Sabtu, 23 Februari 2013, 18:48 WIB.

| Oleh Detik Islam

Ormas Islam kembali Tegaskan Menolak Rencana Pembangunan Kedubes AS

Ormas Islam kembali tegaskan menolak rencana pembangunan Kedubes Amerika Serikat (AS) di Indonesia. Hal itu mereka sampaikan saat kegiatan temu tokoh yang diselenggarakan oleh Lajnah Fa’liyah DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Kamis (21/2), Crown Palace, Jakarta. “Kita sepakat menolak pembangunan Kedubes Amerika, dan itu hanya jadi mudhorot buat Indonesia,” tegas Amin Lubis, Pengurus Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) dihadapan delegasi ormas-ormas Islam. Hal senada dilontarkan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia, Ismail Yusanto. “Kami menolak rencana pembangunan Kedubes AS di Jakarta karena fasilitas itu pasti bakal menjadi sarana untuk mengokohkan penjajahan AS di negeri ini yang selama ini telah berjalan, khususnya dibidang politik dan ekonomi,” ujarnya. Selain ormas Islam sepakat menolak pembangunan kedubes AS tersebut. Mereka pun bertekad akan terus bergerak hingga kedubes Amerika Serikat batal dibangun. “Kita pun bertekad akan bergerak terus hingga Kedubes AS itu betul-betul Batal dibangun,” ujar Ketua Lajnah Fa’liyah DPP HTI, Dr Rahmat Kurnia. Para delegasi ormas pun berencana akan menghadiri aksi damai menolak kedubes Amerika Serikat di depan kantor Pemprov DKI Jakarta, Jumat 22 Februari 2013 pukul 13.30 yang diselenggarakan oleh DPP Hizbut Tahrir Indonesia.
detikislam.com/berita/kabar-utama/ormas-islam-kembali-tegaskan-menolak-rencana-pembangunan-kedubes-as/ 1/2

Ormas-ormas Islam yang hadir dalam pertemuan tersebut; Prof. Dr Musjby (International Moslem Brotherhood), Mukhlis Abd (Muhammadiyah), M. Sabil dan Zulkifli (Al-Ittihadiyah), Amin Lubis (Perti), H. Maulana dan Hasan R (Forum Betawi Rempug), Mahdi (Media Kahmi), Yususf K (Perti), Akram (Korps Mubaligh Jakarta), dr Jozerizal Jurnalis (Mer-C), Karim Sulaiman (Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia), Adam (Gerakan Reformis Islam) dan Alifian Tanjung (Taruna Muslim).[] fatih mujahid

detikislam.com/berita/kabar-utama/ormas-islam-kembali-tegaskan-menolak-rencana-pembangunan-kedubes-as/

2/2