Filum Chordata

Di dalam tubuh chordata terdapat selom. Mesoderm merupakan dinding selom tersebut berasal dari entoderm primer, sehingga chordata termasuk enterocelomata bersama echinodermata. Golongan-golongan hewan yang dimasukkan ke dalam phylum chordata begitu banyak berbeda satu dengan yang lain, sehingga filum ini dibagi menjadi dalam subfilum, yaitu hemichordata, urochordata, cephalochordata, agnatha, dan gnathostomata. Ciri khas yang utama dari filum ini adalah adanya notokorda dorsalis atau tulang belakang (Anonim1, 2011)

.

Subfilum Urochordata
Terdapat di laut dari daerah tropis sampai kutub pada pantai sampai kedalaman 4.803 m. Beberapa hidup bebas, dan beberapa melekat atau sesil, setelah masa larva yang hidup bebas. Nothocord hewan-hewan ini terdapat pada ekor pada masa larva saja. Bentuk hewan ini bermacammacam, ada yang kecil ada yang besar. Beberapa hidup secara soliter bererapa hidup secara koloni (Anonim1, 2011).

Class Ascidiaceae
Kelas ini memiliki ciri-ciri sesil, memiliki notokorda, memiliki celah faring, memiliki bentuk U pada ususnya, aselomata, tubuhnya dilapisi oleh lapisan yang terbuat dari protein dan selulosa, hermafrodit dengan hanya satu telur dan testis, memiliki sistem syaraf tali saraf dorsal berlubang, tidak punya sistem ekskresi, memiliki tahap larva yang berbeda, dan semua bersifat filter feeder (Anonim2, 2011).

Spesies Ascidia sp
Ascidia berbentuk sebagai silinder atau bulat memanjang. Pada satu ujung ia melekat pada sesuatu. Tubuhnya ditutup oleh tunica yang dibuat dari cellulose atau tunicin. Ia dibuat oleh cel-cel mesoderm. Tunica melapisi pallium, ialah suatu lapisan yang tersusun dari ectoderm, jaringan pengikat dan serabut-serabut otot, yang terutama berjalan melingkar.
Pada ujung yang bebas terdapat satu lubang yng disebut lubang oral. Pada satu sisi dekat ujung bebas terdapat lubang lain adalah lubang atrul. Pada tepi lubang tersebut pallium berhubungan dengan tunica. Di keliling lubang-lubang tersebut di dalam pallium ada otot spinecter yang kuat (Anonim4, 2011)

.

Oral dari crista peripharyngealis yang oral, terdapat suatu lingkaran tenrakel-tentakel kecil. Diduga bahwa pada tentakel-tentakel ini ada sel-sel indra yang berfungsi sebagai chemore\eseptor. Esophagus mulai dari dasar saccus branchialis dan bermuara ke dalam ventriculus yang melebar. Ventriculus melanjutkan diri ke dalam intestinum. Intestinum bermuara melalui anus ke dalam atrium dekat lubang atrist. Pada Ascidia ada hermaproditisme protogyni. Ovarium dan testis berlekatan, dikelilingi oleh intestinum. Oviduct dan ductus deferens berjalan mengikuti intestinum dan bermuara ke dalam atrium dekat anus.
Makanan berupa plankton-plankton kecil masuk ke dalam pharynx. Plankton ini terjerat oleh getah yang pekat yang berasal dari sel-sel kelanjar yang berasal dari endostyle, dan dialirkan oleh gerakan silia pada endostyle, cristae epicaryngeales dan lamina dorsalis ke lubang esophagus, lalu mengalir melalui stigmata di mana terjadi pertukaran gas antara darah dan air. Kontraksi cor ialah secara peristaltik dengan arah yang berganti-ganti, sehingga aliran darah juga bergantiganti.Kelompok sel-sel besar dengan gelembung-gelembung besar yang mengandung asam urat diduga berfungsi sebagai alat exskresi. Juga diduga bahwa grandula neurelaris berhubungan dengan exkresi. Pada tentakel di dalam lubang mulut diduga ada sel-sel yang berfungsi sebagai chemoreceptor. Juga diduga bahwa tuberculum dorsale merupakan suatu alat indera. Pada keadaan protogyni, ovarium berfungsi dulu, kemudian testis. Oleh karenanya dapat terjadi autofertilisasi (Anonim3, 2011).

Fertilisasi berlangsung extern. Pembelahan terjadi sampai terjadi bentuk blastula. Bentuk blastula ialah pipih dengan sel-sel, yang membentuk ectoderm yang agak cembung di atas dan sel-sel yang embentuk entoderm yang agak cekung di bawah. Sel-sel ectoderm memperbanyak diri lebih cepat, sehingga mereka lebih kecil. Bentuk gastrula terjadi kebanyakan dengan cara invanigasi epibolis. Pada cara ini sel-sel ectoderm terus memperbanyak diri lebih cepat, sehingga entoderm makin lama makin cekung dan ectoderm meluas menutupi entoderm. Blastocela menghilang dengan mendalamnya cekung terjadilah bentuk gastrula dengan archenteron dan gastoporus. Gastoporus kemudian mengecil dan terletak pada ujung caudal sebelah dorsal atau atas. Embryo kemudian memanjang, sebelah atau lebih mendata, padahal sebelah bawah atau ventral tetap cembung. Pada tahap metamorphosis, jumlah stigmata (lubang insang) bertambah, ekor serta chordata dorsalis dan bagian caudal medulla spinalis menghilang. Bangunan-bangunan yang dipandang mata dan otocyt serta kandungan alat indera menghilang, bagian cranial medulla spinalis menjadi suatu ganglion dan dan gonades serta saluran mereka terjadi antara ventriculus dan intestenum dari mesoderm.Bagian tubuh antara bagian yang melekat dan

mulut tumbuh cepat sehingga tubuh memutar mencapai 1800 dengan mulut dan lubang atrial terdapat pada ujung yang bebas. Akhirnya papillae adhesivae menghilang dan seluruh tubuh dikelilingi oleh tunica.

Daftar Pustaka
Anonim1. 2011. (biology.clc.uc.edu/courses/.../chordate.htm). diakses pada tanggal 5 November 2011. Anonim2. 2011. (www.sms.si.edu/IRLSpec/Phyl_Chorda.htm) . Diakses pada tanggal 5 November 2011. 3 Anonim . 2011. (encyclopedia2.thefreedictionary.com/Chordata). Diakses pada tanggal 5 November 2011. 4 Anonim . 2011. (http://www.nhc.ed.ac.uk/index.php?page=24.25.312.314). Diakses pada tanggal 5 november 2011.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful