Proposal

PEMECAHAN KEMACETAN DI JALAN PROTOKOL JAKARTA
Jakarta, 7 Februari 2013 Disampaikan oleh: KONSORSIUM BUMN

PERMASALAHAN transportasi di jakarta

Kemacetan

Keterbatasan Anggaran Pemerintah

Pembebasan Tanah

SOLUSI : Melakukan pembangunan prasarana dan sarana TRANSPORTASI MASSAL yang dapat mengurangi kemacetan Jakarta yang didanai oleh BUMN (INVESTASI) Prasarana dan sarana tersebut relatif TIDAK memerlukan pembebasan tanah sehingga dapat segera dibangun dan dimanfaatkan.

RINCIAN SOLUSI : INVESTASI – MODA MONOREL

• ADHI bersama-sama dengan BUMN lainnya (JASA MARGA, INKA,TELKOM,LEN) membentuk konsorsium untuk melakukan INVESTASI penyelenggaraan Prasarana dan Sarana MONOREL sesuai dengan penugasan dari Kementrian BUMN untuk membantu penyelesaian kemacetan di JAKARTA

PERTIMBANGAN PEMILIHAN MODA MONOREL

• Relatif TIDAK memerlukan pembebasan tanah (struktur layang, beam dan kolom ramping) • Kapasitas yang relatif besar (bisa sampai 30.000 passenger per hour per direction) • Nilai investasi yang masih terjangkau • Waktu tempuh yang terjamin • Tidak ada perlintasan sebidang • Mengurangi polusi udara dan suara (tenaga listrik dan roda karet), sinar matahari tidak terhalang.

MONOREL

NYAMAN DAN AMAN

STRUKTUR RAMPING

RADIUS TIKUNGAN KECIL

RANGE CAPACITY MONOREL

Pphpd = Passenger per hour per direction

FILOSOFI PEMILIHAN JALUR MONOREL

SETIAP HARI 940

RIBU PERJALANAN
MACET!!!!!

MEMBEBANI DKI VIA JALAN TOL JAGORAWI & CIKAMPEK (64,3%)

USULAN AWAL JALUR MONOREL JLT (I+II)

JLT TAHAP II

P. Gadung – K. Gading - Harmoni – K. Deres – Bandara Soetta (44,800 KM)

JLT TAHAP I LINE 2 JLT TAHAP I LINE 3

Palmerah – Kuningan (8,570 KM)

Cawang – Kuningan (11,690 KM)
JLT TAHAP I LINE 1A

Bekasi Timur – Cawang (18,138 KM)
JLT TAHAP III

Bekasi Timur – Cikarang (7,400 KM)
JLT TAHAP I LINE 1B

Cibubur – Cawang (13,728 KM)

JLT TAHAP III

JLT Tahap I JLT Tahap II JLT Tahap III TOTAL

52.126 44.800 27.200 124.126

KM KM KM KM

Cibubur – Sentul (19,700 KM)

PROBLEM TRANSPORTASI JAKARTA USULAN MASSAL AWAL JALUR MONOREL
PRIORITAS 1
JAKARTA LINK TRANSPORTATION TOTAL 52,126 KM
GREEN LINE (14,800 KM) JLT (13,090 KM)

JLT TAHAP I LINE 2

Cawang – Kuningan – Dukuh Atas (11,690 KM)
JLT TAHAP I LINE 3

Kuningan – Palmerah (8,570 KM)

JLT TAHAP I LINE 1A

Bekasi Timur – Cawang (18,138 KM)

JLT TAHAP I LINE 1B

Cibubur – Cawang (13,728 KM)

REVISI PRIORITAS 1SETELAH PROBLEM TRANSPORTASI MASSAL JAKARTA TEMU PEMDA DKI
JAKARTA LINK TRANSPORTATION TOTAL 39,036 KM

BY OTHERS

JLT TAHAP I LINE 2

Cawang – Kuningan – Dukuh Atas (7,170 KM)

JLT TAHAP I LINE 1A

Bekasi Timur – Cawang (18,138 KM)

JLT TAHAP I LINE 1B

Cibubur – Cawang (13,728 KM)

INTEGRASI DENGAN KERETA API PERKOTAAN
Komponen 3 PT. AP II EXPRESS LINE
Tj. Priok

BSH 2 BSH 1

Pluit

Kp. Bandan Rajawali

Komponen 2 PT. KAI
Angke Duri Kota Harmoni Senin

COMMUTER LINE

JLT MONORAIL LINE

TANGERANG LINE
Tangerang

Tn Abang

Gambir

Komponen 1 Ditjen KA - APBN GREEN LINE
Tebet Jatinegara

BEKASI LINE

Bekasi

JLT MONORAIL LINE JLT MONORAIL LINE MRT LINE
Lb. Bulus

JLT MONORAIL LINE

JLT MONORAIL LINE SERPONG LINE

BOGOR LINE

JLT MONORAIL LINE

PLOTTING TRASE MONOREL JLT KE JUTPI MODERATE PUBLIC 2020

INTEGRASI JALUR MONOREL DENGAN TRANSJAKARTA

JALUR MONOREL JLT

INTEGRASI DENGAN TRANSJAKARTA

INTEGRASI MONOREL DENGAN MODA TRANSPORTASI UMUM

CK-4

CK-3

CK-2 I-1 BC-5

PARK & RIDE
BC-1

Bekasi Timur
CC-5

CC-4

PARK & RIDE
CC-1

JALUR 1 JALUR 2 STASIUN INTERMODA

Cibubur

RENCANA OPERASI PADA TAHUN 2017*
Headway : Peak = 6 Menit Off peak = 15 Menit Jam Operasi hari kerja : 05.30-23.30 (18 Jam)

CK-4

42.700 pass/day 4 trainset @ 6 car (916 pass)

I-1 BC-1

94.600 pass/day 8 trainset @ 6 car (916 pass)

53.600 pass/day 6 trainset @ 4 car (598 pass)

CC-1

*Sedang dilakukan validasi survey demand ATP dan WTP

KAPASITAS DAPAT DIKEMBANGKAN SESUAI DEMAND

Kapasitas awal 5.300 pphpd Kapasitas Ultimate 30.000 pphpd
CK-4

Kapasitas awal 7.700 pphpd, Kapasitas Ultimate 30.000 pphpd,

I-1 BC-1

Kapasitas Awal 4.700 pphpd Kapasitas Ultimate 30.000 pphpd

CC-1

Pphpd=passenger per hour per direction (penumpang per jam per arah) Kapasitas angkut harian = Pphpd x jam operasi efektif x 2 arah

WAKTU TEMPUH SINGKAT DAN TERJAMIN

• BEKASI TIMUR – CAWANG: 24 MENIT • CIBUBUR – CAWANG: 18 MENIT • CAWANG – KUNINGAN: 15 MENIT

PENGHEMATAN BBM dari perpindahan MODA
• 191.000 ORANG X 60% : 2 = 57.300 MOBIL • KONSUMSI BBM @ 10 LITER / HARI • PENGHEMATAN BBM 573.000 LITER / HARI • SETARA DENGAN SEKITAR Rp. 5 M / HARI • ATAU Rp. 1,5 TRILIUN / TAHUN

DUKUNGAN PEMERINTAH ATAS INVESTASI
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Menyediakan Lahan Berikut Hak Guna Bangunan Untuk Stasiun Cawang Memberikan Hak Penggunaan Lahan, Hak Guna Banguan untuk Jalur dan Stasiunstasiun Lainnya Sepanjang Jalur Monorel ini. Pemindahan Utilitas, Fasilitas Umum Di Jalur Area RoW Jalan Non Tol Pembebasan Semua Pajak dan Biaya Restribusi Terkait Dengan Pembangunan dan Investasi Monorel Jalur Ini Penetapan Rencana Tata Ruang Dan Tata Wilayah Sesuai Dengan Jalur Prasarana Perkeretaapian Monorel ini. Penetapan Izin Lokasi dan Izin Jalur Untuk Pembangunan Prasarana Perkeretaapian Monorel ini. Penetapan Kebijakan Koordinasi Antar Moda Dan Pengaturan Lalu Lintas Serta Sistem Angkutan Umum Di Daerah Jalur Monorel Untuk Mendukung Peningkatan Penggunaan Moda Transportasi Umum Ini Penyediaan Angkutan Pengumpan Penumpang (Feeder) Di Lokasi-lokasi Yang Diperlukan Misalnya: Cibubur, Bekasi Timur, Bekasi Barat, Pondok Gede Timur, Jatiwaringin.

8.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful