P. 1
8204244 Kelas12 Smk Teknik Produksi Mesin Industri Wirawanpdf

8204244 Kelas12 Smk Teknik Produksi Mesin Industri Wirawanpdf

|Views: 2|Likes:
Published by Dianna ElgRand

More info:

Published by: Dianna ElgRand on Mar 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/14/2013

pdf

text

original

Gambar 59. Pengendalian Silinder Sederhana Secara Langsung

Cara Kerja :

Bila katup sinyal/sensor ditekan secara manual, maka udara
bertekanan dari kompressor akan mengalir ke katup tekan 3/2
pembalik pegas (1.1) melalui saluran 1 ke saluran 2. Udara
bertekanan akan diteruskan ke silinder sederhana pembalik pegas
(1.0), sehingga bergerak ke kanan (ON). Bila katup 1.1 di lepas, maka
silinder 1.1 akan kembali dengan sendirinya akibat adanya gaya pegas
di dalamnya. Udara sisa yang ada di dalam silinder 1.0 akan
dikeluarkan melalui katup 1.1 melalui saluran 2 ke saluran 3
selanjutnya dikembalikan ke udara luar (atmosfer). Rangkaian tersebut
termasuk dalam kategori pengendalian langsung, karena tanpa melalui
katup pemroses sinyal. Rangkaian ini hanya dapat digunakan untuk
menggeser/ mengangkat benda kerja paling sederhana.

1.1 ON

1.1 OF

518

Tabel11.Logika untuk sistim di atas adalah sebagai berikut:

Katup 1.1 (S1)

Silinder 1.0 (A)

0

0

1

1

Rangkaian ini dapat juga disebut identity, karena bila diberi
sinyal, silinder langsung bekerja, dan bila tidak diberi sinyal, silinder
tidak bergerak. Rangkaian ini dapat digunakan untuk menggeser
benda kerja, namun agar dapat bekerja secara otomatis, rangkaian
tersebut masih harus banyak mengalami penyempurnaan.
Penggunaan silinder pneumatik sederhana pembalik pegas pada
mesin ini sangat rawan, karena saat silinder harus kembali ke posisi
semula memerlukan tenaga besar.
Rangkaian tersebut dapat digunakan bilamana bendanya
ringan dan gesekan benda seminal mungkin, sehingga dengan gaya
pegas pembalik yang ada dapat mengembalikan silinder ke posisi
semula dengan mudah. Idealnya untuk mesin penggeser seperti di
bawah ini menggunakan silinder penggerak ganda. Dimana tekanan
udara yang ada dapat digunakan untuk gerak maju dan mundur
silinder pneumatik secara sempurna.

Gambar 60. Penggeser Benda Kerja

10.2Pengendalian Tak Langsung Silinder Penggerak Ganda

Pengendalian tak langsung pada sistim pneumatik karena
udara bertekanan tidak langsung disalurkan untuk menggerakkan
aktuator, melainkan disalurkan ke katup kendali terlebih dahulu.
Setelah katup bergeser, baru kemudian udara bertekanan akan
mengalirmenggerakan aktuator. Adapun sistim kendali tak langsung
dapat dilihat pada gambar 61 di bawah ini:

519

Gambar 61. Rangkaian dan Diagram Gerak Silinder 1.0 Melalui Dua Katup

Cara Kerja :

Bila katup sinyal 1.2 ditekan secara manual sesaat, maka
udara bertekanan dari kompresor akan mengalir ke katup kendali 1.1
melalui sisi 14, sehingga katup kendali 5/2 akan bergeser ke kanan.
Udara dari kompresor akan mengalir melalui saluran 1 ke 4 diteruskan
ke pengatur aliran (cekik) kemudian ke Silinder 1.0. Silinder 1.0 akan
bergerak ke kanan secara perlahan-lahan sesuai dengan pengaturan
cekik.

Silinder 1.0 akan kembali bila katup sinyal 1.3
ditekan/diaktifkan sesaat sehingga udara akan mengalir ke katup

1.2 ON - OF

1.3 ON - OF

520

kendali 1.1 yang menyebabkan katup 1.1 kembali ke kiri melalui sisi
12. Udara dari kompresor akan menglir ke silinder pneumatik melalui
saluran 1 ke 2 diteruskan ke silinder dari sisi kanan. Silinder akan
kembali secara berlahan sesuai dengan pengaturan cekik.

Tabel 12. Logika untuk sistim di atas adalah sebagai berikut:

Katup 1.2 (S1)

Katup 1.3 (S2)

Silinder 1.0 (A)

0

0

?

0

1

0

1

0

1

1

1

*

Keterangan :? = tergantung posisi sebelumnya
* = tak tentu

10.3Pengendalian Gerak Otomatis Silinder Penggerak Ganda

Aplikasi dari gerakan ini dapat digunakan untuk menekan atau
menggeser benda kerja sampai titik tertentu hingga menekan katup
roll 1.3, kemudian silinder akan kembali secara otomatis.Silinder
Penggerak Ganda akan bergerak maju dan mundur secara otomatis,
bila katup 1.2 diganti penekan roll kemudian dipasang bersama
dengan katup roll 1.4. Klasifikasi rangkaian ini dapat dituliskan
sebagai berikut :

Gambar62. Pengendalian Otomatis Silinder Penggerak Ganda

AKTUATOR

Pengendali

Katup pengendali

Katup pemroses sinyal

Katup sinyal

Sumber energi

521

Sistim gerak silinder penggerak ganda dapat dilihat pada
diagram gerak silinder 1.0 di bawah ini. Bila katup 1.4 aktif pada posisi
awal dan knop katup 1.2 ditekan maka katup 1.2 dan 1.4 akan aktif
secara bersamaan atau dapat ditulis sebagai 1.2 and 1.4 (1.2 ? 1.4),
maka silinder 1.0 akan bergerak maju, silinder 1.0 akan kembali
secara otomatis bila telah menekan katup roll 1.3

Gambar 63. Diagram Gerak Silinder 1.0 Penggerak Ganda

Aplikasi dari sistim gerak ini dapat digunakan pada mesin
penekuk plat otomatis seperti di bawah ini:

Gambar 64. Aplikasi Gerak Silinder 1.0 A+, A -

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->