P. 1
Soal OSK Astronomi Kode 02

Soal OSK Astronomi Kode 02

|Views: 17|Likes:
Published by Risda Btr

More info:

Published by: Risda Btr on Mar 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/24/2014

pdf

text

original

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
__________________________________________________________________________

Tes Seleksi Olimpiade Astronomi Tingkat Kabupaten/Kota 2011 Waktu 120 menit
Nama Provinsi Tanggal Lahir

…………………………...................
Sekolah & Kelas (saat ini)

………………………….............................................. .... Kabupaten/Kota ………………………..............................................… ...

……………………..............……...
Tanda tangan

…………………………..................

…………………………..................

1. Pilih mana yang SALAH. a. Tahap akhir evolusi bintang yang massanya hampir sama dengan massa Matahari adalah bintang katai putih (white dwarf). b. Bintang dengan massa lebih besar daripada 10 massa Matahari mengakhiri hidupnya sebagai supernova. c. Katai cokelat (brown dwarf) termasuk tahap akhir evolusi bintang. d. Pulsar merupakan tahap akhir evolusi bintang. e. Lubang hitam (black hole) adalah salah satu tahap akhir dari evolusi bintang juga. 2. Pada suatu saat, Bulan sabit berada dekat sekali dengan Venus, sehingga sebagian Venus terhalang oleh bagian bulan yang gelap. Andaikan tepat separuh permukaan Venus yang bercahaya terhalang oleh Bulan, berapa beda kecerlangan Venus pada saat itu dibandingkan dengan ketika tak terhalang? (Kecerlangan dalam hal ini dinyatakan dengan magnitudo melalui rumus : m  2,5 log( f )  C , dengan f adalah energi yang diterima pengamat setiap detik, C suatu konstanta) a. beda magnitudo 0,25 b. beda magnitudo 0,5 c. beda magnitudo 0,75 d. beda magnitudo 1 e. tidak dapat dihitung jika C tidak diketahui 3. Pilih pernyataan yang BENAR. a. Bintang kelas O menunjukkan garis helium terionisasi dan pita molekul titanium oksida. b. Dalam kelas spektrum yang sama, garis spektrum bintang dengan kelas luminositas katai lebih lebar daripada kelas luminositas maharaksasa. c. Dalam kelas spektrum yang sama, garis spektrum bintang dengan kelas luminositas katai lebih sempit daripada kelas luminositas maharaksasa. d. Penampakan spektrum hanya bergantung kepada kelimpahan elemen. e. Penampilan hanya bergantung kepada temperatur permukaan bintang. 4. Manakah pernyataan berikut yang paling benar untuk menggambarkan reaksi yang terjadi di pusat Matahari? a. Reaksi hidrogen dan helium membentuk karbon. b. Reaksi tiga atom hidrogen membentuk dua atom helium.
02-OSK-2011 Copyright © 2011 by Kemdiknas Hak Cipta dilindungi oleh Undang-undang

Hal. 1 dari 6 halaman

9. karena medan gravitasi lubang hitam sangat besar. berapa meter kira-kira panjang bayangan tugu di tanah datar pada saat langit cerah pukul 2 siang? Abaikan efek refraksi atmosfer.8 meter c. 11.2o c. c.c. 15. 6o 02-OSK-2011 Copyright © 2011 by Kemdiknas Hak Cipta dilindungi oleh Undang-undang Hal. lamanya siang sama dengan lamanya malam terjadi pada tanggal 21 Maret saja. lamanya siang sama dengan lamanya malam terjadi pada tanggal 21 Maret dan 23 September. sebenarnya lubang hitam itu tidak ada. Di Kutub Utara pada tanggal 23 Desember. Keberadaan lubang hitam (black hole) dapat diketahui a. 12o b. Jika tinggi tugu Khatulistiwa adalah 15. b. d. e. sehingga menyebabkan efek pasang surut laut di Bumi. 5. 4o d. tekanan dari materi terdegenerasi. maka panjang jejak bayangan bintang adalah a. tidak ada bayangan 8. 1. reaksi fusi elemen-elemen berat menjadi besi. Pilih mana yang BENAR. berputar dengan cepat. c. Pada suatu hari di kota Pontianak seseorang mengamati bahwa pada saat tengah hari bayangan tugu Khatulistiwa hilang meskipun langit cerah. memotret bintang dengan kamera statis (tidak mengikuti gerakan rotasi Bumi). e. Reaksi hidrogen dan karbon membentuk helium. dari pengaruhnya pada obyek-obyek sekitarnya. Tidak ada jawaban yang benar. d. c.25 meter. Reaksi helium dan karbon membentuk hidrogen. karena radiasi elektromagnetik yang dipancarkan lubang hitam dapat diamati secara kasat mata. Matahari berada di atas horizon paling singkat. 7. a. d. 6. e. b. memancarkan energi ke angkasa. Jika kita yang tinggal di daerah ekuator. 5 meter d. karena radiasi bintang-bintang sekitarnya memanasi lubang hitam. 2 dari 6 halaman . 3o e. 5. Di daerah ekuator. meledak. Katai putih mengimbangi gaya gravitasi dengan a.7 meter b. sehingga lubang hitam dapat diketahui. b. elevasi maksimum Matahari dari horizon adalah 23. Di Kutub Selatan dalam bulan Desember. a. e. d. kita masih bisa melihat bintang Alpha Centauri.5o.25 meter e. Kalau kita berada di Kutub Utara. dan kita biarkan rananya (diafragma) terbuka selama 12 menit. 8. Di daerah ekuator.

3 dari 6 halaman . GMT menyebabkan langit gelap total sedangkan GBT tidak. GMT menyapu lajur daerah yang sempit sedangkan GBT menutupi seluruh permukaan Bumi. maka Jupiter sedang berada pada a. oposisi. e. 14 hari. ia akan melihat ekuator langit di atas kepalanya. Purnama. d. Jika seseorang berdiri di ekuator Bumi. 02-OSK-2011 Copyright © 2011 by Kemdiknas Hak Cipta dilindungi oleh Undang-undang Hal. 14. b. baik yang tidak mengalami pemerahan maupun yang mengalami pemerahan. d. Diagram Dua Warna ((U-B) versus (B-V)) bisa digunakan untuk menaksir besarnya pemerahan dari bintang tetapi tidak bisa digunakan untuk menentukan kelas spektrumnya. maka saat itu Bulan ada dalam fase a. Lingkaran besar ekuator langit dalam bola langit merupakan tempat kedudukan bintang-bintang dengan deklinasi 0. 30 hari. ia akan melihat bintang Polaris di atas kepalanya. 1 hari. a. d. 7 hari. c. e. c. Bulan kwartir pertama. 15. e. b. kwadratur barat. Bulan fase cembung awal. Bulan kwartir akhir. Bulan baru. b. Jika Bulan dan Bumi berputar dalam rotasi sinkron sempurna. c. karena a. 12. elongasi. 28 hari. artinya Bulan selalu berada di atas suatu titik yang sama di permukaan Bumi. GMT hanya berlangsung beberapa menit sedangkan GBT beberapa jam. Dalam koordinat langit letak bintang ditentukan oleh arah dan jaraknya. d. a. Pilih pernyataan yang BENAR. d. Jika seorang astronot berada di permukaan Bulan. maka jumlah orbit Bulan dalam satu hari Bumi adalah a. GMT terjadi siang hari dan GBT terjadi malam hari. e. Jika seseorang berdiri di Kutub Selatan. Jika planet Jupiter melintasi meridian pengamat pada tengah hari lokal. Diagram Dua Warna ((U-B) versus (B-V)) merupakan tempat kedudukan bintangbintang dengan berbagai kelas spektrum.10. Pilih mana yang BENAR. ia melihat Bumi dalam fase penuh. Jika seseorang berdiri di Kutub Utara. GMT selalu terjadi di dearah ekuator dan GBT terjadi di seluruh lintang. b. Hanya sedikit orang di permukaan Bumi yang pernah melihat Gerhana Matahari Total (GMT) dibandingkan Gerhana Bulan Total (GBT). 11. c. ia akan melihat Kutub Langit Utara (KLU) di atas kepalanya. b. 13. kwadratur timur. Diagram Dua Warna ((U-B) versus (B-V)) merupakan tempat kedudukan bintangbintang dengan berbagai kelas spektrum yang tidak mengalami pemerahan. c. konjungsi. e. dan ketika dia melihat ke atas. b. c.

c. Dalam sebuah spektrum bintang bisa tampak garis helium terionisasi dan pita molekul titanium oksida. Spektrum bintang kelas O memperlihatkan kontinum ultraviolet yang kuat dan garis helium terionisasi satu kali. d. d. c. luminositas bintang kelas spektrum A selalu lebih rendah daripada bintang kelas spektrum G. a. Pilih mana yang SALAH. Kelas spektrum bintang menunjukkan temperatur bintang tetapi tidak mencerminkan warna bintang. 18. b. c.0. e. a. Bintang Wolf-Rayet adalah bintang kelas O yang memiliki garis emisi lebar. Diagram H-R menunjukkan hubungan antara luminositas dengan temperatur bintang. Dalam Diagram Hertzsprung – Russell. Garis hidrogen Balmer tampak kuat dalam spektrum bintang kelas A. maka terangnya akan menjadi 10000 kali lebih lemah. Magnitudo semu (atau magnitudo) didefinisikan sebagai ukuran terang bintang sebagaimana yang kita lihat. 4 dari 6 halaman . Pilih pernyataan yang SALAH. Jika Matahari dipindahkan ke jarak 100 kali lebih jauh dari semula. e. b. 16. 20. Jika bintang Alpha Centauri dipindahkan ke jarak 1/10 kali jarak semula maka terangnya akan menjadi 100 kali lebih kuat.d. a. Pilih mana yang SALAH. b. b. Elektron yang berpindah tempat dari tingkat energi rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi menimbulkan garis emisi. Diagram dua warna adalah diagram yang menggambarkan hubungan antara magnitudo dalam daerah panjang gelombang biru dan magnitudo dalam panjang gelombang merah. Diagram Hertzsprung – Russell adalah diagram yang menggambarkan antara energi yang dipancarkan bintang dengan temperatur bintang. Pilih mana yang SALAH. c. 17. Diagram H-R (Hertzsprung-Russel) menunjukkan hubungan antara umur dengan temperatur bintang. 19. Bintang-bintang kelas M memperlihatkan spektrum dari pita molekul. b. Pilih pernyataan yang BENAR. Temperatur bintang dalam Diagram H-R dapat juga dinyatakan dengan kelas spektrum atau harga warna bintang. Bintang yang mempunyai magnitudo B = 7. a. d. d. a. Magnitudo mutlak (absolut) didefinisikan sebagai ukuran terang bintang kalau bintang tersebut ditempatkan pada jarak 10 parsek. e. e. 02-OSK-2011 Copyright © 2011 by Kemdiknas Hak Cipta dilindungi oleh Undang-undang Hal. Terang bintang bermagnitudo 2 sama dengan 2 kali terang bintang bermagnitudo 1. Bintang dengan harga (B–V) = +2.0 pasti temperaturnya lebih tinggi daripada bintang yang mempunyai magnitudo B = 9. Garis emisi yang tampak pada spektrum menunjukkan bahwa bintangnya memiliki selubung gas.0 warnanya lebih biru daripada bintang dengan (B– V) = +1. e. Garis-garis metal tampak dalam bintang kelas F. Garis emisi yang lebar pada sebuah spektrum menunjukkan bahwa selubung gas asal dari garis emisi itu bergerak dengan kecepatan tinggi.0. Daerah HII (hidrogen terionisasi) memberikan spektrum emisi. Dalam Diagram Hertzsprung – Russel. luminositas bintang kelas spektrum M selalu lebih tinggi daripada luminositas bintang kelas spektrum G. c.

23. Bulan kwartir berada di titik perigee. gembungan galaksi (galactic bulge).7 K. e. Inti galaksi (galactic nucleus). Pilih mana yang BENAR. gaya pasang surut Matahari. c. Bulan baru berada di titik apogee. semua pernyataan di atas salah. semua jawab di atas salah. Dalam Diagram H-R. a. temperatur debu lebih dingin daripada temperatur gas. Bulan purnama berada di titik apogee. b. besar debu yang sama dengan besar gas. Bintang Populasi II adalah bintang-bintang muda yang berlokasi pada bidang Galaksi. piringan galaksi. Bintang dengan kelas spektrum A dan kelas luminositas III mempunyai harga magnitudo mutlak lebih kecil dibanding dengan bintang dengan kelas spektrum A dan kelas luminositas V. besar debu yang seukuran dengan panjang gelombang visual. c. Umumnya umur gugus bola lebih muda daripada umur gugus galaktik. e. b. b. Fenomena “Supermoon” terjadi ketika a. Bulan purnama berada di titik perigee. b. Yang paling berpengaruh pada peredaman cahaya bintang adalah debu. 26. Materi antar bintang terdiri dari gas dan debu. b. c. e. b. temperatur rata-rata alam semesta adalah 2. Pilih mana yang BENAR. Matahari merupakan pusat Galaksi. radiasi gelombang mikro dapat ditangkap dari semua arah di langit. 24. Bintang muda biru dan panas berlokasi di lengan spiral Galaksi. d. e. gerakan orbit Bumi. Bintang muda yang panas berlokasi di halo Galaksi. Bintang Populasi II mengandung lebih banyak elemen berat daripada bintang Populasi I. c. c. dan halo merupakan komponen-komponen dari galaksi spiral. Hal ini dikarenakan a. Bukti pengamatan bahwa teori Ledakan Besar (Big Bang) itu benar adalah a. Gugus terbuka berlokasi di halo Galaksi. d. kelimpahan unsur-unsur ringan yang sesuai prediksi. Bintang Populasi I adalah bintang-bintang dengan umur tua. Bulan baru berada di titik perigee. Semua bintang dalam Galaksi dilahirkan pada saat yang sama. rotasi Bumi. d. gaya pasang surut Bulan. d. a. Bentuk Bumi yang tidak bundar sempurna (agak lonjong) dikarenakan a. 21. lengan spiral. jumlah debu yang lebih berlimpah daripada jumlah gas. 02-OSK-2011 Copyright © 2011 by Kemdiknas Hak Cipta dilindungi oleh Undang-undang Hal. d. e. 22. c. jumlah debu yang sama dengan jumlah gas. d. semua pernyataan di atas benar. 5 dari 6 halaman . 25. e. sebagian besar (sekitar 90%) bintang terdistribusi pada pita yang disebut deret utama (main sequence). e.d.

c. seorang astronom mengamat bintang. d. bergantung kepada panjang fokus lensa obyektif. Pada pukul 23. kemudian datanglah awan perlahan-lahan menutupi langit. d. b.27. gerakan harian sunspot. e. Aberasi sferis tidak terjadi pada teleskop refraktor. awan menutup lagi 1/5 bagian langit yang sejam sebelumnya masih belum tertutup. 6 dari 6 halaman . 28. c. e. d. Berapa bagian langit yang bintangnya masih dapat diamati pada jam 24? a. c. 30. 1/6 c. Aberasi sferis terjadi karena permukaan cermin dari teleskop reflektor tidak memantulkan cahaya yang datang menuju titik fokus yang sama. bergantung kepada panjang fokus lensa okuler. a. Pada pukul 22. e. b. Periode rotasi Matahari dapat ditentukan dengan mengamati a. 1/5 b. Aberasi kromatik menyebabkan panjang gelombang biru mempunyai panjang fokus yang lebih panjang daripada panjang gelombang merah. awan menutup lagi ¼ bagian dari yang sejam sebelumnya belum tertutup. Pilih mana yang SALAH. Pembesaran sebuah teleskop a. selang terbit dan terbenamnya Matahari. Pada pukul 24. Aberasi kromatik tidak terjadi pada teleskop tipe reflektor. bergantung kepada diameter lensa. 1/10 e. 1/12 02-OSK-2011 Copyright © 2011 by Kemdiknas Hak Cipta dilindungi oleh Undang-undang Hal. Pada pukul 21. jumlah flare yang terjadi. 29. durasi Gerhana Matahari Total. Pada suatu malam yang cerah. b. bergantung kepada panjang fokus lensa okuler dan lensa obyektif. tidak ada yang benar. Aberasi kromatik terjadi karena lensa memfokuskan cahaya pada titik fokus yang berbeda untuk panjang gelombang yang berbeda. awan menutupi lagi ⅓ bagian yang sejam sebelumnya belum tertutup. setengah (½) bagian langit tertutup awan. siklus sunspot. 1/8 d.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->