P. 1
Pra 1

Pra 1

|Views: 16|Likes:
Published by Jay Ibanez Iglesias

More info:

Published by: Jay Ibanez Iglesias on Mar 04, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/19/2013

pdf

text

original

Standar Dokumen Pemilihan Pekerjaan Konstruksi (Pelelangan Umum/ Pelelangan Terbatas) Prakualifikasi Metode Dua Tahap dan Evaluasi

Sistem Nilai Kontrak Lump Sum

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 07/PRT/M/2011 TENTANG STANDAR DAN PEDOMAN PENGADAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI DAN JASA KONSULTANSI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PEKERJAAN UMUM, Menimbang : a. bahwa pengadaan pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi di bidang pekerjaan umum yang memenuhi tata nilai pengadaan dan kompetitif sangat diperlukan bagi ketersediaan infrastruktur yang berkualitas sehingga akan berdampak pada peningkatan pelayanan publik; bahwa dengan telah diterbitkannya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, perlu pengaturan mengenai tata cara pengadaan pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi yang jelas dan komprehensif sehingga dapat menjadi pengaturan yang efektif dalam pengadaan barang/jasa pemerintah; bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b perlu menetapkan Peraturan Menteri; Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2000 tentang Usaha dan Peran Masyarakat Jasa Konstruksi (Lembaran Negara RI Tahun 2000 Nomor 63, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3955) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 92 Tahun 2010 (Lembaran Negara RI Tahun 2010 Nomor 157); Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi (Lembaran Negara RI Nomor 64 Tahun 2000, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3957) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2010 (Lembaran Negara RI Nomor 95 Tahun 2010); Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Pembinaan Jasa Konstruksi (Lembaran Negara RI Tahun 2000 Nomor 65 Tambahan Lembaran Negara Nomor 3957); Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara;
i

b.

c.

Mengingat

: 1.

2.

3.

4.

Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan Pekerjaan Konstruksi/Jasa Konsultansi. Pejabat Pengadaan adalah personil yang memiliki Sertifikat Keahlian Pengadaan Barang/Jasa yang melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa. Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa. 2. 11. Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah Pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran pemerintah. 6. 10. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 21/PRT/M/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pekerjaan Umum. 7.Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan.00 (seratus milyar rupiah). 9. 10. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009. MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM TENTANG STANDAR DAN PEDOMAN PENGADAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI DAN JASA KONSULTANSI. Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara Republik Indonesia. 3. Jasa Konsultansi adalah jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 08/PRT/M/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pekerjaan Umum. Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya. 8.000. 11. menggunakan peralatan yang didesain khusus dan/atau pekerjaan yang bernilai diatas Rp100. Satuan Kerja yang selanjutnya disebut Satker adalah Satuan Kerja yang menyelenggarakan kegiatan yang dibiayai dari dana anggaran pemerintah. Peraturan Menteri Perindustrian RI Nomor 15/M-IND/PER/2/2011 tentang Pedoman Penggunaan Produk Dalam Negeri Dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Keputusan Presiden Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 53 Tahun 2010. 5.000. Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD. Pasal 1 Dalam Peraturan Menteri ini. ii .000. 4. 7. 6. Kepala Satuan Kerja yang selanjutnya disebut Kasatker adalah Kuasa Pengguna Anggaran dan/atau Barang. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan. yang dimaksud dengan : 1. 9. Tugas dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi. 5. Unit Layanan Pengadaan yang selanjutnya disebut ULP adalah unit organisasi yang berfungsi melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa yang ditetapkan oleh Menteri dan bersifat permanen. Pekerjaan Kompleks adalah pekerjaan yang memerlukan teknologi tinggi. mempunyai risiko tinggi. 12. 8.

Kontrak kerja konstruksi adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara Pejabat Pembuat Komitmen dengan Penyedia Barang/Jasa dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa. rabat dan berupa apa saja dari atau kepada iii . disertai rasa tanggung jawab untuk mencapai sasaran. 15.13. tidak menawarkan atau tidak menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah.000. Pejabat Eselon I atau Pimpinan Unit Kerja setara Eselon I adalah Sekretaris Jenderal/Sekretaris Menteri/Sekretaris Utama/Sekretaris Daerah. Kepala Badan. Pemerintah adalah Pemerintah Pusat. 14. (7) Menghindari dan mencegah penyalahgunaan wewenang dan/atau kolusi dengan tujuan untuk keuntungan pribadi. golongan atau pihak lain yang secara langsung atau tidak langsung merugikan negara. dan (8) Tidak menerima. dan Direktur Jenderal/Deputi. (4) Menerima dan bertanggung jawab atas segala keputusan yang ditetapkan sesuai dengan kesepakatan tertulis para pihak. (2) Bekerja secara profesional dan mandiri. (5) Menghindari dan mencegah terjadinya pertentangan kepentingan para pihak yang terkait. kelancaran dan ketepatan tercapainya tujuan Pengadaan Barang/Jasa. Pasal 3 Ruang lingkup berlakunya Peraturan Menteri ini adalah untuk: (1) Pengadaan pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi dalam penyelenggaraan jasa konstruksi yang pembiayaannya baik sebagian atau seluruhnya bersumber dari anggaran pembangunan pemerintah (pusat/daerah). (6) Menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan dan kebocoran keuangan negara dalam Pengadaan Barang/Jasa. imbalan. (2) Pengadaan pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi yang dananya bersumber dari pemerintah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mencakup Pengadaan pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari pinjaman atau hibah dalam negeri. (3) Tidak saling mempengaruhi baik langsung maupun tidak langsung yang berakibat terjadinya persaingan tidak sehat. (2) Peraturan Menteri ini bertujuan agar pelaksanaan pengadaan pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi dalam penyelenggaraan jasa konstruksi lebih operasional dan efektif. serta menjaga kerahasiaan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa yang menurut sifatnya harus dirahasiakan untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam Pengadaan Barang/Jasa.000.000 (seratus milyar rupiah) dan/atau yang bersifat kompleks sebelum di tandatangani oleh para pihak. Pasal 2 (1) Peraturan Menteri ini dimaksudkan untuk digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan pengadaan pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi dalam penyelenggaraan jasa konstruksi. baik secara langsung maupun tidak langsung dalam proses Pengadaan Barang/Jasa. Ahli Hukum Kontrak adalah seorang/pejabat ahli yang dapat memberikan pendapat terhadap Kontrak untuk pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi yang bernilai di atas Rp 100. komisi. 16. Pasal 4 Para pihak yang terkait dalam pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa harus mematuhi ketentuan sebagai berikut: (1) Melaksanakan tugas secara tertib. Inspektur Jenderal.

000 (seratus milyar rupiah) dan/atau yang bersifat kompleks sebelum di tandatangani oleh para pihak. g. (2) Dalam hal tidak diperoleh Ahli Hukum Kontrak sebagaimana dimaksud pada ayat (1). d. (9) Proses pelaksanaan pelelangan/seleksi harus segera dimulai setelah rencana kerja dan anggaran K/L/D/I disetujui DPR/DPRD sampai dengan penetapan pemenang. b. iv . Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menetapkan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) setelah Rencana Perkiraan Biaya yang disusun mendapat persetujuan dari Pejabat Eselon I. daftar biaya/tarif Barang/Jasa yang dikeluarkan oleh pabrikan/distributor tunggal. h. (2) Dalam melakukan evaluasi penawaran harus berpedoman pada tata cara/kriteria yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan. informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh Badan Pusat Statistik (BPS). penandatanganan kontrak dilakukan setelah Dokumen Anggaran disahkan.000 (sepuluh milyar rupiah). perkiraan perhitungan biaya yang dilakukan oleh konsultan perencana (engineer’s estimate).siapapun yang diketahui atau patut diduga berkaitan dengan Pengadaan Barang/Jasa. yang diperoleh berdasarkan hasil survey menjelang dilaksanakannya pengadaan dengan mempertimbangkan informasi yang meliputi: a. harus berdasarkan persetujuan para pihak. inflasi tahun sebelumnya. hasil perbandingan dengan Kontrak sejenis.000. kualitas. c.000. e. Pasal 5 Untuk pekerjaan konstruksi yang bernilai diatas Rp 100.000. biaya Kontrak sebelumnya atau yang sedang berjalan dengan mempertimbangkan faktor perubahan biaya. khusus untuk harga penawaran peserta lelang/seleksi di bawah 80% HPS wajib dilakukan evaluasi kewajaran harga dengan meneliti dan menilai konsistensi rincian/uraian Analisa Harga Satuan Pekerjaan Utama terhadap syarat teknis/spesifikasi sehingga tidak terjadi penyimpangan yang mempengaruhi lingkup. Pasal 8 (1) Ahli Hukum Kontrak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 yang ditunjuk untuk memberikan pendapat hukum.000. dan/atau i.000. baik yang dilakukan dengan instansi lain maupun pihak lain. dan hasil/kinerja serta diyakini dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. norma indeks yaitu tentang nilai harga terendah dan harga tertinggi dari suatu barang/jasa yang diterbitkan oleh instansi teknis terkait atau Pemerintah Daerah setempat. f. informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh asosiasi terkait dan sumber data lain yang dapat dipertanggungjawabkan. Pasal 7 Kontrak untuk pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi yang bernilai di atas Rp 100. informasi lain yang dapat dipertanggungjawabkan.000 (seratus milyar rupiah) dan jasa konsultansi yang bernilai diatas Rp 10. suku bunga berjalan dan/atau kurs tengah Bank Indonesia.000. terlebih dahulu harus memperoleh pendapat Ahli Hukum Kontrak. Pasal 6 (1) Dalam rangka menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dilakukan berdasarkan metode pelaksanaan/kerja dan spesifikasi teknis dengan memperhatikan data harga pasar setempat.

3. 9. 5. 7. Buku PK 03 B Pedoman Tata Cara Pengadaan dan Evaluasi Penawaran Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pascakualifikasi Metode Satu Sampul dan Evaluasi Sistem Gugur Kontrak Gabungan Lump Sum dan Harga Satuan. Buku PK 04 A Standar Dokumen Pemilihan Pekerjaan Konstruksi (Pelelangan Umum/Pelelangan Terbatas) Prakualifikasi Metode Satu Sampul dan Evaluasi Sistem Gugur Kontrak Harga Satuan. Standar dan Pedoman Pengadaan Pekerjaan Konstruksi. 11. 6. 4. Buku PK 04 B Pedoman Tata Cara Pengadaan dan Evaluasi Penawaran Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Prakualifikasi Metode Satu Sampul dan Evaluasi Sistem Gugur Kontrak Harga Satuan.maka pendapat hukum dapat diperoleh dari Tim Pendapat/Opini Hukum Kontrak. Buku PK 06 A Standar Dokumen Pemilihan Pekerjaan Konstruksi (Pelelangan Umum/Pelelangan Terbatas) Prakualifikasi Metode Satu Sampul dan Evaluasi Sistem Gugur (Ambang Batas) Kontrak Harga Satuan. Buku PK 02 A Standar Dokumen Pengadaan Pekerjaan Konstruksi (Pelelangan Umum/Pemilihan Langsung) Pascakualifikasi Metode Satu Sampul dan Evaluasi Sistem Gugur Kontrak Lump Sum. Buku PK 03 A Standar Dokumen Pengadaan Pekerjaan Konstruksi (Pelelangan Umum/Pemilihan Langsung) Pascakualifikasi Metode Satu Sampul dan Evaluasi Sistem Gugur Kontrak Gabungan Lump Sum dan Harga Satuan. Buku PK 02 B Pedoman Tata Cara Pengadaan dan Evaluasi Penawaran Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pascakualifikasi Metode Satu Sampul dan Evaluasi Sistem Gugur Kontrak Lump Sum. Buku PK 01 A Standar Dokumen Pengadaan Pekerjaan Konstruksi (Pelelangan Umum/Pemilihan Langsung) Pascakualifikasi Metode Satu Sampul dan Evaluasi Sistem Gugur Kontrak Harga Satuan. Buku PK 01 B Pedoman Tata Cara Pengadaan dan Evaluasi Penawaran Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pascakualifikasi Metode Satu Sampul dan Evaluasi Sistem Gugur Kontrak Harga Satuan. Buku PK 05 B Pedoman Tata Cara Pengadaan dan Evaluasi Penawaran Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Prakualifikasi Metode Dua Tahap dan Evaluasi Sistem Nilai Kontrak Lump Sum. 10. terdiri atas : 1. 2. v . Pasal 9 (1) Standar dan Pedoman Pengadaan Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Konsultansi meliputi : a. 8. Buku PK 05 A Standar Dokumen Pemilihan Pekerjaan Konstruksi (Pelelangan Umum/Pelelangan Terbatas) Prakualifikasi Metode Dua Tahap dan Evaluasi Sistem Nilai Kontrak Lump Sum.

Buku PK 08 Pedoman Penyusunan Dokumen Pelelangan. 8. Buku JK 12 B Pedoman Tata Cara Seleksi dan Evaluasi Penawaran Jasa Konsultansi (Badan Usaha) Prakualifikasi Metode Dua Sampul dan Evaluasi Kualitas dan Biaya Kontrak Lump Sum. terdiri atas : 1. 7. 6. Buku JK 10 B Pedoman Tata Cara Seleksi dan Evaluasi Penawaran Jasa Konsultansi (Badan Usaha) Prakualifikasi Metode Dua Sampul dan Evaluasi Kualitas Kontrak Lump Sum. Buku JK 12 A Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi (Badan Usaha) Prakualifikasi Metode Dua Sampul dan Evaluasi Kualitas dan Biaya Kontrak Lump Sum. Buku PK 07 B Pedoman Evaluasi Kualifikasi. 5. 3. Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konsultansi. 9. 15. b. Buku PK 06 B Pedoman Tata Cara Pengadaan dan Evaluasi Penawaran Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Prakualifikasi Metode Satu Sampul dan Evaluasi Sistem Gugur (Ambang Batas) Kontrak Harga Satuan. 4. Buku JK 09 B Pedoman Tata Cara Seleksi dan Evaluasi Penawaran Jasa Konsultansi (Badan Usaha) Prakualifikasi Metode Dua Sampul dan Evaluasi Kualitas dengan Kontrak Harga Satuan. vi . Buku JK 13 B Pedoman Tata Cara Seleksi dan Evaluasi Penawaran Jasa Konsultansi (Badan Usaha) Prakualifikasi Metode Satu Sampul dan Evaluasi Pagu Anggaran Kontrak Harga Satuan. Buku JK 10 A Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi (Badan Usaha) Prakualifikasi Metode Dua Sampul dan Evaluasi Kualitas Kontrak Lump Sum. Buku JK 13 A Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi (Badan Usaha) Prakualifikasi Metode Satu Sampul dan Evaluasi Pagu Anggaran Kontrak Harga Satuan. 10.12. Buku JK 11 B Pedoman Tata Cara Seleksi dan Evaluasi Penawaran Jasa Konsultansi (Badan Usaha) Prakualifikasi Metode Dua Sampul dan Evaluasi Kualitas dan Biaya Kontrak Harga Satuan. 14. 2. 13. Buku PK 07 A Standar Dokumen Kualifikasi Pekerjaan Konstruksi. Buku JK 09 A Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi (Badan Usaha) Prakualifikasi Metode Dua Sampul dan Evaluasi Kualitas Kontrak Harga Satuan. Buku JK 11 A Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi (Badan Usaha) Prakualifikasi Metode Dua Sampul dan Evaluasi Kualitas dan Biaya Kontrak Harga Satuan.

Buku JK 19 Pedoman Penyusunan Dokumen Seleksi. b. Buku JK 18 B Pedoman Evaluasi Kualifikasi Jasa Konsultansi. Buku JK 14 B Pedoman Tata Cara Seleksi dan Evaluasi Penawaran Jasa Konsultansi (Badan Usaha) Prakualifikasi Metode Satu Sampul dan Evaluasi Pagu Anggaran Kontrak Lump Sum. 17. telaah. petunjuk. 16. 18. 19. Jenis pekerjaan pada kelompok ini yaitu feasibility study. Buku JK 17 B Pedoman Tata Cara Seleksi dan Evaluasi Penawaran Jasa Konsultansi Perseorangan. Gabungan Lump Sum dan Harga Satuan untuk pekerjaan tunggal atau terintegrasi. 14. Buku JK 15 B Pedoman Tata Cara Seleksi dan Evaluasi Penawaran Jasa Konsultansi (Badan Usaha) Prakualifikasi Metode Satu Sampul dan Evaluasi Biaya Terendah Kontrak Harga Satuan. Buku JK 18 A Standar Dokumen Kualifikasi Jasa Konsultansi. 15. Kontrak Harga Satuan Jasa Konsultansi didasarkan atas input (tenaga ahli dan biaya-biaya langsung terkait termasuk perjalanan dinas) yang harus disediakan konsultan (Input based) untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja/TOR. pedoman. Buku JK 16 A Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi (Badan Usaha) Prakualifikasi Metode Satu Sampul dan Evaluasi Biaya Terendah Kontrak Lump Sum. kontrak Lump Sum Jasa Konsultansi didasarkan atas produk/keluaran (Output based) yang harus dihasilkan konsultan sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja/TOR. 12. sertifikasi. Jenis pekerjaan pada kelompok ini yaitu supervisi/pengawasan pekerjaan fisik. study. 20. kontrak Lump Sum. 21. Buku JK 16 B Pedoman Tata Cara Seleksi dan Evaluasi Penawaran Jasa Konsultansi (Badan Usaha) Prakualifikasi Metode Satu Sampul dan Evaluasi Biaya Terendah Kontrak Lump Sum. design. evaluasi. Buku JK 17 A Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Perseorangan. dan lainnya. (3) Kontrak pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi dapat menggunakan: a. vii . monitoring dan evaluasi.11. dan lainnya. survey. kajian. manajemen kontrak. Harga Satuan. Buku JK 15 A Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi (Badan Usaha) Prakualifikasi Metode Satu Sampul dan Evaluasi Biaya Terendah Kontrak Harga Satuan. Buku JK 14 A Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi (Badan Usaha) Prakualifikasi Metode Satu Sampul dan Evaluasi Pagu Anggaran Kontrak Lump Sum. 13. (2) Pengadaan Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Konsultansi di bidang pekerjaan umum dilaksanakan sesuai dengan Standar dan Pedoman Pengadaan Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Konsultansi yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri ini. produk hukum.

.

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NO : 07/PRT/M/2011 TENTANG STANDAR DAN PEDOMAN PENGADAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI DAN JASA KONSULTANSI BUKU 05 A : Standar Dokumen Pemilihan Pekerjaan Konstruksi (Pelelangan Umum/ Pelelangan Terbatas) Prakualifikasi Metode Dua Tahap dan Evaluasi Sistem Nilai Kontrak Lump Sum .

.

.................5 .......................... PESERTA ...................................3 BAB III INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) .. ................................................................................................ .........................5 PESERTA ......... PEMBERITAHUAN/PENGUMUMAN KEPADA PESERTA YANG LULUS EVALUASI TAHAP I .... ......... 8 OKUMEN ......... ........... UMUM ............................................................................................................................................................................................................................. 17 .......................................................................................... 2.............................. ISI DOKUMEN PEMILIHAN ........... 11 .........................5 A... 12 16......................................... 16 .......................................................... 26....................................................................8 ............ E.......................................... 5 ..................... ............................................................................................................. 27 ...... 8 ................................... PERUBAHAN DOKUMEN PEMILIHAN.................... 12 ................................................................................................................... KOLUSI.................................................................................................................... PENAWARAN TERLAMBAT ........... 30........................................................................................................................... 9 ........... .................... 8 . 30 .......................... 17........................................................ D....... PENDAYAGUNAAN PRODUKSI DALAM NEGERI ............................. 14 ........................ 11..... 13 .................................................................................................................... ....................................................................................................................................................... 11 ............................................... DAN NEPOTISME (KKN)................ 16 22............................................................................. BIAYA DALAM PENYIAPAN PENAWARAN ....................................................................................................................................................................................................................... ............................... 16 ...................................................................................1 BAB I UMUM ............................................................................................................... PENYAMPAIAN DOKUMEN PENAWARAN ................................................... C...... B................................. 5 4..................................................................................................................................... 3................................. 18.......................................................... 7.. 29......................................................................... 17 ................................................................................................................................................................................................. ............................................................. PEMBUKAAN PENAWARAN TAHAP II ................................................ .................... ............... PENYALAHGUNAAN ................. .....................8 ...... HARGA PENAWARAN .......................... LARANGAN KORUPSI.. 6............... MASA BERLAKU PENAWARAN DAN JANGKA WAKTU PELAKSANAAN .................................................................... LARANGAN PERTENTANGAN KEPENTINGAN ................................................................... 15.................. SUMBER DANA ............................... ......................................................................................................................................................... 5................. 7 . PENYIAPAN DOKUMEN PENAWARAN ......................................................................................... 23.. ............................................................... SATU PENAWARAN TIAP PESERTA.................................................................................................... PENYAMPULAN DAN PENANDAAN SAMPUL PENAWARAN ................................................................................ 14................................ EVALUASI PENAWARAN TAHAP I (ADMINISTRASI DAN TEKNIS).................................................................... PEMBERIAN PENJELASAN ........................................ 25................... 9.................. WEWENANG SERTA PENIPUAN .............. DOKUMEN PENAWARAN ............................................................................................ 19 27........... 1...................... 20 28................. ......... 16.......... 17 ................................................ .............. 11 13.............................. LINGKUP PEKERJAAN ................................................................................................................ BAHASA PENAWARAN ...... PENGAMBILAN DOKUMEN PEMILIHAN ............. 8.................... 5 ......................................................... 20....... ................. EVALUASI PENAWARAN TAHAP II (HARGA) ................................................1 DOKUMEN ....DAFTAR ISI .................................................................................................................... 9 .3 BAB II UNDANGAN PENGAMBILAN DOKUMEN PEMILIHAN .......... PEMBUKAAN DAN EVALUASI PENAWARAN ... 5 .................. JAMINAN PENAWARAN ..................... 14 19........................................................................................................ BATAS AKHIR WAKTU PEMASUKAN PENAWARAN .................................................................. PEMBUKAAN PENAWARAN TAHAP I .................................................... 11 ........................................................................................ 28 .........5 ...... PENYAMPAIAN DOKUMEN PENAWARAN ....................... 12................................................................... BAHASA DOKUMEN PEMILIHAN ............................................................................................. 14 PENYAMPAIAN ............. 10..... ...................................... MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN ......... . DOKUMEN PEMILIHAN ......... .............. 17 PENAWARAN ..................... KLARIFIKASI DAN KONFIRMASI PENAWARAN .................................... TAMBAHAN WAKTU PEMASUKAN DOKUMEN PENAWARAN ...................... 24.................. 21.............................................. 6 .......

.... 42 ......................................... 51 KEMITRAAN D............................................... 37 ............. ................................. C....... 37................................................. ........................................ JAMINAN SANGGAHAN BANDING ................. 34........................................................................................ 45 ............................. SANGGAHAN...... 39.................................................................................... 59 ...................................................................................................................... 53 PENAWARAN ............... 49 ............. L.............................................................. ............................................................................................................................................ 35 G........................ 45 .................. JAMINAN PENAWARAN .................................................................................................................... G.................................................................................................................. BENTUK SURAT KUASA ......................................... PELELANGAN GAGAL ....................................................................................................................................... ............... 57 ............................. 44 ............................ P............... BENTUK SURAT PENAWARAN HARGA ......................................................... DOKUMEN PENAWARAN ....... KERAHASIAAN PROSES ...... ............................................ 40 IV PEMILIHAN ..................... 34 ........... ..... 39 KONTRAK ...................................................................................... PENUNJUKAN PEMENANG PENGADAAN .. E....................................... I................................ F................................... MASA BERLAKUNYA PENAWARAN .................................................. 42 ..... SURAT JAMINAN PELAKSANAAN .......... ......................................................................... ..................................................... PEMBERIAN PENJELASAN DOKUMEN PEMILIHAN DAN PENINJAUAN LAPANGAN ...................................................................... PENDAYAGUNAAN PRODUKSI DALAM NEGERI .................... E........................ 34 ......................................................................................................... 38 .............................. ................................................................................. A............................................................................................................................ 36 .......................................................................................................................................................... LINGKUP PEKERJAAN ................... 45 O............................ ............................................................. BENTUK SURAT PENAWARAN ADMINISTRASI DAN TEKNIS ..................................... 47 PENAWARAN ................................................................. ........................................................................................................................................................................ .............. BENTUK FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI ............................ 44 . ..................... PENYAMPAIAN DOKUMEN PENAWARAN ......... ..................................................................... J...................................................................................................................................................................................... G.................................................................. PEMBUKAAN PENAWARAN ................................... PENANDA-TANGANAN KONTRAK .......................................... H............... BAB V BENTUK DOKUMEN PENAWARAN ................................ 43 ........ PENETAPAN PEMENANG ............ 33 ....................................................................................................... 36...... BATAS AKHIR WAKTU PEMASUKAN PENAWARAN ... 36 ................................................................ ................................................................................ D............................................................... 42 ................................................................................... 46 PENAWARAN . 45 ...................... ........................................ SANGGAHAN BANDING ....... ....................................................................................... BAB IV LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) ............................... A...................................................... ...................................... BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN/KERJA SAMA OPERASI (KSO) ....................................................................................................................... H.............................................................. B.. (TKDN) ...... 56 REKAPITULASI DALAM F.... M.... SANGGAHAN DAN SANGGAHAN BANDING .................................................... SUMBER DANA ......... .................................................... BENTUK DAFTAR BARANG YANG DIIMPOR*) .. PENETAPAN PEMENANG .......................................... 35............ PELELANGAN GAGAL ................................................ 46 ................................................................. 43 ............................. N...................................... 44 AKTU .......................................... I........... 32............. 33 ........ 38................. 40 .................. .......................................................................................................................... PENANDATANGANAN KONTRAK ................. 44 ............................................. .................................... SURAT JAMINAN PELAKSANAAN..... 47 PENAWARAN ................................................................................................................................. ........................................................... B...................... ................................................................................................. 38 PELAKSANAAN............................... BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS................................................................................................................................... J.................................... ............................................ .......... 31.................. F............................................................................................................. 33............................... MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN ...................................................................... AMBANG BATAS SISTEM NILAI .......... 44 ...................... PENGUMUMAN PEMENANG ................................................................................... 39 ............................................................ ........... 42 C.................... PENETAPAN PEMENANG ................................................................ K..................................................... PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA ........ JAMINAN PELAKSANAAN ............................................................................

...................... BAB VI BENTUK KONTRAK ... 60 ....... .............. . 77 .................. A........................................................................................................................................................................................................................ 9.............. 16............ 78 .................................................................................................................................................... 18............. I................... 78 ....................................................................................... AKSES KE LOKASI KERJA ................... 84 ....................................... 76 AHASA .......................................... WAKIL SAH PARA PIHAK ................................................................................................. 11............. .............................................. 81 ....................... 76 AHAN . KORESPONDENSI .................................................................................................................................................. 24................................................................................................................ PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK .................. 6................ .......................................................... ........................................................................... 19........................................................................ JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN ..................................................................................... 82 ......................................... 20...... PENUNDAAN OLEH PENGAWAS PEKERJAAN ............................................ 79 ....................... 1.................. 73 .... PENEMUAN-PENEMUAN ........................................... 79 15................................................. 27.................................................................. ......................... 77 EMBUKUAN...................... SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK)......................................... PROGRAM MUTU ........................................................................................................................ ....................................... ......................................................................................... WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN ........... PENYEDIA MANDIRI ......................................................... 73 ... PERPAJAKAN ..................................... ............... ....................................... ..... PERINTAH ................................. ......... ................................................................. 26...................................................... 7........... 62 PENAWARAN .................................................... .. 67 SYARAT.............................. PENERAPAN ............ 83 ................. 12................................................................ 65 ....... LARANGAN KORUPSI............................ ....................................................................................................................................... BAB VII SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) .................................................................................................................................................................. 81 (SPMK).................. PEMBUKUAN.............. BENTUK ANALISA TEKNIS SATUAN PEKERJAAN....................................... 8........................................................................................................ RENCANA DAN KONTRAK BENTUK PRA RENCANA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA KONTRAK (PRA-RK3K) .................. ................................................................. 10.................................................................................................................................................................................1 PELAKSANAAN PEKERJAAN .................................H.............. RAPAT PERSIAPAN PELAKSANAAN KONTRAK ........................................................ 79 ............................................... 63 PENAWARAN PENJAMINAN K....... KEMITRAAN/KSO ........................................ ........................................................................................... . MOBILISASI ............................................ 83 ................... PENGAWASAN PELAKSANAAN PEKERJAAN................................................. ........................................2 PENGENDALIAN WAKTU ................................ J.................................................................... ASAL MATERIAL/ BAHAN .......................................................................................................................................................... ......................................................................................................................... 5.... 79 .................................................. KETENTUAN UMUM ................. 2..................................................................................................................................................... ............... 81 .................................... ADENDUM DAN PEMUTUSAN KONTRAK ............................................ 79 PELAKSANAAN....................................................................... BENTUK JAMINAN PENAWARAN DARI ASURANSI/PERUSAHAAN PENJAMINAN ................ BAHASA DAN HUKUM ............................................ 67 ..................................................................................... 81 PEKERJAAN ..... 73 ............................................................... ........... BENTUK JAMINAN PENAWARAN DARI BANK ...................................................................................................... 23............... ...................................... ............................. 80 B.................................................................................................................... B........................................ 14.......................... 77 .......................................... PEMUTUSAN B.............................................. ......................................... 28.................................................. PERPANJANGAN WAKTU ............. .............................................................................................. ....................................... SURAT PERJANJIAN ...................... PENYERAHAN LOKASI KERJA ................................... 76 4..... PEKERJAAN ............... 83 ........................................................................................ PENYALAHGUNAAN ...................... 84 ..... 80 ........................................................................... ...................................... 79 ....................................................... 78 .......................................................................................................... 21.......................................... 25................................. PERSETUJUAN ATAU PERNYATAAN TIDAK BERKEBERATAN DARI PENGAWAS ............................................................. 82 .................................... ........................................................................... WEWENANG SERTA PENIPUAN .................................................... 3...................................... PELAKSANAAN....................................... KOLUSI DAN NEPOTISME (KKN)............................. PEMERIKSAAN BERSAMA ............................................................................................................................................. ..... PENGABAIAN................................................................. 78 ....... 13......................................................................... DEFINISI ............................ PENYELESAIAN............................................. 78 ................................................................................ 22................................................................................................................................ 17...........

............................................................................................................................................................................................................................................................................... ...................................................................................................... B................................................. PERUBAHAN KONTRAK ......................... ..... ................................................................................. 101 ............................... .............................. ................................ KEPEMILIKAN DOKUMEN ................................................................................................................... 92 ............ PERSONIL INTI DAN/ATAU PERALATAN PENYEDIA ................................................. HARGA KONTRAK.......................................................................................................................... ...................................................................................................................................................................................... 86 33................................................................ B.................................................................................................................................... 51................................................... HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK.......... .................................................................... 96 .................... 94 INGKUNGAN........... 101 ...................... PEMBAYARAN DENDA .......................................................................... 58.............................................................................................................................................................. ........................................................ ................ 37............................ 92 41......... PENGGUNAAN DOKUMEN-DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI. PEMBAYARAN ........................ PERISTIWA KOMPENSASI..... ........................... ASURANSI ............................................... 40............................ E.. 29....................................................... ................... PERINGATAN DINI ......... 52............................................................................................. ............... PERUBAHAN JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN ................................................................................................................... FASILITAS ......... HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK .................................... HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL ............................................................................................................................................................................... KEADAAN KAHAR ......................... 87 ................................................................... ........................ KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN DAN KONTRAK KRITIS ............................ KERJASAMA ANTARA PENYEDIA DAN SUB PENYEDIA................ 84 ......................................................................................... ........................... .................................................................................................... ..... ..... 39........................................ 88 ....................... 87 ............................................................................................ .. LAPORAN HASIL PEKERJAAN ............................................................................................. 94 47..................................... 35................ C................. .............. KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA .............................................................. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK .................. B................................................................................................................................ USAHA MIKRO.................................................................... 100 PENYEDIA...... 49....................... 32...................................................................... USAHA KECIL DAN KOPERASI KECIL .................................................................................................................. 90 ....................................................................... PEMELIHARAAN LINGKUNGAN................................................................................................................................................................................................................................................. 54..................... 93 ........... 46............................ PERSONIL INTI DAN/ATAU PERALATAN ....... ................................................................... JAMINAN ............. 86 .. PEMBAYARAN KEPADA PENYEDIA ............................. 34.................... 100 ............................. 101 59................................. 94 ....................................... 36............................................................ 85 ............ TINDAKAN PENYEDIA YANG MENSYARATKAN PERSETUJUAN PPK ATAU PENGAWAS ................................ 53.......... 50............. ............................. 85 ENGAMBILALIHAN.................. ....................................................................................................................... 95 .................................................. SERAH TERIMA PEKERJAAN ....................................................................................................................................... 93 ......................................................... ....................................................... ....................................................4 ADENDUM ............. 97 ..................................................................................................... 30................................................. RAPAT PEMANTAUAN ................. PENANGGUNGAN DAN RISIKO ....... 95 ........................... 48................... 98 PENYEDIA ...................................................................................... PEKERJAAN ............................. PERLINDUNGAN TENAGA KERJA .......... PENYEDIA LAIN ............................................. 87 PEMUTUSA TUSAN ....................5 KEADAAN KAHAR....................... 55.................................................................................................................................................. 88 38.......................... ....................... 56................................................................................................................................. F.... 86 .................................................................................. 85 .. 44........ KEWAJIBAN PPK ........................... 100 ........ 42.......................... 91 PARA ............................................... PEDOMAN PENGOPERASIAN DAN PERAWATAN/PEMELIHARAAN ..................... 86 ......... ...... 57............. 99 ............................................................................................................................... 97 ................................................................ D....... 31. 98 ........................................................................................ B............. PENGAMBILALIHAN............ 99 .................................................................................................. 96 .......................................... 97 .... ......... ...............................................3 PENYELESAIAN KONTRAK ................................. 93 .............. PENINGGALAN .................................6 PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK ......................... 43................................ 45..................................................................................... 60.......................

............................................................ ............................................................... 62................................................ 61.................................................................................... PENUNJUKAN A.................................................................................................................................................................................................................................. SUMBER PEMBIAYAAN. 109 ........................................................................................................ 69.............................. 116 ................ PENILAIAN PEKERJAAN SEMENTARA OLEH PPK................................................................................. G................. PERHITUNGAN AKHIR .................... MASA PEMELIHARAAN .............................................................. 106 PERSELISIHAN ............................................................... PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN ..................................................................... 115 ............. PEMBAYARAN TAGIHAN ...................................... PEMBAYARAN UANG MUKA ........................................ WAKIL SAH PARA PIHAK ........... PENCAIRAN JAMINAN ......................... 68.... .................................................................................................................................... 71......... 121 ............................................. H......................... BAB X DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA......... C... 63.................... 109 ..................................................................................................... 111 DAN ................. E................................................... 108 EDOMAN F........................................................................................................... KEPEMILIKAN DOKUMEN ........................................................... PENYELESAIAN PERSELISIHAN ............................................................... PENGAWASAN MUTU ...................................................................................... PENGUJIAN ............................................................................................................... DENDA ........ K........................ ....................................................................................................... KETERANGAN GAMBAR ........... 107 ............................................................................. G................................................................... B........................... PENYELESAIAN PERSELISIHAN.... TANGGAL BERLAKU KONTRAK ..... O............................. KEGAGALAN KONSTRUKSI DAN KEGAGALAN BANGUNAN ........................................... ............................................................................................. TINDAKAN PENYEDIA YANG MENSYARATKAN PERSETUJUAN PPK ATAU PENGAWAS .............................. 108 ........................................................................................ FASILITAS .................... P............................................................................................ ........................................................... N................... J............... 108 ............. H...... 112 ......... PEDOMAN PENGOPERASIAN DAN PERAWATAN/PEMELIHARAAN ......................... PENANGGUHAN.............................................................................. M........................................ 109 ...................................... ................... Q................................. KETERANGAN ......................................................................................................... 110 AMPIRAN .................... A....... L.................................. 105 ........ USAHA KECIL DAN KOPERASI KECIL ............................................................................................................................................................ 108 .... 108 .............. KORESPONDENSI ........................................................................................................................................................................................................ .......... ...................... HARI KERJA ............................................................................................................................................ .. USAHA MIKRO............................... 105 ....................................................................... 109 ................... ........................................... .. ...................................... SYARATKONTRAK (SSKK)................................................. 104 ..... .......................... R.................... 105 .... .... ITIKAD BAIK ... .............................................................................................. 108 I..................................................................................... PENYELESAIAN PERSELISIHAN............................................................... ....................................... UMUR KONSTRUKSI ............................................................................................. ...... 116 BAB XI BENTUK DOKUMEN LAIN ..................................................................................................................................................................................................................................... 105 ...... 105 ..................................................................... ........................................................................... 109 ............... ..................................................................................... 112 ............................................................................................................................ PERISTIWA KOMPENSASI................... 108 ............................................. BAB IX SPESIFIKASI TEKNIS DAN GAMBAR .......... 104 ........................................................................................................................................................................................................................................... 65........................................................................... 67............ .......................................................... 108 ............................ B...................................... ............................................. ............ URAIAN SPESIFIKASI TEKNIS ...................................................................................................... ................................................................................. 107 ................................................................................................. 70............... 105 .......................................................... ............................................................... 109 ..................................................................... LAMPIRAN A – SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK ........ D................................................................................... ................................................. PEMBAYARAN PRESTASI PEKERJAAN ................................................................................................ A. CACAT MUTU........ BAB VIII SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK)................. 108 ...................................................................................................................... 121 ......................................................................................... 110 ......... 64......................................................................................... ............................................. .......... 107 .............. ................. ....................................... .. PEKERJAAN ........ 109 ...................... BENTUK SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) ............... 104 ........................................ 66....................................................................... PERBAIKAN CACAT MUTU ................................. 109 ...........................................

............................................... BENTUK SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) ............................................... 122 ................................................................ .................................... C. BENTUK SURAT-SURAT JAMINAN.................................................................... 124 Jaminan Sanggahan Banding dari Bank ........................................................ 124 Jaminan Sanggahan Banding dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan ....... 126 Jaminan Pelaksanaan dari Bank ..................................................................... 127 Jaminan Pelaksanaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan .................... 129 Jaminan Uang Muka dari Bank ...................................................................... 131 Jaminan Uang Muka dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan..................... 133 Jaminan Pemeliharaan dari Bank ................................................................... 135 Jaminan Pemeliharaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan.................. 137 D. BENTUK SURAT KETERANGAN DUKUNGAN KEUANGAN DARI BANK ................... 138

B.

BAB I UMUM
A. Dokumen Pemilihan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, yang berisi instruksi dan/atau informasi yang diperlukan oleh peserta untuk menyiapkan penawarannya. B. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai berikut: - Pekerjaan Konstruksi : Seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya; - Kontrak Lump Sum : Kontrak pengadaan barang/jasa atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas waktu tertentu, dengan jumlah harga yang pasti dan tetap serta semua resiko yang mungkin terjadi dalam proses penyelesaian pekerjaan sepenuhnya ditanggung oleh penyedia barang/jasa; - HPS : Harga Perkiraan Sendiri adalah hasil perhitungan seluruh volume pekerjaan dikalikan dengan Harga Satuan ditambah dengan seluruh beban pajak dan keuntungan; : Harga Evaluasi Akhir adalah penyesuaian atau normalisasi harga terhadap harga penawaran dalam proses pengadaan barang/jasa dimana unsur preferensi harga telah diperhitungkan berdasarkan capaian TKDN dan status perusahaan;

- HEA

Kemitraan/ - Kemitraan/ Kerja Sama Operasi KSO) : Kerja sama usaha antar penyedia yang masing-masing (KSO) pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis; - LDP : Lembar Data Pemilihan adalah data yang memuat ketentuan dan informasi yang spesifik sesuai dengan jenis pekerjaan antara lain meliputi penyusunan, penyampaian, pembukaan, kriteria dan tata cara penilaian dokumen penawaran, pengumuman pemenang, sanggahan dan sanggahan banding;

1

- PA - KPA

: Pengguna Anggaran adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran pemerintah; : Kuasa Pengguna Anggaran adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD; : Kelompok Kerja ULP adalah perangkat dari Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang berfungsi untuk melaksanakan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa; : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan; yang

- Pokja ULP

- PPK - SPPBJ

: Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa adalah surat yang diterbitkan oleh PPK kepada penyedia barang/jasa untuk melaksanakan pekerjaan; : Surat Perintah Mulai Kerja adalah surat yang diterbitkan oleh PPK kepada penyedia barang/jasa untuk memulai melaksanakan pekerjaan, jangka waktu penyelesaian dan serah terima pekerjaan; : Tingkat Komponen Dalam Negeri adalah besarnya komponen dalam negeri pada barang, jasa dan gabungan barang dan jasa. : Pra Rencana Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kontrak adalah dokumen pra rencana penyelengaraan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi bidang penyelenggaraan konstruksi yang dibuat oleh Penyedia dalam mengajukan penawaran. : Analisa Teknis Satuan Pekerjaan adalah uraian perhitungan kebutuhan per satuan tenaga kerja bahan dan peralatan untuk mendapatkan satu satuan jenis pekerjaan tertentu.

- SPMK

- TKDN

- Pra RK3K

- ATSP

C. [Pelelangan Umum/Pelelangan Terbatas] dengan prakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. D. [Pelelangan Umum/Pelelangan Terbatas] ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha, kemitraan/KSO.

2

... apabila diperlukan perubahan jadwal harus dicantumkan dalam adendum atau diberitahukan.. 3.......... s............... 3 ..... Lampiran : .. *) *) ditetapkan oleh pokja ULP.. ..................... Sebagai kelanjutan proses pelelangan kami mengundang Saudara untuk mengambil Dokumen Pemilihan dengan ketentuan sebagai berikut: 1... Pemberian Penjelasan c.. Dengan ini kami beritahukan bahwa perusahaan Saudara telah lulus kualifikasi untuk paket pekerjaan tersebut di atas. Waktu .. Pengambilan Dokumen Pemilihan b...... Penawaran meliputi kelengkapan persyaratan administrasi...../. Kepada Yth. Pembukaan Dokumen Penawaran Tahap I e...... s.. . .......................... ..... Pengambilan Dokumen Pemilihan dapat diwakilkan dengan membawa surat tugas dari direktur utama/pimpinan perusahaan/kepala cabang dan kartu pengenal yang bersangkutan. .II BAB II UNDANGAN PENGAMBILAN DOKUMEN PEMILIHAN [kop surat K/L/D/I] UNDANGAN PENGAMBILAN DOKUMEN PEMILIHAN Nomor : ........ Pemasukan Dokumen Penawaran Tahap I Batas akhir pemasukan d.. No Kegiatan a......d. 2. s........... .............../........ ....... ............... . ....d.. Perihal : Pelelangan Penyedia Pekerjaan Konstruksi untuk paket pekerjaan .......... agar Saudara lebih memahami lingkup pekerjaan..... ULP ....................... Dst. selesai ......... s................ Jadwal Pelaksanaan Pengadaan: Hari/Tanggal .... s... di ... ...d...../.. Saudara dianjurkan untuk menghadiri pemberian penjelasan pada tempat dan waktu yang ditentukan dalam Lembar Data Pemilihan (LDP)...... Tahun Anggaran …….. teknis dan harga dengan masa berlaku penawaran paling kurang ….. 4.d. ….................. 20…..... . Pokja ..../...... ............../ .............d..... .... ....../ ........ .. (……………) hari kalender terhitung sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran....

.......... Dokumen Pemilihan dapat diambil dalam bentuk cetakan.. Kelompok Kerja ....... Demikian disampaikan untuk diketahui. [nama lengkap] 4 .... [tanda tangan] . Seseorang dilarang mewakili lebih dari 1 (satu) perusahaan dalam mengambil Dokumen Pemilihan...... ULP .... 6........ softcopy dan/atau diunduh melalui website K/L/D/I....5.....

Nama paket dan lingkup pekerjaan sebagaimana tercantum dalam LDP. Larangan 4. Umum 1. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pemilihan. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan biaya sesuai kontrak. pendanaan 1. 3.2 3.3 2. dan Nepotisme (KKN).1 Pokja ULP mengundang para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan konstruksi sebagaimana tercantum dalam LDP. dan/atau peraturan perundang-undangan. Sumber Dana 3. Bagi Badan Usaha Jasa Konstruksi Asing yang mengikuti pelelangan harus memiliki bukti Ijin Perwakilan Jasa Konstruksi Asing dan melakukan kerja sama usaha dengan perusahaan nasional dalam bentuk kemitraan.2 1.3 Peserta kemitraan/KSO dilarang untuk mengubah Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi. subkontrak dan lainlain. berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun. Kolusi. 3.1 Korupsi.II BAB III INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A. Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. 5 4.1 [Pelelangan Umum/Pelelangan Terbatas] penyedia pekerjaan konstruksi ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha atau kemitraan/KSO yang diundang dan telah lulus/ memenuhi kualifikasi. Lingkup Pekerjaan 1. dalam hal terdapat perusahaan nasional yang memiliki kemampuan di bidang yang bersangkutan. Peserta Pengadaan ini dibiayai dari sumber sebagaimana tercantum dalam LDP. Penyalahgunaan Wewenang serta Penipuan .

c. Penyedia yang telah ditunjuk sebagai konsultan perencana menjadi Penyedia Pekerjaan Konstruksi atau menjadi konsultan pengawas untuk pekerjaan fisik yang direncanakannya. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam.1 5. Larangan Pertentangan Kepentingan 5. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. Seorang anggota Direksi atau Dewan Komisaris suatu Badan Usaha tidak boleh merangkap sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris pada Badan Usaha lainnya yang menjadi peserta pada Pelelangan yang sama. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Terima Jadi (turn key contract) atau Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi.2 6 . dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. sehingga mengurangi/menghambat/memperkecil/meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.b. 4. sanksi administratif.3 5.2 Peserta yang menurut penilaian Pokja ULP terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 4. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil pelelangan. Peran ganda sebagaimana dimaksud pasal 5. fungsi dan perannya. 4.1 antara lain meliputi: a. Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP kepada PA/KPA. Para pihak dalam melaksanakan tugas. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Terima Jadi (turn key contract) atau Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi. b. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pemilihan. c.1 dikenakan sanksi sebagai berikut: a. c. b. seperti digugurkan dari proses pelelangan atau pembatalan penetapan pemenang. gugatan secara perdata. dan/atau d. Penyedia yang telah ditunjuk sebagai konsultan pengawas menjadi Penyedia Pekerjaan Konstruksi untuk pekerjaan fisik yang diawasi.

merangkap sebagai anggota Pokja ULP atau pejabat yang berwenang menetapkan pemenang Pelelangan. b. c. baik antar peserta. baik secara horizontal maupun vertikal.1 adalah keterkaitan hubungan. baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari 50% (lima puluh perseratus) pemegang saham dan/atau salah satu pengurusnya sama. b.2 Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan di Indonesia oleh tenaga Indonesia (produksi dalam negeri). baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya. 7 . pemilahan atau pembagian komponen harus benar-benar mencerminkan bagian atau komponen yang telah dapat diproduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih harus diimpor. pekerjaan pemasangan. c. komponen berupa bahan baku belum diproduksi di dalam negeri dan/atau spesifikasi teknis bahan baku yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan. hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan. peserta 5. hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai dengan derajat kedua. tenaga ahli. Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I. dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. Pendayagunaan 6.4 6. pengujian dan lainnya sedapat mungkin dilakukan di dalam negeri. pabrikasi. Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi dimungkinkan menggunakan bahan baku. PPK dan/atau anggota Pokja ULP.d.3 Afiliasi sebagaimana dimaksud pasal 5. maupun antara peserta dengan PPK dan/atau anggota Pokja ULP yang antara lain meliputi: a.1 Produksi Dalam Negeri 6. 5.

7. tanggal. jumlah dan harga yang dilampirkan pada Dokumen Penawaran.1. seperti jasa asuransi.d. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO hanya boleh Tiap Peserta memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. 2) Surat Kuasa. 9. Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan. 8 . Dokumen Pemilihan 8. Instruksi Kepada Peserta. e. 6. Setiap peserta. 3) Surat Perjanjian Kemitraan/ Kerja Sama Operasi (KSO). d. e. c. Isi Dokumen Pemilihan Peserta dapat mengambil Dokumen Pemilihan sesuai hari. Setiap peserta yang termasuk dalam kemitraan/KSO dilarang menjadi peserta baik secara sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO yang lain pada paket pekerjaan yang sama. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. angkutan. Umum b. dan pemeliharaan. perbankan. semaksimal mungkin menggunakan jasa pelayanan yang ada di dalam negeri.1 Dokumen Pemilihan terdiri dari: a. 4) Dokumen Penawaran Teknis.3 Pemberian preferensi harga terhadap penawaran peserta atas penggunaan produksi dalam negeri ditetapkan dalam LDP. Lembar Data Pemilihan. Satu Penawaran 7. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. ekspedisi. peserta diwajibkan membuat daftar Barang yang diimpor yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis.2. Pengambilan Dokumen Pemilihan 9. dan f. B. waktu dan tempat pengambilan yang ditentukan dalam undangan. 7. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia.

11. Spesifikasi Teknis. j. Bahasa Dokumen Pemilihan 11. 3) Jaminan Sanggahan Banding. 9) Analisa Teknis Satuan Pekerjaan (apabila dipersyaratkan). Bentuk Dokumen Lain: 1) SPPBJ. 9. 11. f.2 Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen pemilihan. g. Pemberian Penjelasan Dokumen pemilihan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses Pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia.1 Pemberian penjelasan dilakukan di tempat dan pada waktu sebagaimana tercantum dalam LDP serta dihadiri oleh peserta yang terdaftar. 8) Daftar barang yang diimpor (apabila ada). 9. harus dijelaskan kepada peserta mengenai: 9 . Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen pemilihan sepenuhnya merupakan risiko peserta. Bentuk Surat Perjanjian. Syarat-Syarat Umum Kontrak. 7) Formulir Pra RK3K (apabila dipersyaratkan). 6) Jaminan Penawaran. Pokja ULP wajib menanggapi setiap permintaan penjelasan yang diajukan peserta secara tertulis. k.3 9. 2) SPMK. Daftar Kuantitas dan Harga (apabila dipersyaratkan).4 10. 6) Jaminan Pemeliharaan.3 Perwakilan peserta yang hadir pada saat pemberian penjelasan menunjukkan tanda pengenal dan surat tugas kepada Pokja ULP. Peserta dapat meminta penjelasan secara tertulis mengenai isi Dokumen Pemilihan kepada Pokja ULP sebelum batas akhir pemasukan penawaran.2 Ketidakhadiran peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran.5) Formulir Rekapitulasi Perhitungan TKDN. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. h. 5) Jaminan Uang Muka. 11. KAK dan/atau Gambar.4 Dalam pemberian penjelasan. 4) Jaminan Pelaksanaan. i. 11.

7 Apabila tidak ada satupun peserta yang hadir atau yang bersedia menandatangani BAPP. dan k. maka BAPP cukup ditandatangani oleh anggota Pokja ULP yang hadir. besaran. Biaya peninjauan lapangan keperluan peserta ditanggung oleh peserta masing-masing.a. kelengkapan yang harus dilampirkan bersama Dokumen Penawaran. 11. j. 11. ketentuan dan cara evaluasi berkenaan dengan preferensi harga atas penggunaan produksi dalam negeri. g.6 Pemberian penjelasan mengenai isi Dokumen Pemilihan. hasil peninjauan lapangan. jenis kontrak yang akan digunakan. serta keterangan lainnya harus dituangkan dalam Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP) yang ditandatangani oleh anggota Pokja ULP dan minimal 1 (satu) wakil dari peserta yang hadir dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan.5 Apabila dipandang perlu. f. e. metode [Pelelangan Umum/Pelelangan Terbatas]. ketentuan dan cara sub kontrak sebagian pekerjaan kepada Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil. c. 11. metode evaluasi. risiko K3 yang mungkin timbul akibat pekerjaan termasuk kondisi dan bahaya (apabila diperlukan).6 di atas terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung. b. 11. i.8 Apabila dalam BAPP sebagaimana dimaksud pada angka 11. hal-hal yang menggugurkan penawaran. 11. pertanyaan dari peserta. pembukaan Dokumen Penawaran. masa berlaku dan penjamin yang dapat mengeluarkan jaminan. d. perubahan substansi dokumen. jawaban dari Pokja ULP. cara penyampaian Dokumen Penawaran. h. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pemilihan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan.9 Apabila ketentuan baru atau perubahan penting 10 . Pokja ULP dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan.

1. 12. Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran Dalam Adendum Dokumen Pemilihan. Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. dalam Pokja ULP tidak bertanggung jawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh peserta.2. Penyiapan Dokumen Penawaran 14.1 14. Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi pekerjaan.4. 12. 11. Peserta diberitahu oleh Pokja ULP untuk mengambil salinan Adendum Dokumen Pemilihan.3. 12. Pokja ULP dapat memberikan tambahan waktu untuk memasukkan Dokumen Penawaran. C. 11 . Peserta dapat mengambil salinan Adendum Dokumen Pemilihan yang disediakan oleh Pokja ULP atau mengunduhnya melalui website sebagaimana tercantum dalam LDP 13.10 Peserta diberitahu oleh Pokja ULP untuk mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pemilihan. maka ketentuan perubahan tersebut dianggap tidak ketentuan yang berlaku adalah Pemilihan awal.2 Peserta menanggung semua biaya penyiapan dan penyampaian penawaran. Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pemilihan. Biaya dalam Penyiapan Penawaran 14. Perubahan Dokumen Pemilihan 12.tersebut tidak dituangkan dalam Dokumen Pemilihan. 12.11 Peserta dapat mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pemilihan yang disediakan oleh Pokja ULP atau mengunduhnya melalui website sebagaimana tercantum dalam LDP.12 Sangat dianjurkan kepada peserta untuk menghadiri pemberian penjelasan pekerjaan di kantor dan peninjauan lapangan agar dapat menyiapkan penawarannya dengan baik. 11. Adendum baru atau ada dan Dokumen 11.

2) jadwal waktu pelaksanaan. b. surat perjanjian kemitraan/kerja sama operasi (apabila ada). kapasitas.1. Dokumen Penawaran Tahap I (administrasi dan teknis). 16. 4) spesifikasi teknis (dalam hal kontrak terintegrasi atau apabila mengajukan 12 . surat kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan).2. c. c) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. surat penawaran didalamnya mencantumkan: 1) tanggal. 15. 3) jenis. e. 16. 2) masa berlaku penawaran. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Penawaran yang disampaikan oleh peserta terdiri dari 2 (dua) tahap. d. dan 4) tanda tangan: a) direktur utama/pimpinan perusahaan. 15. Dokumen Penawaran 16. Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Bahasa Penawaran 15. dokumen penawaran teknis: 1) metode pelaksanaan. komposisi dan jumlah peralatan.15. meliputi: a. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran. 3) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. Semua Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Indonesia.2. Jaminan Penawaran asli.1.3. b) penerima kuasa dari direktur utama/ pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. atau d) pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama.

c) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. daftar kuantitas dan harga.spesifikasi yang berbeda dari yang ditetapkan dalam hal spesifikasi teknis sudah ditentukan pada kontrak bukan terintegrasi). b. surat penawaran harga yang didalamnya mencantumkan. formulir rekapitulasi perhitungan TKDN. 6) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan. 17.1. c. 4) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. apabila 13 . apabila dipersyaratkan. 2) Daftar barang yang diimpor (apabila ada) 3) Analisa Teknis Satuan Pekerjaan (apabila di persyaratkan). Dokumen Penawaran Tahap II (harga) meliputi: a. dan g. seperti: 1) Formulir Pra RK3K (apabila di persyaratkan). dan d. Harga penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf. dan 5) tanda tangan: a) direktur utama/pimpinan perusahaan. 17. b) penerima kuasa dari direktur utama/ pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya.3.2. 1) tanggal. 16. 3) total harga penawaran (dalam angka dan huruf). surat kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan kepada orang yang berbeda pada tahap I). dokumen lain. atau d) pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. dokumen lain yang dipersyaratkan. Peserta mencantumkan harga satuan dan harga total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Daftar Kuantitas dan Harga. f. 2) masa berlaku penawaran. 5) daftar personil inti. Harga Penawaran 17.

dipersyaratkan. 19. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 14 .1. Jaminan Penawaran 20. 18. sebelum akhir masa berlakunya penawaran. diterbitkan oleh Bank Umum. 20. b. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. Biaya overhead termasuk untuk penyelenggaraan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan keuntungan serta semua pajak. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang 19. Menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran. 19.2. bea. Jaminan Penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a.2. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 18.4.3. 17. 18. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka pekerjaan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan.3.1. 19. Pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. 20. Peserta menyerahkan Jaminan Penawaran dalam mata uang penawaran sebagaimana tercantum dalam LDP.2. Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. 19. retribusi dan pungutan lain serta biaya asuransi yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan konstruksi ini diperhitungkan dalam total harga penawaran. Masa berlaku penawaran sesuai sebagaimana tercantum dalam LDP. Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu. Menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi.1. Peserta dapat : a. Semua harga dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam LDP.

3. f. Jaminan Penawaran dari pemenang lelang akan dikembalikan setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan. mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan. 20. Jaminan Penawaran dari peserta yang tidak ditetapkan sebagai pemenang lelang akan dikembalikan setelah pengumuman pemenang lelang.5.4. g. i. Jaminan Penawaran dimulai sejak tanggal terakhir pemasukan penawaran dan masa berlakunya tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. Jaminan Penawaran harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai Jaminan dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja. b. tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau verifikasi kualifikasi dengan alasan yang tidak dapat diterima. h. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 tidak bersedia menambah nilai Jaminan Pelaksanaan dalam hal harga penawarannya di bawah 80% HPS. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 setelah dilakukan evaluasi. besaran nilai Jaminan Penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf. c. 20. nama peserta sama dengan nama yang tercantum dalam Jaminan Penawaran. peserta terlibat KKN. Jaminan Penawaran akan disita apabila sebagai: a.b. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang dilelangkan. 20. atau 15 . Jaminan Penawaran atas nama perusahaan kemitraan (Kerja Sama Operasi/KSO) harus ditulis atas nama perusahaan kemitraan/KSO. d. setelah surat pernyataan wanprestasi dari Pokja ULP diterima oleh Penerbit Jaminan. besaran nilai Jaminan Penawaran tidak kurang dari nilai nominal sebagaimana tercantum dalam LDP. nama Pokja ULP yang menerima Jaminan Penawaran sama dengan nama Pokja ULP yang mengadakan pelelangan. e. c.

Peserta menyampaikan langsung Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP sesuai jadwal sebagaimana tercantum dalam LDP. kemudian kedua sampul tersebut dimasukan menjadi 1 (satu) sampul (penutup) untuk menjaga kerahasiaannya.5 22. Bila sampul Dokumen Penawaran tidak direkat. Dokumen Penawaran Harga yang dimasukkan dalam sampul penutup tersebut dan ditulis “Penawaran Harga”.1 21. Peserta dapat menyampaikan Dokumen Penawaran melalui pos/jasa pengiriman dengan ketentuan sudah diterima Pokja ULP sebelum batas akhir pemasukan penawaran serta segala risiko keterlambatan dan kerusakan dokumen menjadi risiko peserta. Penyampulan dan Penandaan Sampul Penawaran 21. Penyampaian Dokumen Penawaran 22. untuk disampaikan pada Tahap II. dan Pokja ULP memasukkan ke dalam kotak/tempat pemasukan. nama paket pekerjaan. nama paket pekerjaan. yang dimasukkan dalam sampul penutup tersebut dan ditulis “Penawaran Administrasi dan Teknis”.4 21. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri atau gagal tanda tangan kontrak. Pokja ULP tidak bertanggung jawab atas risiko yang mungkin timbul terhadap Dokumen Penawaran.1 22. nama dan alamat peserta serta ditujukan kepada Pokja ULP dengan alamat sebagaimana tercantum dalam LDP. untuk disampaikan pada Tahap I. Penyampa nyampaian D.2 16 . Peserta memasukkan Dokumen Penawaran asli dan salinannya ke dalam 2 (dua) sampul yang masing-masing ditandai “Asli” dan “Rekaman”. Penyampaian Dokumen Penawaran 21. 21.2 Dokumen Penawaran disampaikan sebanyak 2 (dua) rangkap yang terdiri dari: dokumen asli 1 (satu) rangkap dan salinannya 1 (satu) rangkap.d. Dokumen Penawaran Administrasi dan Teknis.3 21. nama dan alamat peserta serta ditujukan kepada Pokja ULP dengan alamat sebagaimana tercantum dalam LDP.

Setiap penawaran yang disampaikan dan diterima oleh Pokja ULP setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran akan ditolak dan dikembalikan kepada peserta yang bersangkutan dalam keadaan tertutup (sampul tidak dibuka) disertai dengan bukti serah terima.3 Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman.1 Dokumen Penawaran dibuka di hadapan peserta pada waktu dan tempat sebagaimana tercantum dalam LDP yang dihadiri paling kurang 2 (dua) peserta sebagai saksi. Perwakilan peserta yang hadir pada saat pembukaan Dokumen Penawaran menunjukkan tanda pengenal dan surat tugas kepada Pokja ULP. tanpa mengambil Dokumen Penawaran yang sudah disampaikan sebelumnya.2 . serta memberitahukan kepada peserta yang bersangkutan untuk mengambil kembali penawaran tersebut disertai dengan bukti serah terima. mengganti.22. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan kepada dan harus sudah diterima oleh Pokja ULP paling lambat di tempat dan pada waktu sebagaimana tercantum dalam LDP.1. 24. atau penambahan Dokumen Penawaran harus disampaikan secara tertulis dan disampul serta diberikan tanda sesuai dengan isi sampul dengan penambahan pencantuman kata “PENARIKAN”. 22. pengubahan. Pembukaan Penawaran Tahap I 25. 24. E. Penarikan. 17 25. Peserta boleh menarik.4 22.5 23. “PENGGANTIAN”. sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. maka sampul penutup dimasukkan kedalam sampul luar yang mencantumkan nama paket pekerjaan dan alamat Pokja ULP. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 25. penggantian. “PENGUBAHAN” atau ”PENAMBAHAN”. mengubah dan menambah dokumen penawarannya. Terhadap penawaran terlambat yang disampaikan melalui pos/jasa pengiriman. Pokja ULP membuka sampul luar untuk mengetahui nama dan alamat peserta.2. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 24.

25. Pokja ULP meneliti isi kotak/tempat pemasukan Dokumen Penawaran dan menghitung jumlah Dokumen Penawaran yang masuk dihadapan peserta.9 25. Apabila setelah ditunda selama 2 (dua) jam. Dokumen Penawaran yang telah masuk dan disusuli dokumen dengan sampul bertanda “PENARIKAN” tidak dibuka. 18 . c. surat perjanjian kemitraan/kerja sama operasi (apabila ada).6 25. Jaminan Penawaran asli. 25. Dokumen Penawaran dengan sampul bertanda “PENARIKAN”. d. 25. surat penawaran yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran tetapi tidak mencantumkan harga penawaran. “PENGGANTIAN”.10 Dokumen Penawaran Tahap I dijadikan lampiran Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran Tahap I. “PENGUBAHAN” atau ”PENAMBAHAN”. maka pembukaan Dokumen Penawaran tetap dilanjutkan dengan menunjuk saksi tambahan di luar Pokja ULP yang ditunjuk oleh Pokja ULP. surat kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). Pokja ULP membuka kotak/tempat pemasukan Dokumen Penawaran dihadapan para peserta.11 Pokja ULP memeriksa dan menunjukkan dihadapan para peserta mengenai kelengkapan Dokumen Penawaran Tahap I yang meliputi: a.5 25.7 25. hanya ada 1 (satu) atau tidak ada peserta sebagai saksi.8 25. harus dibuka dan dibaca terlebih dahulu. maka Pokja ULP menunda pembukaan Dokumen Penawaran selama 2 (dua) jam.3 Apabila tidak ada peserta atau hanya ada 1 (satu) peserta sebagai saksi. b.4 25. Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka pelelangan dinyatakan gagal.

paling sedikit memuat: a.e. 2 25. pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang tidak jelas dalam dokumen penawaran.12 Pokja ULP tidak boleh menggugurkan penawaran pada waktu pembukaan penawaran kecuali untuk yang terlambat memasukkan penawaran. formulir rekapitulasi perhitungan TKDN. Klarifikasi 19 . 25. maka penyebab penundaan tersebut harus dimuat dengan jelas dalam Berita Acara. 25. tanda tangan anggota Pokja ULP dan wakil peserta yang hadir atau saksi yang ditunjuk oleh Pokja ULP bila tidak ada saksi dari peserta. b. 26. dan f. Peserta harus memberikan tanggapan atas klarifikasi. 25. 25. dan g.17 Berita Acara dilampiri Dokumen Penawaran. dokumen lain yang dipersyaratkan seperti: 1) Formulir Pra RK3K (apabila di persyaratkan). kelainan-kelainan yang dijumpai dalam Dokumen Penawaran (apabila ada).18 Salinan Berita Acara dibagikan kepada peserta yang hadir tanpa dilampiri Dokumen Penawaran dan Pokja ULP dapat mengunggah salinan tersebut melalui website sebagaimana tercantum dalam LDP yang dapat diunduh oleh peserta.1 Untuk menunjang penelitian dan evaluasi dokumen penawaran. keterangan lain yang dianggap perlu. tanggal pembuatan Berita Acara. jumlah Dokumen Penawaran yang lengkap dan tidak lengkap. 25. c. 2) Daftar barang yang diimpor (apabila ada) 3) Analisa Teknis Satuan Pekerjaan (apabila di persyaratkan).13 Salah satu anggota Pokja ULP bersama 1 (satu) orang saksi memaraf Dokumen Penawaran asli yang bukan miliknya. d.16 Setelah dibacakan dengan jelas. 25.15 Dalam hal terjadi penundaan waktu pembukaan penawaran. dokumen penawaran teknis. e. jumlah Dokumen Penawaran yang masuk.14 Pokja ULP membuat Berita Acara Pembukaan Penawaran Tahap I. f. Berita Acara ditandatangani oleh anggota Pokja ULP yang hadir dan 2 (dua) orang saksi. Klarifikasi Dan Konfirmasi Penawaran 26.

b. c. kualitas dan hasil/kinerja pekerjaan. syarat teknis dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan dan harga yang wajar dapat dipertanggungjawabkan tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pemilihan. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan antara lain disampaikan oleh penawar yang berhak. Pokja ULP dapat melakukan konfirmasi kebenarannya termasuk peninjauan lapangan kepada pihakpihak/instansi terkait. 26. 27.2 20 . Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut: a. e. d. mengganti. evaluasi teknis. dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. Evaluasi Penawaran Tahap I (Administrasi dan Teknis) 27.tidak boleh mengubah substansi. Pokja ULP melakukan Evaluasi Tahap I yang meliputi: a. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. mengurangi. untuk paket pekerjaan yang dilelangkan. evaluasi administrasi. mengurangi. Klarifikasi dan tanggapan atas klarifikasi harus dilakukan secara tertulis.2 Terhadap hal-hal yang diragukan berkaitan dengan dokumen penawaran. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat. dan b. Pokja ULP dilarang menambah. pada waktu yang telah ditentukan.1 27. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan meliputi syarat administrasi. penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pemilihan yang mempengaruhi lingkup.

b. e) surat perjanjian kemitraan/kerja sama operasi (apabila ada). dikenakan sanksi administrasi dan/atau pidana. kapasitas. 2) jadwal waktu pelaksanaan. teknis (apabila 4) spesifikasi 21 . 27. f) dokumen penawaran teknis: 1) metode pelaksanaan. d) surat kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). Pokja ULP dan/atau PPK. dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. b) Jaminan Penawaran asli. 3) jenis. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. 2) anggota Pokja ULP dan/atau PPK yang terlibat persekongkolan diganti. komposisi dan jumlah peralatan. 3) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). maka: 1) peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam Daftar Hitam.f. c) Rincian harga penawaran (daftar kuantitas dan harga). dan 4) apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka 3). penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. maka pelelangan dinyatakan gagal. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pengadaan ini dipenuhi/dilengkapi : a) surat penawaran.3 Evaluasi Administrasi: a.

b) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam Dokumen pemilihan. (3) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. (2) penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. penawarannya tidak digugurkan dan nilai TKDN-nya dianggap nol). 5) daftar personil inti yang akan ditempatkan secara penuh. 6) Daftar bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan. daftar barang yang diimpor (apabila ada).seperti Formulir Pra RK3K. atau (4) pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas.mengajukan spesifikasi yang berbeda dari yang ditetapkan). g) formulir rekapitulasi perhitungan TKDN (khusus untuk peserta yang tidak menyampaikan formulir TKDN. maka nilai yang diakui adalah nilai 22 . Analisa Teknis Satuan Pekerjaan. 2) surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut : a) ditandatangani oleh : (1) direktur utama/pimpinan perusahaan. dan lainnya (apabila h) dokumen dipersyaratkan). dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf.

(2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. maka penawaran dinyatakan gugur. d) bertanggal. Penawaran memenuhi 3) Jaminan ketentuan sebagai berikut: a) diterbitkan oleh Bank Umum. waktu pelaksanaan c) jangka pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam Dokumen pemilihan. d) besaran nilai Jaminan Penawaran tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. f) nama Pokja ULP yang menerima Jaminan Penawaran sama dengan 23 . b) Jaminan Penawaran dimulai sejak tanggal terakhir pemasukan penawaran dan masa berlakunya tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan. e) besaran nilai Jaminan Penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf. c) nama peserta sama dengan nama yang tercantum dalam Jaminan Penawaran.yang tertulis dalam angka. dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf. atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. maka penawaran dinyatakan gugur.

unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan. f. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi secara tertulis terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan namun tidak boleh mengubah substansi. j) substansi dan keabsahan/keaslian Jaminan Penawaran telah dikonfirmasi dan diklarifikasi secara tertulis oleh Pokja ULP kepada penerbit jaminan.27. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis. i) Jaminan Penawaran atas nama perusahaan kemitraan (Kerja Sama Operasi/KSO) harus ditulis atas nama perusahaan kemitraan/KSO. e. maka pelelangan dinyatakan gagal. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. Evaluasi Teknis : a. apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi.4 nama Pokja ULP yang mengadakan pelelangan. 4) surat kuasa : a) Harus ditandatangani pemimpin/ direktur utama perusahaan. d. setelah surat pernyataan wanprestasi dari Pokja ULP diterima oleh Penerbit Jaminan. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. g) paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang dilelangkan. surat kuasa ditandatangani oleh anggota kemitraan yang diwakili menurut perjanjian kerja sama. h) Jaminan Penawaran harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai Jaminan dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja. c. b) Nama penerima kuasa harus tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya c) Dalam hal kemitraan. evaluasi teknis dilakukan dengan sistem 24 . b.

kapasitas. serta membandingkan jumlah perolehan nilai dari para peserta dengan ketentuan : 1) Pokja ULP menilai persyaratan teknis minimal yang harus dipenuhi dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam LDP. Metoda pelaksanaan dilengkapi metode kerja untuk jenis-jenis pekerjaan utama dan pekerjaan penunjang atau pekerjaan sementara yang ikut menentukan keberhasilan pelaksanaan pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan penawar untuk melaksanakan pekerjaan. komposisi dan jumlah peralatan minimal yang disediakan untuk menghasilkan 25 . (3) Pembuatankonstruksi Pengaman (protection construction). 2) penilaian persyaratan teknis minimal dilakukan terhadap: a) metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan termasuk pengendalian terhadap risiko K3. (2) Pengeringan tempat pekerjaan (dewatering/unwatering) yang berat. Yang diteliti dalam evaluasi metode pelaksanaan adalah tahapan dan cara pelaksanaan yang menggambarkan pelaksanaan pekerjaan dari awal sampai dengan akhir dan dapat dipertanggung jawabkan secara teknis. c) jenis.nilai yaitu evaluasi penilaian dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsur yang dinilai berdasarkan kriteria dan bobot sebagaimana tercantum dalam LDP. (4) Pengaturan lalu lintas (traffic management). misalnya: (1) Pembuatan saluran pengelak (diversion channel). b) jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melampaui batas waktu sebagaimana tercantum dalam LDP.

Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi dengan menilai rincian/uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan untuk pekerjaan utama meliputi komponen tenaga kerja. Tidak dapat menggugurkan teknis berdasarkan Pra RK3K. peralatan. dan bahan (material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan yang perlu dinilai konsistensinya. 4) dalam evaluasi menggunakan ambang batas minimal. f) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP. 3) Untuk menilai konsistensi dan kewajaran antara metode pelaksanaan. maupun pencapaian produktivitas dan spesifikasi teknis. 26 . apabila dinilai tidak konsisten dan/atau tidak wajar maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur teknis. Selanjutnya meneliti dan melakukan analisis terhadap uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan tersebut. e) personil inti yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan. evaluasi teknis dilakukan dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis (perolehan nilai) yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. Apabila terdapat hal yang meragukan dapat dilakukan klarifikasi untuk menegaskan bahwa K3 akan dilaksanakan. teknis memenuhi d) spesifikasi persyaratan.produksi alat yang dibutuhkan sebagaimana tercantum dalam LDP. tenaga kerja. g) Pra RK3K memenuhi persyaratan Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang akan dilakukan pada saat pelaksanaan pekerjaan konstruksi. penggunaan peralatan dan bahan (material konstruksi). jadwal waktu pelaksanaan.

ULP dapat meminta uji 5) Pokja mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sebagaimana tercantum dalam LDP. 6) apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan, Pokja ULP melakukan klarifikasi dan konfirmasi dengan peserta. Dalam klarifikasi peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran. Hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran. c. peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis diundang untuk pemasukan penawaran Tahap II (harga); d. apabila peserta yang lulus evaluasi tahap I kurang dari 3 (tiga), maka proses pelelangan tetap dilanjutkan; e. apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan gagal. 27.5 Pokja ULP membuat Berita Acara Evaluasi Administrasi dan Teknis yang paling sedikit memuat : a. nama semua peserta; b. hasil evaluasi penawaran administrasi dan teknis termasuk alasan ketidaklulusan peserta; c. nilai evaluasi teknis diurutkan mulai dari yang tertinggi; d. ambang batas nilai teknis; e. keterangan-keterangan lain yang dianggap perlu mengenai pelaksanaan pelelangan; jumlah peserta yang lulus dan tidak lulus pada setiap tahapan evaluasi; g. tanggal dibuatnya Berita Acara; dan h. pernyataan bahwa pelelangan gagal apabila tidak ada penawaran yang memenuhi syarat. 28. Pemberitahuan 28.1 /Pengumuman kepada Peserta yang Lulus Evaluasi Tahap I Pokja ULP memberitahukan hasil evaluasi tahap I kepada seluruh peserta dan ditayangkan di website sebagaimana tercantum dalam LDP dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat, yang sekurang-kurangnya memuat : a. nama paket pekerjaan; b. nama dan alamat peserta; c. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP); d. hasil evaluasi persyaratan administrasi; f.

27

e. f. 28.2

nilai teknis semua peserta yang memenuhi persyaratan administrasi; dan ambang batas nilai teknis.

Pokja ULP mengundang semua peserta yang lulus evaluasi tahap I untuk memasukkan Dokumen Penawaran Tahap II. Undangan mencantumkan hari, tanggal, waktu dan tempat pemasukan penawaran tahap II. Undangan melampirkan perubahan nilai total HPS (apabila ada). Penawaran Tahap II dibuka di hadapan peserta pada waktu dan tempat sesuai undangan yang dihadiri paling kurang 2 (dua) peserta sebagai saksi. Perwakilan peserta yang hadir pada saat pembukaan Penawaran menunjukkan tanda pengenal dan surat tugas kepada Pokja ULP. Apabila tidak terdapat peserta atau hanya ada 1 (satu) peserta sebagai saksi, maka Pokja ULP menunda pembukaan Penawaran selama 2 (dua) jam. Apabila setelah ditunda selama 2 (dua) jam, hanya ada 1 (satu) atau tidak ada peserta sebagai saksi, maka pembukaan Penawaran tetap dilanjutkan dengan menunjuk saksi tambahan di luar Pokja ULP yang ditunjuk oleh Pokja ULP. Pokja ULP membuka kotak/tempat pemasukan Dokumen Penawaran Tahap II dihadapan para peserta. Pokja ULP meneliti isi kotak/tempat pemasukan Dokumen Penawaran Tahap II dan menghitung jumlah Dokumen Penawaran yang masuk di hadapan peserta. Penawaran dengan sampul bertanda PENARIKAN”, “PENGGANTIAN”, “PENGUBAHAN” atau ”PENAMBAHAN”, harus dibuka dan dibaca terlebih dahulu. Dokumen Penawaran yang telah masuk tidak dibuka, apabila dokumen dimaksud telah disusuli

28.3 28.4 29. Pembukaan Penawaran Tahap II 29.1

29.2

29.3

29.4

29.5

29.6

29.7

29.8

28

dokumen dengan “PENARIKAN”. 29.9

sampul

bertanda

Pokja ULP membuka sampul Dokumen Penawaran di hadapan peserta. Sampul yang berisi penawaran harga dibuka kemudian dijadikan lampiran Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran Tahap II.

29.10 Pokja ULP memeriksa dan menunjukkan dihadapan para peserta mengenai kelengkapan Dokumen Penawaran yang meliputi : a. surat penawaran harga yang di dalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan harga penawaran; b. rincian harga penawaran (daftar kuantitas dan harga), apabila ada; c. surat kuasa dari pemimpin/direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan kepada orang yang berbeda pada tahap I); dan d. dokumen lain yang dipersyaratkan. 29.11 Pokja ULP tidak boleh menggugurkan penawaran pada waktu pembukaan penawaran kecuali untuk yang terlambat memasukkan penawarannya. 29.12 Salah satu anggota Pokja ULP bersama 1 (satu) orang saksi memaraf Dokumen Penawaran asli yang bukan miliknya. 29.13 Pokja ULP membuat Berita Acara Pembukaan Penawaran Tahap II yang paling sedikit memuat : a. jumlah Dokumen Penawaran yang masuk; b. jumlah Dokumen Penawaran yang lengkap dan tidak lengkap; c. harga penawaran masing-masing peserta; d. kelainan-kelainan yang dijumpai dalam Dokumen Penawaran; (apabila ada) e. keterangan lain yang dianggap perlu; f. tanggal pembuatan Berita Acara; dan g. tanda tangan anggota Pokja ULP dan wakil peserta yang hadir atau saksi yang ditunjuk oleh Pokja ULP bila tidak ada saksi dari peserta; 29.14 Dalam hal terjadi penundaan waktu pembukaan penawaran, maka penyebab penundaan tersebut

29

16 Berita Acara dilampiri Dokumen Penawaran. Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah halhal yang pokok atau penting. Evaluasi Penawaran II Tahap II (Harga) (Harga) 30. Total harga penawaran yang melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur.5 30. 29.harus dimuat dengan jelas dalam Berita Acara. Pokja ULP menyusun urutan penawaran dimulai dari nilai penawaran terendah. dan b) apabila semua harga penawaran di atas nilai total HPS.3 30. Pelaksanaan evaluasi dengan sistem nilai dilakukan oleh Pokja ULP untuk mendapatkan 3 (tiga) penawaran yang memenuhi syarat yang dimulai dari penawaran terendah. 29. 30.4 30.2 30. Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting. 2) Perbedaan angka dan huruf harga penawaran : 30 30. Berita Acara ditandatangani oleh anggota Pokja ULP yang hadir dan 2 (dua) orang saksi. dengan ketentuan : 1) total harga penawaran dibandingkan terhadap nilai total HPS : a) apabila total harga penawaran melebihi nilai total HPS.1 Koreksi aritmatik untuk penawaran yang melampirkan daftar kuantitas dan harga hanya dilakukan untuk menyesuaikan volume pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga dengan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan tanpa mengubah total nilai penawaran. Apabila terdapat kurang dari 3 (tiga) penawar yang menawarkan harga kurang (di bawah) dari HPS maka proses lelang tetap dapat dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penawaran.17 Salinan Berita Acara dibagikan kepada peserta yang hadir tanpa dilampiri Dokumen Penawaran dan Pokja ULP dapat mengunggah salinan tersebut melalui website sebagaimana tercantum dalam LDP yang dapat diunduh oleh peserta. pelelangan dinyatakan gagal. 29.15 Setelah dibacakan dengan jelas. dinyatakan gugur.6 . dengan ketentuan: a.

7 Memperhitungkan preferensi harga atas penggunaan produksi dalam negeri (apabila memenuhi persyaratan diberlakukannya preferensi harga) dengan ketentuan Perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang disampaikan oleh peserta berdasarkan penilaian sendiri (self assessment).a) apabila ada perbedaan antara penulisan nilai harga penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. Dilakukan klarifikasi kewajaran harga dengan ketentuan sebagai berikut : 1) Klarifikasi dalam hal penawaran Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) berbeda dibandingkan dengan perkiraan Pokja ULP. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka. maka penawarannya digugurkan dan Jaminan Penawaran disita untuk negara serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. 2) klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dibawah 80% (delapan puluh perseratus) HPS dengan ketentuan : a) apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai pemenang lelang. b) apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas. maka penawaran dinyatakan gugur. digunakan dalam evaluasi penawaran harga apabila pelelangan pekerjaan tersebut diberlakukan preferensi harga yaitu apabila memenuhi ketentuan : 1) Preferensi Harga untuk Barang/Jasa dalam negeri diberlakukan pada Pengadaan Barang/Jasa yang dibiayai rupiah murni tetapi hanya berlaku untuk Pengadaan Barang/Jasa bernilai diatas 31 . dan b) apabila peserta yang bersangkutan tidak bersedia menaikkan nilai Jaminan Pelaksanaan. 30. atau c) apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. b. harus bersedia untuk menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS.

Apabila peserta tidak menyampaikan formulir perhitungan TKDN maka peserta dianggap tidak menginginkan diberlakukan preferensi harga bagi penawarannya dan tidak menggugurkan. 30. sebagaimana tercantum dalam LDP.10 Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti harga tidak wajar akibat terjadinya persaingan usaha tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama 32 .000.000.8 Memperhitungkan preferensi harga atas penggunaan produksi dalam negeri (apabila memenuhi persyaratan diberlakukannya preferensi harga) dengan ketentuan : a.000. HP = Harga Penawaran (Harga Penawaran/terkoreksi yang memenuhi persyaratan lelang dan telah dievaluasi). rumus penghitungan sebagai berikut :  1  HEA =   × HP  1 + KP  HEA = Harga Evaluasi Akhir. Dihitung nilai kombinasi antara nilai penawaran teknis (dengan bobot 10% – 30%) dengan nilai harga penawaran (dengan bobot 70% – 90%). c. penawar dengan TKDN terbesar adalah sebagai pemenang. b. Ketentuan dan tata cara penghitungan TKDN merujuk pada ketentuan yang ditetapkan oleh Menteri yang membidangi urusan perindustrian dengan tetap berpedoman pada tata nilai Pengadaan Barang/Jasa sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden nomor 54 Tahun 2010.00 (lima miliar rupiah) dan 2) Preferensi Harga hanya diberikan kepada Barang/Jasa dalam negeri dengan TKDN lebih besar atau sama dengan 25% (dua puluh lima perseratus). dalam hal terdapat 2 (dua) atau lebih penawaran dengan HEA yang sama. pemberian Preferensi Harga tidak mengubah Harga Penawaran dan hanya digunakan oleh Pokja ULP untuk keperluan perhitungan HEA guna menetapkan peringkat pemenang.Rp5. 30. KP = Koefisien Preferensi (Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dikali Preferensi tertinggi Barang/Jasa).9 30.

dengan ketentuan dimulai dari yang mempunyai nilai kombinasi terbaik. usulan penetapan pemenang ditembuskan kepada PPK dan APIP K/L/D/I.000. 30.(kolusi/persekongkolan) sebagaimana ketentuan peraturan dan perundang-undangan. 31. Penetapan Pemenang 31.000. maka Pokja ULP memilih peserta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Berita Acara.11 Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penawaran yang sama.1. Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi membuat Surat Penetapan Pemenang untuk nilai diatas Rp100.000.00 (seratus miliar rupiah) setelah mendapat usulan dari ULP. 30. dengan ketentuan : a.12 Pokja ULP menyusun urutan 3 (tiga) penawaran sebagai calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada). maka pelelangan dinyatakan gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam.000. akan ditetapkan sebagai calon pemenang oleh ULP pada paket berdasarkan perhitungan kombinasi yang menguntungkan negara. Penetapan Pemenang 33 . 31. Dalam hal peserta mengikuti beberapa paket pekerjaan yang dilelangkan oleh ULP dalam waktu yang bersamaan. dan b. dan beberapa penawarannya terendah serta berdasarkan kemampuan menangani paket (SKP).00 (seratus miliar rupiah).3. 31.000.000. ULP membuat Surat Penetapan Pemenang berdasarkan BAHP untuk nilai sampai dengan Rp100. Ketentuan mengenai kewenangan penetapan pemenang sebagaimana tercantum dalam LDP.2. F. apabila Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi tidak setuju dengan usulan ULP. maka Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi mengembalikan usulan tersebut dan memerintahkan evaluasi ulang atau menyatakan pelelangan gagal.

direktur utama/ pimpinan perusahaan. dengan tembusan kepada PPK. penerima kuasa dari direktur utama/ pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. Apabila berdasarkan hasil evaluasi semua penawarannya terendah maka akan ditetapkan sebagai calon pemenang oleh ULP pada paket berdasarkan perhitungan kombinasi yang menguntungkan negara.3 34 .2 33. dan dalam penawarannya peserta mengajukan personil dan/atau peralatan yang sama. dan e. c. PA/KPA dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP. 33. nama paket pekerjaan dan nilai total HPS. b. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan bukti otentik. Sanggahan 33. 32. c. harga penawaran. Pengumuman Pemenang Pokja ULP mengumumkan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) di website sebagaimana tercantum dalam LDP dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat yang memuat sekurang-kurangnya : a. ditanda tangani oleh : a.1 Peserta dapat menyampaikan sanggahan secara tertulis atas penetapan pemenang kepada Pokja ULP dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang. d. atau d. penawaran tidak dapat digugurkan. nama dan alamat penyedia. disertai bukti terjadinya penyimpangan. Sanggahan diajukan oleh peserta yang memasukkan penawaran baik secara sendirisendiri maupun bersama-sama dengan peserta lain. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama.4. hasil evaluasi Tahap I dan Tahap II untuk seluruh peserta yang dievaluasi. Sanggahan diajukan apabila penyimpangan prosedur meliputi: terjadi 33.31. Dalam hal peserta mengikuti beberapa paket pekerjaan yang dilelangkan oleh ULP dalam waktu yang bersamaan. b. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

2.3 34. dengan tembusan kepada PPK. Peserta yang akan melakukan sanggahan banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding sebesar sebagaimana tercantum dalam LDP dengan masa berlaku 20 (dua puluh) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding.4 35 . dan/atau c. Sanggahan Banding 34. Penerima Jaminan Sanggahan Banding adalah Pokja ULP.4 Pokja ULP wajib memberikan jawaban tertulis atas semua sanggahan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. 54 Tahun 2010 dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. Sanggahan yang disampaikan bukan dari peserta sebagaimana yang dimaksud dalam 33. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi. dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP. penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat. 33. Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 15 (lima belas) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima.5 33. Jawaban sanggahan banding bersifat final.2 34. paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan. Peserta sebagaimana yang dimaksud pasal 33 apabila tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP. atau disampaikan bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan dan diterima diluar masa sanggah.6 34.1 34.a. b. 33. Pokja ULP. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya.

34. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. apabila yang bersangkutan tidak bersedia ditunjuk karena masa penawarannya sudah tidak berlaku. masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir. PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan peserta pada formulir isian kualifikasi masih berlaku.2 35. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan tidak boleh dicairkan. sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar.6 Sanggahan pelelangan. banding menghentikan proses Sanggahan banding yang disampaikan bukan dari peserta sebagaimana yang dimaksud dalam 33. Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP.2.5 34.3 36 . G. dengan ketentuan: a. atau disampaikan bukan kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi atau disampaikan dan diterima oleh Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi di luar masa sanggah banding. atau c. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti sebagai pengaduan serta tidak menghentikan proses pelelangan. 35. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP.1 Pokja ULP menyampaikan Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). Penunjukan Penyedia Barang/Jasa 35. dengan ketentuan: a. b. tidak ada sanggahan dari peserta. b. atau c. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP. Penunjukan Pemenang Pengadaan 35.

4 37 . 35.8 35. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang.3 36.7 35. Kerahasiaan Proses 36.2 36. apabila tidak ada sanggahan. maka penunjukan pemenang dapat dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai dengan urutan peringkat.4 Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri.35.9 36.5 35. Proses evaluasi Dokumen Penawaran bersifat rahasia dan dilaksanakan oleh pokja ULP secara independen. selama masa surat penawaran dan Jaminan Penawaran pemenang cadangan masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. dan usulan calon pemenang tidak boleh diberitahukan kepada peserta. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. evaluasi.1 36. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah semua sanggahan dan sanggahan banding dijawab. maka pelelangan dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ. konfirmasi.6 35. Informasi yang berhubungan dengan penelitian. Apabila semua pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. Dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum penandatanganan kontrak. Setiap usaha peserta lelang mencampuri proses evaluasi dokumen penawaran atau keputusan pemenang akan mengakibatkan ditolaknya penawaran yang bersangkutan. atau orang lain yang tidak berkepentingan sampai keputusan pemenang diumumkan. klarifikasi.

jumlah peserta yang memasukan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. 54 Tahun 2010 dan Dokumen Pemilihan ternyata benar. sanggahan dari peserta atas kesalahan substansi Dokumen Pemilihan ternyata benar. c. f. c. b. sanggahan dari peserta atas pelaksanaan pelelangan yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden No. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri. harga penawaran terendah lebih tinggi dari HPS. KPA sebagaimana tercantum dalam LDP sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena proses Pelelangan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. d. atau g. b. dalam evaluasi penawaran ditemukan bukti/indikasi terjadi persaingan tidak sehat. setelah dilakukan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi. pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN yang melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK ternyata benar. Pelelangan Gagal 37. e. f. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2. sanggahan dari Penyedia Barang/Jasa atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan Penyedia Barang/Jasa ternyata benar.1 Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal. pelaksanaan Pelelangan tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pemilihan. 37.Gagal H. apabila : a. 54 Tahun 2010. d.2 38 . apabila: a. 54 Tahun 2010. atau g. Pelelangan Gagal 37. e. KPA sebagaimana yang tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran. Dokumen Pemilihan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan Pelelangan dinyatakan benar oleh pihak berwenang.

Surat Jaminan Pelaksanaan 38. c. evaluasi ulang.37. I. pelelangan ulang. d. maka Pokja ULP atau Pokja ULP lainnya yang ditugaskan meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya pelelangan gagal.1 Surat Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. PPK dan/atau Pokja ULP. ternyata benar. nama penyedia sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Pelaksanaan. Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai 38. penghentian proses pelelangan. diterbitkan oleh Bank Umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat). penyampaian ulang Dokumen Penawaran.5 Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi selaku PA menyatakan pelelangan gagal. f.3 37. maka Pokja ULP memberitahukan kepada seluruh peserta. b.4 37. g. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal penandatanganan Kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan berdasarkan Kontrak (PHO) sebagaimana tercantum dalam LDP. atau b. h. b. c. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan KPA. Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan KPA. menentukan langkah selanjutnya. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan dicantumkan dalam angka dan huruf. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang tercantum dalam SPPBJ. e. yaitu melakukan : a. ternyata benar. Setelah pelelangan dinyatakan gagal. nama PPK yang menerima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama PPK yang menandatangan kontrak. Surat Jaminan Pelaksanaan 39 . apabila : a. Setelah pemberitahuan adanya pelelangan gagal. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) yang sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan. atau d.

Penandatanganan kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ dan setelah penyedia menyerahkan Jaminan Pelaksanaan. 38.2 Kegagalan penyedia yang ditunjuk untuk menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan dipersamakan dengan menolak untuk menandatangani Kontrak atau tidak menerima keputusan penunjukan sebagai penyedia barang/jasa.3 J. 38. maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan.4 39. i. memuat nama. atau b. PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep 40 Penanda39. Apabila salah satu pernyataan tersebut sudah tidak dipenuhi. Ketentuan lebih lanjut mengenai pencairan Surat Jaminan Pelaksanaan diatur dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak.2 39. dengan ketentuan: a.jaminan dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah surat pernyataan wanprestasi dari PPK diterima oleh penerbit Jaminan.3 39.1 Sebelum penandatanganan kontrak PPK wajib memeriksa apakah pernyataan dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku.5 . kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran dibawah 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. dan j. Penandatanganan Kontrak 39. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran diatas 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai penawaran. Jaminan Pelaksanaan atas nama Kemitraan/KSO harus ditulis atas nama Kemitraan/KSO. PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pemilihan sampai dengan penandatanganan Kontrak. Penandatanganan Kontrak 39. alamat dan tanda tangan pihak penjamin.

dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain.10 Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada pasal 39.000. 39. f. b. spesifikasi khusus. dapat menandatangani kontrak. h. 39. g. surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga(apabila daftar kuantitas dan harga dilampirkan). redaksional. syarat-syarat umum kontrak. syarat-syarat khusus kontrak.9. maka berlaku urutan sebagai berikut : a. yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. b. rangkap kontrak lainnya (apabila diperlukan) tanpa dibubuhi materai.000.8 Penandatanganan kontrak yang kompleks dan/atau bernilai di atas Rp 100. terdiri dari : 1) kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia. sepanjang mendapat kuasa/ pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/ Anggaran Dasar untuk menandatangani kontrak. 41 . dan i.00 (seratus miliar rupiah) dilakukan setelah memperoleh pendapat ahli hukum kontrak. yaitu : a. gambar-gambar. e. 39. BAHP. 39. 39.7 Banyaknya rangkap kontrak dibuat sesuai kebutuhan.6 Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli. adendum Surat Perjanjian (apabila ada). angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak.Kontrak meliputi substansi. dokumen lainnya seperti : jaminan-jaminan. SPPBJ. pokok perjanjian. bahasa. BAPP. dan 2) kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK.000. d. c. spesifikasi umum.9 Pihak yang berwenang menandatangani kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/ Anggaran Dasar.

...... [diisi nama Pokja ULP... [diisi “diberikan”/”tidak diberikan”] terhadap penawaran peserta....... b............................................... Alamat Pokja ULP: .................... [diisi sesuai dokumen pembiayaannya] C... .. Nama paket pekerjaan: ....... 2............................................................... Catatan : 1) Preferensi Harga untuk Barang/Jasa dalam negeri diberlakukan pada Pengadaan Barang/Jasa yang dibiayai rupiah murni tetapi hanya berlaku untuk Pengadaan Barang/Jasa bernilai diatas Rp 5......... .......... Tahun Anggaran ............... Website: . ..... Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: .) hari kalender........ Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri anggaran untuk Preferensi harga .......................... [diisi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan] Dana B.....000.... (.......00 (lima miliar rupiah) dan 2) Preferensi Harga hanya diberikan kepada Barang/Jasa dalam negeri dengan TKDN lebih besar atau sama dengan 25% (dua puluh lima perseratus)............... Sumber Dana Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan: ....................... contoh: Pokja Pekerjaan Konstruksi ULP Satker Pembangunan Jalan] b...................... Pokja ULP: .....000......... 3.. a..... Uraian singkat pekerjaan: .....IV BAB IV DATA (LD LDP LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) A...... Lingkup Pekerjaan 1. 42 ....... [K/L/D/I] a....... ......000. [diisi uraian secara singkat dan jelas pekerjaan/ kegiatan yang dilaksanakan] 4.

... ....... yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama....... E............. bagian pekerjaan yang dapat 43 ..... Pemberian Penjelasan Dokumen Pemilihan akan dilaksanakan pada: Hari : ............... [diisi jenis....... lama pengalaman kerja............ Penyedia yang mempunyai harga Kontrak di atas Rp25. Tempat : ..........000.. Dokumen Penawaran 1........ apabila ada bagian pekerjaan yang dapat disubkontrakkan] Ketentuan yang harus dipenuhi: a... Pukul : .............. Penyedia dilarang untuk mensubkontrakkan sebagian/seluruh pekerjaan utama dalam Kontrak ini........Apabila paket pekerjaan yang dilelangkan memenuhi ketentuan 1) dan 2) diberlakukan preferensi harga dan diisi “diberikan”....... Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan ............... profesi/keahlian yang diperlukan untuk penyelesaian pekerjaan yang dilelangkan] 2.... [diisi...... Tanggal : ...... 2................................. D.................. Pemberian Penjelasan Dokumen Pemilihan dan Peninjauan Lapangan 1............. Pukul : .................. jumlah peralatan yang diperlukan untuk penyelesaian pekerjaan yang dilelangkan] 3....................... .......................................... Peninjauan lapangan akan dilaksanakan pada: Hari : .... Catatan: 1... kapasitas.................... .................. jabatan dalam organisasi paket pekerjaan ybs....000.......................... .......... ......................... Tempat : ..................... Daftar Peralatan Utama minimal yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan: ........ .... [diisi..................... Daftar Personil Inti yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan: ....000..... Tanggal : ............. b.....................00 (dua puluh lima miliar rupiah) wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil......................

..... s.... 2. .......disubkontrakkan: bukan merupakan pekerjaan utama...) [diisi... .. Bahan ...... [diisi dengan memperhitungkan awal pemasukan penawaran sampai dengan penandatanganan kontrak] 1.............) hari kalender................. (..............d..... ........................... Besarnya Jaminan Penawaran adalah: Rp..... (... ........ pekerjaan spesialis Sebagai pekerjaan utama adalah: ......... s. [Kas Negara] Hari : .................) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Jaminan Penawaran dicairkan dan disetorkan pada ...... nama-nama pekerjaan utama] 4..... [diisi................. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 1..................... (......... (kecuali hari terakhir pemasukan penawaran sampai dengan pukul ……) H............... Penyampaian I................ Masa Berlakunya Penawaran Masa berlaku penawaran selama .. 44 .................. besar nominal antara 1% sampai dengan 3% dari nilai total HPS] Masa berlakunya jaminan penawaran ............... Uji mutu/teknis/fungsi diperlukan untuk: a...................................... “tidak ada” apabila tidak diperlukan] F......... b.............. Pukul : .... Jaminan Penawaran 2................................................................................... Tanggal : .d......d. [diisi: “ angsuran” (termijn) dengan cara 2.... Penyampaian Dokumen Penawaran Tempat : .. [diisi........................................ 3..... s... [diisi Rupiah atau mata uang lainnya apabila ditentukan] Pembayaran dilakukan ....... G..... Alat . Mata uang yang digunakan ....................

: .... Tanggal : .... Pukul : .............J.... Hari Tanggal Pukul Tempat 1............. Penetapan Pemenang N....…%. : ...... metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan............ jenis.........…%...…%..... bobot max...…%......................... : .. bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan....... e.......…%. min.... min. komposisi dan jumlah peralatan minimal yang disediakan.... min.............30%] Bobot Harga : …… [diisi antara 70% .... min. L...…%.......... bobot max. [Dalam hal ULP permanen belum terbentuk maka pengaturan dan kewenangan penetapan pemenang diatur oleh masing-masing K/L/D/I] Sanggahan ditujukan kepada ............ Pembukaan Penawaran Hari : ............... 3... Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran K.......... Ambang Batas Sistem Nilai Ambang Batas Nilai Teknis : ... jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melampaui batas waktu..........90%] 2.... bobot max......... f... bobot max. Bobot Teknis : …… [diisi antara 10% .…%....... Tembusan sanggahan ditujukan kepada : 45 . min.........…%...... bobot max........ spesifikasi teknis memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. a.......…%.... c..…%.. b........ Sanggahan Dan Sanggahan Banding 1.. : ... Pra RK3K memenuhi persyaratan...…%.. kapasitas. min... bobot max.. d...... personil inti yang akan ditempatkan secara penuh serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan.…%......…%.............. M........ [diisi nama Pokja ULP...... contoh: Pokja Pekerjaan Konstruksi ULP Satker Pembangunan Jalan] 2..... min... bobot max.. g.....…%..

. PPK Kegiatan Pembangunan Jalan Perkotaan] b...... Jaminan Pelaksanaan 1...... (........ APIP K/L/D/I ....... Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum] a.............) banding: [diisi sebesar 2‰ (dua perseribu) dari nilai total HPS atau paling tinggi sebesar Rp 50. KPA .....[contoh. PPK Kegiatan Pembangunan Jalan Perkotaan] b.................00 (lima puluh juta rupiah)] 3... Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Pimpinan Institusi selaku PA Daerah/ Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada : a.... APIP K/L/D/I ... [contoh. Besarnya jaminan sanggahan Rp.......... [contoh.......000.. PPK . Kepala Satker Pembangunan Jalan] c...... Jaminan Sanggahan Banding 1... PPK . Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan pada .... Pokja ULP ... [contoh.......................... [contoh...................... [diisi dengan memperhitungkan tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan serah terima pertama Pekerjaan Konstruksi (PHO)] 2.. d.000............................. (........ Jaminan Sanggahan Banding dicairkan disetorkan pada ... [Pokja ULP].... 2. [contoh....... Jaminan Sanggah Banding ditujukan kepada ...... P........................ 3......... Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum] O.. Pokja Pekerjaan Konstruksi ULP Satker Pembangunan Jalan] c.....) hari kalender sejak penandatanganan kontrak. [Kas Negara] 46 ... [Kas Negara] dan Masa berlaku Jaminan Pelaksanaan selama ....

. Metoda Pelaksanaan... (…dalam huruf……. [diisi oleh Pokja ULP]. 2. apabila ada].. apabila ada]. ULP .. …………..... dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan dan Berita Acara Pemberian Penjelasan [serta adendum Dokumen Pemilihan.... [Surat Kuasa... 20…….. Jadwal Waktu Pelaksanaan... c. tanggal ……….... Penawaran ini berlaku selama …….... Jaminan Penawaran. Perihal : Penawaran Administrasi dan Teknis Pekerjaan ……………….. Sesuai dengan persyaratan.BAB V BENTUK DOKUMEN PENAWARAN A... Daftar Personil Inti. 47 ... 4. Lampiran : ....... (…dalam huruf……. Penawaran administrasi dan teknis ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas.. 3.. terdiri dari : a.. apabila ada]. BENTUK SURAT PENAWARAN ADMINISTRASI DAN TEKNIS CONTOH [Kop Surat Badan Usaha/Kemitraan (KSO)] Nomor : .... dengan ini kami mengajukan penawaran Administrasi dan Teknis untuk pekerjaan ………... [nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP] Sehubungan dengan undangan pengambilan Dokumen Pemilihan nomor: ………..... Dokumen penawaran teknis. [diisi oleh Pokja ULP] di ………………………………………….) hari kalender.. Kepada Yth.... bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan: 1.... [Surat perjanjian kemitraan/Kerja Sama Operasi... [Satker/Balai] ……..: Pokja ..... Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ……... b..) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini.

[Dokumen lain yang dipersyaratkan seperti Formulir Pra RK3K...d. komposisi. [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] ... e. PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO) ………. Spesifikasi teknis..... Jenis.. 6. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. Bagian Pekerjaan yang akan disubkontrakkan. dan jumlah peralatan utama minimal yang dibutuhkan.... Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. kapasitas. f.... Daftar Barang yang diimpor (apabila ada).. Surat Penawaran beserta lampirannya kami sampaikan sebanyak 2 (dua) rangkap yang terdiri dari dokumen asli 1 (satu) ditandai “Asli” dan salinannya 1 (satu) ditandai “Rekaman”.... 5.. Jabatan 48 .. dan Analisa Teknis Satuan Pekerjaan]. Formulir rekapitulasi perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)......

...).. setelah kami mempelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan dan Berita Acara Pemberian Penjelasan [serta adendum Dokumen Pemilihan....... ULP ...... Perihal : Penawaran Harga untuk pekerjaan ………………...B. [nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP] Sehubungan dengan undangan pemasukan Dokumen Penawaran Tahap II nomor: ………. apabila ada]. Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ……... 3........ [Surat Kuasa. 2.) hari kalender. Sesuai dengan persyaratan. Penawaran harga ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas.. [Daftar Kuantitas dan Harga. Penawaran ini berlaku selama ……. [diisi oleh Pokja ULP] sebesar Rp………. bersama surat penawaran ini kami lampirkan : 1... (…dalam huruf……... dengan ini kami mengajukan penawaran harga untuk pekerjaan ………....... [Dokumen lain yang dipersyaratkan]. apabila dipersyaratkan].... Kepada Yth..) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini. [diisi oleh Pokja ULP] di …………………………………………. [Satker/Balai] ……....... apabila ada]... 49 ....: Pokja . (……dalam huruf…..... (…dalam huruf……... 20……. Lampiran : .. Surat Penawaran beserta lampirannya kami sampaikan sebanyak 2 (dua) rangkap yang terdiri dari dokumen asli 1 (satu) ditandai “Asli” dan salinannya 1 (satu) ditandai “Rekaman”..... BENTUK SURAT PENAWARAN HARGA CONTOH [Kop Surat Badan Usaha/Kemitraan (KSO)] Nomor : . tanggal ………... ………….

..... Jabatan 50 .... [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] . PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO) …………..... maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan..............Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini..

. .....................] 5....... ........ ......... [No. memberi kuasa kepada : Nama : ..*) Alamat : .......... [Menandatangani Surat Perjanjian................... [Menandatangani Pakta Integritas............. sesuai keperluan] Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain.............] 3.....] 4... Yang bertandatangan di bawah ini : Nama : . ........... Akta Notaris] tanggal . Penerima Kuasa ........ Jabatan : ..... [Menandatangani Surat Penawaran................ (nama dan jabatan) *) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya.......... ............ [Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan] .C......................... [nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No... 20.... [Menandatangani Surat Sanggahan Banding......... (nama dan jabatan) Pemberi Kuasa .] 6......... ..... .......... [tanggal penerbitan Akta] Notaris ................. Alamat Perusahaan : . ....................................... ...... ...................... . yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa................ [Menandatangani Surat Sanggahan..................................... [nama Notaris penerbit Akta] untuk pendirian beserta perubahannya (apabila ada)..................... BENTUK SURAT KUASA CONTOH-1 CONTOH- [Kop Surat Badan Usaha] SURAT KUASA Nomor : ...........................] 2. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk: 1............................... 51 .......................... Jabatan : ............ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa..... [Dst.

....................] 2.... yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa........ . [tanggal penerbitan Akta] Notaris ........................................... [Dst.....] 5...... tanggal ..... (nama dan jabatan) untuk penandatanganan surat perjanjian.... Akta Notaris] tanggal .... . [Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan/Kepala Cabang/wakil kemitraan (KSO)] ........ Alamat : .......................... ......................................... Penerima Kuasa .. ............... yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa........ [Menandatangani Surat Sanggahan Banding. (nama) *) Pemberi Kuasa .......CONTOHCONTOH-2 [Kop Surat Badan Usaha KSO] SURAT KUASA Nomor : ....................................... sesuai keperluan] Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain...... Yang bertandatangan di bawah ini : Nama : ......................... [nama Notaris penerbit Akta] beserta perubahannya (apabila ada) atau Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) No ... [No........ ...............] 6..... [Menandatangani Surat Sanggahan.................. ................ Alamat Perusahaan : ....... Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk: 1............. surat kuasa ini dapat diberlakukan apabila perjanjian KSO sudah disahkan oleh notaris..... [Menandatangani Surat Perjanjian.......] 3....... [Menandatangani Pakta Integritas.] *) 4........... .......................................... ........ memberi kuasa kepada : Nama : .......]......... [Menandatangani Surat Penawaran.... [nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama [perusahaan/kemitraan (KSO)] berdasarkan [Akta Notaris No............... ..... 20.... 52 ...... Jabatan : ..

........... Masing-masing peserta anggota kemitraan/KSO.............. [nama peserta 3] ............... [dan seterusnya] bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO)........... kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota kemitraan/KSO....% (……………............ 4............ [nama peserta 1] sebesar …….... persen) ..............................................................% (…………….......... maka kami: .. dan kerugian dari kemitraan/KSO.......... [nama peserta 3] sebesar ……................ [nama peserta 2] sebesar ……................................ Secara bersama-sama: a................... dalam hal pengeluaran............................. persen) 3............ Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam kemitraan/KSO adalah: .. persen) ............ [nama peserta 2] ......................................................... yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di .. keuntungan.................... akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2................ Menunjuk .... b.......... wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak... Pembagian sharing dalam kemitraan/KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak... Kami menyetujui dan memutuskan bahwa: 1.................. c.......................................... Membentuk kemitraan/KSO dengan nama kemitraan/KSO adalah ................. pada tanggal ....... [nama peserta 1] sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk kemitraan/KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama kemitraan/KSO.... [dan seterusnya] sebesar ……................... [nama peserta 1] .................D............ KEMITRAAN/ BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN/KERJA SAMA OPERASI (KSO) CONTOH [Kertas Segel] KEMITRAAN/ SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN/ SAMA KERJA SAMA OPERASI (KSO) Sehubungan dengan pengumuman pelelangan pekerjaan .............% (……………....... 53 .. persen) .. 20.... Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang...... 2..................... % (……………..

... Perjanjian ini dibuat dalam rangkap …… (…………) yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama.... Terlepas dari sharing yang ditetapkan di atas......... perjanjian subkontrak... 7. 9....... tanggal …………….. [nama peserta 1] berdasarkan persetujuan tertulis (surat kuasa untuk menandatangani penawaran) dari seluruh anggota kemitraan/KSO..) Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi ini harus dibuat diatas kertas segel 54 .......) Catatan : (………………. daftar peralatan dan tenaga kerja. Wewenang menandatangani penawaran untuk dan atas nama kemitraan/KSO diberikan kepada .. 6.. masing-masing anggota kemitraan/KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini... tahun …………….. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO. DENGAN KESEPAKATAN INI semua anggota kemitraan/KSO membubuhkan tanda tangan di …………….. [nama wakil peserta] dalam kedudukannya sebagai direktur utama/direktur pelaksana ...........5.. perintah pembelian.......... 8......) [Peserta 3] [dst] (……………….... [Peserta 1] [Peserta 2] (………………..) (………………... termasuk hak untuk memeriksa keuangan.. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatangani. pada hari …………….... bulan ……………. surat-menyurat dan lain-lain............ tanda terima...

.......... ............. 20............................ Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk menandatangani Surat Penawaran atas nama kemitraan…………............................ ....................... 55 ................. .............................................. [No.... [nama Notaris penerbit Akta] untuk pendirian beserta perubahannya (apabila ada)..... Yang bertandatangan di bawah ini : Nama : . memberi kuasa kepada : Nama : ............... ....................................... ..... (nama dan jabatan) *) Surat Kuasa diberikan dari masing-masing penyedia/badan usaha anggota kemitraan kepada yang mewakili kemitraan...... [tanggal penerbitan Akta] Notaris ......... Alamat : ....... Jabatan : ..... Perusahaan] .. (nama dan jabatan) Pemberi Kuasa ..... untuk pekerjaan…………… Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain........ [Direktur Utama/Pimpinan Jabatan : ................ [nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No................ yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa................... Alamat Perusahaan : ....... Akta Notaris] tanggal ........... Penerima Kuasa ............. yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa.....................[Kop Surat Badan Usaha] CONTOH SURAT KUASA *) (untuk menandatangani penawaran atas nama kemitraan) Nomor : ......................................

[Hal-hal lain yang dipersyaratkan]. bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan [sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam LDP].E. 3. 4. komposisi dan jumlah peralatan minimal [sesuai dengan yang ditetapkan dalam LDP untuk penyelesaian pekerjaan yang dilelangkan]. 6. 56 . Jika diperlukan. apabila memerlukan peralatan dan personil untuk paket pekerjaan lain harus dari peralatan dan personil yang berbeda. tahapan dan cara pelaksanaan yang menggambarkan pelaksanaan pekerjaan dari awal sampai dengan akhir dan dapat dipertanggung jawabkan secara teknis]. spesifikasi teknis [apabila mengajukan spesifikasi yang berbeda dari yang ditetapkan]. dan 7. Catatan : Peralatan dan personil yang disampaikan dalam penawaran hanya untuk 1 (satu) paket pekerjaan yang dilelangkan. jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan [tidak melampaui batas waktu yang ditetapkan dalam LDP]. 2. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Dokumen Penawaran Teknis [Cantumkan dan jelaskan secara rinci hal-hal berikut. kapasitas. 5. jenis. personil inti yang akan ditempatkan secara penuh [untuk penyelesaian pekerjaan yang dilelangkan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam LDP. metoda pelaksanaan pekerjaan [diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. keterangan dapat dicantumkan dalam lembar tersendiri/tambahan] 1. serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan].

BENTUK FORMULIR REKAPITULASI KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) PERHITUNGAN TINGKAT NIlai Gabungan Barang dan Jasa (Rp) Uraian Pekerjaan KDN (1) Barang*) I. Alat Kerja/Fasilitas Kerja V. dan Jasa lainnya dari dalam negeri. Peralatan (Barang Jadi) A. Peralatan (Barang Jadi). Konstruksi dan Fabrikasi. Konstruksi dan Fabrikasi VI. **) dilakukan perhitungan sendiri (self assessment) 1. 57 .F. Alat Kerja/Fasilitas Kerja. Jasa Umum B. Material langsung (Bahan Baku) II. Sub Total Jasa C. Biaya Komponen Dalam Negeri (KDN) adalah biaya Material Langsung (Bahan Baku). Manajemen Proyek dan Perekayasaan IV. Manajemen Proyek dan Perekayasaan. Total Biaya (A+B) (4A) (5A) (6A) (7A) (8A) (9A) (4B) (5B) (6B) (7B) (8B) (9B) (4C) (5C) (6C) (7C) (8C) (9C) (4D) (5D) (6D) (7D) (8D) (9D) (1A) (2A) (3A) (1B) (2B) (3B) (1C) (2C) (3C) (1D) (2D) (3D) (2) KLN (3) Total (4) Barang /Jasa (5) TKDN Gabungan (6) (9E) Catatan : *) diambil dari daftar inventarisasi barang yang diterbitkan Kementerian Perindustrian. Sub Total Barang Jasa**) III.

Formulasi perhitungan : % TKDN Gabungan Barang & Jasa (9E) Biaya Gabungan (9C) – Biaya Gabungan LN (9B) = Biaya Gabungan (9C) X 100% 58 . Alat Kerja/Fasilitas Kerja. 3.2. Biaya Komponen Luar Negeri (KLN) adalah biaya Material Langsung (Bahan Baku). Peralatan (Barang Jadi). Manajemen Proyek dan Perekayasaan. dan Jasa lainnya dari luar negeri. Konstruksi dan Fabrikasi.

BENTUK DAFTAR BARANG YANG DIIMPOR CONTOH DAFTAR BARANG YANG DIIMPOR*) NO NAMA SPESIFIKASI SATUAN JUMLAH HARGA TOTAL HARGA *) diisi dan dilampirkan dalam penawaran apabila ada barang yang diimpor 59 .G.

(silahkan diisi) dst. berdasarkan hasil identifikasi BAHAYA & RISIKO jenis material. JENIS BAHAYA & RISIKO pada (diisi jenis-jenis pengendalian risiko K3 pekerjaan/ kegiatan dan/atau jenis alat.5m. PERENCANAAN 1) Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko Bahaya NO 1 JENIS/TYPE PEKERJAAN 2 (diisi dengan jenis /type pekerjaan) IDENTIFIKASI JENIS BAHAYA & RISIKO K3 PENGENDALIAN RISIKO K3 4 3 (diisi. 2.Galian Saluran L =1.H.Pancang Beton Dia 40 Cm . proses dan lingkungan kerja K3 yang tersebut pada kolom no. dT= 2 m dst. (silahkan diisi) Contoh : Pengendalian Risiko K3 a) Buat Turap Penahan Tanah b) Buat pagar pelindung Contoh : Jenis Bahaya dan Risiko a) Tertimpa crane terguling -> Luka berat/mati (l b) Terbentur tiang pancang Contoh : Pengendalian Risiko K3 a) Pastikan crane pancang laik pakai b) Buat landasan crane yang kuat 3 dst. 2) Contoh: Jenis Bahaya & Risiko: a) Tertimbun longsoran -> Luka berat b) Terjatuh ke lubang -> Luka berat -- 1 Contoh: "Pekerjaan Tanah" Galian Tanah Biasa: .dst. (silahkan diisi) 2 Contoh: "Pekerjaan Pondasi" Pondasi Tiang Pancang . PRA-RENCANA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA KONTRAK [Logo & Nama Perusahaan ] (PRA-RK3K) 1. (silahkan diisi) dst. KEBIJAKAN K3 (Berupa pernyataan/komitmen Direktur Utama atas nama perusahaan untuk menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam melaksanakan kegiatan konstruksi. BENTUK PRA RENCANA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (PRAKONTRAK (PRA-RK3K) CONTOH ………………………. (silahkan diisi) 60 . 3) terkait pekerjaan tersebut pada kolom no.

Poster. sesuai dengan pekerjaan/kegiatan konstruksi yang akan dilaksanakan) CONTOH : Daftar Peraturan Perundang-undangan dan Persyaratan K3 yang wajib dipunyai dan dipenuhi dalam melaksanakan paket pekerjaan ini adalah : a b c d UU No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja UU No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi Peraturan Menteri PU No. harus disusun berdasarkan hasil identifikasi bahaya dan penetapan pengendalian Risiko.2) Pemenuhan Perundang-Undangan dan Persyaratan Lainnya (Daftar Peraturan Perundang-undangan dan persyaratan lain yang terkait dengan K3. Rambu-rambu. pagar pengaman. 09/PRT/M/2008 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang PU dst 3 Sasaran K3 dan Program K3 (Sasaran dan Program K3 yang akan dilaksanakan. Spanduk. Sasaran harus terukur secara kualitatif maupun kuantitatif) CONTOH : Sasaran K3 : a b c d Tidak ada kecelakan kerja yang berdampak korban jiwa (Zero Fatal Accident) Tingkat penerapan elemen SMK3 minimal 80 % Semua pekerja wajib memakai APD yang sesuai bahaya dan risiko pekerjaannya masing-masing dst Program K3 : a Melaksanakan Rencana K3 dengan menyediakan sumber daya K3 (APD. jaring pengaman dsb) secara konsisten b c d Melakukan inspeksi secara rutin terhadap kondisi dan cara kerja berbahaya Memastikan semua pekerja untuk mematuhi peraturan yang telah ditetapkan dst Organisasi K3 : menyediakan petugas K3 sesuai dengan struktur organisasi yang diusulkan Contoh : Penanggung Jawab K3 Emergency/ kedaruratan P3K Kebakaran 61 .

...... (3)....I..... Satuan (3) Kuantitas/koefisien (4) isian kolom (2).. dan (4) disamakan dengan Analisa Harga Satuan Pekerjaan..... BENTUK ANALISA TEKNIS SATUAN PEKERJAAN CONTOH Jenis pekerjaan Satuan/Unit Nomor Pembayaran No....... : .. Uraian (1) (2) I Upah/Tenaga Kerja II Bahan/Material III Peralatan Catatan : : ........... 62 ....

.. Yang bertanda tangan dibawah ini : ……………….………………..……………….. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin.... Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut : 1....………………... atau 3) hadir dalam klarifikasi dan/atau verifikasi sebagai calon pemenang. Garansi Bank berlaku selama …………… (………………. 63 . menarik kembali penawarannya selama dilaksanakannya pelelangan atau sesudah dinyatakan sebagai pemenang.……… dalam jabatan selaku ………………. BENTUK JAMINAN PENAWARAN DARI BANK CONTOH [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PENAWARAN No.... tidak : 1) menyerahkan Jaminan Pelaksanaan setelah ditunjuk sebagai pemenang........... c....... ………………..... dari tanggal ………………....………………............ ………………. [peserta pelelangan] Alamat : ……………….... . dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ……………….………………...) hari kalender..………………. 2) menandatangani Kontrak.. terlibat Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada : Nama : ……………….. selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan.) sebagai Jaminan Penawaran dalam mengajukan penawaran untuk pelelangan pekerjaan …….... selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ………………. apabila : Nama : ………………..………………. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan yaitu : a..…… [nama bank] berkedudukan di ……………….... (terbilang ………………..........d.....…..… dengan bentuk garansi bank.……………….……………….. b... namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini....……………….. s...……………….………………..J. [Pokja ULP] Alamat : ……………….

.... Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.... Materai Rp... Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1.. Dikeluarkan di Pada tanggal [Bank] : ………………. : ………………. 6.6000. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ……………….......00 ………………. 3.[bank] 64 ..2.. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke .. 4. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya... [Nama dan Jabatan] Untuk keyakinan.. 5.

terlibat Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada ……………….. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp …………. [alamat]... selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN.. ………………. 4.K. …….) 2. (terbilang ……………. yang diselenggarakan oleh PENERIMA JAMINAN........ …………… [alamat] sebagai Peserta. selanjutnya disebut TERJAMIN.. dan ……………… [nama penerbit jaminan].…… 1. atau 3) hadir dalam klarifikasi dan/atau verifikasi sebagai calon pemenang.……… Nilai: ……………….. Maka kami.. menarik kembali penawarannya selama dilaksanakannya pelelangan atau sesudah dinyatakan sebagai pemenang..……… [nama]. sebagai Penjamin. 6.. Surat Jaminan ini berlaku apabila TERJAMIN: a. [nama Pokja ULP].. 2) menandatangani Kontrak..) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal …………… sampai dengan tanggal …………… 5.. Surat Jaminan ini berlaku selama ……. Dengan ini dinyatakan...………. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan penagihan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji/wanprestasi.………… [alamat] sebagai Pelaksana Pelelangan.. BENTUK JAMINAN PENJAMINAN PENAWARAN DARI ASURANSI/PERUSAHAAN CONTOH [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN JAMINAN PENAWARAN Nomor Jaminan: ……………….. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban sebagaimana ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan untuk pelaksanaan pelelangan pekerjaan ………………. (………………. b. tidak: 1) menyerahkan Jaminan Pelaksanaan setelah ditunjuk sebagai pemenang. 3.. c. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya 65 .. bahwa kami: ….

.. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. Dikeluarkan di …………… pada tanggal …………….00 ………………………… Untuk keyakinan. TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp.harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata.6000. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] ………………………… 66 . 7.

tanggal ……..... dan sumber daya teknis............... personil........ dan : PPK”........ [sesuai akta notaris] : ... [alamat penyedia] :... [tanggal... [sesuai akta notaris] :...................... bulan . [nama Badan Usaha] selanjutnya disebut “Penyedia Penyedia” Penyedia MENGINGAT BAHWA : (a) PPK telah menunjuk Penyedia untuk melaksanakan Pekerjaan Konstruksi sebagaimana diterangkan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak yang merupakan satu kesatuan dalam Kontrak ini selanjutnya disebut “Pekerjaan Pekerjaan Konstruksi”... bulan dan tahun diisi dengan huruf].... memiliki keahlian profesional...... [NIP PPK] : PPK. untuk 67 ................. dan mengikat pihak yang diwakili................... Konstruksi (b) Penyedia sebagaimana dinyatakan kepada PPK.......... dan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) No ……............................…… tanggal …….......................... tahun ......... pada hari ...................... [sesuai SK Pengangkatan] : ....1 yang bertindak untuk dan atas nama ...... Nomor : ..[nama satuan kerja PPK] selanjutnya disebut “PPK”............... antara: Nama NIP Jabatan Berkedudukan di : ...................... [tanggal penerbitan akta] : .............. [alamat PPK] CONTOH .................... SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya selanjutnya disebut “Kontrak dibuat dan ditandatangani di . serta telah menyetujui untuk melaksanakan Pekerjaan Konstruksi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini....................... (c) PPK dan Penyedia menyatakan memiliki kewenangan menandatangani Kontrak ini.......................VI BAB VI BENTUK KONTRAK PERJANJIAN SURAT PERJANJIAN Sum) (Lump Sum) Paket Pekerjaan Konstruksi: ................. [nama PPK] : ....... berdasarkan Surat Penetapan Pemenang No.............. [nama wakil penyedia] :.................. Nama Jabatan Berkedudukan di Akta Notaris Nomor Tanggal Notaris : .................... Kontrak” Kontrak tanggal ….. [nama Notaris penerbit akta] yang bertindak untuk dan atas nama ................

... gambar-gambar.... d. surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga (apabila daftar kuantitas dan harga dilampirkan) . 4) telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa dan mengkonfirmasikan semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait... PPK mempunyai hak dan kewajiban untuk: 1) mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia.. Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain...... h. c.. f........ Pembayaran untuk kontrak ini dilakukan ke rekening nomor: .. dan jika terjadi pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hirarki pada angka 3 di atas. peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini.. spesifikasi umum. (...... syarat-syarat umum Kontrak... dan i.. e.. dokumen-dokumen berikut merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kontrak ini : adendum Surat Perjanjian (apabila ada). syarat-syarat khusus Kontrak. 3... PPK dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai berikut : 1. 2. 5.. dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan......(d) PPK dan Penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan Kontrak ini masing-masing pihak : 1) telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat.. atas nama penyedia : ... 4... 2) menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut.... 68 .. BAHP.. rupiah) ). BAPP... g... pokok perjanjian.. spesifikasi khusus. SPPBJ. MAKA OLEH KARENA ITU.... Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah sebesar Rp.. 3) telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini....... Hak dan kewajiban timbal-balik PPK dan Penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi khususnya : a.dalam huruf. a... b.

. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan. Kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan selama ... b.. 3) memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh Penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan Kontrak. Penyedia Untuk dan atas nama ..dalam huruf. 4) melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam Kontrak. peralatan...... angkutan ke atau dari lapangan. Dengan demikian..000. 6.. bahan-bahan.......)] [nama lengkap] [jabatan] 69 ......)] [nama lengkap] [jabatan] [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk satuan kerja PPK maka rekatkan materai Rp 6... (... PPK dan Penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di Republik Indonesia.. 3) melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK...... 2) meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan Kontrak...000.. 5) melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat.. Untuk dan atas nama .... 6) memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK.... 8) mengambil langkah-langkah yang cukup memadai seperti menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk melindungi lingkungan tempat kerja.. 7) menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam Kontrak...) hari kalender... akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. Penyedia mempunyai hak dan kewajiban untuk : 1) menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam Kontrak. serta membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan Penyedia.. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam Kontrak.. PPK [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia maka rekatkan materai Rp 6... 4) membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam Kontrak yang telah ditetapkan kepada Penyedia.........2) meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia....

............ dst yang masing-masing anggotanya bertanggung jawab secara pribadi dan tanggung renteng atas semua kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini dan telah menunjuk ..... dan sumber daya teknis.. [sesuai SK Pengangkatan] : ................................ antara: Nama NIP Jabatan Berkedudukan di : ............... ... [alamat Penyedia wakil kemitraan]........................... [nama anggota kemitraan yang ditunjuk sebagai wakil kemitraan/KSO] untuk bertindak atas nama Kemitraan yang berkedudukan di .. [nama PPK] : ...............…… diisi dengan huruf]......................... memiliki keahlian profesional.....SURAT PERJANJIAN Sum) (Lump Sum) [Apabila Penyedia Berbentuk Kemitraan/KSO] CONTOH .. (c) PPK dan Penyedia menyatakan memiliki kewenangan menandatangani Kontrak ini... bulan ...... selanjutnya disebut “Penyedia Penyedia”........... pada hari ....... .............. dan kemitraan/KSO yang beranggotakan sebagai PPK”.. tanggal ........................ berdasarkan surat Perjanjian kemitraan/KSO No......... [tanggal. [nama Penyedia 2]............. Nomor : ......... serta telah menyetujui untuk melaksanakan Pekerjaan Konstruksi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini.... berikut: 1..................... Kontrak” Kontrak tanggal ….. dan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) No ……....... ......... [nama Penyedia 1]... tanggal ……............ tahun . personil..................... tanggal …….. . untuk 70 .................... SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya selanjutnya disebut “Kontrak dibuat dan ditandatangani di .. 2..2 Paket Pekerjaan Konstruksi : .... Penyedia MENGINGAT BAHWA : (a) PPK telah menunjuk Penyedia untuk melaksanakan Pekerjaan Konstruksi sebagaimana diterangkan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak yang merupakan satu kesatuan dalam Kontrak ini selanjutnya disebut “Pekerjaan Pekerjaan Konstruksi”......... dan mengikat pihak yang diwakili. Konstruksi (b) Penyedia sebagaimana dinyatakan kepada PPK.... bulan dan tahun berdasarkan Surat Penetapan Pemenang No......................[nama satuan kerja PPK] selanjutnya disebut “PPK”........ [alamat PPK] yang bertindak untuk dan atas nama . [NIP PPK] : PPK......

. atas nama penyedia : .. (.... dan dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan.... pokok perjanjian. BAHP.. BAPP. e. PPK dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai berikut : 1..... SPPBJ..(d) PPK dan Penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan Kontrak ini masing-masing pihak : 1) telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat. 2) menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut... 4..dalam huruf.......... i. 3) telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini. g..... surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga (apabila ada). 2.. spesifikasi umum. gambar-gambar. syarat-syarat umum Kontrak... rupiah) ).. 5. adendum Surat Perjanjian (apabila ada). Pembayaran untuk kontrak ini dilakukan ke rekening nomor: .... dan jika terjadi pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hirarki pada angka 3 di atas. spesifikasi khusus.. 4) telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa dan mengkonfirmasikan semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait. h.. syarat-syarat khusus Kontrak.... Hak dan kewajiban timbal-balik PPK dan Penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi khususnya : a... dokumen-dokumen berikut merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kontrak ini : a.... 71 . Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain.. MAKA OLEH KARENA ITU.. Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah sebesar Rp....... peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini.... 3. 2) meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia.... d. c... f.. PPK mempunyai hak dan kewajiban untuk : 1) mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia. b.....

.dalam huruf.)] Untuk dan atas nama. PPK [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk satuan kerja PPK maka rekatkan materai Rp 6.... 6) memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK........ Dengan demikian. 3) melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK. 2) meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan Kontrak. Untuk dan atas nama .. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. (........ PPK dan Penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di Republik Indonesia........ dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan.000. 7) menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam Kontrak.. Penyedia/Kemitraan (KSO) [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia maka rekatkan materai Rp 6......... 6..3) memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh Penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan Kontrak.... penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam Kontrak.. b....000.... 5) melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat...) hari kalender. Kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan selama .... 4) membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam Kontrak yang telah ditetapkan kepada Penyedia.)] [nama lengkap] [jabatan] [nama lengkap] [jabatan] 72 ... 4) melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam Kontrak... bahan-bahan... 8) mengambil langkah-langkah yang cukup memadai seperti menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk melindungi lingkungan tempat kerja.. serta membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan Penyedia... Penyedia mempunyai hak dan kewajiban untuk : 1) menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam Kontrak. angkutan ke atau dari lapangan... peralatan..

2 Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran pemerintah. 1. 1. 1. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis.9 Kemitraan/KSO adalah kerja sama usaha antar penyedia baik penyedia nasional maupun penyedia asing. 1. reviu. 1. 1. 1. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut : 1. untuk melaksanakan sebagian pekerjaan (subkontrak).8 adalah penyedia yang Subpenyedia mengadakan perjanjian kerja dengan penyedia penanggung jawab kontrak.4 Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi.3 Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD. 1. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi.BAB VII SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) SYARATA.6 Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada Institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit.7 adalah badan usaha yang Penyedia menyediakan/melaksanakan Pekerjaan Konstruksi.5 Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/pejabat yang ditetapkan oleh KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan. evaluasi. yang masing-masing pihak mempunyai hak. 73 . Ketentuan Umum 1.1 Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya.

74 .11 1.15 1.20 Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan. Direksi teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan.12 1.18 1. yang Kontrak Pengadaan Barang/Jasa selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih. Analisa Teknis Satuan Pekerjaan adalah uraian perhitungan kebutuhan per satuan tenaga kerja bahan dan peralatan untuk mendapatkan satu satuan jenis pekerjaan tertentu. Harga Satuan Pekerjaan (HSP) adalah harga satu jenis pekerjaan tertentu per satu satuan tertentu. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK/Pokja ULP untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia.14 1.19 1. Direksi lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK. Nilai Kontrak adalah total harga pelaksanaan pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak.10 1.16 1.13 1.17 1. Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah perhitungan perkiraan biaya pekerjaan yang disusun oleh PPK.1. Hari adalah hari kalender. Daftar kuantitas dan harga (rincian harga penawaran) adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. Jaminan adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). Pekerjaan utama adalah jenis pekerjaan yang secara langsung menunjang terwujudnya dan berfungsinya suatu konstruksi sesuai peruntukannya yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. dikalkulasikan secara keahlian berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan serta digunakan oleh Pokja ULP untuk menilai kewajaran penawaran termasuk rinciannya.

23 1.22 1. dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan. yang diterbitkan oleh PPK. pelaksanaan Jadwal waktu pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan.24 1. Personil inti adalah tenaga yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan selesai. Kegagalan Konstruksi adalah keadaan hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan sebagaimana disepakati dalam kontrak baik sebagian maupun keseluruhan sebagai akibat kesalahan pengguna atau penyedia dalam periode pelaksanaan kontrak.29 Metoda pelaksanaan pekerjaan adalah metode/cara kerja yang layak. Bagian disubkontrakan Bagian pekerjaan yang disubkontrakan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. dinyatakan dalam Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PPK.25 1. realistik dan dapat dilaksanakan.21 1. Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya Kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan masa pemeliharaan berakhir. Masa pemeliharaan adalah kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).27 1.26 1.1. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis.28 1. 75 . realistik dan dapat dilaksanakan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan dengan tahap pelaksanaan yang sistimatis dari awal sampai akhir dan dapat dipertanggung jawabkan secara teknis berdasarkan sumber daya yang dimiliki penawar.

kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara Pemerintah dan negara pemberi pinjaman/hibah). yang setelah diserahterimakan oleh penyedia kepada PPK dan terlebih dahulu diperiksa serta diterima oleh Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. keselamatan dan kesehatan kerja. c. Kolusi dan Nepotisme (KKN).30 adalah keadaan Kegagalan Bangunan bangunan. dilarang untuk : a.1. (KKN). menjadi tidak berfungsi. Larangan Korupsi. membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan lain yang disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan Kontrak ini.2 76 .1 4.2 4. 2. baik secara keseluruhan maupun sebagian dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak. b. Penyalahgunaan Wewenang serta Penipuan 4. manfaat. Penerapan SSUK diterapkan secara luas dalam pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hirarki dalam Surat Perjanjian. 3. Berdasarkan etika pengadaan barang/jasa pemerintah. dari segi teknis. Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia. mendorong terjadinya persaingan tidak sehat. Penyedia menjamin bahwa yang bersangkutan (termasuk semua anggota Kemitraan/KSO apabila berbentuk Kemitraan/KSO) dan Sub 3. dan/atau keselamatan umum. menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau imbalan berupa apa saja atau melakukan tindakan lainnya untuk mempengaruhi siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini.1 Bahasa kontrak harus dalam Bahasa Indonesia kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris. Bahasa dan Hukum 3. menawarkan.

2 7.5 5. b. 4. dan setiap dokumen yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dibuat 77 . atau jika disampaikan melalui surat tercatat dan/atau faksimili ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. email dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK.3 Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan larangan-larangan di atas dapat dikenakan sanksi-sanksi administratif oleh PPK sebagai berikut : a. Semua pemberitahuan.penyedianya (jika ada) tidak pernah dan tidak akan melakukan tindakan yang dilarang di atas. c. antara lain tempat material/bahan ditambang. Semua korespondensi dapat berbentuk surat. PPK yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. dan d. atau diproduksi. 4. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini harus dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. Wakil Sah Para Pihak Setiap tindakan yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dilakukan. Pengenaan sanksi administratif di atas dilaporkan oleh PPK kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi. pemutusan Kontrak.1 5. Penyedia harus menyampaikan asal material/bahan yang terdiri dari rincian komponen dalam negeri dan komponen impor. Asal material/bahan merupakan tempat material/bahan diperoleh.2 6. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah para Pihak dalam SSUK. tumbuh. pengenaan daftar hitam.1 6. Asal Material/ Bahan 5. Korespondensi 6. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK.4 4. sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia. permohonan.

3 10. dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan Kontrak ini. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam Nilai Kontrak. Pengabaian Jika terjadi pengabaian oleh satu Pihak terhadap pelanggaran ketentuan tertentu Kontrak oleh Pihak yang lain maka pengabaian tersebut tidak menjadi pengabaian yang terus-menerus selama Masa Kontrak atau seketika menjadi pengabaian terhadap pelanggaran ketentuan yang lain.1 Penyedia dilarang untuk mengalihkan sebagian atau seluruh Kontrak ini. Perpajakan 10. retribusi. bea. 10. baik sebagai akibat peleburan (merger) maupun akibat lainnya. Pembukuan Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku. Penyedia berdasarkan Kontrak ini bertanggung jawab penuh terhadap personil dan subpenyedianya (jika ada) serta pekerjaan yang dilakukan oleh mereka. Pengalihan seluruh Kontrak hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia. Jika ketentuan di atas dilanggar maka Kontrak diputuskan dan Penyedia dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam SSKK. Penyedia Mandiri 78 . 12.4 11. dan Personil yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak.berdasarkan Kontrak ini oleh PPK atau Penyedia hanya dapat dilakukan atau dibuat oleh pejabat yang disebutkan dalam SSKK.2 10. Penyedia dilarang untuk mensubkontrakkan sebagian/seluruh pekerjaan utama dalam Kontrak ini. 8. Pengabaian hanya dapat mengikat jika dapat dibuktikan secara tertulis dan ditandatangani oleh Wakil Sah Pihak yang melakukan pengabaian. Subpenyedia (jika ada). Subkontrak sebagian pekerjaan utama hanya diperbolehkan kepada Penyedia spesialis setelah persetujuan tertulis dari PPK. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan. Penyedia. 9. Pengalihan dan/atau Subkontrak 10.

Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan 14. PPK jika dipandang perlu dapat mengangkat Pengawas Pekerjaan yang berasal dari personil PPK atau konsultan pengawas. Dalam melaksanakan kewajibannya. Pengawas Pekerjaan selalu bertindak untuk kepentingan PPK. Penemuanpenemuan 18. Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan. Jika tercantum dalam SSKK. Persetujuan Atau 15. Semua gambar yang digunakan melaksanakan pekerjaan sesuai kontrak.2 15. Pengawas Pekerjaan Penemuan17. 18. Penyedia wajib memberitahukan kepada PPK dan kepada pihak yang berwenang semua penemuan benda/barang yang mempunyai nilai sejarah atau penemuan kekayaan di lokasi pekerjaan yang menurut peraturan perundang-undangan dikuasai oleh negara . 14. Jika dalam pelaksanaan pekerjaan ini diperlukan terlebih dahulu ada pekerjaan sementara maka penyedia berkewajiban untuk menyerahkan spesifikasi dan gambar usulan pekerjaan sementara tersebut untuk mendapatkan pernyataan tidak berkeberatan (no objection) untuk dilaksanakan dari Pengawas Pekerjaan. Perintah Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan semua perintah Pengawas Pekerjaan yang sesuai dengan kewenangan Pengawas Pekerjaan dalam Kontrak ini. Pengawas Pekerjaan dapat bertindak sebagai Wakil Sah PPK.Kemitraan/KSO 13.1 Penyedia berkewajiban untuk menjamin akses PPK. Pernyataan tidak berkeberatan atas rencana pekerjaan sementara ini tidak melepaskan penyedia dari tanggung jawabnya sesuai kontrak.2 16. Wakil Sah PPK. Kemitraan/KSO Kemitraan/KSO memberi kuasa kepada salah satu anggota yang disebut dalam Surat Perjanjian untuk bertindak atas nama Kemitraan/KSO dalam pelaksanaan hak dan kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini. untuk pekerjaan permanen maupun pekerjaan sementara harus mendapatkan persetujuan dari Pengawas Pekerjaan.1 Pernyataan Tidak Berkeberatan Dari Pengawas Pekerjaan 15. Akses ke Lokasi Kerja 79 .1 Selama berlangsungnya pelaksanaan pekerjaan. 14.

c.2 Penyedia harus dianggap telah menerima kelayakan dan ketersediaan jalur akses menuju lapangan. B. d. Penyedia harus bertanggung jawab atas pemeliharaan yang mungkin diperlukan akibat pengunaan jalur akses. PPK tidak bertanggung jawab atas klaim yang mungkin timbul akibat penggunaan jalur akses.1 Kontrak ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan Surat Perjanjian oleh Para Pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. e. PPK tidak bertanggung jawab atas klaim yang mungkin timbul selain penggunaan jalur akses tersebut. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan 19. dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. Kecuali ditentukan lain maka : a. b. Penyelesaian. dengan disertai bukti-bukti yang dapat disetujui PPK.3 19. Adendum dan Pemutusan Kontrak 19. Pelaksanaan. dan petunjuk. dan mendapatkan perizinan yang mungkin disyaratkan oleh otoritas terkait untuk penggunaan jalur. rambu. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan dalam SSKK.dan/atau pihak yang mendapat ijin dari PPK ke lokasi kerja dan lokasi lainnya dimana pekerjaan ini sedang atau akan dilaksanakan. Biaya karena ketidak layakan atau tidak tersedianya jalur akses untuk digunakan oleh penyedia. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya yang dapat dibuktikan demikian. Penyedia harus menyediakan rambu atau petunjuk sepanjang jalur akses. 18. Penyedia harus berupaya menjaga setiap jalan atau jembatan dari kerusakan akibat penggunaan/lalu lintas penyedia atau akibat personil penyedia.2 19. harus ditanggung penyedia.4 80 . maka PPK dapat melakukan 19.

1 Pelaksanaan Pekerjaan 20.1 22. organisasi kerja penyedia. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak oleh penyedia.2 22. c. prosedur instruksi kerja.3 21. Jika dalam pemeriksaan lapangan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka perubahan tersebut harus dituangkan dalam adendum Kontrak. Program Mutu 22. d. 20. PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. dan f.3 81 . Penyerahan dilakukan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan lapangan bersama. informasi mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan.penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan membuat adendum kontrak. Program mutu dapat direvisi sesuai dengan kondisi lokasi pekerjaan. B. maka kondisi ini ditetapkan sebagai Peristiwa Kompensasi. e.1 PPK berkewajiban untuk menyerahkan lokasi kerja sesuai dengan kebutuhan penyedia yang tercantum dalam rencana kerjanya untuk melaksanakan pekerjaan tanpa ada hambatan kepada penyedia sebelum SPMK diterbitkan. prosedur pelaksanaan pekerjaan.2 20. pelaksana kerja. Hasil pemeriksaan dan penyerahan dituangkan dalam berita acara penyerahan lokasi kerja. Program mutu disusun paling sedikit berisi : a. b. Penyerahan Lokasi Kerja 20. Penyedia berkewajiban untuk menyerahkan program mutu pada rapat persiapan pelaksanaan kontrak untuk disetujui oleh PPK. Jika PPK tidak dapat menyerahkan lokasi kerja sesuai kebutuhan penyedia yang tercantum dalam rencana kerjanya untuk melaksanakan pekerjaan.1 21. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 21. jadwal pelaksanaan pekerjaan.2 22.

tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. 82 22. c. mendatangkan peralatan-peralatan terkait yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan.6 23. dan sebagainya. rumah. dan/atau c. Mobilisasi paling lambat harus sudah mulai dilaksanakan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. termasuk perubahan terhadap urutan pekerjaan. yaitu : a. mendatangkan personil-personil.4 Penyedia berkewajiban untuk memutakhirkan program mutu jika terjadi adendum Kontrak dan Peristiwa Kompensasi. bengkel. unsur perencanaan. Persetujuan PPK terhadap program mutu tidak mengubah kewajiban kontraktual penyedia.2 24. gedung laboratorium. yang diikuti uraian tentang metode kerja yang memperhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. gudang. dan unsur pengawasan. harus sudah menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. f. mobilisasi peralatan dan personil.2 .5 22. Selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterbitkannya SPMK dan sebelum pelaksanaan pekerjaan. b. Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak meliputi : a. b. jadwal pengadaan bahan/material.1 24. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 23. penyusunan rencana dan pelaksanaan pemeriksaan lokasi pekerjaan. jadwal pelaksanaan pekerjaan. Pemutakhiran program mutu harus mendapatkan persetujuan PPK. program mutu. organisasi kerja. Mobilisasi 24. PPK bersama dengan penyedia. e.22. mempersiapkan fasilitas seperti kantor. d.1 23. Pemutakhiran program mutu harus menunjukkan perkembangan kemajuan setiap pekerjaan dan dampaknya terhadap penjadwalan sisa pekerjaan.

3 26. 83 26. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lokasi pekerjaan dengan melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lokasi pekerjaan.2 26.1 25.1 Kecuali Kontrak diputuskan lebih awal. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK.2 Pengendalian Waktu 26.4 . Pemeriksaan Bersama 25. Pada tahap awal pelaksanaan Kontrak. 25. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. Untuk pemeriksaan bersama ini.3 Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan.24.2 25.4 B.3 25. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. Waktu Penyelesaian Pekerjaan 26. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. Hasil pemeriksaan bersama dituangkan dalam Berita Acara. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Personil dan/atau Peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan Kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat Personil dan/atau Peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama. KPA dapat membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK.

2 28. Pengawas Pekerjaan dapat memutuskan baik dalam rapat atau setelah rapat melalui pernyataan tertulis kepada semua pihak yang menghadiri rapat.3 84 . dan rekamannya diserahkan kepada PPK dan pihak-pihak yang menghadiri rapat.27. dalam jangka waktu 21 (dua puluh satu) hari setelah penyedia meminta perpanjangan. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan harus telah menetapkan ada tidaknya perpanjangan dan untuk berapa lama. Rapat Pemantauan Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan secara tertulis penyedia untuk menunda pelaksanaan pekerjaan.1 Pengawas Pekerjaan atau penyedia dapat menyelenggarakan rapat pemantauan. 29. Rapat pemantauan diselenggarakan untuk membahas perkembangan pekerjaan dan perencanaaan atas sisa pekerjaan serta untuk menindaklanjuti peringatan dini.1 Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum Kontrak. Perpanjangan Waktu 27. maka keterlambatan seperti ini tidak dapat dijadikan alasan untuk memperpanjang Tanggal Penyelesaian. Hasil rapat pemantauan akan dituangkan oleh Pengawas Pekerjaan dalam berita acara rapat.2 29. Mengenai hal-hal dalam rapat yang perlu diputuskan. dan meminta satu sama lain untuk menghadiri rapat tersebut. 29. Setiap perintah penundaan ini harus segera ditembuskan kepada PPK. 27. Penundaan oleh Pengawas Pekerjaan 29. Jika penyedia lalai untuk memberikan peringatan dini atas keterlambatan atau tidak dapat bekerja sama untuk mencegah keterlambatan sesegera mungkin. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis.

Serah Terima Pekerjaan 31.3 31.2 31. Pernyataan perkiraan ini harus sesegera mungkin disampaikan oleh penyedia. Apabila memerlukan keahlian teknis khusus dapat dibantu oleh tim/tenaga ahli untuk membantu pelaksanaan tugas Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.1 Penyedia berkewajiban untuk memperingatkan sedini mungkin Pengawas Pekerjaan atas peristiwa atau kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi mutu pekerjaan. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. atau pembayaran dilakukan sebesar 100% 31. Peringatan Dini 30. Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menyampaikan secara tertulis perkiraan dampak peristiwa atau kondisi tersebut di atas terhadap Nilai Kontrak dan Tanggal Penyelesaian.3 Penyelesaian Kontrak 31. 30. Penyedia berkewajiban untuk bekerja sama dengan Pengawas Pekerjaan untuk mencegah atau mengurangi dampak peristiwa atau kondisi tersebut.5 85 . menaikkan Nilai Kontrak atau menunda penyelesaian pekerjaan. Pembayaran dilakukan sebesar 95% (sembilan puluh lima perseratus) dari nilai kontrak. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kontrak dan diterima oleh Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.30. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. sedangkan yang 5% (lima perseratus) merupakan retensi selama masa pemeliharaan. atas perintah PPK.1 Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus).2 B.4 31.

1 Penyedia diwajibkan memberikan petunjuk kepada PPK tentang pedoman pengoperasian dan perawatan/pemeliharaan sesuai dengan SSKK.(seratus perseratus) dari nilai kontrak dan penyedia harus menyerahkan Jaminan Pemeliharaan sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak.8 31.1 Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak. 31. Pengambilalihan 32. 33. 86 . 31.9 31. Pedoman Pengoperasian Perawatan/ dan Perawatan/ Pemeliharaan 33. Setelah masa pemeliharaan berakhir. Apabila penyedia tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sebagaimana mestinya. Perubahan Kontrak 34. Pengambilalihan PPK akan mengambil alih lokasi dan hasil pekerjaan dalam jangka waktu tertentu setelah dikeluarkan surat keterangan selesai/pengakhiran pekerjaan. 33.10 Umur konstruksi bangunan hasil dari pelaksanaan pekerjaan ditetapkan dalam SSKK. Apabila penyedia tidak memberikan pedoman pengoperasian dan perawatan/pemeliharaan. maka PPK berhak menggunakan uang retensi untuk membiayai perbaikan/pemeliharaan atau mencairkan Jaminan Pemeliharaan.4 Adendum 34.6 Penyedia wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan. PPK berhak menahan uang retensi atau Jaminan Pemeliharaan. PPK wajib melakukan pembayaran sisa nilai kontrak yang belum dibayar atau mengembalikan Jaminan Pemeliharaan.2 B. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan akhir pekerjaan.7 31. PPK menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah penyedia melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik.

b. perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut : a. c.1. Untuk kepentingan perubahan kontrak. keadaan kahar. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia.1 suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK. Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar atau waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan pada pasal 37. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi.5 Keadaan Kahar 36. masalah yang timbul di luar kendali penyedia. dan/atau c.2 Perubahan Kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak.34. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum kontrak.3 35. meliputi: a.5 B. b. Keadaan Kahar 36.4 35. perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. Perubahan Jadwal Pelaksanaan Pelaksanaan Pekerjaan 35.3 35. 87 .1 35. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. perubahan pelaksanaan pekerjaan. PPK menugaskan Panitia/ Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak.2 35. 34. PPK dapat menugaskan Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan.

88 .4 36.6 B. e. Apabila terjadi Keadaan Kahar. dan/atau f. Jangka waktu yang ditetapkan dalam Kontrak untuk pemenuhan kewajiban Pihak yang tertimpa Keadaan Kahar harus diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan jangka waktu terhentinya Kontrak akibat Keadaan Kahar. 36. bencana sosial. Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sesuai dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai.2 Yang digolongkan Keadaan Kahar meliputi: a.3 36. d. maka penyedia memberitahukan kepada PPK paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. bencana alam. dengan menyertakan pernyataan Keadaan Kahar dari pejabat yang berwenang. bencana non alam. Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan. Pada saat terjadinya Keadaan Kahar. pemogokan. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait.1 Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. c.5 36. tidak dikenakan sanksi. b.36. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat Keadaan Kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. Penggantian biaya ini harus diatur dalam suatu adendum Kontrak. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memerintahkan secara tertulis kepada Penyedia untuk meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk bekerja dalam situasi demikian.6 Penghentian dan Pemutusan Kontrak 37. kebakaran. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 37.

f. penyedia berada dalam keadaan pailit. biaya langsung pembongkaran dan demobilisasi Hasil Pekerjaan Sementara dan Peralatan. e. Pemutusan kontrak dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. biaya langsung demobilisasi Personil. h. denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. b.2 Dalam hal kontrak dihentikan. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. penyedia selama Masa Kontrak gagal memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh PPK. dan perintah tersebut tidak ditarik selama 28 (dua puluh delapan) hari. termasuk: a. tidak memulai pelaksanaan pekerjaan.37. Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan pekerjaan. penyedia menghentikan pekerjaan selama 28 (dua puluh delapan) hari dan penghentian ini tidak tercantum dalam program mutu serta tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. dan selanjutnya menjadi hak milik PPK. g. c.4 89 . b.3 37. Bahan dan Perlengkapan ini harus diserahkan oleh Penyedia kepada PPK. d. biaya langsung pengadaan Bahan dan Perlengkapan untuk pekerjaan ini. i. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. penyedia tidak mempertahankan keberlakuan Jaminan Pelaksanaan. c. pemutusan Kontrak melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila : a. PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai 37. penyedia tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan.

Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan dan Kontrak Kritis 38.1 dan penanganan kontrak kritis pada pasal 90 . penyedia membayar denda. realisasi fisik pelaksanaan terlambat kurang dari 5% dari rencana dan akan melampaui tahun anggaran berjalan. b. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan.1 Apabila penyedia terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai jadwal. j. Rencana fisik pelaksanaan 70% .dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK.6 38.3 Penanganan kontrak kritis a. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. 38. Jaminan Pelaksanaan dicairkan. 38. pengaduan tentang penyimpangan prosedur. b.100% dari kontrak). Dalam hal keterlambatan pada pasal 38. dan/atau d. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 5% dari rencana. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana.100% dari kontrak. Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0% – 70% dari kontrak). melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. c. 37. sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. 37. penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. maka PPK harus memberikan peringatan secara tertulis atau dikenakan ketentuan tentang kontrak kritis. dan/atau k. Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70% .5 Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia : a. c.2 Kontrak dinyatakan kritis apabila: a. penyedia terbukti melakukan KKN.

38. 39. maka harus diselenggarakan SCM Tahap III yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh penyedia dalam periode waktu tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM. 91 . Pengambilan kembali semua peninggalan tersebut oleh penyedia hanya dapat dilakukan setelah mempertimbangkan kepentingan PPK. maka harus diselenggarakan SCM Tahap II yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh penyedia dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM Tahap II 4) Apabila penyedia gagal pada uji coba kedua. Perlengkapan. b.2 dilakukan dengan rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1) Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada penyedia dan selanjutnya menyelenggarakan SCM. Peninggalan Semua Bahan. Dalam hal keterlambatan pada pasal 38. dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh PPK tanpa kewajiban perawatan/pemeliharaan. Tahap III 5) Pada setiap uji coba yang gagal. Hasil Pekerjaan Sementara yang masih berada di lokasi kerja setelah pemutusan Kontrak akibat kelalaian atau kesalahan penyedia.2 c PPK setelah dilakukan rapat bersama atasan PPK sebelum tahun anggaran berakhir dapat langsung memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Peralatan. PPK harus menerbitkan surat peringatan kepada penyedia atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan. 2) Dalam SCM direksi pekerjaan. direksi teknis dan penyedia membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh penyedia dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat Tahap I 3) Apabila penyedia gagal pada uji coba pertama.

dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. b. mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Hak dan Kewajiban Para Pihak Hak-hak yang dimiliki serta kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan oleh PPK dan penyedia dalam melaksanakan kontrak. 40.1. meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam kontrak. dan d. melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK. menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Hak dan kewajiban PPK: a. c. b. d.2.C. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat. mengambil langkah-langkah yang memadai dalam rangka memberi perlindungan kepada setiap orang yang berada di tempat 92 . meliputi : 40. g. e. peralatan. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. bahan-bahan. memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK. f. membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia. c. Hak dan Kewajiban Para Pihak 40. Hak dan kewajiban penyedia : a. berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. dan h. angkutan ke atau dari lapangan. memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.

Hak Kekayaan Intelektual Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dan menginformasikan dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak untuk kepentingan pihak lain. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia.3. sakit atau kematian pihak ketiga.1. denda. dan Personil. gugatan atau tuntutan hukum. misalnya spesifikasi teknis dan/atau gambar-gambar. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. kewajiban. dan cidera tubuh. kehilangan atau kerusakan harta benda. kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. Subpenyedia (jika ada). 41. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam Pasal ini. penggunaan peralatan kerja konstruksi dan proses produksi. 43. Penyedia wajib melindungi PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh penyedia. kerugian. kehilangan.2. membebaskan. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. c. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. sakit atau kematian Personil. cidera tubuh. 43. kecuali dengan ijin tertulis dari PPK. proses pemeriksaan hukum. 43. b. Penggunaan DokumenDokumenDokumen Kontrak dan Informasi 42. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir : a. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini.kerja maupun masyarakat dan lingkungan sekitar yang berhubungan dengan pemindahan bahan baku. tanggung jawab. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. 43. Penanggungan Ri dan Risiko 93 .

44. penyedia beserta Personilnya dianggap telah membaca dan memahami peraturan keselamatan kerja tersebut. pelaksanaan pekerjaan.2. Asuransi 94 . 44. Pada waktu pelaksanaan pekerjaan.3. Kehilangan atau kerusakan terhadap Hasil Pekerjaan atau Bahan yang menyatu dengan Hasil Pekerjaan selama Tanggal Mulai Kerja dan batas akhir Masa Pemeliharaan harus diganti atau diperbaiki oleh penyedia atas tanggungannya sendiri jika kehilangan atau kerusakan tersebut terjadi akibat tindakan atau kelalaian penyedia. 45. 46. Perlindungan Tenaga Kerja 44. Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk : a. Penyedia berkewajiban untuk mematuhi dan memerintahkan Personilnya untuk mematuhi peraturan keselamatan kerja. 44. Penyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk menyediakan kepada setiap Personilnya (termasuk Personil Subpenyedia. Tanpa mengurangi kewajiban penyedia untuk melaporkan kecelakaan berdasarkan hukum yang berlaku.1.4. semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan.4. serta 46. 44. Penyedia dan Subpenyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk mengikutsertakan Personilnya pada program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. penyedia akan melaporkan kepada PPK mengenai setiap kecelakaan yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini dalam waktu 24 (dua puluh empat) jam setelah kejadian. Pemeliharaan Lingkungan Penyedia berkewajiban untuk mengambil langkahlangkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi gangguan lingkungan terhadap pihak ketiga dan harta bendanya sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini.1. jika ada) perlengkapan keselamatan kerja yang sesuai dan memadai.43.

atas segala risiko terhadap kecelakaan. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. mensubkontrakkan sebagian pekerjaan dalam Lampiran A SSKK.2. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. c. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. 48. 47. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. menggunakan spesifikasi dan gambar dalam Pasal 15 SSUK. b. c. perlindungan terhadap kegagalan bangunan.3.2. mengubah syarat dan ketentuan polis asuransi. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan 47. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. jenis dan kuantitas bahan yang berada di lokasi pekerjaan. menunjuk Personil Inti yang namanya tidak tercantum dalam Lampiran A SSKK. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian.1. d. mengubah Personil Inti dan/atau Peralatan. dan c. 48. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis PPK sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut : a.pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. 95 . kerusakan. b. 46. kehilangan.1. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan kontrak untuk menetapkan kemajuan pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan.2. d. mengubah atau memutakhirkan program mutu. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis Pengawas Pekerjaan sebelum melakukan tindakantindakan berikut : a. b. 48. Laporan harian berisi : a. Laporan Hasil Pekerjaan 48. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. 47.

000. Kepemilikan Dokumen Semua rancangan. 48.00 (dua puluh lima Antara Penyedia Penyedia miliar rupiah) wajib bekerja sama dengan dan Sub Penyedia penyedia Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil. Penyedia yang mempunyai harga Kontrak di 50. jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. gambar. e. 96 . Untuk merekam kegiatan pelaksanaan pekerjaan konstruksi. keadaan cuaca termasuk hujan. jumlah dan kondisi peralatan. jenis. catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. spesifikasi.6. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. 48. Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir Masa Kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen dan piranti lunak tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK.4. PPK dan penyedia membuat foto-foto dokumentasi dan video pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan sesuai kebutuhan.000. yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. 50. Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. dan f.1. desain. 49.5. Kerjasama atas Rp 25. dan dokumen-dokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan Kontrak ini sepenuhnya merupakan hak milik PPK. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan.b. laporan. d. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. Laporan harian dibuat oleh penyedia.7. c. 48. 48.000. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan.

Usaha Kecil dan koperasi kecil. Ketentuan-ketentuan dalam subkontrak harus mengacu kepada Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan.3. 52. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. 51. b. Penyedia bertanggung jawab atas keselamatan dan kesehatan semua pihak di lokasi kerja. maka dalam kontrak dimuat ketentuan bahwa pekerjaan tersebut harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain.1. Jika dipandang perlu. Penyedia setiap saat harus mengambil langkah-langkah yang patut 97 53. maka dalam kontrak dimuat: a. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut. 51. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya. Apabila penyedia yang ditunjuk adalah penyedia Usaha Mikro.2. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil 51. dan d. 50. PPK dapat memberikan jadwal kerja penyedia yang lain di lokasi kerja. 50. penyedia wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro.2. Usaha Mikro. maka penyedia dikenakan sanksi yang diatur dalam SSKK.50. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut harus diatur dalam Kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK.4. Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. 51. Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. Usaha Kecil dan koperasi kecil. Penyedia Lain Penyedia berkewajiban untuk bekerjasama dan menggunakan lokasi kerja termasuk jalan akses bersama-sama dengan penyedia yang lain (jika ada) dan pihak-pihak lainnya yang berkepentingan atas lokasi kerja. Keselamatan dan Kesehatan Kerja . Usaha Kecil dan koperasi kecil. c. dalam melaksanakan kewajiban di atas penyedia terpilih tetap bertanggungjawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas.3.

Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. 55.3. 55. atau b. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. fasilitas pertolongan pertama pada kecelakaan. dan layanan ambulance dapat disediakan setiap saat di lapangan bagi personil penyedia termasuk subpenyedia maupun personil PPK dan telah dibuat perencanaan yang sesuai dengan semua persyaratan kesehatan dan kebersihan untuk mencegah timbulnya wabah penyakit.2. Jaminan Pelaksanaan dikembalikan setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus) dan diganti dengan Jaminan Pemeliharaan atau dengan menahan uang retensi sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. Jaminan Pelaksanaan diberikan kepada PPK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) sebelum dilakukan penandatanganan kontrak dengan besaran/nilai : a. Jaminan 98 . Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan 55. 55. 54. Masa berlakunya Jaminan Pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan (Provisional Hand Over/PHO). 5% (lima perseratus) dari nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bagi penawaran yang lebih kecil dari 80% (delapan puluh perseratus) HPS.4. Pembayaran Denda Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam Kontrak ini.diambil untuk menjaga keselamatan dan kesehatan para personilnya. Penyedia harus menunjuk petugas keselamatan kerja yang bertanggung jawab untuk menjaga keselamatan dan mencegah terjadinya kecelakaan. Penyedia harus memastikan bahwa staf kesehatan. Petugas yang bersangkutan harus memenuhi aturan dan persyaratan K3. 55.1. 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak.

55. Nilai Jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. 56. Penggantian personil inti dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil inti yang diusulkan beserta alasan penggantian. Masa berlakunya Jaminan Pemeliharaan sekurang-kurangnya sejak tanggal serah terima pertama pekerjaan (PHO) sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan (Final Hand Over/FHO).2. Personil inti dan/atau peralatan ditempatkan harus sesuai dengan tercantum dalam Dokumen Penawaran.1. Pengembalian Jaminan Pemeliharan dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah masa pemeliharaan selesai dan pekerjaan diterima dengan baik sesuai dengan ketentuan kontrak. 55. Personil Inti dan/atau Peralatan Penyedia 56. 56. Personil Inti dan/atau Peralatan 56. D. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti dan/atau peralatan menurut kualifikasi yang dibutuhkan.5. 55. 55. Jika PPK menilai bahwa personil inti : 99 . 56.6. Masa berlakunya Jaminan Uang Muka sekurang-kurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan (PHO). Penggantian personil inti dan/atau peralatan tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK.4.nilai 100% (seratus perseratus) dari besarnya uang muka.9.5. yang yang 56. Jaminan Pemeliharaan diberikan kepada PPK setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus). 55.3.8.7.

1. tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. ketentuan lain dalam SSKK. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan.a. 56.7. d. berkelakuan tidak baik. keterlambatan pembayaran kepada penyedia. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal dalam kontrak. E. g. e. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak diminta oleh PPK. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan tanpa biaya tambahan apapun. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. Peristiwa Kompensasi .6. 58. Kewajiban PPK PPK dapat memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana atau kemudahan lainnya (jika ada) yang tercantum dalam SSKK untuk kelancaran pelaksanan pekerjaan ini. PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. c. Peristiwa Kompensasi yang dapat diberikan kepada penyedia yaitu : a. b. mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya. 100 Fasilitas 57. atau c. Jika diperlukan oleh PPK. PPK tidak memberikan gambar-gambar. Personil inti berkewajiban untuk menjaga kerahasiaan pekerjaannya. PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. 56. Fasilitas 58. f. PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. b. h. Personil inti dapat sewaktu-waktu disyaratkan untuk menjaga kerahasiaan pekerjaan di bawah sumpah.

3. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan.4. 58.5. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. besaran uang muka ditentukan dalam SSKK dan dibayar setelah penyedia menyerahkan Jaminan Uang Muka senilai uang muka yang diterima. 60. Harga Kontrak 101 . bea. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. personil. uang muka dibayar untuk membiayai mobilisasi peralatan.2.1.1. Uang muka a. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. Pembayaran kepada Penyedia 59. Harga kontrak telah memperhitungkan keuntungan. dan pungutan lain serta biaya asuransi yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan konstruksi. 58.2.58. 58. retribusi. 59. Pembayaran 60. b. beban pajak dan biaya overhead termasuk penyelenggaraan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan semua pajak. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam kontrak sebesar harga kontrak. Harga 59. F. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok bahan/material dan persiapan teknis lain.

denda (apabila ada). perusahaan penjaminan. 4) pembayaran harus dipotong angsuran uang muka. dengan ketentuan : 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. e. 102 . tidak termasuk bahan/material dan peralatan yang ada di lokasi pekerjaan (material on site).2. 2) pembayaran dilakukan dengan sistem termijn/angsuran atau pembayaran secara sekaligus. 60. dan 5) untuk kontrak yang mempunyai sub kontrak. Pembayaran kepada sub penyedia dilakukan sesuai prestasi pekerjaan yang selesai dilaksanakan oleh sub penyedia tanpa harus menunggu pembayaran terlebih dahulu dari PPK. Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh bank umum. 3) pembayaran dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang. pengembalian uang muka harus diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100% (seratus perseratus). d. atau Perusahaan Asuransi Umum yang memiliki izin untuk menjual produk jaminan (suretyship) yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. permintaan pembayaran harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh sub penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan. penyedia harus mengajukan permohonan pengambilan uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah Jaminan Uang Muka diterima. PPK harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut pada huruf c. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. pajak dan uang retensi. sesuai ketentuan dalam SSKK. f. Prestasi pekerjaan a.c.

apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan dapat berfungsi. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran.3. sesuai yang ditetapkan dalam SSKK. 103 . b. pembayaran denda dan/atau ganti rugi diperhitungkan dalam pembayaran prestasi pekerjaan. c. ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK karena terjadinya cidera janji/wanprestasi. e. denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan halhal yang sedang menjadi perselisihan. f. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan belum berfungsi. atau 2) 1/1000 (satu perseribu) dari harga kontrak (sebelum PPN).b. atau dapat diberikan kompensasi. Denda dan ganti rugi a. besarnya denda yang dikenakan kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan untuk setiap hari keterlambatan adalah : 1) 1/1000 (satu perseribu) dari sisa harga bagian kontrak yang belum dikerjakan (sebelum PPN). d. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara Penyerahan Pertama Pekerjaan diterbitkan. d. besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. 60. c. ganti rugi dan kompensasi kepada peserta dituangkan dalam adendum kontrak. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran.

Hari Kerja 61. Semua pekerja dibayar selama hari kerja dan datanya disimpan oleh penyedia. penyedia berkewajiban untuk menyerahkan kepada Pengawas Pekerjaan rincian perhitungan nilai tagihan terakhir yang jatuh tempo. 61.2. PPK berdasarkan hasil penelitian tagihan oleh Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran terakhir selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang diterima oleh Pengawas Pekerjaan. 62.1. 104 . PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya.g.1. Perhitungan Akhir 62.1. Penyedia harus membayar upah hari kerja kepada tenaga kerjanya setelah formulir upah ditandatangani. Daftar pembayaran ditandatangani oleh masingmasing pekerja dan dapat diperiksa oleh PPK. Penangguhan 63. 61.3. 63. 61. 63. termasuk penyerahan setiap Hasil Pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. 62. Jam kerja dan waktu cuti untuk pekerja harus dilampirkan. pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh PPK. Sebelum pembayaran terakhir dilakukan.2. Pembayaran angsuran prestasi pekerjaan terakhir dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen) dan berita acara penyerahan awal yang telah ditandatangani oleh kedua belah Pihak berdasarkan Berita Acara Pekerjaan Selesai dari Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP).2. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. disertai alasan-alasan yang jelas mengenai penangguhan tersebut. Penyedia diberi kesempatan untuk memperbaiki dalam jangka waktu tertentu. PPK secara tertulis memberitahukan kepada penyedia tentang penangguhan hak pembayaran.

Cacat Mutu PPK atau Pengawas Pekerjaan akan memeriksa setiap Hasil Pekerjaan dan memberitahukan penyedia secara tertulis atas setiap Cacat Mutu yang ditemukan. Penyedia bertanggung jawab atas perbaikan Cacat Mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. 65.1. 63. G. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.63.2. Pengawasan Mutu 64. PPK dalam masa pelaksanaan pekerjaan dapat melakukan penilaian sementara atas hasil pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. Jika dipandang perlu oleh PPK. Penilaian Pekerjaan Sementara oleh PPK 67. 65. Jika tidak ditemukan adanya Cacat Mutu maka uji coba tersebut dianggap sebagai Peristiwa Kompensasi. PPK atau Pengawas Pekerjaan akan menyampaikan pemberitahuan Cacat Mutu kepada penyedia segera setelah ditemukan 65. Perbaikan Cacat Mutu 105 . Jika PPK atau Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk melakukan pengujian Cacat Mutu yang tidak tercantum dalam Spesifikasi Teknis dan Gambar. 68. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. Apabila diperlukan. penangguhan pembayaran akibat keterlambatan penyerahan pekerjaan dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. serta menguji Hasil Pekerjaan yang dianggap oleh PPK atau Pengawas Pekerjaan mengandung Cacat Mutu.1. PPK atau Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan Cacat Mutu.4. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. Pengawasan dan Pemeriksaan PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. 66. Pengujian 68.3. dan hasil uji coba menunjukkan adanya Cacat Mutu maka penyedia berkewajiban untuk menanggung biaya pengujian tersebut.

Cacat Mutu tersebut. Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama Masa Pelaksanaan dan Masa Pemeliharaan. 68.2. Terhadap pemberitahuan Cacat Mutu tersebut, penyedia berkewajiban untuk memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pemberitahuan. 68.3. Jika penyedia tidak memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditentukan maka PPK, berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan, berhak untuk secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh PPK melakukan perbaikan tersebut. Penyedia segera setelah menerima permintaan penggantian biaya/klaim dari PPK secara tertulis berkewajiban untuk mengganti biaya perbaikan tersebut. PPK dapat memperoleh penggantian biaya dengan memotong pembayaran atas tagihan penyedia yang jatuh tempo (jika ada) atau uang retensi atau pencairan Surat Jaminan Pemeliharaan atau jika tidak ada maka biaya penggantian akan diperhitungkan sebagai utang penyedia kepada PPK yang telah jatuh tempo. 68.4. PPK dapat mengenakan Denda Keterlambatan untuk setiap keterlambatan perbaikan Cacat Mutu, dan mendaftarhitamkan penyedia. 69. Kegagalan Konstruksi dan Kegagalan Bangunan 69.1. Apabila terjadi kegagalan konstruksi pada pelaksanaan pekerjaan, maka PPK dan/atau penyedia bertanggung jawab atas kegagalan konstruksi sesuai dengan kesalahan masingmasing. 69.2. Apabila terjadi kegagalan bangunan maka PPK dan/atau penyedia terhitung sejak tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir bertanggung jawab atas kegagalan bangunan sesuai dengan kesalahan masingmasing selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. 69.3. Penyedia berkewajiban untuk melindungi, membebaskan, dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan, tanggung jawab, kewajiban,

106

kehilangan, kerugian, denda, gugatan atau tuntutan hukum, proses pemeriksaan hukum, dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian PPK) sehubungan dengan klaim kehilangan atau kerusakan harta benda, dan cidera tubuh, sakit atau kematian pihak ketiga yang timbul dari kegagalan konstruksi dan/atau kegagalan bangunan. 69.4. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan penyedia dalam Pasal ini. 69.5. PPK maupun Penyedia berkewajiban untuk menyimpan dan memelihara semua dokumen yang digunakan dan terkait dengan pelaksanaan ini selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. H. Penyelesaian Perselisihan 70. Penyelesaian Perselisihan 70.1. Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. 70.2. Penyelesaian perselisihan atau sengketa antara para pihak dalam Kontrak dapat dilakukan melalui musyawarah, arbitrase, mediasi, konsiliasi atau pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Penyelesaian perselisihan atau sengketa yang dipilih ditetapkan dalam SSKK. 71. Itikad Baik 71.1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. Apabila selama kontrak, salah satu pihak merasa dirugikan, maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.

71.2

107

BAB VIII SYARATSYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK)
A. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut : Satuan Kerja PPK : Nama : .................... Alamat : .................... Website : .................... E-mail : .................... Faksimili : .................... Penyedia Nama Alamat : : : : : .................... .................... .................... ....................

E-mail
Faksimili B. Wakil Sah Para Pihak

Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK : Untuk Penyedia : .................... ....................

C. Tanggal Berlaku Kontrak D. Masa Pemeliharaan E. Umur Konstruksi

Kontrak mulai berlaku sejak : ................. s.d. ..................

(termasuk masa pemeliharaan)
Masa Pemeliharaan berlaku selama : .................... (bulan/tahun) Bangunan Hasil Pekerjaan memiliki umur konstruksi: ……. (.........dalam huruf...........) tahun sejak tanggal penandatanganan Berita Acara penyerahan akhir. Gambar ”As built” dan/atau pedoman pengoperasian dan perawatan/pemeliharaan harus diserahkan selambat-lambatnya: …….(......dalam huruf.........) hari kalender / bulan / tahun setelah tanggal penandatanganan Berita Acara penyerahan awal. Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah ...........(......dalam huruf.........) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. Jaminan dicairkan dan disetorkan pada ..................... [Kas Negara]

F.

Pedoman Pengoperasian dan Perawatan/ Pemeliharaan Pemeliharaan

G. Pembayaran Pembayaran Tagihan

H. Pencairan Jaminan

108

....... Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan persetujuan PPK adalah: ........ misalnya prestasi J................. [sebutkan dokumennya] P..... persen) dari Nilai Kontrak Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara: [Termijn/angsuran atau Sekaligus]......... 50%. Pembayaran Prestasi Pekerjaan fisik 30%. dst] Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan: .. Denda Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari [harga kontrak/harga bagian kontrak yang belum dikerjakan.. apabila ada] Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari Pekerjaan Konstruksi ini dengan pembatasan sebagai berikut : ........... Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: ... [sebutkan fasilitas milik PPK yang dapat digunakan...... [ketentuan lain dari pasal 58..... apabila ada] Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan persetujuan Pengawas Pekerjaan adalah : ............ Fasilitas L...... [APBN/APBD] Pekerjaan Konstruksi ini dapat diberikan uang muka (YA/TIDAK).% (........dalam huruf..... [sebutkan selain yang sudah tercantum dalam SSUK.. [sebutkan selain yang sudah tercantum dalam SSUK... Kepemilikan Dokumen K............. agar diperhatikan dari lingkup kontrak apakah ada bagian dari lingkup pekerjaan yang dapat diserah terimakan sebagian/parsial untuk mengisi harga tersebut di atas] 109 .... [jika ”YA”] Uang muka diberikan sebesar .. apabila ada] Termasuk peristiwa kompensasi yang dapat diberikan ganti rugi adalah....I. Pembayaran Uang Muka O...... [sebutkan batasan/ketentuan yang dibolehkan dalam penggunaannya] PPK akan memberikan fasilitas berupa : .........1 huruf h] Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi ini dibiayai dari .............. [sebutkan ketentuannya.................. Sumber Pembiayaan N............ Peristiwa Kompensasi M.

yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir.. Usaha Kecil dan koperasi kecil yang mensubkontrakkan pekerjaan utama adalah…………… [diisi di denda senilai pekerjaan utama yang disubkontrakkan atau sesuai ketentuan peraturan yang berlaku] R. Penyedia bukan Usaha Mikro. 110 . [diisi di denda senilai pekerjaan yang dikontrakkan kepada pihak lain atau sesuai ketentuan peraturan yang berlaku] b. [diisi di denda senilai pekerjaan yang akan disubkontrakkan yang dicantumkan dalam dokumen penawaran atau sesuai ketentuan peraturan yang berlaku] c. Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator adalah 3 (tiga) orang. Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator. Usaha Mikro. Penyedia Usaha Mikro.Q.. Usaha Kecil dan koperasi kecil yang mensubkontrakkan pekerjaan adalah……………. Penyedia bukan Usaha Mikro. Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini. akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturan-peraturan administrasi dan peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI. Usaha Kecil dan koperasi kecil yang tidak mensubkontrakkan pekerjaan adalah ……………. Penyelesaian Perselisihan [Apabila BANI yang dipilih sebagai Lembaga Pemutus Sengketa] Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa adalah Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI). Usaha Kecil dan Koperasi Kecil Sanksi kepada penyedia apabila melanggar ketentuan mengenai subkontrak : a.

Personil Inti.Peralatan khusus yang digunakan : [cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan] 111 .SyaratLampiran A – Syarat-Syarat Khusus Kontrak Subpenyedia.Subpenyedia yang ditunjuk : [cantumkan nama Subpenyedia (jika ada) berikut uraian personilnya seperti uraian detil tanggung jawab kerja.Personil Inti yang ditugaskan : [cantumkan nama. minimum kualifikasi. dan jumlah orang bulan] . dan Peralatan . uraian detil tanggung jawab kerja. dan jumlah orang bulan] . minimum kualifikasi.

2. pengendalian risiko dan cara pembuangan limbahnya sesuai dengan prosedur dan/atau peraturan perundangan yang berlaku. Metoda pelaksanaan harus logis. pekerjaan yang dilelangkan sebagai bagian dari Dokumen Pemilihan ini A. Setiap jenis bahan bangunan konstruksi yang tergolong sebagai bahan berbahaya dan beracun (B3). 8. BBG. Tidak mengarah kepada merk/produk tertentu. cara pengangkutan. dengan ketentuan : 1. realistik dan dapat dilaksanakan. dan menetapkan spesifikasi teknis setiap jenis bahan yang boleh digunakan. tidak menutup kemungkinan digunakannya produksi dalam negeri. b. Spesifikasi Teknis Bahan Bangunan Konstruksi : a. bahan yang dipergunakan dalam 7. gas acetylene. Jadwal waktu pelaksanaan harus sesuai dengan metoda pelaksanaan. penggunaan. 3. kapasitas dan jumlah peralatan utama minimal yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan. 6. Uraian Spesifikasi Teknis Uraian spesifikasi teknis disusun berdasarkan spesifikasi teknis yang ditetapkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sesuai jenis pekerjaan yang akan dilelangkan.BAB IX SPESIFIKASI TEKNIS DAN GAMBAR Perhatian : Pokja ULP menguraikan spesifikasi teknis dan gambar yang diperlukan dalam pelaksanaan ini. dan diberi penjelasan cara penggunaan yang benar dan selamat. dll. Mencantumkan syarat-syarat pelaksanaan pekerjaan. 5. thinner. bahan peledak. ULP/Panitia Pengadaan harus mengidentifikasi bahaya setiap jenis bahan bangunan konstruksi yang akan digunakan untuk pekerjaan permanen maupun untuk pekerjaan sementara atau penunjang. Semaksimal mungkin diupayakan menggunakan standar nasional (SNI). seperti cat. 9. 10. harus diberi penjelasan bahayanya. Mencantumkan tata cara pengukuran dan tata cara pembayaran. jenis. 4. BBM. Mencantumkan macam. c. 112 . Setiap jenis bahan bangunan konstruksi yang digunakan sedapat mungkin dipilih yang paling kecil bahaya dan risikonya. penyimpanan. Mencantumkan syarat-syarat pengujian bahan dan hasil produk. Mencantumkan kriteria kinerja produk (output performance) yang diinginkan.

Setiap jenis proses/kegiatan sedapat mungkin dipilih yang paling kecil bahaya dan risikonya. 11. Informasi tentang penanganan B3 dapat diperoleh dari Lembar Data Keselamatan Bahan (Material Safety Data Sheet) yang diterbitkan oleh pabrik pembuatnya. ULP/Panitia Pengadaan harus mengidentifikasi bahaya setiap jenis alat dan perkakas yang akan digunakan untuk pelaksanaan konstruksi. d. ULP/Panitia Pengadaan dan/atau Ahli K3/Petugas K3 harus mengidentifikasi bahaya dari setiap jenis proses atau tahapan kegiatan pekerjaan konstruksi. b. Setiap proses/kegiatan harus dilengkapi dengan prosedur kerja. Setiap jenis alat dan perkakas yang digunakan sedapat mungkin dipilih yang paling kecil bahaya dan risikonya serta lebih mudah penggunaan dan perawatannya. cara penggunaan/ pemeliharaan/ pengamanannya alat dan perkakas dapat diperoleh dari manual produk dari pabrik pembuatnya. e. ataupun dari pedoman/peraturan pihak yang kompeten. Informasi tentang jenis. Setiap proses/kegiatan yang berbahaya harus melalui prosedur ijin kerja lebih dulu dari penanggung-jawab proses dan Ahli K3 Konstruksi.d. dan rambu-rambu peringatan dan kewajiban pekerja menggunakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai dengan potensi bahaya pada proses tersebut. Setiap jenis proses/kegiatan pekerjaan yang baru. 113 . harus lebih dulu dilakukan analisis bahaya dan risikonya (Job Safety Analysis) dan harus dilakukan tindakan pengendaliannya. atau dari sumber-sumber yang berkompeten dan/ atau berwenang. perlengkapan pengaman. dan menetapkan spesifikasi proses/kegiatan yang harus dilakukan oleh penyedia. Spesifikasi Teknis Proses/Kegiatan : a. sistem perlindungan terhadap pekerja. atau pada keadaan yang berbeda. Spesifikasi Teknis Peralatan Konstruksi dan Peralatan Bangunan : a. dan diberi penjelasan prosedur kerja yang lebih aman dan selamat. b. dan diberi penjelasan singkat cara penggunaan dan pemeliharaannya. 12. Alat dan perkakas yang digunakan harus dipastikan telah diberi sistem perlindungan atau kelengkapan pengaman untuk mencegah paparan (expose) bahaya secara langsung terhadap tubuh pekerja. d. c. maupun peralatan permanen kelengkapan bangunan konstruksi dan menetapkan spesifikasi teknis setiap jenis alat yang harus digunakan tersebut. c.

tangga kerja. dan dapat dikerjakan oleh pekerja dan oprator yang terlatih. 114 . dan persyaratan teknis untuk mencegah terjadinya kegagalan konstruksi dan kecelakaan. yang sesuai dengan kondisi lokasi/tanah/cuaca. setelah dilengkapi dengan gambar dan prosedur kerja yang sistematis dan/atau mudah dipahami oleh pekerja/operator. realistik dan dapat dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. serta alat pelindung diri (APD) yang sesuai antara lain helm dan sabuk keselamatan agar pekerja terlindung dari bahaya jatuh. Metode kerja harus disusun secara logis. urutan kerja dan kompetensi pekerja/operator telah ditinjau dan dianalisis. perkakas. Setiap metode kerja /konstruksi yang diusulkan penyedia. atau melalui penyelidikan teknis dan analisis laboratorium maupun pendapat ahli terkait yang independen. e. perkakas. harus diidentifikasi bahayanya. alat dan material dari bahaya dan risiko kegagalan konstruksi dan kecelakaan kerja. Setiap proses dan kegiatan pekerjaan hanya boleh dilakukan oleh tenaga kerja dan/atau operator yang telah terlatih dan telah mempunyai kompetensi untuk melaksanakan jenis pekerjaan/tugasnya. Spesifikasi Teknis Metode Konstruksi/ Metode Pelaksanaan/Metode Kerja : a.f. material. d. lantai kerja (platform). material dan konstruksi sementara dengan urutan kerja yang sistematis. serta dipastikan dapat menjamin keselamatan. material dan konstruksi sementara.5 meter atau lebih. mutlak harus digunakan perancah. guna mempermudah pekerja dan operator bekerja dan dapat melindungi pekerja. f. Persyaratan teknis yang harus dipenuhi penyedia dalam menyusun dan menggunakan metoda kerja dapat meliputi penggunaan alat utama dan alat bantu. papan tepi. Jika semua faktor kondisi lokasi/tanah/cuaca. b. Setiap metoda kerja harus melalui analisis dan perhitungan yang diperlukan berdasarkan data teknis yang dapat dipertanggungjawabkan. alat. mutlak harus menggunakan turap dan tangga akses bagi pekerja untuk naik/turun. diuji efektifitas pelaksanaannya dan efisiensi biayanya. Setiap tahapan pelaksanaan konstruksi utama yang mempunyai potensi bahaya harus dilengkapi dengan metode kerja. c. perkakas. baik dari standar yang berlaku. yang selamat dan aman. kesehatan dan keamanan konstruksi dan pekerja/operator. Misalnya untuk pekerjaan di ketinggian. maka metode pelaksanaan dapat disetujui. 13. pagar pelindung tepi. Untuk pekerjaan saluran galian tanah berpasir yang mudah longsor dengan kedalaman 1. Identifikasi bahaya harus dilakukan terhadap setiap metode konstruksi/ metode pelaksanaan pekerjaan. termasuk kompetensi melaksanakan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja yang sesuai pada jenis pekerjaan/tugasnya tersebut.

lengkap dan jelas. Setiap kegiatan/pekerjaan perancangan. Setiap tenaga ahli tersebut pada butir a. Dalam melaksanakan identifikasi bahaya harus dilaksanakan oleh Ahli K3 Konstruksi/berkonsultansi dengan Ahli K3 Konstruksi. Peta Lokasi 2. harus dilakukan oleh tenaga ahli dan tenaga terampil yang berkompeten berdasarkan gambar gambar. pembongkaran. penyimpanan. elektrikal. penilaian risiko. Setiap identifikasi bahaya. pembuangan. sebelum diterapkan harus ditinjau dan dievaluasi keandalan dan ketepatannya oleh Ahli K3 Konstruksi. perencanaan. penetapan spesifikasi dan prosedur teknis serta metode pelaksanaan/ konstruksi/kerja harus dilakukan oleh tenaga ahli yang mempunyai kompetensi yang dipersyaratkan.14. baik pekerjaan arsitektur. perhitungan dan gambar-gambar konstruksi. f. e. pengangkatan. Setiap kegiatan/pekerjaan pelaksanaan. Keterangan Gambar Gambar-gambar untuk pelaksanaan pekerjaan harus ditetapkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) secara terinci. antara lain : 1. c. pengambilan. mekanikal. penilaian risiko dan pengendalian risiko) yang terkait dengan disiplin ilmu dan pengalaman profesionalnya. plumbing dan penataan lingkungan maupun interior dan jenis pekerjaan lain yang terkait. spesifikasi teknis. manual. dan pengendalian risiko. Detail-detail 115 . pedoman dan standar serta rujukan yang benar dan sah atau telah disetujui oleh tenaga ahli yang terkait. Spesifikasi Jabatan Kerja Konstruksi a. pengangkutan. perletakan. pembongkaran dsb. struktur/sipil. Potongan melintang 5. spesifikasi teknis dan metode kerja/konstruksi tersebut telah diidentifikasi dan telah dikendalikan pada tingkat yang dapat diterima sesuai dengan standar teknik dan standar K3 yang berlaku. untuk memastikan bahwa potensi bahaya dan risiko telah diidentifikasi dan diberikan tindakan pencegahan terhadap kecelakaan kerja dan/atau penyakit di tempat kerja. Setiap tenaga ahli dan tenaga terampil dibidang K3 di atas harus mempunyai kemampuan melakukan analisis keselamatan pekerjaan (Job Safety Analysis) setiap sebelum memulai pekerjaannya. dan dapat memastikan bahwa semua potensi bahaya dan risiko yang terkait pada bentuk rancangan. pemasangan. B. b. Potongan memanjang 4. Lay out 3. pemindahan. di atas harus mempunyai kemampuan untuk melakukan proses manajemen risiko (identifikasi bahaya. d.

keuntungan. Apabila dipersyaratkan untuk dilengkapi dengan Daftar Kuantitas dan Harga maka harga dalam Daftar Kuantitas dan Harga tersebut diisi lengkap yang telah mencakup semua biaya pekerjaan. overhead dan yang diatur dalam Kontrak. 3.BAB X DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA Keterangan 1. Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK). 5. 2. bahan-bahan. personil. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan terhadap pekerjaan yang telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam SSUK dan SSKK. perawatan. pajak. Semua biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi ketentuan Kontrak harus dianggap telah termasuk dalam setiap mata pembayaran dan jika mata pembayaran terkait tidak ada maka biaya dimaksud harus dianggap telah termasuk dalam total harga penawaran. pengawasan. Daftar Kuantitas dan Harga harus dibaca sesuai dengan Instruksi Kepada Peserta (IKP). Pada kontrak ini Daftar Kuantitas dan Harga dapat dilampirkan untuk jenis-jenis pekerjaan pokok yang selanjutnya rinciannya dapat dilengkapi oleh Peserta. 4. 116 . Spesifikasi Teknis dan Gambar.

Contoh-contoh berikut ini hanya apabila Daftar Kuantitas dan Harga dipersyaratkan (diminta) Daftar 1 : Mata Pembayaran Umum1 CONTOH No. Uraian Pekerjaan Satuan Ukuran Kuantitas Harga Satuan Total Harga2 Total Daftar 1 (pindahkan nilai total ke Daftar Rekapitulasi) 1 2 Mata Pembayaran Umum memuat rincian komponen pekerjaan yang bersifat umum. Semua jenis harga yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah harga sebelum PPN (Pajak Pertambahan Nilai). 117 .

.....Daftar 2 : Mata Pembayaran Pekerjaan Utama: .. Semua jenis harga yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah harga sebelum PPN (Pajak Pertambahan Nilai). 118 ...1 CONTOH No.. Uraian Pekerjaan Satuan Ukuran Kuantitas Harga Satuan Total Harga2 Total Daftar 2 (pindahkan nilai total ke Daftar Rekapitulasi) 1 2 Cantumkan Mata Pembayaran Pekerjaan Utama yang menjadi pokok dari paket Pekerjaan Konstruksi ini di antara bagian-bagian pekerjaan lain...

... 119 ...........1 CONTOH No..Daftar 3 : Mata Pembayaran ........ Semua jenis harga yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah harga sebelum PPN (Pajak Pertambahan Nilai).... Uraian Pekerjaan Satuan Ukuran Kuantitas Harga Satuan Total Harga2 Total Daftar 3 (pindahkan nilai total ke Daftar Rekapitulasi) 1 2 Cantumkan Mata Pembayaran Jenis Pekerjaan selain yang sudah diuraikan dalam Mata Pembayaran Pekerjaan Utama jika terdapat lebih dari satu jenis pekerjaan....

... 1: Mata Pembayaran Umum Daftar No....Daftar Rekapitulasi CONTOH Mata Pembayaran Daftar No.......) PPN 10% TOTAL NILAI Harga 120 .... 3: Mata Pembayaran .— Jumlah (Daftar 1+2+3+..... 2: Mata Pembayaran Pekerjaan Utama Daftar No....... —dll.....

...... . 20.... ............. BENTUK SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen ] Nomor : ............ ....... Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor ....... 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa. Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi 2................ APIP K/L/D/I 3... di ......... dst 121 ........... ............................... tanggal ............. Tembusan Yth.............. Satuan Kerja ...... [Pokja ULP] ............... Kepada Yth. dengan total nilai penawaran sebesar Rp....................... perihal ..... .) kami nyatakan diterima/disetujui. [nama lengkap] [jabatan] NIP. : 1.........dalam huruf............................... Sebagai tindak lanjut dari Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) ini Saudara diharuskan untuk menyerahkan Jaminan Pelaksanaan dan menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ....... Unit Eselon 2………... Kegagalan Anda untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Anda........ ….................... Perihal : Penunjukan Penyedia untuk Pelaksanaan Paket Pekerjaan ....... .......... ......... Lampiran : ................... (........... ......................... ........... Pejabat Pembuat Komitmen ..... .......... . /Kepala Satuan kerja………............................................ akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan dalam Peraturan Presiden No. 5... Unit Eselon 1 4.BAB XI BENTUK DOKUMEN LAIN PENUNJUKAN A.................................

................... tanggal ......... 3.................................................. 2........) hari kalender dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal . (hari/bulan/tahun) 122 .................... 4...dalam huruf..... Lingkup pekerjaan: .................. untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut : 1. BENTUK SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) Nomor : ......................... Tanggal mulai kerja: ................ Waktu penyelesaian: selama …… (.......................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ................................... bersama ini memerintahkan : nomor .......................... (hari/bulan/tahun)............................ [nama Penyedia Pekerjaan Konstruksi] ......... selanjutnya disebut sebagai Penyedia......B............................. Paket Pekerjaan : ....... Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak. [alamat Penyedia Pekerjaan Konstruksi] yang dalam hal ini diwakili oleh : ...................... [nama Pejabat Pembuat Komitmen] ........ [alamat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen......... berdasarkan Surat Perjanjian ....................... .... [jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] ....

........................... Menerima dan menyetujui: Untuk dan atas nama . Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: .5.. Untuk dan atas nama ........................... 20............. [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan] 123 ...................... Denda: Terhadap setiap hari keterlambatan penyelesaian pekerjaan Penyedia akan dikenakan Denda Keterlambatan sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari Nilai Kontrak atau bagian tertentu dari Nilai Kontrak sebelum PPN sesuai dengan Syarat-Syarat Umum Kontrak..... ..... ..... …..

...... BENTUK SURAT-SURAT JAMINAN Jaminan Sanggahan Banding dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No............ (.................................................................................................................................. (masa laku jaminan sanggahan banding 20 hari kerja sejak pengajuan sanggahan banding) 2..................................... (terbilang ...........) hari kalender...... [nama bank] berkedudukan di ..................... apabila : Nama : ............................ 124 .... selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ............................................................................. selanjutnya disebut: YANG YANG DIJAMIN ternyata Sanggahan Banding yang diajukan tidak benar. [Pokja ULP] Alamat : ..dalam huruf............................................ Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut : 1..................... dalam jabatan selaku ..... [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : .................................................................... Yang bertanda tangan dibawah ini : ....................... Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari 3......................................) sebagai Jaminan Sanggahan Banding dalam mengajukan sanggahan banding hasil pelelangan pekerjaan ……..................... ............................ dari tanggal ...............d................... [peserta pelelangan] Alamat : ............................................ ............ s.............. dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ........ Garansi Bank berlaku selama ...… dengan bentuk garansi bank...SURATC............. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1................................

........ masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri .................... Penerima Jaminan dan pengenaan sanksi akibat Sanggahan Banding yang diajukan Yang Dijamin tidak benar.... Materai Rp........ Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini... 5...... Dikeluarkan di Pada tanggal [Bank] : .... Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain........6000...... 6...... Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata....... pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke ………..........[bank] 125 ..00 . : .. [Nama dan Jabatan] Untuk keyakinan........4..

....... …………………… [alamat] sebagai Pelaksana Pelelangan... (……dalam huruf………) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal …………………… sampai dengan tanggal ……………………(masa laku jaminan sanggahan banding 20 hari kerja sejak pengajuan sanggahan banding) 4..... 7.. Maka kami.........Jaminan Sanggahan Banding dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN SANGGAHAN BANDING Nomor Jaminan : …………………… Nilai : …………………… 1... TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp...... Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata... bahwa kami : …………………… [nama]..... …………………… [alamat] sebagai Peserta.. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar berkaitan dengan sanggahan banding terhadap hasil pelelangan pekerjaan .... ...... selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN.. selanjutnya disebut TERJAMIN... selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp …………………… (terbilang ……………………) 2..... 5. 6. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini... Dengan ini dinyatakan. dan …………………… [nama penerbit jaminan]... 3...6000.. …………………… [alamat] sebagai Penjamin..... 126 .. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada …………………… [nama Pokja ULP]....... Jaminan ini berlaku apabila: Sanggahan Banding yang diajukan TERJAMIN dinyatakan tidak benar........ PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat Sanggahan Banding yang diajukan TERJAMIN tidak benar....... yang diselenggarakan oleh PENERIMA JAMINAN..... Surat Jaminan ini berlaku selama ……....00 ... Dikeluarkan di …………………… pada tanggal ……………………..

................. atas dasar Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) dari Penerima Jaminan No………... namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini...........................Tanggal……….......... [nama bank] berkedudukan di ..... sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin.................................. [nama penyedia] Alamat : ............ 2................... Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut : 1............ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama .. dalam jabatan selaku ........ [nama PPK] Alamat : ............................................................... Garansi Bank berlaku selama ............. Yang bertanda tangan dibawah ini : ...............................dalam huruf...................... (terbilang ........ lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: a................Jaminan Pelaksanaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai PELAKSANAAN JAMINAN PELAKSANAAN No................................ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan...................) hari kalender. dari tanggal ................... s............ dalam bentuk garansi bank............................................. selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ........... apabila: Nama : ........ b.................................... . .d............................................. [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada : Nama : .........................) sebagai Jaminan Pelaksanaan untuk pekerjaan .... Yang dijamin tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak...... Pemutusan kontrak akibat kesalahan Yang Dijamin.................................................................dalam huruf............................................................ (.... Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling 127 .............................

.... 6..... Materai Rp...[bank] 128 ...... Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini...... masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri .............3............ Dikeluarkan di Pada tanggal [Bank] : .........6000.. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke ……. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain...... 5... 4.. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya.... [Nama dan Jabatan] Untuk keyakinan.... : ......................... lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1......00 ...

................. selanjutnya disebut TERJAMIN........ TERJAMIN tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak.. Maka kami....................................... Nilai : ....... Dengan ini dinyatakan........... [nama PPK]........ PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji......... 5.......... 3.. .......) 2... dan ............... bahwa kami : .............. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan ...... 1. ......Jaminan Pelaksanaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PELAKSANAAN Nomor Jaminan : ................................................... .................. tanggal ........................... [nama penerbit jaminan]........ 129 ........ Pemutusan kontrak akibat kesalahan TERJAMIN........................... 4...... ............. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada .. [alamat] sebagai Penyedia............ selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN....... Jaminan ini berlaku apabila: a............. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata.. (terbilang ............ yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. Surat Jaminan ini berlaku selama ………dalam huruf………) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal …………sampai dengan tanggal ………....... [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan..... [nama]............................................ 6.................. b...... selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ... [alamat] sebagai Penjamin...........

Dikeluarkan di …………… pada tanggal …………… TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp.7.6000. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke …… [Penerbit ………………………… Jaminan] 130 .00 ………………………… Untuk keyakinan.

....................................... [nama penyedia] Alamat : .... 2.................................... [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ............ atas dasar Surat Perjanjian/Kontrak dari Penerima Jaminan No………............ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama .......... apabila : Nama : .....…dalam huruf…….......... Garansi Bank berlaku selama …………. selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ..........Jaminan Uang Muka dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No.......................... (terbilang ............. [nama bank] berkedudukan di ...............d...... ................................................................... …………....................................... dalam bentuk garansi bank.................) sebagai Jaminan Uang Muka untuk pekerjaan .......) hari kalender........ ...................... Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut : 1.... dalam jabatan selaku .................. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa : Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali Uang Muka yang sudah diterima Yang Dijamin kepada Penerima Jaminan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak....................... Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan 131 .......... (……........................ namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini............................... 3.................... Yang bertanda tangan dibawah ini : ........................ s................ [nama PPK] Alamat : ..................Tanggal……….................. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1........................................................... dari tanggal …………........... selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan.....

4.

5. 6.

Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini, masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ………….. Dikeluarkan di Pada tanggal
[Bank]

: …………. : ………….

Materai Rp.6000,00 ......................................

[Nama dan Jabatan]
Untuk keyakinan, pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke ……..[bank]

132

Jaminan Uang Muka dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan

[Kop Penerbit Jaminan]
JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan : ........................................ Nilai : .......................................

1. Dengan ini dinyatakan, bahwa kami : ........................................ [nama], ........................................ [alamat] sebagai Penyedia, selanjutnya disebut TERJAMIN, dan ........................................ [nama penerbit jaminan], ........................................ [alamat] sebagai Penjamin, selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN, bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada ........................................ [nama PPK], ........................................ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan, selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ............................................................................... (terbilang ................................................................................) 2. Maka kami, TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan .................. yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. ........................................ tanggal ........................................ 3. Surat Jaminan ini berlaku selama …….. (............dalam huruf.................) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ....................... sampai dengan tanggal ........................................ 4. Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. 5. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. 6. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata.

133

7. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. Dikeluarkan di .......................... pada tanggal ............................. TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp.6000,00 ......................................
Untuk keyakinan, pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke ………[Penerbit Jaminan]

......................................

134

............. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut : 1.................................... s........... atas dasar Surat Perjanjian/Kontrak dari Penerima Jaminan No…............... (……dalam huruf……) hari kalender............................................. [nama bank] berkedudukan di ................................... namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini................................................................. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan 135 .......................... Garansi Bank berlaku selama …........... dalam bentuk garansi bank............... ........ . [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada : Nama : ..............................................) sebagai Jaminan Pemeliharaan untuk pekerjaan .......................................................Jaminan Pemeliharaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PEMELIHARAAN No....................................... [nama penyedia] Alamat : ................................... 3........ dari tanggal ...... selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ........ [nama PPK] Alamat : ..................Tanggal………… 2.....d.................................................... dalam jabatan selaku ........................................................................... lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa : Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak...... Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1.................. selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan... (terbilang ... dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ........ Yang bertanda tangan dibawah ini : ............... apabila : Nama : ........

......... Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.....00 ...... masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ..... [Bank] Materai Rp............ : . Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini..................... 6......6000............................. 5.. Dikeluarkan di Pada tanggal : . Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke ……... mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya..4.... Untuk keyakinan....[bank] [Nama dan Jabatan] 136 .........

............................... [nama penerbit jaminan]....[Penerbit Jaminan] PENJAMIN Materai Rp................................................. 5.) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal .......... 1....... (terbilang ..................... sampai dengan tanggal ....) 2...... TERJAMIN ................ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan...................... pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke ……......... bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada . 7.. 6................. Dengan ini dinyatakan..... 3................................................................. Maka kami......dalam huruf............ [nama PPK]...... selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN........ ............ Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini................ Surat Jaminan ini berlaku selama ……................... Dikeluarkan di .............................Jaminan Pemeliharaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PEMELIHARAAN Nomor Jaminan : ....................... tanggal .......... PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji............. ..... Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata... dan ............................................................. [nama].............................6000..... selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ..................... pada tanggal . yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No............... (........ Nilai : .... 137 ........... bahwa kami : ................. Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak........................ [alamat] sebagai Penjamin. 4........................... ........ selanjutnya disebut TERJAMIN........................ Untuk keyakinan............. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan ... ........................................ [alamat] sebagai Penyedia.00 ......................

..... : ......... maka Bank ......................00 Untuk keyakinan............................)............. pada ................................................................... [alamat] Dalam rangka memenuhi persyaratan kualifikasi pengadaan pekerjaan....................D................................... : ...................................................................................... dalam jabatan selaku .................................. pemegang Dukungan Keuangan Dari Bank disarankan untuk mengkonfirmasi ke ……….................. [Bank] Materai Rp.................[bank] .............. Apabila Perusahaan tersebut diatas dinyatakan lulus dan ditetapkan sebagai Pemenang....... Yang bertanda tangan dibawah ini: ... BENTUK SURAT KETERANGAN DUKUNGAN KEUANGAN DARI BANK Surat Keterangan Dukungan Keuangan [Kop Bank Penerbit Dukungan Keuangan] SURAT KETERANGAN DUKUNGAN KEUANGAN No................................... Dikeluarkan di Pada tanggal : ..................... : ......................... : ...................... [Nama dan Jabatan] 138 .. dengan ini menerangkan kesediaan memberikan dukungan keuangan kepada: Nama Perusahaan Alamat Nomor Rekening Nama Penanggung Jawab : . Demikian Surat Keterangan Dukungan Keuangan diberikan untuk pergunakan semestinya...... dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama .... ........................................... (terbilang ............6000...................................... bersedia mendukung pelaksanaan pekerjaan dengan dana paling kurang Rp............................. .......................... [nama bank] berkedudukan di ..............................................................

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NO : 07/PRT/M/2011 TENTANG STANDAR DAN PEDOMAN PENGADAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI DAN JASA KONSULTANSI BUKU 05 A : Standar Dokumen Pemilihan Pekerjaan Konstruksi (Pelelangan Umum/ Pelelangan Terbatas) Prakualifikasi Metode Dua Tahap dan Evaluasi Sistem Nilai Kontrak Lump Sum Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal 31 Mei 2011 MENTERI PEKERJAAN UMUM. ttd DJOKO KIRMANTO .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->