Dasar Bisnis & Manajemen

KONSEP DASAR MANAJEMEN DALAM AKTIVITAS BISNIS PERTEMUAN KE – 1

Oleh : Hesti Maheswari, SE.,M.Si.

UNIVERSITAS MERCU BUANA FAKULTAS EKONOMI PROGRAM KELAS KARYAWAN JAKARTA 2011

rumah sakit milik pemerintah. Jadi seorang manajer bukanlah mengerjakan semua pekerjaan sendiri. Secara umum organisasi dibedakan atas dua bentuk. Apapun bentuk organisasi itu diperlukan usaha-usaha untuk mengelola kegiatan dan orang-orang maupun unsure lainnya yang ada di dalam organisasi agar tercapai tujuan dengan lebih baik. SE. Organisasi merupakan unsur yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat dengan beberapa alasan. sekolah. pertama organisasi dengan orientasi laba seperti perusahaan yang menyediakan produk barang atau jasa (baik perusahaan besar maupun perusahaan kecil) kemudian organisasi nirlaba. dengan bekerja sama individu-individu dapat menyelesaikan tugas-tugas yang apabila dikerjakan seorang diri tidak akan tercapai. Organisasi dalam bentuk apapun akan selalu ditemui dalam kehidupan sehari-hari. seprti organisasi digunakan untuk mendapatkan sesuatu yang tidak mungkin dapat kita lakukan sendirian. atau yang tidak berorientasi laba seperti yayasan. ‘11 2 Dasar Bisnis dan Manajemen Hesti Maheswari. dapat dilihat dari beberapa pengertian manajemen di bawah ini: • Chuck Williams (2001): Manajemen adalah menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. M.KONSEP DASAR MANAJEMEN DALAM AKTIVITAS BISNIS Pengertian Organisasi Apakah arti organisasi? Organisasi dapat diartikan sebagai kumpulan beberapa orang yang bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. Pengertian Manajemen Istilah atau kata “manajemen” seringkali didengar dan disebut-sebut baik dalam suatu organisasi perusahaan maupun dalam kehidupan kita sehari-hari. Apa yang dikelola dan bagaimana mengaturnya. organisasi dapat menyediakan pengetahuan yang berkesinambungan serta dapat menjadi sumber karier yang penting. museum. Selayaknya sebuah organisasi seharusnya menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi anggota organisasi maupun masyarakat sehingga organisasi mampu mempertahankan kelangsungan hidup mereka.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Jika kita membuka kamus Bahasa Inggris kata “manajemen” (management) berarti mengelola atau mengatur. perkumpulan social dan lain-lain.

dan cara yang digunakan dalam pemanfaatan yang efisien dan efektif. mesin-mesin. • James AF Stoner.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . pengarahan. tanpa mengerjakan teknisnya (walaupun bukan berarti seorang manajer tidak memiliki kemampuan teknis). Controlling) ‘11 3 Dasar Bisnis dan Manajemen Hesti Maheswari.Dia bekerja melalui orang-orang yang memiliki kemampuan-kemampuan teknis di lapangan. • Mary Parker Follet. manajemen adalah proses untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan melakukan kegiatan-kegiatan dari empat fungsi utama yaitu merencanakan (planning). sumber keuangan. Marten. manajemen adalah proses perencanaan. • • Luther Gullick. mengintegrasikan dan mencapai tujuan-tujuan melalui pelaksanaan atau proses fungsifungsi POLC (planning. Bartol dan David C. pengarahan. Pemanfaatan sumber dayasumber daya lain dalam perusahaan meliputi sumber daya bahan baku produksi. pengorganisasian. manajemen merupakan seni (art) dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. dan mengendalikan (controlling) Berdasarkan uraian tersebut. pengorganisasian. M. manajemen adalah suatu ilmu (science) Karthryn M. SE. dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya yang lain. • Murti Sumarni dan John Soeprihanto (1995): Manajemen merupakan suatu proses yang terdiri atas kegiatan-kegiatan mulai dari perencanaan. Organizing. memimpin (leading). dan pengawasan usaha-usaha anggota organisasi dan penggunaan sumber daya-sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan. mengorganisasikan (organizing). pengkoordinasian. Leading. manajemen dapat diartikan sebagai bekerja dengan orangorang dengan memanfaatkan sumber daya-sumber daya organisasi untuk menentukan.

dan pengendali pelaksanaan aktivitas sehari-hari organisasi.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . ‘11 4 Dasar Bisnis dan Manajemen Hesti Maheswari. Jadi efisiensi adalah kemampuan untuk melakukan pekerjaan dengan benar. Sebagai ilustrasi kita ambil contoh misalnya belakangan ini banyak manajer gagal memantau salah satu hasil usaha yang sangat penting. Sedangkan Efektivitas adalah penyelesaian tugastugas yang membantu pencapaian sasaran organisasi atau dapat juga dikatakan efektivitas adalah kemampuan untuk memilih tujuan yang tepat atau melakukan pekerjaan yang benar. Diplomat 8. pemimpin. Sebagai contoh Kantor Pos Pusat di Jakarta untuk mencari paket kiriman yang hilang dari Jakarta ke Surabaya melakukan 5 panggilan telpon dari divisi yang terpisah ke kantor pos Surabaya. Harus berpikir secara analitis dan konseptual 5. Mampu mengambil keputusan yang sulit Seorang manajer yang efektif adalah seorang manajer yang mampu membuat suatu pekerjaan terselesaikan dan menjaga tingkat kepuasan yang tinggi di tempat kerja. atau pemborosan yang minimum. Stoner menyatakan bahwa manajer adalah : 1. Jalan keluar yang lebih baik adalah divisi pengiriman paket menelpon langsung siapa kurir yang bertugas mengirimkan paket tersebut ke Surabaya. Symbol 9. SE. Bekerja dengan dan melalui orang lain 2. Yang dimaksud dengan Efisiensi adalah menyelesaikan pekerjaan dengan usaha. M. biaya. Hal ini jelas kurang efisien.Apakah Manajer itu ? Manajer adalah orang yang bertanggung jawab atas hasil kerja orang-orang yang ada di dalam organisasi. Menyelaraskan tujuan yang saling bertentangan dan menentukan prioritas 4. Politikus 7. pengorganisasian. Manajer sebagai perencana. Mediator 6. yaitu efisiensi. Bertanggung jawab dan mempertanggungjawabkan 3.

Makin banyak waktu yang digunakan oleh seorang manajer untuk merencana. Kemudian perusahaan tersebut melaukan inovasi baru dengan memproduksi mobil rancangan pemenang lomba yang telah dirancang ulang. Ini menunjukkan bahwa Chrysler Motor berusaha untuk efektivitas. mengorganisasikan (organizing). • Mengendalikan (controlling) adalah mengawasi kemajuan pencapaian sasaran dan mengambil tindakan koreksi bilamana dibutuhkan. karena fungsi perencanaan memegang peranan penting dalam keseluruhan fungsi manajemen. memimpin (leading). selain peduli dengan efisiensi. Selama bertahun-tahun perusahaan Chrysler Motor mengalami penurunan penjualan. yaitu menyelesaikan tugas-tugas yang dapat menolong pencapaian sasaran organisasi. SE.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . • Merencanakan (planning) adalah menentukan sasaran organisasi dan sarana untuk mencpainya • Mengorganisasikan (organizing) adalah menetapkan dimana keputusan akan dibuat. dan mengendalikan (controlling). siapa yang akan melaksanakan tugas dan pekerjaan. M. Oleh karena itu. Pengamatan menunjukkan bahwa manajer yang melaksanakan fungsi manajemen ini dengan baik adalah seorang manajer yang lebih berhasil.Akan tetapi efisiensi saja tidaklah cukup untuk memastikan keberhasilan suatu perusahaan. para manajer juga harus berusaha untuk mencapai hasil yang efektif. walaupun mobil-mobil yang dibuatnya sudah sangat efeisien. serta siapa yang akan bekerja untuk siapa • Memimpin (leading) adalah memberi inspirasi dan motivasi kepada karyawan untuk berusaha keras mencapai sasaran organisasi. pangsa pasar dan keuntungannya. semakin besar keuntungan yang diperoleh perusahaan mereka. ‘11 5 Dasar Bisnis dan Manajemen Hesti Maheswari. Fungsi Manajemen Fungsi manajemen klasik secara tradisional meliputi: merencanakan (planning). sehingga menarik minat pembeli. Setelah itu Chrysler Motor mulai memperoleh kembali pangsa pasar dan keuntungannya.

M. sehingga fungsi manajemen gabungan antara manajemen gaya baru dan gaya lama adalah sebagai berikut: • • • • Membuat sesuatu terjadi (making things happen) Menghadapi persaingan (meeting the competition) Mengorganisir orang. Akibatnya manajer gaya lama bekerja lebih lama sedangkan manajer gaya baru bekerja lebih mengutamakan hasil. merayakan keberhasilan sebuah kontrak baru bersama karyawan.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Untuk ‘membuat sesuatu terjadi’. Pertama. Perubahan ini diwujudkan dalam perbedaan antara manajemen “lama” dan manajemen “baru”. dan proses’ maka perubahan yang berskala besar tidak akan berhasil (tidak dapat membuat sesuatu terjadi). proyek.Belakangan ini para manajer mengubah cara mereka melaksanakan fungsi-fungsi manajemen. mengelola informasi. dan mengendalikan kinerja serta melakukan tindakan koreksi jika terjadi penyimpangan. Terakhir. Ketiga. dan manajer gaya baru mendengarkan masukan dari orang lain dalam pengambilan keputusan. proyek. & process) Memimpin (leading) Fungsi-fungsi tersebut tidak menggantikan fungsi yang lama. Kedua. ‘menghadapi persaingan’ mencerminkan pentingnya adaptasi dan pembaharuan agar tetap bersaing di tengah pasar global yang terus berkembang seperti saat ini. SE. Manajer gaya lama menganggap diri mereka sebagai boss. sedangkan manajer gaya baru menganggap diri mereka sebagai sponsor. tanpa mempertimbangkan dalam ‘mengorganisir orang. Beberapa perbedaan lainnya adalah manajer gaya lama mengambil keputusannya sendiri. kita harus merencanakan bagaimana mencapai sasaran yang kita inginkan. tetapi dibangun di atasnya. pemimpin kelompok atau konsultan internal. ‘memimpin’ dengan memperhatikan kesejahteraan karyawannya. project. ‘membuat sesuatu terjadi’ merupakan gabungan dari fungsi merencanakan (planning) dan mengendalikan (controlling). dan sangat memperhatikan keinginan dan aspirasi karyawan merupakan suatu ‘11 6 Dasar Bisnis dan Manajemen Hesti Maheswari. Perubahan-perubahan dalam manajemen tersebut tidak membuat fungsi manajemen klasik menjadi kuno. dan proses (organizing people.

Selain itu. 2. dan manajer wilayah dan bertanggung jawab untuk menetapkan tujuan yang sejalan dengan rencana dan sasaran dari Top Manager. antara lain: 1. serta memperhatikan lingkungan usaha mereka. Jenis-jenis Manajemen Empat jenis manajer dengan pekerjaan dan tanggung jawab yang berbeda. Manajer Puncak (Top Manager) Manajer puncak memegang jabatan seperti pemimpin eksekutif (CEO) dan pemimpin operasi (COO)dan bertanggung jawab terhadap segenap pengarahan dalam organisasi. penyelia jaga (shift supervisor). Mereka bertanggung jawab menciptakan kondisi penting untuk perubahan juga termasuk membentuk visi dan misi jangka panjang untuk perusahaan. serta menetapkan strategi-strategi yang digunakan untuk mencapai sasaran. Manajer Menengah (Middle Manager) Manajer menengah memegang jabatan seperti manajer pabrik. M. dan manajer departemen. Pada akhirnya karyawan termotivasi dan membuat suatu produktivitas yang tinggi sebagai bukti kesetiaan dan dukungannya. manajer divisi. Selain itu. Manajer Lini Pertama (Lower Manager) Manajer lini pertama memegang jabatan seperti manajer kantor. mereka juga bertanggung jawab menerapkan perubahan atau strategi yang diciptakan Top Manager. Manaje puncak juga wajib membantu karyawan membangun rasa tanggung jawab terhadap perusahaan. 3.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana .gaya memimpin yang menyenangkan hati karyawan. Manajer menengah mengawasi dan mengelola kinerja dari sub-unit dan para manajer lini pertama. manajer puncak juga bertanggung jawab menciptakan budaya organisasi yang positif melalui bahasa dan tindakan. Manajer lini juga membuat jadwal rinci dan rencana ‘11 7 Dasar Bisnis dan Manajemen Hesti Maheswari. SE. Mereka juga bertanggung jawab mengkoordinasi dan menghubungkan semua departemen dan divisi di perusahaan. Mereka mengelola kinerja dari karyawan tingkat dasar.

a. contoh : memberi ucapan selamat dating kepada para pengunjung. dan tugas-tugas terkait. Pemimpin kelompok juga membantu kinerja kelompok. melatih. baik pihak dalam perusahaan maupun pihak luar perusahaan.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Pemimpin Kelompok Pemimpin kelompok adalah jenis pekerjaan manajemen yang relatif baru yang dikembangkan semenjak perusahaan beralih kepada kelompok yang mandiri. penandatangan surat resmi. yaitu peranan seorang manajer dalam berinteraksi dengan berbagai pihak yang akan membantu berhasilnya pelaksanaan tugas. Peran Manajer Dalam Organisasi Dalam melaksanakan tugas sehari-hari seorang manajer memegang beberapa peranan untuk mencapai tujuan organisasi. dll. SE. Peranan Penghubung (Liaison) ‘11 8 Dasar Bisnis dan Manajemen Hesti Maheswari. Pemimpin kelompok mengarahkan pekerjaan perorangan dan membantu aktivitas kelompok ke arah pencapaian sasaran. M. Peran interpersonal.operasi berdasarkan perencanaan jangka menengah dari manajemen tingkat menengah. 4. contoh : melakukan hamper seluruh kegiatan yang melibatkan bawahan. mengisi posisi kosong (staffing). Tiga peranan utama manajer menyangkut hal-hal sebagai berikut : 1. Mereka juga melatih dan mengawasi kinerja dari karyawan non manajerial serta bertanggung jawab langsung atas produksi barang atau jasa. diperlukan untuk menjalankan sejumlah kewajiban rutin yang bersifat legal dan social. c. b. Peranan figure bapak (Figurehead) Simbol pemimpin perusahaan. mengelola hubungan luar dan hubungan dalam kelompok. Peranan Pemimpin (Leader) Bertanggung jawab untuk memotivasi dan mngaktifkan bawahan.

Memelihara suatu jaringan kontak luar yang mendukung dan juga penghubung pihak dalam. Peran Pengambil Keputusan a. penggabungan usaha dll. menyangkut pengawas. Pengendali Gangguan (Disturbance Handler) ‘11 9 Dasar Bisnis dan Manajemen Hesti Maheswari. contoh : Mengadakan pertemuan-pertemuan untuk maksud informasi. c. untuk meneruskan informasi. contoh : membalas surat-surat. a. yang melibatkan pihak-pihak luar.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Kewirausahaan (Entrepreunership) Manajer mengambil keputusan-keputusan penting seperti peluncuran produk baru. memberikan informasi ke media. contoh : rapat strategis dan tinjauan ulang yang melibatkan prakarsa atau rancangan proyek perbaikan. 2. b. Memantau (Monitor) Manajer selalu aktif mencari informasi yang dapat bermanfaat untuk organisasi. melakukan kerja dewan urusan luar. Peran informasional. 3. contoh : menyelenggarakan rapat dewan. M. penerimaan dan penganalisaan informasi. menelpon. penyebar informasi dan juru bicara. Penyebar (Disemminator) Manajer mendistribusikan informasi yang diperolehnya kepada pihak lain. contoh membaca terbitan-terbitan periodic dan laporan-laporan. Jurubicara (Spokeman) Manajer sebagai wakil organisasi dalam menyampaikan informasi ke pihak luar. khususnya kepada bawahannya agar bawahan mampu mengerjakan tugasnya dengan baik. memelihara kontak pribadi b. yaitu peranan seorang manajer dalam pemberian. SE.

Keterampilan Konsepsional (Conceptual Skills) Top manager harus memiliki keterampilan untuk membuat konsep. menyelenggarakan. gagasan. 2. idea. Dalam hal ini manajer harus memiliki tiga keterampilan sebagai berikut: 1. contoh : berperan serta dalam perundingan kontrak serikat pekerja. permintaan otoritas. maka semakin diperlukannya keterampilan ini. Keterampilan konsepsional ini sangat diperlukan bagi manajer pada tingkat-tingkat yang tinggi. Kemudian gagasan tersebut dijabarkan menjadi suatu rencana kegiatan yang konkret. maka masing-masing tingkatan manajerial tersebut harus mempunyai bekal keterampilan yang diperlukan dalam menjalankan tugasnya masing-masing dalam porsi yang berbeda. kegiatan apapun yang melibatkan anggaran dan program kerja bawahan d. SE. Pengalokasi Sumberdaya (Resource Allocator) Manajer harus mengalokasikan sumberdaya yang terbatas agar tujuan organisasi dapat dicapai dengan efisien. dan saran untuk kemajuan organisasi. M. Perunding (Negotiator) Manajer melakukan negosiasi dengan pihak=pihak yang berkaitan. Keterampilan Kemanusiaan (Human Skills) ‘11 10 Dasar Bisnis dan Manajemen Hesti Maheswari. Proses penjabaran ide menjadi rencana rencana kerja disebut sebagai proses perencanaan. contoh : mengorganisasikan strategi dan sesi kaji ulang yang melibatkan gangguan dan kritis. contoh : penjadwalan.. Semakin tinggi tingkatan manajerial seseorang. Keterampilan Manajemen Dari tingkatan manajemen yang dibahas di atas. c.Manajer diharapkan bias menyelesaikan gangguan-gangguan yang mungkin muncul.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana .

membuat kursi. membuat jadwal kerja dan keterampilan teknis lainnya. terutama bagi para manajer yang baru naik jenjangnya dalam organisasi. 3. ‘11 11 Dasar Bisnis dan Manajemen Hesti Maheswari. Keterampilan kemanusiaan ini sangat diperlukan untuk menjaga hubungan baik dengan atasan langsung maupun dengan bawahan.Keterampilan kemanusiaan atau yang lebih terkenal dengan keterampilan berkomunikasi antar manusia (interpersonal skills) adalah keterampilan yang seringkali diabaikan oleh para manajer. maupun bawah. Keterampilan Teknis (Technical Skills) Keterampilan ini merupakan bekal bagi para manajer pada tingkat yang lebih rendah. M.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . SE. menengah. Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu misalnya memperbaiki mesin. Keterampilan berkomunikasi ini diperlukan baik pada tingkatan manajemen atas. Dengan komunikasi yang persuasive akan membuat bawahan merasa dihargai dan mereka akan bekerja lebih baik dan bersikap lebih terbuka kepada atasannya.

Penerbit Salemba Empat. ‘11 12 Dasar Bisnis dan Manajemen Hesti Maheswari. Chuck. 1999. Manajemen.F. Manajemen (Terjemahan).DAFTAR PUSTAKA Handoko.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . T. Jakarta. BPFE – Yogyakarta Stoner. Hani. SE. James A. Manajemen (Terjemahan). 2001. M. Jakarta Williams. 1996. Penerbit Erlangga.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful