknya perilaku anak sangat bergantung bagaimana orang tua menjadi teladan bagi putra-putrinya 3.1. keharmonisan. Intinya “DON’T BE AFFRAID TO SPEAK UP !!”. Dengan sikap kepedulian ini. maka motto bahwa. SARAN Bagi para pecandu coba bersikap terbuka terhadap orang yang dia percaya (tepat) untuk mendapatkan respons yang baik. Jangan berfikir “YOU CAN SOLVE THEM BY YOURSELF” dan jangan takut untuk menuju perubahan. ”Pencegahan lebih baik dari mengobati”.2. kenakalan remaja. Pada tahap awal kehidupan manusia agen sosialisasi pertama adalah keluarga.BAB III PENUTUP 3. Dipandang dari segi pendidikan sudah jelas bahwa hal ini akan mengganggu pelajarannya. KESIMPULAN Kebiasaan menggunakan narkoba di kalangan remaja amat membahayakan baik ditinjau dari segi pendidikan maupun kesehatan serta sosial ekonomi. pencegahan berbagai tindak kriminal. kedamaian. akan benar-benar terbukti dalam kasus pemakaian obat-obat terlarang. sedangkan dari segi kesehatan akibat kebiasaan menggunakan narkoba akan menyebabkan berbagai penyakit. Oleh karena itu. orang tua merupakan orang penting (significant other) dalam sosialisasi. Melalui sikap kepedulian. Guna mencegah terjerumusnya para penerus bangsa tersebut ke dunia Narkoba. keamanan. maka campur tangan dan tanggung jawab orang tua memegang peranan penting di sini. akan mudah diciptakan.

. Syani. 1993. Narkoba Mengincar Anak Anda Panduan bagi Orang tua. 2008. Modul Dasar-Dasar Sosiologi&Sosiologi KesehatanI. 2008. Sudarman. Guru. 2007. pecegahan Narkoba Sejak Usia Dini. Jakarta: Salemba Medika. Sosiologi Suatu Pengantar. Kartono.DAFTAR PUSTAKA Effendi. Shadily. Mangku. Kartini. Arief Sumarwoto. Patologi II Kenakalan Remaja. 2007. Sosiologi Untuk Kesehatan. Soekanto. Hassan. Luqman. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher. dan Ulani Yunus. Jakarta: Rajawali. Jakarta: PSKM FKK UMJ. Sosiologi dan Perubahan Masyarakat. 2006. Mudji Waluyo. Jakarta: PT Raja Grafindo Persuda Sofyan. 1995. Made Pastika. Jakarta: Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. dan Badan Narkotika dalam Penanggulangan Bahaya Narkoba di Kalangan Remaja. Abdul. Momon. Jakarta: PT RINEKA CIPTA. 1992. Suryono. Ahmadi. Sosiologi Untuk Masyarakat Indonesia. PT DUNIA PUSTAKA JAYA.

........... Cara penanggulangan Narkoba.....................................................1 1............................................2 2................1 1....................................1 BAB II PEMBAHASAN.....7 3...5..........2................... Definisi Narkoba..........................7 3...........2 Tujuan............................................. Dampak penyalahgunaan Narkoba......................ii BAB I PENDAHULUAN...1..........................................................2 2......................5 BAB III PENUTUP..................................................2 2......DAFTAR ISI DAFTAR ISI....................................................7 DAFTAR PUSTAKA............................ Kesimpulan...... Pengertian Narkoba................................................4.............. Saran.................................................3..........1............................................................................................................................................................................................................................................................................2 2...............................................................................8 .....................................................................................................................................3 Rumusan Masalah.2.................................................................................................................................................................................................................................................................4 2....1 1... Jenis Narkoba...........................................................................................................................................................1 Latar belakang..........................i KATA PENGANTAR...................................................

u n t u k i t u p e n u l i s m e n g h a r a p k a n adanya kritik dan saran yang membangun dari para pembaca. Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas b e l a j a r t e r s e b u t . K i r a n y a m a k a l a h i n i d a p a t m e m b e r i k a n m a n f a a t k e p a d a p a r a pembacanya. penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu.Nya.KATA PENGANTAR Pertama-tama penulis mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang MahaEsa atas kasih karunia dan berkat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalahini. namun berkat penyertaan. Penulis berharap akan adayang mengembangkan makalah ini di masa yang akan datang .Sejalannya kurikulum dan materi kuliah Agama. Meskipun banyak kesulitan dalam membuat makalah ini.M a k a l a h i n i m a s i h j a u h d a r i k e s e m p u r n a a n . maka mahasiswa ditugaskanuntuk membuat makalah tentang Narkoba.