You are on page 1of 4

Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional

Tahun 1987
Tata Negara

EBTANAS-SMA-87-01 EBTANAS-SMA-87-06
Bentuk demokrasi yang pelaksanaannya cenderung Negara kesatuan yang memberikan kesempatan dan
adanya pemisahan secara mutlak antara badan kekuasaan kepada daerah guna mengurus rumah
legislatif, eksekutif dan yudikatif dianutdi negara ... tangganya sendiri, dapat dikatakan bahwa negara
A. Inggris tersebut menerapkan sistem ...
B. Perancis A. sentralisasi
C. Swiss B. desentralisasi
D. Amerika Serikat C. dekonsentrasi
E. Indonesia D. medebewind
E. unitarisme
EBTANAS-SMA-87-02
Waktu negara RI memperlakukan UUDS 1950 EBTANAS-SMA-87-07
seringkali berakibat jatuh bangunnya kabinet. Hal ini Inggris, Belanda, Norwegia, Muangthai merupakan
disebabkan oleh ... suatu negara yang bentuk pemerintahannya adalah ...
A. sistem parlementer yang dianut lebih menitik A. republik
beratkan pada kepentingan golongan B. kerajaan atau monarkhi
B. sistem multi partai yang menitik beratkan pada C. oligarkhi
kepentingan nasional D. diktator
C. tekanan politik yang berlebih-lebihan E. diktator dan oligarkhi
D. karena seluruh potensi diarahkan untuk meng-
hadapi ancaman Belanda EBTANAS-SMA-87-08
E. karena selalu adanya kemerosotan dalam bidang Dasar hukum Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dapat
ekonomi dipahami dan diterima kebenarannya mengingat
tindakan itu ...
EBTANAS-SMA-87-03 A. merupakan hak dan wewenang Presiden
Pemilihan umum di Indonesia, khususnya di zaman B. sesuai dengan undang-undang yang berlaku
Orde Baru diselenggarkan untuk memilih ... C. untuk menyelamatkan negara dan bangsa dari
A. anggota DPR berbagai kemungkinan ancaman persatuan dan
B. anggota DPR dan MPR kesatuan negara dan bangsa
C. anggota DPR dan Presiden D. tidak bertentangan dengan musyawarah mufakat.
D. anggota MPR dan Presiden E. sangat baik dan benar menurut presiden.
E. anggota DPR, DPRD I, dan DPRD II
EBTANAS-SMA-87-09
EBTANAS-SMA-87-04 Perjanjian diantara manusia yang melahirkan negara
Faktor yang membedakan organisasi negara dengan disebut ...
organisasi biasa lainnya adalah ... A. pactum unionis
A. negara mempunyai tujuan B. pactum subyectionis
B. negara mempunyai anggota C. homo homini lupus
C. negara memajukan kesejahteraan anggotanya D. pacta sunt servanda
D. negara memiliki kekuasaan tertinggi/kedaulatan E. contract social
E. negara mengatur kehidupan anggotanya
EBTANAS-SMA-87-10
EBTANAS-SMA-87-05 Ilmu yang mempelajari masalah-masalah dan
Untuk-dapat dikatakan sebagai suatu negara, pengertian negara secara umum disebut ...
diperlukan unsur konstitutif. Yang termasuk unsur A. Ilmu Pemerintahan
konstitutif adalah ... B. Ilmu Tata Negara
A. rakyat yang bersatu, pemerintah yang berdaulat, C. Ilmu Negara
pengakuan negara lain. D. Ilmu Politik
B. pemerintah yang berdaulat, tujuan negara, wilayah E. Hukum Administrasi Negara
yang tertentu
C. pemerintah yang teratur, rakyat yang bersatu,
wilayah yang tertentu, tujuan yang tertentu
D. wilayah yang tertentu, pemerintah yang berdaulat,
rakyat yang bersatu
E. pengakuan negara lain, tujuan yang tertentu, rakyat
yang bersatu
EBTANAS-SMA-87-11 EBTANAS-SMA-87-16
Negara bertujuan untuk memajukan kesusilaan Negara-negara yang tergabung dalam ASEAN yang
manusia sebagai perorangan (individu) dan sebagai melaksanakan perjanjian kerjasama di bidang ilmu
makhluk sosial adalah ajaran tentang tujuan negara pengetahuan dan teknologi merupakan ...
menurut ... A. perjanjian antar dua negara
A. Plato B. perjanjian unilateral
B. Machciavelli C. perjanjian multirasial
C. Thomas Aquino D. perjanjian bilateral
D. Krabbe E. perjanjian multilateral
E. Shang Yang
EBTANAS-SMA-87-17
EBTANAS-SMA-87-12 Bangsa Indonesia tidak dapat berdiam diri terhadap
Penyelengaraan pemerintahan di daerah dapat di- peristiwa-peristiwa internasional sebab ...
dasarkan pada asas desentralisasi dan sentralisasi. A. bangsa Indonesia adalah bagian mutlak dari
Yang dimaksud sistem desentralisasi ialah ... bangsa-bangsa di dunia
A. Daerah diberi sebagian kekuasaan untuk mengurus B. keberhasilan pembangunan barigsa Indonesia
rumah tangganya. sebagian besar bergantung kepada bangsa lain
B. Daerah diberi kekuasaan dan keleluasaaan untuk C. sebagian besar modal pembangunan bangsa berasal
mengurus rumah tangganya. dari bangsa lain
C. Segala sesuatu dalam negara diurus dan diatur oleh D. Indonesia anggota PBB
pemerintah pusat. E. Indonesia merupakan pelopor anti penjajahan
D. Kekuasaan pemerintahan sebagian dipegang oleh
pusat, sebagian oleh daerah. EBTANAS-SMA-87-18
E. Daerah tidak diberi kekuasaan dan keleluasaan Pokok-pokok dasar politik luar negeri bebas dan aktif
untuk mengurus rumah tangganya. telah dirumuskan dalam GBHN. Pemerintah bertekad
melaksanakan seperti termuat dalam Panca Krida
EBTANAS-SMA-87-13 Kabinet Pembangunan IV, terutama pada ...
Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan A. krida pertama Panca Krida Kabinet Pembangunan
pertahanan dan keamanan, berarti ancaman terhadap IV
satu pulau atau satu daerah pada hakekatnya adalah ... B. krida kedua Panca Krida Kabinet Pembangunan IV
A. merupakan ancaman sebagian wilayah Indonesia C. krida ketiga Panca Krida Kabinet Pembangunan IV
B. merupakan ancaman terhadap seluruh bangsa dan D. krida keempat Panca Krida Kabinet Pembangunan
negara IV
C. merupakan ancaman terhadap negara E. krida kelima Panca Krida Kabinet Pembangunan
D. merupakan ancaman terhadap bangsa IV
E. merupakan ancaman terhadap daerah-daerah
tertentu EBTANAS-SMA-87-19
Setelah Anda melihat skema di bawah ini, maka
EBTANAS-SMA-87-14 organisasi internasional yang disebut UNESCO berada
Pengakuan negara lain terhadap berdirinya suatu di bawah naungan badan yang diberi nomor …
negara sifatnya hanyalah ...
A. deklaratif
B. konstitutif
C. normatif
D. responsif
E. demonstratif

EBTANAS-SMA-87-15
Dengan Maklumat Pemerintah tanggal 14 Nopember
1945, mengakibatkan perubahan sistem Pemerintahan
Indonesia yaitu dari ... A. I
A. kabinet parlementer menjadi kabinet presidentil B. II
B. kabinet presidentil menjadi kabinet partai C. III
C. kabinet presidentil menjadi kabinet parlementer D. IV
D. kabinet partai menjadi kabinet nasional E. V
E. kabinet koalisi menjadi kabinet parlementer
EBTANAS-SMA-87-20 EBTANAS-SMA-87-26
Dengan melihat gambar bagan PBB di bawah, badan Jika ditinjau dari struktur kelembagaan kekuasaan,
yang lima anggotanya memiliki hak veto adalah badan yang dapat digolongkan dalam lembaga tinggi negara
yang diberi nomor ... adalah sebagai berikut ...
A. I (1) MPR
B. II (2) Presiden
C. III (3) DPR
D. IV (4) KONI
E. V
EBTANAS-SMA-87-27
Hukum internasional tidak dapat dipaksakan karena
tidak ada kekuasaan yang berdaulat untuk
memaksakannya, sehingga hukum internasional akan
berfungsi dengan baik, apabila ...
EBTANAS-SMA-87-21 (1) bangsa-bangsa di dunia menerima hukum
Para anggota PBB telah mewakilkan tanggung jawab internasional sebagai hukum yang mengatur
utama bagi perdamaian dan keamanan dunia kepada kepentingan bersama
Dewan Keamanan. (2) bangsa-bangsa di dunia secara moral merasa wajib
SEBAB mentaatinya
Salah satu tugas Dewan Keamanan PBB ialah (3) bangsa-bangsa yang mentaatinya sebagai sopan
menyelesaikan suatu pertikaian internasional dengan santun internasional
cara apapun. (4) bangsa-bangsa di dunia lebih mentaati hukum
nasionalnya
EBTANAS-SMA-87-22
Negara menjamin dan dapat memaksakan kepada EBTANAS-SMA-87-28
seseorang untuk menganut suatu agama. Hukum internasional ialah hukum yang mengatur
SEBAB hubungan antara negara yang satu dengan negara yang
Segala warga negara bersamaan kedudukannya di lain. Pernyataan-pernyataan di bawah ini yang
dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung termasuk hukum internasional adalah ...
tinggi hukum dan pemerintah itu dengan tidak ada (1) hukum administrasi negara
kecualinya. (2) hukum perdata internasional
(3) hukum acara pidana
EBTANAS-SMA-87-23 (4) hukum publik internasional
Lahirnya negara-negara nonblok dilatar belakangi oleh
adanya perang dingin antara Blok Barat dan Blok EBTANAS-SMA-87-29
Timur. Dengan dikeluarkannya Maklumat no. X oleh wakil
SEBAB Presiden tanggal 16 Oktober 1945, maka kedudukan
Tanpa keikutsertaan negara-negara nonblok, PBB Komite Nasional Pusat berubah menjadi ...
mengalami kesulitan dalam mewujudkan cita-citanya. (1) badan pembantu Presiden
(2) badan yang menyelenggarakan tugas DPR dan
EBTANAS-SMA-87-24 DPA secara penuh tanpa ikutsertanya Presiden
Dengan lancarnya bantuan IGGI membantu (3) badan yang menerima pertanggungan jawab
pembangunan di Indonesia dapat dipastikan dalam Presiden.
waktu singkat akan tercapai suatu masyarakat adil dan (4) badan yang berwenang penuh bersama-sama
makmur. Presiden dan melaksanakan tugas MPR dan DPR
SEBAB
Tanpa bantuan luar negeri pembangunan di Indonesia EBTANAS-SMA-87-30
akan terhenti. Ketentuan pada UUD 1945 yang mengatur tentang
kewarganegaraan tercantum pada ...
EBTANAS-SMA-87-25 (1) pasal 26
Untuk menyelamatkan bangsa dan negara sebagai (2) pasal 28
akibat kegagalan Konstituante hasil PEMILU tahun (3) pasal 27
1955 menjalankan tugasnya maka pada tanggal 5 Juli (4) pasal 29
1959 Presiden Soekarno mengeluarkan dekrit yang
isinya adalah ... EBTANAS-SMA-87-31
(1) pembubaran Konstituante Yang menjadi tujuan didirikannya ASEAN adalah
(2) berlakunya kembaliUUD1945 untuk mengadakan kerja sama dalam bidang-bidang ...
(3) pembentukan MPRS dan DPAS (1) politik, ekonomi dan pertahanan
(4) pembentukan Badan Pekerja KNP (2) pertahanan.dan kebudayaan
(3) ekonomi dan sosial, militer
(4) sosial, kebudayaan dan ekonomi
EBTANAS-SMA-87-32 URAIAN
Salah satu tokoh Teori Ketuhanan untuk terbentuknya
suatu negara adalah ...
(1) Thomas Hobbes EBTANAS-SMA-87-36
(2) Voltaire Terangkan perbedaan antara norma hukum dengan
(3) J.J. Rousseau norma kesusilaan di lihat dari segi sanksinya secara
(4) FJ. Stahl singkat!

EBTANAS-SMA-87-33 EBTANAS-SMA-87-37
Penentuan batas wilayah suatu negara ditentukan Apa yang harus kita lakukan apabila di persimpangan
melalui perjanjian antar negara secara bilateral maupun jalan raya lampu lalu lintas sedang menyala? (Sebutkan
multilateral. Batas wilayah Republik Indonesia 3 kemungkinannya).
ditentukan dalam beberapa perjanjian antara lain ...
(1) Persetujuan dengan India mengenai landas EBTANAS-SMA-87-38
kontinental di laut Andaman tahun 1974. Sebutkan 2 jenis perwakilan suatu negara di luar negeri
(2) Persetujuan dengan Malaysia tentang penetapan sebagai pelaksanaan hubungan bilateral!
garis landas kontinental.
(3) Persetujuan dengan Singapura tentang laut EBTANAS-SMA-87-39
teritorial. Jelaskan perbedaan antara Hukum Publik dan Hukum
(4) Persetujuan antara Portugis dengan Belanda Privat serta berikan contohnya masing-masing satu!
tentang batas wilayah di berbagai negara bekas
jajahannya. EBTANAS-SMA-87-40
Sebutkan 4 tujuan negara RI seperti tercantum dalam
EBTANAS-SMA-87-34 Pembukaan UUD 1945 alinealV!
Menurut Deklarasi Juanda 13 Desember 1957 laut
teritorial Indonesia ditetapkan sebesar ...
(1) 200 mil
(2) 3 mil
(3) 6 mil
(4) 12 mil

EBTANAS-SMA-87-35
Duta besar sebagai orang yang mewakili negaranya, di
negara di mana dia ditempatkan memiliki beberapa
kekebalan. Kekebalan tersebut ialah ...
(1) bebas dari keharusan menjadi saksi di pengadilan
(2) bebas dari pemeriksaan polisi
(3) bebas dari tuntutan di mana dia tinggal baik
tuntutan kriminal maupun sipil
(4) bebas dari pembayaran pajak