P. 1
Standar Mutu Prodi Pend Biologi Ok

Standar Mutu Prodi Pend Biologi Ok

|Views: 112|Likes:
Published by muhammad soenarto

More info:

Published by: muhammad soenarto on Mar 04, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/04/2013

pdf

text

original

Sections

  • 1.PEMBINAAN IMAN DAN TAQWA
  • 2.PENGELOLAAN LEMBAGA
  • 3.PENGEMBANGAN KURIKULUM
  • 4.PROSES PEMBELAJARAN
  • 5.PENCIPTAAN SUASANA AKADEMIK
  • 6.PEMBINAAN KEMAHASISWAAN
  • 7.KOMPETENSI KELULUSAN
  • 8.DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
  • 9.PEMBIAYAAN
  • 10.SARANA DAN PRASARANA
  • 11.SISTEM INFORMASI DAN PROMOSI
  • 12.PENELITIAN DAN PUBLIKASI ILMIAH
  • 13.PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
  • 14. KERJASAMA DALAM DAN LUAR NEGERI
  • 15.EVALUASI KINERJA

STANDAR MUTU PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UHAMKA

1. PEMBINAAN IMAN DAN TAQWA

1

NO. SUBSTANDAR 1 Pengembangan Kampus Islami

ASPEK Dasar Perjuangan

Sumber Daya Manusia

Sistem

BUTIR STANDAR (INDIKATOR) 1. menjadikan Al Quran dan Sunnah Rasulullah sebagai landasan berpikir, bersikap dan berprilaku. 2. Menolak semua nilai yang bertentangan dengan Al Quran dan Sunnah Rasullullah. 3. Menjadikan Tauhid sebagai basis nilai pengembangan institusi. 4. Menolak syirik, takhayul, dan khurafat dengan segala bentuk manifestasinya 5. Menjadikan Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah dan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah sebagai acuan sikap dan perilaku. 1. Sivitas akademika dan tenaga kependidikan di Program Studi Pendidikan Matematika adalah pribadi yang berakhlaqul karimah. 2. Sivitas akademika dan tenaga kependidikan di Program Studi Pendidikan Matematika menjadikan Nabi Muhammad sebagai Uswatun Hasanah dalam kehidupannya. 3. Sivitas akademika dan tenaga kependidikan di Program Studi Pendidikan Matematika menjadi teladan bagi masyarakat. 4. Sivitas akademika dan tenaga kependidikan di Program Studi Pendidikan Matematika wajib melaksanakan ibadah sesuai dengan yang disyariatkan Islam, dan menjauhi bid’ah. 5. Sivitas akademika dan tenaga kependidikan di Program Studi Pendidikan Matematika senantiasa melaksanakan amal nawafil sesuai dengan tuntunan Rasullullah SAW. 6. Dosen dan tenaga kependidikan di Program Studi Pendidikan Matematika mampu membaca Al Quran. Sesuai dengan ketentuan tajwid 7. Pimpinan, Dosen, dan Tenaga Kependidikan hafal Al Quran: a. Ketua dan Sekretaris Program Studi: 20 surat b. Dosen: 15 surat c. Dosen AIKA: 40 surat d. Tenaga Kependidikan: 11 Surat 8. Dosen memiliki tanggungjawab untuk menegur atau memperbaiki prilaku mahasiswa yang tidak sesuai dengan nilai Islam. 9. Dosen dan tenaga kependidikan mengikuti Baitul Arqam 10. Dosen AIKA senantiasa meningkatkan kualifikasi akademik dan jabatan akademik yang difasilitasi oleh fakultas. 11. Program Studi Pendidikan Matematika mengusulkan dosen/tenaga kependidikan untuk mendapatkan fasilitas berupa bantuan ibadah haji dan umroh dari UHAMKA melalui fakultas. 1. Seluruh kebijakan Program Studi Pendidikan Matematika dilakukan untuk mendukung tujuan UHAMKA 2. Pengelolaan kurikulum dilakukan untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama Islam dalam seluruh bidang ilmu. 3. Pengelolaan keuangan dilakukan secara amanah, transparan, dan bertanggungjawab. 4. Pengembangan lembaga kemahasiswaan dilakukan untuk memperoleh kader pemimpin 2 ummat di masa yang akan datang. 5. Pengelolaan bidang AIKA dilakukan untuk menjadi ruh dan spirit berislam dan bermuhammadiyah di Program Studi

2.PENGELOLAAN LEMBAGA
NO. SUB STANDAR 1 Jati Diri, Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran ASPEK Nomenklatur Simbol-simbol Legalitas BUTIR STANDAR (INDIKATOR) Nama Program Studi Pendidikan Matematika Sesuai dengan SK Pendirian.

1.

Renstra

Lokasi

Penyelenggaraan Perkuliahan

Program Studi Pendidikan Matematika 1. Menggunakan stempel FKIP Uhamka 2. Menggunakan kop surat FKIP Uhamka 1. Program Studi Pendidikan Matematika a. Memiliki SK Pendirian dari Pemerintah b. Memiliki SK perpanjangan Izin Operasional c. Memiliki SK Akreditasi 1. Disusun oleh tim yang ditetapkan dengan SK Dekan 2. Berisi berbagai komponen yang sesuai dengan ketetapan Majlis Dikti PP Muhammadiyah, atau peraturan perundang-undangan yang berlaku. 3. Berlaku selama 5 tahun dan wajib disusun kembali. 4. Dievaluasi setiap tahun 5. Disahkan oleh Senat FKIP 1. Domisili UHAMKA berada di DKI Jakarta atau di Kopertis Wilayah III/Kopertais Wilayah I. 2. Lokasi Kampus menyebar di beberapa tempat di DKI Jakarta dan tempat lain berdasarkan penugasan resmi dari pemerintah. 3. Lokasi Kampus merupakan milik sendiri dan atau dengan cara lain yang sah. 1. Perkuliahan dilaksanakan di kampus sendiri dan atau tempat lain yang sah. 2. Tidak diperkenankan adanya kelas jauh. 3. Menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh berbasis ICT atau bentuk lain yang sejenis setelah mendapat izin pihak Kemendikbud atau Kemenag atau peraturan dan perundang3

4. 1. 2. Misi Program Studi Pendidikan Matematika disahkan oleh Senat Fakultas. 2. 1. misi. Misi Program Studi Pendidikan Matematika disusun oleh tim yang ditetapkan dengan SK Dekan. Visi Program Studi Pendidikan Matematika sejalan dengan Fakultas dan Visi UHAMKA. dan tempat. 4. dan malam hari. Visi Program Studi Pendidikan Matematika disusun oleh tim yang ditetapkan dengan SK Dekan. 3. 2. Tujuan Program Studi Pendidikan Matematika disusun oleh tim yang ditetapkan dengan SK Dekan. 5. 5. target terukur yang akan dicapai. Rumusan visi memiliki komponen: kelogisan. Struktur Organisasi Program Studi Pendidikan Matematika sejalan dengan ketetapan 4 . Visi Program Studi Pendidikan Matematika ditetapkan dengan SK Rektor. Tujuan Program Studi Pendidikan Matematika adalah penjabaran dari Misi Fakultas. 4. 3. Program Sarjana (Jenjang S.Strata Pendidikan yang dikelola Visi undangan yang berlaku. Misi Tujuan Sasaran dan Strategi 2. 3. Strategi pencapaian disusun secara bertahap dan mempunyai target pencapaian yang jelas. kurun waktu. 4. Sasaran dan Strategi pencapaian Program Studi Pendidikan Matematika disusun oleh pimpinan Program Studi Pendidikan Matematika Strategi Pencapaian berisi aktivitas yang terukur untuk mencapai tujuan. Misi adalah penjabaran dari visi yang telah ditetapkan. Waktu perkuliahan dilaksanakan pada pagi. Misi Program Studi Pendidikan Matematika ditetapkan dengan SK Rektor. 2 Kepemimpinan Struktur 1. 5. Misi berisi pelaksanaan Caturdharma PTM. 1. Visi Program Studi Pendidikan Matematika disahkan oleh Senat Fakultas. siang. Tidak menyelenggarakan kelas Sabtu-Minggu saja atau perkuliahan yang bertentangan dengan peraturan pemerintah. Tujuan Program Studi Pendidikan Matematika ditetapkan dengan SK Rektor. sore.1) 1. 3. Tujuan Program Studi Pendidikan Matematika disahkan oleh Senat Fakultas. dan visi yang telah ditetapkan.

Berstatus dosen tetap UHAMKA yang sudah bertugas sekurang-kurangnya 4 tahun. Tidak sedang menjabat sebagai pimpinan di perguruan tinggi lain. d. evaluasi pelaksanaan mutu. Pendidikan minimal S. evaluasi pelaksanaan mutu.2 c. g. 2. Usia maksimal 61 tahun pada saat diangkat. Anggota Muhammadiyah yang mengamalkan syari’at Islam dengan baik. dan tindak lanjut penjaminan mutu di Program Studi Pendidikan Matematika yang berlangsung terus menerus. Kualifikasi dan kompetensi a. e. 1. dibuktikan dengan kartu anggota Muhammadiyah minimal 5 tahun dan aktif di organisasi Muhammadiyah.2 c. berakhlak mulia dan berwawasan luas. berakhlak mulia dan berwawasan luas. Sekretaris Unit Penjaminan Mutu membantu Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dalam perencanaan standar mutu. dan tindak lanjut penjaminan mutu di Program Studi Matematika yang berlangsung terus menerus. pelaksanaan mutu. d. Usia maksimal 61 tahun pada saat diangkat. b. e. pelaksanaan mutu. b. Ketua Unit Penjaminan Mutu bertanggungjawab dalam perencanaan standar mutu. 3. Untuk urusan administrasi di Program Studi Pendidikan Matematika dibantu oleh kepala Tata Usaha Fakultas yang membawahi beberapa kepala sub bagian. 2. Mempunyai loyalitas tinggi terhadap UHAMKA dan berkomitmen untuk memajukan mutu UHAMKA. Struktur Organisasi Program Studi Pendidikan Matematika dipimpin oleh Ketua Program Studi dan dibantu oleh satu orang sekretaris Program studi.Organisasi Ketua unit Penjaminan Mutu Sekretaris Unit Penjaminan Mutu UHAMKA. dibuktikan dengan kartu anggota Muhammadiyah minimal 2 tahun dan aktif di organisasi Muhammadiyah. 4. Jabatan Akademik minimal Lektor. Kualifikasi dan kompetensi a. Anggota Muhammadiyah yang mengamalkan syari’at Islam dengan baik. 2. f. 1. Pendidikan minimal S. Jabatan Akademik minimal Asisten Ahli. Struktur Organisasi Program Studi Pendidikan Matematika ditetapkan dengan SK Rektor dengan pola garis instruksi dan garis koordinasi. Berstatus dosen tetap UHAMKA yang sudah bertugas sekurang-kurangnya 4 5 .

f.tahun. Anggota Muhammadiyah yang mengamalkan syariat Islam dengan baik. j. Mempunyai loyalitas tinggi terhadap Fakultas. g. Latar belakang keilmuan sesuai dengan program studi yang dipimpin. d. e. Jabatan fungsional minimal Asisten Ahli.1 sesuai dengan bidang ilmunya 6 Kepala Laboratorium 1. Memiliki dedikasi dan loyalitas yang tinggi. . b. f.2 c. Kepala laboratorium adalah penanggungjawab penuh dalam pengelolaan laboratorium sesuai dengan spesifikasinya. Kualifikasi dan Kompetensi a. dan seni di prodi yang dipimpin. Usia maksimal 61 tahun pada saat diangkat. Memiliki tanggungjawab untuk memajukan dan mengembangkan Prodi yang dipimpin dan Persyarikatan Muhammadiyah. Memiliki kemampuan dalam mengembangkan akademik di program studi. Tidak sedang menjabat sebagai pimpinan di perguruan tinggi lain. Jenjang pendidikan minimal S. serta komitmen yang kuat untuk memajukan ilmu pengetahuan. Dapat bekerja sama dengan ketua gugus penjaminan mutu dalam melaksanakan tugas. Memiliki kemampuan dalam menyiapkan administrasi perizinan dan akreditasi program studi. berakhlak mulia dan berwawasan luas. 2. Ketua program studi adalah penanggungjawab penuh dalam penyelenggaraan pendidikan di program studi. Berstatus sebagai dosen tetap UHAMKA dan telah bertugas sekurangkurangnya 4 tahun. Tidak sedang menjabat sebagai pimpinan di perguruan tinggi lain. h. 2. i. dibuktikan dengan kartu anggota Muhammadiyah minimal 5 tahun dan aktif di organisasi Muhammadiyah. Kualifikasi dan Kompetensi a. Ketua Studi Program 1.UHAMKA dan berkomitmen untuk memajukan mutu UHAMKA h. k. g. Jenjang Pendidikan minimal S. teknologi.

Keputusan rapat dosen/tenaga kependidikan wajib ditaati oleh semua pihak yang terkait. Rapat pimpinan program studi dengan tenaga kependidikan Rapat pimpinan program studi dilakukan sesuai dengan kebutuhan Keputusan rapat pimpinan program studi wajib ditaati oleh seluruh pihak yang terkait. rahasia. Mampu bekerjasama dengan dosen pengampu matakuliah yang berkaitan dengan pemanfaatan laboratorium. Memiliki komitmen untuk memajukan dan mengembangkan keilmuan sesuai dengan etika keilmuan. g. 3. Hasil keputusan rapat khusus harus ditaati oleh semua pihak yang terkait. Rapat program studi dengan dosen c.3 Standar Kegiatan Rapat Pimpinan 1. Rapat terbatas pimpinan program studi b. 4. e. Rapat pimpinan Program studi atas : a. Rapat dosen/tenaga kependidikan adalah rapat yang dilakukan oleh pimpinan program studi sesuai dengan kebutuhan. 2. Rapat khusus di jenjang pimpinan program studi harus mendapat izin dan dihadiri oleh Dekan. atau sebaliknya program studi menjadi sponsor di kegiatan lembaga lain. 2. Usia maksimal 51 tahun pada saat diangkat. Sponsorhip adalah upaya lembaga lain yang ingin menjadi sponsor dalam berbagai kegiatan program studi. Pihak sponsor tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran Islam dan ketentuan yang berlaku di Muhammadiyah. 1. d. Rapat khusus dilaksanakan oleh pimpinan program studi dalam rangka penanganan halhal yang bersifat penting. 7 . Rapat Khusus 1. atau darurat. f. 2. Latar belakang keilmuan sesuai dengan spesifikasi laboratorium yang dikelola. Sponsorship 1. Rapat Dosen/Tenaga Kependidikan 3. c. Tidak sedang menjabat sebagai pimpinan di perguruan tinggi lain. Berstatus sebagai tenaga kependidikan UHAMKA. Rapat pimpinan dilakukan untuk membahas kebijakan dan hal-hal lain yang bersifat operasional. Rapat dosen/tenaga kependidikan bersama pimpinan program studi dilaksanakan minimal 2 kali dalam 1 semester. Dalam menerima sponsor dari pihak lain ditetapkan: a. b. 2. 3.

alumni. dan pemangku kepentingan yang berkaitan dengan bidang akademik. Pelayanan Bimbingan Akademik dilakukan dengan jadwal yang telah ditetapkan pimpinan program studi. tenaga kependidikan. dan tertib. b. Jumlah pertemuan pembimbingan skripsi minimal 8 kali. Dua belah pihak berada dalam posisi saling menguntungkan. mudah.3. 6. Selalu memiliki nilai promosi. 3. 4 Pelayanan Pelayanan Administrasi Akademik 1. Pelayanan administrasi akademik adalah kegiatan program studi dalam melayani kebutuhan mahasiswa. dan transparan. cepat. 7. 4. 8. 9. . dan semangat cinta lingkungan. c. 3. b. Tamu di fakultas dilayani oleh pimpinan fakultas. tepat waktu. dosen alumni. Pelayanan kehumasan di program studi dilakukan dengan prinsip ramah. Pelayanan administrasi akademik di setiap unit dilakukan dengan prinsip ramah. Jumlah pertemuan dosen PA dengan mahasiswa minimal 3 kali/semester. Pelayanan administrasi akademik di program studi dilakukan pada hari kerja sesuai dengan waktu perkuliahan. b. Dosen pembimbing skripsi membimbing maksimal 4 orang/tahun angkatan. d. Transparan dalam penentuan biaya. Tamu di program studi dilayani oleh pimpinan program studi. Pihak sponsor tidak menyertakan unsur-unsur yang bertentangan dengan ideologi negara. 5. Pelayanan kehumasan di program studi dilakukan selama 24 jam melalui media 8 Pelayanan 1. Pelayanan Karya Ilmiah dilakukan dengan jadwal yang ditetapkan oleh pimpinan program studi dan dosen pembimbing. 4. Pelayanan yang bersifat protokoler: a. Kehumasan dan promosi 2. 2. Ada kesepakatan tertulis dengan pihak yang disponsori. Ketika program studi menjadi sponsor di tempat lain ditetapkan: a. dan pemangku kepentingan (stakeholder) lainnya yang berkaitan dengan bidang kehumasan. dosen. Dosen PA membimbing maksimal 20 orang mahasiswa aktif. Pelayanan kehumasan adalah kegiatan program studi dalam melayani kebutuhan mahasiswa. semangat perdamaian.

1 SUB STANDAR Legalitas ASPEK Rujukan peraturan PENGEMBANGAN KURIKULUM BUTIR STANDAR (INDIKATOR) 1. Ketentuan Majlis Dikti PP Muhammadiyah No :178/KET/I. 6. Kurikulum disusun oleh program studi dalam kegiatan lokakarya. 3. 9 Prosedur Pengesahan 2 Substansi Kurikulum Muatan . 12 tahun 2012 tentang Pendiikan Tinggi c. d. 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi.5. PP No 19 tahun 2005 tentang SNP (Pasal 5. 1. 26. Keputusan Mendiknas No. informasi. 20. 2. 9. 21.3/D/2012 4. Kurikulum mengacu kepada standar pendidikan nasional. Renstra dan Renop FKIP UHAMKA 7. Pencitraan dilakukan sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan pemerintah dan Persyarikatan Muhammadiyah. e. 25. 27). Statuta UHAMKA 5. NO. visi dan misi fakultas dan visi dan misi program studi. visi dan misi universitas. 3. 19. 2. Rujukan peraturan perundangan yang terkait: a. 3. Dalam lokakarya penyusunan kurikulum menghadirkan nara sumber yang berkaitan dengan program studi. Renstra UHAMKA 6. Undang-undang No 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas b. Pemberlakuan Kurikulum operasional ditetapkan melalui SK Rektor. Keputusan Mendiknas No. Promosi program studi dikoordinasi oleh BKHP Promosi program studi dilakukan sepanjang tahun dalam bentuk informasi dan pencitraan. 15. 23. 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum. 7. Peraturan Presiden No: 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Undang-undang No. Panduan Administrasi Akademik UHAMKA 1. 24.

3. 30 – 60% untuk kompetensi pendukung c. Kurikulum inti dari suatu program studi disusun dengan mengacu kepada kurikulum yang disusun oleh konsorsium program studi sejenis atau assosiasi program studi (kecuali program studi itu belum memiliki konsorsium atau asosiasi). Kompetensi 1. dan kompetensi lainnya yang ditetapkan. Kurikulum disusun berkaitan dengan perkembangan nilai-nilai Kemuhammadiyahan. SAP. 2. Kurikulum terdiri atas pencapaian kompetensi utama. 6. kompetensi pendukung. Pengembangan instrumen kurikulum berisi naskah akademik. Persentasi kompetensi: a. 10 . Mata Kuliah PB (MPB) Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB). Sebaran kurikulum harus memenuhi 40 – 80% kompetensi utama. Kompetensi pendukung adalah kompetensi yang dijadikan pendukung pencapaian kompetensi utama. Struktur 1. Kurikulum institusional disusun mengacu kepada ketetapan Pimpinan Pusat Muhammadiyah atau kebijakan dari pimpinan universitas karena merupakan ciri khas dari perguruan tinggi Muhammadiyah. Program studi harus menentukan struktur kurikulum yang meliputi unsur. 5. kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. 3. silabus. persatuan nasional. dan Mata Kuliah BB (MBB). judul mata kuliah. 3. 4. 2.2. 30 – 60% kompetensi pendukung. Kompetensi utama adalah kompetensi yang wajib dimiliki lulusan program studi. 5. kompetensi pendukung. Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK). dan BAP. dan dinamika global. 4. kekayaan budaya lokal. Mata Kuliah Keahlian (MKK). Wujud 1. Kompetensi lainnya adalah kompetensi yang ditetapkan oleh masing-masing program studi/juga menjadi ciri khas UHAMKA yang harus dimiliki oleh peserta didik. jumlah sks. dan 10 – 30% kompetensi lainnya. dan kompetensi lainnya yang ditetapkan. deskripsi mata kuliah. kebutuhan pemangku kepentingan. 2. Kurikulum yang dikembangkan adalah Kurikulum berorientasi pada KKNI Isi kurikulum harus mengarah kepada ketercapaian kompetensi utama. nilai-nilai kebangsaan. 40 – 80% sks untuk kompetensi utama b. Jumlah sks mata kuliah pilihan minimal 9 sks dengan jumlah sks yang disediakan minimal 2 kali sks mata kuliah pilihan. 10 – 30% untuk kompetensi lainnya (yang ditentukan oleh Program Studi) Kurikulum setiap program studi terdiri atas mata kuliah wajib dan mata kuliah pilihan.

Setiap program studi harus memiliki mata kuliah praktikum (di laboratorium) dan mata kuliah praktik (di lapangan). Langkah-langkah peninjauan kurikulum: a. Kurikulum 2.d 4 tahun sekali. e. d. 1 sks meliputi: a. Hasil perubahan kurikulum disahkan oleh Rektor dan diinformasikan kepada semua pihak melalui buku panduan akademik UHAMKA. b. c. Sebaran mata kuliah diletakkan dalam tiap semester sesuai dengan jenjang program studi: a. dan alumni. dan 1 s. b.d 11 3 Pelaksanaan Kurikulum . yang dalam Semester penyelenggaraannya dinyatakan dalam bobot sks (satuan kredit semester). Mata kuliah pilihan ………………………… Jumlah sks Beban sks yang ditempuh seorang mahasiswa untuk mencapai keberhasilan (lulus) : 144 s. b. Kaprodi beserta tim melakukan analisis kurikulum yang berlaku. untuk semester berikutnya berlaku sesuai aturan akademik yang ditetapkan dimuat dalam buku panduan akademik. Kurikulum yang telah dianalisis dapat disosialisasikan kepada pihak internal fakultas dan universitas. g.d 2 jam tugas terstruktur. 5. Mata kuliah peminatan atau konsentrasi sama dengan mata kuliah pilihan. Satuan kredit semester (sks) adalah satuan untuk menakar bobot perkuliahan. Praktikum sebanyak 100 menit disertai 1 s. Sistem Kredit 1.3. Dekan mengajukan permohonan SK Kurikulum Kepada Rektor.d 2 jam tugas mandiri. 2. f.d 2 jam tugas terstruktur dan 1 s. Distribusi mata kuliah semester satu diberikan dalam bentuk paket. Dekan membentuk Tim pengembangan kurikulum yang diketuai oleh ketua Program Studi. Kaprodi beserta tim kembali mendokumentasi hasil workshop. 4.d 160 Perubahan 1. Kuliah tatap muka sebanyak 50 menit disertai 1 s. Peninjauan kurikulum dilakukan antara 2 s. Pelaksanaan kurikulum adalah Sistem Kredit Semester (SKS). Setiap program studi harus mempunyai mata kuliah wajib dan mata kuliah pilihan. Kurikulum hasil analisis diworkshopkan dengan melibatkan para pemangku kepentingan program studi dan pakar. Mata kuliah disebar pada semester 1 s. pengguna lulusan.d 8 maksimal 14 semester.

7. wisuda dan hari libur semester. NO.d 2 jam tugas mandiri. Ujian Akhir Semester. 2. yudisium. Kalender Akademik disusun oleh BAKK. UAS dan penyerahan nilai. 5. hari efektif kuliah. 4.d. Praktik sebanyak 200 menit disertai 1 s. 6. Kalender akademik disebarluaskan ke fakultas/prodi/mahasiswa dan unit-unit serta pemangku kepentingan lainnya. 2. Kuliah Perdana.d 2 jam tugas terstruktur. SUB STANDAR 1 Penataan Proses Pembelajaran ASPEK Penyusunan Kalender Akademik PROSES PEMBELAJARAN BUTIR STANDAR (INDIKATOR) Kalender akademik memuat tentang kegiatan awal pengenalan kampus bagi mahasiswa baru. 8. 1. . Tidak ada menyelenggarakan perkuliahan semester pendek. dilaksanakan menjelang perkuliahan setiap semester di tingkat fakultas diteruskan ke prodi. hari libur nasional. cuti bersama. 3. Pengisian KRS. dilaksanakan awal tahun pelajaran baru di tingkat universitas dengan pembicara pakar dari dalam dan luar (diutamakan dari dalam UHAMKA). UTS. dan evaluasi diberikan dalam bentuk soal lisan/tertulis/praktikum. dan 1 s. Perkuliahan dilaksanakan dalam semester gasal dan genap. Rapat Persiapan Semester. 9. Jumlah sks yang disediakan setiap semester maksimal 24 sks. dilakukan secara online paling lambat 2 minggu sebelum perkuliahan berlangsung. dirapatkan dengan fakultas kemudian disahkan oleh Rektor. UAS dilaksanakan setelah perkuliahan berjalan 14 s. 15 kali 12 1. 4. UTS dilaksanakan setelah perkuliahan berjalan 7 s. 8 kali pertemuan.d. c. 4. Jumlah pertemuan dalam setiap semester 16 kali tatap muka termasuk Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester.Perkuliahan 2 jam tugas mandiri. perkuliahan dilakukan sebanyak 16 kali pertemuan di dalamnya sudah termasuk UTS dan UAS Ujian Tengah Semester. 3. Kuliah Efektif.

6. 13 . Inovatif.2 Dosen Kegiatan mengajar pertemuan. Satuan Acara Perkuliahan (SAP) dibuat oleh dosen pengampu mata kuliah setiap awal perkuliahan dengan komponen SK. Materi. paling lambat 15 hari barulah KHS dikeluarkan dan diserahkan kepada mahasiswa. kualifikasi akademik. dan evaluasi diberikan dalam bentuk soal lisan/tertulis/praktikum. Tindak lanjut dari hasil evaluasi akhir semester menjadi bagian dari perbaikan semester berikutnya. KD. dengan mempertimbangkan komposisi dosen. Dosen melakukan evaluasi dengan menggunakan berbagai teknik penilaian untuk pencapaian tujuan pembelajaran. 4. yang diambil dari beberapa buku atau sumber yang relevan. 5. 11. Penyusunan jadwal semester dilakukan oleh Kaprodi dan Sekprodi. Selanjutnya jadwal tersebut dirapatkan bersama dengan para dosen. Kreatif. 12. uraian. Silabus dibuat oleh dosen pengampu mata kuliah setiap awal perkuliahan dengan komponen SK. Efektif. mengecek kehadiran mahasiswa. Dosen wajib menyiapkan media pembelajaran yang sesuai dengan SAP. dan Menyenangkan (PAIKEM). 1. dan referensi yang disahkan oleh Kaprodi dan selanjutnya diinformasikan kepada mahasiswa di awal perkuliahan. materi. Beban mengajar untuk dosen tetap minimal 12 sks. 7. atau praktik). 10. KD. Penilaian. Evaluasi. Dosen menuliskan materi perkuliahan. yang berbasis ICT. sedangkan dosen tidak tetap maksimal 6 sks. Dosen membuat bahan ajar (materi) sesuai dengan SAP. dan referensi yang disahkan oleh Kaprodi dan selanjutnya diinformasikan kepada mahasiswa di awal perkuliahan. yang ditandatangani oleh dosen dan mahasiswa. 3. dan mendapat persetujuan dari Wadek I. 2. Penerimaan KHS oleh mahasiswa dilakukan. Evaluasi terdiri dari tes lisan/tertulis/praktikum (pilihan ganda. Berita Acara Perkuliahan (BAP). Metode. Media Pembelajaran. dengan memperhatikan prinsip Pembelajaran Aktif. setelah nilai akhir dari semua dosen terkumpul. dengan menggunakan azas pemerataan dan kebersamaan. Diakhir semester BAP dikumpulkan pada Kaprodi sebagai bahan evaluasi kinerja dosen pengampu mata kuliah. Penerimaan KHS. Bahan Ajar. Penyusunan Jadwal Kuliah Semester Berikutnya. Rapat akhir semester dilaksanakan di tingkat Fakultas. sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran selama satu semester. Rapat Akhir Semester.

Penilaian dilaksanakan sesuai dengan jadwal akademik. Tidak membantu mahasiswa dalam menuliskan artikel ilmiah. 5. 3. Dosen wajib memakai pakaian yang rapi dan sopan. Dosen tidak melakukan pelanggaran karya akademik seperti plagiasi dan berbagai bentuk sejenisnya. Tidak meminta sesuatu dari mahasiswa yang dikaitkan dengan prestasi akademik b. Memberikan evaluasi serta balikan dengan tepat waktu Dosen disiplin dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan jadwal Memberi contoh keteladanan pada mahasiswa Menghargai mahasiswa yang berprestasi Dosen wajib mematuhi kode etik dosen UHAMKA Dosen melaksanakan kegiatan pembelajaran berdasarkan kurikulum. Dalam mengajar dan keseharian dosen harus mengutamakan sikap yang sopan dan menggunakan kata-kata yang santun dalam berbicara. atau tugas-tugas lain yang seharusnya dikerjakan oleh mahasiswa secara mandiri. skripsi. Evaluasi hasil pembelajaran dilaksanakan melalui Tugas. Dosen melakukan analisis terhadap soal evaluasi. Memberikan tugas dan umpan balik kepada mahasiswa. Tidak menyalahgunakan wewenangnya dalam penentuan prestasi mahasiswa. 4. inovatif. atau praktikum). 2. 8. Dosen wajib memenuhi perkuliahan tatap muka 100%. uraian. c. kehadiran 10%. Evaluasi proses Pembelajaran 4. 1. 3. kreatif. 10. Mekanisme penilaian matakuliah terdiri dari a. 14 .Etika Dosen 1. 7. 2. apabila berhalangan wajib memberikan tugas atau mengganti perkuliahan pada waktu yang lain. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan SAP dan kontrak perkuliahan. Capaian pembelajaran minimal 85%. interaktif dan inspiratif Dosen wajib menggunakan media TIK dalam pembelajaran. 6. 2. Dosen menggunakan strategi pembelajaran yang variatif. 5. 3. 5. 6. dosen perempuan memakai busana Muslimah. UTS. dan UAS. 4. 9. Evaluasi terdiri atas tes lisan/tertulis (pilihan ganda. Dosen wajib mematuhi etika akademik berupa: a. 7. Proses Pembelajaran 1. Evaluasi proses pembelajaran dilaksanakan selama proses pembelajaran berlangsung.

6. Terdaftar secara resmi sebagai mahasiswa b. Dalam perkuliahan mahasiswa wajib menyerahkan tugas tepat waktu. 3. Semua program perkuliahan/kegiatan akademik wajib terstruktur.25%.3 Mahasiswa Kegiatan perkuliahan 1. 3. UAS 40% . dilanjutkan dengan mendaftar ke sub bagian akademik fakultas/pascasarjana. Ujian dilakukan setelah mahasiswa mendapat persetujuan dari dosen pembimbing/promotor.30%. 2. Pengisian KRS dilakukan secara online. 15 . 6. 5. 4. UTS 25% . Mahasiswa wajib mengisi KRS dengan ketentuan sebagai berikut: a. terencana dan masuk dalam buku panduan akademik Kegiatan akademik yang dilaksanakan di luar kampus wajib mendapat izin dari pimpinan fakultas. Pengajuan tugas akhir/skripsi/tesis/disertasi dilakukan setelah mahasiswa menyelesaikan 75% matakuliah. Mahasiswa mengajukan judul dan mengusulkan dosen pembimbing ke program studi dilanjutkan dengan seminar proposal. Revisi tugas akhir/skripsi/tesis/disertasi minimal 14 hari dan maksimal 30 hari. 5. Mahasiswa wajib mengikuti mata kuliah praktik lapangan. Melakukan konsultasi dengan pembimbing akademik (PA) c. Jika setelah diberi perpanjangan waktu yang bersangkutan belum menyelesaikan tugas akhir maka yang bersangkutan wajib mengikuti ujian ulang. 4. Komposisi ini diserahkan kepada dosen sesuai dengan ciri mata kuliah yang diampu. Proses penulisan tugas akhir/skripsi/tesis/disertasi melakukan konsultasi dengan dosen pembimbing/promotor minimal 8 kali dibuktikan melalui buku konsultasi bimbingan yang ditandatangani oleh dosen pembimbing/promotor. tugas 15% . 2. Tugas Akhir 1. d. Memilih matakuliah sesuai dengan indeks prestasi yang diperoleh pada semester sebelumnya (KHS) d. Mahasiswa mulai aktif mengikuti perkuliahan setelah mengisi KRS. jika pada waktu yang ditentukan tidak menyelesaikan diberi tenggang waktu 2 x 15 hari.50%. Penulisan tugas akhir/skripsi/tesis/disertasi mahasiswa harus sesuai dengan pedoman penulisan tugas akhir/skripsi/tesis/disertasi yang berlaku di UHAMKA. b. c.

2. tugas kelompok termasuk presentasi. 2. 1. Dirancang untuk menghasilkan suatu produk. Aturan dan pelaksanaan diselenggarakan 1 kali dalam 2 bulan. suhu ruangan. Rasio dosen tetap : mahasiswa : 1 : 33 (maksimal) 4. 6. kebisingan. Jumlah mahasiswa setiap kelas 20-35 3. Kondusif berdasarkan penerangan. Dibentuk sesuai dengan kebutuhan program studi atau lintas program studi 2. Dilaksanakan dengan topik-topik yang aktual 1.Kehadiran mahasiswa di kelas 1. Program Studi menerbitkan Jurnal ( Jurnal elektronik dan atau jurnal cetak) 1. 5. jika berhalangan hadir karena sakit harus menyertakan surat keterangan dari dokter. dan berhalangan hadir karena suatu keperluan maka harus menyertakan surat keterangan dari wali. Kegiatan penunjang Kelompokkelompok . 4. Tatap muka 16 pertemuan terasuk Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester. 16 Seminar Diskusi/Kajian Ilmiah Workshop Ilmiah. Dilaksanakan oleh unit-unit yang membutuhkan. Beranggotakan dosen dan mahasiswa dan alumni. sirkulasi udara. Pembicara merupakan seorang ahli atau berpengalaman di bidangnya. 3. NO. tertib dan kepadatan mahasiswa. Mahasiswa wajib hadir 15 menit sebelum perkuliahan dimulai. 2. 2. 3. 5. Diselenggarakan 1 kali dalam 1 semester. 2. SUB STANDAR 1 Kegiatan Ilmiah ASPEK Perkuliahan PENCIPTAAN SUASANA AKADEMIK BUTIR STANDAR (INDIKATOR) 1. Ada tugas mandiri. Toleransi keterlambatan mengikuti perkuliahan maksimal 15 menit setelah dosen berada dalam kelas/ruang praktikum. Mahasiswa yang berhalangan hadir karena mengikuti kegiatan kemahasiswaan atau kegiatan lain dari UHAMKA harus menunjukkan surat penugasan dari Wakil Rektor III/Wakil Dekan III. suasana bersih. Mahasiswa wajib hadir 75%. Ada Tugas Akhir. Memberdayakan tenaga ahli ahli bidang tertentu baik internal maupun eksternal. teratur.

1. Dosen yang dikirim sudah bertugas di UHAMKA minimal 10 tahun. 5. Pertukaran dosen: Dosen dan a. Mahasiswa sangat dianjurkan menulis artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal ilmiah yang membantu pengembangan berpikir ilmiah. 2. Dosen yang diterima disesuaikan dengan kebutuhan program studi dengan prinsip transfer Ipteks. Dosen yang kompetensinya memadai dibuktikan dengan hasil penelitian dan Mahasiswa pengabdian kepada masyarakat atau memiliki karya ilmiah minimal 5 buah. Dosen yang diterima tidak membawa ideologi yang bertentangan dengan ideologi negara atau pun Muhammadiyah. universitas luar 2. Dosen yang dikirim dapat berbahasa Inggris dengan TOEFL minimal 500. Orasi Ilmiah. Dilaksanakan minimal satu kali selama masa studi. 2. Pelaksanaannya secara rutin setiap bulan. atau dosen yang juga merangkap menjadi praktisi. Loan (National 2. Pertukaran 1. Mempunyai tujuan yang jelas tentang apa yang akan dicapai. Mengadakan perjanjian kerjasama dengan lembaga-lembaga terkait. Mahasiswa yang dikirim atau yang diterima sesuai dengan program studi asal. Menelusuri Buku-buku apa yang diperlukan. negeri 3. 2. Pertukaran mahasiswa: a. and International) Pertukaran 1. 4. Dilakukan oleh dosen senior yang berpangkat akademik minimal lektor kepala muda bekerjsama dengan unit penjaminan mutu di program studi. Studi (kuliah) Lapangan Mempunyai kegiatan terbatas untuk kegiatan ilmiah. 2. Obyeknya disesuaikan dengan ciri khas program studi. Dosen yang dikirim memiliki kompetensi yang memadai dibuktikan dengan hasil tenaga dosen penelitian dan pengabdian kepada masyarakat atau memiliki karya ilmiah minimal 10 dengan buah. 1. Dilaksanakan setelah ada MoU dengan pimpinan perguruan tinggi. Mentoring dosen 1. b. Inter-Library 1. Dilakukan oleh dosen sesuai dengan bidang ilmu. Topik-topik orasi ilmiah yang bermanfaat untuk pengembangan ilmu atau kemaslahatan umat. Dosen tetap yang sudah bertugas minimal 5 tahun. . 4.suasana akademik belajar/ paguyuban ilmiah. 3. 17 3. b.

Pusat kajian berfungsi mengembangkan ilmu-ilmu terapan 18 5 Hak Paten 1. 1. Pusat kajian memiliki indikator-indikator excellent.0 Ditetapkan melalui seleksi sesuai dengan spesifikasi beasiswa Hak paten boleh didaftarkan hanya untuk karya asli dosen yang diseleksi oleh senat fakultas. 3. 1. 2. 2. paten 2. Program kewirausahaan dilakukan oleh unit yang ditetapkan dengan SK Rektor Program utama kewirausahaan adalah pelatihan mulai dari cara memulai usaha dan mengelola usaha. 1. Minimal berada di semester 2 IPK minimal 3. 4. Pendidikan dan Pengembangan life skill dilakukan melalui pendidikan vokasi (Community College) disesuaikan dengan kesanggupan program studi. Centers of excellent. Dilaksanakan dalam berbagai kesempatan yang berkaitan dengan kajian ilmiah. Ada tema-tema tertentu yang sesuai dengan pelaksanaan Catur Dharma PTM Masih aktif sebagai mahasiswa. Pengembangan soft skill dan life skill dalam pengabdian kepada masyarakat diutamakan untuk pengembangan Cabang dan Ranting Muhammadiyah Pengembangan soft skill dan life skill yang bersifat pengabdian kepada masyarakat disesuaikan dengan kompetensi program studi. 1. 1. 3. Kebebasan mimbar dimaksudkan untuk menyampaikan hal-hal yang bermanfaat untuk perbaikan institusi Kebebasan mimbar dikemukakan dalam forum-forum ilmiah. 2. Praktik kewirausahaan dilakukan mahasiswa dalam bentuk koperasi atau usaha mandiri yang berada dalam bimbingan institusi. . 2. Mimbar akademik 7 Soft Skill 3. Hak paten yang sudah didapat atas nama UHAMKA dan tidak boleh dipindahkan ke instansi lain. 2. 4.3 Lomba karya ilmiah Beasiswa 4 Lomba Karya Ilmiah untuk Dosen dan Mahasiswa Beasiswa mahasiswa berprestasi 3. Civitas akademika memiliki kebebasan dalam mengemukakan pendapat ilmiah sebagai wujud dari prilaku kecendikiawan. 5. Pelatihan ketrampilan khusus dilakukan sebagai implementasi kewirausahaan. 6. Dilaksanakan minimal satu kali dalam setahun 2. Menciptakan Kebebasan Mimbar Akademik Pelatihanpelatihan kewirausahaan dan keterampilan khusus. Terbentuknya Pusat-pusat kajian keunggulan keilmuan. Pendaftaran hak 1. Program Pengabdian masyarakat. 3.

Tes wawancara dilakukan oleh program studi tertentu. seminar. Minimal masa perkuliahan yang akan ditempuh 3 semester. Setiap mahasiswa mengikuti kegiatan Pengenalan Kampus (PEKA). 5. Pelaksanaan dapat diselenggarakan lebih dari satu kali dalam setahun. a. Penerimaan mahasiswa konversi/pindahan diatur dalam ketentuan khusus diatur oleh fakultas masing-masing Penerimaan mahasiswa pindahan/konversi dibolehkan dengan syarat-syarat. 6. dan budaya 6. 3. 2. dan ODDI dilakukan oleh rektorat. dan workshop tersusun 19 1. 4. 2. Jadwal dan informasi kegiatan KKL dan PPL. Relevan bidang keilmuannya dengan program studi yang dituju. Tes masuk terdiri dari ujian tulis 2. Penerimaan kelas reguler satu tahun sekali di jenjang Diploma dan Sarjana. diskusi. Proses perkuliahan berupa diskusi. dan Orientasi Dasar-Dasar Islam (ODDI). Pendaftaran on-line. 2. Penyelenggaraan Perkuliahan 4. Ada program khusus penerimaan mahasiswa baru tanpa tes dengan ketentuan khusus. 1. Pelatihan untuk penanggulangan kemiskinan dan mitigasi bencana Peduli terhadap lingkungan Peduli terhadap kesejahteraan masyarakat Peduli terhadap masalah sosial. Penyelenggaraan MASTA. ekonomi. NO. c. 3. 2. Tes tertulis terdiri dari Tes Potensi Akademik dan Bahasa Inggris 3. 2 Pembinaan mahasiswa Tatacara penerimaan mahasiswa baru Masa Orientasi mahasiswa. SUB STANDAR 1 Rekrutmen mahasiswa ASPEK Pendaftaran mahasiswa PEMBINAAN KEMAHASISWAAN BUTIR STANDAR (INDIKATOR) Pendaftaran mahasiswa melalui proses pengisian formulir secara manual dan online Terdapat Formulir pendaftaran dan web. 1. 4. Berasal dari program studi yang terakreditasi b. 3. seminar. 1. Penyelenggaraan PEKA dilakukan oleh BEM Universitas dan Fakultas. dan workshop. . Masa Ta’aruf untuk IMM (MASTA).Perilaku kecendekiawan 1. politik.

Tersedia pedoman monitoring dan evaluasi kegiatan Pendamping kegiatan kemahasiswaan dilakukan oleh unsur pimpinan. Terdapat program kerja kelembagaan mahasiswa 3. Mahasiswa yang akan menyelesaikan TA dapat melakukan penelitian bersama dosen. Kemahasiswaan Mengikuti pelatihan penelitian PKM. Mengikuti pengabdian masyarakat secara mandiri dan melalui lembaga mahasiswa dan bersama dosen Pengabdian Masyarakat mandiri melalui lembaga kemahasiswaan. Pembinaan kepada lembaga mahasiswa oleh Wakil Dekan. mahasiswa melalui Lembaga 2. 3. Pembinaan akademik melalui PA minimal 4 kali/semester Struktur organisasi Kelembagaan mahasiswa Program kerja kelembagaan mahasiswa Adanya sosialisasi buku pedoman pokok pemberdayaan mahasiswa dan pola umum pemberdayaan mahasiswa. 1. Jadwal dan informasi pelatihan dan penelitian PKM disebarkan melalui pemberitahuan langsung dan website. 5. Pelaksanaan kegiatan dapat lebih dari satu kali dalam setahun. konseling 3. Keluarga mahasiswa Fakultas serta Himpunan Mahasiswa Jurusan/program studi diadakan 2 x dalam setiap semester 4. pengabdian pada masyarakat 2. 2. 4. Terbentuk struktur organisasi kelembagaan mahasiswa 2.“Outing Classroom” Pelatihan dan penelitian PKM secara sistematik di program studi masing-masing. dosen atau pihak lain yang berasal dari ORTOM Muhammadiyah. melalui dosen PA Pembinaan 1. 2. 1. 3 Pembinaan Kelembagaan Pelatihan 1. Lembaga penelitian dapat membiayai penelitian PKM melalui seleksi. Lembaga kemahasiswaan dibina oleh Wadek. Program kerja disusun untuk meningkatkan kemampuan akademik dan soft skill dan sesuai dengan kaidah kemuhammadiyahan 1. Pembinaan 1. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Mengikuti pembinaan akademik dan konseling melalui dosen PA. 20 . 3. akademik dan 2. 3. Pelaksanaan dapat lebih dari satu kali dalam setahun. Tersedia buku panduan akademik dan konseling. Tersedia buku pedoman pokok pemberdayaan mahasiswa dan pola umum pemberdayaan mahasiswa yang disosialisasikan pada awal penerimaan mahasiswa baru.

Pelayanan kepada mahasiswa Bimbingan dan Konseling Minat dan Bakat Terdapat Forum sebagai wadah komunikasi lembaga kemahasiswaan dengan pimpinan universitas. kewirausahaan. Islam dan Kemuhammadiyahan serta LMO (Leadership. 3. Setiap program studi memiliki tenaga khusus BK. Terdapat aturan tentang tata tertib mahasiswa (dalam setiap kegiatan akademik dan kemahasiswaan) yang tercantum dalam buku pedoman tata tertib mahasiswa. kewirausahaan. dan sebagainya. dan program studi Pembinaan soft skills yang telah berfungsi efektif. dan LMO. Ada program pembinaan minat dan bakat di tingkat universitas. Kewirausahaan.Quran. 4. Mengikuti sarasehan antar Lembaga Kemahasiswaan nasional satu kali dalam setahun. 1. Nilai (TOIC atau TOEFL) dengan skor 450 dan kemampuan baca Al-Quran dengan tartil. Terdapat kompetensi lulusan berbentuk kemampuan Bahasa Inggris (TOIC atau TOEFL) dan kemampuan membaca Al. Pembinaan soft skills mencakup aspek AIK. masing masing 5 bukti sertifikat pada setiap bidang. Ada program pembinaan soft skills di tingkat universitas. 5. 2. a. fakultas. c. kepemimpinan. b. b.Wadah Komunikasi Etika dan moralitas terbentuk 1. Memiliki 20 sertifikat. Terdapat ruangan BK yang memadai di setiap program studi. 3. keilmuwan. b. Kompetensi Pendukung Lulusan Kompetensi 4. Mahasiswa mengikuti pelatihan/seminar yang diselenggarakan di dalam kampus maupun di luar kampus yang meliputi bidang: Keilmuan. Pembinaan minat dan bakat mencakup aspek akademik dan non akademik. Satgas yang mendukung tata tertib dan anti rokok. ESQ. Management and Organitation). c. Hasil pembinaan minat dan bakat mengangkat citra UHAMKA a. 2. fakultas dan program studi yang telah berfungsi efektif. Ada panduan BK di setiap program studi yang telah berfungsi efektif. a. 4. 1. Entertain. Terdapat Pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan oleh pimpinan dan sivitas akademik. Pembinaan kepada mahasiswa dilakukan oleh pihak pimpinan fakultas dan universitas Sosialisasi tata tertib mahasiswa diberikan pada awal penerimaan mahasiswa baru. 5. 2. Islam dan Kemuhammadiyahan. c. Hasil pembinaan soft skills dapat menunjang kompetensi lulusan 21 .

Terdapat rumah sakit rujukan bagi mahasiswa. Program beasiswa telah memiliki dampak pada prestasi belajar mahasiswa.Beasiswa a. e. lokal. nasional. Ada program beasiswa yang telah berlaku efektif. c. b. Beasiswa yang diberikan dari penyandang dana internasional. 22 . c. Beasiswa internal yang telah berlaku secara rutin. d. Kesehatan a. b. Ada asuransi kesehatan atau sejenisnya yang sudah berfungsi efektif. Ada program pelayanan kesehatan yang telah berfungsi efektif Bentuk pelayanan kesehatan berupa pengobatan gratis bagi mahasiswa. d. Terdapat program penyuluhan kesehatan yang dilaksanakan secara rutin setiap semester.

23 . Perkuliahan belum melampaui semester maksimal pada setiap jenjang. Kompetensi 1. Lulusan di setiap jenjang memiliki karya ilmiah dalam bentuk Skripsi. Kompetensi Pendukung. Penguasaan Konsep dan Teori.7.d 160 sks 1.75 2. 2. Kompetensi yang dibutuhkan lulusan adalah kompetensi utama lulusan. Mahasiswa yang hanya mencapai IPK minimal dapat memperbaikinya dengan mengulang kembali mata kuliah tertentu dengan syarat : a. Beban sks yang ditempuh seorang mahasiswa untuk mencapai keberhasilan (lulus): Jenjang S1: 144 s. SUB STANDAR 1 Pencapaian sks. Lulusan mampu berbahasa Inggris dengan kadar minimal menguasai kemampuan TOEFL 450 Lulusan harus bisa membaca Al-Quran dengan tajwid yang benar. 4. dan IPK ASPEK Jumlah sks KOMPETENSI KELULUSAN BUTIR STANDAR (INDIKATOR) Mahasiswa dinyatakan lulus jika telah mencapai jumlah sks minimal sesuai dengan jenjangnya. Lulusan semua jenjang wajib menguasai penggunaan ICT dengan kualifikasi mahir. Yudisium dan ijazah ditunda selama ia menempuh kembali perkuliahan. 5. IPK lulusan pada jenjang Diploma dan Sarjana minimal 2. 3. 3. b. Pendaftaran kuliah ulangan sesuai ketentuan yang berlaku. 3. 2. Pencapaian jumlah sks harus mengikuti peraturan penyebaran mata kuliah yang terdapat di program studi. oleh karena itu setiap mata kuliah yang tergolong dalam kompetensi utama nilai minimal B. Indeks Prestasi 1. 2 Kompetensi Kompetensi utama. NO.

berorganisasi. Bantuan dana b. Kesesuaian antara bidang keilmuan dengan pekerjaan. 9. Pengembangan diri. Semua lulusan harus mempunyai komitmen untuk menjaga integritas moral sesuai dengan pengembangan Al Islam dan Kemuhammadiyahan. 4. Penyediaan fasilitas Fakultas bersama program studi melakukan Tracer Study tentang keterserapan Alumni pada lapangan pekerjaan mencakup : a. 3 Alumni Keterikatan dengan Almamater. Pengembangan Jejaring 1. c. Semua lulusan (yang beragama Islam) wajib aktif dalam persyarikatan Muhammadiyah baik di organisasi persyarikatan atau Ortom. Membuka jejaring tingkat nasional dan internasional e. Semua lulusan adalah alumni dan langsung menjadi anggota Ikatan Alumni UHAMKA atau ikatan alumni di Fakultas. Bantuan dana b. 24 . Bantuan fasilitas c. pengembangan diri. penggunaan TIK. kerjasama. Semua lulusan mempunyai kemampuan bekerjasama. Lulusan semua jenjang wajib memiliki sertifikat pendidikan karakter dari UHAMKA Lulusan semua jenjang wajib memiliki sertifikat ujian komprehensif AIKA a. 3. Ikut serta dalam berbagai kegiatan non akademik d. Ikut serta dalam berbagai kegiatan akademik d. Setiap alumni wajib menjaga nama baik almamater. dan berkomunikasi.lainnya 6. b. 5. Lulusan semua jenjang wajib memiliki sertifikat pelatihan kewirausahaan dan leadership. Bantuan fasilitas c. Kompetensi di tempat kerja mencakup etika. Alumni. profesi. Penyediaan fasilitas Alumni mempunyai kewajiban berpartisipasi dalam kegiatan non akademik berupa: a. Membuka jejaring tingkat nasional dan internasional e. penguasaan Bahasa Inggris. 2. Lamanya waktu mendapatkan pekerjaan b. 7. dan komunikasi. Alumni mempunyai kewajiban berpartisipasi dalam kegiatan akademik berupa a. 8.

Pegawai tetap adalah tenaga yang mempunyai SK pegawai tetap Kependidikan 2.8. berkompeten dan berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran. Merupakan kader yang dan direkomendasikan melanjutkan studi ke jenjang S2. Tenaga kependidikan adalah pegawai UHAMKA yang memiliki hak dan kewajiban yang telah ditetapkan sesuai dengan aturan yang berlaku. Dosen tidak tetap adalah dosen yang berkompeten sesuai dengan kebutuhan prodi. Asisten Dosen : a. Calon dosen yang memiliki kemampuan akademik yang tergolong sangat memuaskan. Dosen kontrak adalah dosen yang diangkat oleh persyarikatan dalam jangka waktu lima (5) tahun dan bisa diperpanjang bergantung pada kesepakatan antara yang bersangkutan dengan Institusi UHAMKA 4. SUB STANDAR 1 Dosen . Status Tenaga 1. pengabdian masyarakat. Pegawai honorer adalah yang masih dalam proses untuk ditetapkan sebagai pegawai 25 ASPEK Terminologi 2 Tenaga . Status Dosen 1. pustakawan. Dosen tamu adalah dosen yang diundang oleh lembaga sesuai kebutuhan untuk mengajar selama satu semester atau sesuai kebutuhan 1. Dosen tetap DPK adalah dosen PNS yang diperbantukan kepada UHAMKA yang diangkat oleh pemerintah R. meliputi: teknisi. adalah tenaga pendidik profesional dan ilmuwan yang diangkat dan diberhentikan oleh UHAMKA atas usul Rektor dengan pertimbangan Senat Fakultas. dan AIKA. DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN NO. 5. dan tenaga administrasi 2. 6. b. penelitian. Dosen tetap persyarikatan adalah Dosen UHAMKA yang diangkat oleh persyarikatan Muhammadiyah dengan surat keputusan Rektor 2. laboran. (Kemendikbud/ Kemenag) 3. Kependidikan . Tenaga kependidikan UHAMKA adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan Terminologi diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan. BUTIR STANDAR (INDIKATOR) Dosen program studi….I.

Mengamalkan syariat Islam. Memiliki dedikasi dan loyalitas yang tinggi. berakhlak mulia. serta komitmen yang kuat untuk memajukan ilmu pengetahuan. Memiliki tanggung jawab untuk memajukan dan mengembangkan prodi dan Persyarikatan Muhammadiyah 9. Kaprodi membentuk Tim Penguji calon dosen yang terdiri dari Dekan. Memiliki kemampuan mengelola proses pembelajaran 5. dan seni di fakultasnya 8. dan berkewarganegara-an WNI/WNA 2. Pendidikan minimal S-2 di bidang yang sesuai dengan mata kuliah yang diampu 3. dan berwawasan luas 4. Laki-laki atau perempuan beragama Islam (untuk dosen tamu dimungkinkan non-Islam). Sehat jasmani dan rohani 1. Mengajukan surat lamaran ke Rektor dan didisposisikan ke Dekan/Direktur 2. Bersedia mengkhidmatkan diri dalam melaksanakan tugas paling kurang empat hari dalam seminggu dan berpartisipasi aktif dalam pengembangan prodi (khusus dosen tetap) 7. Materi yang diuji terdiri dari praktik mengajar sesuai kompetensi mata kuliah & pengetahuan AIKA. Bersedia melaksanakan amanat Persyarikatan untuk mencapai tujuan pendidikan Muhammadiyah 6. 5. Dekan/Direktur mendisposisikan ke Kaprodi sesuai dengan kebutuhan tenaga pengajar 4. Kebutuhan dosen tetap berdasarkan rasio dosen dengan mahasiswa dan kebutuhan perkembangan studi. Rasio dosen dengan mahasiswa untuk prodi eksakta maksimum 1:25 dan untuk prodi non-eksakta maksimum 1:30 3. Persyaratan Dosen : 1.Persyaratan dan Sistem seleksi 3. kemampuan menulis proposal penelitian dan pengabdian masyarakat 26 . teknologi. Rekruitmen Rekruitmen Dosen Tetap tetap 3. kaprodi. Dapat membaca Al Quran 11. dosen AIKA. Wakil Dekan. Aktif dalam kegiatan Persyarikatan Muhammadiyah di tingkat Ranting/Cabang/Daerah/ Wilayah/Pusat/Organisasi Otonomi (Ortom). 10. Pegawai kontrak adalah tenaga yang dikontrak untuk kebutuhan khusus dengan masa kontrak satu tahun dan dapat diangkat kembali.

dan pimpinan Universitas harus mengangkat sebagai dosen tetap dan Dosen yang bersangkutan harus mengikuti kriteria prajabatan 8. Dekan/Direktur akan mengusulkan kepada Rektor melalui Wakil Rektor II akan memutuskan yang bersangkutan menjadi dosen tetap. Dekan/Direktur mendisposisikan ke Kaprodi sesuai dengan kebutuhan tenaga pengajar. paling lambat 6 (enam) bulan setelah diajukan 8. 7. diutamakan telah menjadi mengajar di lingkungan UHAMKA sebagai dosen tidak tetap 11. Materi yang diuji terdiri dari praktik mengajar sesuai kompetensi mata kuliah & pengetahuan AIKA. Khusus untuk Dosen Tetap PNS-DPK mengikuti pengujian sesuai dengan aturan yang berlaku sesuai dengan kompetensi mata kuliah yag diuji (fit and proper test). dan dosen AIKA 4. sesuai dengan aturan yang berlaku di UHAMKA. Setiap calon dosen tetap yang telah dinyatakan lulus harus melalui tahapan mengajar 2 (dua) semester. kaprodi. Tim Penguji memberikan keputusan hasil pengujiannya secara tertulis kepada yang bersangkutan 6. 5.Rekruitmen Dosen Kontrak 6.50 dan aktif di kelembagaan mahasiswa. Setelah dinyatakan lulus dilakukan penandatanganan kontrak kerja untuk masa 27 . 3. Kriteria IPK semester akhir (semester 8) minimun 3. Tim Penguji memberikan keputusan tentang hasil pengujiannya melalui surat. Setiap calon dosen kontrak yang telah dinyatakan lulus harus mengikuti aturan yang berlaku. Mengajukan surat lamaran ke Rektor dan didisposisikan ke Dekan/Direktur 2. 9. 1. 7. Wakil Dekan. Mahasiswa tingkat akhir di lingkungan UHAMKA dapat direkrut sebagai calon dosen melalui rekomendasi dosen tetap dan tidak tetap. Kaprodi membentuk Tim Penguji calon dosen yang terdiri dari Dekan. Rektor melalui Wakil Rektor II akan memutuskan yang bersangkutan menjadi dosen kontrak. Wakil Rektor II membentuk Tim Penguji untuk menyeleksi calon dosen tetap yang meliputi pengujian akademik dan pengujian AIKA 10. Wakil Rektor II membentuk Tim Penguji untuk menyeleksi calon dosen kontrak yang meliputi pengujian akademik dan pengujian AIKA 9. paling lambat 6 (enam) bulan setelah diajukan.

1. Setiap dosen atau tenaga kependidikan yang telah diterima berdasarkan hasil seleksi akan ditempatkan sesuai dengan kebutuhan dan permintaan masing-masing unit kerja yang mengusulkan dengan memperhatikan spesifikasi kompetensi dan keahlian dosen dan tenaga kependidikan tersebut 2. Bersedia mengkhidmatkan diri dalam melaksanakan tugas seminggu dalam waktu 40 jam. Memiliki dedikasi dan loyalitas yang tinggi. Penempatan dosen atau tenaga kependidikan dilakukan melalui SK Rektor. kaprodi. Bersedia melaksanakan amanat Persyarikatan untuk mencapai tujuan pendidikan Muhammadiyah 5. 28 . dan dosen AIKA 3. berakhlak mulia. berkewarganegaraan WNI 2. Minimal D-3 sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan 3. Wakil Dekan. Dapat membaca Al Quran 1. dan berwawasan luas 4. Diberi kesempatan yang seluas-luasnya untuk melakukan pengembangan diri baik melalui pendidikan formal maupun tidak formal. dan seni di program studinya. teknologi. Materi yang diuji terdiri dari praktik mengajar sesuai kompetensi mata kuliah & pengetahuan AIKA. Memiliki tanggung jawab untuk memajukan dan mengembangkan prodi dan Persyarikatan Muhammadiyah 8. Beragama Islam. Mengamalkan syariat Islam. 6. 7. Mengajukan surat lamaran ke Dekan/Direktur dan didisposisikan ke Kaprodi 2. 6. kemampuan menulis proposal penelitian dan pengabdian masyarakat 4. Dosen kontrak dapat diusulkan menjadi dosen tetap persyarikatan. Ka TU membuat surat keterangan kepada setiap dosen tidak tetap yang memenuhi persyaratan. serta komitmen yang kuat untuk memajukan ilmu pengetahuan.Rekruitmen Dosen Tidak Tetap Rekruitmen Kependidikan Penempatan Dosen dan Tenaga Kependidikan 4 Pengembangan Dosen kontrak 5 (lima) tahun. 1. Kaprodi membentuk Tim Penguji calon dosen yang terdiri dari Dekan. Tim Penguji memberikan keputusan hasil pengujiannya secara tertulis kepada yang bersangkutan 5. Dosen tidak tetap mempunyai kesempatan untuk menjadi dosen tetap setelah mengajar minimal 4 (empat) semester berjalan. 1.

Pengembangan profesi 5 Retensi dosen yang dimaksud meliputi: kompetensi pedagogik. Pemberian pelatihan yang relevan dengan keahliannya dan f. e. kompetensi kepribadian. Penghargaan. d. Dosen tetap yang berprestasi berhak menerima penghargaan dalam bentuk kenaikan golongan satu tingkat di atasnya. d. c. kenaikan pangkat dan promosi. Penghargaan Dosen a. 3. kompetensi keilmuan. b. Dosen tetap yang sudah mengabdi 15 tahun berkinerja baik diberikan kesempatan kepada putra-putri yang bersangkutan untuk kuliah di UHAMKA 29 . Setiap dosen yang ingin meningkatkan profesionalitas dan pengabdian dosen akan diberikan izin dan bantuan biaya secara bertahap dan berkelanjutan oleh pihak Universitas Tenaga 1. Pemberian tugas belajar. Retensi Dosen Sanksi Dosen Penghargaan yang diberikan kepada dosen dan tenaga kependidikan tersebut dapat berupa: a. Pengembangan karir dosen dilakukan melalui: penugasan. Dosen tetap yang berprestasi mendapatkan penghargaan berupa sertifikat. 2. dan kompetensi sosial.2. Dosen tetap yang sudah mengabdi 10 tahun berkinerja baik diberikan kesempatan kepada putra-putri yang bersangkutan untuk kuliah di UHAMKA bebas biaya BPP f. dan 1. Pemberian kesempatan menunaikan ibadah haji atau umroh 2. Penentuan dosen berprestasi dan bentuk penghargaan dilakukan oleh tim yang ditunjuk universitas. Kenaikan pangkat pada waktunya b. kenaikan pangkat dan promosi. 4. Pengembangan dosen meliputi pengembangan profesi dan karir. Pemberian insentif. e. Dosen tetap yang telah mengabdi dalam jangka waktu periode lima (5) tahunan berkinerja baik mendapatkan penghargaan berupa cinderamata dan uang. c. Pengembangan karir tenaga kependidikan dilakukan melalui: penugasan. Promosi jabatan. Diberi kesempatan yang seluas-luasnya untuk melakukan pengembangan diri baik kependidikan melalui pendidikan formal maupun tidak formal.

dan 3). Telah mencapai batas usia pensiun c. dan 3). Meninggal dunia b. sumpah/janji jabatan atau Peraturan disiplin Pegawai UHAMKA b. berdasarkan keputusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. g. dinonaktifkan sampai dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) sesuai tingkat pelanggaran b. penurunan golongan satu tingkat dibawahnya. Dosen dan tenaga kependidikan dapat diberhentikan tidak dengan hormat karena : a. DR. Pemberhentian 1. HAMKA dapat diberhentikan dengan hormat dari jabatannya karena: a. dan sks. Dosen tetap yang sudah mengabdi lebih dari 20 tahun berkinerja baik diberikan kesempatan kepada putra-putri yang bersangkutan untuk kuliah di UHAMKA bebas biaya BPP. 3. 2. 30 . h. Dosen dan tenaga kependidikan Universitas Muhammadiyah Prof. dengan sejumlah keringanan. Jika UHAMKA mengalami pailit e. pemberian surat peringatan (1. dinonaktifkan sampai dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) sesuai tingkat pelanggaran Sistem pemberhentian dosen dan tenaga penunjang akademik lainnya dilakukan dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan yang berlaku dalam statuta UHAMKA. 2. 2. diberikan sanksi berjenjang mulai dari teguran.3. Melanggar sumpah/janji pegawai. Dosen tetap yang melakukan pelanggaran moral diberikan sanksi berjenjang mulai dari teguran. Dosen tetap yang sudah mengabdi lebih 10 tahun berkinerja baik diberikan kesempatan untuk mengikuti seleksi penerimaan Umroh atau calon Haji yang dibiayai oleh UHAMKA Sanksi Dosen a. Atas permintaan sendiri d. Tidak dapat melaksanakan tugas secara terus menerus selama 12 bulan karena sakit jasmani atau rohani. Dihukum penjara. karena sengaja melakukan sesuatu tindak pidana kejahatan yang diancam dengan hukuman penjara dan atau diancam dengan hukuman yang lebih erat. BOP. pemberian surat peringatan (1. Dosen tetap yang melakukan pelanggaran administratif maupun akademik.

Ada instrumen untuk melakukan monitoring dan evaluasi. piagam. hand out. 2. Penerbitan karya ilmiah melalui jurnal ilmiah. Rasio studi dari jumlah dosen tiap program studi 2. Berpendidikan S2 100% di bidang keahliannya sesuai dengan kompetensi program 7. 2. proposal. Buku Ajar. Penilaian tenaga kependidikan melalui kehadiran dan keaktifan b. Pelayanan/pengabdian kepada masyarakat. Memiliki jabatan lektor kepala dan guru besar minimal 40% yang bidang keahliannya sesuai dengan kompetensi PS dari jumlah dosen tiap program studi 2. Silabus. buku. 31 .Pedoman tertulis tentang sistem monitoring dan evaluasi 1. Hasil monitoring dan evaluasi wajib disampaikan kepada pihak terkait untuk perbaikan 6. Penelitian. dan laporan d. b. 1. Penilaian tenaga kependidikan melalui DP3 1. sertifikat. laporan penelitian. Berpendidikan S3 minimal 40% yang bidang keahliannya sesuai dengan kompetensi program studi dari jumlah dosen tiap program studi 1. Presensi. Memiliki jabatan lektor mencapai 80% 1. Memiliki sertifikat pendidik profesional minimal 40% di bidang keahliannya sesuai dengan kompetensi program studi dari jumlah dosen tiap program studi Memiliki kepangkatan akademik asisten ahli untuk tiap pengajuan sebagai dosen yang memiliki sertifikat pendidik. c. Monitoring evaluasi dan Evaluasi dan rekam jejak kinerja dosen Evaluasi dan rekam jejak kinerja tenaga kependidikan Rasio Dosen berdasarkan Jenjang Pendidikan Rasio Dosen berdasarkan Jabatan Akademik Rasio Dosen berdasarkan Sertifikasi Pendidik Profesional Dosen tetap yang bidang a. Materi pengajaran dituangkan dalam bentuk SAP. makalah dan produk lainya. a. Dosen yang mengampu mata kuliah yang sesuai dengan kompetensi utama program studi minimal berpendidikan jenjang S2. 3. Proposal penelitian. Monitoring dan evaluasi oleh setiap pimpinan sesuai dengan jenjangnya.

S3 dan asal universitas f. maka beban sks pengajaran untuk satu tambahan kelas paralel adalah 1/2 kali sks mata kuliah. Dosen tidak tetap adalah dosen yang karena kompetensinya dibutuhkan untuk kerja dosen tidak mengampu mata kuliah tertentu yang tidak bisa diampu oleh dosen tetap. Nomor Induk Dosen Persyarikatan dan PNS DPK d. e. Jumlah maksimal setiap program studi adalah 10% dari seluruh dosen di program studi. Sekretaris jurusan/sekretaris PS 6 sks f. Ketua PS 6 sks e.8. Satuan Kredit Semester pengajaran sama dengan sks mata kuliah yang diajarkan. domisili b. Ketua laboratorium universitas 6 sks g. Program Studi Data dan Beban 1. Beban normal 36 jam/minggu yang disetarakan dengan 12 sks. Identitas lengkap dosen tetap meliputi: nama. c. 2. tetapi merupakan dosen tetap UHAMKA yang bertugas sebagai dosen tetap di keahliannya di program studi lain minimal berpendidikan jenjang S2. Ketua lembaga/pusat studi 6 sks Jumlah dan beban 1. Beban kerja dosen a. Data dosen meliputi: Kerja Dosen tetap a. Database dosen keahliannya 2. Beban kerja manajemen untuk jabatan-jabatan ini adalah sebagai berikut: a. Dosen yang mengampu mata kuliah yang tidak menjadi kompetensi utama program bidang studi. S2. sesuai dengan Program Studi Dosen tetap yang 1. 3. Pembantu Rektor/Dekan 10 sks c. Rektor 12 sks b. jabatan akademik. Dosen mengajar kelas paralel. c. Pembantu Dekan 8 sks d. tetap 2. pendidikan jenjang S1. bidang keahlian untuk setiap jenjang pendidikan. Ketua laboratorium jurusan/PS 3 sks h. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN). luar 2. b. 32 . tempat dan tanggal lahir. Jumlah minimal dosen tetap sesuai dengan bidang keahliannya berjumlah 6 orang. Mata kuliah yang diampu disesuaikan dengan komptensi dosen tersebut.

Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN). jabatan akademik. minimal satu kali/semester e. Sebagai pembicara tamu (orasi ilmiah. c. Tenaga ahli harus sesuai dengan kebutuhan program studi b. S3. Kegiatan harus relevan dengan pengembangan keilmuan di program studi c. e. jenjang pendidikan lanjutan (S2. 9. tidak bekerja secara rutin. Program non formal : sesuai dengan PS berupa kegiatan seminar ilmiah/lokakarya/ penataran/ Tenaga ahli adalah dosen/orang dari luar perguruan tinggi yang diundang dengan tujuan untuk pengayaan pengetahuan dan bukan untuk mengisi kekurangan tenaga pengajar. domisili b. Masa tugas minimal 2 tahun sebagai dosen tetap c. Sebagai peserta minimal tiga kali/semester. Key note speaker. Dosen Tamu 1 0. Program studi di PTN atau PTS yang terakreditasi e.Data dan Aktivitas Dosen Tidak tetap Data dosen meliputi: a. Identitas lengkap dosen tetap meliputi: nama. a. Program formal: tugas belajar dalam bidang yang sesuai dengan bidang PS. Peserta adalah Dosen tetap b. a. bidang keahlian untuk setiap jenjang pendidikan. Spesialis) yang satu bidang dengan di bawahnya d. Kegiatan sesuai dengan bidang studi c. Peningkatan kemampuan dosen Tenaga Ahli 1. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui DIKTI a. S3 dan asal universitas f. pendidikan jenjang S1. S2. tempat dan tanggal lahir. Sebagai penyaji dalam seminar ilmiah. fasilitator dalam pelatihan) minimal satu kali/tahun d. Telah mempunyai NIDN b. dengan Kegiatan tenaga ahli/pakar sebagai pembicara dalam seminar/pelatihan. pembicara tamu 2. Nomor Induk Dosen Persyarikatan dan PNS DPK d. Waktu kegiatan tidak mengganggu proses belajar rutin Jumlah tenaga ahli yang diundang minimal 4 orang per tahun. 33 .

programer Tenaga administrasi 34 . Jumlah programer yang berpendidikan D3 minimal 1 orang. Jumlah laboran yang berpendidikan D4 atau S1 ke atas minimal 1 : 50 atau disesuaikan dengan kebutuhan program studi. pendanaan program dan kegiatan akademik. Laboran. Wujud penghargaan berupa hibah. D2. nasional yang melibatkan lebih dari satu PT/lembaga dalam negeri. Jumlah pustakawan yang berpendidikan D4 atau S1 minimal 4 orang yang bertugas di UHAMKA. Keluasan jejaring relevan dengan bidang keilmuan atau rumpun ilmu b. operator. Jumlah tenaga administrasi yang berpendidikan D4 atau S1 ke atas minimal 4 orang per fakultas. nasional yang melibatkan lebih dari satu PT/lembaga dalam negeri. b. a. b. Jumlah pustakawan lainnya berpendidikan D1. Rasio Tenaga Kependidikan Jumlah Pustakawan dan kualifikasinya a. Jumlah pustakawan yang berpendidikan S2 atau S3 minimal 1 orang yang bertugas di UHAMKA. c. b. Prestasi yang dicapai relevan dengan bidang keilmuan atau rumpun bidang ilmu Cakupan wilayah (lokal atau lingkup PT sendiri. Cakupan wilayah (lokal atau lingkup PT sendiri. dan internasional yang melibatkan PT/lembaga luar negeri) c. dan internasional yang melibatkan PT/lembaga luar negeri) c. c. Reputasi dan keluasan jejaring dosen dalam bidang akademik dan profesi 11. a. teknisi. Lebih dari 30% dosen tetap menjadi anggota organisasi profesi ilmu tingkat internasional atau nasional a. a. Jumlah operator yang berpendidikan SMA/SMK minimal 2 orang d. pendanaan program dan kegiatan akademik dari institusi nasional (disertai bukti). b. Jumlah teknisi yang berpendidikan D3 minimal 2 orang. Jumlah tenaga administrasi yang berpendidikan D3 minimal 3 orang. atau D3 minimal 4 orang yang bertugas di UHAMKA.workshop/ pagelaran/ pameran/peragaan yang tidak hanya melibatkan dosen PT sendiri Prestasi dalam mendapatkan penghargaan hibah.

penurunan golongan satu tingkat dibawahnya. e. dinonaktifkan sampai dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) sesuai tingkat pelanggaran b. Tenaga kependidikan tetap yang sudah mengabdi lebih 15 tahun berkinerja baik diberikan kesempatan untuk mengikuti seleksi penerimaan calon Haji yang dibiayai oleh UHAMKA Punishment a. Tenaga kependidikan tetap yang sudah mengabdi lebih dari 25 tahun berkinerja baik diberikan kesempatan kepada putra-putri yang bersangkutan untuk kuliah di UHAMKA bebas biaya BPP. Tenaga kependidikan yang melakukan pelanggaran administratif maupun akademik. Upaya peningkatan kualifikasi dan kompetensi Tenaga kependidikan yang berprestasi berhak menerima reward dalam bentuk kenaikan golongan satu tingkat. 2. BOP. pemberian surat peringatan (1. dan 3). pemberian surat peringatan (1. d. Tenaga kependidikan yang melakukan pelanggaran moral diberikan sanksi berjenjang mulai dari teguran.Jumlah tenaga administrasi yang berpendidikan SMA/SMK maksimal 20% dari jumlah tenaga kependidikan di fakultas. c. c. 35 . 2. Tenaga kependidikan yang berprestasi mendapatkan penghargaan berupa sertifikat. Tenaga kependidikan tetap yang sudah mengabdi 20 tahun berkinerja baik diberikan kesempatan kepada putra-putri yang bersangkutan untuk kuliah di UHAMKA bebas biaya BPP dan BOP f. diberikan sanksi berjenjang mulai dari teguran. dan 3). b. dan sks g. Tenaga kependidikan tetap yang sudah mengabdi 15 tahun berkinerja baik diberikan kesempatan kepada putra-putri yang bersangkutan untuk kuliah di UHAMKA dengan sejumlah keringanan biaya. Tenaga kependidikan yang telah mengabdi dalam jangka waktu periode lima (5) tahunan berkinerja baik mendapatkan penghargaan berupa cinderamata dan uang. dinonaktifkan sampai dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) sesuai tingkat pelanggaran a.

Triwulan ketiga. SUB STANDAR 1 Pengelolaan Dana ASPEK Periodesasi Anggaran PEMBIAYAAN BUTIR STANDAR (INDIKATOR) Ketua Program Studi wajib mengetahui tentang periode anggaran untuk dimulai 1 September sampai dengan 31 Agustus. 1 Maret sampai dengan 31 Mei 36 . Triwulan pertama.9. Pembagian periodesasi dalam anggaran adalah sebagai berikut : a. Triwulan kedua. 1 Desember sampai dengan 28 Februari c. NO. Satu periode anggaran dibagi menjadi 4 triwulan anggaran. 1 September sampai dengan 31 November b.

Pimpinan unit kerja mengajukan pencairan anggaran dengan SPP (Surat Permintaan Pencairan) yang ditandatangani penanggung jawab aktivitas dan pimpinan unit kerja b. c. Biro keuangan kemudian membuat SPMU yang telah diotorisasi Kepala Biro Keuangan kemudian diserahkan kepada urusan pelayanan. Prosedur pencairan anggaran terdiri dari : 1. Pimpinan unit kerja bersama pelaksana aktivitas menjalankan kegiatan berdasarkan rencana kegiatan yang tertuang pada APB untuk kemudian pada saatnya harus dipertanggungjawabkan. Rektor/Warek terkait menganalisis kegiatan yang diajukan oleh unit kerja. 37 . 1. 1 Juni sampai dengan 31 Agustus. Pimpinan unit kerja mengajukan SPP beserta proposal yang berisi rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dan harus sesuai dengan APB Universitas yang telah diajukan sebelumnya kepada Rektor/Warek terkait b. e. Apabila hasil verifikasi menunjukkan ketidaksesuaian. Rektor/Warek mengotorisasi SPP tersebut dan diberikan kepada Biro Keuangan d. Prosedur pencairan anggaran rutin (pokok) : a. SPP diajukan kepada Kepala Biro Keuangan Universitas untuk diverifikasi dan diotorisasi apabila sudah sesuai dengan APB. maka SPP dikembalikan kepada pimpinan unit kerja untuk diperbaiki dan segera diserahkan kembali ke Biro Keuangan. Bottom up merujuk pada penyusunan aktivitas yang diusulkan oleh unit kerja (program studi). Prosedur penyusunan anggaran kinerja berdasarkan ketentuan umum UHAMKA dilakukan dengan mekanisme bottom up dan top down. Urusan pelayanan kemudian membuat Bukti Kas Keluar (BKK) bersamaan dengan SPMU unit kerja. 2. 2. Top down merujuk pada dasar penyusunan aktivitas yang harus selaras dengan renstra Universitas yang berbasis pada struktur pendapatan atau alokasi pendanaan yang ditetapkan Universitas.Penyusunan Anggaran Pencairan Anggaran Triwulan keempat. Prosedur pencairan anggaran non rutin : a. 3. d. Pimpinan unit kerja dapat mencairkan uang berdasarkan SPMU diurusan pelayanan f. Apabila kegiatan disetujui.

3. e. Apabila ditolak maka SPJ dikembalikan ke unit kerja untuk diperbaiki. Kepala Biro Keuangan kemudian memverifikasi proposal dengan pertimbangan 2. Bukti penggunaan dana Satu set SPJ (Surat PertanggungJawaban) di atas diserahkan kepada Biro Keuangan untuk dianalisis apakah SPJ tersebut diterima atau ditolak (dapat berkoordinasi dengan BKM). Kepala Biro Keuangan menginformasikan kepada pimpinan unit kerja bahwa dana untuk proposal pengajuan dapat dicairkan. Pelaksana/penanggung jawab aktivitas menjalankan kegiatan berdasarkan rencana kegiatan (yang tertuang di proposal) untuk kemudian pada saatnya dipertanggungjawabkan Pimpinan unit kerja membuat surat pertanggungjawaban yang berisi : 1.c. semua dana dikelola oleh universitas dan disalurkan melalui fakultas dengan mekanisme yang transparan dan accountable 1. maka Kepala Biro Keuangan mengotorisasi SPP dan membuat SPMU dan diserahkan kepada urusan pelayanan d. 2. maka SPJ diserahkan ke BKM untuk dilakukan evaluasi anggaran. Penggunaan dana Penggunaan dana memperoleh rekomendasi dari BKM. Mengadakan seminar nasional d. Mengadakan studi komprehensif Program Studi tidak dilibatkan dalam pengelolaan dana hibah. 3. namun mengenai pengelolaannya dilaksanakan oleh pihak fakultas begitu pula pelaporan dan pertanggungjawaban penggunaan dana dilakukan oleh fakultas dengan mekanisme yang transparan dan accountable. Keterlibatan Program Studi dalam perencanaan anggaran dan pengelolaan dana dimulai pada penyusunan anggaran tahunan dengan fakultas. 2. Pertanggungjawab Pertanggung an jawaban 1. Pembelian media pembelajaran c. Program studi membuat rencana anggaran untuk: a. Apabila SPJ diterima maka diberikan kepada Urusan anggaran dan akuntansi keuangan. 38 . 4. Aktivitas yang terlaksana dan capaiannya. Apabila disetujui dan direkomendasikan oleh BKM dan dana tersedia. Jika urusan anggaran sudah mencatat SPJ. Pimpinan unit kerja mencairkan uang pada urusan pelayanan dan urusan pelayanan membuat Bukti Kas Keluar (BKK) f. Tercantum dalam RAB antara 50 sampai dengan 65% total anggaran. Pembelian buku-buku terbitan terbaru b.

termasuk gaji dan upah). Dialokasikan antara 2. sah dan tidak mengikat. Semua asset program studi adalah milik UHAMKA. 10. Semua asset yang dimiliki UHAMKA harus didokumentasikan dan bersertifikat atas nama PP Muhammadiyah. Sumber dana 4 Audit Pelayanan/penga bdian kepada masyarakat Unit Penjaminan 1. Tanah ASPEK 1. SUB STANDAR 1. Donatur dari masyarakat d. Usaha-usaha lain yang halal. 2. 3. Tata cara penggunaan dana disesuaikan dengan prosedur LPPM UHAMKA. 1. Disesuaikan dengan anggaran unit Mutu 2. Uang kuliah dari mahasiswa di UHAMKA b. Tata cara penggunaan dana disesuaikan dengan prosedur UHAMKA. Legalitas SARANA DAN PRASARANA BUTIR STANDAR (INDIKATOR) 1. Tata cara penggunaan dana disesuaiakan dengan prosedur UHAMKA. Pelaporan auditor menyampaikan laporan audit kepada Dekan. pengabdian pada masyarakat.untuk operasional (pendidikan. 2.d 10% dari RAB 2. Dana Universitas Perolehan dana sebagai sumber pembiayaan Program Studi diperoleh dari : a. Dialokasikan antara 2. 39 . Tata cara penggunaan dana disesuaikan dengan prosedur Lemlitbang UHAMKA 4. Dana penelitian 2.d 7% dari RAB 5. Proses audit dilaksanakan setiap tahun sekali oleh auditor internal UHAMKA. 1. Proses investigasi dan menilai akuntabilitas pertanggungjawaban penggunaan dana oleh program studi yang dilakukan oleh auditor internal UHAMKA.5 s. Bantuan Pemerintah c. penelitian. NO.5 s.

memiliki bukti standar dari konsultan pembangunan kredibel b. ada alarm d. Akses mendapatkan aliran listrik. memiliki lift yang standar untuk bangunan lebih dari 3 tingkat 40 . Struktur bangunan 3.2. memiliki tempat berkumpul f. Memiliki lapangan parkir g. 2. Keselamat Standar yang ditetapkan dalam keselamatan dan kenyamanan kampus harus memenuhi unsur an dan antara lain : kenyamanan a. Memiliki lapangan olah raga/lapangan upacara Setiap bangunan yang dibangun oleh UHAMKA hendaknya mendapatkan izin mendirikan bangunan (IMB) Standar yang ditetapkan dalam pembangunan kampus harus memenuhi unsur struktur bangunan antara lain : a. ada akses evakuasi c. Ideal untuk pengembangan program studi. Legalitas 2. bebas banjir d. Luas tanah 1. ada fasilitas pemadam kebakaran b. Drainase yang teratur e. Bebas banjir d. kebakaran) e. tahan gempa c. dan sarana lain c. ada hidran e. Akses Kriteria untuk memenuhi akses lokasi program studi yang ideal di antaranya dengan memperhatikan : a. 3. telpon. memiliki akses penyelamatan diri dari bahaya (gempa. Jalan menuju kampus b. Memiliki peluang untuk proyek penghijauan dan taman f. dirancang sesuai dengan pemanfaatan 2 Bangunan 1. Ketentuan untuk membangun kampus demi pengembangan program studi berdasarkan renstra UHAMKA.

ada ventilasi udara c. luas ruangan sesuai kapasitas f. h. minimal 24 m2 41 3. dibangun sesuai dengan peruntukan b. ruang kelas 2. pemeliharaan ringan b. memiliki kelengkapan sarana (lihat indikator sarana) a. Struktur Ruangan memiliki sanitasi memiliki tempat sholat memiliki toilet yang terstandar memiliki genset seluruh ruangan kecuali toilet terpantau oleh CCTV seluruh ruangan terdeteksi oleh alat pendeteksi asap rokok Standar unsur ruangan di program studi meliputi: a. ruang perpustakaan b. Perawatan 3 Ruangan 1. h. minimal 400 m2 5. pencahayaan yang cukup d. ruang kerja . terdapat sarpras pendukung pemeliharaan a. memiliki kelengkapan sarana (lihat indikator sarana) a. i. pemeliharaan berat d. 4. memiliki AC yang berfungsi baik c. pemeliharaan sedang c. kesesuaian warna dinding e. minimal 42 m2 b. memiliki AC yang berfungsi baik c. penerangan yang cukup Mekanisme pemeliharaan dan perawatan bangunan dilakukan melalui tahapan : a. g. rasio mahasiswa 1 : 30 e. memiliki penerangan yang cukup d. memiliki standar penerangan yang sesuai untuk membaca d.f. dilakukan berkala/rutin e. g.

memiliki AC yang berfungsi baik memiliki penerangan yang cukup memiliki toilet minimal 1 (satu) memiliki sarana kesehatan yang terstandar (ditentukan dalam standar tersendiri) 6.pimpinan b. memiliki AC yang berfungsi baik c. ruang laboratorium 5. memiliki sarana sesuai dengan spesifikasi laboratorium 4. memiliki penerangan yang cukup d. memiliki akses untuk penggunaan ICT yang lancar e. memiliki kelengkapan sarana (lihat indikator sarana) a. c. d. ruang aula a. IMM memiliki 1 ruangan di setiap komisariat c. organisasi mahasiswa tingkat fakultas minimal memiliki 1 ruangan (minimal 42 m2/ruangan) b. Setiap ruangan memiliki penerangan yang cukup d. memiliki penerangan yang cukup d. memiliki AC yang berfungsi baik atau jenis laboratorium tertentu AC harus selalu berfungsi c. Ukuran minimal 16 m2 b. c. Setiap kampus memiliki minimal 1 aula dengan luas minimal 400 m2 42 . ukuran minimal 24 m2 b. Memiliki sarana sesuai dengan spesifikasi setiap organisasi a. luas ruangan disesuaikan dengan spesifikasi laboratorium b. ruang kesehatan a. Ruang organisasi kemahasiswaa n 7. e. e. Memiliki AC yang berfungsi baik Terjangkau oleh CCTV Memiliki penerangan yang cukup Memiliki sarana yang sesuai dengan spesifikasi bimbingan konseling 8. ruangan bimbingan konseling a. d.

Setiap kampus memiliki minimal 10 (sepuluh) kantin Memiliki ventilasi udara yang baik Memiliki penerangan yang cukup Memiliki drainase yang baik 43 . Mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan spesifikasi lembaga/pusat kajian a. Memiliki penerangan yang cukup e. d. Memiliki AC yang berfungsi baik d. Setiap fakultas memiliki minimal 1 ruang dosen b. Memiliki toilet untuk dosen pria dan wanita yang terpisah e. Memiliki AC yang berfungsi baik c. kantin b. 9. Memiliki AC yang berfungsi baik d. d. Setiap kampus memiliki 1 ruang b. Memiliki sarana yang cukup (lihat standar sarana) a. Memiliki sarana informasi UHAMKA secara lengkap a. Memiliki AC yang berfungsi baik c.b. Luas minimal ratio 1 : 2 m2/dosen c. Memiliki penerangan yang cukup f. f. ruang penerimaan mahasiswa baru 13. e. Luas minimal 42 m2/ruangan b. c. ruang lembaga/pusat kajian 11. b. Memiliki sarana yang cukup (lihat standar sarana) a. Luas minimal 24 m2 10. ruang kerja dosen Memiliki AC yang berfungsi baik Memiliki toilet yang terpisah antara pria dan wanita Memiliki ruang operator Memiliki ruang ganti pakaian Memiliki gudang minimal 1 (satu) a. c. Memiliki penerangan yang cukup d. ruang pelayanan administrasi 12. Luas ruangan minimal 24 m2 c. Memiliki penerangan yang cukup d.

c. e. Luas minimal 24 m2 15. Senantiasa bersih dan terawat c. Memiliki e-book yang bisa diakses 44 . Tidak terpantau oleh CCTV 1. Memiliki sarana yang sesuai dengan spesifikasi kantin 14. Memiliki alarm f.e. Luas ruangan minimal 24 m2 c. Buku a. Memiliki ventilasi udara yang baik Memiliki penerangan yang cukup Memiliki sarana pemadam kebakaran Memiliki kelengkapan dapur yang cukup Luas disesuaikan dengan kebutuhan Memiliki ventilasi udara yang cukup Memiliki penerangan yang cukup Terjangkau oleh sarana pengangkutan barang Memiliki alat pemadam kebakaran Memiliki alarm 17. gudang a. c. Setiap kampus memiliki minimal 1 ruang pos keamanan b. b. d. toilet 4 Kepustakaan 1. e. Memiliki ventilasi udara yang cukup d. f. pos keamanan a. Terpantau oleh CCTV a. Memiliki penerangan yang cukup e. 16. dapur b. Memiliki penerangan yang cukup d. Jenjang sarjana : 500 buku/program studi 2. Memiliki judul buku sesuai dengan bidang Pendidikan Matematika a. Jumlah toilet antara wanita dan pria 60 : 40 b. Memiliki alat pemadaman kebakaran g. d.

4. Berlangganan journal ilmiah terakreditasi internasional. Berlangganan e-journal minimal 2 journal/program studi 5. Disertasi 5. 2. Meja belajar yang bisa dilipat atau mudah dipindahkan Setiap ruangan kelas ada meja dosen 1 (satu) unit dilengkapi dengan kursi 2. Memiliki meja belajar sesuai dengan jumlah mahasiswa dalam setiap rombongan belajar belajar di setiap kuliah 2. 2. Mempunyai koleksi disertasi yang sesuai dengan program studi minimal 3 disertasi/prodi Mempunyai koleksi tesis yang sesuai dengan program studi minimal 6 tesis/prodi 3. Laboratori Memiliki laboratorium khusus sesuai dengan kebutuhan program studi um program Standar laboratorium ditetapkan tersendiri studi a. minimal 1 journal/fakultas 3. Meja 1. Tesis 5 Sarana Laboratorium 6. 4. Berlangganan majalah ilmiah sesuai dengan kebutuhan prodi minimal 1 majalah/prodi Memiliki prosiding minimal 9 buah dalam tiga tahun terakhir. 3. Skripsi/tu Mempunyai koleksi skripsi/tugas akhir sesuai dengan program studi minimal 200 gas akhir skripsi/prodi 1. Meja dosen 3. Lobaoratorium fotografi yang terstandar b. Laboratorium radio yang terstandar c. Prosiding 4. Berlangganan jurnal ilmiah nasional terakreditasi minimal satu buah/fakultas. Ruang 7 Kelengkapan interior Dekan 1.2. Laboratori Memiliki laboratorium dasar sesuai dengan spesifikasi fakultas di fakultas um dasar Diisi dengan standar ideal lab masing-masing prodi ! 2. Setiap program studi wajib memiliki dan menerbitkan jurnal yang dikelola oleh program studi satu jurnal. Ada 1 (satu) set meja/kursi tamu 1 (stu) set meja kerja 1 (satu) set lemari buku 1 (satu) set lemari dokumen 45 . Journal/m ajalah Ilmiah 1. Laboratorium televise yang terstandar 1.

Ada gambar simbol negara dan simbol Muhammadiyah 1. 4. 5. Kelengka pan Dapur 8. asjid M 1. 4. Memiliki 1 (satu) set tempat tidur Meiliki 1 (satu) set meja kerja untuk dokter Memiliki 1 (satu) set meja kerja untuk apoteker Memiliki 1 (satu) set lemari obat-obatan Kelengkapan lain ditetapkan tersendiri dalam standar klinik Memiliki 1 (satu) masjid atau Musholla setiap kampus 46 . 3. Prasarana Pendukung 1. 2. 6. 2. 4. 1. Ada televisi 7. 5. Kelengka pan Klinik 8. 4. Ada 1 (satu) set meja kerja Ada 1 (satu) set lemari buku Ada 1 (satu) set lemari dokumen Ada saluran telpon/internet Ada meja kerja sesuai dengan kebutuhan Ada lemari dokumen sesuai dengan kebutuhan Ada 1 (satu) set pesawat telpon Ada saluran telpon/internet Memiliki kursi sesuai dengna kapasitas ruangan Memiliki 1 (satu) set panggung Memiliki 1 (satu) set podium Memiliki pengeras suara yang memadai Memiliki 1 (satu) set lemari dokumen Ada gambar symbol Negara dan symbol Muhammadiyah 4. Memiliki alat-alat masak sesuai kebutuhan 2. Ruang kerja semua unit 6. 2. 1. Ruang pimpinan lain 5. Memiliki alat-alat untuk menghidangkan makanan sesuai kebutuhan 7. 3. 3. Kelengka pan aula 1.5. 3. Ada saluran telpon/internet 6. 2.

Memiliki 1 (satu) hall yang berfungsi untuk olah raga bulu tangkis/bola voli/futsal/tenis meja di kampus tertentu yang lahannya memungkinkan untuk pembuatan hall. La pangan Olah Raga dan Kesenian 3. 2. Pengelolaan parkir diserahkan kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang terkait . SISTEM INFORMASI DAN PROMOSI 47 . Ar eal Parkir Tambahkan ! Green house. Karaoke. Memiliki 1 (satu) lahan/ruang untuk kegiatan Kesenian Band. dll. Drama. 1. kebun percobaan dll. 3.2. 2. 1. 11. Memiliki areal parkir mobil yang memadai untuk setiap kampus. Memiliki areal parkir sepeda motor yang memadai untuk setiap kampus.

3.5% e) Terdapat Blocking pornografi Ketersediaan 99 % Rasio Printer per pemakai >= 10 % Penempatan dapat digunakan secara bersama. 1. 2. 5. 4. SUB STANDAR 1 Perangkat keras dan infrastruktur ASPEK Server Client Infrastruktur Konektifity Internet 1.3 Jaringan LAN dan WAN H/W Jaringan Minimal Teknologi Wireless Switch Catalis / CISCO Cabling Baldon USA Switch HUB Tricom Bandwidth per mahasiswa >= 56 Kbps Sekuriti: a) Semua pemakai harus diautentifikasi b) User name dan password harus terenkripsi c) Password harus diganti oleh pemakai minimal sebulan sekali d) Peminjaman password < 0. 5. Printer 3. 6.3 Processor Dual core 1 GHz Memori 2 MB Harddisk 124 GB Data storage 124 GB System operasi Windows dan Linux Management SNMP V. 2. Aplikasi Sistem Image Scanner Digital Kamera Antar Muka Jumlah Minimal 1 buah per unit kerja Jumlah Minimal 1 buah per unit kerja 1.NO. 3. kecuali pimpinan setingkat Rektor/Warek / Lembaga /Dekan/Direktur/Wadek /Kaprodi / Biro 2. Tingkat Kemudahan > 99. BUTIR STANDAR (INDIKATOR) Processor Quard core 2 GHz Memori 4 MB Harddisk 300 GB Data storage 300 MB Sistem Operasi Windows dan Linux Management SNMP V. 1. 2. 2. 2. 6. 4. 5. 3. 1. 1. 4.5 % 48 .

3. Dukungan Teknis: 49 2. Ketersediaan aplikasi >=95% 3. Keberlanjutan . Postgre SQL/SQL Server/ Oracle untuk Transaksi 3. tanpa harus mengorbankan kebutuhan yang ada. Backup a. Manual pemakaian > 80% telah online Kemutahiran Versi: Minimal 2 versi dari versi paling akhir Kesesuaian 1. Kesesuaian dengan Kemampuan keuangan: Aplikasi sedapat mungkin dipilih yang sesuai dengan kemampuam keuangan yang ada.Informasi Pemakai 3. Platform Windows/linux 2.5 % Platform >80% web based Kompatibilitas Kompatibel dengan IE. Waktu tanggap bantuan < 15 menit b. minimal sebulan sekali back up dipindahkan ke tempat tahan api Kualitas Layanan 1. DR. Tingkat keluhan pemakai <5% 4. HAMKA Back-end 1. Monzilla. Database MYSQL untuk CMS. Kesesuaian dengan Lapangan Kerja: Aplikasi yang digunakan merupakan aplikasi yang banyak digunakan dalam lapangan kerja.5 % Tingkat Keakuratan > 99. Aplikasi Penunjang Belajar Mengajar Tingkat Keserasian > 99. 5. 1. Waktu tanggap aplikasi < 200 ms 2. Kesesuaian dengan insfrastruktur: Aplikasi sedapat mungkin dipilih yang sesuai dengan infrakstruktur yang ada di Universitas Muhammadiyah Prof. 6. Perangkat Lunak: Adanya jaminan keberlanjutan dengan perjanjian yang dapat diperbaharui setiap tahun 2. Waktu kedatangan < 2 jam c. 4. DR. Ketersediaan Bantuan a. FireFox Warna Tampilan Harus mengandung warna dasar Universitas Muhammadiyah Prof. minimal seminggu sekali dilakukan Backup b.HAMKA 3. kecuali bersifat spesifik 2.

Pernah mengikuti Pelatihan Pemakai Aplikasi 4. Pengalaman : 1. PHP. Oracle c. XML. Pernah Ikut pelatihan Database terkait 3.4. JOMLA 2. Pernah Membuat Program Aplikasi 4. SQL Server. Minimal Pernah Mengikuti Pelatihan Menggunakan Internet dan e-mail b. Menguasai Bahasa Pemrograman Visual Basic. b. Dapat membaca Proses Bussines 1. minimal sekali pelatihan pemakai aplikasi terkait 1. Menguasai Bahasa Pemrograman Visual Basic. Pendidikan minimal S1 Informatika / Sistem Informasi 2. Menguasai Perangkat Lunak pengembang desain seperti dreamweaver. ASP HTML. Pengalaman : a. Dapat melakukan Backup database 1. Pendidikan minimal D3 Informatika / Sistem Informasi 2. JOMLA b. PHP. XML. SQL Server. Pernah mengikuti pelatihan pembuatan proses bisnis 1. 2. Menguasai Database : My SQL. Oracle 3. Dapat melakukan administrasi database d. ASP HTML. PHP. 1. dan Photoshop b. Menguasai teori warna 1. Pernah Ikut dalam membangun sistem informasi 2. Pengalaman : 1. Pengalaman : a. Pemakai dan Dukungan Teknis Pemakai / User Sistem Analisis Programmer Aplikasi Programmer Database Web Desainer Spesialis Jaringan Waktu tanggap < 5 jam. mulai dari pemberitahuan sampai dengan datang ke lokasi Waktu perbaikan < 1 hari. dimungkinkan untuk memberikan opsi replacement Pendidikan minimal SMA Pelatihan: a. Menguasai Database : My SQL. Pendidikan minimal D3 Informatika / Sistem Informasi 2. Pendidikan minimal D3 Informatika / Sistem Informasi 2. . Menguasai Bahasa pemrograman terkait 5. Pendidikan minimal SMA / SMK Informatika / Elektro 2. Pengalaman : 50 a.

b. Mengerti Pengalamatan Jaringan Mampu mengkonfigurasi switch dan router mampu memasang jaringan lokal menguasai teknologi wireless dan Fiberoptic 12. d. c.a. PENELITIAN DAN PUBLIKASI ILMIAH 51 .

Hasil penelitian yang dibiayai oleh UHAMKA tidak boleh digunakan pada perguruan tinggi 52 . 3. Humaniora. Dosen tetap yang sedang cuti akademik tidak diperkenankan melakukan kegiatan penelitian. Manajerial. Dosen tetap yang sedang melanjutkan studi diperkenankan melakukan kegiatan penelitian. 6. Mengkoordinasi berbagai pusat kajian Akademik. 5. Kegiatan Pokok ASPEK Pengembangan Konsep 1. Berperan serta dalam berbagai kegiatan penelitian di Mendikbud atau lembaga lainnya. 2. 5. penelitian terapan. Kegiatan itu dapat berupa penelitian ilmiah murni. dan konsultasi Bidang Penelitian Ilmiah. 4. 3. 2. Kegiatan Penelitian 1. Membentuk pusat pengolahan data. 2. Dalam pertimbangan tertentu calon dosen tetap dapat melakukan kegiatan penelitian setelah mendapat persetujuan dari rektor. SUB STANDAR 1. Dosen yang hendak melakukan penelitian harus membuat proposal penelitian sesuai dengan kaidah keilmuan masing-masing. 6. Memberi dorongan (motivasi) kepada segenap Civitas Akademika untuk menemukan berbagai sumber penelitian dalam arti akademik dan finansial. Dosen tidak tetap hanya boleh menjadi anggota kelompok dalam kegiatan penelitian kelompok dan hanya boleh satu penelitian dalam satu tahun. Dosen yang mengajukan proposal penelitian adalah dosen tetap UHAMKA dapat perseorangan atau berkelompok. Pengembangan instrument. Kegiatan ini berupa kajian keilmuan dengan prosedur ilmiah sesuai dengan kompetensi dosen. Kegiatan Penelitian yang dilakukan oleh dosen dimaksudkan untuk pengembangan keilmuan yang dimiliki oleh dosen. atau Pusat Kajian lainnya Kegiatan Penelitian yang dimaksud mencakup kegiatan ilmiah dan merupakan salah satu dari Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah.NO. Dosen tetap karena satu dan lain hal berhenti sebagai dosen tetap di UHAMKA. 2. dan masyarakat. 3. perusahaan. dan pengembangan. 4. Mengembangkan Sumber Daya Dosen yang mapan dalam perencanaan Penelitian. 1. Prosedur Penelitian Dosen Peneliti BUTIR STANDAR (INDIKATOR) Mengembangkan konsep pemikiran serta cara-cara peningkatan mutu akademik di UHAMKA maupun untuk kepentingan umat. dan sumber informasi pedoman penelitian maupun hasil penelitian.

2. Proposal yang kelengkapannya sudah memenuhi syarat akan dihimpun oleh pihak Lemlitbang. FKIP : merah. 53 . transportasi. Proposal dibuat rangkap 5 (lima). nama peneliti. Pusat-pusat studi : sesuaikan dengan asal ketua tim peneliti. metode penelitian. Pengajuan Proposal 1. F. 3. daftar pustaka. Proposal yang diajukan oleh dosen akan diperiksa kelengkapannya oleh staf Lemlitbang UHAMKA. Lembar persetujuan ditandatangani oleh Dekan.d 30% dari total anggaran. lain. FE . Pihak Lemlitbang bersama dengan pimpinan UHAMKA akan menentukan jadwal review. FT : biru muda. atau ketua pusat studi. FAI : hijau. nama fakultas. 7. masalah penelitian. jadwal penelitian. 7. rumusan masalah. 4. Pada sampul tertulis judul penelitian lengkapi dengan logo fakultas. Anggaran terdiri dari komponen ATK. b. 5. kajian pustaka atau kajian teori. dan lampiran terdiri dari anggaran dan daftar riwayat hidup peneliti. konsumsi. pelaporan data. Kelengkapan teknis dari proposal terdiri dari : a. FIKES : ungu. e. tetapi minimal terdiri dari : latar belakang masalah. Psikologi : jingga. Proposal yang telah direview akan dikembalikan kepada pengusul. dan tahun penelitian. Proposal yang dinyatakan layak akan diajukan kepada Lembaga Penelitian dan Pengembangan dan selanjutnya menandatangani kontrak penelitian. Honor peneliti berkisar antara 15% s. c. atau jika dibutuhkan akan menunjuk reviewer eksternal untuk mereview proposal yang masuk. d. Pasca Sarjana : biru tua. FKIP : coklat. atau Direktur pasca sarjana. Warna sampul sesuai dengan warna sampul asal fakultas ketua peneliti sebagai berikut. Proposal diajukan secara perorangan atau kelompok kepada Ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Lemlitbang) UHAMKA. Isi proposal. tujuan penelitian. Dalam pertimbangan tertentu dapat melebihi 5 (lima) orang setelah mendapat persetujuan tim reviewer. selanjutnya ditindaklanjuti sesuai dengan rekomendasi reviewer. Jumlah peneliti dalam satu kelompok maksimal 5 (lima) orang.3. pengolahan data. disesuaikan dengan tradisi keilmuan setiap bidang kajian. seminar. baik tim internal maupun eksternal. FMIPA : putih. kuning. 6. selanjutnya Lemlitbang akan berkoordinasi dengan pimpinan UHAMKA untuk menunjuk reviewer internal. dan honor peneliti.

Reviewer 1. Proposal yang dinyatakan tidak layak tidak dikembalikan kepada pengusul. Bagi Penelitian yang didanai oleh pihak eksternal ketentuan pembuatan proposal mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh pihak pemberi dana. Keputusan hasil telaah para reviewer adalah keputusan final dan harus ditaati oleh para pengusul Reviewer eksternal dibutuhkan jika UHAMKA tidak memiliki dosen yang keahlian sesuai dengan proposal yang diajukan. 2. Penetapan 1. 6. Reviewer adalah dosen yang bertugas untuk menilai. Reviewer eksternal ditunjuk oleh Wakil Rektor I. 4. Reviewer Eksternal 1. Syarat-syarat menjadi reviewer adalah dosen yang memiliki kepangkatan akademik minimal lektor dan serendah-rendahnya memiliki ijazah S2 melalui mekanisme recruitment reviewer. Lemlitbang Dikti. 3. Kegiatan Reviewer eksternal adalah berdiskusi dengan para pengusul proposal sebelum proposal dikirim ke pihak pemberi dana penelitian. Pemenang Hasil Reviewer 2. Ketua Lemlitbang boleh menentukan proposal tersebut layak atau tidak dikirim ke pihak pemberi dana dengan memperhatikan pertimbangan dari reviewer Proposal yang dinyatakan layak oleh tim reviewer dapat melanjutkan penelitian dengan dana internal UHAMKA. Pengusul proposal harus melaksanakan rekomendasi dari Reviewer. 3. mengevaluasi dan merekomendasikan kelayakan proposal penelitian dosen. dan lain sebagainya. 3.8. Hasil telaah reviewer eksternal untuk kegiatan penelitian dengan dana eksternal hanya sebagai bahan pertimbangan. Recruitment reviewer dilakukan oleh lembaga penelitian dan pengembangan melalui mekanisme yang diatur secara teknis oleh Lemlitbang berdasarkan kriteria dan waktu yang telah ditentukan Reviewer internal terdiri dari 2 (dua) dosen yang dinilai ahli dalam bidangnya dan ditunjuk oleh pimpinan UHAMKA/Lembaga. Reviewer eksternal dibutuhkan khusus untuk proposal penelitian yang diajukan untuk kegiatan penelitian yang didanai oleh pihak luar seperti P2M Dikti. selanjutnya didiskusikan kembali dengan reviewer. 4. Reviewer diberikan kesempatan tiga hari untuk membaca proposal yang diajukan dan pada jadwal yang ditentukan serta berdiskusi dengan para pengusul proposal. atau Kementerian Ristek. 5. sebelum dinyatakan layak. 2. tetapi menjadi dokumen Lemlitbang UHAMKA 54 .

Ketua Lemlitbang akan meminta bantuan pimpinan fakultas.. Setiap peneliti wajib melakukan laporan kemajuan secara lisan atau tertulis kepada Lemlitbang UHAMKA mengenai kemajuan penelitian. 5. Penelitian Hibah Kompetitif Internal dilakukan 2 kali setiap tahun dengan pagu anggaran maksimal Rp. Dana yang diberikan kepada peneliti pada tahap I adalah 50% dari total anggaran. 6. Ketua tim pengusul wajib menandatangani kontrak penelitian rangkap dua. Waktu pelaksanaan penelitian minimal 4 bulan dan maksimal 8 bulan tergantung pada tingkat kompleksitas bidang yang diteliti. Besarnya dana yang diberikan kepada peneliti untuk tempat penelitian di wilayah Jakarta. maksimal Rp. atau pasca sarjana. dan Wakil Rektor II sebagai pejabat yang mengetahui. maksimal Rp.000. 9. 8. 11.000 (dua puluh juta rupiah) setiap proposal. 6000. dan sejumlah ketentuan yang berkaitan dengan sanksi-sanksi keterlambatan atau tidak selesainya kegiatan penelitian. waktu penelitian. 20.yang akan ditandatangani oleh ketua tim peneliti sebagai pihak kedua. lanjut Evaluasi 2. Tangerang. atau 55 . Kontrak penelitian ditandatangani oleh ketua Lemlitbang sebagai pihak pertama dan Lemlitbang ketua tim pengusul proposal sebagai pihak ke dua. Pencairan dana melalui Biro Administrasi Keuangan UHAMKA setelah mendapat surat pengantar dari Lemlibang dan disetujui oleh Wakil Rektor II.000. Depok. Dana tahap II diberikan kepada peneliti setelah peneliti melaporkan hasil penelitiannya dan dikenakan pajak dari komponen honor peneliti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.000. Rangkap pertama diberi materai Rp. dan Bekasi. 4.000 (sepuluh juta rupiah) setiap proposal sedangkan untuk tempat penelitian di luar tempat yang disebutkan di atas. setelah mendapat persetujuan dari reviewer dan rektor. 2.Kontrak dengan 1.7. Sanksi diberikan kepada peneliti yang melewati jadwal yang telah ditetapkan berupa pemotongan berdasarkan keterlambatan 0. 10. Besarnya dana dapat melebihi ketentuan butir 5. Isi Kontrak penelitian terdiri dari ketentuan tentang dana penelitian. . Monitoring dan Evaluasi Internal dilakukan dua bulan setelah penelitian dilakukan. tergantung pada tingkat kompleksitas penelitian.000. 3. 25. 3. 10.5 % x per hari maksimum 20 % dari nilai kontrak dan sebaliknya bagi peneliti yang tidak melakukan penelitian harus mengembalikan uang yang diterima pada tahap I 4 Monev dan tindak Monitoring dan 1.

bab II kajian teori. d. Laporan penelitian dijadikan dokumen penelitian yang akan dijadikan sebagai bukti fisik untuk akreditasi program studi. Komponen laporan penelitian terdiri dari. Artikel ilmiah dapat dijadikan bahan publikasi pada berbagai jurnal ilmiah baik internal maupun eksternal. 6. 5. instrumen penelitian. atau temuan lain. grafik. Setiap laporan hasil penelitian disertakan dengan artikel ilmiah. Bagi peneliti yang sudah melewati masa kontrak akan menerima surat peringatan Laporan hasil penelitian dilakukan setelah hasil penelitian diseminarkan dan ditandatangani oleh Dekan. Teknis Pembuatan Laporan. atau ketua pusat studi. ketua pusat studi untuk membantu memonitor kegiatan penelitian dosen. Laporan Hasil 1. Jika dibutuhkan tim reviewer diundang kembali untuk melakukan evaluasi terhadap kemajuan kegiatan penelitian. Direktur pascasarjana. kata pengantar. 3. Peneliti dapat mencairkan dana di Biro Keuangan setelah mendapat surat pengantar dari Lemlitbang. berupa ringkasan hasil penelitian. daftar isi. Seleksi secara teknis tentang kelayakan laporan hasil penelitian dilakukan oleh sekretaris Lemlitbang atau staf yang ditugasi oleh ketua Lemlitbang. Laporan hasil penelitian dan artikel ilmiah dibuat minimal rangkap 5 (lima). rekapitulasi pengeluaran keuangan. a. dan berbagai kebutuhan sumber informasi ilmiah lainnya. 4. bab III metodologi penelitian. bab IV temuan penelitian / pembahasan. Lampiran terdiri dari. daftar pustaka. riwayat hidup peneliti. Penelitian 2. dan mendapat persetujuan dari Wakil Rektor II. dan lampiran. foto. b. 3.4. peta. Laporan dilengkapi dengan satu keping CD yang berisi soft copy hasil penelitian dan artikel ilmiah. bab V simpulan dan saran. bab 1 pendahuluan. Pihak UHAMKA memfasilitasi penerbitan buku dari hasil penelitian yang akan dikoordinasikan dengan Wakil Rektor I dan Lembaga Penerbitan Lemlitbang UHAMKA dapat melaksanakan kegiatan seminar hasil penelitian sebagai sarana pengembangan kultur akademik dan publikasi hasil penelitian 56 . Warna sampul sesuaikan dengan warna sampul ketika mengajukan proposal. dibuat secara terpisah meskipun dalam lampiran sudah dicantumkan rekapitulasi pengeluaran keuangan. 4. Pada bagian awal didahului dengan abstrak. Tindak Lanjut 1. Penelitian 2. Laporan keuangan berupa kuitansi dll. c.

3. 7. 3. 8. sanksi. Pimnas. Dosen diberi kesempatan untuk mendapat pelatihan penelitian yang diselenggarakan oleh instansi lain setelah mendapat persetujuan dari Wakil Rektor I. Sanksi dan Kemudahan. dan mahasiswa. Lemlitbang berkewajiban memberikan informasi kepada semua dosen tentang berbagai informasi kegiatan penelitian. pengaduan 1. prasarana. 4. 57 . studio.5. dan sebagainya. 9. misalnya penelitian Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Lemlitbang bekerjasama dengan Wakil Rektor III yang dilakukan khusus untuk keikutsertaan dalam program PKM. misalnya penelitian di bidang perdamaian. Untuk kebutuhan tertentu Lemlitbang dapat mengadakan pelatihan bagi dosen. Bagi Peneliti yang melakukan penelitian dan berhasil dengan baik dapat mengajukan hasil penelitiannya untuk diterbitkan dalam bentuk buku. Pelatihan untuk mahasiswa. 5 Retensi . dan programprogram kemahasiswaan lain dari Kemdiknas. Pada setiap acara Dies Natalis UHAMKA hasil penelitian yang dinilai berprestasi baik diberi kesempatan untuk menjadi nara sumber dalam kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh panitia. Untuk kebutuhan tertentu Lemlitbang dapat mengadakan pelatihan bagi mahasiswa. kebun percobaan. 6. Pelatihan Penelitian 1. Pelatihan untuk dosen dilakukan pada bulan Januari sebelum dimulainya pembuatan proposal khususnya proposal yang akan didanai oleh P2M Dikti. penelitian Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Lemlitbang UHAMKA memfasilitasi penerbitan Proseding Hasil Penelitian dan Jurnal Ilmiah Penelitian secara berkala sebagai sarana pengembangan atmosfir akademik di lingkungan UHAMKA Setiap tahun Lemlitbang melakukan pelatihan penelitian untuk dosen. bekerjasama dengan Wakil Rektor IV. Tutor pelatihan adalah reviewer dari P2M Dikti atau pakar lainnya yang dianggap mampu. dan sarana lainnya untuk kepentingan penelitian. 5. & 2. atau juga instansi lainnya. 2. 4. Peserta pelatihan penelitian mahasiswa terdiri dari kelompok-kelompok mahasiswa yang mempunyai rancangan penelitian sebelum dibuat menjadi proposal penelitian. Dosen yang mengikuti pelatihan adalah dosen yang telah mempersiapkan rancangan penelitian sebelum menjadi proposal. Peneliti dapat menggunakan fasilitas di kampus seperti laboratorium.

5. 6. 7.

Karena alasan tertentu peneliti dapat mengajukan penundaan pelaporan penelitian yang disetujui oleh ketua Lemlitbang. Peneliti yang terlambat melaporkan hasil penelitian dikenai sanksi seperti yang tercantum dalam kontrak penelitian. Jika dalam hal tertentu peneliti beranggapan bahwa pelayanan kegiatan penelitian baik secara prosedur teknis, atau secara akademik, tidak memuaskan atau kurang memuaskan, dapat melaporkan kepada Rektor UHAMKA.

13.
NO. SUB STANDAR

PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
ASPEK BUTIR STANDAR (INDIKATOR) 58

1.

Kegiatan Pokok

Kegiatan Internal

Kegiatan eksternal

2.

2.

Prosedur Kegiatan

Dosen Pelaksana

1. 2. 3. 4. 5.

1. Internal: a. Membantu pimpinan universitas, fakultas/program studi dalam pelaksanaan pemberdayaan dan pengabdian masyarakat dalam upaya pengkajian sasaran yang tepat dan berkelanjutan. b. Mengembangkan program advokasi dan intervensi penguatan masyarakat kurang mampu secara ekonomi, sosial dan budaya di sekitar kampus c. Mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam bentuk soft skill kewirausahaan/enterpreunership d. Memberdayakan kekuatan alumni dalam rangka membangun jaringan kerjasama dalam pemberdayaan dan pengabdian masyarakat e. Mengembangkan kemampuan inovatif dosen dalam melaksanakan kegiatan pemberdayaan dan pengabdian masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan bidang ilmu masing-masing. Eksternal: a. Menindaklanjuti berbagai bentuk kerjasama yang dilakukan oleh universitas dengan berbagai instansi terkait, khususnya bidang pemberdayaan dan pengabdian masyarakat. b. Mengembangkan kerjasama pemberdayaan masyarakat di wilayah Jakarta dan Jabodetabek. c. Mengembangkan program pelatihan dan pendidikan bagi peningkatan kapasitas masyarakat di Jakarta, Jabodetabek dan sekitarnya. d. Mengembangkan kerjasama dengan pihak-pihak terkait seperti DP2M-Dikti, Kopertis Wilayah III, Kementrian terkait, pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota di Jakarta dan Jabodetabek, perusahaan dan sebagainya. Dosen yang mengajukan proposal pengabdian adalah dosen tetap UHAMKA dapat perseorangan atau berkelompok. Dosen tidak tetap hanya boleh menjadi anggota kelompok dalam kegiatan pengabdian kelompok satu kali dalam satu tahun. Dalam pertimbangan tertentu calon dosen tetap dapat melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat setelah mendapat persetujuan dari rektor. Dosen tetap yang sedang melanjutkan studi diperkenankan melakukan kegiatan pengabdian. Dosen tetap yang sedang cuti akademik tidak diperkenankan melakukan kegiatan 59

6.
7.

Pengajuan Proposal

1. 2.
3.

4.

5. 6.

7.

pengabdian. Dosen tetap karena satu dan lain hal berhenti sebagai dosen tetap di UHAMKA. Hasil pengabdian yang dibiayai oleh UHAMKA tidak boleh digunakan pada perguruan tinggi lain. Jumlah pengabdian dalam satu kelompok maksimal 5 (lima) orang. Dalam pertimbangan tertentu dapat melebihi 5 (lima) orang setelah mendapat persetujuan tim reviewer. Proposal diajukan secara perorangan atau kelompok kepada Ketua Lembaga Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UHAMKA. Proposal yang diajukan oleh dosen akan diperiksa kelengkapannya oleh staf LPPM UHAMKA. Proposal yang kelengkapannya sudah memenuhi syarat akan dihimpun oleh pihak LPPM, selanjutnya LPPM akan berkoordinasi dengan pimpinan UHAMKA untuk menunjuk reviewer internal, atau jika dibutuhkan akan menunjuk reviewer eksternal untuk mereview proposal yang masuk. Kelengkapan teknis dari proposal terdiri dari : a. Proposal dibuat rangkap 3 (tiga). b. Warna sampul hijau muda untuk proposal dan hijau tua untuk laporan hasil pengabdian. Pada sampul tertulis judul pengabdian lengkapi dengan logo, nama pelaksana kegiatan, dan tahun pengabdian. c. Lembar persetujuan ditandatangani oleh Dekan, atau Direktur pasca sarjana, atau ketua pusat studi. d. Isi proposal, disesuaikan dengan tradisi keilmuan setiap bidang kajian, tetapi minimal terdiri dari: analisis situasi, permasalahan mitra, target luaran, rencana kegiatan, rencana anggaran, dst. e. Anggaran terdiri dari komponen ATK, transportasi, konsumsi, pengolahan data, seminar, pelaporan data, dan honor pelaksana kegiatan. Honor pelaksana kegiatan berkisar antara 15% s.d 30% dari total anggaran. Pihak LPPM bersama dengan pimpinan UHAMKA akan menentukan jadwal review, baik tim internal maupun eksternal. Proposal yang telah direview akan dikembalikan kepada pengusul, selanjutnya ditindaklanjuti sesuai dengan rekomendasi reviewer. Proposal yang dinyatakan layak akan diajukan kepada Lembaga Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat dan selanjutnya menandatangani kontrak pengabdian. 60

Isi Kontrak pengabdian terdiri dari ketentuan tentang dana pengabdian. Reviewer diberikan kesempatan tiga hari untuk membaca proposal yang diajukan dan pada jadwal yang ditentukan akan berdiskusi dengan para pengusul proposal. dan Wakil Rektor II sebagai pejabat yang mengetahui.. sebelum dinyatakan layak. Proposal yang dinyatakan tidak layak tidak dikembalikan kepada pengusul. Reviewer eksternal dibutuhkan jika UHAMKA tidak memiliki dosen yang keahlian sesuai dengan proposal yang diajukan. 2. Reviewer internal 1. Kegiatan Reviewer eksternal adalah berdiskusi dengan para pengusul proposal sebelum proposal dikirim ke pihak pemberi dana pengabdian. Ketua LPPM boleh menentukan proposal tersebut layak atau tidak dikirim ke pihak pemberi dana dengan memperhatikan pertimbangan dari reviewer Proposal yang dinyatakan layak oleh tim reviewer dapat melanjutkan pengabdian dengan dana internal UHAMKA. Rangkap pertama diberi materai Rp. Reviewer internal terdiri dari 2 (dua) dosen yang dinilai ahli dalam bidangnya dan ditunjuk oleh pimpinan UHAMKA/Lembaga. selanjutnya didiskusikan kembali dengan reviewer. Reviewer eksternal ditunjuk oleh Wakil Rektor I. dan lain sebagainya. Penetapan 1. 3. tetapi menjadi dokumen LPPM UHAMKA Kontrak pengabdian ditandatangani oleh ketua LPPM sebagai pihak pertama dan ketua tim pengusul proposal sebagai pihak ke dua. Kontrak dengan 1. LPPM 2. Bagi Pengabdian yang didanai oleh pihak eksternal ketentuan pembuatan proposal mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh pihak pemberi dana. 6000. Keputusan hasil telaah para reviewer adalah keputusan final dan harus ditaati oleh para pengusul Reviewer Eksternal 1. Ketua tim pengusul wajib menandatangani kontrak pengabdian rangkap dua. atau Kementerian Ristek.8. 4. Pengusul proposal harus melaksanakan rekomendasi dari Reviewer. kegiatan pengabdian yang didanai oleh pihak luar seperti P2M Dikti. Lemlitbang Dikti. Hasil telaah reviewer eksternal untuk kegiatan pengabdian dengan dana eksternal hanya sebagai bahan pertimbangan. waktu pengabdian dan sejumlah ketentuan yang berkaitan dengan sanksi-sanksi keterlambatan 61 . 3. 3. Pemenang Hasil Review 2.yang akan ditandatangani oleh ketua tim pelaksana sebagai pihak kedua. Reviewer eksternal dibutuhkan khusus untuk proposal pengabdian yang diajukan untuk 3. 2.

Depok. atau tidak selesainya kegiatan pengabdian. Setiap pengabdian wajib melakukan laporan kemajuan secara lisan atau tertulis kepada LPPM UHAMKA mengenai kemajuan pengabdian. 10. 3. mahasiswa. Tangerang. maksimal Rp. dan Bekasi. Sebelum hasil pengabdian dilaporkan. 7. 5. Monitoring dan Evaluasi Internal dilakukan dua bulan setelah pengabdian dilakukan. lanjut Evaluasi 2.3. setelah mendapat persetujuan dari reviewer dan rektor. dan jika dibutuhkan pihak-pihak lain yang terkait dalam pengabdian itu diikutsertakan.000 (lima belas juta rupiah) setiap proposal. tim pelaksana kegiatan wajib menyelenggarakan Pengabdian seminar untuk mendapatkan tanggapan dari peserta seminar. Bagi pelaksana kegiatan yang sudah melewati masa kontrak akan menerima surat peringatan Seminar Hasil 1.5 % x per hari maksimum 20 % dari nilai kontrak dan sebaliknya bagi pelaksana kegiatan yang tidak melakukan pengabdian harus mengembalikan uang yang diterima pada tahap I Monev dan tindak Monitoring dan 1. Dana yang diberikan kepada pelaksana kegiatan pada tahap I adalah 50% dari total anggaran. Ketua LPPM akan meminta bantuan pimpinan fakultas. reviewer. Peserta seminar terdiri dari dosen di fakultas. Besarnya dana dapat melebihi ketentuan butir 5.000.500. atau pasca sarjana. 4. 6. Dana tahap II diberikan kepada pelaksana kegiatan setelah pelaksana kegiatan melaporkan hasil pengabdiannya dan dikenakan pajak dari komponen honor pelaksana kegiatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jika dibutuhkan tim reviewer diundang kembali untuk melakukan evaluasi terhadap kemajuan kegiatan pengabdian.000 (tujuh juta lima ratus ribu rupiah) setiap proposal sedangkan untuk tempat pengabdian di luar tempat yang disebutkan di atas. tergantung pada tingkat kompleksitas kegiatan pengabdian. 9. Besarnya dana yang diberikan kepada pelaksana kegiatan untuk tempat pengabdian di wilayah Jakarta. 8. 7. maksimal Rp. Sanksi diberikan kepada pelaksana kegiatan yang melewati jadwal yang telah ditetapkan berupa pemotongan berdasarkan keterlambatan 0. 4. Pencairan dana melalui Biro Administrasi Keuangan UHAMKA setelah mendapat surat pengantar dari LPPM dan disetujui oleh Wakil Rektor II. 62 . atau ketua pusat studi untuk membantu memonitor kegiatan pengabdian dosen. 15. Waktu pelaksanaan pengabdian minimal 4 bulan dan maksimal 8 bulan tergantung pada tingkat kompleksitas bidang yang diteliti. 2.

Artikel ilmiah dapat dijadikan bahan publikasi pada berbagai jurnal ilmiah baik internal maupun eksternal. 4.3. Laporan keuangan berupa kuitansi dll. berupa ringkasan hasil pengabdian. Laporan dilengkapi dengan satu keping CD yang berisi soft copy hasil kegiatan pengabdian dan artikel ilmiah. Teknis Pembuatan Laporan. 3. 2. 3. 5. Setiap tahun LPPM melakukan pelatihan pengabdian untuk dosen. Tanggapan peserta seminar dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk membuat laporan Laporan Hasil 1. Setiap laporan hasil pengabdian disertakan dengan artikel ilmiah. Laporan kegiatan pengabdian dijadikan dokumen pengabdian yang akan dijadikan Pengabdian sebagai bukti fisik untuk akreditasi program studi. Pelaksana kegiatan dapat mencairkan dana di Biro Keuangan setelah mendapat surat pengantar dari LPPM. Tindak Lanjut 1. kesimpulan. Dosen yang mengikuti pelatihan adalah dosen yang telah mempersiapkan rancangan 63 . permasalahan mitra. Pelatihan untuk dosen dilakukan pada bulan Januari sebelum dimulainya pembuatan proposal khususnya proposal yang akan didanai oleh P2M Dikti. Laporan hasil kegiatan pengabdian dilakukan setelah hasil kegiatan pengabdian Pengabdian diseminarkan dan ditandatangani oleh Dekan. solusi yang ditawarkan. Komponen laporan kegiatan pengabdian terdiri dari: analisis situasi. 4. atau juga instansi lainnya. 2. Laporan hasil pengabdian dan artikel ilmiah dibuat minimal rangkap 5 (lima). d. tindak lanjut. direktur pascasarjana. dan mendapat persetujuan dari Wakil Rektor II. Pihak UHAMKA memfasilitasi penerbitan buku dari hasil pengabdian yang akan dikoordinasikan dengan Wakil Rektor I dan Lembaga Penerbitan Pelatihan 1. a. 3. Dosen diberi kesempatan untuk mendapat pelatihan pengabdian yang diselenggarakan oleh instansi lain setelah mendapat persetujuan dari Wakil Rektor I. dan mahasiswa. dibuat secara terpisah meskipun dalam lampiran sudah dicantumkan rekapitulasi pengeluaran keuangan. Warna sampul warna hijau tua. b. atau ketua pusat studi. c. dan berbagai kebutuhan sumber informasi ilmiah lainnya. 6. Pengabdian 2. Seleksi secara teknis tentang kelayakan laporan hasil pengabdian dilakukan oleh sekretaris LPPM atau staf yang ditugasi oleh ketua LPPM.

penelitian Al Islam dan Kemuhammadiyahan. sanksi. 9. Tutor pelatihan adalah reviewer dari P2M Dikti atau pakar lainnya yang dianggap mampu. Peserta pelatihan kegiatan pengabdian mahasiswa terdiri dari kelompok-kelompok mahasiswa yang mempunyai rancangan pengabdian sebelum dibuat menjadi proposal pengabdian. prasarana. LPPM bekerjasama dengan Wakil Rektor III yang dilakukan khusus untuk keikutsertaan dalam program PKM. SUB STANDAR ASPEK KERJASAMA DALAM DAN LUAR NEGERI BUTIR STANDAR (INDIKATOR) 64 . 8. dan sebagainya. 7. 5. Untuk kebutuhan tertentu LPPM dapat mengadakan pelatihan bagi dosen. dan program-program kemahasiswaan lain dari Kemdikbud. 6. & 2. kebun percobaan. Retensi dan sanksi Kemudahan. Karena alasan tertentu pelaksana kegiatan dapat mengajukan penundaan pelaporan pengabdian yang disetujui oleh ketua LPPM. atau secara akademik. studio. Pelaksana kegiatan dapat menggunakan fasilitas di kampus seperti laboratorium. Pimnas. Bagi Pelaksana kegiatan yang melakukan pengabdian dan berhasil dengan baik dapat mengajukan hasil pengabdiannya untuk diterbitkan dalam bentuk buku. tidak memuaskan atau kurang memuaskan. dan sarana lainnya untuk kepentingan pengabdian. Untuk kebutuhan tertentu LPPM dapat mengadakan pelatihan bagi mahasiswa. pengabdian sebelum menjadi proposal. Pelatihan untuk mahasiswa. LPPM berkewajiban memberikan informasi kepada semua dosen tentang berbagai informasi kegiatan pengabdian. 3. 6. NO. 7. dapat melaporkan kepada Rektor UHAMKA 14. Pada setiap acara Dies Natalis UHAMKA hasil pengabdian yang dinilai berprestasi baik diberi kesempatan untuk menjadi nara sumber dalam kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh panitia. misalnya penelitian di bidang perdamaian.5. misalnya pengabdian Al Islam dan Kemuhammadiyahan. 4. Pengabdian yang terlambat melaporkan hasil pengabdian dikenai sanksi seperti yang tercantum dalam kontrak pengabdian. bekerjasama dengan Wakil Rektor IV. Jika dalam hal tertentu peneliti beranggapan bahwa pelayanan kegiatan pengabdian baik secara prosedur teknis. 4. pengaduan 1.

Akses institusi dan lembaga yang disesuaikan dengan kebutuhan program studi seperti stasiun televise. kesehatan. Akses perpustakaan dan laboratorium 9. institusi atau persyarikatan Muhammadiyah 1. Semua pihak yang bekerjasama dengan Program studi Pendidikan Biologi berposisi sebagai mitra (posisi sejajar) 2. Pengembangan kurikulum 2. Terdiri dari lembaga. Setiap bentuk kerjasama dengan Program studi Pendidikan Biologi harus Syarat-syarat Pihak Mitra 2 Mitra Kerjasama Dalam Negeri Luar Negeri 3 Bidang Kerjasama Pendidikan dan Pengajaran Penelitian dan terdokumentasikan melalui Memorandum of Understanding 1. industri. Pengembangan karier dosen dan tenaga kependidikan 4.1 Prinsip Kerjasama Hakekat Kerjasama 1. Bertujuan untuk meningkatkan kinerja bagi semua pihak 4. Pertukaran dosen/dosen tamu 5. rumah produksi. Lembaga resmi yang mempunyai reputasi internasional 2. instansi pemerintah. Lembaga resmi bukan partai politik atau afiliasi partai politik 1. Tidak sedang berada dalam sengketa dengan pihak lain atau sedang dihukum berdasarkan keputusan pengadilan 3. Pengadaan/pemanfaatan fasilitas 7. dsb. Pihak yang bekerjasama dengan Program studi Pendidikan Biologi adalah lembaga milik masyarakat atau negara 3. Tidak melakukan penetrasi ideologi yang bertentangan dengan ideologi negara ataupun persyarikatan Muhammadiyah 2. Pihak yang bekerjasama dengan Program studi Pendidikan Biologi dapat berada di dalam maupun luar negeri 4. 1. Bermanfaat untuk pengembangan program studi. pendidikan. Sharing materi penelitian 65 . Lembaga resmi yang mempunyai reputasi yang baik 2. radio. Pengembangan model pembelajaran 8. Studi lanjut dosen dan tenaga kependidikan 3. Pertukaran mahasiswa 6. Bermanfaat untuk pengembagnan program studi institusi atau Persyarikatan Muhammadiyah 3. ekonomi dan lembaga-lembaga yang bergerak di bidang sosial humaniora 1.

Karya Ilmiah Pemberdayaaan dan Pengabdian Masyarakat 2. 1. seminar/lokakarya bersama untuk mencari solusi alternatif 15. NO. 2. 3. 3. 6. SUB STANDAR ASPEK EVALUASI KINERJA BUTIR STANDAR (INDIKATOR) 66 . Sharing dana penelitian Seminar dan lokakarya bersama Penerbitan jurnal ilmiah bersama Penerbitan buku publikasi jurnal melalui website/ e-Journal Sharing kegiatan pengabdian kepada masyarakat Sharing dana kegiatan Diskusi. 5. 4.

Standar evaluasi Prinsip Standar Evaluasi A= Kinerja yang akan dievaluasi AB=Apa yang diharapkan dari kinerja A BD=harapan-harapan dari kinerja A AC=fakta-fakta mengenai A CE=proses analisis data AC sehingga menghasilkan nilai E DE=gap=besar perbedaan antara harapan (D) dan kenyataan (E) F= tolak ukur untuk menilai gap G=hasil evaluasi menggunakan tolak ukur F.1. Pengolahan data 5. bahwa faktor A memang bermasalah H=adalah hasil evaluasi menggunakan tolak ukur F. Pengumpulan data 4. Tindak lanjut evaluasi B D G I Model Evaluasi A Gap F H C E 2. Instrumen Metode evaluasi Prosedur / Langkah 1. bahwa faktor A tidak bermasalah. Utility (manfaat): Hasil evaluasi hendaknya bermanfaat bagi manajemen untuk pengambilan keputusan atas 67 . Alat-alat evaluasi:  Angket  Pedoman wawancara  Pedoman observasi 3. Memiliki teknik pengolahan data 1. Perencanaan kegiatan 3. Ada substansi yang akan dievaluasi 2. GI=tindak lanjut hasil evaluasi 1. Penentuan obyek dan subyek evaluasi 2. Memiliki teknik analisis data 4. Laporan hasil evaluasi 6.

1. Kehadiran pimpinan minimal 36 jam/minggu 2. Accuracy (akurat): Informasi atas hasil evaluasi hendaklah memiliki tingkat ketepatan tinggi. AIK: Penguasaan AIK mencapai skor 90 dari maksimal 100 68 . Citra Program studi Pendidikan Biologi dan UHAMKA di masyarakat 4. SDM: Dosen Tenaga Kependidikan Disiplin kerja 4. 7. 4. hasil evaluasi kinerja tenaga kependidikan harus diinformasikan kepada yang bersangkutan sebagai alat evaluasi bagi perbaikan di kemudian hari 3. Kehadiran dosen mengajar minimal 95% 3. Kehadiran tenaga kependidikan tepat waktu mencapai 95% 1.2. tersedianya hasil evaluasi kinerja dosen harus diinformasikan kepada dosen yang bersangkutan sebagai alat evaluasi bagi perbaikan di kemudian hari 3. Penilaian Kinerja DP3 dosen dan program yang sedang berjalan. 5. evaluasi kinerja tenaga kependidikan dilaksanakan secara periodik setiap tahun berdasarkan instrumen yang distandarisasikan oleh UHAMKA 2. 3. tersedia evaluasi kinerja dosen dilaksanakan secara periodik oleh Program studi Pendidikan Biologi pada setiap akhir semester berdasarkan instrumen yang distandarisasikan oleh UHAMKA 2. 6. Bidang yang akan dievaluasi Pencitraan 3. 3. Pengembangan kelembagaan  Izin operasional  Akreditasi program studi  Akreditasi internasional Posisi Program studi Pendidikan Biologi di antara Program studi di UHAMKA Posisi Program studi Pendidikan Biologi di antara Program studi Pendidikan Biologi di PTM Posisi Program studi Pendidikan Biologi di tingkat nasional Keharmonisan internal Program studi Pendidikan Biologi Keharmonisan eksternal Program studi Pendidikan Biologi 1. Feasibility (layak): Hendaknya proses evaluasi yang dirancang dapat dilaksanakan secara layak. tersedianya hasil evaluasi kinerja dosen harus didokumentasikan secara rapi dan dilaporkan kepada Dekan. hasil evaluasi kinerja tenaga kependidikan harus didokumentasikan secara rapi dan dilaporkan kepada rektor 1. 3.

Prestasi rata-rata minimal 80 skor dari maksimal 100 4. Kepimpinan rata-rata minimal 80 skor dari maksimal 100 1. (Survei Kepuasan pelanggan) Penilaian dosen oleh mahasiswa.5 dari skor maksimal 5 4. Mahasiswa minimal 75% 2. Tanggungjawab rata-rata minimal 80 skor dari maksimal 100 5. Pengguna lulusan 80% 4.75 dari skor maksimal 5 3. Dosen 80% 5. Kompetensi professional rata-rata minimal 3.5 dari skor maksimal 5 Tersedianya perangkat evaluasi Tingkat kepuasan pelanggan dilaksanakan berdasarkan penelitian yang menggunakan instrumen yang valid dan kredibel. Kesetiaan rata-rata minimal 90 skor dari maksimal 100 3. Kompetensi paedagogik rata-rata minimal 3. Kerjasama rata-rata minimal 80 skor dari maksimal 100 8. Ketaatan rata-rata minimal 80 skor dari maksimal 100 6.75 dari skor maksimal 5 2. Tenaga Kependidikan 80% 69 .tenaga kependidikan 5. Alumni minimal 75% 3. Prakarsa rata-rata minimal 80 skor dari maksimal 100 9. Kompetensi kepribadian rata-rata minimal 3. Kejujuran rata-rata minimal 90 skor dari maksimal 100 7. dengan indikator capaian kepuasan berdasarkan: 1. teman sejawat dan atasan langsung Tingkat kepuasan (yang dilakukan melalui survey rutin tahunan) 2. Kompetensi sosial rata-rata minimal 3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->