Berita Terbaru, Online Seminar, Video On Demand - Banjir Akibat Fungsi...

http://www.centroone.com/news/2013/01/4y/banjir-akibat-fungsi-pemerin...

Banjir Akibat Fungsi Pemerintah Tidak Berjalan
News » Humanity Kamis, 24 Jan 2013 - 11.40 WIB

Ibukota Indonesia, DKI Jakarta masih berstatus darurat banjir.Walau ketinggian air tiap kawasan berbeda-beda, banjir merata di setiap kawasan ibukota. Menurut keterangan sumber, 40 persen atau sekitar 24.000 hektare dari seluruh wilayah DKI Jakarta adalah dataran yang letaknya lebih rendah dari permukaan laut. Dataran yang rendah ini dialiri oleh tiga belas sungai yang bermuara di laut Jawa. Saat ini Jakarta juga merupakan kota dengan jumlah penduduk tertinggi di Indonesia dan jumlah ini terus bertambah karena daya tarik kota ini sebagai pusat perekonomian Indonesia. Tingkat pertambahan penduduk yang tinggi ini menimbulkan tekanan pada lingkungan hidup Jakarta yang semakin lama semakin berat. Perpaduan antara kondisi geografis yang rendah dan dialiri oleh banyak sungai, serta kian rusaknya lingkungan hidup akibat tekanan pertumbuhan penduduk, menyebabkan Jakarta kian lama kian rentan terhadap ancaman bencana banjir. Ini terbukti pada awal 2013 ini, banjir menggenani Metropolitan tersebut.

Jakarta saat banjir (Achmad/Centroone)

Banjir di Kota Jakarta berkaitan erat dengan banyak faktor seperti, pembangunan fisik di kawasan tangkapan air di hulu yang kurang tertata baik, urbanisasi yang terus meningkat, perkembangan ekonomi dan perubahan iklim global. Sesungguhnya banjir di kota ini bukanlah masalah baru. Pemerintah kolonial Belanda pun sudah dari awal dipusingkan dengan banjir dan tata kelola air Jakarta. Hanya berselang dua tahun setelah Batavia dibangun lengkap dengan sistem kanalnya, 1621 kota ini mengalami banjir. Ini adalah catatan pertama dalam sejarah Hindia Belanda, di mana pos pertahanan utama VOC di Asia Timur itu dilanda banjir besar. Selain itu banjirbanjir kecil hampir setiap tahun terjadi di daerah pinggiran kota, ketika wilayah Batavia melebar hingga ke Glodok, Pejambon, Kali Besar, Gunung Sahari dan Kampung Tambora. Tercatat banjir besar terjadi antara lain pada 1654, 1872, 1909 dan 1918. Banjir besar yang terjadi pada tahun 1918 membuat hampir seluruh kota tergenang. Dilaporkan pada saat itu ketinggian air sempat mencapai setinggi dada orang dewasa. Salah satu upaya penanggulangan banjir yang dilakukan oleh pemerintah kolonial setelah banjir besar 1918 adalah membangun saluran air yang disebut sebagai Banjir Kanal Barat pada 1922. Pembangunan Banjir Kanal Barat merupakan ide ahli tata kelola air, Herman van Breen. Kanal ini terutama dibangun untuk melindungi kawasan Kota dari banjir tetapi tidak melindungi daerah-daerah lainnya. Panjang Banjir Kanal Barat adalah 17,5 km dan pada waktu itu kanal ini terhitung hebat karena mampu mengatur air yang masuk ke kota Batavia, dan menampung air Sungai Ciliwung, Sungai Cideng, Sungai Krukut dan Sungai Grogol. Saat itu jumlah penduduk masih relatif sedikit, pada 1930 tercatat penduduk Batavia hanya berjumlah 811.000 orang. Tekanan penduduk pada lingkungan alam Jakarta ketika itu belumlah sebesar sekarang sehingga Herman van Breen berhasil dengan mudah melindungi kawasan Kota dari banjir. Kini dengan pertambahan penduduk, justru memerparah tekanan penduduk pada lingkungan alam kota itu. Sekadar diketahui, secara geografis, Kota Jakarta dengan luas wilayah 650,40 kilometer persegi (termasuk Kepulauan Seribu, seluas 9,20 kilometer persegi), berada di dataran rendah pantai Utara Bagian Barat Pulau Jawa. Wilayah Bagian Utara sampai sekitar 10 Km ke arah Selatan, maksimal tinggi tanah 7 kilometer di atas titik Peil Priok. Pada lokasi tertentu justru letaknya berada di bawah permukaan laut. Wilayah bagian Selatan Banjir Kanal relatif merupakan daerah berbukit-bukit dibandingkan dengan wilayah Utaranya, keadaan tanah agak curam. Bagian Utaranya keadaan tanahnya hampir rata atau datar. Dilihat keadaan topografinya, wilayah DKI Jakarta dikatagorikan sebagai daerah datar dan landai. Ketinggian tanah dari pantai sampai ke banjir kanal berkisar antara 0 meter sampai 10 meter di atas permukaan laut diukur dari titik nol Tanjung Priok. Sedangkan dari banjir kanal sampai batas paling Selatan dari wilayah DKI antara 5 meter sampai 50 meter di atas permukaan laut. Daerah pantai merupakan daerah rawa atau daerah yang selalu tergenang air pada musim hujan. Menurut pakar Hukum Lingkungan dari Unair, Suparto Wijoyo, masalah banjir di manapun terjadinya, akibat fungsi pemerintahan yang tidak jalan. Masalah banjir di Indonesia seharusnya bisa diantisipasi sejak dini jika fungsi pemerintahan berjalan dengan baik. Suparto yang juga Staf Ahli Kementerian Negara Lingkungan Hidup menilai jika bencana yang ada ini, seolah-olah dibuat-buat. Buktinya, hadir UU Bencana. Menurut dia, mengapa bencana harus dibuatkan UU, ini sama saja selalu berharap ada bencana. Seharusnya yang ada adalah dibuat UU soal kelestarian lingkungan.

1 of 2

29/01/2013 23:43

Dengan kondisi itu.. pembuatan tanggul. Surabaya terletak di tepi pantai utara Jawa Timur. Bahkan pada 2008 lalu. Semua itu terjadi karena kondisi hutan kita yang sudah gundul dan tidak mampu menyerap air." ujar dia. Ini seharusnya jadi langkah antisipasi. tak menutup kemungkinan Surabaya juga mudah terendam.com/news/2013/01/4y/banjir-akibat-fungsi-pemerintah-tidak-berjalan/ © 2011 Centro One 2 of 2 29/01/2013 23:43 ..Berita Terbaru. bisa saja Kota Pahlawan ini sama dengan Ibukota.Banjir Akibat Fungsi. DKI Jakarta. Debit air hujan itu sebenarnya dari dulu sama. Surabaya berada pada dataran rendah dengan ketinggian antara 3-6 meter di atas permukaan laut kecuali di bagian Selatan terdapat 2 bukit landai yaitu di daerah Lidah dan Gayungan yang ketinggiannya antara 25-50 meter di atas permukaan laut dan di bagian barat sedikit bergelombang. Oleh:Windhi A-editor:YL.com/news/2013/01/4y/banjir-akibat-fungsi-pemerin. jika antisipasi tak dilakukan Surabaya.centroone. Kabupaten Sidoarjo di Selatan. pengerukan sedimentasi di sungai-sungai dan lain sebagainya. sebenarnya sebelum kejadian sudah ada peringatan tentang prediksi curah hujan yang tinggi. bukan malah menunggu.. Bagi Suparto Wijoyo. Video On Demand .centroone. http://www. kota ini juga disibukan dengan masalah banjir besar.antamaputra Temukan artikel ini di http://www.. Wilayahnya berbatasan dengan Selat Madura di Utara dan Timur. serta Kabupaten Gresik di Barat. “Untuk banjir Jakarta. Langkah yang harus dilakukan seperti penguatan kanal. sehingga air hujan langsung menuju sungai. Online Seminar. jika langkah antisipasi ini juga tak dilakukan di Surabaya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful