No 2. Patofisiologi melasma Jawaban: patogenesis melasma belum diketahui secara pasti.

Melasma adalah hipermelanosis yang dapat pada umumnya simetris berupa makula yang tidak merata berwarna coklat muda samapai coklat tua, mengenai area yang terpajan sinar ultraviolet dengan tempat predileksi pada pipi, dahi, daerah atas bibir, hidung, dan dagu. Adanya perubahan pigmentasi kulit pada melasma berhubungan dengan peningkatan jumlah melanin. Hal ini dapat diakibatkan oleh peningkatan produksi melanin oleh melanosit yang disebut melanotik hiperpigmentasi, atau diakibatkan oleh peningkatan julah melanosit yang disebut melanositik hiperpigmentasi. Melanin terbentuk dari reaksi oksidatif melibatkan asam amino tirosin dengan adanya enzim tirosinase. Reaksi pertama dari sintesis melanin adalah tirosinase mengkonversi tirosin menjadi dihiroksipenilalanin(DOPA). Beberapa penelitian menunjukkan radiasi ultraviolet memainkan peranan penting dalam patogenesis melasma. Radiasi ultraviolet menyebabkan peroksidasi lipid di membran seluler, menyebabkan terbentuknya radikal bebas dan konsekuensinya menstimulasi melanosit untuk memproduksi melanin yang berlebihan. Radiasi ultraviolet B (UVB) menginduksi produksi alpha- melanocyte stimulating hormone (α-MSH) di keratosit. UVB juga diketahui meningkatkan jumlah adrenocorticotropin (ACTH). α-MSH dan ACTH keduanya merupakan turunan dari pro-opiomelanocortin (POMC) dan berikatan dengan reseptor melanocortin- 1, menginduksi pembentukan siklik AMP(cAMP). Aktivitas tirosin kemudian di stimulasi yang menyebabkan proliferasi melanosit dan kemudian meningkatkan produksi melanin.

No. 4. SPF itu apa? Jelaskan sunblock kimia dan fisika SPF adalah singkatan dari Sun Protector Factor. SPF digunakan untuk melawan efek buruk dari sinar matahari. Nilai ini menunjukkan tingkat lamanya tabir surya bisa melindungi kulit dari radiasi sinar matahari (UV) SPF terutama UVB atau berapa lama anda bisa berada dibawah sinar matahari tanpa membuat kulit terbakar ( sun burn ). Semakin tinggi nilai SPF, semakin besar perlindungan yang akan didapat. Jika anda memakai SPF 15, maka daya tahan kulit di bwh SM adalah 15 x 10 menit, yaitu 150 menit atau 2 -2,5 jam seblm kulit terbakar UVB: bekerja pada permukaan kulit dan menyebabkan kulit terbakar. _ UVA: Meresap masuk ke dalam kulit dan merusak DNA, ini membuat kekuatan UVA tidak bisa diukur dengan mudah karena efeknya tidak segera dilihat.

Sehingga sinarnya tidak sampai ke kulit dan tidak memberikan dampak buruk bagi kesehatan kulit. Laser Ruby Pangjang gelombang 684 nm. laser dg tujuan kosmetik d. 5 singkatan Laser Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation) merupakan mekanisme suatu alat yang memancarkan radiasi elektromagnetik. Laser CO2 Panjang gelombang 10. Macam-macam laser: A. Laser ruby diabsorbsi oleh pigmen biru dan hitam dan oleh melanin di kulit dan di rambut B. Laser argon selektif menghilangkan pigmen yang berada di kulit. veruka. Berfungsi menghancurkan sel dan memotong kulit dan jaringan. biasanya dalam bentuk cahaya yang tidak dapat dilihat maupun dapat lihat dengan mata normal. karena koagulasi sel darah merah dan penutupan kapiler terpotong. Dipakai untuk menghilangkan rambut .Sunblock fisik: Perlindungan secara fisik artinya kandungan dalam sunblock tersebut akan melakukan refleksi terhadap sinar matahari. Sunblock kimiawi: perlindungan secara kimia artinya. Laser argon Panjang gelombang 488 dan 514 nm. Dipakai pd lesi lunak. C. nevus. Perdarahannya sedikit. No.600 m. Laser Nd Yag Panjang gelombang 1064 nm. dalam sunblock terdapat bahan yang dapat melakukan perlindungan dengan cara mengabsorb sinar matahari kemudian mengubahnya menjadi energi yang lebih aman bagi kulit. Sehingga kulit terhindar dari bahayanya.

akan memberikan gambaran pseudohifa yang memanjang dan bentuk ragi yang bulat.6 Patofisiologi ENL Reaksi tipe II (reaksi eritema nodosum leprosum). serta komplikasi pada organ tubuh lainnya. pertumbuhan berlebihan flora kutaneus terjadi pada kondisi-kondisi tertentu yang menguntungkan. Jelaskan gambaran spagethy dan meatball! Pytiriasis versicolor disebabkan oleh jamur Malassezia furfur. Reaksi ini terjadi pada pasien tipe MB dan merupakan reaksi humoral. sendi (artritis). Ini merupakan organism opportunistic. Reaksi kompleks imun terjadi ant. sehingga disebut sebagai spaghetti and meatballs.ara antigen. Pada Pemeriksaan skuama penderita pytiriasis versicolor dengan larutan KOH (15-20%). 7. di mana basil kusta yang utuh maupun tak utuh menjadi antigen. dan komplemen. Infeksi Malassezia tidak menular.No. Kompleks imun ini dapat mengendap antara lain di kulit berbentuk nodul yang dikenal sebagai erirema nodosum leprosum (ENL). dan saraf (neuritis) dengan disertai gejala konstitusi seperti demam dan malaise. antibodi. . mata (iridosiklitis). Tubuh akan membentuk antibodi dan komplemen sebagai respons adanya antigen. yang normalnya berada pada keratin kulit dan folikel rambut individu pada saat pubertas dan setelah pubertas.

aureus dan herpes simpleks) Dermatitis nonspesifik pada tangan atau kaki Iktiosis/hiperliniar Palmaris/keratosis pilaris Pitiriasis alba Dermatitis di papilla mame White dermographism dan delayed blanch response Keilitis Lipatan infra orbital Dannie-Morgan Konjungtivitis berulang Keratokonus Katarak subkapsular anterior Orbita menjadi gelap Muka pucat atau eritem Gatal bila berkeringat Intolerans terhadap wol atau pelarut lemak Aksentuasi perifolikular Hipersensitif terhadap makanan Perjalanan penyakit dipengaruhi oleh factor lingkungan dan atau emosi Tes kulit alergi tipe dadakan positif Kadar IgE serum meningkat Awitan pada usia dini Diagnosis: tiga criteria mayor + tiga criteria minor No. Kriteria mayor dan minor Dermatitis Kriteria Mayor      Pruritus Dermatitis di muka atau ekstensor pada bayi dan anak Dermatitis di fleksura pada dewasa Dermatitis kronis atau residif Riwayat atopi pada penderita atau keluarganya Kriteria minor                       Xerosis Infeksi kulit (khususnya oleh S. 9 Penyakit yang menimbulkan timbulnya vesikel:   Varicela Herpes zooster .8.

vesikel. disekitar terdapat daerah eritematosa. UKK. dapat disemua tempat. suatu organel yang terletak pada melanosit pada lapisan basale epidermis (yang mengandung asam amino tirosin dan enzim tirosinase). kadang-kadang pada perut bagian bawah.       Dermatitis Kontak Impetigo Tinea Manus Tinea Pedis Vesikel Skabies Apa lagi ya ??? tambahin sendiri ya. terutama pada badan dan sedikit pada wajah dan ekstremitas. No. pustul. Dapat ditemukan beberapa stadium perkembangan vesikel mulai dari eritema. No. meninggi. lesi berkelompok-kelompok vesikel sampai bula diatas daerah eritomatosa. Melanin disintesis oleh melanosome. badan. Proses pembentukan melanin (melanogenesis) diawali dengan oksidasi dari asam aminotirosin menjadi L-dihidroksifenilalanin (L-DOPA) dan kemudian menjadi dopakuinon. 3 penyakit virus beserta UKK a.. herpes Zooster: Lokasi. genitalia. 10. Lesi yang khas bersifat unilateral pada dermatom yang sesuai dengan letak saraf yang terinfeksi virus. . UKK: papula berdiameter 1-5 mm. diwajah. berwarna putih seperti kulit atau putih mutiara. c. palatum mole.. paling sering pada servikal IV dan lumbal II. diskrit . 11. b. Moluskum Kontagiosum: lokasi. tampak seperti lilin dengan umbilikasi kecil sendiri-sendiri atau berkelompok. Melanin ditransfer menuju keratinosit terdekat dengan perantara dendrite pada melanosit. skuama hingga sikatrik. Bagaimana pigmen terbentuk? Mekanisme? Enzim tirosinase Enzim tirosinase Tyrosine DOPA dopaquinone → indol quinon → melanin Pigmen terpenting yang menentukan warna kulit manusia adalah melanin. varisela: lokasi. UKK: vesikel berukuran miliar sampai lentikuler. Dapat timbul pada mulut. Tahap ini dipercepat oleh enzim tirosinase dan merupakan tahap kritis dalam melanogenesis.

dan laju produksi melanosom bervariasi antara individu dengan ras yang berbeda. Peningkatan produksi sebum . sintesis melanin dirangsang oleh hipofisis MSH (Melanocyte Stimulating Hormone) 12. Disamping itu. bentuk. Ukuran. 2. melanin berkumpul dalam vesikel (gelembung) sekret imatur yang disebut premelanosom. Perubahan pola leratinisasi. Patofisiologi terjadinya akne Patofisiologi acne 1. Cahaya matahari merangsang sintesa melanin dan menyebabkan bertambah gelapnya melanin yang disintesa.Dalam melanosit. Vesikel kemudian mematang menjadi melanosom yang disebarkan melalui cabang sitoplasma melanosit ke keratinosit. berubah menjadi padat dan menyumbat saluran komedo.

3.kandung kemih dan rahim. a. antihistmin tidak dapat menghindarkan timbulnya reaksi alergi Dahulu antihistamin dibagi secara kimiawi dalam 7-8 kelompok.H1-blockers (antihistaminika klasik) Mengantagonir histamin dengan jalan memblok reseptor-H1 di otot licin dari dinding pembuluh. Jelaskan obat antihistamin 1. mengubah fraksi asam lemak. tetapi kini digunakan penggolongan dalam 2 kelompok atas dasar kerjanya terhadap SSP. sebum jadi kental. seperti prostaglandin. sinarizin. Efek anti-alerginya selain berdasarkan. setirizin. levokabastin (Livocab) dan emedastin (Emadin). Keuntungan lainnya adalah plasma t⅟2-nya yang lebih panjang. No. jadi d yang nomor 3 5. nizatidin dan roksatidin yang merupakan senyawa-senyawa heterosiklis dari histamin. flare reaction). oksomemazin. azelastin (Allergodil). Lagi pula sering kali bersama suatu zat stimulator motilitas lambung (cisaprida) pada penderita reflux. Terjadi respon hopspes berupa pembentukan circulating antibodies. juga sebagai zat pelindung tambahan pada terapi dengan kortikosteroida. 2. dan oksatomida (Tinset). sehingga dosisnya cukup dengan 1-2 kali sehari. Zat. loratidin. maka pada dosis terapeutis tidak bekerja sedative.bronchi dan saluran cerna. akrivastin (Semprex). Senyawa ini banyak digunakan pada terapi tukak lambug usus guna mengurangi sekresi HCl dan pepsin. yang mana sejumlah memiliki rumus dasar sebagai berikut: R-X-C-C-N=R1 dan R2 . dan fexofenadin. siproheptadin (periactin). Peningkatan flora pada folikel. Efeknya adalah berkurangnya hipersekresi asam klorida. MACAM Menurut struktur kimianya antihistaminika dapat dibagi dalam beberapa kelompok. yakni zat-zat generasi ke-1 dan ke-2. meklozin. famotidin. leukotrin dan kinin.H2-blockers (Penghambat asma) obat-obat ini menghambat secara efektif sekresi asam lambung yang meningkat akibat histamine. nyumbat d. dengan jalan persaingan terhadap reseptor-H2 di lambung. difenhidramin.Obat generasi ke-1: prometazin. ranitidine. memperberat akne. Obat-obat ini berkhasiat sedatif terhadap SSP dan kebanyakan memiliki efek antikolinergis b. tripelennamin. terfenadin. Penimgkatan hormon. hidroksizin. (klor) feniramin. Begitu pula melawan efek histamine di kapiler dan ujung saraf (gatal. 6. dll. Efeknya adalah simtomatis. 13. Penghambat asam yang dewasa ini banyak digunakan adalah simetidin. juga mengurangi vasodilatasi dan tekanan darah menurun. juga berkat dayanya menghambat sintesis mediator-radang. ketotifen (Zaditen). Pembentukan fraksi asam lemak. klemastin (Tavegil).zat ini bersifat khasiat antihistamin hidrofil dan sukar mencapai CCS (Cairan Cerebrospinal).Obat generasi ke-2: astemizol. 4.

R= gugus aromatic dan/atau heterosiklik. i. Antara lain mengurangi permeabilitas dari kapiler dan efektif guna melawan pruritus alergis (gatal-gatal). i. tetapi tidak merangsang selaput lender. •4-metildifenhidramin (Neo-Benodin®) Lebih kuat sedikit dari zat induknya. Ciba). •Karbinoksamin : (Polistin. Dosis: oral 2 x sehari 1mg a.dll). Dosis: oral 4 x sehari 50-100mg. Berguna sebagai obat tambahan pada Penyakit Parkinson.Kiemastin: Tavegyl (Sandos) Memiliki struktur yang mirip klorfenoksamin. (fumarat).N atau C. anti-emetik dan antivertigo (pusing-pusing).) Dengan efek antikolinergik dan sedative ringan. Dosis: oral 2-4 x sehari 50-100mg (sulfat). G. yang juga terdapat dalam molekul histamine. Organon) .c.5%. Dosis: oral 3 x sehari 50mg. Caladryl. i. 50mg •Klorfenoksamin (Systral. Adakalanya gugus ini merupakan bagian dari suatu struktur siklik. 2. antihistamin ini juga bersifat spasmolitik. mulai kerjanya pesat.D. Digunakan pada keadaan-keadaan alergi pula. tetapi dengan substituent siklik (pirolidin). Searle) Adalah senyawa klorteofilinat dari difenhidramin yang digunakan khusus pada mabuk perjalanan dan muntah-muntah sewaktu hamil. Dosis: oral 3-4 x sehari 4mg (maleat.Difenhidramin : Benadryl Di samping daya antikolinergik dan sedative yang kuat. Corsa-Azaron. Dapat dilihat bahwa inti molekul terdiri atas etilamin.m.DERIVAT ETANOLAMIN (X=O) a. Dosis: oral 2-3 x sehari 20-40mg (klorida). •2-metildifenhidramin = orfenadrin (Disipal. P. Astra) Adalah derivate klor dan metal. Maka layak digunakan untuk mengobati gejala-gejala alergi pada mata dan hidung (selesma) sebagai preparat kombinasi dengan nafazolin (Antistin-Privine. dalam krem 1. yang antara lain digunakan sebagai obat tambahan pada Penyakit Parkinson.v. dalam beberapa menit dan bertahan lebih dari 10 jam. •Tripelenamin (Tripel. Daya antihistaminiknya amat kuat. R1 dan R2 = gugus metal atau heterosiklik. lebih disukai sebagai obat tambahan Parkinson dan terhadap gejala-gejala ekstrapiramidal pada terapi dengan neuroleptika. antistin (Ciba) Daya antihistaminiknya kurang kuat. •Antazolin : fenazolin. seperti umpamanya pada antazolin dan klemastin. b. Zat-zat ini berdaya antikolinergik dan sedative agak kuat. 1. 10-50mg.B. 2 x 2mg.) Dosis: oral 4 x sehari 25-50mg.Dimana X= atom O. Dosis: 3 x sehari 20-40mg •Dimenhidrinat (Dramamine. juga digunakan sebagai obat anti-gatal pada urticaria akibat alergi (komb.DERIVAT ETILENDIAMIN (X=N) Obat-obat dari kelompok ini umumnya memiliki data sedative yang lebih ringan. bentuk.m. Pharbil) Adalah derivat piridil dan klor yang digunakan pada hay fever.

Schering).DERIVAT PROPILAMIN (X=C) Obat-obat dari kelompok ini memiliki daya antihistamin kuat. Dosis: 2-3 x sehari 25mg. Pada umumnya bersifat long-acting. 4. Schering) Adalah derivate klor yang kini hanya digunakan dalam preparat kombinasi anti-selesma (Apracur. Dl-. •Klemizol ( Allercur. maka digunakan pula dalam obat-obat batuk. SKF) Adalah derivate klor dengan daya 10 kali lebih kuat. Disamping . sedangkan derajat toksisitasnya praktis tidak berubah. •Bromfeniramin (komb. •Mepirin (Piranisamin) Adalah derivate metoksi dari tripelenamin yang digunakan dalam kombinasi dengan feniramin dan fenilpropanolamin (Triaminic.Ilvico. a. melainkan piperazin. •Klorfenamin (Klorfeniramin. Dosis: oral 3 x sehari 12.Feniramin : Avil (Hoechst) Zat ini berdaya antihistamink baik dengan efek meredakan batuk yang cukup baik.kini hanya digunakan sebagai krem 2% pada gatal-gatal akibat reaksi alergi (terbakar sinar matahari.Tripolidin : Pro-Actidil Derivat dengan rantai sisi pirolidin ini berdaya agak kuat. Khusus digunakan sebagai anti-emetik dan pencegah mabuk jalan. Schering) atau dalam salep/suppositoria anti wasir (Scheriproct. Juga digunakan dalam obat batuk.DERIVAT PIPERAZIN Obat-obat kelompok ini tidak memiliki inti etilamin. Juga digunakan sebagai obat batuk. Syntex) Adalah derivate siklik dari klorsiklizin dengan long-acting dan mungkin efek antiserotonin. •Buklizin (longifene. i. Merck) Adalah derivate brom yang sama kuatnya dengan klorfenamin. Wander) pada hay fever. sengatan serangga. Dosis: 3-4 x sehari 3mg (maleat). tetapi mulai kerjanya baru sesudah 1-2 jam. lebih dari 10 jam. Schering). 3. mulai kerjanya pesat dan bertahan lama. •Meklozin (Meklizin. Efek-efek sampingnya antara lain sifat sedatifnya ringan.5-25mg (maleat) pada mala hari atau 1 x 50mg tablet retard. Ultraproct. dan lain-lain).25%. Dosis: 3-4 x sehari 3-4mg (dl.5-25mg. 1-2 x sehari 50mg. Methyrit. Bentuk-dextronya adalah isomer aktif. Dosis: oral 1 x sehari 10mg (klorida) pada malam hari berhubung efek sedatifnya. Dosis: oral 3 x sehari 12. maka dua kali lebih kuat daripada bentuk dl (rasemis)nya: dexklorfeniramin (Polaramin. Postafene/Suprimal®) adalah derivat metilfenii dengan efek lebih panjang. padamana isomer-dextro juga aktif dan isomer-levo tidak. b. maleat) atau 3-4 x sehari 2mg (bentuk-d). Terutama digunakan sebagai anti-emetik dan pencegah mabuk jalan. sampai 24 jam (sebagai tablet retard).v. a. Namun demikian obat-obat ini sebaiknya jangan diberikan pada wanita hamil pada trimester pertama.Siklizin : Marzine Mulai kerjanya pesat dan bertahan 4-6 jam lamanya. krem 1.

•Fonazin (Dimetiotiazin) Adalah derivat sulfonamida dengan efek antiserotonin kuat yang dianjurkan pada terapi interval migraine. b. •Mequitazin (Mircol. •Oksomemazin (Doxergan.Sinarizin : Sturegon (J&J). 3-4 x sehari 4-8mg.) Adalah derivat N-metil dengan efek antikolinergik kuat. •Tiazinamium (Multergan.P. Dosis: oral 2-3 x sehari 10mg. Dosis: oral 3-4 x sehari 10mg. ACP) . 50mg.DERIVAT FENOTIAZIN Senyawa.m. Sebagai antagonis-kalsium daya vasorelaksasinya kuat.kakitangan) yang disebabkan oleh penghambatan masuknya ion-Ca kedalam sel otot polos. i. Digunakan sebagai obat untuk menidurkan anak-anak.P. 5.v. Efek samping yang umum adalah kadang-kadang dapat terjadi hipotensi. eisai) Berdaya antiserotonin dan dianjurkan pada pruritus yang bersifat alergi. Jansen) Adalah derivat difluor dengan daya antihistamin lemah. Dosis: oral 1-3 x sehari 10mg. Dosis: oral 1-2 x sehari 25-50mg. R. Dosis: oral 3-4 x sehari 10mg. •Alimemazin (Nedeltran®) Adalah analog etil denagn efek antiserotonin dan daya neuroleptik cukup baik. i.Prometazin: (Phenergan (R.P.)) Antihistamin tertua ini (1949) digunakan pada reaksi-reaksi alergi akibat serangga dan tumbuhtumbuhan.hipotermia(suhu badan rendah). adakalanya juga pada psikosis ringan. Dosis: oral 2-3 x sehari 25-50mg. 10mg. terutama pada anak-anak. tinnitus). Mulai kerjanya agak cepat dan bertahan 6-8 jam.juga digunakan sebagai obat anti pruritus dan untuk menstimulasi nafsu makan. Cinnipirine(KF) Derivat cinnamyl dari siklizin ini disamping kerja antihistaminnya juga berdaya vasodilatasi perifer. a. antara lain dalam obat batuk.anti-emetik. dahulu sering digunakan pada terapi pemeliharaan terhadap asma.) Adalah derivat di-oksi (pada atom-S) dengan kerja dan penggunaan sama dengan prometazin.Isotipendil: Andantol (Homburg) Derivat aso-fenotiazin ini kerjanya pendek dari prometazin dengan efek sedatif lebih ringan. Digunakan pula pada vertigo dan sebagai pencegah migran. dan efek-efek darah (leucopenia. •Homoklorsiklizin (homoclomin. Dosis: ora. atau i. Banyak digunakan sebagai obat pusing-pusing dan kuping berdengung (vertigo. b. Selain itu juga pada pusingpusing (vertigo) dan sebagai sedativum pada batuk-batuk dan sukar tidur. •Flunarizin (Sibelium. R. sebagai anti-emetik untuk mencegah mual dan mabuk jalan. Sifat ini berkaitan dengan efek relaksasinya terhadap arteriol-arteriol perifer dan di otak (betis. agranulocytosis) Dosis: oral 3 x sehari 25-50mg sebaiknya dimulai pada malam hari.m. efek sedatifnya ringan.senyawa trisiklik yang memiliki daya antihistamin dan antikolinergik yang tidak begitu kuat dan seringkali berdaya sentral kuat dengan efek neuroleptik.

b. Dosis: oral 2 x sehari 5mg. Dosis: oral 2 x sehari 8mg. uretritis Komplikasi: tyosonitis. pelvic inflamatory disesaes. asendens: salpingitis. cowperitis. vesikulitis dan epidimitis. efek-efek neurologinya lebih ringan. . Pada umumnya penularannya melalui hubungan seksual yaitu secara genitogenital. orogenital dan anogenital Manifestasi Klinis: a. littritis. Pada pria : infeksi pertama. No. prostatitis. 14. Terutama dianjurkan pada urticaria. M.Adalah derivat prometazin dengan rantai sisi heterosiklik yang mulai kerjanya cepat.) Adalah derivat heterosiklik pula (pirolidin) dengan efek antiserotonin kuat. Digunakan pada hay fever. parauretritis. urticaria dan reaksi-reaksi alergi lainnya. GO. Pada wanita :infeksi pertama: uretritis dan servisitis Komplikasi: lokal: parauretritis dan Bartholitis.J. •Meltidazin (Ticaryl. manifestasinya? gonorhea adalah penyakit menular seksual akibat infeksi Neiserria Gonorhea.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful