BAB I PENDAHULUAN

Kebudayaan sangat mempengaruhi dari kpribadian seseorang, Budaya Indonesia adalah seluruhkebudayaan nasional, kebudayaan lokal, maupun kebudayaan asal asing yang telah ada diIndonesia sebelum Indonesia merdeka pada tahun 1945.Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiapmasyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan. Hirschman mengatakan bahwa kebosanan manusia sebenarnyamerupakan penyebab dari perubahan.

1.1 Latar Belakang
Dari semakin maju nya zaman , kepribadian pun ikut berubah dengan maju nya zaman .kebudayaan pun dapat mempengaruhi kpribadian seseorang karena ada nya interaksi dengankehidupan sehari-hari.Kebudayaan Indonesia walau beraneka ragam, namun pada dasarnya terbentuk dan dipengaruhioleh kebudayaan besar lainnya seperti kebudayaan Tionghoa, kebudayaan India dan kebudayaanArab. Kebudayaan India terutama masuk dari penyebaran agama Hindu dan Buddha di Nusantara jauh sebelum Indonesia terbentuk. Kerajaan-kerajaan yang bernafaskan agama Hindudan Budha sempat mendominasi Nusantara pada abad ke-5 Masehi ditandai dengan berdirinyakerajaan tertua di Nusantara, Kutai, sampai pada penghujung abad ke15 Masehi.Agar tidak mudah terpengaruh oleh budaya asing yang buruk . lindungilah kebudayaan Indonesiadan perdalam kebudayaan tersebut karena dapat membentuk kepribadian yang baik.

1.2 Rumusan Masalah
Masalah yang dibahas dalam makalah, yaitu : Apa yang termasuk dalam aspek-aspek sosial budaya? Bagaimana bentuk perilaku dan pendidikan kesehatan? Apa yang dimaksud dengan organisasi kesehatan? Bagaimana hubungan kesehatan dengan komponen lain?

1.3 Tujuan dan Kegunaan
Di buat nya makalah tentang hubungan ilmu sosial budaya dasar dengan kesehatan dalam membentuk kepribadian manusia dan memberikan gambaran bahwa kebudayaan mempunyai pengaruh terhadap kesehatan. Agar membentuk pribadi dan perilaku kesehatan serta aspek-aspek sosial budaya yang berhubungan dengan kesehatan.

Hubungan Ilmu Sosial Budaya Dasar dengan Kesehatan |1

BAB II ASPEK-ASPEK SOSIAL BUDAYA
1. Pengertian Keilmuan Sosiologi
Sosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu Socius yang berarti kawan, teman sedangkan Logos berarti ilmu pengetahuan. Ungkapan ini dipublikasikan diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul "Cours De Philosophie Positive" karangan August Comte (1798-1857). Walaupun banyak definisi tentang sosiologi namun umumnya sosiologi dikenal sebagai ilmu pengetahuan tentang masyarakat. Masyarakat adalah sekelompok individu yang mempunyai hubungan, memiliki kepentingan bersama, dan memiliki budaya. Sosiologi hendak mempelajari masyarakat, perilaku masyarakat, dan perilaku sosial manusia dengan mengamati perilaku kelompok yang dibangunnya. Sebagai sebuah ilmu, sosiologi merupakan pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah dan dapat di kontrol secara kritis oleh orang lain atau umum. Kelompok tersebut mencakup keluarga, suku bangsa, negara, dan berbagai organisasi politik, ekonomi, sosial.

2. Pengertian Antropologi
Antropologi adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari tentang budaya masyarakat suatu etnis tertentu. Antropologi lahir atau muncul berawal dari ketertarikan orang-orang Eropa yang melihat ciri-ciri fisik, adat istiadat, budaya yang berbeda dari apa yang dikenal di Eropa. Terbentuklah ilmu antropologi dengan melalui beberapa fase. Antropologi lebih memusatkan pada penduduk yang merupakan masyarakat tunggal, tunggal dalam arti kesatuan masyarakat yang tinggal daerah yang sama, antropologi mirip seperti sosiologi tetapi pada sosiologi lebih menitik beratkan pada masyarakat dan kehidupan sosialnya. Koentjaraninggrat menyusun perkembangan ilmu Antropologi menjadi empat fase sebagai berikut: Fase Pertama (Sebelum tahun 1800-an), sekitar abad ke-15-16, bangsabangsa di Eropa mulai berlomba-lomba untuk menjelajahi dunia. Mulai dari Afrika, Amerika, Asia, hingga ke Australia. Dalam penjelajahannya mereka banyak menemukan hal-hal baru. Mereka juga banyak menjumpai suku-suku yang asing bagi mereka. Kisahkisah petualangan dan penemuan mereka kemudian mereka catat di buku harian ataupun jurnal perjalanan. Mereka mencatat segala sesuatu yang berhubungan dengan suku-suku asing tersebut. Mulai dari ciri-ciri fisik, kebudayaan, susunan masyarakat, atau bahasa dari suku tersebut. Bahan-bahan yang berisi tentang deskripsi suku asing tersebut kemudian dikenal dengan bahan etnogragfi atau deskripsi tentang bangsa-bangsa. Bahan etnografi itu menarik perhatian pelajar-pelajar di Eropa. Kemudian, pada permulaan abad ke-19 perhatian bangsa Eropa terhadap bahan-bahan etnografi suku luar Eropa dari sudut pandang ilmiah, menjadi sangat besar. Karena itu, timbul usaha-usaha untuk mengintegrasikan seluruh himpunan bahan etnografi. Fase Kedua (tahun 1800-an), Pada fase ini, bahan-bahan etnografi tersebut telah disusun menjadi karangan-karangan berdasarkan cara berpikir evolusi masyarakat pada
Hubungan Ilmu Sosial Budaya Dasar dengan Kesehatan |2

masyarakat dan kebudayaan berevolusi secara perlahan-lahan dan dalam jangka waktu yang lama. Pada fase ini. Perang ini membawa banyak perubahan dalam kehidupan manusia dan membawa sebagian besar negara-negara di dunia kepada kehancuran total.saat itu. Dalam menghadapinya. mereka mempelajari masyarakat dan kebudayaan primitif dengan maksud untuk memperoleh pemahaman tentang tingkat-tingkat sejarah penyebaran kebudayaan manusia. Hubungan Keilmuan Sosiologi dan Antropologi Seorang manusia akan memiliki perilaku yang berbeda dengan manusia lainnya walaupun orang tersebut kembar siam. Hubungan Ilmu Sosial Budaya Dasar dengan Kesehatan |3 . kesenjangan sosial. pemberontakan-pemberontakan. pemerintahan kolonial negara Eropa berusaha mencari-cari kelemahan suku asli untuk kemudian menaklukannya. Perang Dunia II. muncul berbagai kendala seperti serangan dari bangsa asli. dan kesengsaraan yang tak berujung. termasuk perubahan-perubahan sosial. Antopologi bertujuan akademis. Sosiologi berasal dari bahasa yunani yaitu kata socius dan logos. Proses-proses perubahan tersebut menyebabkan perhatian ilmu antropologi tidak lagi ditujukan kepada penduduk pedesaan di luar Eropa. Namun pada saat itu juga. Kehancuran itu menghasilkan kemiskinan. yakni fakta yang mengandung cara bertindak. untuk kepentingan pemerintah kolonial. dan menganggap Eropa sebagai bangsa yang tinggi kebudayaannya. Fase Ketiga (awal abad ke-20). Manusia juga saling berhubungan satu sama lainnya dengan melakukan interaksi dan membuat kelompok dalam masyarakat. Untuk itulah mereka mulai mempelajari bahan-bahan etnografi tentang suku-suku bangsa di luar Eropa. Kebudayaan-kebudayaan suku bangsa asli yang di jajah bangsa Eropa. Australia dan Afrika. di mana socius memiliki arti kawan / teman dan logos berarti kata atau berbicara. Antropologi berkembang secara pesat. mulai hilang akibat terpengaruh kebudayaan bangsa Eropa. Ada yang baik hati suka menolong serta rajin menabung dan ada pula yang prilakunya jahat yang suka berbuat kriminal menyakitkan hati. tetapi juga kepada suku bangsa di daerah pedalaman Eropa seperti suku bangsa Soami. sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial. Pada masa ini pula terjadi sebuah perang besar di Eropa. cuaca yang kurang cocok bagi bangsa Eropa serta hambatan-hambatan lain. Sebagian dari bangsa-bangsa tersebut berhasil mereka. Menurut Bapak Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi. Amerika. mempelajari kebudayaan dan kebiasaannya. Dalam rangka membangun koloni-koloni tersebut. Menurut ahli sosiologi lain yakni Emile Durkheim. Flam dan Lapp. negara-negara di Eropa berlombalomba membangun koloni di benua lain seperti Asia. muncul semangat nasionalisme bangsa-bangsa yang dijajah Eropa untuk keluar dari belenggu penjajahan. 3. Mereka menganggap bangsa-bangsa selain Eropa sebagai bangsabangsa primitif yang tertinggal. Pada fase ini. Hal-hal tersebut dapat dikaji dengan pendekatan antropologi dan sosiologi. sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari fakta-fakta sosial. Namun banyak masyarakatnya yang masih memendam dendam terhadap bangsa Eropa yang telah menjajah mereka selama bertahun-tahun. pada fase ini.

Bersifat empiris artinya sosiologi kesehatan mempelajari apa yang benar-benar terjadi di masyarakat dan apa yang dipelajari dapat dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari. Antropologi memiliki dua sisi holistik dimana meneliti manusia pada tiap waktu dan tiap dimensi kemanusiannya. 4. Fungsi konsep dasar itu sendiri ada beberapa. Objek dari sosiologi adalah masyarakat dalam berhubungan dan juga proses yang dihasilkan dari hubungan tersebut. yaitu hal-hal apa saja yang dipelajari dalam ilmu sosiologi kesehatan tersebut. Pokok bahasan dari ilmu sosiologi adalah seperti kenyataan atau fakta sosial. tindakan sosial. Hubungan Ilmu Sosial Budaya Dasar dengan Kesehatan |4 . Bersifai komulatif artinya ilmu sosiologi kesehatan yang sekarang dipelajari tidak lain adalah pengembangan dari ilmu sosiologi kesehatan yang telah ada sebelumnnya. c.serta mengenai hubungan dokter dengan masyarakat. sosiologi kesehatan juga memiliki konsep dasar yang bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai apa yang akan dipelajari. Beberapa diantarnya yaitu sosiologi kedokteran baik itu faktor sosial dalam etimologi. khayalan sosiologis serta pengungkapan realitas sosial. sebagai alat evaluatif agar seseorang dapat membedakan serta memisahkan mengenai pakok bahasan yang mereka pelajari. Antropologi mempelajari manusia sebagai makhluk biologis sekaligus makhluk sosial. Tujuan dari ilmu sosiologi adalah untuk meningkatkan kemampuan seseorang untuk menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan lingkungan sosialnya. pengaruh norma sosial terhadap kesehatan. serta tentang interaksi antar petugas kesehatan dan antara petugas kesehatan dengan masyarakat. perilaku kesehatan masyarakat. Walaupun begitu sisi ini banyak diperdebatkan dan menjadi kontroversi sehingga metode antropologi sekarang seringkali dilakukan pada pemusatan penelitan pada pendudukyang merupakan masyarakat tunggal. dan logos yang berarti ilmu. Bersifat teoritis artinya sosiologi kesehatan menggunakan teori-teori dalam pembelajarannya dimana teori tersebut dikemukakan oleh para ahli yang berdasarkan pada apa yang tarjadi di masyarakat. serta alat komunikatif agar terjalin komunkasi yang baik antar yang belajar dengan yang mengajar. diantaranya sebagai alat kognitif agar seseorang menjadi lebih tahu dan mengerti mengenai apa yang mereka pelajari. Sosiologi Kesehatan Seperti halnya ilmu-ilmu yang lain. Antropologi berasal dari kata Yunani άνθρωπος (baca: anthropos) yang berarti "manusia" atau "orang". b. Arus utama inilah yang secara tradisional memisahkan antropologi dari disiplin ilmu kemanusiaan lainnya yang menekankan pada perbandingan/ perbedaan budaya antar manusia. sebagai alat pragmatik yang memberikan pengetahuan tentang bagaimana penerapan ilmu tersebut dalam kahidupan sehara-hari. prevalensi.berpikir. Sosiologi kesehatan dikatakan sebai ilmu karena memang memiliki sifat-sifat keilmuan diantaranya: a. Dalam mempelajari sosiologi kesehatan juga perlu diketahui ruang lingkup pembelajaran. prefesi kedokteran. berperasaan yang berada di luar individu di mana fakta-fakta tersebut memiliki kekuatan untuk mengendalikan individu.

5. hukum kedokteran (medico-legal). Tidak bersifat menilai artinya ilmu sosiologi kesehatan tidak dapat membenarkan dan menyalahkan tindakan atau perilaku individu/kelompok masyarakat karena tiap daerah memiliki norma tersendiri sehingga apa yang danggap salah di satu daerah bisa dianggap benar di daerah lain. 1968:1)  Menurut Hasan dan Prasad : Antropolgi Kesehatan adalah cabang dari ilmu mengenai manusia yang mempelajari spek-aspek biologi dan kebudayaan manusia (termasuk sejarahnya) dari titik tolak pandangan untuk memehami kedokteran (medical). Maka dari itu muncullah apa yang disebut dengan Sociologi of Medicine yang kemudian berkembang menjadi Sociologi in Medicine. begitu sebaliknya. yang mempengaruhi kesehatan dan penyakit. mekanisme dan proses yang memainkan peranan didalam atau mempengaruhi cara-cara dimana individu-individu dan kelompok-kelompok terkena atau berespon terhadap sakit dan penyakit. Mempelajari masalah-masalah sakit dan penyakit dengan penekanan terhadap pola tingkah laku. aspek sosial kedokteran (medico-social) dan masalah-masalah kesehatan manusia (Hasan dan Prasad.1034)  Menurut Febrega : Antropologi Kesehatan adalah studi yang menjelaskan : Berbagai faktor.M. (Fabrega. Perkembangan ilmu sosiologi kesehatan dimulai sejak manusia itu sadar bahwa kesehatan tidak hanya sebatas fisik.Foster dan Barbara Gallatin Foster yang lebih dikenal dengan nama Foster/Anderson menyebutkan bahwa : Antropologi Kesehatan adalah disiplin biobudaya yang memberi perhatian pada aspek-aspek biologis dan sosial budaya dari tingkah laku manusia. d.Sehingga ilmu sosiologi kesehatan bersifat dinamis dalam artian dapat berubah sesuai dengan kondisi sosial yang terjadi saat ini.karyanya. (Hochstrasser dan Tapp. Berikut ini definisi-definisi atau pengertian yang dikemukakan oleh beberapa ahli:  Menurut Weaver : Antropolgi Kesehatan adalah cabang dari antropologi terapan yang menangani beberap aspek dari kesehatan dan penyakit ( Weaver. sejarah kedokteran (medicohistorical). melainkan juga mental serta kondisi sosial seseorang. terutama tentang caracara interaksi antara keduanya di sepanjang sejarah kehidupan manusia. Hubungan Ilmu Sosial Budaya Dasar dengan Kesehatan |5 . 1972: 167)  Menurut Solita Sarwono (1993) Antropologi Kesehatan adalah studi tantang pengaruh unsur-unsur budaya terhadap penghayatan masyarakat tentang penyakit dan kesehatan. 1970:245)  Menurut Lieban : Antropolgi Kesehatan adalah studi tentang fenomena medis (Lieban 1973. 1952: 21-22)  Menurut Hochstrasser : Antropolgi Kesehatan adalah pemahaman biobudaya manusia dan karya. Antropologi Kesehatan Pengertian Antropologi Kesehatan yang dikemukakan oleh George. yang berhubungan dengan kesehatan dan pengobatan.

Deklarasi ini bertujuan untuk mengurangi ketidakadilan pada sistem pelayanan kesehatan nasional negara berkembang seperti Indonesia. Antropologi Kesehatan mengkaji masalahmasalah kesehatan dan penyakit dari dua kutub yang berbeda yaitu: kutub biologi dan kutub sosial budaya. kita dapat melihat bahwa pada kenyataanya Antropologi mempunyai kajian yang sangat luas. Seperti pendapat yang dikemukakan oleh Koentjaraningrat (1984: 76) yang dikutip oleh Djekky R. adalah merupakan konsep yang tepat karena didalamnya telah mencakup pengertian Antropologi yang lebih luas yang mencakup berbagai aspek. Di dunia internasional dan di Indonesia khususnya. Kutub biologi :  pertumbuhan dan perkembangan manusia  peranan penyakit dalam evolusi manusia  paleopatologi (studi mengenai penyakit-penyakit purba) Kutub sosial budaya :  sitem medis tradisional (etnomedism)  Masalah petugas-petugas kesehatan dan persiapan profesional mereka  tingkah laku sakit  hubungan antara dokter dan pasien  Dinamika dari usaha memperkenalkan pelayanan keesehatan barat kepada masyarakat tradisional Perkembangan antropologi kesehatan sejak permulaan dasawarsa enam puluhan begitu pesat (seluruh universitas yang tergolong baik di AS membuka program pengkhususan) medical anthropology.. Kondisi ini bukan hanya bagi kepentingan penelitian konseptual dan teoritis tetapi juga dalam menanggulangi masalah kesehatan bagi kepentingan.Bila disimpulkan dari berbagai definisi yang telah dikemukakan oleh para ahli. Pengertian Antropologi Kesehatan yang dikemukakan oleh Foster/Anderson. sosial dan budaya.masyarakat.Djoht. Dengan demikian peranan mereka dalam penelitian berbagai masalah kesehatan dapat berkembang. Hubungan Ilmu Sosial Budaya Dasar dengan Kesehatan |6 . Menurut Foster dan Anderson (1986). (2002) menyatakan bahwa ilmu antropologi mempelajari manusia dari berbagai aspek yaitu aspek fisik. Deklarasi ini juga menetapkan bahwa kesehatan adalah suatu hak asasi manusia dan upaya meningkatkan derajat kesehatan setinggi mungkin merupakan tujuan sosial yang penting. telah membentuk kondisi dasar bagi pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan maupun penambahan jumlah tenaga ahli. Foster (1981) mengembangkan Pelayanan Kesehatan Primer (PKP) sesudah dikenal sebagai Primary Health Care (Alma Alta 1978).

Dapat diketahui bahwa pengertian psikologi merupakan ilmu tentang tingkah laku. . semua yang dialami dan dilakukan manusia merupakan tingkah laku. Dengan demikian objek ilmu psikologi sangat luas. Istilah psyche atau jiwa masih sulit didefinisikan karena jiwa itu merupakan objek yang bersifat abstrak. ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam berhubungan dengan masyarakat sekitarnya. Pengertian Psikologi menurut Muhibbin Syah (2001). Tingkah laku terbuka adalah tingkah laku yang bersifat psikomotor yang meliputi perbuatan berbicara. psikologi membahas tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya. 1. Dari beberapa definisi tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa pengertian psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia. Pada hakekatnya tingkah laku manusia itu sangat luas. berperasaan dan lain sebagainya. Psikologi Psikologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani Psychology yang merupakan gabungan dan kata psyche dan logos. yaitu ilmu yang mempelajari tingkah laku yang terdapat pada tiap-tiap tahap perkembangan manusia sepanjang rentang kehidupannya.BAB III PERILAKU DAN PENDIDIKAN KESEHATAN 1. 2. berjalan dan lain sebgainya. yaitu ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam situasi pendidikan. yaitu : Psikologi Perkembangan. Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dan binatang baik yang dapat dilihat secara langsung maupun yang tidak dapat dilihat secara langsung. 3. 4. berkeyakinan. Semenjak bangun tidur sampai tidur kembali manusia dipenuhi oleh berbagai tingkah laku. Karena luasnya objek yang dipelajari psikologi. sedangkan tingkah laku tertutup meliputi berfikir. dalam hubungannya dengan lingkungan. Psikologi Sosial. Pengertian Psikologi menurut Dakir (1993). Dalam beberapa dasawarsa ini istilah jiwa sudah jarang dipakai dan diganti dengan istilah psikis. baik sebagai individu maupun dalam hubungannya dengan lingkungannya. maka dalam perkembangannya ilmu psikologi dikelompokkan dalam beberapa bidang. psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok. Tingkah laku tersebut berupa tingkah laku yang tampak maupun tidak tampak. Hubungan Ilmu Sosial Budaya Dasar dengan Kesehatan |7 1. Psikologi Pendidikan. 3. duduk . Psikologi Industri. diantaranya: Pengertian Psikologi menurut Ensiklopedi Nasional Indonesia Jilid 13 (1990). ilmu yang mempelajari tingkah laku yang muncul dalam dunia industri dan organisasi. sulit dilihat wujudnya. Psyche berarti jiwa dan logos berarti ilmu. Ada banyak ahli yang mengemukakan pendapat tentang pengertian psikologi. tingkah laku yang disadari maupun yang tidak disadari. 4. Secara harafiah psikologi diartikan sebagal ilmu jiwa. meskipun tidak dapat dimungkiri keberadaannya. 2.

Dalam buku lain diuraikan bahwa perilaku adalah suatu kegiatan atau aktifitas organisme (makhluk hidup) yang bersangkutan. 2. kuliah. binatang sampai dengan manusia itu berperilaku. dan mengendarai motor atau mobil. Untuk aktifitas ini mereka harus berbuat sesuatu. bekerja. dilihat dari aspek psikisnya. ini sebuah bentuk perilaku. ia dikatakan sedang berperilaku. Ia sedang membaca. Respondent respon ini juga mencakup perilaku emosinal misalnya mendengar berita musibah menjadi sedih atau menangis. Misalnya apabila seorang petugas kesehatan melaksanakan tugasnya dengan baik (respon terhadap uraian tugasnya atau job skripsi) kemudian memperoleh penghargaan dari atsannya (stimulus baru). yakni respon yang ditimbulkan oleh rangsangan – rangsangan (stimulus) tertentu. membaca dan sebagainya. Pernagsang ini disebut reinforcing stimulation atau reinforce. Hubungan Ilmu Sosial Budaya Dasar dengan Kesehatan |8 . Sehingga yang dimaksu perilaku manusia. menguraikan perilaku adalah sebuah gerakan yang dapat diamati dari luar. Polhaupessy. tertawa. Stimulus semacam ini disebutelecting stimulation karena menimbulkan respon – respon yang relative tetap. lulus ujian meluapkan kegembiraannya dengan mengadakan pesta. yakni respon yang timbul dan berkembang kemudian diikuti oleh stimulus atau perangsang tertentu. Oleh sebab itu. maka petugas kesehatan tersebut akan lebih baik lagi dalam melaksanakan tugasnya. dan sebagainya. menulis. normal dan tidak normal. Jelas. Oleh karena perilaku ini terjadi melalui proses adanya stimulus terhadap organisme. didalam tubuh manusia. dari sudut pandang biologis semua makhluk hidup mulai dari tumbuh – tumbuhan. maka teori skiner disebut teori “S – O . pada hakikatnya adalah tindakan atau aktifitas manusia darimanusia itu sendiri yang mempunyai bentangan yang sangat luas antara lain: berjalan. misalnya kaki yang satu harus diletakkan pada kaki yang lain. Psi. berbicara. Sekalipun pengamatan dari luar sangat minimal. Perilaku Dalam sebuah buku yang berjudul “Perilaku Manusia” Drs. naik sepeda. karena mereka mempunyai aktifitas masing – masing.yyaitu: 1. merumuskan bahwa perilaku merupakan respon atau reaksi seseorang terhadap stimulus (rangsangan dari luar). seperti orang berjalan. Respondent respon atau reflexsive. ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia yang sehat dan tidak sehat. sebenarnya perilaku ada dibalik tirai tubuh. Skiner membedakan adanyadduapproses. karena memperkuat respon. Skiner (1938) seorang ahli psikologi. baik yang dapat diamati langsung maupun yang tidak dapat diamati pihak luar (Notoatmodjo 2003 hal 114). Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud perilaku (manusia) adalah semua kegiatan atau aktifitas manusia. dan sebagainya. Psikologi Klinis. cahaya terang menyebabkan mata tertutup. Leonard F.5. Cerita ini dari satu segi. Misalnya : makanan yang lezat menimbulkan keinginan untuk makan.R”atau Stimulus – Organisme – Respon. Jika seseoang duduk diam dengan sebuah buku ditangannya. dan kemudian organisme tersebut merespon. Operant respon atau instrumental respon. 2.

Manusia dan Kebutuhan Manusia Sejak awal kehidupan di bumi ini dimulai segala makhluk yang hidup didalamnya terus mengalami evolusi mengikuti perkembangan yang terjadi pada bumi.3. Semua kebutuhan tersebut dinamakan kebutuhan fisiologi. makan. manusia juga mempunyai kebutuhan agar bisa selalu eksis di kehidupan bumi ini. Karena jelas. Dahulu mungkin terdapat spesies purbakala seperti dinosaurus namun sekarang tinggal fosilnya saja yang dapat bertahan. buang air. Bisa terjadi karena apa saja akan dilakukan dalam mencari kebutuhan agar makhluk tersebut bisa bertahan dari kepunahan. bahwa manusia mempunyai akal dan nafsu yang lebih besar dari pada makhluk lainnya. Kebutuhan ini sangat dibutuhkan oleh setiap manusia. Kebutuhan yang sering dicari dan digunakan setiap harinya bisa saja hilang atau habis. karena jika tidak terpenuhi bisa terkena penyakit. Sama halnya dengan binatang. Ini menunjukan betapa pengaruh evolusi bumi sangat berdampak pada semua makhluk. Semakin hari semakin banyak kebutuhan yang diperlukan manusia untuk memnuhi segala keinginannya. Kebutuhan untuk istirahat. Keamanan dan Ketahanan Pangan Hubungan Ilmu Sosial Budaya Dasar dengan Kesehatan |9 . minum. dan sebagainya. Kita sebagai manusia juga mengalami hal yang serupa. maka dari itu diperlukan jenis kebutuhan baru yang dapat menggantinya. Kebutuhan makhluk untuk bertahan hidup pun juga mengalami perubahan. Karena kebutuhan yang dicari habis akhirnya memaksa untuk bisa merubah kebutuhan sebelumnya. Kebutuhan tersebut bermacam-macam jenisnya dan dikelompokkan menjadi 3 yaitu : Kebutuhan Fisiologi Jenis kebutuhan ini berhubungan dengan pemenuhan segala kebutuhan dasar manusia seperti. dan seks juga merupakan kebutuhan fisiologi. Binatang yang dulunya karnivora bisa berubah menjadi herbivora karena pengaruh evolusi bumi.

Kurangnya keamanan pangan menjadi faktor utama dilakukannya tindakan represif. Tergantung dari orang itu sendiri. Rumah dibangun dengan memperhitungkan segala jenis ancaman. Maka dari itu manusia membangun perlindungan berupa rumah sebagai benteng perlindungan. Asupan gizi yang rendah yang menyebabkan penyakit tersebut berasal. Lingkungan yang tidak sehat akan mengakibatkan berbagai penyakit muncul. Ancaman luar bisa juga muncul dari sesama manusia sendiri. jati diri yang merupakan refleksi dari egoisme seseorang. Maka dari itu dalam kebutuhan fisiologi keamanan dan ketahanan pangan terhadap racun sangat diperlukan. kebutuhan juga yang menjadi faktor kasus tersebut. yoga dan refleksi merupakan contohnya. yaitu bebas dari segala bentuk ancaman luar. Tindakan Represif yang Dilakukan Diperlukan tindakan represif sebagai upaya pencegahan penyakit. Dari itu ancaman dari luar tidak hanya dari lingkungan atau ganasnya alam tetapi juga bisa dari sesama manusia itu sendiri. bila seseorang kekurangan dalam memenuhi kebutuhannya apa saja akan dia lakukan semata hanya bisa bertahan hidup. Ancaman fisik dari dunia luar tersebut seperti musibah banjir. Ini dipengaruhi juga dari lingkungan sekitar yang sangat berpotensi terhadap keamanan pangan. Misalnya saja pencurian. Untuk itu dikenal psikologi lingkungan (environment psychology). dan lain sebagainya. Dalam kebutuhan pangan jelas bahwa keamanan pangan sangatlah penting. Kebutuhan Fisik Perlindungan Kebutuhan akan keamanan tidak hanya pada pangan. empati yakni kemampuan untuk mengenal dan memahami perasaan orang lain dalam sistem H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 10 . Apa sajakah tindakan tersebut? Olahraga. Ketentraman Perlindungan dibuat karena manusia mencari hidup yang tentram. Coba saja. keamanan terhadap ancaman fisik dunia luar juga perlu. Bahkan obat bisa menjadi tindakan represif dikala terkena penyakit dan akhirnya obat manjadi salah satu penolong penumbang penyakit. Apabila dalam pangan lemah terhadap keamanannya maka bisa saja racun yang muncul bukanlah nutrisi yang sebelumya kita butuhkan.Seperti yang diutarakan sebelumnya. karena akan berpengaruh pada ketahanan tubuh. Mengkonsumsi vitamin. Pertama. suplemen makanan juga upaya represif yang dilakukan sebagai tambahan ketahanan tubuh. Kebutuhan Psikologis Kebutuhan dasar manusia keberadaannya dalam lingkungan hidup juga menimbulkan masalah kejiwaannya. Faktor Internal Faktor internal yang mempengaruhi seseorang berbeda-beda. gempa. tidak lain juga semua penyakit itu pasti berasal dari kebutuhan pangan. karena sebagai bentuk perlindungan fisik yang benar-benar dibutuhkan. Pengaruh zat kimia yang berbahaya juga bisa menyebabkan keracunan pada makanan. Sudah banyak contoh kasus mengenai kurangnya keamanan pangan yang terjadi berbagai belahan dunia. Zat kimia yang tidak cocok terhadap ketahanan tubuh bisa mengakibatkan tubuh terkena penyakit. kebutuhan akan bertahan hidup juga dipengaruhi akan kebutuhan pangan. buasnya hewan liar. Kedua.

Faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia : Penyakit Hubungan keluarga Konsep diri Tahap perkembangan Adapun semua macam kebutuhan manusia tersebut disebut juga sebagai hirarki kebutuhan. Ingatlah bahwa manusia sangat tergantung pada alam dan kepedulian sesama.sosial dimana dia berada. faktor pemungkin(enambling factors). mencakup: sikap dan perilaku: toma. Termasuk juga tempat pelayanan kesehatan seperti RS. Semua macam kebutuhan manusia tersebut merupakan kebutuhan pokok manusia yang tidak bisa terlepas dari kehidupan sehari-hari. maka dari itu janganlah selalu meninggikan ego sendiri untuk keinginannya sendiri. perilaku dipengaruhi oleh 3 faktor: 1. dsb. air bersih. sistem nilai. tradisi. dsb. perawat dsb. Dokumentasi H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 11 . dokter. Ini sangat penting bagi kepribadian seseorang karena orang lain adalah faktor yang terpenting dari pembentukan kejiwaan kita. bides. kepercayaan/keyakinan. mis: spal. poliklinik. polindes. lebih dulu dilakukan pengkajian/analisis terhadap kebutuhan pendidikan dengan mendiagnosis penyebab masalah kesehatan yang terjadi. Informasi tersebut dapat diperoleh melalui kegiatan : 1. faktor penguat (reinforcing factors). Dan ketiga. puskesmas. Untuk itu manusia dengan akal pikiran yang sempurna selalu berusaha mencari cara agar dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhannya tersebut. pembuangan sampah. makanan bergizi. Dan tidak bisa dihindari walau salah satunya saja. Wawancara 3. faktor pendukung (predisposing factors). petugas kes. keturunan dan semuanya juga punya kebutuhan yang serupa. posyandu. Manusia akan merasa sangat bergantung pada alam. Kebijakan/peraturan/UU. mck. suku. toga. Maka dari itu faktor dari perannya alam sendiri bisa berpengaruh pada psikologi seseorang. Analisis Perilaku Kesehatan Pengkajian Sebelum pendidikan kesehatan diberikan. 2. 3. mencakup: fasilitas kesehatan. sikap. Angket/quesioner 4. rs. pendidikan. Observasi 2. LSM. Lawrence Green (1980). Faktor Transendental Faktor ini lebih kepada masalah terhadap kepedulian lingkungan dan kekuasaan Tuhan. Semua macam orang. altruisme yakni sikap dan perilaku untuk berusaha menolong orang lain bahkan kadang-kadang sampai mengesampingkan masalah sendiri. mencakup: pengetahuan. sosial ekonomi. Faktor Eskternal Yaitu faktor kepedulian terhadap sesama dan kehormatan. Hal ini dilakukan dengan melihat faktor2 yang mempengaruhi perilaku kesehatan. ras.

H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 12 . Karena pendidikan itu sendiri memotivasi diri kita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan. 2. jumlah orang yang mempunyai masalah ini 5. Menentukan langkah tepat untuk mengatasi masalah. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Pendidikan Dengan perkembangan zaman di dunia pendidikan yang terus berubah dengan signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik. Menyikapi hal tersebut pakar-pakar pendidikan mengkritisi dengan cara mengungkapkan dan teori pendidikan yang sebenarnya untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesungguhnya. penyebab lain dari masalah tersebut. parah dan bahayanya masalah yang dirasakan. Mengapa muncul masalah 2. kebiasaan yang dapat menimbulkan masalah 6. Siapa yang akan memecahkan masalah dan siapa yang perlu dilibatkan 3. pentingnya masalah bagi individu. Tujuan pengkajian 1. masalah lain yang kita lihat 3. dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih modern. kelompok dan masyarakat yang dibantu 2. masalah yang dilihat oleh petugas lain 4. Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia bisa mengajar bayi mereka sebelum kelahiran. alasan yang ada bagi munculnya masalah tersebut 7. Untuk mengetahui besar. Tujuan pendidikan adalah menciptakan seseorang yang berkwalitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu citacita yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai lingkungan. Jenis bantuan yang akan diberikan Prioritas masalah Disusun berdasarkan hirarki kebutuhan maslow: Aktualisasi diri Harga diri Kasih sayang Aman / nyaman Biologis / Fisiologi 5.Jenis informasi yang diperlukan dalam pengkajian antara lain: 1. Memahami masalah 1.

kepribadian. serta ketrampilan yang diperlukan dirinya. akhlak mulia. Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan. Menurut kamus Bahasa Indonesia Kata pendidikan berasal dari kata „didik‟ dan mendapat imbuhan „pe‟ dan akhiran „an‟. mental. pengajaran. H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 13 . dalam Piagam Ottawa untuk Promosi Kesehatan. serta kemampuan fisik. 6. yang bebas dan sadar kepada vtuhan. Secara bahasa definisi pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusiamelalui upaya pengajaran dan pelatihan. mengatakan bahwa pengertian kesehatan adalah “sumber daya bagi kehidupan seharihari. bangsa. pengendalian diri. adapun maksudnya. Menurut Ki Hajar Dewantara (Bapak Pendidikan Nasional Indonesia) menjelaskan tentang pengertian pendidikan yaitu: Pendidikan yaitu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak. Horne.Pada dasarnya pengertian pendidikan (Wikipedia) adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. seperti termanifestasi dalam alam sekitar intelektual. pengendalian diri. agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya. kecerdasan. maka kata ini mempunyai arti proses atau cara atau perbuatan mendidik. kecerdasan. akhlak mulia. masyarakat. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. adalah proses yang terus menerus (abadi) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental. jiwa. serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. bukan tujuan hidup Kesehatan adalah konsep positif menekankan sumber daya sosial dan pribadi. WHO. Menurut UU No. Kesehatan dan Organisasi Kesehatan Pengertian Kesehatan menurut wikipedia adalah keadaan sejahtera dari badan. Sedangkan Pengertian Kesehatan menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1948 menyebutkan bahwa pengertian kesehatan adalah sebagai “suatu keadaan fisik. Sedangkan pengertian pendidikan menurut H. 20 tahun 2003 Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaaan. kepribadian. pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu. dan sosial kesejahteraan dan bukan hanya ketiadaan penyakit atau kelemahan” Pada tahun 1986. Dari beberapa pengertian pendidikan menurut ahli tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Pendidikan adalah Bimbingan atau pertolongan yang diberikan oleh orang dewasa kepada perkembangan anak untuk mencapai kedewasaannya dengan tujuan agar anak cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri tidak dengan bantuan orang lain. dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang. dan Negara. emosional dan kemanusiaan dari manusia.

untuk membuat keputusan berdasarkan pengetahuan mengenai hal-hal yang memengaruhi kesehatan pribadinya dan orang lain. H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 14 . Kesehatan adalah sesuatu yang sangat berguna Pemeliharaan kesehatan adalah upaya penaggulangan dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan. Sarana kesehatan adalah tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan. Pendidikan kesehatan adalah proses membantu sesorang. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Definisi yang bahkan lebih sederhana diajukan oleh Larry Green dan para koleganya yang menulis bahwa pendidikan kesehatan adalah kombinasi pengalaman belajar yang dirancang untuk mempermudahadaptasi sukarela terhadap perilaku yang kondusif bagi kesehatan. dengan bertindak secara sendiri-sendiri ataupun secara kolektif. pengobatan dan/atau perawatan termasuk kehamilan dan persalinan. Upaya kesehatan adalah setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah dan atau masyarakat. Tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan.     Dalam Undang-Undang. jiwa. pengertian kesehatan adalah: Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan.

e. Adanya tujuan yang ingin dicapai. Barnard (1938) dalam bukunya “The Executive Functions” mengemukakan bahwa : “ Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih” (I define organization as a system of cooperatives of two more persons) b. coordination and control may be exercised to achive a given purpose” (organisasi adalah perpaduan secara sistematis daripada bagianbagian yang saling ketergantungan/berkaitan untuk membentuk suatu kesatuan yang bulat melalui kewenangan. Dari beberapa pengertian organisasi di atas. H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 15 . Menurut Dimock. dan sebagai bahan perbandingan akan disampaikan beberapa pendapat sebagai berikut : a. dapat disimpulkan bahwa setiap organisasi harus memiliki tiga unsur dasar. Dengan demikian organisasi merupakan sarana untuk melakukan kerjasama antara orang-orang dalam rangka mencapai tujuan bersama. pemikiran. Adanya suatu kelompok orang yang dapat dikenal dan saling mengenal. Berdasarkan jumlah orang yang memegang pucuk pimpinan. dengan mendayagunakan sumber daya yang dimiliki. Tiap-tiap orang memberikan sumbangan atau kontribusinya berupa. Pengertian Organisasi Organisasi berasal dari kata organon dalam bahasa Yunani yang berarti alat. Tujuan yang ingin dicapai. Adanya kegiatan yang berbeda-beda. tenaga. koordinasi dan pengawasan dalam usaha mencapai tujuan yang telah ditentukan).BAB IV ORGANISASI KESEHATAN 1. Pengelompokan jenis organisasi dapat dilakukan dengan menggunakan kriteria sebagai berikut : 1. organisasi adalah : “Organization is the systematic bringing together of interdependent part to form a unified whole through which authority. Seperti telah diuraikan di atas bahwa organisasi memiliki tiga unsur dasar. dan lain-lain. Adanya kewenangan. yaitu : a. c. tetapi pada dasarnya tidak ada perbedaan yang prinsip. d. Mooney mengatakan bahwa : “Organization is the form of every human association for the attainment of common purpose” (Organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk mencapai tujuan bersama) c. Chester I. koordinasi dan pengawasan. Pengertian organisasi telah banyak disampaikan para ahli. Orang-orang (sekumpulan orang). Kerjasama. tetapi satu sama lain saling berkaitan (interdependent part) yang merupakan kesatuan kegiatan. b. dan secara lebih rinci organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut : a. b. James D. c.

pimpinan organisasi merupakan suatu dewan yang terdiri dari beberapa orang. adalah organisasi yang diatur secara resmi. seperti : organisasi pemerintahan. seperti perusahaan-perusahaan. dan lain lain. yaitu : (1) organisasi yang tujuannya mencari keuntungan atau „profit oriented‟ dan (2) organisasi sosial atau „non profit oriented „ Berdasarkan kehidupan dalam masyarakat. seperti koperasi. (3) Business Organization. Berdasarkan sifat hubungan personal. dll H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 16 . (1) organisasi pendidikan. dengan hubungan kerja lebih bersifat horizontal. (3) bentuk fungsional. yaitu : (1) Organisasi produksi. (2) Service organization. yaitu .2. 7. yaitu organisasi yang kemanfaatannya terutama dinikmati oleh anggotanya. adalah organisasi yang kemanfaatannya terutama dinikmati oleh masyarakat umum. Berdasarkan lalu lintas kekuasaan. 4. (2) Organisasi berorientasi pada politik. (1) Mutual benefit organization. 3. misalnya organisasi produk makanan. adalah organisasi yang terbentuk karena hubungan bersifat pribadi. (1) bentuk tunggal. dan lain lain. Organisasi ini dapat dibedakan. Berdasarkan tujuan. Bentuk organisasi ini meliputi. (2) bentuk lini dan staff. semua kekuasaan dan tanggung jawab dipikul oleh dewan sebagai suatu kesatuan. dalam organisasi ini pucuk pimpinan dibantu oleh staf pimpinan ahli dengan tugas sebagai pembantu pucuk pimpinan dalam menjalankan roda organisasi. kekuasaan mengalir dari pucuk pimpinan organisasi langsung lurus kepada para pejabat yang memimpin unit-unit dalam organisasi. organisasi yang bergerak dalam dunia usaha. yaitu pucuk pimpinan berada ditangan satu orang. (4) Commonwealth organization. Organisasi ini meliputi. seperti organisasi pelayanan kesehatan. misalnya serikat pekerja (4) Organisasi pemelihara. (2) organisasi kesehatan. antara lain kesamaan minat atau hobby. misalnya organisasi peduli lingkungan. dll. Berdasarkan pihak yang memakai manfaat. 5. (2) bentuk komisi. (1) organisasi formal. 6. yaitu organisasi yang kemanfaatannya dinikmati oleh pelanggan. semua kekuasaan dan tugas pekerjaan bersumber kepada satu orang. misalnya bank. Berdasarkan fungsi dan tujuan yang dilayani. (1) organisasi lini atau bentuk lurus. misalnya partai politik (3) Organisasi yang bersifat integratif. (3) organisasi pertanian. yaitu . bentuk organisasi dalam kegiatannya dibagi dalam fungsifungsi yang dipimpin oleh seorang ahli dibidangnya. contohnya rumah sakit. organisasi yang berbadan hukum (2) organisasi informal. Puskesmas.

Desentralisasi adalah lawan dari sentralisasi.  Sentralisasi dan Desentralisasi. Struktur sederhana Struktur sederhana adalah sebuah struktur yang dicirikan dengan kadar departementalisasi yang rendah.2. dan dikoordinasikan secara formal Ada enam elemen kunci yang perlu diperhatikan oleh para manajer ketika hendak mendesain struktur. Sejauh mana tugas-tugas dalam organisasi dibagi-bagi ke dalam beberapa pekerjaan tersendiri.  Rantai komando. Garis wewenang yang tanpa putus yang membentang dari puncak organisasi ke eselon paling bawah dan menjelaskan siapa bertanggung jawab kepada siapa.  Rentang kendali. Struktur Organisasi Struktur adalah cara sesuatu disusun atau dibangun Organisasi adalah suatu wadah berkumpulnya minimal dua orang untuk mencapai sebuah tujuan Struktur Organisasi adalah Suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian secara posisi yang ada pada perusahaaan dalam menjalin kegiatan operasional untuk mencapai tujuan Struktur organisasi adalah bagaimana pekerjaan dibagi. Sentralisasi mengacu pada sejauh mana tingkat pengambilan keputusan terkonsentrasi pada satu titik di dalam organisasi. Jumlah bawahan yang dapat diarahkan oleh seorang manajer secara efisien dan efektif.  Formalisasi. geografi. wewenang yang terpusat pada H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 17 . dikelompokkan. dan pelanggan. Dasar yang dipakai untuk mengelompokkan pekerjaan secara bersama-sama.  Departementalisasi. Sejauh mana pekerjaan-pekerjaan di dalam organisasi dibakukan. Departementalisasi dapat berupa proses. rentang kendali yang luas. produk. antara lain:  Spesialisasi pekerjaan.

kefleksibelan. perusahaan pesawat terbang. dan pengambilan keputusan yang mengikuti rantai komando. rumah sakit. Matriks berupaya menarik kekuatan tersebut sembari menghindarkan kelemahan-kelemahan mereka. perusahaan konstruksi. dan sedikit formalisasi. Kelemahan terbesarnya adalah sulitnya mengoordinasi tugas para spesialis fungsional yang beragam agar kegiatan mereka rampung tepat waktu dan sesuai anggaran. perusahaan konsultan manajemen. karena tujuantujuan unit fungsional dapat mengalahkan tujuan keseluruhan organisasi. Satu kelemahan utamanya adalah struktur ini sulit untuk dijalankan di mana pun selain di organisasi kecil karena struktur sederhana menjadi tidak memadai tatkala sebuah organisasi berkembang karena formalisasinya yang rendah dan sentralisasinya yang tinggi cenderung menciptakan kelebihan beban (overload) di puncak. dan perusahaan hiburan. laboratorium penelitian dan pengembangan. memiliki keuntungan dan kerugian yang berlawanan.Struktur sederhana paling banyak dipraktikkan dalam usaha-usaha kecil di mana manajer dan pemilik adalah orang yang satu dan sama. Departementalisasi ini memudahkan koordinasi di antara para spesialis untuk menyelesaikan tugas tepat waktu dan memenuhi target anggaran. wewenang terpusat. Kekuatan utama birokrasi ada kemampuannya menjalankan kegiatan-kegiatan yang terstandar secara sangat efisien. Lebih jauh. Birokrasi Birokrasi adalah sebuah struktur dengan tugas-tugas operasi yang sangat rutin yang dicapai melalui spesialisasi. struktur matriks menggabungkan dua bentuk departementalisasi: fungsional dan produk Kekuatan departementalisasi fungsional terletak. Struktur matriks Struktur matriks adalah sebuah struktur yang menciptakan garis wewenang ganda dan menggabungkan departementalisasi fungsional dan produk. tidak ada ruang untuk modifikasi karena birokrasi hanya efisien sepanjang karyawan menghadapi masalah yang sebelumnya telah mereka hadapi dan sudah ada aturan keputusan terprogram yang mapan. misalnya. tugas-tugas yang dikelompokkan ke dalam berbagai departemen fungsional. departementalisasi ini memberikan tanggung jawab yang jelas atas semua kegiatan yang terkait dengan sebuah produk. tetapi dengan duplikasi biaya dan kegiatan. di lain pihak. lembaga-lembaga pemerintah.seseorang saja. yang meminimalkan jumlah yang diperlukan sembari memungkinkan pengumpulan dan pembagian sumber daya khusus untuk keseluruhan produk. Departementalisasi produk. pada penyatuan para spesialis.Kekuatan dari struktur ini adalah kesederhanaannya yang terce rmin dalam kecepatan. Struktur matriks dapat ditemukan di agen-agen periklanan. Kelemahan besar lainnnya adalah ketika ada kasus yang tidak sesuai sedikit saja dengan aturan. aturan dan ketentuan yang sangat formal. Pada hakikatnya. H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 18 . sedangkan kelemahannya adalah dengan spesialisasi yang diciptakan bisa menimbulkan konflik-konflik subunit. dan kejelasan akuntabilitas. rentang kendali yang sempit. universitas. ketidakmahalan dalam pengelolaan.

c. menjadi otonomi daerah (decentralization ). h. menjadi lebih fokus pada upaya preventif dan kuratif tanpa mengabaikan kuratif-rehabilitatif. Berperan serta dalam menurunkan dan memberantas kemiskinan 2. Pembangunan kesehatan yang semula bersifat terpusat (centralization). Pergeseran proses perencanaan dari top down menjadi bottom up seiring dengan era desentralisasi. H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 19 . Sumber pembiayaan kesehatan yang semula lebih banyak dari pemerintah. Memberdayakan Masyarakat 2. Karena itulah matriks memiliki rantai komando ganda 3. akan bergeser lebih banyak dilakukan oleh masyarakat sebagai “mitra” pemerintah (partnership). e. Menyebarkan nilai perdamaian berdasarkan kemerdekaan. Pergeseran pola pembayaran dalam pelayanan kesehatan yang semula fee for service menjadi pembayaran secara pra-upaya. Pelaksanaan upaya kesehatan yang semula lebih bersifat terpilah-pilah (fragmente ) berubah menjadi kegiatan yang terpadu (integrated). b. mendorong terjadinya perubahan konsep yang sangat mendasar dalam pembangunan kesehatan. Berperan serta dalam usaha menjaga kelestarian lingkungan dengan pemberdayaan berbasis lingkungan 5. Meningkatkan kesejahteraan Masyarakat 3. keadilan dan saling menghormati Tujuan : 1. Pergeseran pemahaman tentang kesehatan dari pandangan kosumtif menjadi investasi. Berperan serta dalam melestarikan dan mengembangkan kebudayaan yang menjadi tonggak dari peradaban manusia Perubahan yang mendasar dalam sektor kesehatan. antara lain : a. berubah menjadi pembiayaan kesehatan lebih banyak dari masyarakat d. f. Berperan serta dalam meningkatkan derajat kesehatan 4. Upaya kesehatan yang semula lebih banyak dilakukan oleh pemerintah.Karakteristik struktural paling nyata dari matriks adalah bahwa ia mematahkan konsep kesatuan komando sehingga karyawan dalam struktur matriks memiliki dua atasan manajer departemen fungsional dan manajer produk. Tujuan Organisasi Kesehatan Misi : 1. Dengan paradigma baru ini. g. Berperan serta dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia terutama yang berkaitan dengan kepemimpinan dan kewirausahaan 3. Pembangunan kesehatan yang semula lebih menekankan pada upaya kuratif dan rehabilitatif. yaitu terjadinya perubahan paradigma pembangunan kesehatan menjadi „Paradigma Sehat‟.

yaitu : 1) Masa depan akan sangat berbeda dengan masa kini 2) Perlu adanya visi yang dapat memberikan pedoman bagi segala upaya di masa depan 3) Perlu perubahan tata nilai yang akan dianut oleh organisasi di masa depan 4) Perlu strategi yang konkret untuk mewujudkan perubahan 5) Perlu bentuk dan struktur baru organisasi di masa depan 1) Masa depan yang sangat berbeda. peningkatan teknologi. melainkan lebih memfokuskan kepada pengembangan nilai. Jalur distribusi atau jaringan kerja baru mana yang harus mulai digarap ? 5) Bentuk dan struktur baru organisasi. Dorongan tersebut merupakan visi yang akan memberi arah bagi organisasi. perlu melakukan perubahan atau reformasi. Apa yang harus kita kerjakan sekarang ? b. sistem dan proses. ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan: a. akan menjadi pemenang dalam kompetisi. struktur. struktur organisasi tidak bisa bersifat kaku. kejujuran. peka terhadap kecenderungan perubahan yang mungkin terjadi di masa depan dengan visi yang jelas. integritas dan saling percaya. yaitu. agar organisasi pelayanan kesehatan dalam hal ini rumah sakit dan puskesmas dapat menjalankan fungsinya secara optimal. keadilan. Dalam hal ini organisasi menempatkan manusia sebagai asset dan investasi paling penting dan berharga. baik karena dinamika dalam organisasi sendiri maupun karena H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 20 . Dalam lingkungan yang terus menerus berubah. Strategi merupakan upaya untuk mewujudkan visi menjadi kenyataan. Kelompok pelanggan baru mana yang harus mulai dipahami kebutuhannya ? d. tetapi harus mampu melakukan adaptasi terhadap tuntutan perubahan. Dalam menentukan strategi secara konkrit. Organisasi yang memiliki kreatifitas yang tinggi dan muncul dari dalam organisasi itu sendiri (orisinil). Kemampuan baru apa yang harus kita kembangkan ? c. 3) Perubahan tata nilai. Organisasi yang berorientasi nilai-nilai tersebut pada saat sulit akan termotivasi untuk berkonsolidasi secara saling mendukung (synergists) bukan menjadi terpecah belah. 2) Perlu adanya visi. Untuk meningkatkan mutu organisasi bukan hanya bertumpu pada. Satu-satunya cara bagi organisasi untuk memperoleh keunggulan di masa depan adalah melalui dorongan untuk melakukan inovasi dan peningkatan. 4) Strategi yang konkrit.Untuk itu. Soedarmono Soejitno (2001) mengemukakan bahwa terdapat lima hal penting yang perlu diantisipasi dalam melakukan perubahan.

gender. sedangkan Direktur RS atau Kepala Dinas Kesehatan Kab/Kota harus mampu melihat kedepan dalam jangka waktu 3 –10 tahun untuk membenahi fungsi-fungsi organisasi. Peraturan / Undang-Undang Kesehatan Undang-undang Kesehatan tahun 2009 sudah disahkan.dorongan di luar organisasi. keseimbangan. 4. keadilan. (3) fokus kepada pelanggan. H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 21 . menetapkan strategi yang konkrit. terutama perubahan tata nilai yang dapat menciptakan suasana organisasi yang kondusif. apabila ingin tetap mampu menjalankan fungsinya secara optimal perlu melakukan perubahan dalam organisasi tersebut. melihat dampak organisasi terhadap masyarakat luas. dan merumuskan pokok-pokok kebijakan yang mendukungnya. (1) luasnya wawasan. Salah satu hal penting kaitannya dengan peranan ini adalah. Berikut ini adalah poin-poin penting yang terdapat dalam UU No. dengan luasnya wawasan seseorang akan memberikan kemampuan untuk melihat kemungkinan dampak yang lebih jauh dari suatu keputusan yang diambil. Dalam hal ini. kriteria dalam menentukan prestasi seseorang pegawai didasarkan pada. yaitu : a. kemauan. Pola hirarkhi dalam organisasi. memiliki visi dan misi yang jelas sebagai pedoman dalam kegiatan ke masa depan. Sedangkan tujuan pembangunan kesehatan adalah untuk meningkatkan kesadaran. seorang pegawai. dan juga perubahan strukur yang mendukung tujuan dan visi organisasi. manfaat. penghormatan terhadap hak dan kewajiban. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Seorang Kepala Ruangan/Kasi Perawatan maupun seorang Kepala Puskesmas bertanggung jawab terhadap proses yang membantu perawat dan bidan dalam memuaskan pasen tersebut. Ada dua hal penting dalam menentukan bentuk dan struktur baru organisasi. efektivitas organisasi. artinya kemampuan seseorang yang menduduki jabatan atau tugas/pekerjaan mampu melihat seberapa jauh ke masa depan. dan nondiskriminasi dan norma-norma agama. perlindungan. misalnya perawat dan bidan yang ada di rumah sakit/puskesmas yang sehari hari berhadapan dengan pasen (pelanggan) harus mampu melihat dalam jangka waktu beberapa jam s/d beberapa hari untuk dapat memuaskan pasen (pelanggan). (1) orientasi kepada inovasi. Peranan pimpinan. dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat masyarakat yang setinggi-tingginya. (4) orientasi kepada kemampuan nyata yang dimiliki dan peningkatan ketrampilan yang menunjang tugas/pekerjaan b. Kesehatan adalah Investasi Azas pembangunan kesehatan adalah perikemanusiaan. manajer dan pegawai. Meliputi . (2) cakrawala waktu. Semakin jelas bahwa rumah sakit dan puskesmas sebagai suatu organisasi pelayanan kesehatan. yaitu UU No 36 Tahun 2009 sebagai pengganti UU No 23 Tahun 1992. (2) orientasi kepada kelompok kerja.

pemerataan. fasilitas pelayanan kesehatan baik pemerintah maupun swasta dilarang menolak pasien dan/atau meminta uang muka. maupun sosial. pelayanan kesehatan tingkat kedua. Pengelolaan perbekalan kesehatan yang berupa obat esensial dan alat kesehatan dasar tertentu dilaksanakan dengan memperhatikan kemanfaatan. dan keterjangkauan perbekalan kesehatan. Juga berkewajiban menghormati hak orang lain dalam upaya memperoleh lingkungan yang sehat baik fisik. menyelenggarakan. Juga memperoleh pelayanan kesehatan yang aman. Dalam keadaan darurat. Setiap orang berkewajiban ikut mewujudkan. bermutu. Harga Obat Pemerintah menjamin ketersediaan. Ketentuan perizinan fasilitas pelayanan kesehatan ditetapkan oleh pemerintah dan pemerintah daerah. Pengelolaan perbekalan kesehatan dilakukan agar kebutuhan masyarakat akan perbekalan kesehatan terpenuhi. pemerintah dapat melakukan kebijakan khusus untuk pengadaan dan pemanfaatan obat dan bahan yang berkhasiat obat. Fasilitas pelayanan kesedilaksanakan oleh pemerintah. terutama obat esensial. biologi.fasilitas pelayanan kesehatan meliputi pelayanan kesehatan tingkat pertama. dan mengawasi penyelenggaraan upaya kesehatan yang merata dan terjangkau oleh masayarakat. mempertahankan. Hak dan Kewajiban Setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya di bidang kesehatan. Tanggungjawab Pemerintah Pemerintah bertanggungjawab merencanakan. Dilarang Menolak Pasien Fasilitas pelayanan kesehatan terdiri atas pelayanan kesehatan perseorangan dan pelayanan kesehatan masyarakat.sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis. mengatur. Bertanggungjawab atas pelaksanaan jaminan kesehatan masyarakat melalui sistem jaminan sosial nasional bagi upaya kesehatan perseorangan. dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. dan swasta. dan terjangkau. membina. Setiap orang berhak secara mandiri dan bertanggungjawab menentukan sendiri pelayanan kesehatan yang diperlukan dan mendapatkan lingkungan yang sehat bagi pencapaian derajat kesehatan yang diperlukan bagi dirinya. Dalam keadaan darurat. dan pelayanan kesehatan tingkat ketiga. Dalam menjamin ketersediaan obat dalam keadaan darurat. fasilitas pelayanan kesehatan baik pemerintah maupun swasta wajib memberikan pelayanan kesehatan bagi penyelamatan nyawa pasien dan pencegahan kecacatan terlebih dahulu. pemerintah daerah. Juga sumber daya di bidang kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyar akat untuk memperoleh derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. harga dan gaktor yang berkaitan dengan pemerataan H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 22 .

kesehatan sistem repsoduksi. Pencegahan Penyakit Peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit merupakan segala bentuk upaya yang dilakukan oleh pemerintah. alat kontrasepsi.Pemerintah menyusun daftar dan jenis obat yang secara esensial harus tersedia bagi kepentingan masyarakat. Pelayanan Kesehatan Tradisional Pelayanan kesehatan tradisional meliputi kesehatan tradisional yang menggunakan ketrampilan dan yang menggunakan ramuan. Perlindungan Pasien Setiap orang berhak menerima atau menolak sebagian atau seluruh tindakan pertolongan yang akan diberikan kepadanya setelah menerima dan memahami informasi mengenai tindakan tersebut secara lengkap. kepentingan. Pemerintah mengatur dan mengawasi pelayanan kesehatan tradisional dengan didasarkan pada keamanan. sehingga penetapan harganya dikendalikan oleh pemerintah. Kesehatan Reproduksi Kesehatan reproduksi meliputi saat sebelum hamil. maupun yang tidak dapat diperbaiki sehingga menyulitkan bayi tersebut hidup di luar kandungan. Setiap orang dilarang melakukan aborsi. dan dampak buruk akibat penyakit. pemerintah daerah dan/atau masyarakat untuk mengoptimalkan kesehatan dan menghindari atau mengurangi resiko. Tindakan dapat dilakukan setelah melalui konseling dan/atau penasehatan pra tindakan dan diakhiri dengan konseling pasca tindakan yang dilakukan oleh konselor yang kompeten dan berwenang. Larangan aborsi dikecualikan berdasarkan indikasi kedaruratan medis yang dideteksi sejak usia dini kehamilan. baik yang mengancam ibu dan/atau janin. melahirkan dan sesudah melahirkan. hamil. dan perlindungan masyarakat. Perbekalan kesehatan berupa obat generik yang termasuk dalam daftar obat esensial nasional harus dijamin ketersediaan dan keterjangkauannya. dan kesehatan seksual. masalah. atau kehamilan akibat perkosaan yang dapat menyebabkan trauma psikologis bagi korban perkosaan. Setiap orang berhak atas rahasia kondisi kesehatan pribadinya yang telah dikemukakan kepada penyelenggara / petugas kesehatan. yang menderita penyakit genetik berat dan/atau cacat bawaan. Pelayanan kesehatan tradisional dibina dan diawasi oleh pemerintah agar dapat dipertanggungjawabkan manfaat dan keamanannya serta tidak bertentangan dengan norma-norma agama.. pengaturan kehamilan. Hak menerima atau menolak tidak berlaku pada penderita penyakit yang penyakitnya dapat secara cepat menular ke masyarakat yang lebih luas. Setiap orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional harus mendapat izin dari lembaga kesehatan yang berwenang. Pelayanan Darah Pelayanan darah merupakan upaya pelayanan kesehatan yang memanfaatkan darah manusia sebagai bahan dasar dengan tujuan kemanusiaan dan tidka untuk tujuan H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 23 . Daftar dan jenis tersebut ditinjau dan disempurnakan paling lama setiap dua tahun sesuai dengan perkembangan kebutuhan dan teknologi.

H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 24 . pengendalian. cairan. Selama pemberian ASI. dan masyarakat bertanggungjawab melaksanakan upaya pencegahan. dan pemberantasan penyakit menular serta dampak yang ditimbulkannya. Setiap bayi berhak mendapatkan air susu ibu eksklusif sejak dilahirkan selama enam bulan. Darah yang diperoleh dari pendonor darah sukarela sebelum digunakan harus dilakukan pemeriksaan laboratorium guna mencegah penularan penyakit. dan lingkungan. produk yang mengandung tembakau padat. pemerintah. pihak keluarga. pemerintah daerah. cerdas. Zat adiktif meliputi tembakau.darah diperolehd ari pendonor darah sukarela yang sehat dan memenuhi kriteria seleksi pendonor dengan mengutamakan kesehatan pendonor. Anak yang dilahirkan wajib dibesarkan dan diasuh secara bertanggungjawab sehingga memungkinkan anak tumbuh dan berkembang secara sehat dan optimal. Setiap anak berhak memperoleh imunisasi dasar sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk mencegah terjadinya penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. pemerintah daerah. pemerintah daerah. Pengamanan Zat Adiktif Pengamanan penggunaan bahan yang mengandung zat adiktif diarahkan agar tidak mengganggu an membahayakan kesehatan perseorangan. dan masyarakat berkewajiban untuk menjamin terselenggarakan perlindungan bayi dan anak dan menyediakan pelayanan kesehatan sesuasi dengan kebutuhan. Penyelenggaraan donor darah dilakukan oleh Unit Transfusi Darah (UTD). Pemerintah wajib memberikan imunisasi lengkap kepada setiap bayi dan anak. dan/atau organisasi sosial yang tugas pokok dan fungsinya di bidang kepalang-merahan. kecuali ada indiaksi medis. masyarakat.komersial. keluarga. Upaya pemeliharaan kesehatan bayi dan anak harus ditujukan untuk mempersiapkan generasi yang akan datang yang sehat. dan gas yang bersifat adiktif yang penggunaannya dapat menimbulkan kerugian bagi dirinya dan/atau masyarakat sekelilingnya. pemerintah daerah dan masyarakt harus mendukung ibu bayi secara penuh dengan penyediaan waktu dan fasilitas khusus yaitu di tempat kerja dan tempat sarana umum. dan berkualitas untuk menurunkan angka kematian bayi dan anak. Pemerintah. UTD dapat diselenggarakan oleh pemerintah. peredaran. Penyakit Menular Pemerintah. Kesehatan Ibu. Produksi. Bayi dan Anak Upaya kesehatan ibu harus ditujukan untuk menjaga kesehatan ibu sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas serta mengurangi angka kematian ibu. dan penggunaan bahan yang mengandung zat adiktif harus memenuhi standar dan/atau persayaratan yang ditetapkan. Setiap bayi dan anak berhak terlindungi dan terhindar dari segala bentuk diskriminasi dan tindak kekerasan yang dapat mengganggu kesehatannya.

Pemerintah menjamin ketersediaan bahan imunisasi yang aman. Kegiatannya dilakukan melalui kerja sama lintas sektor dan dengan membentuk jejaring baik nasional maupun internasional. Badan Pertimbangan Kesehatan Pusat dinamakan Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional (BPKN) berkedudukan di Ibukota Negara Republik Indonesia. Penyakit Tidak Menular Pengendalian penyakit tidak menular dilakukan dengan pendekatan surveilansa faktor resiko. dan surveilans kematian. terjangkau.Upaya itu dilakukan untuk melindungi masyarakat dari tertularnya penyakit. dan/atau meninggal dunia serta untuk mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat penyakit menular. Pembiayaan Kesehatan Sumber pembiayaan kesehatan berasal dari pemerintah. dan/atau kematian dipidana dengan penjara paling lama satu tahun dan denda paling banyak seratus juta rupiah. menurunkan jumlah yang sakit. Badan Pertimbangan Kesehatan Daerah (BPKD) berkedudukan di ibukota propinsi dan ibukota kabupaten/ kota. Setiap orang yang tanpa ijin melakukan praktek pelayanan kesehatan tradisional yang menggunakan alat dan teknologi sehingga mengakibatkan kerugian harta benda. Besar anggaran pemerintah dialokasikan minimal lima persen dari anggaran pendapatan belanja negara diluar gaji. efektif. Pidana Pimpinan unit pelayanan kesehatan dan/atau tenaga kesehatan yang melakukan praktik atau pekerjaan pada fasilitas pelayanan kesehatan yang dengan sengaja tidak memberikan pertolongan pertama pada pasien yang dalam keadaan gawat darurat dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak dua ratus juta rupiah. H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 25 . pemerintah daerah. Badan Pertimbangan Untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam menyelenggarakan pembangungan bidang kesehatan dibentuk Badan Pertimbangan Kesehatan Pusat dan Daerah. Pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan dan/atau tenaga kesehatan yang dengan sengaja tidka memberikan pertolongan pertama pada pasien yang dalam keadaan gawat darurat mengakibatkan kecacatan dan/atau kematian dipidana dengan pidana paling lama sepuluh tahun dan denda paling banyak satu milyar rupiah. Besaran anggaran kesehatan diprioritaskan untuk kepentingan pelayanan publik yang besarnya sekurang-kurangnya dua per tiga dari anggaran kesehatan dalam APBN dan APBD. registrasi penyakit. Besar anggaran kesehatan pemerintah daerah propinsi. cacat. masyarakat. kabupaten/kota dialokasikan minimal sepuluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja daerah diluar gaji. dan merata bagi masyarakat untuk upaya pengendalian penyakit menular melalui imunisasi. luka berat. dan swasta dan sumber lain. bermutu. Kegiatan dimaksud bertujuan memperoleh informasi yang esensial serta dapat digunakan untuk pengambilan keputusan dalam upaya pengendalian penyakit tidak menular.

jiwa. melainkan sangat dipengaruhi oleh interaksi yang dinamis dari beberapa sektor yang terkait. politik yang dianut dan tingkat sosial ekonominya. Selanjutnya kemampuan masyarakat yang diharapkan pada masa depan adalah yang mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu tanpa adanya hambatan ekonomi dan non ekonomi. dan negara Indonesia yang ditandai oleh penduduknya yang hidup dengan perilaku dan dalam lingkungan sehat. adalah: 1. keluarga dan masyarakat dapat ditingkatkan secara optimal. derajat kesehatan individu. Upaya untuk menjadikan pembangunan berwawasan kesehatan sebagai suatu misi serta strategi pembangunan nasional. Tujuan kerjasama di bidang kesehatan. swasta dan masyarakat. setidak-tidaknya terhadap pembentukan lingkungan sehat dan perilaku sehat. melindungi diri dari ancaman penyakit serta berpartisipasi aktif dalam gerakan kesehatan masyarakat. Dalam Undang-Undang Nomor 23 tahun 1992 tentang kesehatan ditetapkan bahwa kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan. Keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kinerja sektor kesehatan semata. kemauan. Diharapkan dengan terwujudnya lingkungan dan perilaku sehat serta meningkatnya kemampuan masyarakat tersebut diatas. mencegah resiko terjadinya penyakit. yang bervisi mewujudkan Indonesia Sehat 2010 (Paradigma Sehat) harus dijadikan komitmen semua pihak dengan melibatkan semua sektor terkait. Artinya program pembangunan nasional tersebut harus memberikan kontribusi yang positif terhadap kesehatan. Tujuan pembangunan kesehatan adalah meningkatnya kesadaran. Perilaku masyarakat berparadigma sehat yang diharapkan adalah yang bersifat proaktif untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan. Sedangkan secara mikro. Mengupayakan pencapaian standar pelayanan yang optimal melalui pengembangan dan kerjasama serta proses evaluasi yang berkesinambungan. pemerintah. agama. dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal melalui terciptanya masyarakat. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. semua kebijakan pembangunan kesehatan yang sedang dan atau akan diselenggarakan harus dapat makin mendorong meningkatnya derajat kesehatan anggota masyarakat. Kerjasama Kesehatan Pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional. H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 26 . Sedangkan dalam konstitusi organisasi kesehatan sedunia (WHO) tahun 1948 disepakati antara lain bahwa diperolehnya derajat kesehatan yang setinggi-tingginya adalah suatu hak yang fundamental bagi setiap orang tanpa membedakan ras. 2. memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata. Pelayanan kesehatan bermutu yang dimaksudkan disini adalah pelayanan kesehatan yang memuaskan pemakai jasa pelayanan serta yang diselenggarakan sesuai dengan standar dan etika pelayanan profesi. Menyelenggarakan dan melaksanakan pelayanan kesehatan masyarakat secara profesional. Konsep pembangunan nasional haruslah memiliki wawasan kesehatan. bangsa. serta memliki derajat kesehatan yang optimal di seluruh wilayah Republik Indonesia.5.

perilaku 3. sikap dan praktek masyarakat dalam memelihara dan meingkatkan kesehatannya. Ruang Lingkup Pendidikan Kesehatan: 1. masyarakat) agar berperilaku hidup sehat. lingkungan (fisik. Pendidikan kesehatan pada aspek preventif H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 27 . budaya) 2. Secara operasional: penkes adalah semua kegiatan untuk memberikan/ meningkatkan pengetahuan. masyarakat). memberi kesadaran dan sebagainya. kelompok. pendidik. ajakan. OUT PUT pendidikan kesehatan adalah perilaku kesehatan.BAB V HUBUNGAN KESEHATAN DENGAN KOMPONEN LAIN 1. bujukan.  Secara konsep: penkes merupakan upaya mempengaruhi/mengajak orang lain (individu. kelompok atau masyarakat sehingga mereka melakukan apa yang diharapkan oleh pelaku pendidikan. herediter Pendidikan kesehatan merupakan bentuk intervensi utama terhadap perilaku. pelayanan kesehatan 4. kelompok dan masyarakat mempunyai pengaruh positif terhadap pemeliharaan dan peningkatan kesehatan. INPUT  PROSES  OUT PUT INPUT PROSES OUT PUT : sasaran pendidikan (individu. akan tetapi 3 faktor yang lain juga memerlukan intervensi pendidikan kesehatan. memberi informasi. Pendidikan Segala upaya yang direncakan untuk mempengaruhi orang lain baik individu. atau perilaku untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan yang kondusif. 1974) mengatakan bahwa status kesehatan dipengaruhi oleh 4 faktor. sosial.  Adalah upaya agar masyarakat berperilaku atau mengadopsikan perilaku kesehatan dengan cara persuasi. himbauan. preventif. keompok. (Blum.  Upaya agara perilaku individu. kuratif dan rehabilitatif) yang menitikberatkan pada upaya untuk meningkatkan perilaku hidup sehat. Pendidikan kesehatan pada aspek promotif 2. : upaya yang direncakan untuk mempengaruhi orang lain : melakukan apa yang diharapkan/perilaku PENDIDIKAN KESEHATAN:  Merupakan bagian dari keseluruhan upaya kesehatan (promotif. berdasarkan hirarkinya adalah sebagai berikut: 1.

dll d.3. slide. Tempat Pelaksanaan : 1. Hal ini berarti dalamproses pendidikan. Pendidikan kesehatan pada instansi pelayanan kesehatan Media pendidikan adalah alat (saluran) yang digunakan untuk penyampaian pesan. benda asli memiliki intensitas yang paling kuat/besar untuk mempersepsikan pesan yang disampaikan. rubrik. media cetak booklet. Jenis media yang sering digunakan: a. Pendidikan kesehatan pada sekolah 3. H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 28 . umbul-umbul. dami. Pendidikan kesehatan pada tempat umum 5. foto. Manusia menggunakan indra untuk berinteraksi dengan lingkungannya sehingga untuk mempengaruhi interaksi tersebut digunakanlah berbagai media. Pendidikan kesehatan pada keluarga 2. Pendidikan kesehatan pada tempat kerja 4. membagi media dalam 11 macam sesuai dengan tingkatan intensitasnya masing-masing. Semakin banyak indra yang digunakan untuk menerima suatu pesan maka akan semakin mudah pesan itu diterima/dipahami. spanduk. Pendidikan kesehatan pada aspek kuratif 4. pamplet. video. Dari kerucut tersebut dapat dilihat bahwa lapisan paling bawah adalah benda asli dan Kata-kata Tulisan Rekaman Film radio Pameran Televisi Fiel trip Demonstrasi Sandiwara Benda tiruan Benda Asli yang paling atas adalah kata-kata. b. poster. Atau benda asli. leaftlet. media papan (billboard) poster. Pendidikan kesehatan pada aspek rehabilitatif. media peraga alat tiruan seperti pantom. media elektronik TV. dll c. boneka. flip chart (lembar balik). radio. Elgar Dale. baleho. film strip. dan instrumen lainnya. flyer (selebaran).

H u b u n g a n I l m u S o s i a l B u d a y a D a s a r d e n g a n K e s e h a t a n | 29 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful