Laporan Problem Based Learning Skenario 3 Blok Reproductive System Semester V

Tutor : dr. Nasyid Abdullah Oleh : Kelompok I

Anggia Puspitasari Tiara Melodi M Mina Rahmanda Putri David Santoso Argarini Dian P Sudjati Adhinugroho Tri Sejati Rahmawati Zuldi Erdiansyah Rahma Dewi A Kunangkunang P Bulan Anggita Dyah Intan S Auzia Tania Utami

G1A008058 G1A009001 G1A009011 G1A009031 G1A009041 G1A009051 G1A009061 G1A009071 G1A009081 G1A009091 G1A009095 G1A009129

KEMENTRIAN PENDIDIKAN NASIONAL FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU-ILMU KESEHATAN JURUSAN PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTO

2011 PENDAHULUAN

Wanita memiliki organ reproduksi yang berbeda dengan laki-laki, dimana seorang wanita memiliki sepasang ovarium yang berfungsi untuk menghasilkan sel ovum guna kepentingan reproduksinya. Selain itu banyak pula penyakit yang dpat menyerang organ tersebut, misalnya kista ovarium. Kista ovarium ini merupakan penyakit yang sering muncul pada seorang wanita. Kista merupakan sebuah kantong yang berisi cairan, pus, udara atau bahan-bahan lainnya yang dapat tumbuh dimana saja dengan jenis yang bermacam-macam. Bentuk kista pun bermacam-macam, ada yang berbentuk kistik dan ada yang mneyerupai buah anggur.jenis kista pun bermacam-macam, antara lain : kista fungsional, kista dermoid, kista endometrium (kista coklat) dan lain-lain. Kista yang berada didalam ovarium atau di permukaannya disebut sebagai kista ovarium. Kebanyakan kista ovarium bersifat jinak, tetapi sebagian kecil lainnya dapat berubah menjadi ganas (kanker) dan sering terjadi pada wanita yang berada pada usia reproduksi (prawirohardjo, 2007). Pada sebagian besar kanker ovarium berbentuk tumor kistik (kista ovarium) dan sebagian kecil berbentuk tumor padat. Kanker ovarium merupakan penyebab kematian terbanyak dari semua kanker ginekologi. Angka kematian yang tinggi ini disebabkan karena penyakit ini awalnya bersifat asimptomatik dan baru menimbulkan keluhan apabila sudah terjadi metastasis, sehingga 60% - 70% pasien datang pada stadium lanjut, sehingga penanganan yang tepat pada saat masih dalam tahap kistoma ovarii sangat diperlukan. (Prawirohardjo, 2007)

PBL KASUS III

INFO 1 Ny Luna usia 29 tahun, akhir-akhir ini merasakan kecemasan dan depresi yang cukup berat, karena menurut pemeriksaan dokter yang terakhir yaitu 2 bulan yang lalu dinyatakan menderita tumor di kandungannya. Masalah ini sudah disampaikan kepada suaminya, yaitu Tn. Jono (30 tahun). Ny luna juga merasa khawatir dan takut jika dioperasi, karena mereka selama berumah tangga 2 tahun belum juga dikaruniai momongan. Yang dipikirkan apakah dengan dioperasi nanti, justru akan bertambah sulit untuk mempunyai anak. Oleh karena itu, selama 2 bulan ini Ny Luna berusaha mendatangi pengobatan Alternatif yang dijanjikan bisa sembuh tanpa operasi, namun sampai sekarang belum membuahkan hasil, malah tumornya dirasakan semakin bertambah besar. Kemudian pada akhirnya, Ny Luna dengan ditemani suaminya mendatangi RS Margono untuk konsultasi dan menjalani pemeriksaan lagi. Dari hasil anamnesa di poliklinik Obstetri dan Ginekologi didapatkan informasi sebagai berikut : Keluhan utama : jika menstruasi nyeri. ;riwayat menstruasi terakhir : HPHT : 15 Oktober 2010; Pola siklus haid 3 bulan terakhir adalah teratur, siklus mens 28 – 30 hari; lama haid : rata-rata 5-7 hari, volume darah mens : normal, Disamping nyeri saat haid, nyeri juga dirasakan saat koitus. Pertanyaan : 1. Masalah apa yang terdapat pada pasien ini? 2. Informasi apa lagi yang saudara ekplorasi dari proses anamnesa dengan pasien ?

Pembahasan : 1. Masalah pada pasien

Selama 2 tahun menikah belum juga dikaruniai momongan (ZULDI) d. kelainan akibat hormonal. 2005). Khawatir dan takut jika dioperasi (RAHMADEWI) c. tumor merupakan pertumbuhan baru jaringan dimana multiplikasi sel tidak terkontrol dan progresif (Dorland. 1998). Kaliana tersebut dapat menyebabkan rasa tidak enak pada perut bagian bawah akibat tekana tumor ke organ sekitar. untuk beberapa jam atau beberapa hari sebelum dan selama haid. Pada tumor jinak akan memberikan kelainan berupa. kelainan akibat petumbuhan.dkk. Ny. Dan sering kali disertai dengan rasa mual (Sarwono. b. Luna sejak 2 bulan yang lalu dinyatakan menderita tumor di kandungannya. adenomiosis uteri. 2007). Keadaan tumor yang didiagnosa pada 2 bulan yang lalau merupakan masalah yang terjadi pada ny. Dismenorea primer (esensial. Nyeri saat haid (Dismonorhea) Dismenorea atau nyeri haid ialah rasa tidak enak di perut bawah yang dirasa sangat hebat. intrinsik. yang diperoleh. stenosis servisis uteri. endometriosis. 2. Dismenorea dibagi atas (Sarwono. 2005): 1. idiopatik) Ialah dismenorea terjadi namun tidak berhubungan dengan kelainan ginekologi atau kelainan pada alat-alat genital yang nyata. . Dismenorea sekunder (ekstrinsik. dkk. Perdarahan uteri disfungsional juga dapat terjadi pada penderita tumor akibat komplikasi dan sifat dari tumor iru sendiri (Berek. sehingga memaksa penderita untuk istirahat dan meninggalkan pekerjaan atau cara hidupnya sehari-hari.Luna. Pada tumor kandungan baik jinak maupun ganas akan dapat memberikan kelainan. acquired) Ialah dismenorea yang disebabkan oleh kelainan ginekologik atau penyakit yang menyebabkan (salpingitis kronika. dll). kealainana akibat komplikasi. gangguan hormonal apabila tumor berada pada ovarium.a.

Posisi tertentu waktu berhubugan. pertama kali koitus. b. e. misalnya wanita korban kasus pemerkosaan. belum mengharapkan anak. Bekas episiotomi f. Nyeri saat koitus (Dispareunia) Dispareunia ialah nyeri pada alat kelamin atau nyeri di dalam panggul yang terjadi selama koitus (hubungan seksual). d. diantaranya ialah : 1. ketika introitus vagina menjadi lebih kecil dari ukuran semula untuk penetrasi (diperberat bila terdapat scar). karena infeksi pada kelamin dan peradangan pada kelenjar(kelanjar Bartholin atau kelenjar Skene). Menurut Winter. Xerosis (kekeringan. Ny Luna berusaha mendatangi pengobatan Alternatif yang dijanjikan bisa sembuh tanpa operasi. Rasa takut hamil. Faktor Psikis a. Female genital mutilation. b. Atau penyakit lain pada vagina. Dispareunia lebih sering terjadi pada wantia. ataupun tuba falopi. Faktor fisik a.e. namun juga bisa terjadi pada pria. Pemanasan kurang lama dan maksimal. Kemarahan atau perasaan jijik terhadap mitra seksualnya. Dispareunia dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. d. Trauma psikis. bagian dalam vagina. saat di pertengahan. Terapi radiasi e. c. atau bisa pula di daerah abdomen maupun pelviks (H. ataupun ketika selesai koitus. Nyeri bisa di bagian luar vagina. ketika orgasme. namun sampai sekarang belum membuahkan hasil (RAHMADEWI) g. terutama setelah meopause) c. Nyeri biasa timbul pada saat koitus. Depresi . MD). 2. leher rahim.winter Griffith.

3.Dasar penyebab depresi yang pasti tidak diketahui.  Faktor Genetik Data genetik menyatakan bahwa faktor yang signifikan dalam perkembangan gangguan mood adalah genetik. pada anak kembar monozigot adalah 50 %. Dimana ketiga faktor tersebut juga dapat saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya. ganglia basalis dan hypothalamus. banyak usaha untuk mengetahui penyebab dari gangguan ini. . Faktor neurotransmitter Dari biogenik amin. Faktor neuroendokrin Hipothalamus adalah pusat regulasi neuroendokrin dan menerima rangsangan neuronal yang menggunakan neurotransmitter biogenic amin. faktor genetik dan faktor psiko sosial. Faktor Neuroanatomi Beberapa peneliti menyatakan hipotesisnya. Pada penelitian anak kembar terhadap gangguan depresi berat.  Faktor biologi : 1. 2. bahwa gangguan mood melibatkan patologik dan sistem limbik. Bermacam-macam disregulasi endokrin dijumpai pada pasien gangguan mood. norepinefrin dan serotonin merupakan dua neurotransmitter yang paling berperan dalam patofisiologi gangguan mood. Menurut Kaplan dalam Tarigan (2003). Faktor-faktor yang dihubungkan dengan penyebab dapat dibagi atas: faktor biologi.  Faktor Psikososial suatu pengamatan klinik menyatakan bahwa peristiwa atau kejadian dalam kehidupan yang penuh ketegangan sering . sedangkan dizigot 10 – 25 %.

jika pasien menggunakan alat kontrasepsi maka jenis kontrasepsi apa yang digunakan. Riwayat haid Ditanyakan apakah pasien menstruasi teratur atau tidak. Informasi yang diekplorasi dari proses anamnesa dengan pasien a. h. Selain itu apakah pasien setiap kali mengalami menstruasi mengalami nyeri saat menstruasi atau dismenore atau tidak. Riwayat penyakit keluarga Pada riwayat penyakit keluarga perlu ditanyakan apakah ada keluarga yang mengalami gejala yang sama. . Keluhan pasien setelah didiagnosis tumor 2 tahun yang lalu. c. tanyakan mengenai usia pasien saat koitus pertamakali. Kista sendiri dapat membesar akibat dari penimbunan darah yang berlebihan saat menstruasi dan bukan akibat dari tumor. Riwayat penyakit dahulu Ditanyakan apakah pasien pernah mengalami gejala yang sama seperti sekarang ini. Riwayat obstetric Pada anamnesis riwayat obstetric. 2. apakah kurang dari 17 tahun atau tidak. d. Tumor semakin membesar Hal ini dapat terjadi karena terjadinya kista. Ditanyakan juga mengenai adakah riwayat infertile pada keluarganya.mendahului episode gangguan mood. Satu teori menjelaskan bahwa stress yang menyertai episode pertama akan menyebabkan perubahan fungsional neurotransmitter dan sistem pemberi tanda intra neuronal yang akhirnya perubahan tersebut menyebabkan seseorang mempunyai resiko yang tinggi untuk menderita gangguan mood selanjutnya. b. Tanyakan juga apakah pasien menggunakan alat kontrasepsi.

status gizi cukup . Hipotesa BESERTA ALASAN YA!! a. dan berat. Tidak ada gejala yang spesifik untuk kanker serviks. c. Kelainan pada persalinan 5. gejala yang lain yaitu nyeri saat koitus. nyeri perut bagian bawah. sedang. Menghambat pertumbuhan janin 4. tetapi sering tidak terjadi pada awal penyakit sehingga kanker sudah lanjut pada saat ditemukan. Endometriosis (INTAN) b. Perdarahan merupakan satu-satunya gejala yang nyata. Perubahan prakanker lain yang tidak sampai melibatkan seluruh lapisan epitel serviks disebut displasia yang dibagi menjadi ringan. Tingkatann ya adalah CIN1 (displasia ringan). Abortus 3. tidak anemis. Kemandulan 2. nyeri punggung terkadang menjalar sampai ke kaki. kompos mentis. Karsinoma serviks Karsinoma pada serviks adalah keadaan dimana sel neoplastik terdapat pada seluruh lapisan epitel.3. Kista ovarium Melihat gejala yang dialami pasien yaitu nyeri saat menstruasi. dan siklus menstruasi yang tidak teratur. Perdarahan dan infeksi INFO 2 Pemeriksaan fisik : Keadaan umum : baik. Selain itu. tidak sesak nafas. Displasia adalah neoplasia servikal intraepitelial (CIN). terkadang disertai nyeri saat buang air kecil dan atau buang air besar. Sedangkan pengaruh kanker rahim pada sistem reproduksi sendiri adalah: 1. dan CIN3 (displasia berat). CIN2 (isplasia sedang).

Batas bawah : kesan pole bawah masuk dalam rongga panggul. kesan tidak ada perlengketan. permukaan rata. lunak. tes undulasi (-). kistik. Tidak nyeri tekan pada adneksa kanan dan kiri   Perkusi Auskultasi : test undulasi (-). dengan hasil pemeriksaan fisik? Analisis info 2 1. Palpasi kemungkinan tumor berada didaerah ovarium Konsistensi tumor lunak. permukaan rata berarti menunjukan bahwa itu tumor jinak. Tidak nyeri pada adneksa kanan dan kiri berarti tidak ada tumor pada tuba falopii d. tidak ada jaringan parut bekas operasi sebelumnya Palpasi : teraba massa tumor dengan ukuran Batas atas : 2 jari dibawah umbilicus. Konsistensi tumor. . Batas kanan dan kiri : linea midklavikularis kanan dan kiri. b. pekkak alih sisi (-) menunjukan tidak ada keganasan. c. Interpretasi info 2 a. pekak alih pekak sisi (-) : bising usus (+) Normal. Bagaimana interpretasi saudara sementara ini. kesann tidak ada perlenggketan menunjukan bahwa itu tumor jinak. methalic sound (-) Pertanyaan : 1. kistik. tinggi badan : 152 cm : dalam batas normal : tidak ada kelainan Status internus (praesens) Status ginekologis :   Inspeksi : perut membuncit dibawah. Mobilitas tumor cukup. Mobilitas tumor cukup.- Berat badan Vital sign : 45 kg.

Sesak nafas napas/tergantung 4. permukaan rata. vital sign biasanya buruk normal. status gizi lebih 5. biasanya solid 4.e. konsistensi tumor biasanya keras kistik. mobilitas rata. konsistensi biasanya abnormal bawah Perut membuncit 1. Perbedaan tumor ganas dan jinak ? Perbaningan tumor jinak dan ganas ginekologi ( Perbandingan Keadaan umum Tumor jinak 1. pekak Asites (+) alih. vital sign normal. kurang baik 2. Inspeksi Perut membuncit Palpasi 1. menunjukan tidak ada metastasis tumor ke usus. kurus sesak 3. bising usus (+) normal. licin 5. 2. biasanya berbenjojbenjol cukup 6. kasar tumor 5. biasannya tetapi bisa juga solid 4. 6. 3. biasanya immobile perlengketan 7. Baik 2. teraba masssa tumor bawah tumor 2. biasanya tidak ada 6. teraba massa tumor 2. Anemis 4. status gizi masih baik 5. dan pekak sisi (-) . bisa Tumor ganas 1. yang mengakibatkan obstruksi. methalic sound (-) menunjukan tidak ada pendesakan tumor ke usus. tidak anemis 3. normal. status internus bisa 7. permukaan tidak biasanya lunak 3. status internus 6. biasanya terrjadi perlengketan Perkusi Asites (-) Tes undulasi. tampak sakit.

Pemeriksaan dalam : Inspekulo : Vulva. Factor risiko        Wanita banyak partner Wanita kawin usia muda Hygiene genitalia kurang Penyakit hubungan seksual Wanita perokok Wanita banyak anak (multiparitas) Usia 35 – 45 tahun c. . dan vagina tidak ada kelainan. Definisi endometriosis Endometriosis adalah suatu keadaan dimana jaringan endometrium yang masih berfungsi terdapat diluar kavum uteri (Sarwono. 2007). polip. urethra. Tanda dan gejala :     Awal tanpa gejala Keputihan bau bususk Contact bleeding Nyeri panggul 4. INFO 3 1. tidak ada lesi seperti erosion. Definisi (RAHMADEWI) b. Alasan karsinoma serviks dihilangkan dari hipotesa.Auskultasi Bising usus (+) Methalic sound (-) Bising usus abnormal Methallic sound (-) 3. Dilihat dari : a. Serviks : ukuran sejempol kaki orang dewasa. tumor.

posisi anteflexi. ruggae dbn  Normal Pemeriksaan BIMANUAL : . mobilitas cukup. tidak ada infiltrate di mukosa vagina. Interpretasi info 3 Pemeriksaan dalam : Inspekulo : Vulva.- OUE tertutup. ruggae dbn. batas kanan-kiri linea mideoklavikularis kanan-kiri. Nyeri tekan parametrium kanan-kiri tidak ada. 2. fluksus (-) Dinding mukosa vagina licin. Apa diagnosis yang bisa saudara tegakan sekarang ini? 2. tidak ada lesi seperti erosion. Pertanyaan : 1. Teraba massa tumor. polip  Normal OUE tertutup  Menandakan belum pernah melahirkan ataupun mengalami keguguran fluor albus (-)  Tidak mengalami keputihan fluksus (-)  Tidak ada cairan/darah yang mengalir Dinding mukosa vagina licin. permukaan rata. dan vagina tidak ada kelainan  Normal Serviks : ukuran sejempol kaki orang dewasa. tumor. Pemeriksaan penunjang apa lagi yang perlu saudara butuhkan? Analisis info 3 1. forniks posterior vagina tidak menonjol. urethra. Nyeri tekan portio (-). Ukuran batas atas 2 jari bawah umbilicus. tidak berlobus-lobus. konsistensi kistik. fluor albus (-). tidak ada infiltrate di mukosa vagina. batas bawah pole bawah tumor kesan masuk rongga panggul. Pemeriksaan BIMANUAL : Uterus teraba ukuran sebesar telur ayam.

Hipotesa saat ini : a. 2005) . batas kanan-kiri linea mideoklavikularis kanan-kiri. kistoma lutein. kista stein Leventhal ovarii. posisi anteflexi  Ukuran dan posisi normal - Teraba massa tumor.- Uterus teraba ukuran sebesar telur ayam. bilateral Kista ovarii muscinosum belum diketahui pasti. berasal dari permukaan epitelium yang berkurang di dalam korteks 2. konsistensi kistik. batas bawah pole bawah tumor kesan masuk rongga panggul. mobilitas cukup  Curiga letak tumor pada tuba falopii atau ovarium Nyeri tekan parametrium kanan-kiri tidak ada  Normal Nyeri tekan portio (-)  tidak adanya tanda kehamilan ektopik forniks posterior vagina tidak menonjol  Normal - 2. tidak berlobus-lobus  Teraba tumor jinak dengan konsistensi kistik - Ukuran batas atas 2 jari bawah umbilicus. bertangkai. diduga berasaldari teratoma dansel germinativum Kistadenoma ovarii serosumberasal dari sel germinativum ovarium Kista endometrioidpermukaan licin. Endometriosis b. Kistadermoidteratoma kista jinak (Joedosepoetro. Kistik 1. Neoplasma      Kista ovarii simplekspermukaan halus. berisisel epitel selapis menyerupai sel germinativum. Kista ovarium 3. Jenis : kistoma folikel. permukaan rata. Solid b.  Non-Fungsional Kista serosa inklusi. Pembagian tumor ovarium a. unilateral. Non neoplasma  Fungsionalberasal dari sel telur dan korpus luteum yang terjadi bersamaan siklus normal haid.

kistoma ovarii . b. CT (Clotting Time) dan BT(Bleeding Time) dalam batas normal f. APTT (Activated Partial Thromboplastine Time) 10 menit g. Pada endometriosis dapat dijumpai sulit dan sakit saaf defekasi tetapi pada info yg didapatkan tidak ada tanda tanda seperti itu (Sarwono. PTT (Prothrombine Time) 3 menit h. Kreatinin darah 0. c. sementara itu pada info 1 didapatkan bawha pasien seorang wanita berusia 29 tahun dan belum perna mempunyai seorang anak. trombosit 300. sementara itu pada info 3 dikatakan bahwa uterus teraba ukuran sebesar telur ayam yang menandakan bahwa uterus masih dalam batas normal.4. SGPT/ ALT 20 l.7/mm3 j. Pada endometriosis ditemukan uterus yang semakin membesar. leukosit 10.000/mm3 d. hemoglobin 11 gr % b.000/mm3 e. hematokrit 28 % c. SGOT/ AST 12 k. INFO 4 Hasil laboratorium darah : a. Ureum darah 20/mm3 i. AFP normal Diagnosis Kerja : 1. 2008). Endometriosis sering kali terjadi pada wanita berumur sekitar $) tahun dengan banyak anak. Alasan endometriosis dicoret dari hipotesa a.

normalnya 38-48 %) Menurun c. SGPT/ ALT 20 (normal : 0-40) Normal l. infertilitas primer 2 tahun Pertanyaan : Apa tindakan yang akan saudara usulkan untuk diagnosis tersebut di atas? Interpretasi info 4 a. CT (Clotting Time) dan BT(Bleeding Time) dalam batas normal f.2. AFP (Alfa Feto-protein) normal Kemungkinan besar tidak mengarah keganasan. Leukosit 10. Kreatinin darah 0. Mengapa pada karsinoma ovarii Hb menurun? . SGOT/ AST 12 (normal : 5-40) Normal k.3/mm3) Normal j. hanya tumor jinak saja. Selain itu perlu diperhatikan fungsi hatinya.000-350. Hemoglobin 11 gr % (sedikit menurun. Trombosit 300. PTT (Prothrombine Time) 3 menit (normal : 11-14 menit) Menurun h.7/mm3 (normal : 0. 2007).5-1. Kelaian koagulasi juga terjadi pada abnormalitas seperti von willebrand disease (Berek.000/mm3 (normal : 4. Mengapa PTT dan APTT tidak normal? Keadaan ini dapat terjadi pada pasien yang mnegalami koagulopati. Biasanya ditandai dengan mens yang berat sehingga perlu dilakukan pemeriksaan darah komplit untuk mendeteksi anemia . APTT (Activated Partial Thromboplastine Time) 10 menit menurun (normal : 20-40 menit) g. Ureum darah 20/mm3 (normal : 8-26/mm3) Normal i. Hematokrit 28 % (menurun. masalah yang berat seperti leukimia atau penyakit yang berhubungan dengan trombositopenia. Pembahasan Info 4 1.000/mm3 (normal : 150.000/mm3) agak meninggi e. Penurunan faktor pembekuan darah yang di produksi oleh hati dapat menyebabkan terjadinya perdarahan. normalnya 12-16 gr %) Agak menurun b. 2.000-11.000/mm3) agak meninggi d.

Luna? Setelah melakukan tindakan laoratorium. b. Macam – macam Infertilitas? Dan alasan mengapa Ny. Pemeriksaan yang dapat memastikan kondisi pasien yang sebenarnya. Pemeriksaan yang bisa dilakukan adalah pemeriksaan radiologi dan pembedahan laparotomi maupun laparoskopi. Infertilitas primer Jika istri belum pernah hamil walaupun bersenggama dan dihadapkan kepada kemungkinan kehamilan selama 12 bulan. untuk menetukan diagnosis dari penyakit yang berhubungan dengan massa adalah dilakukan pemeriksaan yang lain. 2009) a. (Setyawan. sehingga hal tersebut akan menyebabkan hb pun akan menurun 3. Luna di diagnosis infertilitas primer 2 tahun? Infertilitas adalah ketidakmampuan hamil setelah 12 bulan melakukan intercourse teratur tanpa menggunakan kontrasepsi. Tindakan yang diusulkan berkaitan dengan kondisi Ny. juga konsistensinya (Berek. Namun akan dipaparkan sekilas mengenai pemerisaan penunjang yang akan dilakukan : Pemeriksaan radiologi Pemeriksaan ini menurut beberapa studi penelitian. 4.Karena pada pasien dengan karsinoma ovarii akan mengalami anemia. traktus digestivus. adneksa. Namun sebagai dokter umum. Infertilitas sekunder . tindakan yang dilakukan adalah merujuk kepad dokter spesialis bedah onkologi. USG pelvis mampu untuk melihat asal masa untuk melihat apakah berasala dari uterin. 2007) 5. sangat diperlukan . yaitu : (Prawirohardjo. pemeriksaan yang paling diindikasikan adalah USG pelvis. Mengapa pada karsinoma ovarii Ht menurun? Penurunan kadar hematokrit dalam serangkaian pemeriksaan dapat menunjukkan bahwa terjadi perdarahan pada intrapretoneal. Pemeriksaan USG ini juga memberikan informasi mengenai ukuran dari massa tersebut. 2011) Macam-macam infertilitas.

Luna didiagnosis infertilitas primer 2 tahun. Luna belum pernah hamil sebelumnya dan selama 2 tahun setelah menikah belum juga dikaruniai momongan. kistik atau padat. Ny. Perbedaan kista ovarium dan Endometriosis Perbedaan Definisi Endometriosis Endometriosis adalah suatu penyakit di mana bercak-bercak jaringan endometrium tumbuh di luar rahim.Jika istri pernah hami. baik yang kecil maupun yang besar. tumor rata-rata berukuran 6 cm dan teratoma bilateral kira-kira . karena Ny. angka kejadian endometriosis mencapai 5-10 % pada wanita umumnya dan lebih dari 50% pada wanita perimenopause Kistoma dermoid yang merupakan bagian dari kistoma ovarium 80 % didapati pada penderita yang berusia antara 20-30 tahun. 6. akan tetapi kemudian tidak terjadi kehamilan lagi walaupun bersenggama dan dihadapkan kepada kemungkinan kehamilan selama 12 bulan. jinak atau ganas Epidemiologi Muncul pada usia produktif . padahal dalam keadaan normal endometrium hanya ditemukan di dalam lapisan rahim Kistoma Ovarii Kistoma ovarii merupakan suatu tumor. Pada wanita usia muda (biasanya kurang dari 40 tahun) resiko tumor menjadi ganas berkurang Pada usia rata-rata 30 tahun.

perdarahan yang terjadi di dalam kistoma dan tangkai kistoma yang terpeluntir. menstruasi Lemah Infertile Diare Konstipasi pembesaran kistoma yang terlampau cepat sehingga organ disekitarnya menjadi teregang. gejala maka paling sering dirasakan adalah rasa nyeri pada perut bagian bawah dan Korpus luteum ovarium Nyeri saat miksi. terutama saat pinggul. MRI dan CT Scan elektrokauter atau sinar laser. Laparoskopi 2. Penunjang 1. CT scan atau MRI perut. USG rahim 4. Biopsi endometrium 3. Terapi Ovarektomi (pengangkatan ovarium) dan histerektomi Umumnya kistoma ovarium pada wanita usia subur akan menghilang dengan sendirinya .10 % Letak Paling banyak ditemukan di ovarium Tanda dan Gejala Nyeri sebelum menstruasi Nyeri saat koitus Nyeri panggul Nyeri pinggang bawah Sebagian besar tidak menyadari bila menderita kistoma. pemeriksaan USG. Barium enema 5.

Bagaimana prognosis jangka panjang setelah operasi tentang fertilitasnya atau kista endometriosisnya? Pembahasan Info 5 1. maka dapat disimpulkan bahwa pasien menderita kistoma ovarii. maka pasien masih mungkin memiliki keturunan karena . Tes patensi tuba? 3. diagnosis kerja dari penyakit pasien tersebut adalah kistoma ovarii curiga kistoma endometrioid. Apa diagnosis pasca operasi pada pasien? 2. salphingooforektomi. Oleh karena itu. terapi sulih estrogen dalam 1 sampai 3 bulan. INFO 5 Pasien dilakukan laparotomi kistektomi sinistra dengan adhesiolisis pada ovarium sinistra dan tuba sinistra.Luna pasca operasi? Kistoma endometriosis dan Infertil primer selama 2 tahun 2. Tes patensi tuba : tuba kiri nonpatent. Pertanyaan : 1. histerektomi Dari pembahasan di atas. Ovarium dan tuba falopii kanan dalam batas normal. tuba kanan patent. Pengangkatan ovarium.Luna? Dikarenakan pada kasus yang terkena kistoma ovarii adalah ovarium bagian kiri. antefleksi. Durante operasi : kistoma ovarii ruptur saat dilakukan diseksi kapsul kistoma keluar cairan konsistensi kental berwarna cokelat kehitaman. Diagnosis Ny. Sebagian massa tumor melekat dengan salping kiri dan sisi kiri uterus. mengotori seluruh lapangan operasi di kavum peritoneum. Bagaimana prognosis jangka panjang setelah opersi terhadap fertilitas Ny. Ukuran uterus 8x8x6 cm3.(pengangkatan rahim).

Selama ovarium kanan masih berfungsi dengan baik. 2005). Ny.berdasarkan hasil pemeriksaan patensi tuba didapatkan bahwa tuba falopii dan ovarium bagian kanan masih paten dan masih memungkinkan untuk terjadinya fertilisasi. Luna masih mempunyai harapan untuk hamil kembali (William. sedangkan sebagian besar penderita 6070% ditemukan dalm keadaan stadium lanjut. Bagaimana prognosis jangka panjang prognosis penyakit kista ovarium? Prognosis untuk kista ovarium jinak adalah baik. Namun untuk kista yang dapat berkembang untuk menjadi kanker ovarium angka kelangsungan hidup 5 tahun (“5 Years survival rate”) penderita kanker ovarium stadium lanjut hanya kira-kira 20-30%. 4. .

Di Amerika .000 orang.BAB II KISTOMA OVARII A. EPIDEMIOLOGI KISTOMA OVARII Keganasan ovarium merupakan 6 kasus kanker terbanyak dan merupakan penyebab kematian oleh karena keganasan ginekologi.2007) C. B.000 wanita. juga selama masa kehamilan. hipofisis. dan ovarium.000 populasi). Kista ovarium disebabkan oleh gangguan (pembentukan) hormon pada hipotalamus. Gagalnya sel telur (folikel) untuk berovulasi. normalnya berukuran kecil. Sebagian besar kistoma adalah kistoma fungsional dan jinak. ETIOLOGI KISTOMA OVARII Sampai sekarang ini penyebab dari Kista Ovarium belum sepenuhnya dimengerti.000 populasi pada tahun 1988 sampai 1991. pada masa pubertas sampai menopause. Kistoma indung telur timbul dari folikel yang tidak berfungsi selama siklus menstruasi (Prawirohardjo. tetapi beberapa teori menyebutkan adanya gangguan dalam pembentukan estrogen dan dalam mekanisme umpan balik ovariumhipotalamus.3 per 100. Di Amerika insidensi keganasan ovarium semua ras adalah 12. Di Indonesia sendiri menurut penelitian ditemukan frekuensi sebesar 27 % . karsinoma ovarium didiagnosa pada kira-kira 22. Terdapat variasi yang luas insidensi keganasan ovarium. yang terletak di indung telur (ovarium). DEFINISI KISTOMA OVARII Kista berarti kantung yang berisi cairan. kematian sebanyak 16. rata-rata tertinggi terdapat di Negara Skandinavia (14. Kista ovarium (atau kista indung telur) berarti kantung berisi cairan.5 kasus per 100. Kista indung telur dapat terbentuk kapan saja.5-15.

yang dapat ditemukan pada pemeriksaan klinis. 4. 2007) E.2007) Tanda dan Gejala .2007) D. climacterium. disertai kematian ovum. Biasanya besarnya tidak melebihi sebuah jeruk. Rasa nyeri pada (tulang) punggung bawah (Low back pain) (Handayani. 5. (Prawirohardjo. dan sesudah salpingektomi. (Prawirohardjo. Pada masa ini tampaknya sebagai kistoma-kistoma kecil. 2. Timbul rasa nyeri saat menstruasi (Dismenorhae) Sering merasakan nyeri di perut bagian bawah. sehingga terbentuklah kistoma yang besar. Sering merasa nyeri saat berhubungan suami istri (Dispareunia) Sering merasa nyeri pada punggung yang menjalar ke kakii Sukar buang air besar (Konstipasi) Nyeri saat buang air kecil (Disuria) Siklus menstruasi tidak teratur dan kerap mengeluarkan darah dalam jumlah banyak 8.hingga 29 % wanita di Indonesia menderita kista ovarium ini. KLASIFIKASI KISTOMA OVARII Tumor kistik dari ovarium yang jinak dibagi dalam golongan nonneoplastik (fungsionil) dan golongan neoplastik. Sering terjadi pada pubertas. Setiap bulan sejumlah besar follikel menjadi mati. 1. TANDA GEJALA KIATOMA OVARII Jika masih jinak seringkali tanpa gejala. 7. namun ada beberapa gejala yang bisa muncul : 1. Kistoma ovarium non-neoplastik (fungsionil) a. dan tumor paling sering ditemui pada wanita yang berusia antara 20 – 50 tahun dan jarang pula terjadi pada masa pubertas. 3. 6. Kistoma Follikel Kistoma ini berasal dari follikel yang menjadi besar semasa proses atresia folliculi. Tidak jarang ruangan follikel diisi dengan cairan yang banyak. disusul dengan degenerasi dari epitel follikel.

dengan disertai tanda-tanda perdarahan intra abdominal sehingga gambaran klinisnya dapat menyerupai suatu kehamilan ektopik yang terganggu. Bila mencapai ukuran yang cukup besar. yang berdinding tipis dan berwarna kekuning-kuningan. Pada saat yang sama dibentuklah jaringan fibroblast pada bagian dalam lapisan lutein sehingga pada kistoma corpus lutein yang tua. Kistoma lutein yang sesungguhnya. (Prawirohardjo. kistoma tersebut dapat memberikan rasa penuh dan tidak enak pada daerah yang dikenai. umumnya berasal dari corpus luteum haematoma. sel-sel lutein terbenam dalam jaringan-jaringan perut. bahkan kadang-kadang tidak menunjukkan gejala-gejala apapun. Kadang-kadang walaupun jarang. terjadilah corpus luteum haematoma. Kistoma Lutein Kistoma ini dapat terjadi pada kehamilan. Tetapi kita tidak akan dapat menentukan dengan sekali pemeriksaan. apakah kistoma ini neoplastik atau non neoplastik.2007) b. Haid kadang-kadang terlambat. Bila perdarahan ini sangat banyak jumlahnya. sehingga akhirnya tinggallah cairan yang jernih.Kistoma jenis ini tidak memberikan gejala yang karakteristik. dapat terjadi rupture spontan. Yang paling sering terjadi ialah cairan kistoma tersebut mengalami resorpsi secara spontan setelah satu atau dua siklus. Secara perlahan-lahan terjadi resorpsi dari unsur-unsur darah. Perdarahan ke dalam ruang corpus selalu terjadi pada masa vaskularisasi. diikuti dengan perdarahan sedikit yang . Seperti pada semua tumor ovarii dapat menyebabkan torsi. lebih jarang di luar kehamilan.2007) Diagnosis Diagnosa hanya dapat ditentukan dengan palpasi dari tumor tersebut. (Prawirohardjo.2007) Tanda dan Gejala Pada beberapa kasus sering mnyerupai kehamilan ektopik. kecuali bila ukurannya sangat besar. atau sedikit bercampur darah. Kurve suhu basal bersifat monofasis. (Prawirohardjo.

Suatu jenis yang jarang dari kistoma lutein ialah yang ditemukan pada mola hydatidosa atau chorio epithelioma. diikuti perdarahan yang tidak teratur. Kista yang timbul pada permulaan kehamilan ini dapat membesar akibat dari penimbunan darah yang berlebihan saat menstruasi dan bukan akibat dari tumor. Secara klinis memberikan gejala yang disebut Stein-Leventhal Syndrom. tetapi pada umumnya kistoma dibntuk oleh sel theca lutein dan jaringan ikat. kista ini menyebabkan menstruasi terlambat. Pada pemeriksaan mikroskopis akan tampak tunica yang tebal dan fibrotik. Timbulnya kista ini berkaitan dengan tumor ovarium dan terapi hormon ( Handayani. dimana oleh sesuatu sebab tidak terjadi regresi. berwarna keabu-abuan dan berdinding tebal. permukaan rata. yaitu . Stein Levental ovary Biasanya kedua ovarium membesar dan bersifat polykistik. 2. Pada wanita yang tidak hamil. tetapi tidak ditemukan corpus luteum. dindingnya dibentuk oleh sel granulose yang mengalami luteinisasi. Dalam beberapa kasus dari jenis ini. Kista granulosa lutein Merupakan kista yang terjadi di dalam korpus luteum ovarium yang fungsional. 2009) c. disertai rasa sakit pada bagian perut bawah. ( Prawirohardjo. Ada yang menganggap kistoma ini sebagai korpus luteum persistens. Kista theca lutein Merupakan kista yang berisi cairan bening dan berwarna seperti jerami. Diameternya yang mencapai 5-6 cm menyebabkan rasa tidak enak di daerah panggul. Dibawahnya tampak follikel dalam bermacam-macam stadium. 2007) Beberapa tipe kista lutein antara lain: 1. Pada pemeriksaan klinis ditemukan benjolan yang sakit. Jika pecah. akan terjadi perdarahan di rongga perut.terus menerus.

(Prawirohardjo. Biasanya terjadi pada wanita tua. sedang penulis lain menduga tumor ini mempunyai asal yang sama dengan tumor Brenner. Pada dinding kistoma tampak lapisan epitel kubik. dapat terjadi torsi (putaran tangkai) dengan gejala-gejala mendadak. Kistomadenoma Ovarii Musinosum Asal tumor ini belum diketahui dengan pasti. dan berwarna kuning.yang terdiri dari hirsutisme.2007) d. obesitas dan oligomenorrhoe. Kelainan ini merupakan penyakit herediter yang autosomal dominant. seringkali bilateral. akan tetapi jaringan yang dikeluarkan harus segera diperiksa secara histologik untuk mengetahui apakah ada keganasan. Terapi terdiri atas pengangkatan kistoma dengan reseksi ovarium.2007) Gambaran Klinik . dan dapat menjadi besar. (Prawirohardjo. Kistoma ovarium yang neoplastik atau proliferatif a. Kistoma ovarii simpleks Kistoma ini mempunyai permukaan rata dan halus. biasanya bertangkai. ia mungkin berasal dari suatu teratoma di mana dalam pertumbuhannya satu elemen mengalahkan elemen-elemen lain. Diduga bahwa kistoma ini suatu jenis kistomadenoma serosum yang kehilangan epitel kelenjarnya berhubung dengan tekanan cairan dalam kistoma. (Prawirohardjo. Menurut Meyer. Tidak pernah memberi gejalagejala yang berarti. Germinal inclusion cyst Terjadi oleh karena invaginasi dari epitel germinal dari ovarium.2007) 2. sterilitas. Berhubung dengan adanya tangkai. (Prawirohardjo. Dinding kistoma tipis dan cairan di dalam kistoma jernih.2007) b. Ada penulis yang berpendapat bahwa tumor berasal dari lapisan germinativum. serus. Kecenderungan virilisasi mungkin disebabkan hyperplasi dari tunica interna yang menghasilkan zat androgenic.

yang menyebabkan kistoma menjadi multilokuler. akan tetapi dapat juga ditemui yang bilateral. Akibat pseudomiksoma peritonei ialah timbulnya penyakit menahun dengan musin terus bertambah dan menyebabkan banyak perlekatan. Tumor biasanya unilateral. kadang-kadang dapat terjadi torsi yang mengakibatkan gangguan sirkulasi. melekat dan berwarna kuning sampai coklat tergantung dari percampurannya dengan darah. Akhirnya. oleh karena itu. Pada tumor yang besar tidak lagi dapat ditemukan jaringan ovarium yang normal. kental seperti gelatin. Gangguan ini dapat menyebabkan perdarahan dalam kistoma dan perubahan degeneratif. Tempat-tempat tersebut perlu diteliti dengan seksama oleh karena di situ dapat . terdapat di antaranya sel-sel yang membundar karena terisi lendir (goblet cells). maka sel-sel epitel dapat tersebar pada permukaan peritoneum rongga perut. yang memudahkan timbulnya perlekatan kistoma dengan omentum. yang terakhir ini khususnya bila terjadi perdarahan atau perubahan degeneratif di dalam kistoma. dan pertumbuhan papiler. penderita meninggal karena ileus dan atau inanisi. lebih-lebih pada penderita yang datang dari pedesaan.Tumor lazimnya berbentuk multilokuler. Sel-sel epitel yang terdapat dalam satu lapisan mempunyai potensi untuk tumbuh seperti struktur kelenjar: kelenjar-kelenjar menjadi kistoma-kistoma baru. Kira-kira 10% dapat mencapai ukuran yang amat besar. usus-usus dan peritoneum parietale. Kistoma menerima darahnya melalui suatu tangkai. dan dengan sekresinya menyebabkan pseudomiksoma peritonei. Pada kistoma kadang-kadang dapat ditemukan daerah padat. Dinding kistoma agak tebal dan berwarna putih keabu-abuan. Pada pemeriksaan mikroskopik tampak dinding kistoma dilapisi oleh epitel torak tinggi dengan inti pada dasar sel. Jika terjadi sobekan pada dinding kistoma. Pada pembukaan terdapat cairan lendir yang khas. permukaan berbagala (lobulated).

Gambaran Klinik Pada umumnya kistoma jenis ini tak mencapai ukuran yang amat besar dibandingkan dengan kistomadenoma musinosum. Pada pemeriksaan mikroskopik terdapat dinding kistoma yang dilapisi oleh epitel kubik atau epitel torak yang rendah. 2007) Perubahan Menjadi Ganas Apabila ditemukan pertumbuhan papilifer. Isi kistoma cair. proliferasi dan stratifikasi epitel. Pada jaringan papiler dapat ditemukan pengendapan kalsium dalam stromanya yang dinamakan psamoma. akan tetapi dapat pula berrbagala karena kistoma serosum pun dapat berbentuk multilokuler. dan kadang-kadang coklat karena campuran darah. Keganasan ini terdapat dalam kirakira 5-10% dari kistomadenoma musinosum. Tidak jarang kistomanya sendiri kecil. Warna kistoma putih keabu-abuan. tetapi permukaannya penuh dengan pertumbuhan papiler (solid papilloma). meskipun lazimnya berongga satu. Pada umumnya dapat dikatakan bahwa tidak mungkin membedakan gambaran makroskopik kistomadenoma serosum papiliferum yang ganas dari yang jinak. Kistomadenoma Ovarii Serosum Pada umumnya para penulis berpendapat bahwa kita ini berasal dari epitel permukaan ovarium (germinal epithelium). maka bentuk epitel pada papil dapat beraneka ragam tetapi sebagian besar epitelnya terdiri atas epitel bulu getar. dengan sitoplasma eosinofil dan inti sel yang besar dan gelap warnanya. (Prawirohardjo. bahkan pemeriksaan mikroskopik pun tidak selalu memberi kepastian. Permukaan tumor biasanya licin. c. kuning. Karena tumor ini barasal dari epitel permukaan ovarium (germinal ephithelium). Ciri khas kistoma ini adalah potensi pertumbuhan papiler ke dalam rongga kistoma sebesar 50%. kistomadenoma serosum secara mikroskopik digolongkan kedalam kelompok tumor . dan keluar pada permukaan kistoma sebesar 5%.ditemukan tanda-tanda ganas. serta anaplasia dan mitosis pada sel-sel. seperti epitel tuba.

teori yang paling banyak dianut ialah bahwa tumor berasal dari sel telur melalui proses partenogenesis. Tentang histogenesis kistoma dermoid. Bila pada suatu kasus terdapat implantasi pada peritoneum disertai dengan asites. Akan tetapi. Kistoma Endometrioid Kistoma ini biasanya unilateral dengan permukaan licin. di bagian lain padat.2007) Gambaran Klinik Tidak ada ciri-ciri yang khas pada kistoma dermoid. tidak ada hubungannya dengan endometriosis ovarii.2007) d. seperti epitel kulit. pada dinding dalam terdapat satu lapisan sel-sel. yang ditemukan oleh Sartesson dalam tahun 1969. rambut. dapat dikatakan bahwa 30% . Walaupun demikian. Sepintas lalu kelihatan seperti kistoma berongga satu. keabu-abuan. tidaklah mengherankan bahwa potensi keganasan yang dilaporkan sangat berbeda-beda. maka prognosis penyakit itu kurang baik. Konsistensi tumor sebagian kistik kenyal. meskipun diagnosis histopatologis pertumbuhan itu mungkin jinak (histopatologically benign). Kistoma Dermoid Sebenarnya kistoma dermoid ialah satu teratoma kistik yang jinak dimana struktur-struktur ektodermal dengan diferensiasi sempurna. garis pemisah antara kistomadenoma ovarii papiliferum yang jelas ganas kadang-kadang sukar ditentukan. (Prawirohardjo. yang menyerupai lapisan epitel endometrium. biasanya . Klinis kasus tersebut menurut pengalaman harus dianggap sebagai neoplasma ovarium yang ganas (clinically malignant).ganas. Kistoma ini.2007) e. (Prawirohardjo. gigi dan produk glandula sebasea berwarna putih kuning menyerupai lemak nampak lebih menonjol daripada elemen-elemen entoderm dan mesoderm. akan tetapi bila dibelah. dan agak tipis. (Prawirohardjo. Oleh karena itu.35% dari kistomadenoma serosum mengalami perubahan keganasan. Dinding kistoma kelihatan putih.

epitel saluran pernapasan.5% dari semua kistoma dermoid. . PEMERIKSAAN PENUNJANG KISTA OVARII 1. apakah tumor kistik atau solid. Yang tersering adalah karsinoma epidermoid yang tumbuh dari salah satu elemen ektodermal. tetapi dapat pula merupakan gelondongan seperti konde. dan jaringan tiroid (entodermal). rambut. Ada kemungkinan pula terjadinya sobekan dinding kistoma dengan akibat pengeluaran isi kistoma dalam rongga peritoneum. serat otot jaringan ikat (mesodermal). Perubahan keganasan agak jarang. Ultrasonografi Dengan pemeriksaan ini dapat ditentukan letak dan batas tumor apakah tumor berasal dari uterus. Pada umumnya terdapat satu daerah pada dinding bagian dalam yang menonjol dan padat. gigi (ektodermal). dan untuk menentukan silatsifat tumor itu. (Prawirohardjo. Rambut ini terdapat beberapa serat saja. dan mukosa traktus gastrointestinalis.2007) F. Maka dapat ditemukan kulit. dan dapatkah dibedakan pula antara cairan dalam rongga perut yang bebas dan yang tidak. Ada kemungkina pula bahwa satu elemen tumbuh lebih cepat dan menyebabkan terjadinya tumor yang khas. ovarium. tulang rawan. 2. dan biasanya pada wanita lewat menopause. (Robin. bercampur dengan rambut. kelenjar sebasea. Bahan yang terdapat dalam rongga kistoma ialah produk dari kelenjar sebasea berupa massa lembek seperti lemak. atau kandung kencing. mesodermal dan entodermal. kira-kira dalam 1. Laparaskopi Pemeriksaan ini sangat berguna untuk mengetahui apakah sebuah tumor berasal dari ovarium atau tidak.nampak satu kistoma besar dengan ruangan kecil-kecil dalam dindingnya.2007) Tumor mengandung elemen-elemen ektodermal. Pada kistoma dermoid dapat terjadi torsi tangkai dengan gejala nyeri mendadak di perut bagian bawah.

Parasentesis . Kista ini dapat bersifat unillokuler (tidak bersepta) atau multilokuler (bersepta-septa). pada kista dermoid kadang-kadang dapat dilihat gigi dalam tumor. 4. dan di tepi belakang kista nampak bayangan echo yang lebih putih dari dinding depannya. Kadang-kadang terlihat bintik-bintik echo yang halus-halus (internal echoes) di dalam kista yang berasal dari elemen-elemen darah di dalam kista. Penggunaan foto rontgen pada pictogram intravena dan pemasukan bubur barium dalam colon disebut di atas. Foto rotgen Pemeriksaan ini berguna untuk menentukan adanya hidrotoraks. Tampak gambaran Ultrasonografi pada Kistoma Ovarii 3. Selanjutnya. Gambar 1.Pada pemeriksaan ini akan tampak akan terlihat sebagai struktur kistik yang bulat (kadang-kadang oval) dan terlihat sangat echolucent dengan dinding dinding yang tipis/tegas/licin.

pengawasan tetap harus dilakukan terhadap perkembangan kista sampai dengan beberapa siklus menstruasi. (Wiknjosastro. 2005). Satu lubang pada pusar . nyeri. Meskipun ada diantaranya yang pecah namun tidak akan menimbulkan gejala yang berarti. et. dan hasil USG menunjukkan kista berisi cairan. dokter tidak memberikan pengobatan apapun dan menyarankan untuk pemeriksaan USG ulangan secara periodic untuk melihat apakah ukuran kista membesar. dokter harus segera mengangkatnya. lakukan pemeriksaan ultrasound. Jika wanita usia reproduksi yang masih ingin hamil. Pil Kontrasepsi Jika terdapat kista fungsional. Ada 2 tindakan bedah yang utama. PENATALAKSAAN KISTOMA OVARII 1. 2005). yaitu: Laparoskopi dan Laparatomy. 2. Pemakaian pil kontrasepsi juga mengurangi peluang pertumbuhan kista (Joedosepoetro.all. berovulasi teratur dan tanpa gejala.Telah disebut bahwa fungsi pada asites berguna menentukan sebab asites. semakin besar. Perlu diingatkan bahwa tindakan tersebut dapat mencemarkan cavum peritonei dengan kista bila dinding kista tertusuk. Penatalaksanaan secara umum Umumnya kista ovarium pada wanita usia subur akan menghilang dengan sendirinya dalam 1 sampai 3 bulan. 1999) G. Pendekatan ini juga menjadi pilihan bagi wanita pascamenopouse jika kista berisi cairan dan diameternya kurang dari 5 cm (Joedosepoetro. pada masa postmenopouse. Kista jenis ini termasuk jinak dan tidak memerlukan penanganan medis. 3. pil kontrasepsi yang digunakan untuk mengecilkan ukuran kista. Meskipun demikian. Pembedahan dimulai dengan teknik pembedahan atau operasi yang dilakukan dengan membuat lubang kecil 3 buah lubang (berdiameter 5-10 milimeter) di sekitar perut pasien. Pembedahan Jika kista ovarium tidak menghilang setelah beberapa episode menstruasi. Bila memang ternyata tidak terlalu bermakna maka kista dapat diabaikan karena akan mengecil sendiri.

Biasanya untuk laparoskopi pasien diperbolehkan pulang pada hari ke-3 atau ke-4. sedangkan untuk laparotomi pasien diperbolehkan pulang pada hari ke8 atau ke-9 (Joedosepoetro. . sementara dua lubang yang lain untuk peralatan bedah yang lain.digunakan untuk memasukkan sebuah alat yang dilengkapi kamera untuk memindahkan gambar dalam rongga perut ke layar monitor. 2005). misalnya laser yang akan mengangkat kista ovarium.

laporan nya udah jadi nihh.diganti pengaturan A4 dan disamain sama format laporan yang bener aja.KESIMPULAN RAHMA Rahma.Di CEK dan di Baca ya sayangg.Jilid dan Kumpulin… Makasihhh ya sayanggg……. Rahma cuman tinggal ngedit dirapihin. terus rahma masukin sasbel yang ada namanya rahma sendiri. terus nanti rahma Print. Tapi ada tinggal ini ada beberapa anak yang belum ngirim..  . Nanti rahma hubungin mereka aja yang belom ngirim siapa aja yah. terus suruh kirim di email rahma aja yahhh sayang… Ini laporanya udah aku edit dan udah aku rapihin.

.

Sinopsis Obstetri Jilid1 .D. 2007. Penerbit EGC : Jakarta William. E. EGC : Jakarta Prawirohardjo S. Penerbit Erlangga: Jakarta Novak. Joedosepoetro.1998 Norwitz. 2005. Sutoto. Errol. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo Prawirohardjo. s. J. Rustam. 2006. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono . Ovarian Cysts. 2007 . John. Prawirohardjo. Novak. Available at: http: //emedicine. 1998. Prawirohardjo.Jakarta. (2009). Instructions for Obstetric and Gynecologic Patients. New York. 2005. Edisi 2.. 2005. M. Dorland’s Pocket Medical Dictionary.com Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono 2. American College of Obstetricians and Gynecologists. Edisi 2. Ilmu Kandungan.Edisi Prawirohardjo. Sarwono. Sumapraja S.EGC. Berek and Novak’s Gynecology. Ilmu Kandungan Edisi Kedua Cetakan Keempat. Sutoto. Sylvia A Price. Helm C. 2005. 2007. Joedosepoetro. Ilmu Kandungan Edisi Kedua Cetakan Ketujuh. At a Glance Obstetri & Ginekologi Edisi Kedua. Jakarta : Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Patofisiologi Konsep klinis proses-proses penyakit . Jakarta. M. Tumor Jinak pada Alat-Alat Genital dalam Ilmu Kandungan.S. Saifuddin AB..DAFTAR PUSTAKA Berek. Elsevier Inc. Mochtar.. P. Lippincott Williams & Wilkins : USA Griffith HW. Tumor Jinak pada Alat-Alat Genital dalam Ilmu Kandungan. Wiknjosastro H. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Schorge.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful